MUSIK KERONCONG

oleh

Ezra Romario Ferbi

1 Masa keroncong tempo doeloe (1880-1920) 4.2.4 Masa keroncong millenium (2000-kini) 5 Tokoh keroncong 6 Referensi 2 .2.3 Stambul III: 4.2 Stambul Keroncong: 4.3.3.1.3 Campur Sari 4.2.3. . Daftar isi 1 Asal-usul 2 Alat-alat musik 3 Jenis keroncong 4 Perkembangan musik keroncong masa kini 4.2 Masa keroncong abadi (1920-1960) 4.1 Langgam Keroncong 4.1.2 Keroncong Beat 4.3 Keroncong Asli 4.3.3.1 Langgam Jawa 4.1.4 Keroncong Koes-Plus 4.3 Masa keroncong modern (1960-2000) 4.5 Keroncong Dangdut (Congdut) 4. 1.1 Stambul I: 4.MUSIK KERONCONG.2 Stambul II: 4.

ukulele. Bentuk awal musik ini disebut moresco (sebuah tarian asal Spanyol. seperti biola. seperti polka agak lamban ritmenya). Set orkes semacam ini masih dipakai oleh keroncong Tugu. yang kemudian berkembang ke arah selatan di Kemayoran dan Gambir oleh orang Betawi berbaur dengan musik Tanjidor (tahun 1880-1920). masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara. Jakarta Utara. bentuk keroncong yang masih dimainkan oleh komunitas keturunan budak Portugis dari Ambon yang tinggal di Kampung Tugu. dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950. yang diiringi oleh alat musik dawai. moresco diiringi oleh musik dawai. musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang. Meskipun demikian. seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. masuk sejumlah unsur tradisional Nusantara. Perkusi juga kadang-kadang dipakai. dan kemudian meredup akibat masuknya gelombang musik populer (musik rock yang berkembang sejak 1950. Meskipun demikian. Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an. Keroncong merupakan nama dari instrumen musik sejenis ukulele dan juga sebagai nama dari jenis musik khas Indonesia yang menggunakan instrumen musik keroncong. Dalam perkembangannya. bahkan hingga ke Semenanjung Malaya. flute. Melemahnya pengaruh Portugis pada abad ke-17 di Nusantara tidak dengan serta-merta berarti hilang pula musik ini.Asal-usul Akar keroncong berasal dari sejenis musik Portugis yang dikenal sebagai fado yang diperkenalkan oleh para pelaut dan budak kapal niaga bangsa itu sejak abad ke-16 ke Nusantara. 2. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara. di mana salah satu lagu oleh Kusbini disusun kembali kini dikenal dengan nama Kr. Dari daratan India (Goa) masuklah musik ini pertama kali di Malaka dan kemudian dimainkan oleh para budak dari Maluku. Muritsku. Pem-"pribumi"-an keroncong menjadikannya seni campuran. dan beradaptasi dengan irama yang lebih lambat sesuai sifat orang Jawa. musik keroncong masih tetap dimainkan dan dinikmati oleh berbagai lapisan masyarakat di Indonesia dan Malaysia hingga sekarang. dan seorang penyanyi wanita. dengan alat-alat musik seperti . Alat-alat musik Dalam bentuknya yang paling awal. seperti penggunaan seruling serta beberapa komponen gamelan. bahkan hingga ke Semenanjung Malaya. dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). Tahun 1920-1960 pusat perkembangan pindah ke Solo. dan berjayanya musik Beatle dan sejenisnya sejak tahun 1961 hingga sekarang). Masa keemasan ini berlanjut hingga sekitar tahun 1960-an. Musik keroncong yang berasal dari Tugu disebut keroncong Tugu. serta selo. Pada sekitar abad ke-19 bentuk musik campuran ini sudah populer di banyak tempat di Nusantara. Dalam perkembangannya.

dan saron sebagai satu set gamelan gong. Gitar akustik sebagai gitar melodi. kenong.• • • • • sitar India rebab suling bambu gendang. dan B. Saat ini. Ukulele cuk. dan merupakan awal tonggak mulainya musik keroncong) 2. D. urutan nadanya adalah G. Fis. berdawai 4 (baja). alat musik yang dipakai dalam orkes keroncong mencakup 1. cak bermain pada tangga nada F (dikenal dengan sebutan in F). sebagai alat musik utama yang menyuarakan crong . urutan nadanya A. B dan E. dimainkan dengan gaya kontrapuntis (anti melodi). Ukulele cak. Jadi ketika alat musik lainnya memainkan tangga nada C.crong sehingga disebut keroncong (ditemukan tahun 1879 di Hawai. 3. . berdawai 3 (nilon).

Biola (menggantikan Rebab). contoh orkes Lief Java). . sejak dibuat oleh Amati atau Stradivarius dari Cremona Itali sekitar tahun 1600 tidak pernah berubah modelnya hingga sekarang. suara lebih halus dengan ornamen nada yang indah. contoh flutis Sunarno dari Solo atau Beny Waluyo dari Jakarta). suara agak patah-patah. pada Era Tempo Doeloe memakai Suling Albert (suling kayu hitam dengan lubang dan klep. sedangkan pada Era Keroncong Abadi telah memakai Suling Bohm (suling metal semua dengan klep.4. Flute (mengantikan Suling Bambu). 5.

Flut mengisi hiasan atas. Kontra Bass (menggantikan Gong). sebab cukup menyesuaikan pola yang berlaku. betot menggantikan kendang. Bentuk keroncong yang dicampur dengan musik populer sekarang menggunakan organ serta synthesizer untuk mengiringi lagu keroncong. 3. juga tidak pernah berubah sejak dibuat oleh Amati dan Stradivarius dari Cremona Itali 1600. Pengembangan dilakukan dengan . mars). yang dapat dikenali dari pola progresi akordnya. Cello. yang melayang-layang mengisi ruang melodi yang kosong.6. mengiringi lagu-lagu keroncong sebenarnya tidaklah susah. Gitar yang kontrapuntis dan selo yang ritmis mengatur peralihan akord. tidak pernah berubah sejak A mati dan Stradivarius dari Cremona Itali 1600 membuatnya. Jenis keroncong Musik keroncong lebih condong pada progresi akord dan jenis alat yang digunakan. Bagi pemusik yang sudah memahami alurnya. Penjaga irama dipegang oleh ukulele dan bas. Bentuk keroncong yang dicampur dengan musik populer sekarang menggunakan organ tunggal serta synthesizer untuk mengiringi lagu keroncong (di pentas pesta organ tunggal yang serba bisa main keroncong. rock. hanya saja dalam keroncong dimainkan secara khas dipetik/pizzicato. juga bas yang dipetik. 7. Sejak pertengahan abad ke-20 telah dikenal paling tidak tiga macam keroncong. sekaligus hiasan/ornamen bawah. dangdut. polka. Biola berfungsi sebagai penuntun melodi.

Khusus musik keroncong dikenal pada waktu itu Stambul I. yang terdiri atas: Stambul I: Lagu ini misalnya Terang Bulan. dan berbaur dengan Tanjidor yang asli Betawi. antar adegan maupun pembukaan. sedangkan Gesang menyebut sebagai Keroncong Cepat. polka. sehingga diperkirakan pada tahun berikutnya Keroncong baru menjelma pada tahun 1880. namun belum memperlihatkan identitas keroncong yang sebenarnya dengan suara crong-crong-crong. Bolelebo. Empat tahap masa perkembangan tersebut adalah (a) Masa keroncong tempo doeloe (1880-1920). Komedie Stamboel 1891-1903 lahir di Kota Pelabuhan Surabaya tahun 1891. Pada umumnya pertunjukan meliputi Cerita 1001 Malam (Arab) dan Cerita Eropa (Opera maupun Rakyat).B atau A . sehingga boleh dikatakan musik keroncong belum lahir tahun 1661-1880. Pada waktu itu lagu Stambul berirama cepat (sekitar meter 120 untuk satu ketuk seperempat nada).B . Singapura. terdapat pula bentuk-bentuk campuran serta adaptasi.B . Seperti diketahui bahwa panjang lagu stambul adalah 16 birama. di mana Warga Kampung Tugu maupun Kusbini menyebut sebagai Keroncong Portugis. Perkembangan musik keroncong masa kini Setelah mengalami evolusi yang panjang sejak kedatangan orang Portugis di Indonesia (1522) dan pemukiman para budak di daerah Kampung Tugu tahun 1661 dan ini merupakan masa evolusi awal musik keroncong yang panjang (16611880).A . Sebagai selingan. dan (c) Masa keroncong modern (1960-2000). Tonggak awal adalah pada tahun 1879. Sagi (perhatikan rekaman Idris Sardi main biola lagu Stambul II Jali-jali berdasarkan aransemen dari M. O Ina Ni Keke. di saat penemuan ukulele di Hawai yang segera menjadi alat musik utama dalam keroncong (suara ukulele: crong-crongcrong). dll. dan pemain biola legendaris adalah M. yang mengadakan pertunjukan keliling di Hindia Belanda. Pada masa ini dikenal para musisi Indo. sekitar tahun 1913). berupa Pentas Gaya Instanbul. Potong Padi. Nina Bobo. di daerah Tugu kemudian menyebar ke selatan daerah Kemayoran dan Gambir (lihat ada lagu Kemayoran dan Pasar Gambir. namun belum berkembang (Bondan Prakoso). Selain itu. dengan struktur bentuk A . sedangkan awal keroncong millenium sudah ada tanda-tandanya. dengan tiga tahap perkembangan terakhir yang sudah berlangsung dan satu perkiraan perkembangan baru (keroncong millenium).D (16 birama): . hampir dua abad lamanya. (b) Masa keroncong abadi (1920-1960). dan keroncong. Stambul II.C . dan Malaya lewat jalur kereta api maupun kapal api. gambus. Sarinande. Dan akhirnya musik keroncong mengalami masa evolusi pendek terakhir sejak tahun 1880 hingga kini. serta (d) Masa keroncong millenium (2000-kini) Masa keroncong tempo doeloe (1880-1920) Ukulele ditemukan pada tahun 1879 di Hawaii. 4.menjaga konsistensi pola tersebut. dan Stambul III. diperdengarkan musik mars. Sagi). termasuk Hikayat India dan Persia.

. dengan struktur Prelude . . . . . . . . . . . . . . . . . . .C (16 birama): • • • • • • • • Pr|I . . .B . . Kemayoran. . . . . . artinya tacet) |. . .B . . Jali-Jali. |I . . |. . |I . . |. . . |. |. | |. |V7. . |. . . . . . . . |I . |I . . . | |. . |. |. |I . . . . . |.A . |. . | (tanda . . . . |. . V7. . . |IV. | Prelude 2 birama A1|. |IV. . . |V7. .Interlude . | |. . . . . . .|V7. . |I . . . . |IV. . yang seharusnya Stambul III Kemayoran. . |V7. . . . . |. || Stambul II: Lagu ini misalnya Si Jampang. . | Interlude 2 birama B1|. | A2|II#. || Stambul III: Lagu ini misalnya Kemayoran. . . . . . . V7. . . |. . di mana masuk pada Akord IV sebagai ciri Stambul II dengan struktur A . . . . . |I . | Modulasi 2 birama In|. | C2|V7. . .A . . || .C (16 birama): • • • • |I . . . . |. . . |. . . |. . . |I . . . . | |I7. |. | C1|. . . . . . | B2|V7. . | |. . . . di mana mirip dengan Keroncong A sli sehingga sering salah diucapkan dengan Kr. . .• • • • |I . . |. .

. . Masa keroncong abadi (1920-1960) Pada masa ini panjang lagu telah berubah menjadi 32 birama. . V7 . . Kali Brantas) – Losquin Bugis (Ongkona Arumpone) – Orkes Hawaian Tjoh de Fretes (Pulau Ambon). Penyanyi serba bisa Hetty Koes Endang misalnya. | V7 . . . | II# . . namun pada perkembangannya irama ini lebih bebas diekspresikan. Stambul merupakan jenis keroncong yang namanya diambil dari bentuk sandiwara yang dikenal pada akhir abad ke-19 hingga paruh awal abad ke-20 di Indonesia dengan nama Komedi stambul. | I . . | I . | V7 . . Stambul Keroncong. Pasar Gambir) – Orkes Keroncong Lief Java (Kr. | I . . yakni pengulangannya langsung pada bagian B. . . | V . dan permainan gitar melodi mirip alunan siter musik gamelan yang kontrapuntis. | IV . maka ada garis kesamaan dengan Orkes Keroncong Cafrino Tugu (Kr. |IV . mirip seperti gaya Tjoh de Fretes dari Ambon.| Verse A |V7 . . perhatikan lagu Indonesia Raya (diciptakan tahun 1924) pada waktu itu juga sudah 32 birama. . . Selanjutnya pusat perkembangan beralih ke timur mengikuti jaringan kereta api melalui Solo dan iramanya juga lebih lamban (sekitar 80 untuk seperempat nada) dengan kendangan cello mirip kendangan gamelan. Masa ini lahir para musisi Solo. . . | Bridge B |I7 . Salamaki. dan Keroncong Asli. | Verse A |V7 . dengan musisi didominasi dari Filipina (spt Pablo. | V7 . |I . V . . | I . . V7 . . panjang 32 birama. . | I . . . . . dan berakibat juga lagu pada waktu itu telah 32 birama juga. Irama keroncong ini. | I . . . | V7 . tanpa seruling-biola-cello. . | I . . . . Sambayon. . . dll). . | V7 . . . . . . . | I . .A . . Nama "stambul" diambil dari Istambul di Turki. . tapi dengan melodi guitar yang kental. . misalnya lagu Ongkona Arumpone yang dinyanyikan oleh Sukaenah B. V7 . . Kalau kita hubungkan kesemua ini.Verse A.A dengan pengulangan dari bagian A kedua seperti lagu standar pop: Verse A . Meski sudah memiliki bentuk baku. | II# . akibat pengaruh musik pop Amerika yang melanda lantai dansa Hotel2 di Indonesia pada waktu itu. | Stambul Keroncong: Stambul Keroncong berbentuk (A-B-A-B') x 2 = 16 birama x 2 = 32 birama. | IV . . |I . seperti Gesang dan penyanyi legendaris Annie Landouw. . .B . . Lagu Keroncong Abadi terdiri atas: Langgam Keroncong. merupakan modifikasi Stambul II yang 16 birama menjadi 32 birama (menyesuaikan standar Keroncong Abadi yang 32 birama).Musiq Losquin Bugis: Dari periode tempo doeloe ini lahir pula di Makassar bentuk keroncong khas yang dikenal sebagai musiq losquin Bugis. .Verse A Bridge B . . . | IV . | I . Yang pertama A . . | I . Langgam Keroncong Bentuk lagu langgam ada dua versi. | I . | IV . dia sering merekam lagu-lagu non keroncong dan langgam menggunakan irama yang sama. . Beda sedikit pada versi kedua. Alur akord-nya sebagai berikut: • • • • Verse A | V7 . . | V7 . | I . yaitu gaya era tempo doeloe dengan irama yang cepat sudah dengan kendangan cello dan dengan guitar melodi yang kental. . . dan kebanyakan tetap dinamakan langgam.

| Interlude 4 birama untuk semua lagu menjadi standar (B1) | IV . . |V . .adalah tacet atau iringan tidak dibunyikan): • • • • • • • • |I . |I .. . 3. . . | 16 birama ini pengulangan dari 16 birama pertama atau sama |IV . . . .. . 4. . . . | I . di mana dibuka dengan PRELUDE 4 birama yang dimainkan secara instrumental. . .| IV . . |IV . atau intro yang diambil dari baris 7 (B3) mengarah ke nada/akord awal lagu. . . | V . | (B2) | I . | V7 . | V7 . V7 . V7 . . . | |I .B'. . maka disebut Kadensa Terputus. |IV . V . . dan pada Masa Keroncong Abadi tercipta satu Kadensa baru. mempunyai sifat sendu seperti kalau kita mengucap "Amin" dalam salat.. |I . . . Kalau rangkaian harmoni diakhiri pada X-VI. . . . | dibuka dg broken chord I utk mencari nada |IV . | (A2) |II# . 2. Keroncong asli diawali oleh voorspel atau prelude. yang dilakukan oleh alat musik melodi seperti seruling/flut. . . | V . . . |I . kemudian disisipi INTERLUDE standar sebanyak 4 birama yang dimainkan secara instrumental juga. . . | |I . | Modulasi merupakan ciri keroncong asli sebanyak 4 birama In |V . . . .. . | |V . . I7 . |V . I7 . . . . .Alur akord Stambul Keroncong adalah sbb. . | I . . . . . . . | Prelude 4 birama diambil dari baris ke-7 (B3) (A1) | I . 1. | I . . . |V . | II# . | |V . |I . . . . . dan tussenspel atau interlude atau intermezzo di tengah-tengah setelah modulasi/modulatie/modulation yang standar untuk semua keroncong asli: Alur akordnya seperti tersusun di bawah ini: • • • • • • • • Pr |V . sehingga bisa menutup sempurna melodi tersebut atau setengah menutup (sementara) melodi tersebut. maka disebut Kadensa Tidak Sempurna atau Setengah Kadensa. .| . . . | V7 .| . . ..|IV . . .| I . | V7 . . misalnya Doninan Septim . . . . Dalam rangkaian IV-I disebut Kadensa Plagal. | Keroncong Asli Keroncong asli memiliki bentuk lagu A . . | (B3) |IV . |IV . | IV . . di mana Kadensa adalah suatu rangkaian harmoni sebagai penutup pada akhir melodi atau di tengah kalimat. . . |V . . |I . |I . . . . | |I . |V . |IV .|V7 . | (B2) |I . 8 baris x 4 birama = 32 birama.. | V . |I . . |I . |IV . Tetapi kalau akord X-V7 menjadi akhir rangaian. karena sempurna menutup rangkaian tersebut dan terasa berhenti sempurna. .B . . . . biola. . . |IV . |I . . . Sedangkan Tierce de Picardy boleh dimasukan dalam Kadensa. . . . . . .. misalnya rangkaian Super Tonik Dominan Septim. |I . (tanda . . disebut Kadensa Keroncong dengan rangkaian penutup I-I7-IV-V7-I. |I . |I . . | V . |I . .|I .. Lagu terdiri atas 8 baris. . . . . I7 . |V . . Kadensa dengan rangkaian V7-I disebut sebagai Kadensa Sempurna. V . | V . . V7 . atau gitar. . |IV . . . .Submedian. . . . | Kadensa Keroncong Dalam Teori Musik Klasik dikenal 4 (empat) jenis Kadensa. .

A atau juga A . namun kemudian berkembang di Semarang sekitar tahun 1949 (ingat lagu Gambang Semarang . sedangkan keromong adalah istilah lain dari kempul) yang dikembangkan sekitar tahun 1922 di Kemayoran Jakarta (tanjidor). langit. ada irama nuansa dangdut (congdut). Keroncong.Oey Yok Siang). Umumnya mempunyai struktur lagu pop yaitu A .5. Masa keroncong modern (1960-2000) Perkembangan keroncong masih di daerah Solo dan sekitarnya. Pada tahun 1952.B . akord disonan. Tahun 1968 Langgam Jawa berkembang menjadi Campursari.C .B . rangkaian harmoni diatonik dan kromatik. moda pentatonis Jawa/Cina. Lagu kunci minor ditutup pada kunci mayor. namun lagu-lagunya sangat modern pada zamannya. namun muncul berbagai gaya baru yang berbeda dengan Masa Keroncong Abadi (termasuk musisinya). karena mengikuti aturan baku (pakem) Musik Pop yang berlaku universal. yaitu rangkaian harmoni I7-IV-V7-I Ismail Marzuki (1914-1958) Komponis Ismail Marzuki termasuk hidup dalam Era Keroncong Abadi. Pada masa akhir dari Keroncong Abadi (1920-1960) ini merupakan Masa Keemasan (Golden Age) bagi musik keroncong. Lagu Langgam Jawa yang terkenal di tahun 1958 adalah ciptaan Anjar Any (1936-2008): Yen Ing Tawang Ana Lintang (Tawang dalam Bahasa Jawa berarti: awang-awang. dan adanya bawa atau suluk berupa introduksi vokal tanpa instrumen untuk membuka sebelum irama dimulai secara utuh. jadi sebenarnya bukan kadensa. Langgam Jawa Bentuk adaptasi keroncong terhadap tradisi musik gamelan dikenal sebagai langgam Jawa. dlsb. Mulai Masa keroncong modern (1960-2000) semua aturan baku (pakem) Musik Keroncong tidak berlaku. mulai tahun 1998 musik rap mulai masuk (Bondan Prakoso). Gambang Keromong Gambang Keromong adalah salah satu gaya keroncong yang dikembangkan oleh Etnis Tionghoa (gambang adalah alat musik bilah kayu seperti marimba. khusus dikembangkan dalam musik keroncong. misalnya Sepasang Mata Bola ditulis dalam kunci minor sehingga dapat dinyanyikan dengan iringan keroncong seperti keroncong beat (1958).D dangan jumlah 32 birama. misalnya tangga nada minor. dan makna lain nama suatu desa di Magetan. namun biasanya dipakai dalam akhir lagu 6. disebut Tierce de Piecardy. Kalau di Langit Ada Bintang). Di sanmping itu juga dilombakan mencipta lagu keroncong. Langgam Jawa memiliki ciri khusus pada penambahan instrumen antara lain siter. Sebenarnya Gambang Keromong yang lahir di Masa Keroncong Abadi 1920-1960 adalah cikal bakal Campursari yang lahir pada Masa Keroncong Modern. salah satu pememnag adalah Musisi Kusbini dengan lagu Keroncong Pastoral. tidak megenal lagi pakem bentuk keroncong asli atau stambul. sifat politonal atau atonal (pada campursari). Masa Keemasan (The Golden Age). saron. Langgam Jawa menjadi terkenal oleh Waljinah yang pernah sebagai juara tingkat sekolah SMP di RRI Solo tahun 1958. Radio Republik Indonesia (RRI) menyelenggarakan perlombaan Bintang Radio dengan 3 jenis. dan merupakan pembaruan sesuai dengan lingkungannya. kendang (bisa diwakili dengan modifikasi permainan cello ala kendang). yang berbeda dari langgam yang dimaksud di sini.A . Kadensa Keroncong. . Hiburan dan Seriosa.

Lagu-lagu yang terkenal antara lain Stasiun Balapan. Pada waktu itu Idris Sardi ikut tur ke New York World's Fair Amerika Serikat dengan biola tahun 1964 dengan maksud mau memperkenalkan lagu pop barat (I left my heart in San Fransico. yang kemudian dikenal sebagai Campursari. Sragen. Didi Kempot adalah tokoh utama gerakan pembaruan ini. pada waktu itu tahun 1964 lagu ini merupakan salah satu hit di dunia) dengan iringan keroncong beat. Seandainya band rock Indonesia bisa mengikuti jejak Koes-Plus untuk melestarikan budaya sendiri seperti keroncong. Mudah-mudahan Mbah. di Jakarta pada tahun 1959 dan bisa mengiringi lagu barat pop (mau melangkah lebih bersifat universal). Dengan Keroncong Beat maka berbagai lagu (bukan dengan rangkaian harmoni keroncong. namun dia kena denda melanggar hak cipta akibat tanpa izin. dll. generasi muda Indonesia dapat melanjutkan musik keroncong . maka betapa indah musik rock Indonesia dapat ngetop dengan irama kampung halaman. Masa Kejayaan Musik Keroncong. Pada Masa Keroncong Modern adalah Masa Kejayaan Musik Keroncong. di mana terdengar di mana-mana musik Langgam Jawa. hingga ke Suriname dan Belanda (2004-2008). koes Plus dan terakhir dengan Congdut dari Didi Kempot. Keroncong Dangdut (Congdut) Keroncong dangdut (Congdut) adalah jawaban atas derasnya pengaruh musik dangdut dalam musik populer di Indonesia sejak 1980-an.Keroncong Beat Dimulai oleh Yayasan Tetap Segar pimpinan Rudy Pirngadie. ucapan beliau sebelum wafat). berarti musik keroncong jangan mati (ucapan Gesang). Keroncong Pertemuan adalah Keroncong Koes Plus dengan struktur bentuk campuran (dalam bahasa Belanda disebut Meng-vorm atau Inggris Combine form) antara Stambul II dan langgam Keroncong. . Mawar Berduri. Seiring dengan menguatnya campur sari di pentas musik populer etnis Jawa. pada sekitar tahun 1974 juga berjasa dalam musik keroncong yang rock. dan sekitarnya. konon dimulai dari Surakarta. Sewu Kuto. Kini daerah Solo. memasukkan unsur beat dangdut ke dalam lagu-lagu langgam Jawa klasik maupun baru. Widuri. terkenal sebagai pusat para artis musik campursari. sejumlah musisi. Keroncong Beat. Keroncong Koes-Plus Koes Plus dikenal sebagai perintis musik rock di Indonesia. Campursari. Monalisa. Ngawi. Bahkan Bupati Sukoharjo ikut meramaikan bursa campursari. termsuk kunci Minor) dapat dinyanyikan seperti La Paloma. sehingga Gesang khawatir bahwa Keroncong Akan Mati (2008. Campur Sari Di Gunung Kidul (DI Yogyakarta) pada tahun 1968 Manthous memperkenalkan gabungan alat gamelan dan musik keroncong. Rupa-rupanya ini merupakan puncak kejayaan Musik Keroncong.

menciptakan komposisi berjudul "Keroncong Bondol" yang berhasil memadukan musik gaya rap dengan musik latar belakang irama keroncong. buaya memiliki habitat di rawa dan sungai. Pirngadie (Jakarta) untuk Keroncong Beat. sebutan untuk pakar musik keroncong. Selain itu. Di tahun 2008 @ Solo International Keroncong Festival. Salah satu lagunya yang paling terkenal adalah(lagu)|Bengawan Solo. Lelaki asal kota Surakarta (Solo) ini bahkan mendapatkan santunan setiap tahun dari pemerintah Jepang karena berhasil memperkenalkan musik keroncong di sana. serta Didi Kempot (Ngawi) untuk Congdut.Masa keroncong millenium (2000-kini) Walaupun musik keroncong di era millenium (tahun 2000-an) belum menjadi bagian dari industri musik pop Indonesia. Gesang menyebut irama keroncong pada MASA STAMBUL (1880-1920). karena menjadi pemangsa yang ganas. tetapi beberapa pihak masih mengapresiasi musik keroncong. Seperti diketahui. Manthous (Gunung Kidul. sedangkan setelah pusat perkembangan pindah ke Solo (MASA KERONCONG ABADI: 1920-1960) iramanya menjadi lebih lambat. Tokoh keroncong Salah satu tokoh Indonesia yang memiliki kontribusi cukup besar dalam membesarkan musik keroncong adalah bapak Gesang. pencipta Langgam Jawa lebih dari 2000 lagu yang meninggal tahun 2008) juga mempunyai andil dalam keroncong untuk Langgam Jawa beserta Waljinah (Solo). Pengandaian semacam itulah yang mendasari mengapa Gesang disebut sebagai "Buaya Keroncong". "Buaya Keroncong" Asal muasal sebutan "Buaya Keroncong" untuk Gesang berkisar pada lagu ciptaannya. Kemayoran. yang berkembang di Jakarta (Tugu . Yogyakarta) untuk Campursari dan Koe Plus (Solo/Jakarta) untuk Keroncong Rock. Harmony Chinese Music Group membuat suasana lain dengan memasukan unsur alat musik tradisional Tionghoa dan menamainya sebagai Keroncong Mandarin [7]. dan Gambir) sebagai Keroncong Cepat. Bengawan Solo adalah nama sungai yang berada di wilayah Surakarta. "Bengawan Solo". Bondan Prakoso dan grupnya Bondan Prakoso & Fade 2 Black. sedangkan R. . Lantaran pengabdiannya itulah. kelompok keroncong berbasis Bandung masih cukup aktif melakukan pertunjukan. Di sisi lain nama Anjar Any (Solo. oleh Gesang dijuluki "Buaya Keroncong" oleh insan keroncong Indonesia. Reptil terbesar itu di habitanya nyaris tak terkalahkan. Kelompok musik Keroncong Merah Putih[6].

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.