P. 1
Logika Scientifik Yenni Zayyinah

Logika Scientifik Yenni Zayyinah

|Views: 11|Likes:
Published by Andy Setiawan

More info:

Published by: Andy Setiawan on Mar 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2012

pdf

text

original

- 1

-

I L M U D A K W A H

Makalah
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah “Logika Scientifik”

Dosen Pengampu:
Drs. Masduqi Affandi, M. Pdi











Oleh:
Yenni Zayyinah (B07210081)

PROGRAM STUDI PSIKOLOGI
FAKULTAS DAKWAH
IAIN SUNAN AMPEL SURABAYA
2011


- 2 -


KATA PENGANTAR
Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. Tuhan semesta alam.
yang telah memberikan limpahan rahmat, taufik, hidayah serta inayah-Nya kepada kita.
Sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang telah kami susun ini dengan penuh rasa
syukur dan bangga.
Selanjutnya sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita
Nabi Muhammad SAW.
Ucapan banyak terima kasih juga kami sampaikan kepada Drs. Masduqi Affandi,
M. Pdi selaku dosen mata kuliah Logika Scientifik yang telah mengajar kami dan kepada
semua pihak yang telah membantu peyusunan makalah ini sampai akhirnya selesai.
Maksud dan tujuan penulisan makalah ini tidak lain adalah untuk memenuhi
kewajiban terhadap tugas yang diberikan kepada kami dalam mata kuliah Logika Scientifik
ini lebih tepatnya dalam pembahasan “Ilmu Dakwah” yang telah kami dapatkan dari
beberapa referensi buku serta media lain, dan telah kami kemas sedemikian rupa sehingga
dengan mudah kita bisa memahami pembahasan ini.
Demikian pengantar yang dapat kami sampaikan. Kami pun tahu masih banyak
kekurangan dan kesalahan dalam penulisan makalah ini. karena tidak ada seorang pun
yang sempurna di dunia ini. oleh karena itu, segala bentuk kritikan dan saran selalu kami
nantikan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan selanjutnya.
Akhir kata, kami hanya mampu berharap semoga makalah revisi ini memberikan
manfaat bagi kami sendiri, pembaca dan juga kepada seluruh mahasiswa-mahasiswi IAIN
Sunan Ampel Surabaya. Amin.
Surabaya, 24 Juni 2011

Penulis
Yenni Zayyinah


- 3 -

DAFTAR ISI

HALAMAN JUDUL ....................................................................................... 1
KATA PENGANTAR ..................................................................................... 2
DAFTAR ISI ................................................................................................... 3
BAB I PENDAHULUAN .......................................................................... 4
A. Latar Belakang Masalah ........................................................... 4
B. Rumusan Masalah..................................................................... 4
C. Tujuan Penulisan ...................................................................... 4
BAB II PEMBAHASAN ............................................................................. 5
A. Pengertian Ilmu Dakwah .......................................................... 5
B. Objek dan Ruang lingkup Ilmu Dakwah .................................. 6
C. Dakwah sebagai Ilmu ............................................................... 6
D. Kaitan Ilmu Dakwah dengan Ilmu-Ilmu Lainnya……………. 7
BAB III PENUTUP ...................................................................................... 8
Kesimpulan ................................................................................................ 8
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 9




- 4 -

Bab I
Pendahuluan
A. Latar Belakang
Sebagaimana diketahui bersama bawha Rasulullah saw. telah berhasil
mengembangkan agama Islam ke seluruh penjuru manusia. Dalam
mengembangkan agama Islam, beliau mendapat tantangan yang amat keras, akan
tetapi kemudian dunia menyaksikan bahwa dalam waktu yang relative singkat
dunia telah menyaksikan agama Islam telah merambat ke wilayah Arab, Asia
bahkan wilayah Eropa.
Pada kenyataannya melalui dakwah yang dikembangkan oleh Rasulullah,
dunia Arab yang pada waktu itu dalam suasana kejahiliahan kemudian berubah
menjadi masyarakat yang beriman kepada Allah swt. Kemudian mereka menjadi
pengikut setia Rasulullah saw.
Dakwah merupakan aktivitas untuk mengajak manusia agar berbuat kebaikan
dan menurut petunjuk, menyeru mereka berbuat kebajikan dan melarang mereka
dari perbuatan mungkar agar mereka mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat.
Di samping itu, dakwah Islam juga dapat dimaknai sebagai usaha orang
beriman dalam mewujudkan ajaran agama Islam dengan menggunakan sistem dan
cara tertentu. Lalu untuk menghadapi berbagai tantangan umat Islam dewasa ini,
salah satu media dakwah yang efektif dan dapat dikembangkan di era informasi ini
adalah pers Islam.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud Ilmu dakwah?
2. Apa saja objek dan ruang lingkup Ilmu Dakwah?
3. Bagaimana posisi dakwah sebagai ilmu?
4. Bagaimana kaitan Ilmu Dakwah dengan Ilmu-Ilmu lainnya?
C. Tujuan
Untuk mengetahui dan memahami secara mendalam hal-hal yang
berhubungan dengan dakwah dan ilmu dakwah, baik dari segi pengertian, objek
kajian dan ruang lingkup, serta posisi Ilmu Dakwah dengan Ilmu-Ilmu lainnya.

