Sejarah Palestina

23JAN
Akhir-akhir ini terjadi keprihatinan yang mendalam di bumi Palestina. Beribu orang tewas akibat serangan Israel ke jalur Gaza yang dimulai tanggal 27 Desember 2008. Dunia pun bergejolak. Beberapa negara dengan keras menentang Israel bahkan dengan memutuskan hubungan diplomatiknya. Unjuk rasa menentang serangan Israel pun terjadi di mana-mana termasuk di Indonesia. Namun, perang masih mungkin meletus hingga beberapa tahun mendatang. Palestina memang memiliki sejarah yang pelik. Israel, yang merupakan bangsa Yahudi, mendirikan negaranya di atas tanah Palestina. Hal ini menyebabkan situasi berkembang hingga keadaan sekarang. Untuk lebih memahami konflik ini, maka saya berusaha merangkum sejarah Palestina dari awal hingga terjadinya konflik.

Wilayah Palestina-Israel (swaramuslim.com) Tulisan ini dirangkum dari beberapa sumber yaitu: 1. Makalah Umar Asasudin, M.A. yang berjudul “Peranan Cendekiawan dalam Perjuangan Kemerdekaan Palestina: Pendekatan Sejarah” 2. Pidato Ikhrimah Shabri (Imam Masjid Al-Aqhsa Palestina pada tahun 1992) yang berjudul “Palestina: Sejarah Perjuangan, Intifada, dan Agresi Israel terhadap Masjidil Aqsha”. 3. Makalah Dr. Roeslan Abdoelgani yang berjudul “Solidaritas Indonesia terhadap Palestina: Suatu Tinjauan Historis” Ketiganya terdapat dalam buku “Palestina: Solidaritas Islam dan Tata Politik Dunia Baru”, dengan editor : M Riza Sihbudi & Achmad Hadi, cetakan Pustaka Hidayah tahun 1992. Buku ini berintikan makalah dalam seminar “Pekan Persahabatan Indonesia Palestina” 13-18 Januari 1992 di Yogyakarta. Kejadian setelah tahun 1992 dirangkum dari: 1. “Tabel Sejarah Timur Tengah” dalam blog “Kajian Timur Tengah” oleh Dina Y. Sulaeman 2. “Sejarah Berdirinya Negara Israel” oleh Panji Prabowo (Kepala GAMAIS ITB 2008-2009) dalam blognya 3. Berita-berita dalam kompas.com tentang perang Israel Palestina. Selamat membaca! ***

haikal Yahudi. menjadi pusat . candi Yupiter. Mesir. dan keturunannya. Babilonia. pengaruh agama Kristen masuk ke Roma. di dalam kasus bangsa Yahudi. Agama Kristen tumbuh di daerah tersebut. Raja Pompey dari Romawi (www. ada sebagian kecil yang tetap bertahan di sana. Pada akhirnya dekrit ini membuat sebuah pemberontakan besar dari 200. Palestina berada dalam kekuasaan Kerajaan Bizantium. biasanya Roma tidak melakukan penekanan tetapi memperlakukan daerah jajahannya dengan lembut untuk mempersatukan warga negeranya dengan bangsa jajahannya.usu. Wilayah Palestina Dikuasai Kerajaan Romawi Sekitar tahun 100 SM muncullah kekuatan Roma dan pada tahun 63 SM. yang disebut juga kerajaan Romawi Timur. dan kerajaan-kerjaaan lain secara bergantian dalam rentang waktu tersebut. cara ini tidaklah berhasil. Perang terjadi dan pemberontak kalah dan akhirnya pada tahun 70 M.s. akhirnya menjadi raja di sana dan Palestina menjadi tanah air bangsa yahudi dari 1000 SM – 135 M. yang merupakan bangsa yahudi.000 orang Yahudi yang dipimpin oleh Barcocheba di Jerussalem. Pada saat itu. diganti dengan candi lambang supremasi Roma. timbul pemberontakan yang dilakukan oleh bangsa Yahudi.Wilayah Palestina pada mulanya ditinggali oleh beberapa bangsa.edu) Pada saat itu. Lalu. Namun. sekitar tahun 1000 SM. Daud a. Jerussalem jatuh sepenuhnya ke tangan Roma. Setelah masa itu. bangsa Yahudi kalah dan dikeluarkan peraturan mereka dilarang masuk ke kota apapun alasannya. Lalu. Jerussalem dijadikan koloni Roma dan tempat peribadatan Yahudi. sehingga menumbuhkan penyebaran agama Kristen di Palestina. Tahun 66 M. pada pembagian kerajaan Roma tahun 395. di bawah pemerintahan Raja Pompey. Mulai saat itu bangsa Yahudi tersebar ke luar Palestina. Raja Hadrian yang saat itu memimpin Roma mengirimkan Julius Sevenus dan tentara yang jumlahnya besar untuk memadamkan pemberontakan dan menaklukan Jerussalem. Palestina ditaklukan oleh Raja Thalut dan Daud a. Hal ini menyebabkan akhirnya Roma berlaku keras kepada bangsa Yahudi dan mengeluarkan dekrit yang mematikan nasionalismen bangsa Yahudi dengan cara melarang berbagai peribadatan mereka. menaklukan kerajaan yang menguasai Palestina. Pada saat itu Palestina menjadi daerah yang makmur. Roma. Seringkali timbul huru-hara dari bangsa Yahudi. yaitu bangsa Ammonit dan Philistine. Namun. Palestina sendiri sempat dikuasai oleh Kerajaan Persia.s.

Raja Heralcus dari Bizantium menaklukan kembali teritorial tersebut. usaha tersebut tidak berhasil dan akhirnya baru berhasil ketika Kekhalifahan Islam dipimpin oleh Umar ra. Tahun 628 M. menyerang daerah itu. diduduki dinasti Fathimah yang menyatakan kemerdekaannya dari Dinasti Abbassiyah. Bizantium jatuh. Umar sendiri sempat mengunjungi The Holy Rock (tempat ibadah Daud as.Yahudi. Di bawah kepemimpinan Umar ra. Gereja Holy Sepulchre dihancurkan dengan tanah dan hartanya dibawa.edu) . Namun kemenangan ini bersifat sementara karena munculnya kekuatan Islam yang melemahkan Kerajaan Bizantium tersebut. Pada tahun 636. Mesir. terjadi pemberontakan kaum Qaramithah yang merampas Mekkah. Terjadi pertikaian antara kedua dinasti tersebut sampai dengan 1072 dan akhirnya Palestina dikuasai oleh Dinasti Fathimiah. Pada tahun 929. khalifah Abdul Malik dari Dinasti Abbasiah memperindah tempat suci Jerussalem dengan membangun Kubah Al-Sakhrah. dan tempat Haikal Yahudi) dan tempat itu menjadi Masjid Umar. Gereja Holy Sepulchre hancur saat serangan Dinasti Fathimiah ke Dinasti Abbasiyah. Namun sesekali muncul penyiksaan kepada bangsa Yahudi oleh bangsa yang menguasai. suku-suku di daerah Arab berhasi l dipersatukan di bawah kepemimpinannya yang asalnya saling bermusuhan. Muncullah pengaruh Islam di Jerussalem. Dome of the Rock (history.boisestate. Pada tahun 1969.dll. Hal ini menyebabkan banyaknya eksodus bangsa Arab ke Jerussalem. Di selang tahun 610-632 M. Gereja lain bernasib sama dan uskupnya ditahan. Kerajaan Islam (Kekhalifahan Islam) setelah Muhammad saw meninggal di bawah pemimpin Abu Bakar (632-634 M) berusaha merebut daerah Palestina dari tangan Bizantium. Tahun 611 M.perkembangan jemaah haji (beribadah mengunjungi tempat-tempat suci yang dilakukan oleh penganut Kristen. Diikuti oleh bangsa Yahudi yang ingin membalas dendam. Pada tahun 685-705. Palestina Dikuasai Islam Islam muncul tahun 610 M di bawah kepemimpinan Muhammad saw.). atau Dome of the Rock. Yerussalem direbut. Perselisihan yang terjadi di antara kepemimpinan umat Islam setelah zaman Muhamamad saw dan Khulafaurrasyidin (4 sahabat Nabi Muhamamad saw yang memimpin setelah nabi wafat) menyebabkan munculnya berbagai dinasti yang berganti memimpin Islam dari Dinasti Muawiyah sampai dengan Dinasti Abbassiah. Chosroes II. terjadi perjanjian damai di Jerussalem antara pemerintahan Umar dengan umat Kristen yang dipimpin oleh Uskup Sophronius. raja Kerajaan Sasan dari Persia. Namun.

dan Palestina dikuasai oleh Inggris. Berdirinya Negara Israel Tahun 1914. Namun. Turki menguasai Palestina selama 4 abad. Adanya Perang Salib II yang berlangsung tahun 1147-1187 menyebabkan Palestina kembali berada di tangan Kerajaan Islam. Hal ini disebabkan bangsa Yahudi yang terpencar dan tidak memiliki tanah air sejak Romawi menguasai Palestina. Turki menjadikan daerah Palestina sebagai salah satu provinsi dan gubernur dikirim dari Konstatinopel. Deklarasi ini berisi tentang dukungan Inggris terhadap pendirian negara . Wilayah Dikuasai Turki (1516-1900) Pada 1516. Hal ini memunculkan semakin kecilnya pengaruh Turki dan membesarnya pengaruh para konsulat di sana. keluar deklarasi menteri luar negeri Inggris. dan Suriah. datangnya tentara dari Mesir menyebabkan mereka kalah dan akhirnya daerah itu dikuasai oleh Mesir. Arthur Balfour.000 tentara untuk menguasai Jerussalem. Namun.com) Tahun 1896. muncul serangan dari suku Tartar di bawah pimpinan Hulagu yang berasal dari Asia Tengah (Mongol). Jerussalem takluk dan akhirnya berdirilah kerajaan Latin di Jerussalem. muncul perselesihan antara Inggris Raya dan Turki. Perang Salib berlangsung beberapa kali namun akhirnya berbuntut kepada perjanjian damai. Theodor Herzl (www. Pada tahun 1258. Theodor Herzl. Palestina sempat dijadikan markas militer oleh Turki. akhirnya tahun 1918 Inggris resmi menang.israelvets. Akhirnya. Palestina dikuasai oleh suku Frank yang beragama Kristen. Perang ini disebut Perang Salib I. penggagas gerakan zionisme. Sempat terjadi Perang Krim (1854-1856) karena persaingan antara Ortodoks Yunani dan Pendeta Latin. Mulai 1840. Akhirnya muncul pelabuhan-pelabuhan dan konsulat-konsulat Eropa. Turki membuka Palestina demi kepentingan ekonominya. Tanggal 2 November 1917. mengeluarkan usulannya untuk mendirikan negara Israel di Palestina. Turki menaklukan Mesir yang menyebabkan daerah itu ditaklukan Turki. Akhirnya menyebabkan keduanya berperang. Damaskus. Serangan ini sempat menakukan Baghdad. yang dikenal sebagai Deklarasi Balfour.Pada masa Perang Salib dan setelahnya (1099-1900) Pada tahun 1099. datang serangan suku Frank dari Eropa yang membawa ke daerah Yerussalem yang membawa 40. beberapa orang Yahudi mendirikan koloni di daerah Palestina.

sayangnya. Tahun 1933. Komisi Tinggi-nya adl Herbert Samuel. Bangsa Yahudi dan Arab yang tinggal di Palestina saling berebut pengaruh dan menolak aturan tersebut. Konflik ini terjadi karena adanya perebutan hak-hak beberapa tempat suci di Yerussalem. Inggris mengeluarkan mandat yang intinya akan membagi Palestina menjadi dua bagian. Hal ini menyebabkan Amerika berpihak kepada kepentingan bangsa Yahudi. Arthur Balfour (www. mulai terjadi kerusuhan besar antara bangsa Arab dan Yahudi. PBB menyarankan agar Palestina dibagi 2. kantor pemerintahan Inggris di Palestina (British Mandate of Palestine) berdiri. bangsa Yahudi hanya berjumlah 17% dari seluruh masyarakat Palestina. Namun. Inggris sendiri akan menarik mandatnya dari Palestina tanggal 15 Maret 1948. 1 September 1947.firstworldwar.Yahudi di Palestina. Mulailah berbagai perang gerilya yang melibatkan keduanya. . Hal ini disebabkan oleh bangsa Yahudi telah membantu Inggris dalam memenangi Perang Dunia I dan Inggris ingin menguasai Palestina karena berada di daerah strategis di antara Asia. Pada saat itu juga terjadi perubahan politik di Timur Tengah. hal ini terjadi karena orang-orang Arab tertekan dengan pembelian tanah dan imigrasi orang Yahudi yang akhirnya mendesak mereka. imigrasi Yahudi ke daerah Palestina terus meningkat. Mesir dan Suriah yang merdeka menyebabkan tumbuhnya nasionalisme untuk memerdekakan diri. Konflik antara Arab-Yahudi memuncak. Namun.com) Pada tahun 1920. setelah masa itu. White-paper ini ditentang oleh bangsa Yahudi. terjadi gelombang migrasi besarbesaran dari Eropa ke Palestina. biasanya masuk ke kota dan mendirikan perusahaan-perusahaan di sana. menjadi daerah untuk bangsa Yahudi dan Arab. Pada saat itu. dan Afrika. yaitu untuk Arab dan Yahudi untuk menghentikan perpecahan. Inggris yang mulai merasa terganggu hubungannya dengan Amerika akhirnya menyerahkan tentang Palestina ke PBB. saat Hitler berkuasa di Jerman dan Polandia. Selain itu. bangsa Yahudi yang tinggal di Amerika memegang peranan penting dalam perekonomian Amerika. Namun. berdasarkan hasil penyelidikan tim yang dibuat Inggris. Orang Yahudi yang baru datang. Akhirnya timbul wacana untuk melepaskan Palestina dari Inggris. Setelah tahun-tahun tersebut. Tahun 1929. Tahun 1938. Eropa. beberapa tahun kemudian mandat itu dicabut dan diganti dengan white paper yang intinya mendesak dibentuk satu pemerintahan gabungan antara Arab dan Yahudi.

Penduduk Palestina terbagi menjadi 3. Perumahan mereka digusur dan diteror. bangsa Palestina dijadikan masyarakat kelas dua. Pada kelanjutannya. Bangsa Palestina terus menerus menderita di bawah pendudukan Israel. yang tinggal di pendudukan Israel. PLO dipimpin oleh Yaseer Arafat. dan akhirnya mengusai seluruh daerah Palestina kecuali Tepi Barat yang dikuasai Suriah dan Jalur Gaza yang dikuasai Mesir. Yasser Arafat (www. Israel menang telak. Setelah itu. Tahun 1964 berdiri PLO (Palestinian liberation Organization). Esoknya Amerika Serikat mengakui kedaulatan Israel. baik itu anak-anak dan orang tua. sering terjadi bentrok antara Israel dan negara-negara sekitarnya. Perjuangan Palestina Pasca 1948 (red. muncullan gerakan yang dinamakan Intifada pada tahun 1987. wilayah Palestina dikuasai Israel. Di saat terjadi perang. dengan imbalan daerahnya sampai dengan Sinnai dikembalikan ke Mesir (tercantum dalam Perjanjian Camp David 1978). sebuah organisasi yang nantinya diakui sebagai satu-satunya organisasi yang mewakili aspirasi masyarakat Palestina. tinggal di jalur Gaza dan Tepi Barat. Israel sendiri menduduki Jalur Gaza dan Tepi Barat. Seluruh aspek bangsa Palestina. Mulai saat ini. dan yang mengungsi ke daerah-daerah luar Palestina. namun Israel menang dan menguasai daerah hingga mendekati Terusan Suez. merupakan gerakan melawan tentara Israel yang bersenjata dengan batu-batu dan ketapel. Tahun 1973. Akibat dari tekanan pendudukan Israel. Mesir kalah telak sehingga Israel berhasil menduduki daerah Sinnai. digunakan istilah bangsa Palestina untuk penduduk yang kebanyakan Arab yang tinggal di Palestina yang bukan masyarakat Yahudi) Negara-negara Arab di sekitar Palestina menolak kehadiran Israel di sana. yang secara harfiah berarti “pemberontakan”. Di sana. Terjadi pengungsian besar-besaran bangsa Palestina dari Palestina. Terjadilah perang.com) Pata tahun 1967. para ningrat Arab malah kabur ke negara lain. Gerakan Intifada sendiri. Mesir akhirnya mengakui keberadaan negara Israel. terjadi perang 6 hari antara Israel-Mesir. Israel diproklamirkan orang-orang Yahudi. Mesir dan Suriah bersatu untuk menyerang Israel.semangat bangsa Yahudi lebih berlipat dibanding dengan bangsa Arab di sana. Selain itu . Tanggal 14 Mei 1948. lelaki dan wanita melakukan perjuangan dengan melempar batu ke arah tentara-tentara Israel yang bersenjata dan bertank lapis baja. membentuk perumahan-perumahan untuk bangsa Yahudi di daerah Palestina. Israel sendiri demi kepentingan zionismenya. Sejak saat itu.mukto-mona.

voltairenet. yaitu 60% dari Jalur Gaza dan kota Ariha di Tepi Barat. Imbalannya. antara Israel dan Palestina yang diwakili oleh PLO. sisanya diserahkan kepada Palestina. Perjanjian Al Khalil ditandatangani Israel-Palestina yang berisi 20% wilayah Al Khalil tetap dikuasai Israel. Arafat memasuki Gaza dalam rangka mendirikan Otoritas Nasional Palestina (Palestinian National Authority.org) Intifada (www. 2. Pertemuan berlanjut sehingga pada 13 September 1993. Yasser Arafat terpilih menjadi Presiden. yaitu Tepi Barat dan Jalur Gaza yang masing-masing dipisahkan oleh wilayah Israel. Pada 1 Juli 1994. Berisi Israel menyerahkan sebagian wilyah di Tepi Barat kepada PNA. PNA berjanji mengatasi masalah terorisme (terorisme sendiri merujuk kepada tindakan HAMAS) Wilayah Palestina sendiri terbagi dua. dimulai konferensi Madrid. sebagai imbalan. ditandatangai Perjanjian Oslo yang berisi PLO diberi wilayah otonomi.israelnewsradio. 17 Januari 1997. 23 Okt 1998. yang memiliki pemikiran bahwa satu-satunya cara menguris Israel dari Palestina adalah dengan perang jihad. Pada 1996 diadakan pemilu pertama bangsa Palestina.net) Jalur Diplomasi Dimulai Pada 30 Oktober 1991.munculnya beberapa kelompok-kelompok garis keras. . Perjanjian Maryland ditandatangani Israel-PNA. Selanjutnya muncul beberapa perjanjian seperti: 1. selanjutnya disebut PNA). seperti HAMAS pada tahun 1987. PLO mengakui eksistensi Israel. Seorang Anak Melempar Batu ke Tentara Israel dalam Intifada (www.

Bangunan hancur dan masyarakat yang mengalami luka baik fisik maupun mental yang traumatis akibat perang. Pada Pemilu 2006. sekitar 600 orang merupakan anak-anak dan perempuan. Bill Clinton. September 2005 dimulai penarikan mundur tentara Israel dari Jalur Gaza. PNA sendiri dalam pihak yang bertentangan dengan HAMAS. Inilah kemenangan para pejuang Palestina setelah 38 tahun. dipimpin oleh HAMAS.com) Beberapa kali terjadi bentrok antara HAMAS dan Israel yang ditandai saling meluncurkan roket dan misil di perbatasam.wordpress. Intifadah Kedua dimulai. Selain itu.com) Pada 28 Sept 2000. dimulailah perang yang ditandai dengan tanggal 27 Desember 1998. Israel mendirikan tembok-tembok pembatas yang mengucilkan pemukiman Palestina dan memperlebar perumahan bagi bangsa Yahudi. Namun. Akhirnya. Perang yang terakhir terjadi pada Desember 2008. Sayap Militer Hamas (heavenawaits. Namun.Yitzhak Rabin. dari kebanyakan warga yang tewas bukanlah dari kalangan militer. 11 Nov 2004 Yaser Arafat meninggal. Israel terus melancarkan serangan dan teror ke Jalur Gaza. Pasca gencatan senjata berakhir pada November 2008. Yasser Arafat dalam Kesepekatan Oslo (kenraggion. Bahkan. Kepemimpinan di PLO digantikan oleh Mahmoud Abbas. Israel telah menarik mundur pasukannya dari Jalur Gaza. gigihnya perjuangan Intifadah II membuat Israel kewalahan dan mengesahkan program penarikan mundur dari Jalur Gaza. Pada 26 Okt 2004. HAMAS sendiri berpusatkan di daerah Jalur Gaza. Pada. Rumah sakit penuh oleh orang yang terluka dan masyarakat yang hidup di sana kekurangan bahan makanan . Pada saat tulisan ini dibuat (21 Januari 2009). tank-tank Israel masuk ke perbatasan jalur Gaza dan milisi HAMAS menembakkan roket ke arah Israel dari Jalur Gaza. HAMAS memenangi pemilu. Sayangnya. PNA lebih milih untuk berdialog daripada berperang. sebagian besar negara barat menolak hasil pemilu ini karena menanggap HAMAS adalah teroris dunia. Keadaan Jalur Gaza saat ini bagaikan kota yang luluh lantah. Israel melakukan serangan udara yang diikuti serangan darat ke arah Jalur Gaza dengan dalih memusnahkan HAMAS. Hal ini memaksa perang terjadi. Perang terjadi sampai dengan 19 Januari 2008 dan menewaskan 1200 lebih warga Palestina dan belasan tentara Israel.

Dalam era modern. deadaan di Palestina masih memungkinkan untuk terjadi perang kembali. Meskipun bantuan telah masuk.[2] Konflik Palestina-Israel adalah konflik yang paling lama berlangsung di wilayah Timur Tengah (dengan mengenyampingkan Perang Salib). kawasan Timur Tengah merupakan kawasan berasalnya tiga agama Samawi. Irak-Kuwait. dan konflik Palestina-Israel yang telah lebih dari lima dekade masih berlangsung hingga saat ini.com) *** Pendahuluan Kawasan Timur Tengah merupakan sebuah kawasan geopolitik yang menjadi wilayah konflik yang berkepanjangan. dan Islam yang sekaligus menjadikan kawasan tersebut sebagai kawasan suci bagi ketiga agama. namun diperkirakan Jalur Gaza tidak akan pulih dalam waktu dekat.populisamerica.dan obat-obatan. Kristen. Fakta ini pula yang melatarbelakangi terjadinya Perang Salib dalam kurun waktu ratusan tahun. berbagai krisis terjadi di wilayah ini. yang menyebabkannya menjadi perhatian utama .[1] Tidak hanya itu.monde-magouilles. seperti perang Iran-Irak. Perempuan Gaza sedang Meratap (www. invasi Amerika Serikat ke Irak. yaitu Yahudi. Wilayahnya yang mengandung sumber daya mineral dalam jumlah yang banyak. Korban-korban lain masih mungkin berjatuhan.com) Korban Anak-Anak di Gaza (www. telah menjadikan kawasan ini sebagai hotbed atau ajang unjuk kekuatan negara-negara besar yang memiliki kepentingan akan energi. Padahal.

Konferensi ini tidak hanya dihadiri oleh perwakilan dari Palestina dan Israel. ketika pemerintahan George W. dan negara-negara lain di Kawasan Timur Tengah. dan dimulainya konflik antara Palestina – Israel telah melalui latar belakang sejarah yang cukup panjang. yang menandai perubahan platform politik yang cukup fundamental dari Hamas mengingat mereka merupakan partai politik Palestina yang paling keras mengecam hadirnya Israel di wilayah Timur Tengah. gerakan nasionalisme Yahudi muncul di kalangan Yahudi Eropa. dan beberapa di Tepi Barat (West Bank) ditarik dan dihancurkan. Dalam beberapa waktu belakangan. tetapi setidaknya usaha untuk mewujudkan hal tersebut sudah semakin dekat. ketika PBB baru terbentuk dan sampai saat ini belum terselesaikan meski ratusan resolusi telah dikeluarkan. dan Janji-Janji Pemenang Perang Meskipun telah memiliki catatan sejarah dalam dokumentasi seperti Alkitab dan Alquran. Hamas bersedia untuk mengakui eksistensi Israel di wilayah Timur Tengah. Sebagai contoh. konflik antara Palestina – Israel tidak bisa hanya dilihat dari kejadian 5 atau 10 tahun belakangan. dengan adanya diskriminasi berkepanjangan terhadap warga Yahudi di hampir seluruh wilayah Eropa. Ottoman bertahan di wilayah Timur .[6] Gerakan ini lazim disebut dengan Zionisme. Pada saat itu. Kedua entitas politik ini telah “bertarung” di kawasan Timur Tengah semenjak berdirinya negara Israel pada tahun 1948. Perkembangan terakhir yang didapat dari perjalanan Jimmy Carter tersebut. Perseteruan antara kedua entitas ini telah berlangsung selama enam dekade (jika dihitung dari terbentuknya negara Israel). karena pada umumnya warga Yahudi diterima di wilayah dimana mereka berasimilasi. tanpa mengakui eksistensi Israel. yang ditemukan dan dipopulerkan oleh seorang jurnalis Yahudi berkebangsaan Austria bernama Theodore Herzl. melalui buku berjudul Der Judenstaat. khususnya di Eropa. mantan Presiden Amerika Serikat (AS). Imperium Ottoman masih mengontrol sebagian besar wilayah di kawasan Asia Barat. Israel mengalami diaspora[5]. paham anti-semit di kawasan Eropa Timur dan Tengah. wilayah Palestina/Israel yang kita kenal pada saat ini masih berada dibawah kekuasaan Imperium Ottoman. Tetapi.[3] Meski kemudian kabar ini dibantah oleh pemimpin Hamas. Yordania. Suriah. Kekalahan Ottoman. mulai dari Asia Minor/Turki sampai ke seluruh semenanjung Arab. konflik antara keduanya menjadi agenda pertama dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mesir. setelah munculnya pogrom di Rusia. Negara Israel belum terbentuk sampai pada tahun 1948. Mereka berasimilasi dengan masyarakat di sekitarnya. dan juga kematian Alfred Dreyfus (Kapten Tentara Prancis beragama Yahudi) karena tuduhan menjadi mata-mata musuh. Khaled Meshaal yang mengatakan bahwa Hamas tetap dalam posisi untuk memperjuangkan negara Palestina dengan batas pada tahun 1967. sehingga mewujudkan terjadinya Aliyah[7] dalam beberapa gelombang. Selama kurang lebih 400 tahun. Pada awalnya. dan melakukan dialog dengan pemimpin-pemimpin Palestina. Herzl menganggap. Bush berusaha menengahi konflik Timur Tengah dengan mengadakan Konferensi Annapolis. sedang melakukan safari ke wilayah Palestina. tidak ada gerakan nasionalisme Yahudi yang mempunyai tujuan untuk kembali ke tanah Israel. namun juga dari negara-negara lain seperti Lebanon. yang mengeluarkan rekomendasi mengenai perdamaian antara Palestina dan Israel.masyarakat internasional. Periode Pra-1920 : Zionisme. maka asimilasi bukan lagi menjadi pilihan bagi Yahudi apabila mereka ingin tetap hidup. namun tetap mempraktikkan ajaran-ajaran Yahudi. mengeluarkan kebijakan unilateral disengagement plan yang disetujui oleh Knesset (parlemen Israel). Tetapi. Ketika gerakan Zionisme mulai marak di kawasan Eropa. yang menjadikan Yerusalem sebagai ibukota Palestina. Ariel Sharon (Kadima) sebagai Perdana Menteri Israel pada saat itu. Diaspora telah menghasilkan penyebaran umat Yahudi di seluruh dunia.[4] Belum hilang dari ingatan. telah terjadi serangkaian peristiwa penting yang menandai proses perdamaian antara kedua entitas ini. Dengan adanya kebijakan tersebut. Semenjak kehancuran Kerajaan Israel dan penjajahan oleh Romawi. Pada tahun 2005. seluruh pemukiman Israel yang berada di wilayah Jalur Gaza. Jimmy Carter. dan tidak pernah memiliki pemerintahan sendiri yang berdaulat. Kebijakan ini memang tidak langsung membuahkan perdamaian permanen antara Palestina dan Israel. Zionisme telah berhasil membangkitkan nasionalisme Yahudi yang berada di Eropa.

sehingga keberadaannya tidak berfungsi maksimal . yang dikenal dengan sebutan Hussein-MacMahon Correspondence. Akhirnya Dewan Sekutu memutuskan untuk membuat konferensi yang diadakan di San Remo. Palestine Riots 1929[12].Tengah yang kita kenal pada saat ini. terjadi Perang Dunia II di wilayah Eropa yang telah melahirkan tragedi holocaust. yang dikenal dengan Sykes-Picot Agreement. Lahirnya janji-janji dari Inggris kepada Yahudi dan Arab telah melatarbelakangi konflik antara Arab dan Yahudi. telah terjadi beberapa bentrokan diantara bangsa Arab dan Yahudi yang berada di wilayah Palestina. Dalam perjanjian tersebut. Keputusan ini mengikutsertakan Balfour Declaration sebagai salah satu landasan dibuatnya alokasi wilayah tersebut. namun juga oleh bangsa Arab yang berada di wilayah Ottoman. yang menjadikan wilayah Palestina sebagai wilayah mandat yang akan dikelola oleh Inggris hingga penduduk di wilayah tersebut dapat memerintah secara otonom. Arab Revolt 1936-1939[13]. Ketika dibuatnya Sykes-Picot Agreement. antara lain Palestine Riots 1920[11]. Eksistensi Imperium Ottoman di kawasan Timur Tengah berakhir ketika kekalahan mereka pada Perang Dunia I. yang secara otomatis membuat mereka tidak mungkin untuk bisa membentuk pemerintahan Arab yang independen. wilayah Palestina belum diserahkan kepada negara manapun. disamping Pasal 22 dari Kovenan Liga Bangsa-Bangsa. Inggris mendapatkan Yordania. Dalam kurun waktu hampir 30 tahun selama pemerintahan Mandat Inggris. sehingga semakin menguatkan niat bangsa Yahudi di Eropa untuk kembali ke tanah Palestina. sedangkan Prancis mendapatkan Suriah dan Lebanon. Periode 1920-1948 : Mandat Inggris hingga terbentuknya Negara Israel Tugas yang diberikan LBB kepada Inggris untuk mengelola wilayah Palestina sampai mereka bisa memerintah secara otonom. ternyata menimbulkan banyak friksi di antara warga di wilayah Palestina. sehingga dijadikan sebagai sebuah wilayah internasional yang dikelola secara bersama-sama diantara negara-negara pemenang perang. Dokumen ini dikenal dengan nama Balfour Declaration. Konferensi San Remo menghasilkan keputusan yang memberikan wilayah Palestina dan Irak kepada Inggris. yang telah menjanjikan untuk membantuk terbentuknya sebuah pemerintahan Arab yang independen apabila bangsa Arab mau melawan Ottoman. Irak bagian utara.[8] Namun janji Inggris terhadap Arab untuk membantuk pembentukan pemerintahan Arab tidak segera diwujudkan. sementara Prancis mendapatkan Turki. dan Lebanon. justru menimbulkan resistensi dari Arab. sehingga menimbulkan banyaknya gesekan terutama klaim mengenai siapa yang paling berhak untuk berada di wilayah Palestina. Bangsa Arab memberontak kepada Imperium Ottoman atas bantuan Inggris. karena sengketa yang terus terjadi antara negaranegara yang menguasai bekas wilayah Ottoman. Italia. yang menjadi landasan bagi gerakan Zionisme untuk mewujudkan visi terbentuknya negara Yahudi yang eksklusif dengan kembali ke tanah Palestina. khususnya antara Arab dan Yahudi. Irak. dan sebagian wilayah Haifa.[9] Dengan adanya kesepakatan tersebut.[10] Sedangkan negara-negara lain dibebaskan untuk memilih wilayah yang akan dikuasainya. Kekalahan Ottoman bukan saja disebabkan oleh Inggris dan Prancis. untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Sykes-Picot Agreement yang dibuat antara Inggris dan Prancis ternyata tidak menyelesaikan permasalahan yang ada di kawasan Timur Tengah. Keberadaan Inggris di wilayah Palestina untuk membantu warga di Palestina menjadi otonom. Inggris kembali mengumbar janji kepada bangsa Yahudi dengan mendukung pendirian negara Yahudi di tanah Palestina. Jerusalem Riots 1947. bangsa Arab tidak mendapatkan wilayah bekas Imperium Ottoman. Janji dari Inggris ini tertuang dalam korespondensi antara Sir Henry MacMahon (Pejabat Tinggi Inggris di Kairo) dengan Sharif Hussein (pemimpin Arab Hashemite). Dalam kurun waktu ini pula. Pada waktu yang hampir bersamaan dengan dengan pembuatan Sykes-Picot Agreement. Inggris dan Prancis justru membuat perjanjian bilateral yang membagi bekas wilayah Imperium Ottoman untuk negara-negara Eropa. yang merasa berhak dan didukung oleh Inggris. Suriah. Kedua bangsa tersebut telah dijanjikan oleh Inggris untuk bisa membentuk pemerintahan berdaulat yang berdiri sendiri. Liga Bangsa-Bangsa menggunakan hasil dari Konferensi San Remo untuk membuat British Mandate of Palestine pada tahun 1920.

PBB. sehingga mereka memiliki kekuatan militer yang lebih terkomando dan rapi. dan hanya dalam hitungan jam. protes dari bangsa Arab pun bermunculan. Selama 17 tahun. atau lebih dikenal dengan UN Partition Plan. Secara demografis. dan hanya mengandalkan organisasi paramiliter seperti Haganah. Israel belum memiliki angkatan bersenjata yang resmi. Proposal menjadi Resolusi 181 Majelis Umum PBB.000 warga Palestina terpaksa menjadi pengungsi dan mencari perlindungan di negara-negara Arab. Dan pada tahun itu pula. Lahirnya PBB sebagai penerus tugas dari LBB. telah berhasil menghimpun informasi berkaitan dengan rencana negara-negara Arab untuk menyerang Israel.[15] Proklamasi kemerdekaan Israel ini menyulut kemarahan bangsa Arab. Palmach yang berjuang tanpa komando. Pada hari yang bersamaan dengan berakhirnya Mandat Inggris. Perang 1948 telah memunculkan persoalan pengungsi Palestina yang terusir dari kediamannya di Palestina. Periode 1948 : Konflik Tak Berujung. tetapi dijadikan sebagai sebuah wilayah internasional yang diurus secara internasional oleh PBB. tidak menghambat bangsa Yahudi untuk mewujudkan visi dari Zionisme. David Ben-Gurion yang mewakili Yahudi. dan Perjanjian-perjanjian Damai yang Impoten Kelahiran Israel pada 14 Mei 1948 telah menginisiasi konflik berkepanjangan antara Arab dengan Israel. ketegangan antara negara-negara Arab dan Israel masih terus terjadi. komunitas Yahudi hanya ada sekitar 7% dari seluruh penduduk Palestina.dan jauh dari tujuan awal yang diharapkan ketika LBB menugaskan Inggris. Dirinya seringkali mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang berisikan tentang keinginannya untuk menghancurkan Israel. Irgun. Jerusalem tidak ditempatkan dibawah penguasaan Arab ataupun Yahudi. setelah selama lebih dari satu tahun bertempur. khususnya Majelis Umum. Dalam proposal ini. Di tengah-tengah peperangan. Penolakan dari bangsa Arab telah menggagalkan proposal perdamaian ini. sehingga terbentuk negara Arab dan Yahudi secara terpisah. yaitu dengan membuat partisi atau pembagian wilayah Palestina. bangsa Arab didukung oleh negara-negara Arab disekitar Israel seperti Irak. Sementara bangsa Arab di Palestina juga mengandalkan organisasi paramiliter Futuwa dan Najjada. dan menimbulkan konflik bersenjata pertama antara bangsa Arab dengan Yahudi (yang kali ini telah menjadi Israel). Konflik bersenjata pertama antara Arab dengan Israel terjadi beberapa hari sesudah diproklamasikannya kemerdekaan Israel. Dengan adanya ketidakseimbangan antara jumlah penduduk dan wilayah yang diberikan oleh PBB. memberikan 55% wilayah Palestina untuk dijadikan negara Yahudi. Namun setelah itu.[14] Gagalnya Mandat Inggris dan UN Partition Plan di Palestina. Pada tahun 1967. Israel melancarkan serangan pertamanya ke . dan 93% sisanya merupakan Arab. tidak banyak membantu penyelesaian konflik yang terjadi di wilayah Palestina. eksistensi Israel sebagai negara ditegaskan dengan diterimanya Israel sebagai anggota PBB. Tepatnya pada tanggal 5 Juni 1957. Yordania dan Mesir untuk mendukung perlawanan Arab terhadap Israel. khususnya dari Presiden Mesir pada saat itu. organisasi paramiliter Israel dilebur menjadi sebuah angkatan bersenjata yang disebut dengan Israeli Defense Forces. Konflik bersenjata Arab dan Israel tidak berhenti di tahun 1949. Pada saat itu. Sekitar 750. berinisiatif untuk mebuat sebuah proposal perdamaian untuk Arab dan Yahudi di Palestina. terjadi konflik berikutnya antara Arab dan Israel. Peperangan 1948 atau yang dikenal dengan nama Al Nakba dimenangkan oleh Israel. Israel yang telah mengerahkan kekuatan intelijennya ke seluruh wilayah negara-negara Arab. Adanya penolakan dari bangsa Arab yang merasa diperlakukan tidak adil melalui UN Partition Plan telah memicu kerusuhan selanjutnya di Yerusalem antara Arab dengan Yahudi (khususnya melalui pasukan paramiliter Haganah). selain itu statusnya yang merupakan resolusi Majelis Umum PBB menjadikannya tidak mempunyai kekuatan hukum yang mengikat (non-legally binding). yaitu Gamal Abdul Nasser. Berakhirnya perang Al Nakba ini ditandai dengan dibuatnya perjanjian perdamaian antara Israel dengan negara-negara Arab disekitarnya pada bulan Juli 1949. dan 45% sisanya untuk negara Arab. Uni Sovyet dan Amerika Serikat memberikan pengakuaan terhadap negara yang baru lahir tersebut. memproklamirkan berdirinya Negara Israel.

PLO tetap menjadi representasi Palestina untuk berjuang di forum internasional. Meski telah memiliki organisasi yang resmi. yang kemudian dilanjutkan dengan Oslo Accords pada tahun 1993. Israel terus melancarkan serangan-serangannya ke negara-negara Arab yang berbatasan langsung dengan Israel seperti Yordania. kesepatakan tersebut kembali mentah dan tidak dapat diimplementasikan. Palestine Liberation Organization (PLO) memang telah dibentuk pada tahun 1964 oleh Liga Arab.000 penduduk Palestina menjadi bagian dari gelombang kedua pengungsi Palestina. tetapi statusnya sebagai representasi masyarakat Palestina baru ditegaskan pada tahun 1974. dan bergabung bersama penduduk Palestina lain yang telah berada di pengungsian. dan juga kematian Abu Jihad.Mesir. Namun seiring terbunuhnya Yitzhak Rabin yang berperan penting dalam Oslo Accords. Kekalahan negara-negara Arab dalam Six-Days War tidak membuat konflik antara Arab dengan Israel berakhir. seperti AS dan Russia. Namun Israel berhasil memenangkan peperangan dan berhasil mengubah peta geopolitik di kawasan Timur Tengah. Lahirnya Intifada pertama di Palestina. Serbuan negara-negara Arab berhasil melumpuhkan Israel. AS kembali berusaha untuk membuka jalan bagi kemungkinan perdamaian antara . istilah “Palestina” untuk menggambarkan sebuah negara mulai dikenal. Yom Kippur War menjadi puncak konflik bersenjata antara Arab dan Israel. Konferensi perdamaian paling awal adalah Madrid Conference yang dilaksanakan pada tahun 1991. Bangsa Arab berhasil membalas kekalahannya dari Israel. tepat sebelum peringatan hari Yom Kippur oleh Yahudi. aliansi kekuatan militer negara-negara Arab jauh lebih besar dibandingkan dengan Israel. dan Dataran Tinggi Golan (Golan Heights) dari Suriah. karena status Palestina sebagai negara belum diakui secara internasional. yang dikhususkan ke pangkalan udara militer yang menjadi basis kekuatan Mesir dan selama 5 (lima) hari kemudian. dan juga pemindahan penduduk secara paksa (deportasi). Secara faktual. dan memudahkan Palestina untuk ikut serta dalam konferensi-konferensi internasional. Pada tahun 2000.[16] Kehadiran PLO sebagai representasi resmi bagi rakyat Palestina telah membuat perjuangan Palestina semakin terkontrol. Pada tahun 1973. kembali terjadi konflik bersenjata antara Arab dengan Israel. karena status PLO sebagai gerakan pembebasan nasional yang diakui sebagai salah satu subyek hukum internasional. Semenjak tahun 1988. dan juga tindakan represif dari Israel melalui pembunuhan-pembunuhan terhadap tokoh Palestina. Perang yang dikenal juga dengan Six-Days War ini kembali dimenangkan oleh Israel. Bahkan dengan adanya Oslo Accords. penghancuran properti milik warga Palestina. Meski pada tahun-tahun selanjutnya. lalu PLO yang belum bisa menunjukkan posisinya sebagai representasi dari rakyat Palestina. masyarakat Palestina di tataran akar rumput tetap melancarkan perjuangannya secara otonom. Sekitar 250. Intifada yang telah berlangsung selama 5 tahun dapat dihentikan. Salah satu ciri khas Intifada di Palestina adalah pelemparan batu yang dilakukan oleh rakyat Palestina terhadap angkatan bersenjata Israel. rakyat Palestina melakukan perlawanan terhadap Israel atau yang dikenal dengan “Intifada”. Perang ini berhasil memaksa Israel untuk mengembalikan Semenanjung Sinai dan Gaza kepada Mesir melalui sebuah perjanjian perdamaian pada tahun 1979. meski Israel tidak dikalahkan secara telak. belum ada entitas Palestina yang menjadi representasi perlawanan bangsa Arab yang berada di Palestina. Oslo Accords menjadi salah satu tahapan penting dalam kronik perdamaian Palestina-Israel. telah menginspirasi beberapa pemimpin Palestina untuk memproklamasikan berdirinya negara Palestina pada tahun 1988. masih ada Hebron Agreement dan juga Wye River Memorandum yang tidak menghasilkan apapun bagi proses perdamaian Palestina dan Israel. Suriah. Salah satu buktinya. Sampai pada titik ini. dan tidak hanya itu. Perlawanan ini dilatarbelakangi oleh kekecewaan rakyat Palestina terhadap bangsa Arab yang tidak lagi berjuang bersama-sama mereka. Setelah Oslo Accords. Perang 1967 lagi-lagi menghasilkan problem pengungsi. sejumlah konferensi perdamaian antara Palestina dan Israel mulai marak dilakukan oleh negara-negara besar. karena memuat rencana-rencana perdamaian dan pembentukan negara Palestina. Setelah terbentuknya PLO dan dideklarasikannya negara Palestina. Dalam perang ini. Israel berhasil merebut wilayah Gaza dan Semenanjung Sinai dari Mesir. Jerusalem Timur dan Tepi Barat dari Yordania. dan Lebanon.

dan permasalahan ini dapat dilihat secara jernih. mengadakan konferensi untuk kembali membicarakan perdamaian antara Palestina dan Israel di Annapolis. Untuk pertama kalinya dalam kronik sejarah proses perdamaian Palestina dan Israel. Di Gaza. maka bias argumentasi yang muncul akan semakin berkurang. Dan sama seperti upaya-upaya perdamaian sebelumnya. Theodore Herzl (1896). hasil dari Annapolis Conference masih belum bisa diimplementasikan karena semakin rumitnya konflik yang terjadi di wilayah Palestina-Israel.Palestina dan Israel. Israel sudah berdiri di Palestina selama kurang lebih 60 tahun. Apabila sejarah konflik antara Palestina dengan Israel dipelajari secara lebih terperinci dan obyektif. seorang Yahudi Hongaria di Paris. maka telah terjadi perubahan dalam platform politik yang telah lama dianut oleh Palestina dan Israel. Jika demikian. Pada tahun ini pula. . sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia. ada sebuah tembok besar yang tak pernah berhasil diruntuhkan oleh Israel: Hamas. Pasca Camp David Summit. AS. Bush. dan Uni Eropa (UE). satu-satunya obat mujarab untuk menanggulangi antisemitisme adalah adalah dengan menciptakan suatu tanah air bagi bangsa Yahudi. Quartet on Middle East ditambah dengan partisipasi dari Mesir. menjadikan isu ini sebagai isu yang sangat sensitif. Bagi Indonesia. Menurut Herzl. kembali tidak menghasilkan kesepakatan apapun. sekaligus latar belakang yang sangat rumit. Mereka menjajah Palestina dan hanya menyisakan Gaza saja yang belum futuh mereka taklukan. dan Yasser Arafat di Camp David. yang digagas oleh Dr. Intifada jilid ke-2 kembali muncul di masyarakat Palestina. Dengan diterimanya solusi dua negara dalam Annapolis Conference. Rusia. solusi dua negara disebutkan secara eksplisit dalam proses konferensi. di masa-masa akhir pemerintahan George W. Meski demikian. Awalnya Herzl belum menegaskan di mana letak tanah air bangsa Yahudi akan dibangun.” Herzl mulai mempropagandakan cita-citanya tersebut. perseteruan antara Palestina dengan Israel harus ditanggapi dengan hati-hati. Penutup Sebagai salah satu konflik terpanjang dalam sejarah umat manusia. Ehud Barak. Bagaimanakah Israel berdiri? Gerakan antisemit di seluruh dunia melahirkan reaksi balik berupa gerakan Zionisme sedunia. masih ada upaya perdamaian melalui Beirut Summit yang diprakarsai oleh Arab Peace Initiative. Pada tahun 2007. Karena begitu banyak aspek yang terlibat dalam konflik tersebut. yang sesungguhnya merupakan konklusi yang salah. sekaligus menegaskan posisinya sebagai negara demokratis yang menerapkan politik bebas aktif. kedua pertemuan itu tidak berhasil mendamaikan Palestina dan Israel. PBB. dan juga proposal Peta Jalan atau Road Map for Peace yang diusulkan oleh Quartet on Middle East yang terdiri dari AS. konflik Palestina-Israel seringkali dibawa ke dalam ranah konflik agama. Melalui pamfletnya yang berjudul “Der Yuden Staat. Pertemuan antara Bill Clinton. Indonesia dapat menentukan sikapnya dalam menghadapi isu ini. Jumlah yang sangat lama.

1948 menjadi tahun bersejarah bagi Yahudi karena merupakan tahun deklarasi pembentukan Israel. aku tidak akan menerima tawaran itu. Berikut adalah isi surat dari Arthur James Balfour yang berdiri di belakang perjanjian laknat itu. Khalifah Turki Utsmani Sultan Abdul Hamid sebagai penghalang terbesar diturunkan sebagai Khalifah oleh gerakan Turki Muda. Pada tahun 1947.Mula-mula disebut Argentina atau Palestina. terutama pada Era Nazi Jerman (Perang Dunia II). Pemerintahan Sri Baginda memandang positif pendirian di Palestina tanah air untuk orang Yahudi. ataupun hak-hak dan status politis yang dimiliki orang Yahudi di negara-negara lainnya . PBB dengan sewenang-wenang membagi dua wilayah Palestina. para Sultan dan Khalifah Uthmaniyah. Swiss tahun 1897. 14 Mei 1948. Tetapi dalam kongres kaum Zionis pertama di Basel. sejak 1930 eksodus Yahudi dari Eropa ke Palestina meningkat tajam. Dalam Deklarasi Balfor tahun 1917. Turki Utsmani bergabung dengan Poros Central (Jerman. atas nama Pemerintahan Sri Baginda. dan akan menggunakan usaha keras terbaik mereka untuk memudahkan tercapainya tujuan ini. mereka menetapkan Palestina sebagai pilihannya. saya sangat senang dalam menyampaikan kepada Anda. Tiga puluh tahun lebih aku mengabdi kepada kaum Muslimin dan kepada Islam itu sendiri. tahun 1909. pernyataan simpati terhadap aspirasi Zionis Yahudi yang telah diajukan kepada dan disetujui oleh Kabinet. Jendral Allenby merebut Palestina dari Khilafah Turki Utsmani. Aku tidak akan mencoreng lembaran sejarah Islam yang telah dirintis oleh nenek moyangku. Inggris dan Prancis berkongkalingkong untuk membagi wilayah Timur Tengah dan terkenal dalam Perjanjian Sykes Picot. Sultan Abdul Hamid mengeluarkan pernyataan keras kepada Yahudi: ”Seandainya kalian membayar dengan seluruh isi bumi ini. Saya sangat berterima kasih jika Anda dapat menyampaikan deklarasi ini untuk diketahui oleh Federasi Zionis. Setahun kemudian. Tepat hari berakhirnya mandat dan penarikan pasukan Inggris dari Palestina dideklarasikan Pendirian Negara Israel. ”Lord Rothschild yang terhormat.” Tahun 1918. Waktu itu. Alasan pemilihan Palestina adalah latar belakang historis untuk mengembalikan ”Haikal Sulaiman” yang merupakan lambang puncak kejayaan Kerajaan Yahudi di tanah Palestina (sekitar 975 – 935 SM). Sekali lagi aku tidak akan menerima tawaran kalian!” Tidak heran kalau kemudian Yahudi berkonspirasi menghancurkan Sultan Abdul Hamid. Maka. Austria-Hungaria) melawan Sekutu. Inggris mendukung pembentukan Negara Yahudi di tanah Palestina.Berdirinya Israel tidak lepas dari keruntuhan khilafah. karena jelas dipahami bahwa tidak ada suatupun yang boleh dilakukan yang dapat merugikan hak-hak penduduk dan keagamaan dari komunitas-komunitas non-Yahudi yang ada di Palestina. . Namun pada 1916. secara resmi mandat atas Palestina diberikan kepada Inggris oleh LBB. Palestina jatuh. Pada Perang Dunia I (1914-1918).

Jordani. Syiria menyerang Israel. Sejak saat itu Israel semakin berdiri kokoh di tanah jajahannya. Pada 1948 ada Perang Arab Israel I. Puncaknya pada tahun 1992 dibuat Perjanjian Oslo. Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan. Jordania. Pada 1967 terjadi Perang 6 Hari. Palestina. Diikuti embargo minyak kepada negara-negara Barat. dan Syria masing-masing menduduki Gaza. Mesir. (sa/berbagaisumber) . Dan pada tahun 1973 terjadi Perang Yom Kippur. Gaza. Mesir dan Syria menyerang Israel. Tapi pada tahun 1978 dalam Perjanjian Camp David. Pengakuan PLO atas eksistensi Israel dan penunjukkan PLO sebagai otoritas resmi atas Jalur Gaza dan Tepi Barat. Mesir. Mesir mendapatkan kembali Gurun Sinai dengan syarat tidak lagi memerangi Israel. Tepi Barat dan Dataran Tinggi Golan tetap dalam kontrol Israel. tapi justru kehilangan ketiga daerah hasil perang 1948 bahkan Gurun Sinai lepas dari Mesir.Ada beberapa perang yang pantas diingat dalam sejarah berdarah Yahudi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful