P. 1
Pengertian Gender Dan Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan

Pengertian Gender Dan Pengarusutamaan Gender Dalam Pembangunan

|Views: 1,556|Likes:

More info:

Published by: Ella 'Lhaa' Yunita Virman on Mar 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2013

pdf

text

original

PENGERTIAN GENDER DAN PENGARUSUTAMAAN GENDER DALAM PEMBANGUNAN

Apakah yang Dimaksud dengan Gender ?
Gender secara keliru sering diartikan sebagai jenis kelamin, sehingga kedua kata ini perlu dipahami pengertiannya secara benar. Jenis kelamin atau seks adalah penan-daan individu manusia ke dalam kategori laki-laki dan perempuan berdasar karakteristik biologis (genital eksternal dan organorgan seks internal), genetik (kromosom) dan hormon. Gender diartikan sebagai perbedaan-perbedaan sifat, peranan, fungsi, dan status antara laki-laki dan perempuan yang tidak berdasarkan pada perbedaan biologis, tetapi berdasarkan pada relasi sosial budaya yang dipengaruhi oleh struktur masyarakatnya yang lebih luas. Gender merupakan hasil konstruksi sosial budaya dan dapat berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Peran gender bersifat dinamis, dipenga-ruhi oleh umur (generasi tua dan muda, dewasa dan anakanak), ras, etnik, agama, lingkungan geografi, pendidikan, sosial ekonomi dan politik. Oleh itu, karenanya perubahan peran gender sering terjadi sebagai respon terhadap perubahan kondisi sosial ekonomi, budaya, sumberdaya alam dan politik termasuk perubahan yang diakibatkan oleh upayaupaya pembangunan atau penyesuaian program struktural (structural adjustment program) maupun pengaruh dari kekuatan-kekuatan di tingkat nasional dan global.

 Kapasitas biologis perempuan (bersifat kodrati) dalam melahirkan anak dijadikan rasional terhadap penentuan peranan bahwa perempuan hanya pantas berperan dalam kegiatan domestik dan dianggap tidak pantas berperan dalam sektor publik (masyarakat dan negara). Oleh karenanya. sesuai dengan peranan dan statusnya dalam keluarga. adanya bias gender menjadikan perempuan belum memperoleh manfaat pembangunan yang sama seperti halnya laki-laki. tanggungjawab serta status laki-laki dan perempuan dalam berbagai aspek kehidupan. keduanya bisa menjalankan peran baik di sektor domestik maupun publik. termasuk dalam pembangunan.  Pandangan atau persepsi dimana perbedaan biologis antara laki-laki dan perempuan dianggap sebagai suatu pembenaran terhadap pembedaan hak-hak dan kesempatan bagi keduanya.  Dalam kenyataan kehidupan sehari-hari. masyarakat. Apa dan Mengapa PUG Perlu untuk Pembangunan? . Namun. Persepsi ini merupakan bias gender yang mengurangi kesempatan dan kontribusi perempuan dalam pembangunan yang dianggap berada di sektor publik. laki-laki dan perempuan. pembangunan harus memberi hak-hak dan kesempatan yang sama bagi keduanya.Mengapa Gender Dipermasalahkan ?  Permasalahannya terletak pada persepsi dimana perbedaan secara biologis antara laki-laki dan perempuan dipandang menjadi nilai-nilai dan norma tentang kepantasan peran. dan negara.

monitoring dan evaluasi program/ proyek/ kegiatan pembangunan pertanian . pelaksana-an. pemantauan dan evaluasi. yaitu suatu kondisi yang adil (equity) dan setara (equality) dalam hubungan kerjasama antara perempuan dan laki-laki (relasi gender). pelatihan pendidikan formal dan non formal pertanian) Tepat teknik. dapat ditingkatkan ketepatan desain peren-canaan. menerapkan PUG berarti:    meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemanfaatan sumberdaya pemba-ngunan pertanian. dimana aspek gender terintegrasi dalam pe-rumusan kebijakan program dan kegi-atan melalui perencanaan. generasi tua dan muda.  PUG bertujuan untuk menciptakan kesetaraan dan keadilan gender. pelaksanaan. . metode dan pende-katan implementasi pembangunan pertanian. Tepat metode dan teknik pen-didikan pembangunan pertanian (penyuluhan. mengakselerasi peningkatan status ekonomi dan kesejahteraan keluarga/ rumahtangga tani mengakselarasi peningkatan kesejah-teraan masyarakat dan bangsa. Tepat penciptaan dan pengem-bangan inovasi hasil-hasil peneli-tian yang memenuhi kebutuhan dan aspirasi pelaku agribisnis.  Melalui penerapan PUG. yang berarti:     Tepat sasaran pemanfaat pemba-ngunan (pelaku agribisnis): laki-laki dan perempuan.  Dengan demikian. Pengarusutamaan gender (gender mainstreaming) adalah strategi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam pembangunan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->