PENYAKIT SISTEM PENCERNAAN

Diare, sembelit atau beragam macam penyakit yang berhubungan biasanya berhubungan dengan tidak berjalan baiknya sistem pencernaan. Sistem pencernaan makanan dalam tubuh manusia terjadi di sepanjang saluran pencernaan (gastrointestinal) dan dibagi menjadi tiga bagian, yaitu proses penghancuran makanan yang terjadi dalam mulut hingga lambung. Selanjutnya proses penyerapan sari-sari makanan yang terjadi di dalam usus, kemudian proses pengeluaran sisa-sisa makanan melalui anus. Berikut ini berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan saluran pencernaan bagian bawah, yang dilansir dari berbagai sumber. 1. Diare Sebuah penyakit di mana penderita mengalami rangsangan buang air besar yang terusmenerus dan tinja atau feses yang masih memiliki kandungan air berlebihan. Diare akut mucul kalau buang air besar lebih dari empat kali sehari. Penyebabnya bisa infeksi, bisa juga hanya karena salah makan, contohnya makanan yang tidak sesuai dengan usia anak, seperti sudah diberikan makan padat sebelum waktunya. Faktor kebersihan juga menjadi sebab diare. Diare yang disebabkan bakteri atau salah makan adalah penyebab utama gangguan pencernaan pada anak di bawah lima tahun (Balita). 2. Sembelit Sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorang manusia (atau mungkin juga pada hewan) mengalami pengerasan feses atau tinja yang berlebihan, sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapat menyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. Penyebabnya sembelit yang berada disekitar kita antara lain karena kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi, menderita panas dalam, stres dalam pekerjaan, aktivitas yang padat, pengaruh hormon dalam tubuh, Usus kurang elastis (biasanya karena sedang dalam masa kehamilan atau usia lanjut). Selain itu, kelainan anatomis pada sistem pencernaan, gaya hidup yang buruk, efek samping akibat meminum obat tertentu (misalnya obat antidiare, analgesik, dan antasida), kekurangan asupan vitamin C, disebakan oleh penyakit, menahan rangsangan untuk buang air

dimanja. tidak ada hubungannya dengan kejadian tertentu. Timbulnya depresi pada penderita gastritis dikarena mereka mengelakkan agresi yang timbul agar tidak kehilangan obyek yang memanjanya. Seringkali penderita menyalahkan lingkungan atau makanannya. kekurangan makanan berserat. 4. tidak jarang menjalar. Gangguan ini ditandai antara lain oleh adanya rasa sakit dan atau rasa penuh di daerah epigastrium (ulu hati). Tetapi penderita merasa takut tergantung pada orang yang menguasainya dan ketergantungan ini dirasakannya sebagai suatu penghinaan. Selain disebabkan oleh faktor organik seperti adanya luka/peradangan pada saluran cerna bagian atas (lambung). Gastritis (Upper Abdominal Syndrome) Gangguan pencernaan bagian atas yang secara umum dikenal sebagai penyakit “maag” merupakan gangguan saluran cerna yang cukup sering dikeluhkan. Wasir atau ambeien Wasir merupakan penyakit atau gangguan pada anus dimana Sphinchter Ani atau bibir anus. Rasa sakit bersifat membakar atau samar-samar. kembung (meteorismus). dan lain-lain. mengalami pembengkakan yang kadang-kadang disertai pendarahan. eruktasi (bersendawa). Mereka memiliki angan-angan untuk dirawat. gangguan ini juga dihubungkan dengan faktor psikologis mendasarinya. kanan atau kiri di bawah lengkung iga.besar dalam jangka waktu yang lama dan seharusnya segera dikeluarkan dan dibuang. Itu disebabkan karena wanita lebih sering mengalami pelebaran pembuluh balik atau pembuluh vena (misalnya saat menstruasi atau hamil) dibandingkan pria. pirosis (merasa terbakar dan rasa asam atau pahit). intensitasnya sedang. juga lebih rawan terjadi pada wanita daripada pria. mual dan muntah. Keseimbangan yang rapuh yang mudah menjadi runtuh dapat terlihat ketika penderita mengalami keluhan pada saluran cernanya dan jelas terlihat adanya ketergantungan pada objek yang memanjakannya. Penyebabnya utamanya adalah karena mengejan terlalu keras saat buang air besar dan terlalu banyak duduk atau berdiri. dan untuk memiliki objek yang diinginkan sehingga mereka sulit menemukan kepuasan yang dibutuhkannya. karena usia lanjut. tetapi ternyata dengan diet (makanan) juga tidak mengurangi rasa sakitnya. Gejala-gejala lain yang timbul antara lain gangguan menelan. dan ini menimbulkan rasa bersalah (guild) yang dirasakan dirinya sebagai sesuatu yang sangat buruk. 3. yang dapat memberikan kepuasan. menghebat karena makanan atau langsung setelah makan. . dan terhina mengakibatkan sikap agresif terhadap mereka. dan masih banyak lainnya. Penderita gastritis biasanya menunjukkan perubahan yang cukup mencolok yaitu sikap depresi. Rasa takut ketergantungan.

Tidak ditemukannya penyebab spesifik (infeksi. Bila terjadi obstipasi. merupakan salah satu petunjuk kecurigaan adanya sindrom fungsional hipogastrium. colitis nervosa. Karena penyebab yang mendasari gangguan ini adalah faktor psikologis (setelah hasil . Aerografi Gejala yang timbul dari gangguan saluran cerna ini adalah berupa rasa sakit perut dan perut dirasakan penuh dan membengkak. Angan-angan utama untuk dimanja telah berhasil diubahnya menjadi mekanismemekanisme pengelak. peradangan atau gangguan anatomis) dari hasil pemeriksaan pada saluran cerna bagian bawah. dan obstipasi spastic. Pertahanan diri mereka akan runtuh dan dapat mengakibatkan timbulnya gangguan saluran cerna tersebut bila mereka merasa “tidak dapat membayar” atau ketika meraka merasa dirinya “kurang dibayar”. hal ini dibuktikan dengan bersendawa (belching) yang keras bertubi-tubi. Penderita gangguan ini pada puncak intelektualitasnya dapat secara terus terang mengakui bahwa dengan prestasi yang mereka miliki.5. mereka dapat meminta lebih banyak. diare atau obstipasi (sembelit). 6. Bila tidak dapat bersendawa. Penatalaksanaan sindrom fungsional saluran cerna ini memerlukan kerjasama yang baik dari penderita dan dokter yang merawatnya serta jika diperlukan dapat meminta bantuan dari seorang psikiater. Simtom ini terutama ditemukan pada meraka yang bergantian menelan dan mengeluarkan udara. Faktor psikologis yang berperan pada penderitanya yaitu adanya harapan-harapan untuk meminta lebih banyak lagi dari orang lain karena mereka telah memberi banyak pada orang tersebut. Penderita penyakit ini akan mengeluhkan rasa sakit pada perut. irritable colon. Drom Fungsional Hipogastrium (Lower Aabdominal Syndrome) Gangguan pencernaan yang mengenai saluran cerna bagian bawah ini juga dikenal sebagai spastic colon. Gejala-gejala tersebut juga sering disebut sebagai sindrom Roemheld yang terdiri dari rasa sakit di daerah jantung yang disebabkan oleh diafragma yang tertekan ke atas oleh lambung yang membengkak karena terisi oleh udara (meteorismus). Mereka secara sadar yakin dapat memberi banyak kepada orang lain namun secara tidak sadar mereka meminta/mengharapkan lebih banyak lagi. Secara tidak sadar mereka merasa bahwa mereka telah memberi “terlampau banyak”. biasanya di bawah pusat. sehingga tidak timbul reaksi terhadap angan-angan pemanjaan yang tak dirasa puas. feses penderita dapat keluar berbentuk seperti potlot atau tahi kambing (obstipasi spastik). maka perut akan terasa kembung (meteorismus) dan kentut (flatus) yang tidak berbau. walaupun penderitanya tetap mengeluhkan kelainan pada pencernaannya.

Yang terlebih penting adalah peran serta dari penderita untuk mengatasi masalah yang dialaminya dengan petunjuk dan bantuan dari dokter dan psikiaternya.pemeriksaan tidak ditemukan adanya penyebab organik yang mendasari nya) dari penderitanya maka selain memberikan pengobatan yang dapat mengurangi gejala yang dialami penderitanya maka psikoterapi juga dibutuhkan untuk menghilangkan atau setidaknya mengurangi gangguan ini. .

sinus etmoidalis ( kedua mata) . Sinusitis akut 2. Penyakit ini biasanya bersifat ringan dan pada akhirnya akan sembuh sempurna. 1. yang sering menyebabkan sinusitis infeksi pada gigi geraham atas (pre molar dan molar) 2. . Berikut akan diuraikan beberapa macam gangguan yang umum terjadi pada saluran pernapasan manusia. akhiran umum dalam kedokteran itis berarti peradangan karena itu sinusitis adalah suatu peradangan sinus paranasal. Sinusitis Sinusitis berasal dari akar bahasa Latinnya. Bronkitis infeksiosa disebabkan oleh virus. Secara klinis sinusitis dibagi atas : 1. Serangan bronkitis berulang bisa terjadi pada perokok dan penderita penyakit paru-paru dan saluran pernapasan menahun. Sinusitis subakut 3. bronkitis bisa bersifat serius. Di sekitar rongga hidung terdapat empat sinus yaitu sinus maksilaris ( terletak di pipi) . Bronkitis Bronkitis adalah suatu peradangan pada cabang tenggorok (bronchus) (saluran udara ke paruparu). bahkan dapat menyebabkan kematian. Tetapi pada penderita yang memiliki penyakit menahun (misalnya penyakit jantung atau penyakit paruparu) dan pada usia lanjut. bakteri dan organisme yang menyerupai bakteri (Mycoplasma pneumoniae dan Chlamydia). sinus frontalis (terletak di dahi) dan sinus sfenoidalis ( terletak di belakang dahi). Infeksi berulang bisa merupakan akibat dari:    Sinusitis kronis Bronkiektasis Pembesaran amandel dan adenoid pada anak-anak. Sinusitis Kronis Sedangkan berdasarkan penyebabnya sinusitis :   Rhinogenik (penyebab kelainan atau masalah di hidung). Jika alat ini terganggu karena penyakit atau kelainan maka proses pernapasan akan terganggu. Segala sesuatu yang menyebabkan sumbatan pada hidung dapat menyebabkan sinusitis Dentogenik/Odontogenik (penyebabnya kelainan gigi).PENYAKIT SISTEM PERNAFASAN Alat-alat pernapasan merupakan organ tubuh yang sangat penting.

penyempitan ini bersifat sementara. penyempitan saluran pernapasan merupakan respon terhadap rangsangan yang pada paru-paru normal tidak akan memengaruhi saluran pernapasan. udara dingin dan olahraga. Sel-sel tertentu di dalam saluran udara. Stres dan kecemasan juga bisa memicu dilepaskannya histamin dan leukotrien. Reaksi yang sama terjadi jika orang tersebut melakukan olah raga atau berada dalam cuaca dingin. Mastosit di sepanjang bronki melepaskan bahan seperti histamin dan leukotrien yang menyebabkan terjadinya: . yang menyebabkan peradangan. Asma Asma adalah keadaan saluran napas yang mengalami penyempitan karena hiperaktivitas terhadap rangsangan tertentu. hidrogen sulfida. debu.Bronkitis iritatif bisa disebabkan oleh:     Berbagai jenis debu Asap dari asam kuat. beberapa pelarut organik. Pada suatu serangan asma. sulfur dioksida dan bromin Polusi udara yang menyebabkan iritasi ozon dan nitrogen dioksida Tembakau dan rokok lainnya. . yang juga menyebabkan penyempitan saluran udara. Mastosit mengeluarkan bahan tersebut sebagai respon terhadap sesuatu yang mereka kenal sebagai benda asing (alergen). terutama mastosit diduga bertanggungjawab terhadap awal mula terjadinya penyempitan ini. Tetapi asma juga bisa terjadi pada beberapa orang tanpa alergi tertentu. klorin. seperti serbuk sari. Asma juga dapat disebabkan oleh tingginya rasio plasma bilirubin sebagai akibat dari stres oksidatif yang dipicu oleh oksidan. Hal ini akan memperkecil diameter dari saluran udara (disebut bronkokonstriksi) dan penyempitan ini menyebabkan penderita harus berusaha sekuat tenaga supaya dapat bernapas.perpindahan sel darah putih tertentu ke bronki. Pada penderita asma. otot polos dari bronki mengalami kejang dan jaringan yang melapisi saluran udara mengalami pembengkakan karena adanya peradangan (inflamasi) dan pelepasan lendir ke dalam saluran udara.kontraksi otot polos . amonia. Sel lainnya yakni eosinofil yang ditemukan di dalam saluran udara penderita asma melepaskan bahan lainnya (juga leukotrien). asap. seperti serbuk sari. Penyempitan ini dapat dipicu oleh berbagai rangsangan. bulu binatang. debu halus yang terdapat di dalam rumah atau bulu binatang.peningkatan pembentukan lendir . 3.

penyakit ATR ini memang tergolong penyakit langka. dokter spesialis gizi dan metabolik anak pada Bagian Ilmu Kesehatan Anak di RSCM Jakarta. yakni tingkat keasamannya menjadi di atas ambang normal. dengan manifestasi klinis yang tidak spesifik sehingga diagnosis sering terlambat. ginjal menyerap asam sisa metabolisme dari darah dan membuangnya ke dalam urin. Pada tahun 2005 saja. dengan manifestasi klinis yang tidak spesifik sehingga diagnosis sering terlambat. RTA) adalah suatu penyakit ginjal (renal) khususnya pada bagian tubulus renalis-nya. Sp. Dan setiap tahun angka prevalensinya senantiasa bertambah. Namun menurut Dr. sehingga hanya sedikit asam yang dibuang ke dalam urin. Damayanti Rusli Sjarif. yang mengakibatkan terjadinya asidosis. pasien ATR yang dia tangani ada sekitar 20-an orang anak. pasien penyakit ATR yang dia ditangani semakin hari semakin banyak. Dalam keadaan normal. penyakit ATR ini memang tergolong penyakit yang jarang terjadi. dr. Pada penderita penyakit ini. . Menurut sejumlah literatur ilmiah bidang kesehatan. Asidosis Tubulus Renalis Asidosis tubulus renalis (bahasa Inggris: Renal tubular acidosis.4. bagian dari ginjal yang bernama tubulus renalis tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.A (K). Akibatnya terjadi penimbunan asam dalam darah. Menurut sejumlah literatur ilmiah bidang kesehatan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful