P. 1
Ikatan Koordinasi

Ikatan Koordinasi

|Views: 40|Likes:

More info:

Published by: Muhammad Hermas Yuda Pamungkas on Mar 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/09/2012

pdf

text

original

Ikatan Koordinasi (kovalen dativ) Ikatan kovalen terbentuk melalui dua atom yang saling membagikan (sharing) pasangan

elektron. Atom berikatan satu sama lain karena pasangan elektron ditarik oleh kedua inti atom. Pada pembentukan ikatan kovalen yang sederhana, tiap atom mensuplai satu elektron pada ikatan – tetapi hal itu tidak terjadi pada kasus disini. Ikatan koordiansi (biasa juga disebut dengan ikatan kovalen dativ) adalah ikatan kovalen (penggunaan bersama pasangan elektron) yang mana kedua elektron berasal dari satu atom. Untuk memudahkan halaman ini, kita akan menggunakan istilah ikatan koordinasi ? tetapi jika kamu lebih menyukai untuk mengebutnya dengan ikatan kovalen dativ, itu bukanlah suatu masalah! Reaksi antara amonia dan hidrogen klorida Jika kedua gas tak berwarna tersebut dicampurkan, maka akan terbentuk padatan berwarna putih seperti asap amonium klorida.

Ion amonium, NH4+, terbentuk melalui transfer ion hidrogen dari hidrogen klorida ke pasangan elektron mandiri pada molekul amonia.

Ketika ion amonium, NH4+, terbentuk, empat hidrogen ditarik melalui ikatan kovalen dativ, karena hanya inti hidrogen yang ditransferkan dari klor ke nitrogen. Elektron kepunyaan hidrogen tertinggal pada klor untuk membentuk ion klorida negatif. Sekali saja ion amonium terbentuk hal ini menjadikannya tidak mungkin untuk membedakan antara kovalen dativ dengan ikatan kovalen biasa. Meskipun elektron ditunjukkan secara berlainan pada diagram, pada kenyataannya tidak ada perbedaan diantara keduanya. Penggambaran ikatan koordinasi Pada diagram yang sederhana, ikatan koordinasi ditunjukkan oleh tanda panah. Arah panah berasal dari atom yang mendonasikan pasangan elektron mandiri menuju atom yang menerimanya.

ion hidronium atau ion oksonium. dan senyawa yang terbentuk melibatkan ikatan koordinasi. Reaksi antara amonia dan boron trifluorida. semua atom hidrogen yang menempel pada oksigen semuanya sepadan. Pada pelajaran pengantar kimia. kamu sesungguhnaya membicarakan mengenai ion hidroksonium. Ketika ion hidrogen bereaksi dengan sesuatu (alkali. Ion H3O+ sering kali disebut dengan ion hidroksonium. dan terlalu reaktif untuk eksis dalam bentuk yang sebenarnya pada tabung reaksi.Proses pelarutan hidrogen klorida di air untuk membuat asam hidroklorida Terjadi sesuatu hal yang mirip. meskipun kamu berbicara tentang ion hidrogen (sebagai contoh pada asam). BF3 Jika sebelumnya kamu membaca halaman sebelumnya mengenai ikatan kovalen. Jika kamu menuliskan ion hidrogen dengan H+(aq). sedangkan boron sendiri memiliki ruangan untuk ditempati 4 pasang elektron. "(aq)" menunjukkan molekul air yang mana ion hidrogen tertarik pada molekul air tersebut. ion hidrogen dapat menjadi yang tiga. kamu dapat mengingat bahwa boron trifluorida merupakan suatu senyawa yang tidak memiliki struktur gas mulia di sekeliling atom boronnya. Catatan bahwa sekali saja ikatan koordinasi terbentuk. misalnya). Ketika ion hidrogen diuraikan kembali. BF3 digambarkan sebagai molekul yang kekurangan elektron. Ion hidrogen (H+) ditransferkan dari klor ke salah satu pasangan elektron mandiri pada atom oksigen. secara sederhana ion hidrogen menjadi terlepas dari molekul air lagi. Pasangan elektron mandiri pada nitrogen dari molekul amonia dapat digunakan untuk menanggulangi kekurangan ini. . Boron hanya mempunyai 3 pasangan elektron pada tingkat ikatannya. Ion hidrogen secara sederhana adalah sebuah proton.

Ujung nitrogen pada ikatan menjadi positif karena pasangan elektron bergerak menjauh dari nitrogen menuju ke arah boron ? yang karena itu menjadi negatif. AlCl3. Alumuniun klorida eksis sebagai dimer (dua molekul bergabung menjadi satu). Pengukuran massa atom relatif rumus alumunium klorida menunjukkan bahwa rumus alumunium klorida dalam bentuk uap pada temperatur sublimasi bukan AlCl3. karena alumunium dan boron terletak pada golongan yang sama pada tabel periodik. Kita tidak akan menggunakan metode ini lagi ? metode ini lebih membingungkan dibandingkan dengan metode yang hanya menggunakan tanda panah. Akibat hal ini ketika alumunium klorida menyublim pada temperatur yang relatif rendah. Jika senyawa ini mengandung ion maka senyawa ini akan memiliki titik leleh dan titik didih yang tinggi karena dayatarik yang kuat antara ion positif dengan ion negatif. maka harus kovalen. Struktur alumunium klorida Alumunium klorida menyublim (berubah dari keadaan padat menjadi gas) pada suhu sekitar 180°C. Ikatan antara dua molekul ini merupakan ikatan koordinasi. penggunaan pasangan elektron mandiri . seperti BF3. sama halnya juga dengan fluor dan klor. melainkan Al2Cl6.Penggunaan garis untuk menunjukkan ikatan. Keduanya mirip. merupakan molekul yang kekurangan elektron. hal ini dapat digambarkan dengan lebih sederhana sebagai: Diagram yang kedua menunjukkan cara lain yang dapat kamu gunakan untuk menggambarkan ikatan koordinasi. Diagram titik-silang menunjukkan elektron terluar saja.

Ikatan enam molekul air pada alumunium menghasilkan sebuah ion dengan rumus kimia Al(H2O)63+. Kamu mungkin heran kenapa alumunium memilih untuk menggunakan enam orbital dibandingkan empat atau delapan atau berapapun. Meskipun alumunium klorida kovalen. Tiap-tiap atom klor memiliki tiga pasangan elektron mandiri. dan ini hampir selalu benar pada semua ion logam positif. dan karena itu dimer lebih stabil dibandingkan dua molekul AlCl3 yang terpisah. Keenam orbital hibrida tersebut menerima pasangan elektron mandiri dari enam molekul air. Aluminium adalah 1s22s22p63s23px1. akan tetapi hanya dua yang penting saja yang ditunjukkan pada diagram. ketika alumunium klorida dilarutkan dalam air. Ion ini disebut ion heksaaquoalumunium – yang diterjemahkan sebagai enam ("hexa") molekul air (“aquo―) yang membungkus ion aluminium.pada atom klor. Pada banyak kasus. dayatarik yang terjadi sangat besar yang mana terjadi pembentukan ikatan formal. Ion dengan molekul air yang tertarik dinyatakan sebagai ion terhidrasi. Ikatan yang terjadi disini (dan juga ion yang sejenis yang terbentuk dari sebagian besar logam yang lain) adalah koordinasi (kovalen dativ) dengan menggunakan pasangan elektron mandiri pada molekul air. Ketika terbentuk ion Al3+ alumunium kehilangan elektron pada tingkat ketiga menghasilkan 1s22s22p6. dan dua 3d) untuk menghasilkan enam orbital baru yang semuanya memiliki energi yang sama. Hal tersebut berarti bahwa semua orbital tingkat-3 sekarang menjadi kosong. dapat terbentuk ion. Alumunium mereorganisasi (hibridisasi) enam orbital (3s. tiga 3p. Ikatan pada ion logan yang terhidrasi Molekul air ditarik dengan kuat ke arah ion dalam larutan – molekul air berkelompok di sekeliling ion positif atau ion negatif. Energi dilepaskan ketika dua ikatan koordinasi terbentuk. Enam merupakan angka maksimal bagi molekul air yang memungkinkan untuk tepat mengelilingi ion alumunium (dan juga .

. Dengan membentuk jumlah ikatan maksimal. satu atom oksigen dapat tertarik pada nitrogen melalui ikatan koordinasi dengan menggunakan pasangan elektron mandiri pada atom nitrogen. HNO3 Pada kasus ini. muatan 3+ tidak lagi berlokasi sepenuhnya pada alumunium. tetapi sekarang melebar meliputi keseluruhan ion. Hanya satu pasangan elektron mandiri yang ditunjukkan pada tiap molekul. CO Karbon monoksida dapat diperhatikan sebagai molekul yang memiliki dua ikatan kovalen biasa antara karbon dan oksigen ditambah ikatan koordinasi dengan menggunakan pasangan elektron mandiri pada atom oksigen. kondisi ini melepaskan paling banyak energi dan karena itu menjadikan paling stabil secara energetik. .kebanyakan ion logan). Pasangan elektron mandiri yang lain terletak menjauh dari alumunium dan karena itu tidak terlibat dalam ikatan. Asam nitrat. Dua molekul lebih Karbon monoksida. Ion yang dihasilkan terlihat seperti ini: Karena pergerakan elektron mengarah ke tengah ion.

Tidak ada cara untuk menunjukan hal ini dengan mengunakan gambar titik-silang. . Ikatan mengalami delokalisasi. Kedua ikatan merupakan ikatan yang identik pada panjang dan kekuatannya.Pada faktanya struktur seperti ini menyesatkan karena memberikan kesan bahwa dua atom oksigen pada bagian sebelah kanan diagram bergabung ke atom nitrogen dengan cara yang berbeda. dan karena itu penata-ulangan elektron harus identik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->