P. 1
Laporan Kimor Isolasi Kurkumin Dari Kunyit

Laporan Kimor Isolasi Kurkumin Dari Kunyit

|Views: 731|Likes:
Published by Dias Mandala

More info:

Published by: Dias Mandala on Mar 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/25/2015

pdf

text

original

LAPORAN KIMIA ORGANIK

KROMATOGRAFI KOLOM & KROMATOGRAFI LAPIS TIPIS
Isolasi Kurkumin dari Kunyit (Curcuma Longa L)

Oleh :

Dias Mandala Nurhutama 10609056
Asisten:

Nila Tania Berghuis 20509041 Tanggal Percobaan: 14 Oktober 2010 Tanggal Pengumpulan: 28 Oktober 2010

LABORATORIUM KIMIA ORGANIK JURUSAN KIMIA FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG 2010

Menentukan tiga komponen pada isolasi kunyit melalui metode kromatografi kolom. merupakan pelarut organik atau campuran beberapa pelarut organik. Menentukan Rf dari ketiga komponen senyawa kurkumin hasil isolasi kunyit dengan media Kromatografi Lapis Tipis (KLT) II . 2. Dua fasa tersebut adalah fasa diam yaitu fasa yang tidak bergerak. Kromatografi Kolom . TEORI DASAR Kromatografi adalah cara pemisahan dua atau lebih senyawa atau ion berdasarkan perbedaan migrasi dan distribusi senyawa atau ion-ion tersebut di dalam dua fasa yang berbeda. Gambar 1. menggunakan adsorben sillika gel karena kolom yang dibentuk dengan silika gel memiliki tekstur dan struktur yang lebih kompak dan teratur.I. Kromatografi kolom bertujuan untuk memisahkan pigmen –pigmen yang terdapat di tumbuhan. TUJUAN 1. Contohnya mengisolasi komponen kurkumin dari campurannya. umumnya senyawa yang digunakan adalah silica gel (SiO2) dan alumina (Al2O3) dan fasa kedua adalah fasa gerak yaitu fasa yang membawa komponen-komponen yang akan dipisahkan.

Zingiberen 25%.1 cm 1.5 cm . dan kalsium) sisanya. R2 = H 1 . borneol dan sineil ) Lemak 1 -3 %. turmeron. Protein 30%.5 % Bisdemetoksikurkumin: R1 = R2 = H sisanya Minyak asiri / Volatil oil (Keton sesquiterpen.zat manfaat lainnya.42 5 0.95 97:3 99:1 4 cm 4 cm 1. sabinen.7 cm 2. tumeon 60%. desmetoksikumin dan bisdesmetoksikurkumin dan zat. DATA PENGAMATAN Eluen CH2Cl2 : MeOH Jarak garis-garis Jarak garis ke noda 1 noda 2 1. Pati 8%. felandren.7 0.27 5 0.Kunyit mengandung senyawa yang berkhasiat obat. Kandungan Zat : Kurkumin : R1 = R2 = OCH3 10 % Demetoksikurkumin : R1 = OCH3. Gambar 2.6 3 0. yang disebut kurkuminoid yang terdiri dari kurkumin. Vitamin C 45-55%. Strukutur Senyawa Kunyit III.37 5 2 0.8 cm Rf 1 0.4 cm noda 3 2. Karbohidrat 3 %. Garamgaram Mineral (Zat besi.8 cm 3. fosfor.

6 Noda 3 : Rf = 0.825 .425 Noda 3 : Rf 3 = 2.275 Noda 2 : Rf 2 = 1. PERHITUNGAN Panjang eluen : 4 cm Eluen CHCl2 : MeOH = 97 :3 • • • Noda 1 :Rf 1 = 1.IV.375 Noda 2 : Rf 2 = 0.326 Rf II = 0.1 / 4 = 0.95 Rata-rata Rf I = 0.7 Eluen CH2Cl2 : MeOH = 99 : 1 • • • Noda 1 : Rf 1 = 1.7/4 = 0.5125 Rf III = 0.5/4 = 0.8 / 4 = 0.

Dalam proses pembuatan kolom bagian dasar buret dibalut tissue yang telah diberi aseton untuk menghilangkan gelembung udara. komponen berwarna orange adalah bis-demetoksi kurkumin dan komponen berwarna kuning kehijauan adalah kurkumin. PEMBAHASAN Pada percobaan. untuk pengisolasian kurkumin dari kunyit digunakan diklorometana. Pada pengamatan terbentuk tiga komponen berwarna merah kecokelatan. Komponen yang berwarna merah kecokelatan adalah demetoksi kurkumin. Penambahan n-heksana bertujuan menjenuhkan larutan yang nantinya akan memadatkan residu dan disaring menggunakan penyaringan vakum. Interaksi antar molekul non polar ini akan melarutkan senyawa yang terkandung dalam kunyit termasuk kurkumin. Adsorben silika gel harus terus basah karena. Proses refluks bertujuan untuk mengekstrak kurkumin. jika dibiarkan kering. Berarti pada saat percobaan terjadi ikatan hidrogen dengan kurkumin sehingga interaksi lemah dan membentuk ikatan antara kurkumin dengan silika gel. Aseton akan menyerap panas dari buret dan terjadi penurunan suhu sehingga gelembung naik ke permukaan. Bila diurutkan dari segi kepolaran. Senyawa organik yang terkandung dalam kunyit cenderung bersifat non polar karena itu diklorometana yang merupakan pelarut bersifat non polar digunakan. Hasil penyaringan berupa kurkumin. Selain itu. . juga untuk memudahkan proses elusi (larutan melewati kolom) dalam kolom. kurkuminm dan bis-demetoksi kurkumin. orange. kolom yang terbentuk dari silika gel bisa retak. Setelah penyaringan vakum dilakukan distilasi pada penangas air. Ada yang masih tertinggal dari komponen seharusnya atau ada yang terlalu cepat dari komponen yang seharusnya. Distilasi ini bertujuan untuk menguapkan diklorometana sehingga terbentuk residu kuning kemerahan. Tetapi pemisahan yang terjadi tidak merata. yang paling polar adalah demetoksi kurkumin.V. Kemungkinan hal ini disebabkan oleh perbedaan laju dari tiap komponen. kuning kehijauan. Suhu larutan ketika refluks jangan terlalu tinggi supaya semua kurkumin dapat terekstrak sempurna. sehingga proses pemisahan zat tidak berjalan optimal.

Kurkumin terdiri dari tiga komponen yaitu demetoksi kurkumin yang berwarna merah kecokelatan.VI. Rf komponen kurkumin Rf I = 0. bis-demetoksi kurkumin yang berwarna orange dan kurkumin yang berwarna kuning kehijauan.326 (demetoksi kurkumin) Rf II = 0.5125 (bis-demetoksi kurkumin) Rf III = 0.825 (kurkumin) . 2. KESIMPULAN 1.

Prinsip-2 Kimia Modern/1 Ed.iptek. Halaman 342-343. Diakses Jakarta : pada . Jeffery. Halaman 20-28. Inc. Bandung : Laboratorium Kimia Organik Program Studi Kimia.id/ind/pd_tanobat/view. Halaman 216-233 Oxtoby. Erlangga. 2001.DAFTAR PUSTAKA DW2010. tanggal 20 Oktober 2010. 5th ed. Gillis.4 Terjemahan. Vogel’s Textbook of Quantitaive Chemical Analysis. Nachtrieb. http://www.php?mnu=2&id=2.net. 2010. Penuntun Praktikum Kimia Organik (KI2051) Biologi/Mikrobiologi.H et all. John Wiley & Sons. G.1989.

LAMPIRAN Kromatografi Kolom Hasil Kelompok Kecil 1 Hasil Kelompok Kecil 2 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->