P. 1
PENATAAN KELAS

PENATAAN KELAS

|Views: 306|Likes:
Published by Jane Kagaku

More info:

Published by: Jane Kagaku on Mar 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/25/2014

pdf

text

original

KATA PENGANTAR Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Illahi Rabbi yang telah memberikan rahmat dan

hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah ini. Makalah dengan judul Penataan Tempat Duduk sebagai Bentuk Pengelolaan Kelas ini disusun sebagai Ujian Akhir Semester (UAS) tahap pertama. Penulis juga tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu. Terutama kepada Bapak Dr. Uhar Suharsaputra, M.Pd selaku dosen dan Bapak Akhmad Sudrajat, M.Pd selaku asisten dosen yang telah menugaskan penyusunan makalah ini. Penulis merasa bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan. Untuk itu penulis mengharapkan saran dan kritik yang membangun guna penyusunan selanjutnya. Semoga dengan disusunnya makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya, dan tak lupa bagi pembaca umumnya. Kuningan, Juli 2008

Penulis =================================================== BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Dalam proses pembelajaran bahwa penguasaan pengetahuan dan keterampilan hidup yang dibutuhkan siswa dalam menghadapi kehidupan rill adalah merupakan tujuan pendidikan. Tetapi dalam proses pembelajaran dalam kelas bagaiamana siswa dapat menguasai dan memahami bahan ajar secara tuntas masih merupakan masalah yang sulit. Hal tersebut dikarenakan bahwa dalam satu kelas para siswa adalah merupakan makhluk sosial yang mempunyai latar belakang yang berbeda. Perbedaan tersebut dapat dilihat dari aspek kecerdasan, pisikologis, biologis. Dari perbedaan tersebut maka dapat menimbulkan beragamnya sikap dan anak didik di dalam kelas. Menjadi tugas guru bagaiman menjadikan keanekaragaman karakteristik siswa tersebut dapat diatasi sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai. Hal itu merupakan tugas bagi guru dalam mengelola kelas dengan baik. Keterampilan guru dalam pelaksanaan proses pembelajaran tidak hanya tertuang dalam penguasaan bahan ajar atau penggunaan metode pembelajaran, tetapi proses pembelajaran yang baik akan dipengaruhi pula oleh iklim belajar yang kondusif atau maksimal berkaitan dengan pengaturan orang (siswa) dan barang.

Pengelolaan kelas yang baik akan melahirkan interaksi belajar mengajar yang baik pula. salah satunya yaitu pengaturan ruangan kelas berupa penataan tempat duduk siswa.emosional yang positif . Dari permasalahan tersebut maka kiranya perlu bagi guru atau calon pengajar mengetahui dan memahami tentang pengelolaan kelas. Hal ini kiranya tidak perlu terjadi apabila ada usaha yang dapat dilakukan oleh guru dalam menciptakan iklim belajar yang kondusif dan maksimal. menciptakan hubungan interpersonal yang baik dan iklim sosoi. Keberhasilan kegiatan belajar mengajar dapat diketahui setelah diadakan evaluasi dengan seperangkat item soal yang sesuai dengan rumusan tujuan pembelajaran. serta menciptakan dan memelihara organisasi kelas yang produktif dan efektif. pemberian ganjaran.wordpress. B. =================================================== BAB II PENATAAN TEMPAT DUDUK SISWA SEBAGAI BENTUK PENGELOLAAN KELAS A. menyatakan bahwa: “Pengelolaan kelas lebih berkaitan dengan upaya-upaya untuk menciptakan dan mempertahankan kondisi yang optimal bagi terjadinya proses belajar (pembinaan rapport. Pengertian Pengelolaan Kelas Menurut Winataputra (2003). Akhmad Sudrajat (akhmadsudrajat.com). penyelesaian tugas oleh peserta . penghentian perilaku peserta didik yang menyelewengkan perhatian kelas. Tujuan Penulisan Dari pemaparan di atas maka yang menjadi tujuan penulisan makalah ini yaitu: Untuk memperoleh gambaran tentang apa itu pengelolaan kelas Untuk memperoleh gambaran tentang penataan tempat duduk siswa sebagai bentuk dari pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru dalam upaya pencapaian tujuan pembelajaran dan pendidikan. menyatakan bahwa pengelolaan kelas adalah serangkaian kegiatan guru yang ditujukan untuk mendorong munculnya tingkah laku siswa yang diharapkan dan menghilangkan tingkah laku siswa yang tidak diharapkan. maka dapat dikatakan bahwa guru telah berhasil dalam mengajar. Manfaat Penulisan Adapun manfaat dari penulisan makalah ini yaitu dapat menambah wawasan bagi guru dan mahasiswa keguruan tentang pengelolaan kelas. Tujuan pembelajaran pun dapat dicapai tanpa menemukan kendala yang berarti. Misalnya penataan ruang kelas berupa pengaturan/ penataan tempat duduk yang sesuai dengan kegiatan yang sedang berlangsung. C. dan bagaimana penataan tempat duduk siswa sebagai bentuk dari pengelolaan kelas yang dilakukan oleh guru. Dengan tercapainya tujuan pembelajaran.Banyaknya keluhan guru karena sukarnya mengelola kelas sehingga tujuan pembelajaran sukar untuk dicapai.

selama proses pembelajaran. ventilasi) dll. Ada beberapa prinsip yang perlu diperhatikan oleh guru dalam menata lingkungan fisik kelas menurut Loisell (Winataputra. didalamnya mencakup pengaturan orang (peserta didik) dan fasilitas”. 4. Begitu pula guru harus dapat memandang semua siswa kegiatan pembelajaran. Selain itu jarak antar tempat duduk harus cukup untuk dilalui oleh siswa sehingga siswa dapat bergerak dengan mudah dan tidak mengganggu siswa lain yang sedang bekerja. B. Dan menurut Winzer (Winataputra. penetapan norma kelompok yang produktif). sehingga siswa secara leluasa dapat memandang guru. Accesibility (mudah dicapai) Penataan ruang harus dapat memudahkan siswa untuk meraih atau mengambil barang-barang yang dibutuhkan selama proses pembelajaran.9) menyatakan bahwa pengelolaan kelas adalah cara-cara yang ditempuh guru dalam menciptakan lingkungan kelas agar tidak terjadi kekacauan dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mencapai tujuan akademis dan sosial. 1003: 9.didik secara tepat waktu. Dari pendapat diatas maka dapat disimpulkan bahwa pengelolaan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru yang ditujukan untuk menciptakan kondisi kelas yang memungkinkan berlangsungnya proses pembelajaran yang kondusif dan maksimal. Fleksibilitas (Keluwesan) Barang-barang di dalam kelas hendaknya mudah ditata dan dipindahkan yang disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran. 2. Seperti penataan tempat duduk yang perlu dirubah jika proses pembelajaran menggunakan metode diskusi.22) yaitu: 1. 3. perlengkapan dan bahan ajar. benda atau kegiatan yang sedang berlangsung. untuk itu perlu diperhatikan pengaturan/ penataan ruang kelas dan isinya. lingkungan kelas (cahaya. dan kerja kelompok. Kenyamanan . Penataan Ruang Kelas Pembelajaran yang efektif dapat bermula dari iklim kelas yang dapat menciptakan suasana belajar yang menggairahkan. dan antar siswa. temperatur udara. Pengelolaan kelas ditekankan pada aspek pengaturan (management) lingkungan pembelajaran yaitu berkaitan dengan pengaturan orang (siswa) dan barang/ fasilitas. Kegiatan guru tersebut dapat berupa pengaturan kondisi dan fasilitas yang berada di dalam kelas yang diperlukan dalam proses pembelajaran diantaranya tempat duduk. Visibility ( Keleluasaan Pandangan) Visibility artinya penempatan dan penataan barang-barang di dalam kelas tidak mengganggu pandangan siswa. 2003: 9. Lingkunagan kelas perlu ditata dengan baik sehingga memungkinkan terjadinya interaksi yang aktif antara siswa dengan guru.

Dan . bila tempat duduknya bagus. bentuk setengah lingkaran. sesuai dengan keadaan tubuh siswa. tidak terlalu besar. dan satu tempat yang diduduki oleh beberapa orang siswa.Kenyamanan disini berkenaan dengan temperatur ruangan. hal-hal berikut perlu diperhatikan menurut Conny Semawan. ada yang satu tempat duduk dapat di duduki oleh seorang siswa. Ruangan kelas yang indah dan menyenangkan dapat berengaruh positif pada sikap dan tingkah laku siswa terhadap kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Berkaitan dengan penataan ruang kelas belajar maka pada penulisan makalah ini hanya berkaitan dengan pengelolaan kelas berupa penempatan tempat duduk siswa saja. Sebenarnya banyak macam posisi tempat duduk yang bias digunakan di dalam kelas seperti berjejer ke belakang. dan kepadatan kelas. bundar. Keindahan Prinsip keindahan ini berkenaan dengan usaha guru menata ruang kelas yang menyenangkan dan kondusif bagi kegiatan belajar. tidak terlalu rendah. Maka siswa akan merasa nyaman dan dapat belajar dengan tenang.wordpress: 3) yaitu:       Ukuran bentuk kelas Bentuk serta ukuran bangku dan meja Jumlah siswa dalam kelas Jumlah siswa dalam setiap kelompok Jumlah kelompok dalam kelas Komposisi siswa dalam kelompok (seperti siswa yang pandai dan kurang pandai. Penyusunan dan pengaturan ruang belajar hendaknya memungkinkan anak duduk bekelompok dan memudahkan guru bergerak secara leluasa untuk membantu dan memantau tingkah laku siswa dalam belajar. cahaya. Sebaiknya tempat duduk siswa itu mudah di ubah-ubah formasinya yang disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan pembelajaran. dan sebagainga. berhadapan. (udhiezx. Biasanya posisi tempat duduk berjejer kebelakang digunakandalam kelas dengan metode belajar ceramah. 5.dkk. Untuk ukuran tempat dudukpun sebaiknya tidak terlalu besar ataupun terlalu kecil sehingga mudah untuk diubah-ubah dan juga harus disesuaikan dengan ukuran bentuk kelas.tempat duduk dapat mempengaruhi proses pembelajaran siswa. Bentuk dan ukuran tempat yang digunakan bermacam-macam. Tempat Duduk Siswa Tempat duduk merupakan fasilitas atau barang yang diperlukan oleh siswa dalam proses pembelajaran terutama dalam proses belajar di kelas di sekolah formal. Dalam pengaturan ruang belajar. C. suara. pria dan wanita). Dan untuk metode diskusi dapat menggunakan posisi setengah lingkaran atau berhadapan. persegi empat panjang.

maka menurut Lie (2007: 52) ada beberapa model penataan bangku yang biasa digunakan dalam pembelajaran kooperatif. Persamaan dan perbedaan dalam kecakapan Persamaan dan perbedaan dalam hasil belajar Persamaan dan perbedaan dalam bakat Persamaan dan perbedaan dalam sikap Persamaan dan perbedaan dalam kebiasaan Persamaan dan perbedaan dalam pengetahuan/pengalaman Persamaan dan perbedaan dalam ciri-ciri jasmaniah Persamaan dan perbedaan dalam minat Persamaan dan perbedaan dalam cita-cita Persamaan dan perbedaan dalam kebutuhan Persamaan dan perbedaan dalam kepribadian Persamaan dan perbedaan dalam pola-pola dan tempo perkembangan Persamaan dan perbedaan dalam latar belakang lingkungan. dua kelompok duduk berbagi satu meja Dan masih ada beberapa bentuk posisi tempat duduk yang dapat diterapkan dalam pembelajaran kooperatif ini. Persamaan dan perbedaan dimaksud adalah :               Persamaan dan perbedaan dalam kecerdasan (inteligensi). siswa dalam satu kelompok ditempatkan berdekatan Meja Panjang Meja Kelompok. Menurut Abu Ahmadi dan Widodo Supriyono (udhiezx. Hal ini penting karena guru perlu menyusun atau menata tempat duduk yang dapat memberikan suasana yang nyaman bagi para siswa. . baik dilihat dari aspek kecerdasan. Hal yang tidak boleh kita lupakan bahwa dalam penataan tempat duduk siswa tersebut guru tidak hanya menyesuaikan dengan metode pembelajaran yang digunakan saja. siswa bekelompok di ujung meja Penataan tapal kuda. dan biologis siswa itu sendiri. psikologis. Tetapi seorang guru perlu mempertimbangkan karakteristik individu siswa. Dalam memilih desain penataan tempat duduk perlu memperhatikan jumlah siswa dalam satu kelas yang kan disesuaikan pula dengan metode yang akan digunakan. diantaranya seperti:      Meja tapal kuda. siswa dalam satu kelompok ditempatkan berdekatan Meja berbaris.wordpress: 4) melihat siswa sebagai individu dengan segala perbedaan dan persamaannya yang pada intinya mencakup ketiga aspek di atas.sebagai alternatif penataan tempat duduk dengan metode kerja kelompok atau bahkan bentuk pembelajaran kooperatif.

D. dimana menempatkan siswa yang mempunyai tubuh tinggi dan atau rendah. perabot. dan juga menyenangkan bagi siswa. Karena pengelolaan kelas yang efektif akan menentukan hasil pembelajaran yang dicapai. Penataan Tempat Duduk Siswa Sebagai Bentuk Pengelolaan Kelas Tujuan utama penataan lingkungan fisik kelas ialah mengarahkan kegiatan siswa dan mencegah munculnya tingkah laku siswa yang tidak diharapkan melalui penataan tempat duduk. sangat berguna dalam membantu usaha pengaturan siswa di kelas.Berbagai persamaan dan perbedaan kepribadian siswa di atas. suka melamun. Pengelolaan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh guru yang ditujukan untuk menciptakan kondisi kelas yang memungkinkan berlangsungnya proses pembelajaran yang kondusif dan maksimal. Sesuai dengan maksud pengelolaan kelas sendiri bahwa pengelolaan kelas merupakan upaya yang dilakukan oleh guru dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang kondusif. dan barang-barang lainnya di dalam kelas. postur tubuh siswa. 2003: 9-21) bahwa “penataan lingkungan kelas yang tepat berpengaruh terhadap tingkat keterlibatan dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran. Lebih jauh. karena hal ini akan membantu dalam pencapaian tujuan pembelajaran sendiri. Pengelolaan kelas ditekankan pada aspek . Hal ini sesuai dengan pendapat Winzer (Winataputra. Dengan penataan tempat duduk yang baik maka diharapkan akan menciptakan kondisi belajar yang kondusif. Penempatan siswa kiranya harus mempertimbangan pula pada aspek biologis seperti. Dan bagaimana menempatkan siswa yang mempunyai kelainan dalam arti secara psikologis. Selain itu pengelolaan kelas dimaksudkan untuk menciptakakan. Terutama berhubungan dengan masalah bagaimana pola pengelompokan siswa dan penataan tempat duduk dengan metode belajar kelompok guna menciptakan lingkungan belajar aktif dan kreatif. Kesimpulan Keterampilan pengelolaan kelas perlu dimiliki oleh guru. pajangan. sehingga kegiatan belajar yang penuh kesenangan dan bergairah dapat terlaksana. memelihara tingkah laku siswa yang dapat mendukung proses pembelajaran. dll. misalnya siswa yang hiper aktif. diketahui bahwa tempat duduk berpengaruh jumlah terhadap waktu yang digunakan siswa untuk menyelesaikan tugas yang diberikan”. Maka dengan demikian pengelolaan kelas berupa penataan tempat duduk siswa sebagai bentuk pengelolaan kelas dapat membantu menciptakan proses pembelajaran yang sesuai dengan tujuan. Penataan tempat duduk adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh guru dalam mengelola kelas. =================================================== BAB III PENUTUP A. melalui kegiatan pengaturan siswa dan barang/ fasilitas.

2007. Hal tersebut sisebabkan karena tempat duduk yang nyaman akan membantu siswa untuk tenang dalam belajar dan apat pula menimbulkan gairah belajar siswa. Jakarta: Universitas Terbuka Departemen Pendidikan Nasional http://udhiexz. Adapun saran yang dapat dilakukan dalam penatan tempat duduk seperti:  Menentukan posisi tempat duduk yang disesuaikan dengan metode pembelajaran dan tujuan pembelajaran. Pengelolaan kelas menyangkut kepada menciptakan iklim atau kondisi belajar yang kondusif dan aksimal. Salah satu bentuk pengelolaan kelas adalah penatan tempat duduk. M. Anita Lie. M. Saran Kiranya perlu menjadi perhatian bagi guru dan bahkan calon pengajar bahwa keterampilan mengelola kelas salah satunya penataan tempat duduk harus dikuasai.pengaturan (management) lingkungan pembelajaran yaitu berkaitan dengan pengaturan orang (siswa) dan barang/ fasilitas. yang disampaikan oleh Bapak Dr. Winataputra. Melalui penatan tempat duduk yang tepat diharapkan akan menfasilitasi siswa untuk belajar dengan aktif. Makalah ini dibuat dalam rangka memenuhi salah satu tugas mata kuliah seminar Ilmu Manajemen. B. Teknik Pengelolaan Kelas. =================================================== DAFTAR PUSTAKA    Akhmad Sudrajat. Cooperative Learning (Memperaktikan Cooperatif Learning di Ruang-ruang Kelas). Jakarta: PT Grasindo Udin S. http://akhmadsudrajat. misalnya menempatkan siswa yang berpostur tingi di belakang. Kondisi baik bentuk. menempatkan siswa yang hiper aktif di depan sehingga guru mudah untuk memantau.com. ukuran tempat duduk harus baik dan pas Menggunakan tempat duduk yang mudah diatur atau diubah-ubah untuk mempermudah merubah posisi tempat duduk Penempatan siswa sesuai dengan karakteristik yang dimilikinya. dan Bapak Akhmad Sudrajat. . Uhar Suharsaputra.Pd. serta mempertimbangkan kesesuaian metode yang digunakan dengan tujuan akhir dari pembelajaran itu sendiri. dimana penatan tempat duduk perlu memperhatikan lingkungan fisik kelas dan juga keanekaragaman karakteristik siswa.com/2008/05/27/pengelolaan-kelas Epa Muhopilah*)) adalah mahasiswa tingkat IV pada Program Studi Pendidikan Ekonomi FKIPUniversitas Kuningan.wordpress. 2008.wordpress. Srategi Belajar mengajar. 2003.Pd. Kondisi dan posisi tempat duduk dapat menentukan tingkat aktivitas belajar siswa di kelas.

com/2008/07/28/penataan-tempat-duduk-siswa-sebagai-bentukpengelolaan-kelas/ .wordpress.http://akhmadsudrajat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->