P. 1
Bilangan Biner

Bilangan Biner

|Views: 44|Likes:
Published by Arya Wahyu Wibowo
Bilangan Biner
Bilangan Biner

More info:

Published by: Arya Wahyu Wibowo on Mar 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/12/2012

pdf

text

original

Bilangan Biner

I. TUJUAN: 1.1 1.2 1.3 II. Mempelajari system bilangan Biner. Mempelajari konversi biner ke desimal. Mempelajari konversi desimal ke biner.

PENDAHULUAN Sistem bilangan biner adalah dasar untuk semua sirkit digital, dan kapasitas untuk bekerja dengan akurat dan efisien adalah penting dengan bilangan biner. BILANGAN BINER Arti biner adalah dua. System bilang biner hanya menggunakan dua digit yaitu 0 dan 1, atau dengan kata lain system bilangan biner mempunyai hanya dua keadaan 1 sampai 9 tidak dipergunakan . dengan perkataan lain bilangan-bilangan biner merupakan string dari 0 dan 1. Pada sirkit TTL kedua kenyataan itu dinyatakan dengan level tegangan sebagai definisi berikut : 1 = +5 ( Vdc ) = +Vcc 0 = 0 ( Vdc ) = Ground (Gnd) Tabel 2.1 dibawah ini memperlihatkan urutan bilangan biner yang dimulai dengan 0 desimal dan di akhiri dengan 15 desimal. B-3 disebut Most Significant Bit (MSB), sedangkan B-0 disebut Least Significant Bit ( LSB ).

Tabel 2.1

B-3 0 0 0 0 0 0 0 1 1 1 1 1 1 1 1 1

B-2 0 0 0 0 1 1 1 1 0 0 0 0 1 1 1 1

B-1 0 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1 0 0 1 1

B-0 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1 0 1

0 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15

KONVERSI BINER KE DESIMAL Mempunyai masing-masing bit pada ekivalen decimal mempunyai bobot desimalnya. LSB mempunyai bobot 1 sedangkan MSB mempunyai bobot 8. Untuk merubah bilangan ekivalen desimalnya, haruslah menjumlahkan bobot decimal setiap bit satu terjadi. Contoh : ekivalen decimal untuk bilangan 1101 adalah 8+4+0+1= 13. KONVERSI DESIMAL KE BINER Teknik yang popular untuk merubah bilangan decimal ke biner adalah double dabble menthod. Yaitu dengan membagi secara terus menerus bilangan dengan 2 dan mengambil sisi hasil bagi tersebut.

Contoh : Bilangan decimal 10 dijadikan bilangan biner. Caranya : 10 : 2 = 5 sisa 0 5 : 2 = 2 sisa 1 2 : 2 = 1 sisa 0 1 : 2 = 0 sisa 1 Jadi bilangan decimal 19 bilangan binernya adalah 1010. III. No. 1 ALAT – ALAT DAN KOMPONEN YANG DIGUNAKAN Alat-alat dan komponen IC 7480(Quad 2 Input AND Gate) IC 7432 (Quad 2 Input OR Gate) IC 7400 (Quad 2 Input NAND Gate) IC 7411 (Triple 3 Input AND Gate) IC 7486 (Quad 2 Input EX-OR Gate) Power Supply DC Multimeter Matrix Resistor 220 ohm LED Protoboard Kabel-kabel penghubung LANGKAH PERCOBAAN IV.1 IC 74193 adalah device MSI yang mampu menghitung bilangan biner seperti tabel 2.1. ia akan menghitung setiap mendapat trigger positif pada clock CPu. Output adalah bilangan biner 4 bit Q3, Q2, Q1 dan Q0. Memperhatikan data sheet IC 74193 dan menentukan pin-pin untuk halhal dibawah ini, yaitu : Clock input = CPu =……………………………………………………………………………………………… Master reset = MR =………………………………………………………………………………………………. Power supply = Vcc =……………………………………………………………………………………………. Ground =Gnd =……………………………………………………………………………………………………… Binary output Jumlah 1 1 1 1 1 1 1 1 2 1 1

2 3 4 5 6 7 IV.

LSB = Q0 =…………………………………………………………………………………………………………….. 2d LSB = Q1 =………………………………………………………………………………………………………… 3d LSB = Q2 =……………………………………………………………………………………………………….. MSB = Q3 =……………………………………………………………………………………………………………. IV.2 Menghubungkan Vcc = 5 ( Vdc ) dan Gnd ke IC 74193 dan dihubungkan P0,P1, P3 ke ground serta hubungkan MR ke Vcc dan ukur tegangan pada output binary. ( untuk mengetahui pin-pin yang dihubungkan baik untuk input atau output dapat melihat seperti gambar 1) IV.3 Mencatat hasil yang diperoleh pada data hasil percobaan. IV.4 Merangkai IC 74193 ( gambar 1 ) dengan menggunakan CPu dengan frekuensi 1 Hz, MR dengan ground dan kemudian amatilah output yang terjadi dan mencatat bilangan biner yang muncul dan merubah kedalam bentuk decimal. IV.5 Untuk mempermudah pekerja ikutilah petunjuk-petunjuk yang ada pada tabel II. IV.6 Mencatat dan memasukkan data-data yang diperoleh pada langkah IV.4 ke dalam tabel II. IV.7 Merubah bentuk-bentuk decimal dan biner kedalam bilangan heksa dan oktal pada Tabel II. V. HASIL PERCOBAAN

VI.

TUGAS V.I Rubahlah 31 F(H) ke bilangan decimal ! V.2 Rubahlah 101111111011 ke bilangan decimal ! V.3 Bagaimana hubungan antara bilangan biner dengan bilangan heksa dan oktal ?

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->