MATERI PKN X SEMESTER 1

BAB I HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA 1. INDIKATOR SATU MENDESKRIPSIKAN KEDUDUKAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU DAN MAKHLUK SOSIAL. A. PENGERTIAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK INDIVIDU Individu, artinya perseorangan atau pribadi yang terpisah dari orang lain. Manusia sebagai makhluk individu terdiri dari unsur jasmani (raga) dan rohani (jiwa) yang tidak dapat dipisahpisah, jiwa raga inilah yang membentuk individu. Manusia juga diberi potensi atau kemampuan (akal, pikiran, perasaan dan keyakinan) sehingga sagub berdiri sendiri serta bertanggung jawab terhadap dirinya. Melalui akal dan pikirannya manusia dapat menaklukkan makhluk lain dan memanfaatkan segala sesuatu untuk keperluan hidupnya. Dengan akal pikirannya pula manusia dapat melakukan berbagai inovasi (penemuan teknologi komunikasi, computer, informasi) Sedangkan perasaan dan keyakinan adalah suatu kelebihan yang dimiliki manusia untuk dapat membedakan yang baik dan yang buruk, yang benar dan yang salah. Dengan perasaan dan keyakinan yang ada, manusia dapat berhubungan dengan kodrat gaib, yaitu Tuhan. Sedangkan individualisme adalah paham yang menganggap diri sendiri lebih penting dari pada orang lain. B. PENGERTIAN MANUSIA SEBAGAI MAKHLUK SOSIAL Menurut Aristoteles (384-322 SM) salah seorang ahli pikir Yunani Kuno, bahwa manusia itu adalah Zoon Politicon atau makhluk yang pada dasarnya selalu ingin bergaul dan berkumpul dengan sesama manusia lainnya. Status makhluk sosial melekat pada diri setiap individu. Ia tidak

bisa bertahan hidup secara utuh hannya dengan mengandalkan dirinya sendiri saja. Sejak lahir sampai meninggal dunia manusia memerlukan bantuan atau kerjasama dengan orang lain. 2. INDIKATOR KEDUA MENGANALISIS PENGERTIAN DAN UNSUR

TERBENTUKNYA BANGSA A. PENGERTIAN BANGSA 1. PENDAPAT PARA AHLI 1. ERNEST RENAN Bangsa terbentuk karena adanya keinginan untuk hidup bersama ( hasrat untuk bersatu ) dengan perasaan kesetiakawanan yang agung. 2. OTTO BAUER Bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter, karakteristik tumbuh karena adanya kesamaan nasib. 3. F. RATZEL Bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Hasrat itu timbul karena adanya rasa kesatuan antara manusia dan tempat tinggalnya (paham geopolitik) 4. HANS KOHN Bangsa adalah buah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah. Suatu bangsa merupakan golongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak. 5. JALOBSEN, LIPMAN Bangsa adalah suatu kesatuan budaya (cultural unity) dan kesatuan politik (political unity) 2. MENURUT ISTILAH

Istilah bangsa terjemahan dari kata nation (bahasa Inggris) kata nation berasal dari bahasa latin, natio artinya sesuatu telah lahir, yang bermakna keturunan. Kelompok orang yang berada dalam satu keturunan. Nation dalam bahasa Indonesia artinya bangsa. Nation berubah jadi national yang artinya kebangsaan. Pahamnya dinamakan nasionalisme artinya paham atau semangat kebangsaan. 3. MENURUT SOSIOLOGIS / ANTROPOLOGIS Bangsa adalah persekutuan hidup yang disatukan oleh adanya kesamaan sejarah, tradisi, keturunan, kepecayaan, budaya dan bahasa. Ikatan itu disebut ikatan primordial. Dengan ikatan itu kita bisa membedakan antara Suku Bangsa Batak dan Suku Bangsa Jawa atau Sunda. Persekutuan hidup, artinya perkumpulan orang-orang yang saling membutuhkan dan bekerjasama untuk mencapai tujuan bersama dalam suatu wilayah tertentu. Persekutuan hidup itu dapat berupa persekutuan hidup mayoritas dan minoritas.

4. MENURUT POLITIS Bangsa dalam pengertian politik adalah suatu masyarakat dalam suatu daerah yang sama dan mereka tunduk kepada kedaulatan negaranya sebagai suatu kekuasaan teringgi keluar dan kedalam, diikat oleh sebuah organisasi kekuasaan / politik, yaitu negara beserta pemerintahnya, serta di ikat oleh satu kesatuan wilayah nasional, hukum, perundang-undangan yang berlaku. 5. MENURUT KBBI Bangsa adalah orang-orang yang bersamaan asal keturunan, adat, bahasa, dan sejarah serta berpemerintahan sendiri B. UNSUR TERBENTUKNYA BANGSA HANS KOHN FAKTOR OBJEKTIF

Kebanyakan

bangsa

terbentuk

karena

adanya

faktor-faktor

objektif

tertentu

yang

membedakannya dari bangsa lain, yakni sbb: - kesamaan keturunan - wilayah, bahasa. - adat istiadat. - kesamaan politik. - perasaan, agama. Faktor objektif terpenting terbentuknya suatu bangsa adalah, adanya kehendak atau kemauan bersama atau nasionalisme. FRIEDRICH HERTZ EMPAT UNSUR 1. Keinginan untuk mencapai kesatuan nasional yang terdiri atas kesatuan sosial, ekonomi, politik, agama, kebudayaan, komunikasi dan solidaritas. 2. Keinginan untuk mencapai kemerdekaan dan kebebasan nasional sepenuhnya, yaitu bebas dari dominasi dan campur tangan bangsa asing terhadap urusan dalam negerinya. 3. Keinginan akan kemandirian, keunggulan, individualisme, keaslian dan kekhasan. 4. Keinginan untuk menonjol (unggul) di antara bangsa-bangsa dalam mengejar kehormatan, pengaruh dan prestise 2. UMUM 1. Ada sekelompok manusia yang mempunyai kemauan untuk bersatu. 2. Berada dalam satu wilayah tertentu.

dan secita-cita 5. membuat berdiri . Secara psikologis merasa senasib. Ada kehendak untuk membentuk atau berada di bawah pemerintahan yang dibuatnya sendiri. setujuan. Jerman) dan state (Inggris) kedua kata itu berasal dari bahasa latin yaitu status atau statum yang berarti menempatkan dalam keadaan berdiri. KETIGA MENGANALISIS PENGERTIAN DAN TERJADINYA . SECARA UMUM 1. 4. Suatu organisasi di antara sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang bersama-sama mendiami wilayah tertentu dengan mengakui adanya suatu pemerintahan yang mengurus tata tertib dan keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia. 3. budaya. dalam arti luas negara merupakan kesatuan sosial yang diatur secara konstitusional untuk mewujudkan kepentingan bersama. Suatu perserikatan yang melaksanakan suatu pemerintahan. 2. sepenanggungan. 2. kota.INDIKATOR NEGARA A. Ada kesamaan karakter. wilayah yang permanen.Status juga berarti menunjukan sifat atau keadaan tegak dan tetap. dan membedakannya dengan kondisi masyarakat dunia luar untuk ketertiban sosial. atau penguasa. Negara adalah organisasi yang di dalamnya ada rakyat. dan pemerintahan yang berdaulat. identitas. melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuasaan untuk memaksa yang berada dalam suatu wilayah masyarakat tertentu. PENGERTIAN NEGARA 1. bahasa sehingga dapat dibedakan dengan bangsa lain. Negara juga berasal dari bahasa Sansekerta yang berarti wilayah. ETIMOLOGIS Negara berasal dari kata staat (Belanda .3.

3. MENURUT PARA AHLI GEORGE JELLINEK Negara adalah organisasi kekuasaan dan sekelompok manusia yang mendiami wilayah tertentu HEGEL Negara adalah organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal KRANEN BURG Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena adanya kehendak dari suatu golongan atau bangsa KARL MARK Negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum borjuis/kapitalis)untuk menindas atau mengeksploitasi kelas yang lain (proletariat/buruh) SOLTAU Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengendalikan persoalan bersama atas nama rakyat. 4. untuk maksut tersebut pemerintah diberi kekuasaan memaksa. DJOKOSOETONO . Suatu daerah territorial yang rakyatnya diperintah oleh sejumlah pejabat yang berhasil menuntut warganya dalam ketaatan pada perundangan melalui penguasaan kontrol dari kekuasaan yang sah. Suatu assosiasi yang menyelenggarakan penertiban dalam suatu masyarakat atau wilayah. dengan berdasarkan sistem hukum yang diselenggarakan oleh suatu pemerintah. 3.

Negara adalah suatu organisasi manusia atau kumpulan manusia yang berada dibawah suatu pemerintahan yang sama SOENARKO Suatu jenis dari suatu organisasi masyarakat yang mengandung tiga kriteria. yang harus memenuhi tiga syarat pokok: rakyat tertentu. yaitu harus ada daerah. suatu persekutuan hukum yang menempati daerah tertentu dan yang diperlengkapi dengan kekuasaan tertinggi untuk mengurus kepentingan bersama. MR. MENURUT RIWAYAT PERTUMBUHANNYA. 1. Organisasi itu adalah ikatan-ikatan fungsi atau lapangan-lapangan kerja tetap B.TERJADINYA NEGARA Terjadinya negara dapat dilihat dari beberapa cara antara lain: 1. PERTUMBUHAN PRIMER FASE GENOOTSCHAFT . BELLEFROID Negara. daerah tertentu. warga negara. suatu masyarakat hukum. M. NASRUN Negara adalah suatu bentuk pergaulan hidup tertentu. dan kekuasaan tertentu. LOGEMAN Organisasi kemasyarakatan yang mempunyai tujuan untuk mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya. pemerintahan yang berdaulat.

FASE NEGARA NASIONAL Pada awalnya negara nasional diperintah oleh raja yg absolut dan tersentralisasi. meskipun cara terbentuknya kadang-kadang tidak sah menurut hukum.hanya ada satu identitas kebangsaan. FASE NEGARA DEMOKRASI Rakyat sadar bahwa mereka tak mau terus diperintah oleh raja yang absolut. Kenyataan terbentuknya negara secara sekunder tidak dapat dimungkiri. muncullah negara yang menggantikan negara yang ada tersebut. namun karena adanya revolusi. intervensi dan penaklukan. PERTUMBUHAN SEKUNDER Negara sebelumnya telah ada. kemudian berkembang jadi kelompok masyarakat hukum tertentu (suku) yang dipimpin oleh kepala suku sebagai primus interpares (orang pertama di antara yang sederajat) FASE KERAJAAN (RIJK) Kepala suku sebagai primus interpares kemudian menjadi seorang raja dengan cakupan wilayah yang lebih luas yang dilengkapi dengan persenjataan dan membangun angkatan bersenjata sehingga raja jadi berwibawa. Dengan demikian lambat laun tumbuh kesadaran akan kebangsaan dalam bentuk negara nasional.semua rakyat dipaksa mematuhi kehendak dan perintah raja. 2. fase demikian dinaamakan fase nasional.TERJADINYA NEGARA PENDEKATAN FAKTUAL . Fase ini disebut dengan kedaulatan rakyat yang pada akhirnya mendorong lahirnya negara demokrasi. 2.Kehidupan manusia diawali dari sebuah keluarga. Sekaligus berkeinginan untuk ambil bagian dalam mengendalikan pemerintahan dan memilih pemimpinnya sendiri sebagai perwujudan aspirasi mereka.

Sleeswijk diserahkan Austria kepada Jerman PENDUDUKAN . Suriah. Bangladesh. Tim-Tim dari Indonesia PERJUANGAN (PROKLAMASI) Negara itu hasil dari rakyat suatu negara. India. Jerman Barat dan Jerman Timur jadi Jerman. Liberia dijadikan negara oleh budak negro kemudian menjadi negara mardeka 1847 SEPARATISE (PEMISAHAN) Memisahnya suatu bagian wilayah negara dan terbentuknya negara baru. India. Kongo dimerdekakan Perancis atau suatu wilayah diserahkan kepada negara lain berdasarkan perjanjian. PEMECAHAN Terbentuknya negara-negara baru akibat terpecahnya negara lama sehingga negara sebelumnya menjadi tidak ada lagi. Irak mencaplok Kuwait 1990 CESSIE (PENYERAHAN) Pemberian kemerdekaan kepada suatu koloni oleh negara lain yang umumnya adalah bekas jajahannya. Indonesia FUSI/PELEBURAN Penggabungan dua atau lebih negara menjadi negara baru. Yordania. tapi negara lama masih ada. ANEXATIE (PENCAPLOKAN) Suatu negara berdiri di suatu wilayah yang dikuasai oleh bangsa lain tanpa reaksi berarti. Mesir. yang dijajah oleh negara lain. Yugolavia. Pakistan.OCCOPATIE (PENAKLUKAN) Suatu daerah yagg tidak bertuan kemudian diambil alih dan didirikan negara di wilayah itu. Mis. Uni Soviet. Israel mencaplok Palestina. Belgia dari Belanda.

-Colombia : pecah jadi negara Venezuela. Macedonia. 3.Pendudukan terhadap wilayah yang ada penduduknya tetapi tidak berpemerintahan. Kirgiztan. -Uni Soviet pecah jadi: Rusia. lithuania. Estonia.TERJADINYA NEGARA MENURUT PENDEKATAN TEORITIS TEORI KETUHANAN · Menurut teori ini. Columbia Baru. latvia. Azerbaijan. Uzbekistan. Thomas Aquinas . Tajikistan. Bosnia-herzegovina. Slovenia. Haller 5. Montenegro. Agustinus 3. ”By the Grace of God” (Atas Rahmat Tuhan) TOKOH 1. Equador -Yugoslavia : pecah jadi Serbia. INNOVATION (PEMBENTUKAN BARU) Suatu negara baru muncul di atas wilayah suatu negara yang pecah karena suatu hal dan kemudian lenyap. Kazakstan. · Nampak pada UUD. Armenia. Australia di temukan Inggris yang berpenduduk Suku Aborigin ACCESIE (PENARIKAN) Pada mulanya suatu wilayah terbentuk akibat naiknya lumpur sungai atau timbul dari dasar laut (delta) yang dihuni olek sekelompok orang kemudian jadi negara. Georgia. Kroasia. Mesir dari Delta Sei Nil. Ukraina. Belarusia. Teori ini didasarkan pada kepercayaan bahwa segala sesuatu terjadi karena kehendak Tuhan. negara ada karena kehendak Tuhan.

TOKOH 1. J. Thomas Hobbes.” · J. dan kekuasaan adalah ciptaan mereka yang paling kuat dan berkuasa. John Locke 3. Julius Stahl 4. Semua warga negara mengikat diri dalam suatu perjanjian bersama untuk mendirikan suatu organisasi yang bisa melindungi dan menjamin kelansungan hidup bersama.J Rousseau 4. ekonomi maupun agama dapat memaksakan kehendaknya kepada orang lain.2. · L. · Thomas Hobbes menghendaki ”Monarki Absolut” · John Locke : Tahap I Pactum Uniones (Perjanjian yang diadakan untuk membentuk negara)Tahap II Pactum Subjectiones (perjanjian yang diadakan dengan penguasa) Yang dikehendaki John Locke adalah “Monarki Konstitusional. Kranenburg TEORI PERJANJIAN MASYARAKAT · Negara terjadi karena adanya perjanjian masyarakat.Seorang karena kelebihannya atau ke istimewaannya baik karena fisik.Duguit :. 2.Rousseau (disebut sebagai Bapak Kedaulatan Rakyat) menghendaki bahwa raja hanyalah mandataris rakyat dan karena itu dapat diganti.J. . kecerdasan. Montesquieu TEORI KEKUASAAN · Negara terbentuk atas dasar kekuasaan.

1. Krabbe TEORI HUKUM ALAM [ Hukum alam bukan buatan negara. hukum lebih tinggi dari negara yang berdaulat. melainkan kekuasaan alam yang berlaku setiap waktu dan tempat. · Kekuasan tertinggi ada pada negara.Jelinek b. Oppenheimer.Laski. Karl Marx 4. 1. Leon Duguit 3. bukan pada sekelompok orang yang menguasai kehidupan negara. Vonthering 2. Kedaulatan Negara. TEORI KEDAULATAN a. . 5. 2. yaitu kaum kapitalis. dan negaralah yang menciptakan hukum untuk mengatur kepentingan rakyat.· Karl Marx: Negara di bentuk untuk mengabdi dan melindungi kepetingan kelas yang berkuasa. Kallikles. 1. Horald J. G. Kedaulatan hukum · Hukum memegang peranan dalam negara. Paul Laband 3. serta bersifat universal dan tidak berubah.

Negara yang baik mewujudkan cita-cita agama. 3. Dari hakikat manusia seperti ini. FUNGSI POKOK 1. Plato 2.masayarakat—negara [ Agustinus: Negara terjadi karena adanya keharusan untuk menebus dosa orang-orang yang ada didalamnya. Menegakan keadilan. fungsi ini dianggap sangat penting terutama bagi negara-negara baru dan sedang berkembang. Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuan rakyat. Agustinus 4. Pada masa sekarang. terbentuklah berturut-turut: Keluarga. 3. FUNGSI NE 1.[ Plato: Terjadinya negara secara evolusi [ Aristoteles: Manusia adalah Zoon Politicon.FUNGSI UMUM . Mengusahakan pertahanan untuk menangkal kemungkinan serangan dari luar 4. [ Thomas Aquinas: Negara merupakan lembaga alamiah yang diperlukan manusia untuk menyelenggarakan kepentingan umum 1.Menjaga ketertiban untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah berbagai bentrokan dan perselisihan dalam masyarakat (stabilisator) 2. INDIKATOR EMPAT MENGURAIKAN FUNGSI DAN TUJUAN NEGARA A. Aristoteles. yakni keadilan. yang dilaksanakan melalui badan-badan peradilan 2. Thomas Aquinas 4.

dan ketentraman dalam negara serta melindungi hak milik setiap orang b. kesehatan. 3. sosial . MONTESQUIEU 1. dan pendidikan rakyat. 2. baik moral. ketertiban. Yakni membuat peraturan. maupun ekonomi.1. FUNGSI INTERNAL Memelihara perdamaian. FUNGSI NEGARA MENURUT AHLI HUKUM JOHN LOCKE 1. FUNGSI EKSEKUTIF melaksanakan peraturan. FUNSI FEDERATIF mengurusi urusan luar negeri dan urusan perang serta damai. intelektual. contoh: menjamin kesejahteraan fakir miskin. FUNGSI EKSTENAL Mempertahankan kemerdekaan negara 2. . FUNGSI LEGISLATIF membuat undang-undang.TUGAS FAKULTATIF Meningkatkan kesejahteraan umum.TUGAS ESENSIAL a. FUNGSI LEGISLATIF.

POLITE: fungsi menjamin ketertiban dan keamanan. 3. BESTUUR : Menyelenggarakan pemerintahan. POLICY EXECUTING Melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan VAN VOLLEN HOVEN 1. FUNGSI EKSEKUTIF melaksanakan undang-undang 3. REGELING: Membuat peraturan 2. Mengawasi agar semua peraturan ditaati (fungsi mengadili) GOODNOW POLICY MAKING Membuat kebijakan negara pada waktu tertentu untuk seluruh masyarakat. RECHTSPRAAK: fungsi mengadili. MENJAMIN KETERTIBAN (Law And Order) Untuk mencapai tujuan bersama dan mencegah bentrokan-bentrokan dalam masyarakat. FUNGSI YUDIKATIF. negara harus menjamin terciptanya ketertiban (stabilisator) .KUSNARDI 1. 2. MHD.2. 3.

B. ketertiban dan ketentraman semua rakyat yang menjadi bagiannya. Ideologi yang dipakai negara yang bersangkutan .TUJUAN NEGARA MENURUT PARA AHLI PLATO Memajukan kesusilaan manusia. J. 2. THOMAS AQUINAS&AGUSTINUS Untuk mencapai kehidupan dan penghidupan yang aman dan tentram dengan taat kepada dan di bawah pimpinan Tuhan. Setiap negara berusaha meningkatkan taraf hidup masyarakatnya secara ekonomis. Pemimpin negara adalah wakil Tuhan karena kekuasaan yang dimiliknya berasal dari Tuhan SECARA UMUM Menciptakan kesejahteraan. LASKI Menciptakan keadaan yang didalamnya rakyat dapat mencapai keinginan-keinginannya secara maksimal. baik sebagai makhluk individu maupun sebagai makhluk sosial SOLTAU Memungkinkan rakyat mengembangkan dan mengungkapkan daya citanya sebebas mungkin. H.2. MENURUT IDEOLOGI Tujuan setiap negara itu berbeda-beda sesuai dengan: 1. Dewasa ini fungsi ini sangat penting. MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN DAN KEMAKMURAN RAKYAT.

Karena alasan ekonomi. Adanya rakyat 2. 3. negara tersebut dipandang kuat/banyak memainkan peran penting dalam percaturan regional atau internasional. serta pengaruh politik dari penguasa negara yang bersangkutan 5-6. PENTINGNYA Pertanda negara itu telah diterima dilingkungan pergaulan antar negara ALASANNYA 1. sejarah pembentukannya. maka apabila tidak mengakui akan merasa rugi. Karena alasan politik. Daerah atau wilayah (daratan. 3. 4. Adanya kekhawatiran akan kelansungan hidupnya baik karena ancaman dari dalam (kudeta) maupun karena intervensi dari negara lain. lautan dan udara) . kondisi geografis. 2. INDIKATOR LIMA DAN ENAM MENYIMPULKAN ALASAN DAN PENTINGNYA PENGAKUAN SUATU NEGARA OLEH NEGARA LAIN. 4.2. Suatu negara tidak dapat bertahan hidup tampa bantuan dan kerjasama dengan negara lain. Pandangan masyarakatnya serta pandangan hidup yang melandasinya. yakni negara tsb dipandang strategis dalam perekonomian regional atau internasional UNSUR-UNSUR NEGARA Menurut ahli kenegaran Oppenheimer dan Lauterpacht. suatu negara harus memenuhi syaratsyarat sbb: 1.Tata nilai sosial budaya. Organisasi negara yang bersangkutan.

Pemerintahan yang berdaulat Adalah pemerintah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang dihormati dan ditaati. Pemerintahan 2. pengakuan luar negeri Pengakuan dari luar negeri hanya bersifat formalitas belaka demi mempelancar sekaligus memenuhi unsur tata aturan pergaulan internasional.3. 4. SYARAT/UNSUR KONSTITUTIF 1. baik oleh seluruh rakyat negara itu maupun oleh negara-negara lain. BERSIFAT TETAP Pengakuan berlaku untuk selamanya setelah melihat jaminan bahwa pemerintahan negara baru tersebut akan stabil dalam jangka waktu yang lama. Pengakuan dari negara lain. memenuhi syarat sebagai suatu negara BERSIFAT SEMENTARA Artinya pengakuan itu akan dicabut kembali seandainya negara itu jatuh atau hancur. Syarat-syarat di atas dapat digolongkan jadi dua unsur: 1. DE JURE . Adanya rakyat 2.UNSUR DEKLARATIF 1. SIFAT DARI PENGAKUAN DE FACTO Artinya pengakuan menurut kenyataan. Daerah atau wilayah 3.

Keadaan jiwa setiap individu yang merasa bahwa setiap orang memiliki kesetiaan keduniaan (sekuler) tertinggi kepada negara kebangsaan 3. ekonomi dan diplomatik 7. meliputi hubungan dagang. Semangat dan paham kebangsaan berintikan segala tindakan.Pengakuan secara resmi berdasarkan hukum dengan segala konsekwensinya BERSIFAT TETAP Artinya pengakuan itu menimbulkan hubungan dibidang ekonomi dan perdagangan (konsul) dan hubungan tingkat duta belum bisa dilaksanakan. BERSIFAT PENUH Terjadi hubungan antara negara yang mengakui dan diakui. 2. Suatu ikatan politik yang mengikat kesatuan masyarakat modern dan memberi keabsahan terhadap klaim (tuntutan) kekuasaan 4. tingkah laku dan sikap warga negara ditujukan untuk kepentingan bangsa secara keseluruhan PENGERTIAN PATRIOTISME Patriotisme berasal dari kata patria artinya Tanah Air dan berubah jadi kata patriot yang artinya pecinta/pembela Tanah Air/pejuang sejati / semangat kecintaan terhadap tanah air. INDIKATOR KETUJUH MENUNJUKAN SEMANGAT KEBANGSAAN PENGERTIAN NASIONALISME 1. MACAM-MACAM NASIONALISME DALAM ARTI SEMPIT . Paham yang menganggap bahwa kesetiaan tertinggi atas setiap pribadi harus diserahkan kepada negara kebangsaan.

Instansi pemerintah/swasta. INDIKATOR DELAPAN MENERAPKAN SEMANGAT KEBANGSAAN CARA PENERAPANNYA 1. napak tilas. kegiatan pencinta alam. menjadi orang tua asuh. Lingkungan masyarakat Donor. pemugaran rumah kumuh.Di lingkungan sekolah 3. 2. 2. suka membantu korban bencana alam. dan tidak memandang rendah bangsa lain. berkurban hewan.Perasaan kebangsaan /cinta terhadap bangsanya yang sangat tinggi dan berlebihan serta memandang rendah bangsa lain. 4. KETELADANAN 1. PEWARISAN Melakukan kegiatan tertentu yang bernilai patriotisme Upacara bendera. menjauhi korupsi. PELAKSANAAN KEWAJIBAN . memelihara linkungan hidup 3. (Chauvinisme dan Jingoisme ) DALAM ARTI LUAS Perasaan cinta atau bangga terhadap tanah air dan bangsanya yang tinggi. bayar pajak.Di lingkungan keluarga. kunjungan ke museum perjuangan. Gerakan nasional anti narkoba. 8.

relawan. INDIKATOR PERTAMA MENDESKRIPSIKAN PENGERTIAN DAN MACAM NILAI .Menciptakan peraturan perundang-undangan yang mewajibkan peran serta rakyat dalam membela negara. mau bertugas di daerah terpencil. MACAM-MACAM NORMA DAN SANKSINYA 1. KEMANUSIAAN Menjadi donor darah. KESENIAN Dengan senang hati jadi duta-duta seni di luar negeri. sepak bola. CONTOH PRILAKU BIDANG OLAH RAGA Menjadi pemain bulu tangkis. dll yang tak mau disuap. -Berani menghadapi gerakan separatisme PERDAMAIAN Menjadi anggota Pasukan Garuda ke luar negeri. gerakan illegal. HANKAM -Melaksanakan tugas kamling -Mengimformasikan peredaran narkoba. BAB 2 NILAI. anggota PMI. pencak silat.

kadar. mutu. baik lahir maupun batin. berharga atau tidak. sesuatu yang menyempurnakan manusia sesuai dengan hakikatnya. WIDAJAYA Menilai artinya menimbang. sifat-sifat (hal-hal) yang penting atau berguna bagi kemanusiaan. banyak sedikitnya isi. angka kepandaian. PENGERTIAN NILAI MENURUT KBBI Harga. indah. FRAENKEL Nilai pada dasarnya disebut sebagai standar penuntun dalam menentukan sesuatu itu baik. indah atau tidak indah. Artinya nilai itu bukan hannya diharapkan tetapi diusahakan sebagai sesuatu yang pantas dan benar bagi diri sendiri dan orang lain YOUNG . BAMBANG DAROESO Nilai adalah suatu kualitas atau penghargaan terhadap sesuatu. Keputusan itu dapat menyatakan berguna atau tidak berguna. KLUCKHON Nilai bukanlah keiginan tetapi apa yang diinginkan. untuk selanjutnya mengambil keputusan. benar atau tidak benar. maksudnya kegiatan menghubungkan seuatu dengan sesuatu yang lain. yang dapat menjadi dasar penentu tingkah laku seseorang DARJI DARMODIHARJO Nilai adalah kualitas atau keadaan sesuatu yang bermanfaat bagi manusia.A.

B. GREEN Melihat nilai sosial sebagai kesadaran yang secara relatif berlansung disertai emosi terhadap obyek dan gagasan orang perorangan WOODS Nilai sosial merupakan petunjuk-petunjuk umum yang telah berlansung lama. Orang tidak perlu berpikir panjang lagi untuk mewujutkanya. pantas.SIMANJUNTAK Nilai sebagai gagasan-gagasan masyarakat tentang sesuatu yang baik. Nilai semacam ini sudah tersosialisasi sejak seseorang masih kecil (goro) sekaligus nilai yang dominan. NILAI DOMINAN .Z. ROBERT M. yang mengarahkan tingkah laku dan kepuasan dalam kehidupan sehari-hari. berharga dan mempengaruhi prilaku sosial orang yang memiliki nilai itu.Nilai-nilai sosial sebagai asumsi-asumsi yang abstrak dan benar dan pentingnya seringkali tidak disadari.LAWANG Nilai adalah gambaran mengenai apa yang diinginkan. B. MACAM-MACAM NILAI 1. BERDASARKAN CIRINYA NILAI YANG MENDARAH DAGING yaitu: nilai yang telah mejadi gaya hidup dan kebiasaan.

etika ) -nilai relegius merupakan nilai ketuhanan yang tertinggi dan mutlak yang bersumber dari keyakinan / kepercayaan manusia. Nilai tersebut sudah dihayati dalam jangka waktu yang lama. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi kebutuhan fisik manusia (makanan.NILAI VITAL. 2.NILAI KEROHANIAAN.NILAI MATERIAL. 2.Nilai yang dianggap lebih penting dari pada nilai-nilai yang lain. buku dan alat tulis bagi pelajar. Ukuran dominan tidaknya suatu nilai didasarkan pada hal-hal berikut: 1. estetika dan intuisi) -nilai moral/kebaikan yaitu nilai yang bersumber dari unsur kehendak atau kemauan ( karsa. 3. Banyaknya orang yang menganut nilai tersebut. misalnya nilai tersebut mengandung prestise tertetentu. Usaha orang untuk memberlakukan dan mempertahankan nilai itu tinggi 4. MENURUT NOTONAGORO a. Nilai relegius berfungsi sebagai sumber moral yang dipersepsi sebagai rahmat dan ridho Allah. Orang-orang merasa bangga menerapkan nilai tersebut dalam masyarakat. air. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi manusia untuk dapat mengadakan kegiatan. pakaian) b. . Hal ini nampak pada saat seseorang dihadapkan pada beberapa alternatif tindakkan yang harus diambil. kalkulator bagi auditor. c. yaitu segala sesuatu yang berguna bagi rohani manusia terdiri dari empat macam: -nilai kebenaran yaitu nilai yang bersumber dari unsur akal manusia (ratio. budi dan cipta) -nilai keindahan yaitu nilai yang bersumber dari unsur rasa manusia (perasaan.

NILAI ESTETIKA. jika ia keliru kita katakan salah. Sesorang akan merasa senang dengan melihat sebuah lukisan yang menurutnya indah. PENGERTIAN NORMA KBBI Aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok di masyarakat. Kita tak bisa mengatakan siswa itu buruk. BAIK BURUK Yaitu nilai yg menangani kelakuan baik/buruk dari manusia. merasakan makanan. Kita tidak bisa memaksakan bahwa lukisan itu indah. NILAI BENAR SALAH. INDIKATOR KEDUA MENDISKRIPSIKAN SANKSIYA A. Nila moral inilah yang lebih terkait dengan tingkah laku kehidupan kita sehari-hari. Moral selalu berhubungan dengan nilai. FILSAFAT NILAI LOGIKA. tetapi tidak semua nilai adalah nilai moral. dipakai sebagai panduan. Ukuran atau kaidah yang dipakai sebagai tolak ukur untuk menilai atau membandingkan sesuatu. Moral berhubungan dengan kelakuan atau tindakkan manusia.3. setiap warga masyarakat harus mentaati. dan kendalian tingkah laku yang sesuai dan diterima. INDAH TIDAK INDAH Bila kita melihat pemandangan menonton sebuah pentas pertunjukan. Karena jawabannya salah. contoh: siswa yang dapat menjawab sesuatu pertanyaan ia berlaku benar secara logika. tetapi orang lain mungkin tidak suka dengan lukisan itu. PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM NORMA SERTA . Sebab buruk adalah nilai moral. 2. Nilai estetika bersifat subjektif pada diri seseorang. NILAI ETIKA / MORAL.

nyata mengikat dan memaksa. menerima dengan tangan kanan. stop mobil dengan tangan kanan) sanksinya tidak tegas diberikan oleh masyarakat berupa celaan. cemoohan. menyesal. LABORATARIUM IPS MALANG Adalah sesuatu peraturan yang menjadi pedoman perilaku manusia dalam membina pergaulan hidup masyarakat. SUSILA) Peraturanperaturan hidup yg dianggap sebagai suara hati sanubari manusia (tidak menyakiti hati orang lain. harus sesuai dengan prosedur. NORMA AGAMA. malu. Peraturanperaturan hidup yang timbul dari segolongan manusia sebagai pedoman pengatur tingkah laku orang yang berada disekitarnya. NORMA KESUSIALAAN (MORAL. BERDASARKAN SUMBER/ASAL. ( sholat. larangan atau anjuran-anjuran. B. BUDI PEKERTI.2. (tidak mau tegur sapa apalagi dengan org yg dikenali. B. jujur.USULNYA.SOEDIKNO MERTOKUSUMO Aturan hidup bagi manusia tentang apa yang seharusnya dilakukan dan apa yang seharusnya tidak dilakukan oleh manusia terhadap manusia lain. dilarang mencuri) sanksi tegas. PROF. 3. menghargai org lain. merasa bersalah. AKHLAK. Petunjuk hidup yang berasal dari Tuhan yang disampaikan melalui utusanya yang berisi perintah. dikucilkan dari pergaulan. karena hannya diri sendiri yang merasakan. NORMA HUKUM ketentuan-ketentuan yang mengatur tentang hubungan manusia Dalam masyarakat dalam bentuk pertauran yang dibuat oleh sesuatu kekuasaan (harus tertib. tidak berjudi. beramal) sanksi tidak lansung karena akan diperoleh setelah meninggal dunia berupa pahala atau dosa.MACAM-MACAM NORMA SERTA SANKSINYA A.) sanksinya tidak tegas. tertekan dan merasa berdosa) NORMA KESOPANAN ATAU ADAT ISTIADAT/SOSIAL/MASYARAKAT. adil. BERDASARKAN DAYA MENGIKATNYA .

yang melanggar hannya dapat cemoohan / ejekkan (bersendawa) 2. Setiap perilaku aneh biasanya mengundang gosip/tertawaan orang lain. menghormati orang yang lebih tua. maka norma adalah kaidah atau aturan yang disepakati masyarakat dan . bila org tidak melakukanya ia akan dianggap aneh namun tidak dicap jahat/jelek. kerabat dekat sanksinya lebih keras. memaksakan suatu perbuatan sekaligus melarang perbuatan tertentu. melubangi celana dianggap sebagai pelanggaran terhadap tata kelakuan. membuat tato. FOLKWAYS (KEBIASAAN) Ialah perbuatan yg diulang-ulang dalam bentuk yang sama. INDIKATOR KE EMPAT MERUMUSKAN NILAI SEBAGAI SUMBER NORMA Kalau nilai merupakan sesuatu yang dianggap baik. CUSTOM (ADAT KEBIASAAN) Adat istiadat yang dianggap penting bagi berfungsinya suatu masyarakat dan kehidupan sosial. INDIKATOR KE TIGA MENYIMPULKAN HUBUNGAN NILAI DENGAN NORMA / 4. 4. dibuang sepanjang adat. punya sanksi agak berat. berpakaian sangat minim) dan ada juga mencat rambut. dicita-citakan. 3. MORES (TATA KELAKUAN) Kebiasaan tertentu yang diterima sebagai norma pengatur tata kelakuan yang mencerminkan sifat-sifat yg hidup dari kelompok manusia dan dilaksanakan sebagai alat kontrol oleh masyarakat terhadap anggotanya. USAGE (CARA) Cara adalah yang paling lemah daya mengikatnya ia lebih menonjol dalam hubungan antar individu. dan dianggap penting oleh masyarakat. 3. dikucilkan (berciuman di depan umum. diinginkan. Seperti tabu merupakan adat istiadat yang bersifat melarang (tabu kawin sesuku. Daya mengikatnya lebih tinggi dari usage (masuk rumah organisasi permisi. memberi dan menerima dengan tangan kanan.1.

Contoh: minuman kopi (kenikmatan minum kopi merupakan nilainya. . Atau norma merupakan perwujudan dari nilai. AHLI MAYERS Semua aturan yang menyangkut kesusilaan dan ditunjukan terhadap tingkah laku manusia dalam masyarakat serta sebagai pedoman bagi penguasa negara dalam melaksanakan tugasnya.memberi pedoman bagi perilaku para anggotanya dalam mengejar sesuatu yg dianggap baik atau diinginkan itu. dan hal-hal yang bersifat ideal. PENGERTIAN HUKUM 1. 5. NORMA Merupakan aturan-aturan atau standar penuntun tingkah laku yang didasarkan pada suatu nilai yang dihargai dan dijunjung tinggi JADI Agar hal-hal yang bersifat abstrak itu jadi konkret dan harapan itu jadi kenyataan maka diperlukan perumusan yang lebih konkret yang berwujud norma Nilai merupakan sumber pembentukkan norma. harapan keyakinan. sedangkan tindakkan mencampurkan kopi dengan gula merupakan norma NILAI Nilai merupakan sesuatu yang abstrak. yang berkaitan dengan cita-cita. INDIKATOR LIMA MENDESKRIPSIKAN PENGERTIAN DAN PENGGOLONGAN HUKUM A.

SIMORANGKIR Peraturan yang bersifat memaksa dan sebagai pedoman tingkah laku manusia dalam masyarakat. mudah. Mendukung upaya alat penegak hukum melaksanaka tugas. 6. .UTRECHT Himpunan perintah dan larangan untuk mencapai ketertiban dalam masyarakat. 2. 2. yang dibuat oleh lembaga berwenang serta bagi siapa yang melanggarnya akan mendapat hukuman. USAHA-USAHA YANG HARUS DILAKUKAN OLEH INDIVIDU Mendukung upaya pemerintah untuk menegakan hukum di Indonesa. Meningkatkan pemahaman hukum masyarakat. UMUM Himpunan peraturan-peraturan (perintah dan larangan) yang mengurus tata tertib suatu masyarakat oleh karena itu harus ditaati oleh masyarakat tersebut. USAHA-USAHA PEMERINTAH DALAM MENINGKATKAN KESADARAN HUKUM Mengembangkan budaya hukum di seluruh lapisan masyarakat Menata sistem hukum nasional yang menyeluruh dan terpadu Menegakkan hukum secara konsisten untuk menjamin kepastian hukum Menyelenggarakan proses peradilan secara cepat. murah dan terbuka. INDIKATOR KE ENAM MENUNJUKAN SIKAP POSITIF TERHADAP HUKUM 1.

CONTOH PERBUATAN YG HARUS DILAKUKAN SESUAI DENGAN HUKUM Mengakui semua manusia sama kedudukannya dalam hukum dan pemerintahan Warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan. CONTOH PERBUATAN YANG BERTENTANGAN DENGAN HUKUM Kejahatan perorangan dengan kekerasan (pembunuhan. perkosaan) Kejahatan terhadap harta benda yg dilakukan sewaktu-waktu (curamor) Kejahatan politik yg meliputi penghianatan (spionase. Harus dihormati hak asasinya. 2. 7. sabotase) Kejahatan terhadap ketertiban umum (penyelenggaran pelacuran) Kejahatan konvesional (perampokan) . Berhak bebas dari penyiksaan Berahak memperoleh pelayanan kesehatan. INDIKATOR KE TUJUH MENGIDENTIFIKASI PERBUATAN-PERBUATAN YANG SESUAI DAN BERTENTANGAN DENGAN HUKUM 1.Meningkatkan kesadaran hukuman anggota masyarakat. Hak untuk ikut serta dalam pembelaa negara. Setiap orang berhak mengembangkan diri dan mendapat pendidikan. Mematuhi berbagai peraturan perundang-undangan.

pengendaran narkotika) Kejahatan profesional 8. INDIKATOR KE DELAPAN MENERAPKAN NILAI DAN MACAM-MACAM NORMA DI LINGKUNGAN KELUARGA. PRAKTEK PENERAPAN BERBAGAI NORMA DALAM KELUARGA SEKOLAH DAN MASYARAKAT NORMA AGAMA Dalam keluarga. sekolah dan masayarakat NORMA KESUSIALAAN Dalam keluarga sekolah dan masyarakat NORMA KESOPANAN Dalam keluarga. semkolah dan masyarakat NORMA HUKUM Dalam keluarga sekolah dan masyarakat 2. guru. perjudian. CARA MENANAMKAN NORMA DALAM KELUARGA SEKOLAH DAN MASYARAKAT Keteladanan dari orang tua. pemimpin Bimbingan dan penyuluhan Jalur keluarga . SEKOLAH DAN MASYARAKAT 1.Kejahatan terorganisir (pemerasan.

cetak.RT. media hiburan) Jalur organisasi sosal politik --------------------------BAB III HAK ASASI MANUSIA DAN IMPLIKASINYA 1. hukum. dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara. INDIKATOR PERTAMA MENGANALISIS PENGERTIAN DAN MACAM-MACAM HAM A.organisasi kepemudaan 3. 1. Karang Taruna 4. Kelurahan 2.Jalur sekolah Jalur masyarakat. Ø CIRI-CIRI HAM Ø Hakiki. PENGERTIAN HAM Ø Menurut UU No 39/1999 HAM adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan YME. . Hak itu merupakan anugerah-nya yang wajib dihormati. RW.organisasi kemasyarakatan Jalur media massa (elektronik. pemerintah dan setiap orang demi kehormatan serta perlidungan harkat dan martabat manusia..pramuka. artinya HAM adalah hak azazi semua umat manusia yang sudah ada sejak lahir.

suku bangsa.Ø Universal. apakah hak sipil dan politik. Ø Tak dapat dibagi. artinya HAM tidak dapat diserahkan atau dicabut. gender Ø Tidak dapat dicabut. atau ekonomi sosial dan budaya. MACAM-MACAM HAM HAM SECARA UMUM Hak asasi pribadi (personal right) Hak asasi ekonomi (poverty right) Hak asasi politik (political right) Hak asasi sosial dan kebudayaan (social and cultural right) Hak asasi untuk memperoleh perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan (right of legal equality) Hak asasi untuk memperoleh perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (prosedural right) MACAM HAM MENURUT UUD 45 Ø Hak untuk hidup Ø Hak berkeluarga Ø Hak mengembangkan diri Ø Hak keadilan Ø Hak kemerdekaan . artinya semua orang berhak mendapatkan semua hak. artinya HAM berlaku untuk semua orang tampa memandang status.

Ø Hak atas kebebasan informasi Ø Hak keamanan Ø Hak kesejahteraan Ø Hak perlindungan dan pemajuan Ø Kewajiban menghormati ham orang lain MACAM HAM MENURUT UU 39/1999 Ø Hak untuk hidup Ø Hak untuk berkeluarga Ø Hak mengembangkan diri Ø Hak memproleh keadilan Ø Hak atas kebebasan pribadi Ø Hak rasa aman Ø Hak atas kesejahteraan Ø Hak untuk turut serta dalam pemerintahan Ø Hak wanita Ø Hak anak SEJARAH SINGKAT HAM Ø Penegakan HAM dimulai dari kaisar HAMMURABI 2500 s/d 1000 SM .

Ø 1629 lahir Petition of Right masa pemerintahan CHARLES I di Inggris.ROOSSEVELT) Ø perkembangan secara resmi diakui pada deklarasi universal HAM yang diterima PBB 10 Desember 1948. HAMBATAN & TANTANGAN DALAM PENEGAKAN HAM Tentang berbagai hambatan dalam pelaksanaan dan penegakan hak asasi manusia di Indonesia. usia. dapat kita identifikasi sebagai berikut: 1.Faktor Kondidisi Sosial-Budaya 1. yaitu tingkat pendidikan.Ø 1215 ditanda tangani perjanjian MAGNA CHARTA antara Raja John dari Inggris dan sejumlah bangsawan. pekerjaan. keturunan dan ekonomi masyarakat Indonesia yang multikompleks (heterogen) . Ø 1679 lahir Habeas Corpus Act masa pemerintahan CHARLES II di Inggris.INDIKATOR DUA MENGIDENTIFIKASI HAMBATAN DAN TANTANGAN DALAM PENEGAKAN HAM DI INDONESIA. Ø 1941 Atlantic Charter (dipelopori oleh FRANKLIN D. Stratifikasi dan status sosial. SECARA UMUM A. Ø 1689 lahir Bill of Right masa pemerintahan WILLEM III di Inggris. Ø 1776 lahir Declaration of Indefendence (AS) Ø 1789 lahir Declaration des Droits de l’homme et du Citoyen (Perancis) Ø 1918 Rights of Determination naskah yang diusulkan presiden WOODROW WILSON. Ø 1966 Convenants of Human Right 2.

hutan. peran pengawasan legislatif dan kontrol sosial oleh masyarakat terhadap pemerintah sering diartikan oleh penguasa sebagai tindakan “pembangkangan” D.Faktor komunikasi dan Informasi 1. Sistem informasi untuk kepentingan sosialisasi yang masih sangat terbatas baik sumber daya manusianya maupun perangkat yang diperlukan. Pemerintahan tidak segera meratifikasi hasil-hasil konvensi internasional tentang hak asasi manusia. sungai. Sarana dan prasarana komunikasi dan informasi yang belum terbangun secara baik yang mencakup seluruh wilayah Indonesia. Kalaupun ada. Letak geografis Indonesia yang luas dengan laut. 2. Norma adat atau budaya lokal yang kadang bertentangan dengan HAM. 3. 2. persoalan hak asasi manusia sering diabaikan. 3. peraturan perundang-undangannya masih sulit untuk diimplementasikan.Faktor perangkat perundangan 1. 2. terutama jika sudah bersinggungan dengan kedudukan seseorang.2. . Adakalanya demi kepentingan stabilitas nasional. Masih adanya konflik horizontal dikalangan masyarakat yang hanya disebabkan oleh hal-hal sepele. Faktor kebijakkan pemerintah 1. dan gunung yang membatasi komunikasi antar daerah. pergaulan dan sebagainya. C. 3. Tidak semua penguasa memiliki kebijakkan yang sama tentang pentingnya jaminan hak asasi manusia. upacara-upacara sakral. B.

Kualitas peraturan perundang-undangan belum sesuai dengan harapan masyarakat. Mekanisme lembaga penegak hukum yang fragmentaris.11 PPNS/1963 tentang subversi. Keadaan geografis Indonesia yang luas. .E. Masih adanya oknum aparat yang secara institusi atau pribadi mengabaikan prosedur kerja yang sesuai dengan hak asasi manusia. Kesadaran hukum yang masih rendah sebagai akibat redahnya SDM Rendahnya penguasaan hukum dari sebahagian aparat penegak hukum. Penegakan hukum yang tidak bijaksana karena bertentangan dengan aspirasi masyarakat. 3. Faktor Aparat dan Penindakannya. b. Budaya hukum dan HAM yang belum terpadu. 2. Ini disebabkan oleh hal-hal berikut: a. dan tindakan penyimpangan berupa KKN 2. tidak konsekuen. DARI DALAM NEGERI Kualitas peraturan perundang-undangan. sebagai peninggalan atau warisan hukum kolonial. Tingkat pendidikan dan kesejahteraan sebagian aparat yang dinilai masih belum layak sering membuka peluang (jalan pintas) untuk memperkaya diri. sehingga sering timbul disparitas penegak hukum dalam kasus yang sama. Pelaksanaan tindakan pelanggaran oleh oknum aparat masih diskriminatif. Adanya hukum. (Law Enforcement) 1. MENURUT WILAYAHNYA A. Adanya peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan oleh pemerintahan masa lalu (ORLA) yang bersifat otoriter seperti UU No.

Prinsip Kesatuan hak-hak asasi manusia. DARI LUAR NEGERI Penetrasi ideologi dan kekuatan komunisme. yaitu keseimbangan dan keselarasan antara hak-hak perseorangan dan hak-hak masyarakat dan bangsa. yaitu berbagai jenis atau kategori hak-hak asasi manusia. 3. INDIKATOR KETIGA . karena jelas tercantum dalam piagam PBB dan oleh karenanya merupakan bagian dari keterikatan setiap anggota PBB 2. 6. yang meliputi hak-hak sipil dan politik disatu pihak dan hak-hak ekonomi. Prinsip Pembangunan nasional. 4. Prinsip Objektivitas atau Non Selektivitas. yaitu bahwa kemajuan ekonomi dan sosial melalui keberhasilan pembangunan nasional dapat membantu tercapainya tujuan peningkatan demokrasi dan perlindungan terhadap asasi manusia. Prinsip Universal. TANTANGAN PENEGAKAN HAM 1. 5. baik hukum tertulis maupun hukum tidak tertulis. 3. Prinsip Negara Hukum. yaitu bahwa jaminan terhadap hak asasi manusia dalam suatu negara dituangkan dalam aturan-aturan hukum. sesuai dengan kodrat manusia sebagai makhluk individual dan makhluk sosial sekaligus. Prinsip Keseimbangan. yaitu penolakkan terhadap pendekatan atau penilaian terhadap pelaksanaan hak-hak asasi pada suatu negara oleh pihak luar. Prinsip Kompetensi nasional. yaitu bahwa adanya hak-hak asasi manusia bersifat fundamental dan memiliki keberlakuan universal. yaitu bahwa penerapan dan perlindungan hak-hak asasi manusia merupakan kompetensi dan tanggung jawab nasional.B. 7. Penetrasi ideologi dan kekuatan liberalisme. sosial dan kultural dipihak lain. yang hannya menonjolkan salah satu jenis hak asasi manusia saja mengabaikan hak-hak asasi manusia lainya.

Pelanggaran HAM melibatkan pemerintahan otoriter dengan dalih menciptakan stabilitas nasional. pembersihan Etnik. adalah SBB: . untuk mengadili kejahatan perang. Cara kerja Komisi PBB untu HAM untuk sampai pada proses peradilan HAM internasional. Namun demikian terdapat reaksi keras dari dunia internasional terhadap tindak kekejaman di beberapa negara pada masa 1990-an terutama di Rwanda dan bekas Yugoslavia. yang sangat menggoncangkan hati nurani kemanusiaan. Hal ini mendorong dibentuknya pengadilan internasional yang hendak mengadili persoalan kejahatan kemanusiaan selama masa perang di negara tersebut. sebuah lembaga bernama International Criminal Court mulai bekerja pada tahun 2000. 2. perempuan. jutaan orang yang terdiri atas anak-anak. seperti yang dideklarasikan oleh PBB yaitu Universal Declaration of Human Rights yang menjadi dasar hukum internasional baru bagi persolalan HAM. kejahatan terhadap kemausiaan dan kejahatan agresi. PROSES PERADILAN TERHADAP PELANGGAR HAK ASASI MANUSIA INTERNASIONAL Dalam rangka menyelesaikan masalah pelanggaran HAM. Keprihatinan tersebut kemudian mendorong kesadaran umat manusia untuk mengedepankan pengakuan dan perlindungan terhadap hak asasi manusia. Disamping itu pelanggaran HAM juga dilakukan oleh kelompok kecil atau individu yg menggunakan kekerasan. PBB membentuk Komisi PBB untuk HAM.MENGIDENTIFIKASIKAN INTERNASIONAL PELANGGARAN DAN PROSES PERADILAN HAM 1. dan menganggap hal tersebut merupakan urusan dalam negeri yang bersangkutan dan menentang campur tangan dunia internasional. PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA INTERNASIONAL Selama abad ke-20 dengan perang dunia I dan II. dan laki-laki telah menjadi korban kekejaman yang tidak dapat dibayangkan.

yakni kepercayaan warga negara terhadap pemerintah akan pudar dan merosot serta menimbulkan sikap apatis terhadap pemerintahnya sendiri. dan proses peradilan. 4. segera menindaklanjuti baik pengaduan oleh anggota maupun warga negara anggota PBB. serta hasil pengkajian dan temuan komisi HAM PBB untuk diadakan penyedikan. MI sesuai dengan tugasnya.1. dapat terjadi keadaan kekacauan ( chaos) dan instabilitas dalam negara tersebut. Dalam hubungan internasional( luar negeri) akan timbul kesan buruk dan mencoreng citra baik Indonesia di dunia internasional yang selanjutnya berakibat terjadi kemerosotan kepercayaan terhadap negara tersebut. INDIKATOR KE EMPAT KONSEKWENSI JIKA SUATU NEGARA TIDAK MENEGAKKAN HAM Konsekwensi dari dalam negeri. dalam jangka pendek dan jangka panjang Indonesia akan dikucilkan dari kerjasama internasional yang berakibat sbb : Memperbesar pengangguran Memperlemah daya beli masyarakat Memperbesar jumlah anggota masyarakat miskin Memperkecil income / pendapatan nasioanal . Melakukan pengkajian terhadap pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan baik dalam suatu negara tertentu maupun secara global. Setiap warga negara dan atau negara anggota PBB berhak mengadu kepada komisi ini. dan mungkin akan timbul usaha-usaha untuk mengganti pemerintahan secara konstitusonal. penahanan. 4. 2. rasa ikut memiliki dan mendukung pemerintah negaranya akan hilang. 3. Seluruh temuan komisi ini dimuat dalam yearbook of Human Rights yang disampaikan kepada Sidang Umum PBB.

antara lain sbb: Diberlakukan travel warning terhadap warga negaranya.Merosotnya tingkat kehidupan masyarakat Kesulitan memperoleh bantuan dan mitra kerja negara asing 5. Pengalihan Investasi Atau Penanaman Modal Asing Pemutusan Hubungan Diplomatik Pengurangan Bantuan Ekonomi Pengurangan Tingkat Kerja Sama Pemboikotan Produk Ekspor Embargo Ekonomi Kesepakatan Organisasi Regional / Internasional. 6. INDIKATOR KE LIMA SANKSI INTERNASIONAL ATAS PELANGGARAN HAK ASASI MANUSIA Ada beberapa sanksi yang dikenakan terhadap suatu negara oleh dunia internasional yang dianggap melangggar HAM. PEMBENTUKAN PENGADILAN HAK ASASI MANUSIA Tentang pengadilan HAM yang telah dibentuk dapat dideskripsikan sebagai berikut . INDIKATOR KE ENAM PROSES PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA DI INDONESIA Sejauh ini telah dilakukan penyempurnaan di berbagai aspek penegakan dan perlindungan hak asasi manusia. diantaranya sebagai berikut: 1.

Memindahkan kelompok secara paksa ke kelompok lain.Membunuh anggota kelompok 2. d.Memaksakan tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok 5.a. kelompok etnis. berupa hal-hal sebagai berikut: * Pembunuhan . yang diketahui bahwa serangan itu ditujukan secara lansung terhadap penduduk sipil.Menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebahagiaan. 4. 3. Diundangkan tanggal 23 Nopember 2000 dan dituangkan dalam Lembaran Negara RI Tahun 2000 Nomor 208. YANG TERMASUK DALAM PELANGGARAN HAM BERAT ADALAH SEBAGAI BERIKUT: Kejahatan Genocide yaitu setiap perbuatan yang dilakukan dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebahagian kelomok bangsa. -Kejahatan kemanusiaan yaitu suatu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik. ras. b. atau kelompok agama dengan berbagai cara seperti: 1. Berwenang memeriksa dan memutus perkara pelanggaran hak asasi manusia yang dilakukan di luar batas territorial wilayah negara RI oleh warga negara Indonesia. Pengadilan HAM dibentuk sesuai dengan UU No. Bertugas dan berwenang memeriksa dan memutuskan perkara pelanggaran hak asasi manusia yang berat. 26 Tahun 2000.Mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota-anggota kelompok. c. Pengadilan HAM adalah pengadilan khusus terhadap pelanggaran HAM yang berat yang diharapkan dapat melindungi hak asasi manusia.

pemaksaan kehamilan. 2. 2. etnis. Agar tercipta kepastian hukum dan rasa aman dalam masyarakat paling tidak harus dilakukan hal-hal sebagai berikut: 1. jenis kelamin. perbudakan seksual pelacuran secara paksa.Mengutamakan kekeluargaan dan komunikasi yang intensif bila terjadi permasalahan dalam masyarakat. DAN NEGARA. agama.* Pemusnahan dan penyiksaan * Perbudakan *pengusiran/pemindahan penduduk secara paksa. 3. .Dalam masyarakat perlu ditegakan norma yang mencerminkan keadilan dan perlindungan hak warga masyarakat. *Perkosaan.Dilakukan pengusutan secara tuntas terhadap berbagai perkara kejahatan agar terjadi kepuasan batin dan kepercayaan terhadap penegak hukum. budaya. kebangsaan. BANGSA. pemandulan atau sterilisasi secara paksa atau bntuk-bentuk kekerasan seksual lain yang setara. *Perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik lain secara sewenang-wenang yang melanggar ketentuan pokok hukum internasional. *penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persamaan paham politik. *Tindakan apartheid *penghilangan orang secara paksa. ras. atau alasan lain yang telah diakui secara universal yang dilarang menurut hukum internasional. PELAKSANAAN PENEGAKAN HAK ASASI MANUSIA DALAM MASYARAKAT.

INDIKATOR KE TUJUH TUJUH BERPARTISIPASI TERHADAP PENEGAKAN HAM DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT. Karena terdakwa dinilai terbukti tidak mencegah dan gagal melakukan pengendalian terhadap penyerangan yang dilakukan masa pro integrasi pada sebelum dan sesudah jajak pendapat di Timor Timur. PELAKSANAAN PENGADILAN HAK ASASI MANUSIA Keseriusan pemerintah dalam menangani pelanggaran terhadap hak asasi manusia dapat kita lihat dari indikator sbb: 1. BERBANGSA DAN BERNEGARA. Istri Omar Al-Farouk.Perlu perlindungan korban dan saksi pelanggaran hak asasi manusia 6. menganggap penangkapan Al-Farouk melanggar HAM. rehabilitasi. dijatuhi hukuman 3 tahun penjara oleh pengadilan Ad hoc. aparat penegak hukum dan juga faktor kesadaran masyarakat.4. dan juga diperlukan menggalakan upaya-upaya lain yaitu: 1. 2. Untuk menjamin dan melindungi hak asasi manusia ada beberapa hal yang diperlukan antara lain. Mira Agustina akan menggugat Amerika Serikat ke Mahkamah Internasional.Setiap korban pelanggaran hak asasi manusia yang berat/ahli warisnya dapat memperoleh kompensasi. disamping tentu dilengkapi oleh aturan yang baik dan lengkap. 3. Mantan Kapolres Dili AKBP Hulman Goultom. 5. SOSIALISASI HUKUM DAN HAK ASASI MANUSIA . Pelaksanaan penegakan dan perlindungan HAM sangat ditentukan oleh manusia dan masyarakatnya. Jakarta Pusat. 7. aturan hukum.Hasil pengusutan diselesaikan dan diproses sesuai dengan mekanisme hukum.

Serta perlu dilakukan kerjasama yang baik dari semua pihak. yakni memasyarakatkan aturan dan pengetahuan hukum serta penghargaan terhadap hak asasi manusia kepada khalayak umum.Masyarakat menghindari prilaku atau praktek main hakim sendiri dalam menyelesaikan persoalan. Salah satu tanda kemajuan peradaban dalam masyarakat adalah. Itu dapat ditandai dengan hal-hal berikut: a. 2. . Sedangkan main hakim sendiri di samping melanggar/tidak dibenarkan hukum juga melanggar hak asasi manusia.Tokoh dan pemimpin masyarakat dapat menjadi contoh teladan bagi warga masyarakatnya. bila persoalan yang timbul diselesaikan dengan cara musyawarah dan kekeluargaan sebagai bukti penghargaan terhadap hak asasi manusia. b. perlu dilakukan dengan cara dan metode yang tepat.Dalam rangka sosialisasi hukum. terutama dari kalangan aparat negara maupun penegak hukum serta dari media massa. PENINGKATAN KESADARAN HUKUM DAN PENGHARGAAN HAK ASASI MANUSIA Apabila kesadaran hukum dan penghargaan hak asasi manusia semakin tinggi maka masyarakat semakin maju dan berkualitas.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful