BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Poligami merupakan suatu tindakan yang saat ini masih menjadi pro kontra di masyarakat. Hal ini dikarenakana perbedaan pendapat / pandangan masyarakat. Masih banyak yang menganggap poligami adalah suatu perbuatan negatif.

Hal ini terjadi karena poligami dianggap menyakiti kaum wanita dan hanya menguntungkan bagi kaum pria saja. Di Indonesia sendiri, masih belum ada Undang-Undang yang menjelaskan secara rinci boleh tidaknya poligami dilakukan.

Tujuan hidup keluarga adalah untuk mendapatkan kebahagiaan lahir dan batin. Namun dengan adanya Polligami yang dilakukan sang suami, kebahagiaan dalam keluarga dapat menjadi hilang. Hal ini tentunya merugikan bagi kaum istri dan anak-anaknya karena mereka beranggapan tidak akan mendapatkan perlakuan yang adil dari sang suami.

Pandangan masyarakat terhadap poligami beragam, ada yang setuju namun juga ada yang tidak setuju atau menentang terlebih lagi bagi kaum hawa yang merasa dirugikan, karena harus berbagi dengan yang lain. Hal ini dipengaruhi dengan perekonomian keluarga yang tidak memungkinkan poligami.

Berdasarkan uraian itulah saya memilih judul “ Poligami Menurut Pandangan Islam “ untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang permasalahan poligami yang masih menjadi pro kontra masyarakat.

1.2 Pembatasan Masalah Menjaga terbatasnya waktu dalam plenulisan karya ilmiah ini, saya hanya membatasi pembahasan- pembahasan poligami menurut Pandangan Agama Islam. 1.3 Tujuan Pembatasan Masalah

Untuk mengetahui pandangan islam tentang poligami yang masih menjadi pro konra di masyarakat. 1.4 Metode Penulisan Saya menggunakan metode penelitian dan khususnya kepustakaan serta dalam membuat karya tulis ilmiah ini saya mecari data atau referensi dari membaca beberapa buku dari beberapa sumber dan internet mengenai poligami. Dan mungkin yang terbanyak menjadi referensi saya yaitu dari internet.

1.5 Sistematika Penulisan BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang 1.2 Pembatasan Masalah 1.3 Tujuan Pembahasan Masalah 1.4 Metode Penulisan 1.5 Sistematika Penulisan BAB II PENGERTIAN POLIGAMI 2.1 Pengertian Poligami 2.1.1 2.1.2 Pengertian Poligami Menurut Pandangan Islam Pengertian Poligami Menurut Para Ulama

2.2 Faktor-Faktor yang mempengaruhi seseorang Berpoligami 2.2.1 2.2.2 2.2.3 Faktor Biologis Faktor Internal Rumah Tangga Faktor Sosial

2.3 Dampak Poligami 2.3.1 Dampak Negatif Poligami terhadap Kehidupan Keluarga

3. .4 Pandangan Saya sebagai mahasiswa AKPRIND terhadap Poligami BAB III SYARAT POLIGAMI 3. poligami merupakan praktik pernikahan kepada lebih dari satu suami atau istri (sesuai dengan jenis kelamin orang bersangkutan) sekaligus pada suatu saat (berlawanan dengan monogami. Terdapat tiga bentuk poligami. dan pernikahan kelompok (bahasa Inggris: group marriage.2.3. poligami ditentang oleh sebagian kalangan. Walaupun diperbolehkan dalam beberapa kebudayaan.1 Pengertian Poligami Dalam antropologi sosial.2 2. karena mereka menganggap poligini sebagai bentuk penindasan kepada kaum wanita.1 Syarat Diperbolehkannya Poligami 3. poliandri (seorang wanita memiliki beberapa suami sekaligus). yaitu kombinasi poligami dan poliandri). namum poligami merupakan bentuk yang paling umum terjadi. Terutama kaum feminis menentang poligini.2 Hikmah Diperbolehkannya Poligami BAB IV PENUTUP BAB II ISI 2.3 Dampak Negatif Poligami terhadap Istri Dampak Negatif Poligami terhadap Anak 2.Islam pada dasarnya memperbolehkan seorang pria beristri lebih dari satu (poligini). Ketiga bentuk poligami tersebut ditemukan dalam sejarah. yaitu poligami (seorang pria memiliki beberapa istri sekaligus). di mana seseorang memiliki hanya satu suami atau istri pada suatu saat).

tiga atau empat. Tunisia adalah contoh negara arab dimana poligini tidak diperbolehkan.” (QS.An-Nisa ayat ke-3) `s9ur (#þqãè‹ ÏÜtFó¡n@ br& (#qä9ω ÷ès? tû÷üt/ Ïä!$|¡ÏiY9$# öqs9ur öNçFô¹t•ym ( Ÿxsù (#qè=Š ÏJs? ¨@à2 È@øŠ yJø9$# $ydrâ‘ x‹ tGsù Ïps)¯=yèßJø9$$x. 4 bÎ)ur (#qßsÎ=óÁè? (#qà)Gs?ur cÎ*sù ©!$# tb%x.maka (kawinilah) seorang saja. tak terkecuali feminis islam. 2. Kemudian jika kamu takut tidak dapat berlaku adil. #Y‘ qàÿxî $VJŠ Ïm§‘ ÇÊËÒÈ .maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senang. Di Indonesia sendiri terdapat hukum yang memperketat aturan poligini untuk pegawai negeri.1. Poligami adalah isyarat islam yang merupakan sunah Rasulullah SAW tentunya dengan syarat sang suami memiliki kemampuan untuk adil diantara para isteri. ãA%y`Ìh•9$# š cqãBº§qs% ’ n?tã Ïä!$|¡ÏiY9$# $yJÎ/ Ÿ@ž Òsù ª!$# óOßgŸÒ÷èt/ 4’ n?tã <Ù÷èt/ !$yJÎ/ur (#qà)xÿRr& ô`ÏB öNÎgÏ9ºuqøBr& 4 àM»ysÎ=»¢Á9$$sù ìM»tGÏZ»s% ×M»sàÏÿ»ym É=ø‹ tóù=Ïj9 $yJÎ/ xáÏÿym ª!$# 4 ÓÉL»©9$#ur tbqèù$sƒ rB Æèdy— qà±èS ÆèdqÝàÏèsù £`èdrã•àf÷d$#ur ’ Îû ÆìÅ_$ŸÒyJø9$# £`èdqç/ÎŽ ôÑ$#ur ( ÷bÎ*sù öNà6uZ÷èsÛr& Ÿxsù (#qäóö7s? £`ÍköŽ n=tã ¸x‹ Î6y™ 3 ¨bÎ) ©!$# š c%x. dan sedang dalam wacana untuk diberlakukan kepada publik secara umum. diterapkan secara bervariasi di tiaptiap negara dengan mayoritas penduduk beragama Islam. $wŠ Î=tã #ZŽ •Î6Ÿ2 ÇÌÍÈ Poligini dalam Islam baik dalam hukum maupun praktiknya. di Eropa tidak ada praktik atau tradisi timur yang dikritik dengan begitu sengitnya selain poligami. dua. Yang demikian itu adalah lebih dekat daripada tidak berbuat aniaya.Sebagai mana pada ayat yang artiya : ÷bÎ)ur ÷LäêøÿÅz ž wr& (#qäÜÅ¡ø)è? ’ Îû 4‘ uK»tGu‹ ø9$# (#qßsÅ3R$$sù $tB z>$sÛ Nä3s9 z`ÏiB Ïä!$|¡ÏiY9$# 4Óo_÷WtB y]»n=èOur yì»t/â‘ ur ( ÷bÎ*sù óOçFøÿÅz ž wr& (#qä9ω ÷ès? ¸oy‰ Ïnºuqsù ÷rr& $tB ôMs3n=tB öNä3ãY»yJ÷ƒ r& 4 y7Ï9ºsŒ #’ oT÷Š r& ž wr& (#qä9qãès? ÇÌÈ “Dan jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap(hak-hak) perempuan yatim (bilamana kamu mengawininya).1 Poligami Menurut Pandangan Islam Poligami merupakan salah satu isu yang disorot tajam kalangan feminis. atau budak-budak yangkamu miliki. Menurut Gustave Le Bon.Islam memperbolehkan seorang pria beristri hingga empat orang istri dengan syarat sang suami harus dapat berbuat adil terhadap seluruh istrinya (Surat an-Nisa ayat 3 4:3).

KH. Dr. “Poligami tak ubahnya sebuah pintu darurat (emergency exit) yang memang disediakan bagi yang membutuhkannya. juga memiliki pandangan yang sama. diharapkan dapat menjadi bahan renungan dan masukan bagi saya. karena itu janganlah kamu terlalau cenderung (kepada yang kamu cintai). Poligami merupakan sistem yang manusiawi. keretakan rumahtangga dan penelantaran anak-anak. 2. Begitu juga dengan tingginya Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). beliau juga mengatakan. Sesungguhnya poligami yang diatur dalam islam tidak memperbolehkan bagi laki-laki untuk berhubungan dengan wanita yang ia sukai diluar pernikahan. Prof. Poligami tidak perlu dipertentangkan . Hasyim Muzadi. sekaligus menambah wawasan saya tentang fenomena poligami dan realita yang terjadi di masyarakat. Dr. yang hanya boleh dibuka dalam keadaan emergency tertentu. “Poligami dalam pandangan islam merupakan salah satu solusi yang dapat dilakukan umtuk memecahkan berbagai masalah sosial yang dihadapi manusia. dari pernyataan dan komentar-komentar yang disampaikannya. sehingga kamu biarkan yang lain terkatung-katung.2 Pengertian Poligami Menurut Para Ulama Banyak ulama yang angkat bicara soal poligami. Miftah Faridh (Direktur PUSDAI Jabar). karena dapat meringankan beban masyarakat yaitu dengan melindungi wanita yang tidak bersuami dan menempatkannya ke shaf para isteri yang terpelihara dan terjaga.” (QS. KH. MA. keduanya tak perlu dikontradiksikan.” Dr. Musdah Mulia. adapun jika ada yang belum siap melakukannya.” . “Poligami itu haram lighairih. dosen pasca sarjana UIN Syarif Hidayatullah.1. “Poligami itu mirip dengan pintu darurat dalam pesawat terbang.” Hal senada disampaikan pula oleh Ketua PBNU.“Dan kamu sekali-kali tidak akan dapat berlaku adil diantara isteri-isteri(mu). tidak adanya ayat Al-Quran dan sunah Rasulullah yang menggambarkan diperbolehkan atau dilarangnya poligami. Menurut Prof.” Dalam kesempatan yang lain. Quraish Shihab menyatakan. “Poligami atau monogamy adalah sebuah pilihan yang diberikan islam untuk manusia. apalagi sampai menimbulkan keretakan ukhuwah Islamiyah. walaupun kamu sangat ingin berbuat demikian. itu lain persoalan. yaitu haram karena adanya dampak buruk dan ekses-eskes yang ditimbulkannya.” Ia juga mengaku memiliki data yang menunjukkan bahwa praktik poligami di masyarakat telah menimbulkan masalah yang sangat krusial dan problem sosial yang sangat besar.An-Nisa ayat 129) Selain itu.

menyatakan sebelum ia berpoligami. saya sering menyebarkan wacana tentang poligami. Berikut ini beberapa faktor utama yang menjadi pertimbangan kaum pria dalam melakukan poligami. berarti dia tidak mu‟asyarah bil ma‟ruf (bergaul dengan baik) kepada mereka. tentu tidak ada cela dan larangan untuk melakukannya. ujarnya. karena hal itu adalah ajaran islam. .” 2. Kalau suami tidak berlaku adil kepada istri-istrinya.” Pimpinan pesantren Darut Tauhid. Huzaemah Tahido Yanggo. Syarat ini merupakan suatu penghormatan kepada wanita. meski tidak dalam bentuk formal. tidak untuk menzalimi siapa pun. Dr. Kalau saya sendiri. Yang jelas istri memperbolehkan suami dengan syarat adil. Untuk saat ini saya sudah merasa bahagia hidup bersama satu orang istri dan tujuh orang anak titipan Allah Ta‟ala. Justru untuk tegaknya kebahagiaan. yang pada gilirannya terwujud rumah tangga yang sakinah mawaddah wa rahman. Yusuf Al-Qardhawi mengatakan. Abdullah Gymnastiar atau akrab dipanggil Aa Gym. Di berbagai tempat ceramah. banyak pernyataan yang beliau sampaikan.” Dan setelah dirinya resmi menikahi isrti keduanya. yaitu ketika sang suami berbuat semena-mena terhadap istrinya. juga disampaikan oleh Prof. Oleh karena itu. Atau dengan kata lain. lebih baik jangan”.Pendapat yang sama. Dr. Seakan para pelaku poligami adalah seorang penjahat yang telah melakukan kejahatan yang sangat besar”. “Kalau tidak ada ilmunya. bahwa poligami sesuai dengan syariat islam. Ahli fikih lulusan Universitas Al-Azhar Mesir ini menyatakan. tidak lain adalah salah satu bentuk poligami juga. “Nikah itu baik poligami atau monogamy. Wacana soal poligami itu perlu diketahui dan dipahami. Menurutnya. bila tidak dipenuhi akan mengakibatkan dosa. “Pada hakikatnya apa yang dilakukan oleh barat pada hari ini dengan segala bentuk perzinaan yang mereka lakukan. sampai sekarang masih belum siap berpoligami. Surahman Hidayat. KH. hak poligami bagi suami telah dikompensasi dengan hak istri untuk menuntut pembatalan akad nikah dengan jalan khulu‟.2 Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Poligami Menurut Abu Azzam Abdillah. wacana poligami tidak perlu dipertentangkan oleh umat islam. Di antaranya beliau mengatakan. Direktur utama Pusat Konsultasi Syariah. poligami liar. “Saya prihatin dengan adanya pandangan kurang baik terhadap poligami. banyak faktor yang sering memotivasi seorang pria untuk melakukan poligami. Namun beliau juga tidak menganjurjan jamaahnya untuk berpoligami. “Poligami merupakan syariat Islam yang sangat darurat. mengatakan . Selama dorongan tersebut tidak menyimpang dari ketentuan syariat.

Bagi suami yang shaleh akan memilih poligami dari pada energi ke tempat–tempat mesum dengan sejumlah wanita pelacur 1. b. sehingga baginya satu istri dirasa tidak cukup untuk menyalurkan hasratnya tersebut. b. d. c. Jika suami dapat bersabar menghadapi kondisi seperti itu.1 Faktor. Kemandulan Banyak kasus perceraian yang dilatarbelakangi oleh masalah kemandulan . dan hidup bahagia bersamanya. 1. terdapat beberapa faktor internal rumahtangga yang mendorong suami untuk berpoligami.2 Faktor Internal Rumah Tangga Menurut buku „Hitam Putih Poligami‟. baik kemandulan yang terjadi pada suami maupun yang dialami istri. 1. 1. menjadi alasan utama seorang wanita tidak dapat menjalankan salah satu kewajiban terhadap suaminya.Faktor Biologis 1. karena pada usia tersebut pria mendapat puber kedua. 1. seorang seksolog. 2. beberapa hari saja istrinya mengalami haid. Istri yang Lemah .2. Tetapi jika suami termasuk orang yang hasrat seksualnya tinggi. Masa Subur Kaum Pria Lebih Lama Kaum pria memiliki masa subur yang lebih lama dibandingkan wanita. Istri yang Sakit Adanya seorang istri yang menderita suatu penyakit yang tidak memungkinkan baginya untuk melayani hasrat seksual suaminya. Dokter Boyke.2. Di sisi lain. kehamilan dan melahirkan. Hasrat Seksual yang Tinggi Sebagian kaum pria memiliki gairah dan hasrat seksual yang tinggi dan menggebu. tetap dicintainya. seorang istri yang bijak dan shalihah tentu akan berbesar hati dan ridha bila sang suami menikahi wanita lain yang dapat memberikan keturunan. Hal ini terjadi karena keinginan seseorang untuk mendapat keturunan merupakan salah satu tujuan utama pernikahan dilakukannya. sementara para istri umumnya malah menjadi frigid. Rutinitas Alami Setiap Wanita Adanya masa-masa haid. mengakui banyak menangani kasus perselingkuhan pria usia 40-50 tahun.2. maka poligami bisa menjadi pilihannya. a. a. sang suami tetep memposisikan istri pertamanya sebagai orang yang mempunyai tempat di hatinya. Dalam kondisi seperti itu. dikhawatirkan sang suami tidak bisa menjaga diri. tentu tidak akan menjadi masalah.

kemungkinan suami melirik wanita lain yang dianggapnya lebih baik. .lalu siapakah yang akan bertanggung jawab mengayomi. 1. apalagi jika watak dan karakter buruk sang istri tidak bisa diperbaiki lagi. b.halal dan baradab.bisa saja terjadi.2. melindungi. wanita usia 14-16 tahun sudah banyak yang bersuami.karena akan ada wanita lainyang membantunya memecahkan persoalan rumah tangganya. tanpa ada yang mengayomi. lebih panjang daripada harapan hidup kaum pria. Banyaknya Jumlah Wanita Di Indonesia.memberi perlindungan dan memenuhi nafkah lahir dan batinnya. Bahkan di daerah-daerah tertentu.dan sang istri hendaknya berlapang dada bahkan berbahagia. dan wanita yang usianya 20 tahun merasa sudah terlambat menikah. lemah wawasan ilmu dan agamanya.maka pada saat itu. tidak bisa mengarahkan dan mendidik anak-anaknya. jumlah pemilih pria hanya 48%. banyak menuntut.3 Faktor Sosial 1. a. pada PEMILU tahun 1999. tidak mampu menyelesaikan tugas-tugas rumahtangganya dengan baik.tanpa akan kehilangan cinta dan kasih saying suaminya.Ketika sang suami mendapati istrinya dalam keadaan serba terbatas . perbedaannya berkisar 5-6 tahun.8 juta orang. gampang marah. 2.kecuali menikah lagi dengan seorang jejaka. pasti para wanita akan lebih banyak jumlahnya daripada jumlahnya daripada kaum pria.itulah solusi yang lebih mulia. Berarti dari jumlah 110 Juta jiwa pemilih tersebut. suka berkata kasar. c. c. jumlah wanita adalah 57.serta bentuk-bentuk kekurangan lainnya.2 juta orang dan Jumlah pria 52.atau duda. Sebagian pendapat juga mengatakan bahwa harapan hidup kaum wanita. tidak jarang suami yang mulai berpikir untuk menikahi wanita lain yang dianggap lebih baik dan lebih shalihah.atau memasuki kehidupan poligami dengan pria yang telah beristri. sedangkan sang istri harus hidup menjanda dalam waktu yang sangat lama. sedangkan pemilih wanita sebanyak 52%. Oleh karenanya. 1. tidak mau menerima nasihat suami dan selau ingin menang sendiri. boros. dan tiada yang memberi nafkah secara layak. 1. Padahal usia para pemilih itu merupakan usia siap nikah. Berkurangnya Jumlah Kaum Pria Dampak paling nyata yang ditimbulkan akibat banyaknya jumlah kematian pada kaum pria adalah semakin bertambahnya jumlah peremuan yang kehilangan suami dan terpaksa harus hidup menjanda. biasanya tidak disukai sang suami.jika mereka terus menjanda?solusinya tida lain. Sehingga tidak heran jika lebih banyak suami yang lebih dahulu meninggal dunia. Kesiapan Menikah dan Harapan Hidup pada Wanita Jika saya mencoba melakukan survei pada masalah kesiapan menikah. Kepribadian yang Buruk Istri yang tidak pandai bersyukur.

1 Terhadap Kehidupan Rumah Tangga Dampak poligami terhadap kehidupan rumah tangga antara lain : 1. 2. Dampak ekonomi rumah tangga: Ketergantungan secara ekonomi kepada suami. ekonomi. Kemungkinan dapat menyebabkan perceraian. 2. d. 5. tetapi dalam prakteknya lebih sering ditemukan bahwa suami lebih mementingkan istri muda dan menelantarkan istri dan anakanaknya terdahulu. Ketidakharmonisan hubungan anggota keluarga.3. 2. e. Kekerasan terhadap perempuan. Lingkungan dan Tradisi Lingkungan tempat saya hidup dan beraktivitas sangat besar pengaruhnya dalam mempentuk karakter dan sikap hidup seseorang. Seorang suami akan tergerak hatinya untuk melakukan poligami. walaupun begitu kekerasan juga terjadi pada rumah tangga yang monogami. Kemapanan Ekonomi Inilah salah satu motivator poligami yang paling sering saya dapati pada kehidupan modern sekarang ini. Tidak adanya kepedulian yang besar dari suami terhadap anak dan isteri. sungkan dan berpikir seribu kali untuk melakukannya. Hal ini umum terjadi pada rumah tangga poligami. jika ia hidup di lingkungan atau komunitas yang memelihara tradisi poligami.. jika lingkungan dan tradisi yang ada di sekitarnya menganggap poligami sebagai hal yang tabu dan buruk. 4. Kesuksesan dalam bisnis dan mapannya perekonomian seseorang.2 Dampak yang Umum Terjadi Terhadap Istri Menurut buku „Agar Suami Tak Berpoligami‟. Walaupun ada beberapa suami memang dapat berlaku adil terhadap istri-istrinya.3 Dampak Negatif Poligami 2. Sering timbul permasalahan atau percek-cokan. dampak-dampak umum yang dapat terjadi bagi para istri yang suaminya berpoligami adalah. 1.3. . Akibatnya istri yang tidak memiliki pekerjaan akan sangat kesulitan menutupi kebutuhan sehari-hari. sehingga mereka melecehkan dan merendahkan para pelakunya. sering menumbuhkan sikap percaya diri dan keyakinan akan kemampuannya menghidupi istri lebih dari satu. baik kekerasan fisik. Sebaliknya ia akan bersikap antipati. 3. Dampak psikologis: perasaan inferior istri dan menyalahkan diri karena merasa tindakan suaminya berpoligami adalah akibat dari ketidakmampuan dirinya memenuhi kebutuhan biologis suaminya.1. Tidak adanya rasa saling pecaya. seksual maupun psikologis.

bahkan rentan terjangkit virus HIV/AIDS. 3. Dicemooh oleh teman-temannya. 2. 10. Anak mendapat tekanan mental. 2. 9. Pihak perempuan akan dirugikan karena konsekwensinya suatu perkawinan dianggap tidak ada. 2. Apa akibat yang akan timbul seelah dia melakukan poligami. 4. Dampak kesehatan: Kebiasaan berganti-ganti pasangan menyebabkan suami/istri menjadi rentan terhadap penyakit menular seksual (PMS). seperti hak waris dan sebagainya. Tidak menutup kemungkinan anak menjadi melakukan perbuatan yang tidak baik.3.namun poligami juga berdampak negative terhadap anak. Boleh tidaknya poligami itu tergantung dari masing-masing orang yang mau menjalaninya. Anak tidak betah di rumah. 7. sehingga perkawinan dianggap tidak sah oleh negara.3 Dampak Negatif Poligami Terhadap Anak Poligami tidak hanya berdampak negative terhadap kehidupan rumah tangga dan isteri.Dampak hukum: Seringnya terjadi nikah di bawah tangan (perkawinan yang tidak dicatatkan pada Kantor Catatan Sipil atau Kantor Urusan Agama). walaupun perkawinan tersebut sah menurut agama. Adanya rasa benci kepada sang ayah. mungkin dengan segala pertimbangan yang seksama. Anak mengikuti pergaulan yang negative. Anak menjadi frustasi melihat keadaan orang tuanya.4 Pandangan Saya sebagai Mahasiswa IST AKPRIND Terhadap Poligami Menurut saya sendiri sebagai mahasiswa lajang tentang poligami. Anak tidak semangat belajar. . 6. Anak menjadi beranggapan negative terhadap orang tua. 8. Sang anak merasa tidak mendapatkan perhatian dari orang tuanya.antara lain: 1. 5.

Sedangkan ada juga yang mengaku ayahnya berpoligami. hanya beberapa orang saja yang mempunyai tetangga atau keluarga yang berpoligami. Tidak adil untuk perempuan Menyakiti kaum wanita Dapat merusak kebahagian keluarga Sanksi di akhirat sangat besar apabila tidak bisa berlaku adil Berdampak negatif terhadap anak Saya bisa mengetahui bahwa sebagian besar dari teman-teman saya tidak setuju akan poligami. yaitu: Belum Memiliki Keturunan . 2. Ada juga yang mempunyai tetangga yang berpoligami. menurutnya orang yang berpoligami memang kurang harmonis dan suami jarang pulang.Tapi saya sempat menanyakan pendapat dari teman-teman “bagaimana tentang poligami menurut kalian?”. saya dapat mengetahui bahwa poligami membawa dampak negatif bagi anak. ada juga yang berpendapat bahwa Undang-Undang yang mengatur poligami sangat diperlukan. Sebagian besar dari dari teman-teman saya beranggapan tidak perlu ada Undang-Undang yang mengatur Poligami. Dari keterangan di atas. 5. sebagian besar teman-teman saya memang menentang atau tidak setuju terhadap poligami. mengaku membenci ayahnya dan merasa kasihan terhadap ibunya. Meski begitu suami masih bertanggung jawab dan menafkahi keluarga tersebut. karena dapat memperjelas hukum tentang poligami di Indonesia. terutama perempuan. Ada yang mengaku bahwa ayahnya sendiri melakukan poligami berencana akan mengikuti jejak ayahnya. Teman-teman saya juga menyebutkan beberapa hal yang menjadi penyebab seseorang berpoligami. 6. dan memaklumi poligami asalkan alasannya jelas. Dari dua kasus tersebut. Karena mereka beranggapan bahwa poligami adalah hak setiap orang dan tidak ada hadist atau pun ayat AL-QURAN yang secara terang-terangan melarang poligami. Di sekitar tempat tinggal mereka jarang terdapat orang yang berpoligami. Banyak dari mereka masih beranggapan bahwa poligami adalah suatu tindakan yang tidak baik. ini membuktikan bahwa masih ada orang yang memandang poligami dari sisi positif. Menindas kaum wanita dan secara tidak langsung menginjak-injak harga diri wanita. Kalau pun ada. Anak akan membenci orangtuanya dan akan mengikuti jejak sang ayah. Meskipun sedikit. Namun masih ada yang setuju akan poligami karena beranggapan poligami adalah salah satu cara dalam menghindari perzinaan dan mengangkat derajat wanita-wanita yang tidak memiliki suami. Namun. 4. Hanya sedikit dari mereka yang mengaku setuju pada poligami. Baik temen laki-laki maupun perempuan menganggap bahwa poligami hanya akan menimbulkan konflik-konflik atau masalah-masalah yang dapat merusak keharmonisan suatu keluarga. Saya hanya menemukan 2 kasus yang mengatakan bahwa ayahnya sendiri yang melakukan poligami. 3. Dan jawaban mereka beragam : 1.

Allah SWT berfirman : bÎ)ur ÷LäêøÿÅz ž wr& (#qäÜÅ¡ø)è? ’ Îû 4‘ uK»tGu‹ ø9$# (#qßsÅ3R$$sù $tB z>$sÛ Nä3s9 z`ÏiB Ïä!$|¡ÏiY9$# 4Óo_÷WtB y]»n=èOur yì»t/â‘ ur ( ÷bÎ*sù óOçFøÿÅz ž wr& (#qä9ω ÷ès? . Dari data-data tersebut. seperti memasak. walaupun sudah lama menikah pasti akan diliputi rasa risau dan keinginan untuk memiliki anak pun semakin besar. dan nafkah. Barang siapa kurang yakin akan kemampuannya memenuhi hak-hak tersebut dengan seadil-adilny. haramlah baginya menikah dengan lebih dari satu perempuan. tetapi juga pelayanan dalam hal-hal lain. tempat tinggal.Salah satu tujuan berumah tangga adalah memiliki keturunan. BAB III SYARAT POLIGAMI 3. Karena sebagaimana saya ketahui bahwa perbandingan hawa nafsu pria dan wanita adalah 9 : 1. Oleh karena itu. suami yang setia lebih memilih berpoligami untuk mendapatkan keturunan daripada harus menceraikan istrinya. pakaian . berpenampilan menarik dan mapan dalam ekonomi akan merasa dirinya masih pantas untuk memiliki lagi pasangan yang lebih muda dibandingkan dengan istri pertamanya. sudah jelas bahwa sebagian besar dari teman-teman saya yang saya mintai pendapat tidak menyetujui adanya poligami dengan berbagai macam alasan. Jika istri tidak pandai menjaga penampilannya. Untuk itu. membersihkan rumah dan menjaga anak-anak. Kemungkinan sepasang suamiistri yang belum memiliki keturunan. Istri Kurang Memuaskan Pelayanan yang baik dari istri terhadap suami sangatlah penting untuk menjaga keharmonisan dalam rumahtangga. minuman.1 Syarat Diperbolehkannya Poligami Syarat yang dituntut Islam dari seotrang muslim yang akan melakukan poligami adalah keyakinan dirinya bahwa ia bisa berlaku adil di antara dua istri atau istri-istrinya dalam hal makanan. Tidak hanya pelayanan biologis. Hawa Nafsu Sebagian besar menganggap bahwa hawa nafsu adalah faktor utama seseorang berpoligami. suami akan cenderung jenuh dan memilih untuk menikah lagi. Mencari Pasangan Muda Jika suami merasa dirinya masih gagah. Bosan Pada Istri Rasa bosan sering kal muncul dalam kehidupan rumah tangga. pria shaleh yang tidak bisa menahan hawa nafsunya akan memilih poligami daripada melakukan zina.

“ Barang siapa mempunyai dua istri.” (An. Islam memperbolehkan umatnya berpoligami berdasarkan nas-nas syariat serta realiti keadaan masyarakat. 1. maka pada hari kiamat nanti akan datang dengan menyeret salah satu belahan tubuhnya yang terjatuh atau miring. apabila seorang lelaki akan berpoligami. hendaklah dia memenuhi syaratsyarat sebagai berikut. Membatasi jumlah isteri yang akan dikahwininya. poligami diperbolehkan dengan syarat ia dilakukan pada masa-masa terdesak untuk mengatasi perkara yang tidak dapat diatasi dengan jalan lain. Menurut beberapa ulama. Ini semua bertujuan supaya tidak terjadinya kezaliman. cukuplah satu saja. mereka telah menetapkan bahwa menurut asalnya. Tetapi. begitu jugalah halnya dengan poligami yang diperbolehkan kerana hendak mencari jalan keluar dari kesulitan. karena yang disebut terakhir ini termasuk hal yang susah dipenuhi. Syarat ini telah disebutkan oleh Allah (SWT) dengan firman-Nya. bahkan dimaklumi dan dimaafkan Allah Swt. sebagaimana talaq. Islam sebenamya ialah monogami.Nisa : 3) Beliau SWT juga bersabda. Jadi. 1. bukan sekedar kecenderungan hati. Atau dengan kata lain bahwa poligami itu diperbolehkan oleh Islam dan tidak dilarang kecuali jikalau dikhuatirkan bahwa kebaikannya akan dikalahkan oleh keburukannya.¸oy‰ Ïnºuqsù ÷rr& $tB ôMs3n=tB öNä3ãY»yJ÷ƒ r& 4 y7Ï9ºsŒ #’ oT÷Š r& ž wr& (#qä9qãès? ÇÌÈ “ Lalu jika kalian khawatir tidak bisa adil. Ini bererti ia tidak boleh dilakukan dengan sewenang-wenangnya demi untuk mencapai kesejahteraan masyarakat Islam. Terdapat ayat yang mengandungi ugutan serta peringatan agar tidak disalah gunakan poligami itu di tempat-tempat yang tidak wajar. sementara ia lebih condong kepada salah satu diantara keduanya. demi untuk menjaga ketinggian budi pekerti dan nilai kaum Muslimin. Oleh yang demikian. setelah meninjau ayat-ayat tentang poligami.” Miring yang diperingatkan dalam hadist ini adalah ketidakadilan dalam hak-haknya. ÷bÎ)ur ÷LäêøÿÅz ž wr& (#qäÜÅ¡ø)è? ’ Îû 4‘ uK»tGu‹ ø9$# (#qßsÅ3R$$sù $tB z>$sÛ Nä3s9 z`ÏiB Ïä!$|¡ÏiY9$# 4Óo_÷WtB y]»n=èOur yì»t/â‘ ur ( ÷bÎ*sù óOçFøÿÅz ž wr& (#qä9ω ÷ès? ¸oy‰ Ïnºuqsù ÷rr& $tB ôMs3n=tB öNä3ãY»yJ÷ƒ r& 4 y7Ï9ºsŒ #’ oT÷Š r& ž wr& (#qä9qãès? ÇÌÈ .

berkahwin dengan kakak dan adik.w. maka akan banyak wanita yang tidak menikah.w.” (Al-Qur‟an. mungkin terjadi banyak lelaki tidak memperolehi isteri. Islam membatasi kalau tidak beristeri satu.a. akibatnya kamu akan memutuskan silaturrahim di antara sesama kamu. Tujuan pengharaman ini ialah untuk menjaga silaturrahim antara anggota-anggota keluarga.“Maka berkahwinlah dengan sesiapa yang kamu ber-kenan dari perempuan-perempuan (lain): dua. Kalau pula dibolehkan lebih dari empat. tiga atau empat. 1. “Sesungguhnya kalau kamu berbuat yang demikian itu.” (Hadis riwayat Bukhari & Muslim) Kemudian dalam hadis berikut. kalau Islam membolehkan dua orang isteri saja. Pembatasan ini juga bertujuan membatasi kaum lelaki yang suka dengan perempuan agar tidak berbuat sesuka hatinya. 2. “Sesungguhnya dia tidak halal untukku. Surah an-Nisak ayat 3) Ayat di atas menerangkan dengan jelas bahwa Allah telah menetapkan seseorang itu berkahwin tidak boleh lebih dari empat orang isteri. Rasulullah (s. tiga atau empat saja.) bersabda. maksudnya. Mungkin. diharapkan jangan sampai ada lelaki yang tidak menemukan isteri atau ada pula wanita yang tidak menemukan suami. Di samping itu. Jadi.a. anak saudara dengan emak saudara baik sebelah ayah maupun ibu. boleh dua. ibu dan anaknya. Maka beliau menjawab. Bahwa Urnmu Habibah (isteri Rasulullah) mengusulkan agar baginda menikahi adiknya. maksudnya. dengan pembatasan empat orang isteri. Rasulullah (s. Diharamkan bagi suami mengumpulkan wanita-wanita yang masih ada tali persaudaraan menjadi isterinya. Misalnya.) juga memperkuatkan larangan ini.” (Hadis riwayat Bukhari dan Nasa‟i) .

Seorang suami yang selalu sakit-sakitan dan mengalami kesukaran untuk bekerja mencari rezeki. tetapi mengandungi erti berlaku adil secara mutlak. Para mufassirin berpendapat bahwa berlaku adil itu wajib. sudah tentu tidak akan dapat memelihara beberapa orang isteri. Sikap yang demikian adalah tidak adil. Tetapi kalau itupun masih juga tidak dapat adil. sebagaimana yang difirmankan Allah (SWT). Surah an-Nisa ayat 3) Dengan tegas diterangkan serta dituntut agar para suami bersikap adil jika akan berpoligami. ini bererti dia telah menganiayai dirinya sendiri. Apabila dia tetap berpoligami. Dan kalau dua itu pun masih khuatir tidak boleh berlaku adil. beliau memberitahu kepada Rasulullah bahwa beliau mempunyai isteri yang kakak beradik. . Yang demikian itu adalah lebih dekat (untuk mencegah) supaya kamu tidak melakukan kezaliman. Oleh karena itu seorang suami hendaklah berlaku adil sebagai berikut:  Berlaku adil terhadap dirinya sendiri. atau (pakailah) hamba-hamba perempuan yang kaumiliki. Maka Rasulullah menyuruhnya memilih salah seorang di antara mereka dan menceraikan yang satunya lagi. Adil di sini bukanlah bererti hanya adil terhadap para isteri saja.Seorang sahabat bernama Fairuz Ad-Dailamy setelah memeluk agama Islam. Disyaratkan pula berlaku adil. cukuplah dua saja. Andaikan takut tidak dapat berlaku adil kalau sampai empat orang isteri. cukuplah tiga orang saja. maka hendaklah menikah dengan seorang saja. Jadi telah disepakati tentang haramnya mengumpulkan kakak beradik ini di dalam Islam.” (Al-Qur’an. maka (kahwinlah dengan) seorang saja. 3. ÷bÎ)ur ÷LäêøÿÅz ž wr& (#qäÜÅ¡ø)è? ’ Îû 4‘ uK»tGu‹ ø9$# (#qßsÅ3R$$sù $tB z>$sÛ Nä3s9 z`ÏiB Ïä!$|¡ÏiY9$# 4Óo_÷WtB y]»n=èOur yì»t/â‘ ur ( ÷bÎ*sù óOçFøÿÅz ž wr& (#qä9ω ÷ès? ¸oy‰ Ïnºuqsù ÷rr& $tB ôMs3n=tB öNä3ãY»yJ÷ƒ r& 4 y7Ï9ºsŒ #’ oT÷Š r& ž wr& (#qä9qãès? ÇÌÈ “Kemudian jika kamu bimbang tidak dapat berlaku adil (di antara isteri-isteri kamu).

yang cantik atau yang tidak cantik. para ulama telah sepakat mengatakan bahwa suami bertanggungjawab menyediakan tempat tinggal yang tersendiri untuk tiap-tiap isteri berserta anak-anaknya sesuai dengan kemampuan suami. jangan sampai timbul rasa cemburu atau pertengkaran yang tidak diingini. yang sakit atau yang sihat. Suami memang boleh menganjurkan isterinya untuk membantu dalam soal nafkah tetapi tanpa paksaan. Setiap isteri berhak mendapatkan hak masing-masing dari suaminya. si isteri tersebut sakit dan memerlukan biaya rawatan sebagai tambahan.a. Rasulullah (s.” (Hadis riwayat Ahmad bin Hanbal)  Adil memberikan nafkah. Adil di antara para isteri. “Barangsiapa yang mempunyai dua isteri. maksudnya. berdasarkan firman Allah dalam Surah an-Nisak ayat 3 dan juga sunnah Rasul. yang berpendidikan tinggi atau yang buta huruf. kecuali kalau si isteri itu rela. Dalam soal adil memberikan nafkah ini. Adil di antara isteri-isteri ini hukumnya wajib. isteri lama atau isteri baru. kaya atau miskin.  Adil dalam menyediakan tempat tinggal. yang mandul atau yang dapat melahirkan. isteri yang masih muda atau yang sudah tua. maka kelak di hari kiamat dia akan datang dengan keadaan pinggangnya miring hampir jatuh sebelah. Prinsip adil ini tidak ada perbezaannya antara gadis dan janda. Kesemuanya mempunyai hak yang sama sebagai isteri. Misalnya. Selanjutnya. lalu dia cenderung kepada salah seorang di antaranya dan tidak berlaku adil antara mereka berdua. tempat tinggal dan lain-lain perkara yang diwajibkan Allah kepada setiap suami. nafkah berupa makanan. pakaian.w. berupa kemesraan hubungan jiwa. . Memberi nafkah yang lebih kepada seorang isteri dari yang lainlainnya diperbolehkan dengan sebab-sebab tertentu. hendaklah si suami tidak mengurangi nafkah dari salah seorang isterinya dengan alasan bahwa si isteri itu kaya atau ada sumber kewangannya. Ini dilakukan semata-mata untuk menjaga kesejahteraan isteri-isteri.) bersabda.

Sekurang-kurangnya si suami mesti menginap di rumah seorang isteri satu malam suntuk tidak boleh kurang. `yJsù ö@yJ÷ètƒ tA$s)÷WÏB >o§‘ sŒ #\•ø‹ yz ¼çnt•tƒ ÇÐÈ `tBur ö@yJ÷ètƒ tA$s)÷WÏB . tujuan perkahwinan dalam Islam bukanlah semata-mata untuk mengadakan „hubungan seks‟ dengan isteri pada malam giliran itu. Hal ini diterangkan Allah dengan firman-Nya. isteri-isteri dari jenis kamu sendiri. supaya kamu bersenang hati dan hidup mesra dengannya. Adil dalam giliran. Hal ini akan disaksikan oleh seluruh umat manusia sejak Nabi Adam sampai ke anak cucunya. Sesungguhnya yang demikian itu mengandungi keterangan-keterangan (yang menimbulkan kesedaran) bagi orang-orang yang berfikir.o§‘ sŒ #v•x© ¼çnt•tƒ ÇÑÈ . Walaupun ada di antara mereka yang dalam keadaan haidh. suami wajib adil dalam soal ini. kasih sayang dan kerukunan antara suami isteri itu sendiri. Demikian juga.” (AlQur’an.M»tƒ Uy 5Qöqs)Ïj9 tbrã•©3xÿtGtƒ ÇËÊÈ “Dan di antara tanda-tanda yang membuktikan kekuasaan-Nya. dia berdosa dan akan menerima seksaan dari Allah (SWT) pada hari kiamat dengan tanda-tanda berjalan dalam keadaan pinggangnya miring. isteri berhak mendapat giliran suaminya menginap di rumahnya sama lamanya dengan waktu menginap di rumah isteri-isteri yang lain. nifas atau sakit. bahwa la menciptakan untuk kamu (wahai kaum lelaki). dan rahmat-Nya. Firman Allah (SWT) dalam Surah az-Zalzalah ayat 7 hingga 8. ô`ÏBur ÿ¾ÏmÏG»tƒ #uä ÷br& t.n=y{ /ä3s9 ô`ÏiB öNä3Å¡àÿRr& %[`ºurø— (#þqãZä3ó¡tFÏj9 r& $ygøŠ s9Î) Ÿ@yèy_ur Nà6uZ÷•t/ Zo¨Š uq¨B ºpyJômu‘ ur 4 ¨bÎ) ’ Îû y7Ï9ºsŒ . Surah ar-Ruum ayat 21) Andaikan suami tidak bersikap adil kepada isteri-isterinya. tetapi bermaksud untuk menyempumakan kemesraan. dan dijadikan-Nya di antara kamu (suami isteri) perasaan kasih sayang dan belas kasihan. Begitu juga pada isteriisteri yang lain. Sebab.

kecenderungan hati dan perkara-perkara yang manusia tidak berkesanggupan melakukannya. Walau bagaimanapun. 4. disyaratkan agar setiap suami yang berpoligami tidak membeza-bezakan antara anak si anu dengan anak si anu. Berlaku adil dalam soal nafkah anak-anak mestilah diperhatikan bahwa nafkah anak yang masih kecil berbeza dengan anak yang sudah besar. Bersikap adil dalam hal-hal menzahirkan cinta dan kasih sayang terhadapisteri-isteri. nyatalah bahwa sukar sekali didapati orang yang sanggup menegakkan keadilan itu dengan sewajarnya. adalah satu tanggungjawab yang sangat berat. Oleh itu. diharapkan pula dapat memelihara dari terjadinya cerai-berai di antara anak-anak serta menghindarkan rasa dendam di antara sesama isteri. ia termasuk perkara yang berada dalam kemampuan manusia. Tidak kira dari ibu yang mana. kesemuanya mereka berhak memiliki kasih sayang serta perhatian yang seksama dari bapa mereka. Seterusnya. nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya)! Dan sesiapa berbuat kejahatan seberat zarrah. Hal ini sesuai dengan apa yang telah difirmankan Allah dalam Surah an-Nisak ayat 129 yang berbunyi. Sesungguhnya kalau diperhatikan tuntutan syarak dalam hal menegakkan keadilan antara para isteri. mengikut tabiat semulajadi manusia.” 1. Anak-anak juga mempunyai hak untuk mendapatkan perlindungan. Jangan sampai mereka diterlantarkan kerana kecenderungan si bapa pada salah seorang isteri serta anakanaknya saja. .“Maka sesiapa berbuat kebajikan seberat zarrah. Anak-anak perempuan berbeza pula dengan anak-anak lelaki. Keadilan juga sangat dituntut oleh Islam agar dengan demikian si suami terpelihara dari sikap curang yang dapat merosakkan rumahtangganya. pemeliharaan serta kasih sayang yang adil dari seorang ayah. nescaya akan dilihatnya (dalam surat amalnya). Lain halnya dengan berlaku adil dalam soal kasih sayang.

“Keadilan yang dijadikan syarat diperbolehkan poligami berdasarkan ayat 3 Surah an-Nisak. . T. Syeikh Mahmoud Syaltout. Jika dia ragu.” “Adil yang dimaksudkan di sini ialah „kecondongan hati‟. Jelasnya. Dr. lalu kamu tinggalkan yang lain seperti tergantung-gantung. Sebenamya yang dimaksudkan oleh kedua ayat di atas ialah keadilan yang dikehendaki itu bukanlah keadilan yang menyempitkan dada kamu sehingga kamu merasakan keberatan yang sangat terhadap poligami yang dihalalkan oleh Allah.) selalu berlaku adil dalam mengadakan pembahagian antara isteriisterinya.a. Ya Allah. poligami itu diperbolehkan secara darurat bagi orang yang benar-benar percaya dapat berlaku adil.M. “Orang yang boleh beristeri dua ialah yang percaya benar akan dirinya dapat berlaku adil. sehingga poligami adalah suatu hal yang sukar untuk dicapai. 4 bÎ)ur (#qßsÎ=óÁè? (#qà)Gs?ur cÎ*sù ©!$# tb%x. Hendaklah disingkirkan sikap condong kepada salah seorang isteri yang menyebabkan seorang lagi kecewa. oleh itu janganlah kamu cenderung dengan melampau-lampau (berat sebelah kepada isteri yang kamu sayangi) sehingga kamu biarkan isteri yang lain seperti benda yang tergantung (di awang-awang). iaitu condong hati kepada salah seorangnya yang tidak membawa kepada mengurangkan hak yang seorang lagi.) menerangkan. digantung tak bertali.” Kemudian Prof.`s9ur (#þqãè‹ ÏÜtFó¡n@ br& (#qä9ω ÷ès? tû÷üt/ Ïä!$|¡ÏiY9$# öqs9ur öNçFô¹t•ym ( Ÿxsù (#qè=Š ÏJs? ¨@à2 È@øŠ yJø9$# $ydrâ‘ x‹ tGsù Ïps)¯=yèßJø9$$x.w. janganlah aku dimarahi dalam membahagi apa yang menjadi milikku dan apa yang bukan milikku” Menurut Prof. Hasbi Ash-Shidieqy pula menerangkan. Adapun condong yang dimaafkan hanyalah condong yang tidak dapat dilepaskan oleh setiap individu darinya. maksudnya. #Y‘ qàÿxî $VJŠ Ïm§‘ ÇÊËÒÈ “Dan kamu tidak sekali-kali akan sanggup berlaku adil di antara isteri-isteri kamu sekalipun kamu bersungguh-sungguh (hendak melakukannya). Dan ini tentu amat sulit untuk dilakukan. Dan beliau berkata dalam doanya: “Ya Allah. Kemudian pada ayat 129 Surah an-Nisa pula menyatakan bahwa keadilan itu tidak mungkin dapat dipenuhi atau dilakukan. jangan sampai si suami membiarkan salah seorang isterinya terkatung-katung. Hanya saja yang dikehendaki ialah jangan sampai kamu cenderung sepenuh-penuhnya kepada salah seorang saja di antara para isteri kamu itu.” Selanjutnya beliau menegaskan. Bahwa Rasulullah (s.a. yang sedikit pun tidak akan ada keraguannya. cukuplah seorang saja.” Selanjutnya Siti „Aisyah (r. inilah kemampuanku membahagi apa yang ada dalam milikku. Dr.

tempat tinggal. sudah tentulah Islam melarang orang yang demikian itu berpoligami. 6.” Hadis di atas menunjukkan bahwa Rasulullah (s. sebagaimana Rasulullah (s. sesiapa di antara kamu yang berkuasa mengeluarkan nafkah. kalau seorang isteri saja sudah kepayahan untuk memberi nafkah. Berkuasa menanggung nafkah. Memberi nafkah kepada isteri adalah wajib sebaik saja berlakunya suatu perkahwinan. Mampu menyediakan tempat tinggal yang wajar. Andaikan mereka tidak berkemampuan.) menyuruh setiap kaum lelaki supaya berkahwin tetapi dengan syarat sanggup mengeluarkan nafkah kepada isterinya.a.) bersabda yang bermaksud. Begitu juga si isteri wajib mematuhi serta memberikan perkhidmatan yang diperlukan dalam pergaulan seharihari. Oleh itu. Kerana. hendaklah berpuasa. Yang dimaksudkan dengan nafkah di sini ialah nafkah zahir. dan layanan yang baik. Jadi. tempat tidur. maka seseorang yang berpoligami pada saat itu adalah berdosa. “Makna adil di dalam ayat tersebut ialah persamaan. suami mesti yakin bahwa perkahwinannya yang baru ini tidak akan menjejaskan serta merosakkan kehidupan isteri serta anak-anaknya. yang dikehendaki ialah persamaan dalam hal pergaulan yang bersifat lahir seperti memberi nafkah. dianjurkan agar berpuasa. juga dalam hal menunaikan tanggungjawab sebagai suami isteri. maka tidak digalakkan berkahwin walaupun dia seorang yang sihat zahir serta batinnya. untuk menahan nafsu seksnya. 5.w. Fattah Tabbarah dalam bukunya Ruhuddinil Islami mengatakan.Afif Ab. “Wahai sekalian pemuda.a.w. Jika kepentingan ini tidak dapat dijaga dengan baik. Tidak menimbulkan huru-hara di kalangan isteri mahupun anak-anak.” 1. Kesimpulan dari maksud kemampuan secara zahir ialah. diperbolehkan poligami dalam Islam adalah untuk menjaga kepentingan semua pihak. Dan sesiapa yang tidak berkuasa. Jadi. 1. ketika suami telah memiliki isteri secara mutlak.   Mampu memberi nafkah asas seperti pakaian dan makan minum. maka hendaklah kamu berkahwin. .

ia juga membawa syariat yang universal dan abadi.2 Hikmah Diperbolehkannya Poligami Islam adalah kata akhir Allah yang dengannya ia menutup risalah-risalah sebelumnya. zNõ3ßssùr& Ïp¨Š Î=Îg»yfø9$# tbqäóö7tƒ 4 ô`tBur ß`|¡ômr& z`ÏB «!$# $VJõ3ãm 5Qöqs)Ïj9 tbqãZÏ%qムÇÎÉÈ . Menghabiskan seluruh masa hidupnya dengan menelan kenyataan pahit tidak mendapatkan jodoh.   Mampu menyediakan kemudahan asas yang wajar seperti pendidikan dan sebagainya. Ia tidak membuat syariat untuk orang kota dengan melalaikan orang desa. cara terakhir adalah alternatif yang adil. menjadi pemuas nafsu bagi laki-laki hidung belang yang diharamkan. 3. Karena itulah. atau sebab lainnya. Ada diantara mereka yang memiliki semangat besar untuk memiliki keturunan. berpenyakit. Ada satu diantara tiga pilihan bagi perempuan yang jumlahnya berlebih dibanding dengan jumlah laki-laki: 1. untuk seluruh penjuru dunia untuk semua zaman dan untuk semua umat manusia. kebutuhan masyarakat. 2. Atau menikah dengan seorang laki-laki beristri yang mampu memberi nafkah dan berlaku baik. Dan itulah keputusan hukum islam. akan tetapi diberi rezeki dengan istri yang tidak beranak karena mandul. Ia telah mengukurkebutuhan individu. Sihat tubuh badannya dan tidak berpenyakit yang boleh menyebabkan ia gagal memenuhi tuntutan nafkah zahir yang lain. dan merupakan solusi terbaik terhadap permasalahan yang akan dihadapinya. Tidak diragukan lagi. Melepaskan kendali. 3. sekaligus kadar kepentingan semua pihak. Mempunyai kemampuan dan keinginan seksual. tidak untuk masayarakat daerah beriklim dingin dengan merupakan masyarakat beriklim tropis dan tidak pula suatu abad dengan melupakan abad dan generasi lain.

Namun masyarakat masih beranggapan negatif kepada orang-orang yang berpoligami. Mereka mencibir dan memperolok-olok kaum muslimin dengan syariat yang membolehkan poligami ini. sebaiknya para suami jangan melakukan poligami apabila tidak dapat berlaku adil bagi istri-istrinya karena hukuman bagi suami yang tidak bisa berlaku adil sangatlah pedih. Selain itu. Namun pada waktu yang bersamaan. Nabi bersabda. tidak berdasarkan pada undang-udang atau pun norma yang patut bagi perempuan dan keturunan yang dilahirkan. yang tdak diterima orang-orang barat yang Nasrani itu. Hal ini terjadi karena masalah poligami masih tabu di masyarakat.” (HR Tirmidzi dan Al Hakim) Daftar Pustaka . dan (hukum) siapakah yang lebih baik daripada (hukum) Allah bagi orang-orang yang yakin “ Itulah poligami. sebagai buah dari “poligami” atheis dan amoral. BAB IV PENUTUP Kesimpulan : Dari data-data yang saya peroleh. baik dari buku. mereka mengizinkan kaum lelakinya berhubungan dengan perempuanperempuan nakal dan teman-eman hidup tanpa batas atau pun perhitungan.“ Apakah hukum Jahiliyah yang mereka kehendaki. Saya dapat menyimpulkan bahwa pada dasarnya poligami diperbolehkan oleh agama apabila tujuannya baik dan sang suami dapat berlaku adil terhadap istri-istrinya dan jumlah istrinya tidak melebihi 4 orang. Saran : Sebaiknya masyarakat tidak selalu beranggapan negatif terhadap seseorang yang melakukan poligami karena ia pasti memiliki alasan-alasan serta faktor-faktor yang jelas untuk melakukan poligami. internet serta dari teman-teman yang saya mintai pendapat. “Barang siapa beristri dua dan tidak berlaku adil pada keduanya maka ia akan datang pada hari kiamat dalam keadaan tubuhnya.

Faqih.2007. Husaein. Aydi.Halal Haram Dalam Islam.2007. Hasan.Poligami Solusi atau Masalah.Bandung: Alfa Beta.Jakarta:Fakultas Ekonomi UI. Abdillah.2007.Jakarta:Zahra.2006. Yusuf.Agar Suami Tak Berpoligami.Panduan Seks Islami.Poligami Syariah dan Perjuangan Kaum Perempuan.Hitam Putih Poligami.Bandung: Ikomatuddin Press. Hasan.Islah.Jogjakarta:Putaka Marwa. . Abu Azzam. Khoyin Abu. Gusmaian.Qardhawi.2007. Abdulrahman. Hathaut.Jakarta: Al-I‟tishom Cahaya Umat.Mengapa Nabi Muhammad Berpoligami.2007.Surakarta:Era Intermedia.2007.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful