Sistem tata nama ganda (binomial nomenclature

)
Jul 9 Posted by budiskj Sebelum digunakan nama baku yang diakui dalam dunia ilmu pengetahuan, makhluk hidup diberi nama sesuai dengan nama daerah masing-masing, sehingga terjadi lebih dari satu nama untuk menyebut satu makhluk hidup. Misalnya, mangga ada yang menyebut poah, ada yang menyebut pauh, dan ada pula yang menyebut pelem. Nama pisang, di daerah jawa tengah disebut dengan gedang, sedangkan di daerah Sunda gedang berarti pepaya. Karena adanya perbedaan penyebutan ini maka akan mengakibatkan salah pengertian sehingga informasi tidak tersampaikan dengan tepat atau pun informasi tidak dapat tersebar luas ke daerah-daerah lain atau pun negara lain. Carollus Linnaeus seorang sarjana kedokteran dan ahli botani dari Swedia berhasil membuat sistem klasifikasi makhluk hidup. Untuk menyebut nama makhluk hidup, C. Linneaus menggunakan sistem tata nama ganda, yang aturannya sebagai berikut. a. Untuk menulis nama Species (jenis) 1) Terdiri dari dua kata, dalam bahasa latin. 2) Kata pertama menunjukkan nama genus dan kata kedua merupakan penunjuk spesies. 3) Cara penulisan kata pertama diawali dengan huruf besar, sedangkan nama penunjuk spesies dengan huruf kecil. 4) Apabila ditulis dengan cetak tegak maka harus digarisbawahi secara terpisah antarkata, sedangkan jika ditulis dengan cetak miring maka tidak digarisbawahi. Contohnya: nama jenis tumbuhan Oryza sativa atau dapat juga ditulis Oryza sativa (padi) dan Zea mays dapat juga ditulis Zea mays (jagung). 5) Apabila nama spesies tumbuhan terdiri lebih dari dua kata maka kata kedua dan seterusnya harus disatukan atau ditulis dengan tanda penghubung. Misalnya, nama bunga sepatu, yaitu Hibiscus rosasinensis ditulis Hibiscus rosa-sinensis. Sedangkan jenis hewan yang terdiri atas tiga suku kata seperti Felis manuculata domestica (kucing jinak) tidak dirangkai dengan tanda penghubung. Penulisan untuk varietas ditulis seperti berikut ini yaitu, Hibiscus sabdarifa varalba (rosella varietas putih).

yaitu dunia hewan dan dunia tumbuhan. Contohnya antara lain tanaman pinus yang diketemukan oleh Merkus. Sistem dua kingdom Sistem ini membagi makhluk hidup menjadi dua dunia. Sistem tiga kingdom . tumbuhan. b. misalkan Canis (anjing). zat kandungan dan sebagainya yang merupakan karakteristik organisme tersebut. contoh genus pada tumbuhan. Dasar klasifikasi ini adalah ciri dan sifat tumbuhan yang mempunyai dinding sel keras seperti selulosa dan hewan yang mempunyai sifat dapat bergerak aktif. e. Untuk menulis nama Classis (kelas) Nama classis diambil dari nama genus ditambah dengan akhiran -nae. Untuk menulis nama Ordo (bangsa) Nama ordo diambil dari nama genus ditambah akhiran ales. c. Ataupun juga dapat diambil dari ciri khas organisme tersebut. dan berpindah tempat. Mycotina (jamur). 6. Felis (kucing). sedangkan contoh untuk familia anjing adalah Canidae. contoh untuk genus Equisetum maka classisnya menjadi Equisetinae. d. Para ahli membagi makhluk hidup menjadi beberapa sistem kingdom. Untuk menulis nama Familia (suku) Nama familia diambil dari nama genus organisme bersangkutan ditambah akhiran -aceae untuk organisme tumbuhan. dapat dari nama hewan. para ahli mengembangkan beberapa sistem klasifikasi makhluk hidup. yaitu sebagai berikut. misal Chlorophyta (ganggang hijau).6) Apabila nama jenis tersebut untuk mengenang jasa orang yang menemukannya maka nama penemu dapat dicantumkan pada kata kedua dengan menambah huruf (i) di belakangnya. contoh ordo Zingiberales berasal dari genus Zingiber + akhiran ales. Untuk menulis Genus (marga) Nama genus tumbuhan maupun hewan terdiri atas satu kata tunggal yang dapat diambil dari kata apa saja. Contoh nama familia untuk terungterungan adalah Solanaceae. yaitu Solanum (terungterungan). Huruf pertamanya ditulis dengan huruf besar. genus pada hewan. a. sedangkan untuk hewan diberi akhiran -idea. nama tanaman tersebut menjadi Pinus merkusii. b. Klasifikasi alternatif Dengan kemajuan tekhnologi dan perkembangan ilmu pengetahuan.

sehingga dapat hidup tanpa mengambil energi dari organisme lain. jamur kuping dan jamur oncom. Animalia sebagai fagotrop. yaitu makhluk hidup yang mempunyai klorofil. meliputi protozoa dan alga. kondisi inti sel. sehingga tidak dapat mensintesa makanan sendiri atau bersifat heterotrop. Animalia.H. Termasuk di dalamnya adalah berbagai jamur. Termasuk ke dalam kingdom ini adalah bakteri dan alga biru (Cyanophyta). Sel-selnya membelah secara sederhana. Sistem ini didasarkan pada cara memperoleh nutrisi. Sistem empat kingdom Sistem ini mengelompokkan organisme menjadi empat dunia. Whittaker mengelompokkan organisme menjadi lima dunia berdasarkan tingkat organisme. Fungi merupakan organisme heterotrofik dan saprofitik yang memperoleh nutrisi dari organisme yang telah mati. Bila fungi mengambil nutrisi dengan cara mengambil dari organisme hidup lain maka disebut parasitik. . sel-selnya mempunyai nukleus atau inti sel yang tidak bermembran. d. 2) Kingdom Protista Termasuk ke dalam kingdom ini adalah organisme yang bersel tunggal bersifat eukariotik. 1) Kingdom Monera Monera meliputi makhluk hidup yang sangat sederhana. tetapi intinya tidak memiliki membran inti. Kromosomnya tunggal dan berbentuk melingkar. Klorofil tersebar dan tidak terlindung oleh membran. ada juga yang bersifat saprofit. yaitu Plantae. ada yang bersifat parasit. yaitu organisme heterotrop yang menelan makanan berbentuk padat dan menggunakan senyawa organik sebagai sumber energinya. Eukariotik berarti inti sel-selnya telah bermembran. Sistem klasifikasi ini dirintis oleh Ernst Haeckel (1834-1919) 3) Kingdom Mycota Kingdom ini meliputi makhluk hidup yang tidak mempunyai klorofil. Monera bersifat prokariotik. dan Prokariotik. c.Sistem ini mengelompokkan organisme menjadi tiga dunia. Prokariotik adalah organisme yang mempunyai inti. yaitu dengan amitosis. Animalia dan Fungi. Kelima dunia tersebut adalah sebagai berikut. seperti jamur merang. Sistem lima kingdom R. Plantae (tumbuhan) merupakan organisme yang dapat melakukan fotosintesis sehingga dapat memenuhi kebutuhan makan diri sendiri maka disebut organisme autotrop. Fungi. dan nutrisinya. yaitu Plantae. 4) Kingdom Plantae Kingdom ini meliputi makhluk hidup yang mampu melakukan fotosintesis.

Protista. kecuali bakteri Epulofosculum fishelsoni (650μm = 0. dan Spermatophyta. Kingdom Archea dan Bacteria mempunyai ciri-ciri antara lain. Hydrozoa. umumnya lebih kecil dari sel eukariotik. Pteridophyta.65mm) dan Thiomargarrita namimbiensis (800μm = 0. Sistem pengelompokan enam kingdom adalah Archaea (Eubacteria). Bacteria. Sistem enam kingdom Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong ilmuwan untuk selalu mengembangkan hasil penelitian termasuk pengelompokan makhluk hidup menjadi enam kingdom. meliputi Porifera. Rotifera.80 mm). Echinodermata dan Chordata. prokariotik. 5) Kingdom Animalia Kingdom ini meliputi makhluk hidup eukariotik bersel banyak. DNA terdapat pada nuclear area (nukleoid). Annelida. Platyhelminthes. Fungi. dan Animalia. tidak mempunyai organel (organel tidak bermembran). . Sistem klasifikasi makhluk hidup dengan sistem lima Kingdom e. Molusca.Makhluk itu disebut organisme autotrop. bersifat heterotrop. bahan genetik (DNA) tidak berstruktur dalam bentuk nukleus. Termasuk di dalamnya adalah Bryophyta. Arthropoda. Plantae. Nematoda.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.