P. 1
FUNGSI kepsek

FUNGSI kepsek

|Views: 87|Likes:

More info:

Published by: Ellena Ayuu Marselia on Mar 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2012

pdf

text

original

FUNGSI DAN TANGGUNGJAWAB KEPALA SEKOLAH Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Etika Profesi Semester 3

Dosen Pengampu : Drs. Suwarno

Disusun oleh: 1. Siti Nurjannah 2. Mey Wulansari 3. Fitri Widyastuti 4. Ellena Ayu Marselia (A510100205) (A510100211) (A510100220) (A510100221)

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA 2011

Dalam penyusunan laporan ini. 2. Suwarno sebagai Dosen pengampu mata kuliah mata kuliah Etika Profesi FKIP Program Studi PGSD Universitas Muhammadiyah Surakarta. Penulis menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari kata sempurna maka dari itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Teman-teman dan semua pihak yang telah membantu. 14 Desember 2011 Penulis . dan semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis maupun pembaca. penulis tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada : 1. Drs. Makalah ini disusun guna memenuhi salah satu tugas mata kuliah Etika Profesi semester 3 dan untuk mengetahui fungsi dan tanggungjawab Kepala Sekolah. ‫ﻭ ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻟﻴﻜﻡ ﻭﺭﺣﻣﺔ ﷲ ﻭﺒﺭﻜﺎﺗﻪ‬ Surakarta.KATA PENGANTAR ‫ﺍﻟﺴﻼﻡ ﻋﻟﻴﻜﻡ ﻭﺭﺣﻣﺔ ﷲ ﻭﺒﺭﻜﺎﺗﻪ‬ Tiada kata yang lebih baik selain ungkapan rasa syukur alhamdulillah kepada Allah swt atas segala rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan tugas mata kuliah Etika Profesi semester 3.

keluaran. komponen-komponen tersebut adalah masukan. dan karakter peserta didik. proses. keluaran. tenaga kependidikan. pendidikan merupakan hal yang sangat penting karena pendidikan salah satu penentu mutu Sumber Daya Manusia. Menjadi tenaga kependidikan yang profesional tidak akan terwujud begitu saja tanpa adanya upaya untuk meningkatkannya. sarana dan prasarana serta biaya. Dimana mutu Sember Daya Manusia (SDM) berkorelasi positif dengan mutu pendidikan. adapun salah satu cara untuk mewujudkannya adalah dengan pengembangan profesionalisme ini membutuhkan dukungan dari pihak yang mempunyai . Latar Belakang Sejalan dengan tantangan kehidupan global. Tenaga kependidikan pada masa mendatang akan semakin kompleks. mutu pendidikan sering diindikasikan dengan kondisi yang baik. melainkan pada keunggulan Sumber Daya Manusia (SDM). sarana dan prasarana serta biaya apabila seluruh komponen tersebut memenuhi syarat tertentu. Dimana dewasa ini keunggulan suatu bangsa tidak lagi ditandai dengan melimpahnya kekayaan alam. proses. ketrampilan. Pendidikan yang bermutu sangat membutuhkan tenaga kependidikan yang professional. memenuhi syarat. sehingga menuntut tenaga kependidikan untuk senantiasa melakukan berbagai peningkatan dan penyesuaian penguasaan kompetensinya. Namun dari beberapa komponen tersebut yang lebih banyak berperan adalah tenaga kependidikan yang bermutu yaitu yang mampu menjawab tantangan-tantangan dengan cepat dan tanggung jawab. Tenaga kependidkan mempunyai peran yang sangat strategis dalam pembentukan pengetahuan.BAB I PENDAHULUAN A. Mutu pendidikan tercapai apabila masukan. Oleh karena itu tenaga kependidikan yang professional akan melaksanakan tugasnya secara professional sehingga menghasilkan tamatan yang lebih bermutu. dan segala komponen yang harus terdapat dalam pendidikan. guru.

b. b. Untuk mengetahui fungsi dan tanggungjawab Kepala Sekolah. seorang Kepala Sekolah dituntut untuk memiliki beragam kompetensi. Oleh karena itu. Manajerial. Bagaimana kepala sekolah untuk membuat orang lain bekerja untuk mencapai tujuan sekolah. Pola kepemimpinananya akan sangat berpengaruh bahkan sangat menentukan kemajuan sekolah. Untuk mengetahui peranan Kepala Sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Manfaat a. Dalam pelaksanaan fungsi dan tanggungjawab. dalam pendidikan modern kepemimpinan kepala sekolah merupakan jabatan strategis dalam mencapai tujuan pendidikan. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah menetapkan bahwa ada lima dimensi kompetensi yaitu: Kepribadian. Kepala Sekolah adalah pimpinan tertinggi di sekolah. penulis merumuskan masalah sebagai berikut: a. Dapat memahami peranan Kepala sekolah dalam menigkatkan mutu pendidikan. Dapat memahami gambaran fungsi dan tanggungjaawab Kepala Sekolah. Kewirausahaan. Apa peranan Kepala Sekolah dalam meningktkan mutu pendidikan? C. B. . Supervisi dan Sosial. Apa sajakah fungsi dan tanggung jawab Kepala Sekolah? b. D. Tujuan Adapun tujuan yang ingin dicapai dalam penulisan makalah ini adalah: a. dimana kepala sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang sangat penting karena kepala sekolah berhubungan langsung dengan pelaksanaan program pendidikan di sekolah.peran penting dalam hal ini adalah kepala sekolah. Rumusan Masalah Dari latar belakang diatas.

sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung dengan baik untuk menghasilkan output yang diharapkan. dan nilainilai. prestasi. cekat. 2000). PH. PH. (b) Memiliki kemampuan mengkoordinasikan dan menyerasikan seluruh sumberdaya terbatas yang ada untuk mencapai tujuan atau untuk memenuhi kebutuhan sekolah (yang umumnya tak terbatas). (d) Memiliki kemampuan memobilisasi sumberdaya yang ada untuk mencapai tujuan dan yang mampu menggugah pengikutnya untuk melakukan hal-hal penting bagi tujuan sekolahnya. Secara umum.BAB II PEMBBAHASAN A. kepala sekolah merupakan salah satu sumberdaya sekolah yang disebut sumberdaya manusia jenis manajer (SDM-M) yang memiliki tugas dan fungsi mengkoordinasikan dan menyerasikan sumberdaya manusia jenis pelaksana (SDM-P) melalui sejumlah input manajemen agar SDM-P menggunakan jasanya untuk bercampur tangan dengan sumberdaya selebihnya. akan tetapi sama sekali tidak toleran terhadap orang-orang yang meremehkan kualitas. standar. karakteristik kepala sekolah tangguh dapat dituliskan sebagai berikut (Slamet. (e) Memiliki toleransi terhadap perbedaan pada setiap orang dan tidak mencari orang-orang yang mirip dengannya. tepat. dan akurat). Fungsi dan Tanggungjawab Kepala Sekolah Menurut Poernomosidi Hadjisarosa (1997 dalam Slamet.2000) : Kepala sekolah: (a) Memiliki wawasan jauh kedepan (visi) dan tahu tindakan apa yang harus dilakukan (misi) serta paham benar tentang cara yang akan ditempuh (strategi). . (c) Memiliki kemampuan mengambil keputusan dengan terampil (cepat.

. Menciptakan strategi atau kebijakan untuk menyukseskan pikiranpikiran yang inovatif tersebut. Menurut Pidarta (1990). Kepala Sekolah merupakan pemimpin pendidikan yang sangat penting karena kepala sekolah berhubungan langsung dengan pelaksanaan program pendidikan di sekolah. pemborosan. Hal ini karena kepala sekolah merupakan seorang pejabat yang profesional dalam organisasi sekolah yang bertugas mengatur semua sumber organisasi dan bekerjasama dengan guru-guru dalam mendidik siswa untuk mencapai tujuan pendidikan. Sebagai Manajer Sekolah Tugas manajer pendidikan adalah merencanakan sesuatu atau mencari strategi yang terbaik.(f) Memiliki kemampuan memerangi musuh-musuh kepala sekolah. Melakukan inovasi dengan mengambil inisiatif dan kegiatan-kegiatan yang kreatif untuk kemajuan sekolah c. pemimpin pendidikan. imitasi. yaitu ketidakpedulian. kaku. mengorganisasi dan mengkoordinasi sumber-sumber pendidikan yang masih berserakan agar menyatu dalam melaksanakan pendidikan dan mengadakan kontrol terhadap pelaksanaan dan hasil pendidikan. kecurigaan. Mengadakan prediksi masa depan sekolah b. arogansi. tidak membuat keputusan. 1. supervisor pendidikan dan administrator pendidikan.kepala sekolah memiliki kewenangan dalam mengambil keputusan karena atas perannya sebagai manajer di sekolah dituntut untuk mampu: a. Sehingga kegiatan meningkatkan dan memperbaiki program dan proses pembelajaran di sekolah sebagian besar terletak pada diri kepala sekolah itu sendiri. dan bermuka dua dalam bersikap dan bertindak. Ketercapaian tujuan pendidikan sangat bergantung pada kecakapan dan kebijaksanaan kepala sekolah sebagai salah satu pemimpin pendidikan. Pidarta (1997) menyatakan bahwa kepala sekolah memiliki peran dan tanggungjawab manajer pendidikan. mediokrasi. kepala sekolah merupakan kunci kesuksesan sekolah dalam mengadakan perubahan.

e. d. Melakukan pengendalian atau kontrol terhadap pelaksanaan pendidikan dan hasilnya. f.d. e. c. Spokesmen (juru bicara) Kepala sekolah menyabarkan informasi kepada lingkungan di luar yang dianggap perlu. . Leader (memimpin) Kepala sekolah adalah pemimpin untuk menggerakkan seluruh sumber daya yang ada di sekolah sehingga dapat melahirkan etos kerja dan produktivitas yang tinggi untuk mencapai tujuan. staf dan siswa. Disseminator (menyebarkan informasi) Kepala sekolah bertanggungjawab untuk menyebarluaskan dan memabagi-bagi informasi kepada para guru. Sebagai pemimpin sekolah Menurut Lipoto (1988) peranan kepemimpinan kepala sekolah adalah sebagai : a. Figurehead (symbol) figurehead berarti lambang dengan pengertian sebagai kepala sekolah sebagai lambang sekolah. Monitor Kepala sekolah selalu mengadakan pengamatan terhadap lingkungan karena kemungkinan adanya informasi-informasi yang berpengaruh terhadap sekolah. Liason (perantara/penghubung) Kepala sekolah menjadi penghubung antara kepentingan kepala sekolah dengan kepentingan lingkungan di luar sekolah. 2. f. Sedangkan secara internal kepala sekolah menjadi perantara antara guru. staf. Menyusun perencanaan baik perencanaan strategis maupun perencanaan operasional. Menemukan sumber-sumber pendidikan dan menyediakan fasilitas pendidikan. b. dan orang tua murid.

kepala sekolah harus :a) adil. Resource allocatore (menyediakan segala sumber) Kepala sekolah bertanggungjawab untuk menentukan dan meneliti siapa yang akan memperoleh atau menerima sumber-sumber yang disediakan dan dibagikan. i. e) menciptakan rasa aman (providing security). Keberhasilan kepemimpinan kepala sekolah dipengaruhi oleh beberapa hal antara lain: . c) mendukung tercapainya tujuan (supplying objectives). h) bersedia menghargai (prising).2001) berpendapat bahwa untuk dapat menjadi pemimpin seklah yang baik.g. h. b) mampu memberikan sugesti (suggesting). g) mampu menjadi sumber inspirasi (inspiring). d) mampu sebagai katalisator. peran kepala sekolah sebagai pemimpin sekolah memiliki tanggungjawab menggerakkan seluruh sumberdaya yang ada di sekolah sehingga melahirkan etos kerja dan produktivitas yang tinggi dalam mencapai tujuan. Negotiator (perunding) Kepala sekolah harus mampu untuk mengadakan pembicaraan dan musyawarah dengan pihak luar dalam memnuhi kebutuhan sekolah. Hick (dalam Wahjosumidjo. kepala sekolah harus mampu menggerakkan orang lain agar secara sadar dan sukarela melaksanakan kewajibannya secara baik sesuai dengan apa yang diharapkan pimpinan dalam mencapai tujuan. j. f) dapat menjadi wakil organisasi (representing). Wahjosumidjo (2001). Entrepreneur (wiraswasta) Kepala sekolah selalu berusaha memperbaiki penampilan sekolah melalui berbagai macam pemikiran program-program yang baru serta malakukan survey untuk mempelajari berbagai persoalan yang timbul di lingkungan sekolah. Lipoto mengatakan bahwa sebagai pemimpin. Disturbance handler (menangani gangguan) Kepala sekolah harus mampu mengantisipasi gangguan yang timbul dengan memperhatikan situasi dan ketepatan keputusan yang diambil.

misalnya bekerjasama dengan orang lain. misalnya mengembangkan konsep pengembangan sekolah. Menghindarkan diri dari sikap dan perbuatan yang memaksa atau bertindak keras terhadap guru. Mampu memberdayakan guru-guru untuk melaksanakan proses pembelajaran dengan baik.misalnya menyusun jadwal pelajaran. Pengetahuan yang luas d. Memahami tujuan pendidikan dengan baik c. Mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan masyarakat sehingga dapat melibatkan mereka secar aktif dalam rangka mewujudkan tujuan sekolah dan pendidikan. lancar dan produktif 2. Ketrampilan profesional yang terkait dengan tugas sebagai kepala sekolah ketrampilan teknis. memperkirakan masalah yang akan muncul dan mencari pemecahannya. 4. . Berhasilkan menerapkan prinsip kepemimpinan yang sesuai dengan tingkat kedewasaan guru dan pegawai lain di sekolah. Dalam masalah ini Wahjosumidjo berpendapat bahwa bagi kepala sekolah yang ingin berhasil menggerakkan para guru/staf dan siswa agar berperilaku dalam mencapai tujuan sekolah adalah: 1. staf dan siswa dengan cara meyakinkan dan membujuk. Kepribadian yang kuat b. staf dan siswa. Menurut mulyasa (2002). Ketrampilan hubungan kemanusiaan. 2. kepala sekolah yang efektif adalah kepala sekolah yang : 1. memotivasi guru Ketrampilan konseptual. Harus mampu melakukan perbuatan yang melahirkan kemauan untuk bekerja dengan penuh semangat dan percaya diri terhadap para guru. memimpin rapat. Dapat menyelesaikan tugas dan pekerjaan sesuai dengan waktu yang ditetapkan 3.a.

pengorganisasian. mengorganisasikan. mengkoordinasikan. administrasi siswa. Ing Madyo Mangun Karso. kepala sekolah pada dasarnya mempunyai tugas dan tanggung jawab untuk melakukan perencanaan. Oleh sebab itu. dan pengawasan terhadap seluruh sumber daya yang ada dan kegiatan-kegiatan yang dilakukan di sekolah (Soetopo. mengarahkan. Sebagai administrator sekolah Tugas dan tanggung jawab kepala sekolah adalah merencanakan. penggerakan. administrasi perpustakaan. yang meliputi bidang proses belajar mengajar. Berikut adalah kompetensi yang perlu dikembangkan oleh kepala sekolah beserta indikator ketercapaian hasilnya.5. Apabila kita meneliti lebih lanjut. 3. mengawasi dan mengevaluasi seluruh kegiatan sekolah. dan Ing Tut Wuri Handayani. dalam rangka mencapai tujuan organisasional. administrasi kantor. administrasi pegawai. No Kompetensi Indikator ketercapaian hasil (Dokumen) Contoh Produk 1 Merencanakan program kerja Program Rencana Kerja Tata Program Tahunan Tata tata usaha sekolah 2 Mengorganisasikan tata usaha sekolah 3 Mengelola administrasi Usaha Sekolah Struktur organisasi Tata Usaha Sekolah File dokumen administrasi Dokumen Kurikulum Usaha Organigram sekolah . 6. administrasi keuangan. administrasi perlengkapan. mengatakan bahwa pemimpin yang baik haruslah menjalankan peranan seperti : Ing Ngarso Sung Tulodo. dan administrasi hubungan masyarakat. maka dapat kiranya apa yang dikemukakan oleh Bapak Pendidikan kita “Ki Hadjar Dewantara”. Bekerja dengan tim manajemen Berhasil mewujudkan tujuan sekolah secar produktif sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.1984: 14).

di mana dikerjakan. Kepala sekolah sebagai top manajemen di lembaga pendidikan Sekolah mempunyai tugas untuk membuat perencanaan. mengapa dikerjakan. baik dalam bidang program pembelajaran dan kurikulum. Perencanaan (Planning) Merupakan keseluruhan proses pemikiran dan penentuan secara matang tentang hal-hal yang akan dikerjakan di masa yang akan datang dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditentukan. File dokumen administrasi pembiayaa Pembinaan tata usaha sekolah Dokumen Impentaris Dokumen administrasi keuangan Dokumen penyelenggaraan pembinaan tata usaha Kepala sekolah sebagai administrator mempunyai tugas-tugas antara lain : a. kapan akan dikerjakan. kepegawaian.standar isi 4 Mengelola administrasi standar proses standar isi File dokumen administrasi penunjang penyelenggaraan pembelajaran Dokumen Administrasi Pembelajaran 5 Mengelola admnistrasi pendidik dan tenaga kependidikan File dokumen admnistrasi pendidik dan tenaga kependidikan Dokumen Data Kepegawaian 6 Mengelola administrasi sarana File dokumen administrasi dan prasarana 7 Mengelola administrasi pembiayaan. . penegakan strategi. siapa yang mengerjakan dan bagaimana hal tersebut dikerjakan. 8 Meningkatkan kemampuan profesi tata usaha sekolah sarana dan prasarana. keuangan maupun perlengkapan. Hasilnya berupa rencana tahunan sekolah yang akan berlaku pada tahun ajaran berikutnya. kesiswaan. Kegiatan yang dilakukan dalam perencanaan dapat meliputi penetapan tujuan. dan pengembangan rencana untuk mengkoordinasikan kegiatan. Di dalam perencanaan ini dirumuskan dan ditetapkan seluruh aktivitas lembaga yang menyangkut apa yang harus dikerjakan.

Pengarahan (Directing) Pengarahan adalah kegiatan membimbing anak buah dengan jalan memberi perintah (komando). b. kebijaksanaan. kekacauan. memberi petunjuk. langkah. Pengorganisasian (Organizing) Kepala sekolah sebagai pemimpin bertugas untuk menjadikan kegiatankegiatan sekolah untuk mencapai tujuan sekolah dapat berjalan lancar. tindakan. supervisor. Kepala sekolah perlu mengadakan pembagian kerja yang jelas bagi guruguru yang menjadi anak buahnya. mendorong semangat kerja. Dengan pembagian kerja yang baik. pelimpahan wewenang dan tanggungjawab yang tepat serta mengingat prinsip-prinsip pegorganisasian kiranya kegiatan sekolah akan berjalan lancar dan tujuan dapat tercapai. perintah. . petunjuk atau ketentuan-ketentuan lainnya yang telah ditetapkan. c. Pengawasan (Controlling) Pengawasan diartikan sebagai salah satu kegiatan untuk mengetahui realisasi perilaku personel dalam organisasi pendidikan dan apakah tingkat pencapaian tujuan pendidikan sesuai dengan yang dikehendaki. peraturan atau pedoman yang telah ditetapkan. d.b. Pengawasan dilakukan untuk mengumpulkan data tentang penyelenggaraan kerja sama antara guru. dan petugas madrasah lainnya dalam institusi satuan pendidikan. pengelolaan kesiswaan. kepala sekolah. memberikan berbagai usaha lainnya agar mereka dalam melakukan pekerjaan mengikuti arah yang ditetapkan dalam petunjuk. menegakan disiplin. Jadi kepala sekolah harus mampu melakukan pengelolaan pengajaran.. pengelolaan kepegawaian. kekosongan tindakan. Pengkoordinasian (Coordinating) Pengkoordinasian adalah kegiatan menghubungkan orang-orang dan tugas-tugas sehingga terjalin kesatuan atau keselarasan keputusan. konselor. sikap serta tercegah dari timbulnya pertentangan. kemudian apakah perlu diadakan perbaikan agar pelaksanaan pekerjaan serta hasil kerja sesuai dengan rencana.

4.pengelolaan sarana dan prasarana. pengelolaan hubungan sekolah dan masyarakat. 4) meningkatkan moral siswa. Supervisi hendaknya bersifat konstruktif. pengelolaan keuangan. memperbaiki. Kelas. supervisi adalah usaha memberi layanan kepada guru-guru baik secara individual maupun secara kelompok dalam usaha memperbaiki pengajaran dengan tujuan memberikan layanan dan bantuan untuk mengembangkan situasi belajar mengajar yang dilakukan guru di kelas. 2) menyeleksi fasilitas belajar yang tepat dengan problem dan situasi Prinsip-prinsip supervisi untuk menjalankan tindakan-tindakan supervisi sebaiknya. Supervisi merupakan pengembangan dan perbaikan situasi belajar mengajar yang pada akhirnya perkembangan siswa. Perbaikan situasi belajar mengajar bertujuan: 1) menciptakan. yaitu pada yang dibimbing dan diawasi harus menimbulkan dorongan untuk bekerja. 3) mengoordinasikan kemauan siswa mencapai tujuan pendidikan. . program supervisi harus dilakukan oleh supervisor yang memiliki pengetahuan dan ketrampilan mengadakan hubungan antarindividu dan ketrampilan teknis. kepala sekolah hendaknya memperhatikan prinsipprinsip sebagai berikut : 1. Sebagai supervisor sekolah Supervisi merupakan kegiatan membina dengan membantu pertumbuhan agar setiap orang mengalami peningkatan pribadi dan profesinya. bakat dan kemampuan secara optimal. Menurut Sahertian (2000). Oleh karena itu. Ngalim Purwanto (1987) mengemukakan bahwa supervisi ialah suatu aktivitas pembinaan yang diharapkan dapat meningkatkan kemampuan sekolah maupun guru. Supervisor di dalam tugasnya bukan saja mengandalkan pengalaman sebagai modal utama tetapi harus diikuti atau diimbangi dengan jenjang pendidikan formal yang memadai. dan memelihara organisasi kelas agar siswa dapat mengembangkan minat.

Supervisi hendaknya bersifat preventif. Supervisi harus didasarkan atas keadaan dan kenyataan yang sebenarnya (realistis. 7. Keadaan guru-guru dan pegawai yang tersedia 5. Supervisi harus dapat memberi perasaan aman pada guru-guru / pegawai sekolah yang disupervisi. Oleh karena itu. Supervisi harus sederhana dan informal dalam pelaksanaannya. Besar kecilnya sekolah yang menjadi tanggung jawab kepala sekolah 3. kedudukan atau kekuasaan pribadi. Kepala sekolah menggunakan “pendekatan sistem” Sebagai dasar cara berpikir. Peranan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Adapun peran kepala sekolah dalam peningkatan mutu pendidikan dapat dijelaskan sebagai berikut: 1. Supervisi harus didasarkan pada hubungan professional bukan atas dasar hubungan pribadi. Supervisi tidak bersifat mendesak (otoriter). dan cara menganalisis kehidupan sekolah. Supervisi tidak boleh didasarkan atas kekuasaan pangkat. korektif dan kooperatif Faktor – faktor yang mempengaruhi keberhasilan supervisi: 1. Kecakapan dan keahlian kepala sekolah itu sendiri B. 10. 6. Tingkat dan jenis sekolah 4.2. 11. 3. karena dapat menimbulkan perasaan gelisah atau antisipasi dari guru atau pegawai. Lingkungan masyarakat dimana sekolah berada 2. 4. Supervisi harus selalu memperhitungkan kesanggupan sikap dan mungkin prasangka guru-guru atau pegawai sekolah. 9. Supervisi tidak boleh terlalu cepat mengharapkan hasil dan tidak boleh cepat merasa kecewa. cara mengelola. 8. mudah dilaksanakan). 5. Supervisi tidak boleh bersifat mencari kesalahan dan kekurangan. kepala sekolah harus berpikir sistem .

berpikir secara holistik (tidak parsial). berpikir multi-inter-lintas disiplin (tidak parosial). pencipta iklim kerja (membuat situasi kehidupan kerja nikmat). ketentuanketentuan/limitasi (peraturan perundang-undangan. program (alokasi sumberdaya untuk merealisasikan rencana). dan melaksanakan perannya sebagai manajer (mengkoordinasi dan menyerasikan sumberdaya untuk mencapai tujuan). 3. prosedur kerja. Kepala sekolah memahami. yang ditunjukkan oleh kelengkapan dan kejelasan dalam tugas (apa yang harus dikerjakan. kualifikasi. membimbing dan memberi contoh). 2.). berpikir eklektif (kuantitatif +kualitatif). dan memberikan kesan yang baik kepada anak buahnya. pengendalian (tindakan turun tangan). kewajiban. dsb. wirausahawan (membuat sesuatu bisa terjadi). regulator (membuat aturan-aturan sekolah). pemimpin (memobilisasi dan memberdayakan sumberdaya manusia). menghayati. pembaharu (memberi nilai tambah). berpikir “sebab-akibat” (ingat ciptaan-Nya selalu berpasang-pasangan). berpikir interdipendensi dan integrasi. Kepala sekolah memiliki input manajemen yang lengkap dan jelas. dan pembangkit motivasi (menyemangatkan). yang disertai fungsi. berpikir secara runtut (tidak meloncat-loncat). dan hak). yaitu berpikir secara benar dan utuh. pendidik (mengajak nikmat untuk berubah). berpikir entropis (apa yang diubah pada komponen tertentu akan berpengaruh terhadap komponen-komponen lainnya). kewenangan. penyelia (mengarahkan. pengurus/administrator (mengadminitrasi). rencana (diskripsi produk yang akan dihasilkan). tanggungjawab.(bukan unsystem). spesifikasi. . metoda kerja. dan berpikir sinkretisme.

(d) Memiliki kemampuan memobilisasi sumberdaya yang ada. Sebagai administrator sekolah d.BAB III PENUTUP A. Sebagai supervisor sekolah B. Sebagai pemimpin sekolah c. (e) Memiliki toleransi terhadap perbedaan pada setiap orang. (f) Memiliki kemampuan memerangi musuh-musuh kepala sekolah. (c) Memiliki kemampuan mengambil keputusan dengan terampil. Kepala Sekolah sebaiknya memahami dan melaksanakan fungsi dan tanggungjawab Kepala Sekolah agar tujuan pendidikan dapat tercapai secara maksimal. Kesimpulan Karakteristik kepala sekolah antara lain : (a) Memiliki visi dan strategi. . Sebagai manajer sekolah b. fungsi dan tanggungjawab kepala sekolah antara lain: a. Secara umum. Saran ``Untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah baik negeri maupun swasta. (b) Memiliki kemampuan mengkoordinasikan dan menyerasikan seluruh sumberdaya terbatas yang ada.

Remaja Rosdakarya. Prof. dkk. Administrasi Dan Supervisi Pendidikan.shvoong.2011.U. http://id. 1986. Pengantar Kepemimpinan Pendidikan. 2002. http://aadesanjaya. Bandung: PT.DAFTAR PUSTAKA Purwanto Ngalim. S.html diakses tanggal 28 Nopember 2011. http://gurupembaharu.Dr. http://massofa.Bidang Pengembangan Profesionalisme Guru.com/home/?p=4262 diakses tanggal 28 Nopember 2011.Surakarta: Badan Penerbit FKIP UMS.com/2011/09/tugas-dan-peran-kepala-sekolahsebagai.dkk. Surabaya: Usaha Nasional.com/2011/02/09/fungsi-dan-tanggung-jawabkepala-sekolah/ diakses tanggal 28 Nopember 2011. Harsono.blogspot.com/social-sciences/counseling/2173984-tugas-dantanggung-jawab-kepala/ diakses tanggal 28 Nopember 2011.wordpress. . Dirawat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->