Laporan Biokimia

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Enzim merupakan suatu senyawa biokatalisator yaitu suatu senyawa yang mempercepat reaksi tanpa mengubah kesetimbangan reaksi. Pepsin, Tripsin, dan Dehidrogenase merupakan beberapa contoh enzim. Untuk mengetahui aktifitas dan sifat-sifatnya, maka perlu dilakukan pengidentifikasian. B. Tujuan Praktikum 1. Mengidentifikasi sifat proteolitik dari enzim pepsin. 2. Mengidentifikasi sifat proteolitik dari enzim tripsin. 3. Mengidentifikasi aktivitas enzim dehidrogenase di dalam air susu. B. Metode Penelitian 1. MENGUJI SIFAT PROTEOLITIK ENZIM PEPSIN • Alat dan Bahan 1. Tabung reaksi dan raknya. 2. Penangas air. 3. Pengukur waktu 4. Bahan : • • • • Larutan Pepsin HCl 0.4 % albumin kering Cara kerja

1. Mengambil tabung reaksi sebanyak empat buah. 2. Memasukkan sedikit albumin dengan jumlah yang sama. 3. Menambahkan ke dalam masing-masing tabung : Tabung ke-1: 2 ml pepsin + 2 ml HCl 0,4 % Tabung ke-2: 2 ml pepsin + 3 ml akuades. Tabung ke-3: 2 ml akuades + 2 ml HCl Tabung ke-4: 2 ml pepsin + memanaskan sampai mendidih + 2 ml HCl0,4 %

ENZIM

1

Mengocok masing-masing campuran tersebut. Memasukkan serbuk albumin ke dalam masing-masing Menambahkan ke dalam masing-masing tabung: Tabung reaksi dan raknya. 5. 2. yang positif ENZIM 2 . 2. 3. Memanaskan pada penangas air dengan temperature 38oC selama 30 menit. Mengambil tiga buah tabung reaksi. 5. • • • • Cara kerja 1.Laporan Biokimia 4. 4. 6. 4. Penangas air Pengukur waktu Bahan : Tripsin Larutan buffer fosfat dengan pH 7. selama 30 menit. 2. MENGUJI SIFAT PROTEOLITIKENZIM TRIPSIN • Alat dan Bahan 1. Tabung ke-1: 2 ml tripsin + 2 ml buffer pH 7.6. Mencampurkan zat tersebut pada masing-masing tabung Memanaskan pada penangas air dengan suhu 38oC Menguji dengan uji biuret untuk mendapatkan hasil mana dengan mengocoknya.6 Tabung ke-2: 2 ml tripsin + 2 ml akuades Tabung ke-3: 2 ml tripsin + memanaskan sampai mendidih + 2 ml buffer pH 7. 3.6 Albumin kering tabung dengan jumlah yang sama.

4. susu. ke dalam tabung nomor 2 dan 3. 2. tabung dengan memutarnya pelan-pelan. Penangas air 3. 5. ENZIM 3 . 3. 8. 6. memberinya label. Cara kerja Mengambil 3 buah tabung reaksi dan Alat dan bahan 1.Laporan Biokimia 3. dalam masing-masing tabung. Pipet tetes 4. Bahan: • • • • • 1. Menambahkan masing-masing 5 ml air Air susu segar Metilen blue Gliseraldehid (formaldehid) Parafin cair. dalam masing-masing tabung. 7. penangas air pada suhu 38oC selama 10 menit. MENGUJI AKTIVITAS ENZIM DEHIDROGENASI DI DALAM AIR SUSU • 2. Memanaskan tabung nomor 3 sampai air Menambahkan 10 tetes metilen blue ke Menambahkan 1 ml larutan formaldehid Mencampurkan semua zat pada setiap Menambahkan 2 ml paraffin cair ke Memanaskan ketiga tabung ke dalam susunya mendidih dan mendinginkannya. Tabung reaksi dan raknya.

Yang dipecah oleh enzim ini adalah rantai peptide. Mmisalnya. Gugus ini terikat kuat pada protein. Gugus bukan protein dinamakn dengan kofaktor.tempat tertentu pada molekul protein dan biasanya tidak mempengaruhi gugus yang terletak di ujung molekul. ada pula yang tidak begitu kuat dan mudah terlepas ikatanya. Hasil penelitian para ahli biokimia menunjukan bahwa enzim mempunyai gugus ikatan protein. Gugus yang terikat kuat dengan protein dinamakan gugus prostetik. hidrolisis sukrosa melibatkan pemutusan ikatan antara glukosa dan fruktosa. Katalitik ialah agen kimiawi yang mengubah laju reaksi tanpa harus di pergunakan oleh reaksi itu. Dan gugus yang ikatanya lemah dinamakan dengan koenzim. kemudiann pembentukan ikatan baru dengan suatu atom hydrogen ( H ) dan suatu gugus hidroksi dari air. Sebagai contoh enzim endopettidase ialah enzim yang terdapat dalam usus halus dan papain( enzim yang terdapat di papaya ). setiap reaksi kimiawi melibatkan penutusan ikatan dan pembentukan ikatan. Baik gugus prostetik maupun koenzim merupakan bagian enzim yang memungkinkan bekerja pada subtrat.Laporan Biokimia BAB II LANDASAN TEORI Enzim adalah protein katalitik.atom molekul itu. Endopeptidase memecah protein pada tempat. Enzim bekerja juga sebagi katalis dalam reaksi pemecahan molekul protein dan secara hidrolisis disebut enzim proteolitik atau protease. maka enzim ini pun dinamakan enzim peptidase. Enzim semacam ini di sebut dengan holoenzim terdiri atas apoenzim dan suatu gugus seperti logam dan molekul organic. dan ikatan yang sudah ada dalam reaktan harus diputuskan dan ikatan baru pada produk akan di bentuk. Ada juga enzim yang dikenal dengan eksopeptidase. dan energi akan di bebaskan ketika ikatan baru pada molekul terbentuk. jadi enzim termasuk ke dalam golongan protein majemuk. Molekul reaktan harus menyerap energi dari sekelilingnya untuk dapat memutuskan ikatanya. Karboksi peptidase dapat melepaskan asam amino yang memiliki gugus –COOH bebas pada ujung molekul ENZIM 4 . Setiap saat suatu reaksi mengatur ulang atom. yaitu zat yang diubah dan direaksikan oleh enzim. Dengan tidak adanya enzim lalu lintas kimiawi melalui jalur metabolism akan berjalan lambat. enzim ini bekerja pada ke dua ujung molekul dari suatu protein.

Aktifasi suatu enzim dipengaruhi oleh faktor lingkungan . sedangkan asam amino peptidase tidak dapat melepaskan asam amino pada ujung lain yang memiliki gugus –NH2 bebas. Bila konsentrasi subtrat di perbesar. Kontak ini terjadi pasda suatu tempat atau disebut bagian aktif. makin banyak subtrat yang berhubungan dengan sisi ENZIM 5 . Dan contoh lainya adalah reaksi pembentukan aldehida dari alcohol. dan juga oleh faktor kimiawi tertentu yang secara khusus mempengaruhi enzim tersebut. Susu kaya akan enzim dehidrogenase. Konsentrasi Subtrat Hasil experimen menunjukan bahwa dengan konsentrasi enzim yang tetap. Salah satu enzim yang termasuk kedalam golengan enzim eksidator reduktase adalah enzim dehidrogenase. seperti suhu dan PH. Hydrogen yang dilepaskan akan diterima oleh senyawa lain.6 -0 8. Pada reksi ini alkohol adalah donor hidrogen. Enzim dehidrogenase bereaksi dengan oksigen atau molekul lain ( misalnya pada metilen blue ). maka pertambahan konsentrasi subtrat akan menaikan kecepatan reaksi. Enzim ini biasanya banyak terdapat pada berbagai sel tetapi pada subtract yang berbeda. Contih dari enzim peptidase adalah Pepsin. Enzim dehidrogenase bekerja pada reaksi pengambilan atom hydrogen (H) dari suatu senyawa.5. bagian aktif ini hanya menampung subtart sedikit. 2. Keadaaan ini di jelaskan oleh hipotesis tentang terjadinya kompleks enzim subtrat. kecepatan suatu reaksi yang menggunakan enzim tergantung pada konsentrasinya.Laporan Biokimia protein. dimana diperlukan adanya kontak antara enzim dan subtrat. Tripsin bekerja memevah peptone menjadi asam amino di dalam usus halus. dan senyawa yang menerima adalah suatu koenzim nikotinadenindinukleotida. PH optimumnya antara 7. Konsentrasi Enzim Seperti pda katalis lainya. Pada suatu konsentrasi subtrat tertentu kecepatan reaksi akan bertambah seiring denagn bertambahnya jumlah enzim. Pada konsentarsi subtrat rendah. pada PH 5 pepsin menjadi tidak aktif dan pda medium yang bersifat alkalis enzim ini menjadi rusak. tripsin mmerupakan enzim endopeptidase yang di sekresikan oleh pancreas dalam bentuk tidak aktif berupa tripsinogen dan diaktifkan oleh enzim enterokinase. Faktor tersebut diantaranya adalah sebagi berikut : 1. Akan tetapi pada batas konsentrasi tertentu tidak terjadi kenaikan kecepatan reaksi walaupun konsentrasi subtrat di naikan. Contoh lainya adalah enzim tripsin .4. Pepsin merupakan enzim proteolitik dan memiliki PH optimum 1.

Jika enzim bekerja pada PH yang melenihi batas atau dibawah PH minimum. 4. Contoh pada manusia reaksi metabolisme berjalan lambat pada suhu di bawah 360C dan berjalan normal atau sedikit cepat di suhu 360C-370C. Suhu Oleh karena reaksi kimia dipengaruhi oleh suhu. maka reaksi yang menggunakan katalis enzim dapat pula dipengaruhi oleh suhu. maka kecepatan reaksi tidak akan bertambah lagi. kenaikan suhu akan mengakibatkan enzim in aktif bahkan sampai terdenaturasi.subtrat makin besar dan hal ini menyebabkan makin besarnya kecepatan reaksi. 3. Dan dengan demikian kerja efektif enzim menjadi terhambat. PH Perubahan PH lingkungan akan mempengaruhi struktur dan sifat enzim. Dengan demikian konsentrasi kompleks enzim . Disamping itu enzim merupakan suatu protein. maka enzim akan inaktif bahkan ada yang sampai terdenaturasi. Ada enzim yang tahan terhadap suhu rendah ataupun sebaliknya. Setiap enzim memeiliki PH yang berbeda bergantung dari enzim tersendiri. Bagian konsentarasi subtrat semakin besar dan menutupi semua bagian sisi aktif enzim.Laporan Biokimia aktif enzim. Pada suhu rendah reaksi kimia berjalan lambat. sedangkan pada suhu yang lebih tinggi reaksi berjalan cepat. ENZIM 6 .

2 ml aquadest + 2 ml HCl 0. Larut ++++ Gumpalan Larut +++ Kurang larut ++ Sedikit larut + kecil Gumpalan besar Gumpalan sedang Gumpalan sangat besar Ungu Biru Biru kehijauan 4. ISI LAPORAN 1 . Tabung Bahan yang terkandung (campuran terdiri atas) 2 ml pepsin + 2 ml HCl 0. UJI SIFAT PROTEOLITIK ENZIM TRIPSIN ENZIM 7 .UJI SIFAT PROTEOLITIK ENZIM PEPSIN No. 2.4 %+ albumin 2 ml pepsin + 3 ml aquadest+ albumin. 3.4% = albumin Awal Perubahan yang terjadi Akhir Uji Biuret 1.4 % = albumin 2 ml pepsin yang dididihkan + 2 ml HCl 0. Ungu 2.Laporan Biokimia BAB III A.

(campuran terdiri Isi Tabung Warna asal atas) 2 ml tripsin + 2 ml Gumpalan kecil + 5 ml susu + 1 ml metilen blue + Biru buffer pH 7. Tabung1. 2.6 + 2mil paraffin cair albumin 5 ml susu + 1 metilen blue + 1 ml Biru 2 ml tripsin + 2 ml Gumpalan kecil ++ formaldehid+ 2mil paraffin cair aquadest+ albumin 5 ml susu yang didihkan + 1 ml Biru 2 ml tripsin yang Gumpalan besar +++ metilen blue + 1 ml formal dehid. Tabung No.Laporan Biokimia No.UJI AKTIVITAS ENZIM DEHIDROGENASE DI DALAM AIR SUSU ENZIM 8 .6 + albumin 3. + dididhkan + 2 ml 2mil paraffin cair buffer pH 7. 1. 3. Bahan yang terkandung Perubahan yang terjadi Awal Uji Biuret Hasil Ungu kebiruan Tidak berubah warna Bagian bawah Biru menjadi putih Tidak berubah Ungu warna. 3. 2.

• Tabung kedua berisikan : 1ml pepsin + 2ml aquades dan serbuk albumin serta dipanaskan selama 30 menit di penanags air pada suhu 380C.Laporan Biokimia B. pada pH 5 menjadi tidak aktif dan pada medium bersifat alkalis enzim menjadi rusak.4%d an serbuk albumin.4% dan serbuk albumin serta dipanaskan selama 30 menit di penanags air pada suhu 380C. Hal ini disebabkan protein telah mengalami perombakan dan menunjukan adanya kerja enzim dalam larutan tersebut. • Tabung ketiga berisikan : 2ml HCl 0. Hasil biuret menunjukan ungu dari pada aquades. PEMBAHASAN 1. serta dipanaskan selama 30 menit di penanags air pada suhu 380C pekat. Sifat proteolitik enzim pepsin Pepsin merupakan enzim proteolitik dan memiliki pH optimum 1.4. Setelah pemanasan serbuk albumin masih ada. Dalam hal ini HCl lebih berpengaruh ENZIM 9 . • Tabung pertama berisi : 2ml pepsin + 2ml HCl 0. hal ini menunjukan bahwa enzim pepsi tak bekerja. larutan tidak berubah warna dan pada uji biuret larutan berubah menjadi ungu muda. Penggantian HCl dengan menggunakan air adalah untuk mengetahui apakah HCl berpengaruh pada kerja enzim.

Hal ini menunjukan bahwa tidak adanya enzim pada tabung ke tiga yang membantu reaksi. Hal ini menandakan enzim tidak bekerja.4% dan serbuk albumin. Dalam hal ini enzim bekerja pada larutan dan dipengaruhi oleh PH yang berasl dari buffer. serta dipanaskan selama 30 menit di penanags air pada suhu 380C Pepsin merupakan enzim. Sifat proteolitik enzim tripsin Tripsin merupakan enzim endopepsidase yang disekresikan oleh pancreas dalam bentuk tidak aktif berupa tripsinogen dan diaktifkan oleh enzim enterokinase. hal ini dikarenakan enzim tidak bekerja.6-8. Dan pada saat uji biuret larutan menjadi ungu pekat. 2. • Tabung ketiga berisi : 2ml tripsin ( didihkan terlebih dahulu ) + buffer PH 7. • Tabung ke empat berisi : 2ml pepsin ( didihkan terlebih dahulu ) 2ml HCl 0. Pada tabung du tidak ditambahkan buffer.) enzim bekerja secara optimaml.6 dan serbuk albumin serta dipanaskan selama 30 menit di penanags air pada suhu 380C. • Tabung kedua berisi : 2ml tripsin + 2ml aquades dan serbuk albumin serta dipanaskan selama 30 menit di penanags air pada suhu 380C.5 • Tabung pertama berisi : 2ml tripsin + 2ml buffer ph7.Laporan Biokimia Setalah larutan diangkat dari penangas air dan dilakukan uji biuret hasilnya adalah ungu pekat. Setelah diangkat dari penangas dan dilakukan uji biuret menghasilkan warna ungu muda.6 dan serbuk albumin serta dipanaskan selama 30 menit di penanags air pada suhu 380C. pH optimumnya 7. ketika pepsin dipanaskan sampai mendidih enzim ini mengalami denaturasi oleh panas. Dan uji biuret yang ( -. setelah dilakukan uji biuret larutan berwarna ungu pekat. ENZIM 10 . Kerja enzim tripsin dipengaruhi oleh PH .

hal ini dikarenakan enzim tidak bekerja. Pada tabung 2 sangat terlihat jelas warna metilen blue yang hilang. warna larutan dalam tabung ini tetap biru yang menandakan bahwa enzim dehidrogenase pada air susu tidak bekerja dan tidak ada ENZIM 11 . Enzim akan menguraikan formaldehid dengan menghasilan gas hidrogen yang selanjutnya akan bereaksi denga metilen blue dengan indikator yang terlihat berupa warna metilen bluenya akan hilang.Laporan Biokimia Ketika tripsin dipanaskan sampai mendidih enzim ini mengalami denaturasi oleh panas. larutan tersebut berubah menjadi putih sebagian dan intensitas warna birunya sedikit pudar. 3. Ini terjadi karena perlakuan pada tabung 2 ini sangat sempurna untuk mengoptimalkan kerja enzim dehidrogenase pada air susu. Hydrogen bisa bereaksi dengan oksigen atau molekul lain (pada percobaan dengan metilen blue). Ini terjadi karena pada tabung 1 tidak ditambahkan formaldehid sebagai substrat tambahan. Aktivitas enzim dehidrogenase pada air susu. Setelah pemanasn 30 menit. Dan pada saat uji biuret larutan menjadi ungu pekat. Dengan memudarnya warna biru setelah dipanaskan menunjukan bahwa hidrogen pada larutan bertambah banyak. • Tabung ketiga berisi : air susu 5ml( didhkan terlebih dahulu ) + formaldehid 1ml + metilen blue 1ml + parafin 2ml dan dipanaskan selama 30 menit. Hal ini dikarenakan bahwa hidrogen dalam tabung berkurang karena adanya proses hidrolisis dengan di bantu oleh enzim dehidrogenase pada air susu. Enzim ini mengoksidasi substrat dengan melepaskan hydrogen dari substrat. Enzim dehidrogenase banyak terdapat pada berbagai sel tetapi bekerja pada substrat yang berbeda. • Tabung pertama berisi : air susu 5ml + metilen blue 1ml + parafin 2ml dan dipanaskan selama 30 menit. Susu kaya akan enzim dehidrogenase. Sehingga hidrogen yang dihasilkan dan berikatan dengan metilen blue hanya sedikit. Larutan pada tabung 1 tetap berwarna biru dan hanya sedikit warna metilen blue yang hilang. Setelah pemanasan 30 menit. sehingga warnanya kembali putih. • Tabung kedua berisi : air susu 5ml + metilen blue 1ml + Formaldehid 1ml + parafin 2ml dan dipanaskan selama 30 menit.

maka tidak dapat melarutkan lipid. diantaranya : • • Tabel 1 setelah dipanaskan lipid tinggal sedikit. sebagian besar larut karena ada buffer. PERTANYAAN dan JAWABAN 1. Tabel 2 setelah dipanaskan ternyata hanya sedikit lipid yang larut karena pada tabung ini tidak ada buffer walaupun enzim. substrat dan suhu panas tersedia.Jelaskan mengapa terjadi keadaan seperti pada table hasil pengamatan.Tuliskan kesimpulan yang saudara dapatkan dari percobaan tersebut! ENZIM 12 . sehingga enzim tidak dapat bekerja untuk menguraikan substratnya. substrat dan suhu panas. Air susu yang dididihkan terlebih dahulu akan membuat enzim dehidrogenase pada air susu ini terdenaturasi.Laporan Biokimia hidrogen yang dihasilkan untuk kemudian bereaksi dengam metilen blue. Berikan penjelasan untuk setiap tabung ! Jawab : Kejadian pada setiap table berbeda-beda. sebelumnya enzim dipanaskan terlebih dahulu sehingga eanzim jadi rusak.. hal ini menjadi sia-sia. • • Tabel 3 setelah dipanaskan lipid banyak yang tidak larut karena tidak ada pepsin sebagai enzimnya Tabel 4 lipid tidak terlarut karena. Walaupun pada tabung ini telah ditambahkan formaldehid sebagai substrat tambahan. 2.Sifat Proteolotik enzim pepsin 1. enzim.

enzim.Tuliskan tujuan percobaan untuk setiap tabung! Jawab : Tujuan percobaan • • • • Tabung 1: untuk mengetahui pengaruh HCl 0. Berikan penjelasan untuk setiap tabung ! Jawab : a. dan suhu panas terhadap kelarutan lipid. dan suhu panas terhadap kelarutan lipid. albumin Tabung 2 : untuk mengetahui pengaruh albumin.Jelaskan apa yang dimaksud dengan enzim proteolitik! Jawab : Enzim proteolitik yaitu enzim yang bekerja sebagai katalis dalam reaksi pemecahan molekul protein dengan cara hidrolisis 4. 0. Sifat Proteolotik enzim tripsin 1 Jelaskan mengapa terjadi keadaan seperti pada tabel hasil pengamatan.Laporan Biokimia Jawab : Berdasarkan percobaan diketahui bahwa lipid hanya dapat terlarut apabila ada buffer. b.4%.aln dan suhu panas terhadap kelarutan lipid. tidak larut dan pada akhir albumin sedikit larut karena enzim tidak bekerja secara optimal. Pada tabung ketiga : Perubahan yang terjadi pada awal mula albumin tidak larut dan pada akhir albumin tidak larut karena enzim tidak bekerja sama sekali karena enzim terdenaturasi.4%.4% dan suhu panas terhadap kelarutan lipid. pepsin. aquades. 2. HCl Tabung 4 : untuk mengetahui pengaruh pemanasan anzim pepsin. Pada tabung pertama : Perubahan yang terjadi pada awal mula albumin Pada tabung kedua : Perubahan yang terjadi pada awal mula albumin belum larut dan pada akhir albumin larut karena enzim bekerja secara optimal. 2 Tuliskan kesimpulan yang saudara dapatkan dari percobaan tersebut ! Jawab : ENZIM 13 . substrat dan suhu panas yang sesuai. HCl 0. 3. c. pepsin Tabung 3 : untuk mengetahui pengaruh albumin. aquades.

Kerja Enzin dehidrogenase di dalam susu Jawaban Pertanyaan 1. albumin pada tabung pertama lebih larut dibandingkan dengan albumin pada tabung lainnya. Tabung 2: Sebagai pembanding. 5 Apa maksud pengujian dengan uji biuret pada akhir percobaan ! Jawab: Untuk mengetahui adanya ikatan peptide pada setiap tabung. 3. Tabung 3: Sebagai pembanding.Laporan Biokimia Enzim tripsin dapat bekerja secara optimal pada lingkungan basa kuat dengan pH sekitar 7. bahwa enzim tripsin tidak bekerja optimal di luar kondisi basa kuat. dan enzim eksopeptidase adalah enzim yang bekerja di luar pancreas. Oleh karena itu.8. 3 Tuliskan tujuan percobaan untuk setiap tabung ! Jawab : Tabung 1: Untuk mengetahui adanya kerja enzim tripsin yang optimal pada pH tinggi (basa kuat).5 dan suhu lingkungan sekitar 38oC.6 .Tuliskan reaksi yang terjadi pada percobaan yang saudara lakukan! Jawab : MB + H2 àMBH2 (warna metilen blue hilang) ENZIM 14 . Apabila larutan dalam tabung tersebut positif oleh uji biuret. 4 Jelaskan apa yang dimaksud dengan enzim endopeptidase dan enzim eksopeptidase ! Jawab : Enzim endopeptidase adalah enzim yang bekerja di dalam pankreas. bahwa enzim yang sudah terdenaturasi tidak dapat lagi menguraikan substratnya. ini menandakan bahwa substrat protein tidak dapat terurai oleh enzin tersebut sehingga dapat dipastikan bahwa enzim tidak bekerja.

Sedangkan pada tabung 3.Laporan Biokimia 2. sehingga warna larutan susu menjadi putih kembali. Hydrogen yang lepas akan berikatan dengan metilen biru yang di teteskan. Hal ini dikarenakan enzim pada susu sudah rusak akibat pemanasan. karena warna larutan kembali seperti semula (putih susu).Jelaskan alasan terjadinya hasil pada setiap tabung Jawab : Pada tabung 1. Hal tersebut disebabkan oleh adanya formaldehid. Jawab : Enzim dehidrogenase. dengan bahan campuran 5 ml + 1 ml metilen blue + 1 ml formaldehid dan kemudian ditutup oleh parafin menunjukkan hasil negatif. dengan bahan campuran 5 ml susu + 1 ml metilen blue dan kemudian ditutup parafin menunjukkan hasil positif. tidak kembali seperti semula (putih).Apa nama enzim pada percobaan di atas dan sebutkan fungsi parafin cair. 4. dengan bahan campuran 5 ml susu yang dididihkan + 1 ml metilen blue + 1 ml formaldehid yang kemudian ditutup oleh parafin menunjukkan hasil negative karena warna larutan tetap biru. Pada tabung 2.Tuliskan kesimpulan saudara berdasarkan hasil percobaan Jawab : Dari percobaan di atas dapat disimpulkan bahwa di dalam susu terkandung enzim dehidrogenase. 3. dan parafin di dalam percobaan ini berfungsi untuk mencegah hilangnya ENZIM 15 . Enzim tersebut mengoksidasi substrat dengan melepaskan hydrogen. karena warna larutan tetap biru.

Misalnya pada pepsin.5. enzim ini tidak aktif.Laporan Biokimia BAB IV KESIMPULAN Enzim adalah biokatalisator dalam tubuh kita. Hal itu menandakan enzim bersifat seperti protein. Enzim juga ada yang berfungsi memutuskan ikatan hydrogen seperti enzim dehidrogenase di dalam air susu. sedangkan pada keadaan basa. Kerja enzim ditentukan oleh lingkungan. Hal serupa juga terjadi pada tripsin yanh pH optimumnya antara 7. Namun pada air susu yang dipanaskan terlebih dahulu sampai mendidih tidak memberikan indikator adanya pemutusan ikatan hydrogen. Begitu pula pada enzim yang telah terdenaturasi oleh panas. maka enzim akan bekerja dengan sangat baik. jika terdenaturasi maka sifat fungsionalnya akan hilang. ENZIM 16 . Pada enzim yang berada pada lingkungan yang optimal seperti suhu dan pH yang tepat. dengan pH optimum maka akan bekerja optimal.6 – 8. maka enzim tidak dapat bekerja.

Dasar-Dasar Biokomia Jilid 1.blogsome.Laporan Biokimia Daftar Pustaka Adisendjaja.wikipedia. 2006.org/wiki/Enzim ENZIM 17 . dkk. L. Yusuf Hilmi. Bandung: UIPress. Dasar-Dasar Biokomia. Anna dan F. Penuntun Kegiatan Laboratorium Biokimia.2004. http://biologi. Lehninger. Albert.M Titin S. Jakarta: Erlangga. Poedjiadi.com/2011/08/16/enzim/ http://id. 2008. Bandung : FPMIPA Jurusan Pendidikan Biologi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful