TUGAS PSIKOLOGI SOSIAL

TEORI-TEORI INTERAKSI SOSIAL

OLEH : NELA ELIZA 1105571/11

BIMBINGAN DAN KONSELING FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI PADANG 2012

Teori inferensi korespondensi adalah jika tingkah laku individu berhubungan dengan sikap atau karakteristik seseorang. Teori Perbandingan Sosial. Teori perbandingan sosial adalah proses saling mempengaruhi dalam interaksi sosial yang ditimbulkan karena adanya kebutuhan untuk menilai diri sendiri dengan membandingkan diri dengan orang lain. Melalui perbandingan sosial kita juga dapat menyadari posisi kita di mata orang lain dan masyarakat. Teori Inferensi Korespondensi. Contoh dalam gambar dibawah ini menunjukan bagaimana ekspresi seseorang yang sedang melakukan penilaian dan perbandingan apakah penampilannya sudah pantas dalam berbusana dan berpenampilan dibandingkan dengan teman-teman akrabnya. pada umumnya yang dijadikan perbandingan adalah orang yang dinilai mempunyai kasamaan atribut dengannya. seseorang akan memperoleh persamaan dan keunikan diri. Menurut Brigham (1991). jenis kelamin. kemampuan atau pengalaman. emosi. pengamat mengambil kesimpulan . Oleh karena itu. Konsekuensi dari perbandingan adalah adanya penilaian sesuatu lebih baik atau lebih buruk dari orang lain. sikap. Teori ini berkaitan dengan penarikan kesimpulan yang diambil oleh pengamat yang berasal dari hasil pengamatannya terhadap orang lain. misalnya sama dalam hal usia. berarti seorang individu dapat melihat individu lain berdasarkan sikap dan karakteristik individu yang di lihatnya. Selanjutnya. Teori ini menjelaskan bahwa proses saling mempengaruhi dan bersaing dalam interaksi sosial terjadi karena adanya kebutuhan menilai diri sendiri dengan membandingkan pada orang lain.Teori-teori Interaksi Sosial A. Proses yang berlangsung dari inferensi korespondensi adalah pengamat mengawali pengamatan pada tindakan nyata yang dilakukan oleh orang lain. Melalui perbandingan tersebut. B. pendapat. orang tidak hanya mendapatkan penilaian diri saja tetapi juga dapat mengembangkan pribadinya. melalui perbandingan sosial.

Atau karena faktor eksternal. ceria. Teori penilaian sosial adalah suatu teori yang memusatkan bagaimana kita membuat penilaian tentang opini atau pendapat yang kita dengar dengan melibatkan ego dalam pendapat tersebut. konsistensi dalam cara dan konsesus. Apakah itu di sebabkan karena faktor internal. C. dan sebagainya. presenter telah melakukan pengamatan terhadap Ibu Sri.berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya dan menimbulkan intensi seseorang untuk berperilaku. Teori ini merupakan proses psikologi yang mendasari adanya sikap dan perubahan sikap dalam komunikasi. sikap. seseorang yang suka menonton program televisi MTV dan tidak suka menonton program televisi lainnya. misalnya tekanan situasi atau keadaan tertentu yang memaksa seseorang melakukan perbuatan tertentu Seseorang dalam menganalisis objek yang ada diluar dirinya menggunakan sebanyak mungkin faktor dari lingkungan melalui diferensiasi atau distingsi. Teori Penilaian Sosial. Berdasarkan hasil kesimpulan tersebut. Sebagai contoh. presenter memiliki hasrat untuk mendekati Ibu Sri untuk dijadikan teman akrabnya. dan santun. Jika dia memiliki waktu dia akan menonton program tersebut dimanapun dia berada dan ternyata bukan hanya dia sendiri yang menyukai program tersebut. Berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya ternyata Ibu Sri memiliki kepribadian baik. misalnya sifat. Seperti contoh dalam gambar dibawah ini. Dalam menilai seseorang atau objek digunakan diskriminasi atau kategorisasi yang didasarkan pada pengalaman internal individu tersebut sehingga menimbulkan efek yang dinamakan asimilasi yaitu suatu penilaian yang mendekati patokan dan efek lain yang dinamakan kontras yaitu penilaian yang menjauhi patokan . tetapi orang lain pada umumnya juga menyukai program tersebut. konsistensi dalam waktu. karakter. Teori Atribusi Eksternal. D. Teori atribusi eksternal adalah teori yang membahas tentang prilaku seseorang.

Sikap positif itu merupakan sikap yang kuat dan cenderung sesuai dengan sikapnya saat pemilihan tiba. Dengan demikian. . terjadi perubahan sikap dalam diri pemilih yang tidak suka menjadi suka pada calon presiden yang sudah dievaluasinya. Apabila pemilih sudah menemukan perbedaan yang mencolok dan sudah mengkategorisasikan satu calon presiden yang dinilai terbaik. maka dia akan memiliki sifat positif terhadap calon presiden tersebut.Sebagai contoh kampanye pemilihan presiden melalui iklan atau debat kandidat yang ditayangkan ditelevisi. Disamping itu. pemilih mencari berbagai perbedaan yang menonjol (diskriminasi) dan mencari ciri-ciri yang terbaik (kategorisasi) diantara calon presiden berdasarkan pengetahuan atau pengalaman yang sudah dimiliki oleh calon pemilih.

com/2011/11/teori-teori-interaksi-sosial.com/2011/11/teori-teori-transorientasional.blogspot.Daftar Pustaka http://silvrz.html#ixzz1m8uYtpPG .html http://www.aseps21.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful