P. 1
Sosiologi

Sosiologi

|Views: 50|Likes:
Published by Agus Rohyadi

More info:

Published by: Agus Rohyadi on Mar 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/08/2012

pdf

text

original

Ghiffary Noor Hanif A1B 011 053 BAB 3 KELOMPOK-KOELOMPOK SOSIAL DAN KEHIDUPAN MASYARAKAT A.

Pengantar Manusia pada dasarnya adalah makhluk social, memiliki naluri untuk hidup dengan orang lain. Naluri manusia untuk hidup dengan orang lain disebut gregariousness sehingga manusia juga disebut social animal (=hewan social). Sejak dilahirkan manusia sudah mempunyai dua hasrat atau keinginan pokok, yaitu : 1. Keinginan untuk menjadi satu dengan manusia lain di sekelilingnya (yaitu masyarakat).

2. Keinginan untuk menjadi satu dengan suasana alam sekelilingnya. B. Pendekatan Sosiologis Terhadap Kelompok-Kelompok Sosial Suatu aspek yang menarik dari kelompok social adalah bagaimana caranya mengendalikan anggota-anggotanya. Para sosiolog akan tertarik oleh cara-cara kelompok social tersebut dalam mengatur tindakan-tindakan anggotaanggotanya agar tercapai tata tertib di dalam kelompok. Hal yang agaknya penting adalah bahwa kelompok tersebut merupakan tempat kekuatan-kekuatan social berhubungan, berkembang, mengalami disorganisasi, memegang peranan, dan lain sebagainya. C. Tipe-Tipe Kelompok Sosial

1. Klasifikasi Tipe-Tipe Kelompok Sosial
Tipe-tipe umum kelompok social adalah sebagai berikut : a. Kategori statistic adalah pengelompokan atas dasar cirri tertentu yang sama, misalnya kelompok umur.

b. Kategori social adalah kelompok individu yang sadar akan ciri-ciri yang dimiliki bersama, misalnya Ikatan Dokter Indonesia. c. Kelompok social adalah himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama karena adanya hubungan di antara mereka, misalnya keluarga batih. d. Kelompok tidak teratur adalah berkumpulnya orang-orang di suatu tempat pada waktu yang sama karena pusat perhatian yang sama, misalnya orang-orang yang mengantri tiket kereta api. e. Organisasi formal adalah setiap kelompok yang sengaja dibentuk untuk mencapai tujuan-tujuan tertentu dan telah ditentukan terlebih dahulu, misalnya birokrasi.

2. Kelompok Sosial Dipandang dari Sudut Individu
Dalam masyarakat yang sudah komleks individu biasanya menjadi anggota dari kelompok social tertentu sekaligus, misalnya atas dasar seks, ras, dan sebagainya. Akan tetapi dalam hal lain seperti di bidang pekerjaan, rekreasi dan sebagainya, keanggotaan bersifat sukarela. Dengan demikian terdapat derajat tertentu serta arti

tertentu bagi individu-individu tadi sehubungan dengan keanggotaan kelompok social yang tertentu sehingga bagi individu terdapat dorongan-dorongan tertentu pula sebagai anggota suatu kelompok social. Suatu ukuran laiinya bagi si individu adalah bahwa dia merasa lebih tertarik pada kelompok-kelompok social yang dekat dengan kehidupan seperti keluarga, kelompok kekerabatan, dan rukun tetangga, daripada misalnya dengan suatu perusahaan besar atau negara.

3. In-Group dan Out-Group

In group adalah kelompok social di mana individu mengidentifikasikan dirinya, misalnya “kami mahasiswa
Fakultas Hukum”, “kita warga RT 001”, dan lain sebagainya.

Out group adalah kelompok social yang oleh individu diartikan sebagai lawan dari in groupnya, misalya
“mereka mahasiswa Fakultas Ekonomi”, “mereka warga RT 002”.

Perasaan in group dan out group didasari pada suatu sikap yang dinamakan etnosentris, yaitu adanya anggapan bahwa kebiasaan dalam kelompoknya merupakan yang terbaik dibanding dengan kelompok lainnya.

4. Kelompok Primer (Primary Group) dan Kelompok Sekunder (Secondary Group)
 Kelompok primer atau face to face group adalah kelompok social yang paling sederhana, di mana anggotanya saling mengenal serta ada kerjasama yang erat. Misalnya keluarga kelompok sepermainan, dan lain-lain.  Kelompok sekunder adalah kelompok yang terdiri dari banyak orang, yang sifat hubungannya tidak berdasarkan pengenalan secara pribadi dan tidak juga langgeng. Contohnya hubungan kontrak jual beli.

5. Paguyuban (Gemeinschaft) dan Patembayan (Gesellschaft)
 Paguyuban (Gemeinschaft) merupakan bentuk kehidupan bersama di mana anggotanaya diikat oleh hubungan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal. Dasar hubungan tersebut adalah rasa cinta dan rasa persatuan batin yang memang telah dikodratkan. Hubungan seperti ini dapat dijumpai dalam keluarga, kelompok kekerabatan, rukun tetangga, dan lain-lain.  Patembayan (Gesellschaft) adalah ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya untuk jangka waktu

pendek. Ia bersifat sebagai suatu bentuk dalam pikiran belaka. Contohnya adalah ikatan antara pedagang, organisasi dalam suatu pabrik, dan lain-lain.

6. Formal Group dan Informal Group

Formal Group adalah kelompok yang mempunyai peraturan tegas dan sengaja diciptakan oleh anggotaanggotanya untuk mengatur hubungan antarsesama. Contohnya organisasi.

Informal Group adalah kelompok yang tidak mempunyai struktur dan organisasi tertentu atau yang pasti.
Kelompok-kelompok tersebut biasanya terbentuk karena pertemuan yang berulang kali yang didasari oleh kepentingan dan pengalaman yang sama. Contohnya klik (clique)

7. Membership Group dan Reference Group

Membership group merupakan suatu kelompok di mana setiap orang secara fisik menjadi anggota kelompok
tersebut. Contonya informal group

D. misalnya kerumunan. Kelompok-Kelompok Sosial yang Tidak Teratur. contohnya orang-orang yang mabuk.  Kelompok volunter adalah kelompok orang yang memiliki kepentingan sama. Kelompok Okupasional dan Volunter  Kelompok okupasional adalah kelompok yang muncul karena semakin memudarnya fungsi kekerabatan. b. Contohnya seseorang yang ingin sekali menjadi mahasiswa. c. Kerumunan yang berlawanan dengan norma-norma hokum (lawless crowds). dan lain-lain. Reference group adalah kelompok-kelompok social yang menjadi acuan bagi seseorang (bukan anggota kelompok tersebut) untuk membentuk pribadi dan prilakunya. seperti asosiasi sarjana farmasi. berdansa. di mana kelompok ini timbul karena anggotanya memiliki pekerjaan yang sejenis. walaupun dia bukan mahasiswa. bertingkah laku seprti mahasiswa. Melalui kelompok ini diharapkan akan dapat memenuhi kepentingan anggotanya secara individual tanpa mengganggu kepentingan masyarakat secara umum. Kerumunan yang bersifat sementara (casual crowd). ikatan dokter Indonesia. 1. Kelompok-kelompok social yang secara relative tidak teratur. 1) Acting mobs atau kerumunan yang bertindak emosional. Kerumunan (Crowd)  Kerumunan (crowd) adalah individu-individu yang berkumpul secara kebetulan di suatu tempat pada waktu yang bersamaan. 2) Immoral crowds atau kerumunan yang bersifat immoral. Kerumunan yang berartikulasi dengan struktur social. contohnya orang yang berpesta. dan lain sebagainya. 1) Formal audiences. beserta bentuk-bentuknya. contohnya orang-orang yang melawan petugas karena rumah mereka akan digusur oleh petugas. namun tidak mendapatkan perhatian masyarakat. Contohnya kelompok profesi. 8.  Bentuk-bentuk kerumunan : a. yaitu kerumunan dan public. dan lain sebagainya. 2) Panic crowds atau kerumunan dalam keadaan panic. contohnya orang-orang yang antre karcis. Bermacam-macam bentuk kelompok-kelompok social yang tidak teratur tadi pada dasarnya dapat dimasukkan ke dalam dua golongan besar. contohnya orang-orang yang melihat suatu kecelakaan. Public . 2. 3) Spectator crowds atau kerumunan penonton. 1) Inconvenient aggregations atau kumpulan yang kurang menyenangkan. contohnya penonton film 2) Planned expressive group. contohnya orang-orang yang secara bersamasama berusaha menyelamatkan diri dari suatu bahaya. tetapi gagal memenuhi persyaratan untuk memasuki salah satu perguruan tinggi. public.

yaitu : a. golongan orang tua memegang peranan penting. Pada masyarakat perkotaan. Pada masyarakat pedesaan. E. perhatian lebih kepada penggunaan kebutuhan hidup yang dikaitkan dengan masalah prestise. Setiap aksi public diprakarsai oleh keinginan individual (misalnya pemungutan suara dalam pemilihan umum). Fungsi-fungsi khusus masyarakat setempat terhadap seluruh masyarakat. Pada masyarakat perkotaan. dan ternyata ternyata individu-individu dalam suatu public masih mempunyai kesadaran akan kedudukan social yang sesungguhnya dan juga masih lebih mementingkan kepentingan-kepentingan pribadi daripada mereka yang tergabung dalam kerumunan. d. lebih tegas batasannya dan lebih sulit mencari pekerjaan. Pada masyarakat pedesaan. kehidupan keagamaan lebih kental. Pada masyarakat perkotaan. system kehidupan biasanya berkelompok atas dasar kekeluargaan. Pada masyarakat pedesaan. kekayaan dan kepadatan penduduk daerah pedalaman c. Pada masyarakat pedesaan. kehidupan keagamaan kebih longgar. perubahan social terjadi secara cepat dan menimbulkan konflik antara golongan muda dan golongan orang tua. Masyarakat Setempat (Community) Community adalah masyarakat yang bertempat tinggal di suatu wilayah (geografis) dengan batas-batas tertentu.Public merupakan kelompok yang bukan merupakan kesatuan. hubungan antara penguasa dengan rakyat bersifat informal. e. Pada masyarakat pedesaan. jumlah penduduknya tidak tentu. Tipe-Tipe Masyarakat Setempat Dalam mengadakan klasifikasi masyarakat setempat. Masyarakat Pedesaan (Rural Community) dan Masyarakat Perkotaan (Urban Community) 1. interaksi lebih disebabkan factor kepentingan daripada factor pribadi. Organisasi masyarakat setempat yang bersangkutan. Pada masyarakat perkotaan. dibandingkan dengan interaksi dengan penduduk di luar batas wilayahnya. f. b. Pada masyarakat perkotaan. Masyarakat Pedesaan dan Masyarakat Perkotaan Perbedaan antara masyarakat pedesaan dan masyarakat perkotaan : a. Jumlah penduduk b. di mana factor utama yang menjadi dasarnya adalah interaksi yang lebih besar antara anggota. dapat digunakan empat criteria yang saling berpautan. Pada masyarakat perkotaan. pekerjaan lebih bervariasi. warga memiliki hubungan yang lebih erat. 2. Pada masyarakat pedesaan. perhatian masyarakat lebih kepada keperluan utama kehidupan. Luas. 3. . c. dan d.

yaitu pengangguran. dan lain-lain. banyak migran yang berasal dari daerah dan berakibat negative di kota. Kelompok-Kelompok Kecil (Small Group) Small group adalah suatu kelompok yang secara teoritis terdiri paling sedikit dari dua orang. ada yang mengalami perubahan secara lambat. Pertanyaan : Apa yang dimaksud keluarga batih ? . Pada masyarakat pedesaan. namun ada pula yang mengalami perubahan secara cepat. Perubahan dalam setiap kelompok social. banyak berurbanisasi ke kota karena ada factor yang menarik dari kota.g. Pada masyarakat perkotaan. persoalan rumah. penting baginya. F. G. naiknya kriminalitas. di mana orang-orang saling berhubungan untuk memenuhi tujuan-tujuan tertentu dan yang menganggap hubungan itu sendiri. Dinamika Kelompok Sosial Dinamika kelompok social yaitu setiap kelompok social pasti mengalami perkembangan serta perubahan.

Kebudayaan telah ada terlebih dahulu mendahului lahirnya suatu generasi tertentu dan tidak akan mati dengan habisnya usia generasi yang bersangkutan 3.  Kebudayaan adalah kompleks yang mencangkup pengetahuan. kepercayaan. Kebudayaan terwujud dan tersalurkan lewat prilaku manusia 2. hokum. Unsur-Unsur Kebudayaan Tujuh unsur kebudayaan yang dianggap sebagai cultural universals. System kemasyarakatan (system kekerabatan. Kesenian (seni rupa. Pengantar  Masyarakat adalah orang-orang yang hidup bersama dan membentuk kebudayaan. peternakan. dan sebagainya) 6. Mata pencaharian hidup dan sistem-sistem ekonomi (pertanian. seni suara. Kebudayaan diperlukan oleh manusia dan diwujudkan tingkah lakunya 4. Mengatur hubungan antarmanusia 3. yaitu : 1. Bahasa (lisan maupun tertulis) 5. tindakan-tindakan yang dilarang dan tindakan-tindakan yang diizinkan E. Kepribadian dan Kebudayaan . senjata. seni gerak. transport. B. Peralatan dan perlengkapan hidup manusia (pakaian. perumahan. dan sebagainya) 2.BAB 4 KEBUDAYAAN DAN MASYARAKAT A. Kebudayaan mencangkup aturan-aturan yang berisikan kewajiban-kewajiban. system produksi. adat istiadat. system perkawinan) 4. dan lain kemampuan-kemampuan serta kebiasaan-kebiasaan yang didapatkan oleh manusia sebagai anggota masyarakat. Religi (system kepercayaan) C. organisasi politik. System pengetahuan 7. system hokum. Melindungi diri terhadap alam 2. tindakan-tindakan yang diterima dan ditolak. Fungsi Kebudayaan Bagi Masyarakat 1. Dengan demikian tak ada masyarakat yang tidak mempunyai kebudayaan dan sebaliknya tak ada kebudayaan tanpa masyarakat sebagai wadah tanpa pendukungnya. Sifat Hakikat Kebudayaan 1. moral. alat-alat produksi. kesenian. alat-alat rumah tangga. Sebagai wadah segenap perasaan manusia D. system distribusi dan sebagainya) 3.

Gerak manusia terjadi sebab dia mengadakan hubungan-hubungan dengan manusia lainnya. Tipetipe kebudayaan khusus yang nyata memengaruhi bentuk kepribadian. Kebudayaan khusus kelas social 4. Gerak Kebudayaan Gerak kebudayaan sebenarnya adalah gerak manusia yang hidup di dalam masyarakat yang menjadi wadah kebudayaan tadi. dan merasakan secara khususnya apabila dia berhubungan dengan orang lain atau menanggapi suatu keadaan. Kebudayaan-kebudayaan khusus atas dasar factor kedaerahan 2. Pertanyaan : Bagaimana contoh dari kegoncangan budaya (cultural shock) ? . Kebudayaan berdasarkan profesi F. Kebudayaan khusus atas dasar agama 5.Kepribadian merupakan organisasi sikap-sikap (predispositions) yang dimiliki seseorang sebagai latar belakang terhadap prilaku. mengetahui. 1. yakni sebagai berikut. Kepribadian menunjuk pada organisasi sikap-sikap seseorang untuk berbuat. Cara hidup di kota dan di desa yang berbeda (urban dan rural ways of life) 3. berpikir.

tetapi mendarah daging dalam jiwa anggota-anggota masyarakat. Norma-norma Masyarakat  Ada empat pengertian norma (di mana dasar norma tersebut sama. Contohnya kebiasaan member hormat kepada orang lain yang lebih tua c. Akan tetapi. 2. Kebiasaan (folkways) adalah perbuatan yang diulang-ulang dalam bentuk yang sama. atau lembaga kemasyarakatan. Contohnya ada yang minum tanpa mengeluarkan bunyi. Pedoman dalam bertingkah laku untuk menghadapi masalah dalam masyarakat. Contohnya hukum adat yang melarang terjadinya perceraian antara suami-istri yang berlaku di daerah Lampung  Proses yang terjadi dalam rangka pembentukannya sebagai lembaga kemasyarakatan.Ghiffary Noor Hanif A1B 011 053 BAB 5 LEMBAGA KEMASYARAKATAN (LEMBAGA SOSIAL) A. bangunan social. Tata kelakuan (mores) merupakan kebiasaan yang dianggap sebagai cara berprilaku dan diterima normanorma pengatur d.  Fungsi lembaga kemasyarakatan : a. System Pengendalian Sosial (social control) . Merupakan pedoman system pengendalian social di masyarakat. Proses Pertumbuhan Lembaga Kemasyarakatan 1. Cara (usage) menunjuk pada suatu perbuatan. Menjaga kebutuhan masyarakat c. ada pula yang mengeluarkan bunyi sebagai pertanda rasa kepuasan menghilangkan dahaga b. Adat istiadat (custom) adalah tata kelakuan yang kekal serta kuat integrasinya dengan pola-pola prilaku masyarakat dan ada sanksi bila dilanggar. B. terutama menyangkut kebutuhan pokok b. b. Norma-norma yang internalized artinya proses norma-norma kemasyarakatan tidak hanya berhenti sampai pelembagaan saja. yakni suatu proses yang dilewati oleh suatu norma kemasyarakatan yang baru untuk menjadi bagian dari salah satu lembaga kemasyarakatan. hingga kini belum ada kata sepakat mengenai istilah Indonesia yang dengan tepat menggambarkan isi social-institution. Beberapa istilah yang biasa digunakan antara lain pranata social. yaitu sebagai berikut : a. yaitu memberikan pedoman bagi seseorang untuk bertingkah laku dalam masyarakat) : a. Proses pelembagaan (institutionalization). Pengantar  Lembaga kemasyarakatan merupakan terjemahan langsung dari social-institution.

 Subsidiary institutions Merupakan lembaga kemasyarakatan yang dianggap kurang penting atau kebalikan dari basic institutions. b. Represif Represif merupakan usaha-usaha yang bertujuan untuk mengembalikan keserasian yang pernah mengalami gangguan. Mempunyai alat-alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan. lembaga pendidikan. dicipakan system pengendalian social. perkawinan. Preventif Prevensi merupakan suatu usaha pencegahan terhadap terjadinya gangguan-gangguan pada keserasian antara kepastian dengan keadilan. Merupakan suatu organisasi pola-pola pemikiran dan pola-pola prilaku yang terwujud melalui aktivitas-aktivitas kemasyarakatan dan hasilnya. dan lain-lain. yaitu sebagai berikut. Tipe-tipe Lembaga Kemasyarakatan Tipe-tipe lembaga kemasayarakatan dapat diklasifikasikan sebagai berikut : a. Suatu tingkat kekekalan tertentu merupakan ciri semua lembaga kemasyarakatan. Biasanya mempunyai lambang. Contohnya hak milik. b. D. c. Mempunyai suatu tradisi tertulis atau yang tak tertulis. Dari sudut penerimaan masyarakat. lembaga kemasyarakatan mempunyai beberapa ciri umum. lembaga perdagangan.  Enacted institutions Merupakan lembaga yang sengaja dibentuk untuk memenuhi tujuan tertentu.  Crescive institutions Merupakan lembaga-lembaga yang secara tak disengaja tumbuh dari adat istiadat masyarakat. Mempunyai satu atau beberapa tujuan tertentu. 2. Contohnya kegiatan-kegiatan untuk rekreasi. sekolah-sekolah. . Dari sudut system nilai-nilai yang diterima masyarakat. Contohnya keluarga. dan seterusnya. dan Negara. agama. Dari sudut perkembangannya. C.agar masyarakat taat kepada norma yang berlaku. Contohnya sosialisasi. 6. Contohnya lembaga utangpiutang. 3. Ciri-ciri Umum Lembaga Kemasyarakatan Menurut Gillin dan Gillin. yang bersifat : a. pendidikan formal dan informal. 4.  Basic institutions Merupakan lembaga kemasyarakatan yang sanagat penting untuk memelihara dan mempertahankan tata tertib dalam masyarakat. 1. Contohnya penjatuhan sanksi terhadap warga masyarakat yang melanggar atau menyimpang dari kaidah-kaidah yang berlaku. 5.

Analisis komparatif Bertujuan menelaah suatu lembaga kemasyarakatan tertentu dalam pelbagai masyarakat berlainan ataupun pelbagai lapisan social masyarakat tersebut. banyak ditelaah secara komparatif. pengadilan. E. Approved-socially sanctioned institutions Lembaga-lembaga yang diterima masyarakat. 3.  General institutions Merupakan lembaga-lembaga yang dikenal oleh seluruh masyarakat di dunia. Analisis fungsional Bertujuan menganalisis hubungan antara lembaga-lembaga kemasyarakatan yang terdapat dalam suatu masyarakat tertentu. keluarga batih. perusahaan dagang. praktik-praktik pendidikan kanakkanak dan lain-lainnya. Analisis historis Bertujuan meneliti sejarah timbulnya dan perkembangan suatu lembaga kemasyarakatan tertentu.  Operative institutions Merupakan lembaga yang berfungsi untuk menghimpun pola-pola atau tata cara yang diperlukan untuk mencapai tujuan lembaga yang bersangkutan. e. Contohnya diselidiki asal mula serta perkembangan lembaga demokrasi. Contohnya agama. dan lain-lain  Unsanctioned institutions Lembaga-lembaga yang ditolak masyarakat atau kebalikan dari approved-socially sanctioned institutions.  Restricted institutions Merupakan lembaga-lembaga yang dianut oleh masyarakat-masyarakat tertentu di dunia. Contohnya bentuk-bentuk milik. pemeras. d. pencoleng. Contohnya kelompok penjahat. F. lembaga kewarisan. Contohnya agama Islam. Katolik. dan sebagainya. lembaga harta perkawinan. Conformity dan Deviation . Dari sudut fungsinya. Cara-Cara Mempelajari Lembaga Kemasyarakatan 1. Dari sudut penyebarannya. Buddha dan lain-lain. Contohnya lembaga industrialisasi  Regulative institutions Merupakan lembaga yang bertujuan untuk mengawasi adat istiadat atau tata kelakuan yang tidak menjadi bagian mutlak lembaga itu sendiri. Contohnya sekolah. Protestan. dan lain-lain. dan lain-lain. Contohnya penelitian terhadap lembaga perkawinan mau tidak mau akan menyangkut pula penelitian terhadap lembaga pergaulan muda-mudi. Contohnya kejaksaan. dan lain-lain. perkawinan yang monogamy. lembaga keluarga. 2.

Deviation adalah penyimpangan terhadap kaidah dan nilai-nilai dalam masyarakat. Cara-cara yang telah melembaga memberikan peluang yang sesuai dengan kebutuhan masyarakatuntuk mencapai nilai-nilai social budaya yang menjadi cita-citanya 2. tetapi pada penyelewengan telah terjadi suatu delik. Suatu delik merupakan proses di mana warga masyarakat gagal atau tidak mempunyai kemampuan untuk menaati nilai dan norma yang berlaku.1. Deviation mungkin berwujud sebagai pengecualian atau penyelewengan. Di dalam hal terjadinya pengecualian. Conformity adalah proses penyesuaian diri dengan masyarakat dengan cara mengindahkan kaidah dan nilai-nilai masyarakat. . Conformity terdapat pada masyarakat-masyarakat yang secara relative stabil. penyimpangan yang terjadi diberikan pembenaran.

B. Untuk mereka yang tidak beruntung.BAB 6 LAPISAN MASYARAKAT (STRATIFIKASI SOSIAL) A. sifat keaslian keanggotaan kerabat seorang kepala masyarakat. satu-satunya jalan untuk masuk menjadi anggota suatu lapisan dalam masyarakat adalah kelahiran. 2. tingkat umur (yang senior). benda-benda ekonomis. D. Terjadinya Lapisan Masyarakat Adanya system lapisan masyarakat dapat terjadi dengan dau cara. yaitu marga yang pertama-tama membuka tanah. Tertutup (closed social stratification) System lapisan tertutup tidak memungkinkan pindahnya seseorang dari satu lapisan ke lapisan yang lain. Semakin rumit dan semakin maju teknologi suatu masyarakat. angkatan bersenjata dan perkumpulan. C. Perwujudannya adalah kelas-kelas tinggi dan kelas yang lebih rendah. 2. ilmu pengetahuan. mereka akan jatuh dari lapisan yang atas ke lapisan yang di bawahnya. partai politik. dianggap mempunyai kedudukan yang tinggi. Definisi lain dari kelas social adalah berdasarkan beberapa criteria tradisional. Sengaja disusun untuk mengejar tujuan bersama Hal ini biasanya berkaitan dengan pembagian kekuasaan dan wewenang resmi dalam organisasi-organisasi formal seperti pemerintahan. Pengantar Lapisan masyarakat adalah pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (hierarkis). Sifat Sistem Lapisan Masyarakat 1. Terjadi dengan sendirinya Alasan terbentuknya lapisan masyarakat dengan sendirinya adalah kepandaian. setiap anggota masyarakat mempunyai kesempatan untuk berusaha dengan kecakapan sendiri untuk naik lapisan. semakin kompleks pula system lapisan masyarakat. sedangkan kedudukan mereka itu diketahui serta diakui oleh masyarakat umum. perusahaan. 2. tanah. baik gerak pindahnya itu ke atas atau ke bawah. dan mungkin juga harta dalam batas-batas tertentu. Terbuka (open social stratification) Dalam system ini. yang menentukan hak-hak dan kewajiban-kewajiban warganya . Besar atau ukuran jumlah anggota-anggotanya Kebudayaan yang sama. Kekuasaan dan wewenang merupakan unsure khusus dalam system lapisan. Unsure tersebut mempunyai sifat yang lain dari uang. yaitu : 1. atau kehormatan. Di dalam system yang demikian. Contohnya pada masyarakat Batak di mana marga tanah. yaitu sebagai berikut : 1. Kelas-Kelas Dalam Masyarakat (Social Classes) Kelas social adalah semua orang dan keluarga yang sadar akan kedudukannya di dalam suatu lapisan.

Peranan merupakan suatu konsep prihal apa yang dapat dilakukan oleh individu dalam masyarakat sebagai organisasi. yaitu sebagai berikut : a. Ukuran kehormatan 4. c. Unsur-Unsur Lapisan Masyarakat Unsur-unsur baku dalam system lapisan social dalam masyarakat adalah sebagai berikut : 1. 2. Peranan (role) Peranan merupakan aspek yang dinamis dari kedudukan. tetapi bersifat terbuka bagi siapa saja. G. b. Ada dua macam kedudukan yang dikembangkan dalam masyarakat. Kadang-kadang dibedakan lagi satu macam kedudukan yaitu assignedstatus. Batas-batas yang tegas (antara kelompok itu terhadap kelompok lain) 6. Lapisan yang Sengaja Disusun Chester I. Kedudukan ini tidak diperoleh berdasarkan kelahiran. Assigne-status tersebut sering mempunyai hubungan yang erat dengan achieved status. dan seseorang dapat memiliki beberapa kedudukan. Suatu peranan mencangkup paling sedikit tiga hal berikut ini : a. c. Ukuran kekuasaan 3. Semuannya tergantung dari kemampuan masing-masing dalam mengejar serta mencapai tujuan-tujuannya. Ukuran ilmu pengetahuan F. yang merupakan kedudukan yang diberikan. Achieved status yaitu kedudukan yang dicapai oleh seseorang dengan usaha-usaha yang disengaja. Peranan meliputi norma-norma yang dihubungkan dengan posisi atau tempat seseorang dalam masyarakat.3. Ascribed status yaitu kedudukan seseorang dalam masyarakat tanpa memerhatikan perbedaan-perbedaan rohaniah dan kemampuan. Ukuran kekayaan (materiil) 2. Kelanggengan 4. Kedudukan tersebut diperoleh karena kelahiran. System kedudukan dalam organisasi-organisasi formal timbul karena perbedaan- . Peranan juga dapat dikatakan sebagai prilaku individu yang penting bagi struktur social. dalam arti bahwa suatu kelompok atau golongan memberikan kedudukan yang lebih tinggi kepada seseorang yang berjasa. Tanda-tanda atau lambing-lambang yang merupakan ciri-ciri khas 5. yang telah memperjuangkan sesuatu untuk memenuhi kebutuhan dan kepentingan masyarakat. yaitu seseorang yang melaksanakan hak-hak dan kewajibannya. Kedudukan (status) Merupakan tempat seseorang dalam dalam suatu pola tertentu. Dasar Lapisan Masyarakat Dasar yang biasa digunakan untuk mengolong-golongkan anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan adalah : 1. Antagonisme tertentu E. b. Barnard membahas system lapisan yang sengaja disusun dalam organisasi-organisasi formal untuk mengejar suatu tujuan tertentu.

System scalar yang merupakan pembagian kekuasaan menurut tangga kedudukan dari bawah ke atas H. 2. ekonomi dan keahlian. . b. Proses gerak social vertical melalui saluran tadi disebut social circulation. Saluran Gerak Sosial Vertikal Menurut Pitirim A Sorokin. tak ada kecendrungan yang kontinu prihal bertambah atau berkurangnya laju gerak social. Betapapun terbukanya system lapisan dalam suatu masyarakat.perbedaan kebutuhan. d. politik. 4. b. System fungsional yang merupakan pembagian kerja kepada kedudukan yang tingkatnya berdampingan dan harus bekerja sama dalam kedudukan yang sederajat. c. Berdasarkan bahan-bahan sejarah. I. Gerak social vertical merupakan gerak social yang dimaksudkan sebagai perpindahan individu atau objek social dari suatu kedudukan social ke kedudukan social lainnya yang tidak sederajat. 3. Laju gerak social vertical yang disebabkan oleh faktor-faktor ekonomi. gerak social vertical mempunyai saluran-saluran dalam masyarakat. Contohnya seseorang yang beralih pekerjaan. dan 2. tak mungkin gerak social dilakukan dengan sebebas-bebasnya. kepentingan. yaitu penempatan individu dalam tempat-tempat yang tersedia dalam struktur social dan mendorongnya agar melaksanakan kewajibannya yang sesuai dengan kedudukan serta peranannya. Mobilitas Sosial (Social Mobility) 1. Pengertian umum dan jenis-jenis gerak social  Gerak social atau social mobility adalah suatu gerak dalam struktur social (social structure) yaitu pola-pola tertentu yang mengatur organisasi suatu kelompok social. organisasi politik. Tujuan Penelitian Gerak Sosial Untuk mendapatkan keterangan-keterangan prihal keteraturan dan keluwesan struktur social. khususnya dalam gerak social vertical yang disebabkan faktor-faktor ekonomis. Gerak social horizontal merupakan peralihan individu atau objek-objek social lainnya dari suatu kelompok social ke kelompok social lainnya yang sederajat. dan kemampuan individu. politik dan pekerjaan berbeda. Hampir tidak ada masyarakat yang system lapisannya mutlak tertutup. Saluran yang terpenting adalah angkatan bersenjata. System pembagian kekuasaan dan wewenang dalam organisasi-organisasi tersebut dibedakan ke dalam : 1. Perlunya Sistem Lapisan Masyarakat Mau tidak mau ada system lapisan masyarakat karena gejala tersebut sekaligus memecahkan persoalan yang dihadapi masyarakat. e. dan pekerjaan. Gerak social vertical yang umum berlaku bagi semua masyarakat tak ada.  Tipe-tipe gerak social : a. Beberapa Prinsip Umum Gerak Sosial yang Vertikal Prinsi-prinsip umum yang sangat penting bagi gerak social vertical adalah sebagai berikut : a. lembaga keagamaan. sekolah.

WEWENANG. Sifat dan hakikat kekuasaan dapat terwujud dalam hubungan yang simetris dan asimetris a. namun sosiologi mengakui kekuasaan sebagai unsur yang penting dalam kehidupan suatu masyarakat b. Kekuasaan ada dalam setiap bentuk masyarakat c. Asimetris : 2. Apabila kekuasaan dijelmakan ke dalam diri seseorang. Wewenang : Adalah kekuasaan yang ada pada seseorang atau sekelompok orang yang mendapat pengakuan masyarakat B. Simeritris :            Hubungan persahabatan Hubungan sehari-hari Hubungan yang ambivalen Pertentangan antara mereka yang sejajar kedudukannya Popularitas Peniruan Mengikuti perintah Tunduk pada pemimpin formal atau informal Tunduk pada soerang ahli Pertentangan antara mereka yang tidak sejajar kedudukannya Hubungan sehari-hari b. Adanya kekuasaan tergantung dari hubungan antara yang berkuasa dan yang dikuasai. DAN KEPEMIMPINAN A. Hakikat Kekuasaan dan Sumbernya 1. Sumber kekuasaan : . Kekuasaan : a. Sosiologi tidak memandang kekuasaan sebagai suatu yang baik atau buruk. dengan rela atau terpaksa d. biasanya orang itu dinamakan pemimpin dan mereka yang menerima pengaruhnya adalah pengikut-pengikutnya 2.Ghiffary Noor Hanif A1B 011 053 BAB 7 KEKUASAAN. Pengantar 1.

Saluran ekonomi c. Saluran lainnya (misalnya alat-alat komunikasi massa) D. Wewenang 1. dan melancarkan interaksi e. Unsur-unsur pokok kekuasaan adalah : a. Kepentingan rekreatif C. criminal b. Hukum e. Militer. Cara-cara Mempertahankan Kekuasaan 1. Rasa takut b. Saluran politik d. Pandangan hidup dan integrasi g. Saluran-saluran kekuasaan adalah : a. Mengendalikan tanah. Mengadakan konsolidasi secara horizontal dan vertikal E. Ideologi g. Politik d. Pelaksanaan administrasi dan birokrasi yang baik 4. polisi. dan produksi c. Kepercayaan d. Tipe kasta 2. Pengambilan keputusan d. Pemujaan 2. Tradisi f. “diversionary power”  Kegunaan : a. Ekonomi c. mengubah. Max Webber : . Saluran militer b. Sistem kepercayaan dan nilai-nilai f. Beberapa Bentuk Lapisan Kekuasaan 1. Tipe demokratis F. Rasa cinta c. Pengendalian kekerasan b. Saluran ideologi f. Mengadakan sistem-sistem kepercayaan 3. kekayaan material. Mempertahankan. Unsur-unsur Saluran Kekuasaan dan Dimensinya 1. Saluran tradisi e. Sumber : a. Meninggalkan segenap peraturan-peraturan lama 2. buruh. Tipe oligarkis 3.

Sebagai proses sosial. Wewenang kharismatis (charismatic authority) b. Seorang pemimpin diharapkan dapat menempati ketiga kedudukan tersebut. Wewenang ada tiga macam. menggambarkan tugas pemimpin melalui pepatah yang apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berbunyi sebagai berikut : Di muka memberi tauladan Di tengah-tengah membangun semangat Dari belakang memberikan pengaruh 5. Ajaran-ajaran tradisional seperti di Jawa. Kepemimpinan adalah kemampuan seseorang (pemimpin) untuk memengaruhi orang lain (pengikutpengikutnya) sehingga orang lain tersebut bertingkah laku sebagaimana dikehendaki olen pemimpin tersebut 2. Kepemimpinan (Leadhership) 1. menentukan keputusan-keputusan mengenai persoalanpersoalan yang penting. yaitu sebagai pemimpin di muka (front leader). kepemimpinan merupakan suatu kompleks dari hak-hak dan kewajibankewajiban yang dapat dimiliki oleh suatu orang atau badan b. . yaitu : a. dan sebagai pemimpin di belakang (rear-leader). Wewenang tradisional (traditional authority) c. Kepemimpinan dapat dibedakan menjadi dua. Sebagai kedudukan. yaitu kepemimpinan yang tersimpul dalam suaut jabatan b. pemimpin di tengah-tengah (social leader). dan untuk menyelesaikan pertentangan-pertentangan 2. kepemimpinan meliputi segala tindakan yang dilakukan seseorang atau suatu badan. Sifat kepemimpinan a. Tidak resmi (informal leadership). Resmi (formal leadership). Berdasarkan mitologi Indonesia kepemimpinan yang baik tersimpul dalam Asta Brata yang pada pokoknya menggambarkan sifat-sifat dan kepribadian dari delapan dewa. yaitu kepemimpinan karena pengakuan masyarakat dan kemampuan seseorang untuk menjalankan kepemimpinan 4. yang menyebabkan gerak dari warga masyarakat 3. yaitu : a. Wewenang rasional/legal (rational/legal authority) G.Wewenang adalah suatu hak yang telah ditetapakan dalam suatu tata tertib sosial untuk menetapkan kebijaksanaan-kebijaksanaan.

wewenang dan lain-lain 3. pergaulan hidup. serta ada pula perubahan-perubahan yang lambat sekali. semua mekanisme dan organisasi yang dibuat manusia dalam upaya menguasai kondisi-kondisi kehidupannya. Nilai-nilai sosial b. rekreasi dan hiburan. Organisasi d. Perubahan sosial : Segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat. seni kesusastraan. Pembatasan Pengertian 1. Maclever lebih suka membedakan antara utilitarian elements dan cultural elements. Perubahan bias berkaitan dengan : a. termasuk di dalamnya nilai-nilai. . termasuk di dalamnya sistem-sistem organisasi sosial. Artinya. Lapisan dalam masyarakat f. Kekuasaan. agama. B. teknik. 2. Sedangkan cultural element menurut Maclever adalah ekspresi jiwa yang terwujud dalam cara-cara hidup dan berpikir. 2. Perubahan bagi masyarakat yang bersangkutan maupun bagi orang luar yang menelaahnya.BAB 8 PERUBAHAN SOSIAL DAN KEBUDAYAAN A. Teori-teori perubahan sosial Para ahli filsafat. yang memengaruhi sistem sosialnya. tetapi ada juga yang berjalan cepat. sejarah. Ada pula perubahan-perubahan yang pengaruhnya terbatas maupun yang luas. dapat berupa perubahan-perubahan yang tidak menarik dalam arti kurang mencolok. Perubahan : Setiap masyarakat selama hidupnya pasti mengalami perubahan. Utilitarian elements disebutnya civilization. Pola-pola prilaku c. Lembaga kemasyarakatan e. Pengantar 1. dan sosiologi telah mencoba untuk merumuskan prinsip-prinsip atau hukum-hukum perubahan-perubahan sosial. sikap-sikap dan pola-pola prilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Banyak yang berpendapat bahwa kecendrungan terjadinya perubahan-perubahan sosial merupakan gejala wajar yang timbul dari pergaulan hidup manusia. ekonomi. Definisi Para sosiolog maupun antropolog telah banyak mempersoalkan mengenai pembatasan pengertian perubahan-perubahan sosial dan kebudayaan. dan alat-alat material.

Penemuan-penemuan baru c. Perubahan kecil dan perubahan besar 3. Hubungan antara Perubahan Sosial dan Perubahan Kebudayaan Sebenarnya di dalam kehidupan sehari-hari. Penduduk yang heterogen g. Pengangaruh kebudayaan masyarakat lain F. Perubahan yang dikehendaki (intended change) atau perubahan yang direncanakan (planned change) dan perubahan yang tidak dikehendaki (unintended change) atau perubahan yang tidak direncanakan (unplanned change). Sikap menghargai hasil karya seseorang dan keinginan-keinginan untuk maju d. Hal itu mengakibatkan bahwa garis pemisah di dalam kenyataan hidup antara perubahan sosial dan kebudayaan lebih sukar lagi untuk ditegaskan. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang-bidang kehidupan tertentu h. Hal itu disebabkan tidak ada masyarakat yang tidak mempunyai kebudayaan. Kontak dengan kebudayaan lain b. Toleransi terhadap perbuatan-perbuatan menyimpang e. Biasanya antara kedua gejala itu dapat ditemukan hubungan timbal balik sebagai sebab dan akibat. Peperangan dengan negara lain c. acap kali tidak mudah untuk menentukan letak garis pemisah antara perubahan sosial dan kebudayaan. Faktor-faktor yang mendorong jalannya proses perubahan : a. Faktor-faktor yang Memengaruhi Jalannya Proses Perubahan 1. Bertambah atau berkurangnya penduduk b. Perubahan lambat dan perubahan cepat 2. E. Faktor-faktor yang menghambat jalannya proses perubahan : . Sebab yang bersumber dari dalam masyarakat itu sendiri : a. Beberapa Bentuk Perubahan Sosial dan Kebudayaan 1. Terjadinya pembrontakan atau revolusi di dalam tubuh masyarakat itu sendiri 2. Factor-faktor yang Menyebabkan Perubahan Sosial dan Kebudayaan 1.C. Sebab-sebab yang berasal dari lingkungan fisik yang ada di sekitar manusia b. Sistem pendidikan yang maju c. Pertentangan-pertantangan dalam masyarakat d. dan sebaliknya tidak mungkin ada kebudayaan yang tidak terjelma dalam suatu masyarakat. D. Orientasi ke muka i. Sebab-sebab yang berasal dari luar masyarakat : a. Nilai meningkatkan taraf hidup 2. Sistem lapisan masyarakat yang terbuka f.

Prasangaka terhadap hal-hal yang baru/asing f. agama. Suatu gambaran mengenai disorganisasi dan reorganisasi Norma-norma dalam lalu lintas. Pada umumnya terlihat adanya suatu kecendrungan untuk melanggar peraturan-peraturan tersebut. Saluran-saluran perubahan sosial dan kebudayaan Merupakan saluran-saluran yang dilalui oleh suatu proses perubahan. Hambatan ideologis g. Hal itu paling tidak dapat dijadikan suatu indeks terhadap keadaan sampai di mana disorganisasi masih berlangsung dan apakah telah ada suatu reorganisasi c. Sopan santun berlalu lintas yang secara minimal menyangkut ketaatan seseorang pengemudi atau orang yang jalan kaki. dan seterusnya. masyarakat dapat menolaknya atau mengubah susunan lembaga-lembaga kemasyarakatan dengan maksud menerima unsur yang baru 2. b. Nilai pasrah G. pendidikan. rekreasi. termasuk para pengemudi dan orang-orang yang berjalan kaki. Penyesuaian Masyarakat terhadap Perubahan Setiap kali terjadi gangguan terhadap keadaan keserasian. Adanya kepentingan-kepentingan yang telah tertanam dengan kuat atau vested interest e. Juga suatu ketertinggalan (lag) terjadi apabila laju . ekonomi. Disorganisasi (disintegrasi) dan Reorganisasi (Reintegrasi) a. 3. terutama di kota-kota besar di Indonesia. Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat c. Proses-proses Perubahan Sosial dan Kebudayaan 1. padahal peraturan bertujuan untuk menjaga keselamatan masyarakat. Pengertian  Disorganisasi adalah suatu keadaan di mana tidak ada keserasian pada bagian-bagian pada suatu kebulatan  Reorganisasi dilaksanakan apabila norma-norma dan nilai-nilai yang baru telah melembaga (institutionalized). umpamanya Jakarta. pada peraturan-peraturan lalu lintas sering dilanggar. Sikap masyarakat yang tradisionalitis d. Umumnya saluran-saluran tersebut adalah lembaga-lembaga kemasyarakatan dalam bidang pemerintahan.a. Kebiasaan h. Kurangnya hubungan dengan masyarakat-masyarakat lain b. Ketidakserasian perubahan-perubahan dan ketertinggalan budaya (cultural lag) Perbedaaan antara taraf kemajuan dari berbagai bagian dalam kebudayaan dari suatu masyarakat dinamakan cultural lag.

30-9. : pukul 07.30 . H. setelah meninggalkan faktor itu.30-11. II ae 2. 16 jan. II ae 2. sosio : R.9.35-11. : Pukul 7. akuntansi : R.30 : mtk ekonomi : R.II ae 2. II ae 2. : pukul 07.14 jan.30 .30-9. Arah Perubahan (Direction of Change) Perubahan bergerak meninggalkan faktor yang diubah.perubahan dari dua unsur masyarakat atau kebudayaan (mungkin juga lebih) yang mempunyai kolerasi.3 Senin. mungkin perubahan bergerak kepada sesuatu bentuk yang sama sekali baru.9 jan.30-9.30-9.3 Sabtu. II ae 2.30 : PKN : R.3 : Bahsa. : pukul 9.35 : Agama Islam : R.30 :peng.indoo : R.II ae 2.35 : bhs. : pukul 07. : pukul 7. 18 jan. : pukul 07.10 jan. tidak sebanding sehingga unsur yang satu teringgal oleh unsur lainnya.11 jan.2 Jumat. Modernisasi : Di dalam proses modernisasi tercakup suatu transformasi total dari kehidupan bersama yang tradisional maupun pramodern dalam artian teknologis serta organisasi sosial ke arah pola-pola ekonomis dan politis yang menjadi ciri-ciri negara-negara barat yang stabil 2. : pukul 7.9.30-9. Senin. 19 jan : pukul 9.3 : peng. atau mungkin pula bergerak ke arah suatu bentuk yang sudah ada di dalam waktu yang lampau.3 Rabu. Modernisasi 1.3 : peng.3 Rabu. I.13 jan.3 .II ae 1.II ae 2.3 Kamis. Syarat-syarat modernisasi :       Cara berpikir yang ilmiah Sistem administrasi negara yang baik Adanya sistem pengumpulan data yang baik dan teratur Penciptaan iklim yang favorable dari masyarakat Tingkat organisasi yang tinggi Sentralisasi wewenang dalam pelaksanaan social planning. Inggris : R.30 : pengantar ekonomi : R.4 Selasa.II ae 2. Akan tetapi. bisnis : R.12 jan.3 Kamis.

Hal ini ditandai dengan jumlah penganggur yang besar. Bahkan pada tahun 2005 kenaikan jumlah pengangguran mencapai kurang lebih 11 juta jiwa.Ghiffary Noor Hanif A1B 011 053 Grafik Pengangguran di Indonesia tahun 1996 . pengangguran yang tinggi merupakan pemborosan-pemborosan sumber daya dan potensi yang ada. dapat kita ketahui bahwa pertumbuhan ekonomi di Indonesia pada tahun 1996 hingga tahun 2005 mengalami pasang-surut. Sebaliknya. dapat mendorong peningkatan keresahan sosial dan kriminal. Hal ini tidak di imbangi dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. sedangkan sejak tahun 1999 hingga tahun 2005 jumlah pengangguran mengalami peningkatan. serta dapat menghambat pembangunan dalam jangka panjang. Ini membuktikan bahwa banyaknya pengangguran disebabkan oleh sempitnya lapangan pekerjaan dan tidak adanya kesempatan untuk melatih ketrampilan mereka. menjadi beban keluarga dan masyarakat. .2005 Masalah ketenagakerjaan di Indonesia sekarang ini telah mencapai kondisi yang cukup memprihatinkan. sumber utama kemiskinan. Pengangguran merugikan bagi orang yang bersangkutan dan bagi masyarakat sekitarnya. pendapatan relatif rendah dan kurang merata. Dari grafik di atas.

2 = 120%  Cash Ratio = = =1 = 100% b. Rasio Likuiditas  Current Ratio = = =2 = 200%  Quick Ratio = = = 1.   Rasio aktivitas adalah kemampuan perusahaan dalam menggunakan sumber dana yang tersedia. Jelaskan dengan kata-kata saudara sendiri arti rasio-rasio diatas ?  Rasio likuiditas adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya dalam jangka pendek atau yang segera harus dipenuhi. Rasio profitabilitas adalah kemampuan perusahaan secara keseluruhan dalam menghasilkan keuntungan yang diperoleh dari penjualan dan investasi. Buatlah perhitungan rasio financial berdasarkan neraca dan laporan rugi laba di atas.Ghiffary Noor Hanif A1B 011 053 1. 2.  Rasio leverage adalah kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban keuangannya. Rasio Leverage  Total Debt to Equity Ratio = = = 0. dan jelaskan bagaimana keadaan financial PT ABC berdasarkan perhitungan tersebut ? a. baik kewajiban keuangan (hutang) jangka pendek maupun hutang jangka panjang jika perusahaan dilikuidasi atau dibubarkan.6 .

5%  Time Interest Earned Ratio = = = 10 = 1.000% c.4 = 40%  Total Debt to Total Ratio = = = 0. Rasio Aktivitas  Total Assets Turnover = = = 1 kali  Receivable Turnover = = =5  Average Collection Period = = = 72  Inventory Turnover = = = 10 kali  Average Days Inventory = = .= 60%  Long Term Debt to Equity Ratio = = = 0.375 = 37.

Rasio Profitabilitas  Gross Profit Margin = = = 0.375 = 37.16 = 16%  Operating Profit Margin = = = 0.5%  Profit Margin = = = 0.= 36  Working Capital Turnover = = = 16 kali  Fixed Assets Turnover = = = 1 kali d.3 = 23%  Earning Power = .36 = 36%  Net Profit Margin = = = 0.33 = 33%  Operating Ratio = = = 2.

5%  Rate of Return on Net Worth = = = 0.HOT MIX .Lover Call Nogizaka Haruka no Himitsu 11 2-3 subtitulos en español Die unbarmherzigen Schwestern Tele5 Vorschau CICLISTAS .com .125 = 12.HOT SHOT FEM PE 2004 Onegai Teacher .2 = 20% How To Massage To Increase Breastmilk Flow Ram Teri Ganga Meli .= = 0. diciembre de 2009 fashiontv | FTV.Pyari Ganga Protesta "Sin Piel" en Madrid.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->