Perizinan BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan

)

Gaya hidup masyarakat saat ini, sangat mempengaruhi pola konsumsinya. Sementara itu, pengetahuan masyarakat akan memilih dan menggunakan suatu produk secara tepat, benar dan aman belumlah memadai. Di lain pihak, iklan dan promosi secara gencar mendorong konsumen untuk mengkonsumsi secara berlebihan dan terkadang tidak rasional. Hal tersebutlah yang meningkatkan resiko yang luas mengenai kesehatan dan keselamatan konsumen. Maka, salah satu cara untuk mencegah hal tersebut adalah seperti yang tercantum dalam PP No.69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan. Institusi pemerintah yang bertanggung jawab terhadap peredaran produk pangan olahan di seluruh Indonesia adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) RI. Badan Pengawas Obat dan Makanan atau disingkat Badan POM adalah sebuah lembaga di Indonesia yang bertugas mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia. Sistem Pengawasan Obat dan Makanan (SisPOM) yang efektif dan efisien yang mampu mendeteksi, mencegah dan mengawasi produk-produk dengan tujuan melindungi keamanan, keselamatan dan kesehatan konsumennya baik di dalam maupun di luar negeri. Untuk itu telah dibentuk Badan POM yang memiliki jaringan nasional dan internasional serta kewenangan penegakan hukum dan memiliki kredibilitas profesional yang tinggi. Menurut Peraturan kepala badan pengawas obat dan makanan RI Nomor HK.00.05.1.23.3516 tentang izin edar produk obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen makanan dan makanan yang bersumber, mengandung, dari bahan tertentu dan atau mengandung alkohol. Untuk lebih rinci mengenai peraturan tersebut, Anda dapat mengeceknya di (http://www.pom.go.id/public/hukum_perundangan/pdf/HK.00.05.1.23.3516.pdf). Badan POM berfungsi, antara lain: 1. Pengaturan, regulasi, dan standarisasi. 2. Lisensi dan sertifikasi industri di bidang farmasi berdasarkan “Cara-cara Produksi yang Baik”. 3. Evaluasi produk sebelum diizinkan beredar. 4. Post marketing vigilance termasuk sampling dan pengujian laboratorium, pemeriksaan sarana produksi dan distribusi, penyidikan dan penegakan hukum. 5. Pre-audit dan pasca-audit iklan dan promosi produk. 6. Riset terhadap pelaksanaan kebijakan pengawasan obat dan makanan. 7. Komunikasi, informasi dan edukasi publik termasuk peringatan publik. Jenis Nomor Pendaftaran Jika Anda membeli produk-produk makanan, minuman atau kosmetik biasanya pada kemasan label terdapat kode SP, MD, atau ML yang diikuti dengan sederetan angka. Nomor SP adalah Sertifikat Penyuluhan, merupakan nomor pendaftaran yang diberikan kepada pengusaha kecil dengan modal dan pengawas diberikan oleh Dinas Kesehatan/ Kodya, sebatas penyuluhan. Nomor MD diberikan kepada produsen makanan dan minuman bermodal besar yang diperkirakan mampu untuk mengikuti persyaratan keamanan pangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Setelah formulir diisi dengan lengkap. 1 (satu) rangkap untuk arsip produsen dan 3 (tiga) rangkap untuk diserahkan kepada petugas dengan ketentuan sebagai berikut : a.Hasil analisa laboratorium (asli) yang berhubungan dengan produk antara lain zat gizi (klaim gizi). diberikan untuk produk makanan dan minuman olahan yang berasal dari produk impor. Penilaian umum adalah untuk semua produk beresiko tinggi dan produk baru yang belum pernah mendapatkan nomor pendaftaran. Pada dasarnya klasifikasi penilaian pangan ada dua macam. ODS .Percetakan Negara No. Badan POM. baik berupa kemasan langsung maupun dikemas ulang.Berkas makanan fungsional. cemaran mikrobiologi dan cemaran logam. Produk Luar Negeri (Impor) Syarat minimal pendaftaran umum dan ODS produk ML : . makanan rekayasa genetika dalam map snelhecter berwarna biru. 021-4245267.Berkas makanan. Untuk makanan dalam negeri diperlukan fotokopi izin industri dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan. yaitu penilaian umum dan penilaian ODS (One Day Service).Surat penunjukkan dari pabrik