Perizinan BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan

)

Gaya hidup masyarakat saat ini, sangat mempengaruhi pola konsumsinya. Sementara itu, pengetahuan masyarakat akan memilih dan menggunakan suatu produk secara tepat, benar dan aman belumlah memadai. Di lain pihak, iklan dan promosi secara gencar mendorong konsumen untuk mengkonsumsi secara berlebihan dan terkadang tidak rasional. Hal tersebutlah yang meningkatkan resiko yang luas mengenai kesehatan dan keselamatan konsumen. Maka, salah satu cara untuk mencegah hal tersebut adalah seperti yang tercantum dalam PP No.69 tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan. Institusi pemerintah yang bertanggung jawab terhadap peredaran produk pangan olahan di seluruh Indonesia adalah Badan Pengawas Obat dan Makanan (Badan POM) RI. Badan Pengawas Obat dan Makanan atau disingkat Badan POM adalah sebuah lembaga di Indonesia yang bertugas mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia. Sistem Pengawasan Obat dan Makanan (SisPOM) yang efektif dan efisien yang mampu mendeteksi, mencegah dan mengawasi produk-produk dengan tujuan melindungi keamanan, keselamatan dan kesehatan konsumennya baik di dalam maupun di luar negeri. Untuk itu telah dibentuk Badan POM yang memiliki jaringan nasional dan internasional serta kewenangan penegakan hukum dan memiliki kredibilitas profesional yang tinggi. Menurut Peraturan kepala badan pengawas obat dan makanan RI Nomor HK.00.05.1.23.3516 tentang izin edar produk obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen makanan dan makanan yang bersumber, mengandung, dari bahan tertentu dan atau mengandung alkohol. Untuk lebih rinci mengenai peraturan tersebut, Anda dapat mengeceknya di (http://www.pom.go.id/public/hukum_perundangan/pdf/HK.00.05.1.23.3516.pdf). Badan POM berfungsi, antara lain: 1. Pengaturan, regulasi, dan standarisasi. 2. Lisensi dan sertifikasi industri di bidang farmasi berdasarkan “Cara-cara Produksi yang Baik”. 3. Evaluasi produk sebelum diizinkan beredar. 4. Post marketing vigilance termasuk sampling dan pengujian laboratorium, pemeriksaan sarana produksi dan distribusi, penyidikan dan penegakan hukum. 5. Pre-audit dan pasca-audit iklan dan promosi produk. 6. Riset terhadap pelaksanaan kebijakan pengawasan obat dan makanan. 7. Komunikasi, informasi dan edukasi publik termasuk peringatan publik. Jenis Nomor Pendaftaran Jika Anda membeli produk-produk makanan, minuman atau kosmetik biasanya pada kemasan label terdapat kode SP, MD, atau ML yang diikuti dengan sederetan angka. Nomor SP adalah Sertifikat Penyuluhan, merupakan nomor pendaftaran yang diberikan kepada pengusaha kecil dengan modal dan pengawas diberikan oleh Dinas Kesehatan/ Kodya, sebatas penyuluhan. Nomor MD diberikan kepada produsen makanan dan minuman bermodal besar yang diperkirakan mampu untuk mengikuti persyaratan keamanan pangan yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

Badan POM. ODS . Penilaian untuk mendapatkan nomor pendaftaran disebut penilaian keamanan pangan.Percetakan Negara No.Health certificate atau free sale dari instansi yang berwenang di negara asal (surat asli ditunjukkan sedangkan yang fotokopi dilampirkan). Penilaian umum adalah untuk semua produk beresiko tinggi dan produk baru yang belum pernah mendapatkan nomor pendaftaran.Berkas minuman dan bahan tambahan pangan dalam map snellhecter transparan warna merah. Produk Dalam Negeri Syarat minimal pendaftaran Umum dan ODS produk MD : . 021-4245267.Rancangan label sesuai dengan yang akan diedarkan dan contoh produk. cemaran mikrobiologi dan cemaran logam. Proses Pendaftaran Sejauh ini pendaftaran makanan dan minuman untuk seluruh wilayah Indonesia ditangani langsung oleh Direktorat Penilaian Keamanan Pangan. baik berupa kemasan langsung maupun dikemas ulang. .Fotokopi ijin industri dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan atau Badan Kordinasi Penanaman Modal (BKPM). Keabsahan hasil analisa tersebut berlaku 6 (enam) bulan sejak tanggal pengujian. 2. Formulir yang telah diisi. uji kimia.Hasil analisa laboratorium (asli) yang berhubungan dengan produk antara lain zat gizi (klaim gizi). . dibuat masing-masing rangkap 4 (empat). Gedung D Lantai III. Produk Luar Negeri (Impor) Syarat minimal pendaftaran umum dan ODS produk ML : . .Berkas makanan fungsional. Untuk makanan dalam negeri diperlukan fotokopi izin industri dari Departemen Perindustrian dan Perdagangan. . zat yang diklaim sesuai dengan label. Tata cara dan Persyaratan yang harus dilengkapi untuk keperluan pendaftaran tersebut adalah sebagai berikut : 1. 1 (satu) rangkap untuk arsip produsen dan 3 (tiga) rangkap untuk diserahkan kepada petugas dengan ketentuan sebagai berikut : a. Penilaian ODS adalah untuk semua produk beresiko rendah dan produk sejenis yang pernah mendapatkan nomor pendaftaran. dilampirkan surat pesetujuan produk sejenis dan labelnya yang telah mendapatkan nomor pendaftaran. Setelah formulir diisi dengan lengkap. Pada dasarnya klasifikasi penilaian pangan ada dua macam. makanan rekayasa genetika dalam map snelhecter berwarna biru. .Formulir pendaftaran yang telah diisi dengan langkap. diberikan untuk produk makanan dan minuman olahan yang berasal dari produk impor. kemudian diserahkan kembali bersama contoh produk dan rancangan label yang sesuai dengan yang akan diedarkan. Jl. Telp. Badan POM. minuman dan bahan tambahan pangan dalam map snelhecter berwarna merah.Sedangkan nomor ML. yaitu penilaian umum dan penilaian ODS (One Day Service).Berkas makanan dalam map snellhecter transparan berwarna biru. . cemaran mikrobiologi dan . . uji kimia.Berkas makanan.Berkas makanan diet khusus dalam map snelhecter berwarna hijau. Khusus untuk ODS. b.23 Jakarta Pusat. . zat yang diklaim sesuai dengan label.Hasil analisa laboratorium (asli) yang berhubungan dengan produk antara lain zat gizi (klaim gizi).Surat penunjukkan dari pabrik asal (surat asli ditunjukkan sedangkan yang fotokopi dilampirkan). Formulir pendaftaran dapat diperoleh di bagian Tata Usaha Direktorat Penilaian Keamanan Pangan. Umum .

Proses proses produksi dari bahan baku sampai produk jadi .Rancangan label sesuai dengan yang akan diedarkan dan contoh produk. pemohon wajib menyerahkan atau mengirimkan kelengkapan permohonan pendaftaran kepada Direktur jenderal Pengawasan Obat dan Makanan sebanyak 3 rangkap. baik ODS maupun Umum. Umum .Fotokopi surat izin dari Departemen Perindustrian RI/BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal).Denah dan peta lokasi pabrik 5. . 4. Keputusan untuk Umum diperoleh paling lambat 3 bulan.cemaran logam. ODS (One Day Sevice) . . . disetujui dengan syarat (penambahan data yang harus dilengkapi) atau disetujui. Fomulir C (diklip di form C) . D yang diisi dengan benar dan lengkap sesuai dengan pedoman dan dilengkapi dengan lampirannya pada masing-masing formulir. Formulir D (diklip di form D) . Kelengkapan permohonan pendaftaran adalah meliputi : 1. 1 (satu) rangkap untuk arsip produsen dan 3 (tiga) rangkap untuk diserahkan kepada petugas dengan ketentuan sebagai berikut : b.Surat pemeriksaan BPOM setempat (bila sudah pernah diperiksa).Sertifikat merek dari Departemen Kehakiman RI bila ada.Asal pembelian bahan baku dan BTM. Formulir yang telah diisi. 3. dilakukan evaluasi yang keputusannya dapat berupa : ditolak. dibuat masing-masing rangkap 4 (empat).Struktur organisasi .Untuk produk lisensi melampirkan surat keterangan lisensi dari pabrik asal dengan menunjukkan aslinya.Berkas semua produk dalam map snellhecter berwarna kuning. .Untuk produk suplemen makanan melampirkan fotokopi izin produksi farmasi dan sertifikat CPOB (Cara Pembuatan Obat yang Baik). Permohonan pendaftaran Yang terdiri dari Formulir A.Standar yang digunakan pabrik. C.Uji kemasan dan pemerian bahan baku untuk suplemen makanan. . .Spesifikasi bahan baku dan BTM (Bahan Tambahan Makanan). B. Formulir B (diklip di form B) . . .Sertifikat wadah dan tutup. . dilampirkan surat pesetujuan produk sejenis dan labelnya yang telah mendapatkan nomor pendaftaran.Untuk produk air minum dalam kemasan dan garam dilengkapi sertifikat SNI dari Deperindag. . c. Khusus untuk ODS. Keabsahan hasil analisa tersebut berlaku 6 bulan sejak tanggal pengujian. Formulir A (diklip di Formulir A) .Untuk produk yang dikemas kembali harus melampirkan surat keterangan dari pabrik asal.Berkas semua produk map snellhecter transparan berwarna kuning Terhadap semua formulir pendaftaran. sedangkan keputusan untuk ODS diperoleh paling lambat 1 hari. . Pendaftaran Produk Makanan Dalam Negeri Untuk mendaftarkan makanan produksi Dalam Negeri. . 2.Formulir pendaftaran yang tekah diisi dengan langkap. .Rancangan/desain label dengan warna sesuai dengan rencana yang akan digunakan pada produk yang bersangkutan.Higiene dan sanitasi pabrik dan karyawan .

air mineral.Sistem pengawasan mutu. kimia. daging dan produk daging.Hasil analisa produk akhir lengkap dan asli meliputi pemeriksaan fisika. Formulir D (diklip di form D) a. B. Surat penunjukkan dari pabrik asal asli atau copy yang dilegalisir. Formulir B (diklip di form B) a. D. kimia. pemohon dapat menyertakan dokumen lain yang dapat menunjang penilaian permohonan dalam rangkap 3. ikan & hasil laut segar atau terolah. Sistem pengawasan mutu dari pabrik asal asli atau foto kopi yang dilegalisir. Contoh makanan yang bersangkutan 3 kemasan 7. Proses produksi dari bahan baku sampai produk jadi. ONE DAY SERVICE (ODS) . Apabila dilakukan pemeriksaan di laboratorium pemerintah atau laboratorium yang sudah diakreditasi. e. E yang diisi dengan benar dan lengkap oleh pabrik asal asli atau yang dilegalisir sesuai dengan pedoman dan dilengkapi dengan lampirannya pada masing-masing formulir.. 5. Spesifikasi asal bahan baku dan BTM dari pabrik asal.Apabila dilakukan pemeriksaan dilaboratorium pemerintah atau laboratorium yang sudah diakreditasi. jagung dan barley). d. Pendaftaran Produk Makanan Impor Untuk mendaftarkan makanan. . No. BTM atau Bahan Tambahan Makanan (sesuai dngan masing-masing jenis makanan). Sertifikat merk dari badan yang berwenang bila ada. agar menyebutkan metoda yang digunakan. 00474/B/II/87 tentang menyertakan Sertifikat Kesehatan dan bebas Radiasi untuk makanan impor yang telah ditetapkan (susu dan hasil olahannya. d. Kelengkapan permohonan pendaftaran adalah meliputi : 1. 6. harus dilengkapi dengan metoda dan prosedur analisa yang digunakan dengan melampirkan datar peralatan laboratorium dimiliki. Standar yang digunakan pabrik asal. Formulir C (diklip di form C) a.Apabila diperiksa oleh laboratorium sendiri. Rancangan/desain label dengan warna sesuai dengan rencana yang akan digunakan pada produk yang bersangkutan. C. Selain yang dimaksud di atas bila dianggap perlu. cemaran mikroba dan cemaran logam . Permohonan pendaftaran Terdiri dari Formulir A. Sertifikat bebas radiasi sesuai dengan SK Menkes. pemohon wajib menyerahkan atau mengirimkan kelengkapan permohonan pendaftaran kepada Direktur Jenderal Pengawasan Obatn dan Makanan sebanyak 3 (tiga) rangkap. Komposisi dari pabrik asal asli atau copy yang dilegalisir. e. 3. sarana dan peralatan pengawasan mutu . Formulir A (diklip di Formulir A) a. cemaran mikroba dan cemaran logam. d. b. harus dilengkapi dengan metoda dan prosedur analisa yang digunakan dengan melampirkan daftar peralatan laboratorium yang dimiliki . Untuk produk suplemen makanan melampirkan uji kemasan dan pemerian bahan baku. 2. 4. sereal termasuk tepung. Sertifikat kesehatan/Free Sale dari pemerintah negara asal asli atau copy yang dilegalisir c. c. Hasil analisa produk akhir lengkap dan asli meliputi pemeriksaan fisika. agar menyebutkan metoda yang digunakan. Apabila diperiksa oleh laboratorium sendiri.“in process control” pengawasan mutu selama proses produksi. b. e. BTM (sesuai dengan masing-masing jenis makanan). buah & sayur segar atau terolah. b. Sertifikat wadah dan tutup dari pabrik asal. c. “in process control” pengawasan mutu selama proses produksi.

4. Subdit (Sub Direktorat) Evaluasi dan Pendaftaran Makanan & Minuman telah menerapkan sistim pelayanan dan penilaian cepat dan penerbitan persetujuan pendaftaran dalam 24 jam yang disebut ODS (One Day Service) bagi produk-produk makanan yang beresiko rendah. Formulir A diisi oleh prmohon dengan benar dan lengkap sesuai dengan pedoman. pengawet. 5. Kelengkapan pengisian Formulir D yang dilampiri dengan hasil analisa produksi akhir asli.Contoh produk 3 buah. berkadar gula tinggi.Ijin industri atau tanda pendaftaran industri dari Depperindag (untuk pabrik baru dan jenis baru) . 8. dilampiri keterangan pabrik pemberi lisensi dari negara asal. berat bersih/isi bersih/netto. . . Persyaratan: Produk Luar Negeri kode ML: 1. Hasil Uji Laboratorium .Desain label sesuai dengan produk yang akan diedarkan rangkap 3 (tiga). . Parameter Penilaian Produk ODS 1. aktivitas air (Aw) rendah dibawah 0. tanggal produksi keterangan lain yang diwajibkan dalam peraturan perundang-undangan. masa kedaluarsa. Label . Health Certificate (Izin Dep kes Setempat/Negera Asal) 3.Desain label (Sesuai dengan peraturan label). 2. 6. Kelengkapan pengisian Formulir B yang memuat : daftar dan jumlah bahan baku dan BTP (Bahan Tambahan Pangan) yang digunakan. golongan BTM. Kelengkapan pengisian Formulir C yang memuat cara pembuatan dan skema proses produksi. Untuk pabrik berlisensi. .Keterangan lain pada label minimal memuat : komposisi bahan. Persyaratan produk yang berisiko rendah adalah makanan yang tidak langsung dimakan/dikonsumsi atau masih mengalami proses lebih lanjut. .85.00. . 7.Sertifikat SNI (Standar Nasional Indonesia) untuk garam beryodium atau produk yang diklaim sesuai dengan SNI. nama BTP dan kegunaannya. asal bahan baku dan BTP yang digunakan.Contoh label asli dengan desain label sesuai dengan yang akan diedarkan di Indonesia.Contoh produk 3 (Tiga) buah. berkemasan tinggi (pH di bawah 4. Lampiran untuk produk impor : .Surat penunjukkan importir dari pabrik negara asal atau salinan yang dilegalisir oleh importir dengan menunjukkan aslinya. dilampiri dengan surat keterangan dari pabrik asal.00 – 13. .Sertifikat Kesehatan /Free Sale asli atau salinan yang dilegalisir oleh importir dengan menunjukkan aslinya. kode produksi.Pada bagian utama label minimal harus memuat: nama produk. . Copy Surat Penunjukan dari Negara Asal 2. Lampiran untuk produk dalam negeri : . Waktu pendaftaran : jam 09.Sertifikat merek dagang/paten untuk produk yang menggunakan tanda “ R” (nomor paten) pada nama dagang. nama dan alamat produsen/importir (minimal nama kota.Untuk Pabrik pengemas kembali. khusus untuk pewarna dengan Colour Index (CI).5). baik produk lokal maupun impor yang didaftarkan langsung ke Ditjen POM. 3. kode pos dan Indonesia atau alamat lengkap) dan nomor pendaftaran. pewarna lengkap dengan indeks warna (apabila digunakan). .Untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses permohonan pendaftaran dan proses penilaian. nama pemanis.

tempat penjualan dan syarat./XII/1976 tentang Wajib Daftar Makanan . banyaknya kegunaan. pengiklanan.Kes. DITHEN POM.11 th. Sample minimum 3 pcs 6. cara penandaan. .Kes.76/Men. c) Mengenai penandaan (labeling) baik yang menyangkut susunan bahan sifatnya. API-U Produk Dalam Negeri kode MD: .Peraturan Menteri Kesehatan No. .4. pasal-pasal dan ayat-ayatnya mengatur kesehatan pangan dan keselamatan manusia. *Berdasarkan UU Barang N0. perlu adanya Izin dari Departemen Kesehatan bagi produsen yang memproduksi bahan pangan/makanan. Komposisi dan Specsifikasi 7. buang-buang air bahkan dapat menimbulkan kematian./XII/1975 tentang ketentuan Peredaran dan penandaan Susu Kental Manis. bentuknya. e) Hal yang berhubungan dengan penyidikan dan pengawasan. Oleh karena itu. Label Berwarna 5. Peraturan tentang makanan yang dikeluarkan oleh Menteri kesehatan yaitu : ./Per.1961 dapat diatur berdasarkan atas peraturan pemerintah mengenai hal berikut : a) Susunan bahan. Disamping itu.SIUP / Izin Prinsip .Peraturan Menteri Kesehatan No./XI/1976 tentang ketentuan Peredaran dan . Tetapi makanan yang busuk dapat menimbulkan akibat yang fatal.Peraturan Menteri Kesehatan No. IJIN DEPKES PADA MAKANAN Makanan Sudah ada UU Nomor 7 Tahun 1996 yang mengatur tentang pangan.Kes.Kes.Sample Minimum 3 (tiga) buah Sumber: Subdit. Ada aturan yang memberi rambu bagaimana suatu bahan pangan diproduksi dan diperdagangkan. Undang.Peraturan Menteri Kesehatan No./Per. bahan baku dan bahan penolong serta alat yang digunakan dalam memproduksi dan menjual barang tersebut. Sampai saat ini peraturan pemerintah belum ada.Hasil Uji Laboratorium . Menurut pasal 2 hygiene adalah segala usaha untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan. Copy SIUP. agar tidak beredar makanan yang tidak baik untuk dikonsumsi oleh masyarakat.syarat dan Pengawasan Air Minun.Kes. Perlindungan konsumen dibidang makanan dapat dibahas dari beberapa peraturan perundangundangan. muntah. walaupun tidak separah akibat salah penggunaan obat.280/Men./Per.10 th./XII/1976 tentang produksi dan peredaran makanan .Peraturan Menteri Kesehatan No.Label Berwarna / Haka Paten . Selain Obat-obatan makanan juga dapat memiliki dua fungsi yaitu sebagai makanan tetapi dalam hal lain dapat menyebabkan keracunan. sifat dan bahan pembungkus tersebut.110/Men.syarat lainya. Makanan sebagai barang . makanan juga dapat dibahas dari sudut UUD No./Per.undang barang tersebut diatas untuk dapat memberikan perlindungan langsung kepada konsumen masih memerlukan peraturan pelaksanaan berupa peraturan pemerintah.Peraturan Menteri Kesehatan No. bentuknya. DEPKES RI. bentuk dan kegunaan barang tersebut.329/Men. pemakaian alat pembungkus.1962 tentang hygiene usahausaha bagi umum.330/Men./Per. b) Pembungkus.01/Birhukmas/I/1975 tenteng syarat. Evaluasi dan Registrasi. Pembuatan barang yang tidak memenuhi syarat baik dilihat dari sudut pandang kesehatan ataupun politik ekspor. DITWAS Makanan & Minuman. . d) Ketentuan tentang laarangan pedagangan./XI/1975 tentang lodisasi Garam Konsumen.

Selama dalam proses audit apabila ditemukan hal-hal yang kurang/tidak memenuhi syarat standar BPOM.1962 .akan tetapi bila semuanya telah memenuhi syarat atau apa yg telah disarankan untuk diubah/diganti sudah dijalankan.menggunakan bahan pembungkus yg layak untuk digunakan sebagai pembungkus.44 dan No.Peraturan Menteri Kesehatan No. 4. Tahun 1949 No./Per.Syaratnya isi formulir pendaftaran dan sertakan contoh produk makanan yang akan didaftarkan . 2. 6.337 UU tentang Hygiene untuk usahausaha bagi umum No.Kes. Mengenai sanksi. 3) Tempat dan proses Produksi apakah layak.  Cara mendapatkan ijin DepKes RI untuk makanan Untuk bisa mendapatkan ijin dari DepKes dengan mendaftar di Dirjen BPOM (Badan Pengawasan Obat dan Makanan ) di DepKes. 5. 23 Tahun 1992 tentang Kesehatan UU Pokok Kesehatan No. pada saat di audit perlu di siapkan : 1) Resep makanan yg diproduksi dan dilampiri surat-surat data tehnik(spec) dari bahan makanan yg digunakan akan lebih bagus bila disertakan sertifiakat halal (biasanya bisa diperoleh dari perusahaan pembuat/pnyalur bahan makanan tsb) hal ini akan dperiksa apakah bahan makanan yg digunakan layak dikonsumsi & tidak membahayakan bagi kesehatan. maka yang dicantumkan dalam Peraturan Menke tersebut di atas hanyalah sanksi administrasi berupa pencabutan ijin dan pencabutan nomor pendaftaran./Per./VI/1977 tentang minuman Keras./Per. 329/Men. . . akan diberikan peringatan&saran untuk perbaikan dan akan dijadwal ulang untuk kembali di audit lagi . Wadah harus dibuat dari bahan yang tidak melepaskan zat yang dapat mengganggu kesehatan. 2) Tempat penyimpanan bahan baku akan diperiksa apakah penyimpananya rapi bersih & tidak mudah terkontaminasi oleh benda asing / serangga(binatang) yg bisa merusak /meracuni bahan baku tsb. Pengiklanan harus menyatakan hal yang benar sesuai dengan kenyataan yang bersangkutan. . aman tidak terkontaminasi/terbawa benda asing yang membahayakan bagi makanan tsb dan consumen yg akan mengkonsumsi./I/1978 tentang pedoman cara produksi yang baik untuk makanan.(dadung D) .235/Men.79/Men. 3. Semua peraturan Menteri Kesehatan diatas dikeluarkan dengan mendasar kepada : Undang Undang No. maka tinggal menunggu proses dari BPOM.23/Men. Peraturan Menkes No. Bahan Tambahan Makanan tidak boleh melampaui batas tertinggi yang diperbolehkan.9 tahun 1960 Ordonansi Bahan Berbahaya Stb. dan kemudian BPOM akan mengeluarkan sertifikat ijin produksi biasanya dng nomer MD (untuk barang produksi dalam negeri) dan nomer ML ( untuk kode barang produksi hasil import) .45 th. daftar bahan baku/mentah yang digunakan untuk memproduksi makan yang akan didaftarkan (setiap jenis makanan akan memerlukan penadataran yg berbeda jadi kalau ada 2 jenis makanan akan memerlukan 2 lembar pendaftaran) setelah terdaftar biasanya akan dijadwalkan dengan pemberitahuan kapan tempat dan produksi makanan akan di AUDIT /DIPERIKSA oleh team Auditor dari badan POM.Kes./III/1979 tentang label dan Periklanan Makanan.Kes.Peraturan Menteri Kesehatan No. Karyawan tidak boleh yang mendaerita penyakit menular atau penyakit lain yang ditetapkan MenKes.Peraturan Menteri Kesehatan No.11 th./Per. bersih dan sesuai prosedur untuk pengolahan makanan yg layak untuk dikonsumsi 4) Proses pengepakan / membungkus apakah bersih ./VI/1979 tentang bahan Tambahan Makanan.Peraturan Menteri Kesehatan No./Per.1974 tentang Pokok-Pokok dan Susunan Organisasi Departemen. .penandaan pada makanan yang mengadung bahan berasaal dari babi.Keputusan Presiden No./XII/1976 merupakan peraturan yang memuat ketentuan pokok mengenai makanan yang masih memerlukan sejumkah peraturan pelaksanaan. yaitu : 1.Kes.Kes.86/Men. Penandaan (Labeling) tidak boleh yang menimbulkan tafsiran yang salah. Larangan memproduksi makanan yang tidak memaenuhi standar mutu yang ditetapkan MenKes.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful