Sejarah Palestina

23JAN
Akhir-akhir ini terjadi keprihatinan yang mendalam di bumi Palestina. Beribu orang tewas akibat serangan Israel ke jalur Gaza yang dimulai tanggal 27 Desember 2008. Dunia pun bergejolak. Beberapa negara dengan keras menentang Israel bahkan dengan memutuskan hubungan diplomatiknya. Unjuk rasa menentang serangan Israel pun terjadi di mana-mana termasuk di Indonesia. Namun, perang masih mungkin meletus hingga beberapa tahun mendatang. Palestina memang memiliki sejarah yang pelik. Israel, yang merupakan bangsa Yahudi, mendirikan negaranya di atas tanah Palestina. Hal ini menyebabkan situasi berkembang hingga keadaan sekarang. Untuk lebih memahami konflik ini, maka saya berusaha merangkum sejarah Palestina dari awal hingga terjadinya konflik.

Wilayah Palestina-Israel (swaramuslim.com) Tulisan ini dirangkum dari beberapa sumber yaitu: 1. Makalah Umar Asasudin, M.A. yang berjudul “Peranan Cendekiawan dalam Perjuangan Kemerdekaan Palestina: Pendekatan Sejarah” 2. Pidato Ikhrimah Shabri (Imam Masjid Al-Aqhsa Palestina pada tahun 1992) yang berjudul “Palestina: Sejarah Perjuangan, Intifada, dan Agresi Israel terhadap Masjidil Aqsha”. 3. Makalah Dr. Roeslan Abdoelgani yang berjudul “Solidaritas Indonesia terhadap Palestina: Suatu Tinjauan Historis” Ketiganya terdapat dalam buku “Palestina: Solidaritas Islam dan Tata Politik Dunia Baru”, dengan editor : M Riza Sihbudi & Achmad Hadi, cetakan Pustaka Hidayah tahun 1992. Buku ini berintikan makalah dalam seminar “Pekan Persahabatan Indonesia Palestina” 13-18 Januari 1992 di Yogyakarta. Kejadian setelah tahun 1992 dirangkum dari: 1. “Tabel Sejarah Timur Tengah” dalam blog “Kajian Timur Tengah” oleh Dina Y. Sulaeman 2. “Sejarah Berdirinya Negara Israel” oleh Panji Prabowo (Kepala GAMAIS ITB 2008-2009) dalam blognya 3. Berita-berita dalam kompas.com tentang perang Israel Palestina. Selamat membaca! ***

akhirnya menjadi raja di sana dan Palestina menjadi tanah air bangsa yahudi dari 1000 SM – 135 M. cara ini tidaklah berhasil. Lalu. Palestina berada dalam kekuasaan Kerajaan Bizantium. dan kerajaan-kerjaaan lain secara bergantian dalam rentang waktu tersebut. Jerussalem jatuh sepenuhnya ke tangan Roma. ada sebagian kecil yang tetap bertahan di sana. pada pembagian kerajaan Roma tahun 395. Palestina sendiri sempat dikuasai oleh Kerajaan Persia.000 orang Yahudi yang dipimpin oleh Barcocheba di Jerussalem. di dalam kasus bangsa Yahudi. Mulai saat itu bangsa Yahudi tersebar ke luar Palestina. Raja Pompey dari Romawi (www. Namun.Wilayah Palestina pada mulanya ditinggali oleh beberapa bangsa. Agama Kristen tumbuh di daerah tersebut. bangsa Yahudi kalah dan dikeluarkan peraturan mereka dilarang masuk ke kota apapun alasannya. di bawah pemerintahan Raja Pompey. Hal ini menyebabkan akhirnya Roma berlaku keras kepada bangsa Yahudi dan mengeluarkan dekrit yang mematikan nasionalismen bangsa Yahudi dengan cara melarang berbagai peribadatan mereka. Daud a. dan keturunannya.usu. sekitar tahun 1000 SM. yaitu bangsa Ammonit dan Philistine. pengaruh agama Kristen masuk ke Roma. timbul pemberontakan yang dilakukan oleh bangsa Yahudi.s. yang merupakan bangsa yahudi. Babilonia. Pada akhirnya dekrit ini membuat sebuah pemberontakan besar dari 200. diganti dengan candi lambang supremasi Roma. Raja Hadrian yang saat itu memimpin Roma mengirimkan Julius Sevenus dan tentara yang jumlahnya besar untuk memadamkan pemberontakan dan menaklukan Jerussalem. Lalu.s. Palestina ditaklukan oleh Raja Thalut dan Daud a. menjadi pusat . Wilayah Palestina Dikuasai Kerajaan Romawi Sekitar tahun 100 SM muncullah kekuatan Roma dan pada tahun 63 SM.edu) Pada saat itu. sehingga menumbuhkan penyebaran agama Kristen di Palestina. Tahun 66 M. haikal Yahudi. biasanya Roma tidak melakukan penekanan tetapi memperlakukan daerah jajahannya dengan lembut untuk mempersatukan warga negeranya dengan bangsa jajahannya. Setelah masa itu. Roma. Jerussalem dijadikan koloni Roma dan tempat peribadatan Yahudi. candi Yupiter. Pada saat itu. Namun. Seringkali timbul huru-hara dari bangsa Yahudi. menaklukan kerajaan yang menguasai Palestina. yang disebut juga kerajaan Romawi Timur. Mesir. Pada saat itu Palestina menjadi daerah yang makmur. Perang terjadi dan pemberontak kalah dan akhirnya pada tahun 70 M.

dan tempat Haikal Yahudi) dan tempat itu menjadi Masjid Umar. Namun. Tahun 611 M.edu) . Umar sendiri sempat mengunjungi The Holy Rock (tempat ibadah Daud as. Kerajaan Islam (Kekhalifahan Islam) setelah Muhammad saw meninggal di bawah pemimpin Abu Bakar (632-634 M) berusaha merebut daerah Palestina dari tangan Bizantium. Gereja Holy Sepulchre hancur saat serangan Dinasti Fathimiah ke Dinasti Abbasiyah. diduduki dinasti Fathimah yang menyatakan kemerdekaannya dari Dinasti Abbassiyah. Chosroes II. Pada tahun 1969. Terjadi pertikaian antara kedua dinasti tersebut sampai dengan 1072 dan akhirnya Palestina dikuasai oleh Dinasti Fathimiah.boisestate. Perselisihan yang terjadi di antara kepemimpinan umat Islam setelah zaman Muhamamad saw dan Khulafaurrasyidin (4 sahabat Nabi Muhamamad saw yang memimpin setelah nabi wafat) menyebabkan munculnya berbagai dinasti yang berganti memimpin Islam dari Dinasti Muawiyah sampai dengan Dinasti Abbassiah. Namun kemenangan ini bersifat sementara karena munculnya kekuatan Islam yang melemahkan Kerajaan Bizantium tersebut.). Di selang tahun 610-632 M. Gereja lain bernasib sama dan uskupnya ditahan. khalifah Abdul Malik dari Dinasti Abbasiah memperindah tempat suci Jerussalem dengan membangun Kubah Al-Sakhrah. atau Dome of the Rock. Raja Heralcus dari Bizantium menaklukan kembali teritorial tersebut.dll. Pada tahun 929. Di bawah kepemimpinan Umar ra. Hal ini menyebabkan banyaknya eksodus bangsa Arab ke Jerussalem. Tahun 628 M. Diikuti oleh bangsa Yahudi yang ingin membalas dendam.Yahudi. Dome of the Rock (history. Mesir. Palestina Dikuasai Islam Islam muncul tahun 610 M di bawah kepemimpinan Muhammad saw. Muncullah pengaruh Islam di Jerussalem. terjadi pemberontakan kaum Qaramithah yang merampas Mekkah. terjadi perjanjian damai di Jerussalem antara pemerintahan Umar dengan umat Kristen yang dipimpin oleh Uskup Sophronius. Namun sesekali muncul penyiksaan kepada bangsa Yahudi oleh bangsa yang menguasai. suku-suku di daerah Arab berhasi l dipersatukan di bawah kepemimpinannya yang asalnya saling bermusuhan. menyerang daerah itu. Gereja Holy Sepulchre dihancurkan dengan tanah dan hartanya dibawa. Bizantium jatuh.perkembangan jemaah haji (beribadah mengunjungi tempat-tempat suci yang dilakukan oleh penganut Kristen. usaha tersebut tidak berhasil dan akhirnya baru berhasil ketika Kekhalifahan Islam dipimpin oleh Umar ra. raja Kerajaan Sasan dari Persia. Pada tahun 636. Pada tahun 685-705. Yerussalem direbut.

Namun.000 tentara untuk menguasai Jerussalem. Berdirinya Negara Israel Tahun 1914. Mulai 1840. mengeluarkan usulannya untuk mendirikan negara Israel di Palestina. Hal ini memunculkan semakin kecilnya pengaruh Turki dan membesarnya pengaruh para konsulat di sana. beberapa orang Yahudi mendirikan koloni di daerah Palestina. Sempat terjadi Perang Krim (1854-1856) karena persaingan antara Ortodoks Yunani dan Pendeta Latin. Arthur Balfour. akhirnya tahun 1918 Inggris resmi menang. Damaskus. dan Palestina dikuasai oleh Inggris. Adanya Perang Salib II yang berlangsung tahun 1147-1187 menyebabkan Palestina kembali berada di tangan Kerajaan Islam. Namun. Deklarasi ini berisi tentang dukungan Inggris terhadap pendirian negara . Pada tahun 1258. Turki membuka Palestina demi kepentingan ekonominya. Theodor Herzl. Turki menaklukan Mesir yang menyebabkan daerah itu ditaklukan Turki. muncul perselesihan antara Inggris Raya dan Turki. Tanggal 2 November 1917. Wilayah Dikuasai Turki (1516-1900) Pada 1516. yang dikenal sebagai Deklarasi Balfour. Akhirnya menyebabkan keduanya berperang.com) Tahun 1896. Jerussalem takluk dan akhirnya berdirilah kerajaan Latin di Jerussalem. Palestina sempat dijadikan markas militer oleh Turki. datangnya tentara dari Mesir menyebabkan mereka kalah dan akhirnya daerah itu dikuasai oleh Mesir.israelvets. penggagas gerakan zionisme. Akhirnya. Serangan ini sempat menakukan Baghdad. keluar deklarasi menteri luar negeri Inggris. Theodor Herzl (www. Palestina dikuasai oleh suku Frank yang beragama Kristen. muncul serangan dari suku Tartar di bawah pimpinan Hulagu yang berasal dari Asia Tengah (Mongol). Turki menjadikan daerah Palestina sebagai salah satu provinsi dan gubernur dikirim dari Konstatinopel.Pada masa Perang Salib dan setelahnya (1099-1900) Pada tahun 1099. Perang ini disebut Perang Salib I. Perang Salib berlangsung beberapa kali namun akhirnya berbuntut kepada perjanjian damai. Turki menguasai Palestina selama 4 abad. datang serangan suku Frank dari Eropa yang membawa ke daerah Yerussalem yang membawa 40. Hal ini disebabkan bangsa Yahudi yang terpencar dan tidak memiliki tanah air sejak Romawi menguasai Palestina. Akhirnya muncul pelabuhan-pelabuhan dan konsulat-konsulat Eropa. dan Suriah.

Tahun 1929. biasanya masuk ke kota dan mendirikan perusahaan-perusahaan di sana.Yahudi di Palestina. Setelah tahun-tahun tersebut. beberapa tahun kemudian mandat itu dicabut dan diganti dengan white paper yang intinya mendesak dibentuk satu pemerintahan gabungan antara Arab dan Yahudi. menjadi daerah untuk bangsa Yahudi dan Arab. Hal ini disebabkan oleh bangsa Yahudi telah membantu Inggris dalam memenangi Perang Dunia I dan Inggris ingin menguasai Palestina karena berada di daerah strategis di antara Asia. PBB menyarankan agar Palestina dibagi 2. Tahun 1938. Namun. Selain itu. imigrasi Yahudi ke daerah Palestina terus meningkat. Inggris mengeluarkan mandat yang intinya akan membagi Palestina menjadi dua bagian. Komisi Tinggi-nya adl Herbert Samuel. Hal ini menyebabkan Amerika berpihak kepada kepentingan bangsa Yahudi. Namun. terjadi gelombang migrasi besarbesaran dari Eropa ke Palestina. Konflik antara Arab-Yahudi memuncak. Mesir dan Suriah yang merdeka menyebabkan tumbuhnya nasionalisme untuk memerdekakan diri. berdasarkan hasil penyelidikan tim yang dibuat Inggris. Pada saat itu juga terjadi perubahan politik di Timur Tengah. Inggris yang mulai merasa terganggu hubungannya dengan Amerika akhirnya menyerahkan tentang Palestina ke PBB. sayangnya. White-paper ini ditentang oleh bangsa Yahudi. Arthur Balfour (www. kantor pemerintahan Inggris di Palestina (British Mandate of Palestine) berdiri. Inggris sendiri akan menarik mandatnya dari Palestina tanggal 15 Maret 1948. Akhirnya timbul wacana untuk melepaskan Palestina dari Inggris. bangsa Yahudi yang tinggal di Amerika memegang peranan penting dalam perekonomian Amerika. bangsa Yahudi hanya berjumlah 17% dari seluruh masyarakat Palestina.firstworldwar. Konflik ini terjadi karena adanya perebutan hak-hak beberapa tempat suci di Yerussalem. Mulailah berbagai perang gerilya yang melibatkan keduanya. Orang Yahudi yang baru datang. mulai terjadi kerusuhan besar antara bangsa Arab dan Yahudi. Eropa.com) Pada tahun 1920. hal ini terjadi karena orang-orang Arab tertekan dengan pembelian tanah dan imigrasi orang Yahudi yang akhirnya mendesak mereka. Namun. Bangsa Yahudi dan Arab yang tinggal di Palestina saling berebut pengaruh dan menolak aturan tersebut. yaitu untuk Arab dan Yahudi untuk menghentikan perpecahan. saat Hitler berkuasa di Jerman dan Polandia. 1 September 1947. Pada saat itu. Tahun 1933. dan Afrika. . setelah masa itu.

dan yang mengungsi ke daerah-daerah luar Palestina. baik itu anak-anak dan orang tua. dan akhirnya mengusai seluruh daerah Palestina kecuali Tepi Barat yang dikuasai Suriah dan Jalur Gaza yang dikuasai Mesir.com) Pata tahun 1967. yang tinggal di pendudukan Israel. namun Israel menang dan menguasai daerah hingga mendekati Terusan Suez.semangat bangsa Yahudi lebih berlipat dibanding dengan bangsa Arab di sana. Mesir akhirnya mengakui keberadaan negara Israel. Di sana. Seluruh aspek bangsa Palestina. bangsa Palestina dijadikan masyarakat kelas dua. merupakan gerakan melawan tentara Israel yang bersenjata dengan batu-batu dan ketapel. Akibat dari tekanan pendudukan Israel. PLO dipimpin oleh Yaseer Arafat. tinggal di jalur Gaza dan Tepi Barat. Bangsa Palestina terus menerus menderita di bawah pendudukan Israel. Tahun 1964 berdiri PLO (Palestinian liberation Organization). para ningrat Arab malah kabur ke negara lain. yang secara harfiah berarti “pemberontakan”. Terjadilah perang. Perumahan mereka digusur dan diteror. wilayah Palestina dikuasai Israel.mukto-mona. Israel sendiri menduduki Jalur Gaza dan Tepi Barat. membentuk perumahan-perumahan untuk bangsa Yahudi di daerah Palestina. Esoknya Amerika Serikat mengakui kedaulatan Israel. Penduduk Palestina terbagi menjadi 3. Israel menang telak. Mesir kalah telak sehingga Israel berhasil menduduki daerah Sinnai. Pada kelanjutannya. Sejak saat itu. Mesir dan Suriah bersatu untuk menyerang Israel. terjadi perang 6 hari antara Israel-Mesir. Di saat terjadi perang. Tahun 1973. Yasser Arafat (www. Perjuangan Palestina Pasca 1948 (red. lelaki dan wanita melakukan perjuangan dengan melempar batu ke arah tentara-tentara Israel yang bersenjata dan bertank lapis baja. Setelah itu. Israel sendiri demi kepentingan zionismenya. muncullan gerakan yang dinamakan Intifada pada tahun 1987. Israel diproklamirkan orang-orang Yahudi. sering terjadi bentrok antara Israel dan negara-negara sekitarnya. Terjadi pengungsian besar-besaran bangsa Palestina dari Palestina. Tanggal 14 Mei 1948. Gerakan Intifada sendiri. sebuah organisasi yang nantinya diakui sebagai satu-satunya organisasi yang mewakili aspirasi masyarakat Palestina. dengan imbalan daerahnya sampai dengan Sinnai dikembalikan ke Mesir (tercantum dalam Perjanjian Camp David 1978). digunakan istilah bangsa Palestina untuk penduduk yang kebanyakan Arab yang tinggal di Palestina yang bukan masyarakat Yahudi) Negara-negara Arab di sekitar Palestina menolak kehadiran Israel di sana. Mulai saat ini. Selain itu .

Imbalannya. seperti HAMAS pada tahun 1987. antara Israel dan Palestina yang diwakili oleh PLO. Berisi Israel menyerahkan sebagian wilyah di Tepi Barat kepada PNA. Pada 1996 diadakan pemilu pertama bangsa Palestina. Perjanjian Maryland ditandatangani Israel-PNA.net) Jalur Diplomasi Dimulai Pada 30 Oktober 1991. .munculnya beberapa kelompok-kelompok garis keras. yaitu 60% dari Jalur Gaza dan kota Ariha di Tepi Barat. sisanya diserahkan kepada Palestina. Seorang Anak Melempar Batu ke Tentara Israel dalam Intifada (www. 2. yang memiliki pemikiran bahwa satu-satunya cara menguris Israel dari Palestina adalah dengan perang jihad. Perjanjian Al Khalil ditandatangani Israel-Palestina yang berisi 20% wilayah Al Khalil tetap dikuasai Israel.voltairenet. Arafat memasuki Gaza dalam rangka mendirikan Otoritas Nasional Palestina (Palestinian National Authority. Pada 1 Juli 1994. PLO mengakui eksistensi Israel. sebagai imbalan. 23 Okt 1998.org) Intifada (www. ditandatangai Perjanjian Oslo yang berisi PLO diberi wilayah otonomi. Yasser Arafat terpilih menjadi Presiden.israelnewsradio. dimulai konferensi Madrid. Pertemuan berlanjut sehingga pada 13 September 1993. 17 Januari 1997. yaitu Tepi Barat dan Jalur Gaza yang masing-masing dipisahkan oleh wilayah Israel. selanjutnya disebut PNA). PNA berjanji mengatasi masalah terorisme (terorisme sendiri merujuk kepada tindakan HAMAS) Wilayah Palestina sendiri terbagi dua. Selanjutnya muncul beberapa perjanjian seperti: 1.

PNA sendiri dalam pihak yang bertentangan dengan HAMAS. Israel mendirikan tembok-tembok pembatas yang mengucilkan pemukiman Palestina dan memperlebar perumahan bagi bangsa Yahudi. Pada 26 Okt 2004. HAMAS sendiri berpusatkan di daerah Jalur Gaza. Namun. Keadaan Jalur Gaza saat ini bagaikan kota yang luluh lantah. HAMAS memenangi pemilu. sebagian besar negara barat menolak hasil pemilu ini karena menanggap HAMAS adalah teroris dunia. Pada saat tulisan ini dibuat (21 Januari 2009). Hal ini memaksa perang terjadi. Pada. tank-tank Israel masuk ke perbatasan jalur Gaza dan milisi HAMAS menembakkan roket ke arah Israel dari Jalur Gaza.Yitzhak Rabin. dari kebanyakan warga yang tewas bukanlah dari kalangan militer. Bahkan. Akhirnya.com) Beberapa kali terjadi bentrok antara HAMAS dan Israel yang ditandai saling meluncurkan roket dan misil di perbatasam. PNA lebih milih untuk berdialog daripada berperang. Pada Pemilu 2006. Bangunan hancur dan masyarakat yang mengalami luka baik fisik maupun mental yang traumatis akibat perang. Rumah sakit penuh oleh orang yang terluka dan masyarakat yang hidup di sana kekurangan bahan makanan . Namun.com) Pada 28 Sept 2000. 11 Nov 2004 Yaser Arafat meninggal. Selain itu. gigihnya perjuangan Intifadah II membuat Israel kewalahan dan mengesahkan program penarikan mundur dari Jalur Gaza. dipimpin oleh HAMAS. September 2005 dimulai penarikan mundur tentara Israel dari Jalur Gaza. sekitar 600 orang merupakan anak-anak dan perempuan. Israel terus melancarkan serangan dan teror ke Jalur Gaza. Pasca gencatan senjata berakhir pada November 2008. Sayap Militer Hamas (heavenawaits.wordpress. Perang terjadi sampai dengan 19 Januari 2008 dan menewaskan 1200 lebih warga Palestina dan belasan tentara Israel. Intifadah Kedua dimulai. Sayangnya. Israel telah menarik mundur pasukannya dari Jalur Gaza. Yasser Arafat dalam Kesepekatan Oslo (kenraggion. dimulailah perang yang ditandai dengan tanggal 27 Desember 1998. Israel melakukan serangan udara yang diikuti serangan darat ke arah Jalur Gaza dengan dalih memusnahkan HAMAS. Kepemimpinan di PLO digantikan oleh Mahmoud Abbas. Inilah kemenangan para pejuang Palestina setelah 38 tahun. Bill Clinton. Perang yang terakhir terjadi pada Desember 2008.

yaitu Yahudi. namun diperkirakan Jalur Gaza tidak akan pulih dalam waktu dekat. Wilayahnya yang mengandung sumber daya mineral dalam jumlah yang banyak. Kristen. Irak-Kuwait. deadaan di Palestina masih memungkinkan untuk terjadi perang kembali.populisamerica. Fakta ini pula yang melatarbelakangi terjadinya Perang Salib dalam kurun waktu ratusan tahun. Padahal.com) *** Pendahuluan Kawasan Timur Tengah merupakan sebuah kawasan geopolitik yang menjadi wilayah konflik yang berkepanjangan. seperti perang Iran-Irak. invasi Amerika Serikat ke Irak. Korban-korban lain masih mungkin berjatuhan. kawasan Timur Tengah merupakan kawasan berasalnya tiga agama Samawi. Perempuan Gaza sedang Meratap (www. yang menyebabkannya menjadi perhatian utama . dan konflik Palestina-Israel yang telah lebih dari lima dekade masih berlangsung hingga saat ini. dan Islam yang sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan suci bagi ketiga agama.[2] Konflik Palestina-Israel adalah konflik yang paling lama berlangsung di wilayah Timur Tengah (dengan mengenyampingkan Perang Salib).dan obat-obatan.monde-magouilles. telah menjadikan kawasan ini sebagai hotbed atau ajang unjuk kekuatan negara-negara besar yang memiliki kepentingan akan energi.com) Korban Anak-Anak di Gaza (www.[1] Tidak hanya itu. Meskipun bantuan telah masuk. Dalam era modern. berbagai krisis terjadi di wilayah ini.

konflik antara keduanya menjadi agenda pertama dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). dan tidak pernah memiliki pemerintahan sendiri yang berdaulat. mulai dari Asia Minor/Turki sampai ke seluruh semenanjung Arab. Ottoman bertahan di wilayah Timur . Pada saat itu. seluruh pemukiman Israel yang berada di wilayah Jalur Gaza. Tetapi. ketika pemerintahan George W. tidak ada gerakan nasionalisme Yahudi yang mempunyai tujuan untuk kembali ke tanah Israel. namun tetap mempraktikkan ajaran-ajaran Yahudi. Semenjak kehancuran Kerajaan Israel dan penjajahan oleh Romawi. namun juga dari negara-negara lain seperti Lebanon. paham anti-semit di kawasan Eropa Timur dan Tengah.[4] Belum hilang dari ingatan. Sebagai contoh. Konferensi ini tidak hanya dihadiri oleh perwakilan dari Palestina dan Israel. tetapi setidaknya usaha untuk mewujudkan hal tersebut sudah semakin dekat. khususnya di Eropa. Israel mengalami diaspora[5]. mantan Presiden Amerika Serikat (AS). Khaled Meshaal yang mengatakan bahwa Hamas tetap dalam posisi untuk memperjuangkan negara Palestina dengan batas pada tahun 1967. Mesir. mengeluarkan kebijakan unilateral disengagement plan yang disetujui oleh Knesset (parlemen Israel). tanpa mengakui eksistensi Israel. melalui buku berjudul Der Judenstaat. Perseteruan antara kedua entitas ini telah berlangsung selama enam dekade (jika dihitung dari terbentuknya negara Israel).[3] Meski kemudian kabar ini dibantah oleh pemimpin Hamas. Kedua entitas politik ini telah “bertarung” di kawasan Timur Tengah semenjak berdirinya negara Israel pada tahun 1948. Yordania. dan melakukan dialog dengan pemimpin-pemimpin Palestina. yang menandai perubahan platform politik yang cukup fundamental dari Hamas mengingat mereka merupakan partai politik Palestina yang paling keras mengecam hadirnya Israel di wilayah Timur Tengah. Selama kurang lebih 400 tahun. Bush berusaha menengahi konflik Timur Tengah dengan mengadakan Konferensi Annapolis. Periode Pra-1920 : Zionisme. Suriah. Ariel Sharon (Kadima) sebagai Perdana Menteri Israel pada saat itu. yang mengeluarkan rekomendasi mengenai perdamaian antara Palestina dan Israel. Tetapi.masyarakat internasional. sedang melakukan safari ke wilayah Palestina. Dengan adanya kebijakan tersebut. telah terjadi serangkaian peristiwa penting yang menandai proses perdamaian antara kedua entitas ini. Mereka berasimilasi dengan masyarakat di sekitarnya. konflik antara Palestina – Israel tidak bisa hanya dilihat dari kejadian 5 atau 10 tahun belakangan. Herzl menganggap. dan negara-negara lain di Kawasan Timur Tengah. maka asimilasi bukan lagi menjadi pilihan bagi Yahudi apabila mereka ingin tetap hidup. dan Janji-Janji Pemenang Perang Meskipun telah memiliki catatan sejarah dalam dokumentasi seperti Alkitab dan Alquran. yang menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Palestina. Dalam beberapa waktu belakangan. Diaspora telah menghasilkan penyebaran umat Yahudi di seluruh dunia. setelah munculnya pogrom di Rusia. Pada awalnya. Zionisme telah berhasil membangkitkan nasionalisme Yahudi yang berada di Eropa. Kebijakan ini memang tidak langsung membuahkan perdamaian permanen antara Palestina dan Israel. Jimmy Carter. Ketika gerakan Zionisme mulai marak di kawasan Eropa.[6] Gerakan ini lazim disebut dengan Zionisme. wilayah Palestina/Israel yang kita kenal pada saat ini masih berada dibawah kekuasaan Imperium Ottoman. sehingga mewujudkan terjadinya Aliyah[7] dalam beberapa gelombang. karena pada umumnya warga Yahudi diterima di wilayah dimana mereka berasimilasi. dan dimulainya konflik antara Palestina – Israel telah melalui latar belakang sejarah yang cukup panjang. Pada tahun 2005. ketika PBB baru terbentuk dan sampai saat ini belum terselesaikan meski ratusan resolusi telah dikeluarkan. dengan adanya diskriminasi berkepanjangan terhadap warga Yahudi di hampir seluruh wilayah Eropa. Imperium Ottoman masih mengontrol sebagian besar wilayah di kawasan Asia Barat. gerakan nasionalisme Yahudi muncul di kalangan Yahudi Eropa. dan juga kematian Alfred Dreyfus (Kapten Tentara Prancis beragama Yahudi) karena tuduhan menjadi mata-mata musuh. Negara Israel belum terbentuk sampai pada tahun 1948. Kekalahan Ottoman. dan beberapa di Tepi Barat (West Bank) ditarik dan dihancurkan. Perkembangan terakhir yang didapat dari perjalanan Jimmy Carter tersebut. yang ditemukan dan dipopulerkan oleh seorang jurnalis Yahudi berkebangsaan Austria bernama Theodore Herzl. Hamas bersedia untuk mengakui eksistensi Israel di wilayah Timur Tengah.

disamping Pasal 22 dari Kovenan Liga Bangsa-Bangsa. Keberadaan Inggris di wilayah Palestina untuk membantu warga di Palestina menjadi otonom. antara lain Palestine Riots 1920[11]. khususnya antara Arab dan Yahudi. dan Lebanon. Keputusan ini mengikutsertakan Balfour Declaration sebagai salah satu landasan dibuatnya alokasi wilayah tersebut. ternyata menimbulkan banyak friksi di antara warga di wilayah Palestina. telah terjadi beberapa bentrokan diantara bangsa Arab dan Yahudi yang berada di wilayah Palestina. Suriah. Palestine Riots 1929[12]. Dalam perjanjian tersebut. yang secara otomatis membuat mereka tidak mungkin untuk bisa membentuk pemerintahan Arab yang independen. sementara Prancis mendapatkan Turki. yang merasa berhak dan didukung oleh Inggris. sedangkan Prancis mendapatkan Suriah dan Lebanon. Inggris mendapatkan Yordania. terjadi Perang Dunia II di wilayah Eropa yang telah melahirkan tragedi holocaust. sehingga dijadikan sebagai sebuah wilayah internasional yang dikelola secara bersama-sama diantara negara-negara pemenang perang.[8] Namun janji Inggris terhadap Arab untuk membantuk pembentukan pemerintahan Arab tidak segera diwujudkan. Sykes-Picot Agreement yang dibuat antara Inggris dan Prancis ternyata tidak menyelesaikan permasalahan yang ada di kawasan Timur Tengah. untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. dan sebagian wilayah Haifa. justru menimbulkan resistensi dari Arab. Janji dari Inggris ini tertuang dalam korespondensi antara Sir Henry MacMahon (Pejabat Tinggi Inggris di Kairo) dengan Sharif Hussein (pemimpin Arab Hashemite). Jerusalem Riots 1947. Konferensi San Remo menghasilkan keputusan yang memberikan wilayah Palestina dan Irak kepada Inggris. Periode 1920-1948 : Mandat Inggris hingga terbentuknya Negara Israel Tugas yang diberikan LBB kepada Inggris untuk mengelola wilayah Palestina sampai mereka bisa memerintah secara otonom. Inggris kembali mengumbar janji kepada bangsa Yahudi dengan mendukung pendirian negara Yahudi di tanah Palestina. Italia. Bangsa Arab memberontak kepada Imperium Ottoman atas bantuan Inggris. yang dikenal dengan sebutan Hussein-MacMahon Correspondence. namun juga oleh bangsa Arab yang berada di wilayah Ottoman. Pada waktu yang hampir bersamaan dengan dengan pembuatan Sykes-Picot Agreement. sehingga keberadaannya tidak berfungsi maksimal . Kedua bangsa tersebut telah dijanjikan oleh Inggris untuk bisa membentuk pemerintahan berdaulat yang berdiri sendiri. wilayah Palestina belum diserahkan kepada negara manapun. Lahirnya janji-janji dari Inggris kepada Yahudi dan Arab telah melatarbelakangi konflik antara Arab dan Yahudi. Ketika dibuatnya Sykes-Picot Agreement. Dalam kurun waktu ini pula. Inggris dan Prancis justru membuat perjanjian bilateral yang membagi bekas wilayah Imperium Ottoman untuk negara-negara Eropa. Akhirnya Dewan Sekutu memutuskan untuk membuat konferensi yang diadakan di San Remo. Dokumen ini dikenal dengan nama Balfour Declaration. Arab Revolt 1936-1939[13]. Liga Bangsa-Bangsa menggunakan hasil dari Konferensi San Remo untuk membuat British Mandate of Palestine pada tahun 1920. Irak bagian utara. yang telah menjanjikan untuk membantuk terbentuknya sebuah pemerintahan Arab yang independen apabila bangsa Arab mau melawan Ottoman. yang menjadikan wilayah Palestina sebagai wilayah mandat yang akan dikelola oleh Inggris hingga penduduk di wilayah tersebut dapat memerintah secara otonom. karena sengketa yang terus terjadi antara negaranegara yang menguasai bekas wilayah Ottoman. Dalam kurun waktu hampir 30 tahun selama pemerintahan Mandat Inggris. Kekalahan Ottoman bukan saja disebabkan oleh Inggris dan Prancis. Irak. bangsa Arab tidak mendapatkan wilayah bekas Imperium Ottoman.[10] Sedangkan negara-negara lain dibebaskan untuk memilih wilayah yang akan dikuasainya. Eksistensi Imperium Ottoman di kawasan Timur Tengah berakhir ketika kekalahan mereka pada Perang Dunia I.Tengah yang kita kenal pada saat ini. yang dikenal dengan Sykes-Picot Agreement. yang menjadi landasan bagi gerakan Zionisme untuk mewujudkan visi terbentuknya negara Yahudi yang eksklusif dengan kembali ke tanah Palestina. sehingga menimbulkan banyaknya gesekan terutama klaim mengenai siapa yang paling berhak untuk berada di wilayah Palestina.[9] Dengan adanya kesepakatan tersebut. sehingga semakin menguatkan niat bangsa Yahudi di Eropa untuk kembali ke tanah Palestina.

Selama 17 tahun. memproklamirkan berdirinya Negara Israel. yaitu Gamal Abdul Nasser. PBB. sehingga terbentuk negara Arab dan Yahudi secara terpisah. telah berhasil menghimpun informasi berkaitan dengan rencana negara-negara Arab untuk menyerang Israel. dan 45% sisanya untuk negara Arab. tidak banyak membantu penyelesaian konflik yang terjadi di wilayah Palestina. setelah selama lebih dari satu tahun bertempur. Lahirnya PBB sebagai penerus tugas dari LBB. Adanya penolakan dari bangsa Arab yang merasa diperlakukan tidak adil melalui UN Partition Plan telah memicu kerusuhan selanjutnya di Yerusalem antara Arab dengan Yahudi (khususnya melalui pasukan paramiliter Haganah). Yordania dan Mesir untuk mendukung perlawanan Arab terhadap Israel. selain itu statusnya yang merupakan resolusi Majelis Umum PBB menjadikannya tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat (non-legally binding). khususnya Majelis Umum. dan hanya dalam hitungan jam. bangsa Arab didukung oleh negara-negara Arab disekitar Israel seperti Irak. tetapi dijadikan sebagai sebuah wilayah internasional yang diurus secara internasional oleh PBB. Penolakan dari bangsa Arab telah menggagalkan proposal perdamaian ini. dan 93% sisanya merupakan Arab. Dengan adanya ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan wilayah yang diberikan oleh PBB. komunitas Yahudi hanya ada sekitar 7% dari seluruh penduduk Palestina. organisasi paramiliter Israel dilebur menjadi sebuah angkatan bersenjata yang disebut dengan Israeli Defense Forces. Irgun. Israel belum memiliki angkatan bersenjata yang resmi. Konflik bersenjata pertama antara Arab dengan Israel terjadi beberapa hari sesudah diproklamasikannya kemerdekaan Israel. Berakhirnya perang Al Nakba ini ditandai dengan dibuatnya perjanjian perdamaian antara Israel dengan negara-negara Arab disekitarnya pada bulan Juli 1949. Sementara bangsa Arab di Palestina juga mengandalkan organisasi paramiliter Futuwa dan Najjada. memberikan 55% wilayah Palestina untuk dijadikan negara Yahudi. sehingga mereka memiliki kekuatan militer yang lebih terkomando dan rapi. David Ben-Gurion yang mewakili Yahudi. Perang 1948 telah memunculkan persoalan pengungsi Palestina yang terusir dari kediamannya di Palestina. Dan pada tahun itu pula. Pada saat itu. Israel melancarkan serangan pertamanya ke . Peperangan 1948 atau yang dikenal dengan nama Al Nakba dimenangkan oleh Israel. atau lebih dikenal dengan UN Partition Plan. Konflik bersenjata Arab dan Israel tidak berhenti di tahun 1949.[14] Gagalnya Mandat Inggris dan UN Partition Plan di Palestina. eksistensi Israel sebagai negara ditegaskan dengan diterimanya Israel sebagai anggota PBB. dan Perjanjian-perjanjian Damai yang Impoten Kelahiran Israel pada 14 Mei 1948 telah menginisiasi konflik berkepanjangan antara Arab dengan Israel. Pada tahun 1967. Di tengah-tengah peperangan. protes dari bangsa Arab pun bermunculan. Israel yang telah mengerahkan kekuatan intelijennya ke seluruh wilayah negara-negara Arab. dan hanya mengandalkan organisasi paramiliter seperti Haganah. Dalam proposal ini. khususnya dari Presiden Mesir pada saat itu. Periode 1948 : Konflik Tak Berujung. ketegangan antara negara-negara Arab dan Israel masih terus terjadi. dan menimbulkan konflik bersenjata pertama antara bangsa Arab dengan Yahudi (yang kali ini telah menjadi Israel). Namun setelah itu. terjadi konflik berikutnya antara Arab dan Israel.dan jauh dari tujuan awal yang diharapkan ketika LBB menugaskan Inggris. Pada hari yang bersamaan dengan berakhirnya Mandat Inggris. Tepatnya pada tanggal 5 Juni 1957. tidak menghambat bangsa Yahudi untuk mewujudkan visi dari Zionisme.000 warga Palestina terpaksa menjadi pengungsi dan mencari perlindungan di negara-negara Arab. Secara demografis. Uni Sovyet dan Amerika Serikat memberikan pengakuaan terhadap negara yang baru lahir tersebut. Palmach yang berjuang tanpa komando. yaitu dengan membuat partisi atau pembagian wilayah Palestina. Jerusalem tidak ditempatkan dibawah penguasaan Arab ataupun Yahudi.[15] Proklamasi kemerdekaan Israel ini menyulut kemarahan bangsa Arab. Sekitar 750. berinisiatif untuk mebuat sebuah proposal perdamaian untuk Arab dan Yahudi di Palestina. Dirinya seringkali mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang berisikan tentang keinginannya untuk menghancurkan Israel. Proposal menjadi Resolusi 181 Majelis Umum PBB.

Sekitar 250. Setelah terbentuknya PLO dan dideklarasikannya negara Palestina. karena memuat rencana-rencana perdamaian dan pembentukan negara Palestina. Yom Kippur War menjadi puncak konflik bersenjata antara Arab dan Israel. Jerusalem Timur dan Tepi Barat dari Yordania. Israel berhasil merebut wilayah Gaza dan Semenanjung Sinai dari Mesir. Secara faktual. yang dikhususkan ke pangkalan udara militer yang menjadi basis kekuatan Mesir dan selama 5 (lima) hari kemudian. dan juga tindakan represif dari Israel melalui pembunuhan-pembunuhan terhadap tokoh Palestina. Lahirnya Intifada pertama di Palestina. Namun seiring terbunuhnya Yitzhak Rabin yang berperan penting dalam Oslo Accords. aliansi kekuatan militer negara-negara Arab jauh lebih besar dibandingkan dengan Israel. Perang 1967 lagi-lagi menghasilkan problem pengungsi. lalu PLO yang belum bisa menunjukkan posisinya sebagai representasi dari rakyat Palestina. Salah satu buktinya. dan Dataran Tinggi Golan (Golan Heights) dari Suriah. seperti AS dan Russia. masyarakat Palestina di tataran akar rumput tetap melancarkan perjuangannya secara otonom. Dalam perang ini. rakyat Palestina melakukan perlawanan terhadap Israel atau yang dikenal dengan “Intifada”. Intifada yang telah berlangsung selama 5 tahun dapat dihentikan. Oslo Accords menjadi salah satu tahapan penting dalam kronik perdamaian Palestina-Israel. dan tidak hanya itu. Semenjak tahun 1988. belum ada entitas Palestina yang menjadi representasi perlawanan bangsa Arab yang berada di Palestina. dan juga pemindahan penduduk secara paksa (deportasi). Sampai pada titik ini. penghancuran properti milik warga Palestina. meski Israel tidak dikalahkan secara telak. dan Lebanon. tepat sebelum peringatan hari Yom Kippur oleh Yahudi. Serbuan negara-negara Arab berhasil melumpuhkan Israel. Namun Israel berhasil memenangkan peperangan dan berhasil mengubah peta geopolitik di kawasan Timur Tengah. telah menginspirasi beberapa pemimpin Palestina untuk memproklamasikan berdirinya negara Palestina pada tahun 1988. kembali terjadi konflik bersenjata antara Arab dengan Israel. dan bergabung bersama penduduk Palestina lain yang telah berada di pengungsian. kesepatakan tersebut kembali mentah dan tidak dapat diimplementasikan. tetapi statusnya sebagai representasi masyarakat Palestina baru ditegaskan pada tahun 1974. Pada tahun 1973. Israel terus melancarkan serangan-serangannya ke negara-negara Arab yang berbatasan langsung dengan Israel seperti Yordania. yang kemudian dilanjutkan dengan Oslo Accords pada tahun 1993. dan memudahkan Palestina untuk ikut serta dalam konferensi-konferensi internasional. Bahkan dengan adanya Oslo Accords. Suriah. sejumlah konferensi perdamaian antara Palestina dan Israel mulai marak dilakukan oleh negara-negara besar. Perang yang dikenal juga dengan Six-Days War ini kembali dimenangkan oleh Israel.000 penduduk Palestina menjadi bagian dari gelombang kedua pengungsi Palestina. Salah satu ciri khas Intifada di Palestina adalah pelemparan batu yang dilakukan oleh rakyat Palestina terhadap angkatan bersenjata Israel. PLO tetap menjadi representasi Palestina untuk berjuang di forum internasional. AS kembali berusaha untuk membuka jalan bagi kemungkinan perdamaian antara . Meski telah memiliki organisasi yang resmi. Pada tahun 2000. karena status PLO sebagai gerakan pembebasan nasional yang diakui sebagai salah satu subyek hukum internasional. Meski pada tahun-tahun selanjutnya.[16] Kehadiran PLO sebagai representasi resmi bagi rakyat Palestina telah membuat perjuangan Palestina semakin terkontrol. masih ada Hebron Agreement dan juga Wye River Memorandum yang tidak menghasilkan apapun bagi proses perdamaian Palestina dan Israel. Konferensi perdamaian paling awal adalah Madrid Conference yang dilaksanakan pada tahun 1991. Palestine Liberation Organization (PLO) memang telah dibentuk pada tahun 1964 oleh Liga Arab. Bangsa Arab berhasil membalas kekalahannya dari Israel. Setelah Oslo Accords. Perlawanan ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan rakyat Palestina terhadap bangsa Arab yang tidak lagi berjuang bersama-sama mereka. istilah “Palestina” untuk menggambarkan sebuah negara mulai dikenal. Perang ini berhasil memaksa Israel untuk mengembalikan Semenanjung Sinai dan Gaza kepada Mesir melalui sebuah perjanjian perdamaian pada tahun 1979. karena status Palestina sebagai negara belum diakui secara internasional. Kekalahan negara-negara Arab dalam Six-Days War tidak membuat konflik antara Arab dengan Israel berakhir.Mesir. dan juga kematian Abu Jihad.

Karena begitu banyak aspek yang terlibat dalam konflik tersebut. sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. . Pasca Camp David Summit. dan Yasser Arafat di Camp David. Israel sudah berdiri di Palestina selama kurang lebih 60 tahun. PBB. Melalui pamfletnya yang berjudul “Der Yuden Staat. satu-satunya obat mujarab untuk menanggulangi antisemitisme adalah adalah dengan menciptakan suatu tanah air bagi bangsa Yahudi. maka bias argumentasi yang muncul akan semakin berkurang. dan Uni Eropa (UE). di masa-masa akhir pemerintahan George W. Indonesia dapat menentukan sikapnya dalam menghadapi isu ini. Jika demikian. Penutup Sebagai salah satu konflik terpanjang dalam sejarah umat manusia. Apabila sejarah konflik antara Palestina dengan Israel dipelajari secara lebih terperinci dan obyektif. perseteruan antara Palestina dengan Israel harus ditanggapi dengan hati-hati. Awalnya Herzl belum menegaskan di mana letak tanah air bangsa Yahudi akan dibangun. maka telah terjadi perubahan dalam platform politik yang telah lama dianut oleh Palestina dan Israel. Theodore Herzl (1896). solusi dua negara disebutkan secara eksplisit dalam proses konferensi. Meski demikian. Dan sama seperti upaya-upaya perdamaian sebelumnya. sekaligus latar belakang yang sangat rumit. ada sebuah tembok besar yang tak pernah berhasil diruntuhkan oleh Israel: Hamas. Mereka menjajah Palestina dan hanya menyisakan Gaza saja yang belum futuh mereka taklukan. Bagaimanakah Israel berdiri? Gerakan antisemit di seluruh dunia melahirkan reaksi balik berupa gerakan Zionisme sedunia. yang digagas oleh Dr. Untuk pertama kalinya dalam kronik sejarah proses perdamaian Palestina dan Israel. menjadikan isu ini sebagai isu yang sangat sensitif. Bush.Palestina dan Israel. kedua pertemuan itu tidak berhasil mendamaikan Palestina dan Israel. AS. Jumlah yang sangat lama. Di Gaza. kembali tidak menghasilkan kesepakatan apapun. mengadakan konferensi untuk kembali membicarakan perdamaian antara Palestina dan Israel di Annapolis. Pertemuan antara Bill Clinton.” Herzl mulai mempropagandakan cita-citanya tersebut. yang sesungguhnya merupakan konklusi yang salah. Intifada jilid ke-2 kembali muncul di masyarakat Palestina. seorang Yahudi Hongaria di Paris. Dengan diterimanya solusi dua negara dalam Annapolis Conference. Rusia. dan juga proposal Peta Jalan atau Road Map for Peace yang diusulkan oleh Quartet on Middle East yang terdiri dari AS. Menurut Herzl. Pada tahun ini pula. dan permasalahan ini dapat dilihat secara jernih. konflik Palestina-Israel seringkali dibawa ke dalam ranah konflik agama. Ehud Barak. Pada tahun 2007. masih ada upaya perdamaian melalui Beirut Summit yang diprakarsai oleh Arab Peace Initiative. Quartet on Middle East ditambah dengan partisipasi dari Mesir. Bagi Indonesia. hasil dari Annapolis Conference masih belum bisa diimplementasikan karena semakin rumitnya konflik yang terjadi di wilayah Palestina-Israel. sekaligus menegaskan posisinya sebagai negara demokratis yang menerapkan politik bebas aktif.

14 Mei 1948. Alasan pemilihan Palestina adalah latar belakang historis untuk mengembalikan ”Haikal Sulaiman” yang merupakan lambang puncak kejayaan Kerajaan Yahudi di tanah Palestina (sekitar 975 – 935 SM). .” Tahun 1918. pernyataan simpati terhadap aspirasi Zionis Yahudi yang telah diajukan kepada dan disetujui oleh Kabinet. Dalam Deklarasi Balfor tahun 1917. Waktu itu. Inggris dan Prancis berkongkalingkong untuk membagi wilayah Timur Tengah dan terkenal dalam Perjanjian Sykes Picot. Khalifah Turki Utsmani Sultan Abdul Hamid sebagai penghalang terbesar diturunkan sebagai Khalifah oleh gerakan Turki Muda. para Sultan dan Khalifah Uthmaniyah. Swiss tahun 1897. tahun 1909. mereka menetapkan Palestina sebagai pilihannya. Pada tahun 1947. Tepat hari berakhirnya mandat dan penarikan pasukan Inggris dari Palestina dideklarasikan Pendirian Negara Israel. Namun pada 1916. Inggris mendukung pembentukan Negara Yahudi di tanah Palestina. sejak 1930 eksodus Yahudi dari Eropa ke Palestina meningkat tajam. Austria-Hungaria) melawan Sekutu. saya sangat senang dalam menyampaikan kepada Anda. ataupun hak-hak dan status politis yang dimiliki orang Yahudi di negara-negara lainnya . karena jelas dipahami bahwa tidak ada suatupun yang boleh dilakukan yang dapat merugikan hak-hak penduduk dan keagamaan dari komunitas-komunitas non-Yahudi yang ada di Palestina.Berdirinya Israel tidak lepas dari keruntuhan khilafah. Jendral Allenby merebut Palestina dari Khilafah Turki Utsmani. Turki Utsmani bergabung dengan Poros Central (Jerman. aku tidak akan menerima tawaran itu. Sekali lagi aku tidak akan menerima tawaran kalian!” Tidak heran kalau kemudian Yahudi berkonspirasi menghancurkan Sultan Abdul Hamid. ”Lord Rothschild yang terhormat. secara resmi mandat atas Palestina diberikan kepada Inggris oleh LBB. Pemerintahan Sri Baginda memandang positif pendirian di Palestina tanah air untuk orang Yahudi. Saya sangat berterima kasih jika Anda dapat menyampaikan deklarasi ini untuk diketahui oleh Federasi Zionis. Tetapi dalam kongres kaum Zionis pertama di Basel. PBB dengan sewenang-wenang membagi dua wilayah Palestina. Sultan Abdul Hamid mengeluarkan pernyataan keras kepada Yahudi: ”Seandainya kalian membayar dengan seluruh isi bumi ini. Setahun kemudian. Tiga puluh tahun lebih aku mengabdi kepada kaum Muslimin dan kepada Islam itu sendiri. dan akan menggunakan usaha keras terbaik mereka untuk memudahkan tercapainya tujuan ini. Maka. terutama pada Era Nazi Jerman (Perang Dunia II). Aku tidak akan mencoreng lembaran sejarah Islam yang telah dirintis oleh nenek moyangku. 1948 menjadi tahun bersejarah bagi Yahudi karena merupakan tahun deklarasi pembentukan Israel. atas nama Pemerintahan Sri Baginda. Pada Perang Dunia I (1914-1918).Mula-mula disebut Argentina atau Palestina. Palestina jatuh. Berikut adalah isi surat dari Arthur James Balfour yang berdiri di belakang perjanjian laknat itu.

Jordania.Ada beberapa perang yang pantas diingat dalam sejarah berdarah Yahudi. Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan tetap dalam kontrol Israel. Mesir mendapatkan kembali Gurun Sinai dengan syarat tidak lagi memerangi Israel. Palestina. dan Syria masing-masing menduduki Gaza. Gaza. Jordani. Pengakuan PLO atas eksistensi Israel dan penunjukkan PLO sebagai otoritas resmi atas Jalur Gaza dan Tepi Barat. Sejak saat itu Israel semakin berdiri kokoh di tanah jajahannya. (sa/berbagaisumber) . Mesir dan Syria menyerang Israel. Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan. Mesir. Puncaknya pada tahun 1992 dibuat Perjanjian Oslo. Diikuti embargo minyak kepada negara-negara Barat. Dan pada tahun 1973 terjadi Perang Yom Kippur. Pada 1967 terjadi Perang 6 Hari. Mesir. tapi justru kehilangan ketiga daerah hasil perang 1948 bahkan Gurun Sinai lepas dari Mesir. Pada 1948 ada Perang Arab Israel I. Tapi pada tahun 1978 dalam Perjanjian Camp David. Syiria menyerang Israel.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful