P. 1
MUSIK KERONCONG

MUSIK KERONCONG

|Views: 237|Likes:
Published by Setiyawan Agus

More info:

Published by: Setiyawan Agus on Mar 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/29/2014

pdf

text

original

MUSIK KERONCONG

oleh

Ezra Romario Ferbi

1 Masa keroncong tempo doeloe (1880-1920) 4.1 Stambul I: 4.1.3.4 Masa keroncong millenium (2000-kini) 5 Tokoh keroncong 6 Referensi 2 .3.2.5 Keroncong Dangdut (Congdut) 4.3 Masa keroncong modern (1960-2000) 4.1 Langgam Jawa 4.MUSIK KERONCONG.4 Keroncong Koes-Plus 4. Daftar isi 1 Asal-usul 2 Alat-alat musik 3 Jenis keroncong 4 Perkembangan musik keroncong masa kini 4.3 Campur Sari 4.1 Langgam Keroncong 4.1.2.2 Stambul Keroncong: 4. .3.3 Keroncong Asli 4.2.3 Stambul III: 4. 1.2 Keroncong Beat 4.2 Masa keroncong abadi (1920-1960) 4.2 Stambul II: 4.3.3.1.

dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). moresco diiringi oleh musik dawai. Meskipun demikian. dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950. ukulele. Set orkes semacam ini masih dipakai oleh keroncong Tugu. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara. seperti polka agak lamban ritmenya). masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara. yang kemudian berkembang ke arah selatan di Kemayoran dan Gambir oleh orang Betawi berbaur dengan musik Tanjidor (tahun 1880-1920). 2. Meskipun demikian. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini. musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang. seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. Muritsku. Dalam perkembangannya. bahkan hingga ke Semenanjung Malaya. di mana salah satu lagu oleh Kusbini disusun kembali kini dikenal dengan nama Kr. dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950. Musik keroncong yang berasal dari Tugu disebut keroncong Tugu.Asal-usul Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. seperti biola. yang diiringi oleh alat musik dawai. Bentuk awal musik ini disebut moresco (sebuah tarian asal Spanyol. Tahun 1920-1960 pusat perkembangan pindah ke Solo. flute. Jakarta Utara. Dari daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang. serta selo. Keroncong merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik keroncong. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara. Alat-alat musik Dalam bentuknya yang paling awal. dengan alat-alat musik seperti . bentuk keroncong yang masih dimainkan oleh komunitas keturunan budak Portugis dari Ambon yang tinggal di Kampung Tugu. Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an. masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara. bahkan hingga ke Semenanjung Malaya. dan beradaptasi dengan irama yang lebih lambat sesuai sifat orang Jawa. Pem-"pribumi"-an keroncong menjadikannya seni campuran. Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an. dan seorang penyanyi wanita. Dalam perkembangannya. Perkusi juga kadang-kadang dipakai.

berdawai 3 (nilon). Fis. Saat ini. cak bermain pada tangga nada F (dikenal dengan sebutan in F). Gitar akustik sebagai gitar melodi. kenong. . dan merupakan awal tonggak mulainya musik keroncong) 2. sebagai alat musik utama yang menyuarakan crong . urutan nadanya adalah G. dimainkan dengan gaya kontrapuntis (anti melodi). Ukulele cuk.crong sehingga disebut keroncong (ditemukan tahun 1879 di Hawai. B dan E. dan saron sebagai satu set gamelan gong. berdawai 4 (baja). dan B. Ukulele cak. Jadi ketika alat musik lainnya memainkan tangga nada C. D.• • • • • sitar India rebab suling bambu gendang. alat musik yang dipakai dalam orkes keroncong mencakup 1. 3. urutan nadanya A.

contoh orkes Lief Java). sejak dibuat oleh Amati atau Stradivarius dari Cremona Itali sekitar tahun 1600 tidak pernah berubah modelnya hingga sekarang. suara agak patah-patah. Flute (mengantikan Suling Bambu). contoh flutis Sunarno dari Solo atau Beny Waluyo dari Jakarta).4. sedangkan pada Era Keroncong Abadi telah memakai Suling Bohm (suling metal semua dengan klep. 5. . suara lebih halus dengan ornamen nada yang indah. Biola (menggantikan Rebab). pada Era Tempo Doeloe memakai Suling Albert (suling kayu hitam dengan lubang dan klep.

mars). Bentuk keroncong yang dicampur dengan musik populer sekarang menggunakan organ serta synthesizer untuk mengiringi lagu keroncong. Sejak pertengahan abad ke-20 telah dikenal paling tidak tiga macam keroncong. rock. 3. sekaligus hiasan/ornamen bawah. tidak pernah berubah sejak A mati dan Stradivarius dari Cremona Itali 1600 membuatnya. Bagi pemusik yang sudah memahami alurnya. dangdut. Gitar yang kontrapuntis dan selo yang ritmis mengatur peralihan akord. Kontra Bass (menggantikan Gong). juga bas yang dipetik. polka. sebab cukup menyesuaikan pola yang berlaku. Bentuk keroncong yang dicampur dengan musik populer sekarang menggunakan organ tunggal serta synthesizer untuk mengiringi lagu keroncong (di pentas pesta organ tunggal yang serba bisa main keroncong. Jenis keroncong Musik keroncong lebih condong pada progresi akord dan jenis alat yang digunakan.6. Biola berfungsi sebagai penuntun melodi. juga tidak pernah berubah sejak dibuat oleh Amati dan Stradivarius dari Cremona Itali 1600. yang melayang-layang mengisi ruang melodi yang kosong. Cello. 7. Flut mengisi hiasan atas. Penjaga irama dipegang oleh ukulele dan bas. hanya saja dalam keroncong dimainkan secara khas dipetik/pizzicato. yang dapat dikenali dari pola progresi akordnya. betot menggantikan kendang. mengiringi lagu-lagu keroncong sebenarnya tidaklah susah. Pengembangan dilakukan dengan .

C . dan Stambul III. Sagi (perhatikan rekaman Idris Sardi main biola lagu Stambul II Jali-jali berdasarkan aransemen dari M. di daerah Tugu kemudian menyebar ke selatan daerah Kemayoran dan Gambir (lihat ada lagu Kemayoran dan Pasar Gambir.D (16 birama): . Pada masa ini dikenal para musisi Indo. Singapura. dan berbaur dengan Tanjidor yang asli Betawi. namun belum memperlihatkan identitas keroncong yang sebenarnya dengan suara crong-crong-crong.A . dan (c) Masa keroncong modern (1960-2000). diperdengarkan musik mars. di saat penemuan ukulele di Hawai yang segera menjadi alat musik utama dalam keroncong (suara ukulele: crong-crongcrong).menjaga konsistensi pola tersebut. Seperti diketahui bahwa panjang lagu stambul adalah 16 birama. (b) Masa keroncong abadi (1920-1960). polka. dengan tiga tahap perkembangan terakhir yang sudah berlangsung dan satu perkiraan perkembangan baru (keroncong millenium). gambus. Bolelebo. yang terdiri atas: Stambul I: Lagu ini misalnya Terang Bulan. serta (d) Masa keroncong millenium (2000-kini) Masa keroncong tempo doeloe (1880-1920) Ukulele ditemukan pada tahun 1879 di Hawaii. termasuk Hikayat India dan Persia. terdapat pula bentuk-bentuk campuran serta adaptasi. O Ina Ni Keke. antar adegan maupun pembukaan. dll. 4. sedangkan awal keroncong millenium sudah ada tanda-tandanya. dan Malaya lewat jalur kereta api maupun kapal api. Sagi). Potong Padi. Nina Bobo.B .B atau A . namun belum berkembang (Bondan Prakoso). Empat tahap masa perkembangan tersebut adalah (a) Masa keroncong tempo doeloe (1880-1920). hampir dua abad lamanya. Sebagai selingan. sehingga diperkirakan pada tahun berikutnya Keroncong baru menjelma pada tahun 1880. berupa Pentas Gaya Instanbul. di mana Warga Kampung Tugu maupun Kusbini menyebut sebagai Keroncong Portugis. Pada waktu itu lagu Stambul berirama cepat (sekitar meter 120 untuk satu ketuk seperempat nada). Perkembangan musik keroncong masa kini Setelah mengalami evolusi yang panjang sejak kedatangan orang Portugis di Indonesia (1522) dan pemukiman para budak di daerah Kampung Tugu tahun 1661 dan ini merupakan masa evolusi awal musik keroncong yang panjang (16611880). Tonggak awal adalah pada tahun 1879. Sarinande. dan pemain biola legendaris adalah M. yang mengadakan pertunjukan keliling di Hindia Belanda. sekitar tahun 1913). dan keroncong. Pada umumnya pertunjukan meliputi Cerita 1001 Malam (Arab) dan Cerita Eropa (Opera maupun Rakyat). sehingga boleh dikatakan musik keroncong belum lahir tahun 1661-1880. dengan struktur bentuk A . Selain itu. Komedie Stamboel 1891-1903 lahir di Kota Pelabuhan Surabaya tahun 1891.B . Dan akhirnya musik keroncong mengalami masa evolusi pendek terakhir sejak tahun 1880 hingga kini. sedangkan Gesang menyebut sebagai Keroncong Cepat. Stambul II. Khusus musik keroncong dikenal pada waktu itu Stambul I.

|IV. || Stambul III: Lagu ini misalnya Kemayoran. . . . . . . . . . . |. . . . | C2|V7. . .|V7. . . |I . . | Interlude 2 birama B1|. . . . . . |I .A . |. |. . |I . | A2|II#. . |. . . | |. . |I . |. . . . . . | |.• • • • |I . . . . . |I . . . . |IV. . . . . . . . . |. . | |. |. | |. . . . .A . |I . . |.C (16 birama): • • • • • • • • Pr|I . . . . |. . . V7. . |. . . | Modulasi 2 birama In|. . | B2|V7. . |. . . . . . . . . . . . . . | (tanda . di mana mirip dengan Keroncong A sli sehingga sering salah diucapkan dengan Kr. . . . . . |IV. V7. . . yang seharusnya Stambul III Kemayoran. . |. | C1|. . || . . . . |V7. artinya tacet) |. . .C (16 birama): • • • • |I . | Prelude 2 birama A1|. . . . . . | |I7. . . |. |. . . |I . |V7. Kemayoran. . dengan struktur Prelude . . Jali-Jali. . . . |I . || Stambul II: Lagu ini misalnya Si Jampang.B . . |. . .B . . . . di mana masuk pada Akord IV sebagai ciri Stambul II dengan struktur A . . .Interlude . . . . |. |V7. . |. .

. . | V7 . . tanpa seruling-biola-cello. .Verse A Bridge B . Selanjutnya pusat perkembangan beralih ke timur mengikuti jaringan kereta api melalui Solo dan iramanya juga lebih lamban (sekitar 80 untuk seperempat nada) dengan kendangan cello mirip kendangan gamelan. | I . . . . Irama keroncong ini. . . . . V . . . merupakan modifikasi Stambul II yang 16 birama menjadi 32 birama (menyesuaikan standar Keroncong Abadi yang 32 birama). . Salamaki. . Nama "stambul" diambil dari Istambul di Turki. Kali Brantas) – Losquin Bugis (Ongkona Arumpone) – Orkes Hawaian Tjoh de Fretes (Pulau Ambon). . | I . Yang pertama A . Penyanyi serba bisa Hetty Koes Endang misalnya. misalnya lagu Ongkona Arumpone yang dinyanyikan oleh Sukaenah B. . . . . dan berakibat juga lagu pada waktu itu telah 32 birama juga. . | I . . | Verse A |V7 . . . Lagu Keroncong Abadi terdiri atas: Langgam Keroncong. | I . dan kebanyakan tetap dinamakan langgam. . akibat pengaruh musik pop Amerika yang melanda lantai dansa Hotel2 di Indonesia pada waktu itu. . Stambul Keroncong. . | I . dia sering merekam lagu-lagu non keroncong dan langgam menggunakan irama yang sama. . | I . . | I .| Verse A |V7 . | II# . . | I . | V7 . dan permainan gitar melodi mirip alunan siter musik gamelan yang kontrapuntis. Sambayon. | IV . |I . . | I . . . yakni pengulangannya langsung pada bagian B. |I . tapi dengan melodi guitar yang kental. . Langgam Keroncong Bentuk lagu langgam ada dua versi. . .B . . | IV . Alur akord-nya sebagai berikut: • • • • Verse A | V7 . . . dan Keroncong Asli. V7 . . panjang 32 birama. . | V . | V7 . . . Beda sedikit pada versi kedua. yaitu gaya era tempo doeloe dengan irama yang cepat sudah dengan kendangan cello dan dengan guitar melodi yang kental. Meski sudah memiliki bentuk baku.Verse A. . | Bridge B |I7 . | IV . dll).Musiq Losquin Bugis: Dari periode tempo doeloe ini lahir pula di Makassar bentuk keroncong khas yang dikenal sebagai musiq losquin Bugis. namun pada perkembangannya irama ini lebih bebas diekspresikan. V7 . . . . dengan musisi didominasi dari Filipina (spt Pablo. . mirip seperti gaya Tjoh de Fretes dari Ambon. |IV . Kalau kita hubungkan kesemua ini. Masa keroncong abadi (1920-1960) Pada masa ini panjang lagu telah berubah menjadi 32 birama. perhatikan lagu Indonesia Raya (diciptakan tahun 1924) pada waktu itu juga sudah 32 birama. Pasar Gambir) – Orkes Keroncong Lief Java (Kr. Masa ini lahir para musisi Solo. . | I . . .A dengan pengulangan dari bagian A kedua seperti lagu standar pop: Verse A . seperti Gesang dan penyanyi legendaris Annie Landouw. . . . | I . . | Stambul Keroncong: Stambul Keroncong berbentuk (A-B-A-B') x 2 = 16 birama x 2 = 32 birama. | V7 . | V7 . . . Stambul merupakan jenis keroncong yang namanya diambil dari bentuk sandiwara yang dikenal pada akhir abad ke-19 hingga paruh awal abad ke-20 di Indonesia dengan nama Komedi stambul. | I . | IV . V7 .A . | V7 . maka ada garis kesamaan dengan Orkes Keroncong Cafrino Tugu (Kr. | II# .

. . .. 4. I7 . . . . 2. |IV . . . 1. . Tetapi kalau akord X-V7 menjadi akhir rangaian. . dan tussenspel atau interlude atau intermezzo di tengah-tengah setelah modulasi/modulatie/modulation yang standar untuk semua keroncong asli: Alur akordnya seperti tersusun di bawah ini: • • • • • • • • Pr |V . . |IV . |I . |I . | I . . . . . |I .B'. . sehingga bisa menutup sempurna melodi tersebut atau setengah menutup (sementara) melodi tersebut. | V .. . . . maka disebut Kadensa Terputus. . . . misalnya rangkaian Super Tonik Dominan Septim. atau intro yang diambil dari baris 7 (B3) mengarah ke nada/akord awal lagu.. |I . |I . | (B3) |IV .| . . . karena sempurna menutup rangkaian tersebut dan terasa berhenti sempurna.. yang dilakukan oleh alat musik melodi seperti seruling/flut. . | (A2) |II# . . . . . |IV . . . | |I . I7 . | Kadensa Keroncong Dalam Teori Musik Klasik dikenal 4 (empat) jenis Kadensa. . |I . | V7 . . . . |V . . . . . misalnya Doninan Septim . . V . Keroncong asli diawali oleh voorspel atau prelude. . | I . V7 . . . disebut Kadensa Keroncong dengan rangkaian penutup I-I7-IV-V7-I. 8 baris x 4 birama = 32 birama. |I . di mana Kadensa adalah suatu rangkaian harmoni sebagai penutup pada akhir melodi atau di tengah kalimat. . . dan pada Masa Keroncong Abadi tercipta satu Kadensa baru. . biola. | 16 birama ini pengulangan dari 16 birama pertama atau sama |IV .|I . . . . . . . .B .Alur akord Stambul Keroncong adalah sbb. .| I . . . |V . maka disebut Kadensa Tidak Sempurna atau Setengah Kadensa. | V7 . . . . Lagu terdiri atas 8 baris. | II# ..Submedian. . . . |I . . | V . . . . Kadensa dengan rangkaian V7-I disebut sebagai Kadensa Sempurna. | Interlude 4 birama untuk semua lagu menjadi standar (B1) | IV . . |IV . V7 . . 3. . I7 . (tanda . . di mana dibuka dengan PRELUDE 4 birama yang dimainkan secara instrumental. . | V . | IV . . . | (B2) | I . |V .| IV . . . atau gitar. | |V . . |IV . . . |I . . Kalau rangkaian harmoni diakhiri pada X-VI. Sedangkan Tierce de Picardy boleh dimasukan dalam Kadensa. | I . mempunyai sifat sendu seperti kalau kita mengucap "Amin" dalam salat. . Dalam rangkaian IV-I disebut Kadensa Plagal. |V . |V . . | V . | (B2) |I . . . . | V7 .|V7 . . . . . . | Modulasi merupakan ciri keroncong asli sebanyak 4 birama In |V . |V . |IV . . . |I . . | V7 . . . V7 . |IV .adalah tacet atau iringan tidak dibunyikan): • • • • • • • • |I . ... | |I . |I . | |I . | V . . . | Keroncong Asli Keroncong asli memiliki bentuk lagu A . | Prelude 4 birama diambil dari baris ke-7 (B3) (A1) | I . | dibuka dg broken chord I utk mencari nada |IV .|IV .. kemudian disisipi INTERLUDE standar sebanyak 4 birama yang dimainkan secara instrumental juga. |I . . . . V . | |V .| . . . . . . |I .

A atau juga A .B . Langgam Jawa menjadi terkenal oleh Waljinah yang pernah sebagai juara tingkat sekolah SMP di RRI Solo tahun 1958. moda pentatonis Jawa/Cina. mulai tahun 1998 musik rap mulai masuk (Bondan Prakoso). Hiburan dan Seriosa. Keroncong. salah satu pememnag adalah Musisi Kusbini dengan lagu Keroncong Pastoral. . khusus dikembangkan dalam musik keroncong. namun kemudian berkembang di Semarang sekitar tahun 1949 (ingat lagu Gambang Semarang . dan merupakan pembaruan sesuai dengan lingkungannya.A . Pada masa akhir dari Keroncong Abadi (1920-1960) ini merupakan Masa Keemasan (Golden Age) bagi musik keroncong. karena mengikuti aturan baku (pakem) Musik Pop yang berlaku universal. misalnya tangga nada minor. Tahun 1968 Langgam Jawa berkembang menjadi Campursari. Lagu kunci minor ditutup pada kunci mayor. Langgam Jawa memiliki ciri khusus pada penambahan instrumen antara lain siter. Kalau di Langit Ada Bintang). saron. kendang (bisa diwakili dengan modifikasi permainan cello ala kendang). Kadensa Keroncong.D dangan jumlah 32 birama.Oey Yok Siang). namun muncul berbagai gaya baru yang berbeda dengan Masa Keroncong Abadi (termasuk musisinya). Gambang Keromong Gambang Keromong adalah salah satu gaya keroncong yang dikembangkan oleh Etnis Tionghoa (gambang adalah alat musik bilah kayu seperti marimba.5. disebut Tierce de Piecardy. ada irama nuansa dangdut (congdut). Masa keroncong modern (1960-2000) Perkembangan keroncong masih di daerah Solo dan sekitarnya. misalnya Sepasang Mata Bola ditulis dalam kunci minor sehingga dapat dinyanyikan dengan iringan keroncong seperti keroncong beat (1958). akord disonan. langit. dan adanya bawa atau suluk berupa introduksi vokal tanpa instrumen untuk membuka sebelum irama dimulai secara utuh. tidak megenal lagi pakem bentuk keroncong asli atau stambul. sifat politonal atau atonal (pada campursari). Masa Keemasan (The Golden Age). yaitu rangkaian harmoni I7-IV-V7-I Ismail Marzuki (1914-1958) Komponis Ismail Marzuki termasuk hidup dalam Era Keroncong Abadi. dan makna lain nama suatu desa di Magetan. namun lagu-lagunya sangat modern pada zamannya.B . Sebenarnya Gambang Keromong yang lahir di Masa Keroncong Abadi 1920-1960 adalah cikal bakal Campursari yang lahir pada Masa Keroncong Modern. namun biasanya dipakai dalam akhir lagu 6. Langgam Jawa Bentuk adaptasi keroncong terhadap tradisi musik gamelan dikenal sebagai langgam Jawa. rangkaian harmoni diatonik dan kromatik. Radio Republik Indonesia (RRI) menyelenggarakan perlombaan Bintang Radio dengan 3 jenis. sedangkan keromong adalah istilah lain dari kempul) yang dikembangkan sekitar tahun 1922 di Kemayoran Jakarta (tanjidor). jadi sebenarnya bukan kadensa. Mulai Masa keroncong modern (1960-2000) semua aturan baku (pakem) Musik Keroncong tidak berlaku. Umumnya mempunyai struktur lagu pop yaitu A .C . Di sanmping itu juga dilombakan mencipta lagu keroncong. Pada tahun 1952. Lagu Langgam Jawa yang terkenal di tahun 1958 adalah ciptaan Anjar Any (1936-2008): Yen Ing Tawang Ana Lintang (Tawang dalam Bahasa Jawa berarti: awang-awang. yang berbeda dari langgam yang dimaksud di sini. dlsb.

Pada Masa Keroncong Modern adalah Masa Kejayaan Musik Keroncong.Keroncong Beat Dimulai oleh Yayasan Tetap Segar pimpinan Rudy Pirngadie. Pada waktu itu Idris Sardi ikut tur ke New York World's Fair Amerika Serikat dengan biola tahun 1964 dengan maksud mau memperkenalkan lagu pop barat (I left my heart in San Fransico. memasukkan unsur beat dangdut ke dalam lagu-lagu langgam Jawa klasik maupun baru. termsuk kunci Minor) dapat dinyanyikan seperti La Paloma. . koes Plus dan terakhir dengan Congdut dari Didi Kempot. Kini daerah Solo. Rupa-rupanya ini merupakan puncak kejayaan Musik Keroncong. Mudah-mudahan Mbah. Bahkan Bupati Sukoharjo ikut meramaikan bursa campursari. Widuri. ucapan beliau sebelum wafat). pada sekitar tahun 1974 juga berjasa dalam musik keroncong yang rock. Campursari. konon dimulai dari Surakarta. Keroncong Pertemuan adalah Keroncong Koes Plus dengan struktur bentuk campuran (dalam bahasa Belanda disebut Meng-vorm atau Inggris Combine form) antara Stambul II dan langgam Keroncong. Keroncong Dangdut (Congdut) Keroncong dangdut (Congdut) adalah jawaban atas derasnya pengaruh musik dangdut dalam musik populer di Indonesia sejak 1980-an. di mana terdengar di mana-mana musik Langgam Jawa. Mawar Berduri. generasi muda Indonesia dapat melanjutkan musik keroncong . sehingga Gesang khawatir bahwa Keroncong Akan Mati (2008. Didi Kempot adalah tokoh utama gerakan pembaruan ini. sejumlah musisi. yang kemudian dikenal sebagai Campursari. Lagu-lagu yang terkenal antara lain Stasiun Balapan. Sewu Kuto. terkenal sebagai pusat para artis musik campursari. namun dia kena denda melanggar hak cipta akibat tanpa izin. Monalisa. Seiring dengan menguatnya campur sari di pentas musik populer etnis Jawa. Sragen. Ngawi. di Jakarta pada tahun 1959 dan bisa mengiringi lagu barat pop (mau melangkah lebih bersifat universal). berarti musik keroncong jangan mati (ucapan Gesang). maka betapa indah musik rock Indonesia dapat ngetop dengan irama kampung halaman. dan sekitarnya. Campur Sari Di Gunung Kidul (DI Yogyakarta) pada tahun 1968 Manthous memperkenalkan gabungan alat gamelan dan musik keroncong. Keroncong Koes-Plus Koes Plus dikenal sebagai perintis musik rock di Indonesia. Dengan Keroncong Beat maka berbagai lagu (bukan dengan rangkaian harmoni keroncong. hingga ke Suriname dan Belanda (2004-2008). Seandainya band rock Indonesia bisa mengikuti jejak Koes-Plus untuk melestarikan budaya sendiri seperti keroncong. pada waktu itu tahun 1964 lagu ini merupakan salah satu hit di dunia) dengan iringan keroncong beat. Keroncong Beat. dll. Masa Kejayaan Musik Keroncong.

Di sisi lain nama Anjar Any (Solo. Seperti diketahui. Bengawan Solo adalah nama sungai yang berada di wilayah Surakarta. Lelaki asal kota Surakarta (Solo) ini bahkan mendapatkan santunan setiap tahun dari pemerintah Jepang karena berhasil memperkenalkan musik keroncong di sana. Kelompok musik Keroncong Merah Putih[6]. tetapi beberapa pihak masih mengapresiasi musik keroncong. sedangkan R. "Buaya Keroncong" Asal muasal sebutan "Buaya Keroncong" untuk Gesang berkisar pada lagu ciptaannya. menciptakan komposisi berjudul "Keroncong Bondol" yang berhasil memadukan musik gaya rap dengan musik latar belakang irama keroncong. buaya memiliki habitat di rawa dan sungai. Harmony Chinese Music Group membuat suasana lain dengan memasukan unsur alat musik tradisional Tionghoa dan menamainya sebagai Keroncong Mandarin [7]. Bondan Prakoso dan grupnya Bondan Prakoso & Fade 2 Black. sedangkan setelah pusat perkembangan pindah ke Solo (MASA KERONCONG ABADI: 1920-1960) iramanya menjadi lebih lambat. Yogyakarta) untuk Campursari dan Koe Plus (Solo/Jakarta) untuk Keroncong Rock. Gesang menyebut irama keroncong pada MASA STAMBUL (1880-1920). Lantaran pengabdiannya itulah. Salah satu lagunya yang paling terkenal adalah(lagu)|Bengawan Solo. Manthous (Gunung Kidul. Reptil terbesar itu di habitanya nyaris tak terkalahkan. "Bengawan Solo". Di tahun 2008 @ Solo International Keroncong Festival. pencipta Langgam Jawa lebih dari 2000 lagu yang meninggal tahun 2008) juga mempunyai andil dalam keroncong untuk Langgam Jawa beserta Waljinah (Solo). Pirngadie (Jakarta) untuk Keroncong Beat. Tokoh keroncong Salah satu tokoh Indonesia yang memiliki kontribusi cukup besar dalam membesarkan musik keroncong adalah bapak Gesang. . dan Gambir) sebagai Keroncong Cepat. Pengandaian semacam itulah yang mendasari mengapa Gesang disebut sebagai "Buaya Keroncong". serta Didi Kempot (Ngawi) untuk Congdut. oleh Gesang dijuluki "Buaya Keroncong" oleh insan keroncong Indonesia. yang berkembang di Jakarta (Tugu . sebutan untuk pakar musik keroncong. Kemayoran. Selain itu.Masa keroncong millenium (2000-kini) Walaupun musik keroncong di era millenium (tahun 2000-an) belum menjadi bagian dari industri musik pop Indonesia. karena menjadi pemangsa yang ganas. kelompok keroncong berbasis Bandung masih cukup aktif melakukan pertunjukan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->