LISOSOM

MAKALAH
Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas Mata Kuliah Biologi dan Molekuler Sel

Disusun oleh: Anis Widyastuti (20110045) Bangbang Permadi (20110047) Fredy Padliansyah (20110055) Laras Aulia (20110063) Santi Apriani (20110074) Tiara Anggraeni L (20110080) Witri Nurfitriani (20110041) Kelas 1B

PROGRAM STUDI ANALIS KESEHATAN STIKes BAKTI TUNAS HUSADA TASIKMALAYA 2011

Tasikmalaya.kes selaku dosen mata kuliah Biologi Molekuler dan Sel yang telah membantu penulis selama menyusun makalah ini.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga kita dapat menyelesaikan makalah berjudul “Lisosom”. Makalah ini bukanlah karya yang sempurna karena masih memiliki banyak kekurangan. Penulis menyadari bahwa selama penulisan makalah ini penulis banyak mendapat bantuan dari berbagai pihak. penulis mengucapkan terima kasih kepada: 1. M. Bapak Rudi Hidana. Oleh sebab itu. Oleh sebab itu. Akhirnya semoga makalah ini bisa memberikan manfaat bagi penulisnya dan bagi pembaca. memberikan balasan yang berlipat ganda. Makalah ini disusun untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Biologi dan molekuler sel. Rekan-rekan semua yang tidak bisa penulis sebut satu persatu. Semoga Allah SWT. 2. Amin. penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. 18 September 2011 Penulis 1 .

12 B.…..….. Sejarah ditemukannya lisosom.3 B.…2 BAB I PENDAHULUAN……………………………………………….... 5. Pembahasan..…………10 B. 3..11 BAB III SIMPULAN DAN SARAN…………………………………………….. ………………………………….3 A.DAFTAR ISI KATA PENGANTAR……………………………………………………………. Tujuan makalah……………………………………………………. Simpulan…………………………………………………………….4 E.....………9 Proses pembentukan lisosom.... Latar belakang masalah……………………………………………….1 DAFTAR ISI……………………………………………………………….6 A..13 2 .4 D...………3 C...12 A.. 2.. ………………………. Prosedur makalah…………………………………………………….8 Fungsi lisosom…………………………………………….…. Kegunaan makalah…………………………………………………….....……….6 Macam-macam lisosom……………………………………. Saran ………………………………………………………………...…12 DAFTAR PUSTAKA…………………………………………………………. Ringkasan………………………………………………………….6 Pengertian lisosom……………………………………………....... ……………………………………………………….. Rumusan masalah……………………………………………….6 1... 4.5 BAB II PEMBAHASAN…………………………………………………………....…….

Hasil penelitian menunjukan bahwa enzim dalam zara tersebut akan paling aktif jika isolatnya dibuat dengan air suling disbanding isolatnya dibuat dari isolatonis misalnya dengan sukrosa. Karena enzim yang banyak terdapat di lisosom adalah asam fosfatase. B. penulis merumuskan rumusan masalah sebagai berikut. Salah satu enzimya adalah asam fosfatease. Latar Belakang Ketika mempelajari RE dan aparatus golgi. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang masalah diatas. Setelah mempelajari bab ini diharapkan para pembaca mengerti bagai mana prosess pembentukan lisosom dan fungsi lisosom. sehingga dapat diupayakan untuk dapat mengisolasi zarah tersebut dalamkeadaan utuh.maka enzim ini dijadikan sebagai enzim penanda lisosom. 1. Bagaimanakah sejarah ditemukannya lisosom? 3 . berbagai fungsinya. Pada tahun 1950 de Duve dan kawan-kawannya sedang intensif mempelajari enzim-enzim yang berperan dalam metabolisme karbohidrat. proses pembentukan lisosom dan macam-macamnya. kita telah mengenal adanya vesikuli-vesikuli yang berfungsi untuk mengangkut senyawa-senyawa hasil biosintesis RE untuk disekresikan maupun ditimbulkan. Beberapa vesikuli tersebut mengangkut enzim-enzim yang antara lain berperan untuk proses metabolisme sel.BAB I PENDAHULUAN A. Zarah yang mengandung enzim hidrolik ini kemudian ditentukan sebagai organela baru dan diberi nama lisosom. Diketahui bahwa didalam sitoplasma terdapat zat yag mengadung enzim tersebut. dan mengerti mekanisme fogositosis yang dilakukan oleh lisosom. Novikoff pada tahun 1955 dengan menggunakan mikroskop electron menemukan adanya zarah yang banyak mengandung asam fosfatase. Sehingga zarah tersebut mengandung enzim hidrolik. Dalam bab ini akan dipelajari tentang lisosom serta sejarah ditemukannya lisosom. mekaisme kerja lisosom.

Melalui metode ini penulis akan menguraikan permasalahan yang akan dibahas secara jelas dan komprehensif. 2. 3. Kegunaan Makalah Makalah ini disusun dengan harapan memberikan kegunaan baik secara teoritis maupun praktis. Tujuan Makalah Sejalan dengan rumusan masalah diatas. Data teoritis dalam makalah ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik studi pustaka. Metode yang digunakan adalah metode deskriftif. Bagaimana proses pembentukan lisosom? C. sebagai alat penambah pengetahuan dan konsep keilmuan khususnya tentang konsep ilmu pengetahuan. Bagaimana fungsi lisosom? 5. 5. Secara praktis makalah ini diharapkan bermanfaat bagi: 1. Proses pembentukan lisosom. Data tersebut diolah dengan 4 . makalah ini disusun dengan tujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan: 1. 4. sebagai media informasi tentang konsep ilmu pengetahuan baik secara teoritis maupun secara praktis. Apa yang dimaksud lisosom? 3. E. Pengertian lisosom. Apa saja macam-macam lisosom? 4. artinya penulis mengambil data melalui kegiatan membaca berbagai literatur yang relevan baik dari buku maupun internet. Sejarah ditemukannya lisosom. Fungsi lisosom. 2. Penulis. Macam-macam lisosom.2. Pembaca/guru. Secara teoritis makalah ini berguna sebagai pengembangan konsep ilmu pengetahuan. Prosedur Makalah Makalah ini disusun dengan menggunakan pendekatan kualitatif. D.

teknis analisis isi melalui kegiatan mengeksposisikan data serta mengaplikasikannya dalam konsep ilmu pengetahuan. 5 .

de Duve dkk dari Belgia meneliti dari segi biokimia sedangkan Ak Novikoff dkk dari USA meneliti dari segi morfologi dan sitokimia. mengandung berbagai enzim hidrolitik dan secara normal berperanan pada proses pencernaan intrasel terbatas. yang di antaranya adalah sebagai berikut: a. Sebenarnya banyak pengertian yang dikemukakan mengenai lisosom. b. kemudian tahun 1963 mereka mengemukakan pula bahwa lisosom adalah kantung berisi enzim hidrolisa yang aktif dalam medium berpH asam. Pengertian lisosom ini sendiri ialah kantong yang berbentuk agak bulat dikelilingi membran tunggal yang digunakan sel untuk mencerna makromolekul. Lisosom adalah satu dari benda kecil yang terdapat dalam berbagai jenis sel. Lisosom adalah kantung terbungkus membran yang mengandung enzimenzim hidrolitik kuat yang mampu mencerna dan.Sejak tahun 1950 dengan mikroskop electron telah dapat mengobservasi struktur struktur kecil/badan mikro. Pembahasan 1. Namun jauh sebelum itu pada akhir tahun 1800. Sejarah Ditemukannya Lisosom Istilah lisosom diperkenalkan oleh de Duve dkk (1955). c. Pengertian Lisosom dan Struktur Lisosom Lisosom berasal dari kata lyso = pencernaan dan soma = tubuh. seperti bakteri yang masuk ke dalam sel. E. Pertama kali menemukan organel ini pada sel hati tikus. Lisosom adalah tempat pencernaan intrasel dan pergantian komponen intrasel. 6 .BAB II PEMBAHASAN A. Metchnifoff dan Paul Erlich telah mengamati granula pada leukosit yang diduga ada hubungannya dengan pencernaan intrasel C. 2. dengan demikian menyingkirkan berbagai sisa sel dan benda asing yang tidak diinginkan.

dengan garis tengah berada pada kisaran 0. maka dapat ditarik suatu persamaan. RNA. Membran lisosom Untuk menyediakan pH asam bagi enzim hidrolitik.2 μm. Protease berfungsi menghidrolisis protein 3.d. yang tersebar merata di seluruh sel. Fosfatase berfungsi menghidrolisis oligonukleotida 5. Lisosom merupakan organel yang bentuknya tidak uniform antara satu sama lainnya. Nuclease berfungsi menghidrolisis DNA dan RNA. Enzim-enzim tersebut antara lain : 1. Enzim lisosom Di dalam lisosom terdapat enzim-enzim yang mempunyai fungsi untuk menghidrolisis materi seluler asing antara lain DNA.05 sampai 1. LAMP berguna sebagai reseptor penerimaan kantong vesikel pada lisosom. Dalam literatur lain juga disebutkan bahwa kira-kira ada 50 jenis enzim pada lisosom yang mana enzim-enzim tersebut tidak ditemukan dalam sebuah lisosom ataupun dalam sebuah sel tertentu melainkan enzim-enzim tersebut 7 . Namun pada umumnya lisosom memiliki bentuk yang hampir bulat. Rata-rata sebuah sel memiliki sekitar tiga ratus lisosom. Dari keempat pengertian yang telah dikemukakan di atas. 2. cenderung bervariasi bergantung pada isi yang dicerna oleh lisosom tersebut. dan CD63/LAMP-3. Lisosom adalah organel yang mengandung enzim pencernaan. LAMP-2. membran lisosom mempunyai pompa H+ yang menggunakan energi dari hidrolisis ATP. bahwa di dalam lisosom terdapat enzim hidrolitik dan berfungsi untuk pencernaan intra sel. dan lain-lain. Secara struktur lisosom terdiri dari : a. Enzim tersebut disebut lisozim. Lipase berfungsi menghidrolisis lipid 4. protein dan lipid. Sampai saat ini sudah terdeteksi LAMP-1. Membran lisosom juga sangat terglikosilasi yang dikenal dengan lysosomal-associated membrane proteins (LAMP). Enzim-enzim lain yang berfungsi menghidrolisis karbohidrat polisakarida serta oligo sakalida. b.

Gambar 1. Lisosom tampak pada sel 3. bahwa lisosom primer merupakan lisosom yang belum 8 . Lisosom di tinjau dari segi fisiologis terdiri dari dua katagori yaitu lisosom primer dan lisosom sekunder. yaitu lisosom primer dan lisosom sekunder. Lisosom Gambar 2. Enzim pada lisosom bekerja optimal dalam keadaan asam.diperoleh dari berbagai macam jaringan. Ada dua jenis lisosom yang dikenal sampai saat ini. Meski demikian lisosom tetap dapat diintenfikasi sebagai salah satu organela sel. Macam – Macam Lisosom Hasil pengamatan mikroskop electron menujukan bahwa bentuk dan ukuran lisosom sangat bervariasi. Perbedaannnya adalah.

materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. misalnya menyusutnya ekor pada berudu karena dicerna oleh enzim katepsin di dalam lisosom. adalah vakuola yang berisi sisa materi yang tidak tercerna. yang tidak dibawa ke endosom lanjut. jika membran lisosom pecah. Di dalam endosom awal. (2) Sitolisosom merupakan gabungan antara lisosom primer dengan autosom. Akan tetapi. Endositosis Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme endositosis. 9 . proses fertiliasi. Lisosom primer hanya berisi enzim – enzim hidrolase sedangkan lisosom sekunder yang selain berisi enzim hidrolase juga terdapat substrat yang sedang dicerna terdapat 4 macam yaitu : (1) Heterofagosom. Pencernaan intra sel selalu terjadi di dalam lisosom. yang disebut endosom awal.proses metamoifosis pada katak. Fungsi Lisosom Fungsi utama lisosom adalah untuk pencernaan intra sel. ( 3) Badan Residu. yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak beraturan. Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang digunakan kembali (dibuang ke sitoplasma). enzim.pemulihan ukuran uterus setelah kehamilan. dimana bagian kepala sperma yang dinamakan akrosom.digunakan untuk pencernaan/hirolisis. Terjadi penurunan pH (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi pematangan dan membentuk lisosom. pH sekitar 6. hidorolitik tidak pernah keluar dari dalam lisosom sehinggan pencernaan berlangsung optimal. Materi yang dicerna oleh lisosom dapat berasal dari luar sel atau dari dalam sel itu sendiri.. merupakan gabungan antara lisosom primer dengan fagosom. sedangkan lisosom sekunder merupakan lisosom primer yang telah bekerja dan menyatu dengan membran fagosom.mengandung enzim hialuronidase untuk mencerna zona pelusida pada sel telur Secara umum lisosom berfungsi dalam proses : a. Di endosom lanjut. 4.selain itu perombakan organel sel yang telah tua . maka enzim hidrolitik pada lisosom akan keluar dan mencerna sel itu sendiri.

dan embrio manusia.klatrin akan terlepas dengan begitu vesikuli akan terlepas. Lisosom berasal dari pembentukan tunas sisterna A golgi pada sisi trans lisosom primer pada umunya adalah vesikuli yang bersalutkan protein yang disebut klatrin. c. Kemudian. Dibentuk langsung oleh RE (retikulum endoplasma) Enzim lisosom adalah suatu protein yang diproduksi oleh ribosom dan kemudian masuk ke dalam RE. seperti organel yang tidak berfungsi lagi. bagian dari retikulum endoplasma kasar menyelubungi organel dan membentuk autofagosom.b. transformasi berudu menjadi katak. Proses Pembentukan Lisosom Proses pembentukan lisosom ada dua macam yaitu : a. 5. autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom lanjut). membran akan membungkus partikel atau mikroorganisme dan membentuk fagosom. Fagositosis Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. Setelah itu. fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut). Pertama. b. Dari RE enzim dimasukkan ke dalam membran kemudian dikeluarkan ke sitoplasma menjadi lisosom. 10 . Mula-mula. Dibentuk oleh badan golgi. Proses ini berguna pada sel hati. Autofagi Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri.

Lisosom adalah kantung berisi enzim hidrolisa yang aktif dalam medium berpH berfungsi untuk menghidrolisis materi seluler asing antara lain DNA. seperti organel yang tidak berfungsi lagi. RNA. Pembentukan lisosom dan aktivitasnya B. Secara umumnya lisosom berfungsi dalam proses fagositosis. 11 . Sedangkan fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. Lisosom dapat dibentuk secara langsung oleh retikulum endoplasma dan dari pembentukan sisterna dari badan golgi.Gambar 3. protein dan lipid. Pertama kali menemukan organel ini pada sel hati tikus. Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri. Ringkasan Istilah lisosom diperkenalkan pertama kali oleh de Duve dkk (1955). autofagi dan endositosis. Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel.

fungsi dan macam – macam lisosom dengan baik dan benar. pembentukan lisosom. B.BAB III PENUTUP A. seperti bakteri yang masuk ke dalam sel. 12 . Kesimpulan Lisosom berasal dari kata lyso = pencernaan dan soma = tubuh. Saran Agar mahasiswa dapat memperhatikan dengan seksama bagaimana struktur lisosom. Lisosom adalah kantung terbungkus membran yang mengandung enzim-enzim hidrolitik kuat yang mampu mencerna sehingga dapat menyingkirkan berbagai sisa sel dan benda asing yang tidak diinginkan.

com/2009/09/sel_05. Siregar.html http://biologi. Depdikbud. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Biologi Molekuler Sel.blogspot. Jakarta http://materionline. 2007. Ameilia Z.Biologi Pertanian.com/2007/06/17/lisosom/ http://id. Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Sumadi dan Aditia. Jilid 1. Biologi Sel. Edisi Kedua. Penerbit PT Gramedia Pustaka Utama.wikipedia. 2008. Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (GBPP) Mata Pelajaran Biologi. Jakarta. 1994. Graha Ilmu.org/wiki/Lisosom 13 . Jakarta. 2004.DAFTAR PUSTAKA Alberts B.blogsome.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful