P. 1
Fungsi Dan Grafik (1)

Fungsi Dan Grafik (1)

|Views: 125|Likes:

More info:

Published by: Jelita Rahma Hidayati on Mar 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/12/2012

pdf

text

original

2.

1 Fungsi
Secara intuitif, kita pandang y sebagai fungsi dari x jika terdapat
aturan dimana nilai y (tunggal) mengkait nilai x.
Contoh: 1. a. b.
Definisi:
Suatu fungsi adalah suatu himpunan pasangan terurut (x,y) dimana
himpunan semua nilai x disebut daerah asal (domain ) dan himpunan
semua nilai y = f(x) disebut daerah hasil (ko-domain) dari fungsi
BAB 2. FUNGSI & GRAFIKNYA
y = f(x) x
f
2
2 5 y x = +
2
9 y x = ÷
A B
Notasi: f : A → B
1
Daerah hasil
Daerah asal
Untuk contoh 1.a. mendefinisikan suatu fungsi. Namakan fungsi
itu f. Fungsi f adalah himpunan pasangan terurut (x,y) sehingga x
dan y memenuhi:
Fungsi f ini memuat pasangan terurut (0,5);(1,7);(-1,7);
(2,13);(-2,13);(10,205)
Dan f memuat tak berhingga banyak pasangan terurut.
2
{( , ) / 2 5} f x y x = +
x 0 1 -1 2 -2 … 10
y 5 7 7 13 13 205
x
y
y = f(x)
W
f
y
Catatan:
1. Himpunan A, B є T
2. Fungsi: y = f(x) ,
x peubah bebas
y peubah tak bebas, bergantung pada x
3. Daerah asal fungsi: D
f
= A = {x | fungsi f terdefinisi}
4. Daerah hasil fungsi: W
f
= {y є B | y = f(x), x є D
f
}
5. Grafik fungsi: {(x,y) | x є D
f
, y = f(x)) }
2
x
D
f
x
Soal:
Buatlah sketsa grafik fungsi berikut, kemudian
tentukan daerah asal dan dan daerah hasilnya.
a. y = 2x + 1 b. y = x
2
- 1
Ada beberapa penyajian fungsi yaitu
a. Secara verbal : dengan uraian kata-kata.
b. Secara numerik : dengan tabel
c. Secara visual : dengan grafik
d. Secara aljabar : dengan aturan/rumusan eksplisit
Contoh:
1. Secara verbal
Biaya pengiriman surat tercatat seberat w ons adalah B(w).
Aturan yang digunakan Kantor Pos adalah sebagai berikut.
Biaya pengiriman adalah Rp 1.000,00 untuk berat sampai
satu ons, ditambah Rp 250,00 untuk setiap ons tambahan
sampai 5 ons.
2. Secara numerik
Biaya pengiriman surat tercatat ditunjukkan tabel berikut.
Berat w (ons) Biaya B(w) (rupiah)
0 < w ≤ 1 1.000
1< w ≤2 1.250
2 < w ≤3 1.500
3 < w ≤4 1.750
3
3 < w ≤4 1.750
4 < w ≤5 2.000
3. Secara visual
Biaya pengiriman surat tercatat ditunjukkan grafik berikut.
0 1 2 3 4 5
1.000
1.500
2.000
w
B
Ons
R
u
p
i
a
h
4. Secara aljabar
Biaya pengiriman surat tercatat dinyatakan oleh fungsi
berikut.
1.000, jika 0 1
1.250, jika 1 2
( ) 1.500, jika 2 3
1.750, jika 3 4
2.000, jika 4 5
w
w
B w w
w
w
< s
¦
¦
< s
¦
¦
= < s
´
¦
< s
¦
< s ¦
¹
2.2 Jenis-jenis Fungsi
1. Fungsi linear
Bentuk umum: y = f(x) = ax + b, a dan b konstanta
a = kemiringan garis
b = perpotongan garis dengan sumbu-y
Daerah asal dan daerah hasil: D
f
= T, W
f
= T
Grafik:
y
4
2.2 Jenis-jenis Fungsi
1. Fungsi linear
Bentuk umum: y = f(x) = ax + b, a dan b konstanta
a = kemiringan garis
b = perpotongan garis dengan sumbu-y
Daerah asal dan daerah hasil: D
f
= T, W
f
= T
Grafik:
y
x
b
y = ax + b
2. Polinomial
Bentuk umum:
y = P(x) = a
n
x
n
+ a
n-1
x
n-1
+ … + a
2
x
2
+ a
1
x + a
0
dimana: a
n
, a
n-1
, …, a
1
, a
0
= konstanta,
n = derajat polinom ( a
n
0)
Daerah asal: D
f
= T
Grafik:
Polinom derajat 2: y = P(x) = ax
2
+ bx + c,
D = b
2
- 4ac
x
y
c
a < 0, D > 0
a < 0, D = 0 a < 0, D < 0
y = P(x)
y
c y = P(x)
y
c
y = P(x)
x
x
x
y
c
a > 0, D > 0 a > 0, D = 0 a > 0, D < 0
y = P(x)
y
c
y = P(x)
y
c
y = P(x)
x x
Soal :
Tentukan daerah asal dan daerah hasil dari fungsi berikut.
a. y = x
2
+ 2x - 1 b. y = -2x
2
+ 2x - 4
5
Soal :
Tentukan daerah asal dan daerah hasil dari fungsi berikut.
a. y = x
2
+ 2x - 1 b. y = -2x
2
+ 2x - 4
3. Fungsi pangkat
Bentuk umum: y = f(x) = x
n
, n є N
Daerah asal: D
f
= T
Grafik:
y
y = x
y
y = x
2
0
0
x x
y
y = x
3
0
x
4. Fungsi akar
Bentuk Umum:
Daerah asal dan daerah hasil:
D
f
= [0,∞ ), W
f
= [0, ∞ ), jika n genap
D
f
= T, W
f
= T, jika n ganjil
Grafik:
( ) , 2, 3, 4,...
n
y f x x n = = =
y
0
x
y
0
x
2
y x =
3
y x =
Soal :
Tentukan daerah asal dan daerah hasil dari fungsi berikut
a. b. 1 y x = ÷
2
2 2 y x x = + +
6
Soal :
Tentukan daerah asal dan daerah hasil dari fungsi berikut
a. b. 1 y x = ÷
2
2 2 y x x = + +
1
y
x
=
1
, 0 y x
x
= =
y
0
x
5. Fungsi kebalikan
Bentuk umum:
Daerah asal dan daerah hasil: D
f
= T - {0}, W
f
= T - {0}
Grafik:
6. Fungsi rasional
Bentuk umum: dimana: P, Q adalah polinom
Daerah asal: D
f
= T - { x | Q(x) = 0}
Contoh:
Tentukan daerah asal dari fungsi rasional berikut
a. b.
( )
( )
P x
y
Q x
=
1
1
x
y
x
+
=
÷
2
2
1
x
y
x
÷
=
÷
7. Fungsi aljabar
Definisi:
Fungsi f disebut fungsi aljabar jika fungsi tersebut dapat
dibuat dengan menggunakan operasi aljabar, yaitu:
penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan
penarikan akar, yang dimulai dengan polinom.
Contoh:
a. b.
Catatan:
Fungsi linear, polinom, fungsi pangkat, fungsi akar, fungsi
balikan dan fungsi rasional adalah fungsi aljabar.
7
7. Fungsi aljabar
Definisi:
Fungsi f disebut fungsi aljabar jika fungsi tersebut dapat
dibuat dengan menggunakan operasi aljabar, yaitu:
penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian dan
penarikan akar, yang dimulai dengan polinom.
Contoh:
a. b.
Catatan:
Fungsi linear, polinom, fungsi pangkat, fungsi akar, fungsi
balikan dan fungsi rasional adalah fungsi aljabar.
1
( )
1
x
f x
x
+
=
÷
3
2
2
( ) ( 2) 1
1
x
f x x x
x
÷
= + ÷ +
÷
8. Fungsi trigonometri
8.1 Fungsi sinus
Bentuk umum: y = f(x) = sin x, x dalam radian
Daerah asal dan daerah hasil: D
f
= T, W
f
= [-1,1]
Grafik:
0 -π
-1
1
x
y
y = sin x
8.2 Fungsi cosinus
Bentuk umum: y = f(x) = cos x, x dalam radian
Daerah asal dan daerah hasil: D
f
= T, W
f
= [-1,1]
Grafik:
y
-2π

8
8.2 Fungsi cosinus
Bentuk umum: y = f(x) = cos x, x dalam radian
Daerah asal dan daerah hasil: D
f
= T, W
f
= [-1,1]
Grafik:
0
-1
1
y
y = cos x
x
-2π

π

8.3 Fungsi tangen
Bentuk umum:
Daerah asal : D
f
= T - {π /2 + nπ | n є '}
Daerah hasil: W
f
= T
sin
( ) tan , dalam radian
cos
x
y f x x x
x
= = =
Grafik:
0 -
-1
1
x
y
y = tan x
8.4 Fungsi trigonometri lainnya
Bentuk umum:

π

-2π
9
8.4 Fungsi trigonometri lainnya
Bentuk umum:
1
( ) sec , dalam radian
cos
1
( ) cosec , dalam radian
sin
1
(
a.
b.
c. ) cot , dalam radian
tan
y f x x x
x
y f x x x
x
y f x x x
x
= = =
= = =
= = =
8.5 Beberapa sifat fungsi trigonometri
a. -1≤ sin x ≤ 1 b. -1 ≤ cos x ≤ 1
c. sin x = sin (x + 2π ) d. cos x = cos (x + 2 π )
e. tan x = tan (x + π )
x
y
0
1
1
y = a
x
, a > 1
x
y
0
1
1
y = a
x
, 0 < a < 1
10. Fungsi logaritma
Bentuk umum : y = f(x) = log
a
x, a > 0
Daerah asal dan daerah hasil: D
f
= (0, ) , W
f
= T
Grafik:
9. Fungsi eksponensial
Bentuk umum: y = f(x) = a
x
, a > 0
Daerah asal dan daerah hasil: D
f
= T , W
f
= (0, )
Grafik:
·
10
10. Fungsi logaritma
Bentuk umum : y = f(x) = log
a
x, a > 0
Daerah asal dan daerah hasil: D
f
= (0, ) , W
f
= T
Grafik:
y
0
1
1
y = log
a
x
x
·
Contoh:
Golongkan fungsi-fungsi berikut berdasarkan jenisnya.
11. Fungsi transenden
Definisi:
Fungsi transenden adalah fungsi yang bukan fungsi aljabar.
Himpunan fungsi transenden mencakup fungsi trigonometri
invers trigonometri, eksponensial dan logaritma.
4
2
10
5 2 10
10
2
( ) 1 ( ) tan 2
6
( ) 10 ( )
6
( ) log ( )
2
log
1. 2.
3. 4.
5. 6.
( ) 2 7. . ( ) 8
2
x
f x x f x x
x
f x f x
x
x
f x x f x x
x
x
f x t t f x x
x x

= + =
÷
= =
+
= = +
÷
= + ÷ = +
÷
11
4
2
10
5 2 10
10
2
( ) 1 ( ) tan 2
6
( ) 10 ( )
6
( ) log ( )
2
log
1. 2.
3. 4.
5. 6.
( ) 2 7. . ( ) 8
2
x
f x x f x x
x
f x f x
x
x
f x x f x x
x
x
f x t t f x x
x x

= + =
÷
= =
+
= = +
÷
= + ÷ = +
÷
12. Fungsi yang terdefinisi secara sepotong-sepotong
(piecewise function)
Definisi:
Fungsi yang terdefinisi secara sepotong-sepotong adalah
fungsi dengan banyak aturan, dimana setiap aturan berlaku
pada bagian tertentu dari daerah asal.
Contoh:
0
( ) | |
0
1.
x x
f x x
x x
>
¦
= =
´
÷ <
¹
y
0
1
1
y = |x|
x
-1
0 1
( ) 2 1 2
0
2.
2
x x
f x x x
x
< s
¦
¦
= ÷ < <
´
¦
>
¹
y
0
1
y = f(x)
x
2
3. Definisikan +x+ = bilangan bulat terbesar yang lebih kecil
atau sama dengan x.
f(x) = +x+
=
0 0 1
1 1 2
2 2 3
3 3 4
x
x
x
x
s <
¦
¦
s <
¦
´
s <
¦
¦
s <
¹
0 1 2 3
1
2
3
x
y
4
y = f(x)
Catatan:
1. f(x) = |x| , f disebut fungsi nilai mutlak
2. f(x) = +x+ , f disebut fungsi bilangan bulat terbesar
12
Catatan:
1. f(x) = |x| , f disebut fungsi nilai mutlak
2. f(x) = +x+ , f disebut fungsi bilangan bulat terbesar
13. Fungsi genap dan fungsi ganjil
Definisi: [Fungsi genap]
Jika fungsi f memenuhi f(-x) = f(x) untuk setiap x di dalam
daerah asalnya, maka f disebut fungsi genap.
x
y
f(x)
-x
x
y = f(x)
Catatan:
Grafik fungsi genap simetri terhadap sumbu-y.
Definisi: [Fungsi ganjil]
Jika fungsi f memenuhi f(-x) = -f(x) untuk setiap x di dalam
daerah asalnya, maka f disebut fungsi ganjil.
Catatan: Grafik fungsi ganjil simetri terhadap titik asal.
x
y
f(x)
-x
x
y = f(x)
-f(x)
Soal:
Periksa apakah fungsi berikut adalah fungsi genap atau fungsi
ganjil atau bukan kedua-duanya.
a. f(x) = 1 - x
4
b. f(x) = x + sin x
c. f(x) = x
2
+ cos x d. f(x) = 2x - x
2
13
Soal:
Periksa apakah fungsi berikut adalah fungsi genap atau fungsi
ganjil atau bukan kedua-duanya.
a. f(x) = 1 - x
4
b. f(x) = x + sin x
c. f(x) = x
2
+ cos x d. f(x) = 2x - x
2
14. Fungsi naik dan fungsi turun
Definisi: 1. Fungsi f disebut naik pada selang I jika
f(x
1
) < f(x
2
) untuk setiap x
1
< x
2
di I.
2. Fungsi f disebut turun pada selang I jika
f(x
1
) > f(x
2
) untuk setiap x
1
< x
2
di I.
x
1
y
f(x
1
)
x
y = f(x)
x
2
f(x
2
)
Fungsi f naik
x
1
y
f(x
2
)
x
y = f(x)
x
2
f(x
1
)
Fungsi f turun
Soal:
Periksa apakah fungsi f berikut adalah fungsi naik atau fungsi
turun pada selang I.
a. f(x) = x
2
I = [0, )
b. f(x) = sin x I = [ , 2]
15. Fungsi Baru dari Fungsi Lama
Dari fungsi dasar dapat dibentuk fungsi baru dengan cara:
1. Transformasi fungsi: pergeseran, peregangan dan pencerminan
2. Operasi aljabar fungsi: penambahan, pengurangan, perkalian
dan pembagian
3. Komposisi fungsi
Transformasi fungsi
a. Pergeseran (translasi)
Misalkan c > 0, diperoleh 4 macam grafik:
1. y = f(x) + c, geser y = f(x) sejauh c satuan ke atas
·
·
14
15. Fungsi Baru dari Fungsi Lama
Dari fungsi dasar dapat dibentuk fungsi baru dengan cara:
1. Transformasi fungsi: pergeseran, peregangan dan pencerminan
2. Operasi aljabar fungsi: penambahan, pengurangan, perkalian
dan pembagian
3. Komposisi fungsi
Transformasi fungsi
a. Pergeseran (translasi)
Misalkan c > 0, diperoleh 4 macam grafik:
1. y = f(x) + c, geser y = f(x) sejauh c satuan ke atas
y = f(x)
c
y
x
c
c
c
y = f(x-c)
y = f(x+c)
y = f(x) - c
y = f(x) + c
b. Peregangan (dilatasi)
Misalkan c > 1. Untuk memperoleh grafik:
1. y = cf(x), regangkan grafik y = f(x) secara tegak dengan
faktor c.
2. y = (1/c)f(x), mampatkan grafik y = f(x) secara tegak
dengan faktor c.
3. y = f(cx), mampatkan grafik y = f(x) secara mendatar
dengan faktor c.
4. y = f(x/c), regangkan grafik y = f(x) secara medatar
dengan faktor c.
2. y = f(x) - c, geser grafik y = f(x) sejauh c satuan ke bawah
3. y = f(x - c) , geser y = f(x) sejauh c satuan ke kanan
4. y = f(x + c) , geser y = f(x) sejauh c satuan ke kiri
15
b. Peregangan (dilatasi)
Misalkan c > 1. Untuk memperoleh grafik:
1. y = cf(x), regangkan grafik y = f(x) secara tegak dengan
faktor c.
2. y = (1/c)f(x), mampatkan grafik y = f(x) secara tegak
dengan faktor c.
3. y = f(cx), mampatkan grafik y = f(x) secara mendatar
dengan faktor c.
4. y = f(x/c), regangkan grafik y = f(x) secara medatar
dengan faktor c.
0
π 2π
-1
1
y
y = cos x
2
-2
y = 2 cos x
y = ½ cos x
x
0
π 2π
-1
1
y
y = cos x
2
-2
x
y = cos ½ x
y = cos 2x
c. Pencerminan
Untuk memperoleh grafik:
1. y = -f(x), cerminkan grafik y = f(x) terhadap sumbu-x
2. y = f(-x), cerminkan grafik y = f(x) terhadap sumbu-y
y
x
y = f(x)
y = -f(x)
x
y = f(x)
y = f(-x)
y
x -x x
f(x)
f(x)
-f(x)
Contoh:
Gambarkan grafik fungsi berikut dengan menggunakan
sifat transformasi fungsi.
1. f(x)= |x-1| 2. f(x) = x
2
+2x+1
3. f(x)= sin 2x 4. f(x) = 1 - cos x
16
Contoh:
Gambarkan grafik fungsi berikut dengan menggunakan
sifat transformasi fungsi.
1. f(x)= |x-1| 2. f(x) = x
2
+2x+1
3. f(x)= sin 2x 4. f(x) = 1 - cos x
OPERASI FUNGSI ALJABAR
Definisi: [Aljabar fungsi]
Misalkan f dan g adalah fungsi dengan daerah asal D
f
dan
D
g
. Fungsi f+g, f-g, fg dan f/g didefinisikan sebagai berikut
1. (f + g)(x) = f(x) + g(x) D
f+g
= D
f
D
g
.
2. (f - g)(x) = f(x) - g(x) D
f-g
= D
f
D
g
.
3. (fg)(x) = f(x) g(x) D
fg
= D
f
D
g
.
4. (f/g)(x) = f(x)/g(x) D
f/g
= {D
f
D
g
.} – {x | g(x)= 0}
Contoh:
Tentukan f+g, f-g, fg dan f/g beserta daerah asalnya, jika
17
2
( ) ( )
( ) 1
1.
2 ) . ( 1
f x x g x x
f x x g x x
= =
= + = ÷
Komposisi fungsi
Definisi: [Komposisi fungsi]
Misalkan f dan g adalah fungsi dengan daerah asal D
f
dan
D
g
. Fungsi komposisi f o g didefinisikan sebagai berikut:
(f o g)(x) = f(g(x))
di mana D
f o g
= {x є D
g
| g(x) є D
f
}
Soal :
Tentukan f o g, g o f dan f o f beserta daerah asalnya, jika
2
1.
2.
( ) ( )
1
( ) ( ) 1
f x x g x x
f x g x x
x
= =
= = +
D
f
g f
W
f
W
g
D
g
x
g(a)
f(g(x))
a
g(x)
f ° g
18

Catatan: 1. Grafik fungsi: {(x. x peubah bebas y peubah tak bebas. y = x2 . kemudian tentukan daerah asal dan dan daerah hasilnya. B є y = f(x) . Fungsi: Ada beberapa penyajian fungsi yaitu a.1 x 2.y) | x є Df . y = f(x)) } y y = f(x) y Wf x Soal: Df Buatlah sketsa grafik fungsi berikut. y = 2x + 1 b. a. Secara verbal : Secara numerik : Secara visual : Secara aljabar : dengan uraian kata-kata. b. d. c. Daerah asal fungsi: Df = A = {x | fungsi f terdefinisi} 4. dengan tabel dengan grafik dengan aturan/rumusan eksplisit 2 . bergantung pada x 3. x є Df } 5. Himpunan A. Daerah hasil fungsi: Wf = {y є B | y = f(x).

00 untuk berat sampai satu ons.00 untuk setiap ons tambahan sampai 5 ons. B R u p i a h 2.Contoh: 1. Biaya pengiriman adalah Rp 1.000.250 1.000 w 0 1 2 3 Ons 4 5 3 .750 2. Aturan yang digunakan Kantor Pos adalah sebagai berikut. Secara visual Biaya pengiriman surat tercatat ditunjukkan grafik berikut.000 1. Berat w (ons) 0<w ≤ 1 1< w ≤ 2 2<w ≤3 3<w ≤4 4<w ≤5 Biaya B(w) (rupiah) 1. Secara numerik Biaya pengiriman surat tercatat ditunjukkan tabel berikut. Secara verbal Biaya pengiriman surat tercatat seberat w ons adalah B(w).500 1.000 3.500 1. 2.000 1. ditambah Rp 250.

Polinomial Bentuk umum: y = P(x) = an xn + an-1 xn-1 + … + a2 x2 + a1 x + a0 dimana: an. Wf = y Grafik: y = ax + b b x 2.2 Jenis-jenis Fungsi 1. 1. a0 = konstanta. an-1.750. Secara aljabar Biaya pengiriman surat tercatat dinyatakan oleh fungsi berikut. a dan b konstanta a = kemiringan garis b = perpotongan garis dengan sumbu-y Daerah asal dan daerah hasil: Df = .4. Fungsi linear Bentuk umum: y = f(x) = ax + b. jika 1 w 2 jika 2 w 3 jika 3 w 4 jika 4 w 5 2.000.500. 1.000. n = derajat polinom ( an 0) Daerah asal: Df = 4 . 1. jika 0 w 1 B ( w) 1. a1. 2.250. ….

D > 0 y y = P(x) c x a > 0. Daerah asal: Df = Grafik: y y=x x y y = x2 x nє y y = x3 x 5 0 0 0 . a. y = x2 + 2x . D = 0 y c y = P(x) x a > 0.4 3. D = 0 y y = P(x) c x a > 0. D > 0 x c y = P(x) a < 0.1 b.Grafik: Polinom derajat 2: y y = P(x) y = P(x) = ax2 + bx + c. D < 0 Soal : Tentukan daerah asal dan daerah hasil dari fungsi berikut. Fungsi pangkat Bentuk umum: y = f(x) = xn . D < 0 c a < 0. D = b2 . y = -2x2 + 2x .4ac y x y x c y = P(x) a < 0.

jika n ganjil Grafik: y y y 0 2 x x 0 y 3 x x Soal : Tentukan daerah asal dan daerah hasil dari fungsi berikut a.∞). x y y x 0 Df = . n 2.{0}. y x2 2x 2 5. Wf = .4. Wf = ..3..{0} Daerah asal dan daerah hasil: Grafik: 1 x 0 x 6 . Daerah asal dan daerah hasil: Df = [0. y x 1 b. Wf = [0. 4.. Fungsi akar Bentuk Umum: y f ( x) n x. ∞). Fungsi kebalikan Bentuk umum: y 1 . jika n genap Df = .

y b. pengurangan. perkalian. fungsi akar. 7 . Fungsi aljabar Definisi: Fungsi f disebut fungsi aljabar jika fungsi tersebut dapat dibuat dengan menggunakan operasi aljabar. fungsi pangkat. f ( x) x 1 x 1 b. y x 1 x2 1 y P( x) Q( x) dimana: P.{ x | Q(x) = 0} 7. pembagian dan penarikan akar. Contoh: a. fungsi balikan dan fungsi rasional adalah fungsi aljabar. Q adalah polinom Df = . polinom. f ( x) x 2 x2 1 ( x 2) 3 x 1 Catatan: Fungsi linear. yang dimulai dengan polinom.6. yaitu: penambahan. Fungsi rasional Bentuk umum: Daerah asal: Contoh: Tentukan daerah asal dari fungsi rasional berikut x 2 x 1 a.

{π/2 + nπ | n є } tan x x dalam radian 8 .1] y Grafik: 1 y = sin x 0 -1 -2π -π π 2π x 8.3 Fungsi tangen Bentuk umum: y Daerah asal : Df = Daerah hasil: Wf = f ( x) sin x .2 Fungsi cosinus Bentuk umum: y = f(x) = cos x. cos x . x dalam radian Daerah asal dan daerah hasil: Df = . Fungsi trigonometri 8.1 Fungsi sinus Bentuk umum: y = f(x) = sin x. Wf = [-1. Wf = [-1. x dalam radian Daerah asal dan daerah hasil: Df = .8.1] Grafik: y 1 -π y = cos x π 0 -1 -2π 2π x 8.

x dalam radian cos x 1 f ( x) cosec x . y b. -1 ≤ cos x ≤ 1 d. y 1 . cos x = cos (x + 2 π) .4 Fungsi trigonometri lainnya Bentuk umum: a. x dalam radian sin x 1 f ( x) cot x . y c. tan x = tan (x + π) 9 b. sin x = sin (x + 2π) e. x dalam radian tan x f ( x) sec x 8. -1≤ sin x ≤ 1 c.Grafik: y y = tan x 1 -2π -π -1 0 π 2π x 8.5 Beberapa sifat fungsi trigonometri a.

a>0 ) . Grafik: 1 0 1 x y y = loga x 10 . Fungsi eksponensial Bentuk umum: y = f(x) = ax. a>0 . Wf = (0. y Daerah asal dan daerah hasil: Df = Grafik: y ) y = ax .9. Wf = Daerah asal dan daerah hasil: Df = (0. 0 < a < 1 x 1 10. Fungsi logaritma Bentuk umum : y = f(x) = loga x. a > 1 1 0 x 1 1 0 y = ax .

f ( x) x 6 6. f ( x) 8. Himpunan fungsi transenden mencakup fungsi trigonometri invers trigonometri. eksponensial dan logaritma. 1. dimana setiap aturan berlaku pada bagian tertentu dari daerah asal. f ( x ) x2 x x 2 log10 x x10 2 x x2 12. f ( x) 2t 5 t2 tan 2 x x 6 4. f ( x) | x | x x x 0 x 0 1 x -1 0 1 11 y y = |x| . Contoh: 1. f ( x) 10 x 5. Contoh: Golongkan fungsi-fungsi berikut berdasarkan jenisnya. f ( x) 3. Fungsi yang terdefinisi secara sepotong-sepotong (piecewise function) Definisi: Fungsi yang terdefinisi secara sepotong-sepotong adalah fungsi dengan banyak aturan.11. f ( x) log10 x 7. f ( x) 4x 1 2. Fungsi transenden Definisi: Fungsi transenden adalah fungsi yang bukan fungsi aljabar.

Definisikan x = bilangan bulat terbesar yang lebih kecil atau sama dengan x. f disebut fungsi bilangan bulat terbesar 13. f disebut fungsi nilai mutlak 2. maka f disebut fungsi genap. 12 . f(x) = |x| . y 0 0 x 1 y = f(x) f(x) = = x 1 2 3 1 x 2 3 x 2 4 3 2 1 x 3 x 0 1 2 3 4 Catatan: 1. f(x) = x . f ( x) x 2 x 0 0 x 1 1 x 2 x 2 0 1 y = f(x) x 2 3. y f(x) y = f(x) x x -x Catatan: Grafik fungsi genap simetri terhadap sumbu-y.y 2. Fungsi genap dan fungsi ganjil Definisi: [Fungsi genap] Jika fungsi f memenuhi f(-x) = f(x) untuk setiap x di dalam daerah asalnya.

Definisi: [Fungsi ganjil] Jika fungsi f memenuhi f(-x) = -f(x) untuk setiap x di dalam daerah asalnya. Fungsi f disebut turun pada selang I jika f(x1) > f(x2) untuk setiap x1 < x2 di I. f(x) = 2x . Soal: Periksa apakah fungsi berikut adalah fungsi genap atau fungsi ganjil atau bukan kedua-duanya.x4 c. y y = f(x) f(x2) f(x1) x1 x2 x f(x1) f(x2) x1 x2 x 13 y y = f(x) Fungsi f naik Fungsi f turun . f(x) = x2 + cos x b. Fungsi naik dan fungsi turun Definisi: 1. Fungsi f disebut naik pada selang I jika f(x1) < f(x2) untuk setiap x1 < x2 di I. 2.x2 14. f(x) = x + sin x d. f(x) = 1 . maka f disebut fungsi ganjil. a. y f(x) -x x -f(x) y = f(x) x Catatan: Grafik fungsi ganjil simetri terhadap titik asal.

pengurangan. geser y = f(x) sejauh c satuan ke atas y y = f(x) + c y = f(x+c) c y = f(x) y = f(x-c) c c c y = f(x) . ) I = [ . y = f(x) + c. diperoleh 4 macam grafik: 1. Operasi aljabar fungsi: penambahan. Pergeseran (translasi) Misalkan c > 0. f(x) = sin x I = [0. Transformasi fungsi: pergeseran.c x 14 . Komposisi fungsi Transformasi fungsi a. perkalian dan pembagian 3. Fungsi Baru dari Fungsi Lama Dari fungsi dasar dapat dibentuk fungsi baru dengan cara: 1. 2] 15. a. peregangan dan pencerminan 2. f(x) = x2 b.Soal: Periksa apakah fungsi f berikut adalah fungsi naik atau fungsi turun pada selang I.

geser grafik y = f(x) sejauh c satuan ke bawah 3. y = f(x/c). y = cf(x). y = f(x) .2. Peregangan (dilatasi) Misalkan c > 1. 2. mampatkan grafik y = f(x) secara mendatar dengan faktor c. y = (1/c)f(x). Untuk memperoleh grafik: 1.c. regangkan grafik y = f(x) secara medatar dengan faktor c. geser y = f(x) sejauh c satuan ke kanan 4.c) . mampatkan grafik y = f(x) secara tegak dengan faktor c. y = f(x + c) . 3. y = f(x . geser y = f(x) sejauh c satuan ke kiri b. y 2 1 0 -1 -2 π y = 2 cos x y = cos x y = ½ cos x 2π 1 y = cos 2x 0 -1 -2 π 2π 2 y = cos x y x x y = cos ½ x 15 . 4. y = f(cx). regangkan grafik y = f(x) secara tegak dengan faktor c.

cos x 16 . f(x) = 1 . f(x)= sin 2x 2. cerminkan grafik y = f(x) terhadap sumbu-y y y = f(x) f(x) y y = f(-x) f(x) y = f(x) x x y = -f(x) -x x x -f(x) Contoh: Gambarkan grafik fungsi berikut dengan menggunakan sifat transformasi fungsi. y = f(-x). 1. f(x)= |x-1| 3.c. y = -f(x). Pencerminan Untuk memperoleh grafik: 1. f(x) = x2+2x+1 4. cerminkan grafik y = f(x) terhadap sumbu-x 2.

f ( x) 2.OPERASI FUNGSI ALJABAR Definisi: [Aljabar fungsi] Misalkan f dan g adalah fungsi dengan daerah asal Df dan Dg. Fungsi f+g. Fungsi komposisi f o g didefinisikan sebagai berikut: (f o g)(x) = f(g(x)) di mana Df o g = {x є Dg | g(x) є Df } 17 . f-g. f-g. (f . fg dan f/g didefinisikan sebagai berikut 1. Dg. (fg)(x) = f(x) g(x) 4. Dg. (f/g)(x) = f(x)/g(x) Df+g = Df Df-g = Df Dfg = Df Df/g = {Df Dg.g(x) 3.} – {x | g(x)= 0} Contoh: Tentukan f+g. f ( x ) x2 1 x g ( x) g ( x) x 1 x Komposisi fungsi Definisi: [Komposisi fungsi] Misalkan f dan g adalah fungsi dengan daerah asal Df dan Dg.g)(x) = f(x) . (f + g)(x) = f(x) + g(x) 2. fg dan f/g beserta daerah asalnya. Dg. jika 1.

g o f dan f o f beserta daerah asalnya.Dg a x g Wg Df g(a) g(x) f Wf f(g(x)) f°g Soal : Tentukan f o g. f ( x) x2 1 2. f ( x) x g ( x) g ( x) x x 1 18 . jika 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->