- 5 -

Bab II
Pembahasan
A. Pengertian Ilmu Dakwah
Ditinjau dari etimologis atau secara bahasa, dakwah berasal bahasa Arab yaitu
da’a-yad’i-da’watan, yang artinya mengajak, menyeru, dan memanggil.
1

Dakwah dalam pengertian tersebut, dapat dijumpai dalam ayat-ayat al-Qur’an
surat Yunus (10) ayat 25:
+.-4Ò W-EONN;³4C _OÞ¯)³ jO-E1 ´¦ÞUOO¯-
Og³¯g4³4Ò }4` +7.4=EC _OÞ¯)³ ¯O4O´· ´®7´³4¯OG`
^g)÷
Artinya: Allah menyeru (manusia) ke darussalam (surga), dan menunjuki orang yang
dikehendaki-Nya kepada jalan yang Lurus (Islam). (Q.S. Yusuf: 25).
Ditinjau dari terminologi, dakwah terdapat beberapa pengertian menurut para
ahli, diantaranya ialah:
a. Prof. Toha Yahya Omar, M. A.
“Mengajak manusia dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai
dengan perintah Tuhan, untuk keselamatan dan kebahagiaan mereka di dunia dan
akhirat.”
2

b. M. Natsir
“Dakwah adalah usaha-usaha menyerukan dan menyampaikan kepada
perorangan manusia dan seluruh umat manusia konsepsi Islam tentang pandangan
dan tujuan hidup manusia di dunia ini, dan yang meliputi al-amar bi al-ma’ruf an-
nahyu an al-munkar dengan berbagai macam cara dan media yang diperbolehkan
akhlak dan membimbing pengalamannya dalam perikehidupan bermasyarakat dan
perikehidupan bernegara.”
c. Dr. M. Quraish Shihab
“Dakwah adalah seruan atau ajakan kepada keinsyafan atau usaha
mengubah situasi kepada situasi yang lebih baik dan sempurna, baik terhadap
pribadi maupun masyarakat. perwujudan dakwah bukan sekadar usaha
peningkatan pemahaman dalam tingkah laku dan pandangan hidup saja, tetapi
juga menuju sasaran yang lebih luas. Apalagi pada masa sekarang ini, ia harus

1
Drs. Samsul Munir Amin, M.A., Ilmu Dakwah, Jakarta: Amzah, 2009, hlm 1.
2
Prof. Toha Yahya Omar, M.A., Ilmu Dakwah, Jakarta: Wijaya, 1979, hlm 1.
- 6 -

lebih berperan menuju kepada pelaksanaan ajaran Islam secara lebih menyeluruh
dalam berbagai aspek.”
3

Dari beberapa pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa Dakwah adalah
usaha menyampaikan sesuatu kepada orang lain, baik itu perorangan atau kelompok
tentang pandangan dan tujuan hidup manusia sesuai Islam.
Sedangkan Ilmu Dakwah sendiri berarti ilmu yang mempelajari ajakan dan
kegiatan manusia dalam menyampaikan isi ajaran Islam kepada sesama manusia untuk
kebahagiaannya baik di dunia maupun akhirat.
4


B. Objek dan Ruang Lingkup Ilmu Dakwah
Adapun objek penelaahan ilmu dakwah adalah memiliki objek-objek material dan
objek formal. Objek material ilmu dakwah sebagaimana ilmu-ilmu sejenis lainnya
adalah tentang tingkah laku manusia. Sedangkan objek formalnya adalah usaha
manusia untuk menyeru atau mengajak manusia lain dengan ajaran Islam agar
menerima, meyakini, dan mengamalkan ajaran Islam bahkan memperjuangkannya”.
Dengan demikian, maka yang menjadi objek telaah ilmu dakwah adalah manusia
dengan segala sikap tingkah lakunya yang berkaitan dengan aktifitas dakwah.
5

Sedangkan yang berkaitan dengan tanggapa mad’u terhadap rangsangan, stimulus,
motivasi dari da’I adakalanya memberikan tanggapan yang bersifat positif, sehingga
terjadi interaksi dan intent, sehingga dapat menimbulkan perubahan sikap pandangan
yang akhirnya dapat menimbulkan perubahan sikap dan pandangan yang akhirnya mau
mengimani, menjalankan bahkan memperjuangkan Islam.

C. Dakwah Sebagai Ilmu
Antara dakwah dan ilmu dakwah tidaklah sama, keduanya memiliki perbedaan
yang jauh. Dakwh sebagai aktifitas merupakan sesuatu yang telah muncul sejak
adanya kenabian yang awalnya disampaikan oleh Rasulullah saw.
Berbeda dengan ilmu dakwah, walaupun dakwah sudah in hern dengan gerak
Islam sejak awalnya, namun tidak dengan ilmu dakwah. Ilmu dakwah bisa dikatakan
ilmu yang relatif baru. Ilmu dakwah lahir belakangan jika dibandingkan dengan ilmu

3
Dr. M. Quraish Shihab, Membumikan al-Qur’an, Fungsi dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat, Bandung:
Mizan, 2001, hlm 194.
4
Drs. Samsul Munir Amin, M.A.,….hlm 29.
5
Drs. Samsul Munir Amin, M.A.,…hlm 29-30.
- 7 -

keislaman lainnya,, seperti ulumul qur’an, ulumul hadits, dan lain sebagainya. Sebagai
disiplin ilmu yang masih baru, awalnya ilmu dakwah belum memiliki tradisi keilmuan
yang mapan dibandingkan dengan disiplinn ilmu lain.
Ilmu dakwah dimaksudkan sebagai seperangkat ilmuan yang mempelajari tentang
bagaimana dakwah atau proses pembumian Islam dilakukan. Maka dalam ranah inilah,
ilmu dakwah sebenarnya sebenarnya lebih dekat ke arah ilmu komunikasi sosial. Oleh
karenanya, ilmu dakwah dengan sendirinya merupakan bagian ilmu-ilmu sosial, yang
dirumuskan dan dikembangkan dengan mengikuti norma ilmiah dari ilmu-ilmu sosial.
Dalam hal ini, kelayakan ilmu dakwah sebagai suatu ilmu yang berdiri sendiri kini
sudah menjadi suatu yang logis, dan tidak diragukan lagi sebagaimana sebelumnya
setelah melalui berbagai kajian dan seminar-seminar panjang yang dilakukan di
berbagai tempat untuk menguji keabsahan ilmu dakwah.

D. Kaitan Ilmu Dakwah dengan Ilmu-Ilmu Lainnya
Ada dua paradigma yang memperngaruhi arah perkembangan ilmu dakwah. Dua
paradigma tersebut adalah:
a. Bila ilmu dakwah hanya diletakkan pada kelompok paradigma logis normatif,
maka ilmu dakwah harus dikembangkan sejalan dengan perkembangan ilmu-ilmu
tradisional Islam. Karena ilmu dakwah ditarik dari al-Qur’an, maka ilmu tafsir
menjadi sangat erat kaitannya. Karena ditarik dari hadits maka ilmu hadits
menjadi sangat relevan. Dan karena sesekali menyangkut hukum Islam, ilmu fiqh
dan ushul fiqh menjadi penting.
b. Bila ilmu dakwah mau dikaji secara empiris, maka ilmu dakwah harus diletakkan
dalam kelompok ilmu-ilmu perilaku (behavior science) atau ilmu-ilmu sosial
(social science). Walaupun begitu, ilmu dakwah erat kaitannya dengan ilmu
komunikasi.
6




6
Drs. Samsul Munir Amin, M.A.,…hlm 35.
- 8 -

Bab III
Penutup
Kesimpulan
Dakwah adalah usaha menyampaikan sesuatu kepada orang lain, baik itu
perorangan atau kelompok tentang pandangan dan tujuan hidup manusia sesuai Islam.
Sedangkan Ilmu Dakwah sendiri berarti ilmu yang mempelajari ajakan dan kegiatan
manusia dalam menyampaikan isi ajaran Islam kepada sesama manusia untuk
kebahagiaannya baik di dunia maupun akhirat.
Adapun objek penelaahan ilmu dakwah adalah memiliki objek-objek material dan
objek formal. Objek material ilmu dakwah sebagaimana ilmu-ilmu sejenis lainnya adalah
tentang tingkah laku manusia. Sedangkan objek formalnya adalah usaha manusia untuk
menyeru atau mengajak manusia lain dengan ajaran Islam agar menerima, meyakini, dan
mengamalkan ajaran Islam bahkan memperjuangkannya”.
Ilmu dakwah dimaksudkan sebagai seperangkat ilmuan yang mempelajari tentang
bagaimana dakwah atau proses pembumian Islam dilakukan. Maka dalam ranah inilah,
ilmu dakwah sebenarnya sebenarnya lebih dekat ke arah ilmu komunikasi sosial. Oleh
karenanya, ilmu dakwah dengan sendirinya merupakan bagian ilmu-ilmu sosial, yang
dirumuskan dan dikembangkan dengan mengikuti norma ilmiah dari ilmu-ilmu sosial.
Ada dua paradigma yang memperngaruhi arah perkembangan ilmu dakwah. Dua
paradigma tersebut adalah: (a) Bila ilmu dakwah hanya diletakkan pada kelompok
paradigma logis normatif, maka ilmu dakwah harus dikembangkan sejalan dengan
perkembangan ilmu-ilmu tradisional Islam. Karena ilmu dakwah ditarik dari al-Qur’an,
maka ilmu tafsir menjadi sangat erat kaitannya. Karena ditarik dari hadits maka ilmu hadits
menjadi sangat relevan. Dan karena sesekali menyangkut hukum Islam, ilmu fiqh dan
ushul fiqh menjadi penting. (b) Bila ilmu dakwah mau dikaji secara empiris, maka ilmu
dakwah harus diletakkan dalam kelompok ilmu-ilmu perilaku (behavior science) atau
ilmu-ilmu sosial (social science). Walaupun begitu, ilmu dakwah erat kaitannya dengan
ilmu komunikasi.


- 9 -

DAFTAR PUSTAKA

- Amir, Munir Samsul, Ilmu Dakwah, 2009, Jakarta: Amzah
- Munir, dkk, Metode Dakwah, 2003, Jakarta: Kencana Prenada
- Omar, Toha Yahya, Ilmu Dakwah, 1979, Jakarta: Wijaya
- Shihab, M. Quraish, Membumikan al-Qur’an, Fungsi dan Peran Wahyu Dalam
Kehidupan Masyarakat, 2001, Bandung: Mizan

Demikian pengantar yang dapat kami sampaikan. oleh karena itu. taufik. karena tidak ada seorang pun yang sempurna di dunia ini. Masduqi Affandi. Ucapan banyak terima kasih juga kami sampaikan kepada Drs. Tuhan semesta alam. M. pembaca dan juga kepada seluruh mahasiswa-mahasiswi IAIN Sunan Ampel Surabaya. kami hanya mampu berharap semoga makalah revisi ini memberikan manfaat bagi kami sendiri. dan telah kami kemas sedemikian rupa sehingga dengan mudah kita bisa memahami pembahasan ini. Selanjutnya sholawat serta salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Akhir kata. Surabaya. Amin. Pdi selaku dosen mata kuliah Logika Scientifik yang telah mengajar kami dan kepada semua pihak yang telah membantu peyusunan makalah ini sampai akhirnya selesai. Maksud dan tujuan penulisan makalah ini tidak lain adalah untuk memenuhi kewajiban terhadap tugas yang diberikan kepada kami dalam mata kuliah Logika Scientifik ini lebih tepatnya dalam pembahasan “Ilmu Dakwah” yang telah kami dapatkan dari beberapa referensi buku serta media lain.KATA PENGANTAR Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. segala bentuk kritikan dan saran selalu kami nantikan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan selanjutnya. yang telah memberikan limpahan rahmat. Sehingga kami dapat menyelesaikan makalah yang telah kami susun ini dengan penuh rasa syukur dan bangga. 24 Juni 2011 Penulis Yenni Zayyinah -2- . Kami pun tahu masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam penulisan makalah ini. hidayah serta inayah-Nya kepada kita.

........................................................ A...............DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL .................................... DAFTAR PUSTAKA... Kesimpulan ........................................................................................................................................................................................................... Rumusan Masalah....................... Kaitan Ilmu Dakwah dengan Ilmu-Ilmu Lainnya……………............................................................................................................... Pengertian Ilmu Dakwah ............................................................................................................................ C............................................................ DAFTAR ISI ....... B.............................. BAB II PEMBAHASAN ...... B........... D............................................................................................................. BAB I PENDAHULUAN ..... A................. 1 2 3 4 4 4 4 5 5 6 6 7 8 8 9 -3- ...................................................... Tujuan Penulisan ......................................... Dakwah sebagai Ilmu ........................................................... Objek dan Ruang lingkup Ilmu Dakwah . KATA PENGANTAR .................................................... C.. Latar Belakang Masalah ..................... BAB III PENUTUP ......

Rumusan Masalah 1. Asia bahkan wilayah Eropa. beliau mendapat tantangan yang amat keras. Bagaimana kaitan Ilmu Dakwah dengan Ilmu-Ilmu lainnya? C. telah berhasil mengembangkan agama Islam ke seluruh penjuru manusia. objek kajian dan ruang lingkup. baik dari segi pengertian. akan tetapi kemudian dunia menyaksikan bahwa dalam waktu yang relative singkat dunia telah menyaksikan agama Islam telah merambat ke wilayah Arab. Apa yang dimaksud Ilmu dakwah? 2. -4- . Tujuan Untuk mengetahui dan memahami secara mendalam hal-hal yang berhubungan dengan dakwah dan ilmu dakwah. serta posisi Ilmu Dakwah dengan Ilmu-Ilmu lainnya. dunia Arab yang pada waktu itu dalam suasana kejahiliahan kemudian berubah menjadi masyarakat yang beriman kepada Allah swt. Kemudian mereka menjadi pengikut setia Rasulullah saw. B. Latar Belakang Sebagaimana diketahui bersama bawha Rasulullah saw. Pada kenyataannya melalui dakwah yang dikembangkan oleh Rasulullah. dakwah Islam juga dapat dimaknai sebagai usaha orang beriman dalam mewujudkan ajaran agama Islam dengan menggunakan sistem dan cara tertentu. menyeru mereka berbuat kebajikan dan melarang mereka dari perbuatan mungkar agar mereka mendapat kebahagiaan di dunia dan akhirat. salah satu media dakwah yang efektif dan dapat dikembangkan di era informasi ini adalah pers Islam.Bab I Pendahuluan A. Dakwah merupakan aktivitas untuk mengajak manusia agar berbuat kebaikan dan menurut petunjuk. Dalam mengembangkan agama Islam. Di samping itu. Apa saja objek dan ruang lingkup Ilmu Dakwah? 3. Bagaimana posisi dakwah sebagai ilmu? 4. Lalu untuk menghadapi berbagai tantangan umat Islam dewasa ini.

1 Dakwah dalam pengertian tersebut.. 2009. diantaranya ialah: a. Jakarta: Wijaya. (Q. menyeru. ia harus 1 2 Drs. “Mengajak manusia dengan cara bijaksana kepada jalan yang benar sesuai dengan perintah Tuhan. Jakarta: Amzah. Pengertian Ilmu Dakwah Ditinjau dari etimologis atau secara bahasa. Apalagi pada masa sekarang ini. Quraish Shihab “Dakwah adalah seruan atau ajakan kepada keinsyafan atau usaha mengubah situasi kepada situasi yang lebih baik dan sempurna. dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang Lurus (Islam).”2 b. M.. A. Toha Yahya Omar. dakwah terdapat beberapa pengertian menurut para ahli. Ditinjau dari terminologi. Natsir “Dakwah adalah usaha-usaha menyerukan dan menyampaikan kepada perorangan manusia dan seluruh umat manusia konsepsi Islam tentang pandangan dan tujuan hidup manusia di dunia ini.A. dan yang meliputi al-amar bi al-ma’ruf annahyu an al-munkar dengan berbagai macam cara dan media yang diperbolehkan akhlak dan membimbing pengalamannya dalam perikehidupan bermasyarakat dan perikehidupan bernegara. -5- .S. M. perwujudan dakwah bukan sekadar usaha peningkatan pemahaman dalam tingkah laku dan pandangan hidup saja. hlm 1. M. Samsul Munir Amin. Prof. Ilmu Dakwah. Ilmu Dakwah. untuk keselamatan dan kebahagiaan mereka di dunia dan akhirat. 1979.” c. Toha Yahya Omar. yang artinya mengajak. M. Prof. hlm 1. dan memanggil. dapat dijumpai dalam ayat-ayat al-Qur’an surat Yunus (10) ayat 25:             Artinya: Allah menyeru (manusia) ke darussalam (surga). tetapi juga menuju sasaran yang lebih luas. M. Yusuf: 25). Dr. dakwah berasal bahasa Arab yaitu da’a-yad’i-da’watan. baik terhadap pribadi maupun masyarakat.A.Bab II Pembahasan A.

Berbeda dengan ilmu dakwah. Objek dan Ruang Lingkup Ilmu Dakwah Adapun objek penelaahan ilmu dakwah adalah memiliki objek-objek material dan objek formal. Samsul Munir Amin. Dengan demikian. menjalankan bahkan memperjuangkan Islam. meyakini. hlm 194.hlm 29. 5 Drs. Objek material ilmu dakwah sebagaimana ilmu-ilmu sejenis lainnya adalah tentang tingkah laku manusia. C. Samsul Munir Amin. baik itu perorangan atau kelompok tentang pandangan dan tujuan hidup manusia sesuai Islam. 4 Drs. maka yang menjadi objek telaah ilmu dakwah adalah manusia dengan segala sikap tingkah lakunya yang berkaitan dengan aktifitas dakwah. Fungsi dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat. sehingga terjadi interaksi dan intent. stimulus. Bandung: Mizan.A. -6- .…hlm 29-30. M. Sedangkan objek formalnya adalah usaha manusia untuk menyeru atau mengajak manusia lain dengan ajaran Islam agar menerima. Sedangkan Ilmu Dakwah sendiri berarti ilmu yang mempelajari ajakan dan kegiatan manusia dalam menyampaikan isi ajaran Islam kepada sesama manusia untuk kebahagiaannya baik di dunia maupun akhirat.. motivasi dari da’I adakalanya memberikan tanggapan yang bersifat positif. Dakwah Sebagai Ilmu Antara dakwah dan ilmu dakwah tidaklah sama. Ilmu dakwah lahir belakangan jika dibandingkan dengan ilmu 3 Dr.A.5 Sedangkan yang berkaitan dengan tanggapa mad’u terhadap rangsangan. sehingga dapat menimbulkan perubahan sikap pandangan yang akhirnya dapat menimbulkan perubahan sikap dan pandangan yang akhirnya mau mengimani. dapat disimpulkan bahwa Dakwah adalah usaha menyampaikan sesuatu kepada orang lain. M. dan mengamalkan ajaran Islam bahkan memperjuangkannya”.. Quraish Shihab.”3 Dari beberapa pengertian di atas. namun tidak dengan ilmu dakwah. Ilmu dakwah bisa dikatakan ilmu yang relatif baru. keduanya memiliki perbedaan yang jauh. 2001.lebih berperan menuju kepada pelaksanaan ajaran Islam secara lebih menyeluruh dalam berbagai aspek. M. Dakwh sebagai aktifitas merupakan sesuatu yang telah muncul sejak adanya kenabian yang awalnya disampaikan oleh Rasulullah saw.…. walaupun dakwah sudah in hern dengan gerak Islam sejak awalnya. Membumikan al-Qur’an.4 B.

seperti ulumul qur’an. maka ilmu dakwah harus diletakkan dalam kelompok ilmu-ilmu perilaku (behavior science) atau ilmu-ilmu sosial (social science).keislaman lainnya. dan tidak diragukan lagi sebagaimana sebelumnya setelah melalui berbagai kajian dan seminar-seminar panjang yang dilakukan di berbagai tempat untuk menguji keabsahan ilmu dakwah.A. ulumul hadits. Dua paradigma tersebut adalah: a. dan lain sebagainya. Samsul Munir Amin. Walaupun begitu. D. Maka dalam ranah inilah. ilmu fiqh dan ushul fiqh menjadi penting. -7- . awalnya ilmu dakwah belum memiliki tradisi keilmuan yang mapan dibandingkan dengan disiplinn ilmu lain. kelayakan ilmu dakwah sebagai suatu ilmu yang berdiri sendiri kini sudah menjadi suatu yang logis.. Karena ilmu dakwah ditarik dari al-Qur’an. ilmu dakwah dengan sendirinya merupakan bagian ilmu-ilmu sosial. Sebagai disiplin ilmu yang masih baru. maka ilmu dakwah harus dikembangkan sejalan dengan perkembangan ilmu-ilmu tradisional Islam. Kaitan Ilmu Dakwah dengan Ilmu-Ilmu Lainnya Ada dua paradigma yang memperngaruhi arah perkembangan ilmu dakwah. Dan karena sesekali menyangkut hukum Islam. yang dirumuskan dan dikembangkan dengan mengikuti norma ilmiah dari ilmu-ilmu sosial. maka ilmu tafsir menjadi sangat erat kaitannya. Bila ilmu dakwah hanya diletakkan pada kelompok paradigma logis normatif. M.…hlm 35. Dalam hal ini. Ilmu dakwah dimaksudkan sebagai seperangkat ilmuan yang mempelajari tentang bagaimana dakwah atau proses pembumian Islam dilakukan. Bila ilmu dakwah mau dikaji secara empiris.. Karena ditarik dari hadits maka ilmu hadits menjadi sangat relevan. ilmu dakwah erat kaitannya dengan ilmu komunikasi. b. Oleh karenanya. ilmu dakwah sebenarnya sebenarnya lebih dekat ke arah ilmu komunikasi sosial.6 6 Drs.

ilmu fiqh dan ushul fiqh menjadi penting. Ada dua paradigma yang memperngaruhi arah perkembangan ilmu dakwah. Karena ilmu dakwah ditarik dari al-Qur’an. yang dirumuskan dan dikembangkan dengan mengikuti norma ilmiah dari ilmu-ilmu sosial. meyakini.Bab III Penutup Kesimpulan Dakwah adalah usaha menyampaikan sesuatu kepada orang lain. ilmu dakwah sebenarnya sebenarnya lebih dekat ke arah ilmu komunikasi sosial. ilmu dakwah dengan sendirinya merupakan bagian ilmu-ilmu sosial. Adapun objek penelaahan ilmu dakwah adalah memiliki objek-objek material dan objek formal. Dan karena sesekali menyangkut hukum Islam. (b) Bila ilmu dakwah mau dikaji secara empiris. baik itu perorangan atau kelompok tentang pandangan dan tujuan hidup manusia sesuai Islam. Maka dalam ranah inilah. dan mengamalkan ajaran Islam bahkan memperjuangkannya”. Karena ditarik dari hadits maka ilmu hadits menjadi sangat relevan. Sedangkan objek formalnya adalah usaha manusia untuk menyeru atau mengajak manusia lain dengan ajaran Islam agar menerima. Dua paradigma tersebut adalah: (a) Bila ilmu dakwah hanya diletakkan pada kelompok paradigma logis normatif. Objek material ilmu dakwah sebagaimana ilmu-ilmu sejenis lainnya adalah tentang tingkah laku manusia. Oleh karenanya. maka ilmu dakwah harus diletakkan dalam kelompok ilmu-ilmu perilaku (behavior science) atau ilmu-ilmu sosial (social science). maka ilmu tafsir menjadi sangat erat kaitannya. Sedangkan Ilmu Dakwah sendiri berarti ilmu yang mempelajari ajakan dan kegiatan manusia dalam menyampaikan isi ajaran Islam kepada sesama manusia untuk kebahagiaannya baik di dunia maupun akhirat. Walaupun begitu. Ilmu dakwah dimaksudkan sebagai seperangkat ilmuan yang mempelajari tentang bagaimana dakwah atau proses pembumian Islam dilakukan. maka ilmu dakwah harus dikembangkan sejalan dengan perkembangan ilmu-ilmu tradisional Islam. ilmu dakwah erat kaitannya dengan ilmu komunikasi. -8- .

M. Fungsi dan Peran Wahyu Dalam Kehidupan Masyarakat. Membumikan al-Qur’an.DAFTAR PUSTAKA  Amir. Ilmu Dakwah. Jakarta: Wijaya  Shihab. Ilmu Dakwah. Munir Samsul. Jakarta: Amzah  Munir. dkk. Metode Dakwah. 2001. Jakarta: Kencana Prenada  Omar. 2009. 1979. Quraish. 2003. Toha Yahya. Bandung: Mizan -9- .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->