asal (surat asli ditunjukkan sedangkan yang fotokopi dilampirkan). uji kimia. Formulir pendaftaran dapat diperoleh di bagian Tata Usaha Direktorat Penilaian Keamanan Pangan. . b. minuman dan bahan tambahan pangan dalam map snelhecter berwarna merah.Berkas minuman dan bahan tambahan pangan dalam map snellhecter transparan warna merah.Sedangkan nomor ML. Jl. . zat yang diklaim sesuai dengan label. Umum . . . Gedung D Lantai III. kemudian diserahkan kembali bersama contoh produk dan rancangan label yang sesuai dengan yang akan diedarkan. . cemaran mikrobiologi dan .Rancangan label sesuai dengan yang akan diedarkan dan contoh produk. . Khusus untuk ODS. dibuat masing-masing rangkap 4 (empat). Produk Dalam Negeri Syarat minimal pendaftaran Umum dan ODS produk MD : . . uji kimia.Health certificate atau free sale dari instansi yang berwenang di negara asal (surat asli ditunjukkan sedangkan yang fotokopi dilampirkan). Keabsahan hasil analisa tersebut berlaku 6 (enam) bulan sejak tanggal pengujian.23 Jakarta Pusat.Fotokopi ijin industri dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan atau Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM).Berkas makanan diet khusus dalam map snelhecter berwarna hijau. Telp. Formulir yang telah diisi. Badan POM. .Berkas makanan dalam map snellhecter transparan berwarna biru. zat yang diklaim sesuai dengan label. 2. Proses Pendaftaran Sejauh ini pendaftaran makanan dan minuman untuk seluruh wilayah Indonesia ditangani langsung oleh Direktorat Penilaian Keamanan Pangan. dilampirkan surat pesetujuan produk sejenis dan labelnya yang telah mendapatkan nomor pendaftaran. Penilaian untuk mendapatkan nomor pendaftaran disebut penilaian keamanan pangan. Penilaian ODS adalah untuk semua produk beresiko rendah dan produk sejenis yang pernah mendapatkan nomor pendaftaran.Formulir pendaftaran yang telah diisi dengan langkap. Tata cara dan Persyaratan yang harus dilengkapi untuk keperluan pendaftaran tersebut adalah sebagai berikut : 1.Hasil analisa laboratorium (asli) yang berhubungan dengan produk antara lain zat gizi (klaim gizi).

. pemohon wajib menyerahkan atau mengirimkan kelengkapan permohonan pendaftaran kepada Direktur jenderal Pengawasan Obat dan Makanan sebanyak 3 rangkap. .Denah dan peta lokasi pabrik 5. Umum .Standar yang digunakan pabrik.Higiene dan sanitasi pabrik dan karyawan . . dibuat masing-masing rangkap 4 (empat). . B. .Berkas semua produk dalam map snellhecter berwarna kuning.Fotokopi surat izin dari Departemen Perindustrian RI/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal).Struktur organisasi . 1 (satu) rangkap untuk arsip produsen dan 3 (tiga) rangkap untuk diserahkan kepada petugas dengan ketentuan sebagai berikut : b. sedangkan keputusan untuk ODS diperoleh paling lambat 1 hari. 4. ODS (One Day Sevice) . .Formulir pendaftaran yang tekah diisi dengan langkap. Formulir A (diklip di Formulir A) . Formulir D (diklip di form D) .Rancangan/desain label dengan warna sesuai dengan rencana yang akan digunakan pada produk yang bersangkutan.Proses proses produksi dari bahan baku sampai produk jadi . D yang diisi dengan benar dan lengkap sesuai dengan pedoman dan dilengkapi dengan lampirannya pada masing-masing formulir.Untuk produk air minum dalam kemasan dan garam dilengkapi sertifikat SNI dari Deperindag. .Sertifikat wadah dan tutup. Kelengkapan permohonan pendaftaran adalah meliputi : 1. Fomulir C (diklip di form C) . .Untuk produk suplemen makanan melampirkan fotokopi izin produksi farmasi dan sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik). disetujui dengan syarat (penambahan data yang harus dilengkapi) atau disetujui.Untuk produk yang dikemas kembali harus melampirkan surat keterangan dari pabrik asal.cemaran logam. . . C. Permohonan pendaftaran Yang terdiri dari Formulir A. Formulir B (diklip di form B) . Keputusan untuk Umum diperoleh paling lambat 3 bulan. dilampirkan surat pesetujuan produk sejenis dan labelnya yang telah mendapatkan nomor pendaftaran.Spesifikasi bahan baku dan BTM (Bahan Tambahan Makanan). . 3. c.Uji kemasan dan pemerian bahan baku untuk suplemen makanan.Sertifikat merek dari Departemen Kehakiman RI bila ada. dilakukan evaluasi yang keputusannya dapat berupa : ditolak.Rancangan label sesuai dengan yang akan diedarkan dan contoh produk.Asal pembelian bahan baku dan BTM. Keabsahan hasil analisa tersebut berlaku 6 bulan sejak tanggal pengujian. Pendaftaran Produk Makanan Dalam Negeri Untuk mendaftarkan makanan produksi Dalam Negeri.Berkas semua produk map snellhecter transparan berwarna kuning Terhadap semua formulir pendaftaran.Untuk produk lisensi melampirkan surat keterangan lisensi dari pabrik asal dengan menunjukkan aslinya. baik ODS maupun Umum. . Formulir yang telah diisi.Surat pemeriksaan BPOM setempat (bila sudah pernah diperiksa). . Khusus untuk ODS. 2.

Surat penunjukkan dari pabrik asal asli atau copy yang dilegalisir. e. cemaran mikroba dan cemaran logam . 2. Sertifikat wadah dan tutup dari pabrik asal. ikan & hasil laut segar atau terolah. kimia. Untuk produk suplemen makanan melampirkan uji kemasan dan pemerian bahan baku. e. Rancangan/desain label dengan warna sesuai dengan rencana yang akan digunakan pada produk yang bersangkutan. 5. buah & sayur segar atau terolah. air mineral. BTM atau Bahan Tambahan Makanan (sesuai dngan masing-masing jenis makanan). sereal termasuk tepung. Apabila diperiksa oleh laboratorium sendiri.Apabila diperiksa oleh laboratorium sendiri.“in process control” pengawasan mutu selama proses produksi. harus dilengkapi dengan metoda dan prosedur analisa yang digunakan dengan melampirkan daftar peralatan laboratorium yang dimiliki . d. Contoh makanan yang bersangkutan 3 kemasan 7. b. cemaran mikroba dan cemaran logam. Kelengkapan permohonan pendaftaran adalah meliputi : 1. c. B. daging dan produk daging. d. 6. agar menyebutkan metoda yang digunakan. kimia. Formulir B (diklip di form B) a. d. c. agar menyebutkan metoda yang digunakan.Hasil analisa produk akhir lengkap dan asli meliputi pemeriksaan fisika. Apabila dilakukan pemeriksaan di laboratorium pemerintah atau laboratorium yang sudah diakreditasi. Standar yang digunakan pabrik asal. Sertifikat merk dari badan yang berwenang bila ada. pemohon dapat menyertakan dokumen lain yang dapat menunjang penilaian permohonan dalam rangkap 3. e. BTM (sesuai dengan masing-masing jenis makanan). Sertifikat kesehatan/Free Sale dari pemerintah negara asal asli atau copy yang dilegalisir c. 00474/B/II/87 tentang menyertakan Sertifikat Kesehatan dan bebas Radiasi untuk makanan impor yang telah ditetapkan (susu dan hasil olahannya. Sertifikat bebas radiasi sesuai dengan SK Menkes. D. Permohonan pendaftaran Terdiri dari Formulir A. Hasil analisa produk akhir lengkap dan asli meliputi pemeriksaan fisika. Proses produksi dari bahan baku sampai produk jadi. No. Spesifikasi asal bahan baku dan BTM dari pabrik asal. sarana dan peralatan pengawasan mutu . b. pemohon wajib menyerahkan atau mengirimkan kelengkapan permohonan pendaftaran kepada Direktur Jenderal Pengawasan Obatn dan Makanan sebanyak 3 (tiga) rangkap. Selain yang dimaksud di atas bila dianggap perlu. “in process control” pengawasan mutu selama proses produksi. Komposisi dari pabrik asal asli atau copy yang dilegalisir. ONE DAY SERVICE (ODS) .Sistem pengawasan mutu. jagung dan barley). Formulir A (diklip di Formulir A) a. Sistem pengawasan mutu dari pabrik asal asli atau foto kopi yang dilegalisir. Formulir D (diklip di form D) a.. 3. harus dilengkapi dengan metoda dan prosedur analisa yang digunakan dengan melampirkan datar peralatan laboratorium dimiliki. Formulir C (diklip di form C) a. .Apabila dilakukan pemeriksaan dilaboratorium pemerintah atau laboratorium yang sudah diakreditasi. C. b. E yang diisi dengan benar dan lengkap oleh pabrik asal asli atau yang dilegalisir sesuai dengan pedoman dan dilengkapi dengan lampirannya pada masing-masing formulir. Pendaftaran Produk Makanan Impor Untuk mendaftarkan makanan. 4.

Parameter Penilaian Produk ODS 1. asal bahan baku dan BTP yang digunakan. dilampiri keterangan pabrik pemberi lisensi dari negara asal. 8. Persyaratan: Produk Luar Negeri kode ML: 1. Lampiran untuk produk impor : . baik produk lokal maupun impor yang didaftarkan langsung ke Ditjen POM.00 – 13. kode pos dan Indonesia atau alamat lengkap) dan nomor pendaftaran. Kelengkapan pengisian Formulir C yang memuat cara pembuatan dan skema proses produksi.Ijin industri atau tanda pendaftaran industri dari Depperindag (untuk pabrik baru dan jenis baru) .Untuk Pabrik pengemas kembali. nama BTP dan kegunaannya. Label . pengawet. .Keterangan lain pada label minimal memuat : komposisi bahan. . Copy Surat Penunjukan dari Negara Asal 2.Desain label (Sesuai dengan peraturan label). 7. .5). aktivitas air (Aw) rendah dibawah 0. 3. Kelengkapan pengisian Formulir B yang memuat : daftar dan jumlah bahan baku dan BTP (Bahan Tambahan Pangan) yang digunakan. 6. .Pada bagian utama label minimal harus memuat: nama produk. 5.Desain label sesuai dengan produk yang akan diedarkan rangkap 3 (tiga). berkemasan tinggi (pH di bawah 4. berkadar gula tinggi. kode produksi. . .Contoh produk 3 buah. berat bersih/isi bersih/netto. golongan BTM.Contoh produk 3 (Tiga) buah.Contoh label asli dengan desain label sesuai dengan yang akan diedarkan di Indonesia. 4. Kelengkapan pengisian Formulir D yang dilampiri dengan hasil analisa produksi akhir asli. Lampiran untuk produk dalam negeri : .85. Hasil Uji Laboratorium . pewarna lengkap dengan indeks warna (apabila digunakan). . dilampiri dengan surat keterangan dari pabrik asal. nama dan alamat produsen/importir (minimal nama kota. Subdit (Sub Direktorat) Evaluasi dan Pendaftaran Makanan & Minuman telah menerapkan sistim pelayanan dan penilaian cepat dan penerbitan persetujuan pendaftaran dalam 24 jam yang disebut ODS (One Day Service) bagi produk-produk makanan yang beresiko rendah. .Sertifikat merek dagang/paten untuk produk yang menggunakan tanda “ R” (nomor paten) pada nama dagang. khusus untuk pewarna dengan Colour Index (CI).Surat penunjukkan importir dari pabrik negara asal atau salinan yang dilegalisir oleh importir dengan menunjukkan aslinya.Sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk garam beryodium atau produk yang diklaim sesuai dengan SNI. tanggal produksi keterangan lain yang diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan. Untuk pabrik berlisensi.Sertifikat Kesehatan /Free Sale asli atau salinan yang dilegalisir oleh importir dengan menunjukkan aslinya. Formulir A diisi oleh prmohon dengan benar dan lengkap sesuai dengan pedoman. . Persyaratan produk yang berisiko rendah adalah makanan yang tidak langsung dimakan/dikonsumsi atau masih mengalami proses lebih lanjut. Waktu pendaftaran : jam 09. 2.00. Health Certificate (Izin Dep kes Setempat/Negera Asal) 3. masa kedaluarsa. nama pemanis.Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses permohonan pendaftaran dan proses penilaian.

Kes. *Berdasarkan UU Barang N0.Peraturan Menteri Kesehatan No. pemakaian alat pembungkus.Peraturan Menteri Kesehatan No.undang barang tersebut diatas untuk dapat memberikan perlindungan langsung kepada konsumen masih memerlukan peraturan pelaksanaan berupa peraturan pemerintah.329/Men./Per./XII/1975 tentang ketentuan Peredaran dan penandaan Susu Kental Manis.330/Men. Selain Obat-obatan makanan juga dapat memiliki dua fungsi yaitu sebagai makanan tetapi dalam hal lain dapat menyebabkan keracunan.Peraturan Menteri Kesehatan No.SIUP / Izin Prinsip . agar tidak beredar makanan yang tidak baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat. pengiklanan.Peraturan Menteri Kesehatan No.Peraturan Menteri Kesehatan No. cara penandaan.Hasil Uji Laboratorium . API-U Produk Dalam Negeri kode MD: . bentuknya.4. Pembuatan barang yang tidak memenuhi syarat baik dilihat dari sudut pandang kesehatan ataupun politik ekspor. Sampai saat ini peraturan pemerintah belum ada. Copy SIUP. bahan baku dan bahan penolong serta alat yang digunakan dalam memproduksi dan menjual barang tersebut. Menurut pasal 2 hygiene adalah segala usaha untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan. Evaluasi dan Registrasi.Kes.1962 tentang hygiene usahausaha bagi umum.Kes.01/Birhukmas/I/1975 tenteng syarat. DEPKES RI. pasal-pasal dan ayat-ayatnya mengatur kesehatan pangan dan keselamatan manusia.10 th. bentuk dan kegunaan barang tersebut.76/Men./Per. Undang./XI/1975 tentang lodisasi Garam Konsumen. c) Mengenai penandaan (labeling) baik yang menyangkut susunan bahan sifatnya. Peraturan tentang makanan yang dikeluarkan oleh Menteri kesehatan yaitu : .280/Men./XI/1976 tentang ketentuan Peredaran dan .110/Men. tempat penjualan dan syarat. b) Pembungkus. buang-buang air bahkan dapat menimbulkan kematian. walaupun tidak separah akibat salah penggunaan obat. Makanan sebagai barang ./XII/1976 tentang Wajib Daftar Makanan . . bentuknya. ./Per.Label Berwarna / Haka Paten .syarat lainya.Kes. DITWAS Makanan & Minuman./Per. Ada aturan yang memberi rambu bagaimana suatu bahan pangan diproduksi dan diperdagangkan. Oleh karena itu.1961 dapat diatur berdasarkan atas peraturan pemerintah mengenai hal berikut : a) Susunan bahan. perlu adanya Izin dari Departemen Kesehatan bagi produsen yang memproduksi bahan pangan/makanan./Per. Disamping itu./XII/1976 tentang produksi dan peredaran makanan . banyaknya kegunaan. Perlindungan konsumen dibidang makanan dapat dibahas dari beberapa peraturan perundangundangan. e) Hal yang berhubungan dengan penyidikan dan pengawasan. DITHEN POM. . d) Ketentuan tentang laarangan pedagangan. Label Berwarna 5. Komposisi dan Specsifikasi 7. muntah.syarat dan Pengawasan Air Minun.Sample Minimum 3 (tiga) buah Sumber: Subdit. makanan juga dapat dibahas dari sudut UUD No.11 th. Tetapi makanan yang busuk dapat menimbulkan akibat yang fatal.Peraturan Menteri Kesehatan No.Kes. IJIN DEPKES PADA MAKANAN Makanan Sudah ada UU Nomor 7 Tahun 1996 yang mengatur tentang pangan. sifat dan bahan pembungkus tersebut. Sample minimum 3 pcs 6.

daftar bahan baku/mentah yang digunakan untuk memproduksi makan yang akan didaftarkan (setiap jenis makanan akan memerlukan penadataran yg berbeda jadi kalau ada 2 jenis makanan akan memerlukan 2 lembar pendaftaran) setelah terdaftar biasanya akan dijadwalkan dengan pemberitahuan kapan tempat dan produksi makanan akan di AUDIT /DIPERIKSA oleh team Auditor dari badan POM. . 2) Tempat penyimpanan bahan baku akan diperiksa apakah penyimpananya rapi bersih & tidak mudah terkontaminasi oleh benda asing / serangga(binatang) yg bisa merusak /meracuni bahan baku tsb./I/1978 tentang pedoman cara produksi yang baik untuk makanan.(dadung D) . maka yang dicantumkan dalam Peraturan Menke tersebut di atas hanyalah sanksi administrasi berupa pencabutan ijin dan pencabutan nomor pendaftaran.337 UU tentang Hygiene untuk usahausaha bagi umum No.menggunakan bahan pembungkus yg layak untuk digunakan sebagai pembungkus./VI/1979 tentang bahan Tambahan Makanan. Selama dalam proses audit apabila ditemukan hal-hal yang kurang/tidak memenuhi syarat standar BPOM.79/Men.11 th.Syaratnya isi formulir pendaftaran dan sertakan contoh produk makanan yang akan didaftarkan .235/Men. Wadah harus dibuat dari bahan yang tidak melepaskan zat yang dapat mengganggu kesehatan./Per. dan kemudian BPOM akan mengeluarkan sertifikat ijin produksi biasanya dng nomer MD (untuk barang produksi dalam negeri) dan nomer ML ( untuk kode barang produksi hasil import) . 2. 5.penandaan pada makanan yang mengadung bahan berasaal dari babi.Peraturan Menteri Kesehatan No. 3) Tempat dan proses Produksi apakah layak./Per.Peraturan Menteri Kesehatan No./III/1979 tentang label dan Periklanan Makanan.86/Men. Mengenai sanksi./VI/1977 tentang minuman Keras./Per. 6. Larangan memproduksi makanan yang tidak memaenuhi standar mutu yang ditetapkan MenKes.Keputusan Presiden No.1962 . Penandaan (Labeling) tidak boleh yang menimbulkan tafsiran yang salah./Per.23/Men. Karyawan tidak boleh yang mendaerita penyakit menular atau penyakit lain yang ditetapkan MenKes.Kes. 4. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan UU Pokok Kesehatan No. aman tidak terkontaminasi/terbawa benda asing yang membahayakan bagi makanan tsb dan consumen yg akan mengkonsumsi.Kes. akan diberikan peringatan&saran untuk perbaikan dan akan dijadwal ulang untuk kembali di audit lagi .1974 tentang Pokok-Pokok dan Susunan Organisasi Departemen. Tahun 1949 No./XII/1976 merupakan peraturan yang memuat ketentuan pokok mengenai makanan yang masih memerlukan sejumkah peraturan pelaksanaan.akan tetapi bila semuanya telah memenuhi syarat atau apa yg telah disarankan untuk diubah/diganti sudah dijalankan. Pengiklanan harus menyatakan hal yang benar sesuai dengan kenyataan yang bersangkutan.  Cara mendapatkan ijin DepKes RI untuk makanan Untuk bisa mendapatkan ijin dari DepKes dengan mendaftar di Dirjen BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan ) di DepKes.Kes.Peraturan Menteri Kesehatan No. . . pada saat di audit perlu di siapkan : 1) Resep makanan yg diproduksi dan dilampiri surat-surat data tehnik(spec) dari bahan makanan yg digunakan akan lebih bagus bila disertakan sertifiakat halal (biasanya bisa diperoleh dari perusahaan pembuat/pnyalur bahan makanan tsb) hal ini akan dperiksa apakah bahan makanan yg digunakan layak dikonsumsi & tidak membahayakan bagi kesehatan. Peraturan Menkes No. yaitu : 1. 3. Bahan Tambahan Makanan tidak boleh melampaui batas tertinggi yang diperbolehkan. bersih dan sesuai prosedur untuk pengolahan makanan yg layak untuk dikonsumsi 4) Proses pengepakan / membungkus apakah bersih .Kes.44 dan No./Per. Semua peraturan Menteri Kesehatan diatas dikeluarkan dengan mendasar kepada : Undang Undang No. 329/Men. .Kes.Peraturan Menteri Kesehatan No.45 th.9 tahun 1960 Ordonansi Bahan Berbahaya Stb. maka tinggal menunggu proses dari BPOM.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful