P. 1
PENETRASI PASAR

PENETRASI PASAR

|Views: 369|Likes:
Published by Jhon Wijaya

More info:

Published by: Jhon Wijaya on Mar 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/20/2014

pdf

text

original

STRATEGI PENETRASI PASAR

Adalah suatu strategi untuk meningkatkan penjualan atas produknya, dan pasar yang telah tersedia melalui usaha-usaha pemasaran yang lebih agresif Atau usaha untuk meningkatkan penguasaan pasar oleh perusahaan dan sekaligus meningkatkan volume penjualan serta segmen pasar

1. Perusahaan berusaha merangsang konsumen agar meningkatkan pembeliannya, yaitu membeli lebih banyak dan lebih sering. Melalui Promosi harga, iklan, publisitas, perluasan distribusi sangat membantu kegiatan ini. 2. Menarik atau mempengaruhi konsumen saingan. 3. Menarik yang bukan pemakai atau calon konsumen yang berada dalam lingkungan pasar.

Strategi Penetrasi Pasar
a. Strategi Rapid Skimming

menetapkan tingkat harga penjualan yang tinggi untuk mendapatkan laba yang setinggitingginya sebelum pesaing memasuki pasar dengan produk yang sama Promosi yang tinggi guna a. menyakinkan konsumen bahwa produk yang dibeli sesuai dengan harga yang mereka bayar. b. menarik calon pembeli sebanyak-banyaknya c. mempercepat usaha penyusupan atau penetrasi pasar.

Sebagian besar potensi pasar yang belum mengenal produk Calon konsumen yang telah mengenal produk akan tertarik untuk memiliki produk tersebut dan memiliki kesanggupan untuk membayar harga yang diminta Perusahaan menghadapi persaingan yang potensial dan bertujuan untuk membangun preferensi merek ( brand preference) .Strategi Rapid Skimming hanya dapat dilaksanakan dengan menggunakan assumsi 1. 2. 3.

Luas pasar relatif terbatas 2. Calon konsumen bersedia membayar harga yang diminta 4. Kemungkinan ancaman para pesaing kecil . Tujuan penetapan promosi yang rendah adalah agar dapat dicapai efisiensi pemasaran sehingga diperoleh laba yang tinggi Strategi Slow Skimming hanya dapat dilaksanakan dengan menggunakan assumsi 1.Menetapkan harga penjualan yang tinggi dan kegiatan promosi yang rendah. Sebagian besar pasar telah mengenal produk itu 3.

Biaya produksi per unit cendrung menurun dengan bertambahnya jumlah produksi dan pengalaman kerja . Calon konsumen umumnya peka terhadap harga 4. Luas pasar relatif cukup besar 2.Menetapkan harga produk yang rendah dan kegiatan promosi yang tinggi. Strategi Rapid Penetrasi dapat dilaksanakan dengan menggunakan assumsi 1. Kemungkinan ancaman para pesaing cukup besar 5. Umumnya pasar itu belum mengenal produk 3. agar dapat menyusup/ memasuki pasar secepat-cepatnya sehingga diperoleh share pasar sebesarbesarnya.

Pasar umumnya sangat mengenal produk 3. Luas pasar relatif cukup besar 2. Kemungkinan ada ancaman dari para pesaing .Menetapkan harga jual dan promosi yang rendah Harga yang rendah agar perusahaan dapat merangsang pasar untuk menyerap produk dengan cepat. Pasar umumnya sangat sensitif terhadap harga 4. dan menjaga agar biaya promosinya tetap rendah sehingga laba bersih dapat diperoleh cukup besar Strategi Slow Penetration dapat dilaksanakan dengan menggunakan assumsi 1.

produk baru atau produk lama Diversifikasi Produk upaya yang dilakukan pengusaha/produsen/perusahaan untuk mengusahakan atau memasarkan beberapa produk yang sejenis dengan produk yang sudah dipasarkan sebelumnya.Diversifikasi Produk Diversifikasi produk adalah penganeka ragaman produk (barang dan jasa) baik yang sejenis maupun tidak sejenis. .

ciptade . Wipol pembersih lantai. Detergen Daia. WINGS : . WINGS PRODUK DARI PT.Mie Sedap.Meningkatkan daya saing .Meningkatkan pendapatan /penjualan . Sabun Colek Wings Biru.Menguasai market share Contoh perusahaan PT.Alasan Perusahaan Melakukan Diversifikasi Produk .

Modifikasi kualitas Perubahan daya tahan produk. keefektifan. 2. Modifikasi produk adalah mengubah satu atau lebih dari karakteristik produk 1.Modifikasi Produk Pemasar harus memutuskan jika dan kapan memodifikasi produk yang ada. Modifikasi model Perubahan estetika produk lebih dari perubahan kualitas atau perubahan fungsi . atau keamanan 3. kenyamanan. Modifikasi Fungsi Mengubah keanekagunaan produk.

Produk yang sama jenisnya dengan model baru 3.Pengenalan/ Pengembangan Produk Baru Produk baru adalah barang dan jasa yang pada pokoknya berbeda dengan produk yang telah dipasarkan Produk baru penting untuk mampu mempertahankan tingkat pertumbuhan dan keuntungan perusahaan serta untuk menggantikan produk-produk yang sudah lama Kriteria Produk baru 1. Produk yang betul-betul baru. Produk tiruan yang baru bagi perusahaan tetapi tidak baru bagi pasar mis. tidak ada produk substitusinya 2. Kamera otomatis Polaraid (sekali jadi) .

Baru bagi dunia produk (New to the world product) Produk ini akan menciptakan suatu pasar yang baru secara keseluruhan Mis TV. Telepon. Komputer 2.Ada 6 kategori produk baru 1. disediakan untuk memasuki pasar yang sudah terbentuk Mis : Indofoot memasuki segmen pasar super mie dengan menawarkan berbagai jenis rasa ( Kari ayam. Lini produk baru (New product lini) Produk ini belum pernah ditawarkan oleh perusahaan sebelumnya. mie goren dll ) .

Produk dengan harga yang lebih murah (Lower priced products) produk yang serupa dengan merk bersaing dengan harga lebih rendah. Harga yang ditawarkan lebih murah dibandingkan dengan mesin fotocopy berwarna yang konservensional . Tambahan dari lini produk yang sudah ada (Additions to existing product lines) yaitu meliputi produk baru yang merupakan tambahan dari line produk yang sudah ada sebelumnya. Mis : Hewlet Packard Company memperkenalkan kombinasi produk antara mesin scanner.3. printer dan mesin fakmile. Memposisikan kembali produk-produk (Repositiond products) di pasaran 6. Peningkatan atau perbaikan produk yang telah ada (Improvements or revisions of existin product) 5. 4. fotocopy.

c. Faktor Keberuntungan Faktor Keahlian Faktor penafsiran tehadap informasi yang ada b.Faktor yang mempengaruhi keberhasilan pengenalan produk a. .

para ahli. 1. 2. Tahap Tahap Tahap Tahap Tahap Penyaringan Analisa Bisnis Pengembangan Pengujian Komersialisasi Tahap Penyaringan Pemilihan sejumlah ide dari berbagai sumber informasi ( manajer perusahaan.konsumen dll) . pesaing.1. perantara . 4. 5. 3.

Break even dan payback b. Return On Invesment c. Tahap Analisa Bisnis Menganalisa secara bisnis terhadap ide untuk mengetahui sampai sejauh mana kemampuan ide dapat menghasilkan laba Beberapa teknik untuk mengukur kemampuan laba dari pengembangan produk : a. Project Numbers (angka project) . Discounted rate of return d.2.

pengujian terhadap kesukaan konsumen c. Tahap Pengembangan dan Pengujian a. Tahap Komersialisasi Semua fasiltas sudah disiapkan baik fasilitas produksi maupun pemasarannya. Tes penggunaannya e. Penilaian laboratoris d. semua kegiatan harus dikoordinasikan dengan baik. Operasi pabrik percontohan 4. Pengujian tentang konsep produk b.3. .

Kelebihan kapasitas. produsen berusaha untuk menciptakan produk baru untuk menciptakan permintaan baru 3. apabila produsen tidak ingin ditinggalkan oleh pelanggannya maka ia harus dapat mengikuti perubahan selera konsumen tersebut. 2. Ingin meningkatkan pangsa pasar. . yaitu dengan meraih pangsa pasar yang banyak dibandingkan pangsa pasar pesaing. selera konsumen selalu berubah menurut situasi dan kondisi.Faktor Pendorong Pengembangan Produk Baru 1. kapasitas produksi lebih besar dari pada permintaan produk. Memenuhi keinginan pasar yang selalu berubah.

 Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu. Perusahaan pembeli juga akan mengambil baik aset maupun kewajiban perusahaan yang dibeli. Dalam hal ini perusahaan yang membeli akan melanjutkan nama dan identitasnya. dimana perusahaan yang me-merger mengambil/ membeli semua assets perusahaan yang di-merger (Philip Kotler) Merger yaitu sebagai penyerapan dari suatu perusahaan oleh perusahaan yang lain. Setelah merger. perusahaan yang dibeli akan kehilangan/berhenti beroperasi   Merger adalah proses difusi dua perseroan dengan salah satu diantaranya tetap berdiri dengan nama perseroannya sementara yang lain lenyap dengan segala nama dan kekayaannya dimasukan dalam perseroan yang tetap berdiri tersebut .

para direktur kedua pihak setuju untuk bergabung dengan persetujuan para pemegang saham. Cara. perusahaan yang dibeli tetap ada. Pada akhirnya target firm akan menghilang (dengan atau tanpa proses likuidasi) dan menjadi bagian dari bidding firm. Kedua perusahaan sama-sama menghilangkan keberadaan perusahaan secara hukum dan menjadi bagian dari perusahaan baru itu.. b. dan antara perusahaan yang di-merger atau yang me-merger tidak dibedakan. Pada umumnya. terbentuknya perusahaan baru dan pemegang saham kedua belah pihak menerima saham baru di perusahaan ini.cara melakukan akuisisi. Konsolidasi Setelah proses merger selesai. penggabungan ini disetujui oleh paling sedikit 50% shareholder dari target firm dan bidding firm. . a. Merger  Pada merger.Akuisisi adalah pengambil-alihan (takeover) sebuah perusahaan dengan membeli saham atau aset perusahaan tersebut.

Banyak tender offer yang kemudian berubah menjadi merger karena bidding firm berhasil mengambil alih kontrol target firm. atau surat berharga lain. d.  Akuisisi dapat juga dilakukan dengan cara membeli dengan cara membeli sacara tunai. saham. diajukan dari sebuah perusahaan langsung kepada pemilik perusahaan lain.c. . Target firm akan tetap bertahan selama tetap ada penolakan terhadap penawaran. Acquisistion of assets  Perusahaan dapat mengakuisisi perusahaan lain dengan membeli semua aset perusahaan lain melalui persetujuan pemegang saham target firm. Tender offer Tender offer adalah penawaran kepada publik untuk membeli saham target firm.

perusahaan ban merger dengan perusahaan mobil. Merger horizontal. . b. Contohnya: perusahaan pemintalan benang merger dengan perusahaan kain. adalah merger yang dilakukan oleh usaha sejenis (usahanya sama). Merger vertikal. merger atau akuisisi dapat dibedakan : a. adalah merger yang terjadi antara perusahaan-perusahaan yang saling berhubungan. dua atau lebih perusahaan sepatu. misalnya merger antara dua atau lebih perusahaan roti. misalnya dalam alur produksi yang berurutan.Berdasarkan jenis perusahaan yang bergabung.

Keuntungannya adalah perusahaan dapat menggunakan penjualan dan distribusi yang sama. Tujuan utama konglomerat ialah untuk mencapai pertumbuhan Badan Usaha dengan cepat dan mendapatkan hasil yang lebih baik. . Congeneric merger terjadi ketika perusahaan dalam industri yang sama tetapi tidak dalam garis bisnis yang sama dengan supplier atau customernya. d. Keuntungannya adalah dapat mengurangi resiko.c. misalnya perusahaan sepatu merger dengan perusahaan elektronik atau perusahaan mobil merger dengan perusahaan makanan. Caranya ialah dengan saling bertukar saham antara kedua perusahaan yang disatukan. Konglomerat ialah merger antara berbagai perusahaan yang menghasilkan berbagai produk yang berbeda-beda dan tidak ada kaitannya.

yaitu : a. .Alasan-alasan Melakukan Merger dan Akuisisi Ada beberapa alasan perusahaan melakukan penggabungan baik melalui merger maupun akuisisi. maupun diversifikasi usaha. pasar saham.Sinergi dapat tercapai ketika merger menghasilkan tingkat skala ekonomi (economies of scale). . Pertumbuhan atau diversifikasi . baik ukuran. Sinergi tampak jelas ketika perusahaan yang melakukan merger berada dalam bisnis yang sama karena fungsi dan tenaga kerja yang berlebihan dapat dihilangkan. b.Perusahaan tidak memiliki resiko adanya produk baru. .perusahaan dapat mengurangi perusahaan pesaing atau mengurangi persaingan.Perusahaan yang menginginkan pertumbuhan yang cepat.Tingkat skala ekonomi terjadi karena perpaduan biaya produksi untuk meningkatkan pendapatan yang lebih besar daripada jumlah pendapatan perusahaan ketika tidak merger. Sinergi . .

Hal ini memungkinkan meningkatnya dana dengan biaya rendah. Meningkatkan dana Perusahaan tersebut menggabungkan diri dengan perusahaan yang memiliki likuiditas tinggi sehingga menyebabkan peningkatan daya pinjam perusahaan dan penurunan kewajiban keuangan. dapat menggabungkan diri dengan perusahaan yang memiliki manajemen atau teknologi yang ahli.c. . Menambah ketrampilan manajemen atau teknologi Beberapa perusahaan tidak dapat berkembang dengan baik karena tidak adanya efisiensi pada manajemennya atau kurangnya teknologi. Perusahaan yang tidak dapat mengefisiensikan manajemennya dan tidak dapat membayar untuk mengembangkan teknologinya. d.

Target firm mengakuisisi perusahaan lain. maka pasar saham akan lebih luas dan saham lebih mudah diperoleh sehingga lebih likuid dibandingkan dengan perusahaan yang lebih kecil. kewajiban perusahaan menjadi terlalu tinggi untuk ditanggung oleh firm firm yang berminat . Jika perusahaan lebih besar. Melindungi diri dari pengambil alihan  Hal ini terjadi ketika sebuah perusahaan menjadi incaran pengambilalihan yang tidak bersahabat. Meningkatkan likuiditas pemilik Merger antar perusahaan memungkinkan perusahaan memiliki likuiditas yang lebih besar. f. dan membiayai pengambilalihannya .e.

.sedangkan untuk mendapatkan persetujuan tersebut diperlukan waktu yang lama.Kelebihan Merger Pengambilalihan melalui merger lebih sederhana dan lebih murah dibanding pengambilalihan yang lain Kekurangan Merger Dibandingkan akuisisi. merger memiliki beberapa kekurangan. yaitu harus ada persetujuan dari para pemegang saham masing-masing perusahaan.

Dalam Akusisi Saham. perusahaan yang membeli dapat berurusan langsung dengan pemegang saham perusahaan yang dibeli dengan melakukan tender offer sehingga tidak diperlukan persetujuan manajemen perusahaan. . mereka dapat menahan sahamnya dan tidak menjual kepada pihak lain. Akuisisi Saham tidak memerlukan rapat pemegang saham dan suara pemegang saham sehingga jika pemegang saham tidak menyukai tawaran perusahaan .Kelebihan Akuisisi a. b.

c. Akuisisi Aset memerlukan suara pemegang saham tetapi tidak memerlukan mayoritas suara pemegang saham seperti pada akuisisi saham sehingga tidak ada halangan bagi pemegang saham minoritas jika mereka tidak menyetujui akuisisi . Karena tidak memerlukan persetujuan manajemen dan komisaris perusahaan. d. akuisisi saham dapat digunakan untuk pengambilalihan perusahaan yang tidak bersahabat .

c. . maka akuisisi akan batal. Pada umumnya anggaran dasar perusahaan menentukan paling sedikit dua per tiga (sekitar 67%) suara setuju pada akuisisi agar akuisisi terjadi. b. Jika cukup banyak pemegang saham minoritas yang tidak menyetujui pengambilalihan tersebut. Apabila perusahaan mengambil alih seluruh saham yang dibeli maka terjadi merger. Pada dasarnya pembelian setiap aset dalam akuisisi aset harus secara hukum dibalik nama sehingga menimbulkan biaya legal yang tinggi.Kekurangan / Kerugian Akuisisi a.

TERIMA KASIH .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->