MAKALAH EKOLOGI

SEJARAH DAN PENDEKATAN EKOLOGI

OLEH: EKA DENING RAHAYU 10 310 787 KELAS C

UNIVERSITAS NEGERI MANADO FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMJURUSAN PENDIDIKAN BIOLOGI 2012

Dimana makalah ini membahas bagaimana tentang sejarah ekologi. ekologi tumbuhan. . oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang dapat membangun.demi kemajuan dunia pendidikan di masa mendatang. Akan tetapi makalah ini masih jauh dari kesempurnaan. karena atas Rahmat dan Izin-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini sebagai tugas dalam mata kuliah Ekologi. ekologi hewan. Penulis ucapkan terima kasih atas perhatiannya. dan populasi.Kata Pengatar Segala puji bagi Tuhan Yang Maha Esa.

Daftar Isi Kata Penantar BAB I pendahuluan BAB II pembahasan BAB III Penutup .

yang salah satu unsur pentingnya adalah lingkungan hidup. muncullah Ernest Haeckel (1834-1919). dalam buku ditahun 1859.BAB I Pendahuluan Menurut beberapa catatan. meski berkembang pesat. Kemantapan tersebut timbul karena salah saktu faktornya adalah pesatnya gerakan yang bertujuan untuk memelihara peradaban. seorang ahli biologi asal Jerman. Dalam proses perkembangan ilmu Natural History tersebut. legitimasi ekologi sebagai sebuah ilmu pun kian mantap." Kurang lebih 40 tahun setelah itu. . sekitar tahun 1900. Pada waktu itu. menyatakan bahwa "tumbuhan dan hewan. Pada era tersebut muncul kesadaran bahwa peradaban dimana pun berada tidak akan bisa bertahan jika terus-menerus mengabaikan permasalahan lingkungan. gerakan-gerakan tersebut belumlah bisa mencapai hasil yang maksimal. yang tercatat dalam sejarah sebagai orang yang pertamakali menggunakan istilah ekologi pada pertengahan 1860-an. kian analitik dan objektif maka lahirlah disiplin ilmu baru yang bernama ekologi. Darwin. Penyebabnya tak lain karena hampir di seluruh penjuru dunia pada masa itu tengah berada dalam kecamuk perang dunia. terikat bersama dalam sebuah jaring hubungan kompleks. seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan. karena ulasan tentang keterkaitan organisme dengan lingkungannya ini dari waktu ke waktu kian sistematik. ekologi sebagai sebuah ilmu sesungguhnya lahir sebagai akibat dari perkembangan ilmu Natural History (ilmu sejarah alam) pada kurun abad 16-17. Namun sayangnya. salah satu fokus ilmu Natural History yang mengulas tentang keterkaitan organisme dengan lingkungannya pun berkembang. seringkali terpisah di alam. On The Origin of Species. Selanjutnya.

seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan. karena ulasan tentang keterkaitan organisme dengan lingkungannya ini dari waktu ke waktu kian sistematik. muncullah Ernest Haeckel (1834-1919)." Kurang lebih 40 tahun setelah itu. Darwin.BAB II Pembahasan 1. Pada waktu itu. Aristoteles. Kemantapan tersebut timbul karena salah saktu faktornya adalah pesatnya gerakan yang bertujuan untuk memelihara peradaban. yang salah satu . Hal ini bisa ditelusuri dalam sejunlah naskah karya beberapa filsuf pada masa pra-masehi. Dalam proses perkembangan ilmu Natural History tersebut. seorang ahli biologi asal Jerman. sekitar tahun 1900. ekologi sebagai sebuah ilmu sesungguhnya lahir sebagai akibat dari perkembangan ilmu Natural History (ilmu sejarah alam) pada kurun abad 16-17. terikat bersama dalam sebuah jaring hubungan kompleks. salah satu fokus ilmu Natural History yang mengulas tentang keterkaitan organisme dengan lingkungannya pun berkembang. menyatakan bahwa "tumbuhan dan hewan. kian analitik dan objektif maka lahirlah disiplin ilmu baru yang bernama ekologi. kita bisa mengetahui bahwa Hipocrates. dalam buku ditahun 1859. On The Origin of Species. dan filsuf lainnya telah mengupas dan memberikan perhatian khusus terhadap interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungannya. akan tetapi perhatian manusia khususnya para filsuf pada masa itu tentang interaksi (hubungan timbal-balik) makhluk hidup dengan lingkungannya telah ada. Menurut beberapa catatan. legitimasi ekologi sebagai sebuah ilmu pun kian mantap. yang tercatat dalam sejarah sebagai orang yang pertamakali menggunakan istilah ekologi pada pertengahan 1860-an. seringkali terpisah di alam. Sejarah perkembangan ekologi Meski sebelum masehi istilah ekologi belum populer. Selanjutnya. Lewat penelusuran naskah-naskah itu.

et al. dan untuk mengeksplorasi hubungan antaran manusia n dan penggunaan lahan. (1992). perilaku siklis dan hubungannya. 1993).1992) Pada masa yang sama.. memfokuskan pada sistem pendidikan. Orr menawarkan tujuan pendidikan ekologi untuk pelajar. meski berkembang pesat. Ruangan kelas adalah ekologi dari komunitas sekitarnya. mulai menyadari perlunya konserbasi ekosistem. Pollan yang mengilustrasikan bagaimana manusian dan tumbuhan berkoevolusi dan membentuk hubungan satu sama lain. Green. termasuk thermodinamika. gerakan-gerakan tersebut belumlah bisa mencapai hasil yang maksimal. dan bukan hanya sosok yang tidak mempengaruhinya. Sebuah contoh proses pendidikan integral masuk ke dalam konsep ekologi manusia. Selanjutnya Eugene Odum meneruskan dan memperjelas definisi dan konsep ekologi. seleksi alam. sebagai hal yang penting seperti isu polusi. Pollan dan Orr mengeksplorasi bidang ekologi di kehidupan kita sehari-hari. dia merasa bahwa tidak ada pelajar yang lulus tanpa pemahaman dasar yang komprehensif. mendiskusikan prinsip ekologi dalam konteks perkebunan modern dalam bukuknya "Second Nature: A Gardener's Education (Pollan. Akhir dari abad 20 membawa perubahan cara ekologi dipandang.unsur pentingnya adalah lingkungan hidup. Pada era tersebut muncul kesadaran bahwa peradaban dimana pun berada tidak akan bisa bertahan jika terus-menerus mengabaikan permasalahan lingkungan. Orr. 5 hal terakhir dalam daftarnya Odum berbubungan dengan ekologi manusia dan interface ekologi-ekonomi. 1991). (1996) mendefiniskan ekologi manusian sebagai hubungan antarai manusian dan lingkungan. yang menggambarkan manusian sebagai bagian dari lingkungan. Penyebabnya tak lain karena hampir di seluruh penjuru dunia pada masa itu tengah berada dalam kecamuk perang dunia. . bukan empat dinding dari sebuah pendidikan tradisional (orr. ekologist lainnya seperti Aldo Leopold dan Rachel Carson. Namun sayangnya. yang dia pertimbankan perlu menjadi fokus utama dalam lingkungan pendidikan dalam memandang meningkatnya dampak global yang begitu serius sebagai hasil dari aktifitas manusian (odum . mengatakan :tujuan revolusi dari pendidikan adalah menghubungkan kembali generasi muda ke dalam habitat dan komunitas mereka. dan mengkompilasi na dalam daftar 20 prinsip ekologi dalam artikelnya: Great Ideas in Ecology for the 1990s.

Dalam pertemuan yang monumental itulah disepakati bahwa tanggal 5 Juni ditetapkan sebagai Hari Lingkungan Hidup Sedunia. karena pada hakekatnya merusak lingkungan hidup sama saja dengan merusak masa depan. barulah gerakan-gerakan lingkungan hidup kembali mengemuka. Tentunya aura traumatik atas dampak bom atom di Nagasaki dan Hiroshima. Satu dari sekian faktor pendorong lahir pertemuan itu adalah merebaknya kekhawatiran para tokoh dunia terutama ilmuwan terhadap teknologi yang memiliki daya rusak lingkungan yang sangat tinggi. Roma. menekankan budaya dan telah memberikan dampak budaya dan aspek yang berbeda dari seni. buaya. . Kira-kira 23 tahun setelah Perang Dunia II usai.Cultural ekologi mempelajari hubungan alam. nilai. manusian dan kaitannya dengan dengan tanah. maka pada Juni 1972. tersebut hadir 113 utusan negara-negara anggota PBB. Sadar akan pentingnya mengelola kemajuan iptek dan industri secara bijaksana. sejumlah 30 orang ahli dari pelbagai negara bertemu di Acadenua dei Lincei. iptek hadir sebagai alat bagi manusia untuk meningkatkan kesejahteraannya dan memberikan sekian kemudahan. Indonesia pun tampil di panggung utama gerakan pelestarian lingkungan hidup skala internasional. sistem kepercayaan dari berbagai grup entik yang berbeda. Hal ini ditandai dengan terpilihnya Bali sebagai tempat Konferensi Lingkungan Hidup se-Dunia pada bulan Oktober 1982. Ratusan delegasi itu berkumpul guna memperbincangkan serta mencari jalan keluar atas permasalahan lingkungan hidup yang mengemuka. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyelenggarakan United Nations Conference on Human Environment (Konferensi PBB untuk Lingkungan Hidup). Dalam acara yang berlangsung di Stockholm. jika iptek tersebut tak dikontrol maka alam yang menjadi tempat tinggal dan sumber pemenuh kebutuhan manusia akan menjadi rusak. Pada April 1968. untuk membahas masalah lingkungan hidup. Swedia. 10 tahun setelah berlangsungnya Konferensi Stockholm itu. Tetapi di sisi lain. Di satu sisi. Jepang. masihlah mengental dan menjadi perangsang lahirnya sebuah gagasan tentang bagaimana mengelola kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) agar tak berdampak negatif terhadap lingkungan hidup. morris (1998) mengatakan bahwa tipe ekologi ini.

komunitas dan ekosistem yang ditempatinya. habitat. Logos = ilmu. ternyata konferensi di Bali tersebut dijadikan momentum sekaligus spirit bagi Indonesia dalam mencanangkan Undang-Undang Lingkungan Hidup (UULH). Setelah mempelajari dan memahami hal-hal tersebut. Ekologi Hewan adalah suatu cabang biologi yang khusus mempelajari interaksi-interaksi antara hewan dengan lingkungan biotic dan abiotik secara langsung maupun tidak langsung meliputi sebaran (distribusi) maupun tingkat kelimpahan hewan tersebut. Sasaran utama ekologi hewan adalah pemahaman mengenai aspek-aspek dasar yang melandasi kinerja hewan-hewan sebagai individu. meliputi pengenalan pola proses interaksi serta faktor-faktor penting yang menyebabkan keberhasilan maupun ketidakberhasilan organisme-organisme dan ekosistem-ekosistem itu dalam mempertahankan keberadaannya. Berbagai faktor dan proses ini merupakan informasi yang dapat dijadikan dasar dalam menyusun permodelan. seperti. memprediksi kelimpahannya dan . maka pengetahuan ini dapat kita manfaatkan untuk misalnya. populasi. Lingkungan tersebut artinya segala sesuatu yang ada di sekitar makhluk hidup yaitu lingkungan biotik maupun abiotik.Selain menjadi penanda eksisnya Indonesia dalam kancah gerakan pelestarian lingkungan hidup skala internasional. peramalan dan penerapannya bagi kepentingan manusia. perilaku (behavior) dan lain-lain. Perkembangan ekologi hewan dan ekologi tumbuhan a) Ekologi Hewan Ekologi berasal dari bahasa Yunani. Oikos = rumah . 2. makanannya. distribusi dan kelimpahannya. Secara umum Ekologi sebagai salah satu cabang ilmu biologi yang mempelajari interaksi atau hubungan pengaruh mempengaruhi dan saling ketergantungan antara organisme dengan lingkungannya baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kehidupan makhluk hidup itu.

Synekologidan Autekologi. respon serta adaptasi structural maupun perilaku terhadap perubahan lingkungan. Autekologi adalah kajian atau penelitian tentang species. habitat alaminya. perilaku. menjaga kelestariannya serta kegiatan lainnya yang menyangkut keberadaan hewan tersebut. secara garis besar pokok bahasan dalam ekologi hewan mencakup hal berikut ini.). Masalah distribusi dan kelimpahan populasi hewan secara local dan regional. menganalisis perannya dalam ekosistem. makanan. Contohnya. b. a. Synekologi adalah materi bahasan dalam kajian atau penelitiannya ialah komunitas dengan berbagai interaksi antar populasi yang terjadi dalam komunitas tersebut. makanannya. distribusi dan kelimpahannya. prilakunya. mulai dari habitat. mempelajari atau meneliti tentang distribusi dan kelimpahan jenis ikan tertentu di daerah pasang surut. yaitu. mulai tingkat relung ekologi.memprediksi kelimpahan populasinya kelak. komunitas sampai biogeografi atau penyebaran hewan di muka bumi. Sebagai contoh. Menurut Ibkar-Kramadibrata (1992) dan Sucipta (1993).menganalisis keadaannya serta peranannya dalam ekosistem. respond an lain-lain. . membudidayakannya serta kegiatan lainnya dengan mengoptimalkan kondisi lingkungannya menyerupai habitat aslinya. reproduksi. kita mempelajari salah satu jenis hewan mulai dari habitatnya di alam. fekunditas. Adapun ruang lingkup ekologi hewan dapat dibagi dalam 2 bagian. microhabitat dan habitat. Contohnya adalah meneliti atau mempelajari tentang seluk beluk kehidupan lalat buah (Drosophila sp. dan lain-lain. Masalah pengaturan fisiologis. yaitu mengenai aspek-aspek ekologi dari individu-individu atau populasi suatu species hewan. Setelah semua dipahami dengan pengamatan dan penelitian yang cermat dan teliti. maka pengetahuan itu dapat kita manfaatkan misalnya dalam menjaga kelestariannya di alam dengan menjaga keutuhan lingkungan.

Masalah produktivitas sekunder dan ekoenergetika. produktivitas sekunder. f. Tanaman mengandung arti tumbuhan yang telah dibudidayakan untuk maksud tertentu. sehingga hasilnya dijadikan sebagai alat pemenuhan kebutuhan yang memiliki nilai ekonomi Secara etimologis. . musiman. Dengan demikian ruang lingkup Ekologi Hewan meliputi obyek kajian individu/organisme. habitat dan relung. Ekologi berasal dari kata eikos = rumah. species dan ekologi evolusioner. tahunan dsb) dari kehadiran. Ekologi Tanaman yaitu ilmu yang membicarakan tentang spektrum hubungan timbale balik yang terdapat antara tanaman dan lingkungannya serta antara kelompok-kelompok tanaman. Ekologi sistem dan permodelan. ekologi tanaman berarti ilmu tentang tanaman di rumah (lingkungan) sendiri. yaitu ekologi sebagai ilmu dan tanaman sebagai obyek. aktivitas dan kelimpahan populasi hewan. dan logos = ilmu. sistem dan permodelan ekologi. Perilaku dan aktivitas hewan dalam habitatnya. d. Pemisahan-pemisahan relung ekologi. b) Ekologi Tumbuhan Ekologi tanaman mengandung dua pengertian. populasi. Dalam hal ini penting disadari bahwa tanaman tidak terdapat sebagai individu atau kelompok individu yang terisolasi. adaptasi dan perilaku. dengan tanaman lain dan dengan lingkungan fisik tempat hidupnya. h. Dinamika pop[ulasi dan komunitas serta pola interaksi-interaksi hewan dalam populasi dan komunitas. e.c. g. Semua tanaman berinteraksi satu sama lain dengan lingkungan sejenisnya. komunitas sampai ekosistem tentang distribusi dan kelimpahan. Perubahan-perubahan secara berkala (harian.

telah diperkenalkan oleh seorang ekologiwan Jerman yang bernama Ernest Haeckle (1866). Menurut C. Sekarang definisi ekologi adalah ilmu yang mempelajari interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. tanaman saling mempengaruhi satu dengan lainnya dan dengan lingkungan sekitarnya. . Krebs (1978) menyatakan ekologi adalah ilmu pengetahuan yang mengkaji interaksi-interaksi yang menentukan penyebaran dan kemselimpahan organisme. adalah tanaman dapat mengubah energi kimia menjadi energi potensial dan mengubah bahan anorganik menjadi bahan organik. Jadi ekologi berarti kajian organisme di habitatnya atau di tempat hidupnya. bagaimana lingkungan mempengaruhinya.Dalam proses interaksi ini. baik lingkungan biotik maupun lingkungan abiotik. Ciri khas ekologi tanaman (plant ecology). Ekologi berasal dari kata Latin “oekologie” yang berasal dari kata oikos yang berarti rumah dan logos yang berarti kajian atau ilmu. Menurut Ernest Haeckle ekologi adalah ilmu yang mempelajari seluk beluk ekonomi alam. begitu pula berbagai faktor lingkungan mempengaruhi kegiatan hidup tanaman. Sedangkan Eugene P. Interaksi makhluk hidup dengan lingkungan abiotiknya. Odum (1963) menyatakan bahwa ekologi adalah ilmu pengetahuan tentang struktur dan fungsi alam. suatu kajian hubungan anorganik serta lingkungan organik di sekitarnya. Elton (1927) ekologi adalah ilmu yang mengkaji sejarah alam atau perkehidupan alam (natural history) secara ilmiah. dan bagaimana makhluk hidup merespon pengaruh tersebut. Charles J. meskipun bila ditinjau dari peristilahannya. dan menurut Andrewartha (1961) ekologi adalah ilmu yang membahas penyebaran (distribusi) dan kemelimpahan organisme. 1) Sejarah perkembangan ekologi tumbuhan Sesungguhnya sangatlah sulit untuk menelusuri kapan kajian ekologi dimulai.

dan adaptasi. Anggota-anggota populasi secara alamiah saling berinteraksi satu sama lain dan bereproduksi di antara sesamanya. Kajian ekologi komunitas berkembang ke dalam dua kutub. Berdasarkan penemuan-penemuan dari Darwin (1859) dan Wight (1931) ekologi berkembang kearah kajian genetika populasi. dan Voltera (1926) menstimuli pendekatan secara eksperimen.Sedangkan interaksinya dengan sesama biotik menyebabkan terjadinya simbiotik dari berbagai makhluk hidup. evolusi juga bekerja melalui populasi. struktur. sehingga ekologi berkembang ke arah eko-klimatologi dan ekofisiologi. Populasi suatu spesies adalah bagian dari suatu komunitas. Konsep populasi banyak dipakai dalam ekologi dan genetika. Mereka tertarik untuk mempelajari komposisi. yaitu di Eropa yang dipelopori oleh BraunBlaunquet (1932) yang kemudian dikembangkan oleh para ahli lainnya.1937). Kutub lainnya di Amerika. Sedangkan tingkah laku sosial dalam regulasi populasi dikembangkan oleh Wynne dan Edward (1960) secara mendalam di Inggris. Ahli-ahli genetika. Clements (1916). seperti Cowles (1899). kajian evolusi. Pada tahun 1940-an dan 1950-an Lorenz dan Tinbergen mengembangkan konsep-konsep tingkah laku yang bersifat instink dan agresif. dan distribusi dari komunitas. Pendekatan secara teoritis dikembangkan oleh Lotka (1925). Leibig (1840) mengkaji pengaruh lingkungan nonbiotik terhadap organisme. Selain itu. Pada saat yang bersamaan perhatian terhadap dinamika populasi juga banyak dikembangkan para ahli. memandang populasi sebagai sarana atau wadah bagi pertukaran alel-alel yang . di sisi lain. Populasi populasi adalah sekumpulan individu dengan ciri-ciri yang sama (spesies) yang hidup menempati ruang yang sama pada waktu tertentu. Adams (1909). 3. dan Dice (1943) di Amerika dan Elton di Inggris mengungkapkan hubungan timbal balik antara tumbuhan dan hewan. dan Gleason (1926) yang mempelajari perkembangan dan dinamika komunitas tumbuhan. Ekologiwan memandang populasi sebagai unsur dari sistem yang lebih luas. Sedangkan Shelford (1913.

2. 2. Populasi Heterogen. Kemudian pada tahun 1990 dihitung lagi ada 500 batang pohon Pinus. populasi terbagi dua : 1. Dsb. (Sugiyono) Populasi adalah berkenaan dengan data. sehingga perlu ditetapkan batas-batasnya. Sumber datanya tidak dapat ditentukan batas-batasnya sehingga relative tidak dapat dinyatakan dalam bentuk jumlah Contoh : Mencari logam mulia (mendulang emas) Berdasarka sifatnya. Populasi homogen. adalah sumber data yang unsurnya memiliki sifat yang sama sehingga tidak perlu mempersoalkan jumlahnya secara kuantitatif. Misalnya. tahun 1980 populasi Pinus di Tawangmangu ada 700 batang. populasi yang mempunyai sumber data yang jelas batasnya secara kuantitatif sehingga dapat dihutung jumlahnya. jumlah mahasiswa yang mendapat bea siswa. yaitu 1.dimiliki oleh individu-individu anggotanya. (Nawawi) Populasi adalah keseluruhan dari karasteristik atau unit hasil pengukuran yang menjadi obyek penelitian.Populasi local dan Dasar ekologi Ukuran populasi berubah sepanjang waktu. Perubahan ini dapat dihitung dengan menggunakan rumus perubahan jumlah dibagi waktu. Popumasi tak terbatas. Dinamika frekuensi alel dalam suatu populasi menjadi perhatian utama dalam kajian genetika populasi. Populasi terbatas. Contoh : Jumlah Penduduk. (Nazir) Populasi adalah totalitas semua nilai yang mungkin baik hasil menghitung maupun hasil pengukuran kuantitatif atau kualitatif dan pada karasteristik tertentu mengenai sekumpulan obyek yang lengkap. Dari fakta tersebut kita lihat bahwa selama 10 tahun terjadi . Perubahan ukuran dalam populasi ini disebut dinamika populasi. Populasi terbagi dua. Hasilnya adalah kecepatan perubahan dalam populasi. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri dari obyek atau subyek yang menjadi kuantitas dan karasteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti. adalah sumber data yang umumnya memiliki sifat atau keadaan yang berbeda (bervariasi. baik secara kualitatif maupun secara kuantitatif 4.

populasi cenderung membentuk kelompok-kelompok dari ukuran tertentu. serangan penyakit. Imigrasi adalahperpindahan satu atau lebih organisme kedaerah lain atau peristiwa didatanginya suatu daerah oleh satu atau lebih organisme. Akan tetapi. misalnyahewan dan manusia. akan cenderung mengalami penyebaran. Natalitas danmortalitas merupakan penentu utama pertumbuhan populasi. Namun.Pola penyebaran individu Setiap populasi apabila telah mencapai tingkat kepadatan. dan dengan keterbatasan daya dukung lingkungan. kebakaran. Dari alam mungkin disebabkan oleh bencana alam. dan acak berkelompok. pada dasarnya populasi mempunyai karakteristik yang khas untuk kelompoknya yang tidak dimiliki oleh masing-masing individu anggotanya. Imigrasi ini akan meningkatkan populasi. Karakteristik iniantara lain : kepadatan (densitas). laju kematian (mortalitas). perlu diingat bahwa penyebab kecepatan rata-rata dinamika populasi ada berbagai hal.pengurangan pohon pinus sebanyak 200 batang pohon. dan membentuk keseimbang yang baru kembali. Dalam melakukan penyebaran. penyebaran umur. Hal ini khusus untuk organisme yang dapat bergerak. khususnya ketersediaan sumberdaya makanan. acak. Berkaitan dengan keterbatasan daya dukung lingkungan. 5. dan lain-lain setiap individu mempunyai kecenderungan untuk mempertahankan daerah . Dinamika populasi dapat juga disebabkan imigrasi dan emigrasi. potensi biotik. laju kelahiran (natalitas). kerapatan tertentu. sedangkan dari manusia misalnya karena tebang pilih. Di tempat yang baru populasi akan menempati. beradaptasi. dan bentuk pertumbuhan. Beberapa tipe penyebarannya adalah seragam. ruang. Untuk mengetahui kecepatan perubahan maka kita membagi jumlah batang pohon yangberkurang dengan lamanya waktu perubahan terjadi : 700 1990-1980 500 10 = 200batang tahun = 20 batang/tahun Dari rumus hitungan di atas kita dapatkan kesimpulan bahwa rata-rata berkurangnya pohon tiap tahun adalah 20 batang. didaerah yang didatangi sudah terdapat kelompok dari jenisnya.

dan logos = ilmu. Ekologi berasal dari kata eikos = rumah. udara dan lain . air. yaitu ekologi sebagai ilmu dan tanaman sebagai obyek. Berbicara ekologi pasti berbicara mengenai semua makhluk hidup dan benda-benda mati yang ada di dalamnya termasuk tanah. isolasi umumnya dilakukan dengan membatasi daerah tempat kehidupannya dengan daerah pengembaraan (home range). Ekologi tanaman mengandung dua pengertian.dengan cara teup berada pada wilayahnya masing-masing atau mengisolasikan diri.lain. Tanaman mengandung arti tumbuhan yang telah dibudidayakan untuk maksud tertentu.wilayahnya (teritori) . pada hewan tingkat tinggi. BAB III Penutup Kesimpulan Ekologi merupakan salah satu ilmu dasar bagi ilmu lingkungan. Dimana lingkungan yang ditempati berbagai jenis makhluk hidup tersebut saling mempengaruhi dan dipengaruhi. ekologi tanaman berarti ilmu tentang tanaman di rumah (lingkungan) sendiri. . sehingga hasilnya dijadikan sebagai alat pemenuhan kebutuhan yang memiliki nilai ekonomi Secara etimologis.

blogspot. Ekologi Tumbuhan.com/arti-325975-ekologi.artikata.Daftar pustaka Hardi. 2009.html http://www. http://hardibio.scribd. [22 september 2010] http://www.com/doc/57992838/Definisi-ekologi .com/.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful