A.

Latar belakang

Bab II Pembahasan A. Aves 1. Karakteristik aves Burung merupakan hewan yang tubuhnya diselaputi oleh blu-bulu. Anggota depannya berubah menjadi sepasang sayap. Burung merupakan hewan yang paling banyak diketahui dan mudah di kenali, karena burung banyak diketahui disekitar manusia dan aktif pada siang hari. Burung memiloiki ciri yang khas yaitu memiliki bulu yang menutupi dan mellindungi tubuhnya sehingga dapat mempertahankan suhu tubuh yang berbeda dengan suhu lingkungannya. Selain itu bulu burung sangat berperan saat waktu terbang, selain burung tidak ada hewan lain yang memiliki bulu. Dengan memiliki kemampuan terbang butung dapat menghuni habitat yang tidak dapat di huni oleh hewan lainnya. Hampir setiap bagian dari anatomi burung yang khas te rmodifikasi dalam beberapa hal untuk meningkatkan kemampuan terbang, dan tulang-tulang burung memiliki struktur internal yang menyerupai sarang lebah yang membuat mereka kuat namun ringan. a. ukuran burung yang paling besar yang masih aada yaitu burung unta afrika dengan tinggi 210 cm, dan burung kondor amerika yan memiliki bentang sayap mencapai 300 cm, dan burung yang paling kecil yaitu burung helena dari cuba dengan panjang 5,5 cm dan berat 0,1 ons. Tidak ada burung yang berukuran sebesar ikan dan mamalia terbesar, baik burung yang suda punah ataupun yang masih hidup. b. Struktur eksternal Ayam memiliki kepala yang terpisah, leher panjang yang fleksibel dan tubuh terbentuk melentung. Dua anggota tubuh bagian depan berupa sayap, melekat aga tinggi di punggung dilengkapi bulu panjang, sayap terlipat se[rti hurup Z pada saat istirahat, dan membuka jika digunakan untuk terbang, dan pada setiap kaki bagian bawah terdiri dari sedikit otot denggan tendon dan di tutupi kulit bersisik yang mengalami kornifikasi, dan dilengkapi empat jari yang di bagian ujungnya terdapat cakar keras dan pada ekor yang pendek terdapat sejumlah bulu yang panjang. Mulut berbentuk memanjang dan meruncing dilapisi zat tanduk, pada bagian atas mandibula terdapat dua lubang hidung, mata berukuran besar berukuran lateral, masing-masing dilengkapi dengan kelopak atas dan bawah, dibawahnya terdapat membran nikatin yang dapat bebas digerakan menutupi mata. Di belakang mata aga ke bawah terdapat lubang telinga, yang tersembunyi di balik bulu, dan struktur khas di kepala yaitu jengger median dan gelambir lateral, dan dikaki terap taji dan taji ini hanya ditemukan pada ayam, merak, dan beberapa burung tertentu, dan di bagian

bulu aves dibedakan menjadi: Tectrices. • Remiges tertier yang terletak paling dalam nampak sebagai kelanjutan sekunder daerah • siku. Menurut letaknya. Berdasarkan susunan anatomis bulu dibagi menjadi: Filoplumae. vexilumnya simetris dan berfungsi sebagai kemudi. Secara embriologis bulu aves bermula dari papil dermal yang selanjutnya mencuat menutupi epidermis. Remiges. Rectrices. sedang epidermis membentuk lapisan penyusun rusuk bulu. c. bulu kecil yang menempel pada ibu jari (Jasin. Ujung dan sisi bawah tiap barbulae memiliki filamen kecil disebut barbicels yang berfungsi membantu menahan barbula yang saling bersambungan. Hampir seluruh tubuh aves ditutupi oleh bulu. Bulu-bulu kecil mirip rambut tersebar di seluruh tubuh. Bulu burung pada saat menetas disebut neossoptile. yaitu tangkai pangkal bulu . bulu pada sayap yang dibagi lagi menjadi: • Remiges primarie yang melekatnya secara digital pada digiti dan secara metacarpal pada metacarpalia. • Parapterum. Selaput epidermis sebelah luar dari kuncup bulu menanduk dan membentuk bungkus yang halus. yaitu poros utama bulu.Sentral kuncup bulu mempunyai bagian epidermis yang lunak dan mengandung pembuluh darah sebagai pembawa zat-zat makanan dan proses pengeringan pada perkembangan selanjutnya (Jasin. • Ala spuria. 1984) . Dasar bulu itu melekuk ke dalam pada tepinya sehingga terbentuk folikulus yang merupakan lubang bulu pada kulit. sedangkan setelah dewasa disebut teleoptile. bulu yang menutupi daerah bahu. sedangkan lubang pada ujung calamus disebut umbilicus superior. Barbulae. Ujungnya bercabang-cabang pendek dan halus. Vexillum. yaitu bendera yang tersusun atas barbae yang merupakan cabang-cabang lateral dari rachis Lubang pada pangkal calamus disebut umbilicus inferior. • Remiges secundarien yang melekatnya secara cubital pada radial ulna. Bulu yang sempurna.rachis yaitu lanjutan calamus yang merupakan sumbu bulu yang tidak berongga di dalamnya. Jika diamati dengan seksama akan tampak terdiri dari shaft yang ramping dan beberapa barbulae di puncak. Rachis dipenuhi sumsum dan memiliki jaringan. Calamus. 1984). yang pada reptile serupa dengan sisik. bulu yang berada pada pangkal ekor. Penutup tubuh dan bulu a) Struktur Bulu Bulu adalah ciri khas kelas aves yang tidak dimiliki oleh vertebrata lain. Susunan plumae terdiri dari : Shaft (tangkai). Plumulae. yang secara filogenetik berasal dari epidermal tubuh. Berbentuk berbentuk hampir sama dengan filoplumae dengan perbedaan detail Plumae. bulu yang menutupi badan.bawah ekor terdapat anus.

• Mengangkat tubuh burung di udara. Rangka . • Untuk memperindah tubuh.Sistem Rangka a) Struktur rangka Burung memiliki struktur tulang yang beradaptasi untuk terbang. Tulang belakang bergabung untuk memberi bentuk rangka yang padat. • Penutup tubuh.Adaptasi tulang burung adalah sebagai berikut : Burung memiliki paruh yang lebih ringan dibandingkan rahang dan gigi pada hewan mamalia. d. • Plamulae berfungsi Sebagai isolator. • Filoplumae Berfungsi sebagai sensor. Hal ini memungkinkan burung untuk terbang.Burung memiliki sternum (tulang dada) yang pipih dan luas. Anggota depan berubah fungsi menjadi sayap.Tulang dan dada membesar dan memipih sebagai tempat melekatnya otototot dan sayap. Bulu-bulu ekor yang besar digunakan untuk mengemudi dan mengerem. • Menahan panas sehingga tubuh burung dapat menjaga panas tubuhnya. • Bulu di bagian bawah dan bulu yang terletak di sepanjang sayap dan ekor memiliki bentuk yang berbeda.Fungsi bulu • Dapat mencegah hilangnya panas tubuh dengan menggoyang-goyangkan bulu mereka dalam cuaca dingin. Burung juga memiliki tulang-tulang yang khas yang sesuai untuk terbang. Berikut gambar struktur rangka pada burung (aves) : Fungsi Rangka Berikut fungsi rangka pada burung perkutut : . • Sementara. • Untuk melindungi kulit dari serangga. Tulang-tulang burung berongga dan ringan . • Plumae berfungsi agar dapat terbang.berguna sebagai tempat pelekatan otot terbang yang luas. saat cuaca panas.Hal ini berfungsi untuk mengurangi berat terutama ketika burung terbang. Sayap tersusun dari tulang-tulang yang lebih sedikit dibandingkan tulang-tulang pada tangan manusia.terutama ketika mengepakkan sayap pada saat terbang. burung mempertahankan kesejukan tubuh dengan melicinkan bulu-bulu mereka.Tulang-tulang tersebut sangat kuat karena memiliki struktur bersilang. • Untuk menghangatkan telur pada saat mengerami.

• Tulang hasta : Tulang sayap yang menghubungkan dengan tulang • lengan.• Tengkorak : Melindungi otak dan isi kepala • Tulang leher : Untuk menghubungkan ke tempurung kepala. tapi pada unggas. otot pectoralis minor berawal dari sternum (medial dan pectoralis major) kemudian mengecil menjadi tendon ke bagian dorsal dan melekat pada bagian dorsal posterior dari tulang humerus. Korakoid : Penghubung tulang dada. e. • Lambung pengunyah : Menghancurkan makanan. kemdian saluran esophagus yang dilapisi otot memanjang ke bagian bawah leher tempat terdapatnya tembolok yang berfungsi sebagai tempat penyimpan makanan. Dilanjutkan dengan faring. • Hati : Membantu mancerna makanan secara mekanis. kaki depan di angkat menggunakan otot di permukaan dorsal. Otot pectoralis major beeermula di bagia luar sternum dan berlajut ke ventrolateral dan humerus. • Tulang kering : Penghubung tulang paha kebetis. pada vertebrata darat. Sistem pencernaan Lidah pada burung berbentuk runcing dan panjang dengan lapisan zat tanduk. • Tulang ekor : Tulang penghubung dengan kloaka. • Lambung kelenjar : Mencerna makanan secara kimiawi. f. Pada rongga mulut bagian atas terdapat lipatan palatal. Dan beberapa diantaranya alat dan fungsi pada burung adalah sebagai berikut: • Paruh : Mengambil makanan. • Pankreas : Menghasilkan enzim. • Tulang lengan : Untuk menggerakkan sayap. • Tembolok : Menyimpan makanan sementara. • Tulang paha : Untuk persendian. Dan otot femur terutama di gunakan untuk berlari. kontraksinya akan menggerakan sayap dan mengangkat tubuh burung. • Tulang dada : Tempat melekatnya oto untuk terbang. gerakan ini di bantu otot ventral yaitu pectoralis minor. • Tulang rusuk : Tulang yang melindungi isi perut. • Kerongkongan : Saluran makanan menuju tembolok. Otot pectoralis minor dan mayor terdapat baik disayap kanan maupun kiri. dan jari tersebut dapat digerakan dengan bantuan tendon yang terhubung ke otot pada bagian atas kaki. otot kaki relatife tipis dan berfungsi untuk hilangnya panas tubuh dari bagian yang tidak di tutupi bulu. Sistem otot Pada kelas Aves dan mamalia. • Tulang pengumpil : Tulang sayap yang menghubungkan dengan tulang lengan. • Usus halus : Tempat pencernaan sari makanan yang diserap . Pergerakan sayap pada saat terbang di bantu oleh otot pectoral yang ada di bagia dada. otot anggota badan lebih besar karena di gunakan untuk berbagai aktivitas. • Pelvis : Penghubung tulang ekor.

Sistematis pencernaan makanan pada burung : Mulut / paruh → Kerongkongan → Tembolok → Lambung kelenjar → Lambung pengunyah → Hati → Pankreas → Usus halus → Usus besar → Usus buntu → Poros usus (rectum) → Kloaka.Darah yang mengandung banyak CO2 ini masuk serambi kanan melalui pembuluh balik.Enzim yang dihasilkan oleh pankreas dan empedu dialirkan kedalam usus halus. • Usus buntu : Memperluas daerah penyerapan sari makanan.Kemudian makan masuk menuju lambung pengunyah.Disebut lambung kelenjar karena dindingnya mengandung kelenjar yang menghasilkan getah lambung yang berfungsi untuk mencerna makan secara kimiawi.Kemudian masuk ke lambung kelenjar . g.Bagian bawah kerongkongan membesar berupa kantong yang disebut tembolok. • Saluran uretra dari ginjal • Saluran kelamin Sistem Pencernaan burung Pada mulut terdapat paruh yang sangat kuat dan berfungsi untuk mengambil makanan. Sisa makanan didorong ke usus besar kemudian kedalam poros usus (rektum) dan akhirnya dikeluarkan melalui kloaka.Usus buntu berguna untuk memperluas daerah penyerapan sari makanan. Sistem sirkulasi Sistem sirkulasi burung Peredaran darah burung adalah dari paru-paru mengangkut oksigen masuk ke serambi kiri.Disebut lambung pengunyah karena dindingnya mengandung otot-otot kuat yang berguna untuk menghancurkan makanan.Burung mempunyai dua usus buntu yang terletak antara lambung dan usus.yaitu : • Pencernaan usus. • Koloaka : Muara 3 (tiga) saluran.• oleh kapiler darah pada dinding usus halus.Didalam paru-paru darah melepaskan CO2 dan mengikat O2.Hasil pencernaan berupa sarisari makanan diserap oleh kapiler darah pada dinding usus halus.Selanjutnya darah masuk bilik kanan.Didalam hati. Kemudian.kemudian di pompa masuk ke paru-paru.Dise-sel tubuh darah melepaskan O2 dan mengikat ¬CO2. Berikut gambar system peredaran darah burung . • Usus besar : Saluran sisa makan ke rectum.kemudian ke bilik kiri.Makanan yang diambil oleh paruh kemudian masuk kedalam rongga mulut lalu menuju kerongkongan. • Poros usus : Tempat penyimpan sisa makanan sementara.Dari bilik kiri darah di pompa ke seluruh tubuh melalui aorta.empedal sering terdapat batu kecil atau pasir untuk membantu mencerna makanan secara mekanis.makanan masuk menuju usus halus.

burung gagak. Maka dara keluar dari rongga paruparu. Pada broncheolus melekat kantung udara yang terdapat di sela-sela organ dalam pada rongga badan dan menjulur ke ruang disekitar vertebrta leher. Glottis pada bagian bawah faring menghubungkan saluran trakea yang di perkuat denga kartilago. jika sternum bergerak turun.Otak besar dan otak kecil berkembang dengan baik. Paru-paru dapat digerakan sedikit oleh otot yang terdapat disekitar tulang rusuk .Hal tersebut menyebabkan burung memiliki keseimbangan yang cukup baik.. burung merati burung merak. h. Pada sat inspirasi. Trakea berlanjut ke bawah arah leher yaitu syring (kotak suara). Sebagian besar burung membangun sarangnya untuk menyimpan telur dan . jika kontraksi terjadi sbaliknya. System saraf burung berupa otak dan sum-sum tulang belakang pada burung. Suara yang terdengar pada burung dihasilkan karena udara yang bergetar ketika melewati otot syring. i. paru-paru dimasuki sejumlah broncheolus yang saling berhubungan dan sejulah dara dari pulmonary.Bagan sirkulasi pada burung Paru-paru → Serambi kiri → Bilik kiri → Seluruh tubuh → Serambi kanan → Bilik kanan → Paru-paru Sistem Syaraf Burung Perkutut System syaraf burung perkutut (Geopelia Striata) sama seperti halnya jenis burung (aves) pemakan biji-bijian pada umumnya. Sistem respirasi Lubang hidung yang terdapat pada paruh menghubungkan rongga hidung di atas rongga mulut. udara masuk melalui bronchioles ke kantung udara membantu penyebaran panas tubuh yang dihasilkan oleh kontraksi otot dan aktivitas metabolic lainya.Pusat penglihatan ini merupakan pelebaran dari otak bagin tengah yang membentuk dua gelembung.Pusat pembau berukuran kecil sehingga indera pembau tidak berkembang dengan sempurna.Permukaan otak kecil berlipat-lipat sehingga permukaannya semakin luas. dari syring dilanjutkan ke bronkhos paru-paru berukuran kecil melekat pada rusuk dan vertebrata di bagian dorsal dari trax dengan jaringan ikat. ayam dan jenis burung lainnya. tempat terdapatnya otot vocal. burung hantu. Gerakan tersebut dimungkinkan karena struktur torak yang kaku. Contoh avesantar lain burung elang.Permukaan otak kecil berkembang dengan baik. Burung mempunyai pusat penglihatan yang sangat besar. dan rusuk menggembung ke samping udara ke rongga paru-paru . Reproduksi Burung berkembang biak dengan cara bertelur dan pembuahannya terjadi di dalam tubuh.

kemampuan terbang beberapa jenis burung misalnya merpati dimanfaatka sebagai bentuk hiburan atau kegiatan yang di perlombakan. ada yang hanya 1. Pada awalnya. sedangkan burung unta 42-60 hari. itik. tabaman muda . telah tumbuh semakin lebar. selain itu burung juga bias menjadi vector penyakit seperti penyakit flu burung Bab III Simpulan Nama kelas aves berasal dari bahasa latin. dan nama ilmu yang mempelajari burung ortinology berasal dari bahasa yunani. Masa inkubasi (pengeraman) pada burung berbeda-beda . burung kuau 21 hari. sayap primitif yang merupakan perkembangan dari cakar depan itu belum dapat digunakan untuk sungguh-sungguh terbang. Bulu-bulunya. Selain memberi manfaat pada manusia tap juga ada yang merugikan . dan beberapa jenis burung memajan biji-bijian . burung membentuk kelompok hewan yang disebut Archosauria. Burung-burng pemeliharaan seperti. yaitu ornis Meskipun burung berdarah panas. dan buah-buahan yang sengaja ditanam olh manusia . Dahulu. Dan selain itu daging dan telur burung merupakan sumber lemak dan protein yang di butuhkan manusia. bebek. kalkun. Semua anak-anak burung memerluka pemeliharaan setelah ditetaskan yang berupa pemberian makan penjagaan atau perlindungan dari sinar matahari dan hujan. yang memendek cakar depannya dan tumbuh bulu-bulu yang khusus di badannya. Keindahan kicau dan warna jenis burung tertentu menyebabkan manusia tertarik untuk memeliharanya. Burung masa kini telah berkembang sedemikian rupa sehingga terspesialisasi untuk terbang jauh. atau ada yang sampai 14 butir. kuat dan bersusun rapat. burung –burung darat yang kecilnya masa inkubasinya kurang lebih 14 hari. Begitu juga. Peranan burung bagi manusia Burung berperan dalam proses penyerbukan beberapa jenis tumbuhan. Dan sejak jaman dulu burung telah digunakan manusia untuk berbagai kebutuhan. 2.angsa dan puyuh. Anak-anak burung yang bersifat atricial membutuhkan kurang lebih seminggu setelah menetas untuk meninggalkan sarang. bebek dan rajawali masa inkubasinya 28 hari. terutama di sayap. suku Crocodylidae alias keluarga buaya. ayam. ia berkerabat dekat dengan reptil. jumlah telur yang di letakan dalam sarangnya yang bervariasi tergantung spesiesnya. ringan. Burung-buring kecil membantu dalam membasmi hama serangga pada tanaman dan ada juga burung yang berukuran besar seperti elang dan burung hantu menjaddi preator bagi tikus sawah. Diperkirakan burung berkembang dari sejenis reptil di masa lalu. bulu burung cendrawasih dijadikan sebagai hiasan oleh kepala suku-suku masyarakat di papua. Bersama kerabatnya terdekat. dan hanya membantunya untuk bisa melayang dari suatu ketinggian ke tempat yang lebih rendah. ayam peliharaan 21 hari .3. .mengeraminya. dengan perkecualian pada beberapa jenis yang primitif.

o/ saogtjtyudt/AA BY/ 67cuegiPJHS/sl600-h/ Bird. . 2009. Sudjadi bagod. sebagai tempat perlekatan otot-otot terbang yang kuat. Dkk. 2009.jpg. Tulang dadanya tumbuh membesar dan memipih. zoologi vertebrata. Burungburng pemeliharaan seperti.angsa dan puyuh.Bulu-bulu ini juga bersusun demikian rupa sehingga mampu menolak air. prodi pendidikan biologi fakultas tarbiyah dan keguruan uin sgd bandung. kalkun. bebek. 2006. Dan sejak jaman dulu burung telah digunakan manusia untuk berbagai kebutuhan.com/. dan memelihara tubuh burung tetap hangat di tengah udara dingin. http://1.blogspot. Burungburing kecil membantu dalam membasmi hama serangga pada tanaman dan ada juga burung yang berukuran besar seperti elang dan burung hantu menjaddi preator bagi tikus sawah. namun tetap kuat menopang tubuh. itik. Gigi-giginya menghilang. Biologi sains dan kehidupan surabaya: yudhistira Kurniati tuti. Tulang belulangnya menjadi semakin ringan karena adanya rongga-rongga udara di dalamnya. laila siti. endang srilestari. Reece. kistinnah idun.bp. Biologi Edisi Kelima Ciracas Jakarta: erlangga. Daftar pustaka Campbel. JILID 2. Biologi BSE makhluk hidup dan lingkungannya: departemen pendidikan nasional 2009.59gmopf. Mitcaell. 1925 / 1974. ayam. digantikan oleh paruh ringan dari zat tanduk. Biologi BSE makhluk hidup dan lingkungannya: departemen pendidikan nasional 2009. Burung berperan dalam proses penyerbukan beberapa jenis tumbuhan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful