KISI KISI PAJAK kelas A 1. Materi setelah uts 2. Pph perhitungan pasal 21 honor mingguan 3.

Pasal 22 dan 23 , 26 , pasal 4 ayat 1 4. 2-3 soal perhitungan 5. Persengketaan antara fiskus dgn WP 6. Objek2 pajak mana yang dikenakan mana yg tidak 7. Subjek2 pajak 8. Penghasilan yang dikenakan pajak 9. Tetang pemotongan pengahsilan berupa 10. Kewenangan untung memotong pasal 4 ayat 1 adalah bendahara 11. Pembetulan ketetapan pajak 12. Ketentuan undang2 pph, ttg ketentuan tentang subjek pajak, yang kena objek pajak penghasilan, kriteria 13. Keberatan 14. Penagihan pajak, dokumen2 nya 15. Sesi ke 10 16. Pasal 23 26 perhitungan, di kertas fotocopy 17. Tata cara penyetoran 18. Penyetoran pajak menggunakan Dokumen pajak tertentu , itu kenapa? 19. Apa yng terkait ttg pasal 21 dan 23 lah , terus perbedaannya 20. Dasar pengenaan pajak 21. Dasar penghitungan pph, macam2 pengenaan pajak, sebutkan dan jelaskan? Contohnya juga 22. Jawab harus panjang lebar biar nilainya banyak Pasal 4 ayat 2 Penghasilan yang dihasilkan pph pasal 4 ayat 2 atas persewaan tanah dan atau bangunan, atas penghasiln yang diterima atau diperoleh orang pribadi atau badan dari persewaan tanah dan/atau bengunan berupa tanah, rumah, rusun, apartemen , gedung perkantoran, rumah kantor, rumah toko, gudang dan industi wajib dibayar pajak penghasilannya. Oran pribadi atau badan yang menerima atau memperoleh penghasilan dari persewaan tanah dan/atau bangunan wajib membayar sendiri pph yang terutang atau dipotong oleh penyewa yang bertindak sebagai pemotong pajak. Besarnya pajak penghasilan yang wajib dipotong adalah sebesar 10% dari jumlah bruto nilai persewaan atau nilai sewa ( tidak termasuk ppn dan besifat final) Pengahasilan atas dasar jasa konstruksi, pp no 40 tahun 2009, Tentang pajak penghasilan atas penghasilan dari usaha jasa konstruksi. 1. Jasa perencanaan konstruksi a. Untuk penyedia jasa yang memiliki kualifikasi usaha 4% b. Penyedia jasa yang tidak memiliki kualifikasi usaha 6% 2. Jasa pelaksanaan konstruksi

Penyedia jasa yang tidak memiliki kualifikasai . tarif 4% b. Besarnya pajak penghasilan yang dipotong adalah jumlah pembayaran tidak termasuk ppn dikalikan tarif. Penyedia jasa yang memiliki kualifikasi usaha . . Jasa pengawasan konstruksi a. tarif 3% 3.a. Atas keterlambatan penyetoran pph. Penyedia jasa selain huruf a dan b . tarif 6% Bersifat final sama seperti tanah. Penyedia jasa yang memiliki kualifikasi usaha kecil tarif 2% b. Penyedia jasa yang tidak memiliki kualifikasi usaha tarif 4% c. saat uang pembayaran diserahkan disitu juga saat pemotongannya. Atas transaksi jasa konstruksi. bendahara wajib membuat bukti potong pph pasal 4 ayat 2 dan harus di setorkan ke kas negara paling lambat tgl 10 bulan berikutnya. dikenakan sanksi 2% perbulan dari nilai yang di tentukan maksimal 24 bulan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful