1

MATERI POKOK : FOTOSINTESIS1
Oleh : Drs. Suyitno Al MS.2 PENGANTAR Apakah fotosintesis itu ? Fotosintesis pada dasarnya merupakan proses penyusunan zat dengan menggunakan energi matahari. Matahari sebagai sumber energi utama bagi kehidupan di Bumi. Namun tidak semua organisma mampu secara langsung menggunakannya. Hanya golongan tumbuhan dan beberapa jenis bakteri saja yang mampu menangkap energi matahari dan menggunakannya untuk proses penyusunan zat. Proses inilah yang kemudian disebut fotosintesis. Melalui fotosintesis, tumbuhan menyusun zat makanan berupa zat gula. Karena kemampuan menyusun makanannya sendiri inilah, tumbuhan disebut organisma ototrof. Tumbuhan disebut pula sebagai organisma produsen. Bagaimana fotosintesis itu dipahami oleh para ahli biologi ? Untuk itu, perlu kita ikuti percobaan – percobaan pada periode awal penemuannya. Percobaan Fotosintesis Usaha untuk memahami fotosintesis telah dilakukan sejak lama oleh para ilmuwan. Awalnya, seorang ahli kimia Inggris bernama Joseph Priestley (1772) menunjukkan bahwa tumbuhan mengeluarkan suatu gas yang membuat api lilin dapat menyala walaupun dalam tabung gelas yang tertutup. Coba simak prinsip percobaan yang dilakukannya pada gambar x1. Dalam sungkup tabung gelas tanpa tanaman, api lilin yang dinyalakan cepat padam. Namun setelah ke dalamnya disusupkan tanaman, pada beberapa hari kemudian ternyata lilin dapat dinyalakan lagi. Lilin tetap menyala selama “gas” dari tanaman itu masih ada. Pada waktu itu, Dia belum tahu bahwa gas itu adalah oksigen. Prinsip dasar percobaannya dapat digambarkan pada gambar 1 :

Gb. 1 : Prinsip dasar percobaan J. Priestley

1 2

Disampaikan pada pendalaman materi Biologi Guru-Guru IPA SD Kec.Kokap, Kulon Progo: 02-03-2005 Staf Pengajar Jurdik. Biologi FMIPA - UNY

banyak peneliti tertarik untuk ikut menggali lebih lanjut dari temuan Priestley tersebut. Dari percobaannya ditunjukkan tiga hal penting. Bakteri ini melepaskan S. ahli fisiologi dari German melakukan eksperimen dengan menggunakan tumbuhan air (Hydrila verticilata). yang tentu berasal dari pemecahan H2S. Persamaan reaksinya dinyatakan sbb : Energi Matahari CO2 + H2S Gb x2 : bakteri sulfur [ CH2O ] + 2S + H2O (zat gula) Senada denan hal itu. bakteri Sulfur ternyata juga mampu menyusun zat gula dari CO2 dan gas belerang (H2S). Sachs (1860) menunjukkan bahwa fotosintesis menghasilkan zat gula atau karbohidrat yang disebut amilum. bukan dengan air (H2O) seperti pada tumbuhan. (3) bagian yang berhijau daun saja yang mengeluarkan O2. . ahli kimia dan ahli fisiologi Swiss yaitu Nicholas de Saussure (1804) menunjukkan bahwa tanaman tumbuh dari air dan CO2 yang diserapnya.2 Dua ratus tahun kemudian. Jan Ingenhousz (1779). Berdasar temuan-temuan itu maka pemahaman tentang fotosintesis menjadi semakin lengkap. maka Van Niel menduga bahwa O2 yang dilepaskan pada fotosintesis tumbuhan adalah berasal dari pemecahan air (H2O). Peneliti lain. (2) cahaya matahari dibutuhkan untuk proses tersebut. Dengan energi matahari. meliputi : (1) gas yang dikeluarkan oleh tumbuhan itu ternyata adalah O2. Hal itu didasarkan dari hasil temuannya tentang fotosintesis bakteri Sulfur (gb x2). Jean Senebier menemukan bahwa CO2 juga dibutuhkan untuk fotosintesis. Fotosintesis kemudian dirumuskan dalam persamaan reaksi kimia sbb : n CO2 + n H2O + Energi Matahari klorofil [ CH2O ]n + nO2 zat gula Darimanakah gas O2 yang dilepaskan itu ? Semula orang mengira bahwa O2 yang dikeluarkan adalah berasal dari pemecahan gas CO2.2 : Percobaan Ingenhousz Seorang ahli botani dari Swiss. Van Niel adalah orang pertama yang menyatakan bahwa O2 itu berasal dari pemecahan air. Gb.

Daun (4) jaringan pengangkutan. persamaan fotosintesis yang lengkap adalah sbb : n CO2 + 2n H2O + Energi Matahari klorofil [ CH2O ]n + n O2 + n H2O ( zat gula ) Berdasar uraian di atas dapat kita tarik beberapa pengertian : (1) Fotosintesis menggunakan energi matahari untuk menyusun zat gula sederhana. Pada lapisan epidermisnya tidak ditemukan kloroplas. (3) Fotosintesis menghasilkan bahan sisa berupa O2 dan H2O. Jaringan tiang dan bunga karang merupakan bagian yang disebut daging daun (mesofil). Pada setiap selnya. kecuali pada sel penutup mulut daunnya. . Pemecahan air dengan energi cahaya yang diserap oleh sel-sel daun yang berfotosintesis ini disebut fotolisis. Ruben dan Kamen melakukan percobaan fotosintesis dengan menggunakan air bertanda. Oksigen itu tentu berasal dari pemecahan air bertanda. dapat memiliki 50 atau lebih kloroplas. coba perhatikan contoh susunan anatomi daun tumbuhan Dikotil. Dengan cara ini. Pada tumbuhan tertentu yang tidak berdaun seperti bangsa Kaktus. (2) Zat gula disusun dari bahan dasar yaitu berupa H2O dan CO2. meliputi : (1) jaringan epidermis (atas dan bawah). Fotosintesis menyusun zat gula dari air dan karbon dioksida (CO2). Dengan demikian. (3) jaringan bunga karang (spons). yang disebut kloroplas. Dia berhasil membuktikan bahwa “gas” yang dilepaskan itu adalah O2 yang bertanda. Di dalam sel-selnya terdapat banyak alat berbentuk bulat atau lonjong yang berwarna hijau. Sel-sel daun memiliki kelengkapan alat untuk menangkap energi matahari. Gb3. Di bagian manakah fotosintesis berlangsung ? Untuk memehami hal ini. “pabrik” tempat fotosintesis adalah daun. Susunan anatomi daun Coba perhatikan sel-sel mesofilnya pada gb x3.3 Tahun 1941. (4) Fotosintesis hanya dapat dilakukan oleh tumbuhan dan beberapa jenis bakteri. kelengkapan alat fotosintesisnya terdapat pada sel-sel lapisan luar dari batangnya. pada gambar x3 berikut. Pada air tersebut. Tempat dan Perangkat Alat Fotosintesis Fotosintesis dapat diibaratkan suatu proses yang terjadi dalam sebuah “pabrik”. Pada umumnya. Gb. Daun tersusun atas beberapa lapis sel atau jaringan (gambar 3). (2) jaringan tiang (palisade). sehingga sering disebut pula asimilasi karbon. Kloroplas paling banyak terdapat pada sel-sel jaringan tiangnya. komponen O-nya diberi tanda yang mudah dikenali dengan alat tertentu.

Peristiwa penting apakah yang terjadi pada kedua tahapan tersebut ? Reaksi-reaksi cahaya berlangsung pada bagian grana kloroplas. Bagian-bagian kloroplas Gb. Sebagian energi matahari yang diserap akan diubah menjadi energi kimia.4 Kloroplas Kloroplas merupakan alat atau organela sel yang khas pada sel-sel daging daun. Sebagian energi matahari juga digunakan untuk fotolisis air (H2O) sehingga dihasilkan . terdapat seluruh perangkat alat penangkap energi matahari. Tahap I adalah proses penangkapan energi surya atau proses-proses yang bergantung langsung pada keberadaan cahaya. disebut grana b. Selain bulat atau lonjong. Pigmen adalah suatu zat yang berfungsi menangkap atau memantulkan jenis sinar atau warna cahaya tertentu. ada juga yang berbentuk pita. namun pada dua bagian yang berbeda (lihat gb-x4). Ada dua macam klorofil pada tumbuhan darat yaitu klorofil a dan klorofil-b. Bangunan seperti tumpukan piring. Ada dua fotosistem yang dibutuhkan untuk mendukung satu proses fotosintesis. Sekelompok pigmen yang merupakan satu kesatuan alat penerima energi cahaya ini disebut fotosistem. Selanjutnya. Kloroplas tersusun dari dua bagian. Pada daun Hydrila. Alat penerima tersebut berupa kumpulan bermacam-macam zat pigmen. Proses-proses atau reaksi-reaksi pada tahap ini disebut reaksi gelap. Kloroplas sel Hydrila Coba perhatikan skema sederhana susunan kloroplas pada gambar x4-b berikut. Seluruh proses pada tahap ini disebut reaksi cahaya. yaitu berupa zat kimia berenergi tinggi. Organela ini mudah dikenali dengan warnanya yang hijau karena banyak mengandung zat warna atau pigmen hijau daun yang disebut klorofil. 4 : Kloroplas (a) dan bagian-bagiannya (b) Pada bagian grana. Bentuknya bermacam-macam. kloroplasnya bulat atau lonjong. meliputi : a. zat itu akan digunakan untuk proses penyusunan zat gula. Pigmen daun paling banyak adalah klorofil. fotosintesis terjadi dalam dua tahapan. Tahap II adalah proses-proses yang tidak bergantung langsung pada keberadaan cahaya. berukuran cukup besar dan mudah diamati dibawah mikroskop. Bahan yang mengisi di luar grana. khususnya klorofil-a. Tahapan Fotosintesis Pada dasarnya. yaitu fotosistem I dan II. Perangkat alat itu adalah ibarat antena penerima. disebut matrik stroma b. a. Komponen utama fotosistem adalah klorofil. Informasi lebih dalam akan kamu pelajari kelak pada jenjang pendidikan berikutnya. tergantuing jenis tumbuhannya. Selain fotosistem. Kedua tahap itu berlangsung dalam kloroplas. juga ada komponen lain yang membantu mengalirkan energi matahari.

(2) ada tidaknya zat tepung (amilum). Reaksi tersebut memanfaatkan zat berenergi tinggi yang dihasilkan pada reaksi terang. Kita cukup memasukkan tumbuhan tersebut ke dalam tabung reaksi yang penuh air. Mengamati Fotosintesis Bagaimana kita mengenali adanya fotosintesis ? Berdasar persamaan reaksi fotosintesisnya. O2 yang dilepaskan kita kenali berupa gelembung udara. x5 : Hydrila dalam tabung reaksi Untuk mengenal dari dekat gejala fotosintesis. terdapat seluruh perangkat untuk reaksi-reaksi penyusunan zat gula. Pada bagian ini. Ion hidrogen tersebut akan digabungkan dengan CO2 membentuk zat gula (CH2O)n. Reaksi-reaksi gelap terjadi pada bagian matrik stroma kloroplas. sebagian akan diubah menjadi amilum (zat tepung = pati) yang ditimbun di daun. Biarkan sesaat. maka daur reaksi penyusunan zat gula ini disebut daur Benson – Calvin. Sesuai dengan nama penemunya yaitu Benson dan Calvin. Selanjutnya. Pada tumbuhan air seperti Hydrila. kita perlu mengamati langsung tanda-tanda tersebut melalui percobaan. Karena itulah. Tanda tersebut adalah (1) adanya gas O2 yang dilepaskan. Adakah gelembung udara terbentuk ? Gb. 3. Kita dengan mudah menemukan adanya gelembung udara yang dikeluarkan oleh Hydrila (Gb. x5). 4. reaksi-reaksi pada tahap ini disebut reaksi gelap. lalu amatilah. 5. Hasil awal fotosintesis adalah berupa zat gula sederhana yang disebut glukosa (C6H12O6). Ada beberapa masalah menarik untuk cari jawabannya melalui percobaan. Reaksi tersebut dapat terjadi karena adanya enzim-enzim fotosintesis. 2. Apakah benar cahaya mutlak dibutuhkan untuk fotosintesis ? Apakah intensitas cahaya menentukan kecepatan fotosintesis ? Apakah benar fotosintesis melepaskan O2 ? Benarkan CO2 dibutuhkan untuk fotosintesis ? Apakah kadar CO2 mempengaruhi fotosintesis ? .5 ion hidrogen (H+) dan O2. antara lain adalah : 1. atau organ-organ penimbunan yang lain. kita dapat mengenali fotosintesis melalui beberapa tanda atau gejala yang ditunjukkan. Reaksi penyusunan ini tidak lagi bergantung langsung pada keberadaan cahaya. Sedangkan O2 -nya akan dikeluarkan. atau (3) diserapnya CO2. lalu letakkan ke tempat terkena cahaya. walaupun prosesnya berlangsung bersamaan dengan proses-proses reaksi cahaya.

Kawat penyangga e. Gelas ukur / tabung reaksi 4. Penuhilah gelas ukur dengan air. Catat pula berapa volume gas yang terkumpul di ujung gelas ukur. 5. . Kegiatan : Percobaan Ingenhousz dengan tumbuhan Hydrila Alat dan Bahan : 1. Bahan : tumbuhan Hydrila Rangkaian percobaan Ingenhousz : Keterangan : 1. Gelas ukur (25 ml) atau tabung reaksi d. II. Siapkan seikat potongan Hydrila sp. Gelas beker 2. Seperangkat alat percobaan Ingenhousz : a. masing-masing 4 atau 5 potong 2. Masukkan rangkaian percobaan tersebut ke dalam ember penuh air. Ember / bak air 2. lalu tutupkan ke ujung corong. : ke tempat banyak cahaya. Buatlah lagi satu rangkaian percobaan yang sama. 3. Tabel : Data jumlah dan volumer gelembung udara dihasilkan Klp Gelembung udara Volume gas tertampung Tempat Terang Tempat Gelap Tempat Terang Tempat Gelap 1 2 . Corong gelas Cara Kerja : 1. b. Caranya : a. Tempatkan Hydrila di bawah corong di dalam gelas beker. Gelas beker. Hydrila 3. : ke tempat kurang cahaya atau tempat gelap 6. Corong gelas c. 1 liter b. Susunlah rangkaian percobaan menjadi seperti gambar (a) atau (b) di atas. Tempatkan dua rangkaian percobaan sbb : I. Amati gelembung udara dihasilkan (banyak atau sedikit) 7. Pastikan gelas ukur tetap penuh dengan air. Angkat hati-hati rangkaian percobaan tersebut. c.6 Kegiatan 1 Masalah : Apakah intensitas cahaya berpengaruh terhadap laju fotosintesis ? Tujuan : Untuk mengetahui apakah intensitas mempengaruhi fotosintesis. 4.

7 Pertanyaan Diskusi : 1. 1. 5 % soda kue. terbuka air alkohol Tetesi lugol / betadine . Alkohol 96 % dan air 5. Bandingkan jumlah gelembung udara yang terbentuk. Panci besar dan panci kecil (gelas beker 500 ml) 6. Pada percobaan manakah dihasilkan lebih banyak gelembung udara ? 2. 2. Buatlah rancangan percobaan untuk mengetahui pengaruh warna cahaya Bila kita ingin mengetahui “apakah kadar CO2 berpengaruh pada fotosintesis ?”. Jenis sinar apakah yang diserap tumbuhan untuk berfotosintesis ? 2. Jenis sinar apakah yang paling banyak diserap untuk fotosintesis ? 3. dengan menambahkan tepung soda kue (NaHCO3). Kertas grenjeng / aluminium foil dan klip 3. larutan lugol / Iodine / obat merah 8. tempatkan terkena cahaya 3. Berilah perlakuan sbb : Rangkaian I. Kegiatan 2 Masalah : Benarkah cahaya mutlak dibutuhkan untuk fotosintesis ? Tujuan : Membuktikan apakah cahaya mutlak dibutuhkan untuk fotosintesis Kegiatan : Percobaan Sach Alat dan Bahan : 1. Bandingkanlah dengan hasil dari kelompok lain 3. Tanaman sehat 2. Valet dan pipet tetes 7. : ditambahkan 0. Kesimpuan apakah yang dapatkamu nyatakan berdasar percobaanmu ? 4. Larutan amilum 1 % atau air tajin 5 % Urutan percobaan : Daun ditutup Penangas air Kebiruan pd bag. Jelaskan mengapa cahaya berpengaruh demikian ? Tugas Pengembangan : 1. tempatkan terkena cahaya Rangkaian II : tanpa soda kue. kita dapat menambah kadar CO2 airnya. Siapkan dua rangkaian percobaan seperti kegiatan 1. Kompor / pemanas air 4.

umbi. 11.00) 3. Energi sangat dibutuhkan untuk berbagai aktivitas tubuh. 7. Misalnya. Sebagian yang lain akan ditimbun dalam jaringan penimbunan. Lakukan ini untuk 3 – 5 daun. 2. Pemanfaatan hasil fotosintesis Zat gula hasil fotosintesis akan digunakan untuk berbagai kepentingan tubuh tumbuhan. Tutuplah sebagian daun dengan kertas grenjeng pada malam atau dini hari sebelum matahari terbit. berkembang. 4 5 6. angkat daunnya. dsb. Sebagian akan digunakan untuk membangun atau membentuk tubuh tumbuhan. lalu tetesi larutan lugol atau Iodin ( bila lugol tidak ada dapat diganti dengan obat merah ) 5. 4. Tumbuhan butuh tumbuh.8 Cara Kerja : 1. biji. Ketela rambat (Ipomoea batatas) Singkong (Manihot utilisima) Kentang (Solanum tuberosum) / Lycopersicum esculentum Tebu (Sacharum oficinarum) Gadung (Dioscorea sp ) Entong-entongan Katibung (Tuber accesorium) Bangkuang (Pacchyrrhizus erosus) Dahlia Padi (Oriza sativa)_ *)Tumbuhan berbuah – berbiji akar (ubi) akar (ubi) Umbi kentang Batang Umbi Batang (berdaging = sukulen) Umbi (Menggantung pada batang) Umbi akar Umbi akar Biji padi (beras) Buah dan biji . Amatilah warna yang tampak antara bagian daun yang tertutup dan yang terbuka 6. masukkan panci kecil atau gelas beker yang diisi alkohol 96 % ( lihat gambar ). 8. Sebagian zat gula akan dirombak untuk menghasilkan energi. membentuk anakan atau bertunas. lemak dan vitamin. Siapkan penangas air : Dalam panci besar yang diisi air. membentuk bunga. Amati warna yang terbentuk. Sebagian akan dijadikan bahan baku untuk menyusun zat-zat penting lain yang dibutuhkan. buah dan biji. lalu tetesi dengan lugol. Petiklah daun setelah siang hari (setelah pukul 09. Contoh Tempat-tempat Penimbunan Hasil Fotosintesis No Contoh Tumbuhan Jaringan penimnbunan utama 1 2 3. Siapkan beberapa tetes larutan amilum 1 % (atau air tajin 5 %) dalam valet. protein. Misalnya dalam bentuk ubi. 9. Setelah klorofil larut. buah. 10.

Untuk memudahkan menghafal. Albert Einstein menyebut energi matahari sebagai foton (kuantum). jingga. Coba perhatikan grafik penyerapan cahaya matahari oleh klorofil pada gambar x7. Sinar yang paling banyak diserap untuk fotosintesis adalah sinar merah (± 700 nm) dan biru (± 450 nm). Ke tujuh warna sinar memiliki panjang gelombang yang berbeda-beda. sehingga daun tampak berwarna hijau. Berdasar urutan panjang gelombangnya dari panjang ke pendek adalah meliputi sinar merah. cahaya matahari terdiri atas 7 jenis warna sinar. Menurut warna cahayanya. Cahaya matahari merupakan sumber energi utama fotosintesis. Klorofil menyerap semua warna sinar. Selain 4 faktor tersebut. Faktor dalam antara lain adalah : 1) umur daun. (2) lama pencahayaan dan (3) warna cahayanya.9 FAKTOR FOTOSINTESIS Fotosintesis dipengaruhi oleh banyak faktor. x7 : Penyerapan cahaya matahari . tumpahan minyak dan air sabun. 2) Ketersediaan air. Gb. Cahaya mempengaruhi fotosintesis dalam tiga hal. bahan-bahan beracun juga akan mempengaruhi fotosintesis. 3) Kelembaban dan suhu udara 4) Keadaan cahaya. 2) keadaan stomata 3) jenis tumbuhan. nila dan ungu. Faktor luar antara lain adalah : 1) CO2 dan O2. yaitu : (1) intensitas. kecuali sinar hijau. sering disingkat “me-ji-ku-hi-bi-ni-u”. Misalnya herbisida. dsb. baik faktor dari dalam maupun faktor dari luar. kuning. Tetapi tidak semua jenis sinar tersebut dimanfaatkan atau diserap secara optimal oleh tumbuhan. Jenis sinar yang lain juga diserab energinya walaupun dalam tingkat yang lebih rendah. logam-logam berat. biru. Sinar hijau justru dipantulkan oleh klorofil. hijau. Bukti bahwa cahaya matahari tersusun atas bermacam-macam warna sinar dapat kita lihat pada peristiwa pelangi.

Hal itu nyata. terutama pada tumbuhtumbuhan rumput. cadangan makanan. atau menjadi bahan baku untuk menyusun zat-zat penting lain. berkembang biak dan berbagai aktivitas lain. terutama di bagian mesofil daun. Zat gula hasil fotosintesis digunakan untuk sumber energi. Hasil fotosintesis digunakan untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Fotosintesis dilakukan oleh organisme yang berhijau daun (berklorofil). yaitu reaksi cahaya dan reaksi gelap. Sebaliknya. 6. 9. Fotosintesis menyusun zat gula (CH2O) dari air (H2O) dan gas asam arang (CO2) dengan bantuan energi surya. 2. Fotosintesis cenderung meningkat bila kadar CO2-nya lebih tinggi. fotosintesisnya akan lambat. Sebaliknya.10 Untuk fotosintesis dibutuhkan intensitas cahaya minimal tertentu. yaitu jaringan tiang dan bunga karang. Fotosintesis berlangsung dalam dua tahap. Fotosintesis (asimilasi karbon) merupakan proses pengubahan energi cahaya (energi fisika) menjadi energi kimia (zat gula). 3. tebu dan golongan rumput yang lain. keberadaan O2 justru akan menghambat fotosintesis. pada intensitas yang lebih tinggi. Fotosintesis terjadi pada sel-sel daun. 4. Sinar merah dan sinar biru paling banyak diserap daun untuk fotosintesis 5. seperti jagung. Pada intensitas cahaya yang kurang. 7. 8. Fotosintesis dipengaruhi oleh faktor luar dan faktor dalam . Kadar CO2 juga menjadi faktor penting. RINGKASAN 1. fotosintesis akan lebih cepat.

Hal berikut dinyatakan oleh Van Niel berdasar hasil percobaannya adalah … a. Fotosintesis dipengaruhi oleh intensitas cahaya matahari 7 Sumber energi utama fotosintesis adalah …. fotosintesis menghasilkan zat gula 6. a. Glukosa d. Engelman b. Engelman c. Ruben dan Kamen d. Fotosintesis Bakteri Sulfur mengeluarkan O2 5. Glukosa c. Sachs menemukan gejala …. H2O c. a. a. Sachs 4. CO2 b. O2 merupakan hasil fotolisis air c. bahan dinding 9. a. Amilum dibentuk dari zat gula sederhana hasil fotosintesis yang berupa … a. a. Cahaya matahari d.11 SOAL LATIHAN Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat 1. fotosintesis melepaskan O2 c. Van Niel d. Joseph Priestley 3. Orang pertama yang membuktikan bahwa gas yang dikeluarkan tumbuhan saat fotosintesis adalah O2. fotosintesis membutuhkan cahaya b. Pati d. fotosintesis melibatkan klorofil d. Amilum b. Gejala yang ditemukan dari percobaan Joseph Priestley adalah … a. tumbuhan mengeluarkan gas yang membuat lilin menyala 2. O2 sisa fotosintesis berasal dari pemecahan CO2 c. zat karbon lain . Sukrosa c. tumbuhan menyerap O2 c. Hal-hal berikut merupakan bagian dari hasil percobaan fotosintesis oleh Ingenhousz a.. tumbuhan menyerap CO2 b. Ingenhousz b. Zat gula ditranspor ke akar dalam bentuk zat …. Menduga O2 berasal dari pemecahan air d. Fotosintesis menghasilkan amilum d. fotosintesis membutuhkan CO2 dan H2O b. Ingenhousz c. O2 fotosintesis berasal dari pemecahan air b. Dari percobaan fotosintesis yang dilakukan. tumbuhan melepaskan O2 d. Zat gula sederhana 8. zat pati hasil fotosintesis ditimbun dalam bentuk ubi akar. Di antara ilmuan berikut adalah orang yang paling awal mempelajari fotosintesis . Pada ketela. Sukrosa b.

Intensitas cahaya b. Semua benar . Adanya protein b. a. pigmen 18. Karotenoida c. menangkap energi matahari dan fotolisis air d. CO2 b. karbihidrat 16. ubi c. Suatu pigmen atau zat pada daun yang paling utama berperan dalam menangkap energi matahari adalah . badan golgi 15. kloroplas b. penyusunan zat gula 17. Bahan baku untuk menusun zat gula dalam fotosintesis adalah … a. fotosintesis terjadi pada bagian …. Umbi b. Gas O2 dan CO2 d. Sinar hijau b. Jenis sinar yang banyak diserap klorofil untuk fotosintesis adalah … a. Sinar biru c. O2 dan H20 d. semua benar 11. a. pelepasan air c. Sinar biru dan merah 20. jaringan mesofil c. vakuola d. a. Unit atau seperangkat alat penangkap energi matahari di dalam kloroplas adalah … a. Fotosintesis menghasilkan zat sisa yang dilepas ke lingkungannya berupa … a. pengikatan CO2 b.12 10. Adanya vitamin d. Uji lugol atau Iodine digunakan oleh Sachs untuk mendeteksi zat … a. Adanya lemak c. Zat gula 19. Hasil fotosintesis akan ditimbun di tempat-tempat penimbunan. Faktor yang mempengaruhi fotosintesis di antaranya adalah … a. a. H20 c. Pada organ daun. Adanya amilum atau pati 12. Tempat penimbunan itu dapat berupa …. klorofil b. H2O c. O2 b. Karbohidrat 13. Protein d. Reaksi-reaksi cahaya di dalam kloroplas terkait langsung dengan proses …. Sinar merah d. Epidermis b. Palisade c. Klorofil b. Suhu c. mitokondria c. Mesofil 14. Organela di dalam sel yang berperan dalam fotosintesis adalah …. a. Spons d.. CO2 dan H2O d. biji dan buah d. fotosistem d.

13 .

14 Modifikasi Percobaan Sach (Ayumi KIKUCHI dan Hisatoshi SAEKI. 2002) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful