Tag Archives: Kepemimpinan Efektif

Kaizen Strategies For Wining Through People (Menang Melalui Manusia)
Posted on August 8, 2011 | Leave a comment

Kaizen berasal dari bahasa Jepang yaitu ―kai‖ dan ―zen‖ yang artinya perubahan baik, dengan kata lain perbaikan. Kaizen telah menjadi bagian dari teori manajemen Jepang di pertengahan tahun 1980-an dan para konsultan manajemen di Barat dengan cepat mengambil dan menggunakan istilah Kaizen untuk diterapkan dalam praktek manajemen secara luas, yang pada pokoknya Kaizen dianggap milik Jepang dan cenderung membuat perusahaan Jepang menjadi kuat di bidang peningkatan yang terus-menerus dibandingkan yang terus menerus dibandingkan dengan inovasi. Sebagian besar orang Jepang menurut sifat alamiahnya, atau dengan latihan, memperhatikan perincian. Orang Jepang memiliki rasa akan kewajiban yang kuat untuk bertanggung jawab agar segala sesuatunya berjalan selancar mungkin, apakah itu dalam kehidupan keluarga atau pekerjaan. Itulah sebabnya mengapa Kaizen sangat sukses di Jepang. Kaizen dalam praktek Pendekatan tradisional Kaizen: 1. Menganalisis setiap bagian proses sampai pada perincian yang paling kecil. 2. Melihat bagaimana setiap bagian proses bisa ditingkatkan. 3. Melihat bagaimana berbagai kegiatan karyawan,peralatan, dan bahan bisa ditingkatkan. 4. Melihat cara menghemat waktu dan mengurangi limbah.

Pendekatan ini bisa diterapkan dalam banyak cara kecil oleh individu yang akan melaksanakan bisnis normal sehari-hari mereka. Guna memampukan perusahaan untuk mengadakan peningkatan secara nyata, maka seluruh bagian mekanisme perusahaan harus dikembangkan. Hal ini mencakup: 1. Daur control kualitas, sekelompok manusia yang tugasnya adalah meningkatkan kualitas secara terus-menerus. 2. Manajemen yang berorientasi proses, lebih memperhatikan bagaimana prosesnya dibandingkan dengan hanya mempertanyakan apa tugasnya. 3. Manajemen yang terbuka, bisa dilihat dan bisa ditemui. 4. Manajemen fungsional-silang, bekerja menurut pembagian fungsi untuk menciptakan persatuan yang lebih besar dan visi yang luas. 5. Manajemen tepat waktu (JIT: Just-in-time manajemen), mengontrol stock untuk menghindari biaya yang tidak perlu. 6. Kanban, teknik manual penjadwalan produksi untuk mengontrol aliran persediaan. 7. Proses pengontrolan secara statistic agar setiap operator mesin mampu mengontrol dan mengukur kualitas. 8. Proses Perencanaan, Pelaksanaan, Pengecekan, Tindakan untuk memecahkan masalah. Secara spesifik, semua atau sebagian besar dari mekanisme ini digunakan dalam pendekatan Jepang pada Kaizen yang holistic. Pendekatan ini sangat kontras dengan Barat, dimana beberapa dari mekanismenya secara individual telah diperkenalkan sebagai jawaban atas setiap masalah, tanpa mempertimbangkan konteks bahwa mekanisme tersebut didesain agar berjalan secara efektif. Strategi Sumber Daya Manusia Enam bidang yang berharga untuk dipertimbangkan oleh organisasi dalam usaha meraih tujuan peningkatan sumber daya manusia dengan menggunakan Kaizen adalah: 1. Kebijaksanaan perekrutan dan seleksi yang melibatkan semua karyawan. 2. Program yang melibatkan perusahaan, departemen, tim, dan anggota secara individual.

dengan kata lain. Komunikasi adalah merupakan alat untuk memindahkan berbagai gagasan dan informasi.3. Komunikasi yang efektif bisa diciptakan jika transfer dari ide-ide tersebut jelas dan penerima mengerti pesannya sama dengan yang dikirimkan padanya. Ini berarti mengakui pentingnya departemen Personalia dengan menghargai departemen ini dengan status operasional yang sama. hal ini akan memberdayakan Departemen Personalia untuk mendapatkan strategi yang logis dan terkoordinasi guna terus meraih kemajuan. Program tanpa henti untuk peningkatan yang terus-menerus (Kaizen) yang meningkatkan setiap bidang pekerjaan dan melibatkan semua orang. Peranan fungsi Personalia dalam perencanaan strategis harus dilaksanakan melalui kerjasama fungsional-silang. fungsi Personalia harus harus melayani tujuan bisnis untuk membangun pasar dengan cara yang sama baiknya dengan seperti ketika melayani para karyawan. Program pendidikan dan pengembangan yang terus berlangsung sehingga memberikan dorongan kepada semua karyawan untuk memiliki berbagai keahlian serta membantu mereka untuk sepenuhnya mewujudkan potensi. Sistem penghargaan yang memotivasi dan tidak terpisah-pisah. Strategi sumber daya manusia harus merupakan gambar cetak biru yang bisa digunakan oleh direktur operasional organisasi untuk mengubah visi pengembangan perusahaan menjadi realitas praktis. 5. 6. Komunikasi yang baik juga merupakan kunci penghubung bagi penerapan Kaizen dalam organisasi manapun.cara apapun yang dilaksanakan guna meningkatkan efektivitas komunikasi suatu organisasi akan memberikan keutungan yang lebih besar. sehingga selalu sepadan dengan perubahan kebutuhan akan daftar rencana bisnis. Komunikasi yang efektif berdasarkan .hal ini mengimplikasikan bahwa komunikasi merupakan proses dua arah. bahwa mendengar sama pentingnya dengan berbicara. 4. Sistem penilaian yang mengembangkan manusia dan meningkatkan kerjasama diantara mereka. Komunikasi Langkah pertama untuk mendapatkan komitmen tenaga kerja adalah mengubah strateginya melalui komunikasi.

Manager masih melihat bagamaina memotivasi staff sebagai masalah.persamaan hak dan saling menghargai diantara pihak-pihak yang berkomunikasi untuk memastikan penerimaan yang jelas Komunikasi dalam Perusahaan Secara umum dapat dikatakan bahwa organisasi tidak mencurahkan cukup banyak usaha untuk mempertimbangkan seberapa efektif komunikasi mereka dan bagaimana komunikasi dapat ditingkatkan. Karyawan tidak diberi kebebasan untuk memutuskan apa apa yang perlu mereka kerjakan. 3. 2. manajer dan pemimpin tim menunjukkan keberadaaannya dan mudah ditemui oleh staff yang bekerja dengan mereka. Terlalu mudah bagi sindroma pemberdayaan yang ―hanya dimulut saja‖ untuk menjadi kebingungan staff. Karyawan hanya diizinkan untuk menyarankan tetapi tidak melaksanakan. tim kerjasama. majalah dan publikasinya. 5. . semuanya memainkan peranan yang berguna untuk membangun pengertian. Melaksanakan apa yng dikatakan Dalam organisasi Kaizen. sehingga dapat membantu pengembangan saluran komunikasi melalui organisasi untuk menyebarkan pesan penting. salah satunya yang efektif yaitu dengan rapat tatap muka antara kelompok manajemen. pengarahan staf. Sungguh sulit bagi para staff untuk menghargai seseorang yang mendapatkan lebih banyak uang dibandingkan dengan diri mereka kalau mereka tidak melihat apa yang dikerjakan oleh atasannya dan mengapa mereka mengerjakannya. paket informasi. Ketika suatu bisnis mengalami perubahan besar. dan karyawan kunci. Komunikasi intern adalah salah satu unsur paling penting dalam resep berkomunikasi. Pekerjaan dibiarkan tetap berulang dan tidak memuaskan. maka strategi komunikasi internal yang jelas dan konsisten sangat penting artinya guna menerangkan manfaat positif dari adanya perubahan. kalau: 1. Pengambilan keputusan tetap pada menajemen. 4.

Kreatif 2. motivasi. dan penghargaan yang meningkat. Dalam istilah yang sederhana ini berarti bahwa harus ada kesiapan untuk bekerja dengan tim atau departemen lain di bidang alih keahlian. Memiliki berbagai keahlian . Kerja fungsional—silang ini tidak boleh merupakan sesuatu yang istimewa. dengan alokasi waktu tertentu untuk bekerja sama .sistem ini sering dipakai dalam program lingkaran mutu (Quality Circle—QC) dan kendali mutu total (Total Quality Control—TQC). rasa akan keterlibatan yang besar. Kesepian ini akan memudahkan implementasi kualitas dan proses pengiriman produk dan jasa secara utuh. Interaksi yang tepat dari tahap-tahap yang berbeda harus merupakan bagian dari kebijaksanaan dan strategi perusahaan. Fleksibel 3.asalkan segala sesuatu yang di bantu secara tepat bisa menjelaskan lebih gamblang lagi tentang bidang – bidang yang tidak saling berurutan Perekrutan dan Induksi Persyaratan untuk tenaga kerja di masa yang akan datang diidentifikasikan sebagai hal yang baru: 1. baik untuk mewujudkan maupun melepaskan aspek yang jauh melebihi potensi manusianya. gagasan dan informasi. System (yang memiliki banyak variasi ini) bisa diterapkan secara individu atau sebagai bagian dari kegiatan kelompok kecil. pengakuan. Hasil terbaiknya adalaha bahwa system saran ini memberikan manfaat menakjubkan bagi perusahaan. Sebagai tambahan mereka bisa membantu. dan tidak mengimplikasikan definisi pekerjaan yang kabur . termasuk peran serta yang lebih besar dari para staff. tanggung jawab. Komunikasi Fungsional—Silang Apa yang secara implicit terdapat pada Kaizen adal praktek kerjasam antara departemen (funsional—silang). minat.Komunikasi keatas Bagaimana semua organisasi bisa meningkatkan komunikasi ke atas? Satu metode yang terdapat dalam inti kaizen adalah system saran. interaksi antara fungsi – fungsi ini akan menambah kohesi perusahaan .

Posisi ini harus dibicarakan sebelum lowongan diiklankan. maka sustu saat mereka pasti mengembangkan sikap kaizen. Dalam hal bentuk lamaran pekerjaan yang mereka gunakan. apakah itu kebutuhan akan berbagai keahlian dan pengalaman. Kalau suatu organisasi memiliki komitmen untuk mengoperasikan dan mengembangkan sikap kaizen. yang diimbangi dengan kebutuhan akan kepribadian dan kualitas. Strategi perekrutan dan induksi perlu dianalisis secara terus. maka akan semakin banyak kemungkinan untuk menemukan kesesuaian yang baik. kalau kesan pertama tentang pekerjaan tidak memuaskan. Berorientasi pelanggan 8. Juga lebih banyak kecendrungan bahwa masukan kreatif bagi tim bisa ditemukan. maka kecil kemungkinannya bahwa karyawan baru akan mampu menghasilkan prestasi kerja yang memenuhi harapan organisasi. Pertama –tama sangat penting artinya untuk memiliki criteria yang jelas tentang apa yang dibutuhkan dalam suatu posisi.4. Proses tersebut sebenarnya justru dimulai sebelum induksi. Semakin organisasi bisa menyiapkan suatu profil. Berarientasi kualitas Europa Japan Center mengambil dugaan bahwa hampir setiap orang mampu mengembangkan sikap Kaizen.menerus guna memastikan bahwa pendekatan Kaizen tentang peningkatan terus-menerus mendapatkan jaminan. Tetapi dengan menyeleksi orang yang sudah memiliki sikap Kaizen maka prosesnya bisa dipercepat. . yaitu masukan yang sesuai dengan kesempatan yang sama dengan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pekerjaan. Induksi adalah proses terus-menerus dan merupakan bagian dari proses yang jauh lebih luas untuk menciptakan organisasi yang inovatif dan kompetitif. Bisa bekerjasama 5. serta dilanjutkan dengan latihan di tempat kerja. Berkeyakinan 6. Organisasi inovatif di seluruh penjuru dunia memikirkan kembali iklan mereka dalam mencari karyawan baru. yaitu dimulai dari perekrutan. Memahami bisnisnya 7. mereka lebih menekan nilai dan kualitas yang mereka butuhkan.

Bimbingan dan Kerjasama Tim Apa yang di temukan oleh banyak organisasi adalah bahwa proses bimbingan yang lebih formal ikut membangkitkan sikap Kaizen bagi karyawan baru yang masih kurang berpengalaman dengan berdasarkan: l Penghargaan kepada individu l Mendorong penghargaan yang terus-menerus Organisasi yang memiliki komitmen kepada prinsip Kaizen pasti ingin berkembang dan melibatkan setiap orang pada pekerjaan mereka masing-masing. 3. 4. Pengembangan berdasarkan hubungan satu lawan satu menurut kecepatan dan tingkat yang sesui dengan individu. karena kalau tidak demikian maka hanya akan sedikit memanfaat kerjasam tim. dukungan dan penghargaan kepada individu. Menjalin hubungan yang baik diantara departemen dan tingkat senioritas. Menbantu staff mengakui kesalahan dengan cepat belajar dari kesalahan. Memperbolehkan mereka yang dibimbing untuk menyatakan tujuan dan ambisi yang mereka temukan ternyata berbahaya dalam departemen mereka. Manfaat bimbingan mencakup: 1. Mengirimkan pesan berupa perhatian yang tulus. Memberikan dorongan bahwa tujuan Kaizen akan meningkatkan yang terus-menerus terbukti sukses di barat. menerima dan mengembangkan individu. Komitmen manajemen senior Manajemen senior perlu memiliki komitmen kepada gagasan untuk mencapai bisnis penggunaan tim yang efektif. dan perusahaan tidak akan menyimpang peralatan yang sangat efektif seperti bimbingan hanya umtuk sedikit orang terpilih. 6. 5. Setelah tim ditetapkan dengan baik dan memiliki focus yang jelas maka tim terbukti akan menghasilkan: . 2.

pelatih. dan hubungan antartim yang dekat menjadi cirri khas tim kaizen . ini membuat pemimpin mampu mengembangkan peranan mereka sebagai manajer pembatas . pemimpin yang percaya diri .dan lingkungan kerja . Berbagi metode bisa digunakan untuk mencoba dan‖menenamkan‖ latihan: .- Produktifitas yang lebih tinggi Lebih banyak gagasan baru Motivasi dan kepuasan karyawan yang lebih besar. atau sikap peserta secara individu. dan secara lansung mengimplikasikan peranan pemimpin tim Kaizen Latihan dan Pengemabangan Meskipun latihan bisa bermanfaat untuk mengembangkan ilmu pengetahuan. dan manjemen tim mebedakan mereka dengan pengawas tradisional. Kepemimpinan Tim Kepemimpinan adalah seni untuk secara sadar tanggap terhadap tuntutan pekerjaan. hubungan . mengurus dengan perkecualian . Prestasi kerja yang lebih tinggi dan lebih konsisten. percaya kepada timnya . dan merencanakan tugas guna memenuhi peran dan tujuan jangka pendek dan jangka panjang dengan memperhitungkan kecakapan dan kebutuhan individual factor tertentu seperti kepemilikan . dan mampu mengatur timnya . dan individu di dalam tim tugas tersebut berubah. Pemimpin tim Kaizen memahami keunggulan keahlian mereka dan hubungan antara manusia di bandingkan dengan keterampilan atau keahlian teknis. sehingga mendorong tim yang mengarahkan diri sendiri . berbagi . tim. dan kebutuhan manusia juga berubah. sangatlah mudah kemajuan ini hilang segera setelah kembali menekuni pekerjaan sehari-hari. yang lebih tanggap dan bersemangat karena hasil kuantitatif di bandingkan dengan mutu dari proses . keahlian kepemimpinan yang berbeda harus dipraktekan secara fleksibel dengan perhatian yang tepat pada operasi dan kebutuhan manusia. manajemen konsensus . pendidik. tim tanpa pemimpin . pemimpin tim harus mampu mendelekasikan banyak wewenang dan pengendalian kepada tim itu sendiri . manajemen diri . keahlian. Pembina. Tanggung jawab mereka sebagai pengarah. pemberi motivasi.

Monitor apakah dan keahlian baru digunakan ketika diperlukan. pendekatan yang menggabungkan prestasi kerja individu dengan tujuan strategi. konsulatif. Tim—-àKaryawan : Penilaian tim Pemimpin Tim/Manager—–àKaryawan : Penilaian Pemimpin Pemimpin Tim/Manager—–àKaryawan : Penilaian 360 derajat. atau ambil satu atau dua butir spesifik yang bisa memberikan manfaat kepada orang lain. periksalah alasannya dan selidiki apakah diperlukan latihan yang lebih jauh. CPM (Continous Performance Management)/prestasi kerja bisa mengikutsertakan peserta yang berbeda dalam system konfigurasi yang berbeda: Karyawan——-àKaryawan : Penilaian rekan sejawat. Pastikan bahwa manager/pimpinan tim mendengarkan tentang hasil latihan dan berusahalah menciptakan kesempatan bagi para peserta untuk memperaktekkan keahlian baru mereka.Mintalah agar peserta memberikan kepada anggota lain ringkasan tentang latihannya. berhasil menciptakan iklim kreatifitas dan semangat. tapi di seluruh dunia. . bukan hanya di Eropa atau Amerika Serikat. Setiap system harus mendorong kemauan untuk bekerja secara gabungan menuju peningkatan yang terus-menerus. Penilaian dan Penghargaan Budaya dalam organisasi Kaizen yang terbuka. Karyawan—–àPemimpin Tim/Manager : Penilaian ke atas. dan berdasarkan tim—tempat strategis personalia dan Sumber Daya Manusia digabungkan dengan strategi pengembangan bisnis—membutuhkan adanya adanya pendekatan kepada penilaian prestasi kerja sama-sama bisa dilihat dan dibagi. kalau tidak. akan berbeda dalam posisi yang baik untuk memimpin sektor mereka. Organisasi yang mampu mendapatkan komitmen dari karyawan melalui latihan dan pengembangan yang terus menerus.

tetapi harus melengkapinya. Strategi Kaizen. Kepemimpinan Efektif.Cara menghargai karyawan: 1. Gaji perlu disesuaikan dengan nilai yang dinyatakan oleh organisasi. Kepemimpinan. 5. Sumber Daya Manusia. Prinsip kepemimpinan. 2. Interaksara. Mohon diklik G+1     Facebook6 Twitter2 → Leave a comment Posted in Manajemen Tagged Kaizen. Para karyawan perlu merasa bahwa mereka dihargai secara adil atas setiap sumbangan mereka. 1998. Organisasi Kaizen. Sistem penghargaan perlu sesuai dengan kebutuhan organisasi. Bagaimana Menciptakan Program Sumber Daya Manusia untuk Memenangkan Persaingan & Keuntungan. 4. Sheila Cane. Sumber: KAIZEN STRATEGIES FOR WINNING THROUGH PEOPLE (Menang Melalui Manusia). Manajemen. Latihan dan pengembangan tidak boleh menjadi bagian dari paket penghargaan. Jakarta. Menang Melalui Manusia. Komunikasi dalam Perusahaan. 3. Karyawan perlu mengambil bagian dalam proses memutuskan system penghargaan yang sesuai. Strategi tim. teori manajemen Jepang Teori Kepemimpinan Fiedler “Contingency Theory” Posted on August 8. 2011 | Leave a comment .

maka the performance of the group is contingen upon both the motivasional system of the leader and the degree to which the leader has control and influence in a particular situation. kepribadiannya dan pendekatannya yang sesuai dengan kelompoknya. the situational favorableness (Fiedler. 1974:73). suatu skala yang terdiri dari 16 butir skala bipolar. tetapi karena berbagai faktor situasi dan adanya interaksi antara Pemimpin dan situasinya. Dengan perkataan lain. Model Contingency dari kepemimpinan yang efektif dikembangkan oleh Fiedler (1967) . Dengan perkataan lain. Menurut model ini. Untuk menilai sistem motivasi dari pemimpin. Sebaliknya skor LPC yang rendah . menurut Fiedler.Teori kontingensi menganggap bahwa kepemimpinan adalah suatu proses di mana kemampuan seorang pemimpin untuk melakukan pengaruhnya tergantung dengan situasi tugas kelompok (group task situation) dan tingkat-tingkat daripada gaya kepemimpinannya. tinggi rendahnya prestasi kerja satu kelompok dipengaruhi oleh sistem motivasi dari pemimpin dan sejauh mana pemimpin dapat mengendalikan dan mempengaruhi suatu situasi tertentu. Dikatakan bahwa pemimpin dengan skor LPC yang tinggi ini berorientasi ke hubungan (relationship oriented). Skor yang diperoleh menggambarkan jarak psikologis yang dirasakan oleh peminpin antara dia sendiri dengan ―rekan kerja yang paling tidak disenangi‖ (Least Prefered Coworker = LPC). Skor LPC yang tinggi menunjukkan bahwa pemimpin melihat rekan kerja yang paling tidak disenangi dalam suasana menyenangkan. pemimpin harus mengisi suatu skala sikap dalam bentuk skala semantic differential. seorang menjadi pemimpin bukan karena sifat-sifat daripada kepribadiannya.

Pemimpin demikian. akan berlainan dengan situasi di mana tugas-tugas itu tidak tersusun (unstructure) dan tidak jelas. mutu daripada penyelenggaraan kerja akan lebih mudah dikendalikan dan anggota-anggota kelompok dapat lebih jelas pertanggungjawabannya dalam pelaksanaan kerja. 2. lebih berorientasi ke terlaksananya tugas (task oriented). atau keahlian (expertise power). Fiedler menyimpulkan bahwa: 1. Berdasarkan atas kekuasaan ini seorang pemimpin mempunyai anggota-anggota kelompoknya yang dapat diperintah/dipimpin. .menunjukkan derajat kesiapan pemimpin untuk menolak mereka yang dianggap tidak dapat bekerja sama. Apabila tugas-tugas tersebut telah jelas. Hubungan antara Pemimpin dan anggotanya (Leader-member relations) Dalam dimensi ini Fiedler menganggap sangat penting dari sudut pandangan seorang pemimpin. Kekuasaan atas dasar kedudukan/jabatan dan struktur tugas dapat dikendalikan secara lebih luas dalam suatu badan usaha/organisasi selama anggota kelompok suka melakukan dan penuh kepercayaan terhadap kepimpinannya (hubungan yang baik antara pemimpin-anggota). Pemimpin dengan skor LPC tinggi ( pemimpin yang berorientasi ke hubungan) cenderung untuk berhasil dengan baik dalam situasi kelompok yang sederajat dengan keuntungannya. c. Pemimpin dengan skor LPC rendah (pemimpin yang berorientasi ke tugas) cenderung untuk berhasil paling baik dalam situasi kelompok baik yang menguntungkan. b. Kekuasaan atas dasar kedudukan/jabatan (Position power) Kekuasaan atas dasar kedudukan/jabatan ini berbeda dengan sumber kekuasaan yang berasal dari tipe kepemimpinan yang kharismatis. yaitu: a. Fiedler menemukan 3 (tiga) dimensi kritis daripada situasi/lingkungan yang mempengaruhi gaya Pemimpin yang sangat efektif. Struktur tugas (task structure) Pada dimensi ini Fiedler berpendapat bahwa selama tugas-tugas dapat diperinci secara jelas dan orang-orang diberikan tanggung jawab terhadapnya. maupun yang sangat tidak menguntungkan pemimpin. di mana kekuasaan ini diperoleh berdasarkan atas kewenangan organisasi (organizational authority). karena ia bertindak sebagai seorang Manager. daripada apabila tugas-tugas itu tidak jelas atau kabur. Sebagai landasan studinya.

Struktur tugas. Teori kontingensi http://www. Pemimpin. Situasi yang paling tidak menguntungkan adalah situasi dimana hubungan pemimpin-anggota tidak baik. struktur tugas tinggi. Model Contingency. dan kekuasaan kedudukan besar. Kepemimpinan Efektif.com/mobile/documents/search?page=2&query=Teori+Manajemen . struktur tugas rendah dan kekuasaan kedudukan sedikit. Hubungan pemimpin-anggota.Berdasarkan ketiga variabel ini F. Situasi dengan dengan derajat keuntungan yang tinggi misalnya adalah situasi dimana hubungan pemimpin-anggota baik. E.scribd. Mohon diklik G+1     Facebook Twitter → Leave a comment Posted in Manajemen Tagged Fiedler. Manajemen. Kepemimpinan Situasional. Fiedler menyusun delapan macam situasi kelompok yang berbeda derajat keuntungannya bagi pemimpin.

DAN TOYOTA • Penjualan General Motor dan Ford tahun 2006 menurun 3 miliar USD dan 6. • Keunggulan kompetitif produk Jepang adalah budaya organisasi yang akan menjadi "key-drivers. ketika mengadopsi sistem kualitas. sedangkan penjualan Toyota meraih keuntungan 10. • Jepang unggul karena menggunakan pendekatan adaptasi budaya dalam penjualan produknya. FORD. dan desain. 3 . 2   3. KAIZEN: BUDAYA ORGANISASI PERUSAHAAN JEPANG Disarikan oleh HARRY WALUYO 1 2.2661 922 Kaizen Budaya Organisasi — Presentation Transcript  1. perusahaan-perusahaan Jepang selalu mempertimbangkan budaya setempat. sistem produksi. PENDEKATAN BUDAYA DALAM PERUSAHAAN JEPANG • Sejak awal." sedangkan "hard side" meliputi struktural. kalau tidak didukung dengan mindset (budaya) yang memadai. • Ilustrasinya: kita tidak mungkin menerapkan teknologi maju.99 miliar USD. teknologi.2 miliar USD. PENJUALAN GENERAL MOTOR." • Budaya organisasi adalah "soft side.

" Kaizen tidak memerlukan teknik. " yang merupakan perubahan besar dalam mengikuti perkembangan teknologi. KAIZEN • Konsep Kaizen dibagi dalam 3 segmen. • Kompetensi saja tidak cukup. • Intinya: kesadaran bahwa manajemen harus memuaskan pelanggan dan memenuhi kebutuhan pelanggan. sistem. jika perusahaan ingin tetap eksis. yaitu Pertama." yang melibatkan semua anggota dalam hirarkhi perusahaan. dan berkembang. berorientasi pada individu. baik manajemen maupun karyawan. mencoba tindakan baru. ketiga. kedua." yang artinya "penyempurnaan berkesinambungan. BUDAYA ORGANISASI KAIZEN • Budaya organisasi pada masyarakat Jepang disebut "Kaizen." Kedua.usaha yang kreatif. 5  6. • Kunci utama: setiap karyawan dari berbagai tingkatan agar terus menerus menyempurnakan keahlian dan mengembangkan bakat yang dimiliki." • Produk-produk buatan Jepang dikenal dengan kualitasnya yang bagus dengan harga yang kompetitif. • Metode Kaizen: pertama. yang dapat meningkatkan kepuasan kerja. Jika sudah optimal barulah standar dinaikkan. • Tujuannya: menyempurnakan mutu. kedua lakukan "estimasi" seberapa jauh kinerja masih dapat diperbaiki. • Langkah pertama Kaizen. 4. Yang . dan penjadwalan demi kepuasan pelanggan.teknik yang canggih dan investasi yang besar. berorientasi pada manajemen. • Dampaknya akan terlihat pada "proses produksi dan pasar. lebih efisien. KERJA DALAM TIM • Kepuasan yang sebenarnya terletak pada proses perbaikan itu sendiri melalui usaha. dan aman. sebagai upaya pengembangan diri karyawan. 6  7. tercermin dalam bentuk keterampilan karyawan dalam menyampaikan pemikiran dan saran. • Dibandingkan dengan "inovasi. memperoleh laba. biaya. memperbaiki peralatan. Manajemen Jepang umumnya percaya bahwa seorang manajer harus menggunakan 50% waktunya untuk penyempurnaan. menganalisis. memperbaiki prosedur 4  5. tidak terlalu melelahkan. INOVASI . lakukan "review" terhadap "standar kerja" yang berlaku untuk memeriksa kinerja saat ini. melaksanakan. berorientasi pada kelompok "gugus kendali mutu" dan "aktivitas kelompok kecil" untuk mengidentifikasi penyebab masalah. proses. Mulai dengan mengidentifikasi "pemborosan" maupun "aktivitas karyawan. mengubah cara kerja karyawan sehingga karyawan bekerja lebih produktif. Ketiga.KAIZEN • Konsep lain dikenal dengan istilah "Inovasi. Inovasi menggunakan konsep-konsep dan teknik produksi baru yang bersifat dramatis dan sangat menyolok. dan menetapkan standar/ prosedur baru.

7  8. ADOPSI . Jepang berhasil membangun teknologi sejajar dengan dunia Barat. tetapi hasil memfotokopi "prinsip. PRAKTEK MANAJEMEN • Jangan menelan mentah-mentah konsep dan prakek manajemen Barat. Sumber: Dr. • Dalam waktu 25 tahun. dan pengetahuan yang dimiliki guna memperbaiki kelemahan dalam perusahaan.prinsip dasar tersebut dengan budaya setempat akan menghasilkan karya yang lebih indah dari aslinya. Susanto.prinsip dasar" kemudian mewarnai prinsip. • Ilustrasi: hasil foto kopi tidak pernah lebih baik dari aslinya. The Jakarta Consulting Group 10 . • Nilai-nilai modern "diadopsi dan diadaptasi" dengan "budaya setempat. kita harus "memilah dan memilih" yang sesuai dengan "situasi budaya" kita agar menjadi "praktek manajemen" yang unggul. yang kala itu sangat maju teknologinya. khususnya Jerman.diperlukan adalah "kemampuan bekerja dalam Tim" secara efektif dengan memanfaatkan keahlian.ADAPTASI • Belajar dari Jepang mulai dari restorasi Meiji dengan menyerap teknologi dari Barat. 9  10." agar menjadi budaya yang unggul. 8  9.B. kemampuan. A. JATI DIRI BANGSA • Jati diri bangsa dibangun di atas nilai-nilai modern yang "diolah" (diadopsi dan diadaptasi) dengan nilai-nilai tradisi setempat.

Kedua aliran determinisme sering dijadikan excuse untuk menjelaskan posisi kita yang berada di bawah. Hans. diikuti oleh kelas menengah dan kelas atas. Itulah sebabnya anak-anak sekolah (mahasiswa) pelaku tawuran kalau ditanya mengapa mereka tawuran pada umumnya menjawab bahwa mereka merasa tersinggung (respons) atas perbuatan atau perkataan yang dilakukan atau diucapkan oleh pihak lawan (stimulus). Bentuk struktur sosial yang kita inginkan adalah belah ketupat yang didominasi oleh kelas menengah.A. Nah. yang pada dasarnya mengatakan bahwa kita menjadi memble karena kita mewarisi gen-gen ke-memble-an di dalam chromosom sel-sel tubuh kita dari nenek moyang kita secara genetis (faktor keturunan). Ivan berpendapat bahwa manusia tidak ubahnya seperti anjing yang cenderung memberikan respons tertentu untuk setiap stimulus yang datang. Kedua. yang didominasi oleh kelas bawah. Dua pola pikir determinisme yang banyak dianut adalah: Pertama. DAN AJARAN ISLAM Oleh : Jen Z. Transformasi struktur sosial ekonomi dari berbentuk piramida ke belah ketupat dihadapkan dengan kendala pola pikir determinisme yang mendominasi kalangan menengah ke bawah. Ph. pola pikir determinisme berasal dari pakar perilaku Ivan Pavlov. lidah anjing dijulurkan dan air liurnya keluar (respons). KAIZEN. Adalah Ivan Pavlov yang mula-mula mengemukakan teori mengenai terdapatnya hubungan langsung antara Stimulus dan Respons.SEVEN HABITS. anjing tetap saja mengeluarkan air liurnya ketika bel dibunyikan walaupun tidak disertai dengan sekerat daging. Melalui percobaannya dengan anjing yang dikondisikan secara berulang-ulang setiap kali anjing disodori sekerat daging sambil dibunyikan bel (stimulus).D Ketua Program Magister Management STIE IPWI Struktur sosial ekonomi masyarakat kita berbentuk piramida. "genetic determinism". Kalau ditelusuri. dengan sedikit kelas atas dan kelas bawah di kedua ujungnya. "environmental determinism". . Setelah terkondisi. yang mengatakan bahwa kita menjadi memble karena faktor lingkungan.

antara stimulus dan respons terdapat "freedom to choose" (kemerdekaan untuk memilih). "conscience (kata hati). boro-boro menangkap peluang. faktor yang ketiga yaitu keinginan. dan imagination (imajinasi). Bagi manusia. Perokok misalnya mengasosiasikan merokok dengan . Bagi mereka yang tidak mempersiapkan diri. Kalau hanya "knowledge" dan "skill" yang diperlukan. sangat dipengaruhi oleh makna yang kita asosiasikan pada kebiasaan tersebut.Steven R. "skill" (keterampilan) dan "desire" (keinginan). Covey. "self awareness (kesadaran diri). pasti ada hikmahnya bila kita juga mau mempelajari 7 kebiasaan Covey. yang dinamakan kesempatan atau peluang selalu berada di sekeliling kita setiap saat. Presiden Bill Clinton menilai bahwa daya saing bangsa Amerika mulai tergeser oleh bangsa Jepang dan negara-negara industri baru di Asia.Victor Frankl dalam bukunya "Men Search for Meaning" membantah teori Pavlov dengan mengatakan bahwa manusia sangat berbeda dengan anjing. Mengubah kebiasaan mensyaratkan ketiganya. "independent will" (kehendak merdeka). Respons yang kita pilih tergantung pada makna yang kita asosiasikan pada stimulus yang datang. Apakah kebiasaan itu ? Kebiasaan adalah pertemuan antara "knowledge" (pengetahuan). Bukankah Rasulullah Saw pernah bersabda: "Hikmah itu milik orang Islam. Covey. Salah satu cara untuk mengembalikan keunggulan bangsa Amerika menurut Presiden Clinton adalah dengan menerapkan "The Seven Habits of Highly Effective People" (Tujuh Kebiasaan Manusia Yang Sangat Efektif) yang ditulis oleh Dr. Kita memiliki kebebasan untuk memilih respons terhadap setiap stimulus yang datang. karena keberuntungan diperoleh ketika persiapan bertemu dengan kesempatan. Benar bahwa orang-orang yang termasuk kelas menengah ke atas adalah orang-orang yang beruntung. Disadari atau tidak. karena Allah Sang Pencipta melengkapi manusia dengan Furqon (berupa Al Qur'an yang membedakan antara respons yang haq dan yang batil). tentu tidak ada lagi dokter yang merokok. Perbedaan antara orang-orang yang berada di kelas menengah ke bawah dan mereka yang berada di kelas menengah ke atas yang terpenting adalah dalam kebiasaannya. tidak cukup dengan memiliki pengetahuan tentang terdapatnya hubungan negatif antara merokok dengan kesehatan dan mengetahui cara berhenti merokok. Percaya atau tidak. Menghentikan kebiasaan merokok misalnya. dimanapun kamu mendapatkannya ambillah". Hanya mereka yang telah dan selalu mempersiapkan diri sajalah yang dapat mengenali dan menangkap setiap peluang yang datang. Kalau bangsa Amerika saja yang sudah maju mau belajar dari Steven R. bahkan peluang yang nyata-nyata disodorkan ke depan hidungnya pun disia-siakan karena tidak menyadari bahwa yang ada di depan hidungnya itu adalah peluang.

Kebiasaan kedua adalah kebiasaan memiliki visi. Dahulukan Yang Harus Didahulukan.kenikmatan. merupakan fungsi dari kemampuan kita memanfaatkan karunia Allah berupa Furqon (berupa Al Qur'an yang membedakan antara respons yang haq dan yang batil). Kebiasaan ini menunjukkan arah dan cara menjalani hidup serta menentukan hal-hal yang penting dalam hidup. Allah berfirman dalam Surat Ar-Rad 13:11 "Sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan diri mereka sendiri". Proaktif berarti suatu keyakinan bahwa apa pun yang kita peroleh dalam hidup merupakan akibat pilihan respons kita sendiri. "self awareness" (kesadaran diri). Islam mengajarkan pentingnya goal setting ketika Rasulullah Saw menyatakan setiap perbuatan tergantung niatnya. Dengan kata lain. Mulai Dengan Akhir Dalam Pikiran. Berikut ini adalah 7 kebiasaan manusia yang sangat efektif. Kebanyakan orang berpikir bahwa ketidakbahagiaan mereka disebabkan karena apa yang terjadi pada diri mereka. sesungguhnya manusia dalam kerugian. Allah Swt berfirman dalam Surat Al Mu'minun 23:1-3 "Sungguh berhasil orang-orang mukmin. Proaktif. Kebiasaan Ketiga. yaitu orang-orang yang khusyu' dalam sholat mereka dan orang-orang yang berpaling dari perbuatan dan percakapan yang sia-sia". Juga dalam Surat Al Insyirah 94:7-8 "Maka apabila engkau telah selesai (dari suatu urusan). misi dan tujuan. conscience (kata hati) dan "imagination" (imajinasi). disiplin dan komitmen. maka kerjakanlah (urusan yang lain) dengan . Padahal yang benar adalah karena cara mereka memberi makna atas apa yang terjadi. Kebiasaan Kedua. Kebiasaan Pertama. Selalu ada pilihan untuk bereaksi secara positif terhadap situasi yang bagaimanapun negatifnya. dan dalam surat Al-'Ashr 103:1-3 "Demi waktu. saling berwasiat dengan kebenaran dan saling berwasiat dengan kesabaran". Mendahulukan yang utama merupakan kebiasaan yang menuntut integritas. Kebiasaan pertama merupakan kesadaran bahwa antara stimulus dan respons terdapat "freedom to choose". Proaktif bukan sekedar berinisiatif. kebiasaan proaktif menyatakan bahwa kitalah pemrogram kehidupan kita sendiri. "independent will" (kehendak merdeka). Kemampuan untuk memilih respons seperti yang dikemukakan di atas. kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh. Kebiasaan ketiga merupakan perwujudan dari kemerdekaan memilih hanya melakukan hal-hal penting yang telah ditentukan pada kebiasaan kedua. sedangkan bukan perokok mengasosiasikan merokok dengan penderitaan. Kebiasaan mulai dengan akhir dalam pikiran mengajarkan agar kita menuliskan programnya.

Allah berfirman dalam Surat Al Zalzalah 99:7-8 "Barangsiapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah. adalah seumpama sebuah biji yang menumbuhkan tujuh tangkai. Berusaha Mengerti Lebih Dulu . berarti 700 kali lipat. Wujudkan Sinergi. Petani yang berhasil mengetahui rahasia hidup tersebut. Kebiasaan Keenam. integritas (menyesuaikan perbuatan dengan kata). niscaya dia akan melihat balasannya dan barangsiapa mengerjakan keburukan seberat zarrah. Berpikir menang-menang berasal dari karakter yang dicirikan dengan kejujuran (menyesuaikan kata dengan perbuatan). memupuk. dia akan melihat balasannya" dan dalam Surat Ar-Rahman 55:60-61 "Tiadalah balasan kebaikan. Rasulullah Saw bersabda bahwa tangan di atas lebih mulia daripada tangan yang di bawah. menjaga tanaman padi dari serangan hama dan penyakit sampai tiba saat memanen. Bersinergi berarti keseluruhan lebih bernilai daripada jumlah bagian-bagiannya. tetapi ia terus memberi dengan menyemaikan benih. Khalifah Umar bin Khattab pernah berujar bahwa kejahatan yang terorganisir dapat mengalahkan kebaikan yang tidak terorganisir.sungguh-sungguh dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap". berpikir menang-menang dan berusaha mengerti lebih dulu baru dimengerti. Yang harus diingat adalah agar dapat bersinergi setiap anggota memiliki lima kebiasaan di atas yaitu proaktif. dari satu butir berkembang menjadi tujuh tangkai dan masing-masing tangkai menghasilkan seratus butir. Kebiasaan Keempat. menanam. dan Allah melipatgandakan bagi siapa yang dikehendaki-Nya. sehingga ketika ia bersawah ia tidak meminta sawah agar memberinya panenan. Juga dalam Surat Al Baqarah 2:261 "Perumpamaan orang yang memberi di jalan Allah. menyirami.Baru (minta) Dimengerti. dan mentalitas kelimpahan (keyakinan bahwa karunia Allah tersedia tanpa batas bagi siapapun yang mengikuti sunnatullah atau "causality law"). mulai dengan akhir dalam pikiran. pada tiap tangkai itu berisi seratus biji. Berpikir Menang-Menang. kematangan (keseimbangan antara ketegasan dan toleransi). Kebiasaan ketiga menekankan pentingnya memanfaatkan waktu. Kebiasaan kelima menunjukkan bahwa "the secret of living is giving" (rahasia kehidupan adalah memberi). Dengan terus memberi. Allah Swt mengingatkan agar kita hanya bersinergi dalam melakukan kebaikan bukan dalam berbuat dosa dan permusuhan (Al Maidah 5:2). melainkan kebaikan pula. Kebiasan Kelima. . dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui. dahulukan yang utama. maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan". Mengenai pentingnya bersinergi. petani mendapat balasan yang berlipat ganda.

tukang bakso yang sejak umur 17 tahun mulai mendorong gerobak bakso dan masih mendorong gerobak bakso yang sama setelah mencapai usia 40 tahun. … and try again" "I will persist until I succeed". Action (if you don't do anything you will be a dreamer or a member of NATO. atau tukang bakso yang ketika usia 17 tahun mendorong gerobak bakso. dan Kolonel Sanders yang telah ditolak sebanyak 1009 kali sebelum memulai bisnis Kentucky Fried Chicken-nya. Achievable. Experimentation. Know what you want (SMART = Specific. Amal perbuatan yang paling disukai Allah adalah amal yang dilakukan terus menerus walaupun sedikit. and Time-limit). try." Orang Jepang sangat menekankan pentingnya melakukan perbaikan diri secara terus menerus (Kaizen). mintalah kepada Allah dengan sabar dan salat. Mana yang lebih sabar. Ada empat langkah experimentation: 1. Daripada melakukan "trial and error" melalui experimentation. Dalam buku "Strategic Management". mental. Orang yang sabar adalah orang yang tabah melakukan experimentation untuk terus meningkatkan kualitas iman. Orang Islam adalah orang yang hari ini lebih baik daripada kemarin dan hari esoknya lebih baik dari hari ini. Reasonable. pikir. sosial / emosional. Benchmarking. 2. If not.Kebiasaan Ketujuh. Mengasah Gergaji. Allah Swt berfirman dalam Surat Al Baqarah 2:153 "Hai orang-orang yang beriman. sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar". Rasulullah mengajarkan agar kita terus mengasah gergaji fisik. kerja dan karyanya (5k). Filosofi experimentation adalah "if you fail at the first time. change your approach. 3. Dess dan Miller mengemukakan tiga metode Kaizen. ada cara lain yang lebih mempercepat perjalanan menuju tempat yang kita inginkan yaitu . Repeat the process over again until you get what you want. Contoh paling bagus untuk experimentation adalah keberhasilan Thomas Alpha Edison setelah melakukan 10 ribu kali percobaan untuk menemukan bola lampu. 4. sehingga tidak memiliki waktu tersisa untuk mencari-cari aib orang lain. no action talk only). Measurable. try. setelah berusia 40 tahun memiliki waralaba bakso di setiap mal ? Kedua. hidup. dan spiritual kita ketika beliau bersabda: "Orang Islam adalah orang yang begitu sibuk memperbaiki diri. Observe whether your action leads you to what you want or not. Pertama.

karena hikmah itu milik orang Islam.dengan "benchmarking". Measurable. Oleh karena itu kadang-kadang diperlukan melakukan "oursourcing" yaitu mengambil "source from outside" atau meminta bantuan pihak lain atau men-subkontrak-kan hal-hal yang dapat dilakukan oleh pihak lain sepanjang memenuhi tiga kriteria berikut: kualitasnya tinggi (high quality). Rasulullah sendiri. harganya murah (low price). Mitsubishi. 4. Outsourcing. Toyota. Benchmarking disebut juga "role modelling" atau "reverse engineering". Korea dan Taiwan mengikuti jejak yang telah dilakukan Jepang. Allah menyuruh kita menerapkan benchmarking dalam Surat Al Ahzab 33:21 "Sungguh pada diri Rasulullah itu terdapat teladan (role model) yang baik bagimu. 3. organization. Sony dan Hitachi membanjiri pasar mereka. Know what you want (SMART = Specific. Empat langkah benchmarking: 1. Do the same thing as the model does or do it even better until you get what you want. Achievable. Wajar jika Allah Swt dalam Surat Ar-Rahman berulang-ulang mengajukan pertanyaan: "Dan nikmat Tuhanmu yang mana lagikah . 2. bagi orang orang yang mengharap rahmat Allah dan hari kemudian dan banyak mengingat Allah". or firm) that has got what you want. Metode Kaizen yang ketiga merupakan suatu kesadaran bahwa betapa pun hebatnya seseorang tidak akan unggul dalam semua aspek kehidupan. and Time-limit). Singapore. menyuruh agar kita mengambil hikmah dari siapapun dan dari manapun. telepon. Fadel Muhammad dengan Bukaka Tekniknya memiliki ruang yang disebutnya "Sontek Room" untuk menyontek penyontek sehingga garbarata buatan Bukaka Teknik mulai digunakan di bandara negara yang diconteknya. komputer. dan pengirimannya tepat waktu (just-in-time delivery). Find a model (someone. Observe what the model does. Hampir semua penemuan yang berguna bagi ummat manusia yang dilakukan melalui metode experimentation oleh bangsa Amerika atau Eropa seperti mobil. Begitupun suatu organisasi atau perusahaan tidak mungkin unggul dalam semua hal. seperti dikemukakan di atas. Alangkah indahnya ajaran Islam. Ketiga. dan televisi telah di-benchmarking oleh bangsa Jepang sehingga bangsa Amerika dan Eropa sendiri merasa terkaget-kaget melihat merk Jepang seperti Honda. Allah Swt menyuruh kita melakukan "outsourcing" ketika berfirman dalam Surat An Nahl 16:43 "Bertanyalah kamu kepada mereka yang berilmu. Bangsa Jepang dikenal sebagai the greatest benchmarker in the world. Reasonable. jika kamu tidak mengetahui".

3. Daily Reflections for Highly Effective People: Living the 7 Habits of Highly Effective People Every day 2. 1982. Al Qur'an dan Hadits Rasulullah. John Naisbit.99 miliar USD.2 miliar USD. Stephen R. mensyukuri nikmat-Mu". 2011 // Leave Your Comment Illustrasi: PENJUALAN GENERAL MOTOR. niscaya Kami akan menambah nikmat kepadamu. Covey : 1990. Budaya Organisasi Jepang June 23. sedangkan penjualan Toyota meraih keuntungan 10. Ajarilah aku Ya Allah." Lagu yang sering dinyanyikan anak saya dari Bimbo layak untuk direnungkan: "Ajarilah aku ya Allah. 7 Habits of Highly Effective People 1992. DAN TOYOTA Penjualan General Motor dan Ford tahun 2006 menurun 3 miliar USD dan 6. Daftar Pustaka 1. Kaizen. mengenali karunia-Mu. agar aku dapat selalu. sungguh azab-Ku amat keras. . Principle-Centered Leadership 1994. begitu sedikit yang kusadari.yang kamu dustakan?" Dan dalam Surat Ibrahim 14:7 "Sungguh jika kamu bersyukur. FORD. Megatrends: Ten New Directions Transforming Our Lives. berterima kasih kepada-Mu. dan jika kamu mengingkarinya. begitu banyak yang Kau beri.

menganalisis. dan aman. jika perusahaan ingin tetap eksis. Jepang unggul karena menggunakan pendekatan adaptasi budaya dalam penjualan produknya. lebih efisien. yaitu Pertama. Tujuannya: menyempurnakan mutu.teknik yang canggih dan investasi yang besar. sistem.” sedangkan “hard side” meliputi struktural. Dampaknya akan terlihat pada “proses produksi dan pasar.” Produk-produk buatan Jepang dikenal dengan kualitasnya yang bagus dengan harga yang kompetitif. Langkah pertama Kaizen. Inovasi menggunakan konsep-konsep dan teknik produksi baru yang bersifat dramatis dan sangat menyolok. biaya. dan menetapkan standar/ prosedur baru.” yang melibatkan semua anggota dalam hirarkhi perusahaan. kedua.PENDEKATAN BUDAYA DALAM PERUSAHAAN JEPANG      Sejak awal. lakukan “review” terhadap “standar kerja” yang berlaku untuk memeriksa kinerja saat ini. Jika sudah optimal barulah standar dinaikkan. BUDAYA ORGANISASI KAIZEN     Budaya organisasi pada masyarakat Jepang disebut “Kaizen. memperoleh laba. Metode Kaizen: pertama. Mulai dengan mengidentifikasi “pemborosan” maupun “aktivitas karyawan. dan desain. berorientasi pada . Keunggulan kompetitif produk Jepang adalah budaya organisasi yang akan menjadi “keydrivers.” Budaya organisasi adalah “soft side. tidak terlalu melelahkan. ketiga. melaksanakan.” yang artinya “penyempurnaan berkesinambungan. ” yang merupakan perubahan besar dalam mengikuti perkembangan teknologi. mencoba tindakan baru.” Kaizen tidak memerlukan teknik. proses. Intinya: kesadaran bahwa manajemen harus memuaskan pelanggan dan memenuhi kebutuhan pelanggan. memperbaiki prosedur INOVASI – KAIZEN      Konsep lain dikenal dengan istilah “Inovasi. teknologi. memperbaiki peralatan. Ilustrasinya: kita tidak mungkin menerapkan teknologi maju. Manajemen Jepang umumnya percaya bahwa seorang manajer harus menggunakan 50% waktunya untuk penyempurnaan. Ketiga. KAIZEN  Konsep Kaizen dibagi dalam 3 segmen. berorientasi pada kelompok “gugus kendali mutu” dan “aktivitas kelompok kecil” untuk mengidentifikasi penyebab masalah. berorientasi pada manajemen. dan berkembang. kedua lakukan “estimasi” seberapa jauh kinerja masih dapat diperbaiki. mengubah cara kerja karyawan sehingga karyawan bekerja lebih produktif. dan penjadwalan demi kepuasan pelanggan. kalau tidak didukung dengan mindset (budaya) yang memadai.” Kedua. baik manajemen maupun karyawan. perusahaan-perusahaan Jepang selalu mempertimbangkan budaya setempat. ketika mengadopsi sistem kualitas. Dibandingkan dengan “inovasi. sistem produksi.

go. Kunci utama: setiap karyawan dari berbagai tingkatan agar terus menerus menyempurnakan keahlian dan mengembangkan bakat yang dimiliki. Yang diperlukan adalah “kemampuan bekerja dalam Tim” secara efektif dengan memanfaatkan keahlian. PRAKTEK MANAJEMEN   Jangan menelan mentah-mentah konsep dan prakek manajemen Barat. kemampuan. Dalam waktu 25 tahun. dan pengetahuan yang dimiliki guna memperbaiki kelemahan dalam perusahaan. individu. tercermin dalam bentuk keterampilan karyawan dalam menyampaikan pemikiran dan saran.blogspot. Kompetensi saja tidak cukup.id) http://edyarmalik. Sumber: Dr. kita harus “memilah dan memilih” yang sesuai dengan “situasi budaya” kita agar menjadi “praktek manajemen” yang unggul.usaha yang kreatif. yang kala itu sangat maju teknologinya.” agar menjadi budaya yang unggul. khususnya Jerman. ADOPSI – ADAPTASI   Belajar dari Jepang mulai dari restorasi Meiji dengan menyerap teknologi dari Barat. A.com/2011/11/gemba-kaizen. The Jakarta Consulting Group Disarikan oleh: Harry Waluyo (www.prinsip dasar tersebut dengan budaya setempat akan menghasilkan karya yang lebih indah dari aslinya.html .B. Susanto. yang dapat meningkatkan kepuasan kerja. Jepang berhasil membangun teknologi sejajar dengan dunia Barat. Ilustrasi: hasil foto kopi tidak pernah lebih baik dari aslinya. KERJA DALAM TIM   Kepuasan yang sebenarnya terletak pada proses perbaikan itu sendiri melalui usaha. Nilai-nilai modern “diadopsi dan diadaptasi” dengan “budaya setempat. tetapi hasil memfotokopi “prinsipprinsip dasar” kemudian mewarnai prinsip.budpar. JATI DIRI BANGSA   Jati diri bangsa dibangun di atas nilai-nilai modern yang “diolah” (diadopsi dan diadaptasi) dengan nilai-nilai tradisi setempat. sebagai upaya pengembangan diri karyawan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful