PERILAKU SEKSUAL REMAJA MASA LALU, MASA KINI, DAN MASA DEPAN SERTA DAMPAKNYA TERHADAP DERAJAT KESEHATAN

REPRODUKSI DI INDONESIA

Khusnul Aini dan Asep Sufyan Ramadhy

A. Latar Belakang Remaja merupakan suatu massa peralihan antara kanak-kanak dan dewasa. Pada masa ini, libido atau energi seksual menjadi hidup yang tadinya laten pada massa pra remaja. Akibat dari perubahan ini maka dorongan pada remaja untuk berprilaku seksual bertambah besar. Akibat dari perubahan ini maka adanya dorongan pada masa remaja untuk berprilaku seksual bertambah. Seksual merupakan bagain dari kehidupan manusia, baik pria maupun perempuan. Seperti tubuh dan jiwa yang berkembang, seksualitas juga berkembang sejak masa kanak-kanak, remaja, sampai dewasa. Seksualitas diekpresikan dalam bentuk perilaku seksual, yang dialaminya mencakup fungsi seksual. Pada umumnya masa remaja merupakan perilaku yang selalu ingin mencobacoa, hal yang baru ini membawa remaja masuk pada hubungan seks pranikah (premarital seksual) dengan segala akibatnya. Kurangnya pengetahuan tentang agama juga dapat mempengaruhi tingkah laku seseorang, karena ketidaktahuannya tentang norma-norma agama dapat menjerumuskan seseorang kedalam kemaksiatan. Dari faktor ekonomi juga dapat mempengaruhi perilaku seksual seseorang tidak sedikit para remaja yang merelakan ke virginitasannya hanya merasa kurangnya ekonomi, yang menjerumuskan mereka untuk menjual diri. Dari lingkungan dan pergaulan remaja juga dapat berpengaruh. Pada era globalisasi sekarang ini remaja dihadapkan pada dilemma dua hal, yaitu disatu sisi mereka sangat diharapkan sebagai generasi penerus bangsa, tetapi di sisi lain mereka dihadapkan pada masalah rawannya pergaulan akibat dari arus globalisasi itu sendiri. Oleh karena itu peran serta berbagai pihak sa ngat diperlukan untuk menjadikan remaja generasi yang bertanggung jawab dan bermoral baik. Sehingga pada akhirnya mereka tidak akan salah langkah dalam bertindak, khususnya dalam berprilaku seksual. Berdasarkan penelitian yang dilakukan di Jakarta terdapat 30 60 % remaja yang pernaha melakukan seksual tidak mempunyai pengetahuan tentang AIDS (Kelana & Irwan E. Siregar, 1998). Padahal hubungan seksual merupakan salah satu media penularan AIDS yang

Serta sebagai masukan untuk memberikan informasi bagi remaja. Masa remaja merupakan periode peralihan dari masa anak ke masa remaja. Namun jika pada . Tujuan Penulisan Tujuan dilakukannya makalah ini secara teoritis yaitu untuk mengetahui hubungan positif antara pengetahuan remaja tentang seksualitas dengan sikap profile remaja yang melakukan hubungan seksual di luar nikah serta dampak yang ditimbulkan terhadap derajat kesehatan reproduksi di Indonesia. Dari data di Dektorat Jendral Pencegahan Penyakit Menular Dan Penyehat Lingkungan Pemukiman (PPM & PLP) Departemen Kesehatan Republik Indonesia menyatakan bahwa 65% penderita AIDS yang ada di Indonesia tergolong usia remaja (15-19 tahun). benar dan bertanggung jawab sehingga para remaja dapat menjauhi tindakan seks di luar nikah. Definisi agak berbeda dikemukakan oleh menurut WHO (badan PBB untuk kesehatan dunia). Masa remaja berlangsung antara usia 10-19 tahun dan merupakan masa yang khusus dan penting. karena merupakan periode pematangan organ refroduksi manusia dan sering juga disebut masa pubertas. Dari uraian diatas penulis ingin lebih mendalami keadaan perilaku seksual pada remaja. masa kini. D. keluarga maupun lingkungan. dan lingkungan dapat mempengaruhi perilaku seksual remaja. Rumusan Permasalahan Masalah seksual dikalangan remaja semakin meningkat dan factor-faktor yang dapat mempengaruhi perilaku seksual adalah diri remaja itu sendiri. usia remaja adalah 12 sampai 24 tahun. dan masa dating serta dampaknya terhadap derajat kesehatan reproduksi di Indonesia serta apakah fektor katakteristik remaja. dan masyarakat untuk membantu para remaja untuk memperoleh pengetahuan mengenai seksualitas yang aman.paling besar. Pengertian Remaja dan Seksologi Masalah remaja merupakan transisi yang unik dan ditandai oleh berbagai perubahan fisik. Telaah Teori 1. B. serta faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku seksual yang selama ini terjadi. Oleh sebab itu perlu diketahui sejauhmana perilaku seksual remaja masa lalu. keluarga. C. orang tua. emosi dan psikis.

Akhirnya. seperti aspek sosial budaya. maka dimasukan kedalam kelompok remaja. Kedua. dengan segala akibatnya yang tidak diharapkan.usia remaja seseorang sudah menikah. baik pria maupun perempuan. 3. . biologis. masyarakat yaitu adat kebiasaan. Seksologi sendiri merupakan ilmu yang mempelajari berbagai aspek seksualitas. dan per ilaku. dan Pengalaman seksual sebelumnya. 5. 2. jika usia sudah bukan lagi remaja tetapi masih tergantung pada orang tua (tidak mandiri). Dorongan seksual Keadaan kesehatan tubuh Psikis Pengetahuan seksual. Ketiga. Informasi yang salah menyebabkan pengertian dan presepsi masyarakat khususnya remaja tentang seks menjadi salah pula. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Seksual Menurut Elizabeth B Hurlock. 3. Pertama. faktor perkembangan yang terjadi dalam diri mereka berasal dari keluarga di mana anak mulai tumbuh dan berkembang. maka ia tergolong dalam dewasa atau bukan lagi remaja. klinis. psikososial. faktor luar yang mencakup sekolah cukup berperan terhadap perkembangan remaja dalam mencapai kedewasaannya. semua ini diekpresikan dalam bentuk perilaku seksual yang buruk pula. Pengetahuan seksual yang benar dapat memimpin seseorang kearah perilaku seksual yang rasional dan bertanggung jawab dan dapat membantu membuat keputusan pribadi yang penting tentang seksualitas. Sebaliknya pengetahuan seksual yang salah dapat mengakibatkan presepsi salah tentang seksualitas sehingga selanjutnya akan menimbulkan perilaku seksual yang salah dengan segala akibatnya. Seksualitas merupakan bagian dari kehidupan manusia. Sebaliknya. 4. 2. 2. Hal ini diperburuk dengan adana berbagai mitos mengenai seks yang berkembang di masyarakat. pergaulan dan perkembangan di segala perawatg khususnya teknologi yang dicapai manusia Dalam buku bunga rampai obstetri dan ginekologi sosial dari YBP-SP. beberapa faktor yang mempengaruhi perilaku seks pada remaja: 1. Faktornya berupa: 1.

.7±1. Sebesar 6. Sebagian besar remaja (69.4%) dan cukup tahu (8. 2000). dan pembaca koran/majalah 3. Umumnya paparan pornografi diperoleh dari buku dan film (VCD Porno). . Fakta Utama Kesehatan Reproduksi Remaja .9% di Jabar dan 5. remaja pria lebih senang dengan teman sebaya (24. jumlah penduduk remaja Indonesia sebesar 43.3%) umur kawin pertama dalam usia belia (kurang dari 18 tahun). Angka ini berarti 37 aborsi per 100 wanita usia antara 15-49 tahun (Budi Utomo. penonton TV 8.8 tahun.7%.4%. TV 10.880 kasus atau sekitar 2 juta per tahun. . 28.3.9%. sedangkan yang punya teman perempuan dan sudah melakukan hubungan seksual sebelum menikah adalah 31. koran dan majalah masingmasing 6%. 1997). Sebaliknya remaja perempuan yang punya teman laki-laki dan pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah adalah 14. remaja pendengar radio 8. .9%). sedangkan yang punya teman perempuan yang sudah melakukan hubungan seksual sebelum menikah adalah 24%. .3 tuja (BPS.1% di Bali sudah mengalami kehamilan di luar nikah (Depkes Binkesga. Sebanyak 42% remaja di Jakarta sudah melakukan hubungan seks di luar nikah.3% laki-laki membaca buku porno pertama kali usia 15. Membahas tentang seksual. 2002). Hubungan seksual pranikah dimulai antara usia 12-17 tahun di Jawa Barat. . Sebanyak 59.5%. Remaja laki-laki yang punya teman lakilaki dan pernah melakukan hubungan seksual sebelum menikah adalah 34. .7 tahun. . Perilaku seksual remaja mencemaskan.6 juta. Remaja yang tahu UKP dari radio 11. . Sangat sedikit remaja yang menerima informasi tentang PMS. 1519 tahun di Bali.1 Tahun 1974 tidak populer di kalangan remaja.2%. Perkiraan angka nasional angka kejadian aborsi adalah 1.9%. dengan perincian kelomok usia 15-19 tahun sebesar 22.3 juta dan kelompok usia 20-24 tahun sebesar 21.982.4%.6%.4%). Remaja yang telah melakuakn hubungan seks ternyata memang tahu benar tentang pengetahuan seksual (14. Tahun 2000. sedangkan remaja perempuan lebih senang dengan pasangannya (46%).4% perempuan usia 16±1. Undang-Undang Perkawinan No. .

Akibat Pesatnya perkembangan informasi saat ini dan ditambah keingintahuan remaja tentang masalah seks yang begitu besar sering mengakibatkan remaja mengalami perubahan pola pikir. sudah menjadi hal yang biasa. Perkembangan Seksual Pada Masa Remaja Perubahan fisik yang terjadi pada masa pubertas bertanggung jawab atas munculnya dorongan seks. 4. beberapa remaja tidak tertarik pada. sistem kalender. penggolongan peran seks atau belajar melakukan peran seks yang diakui lebih mudah bagi laki-laki dari pada perempuan. Pertama. Pemuasan dorongan seks masih dipersulit dengan banyaknya tabu sosial. Perubahan itu . didesak atau bahkan dipermalukan untuk upaya penyesuaian diri dengan standarstandar yang diakui. Bagaimanakah remaja memahami masalah seksualitas? Sering remaja malah terjebak dengan mitos-mitos seputar permasalahan seks. Terlepas dari keterlibatan mereka dalam aktivitas seksual. angka kelahiran tidak sah dan timbulnya penyakit kelamin kian meningkat. dari tahun ke tahun laki-laki mengetahui bahwa peran pria memberi martabat yang lebih terhormat dari pada peran wanita. Namun sejak tahun 1960-an.4%) belum kawin dan usia di bawah 20 tahun mengaku telah memakai kontrasepsi. Korban kekerasan seksual kebanyakan usia 15-20 tahun (50%). studi akhir menunjukan bahwa hampir 50 persen remaja dibawah usia 15 tahun dan 75 persen dibawah usia 19 tahun melaporkan telah malakukan hubungan seks. Senggama yang disertai kasih sayang lebih diterima dari pada bercumbu sekedar melepas nafsu. Bagi remaja perbincangan mengenai hubungan seks bukan hal yang tabu. kondom. metod e Keluarga Berencana atau gejala-gejala Penyakit Menular Seksual (PMS). 5. Remaja laki-laki (35%) dan perempuan (30. 6-14 tahun (16. . aktivitas seksual telah meningkat di antara remaja. atau tahu tentang. Hurlock berpendapat. 2000).6%) (Rifka Annisa WCC. Kedua. dimana metode yang umum dipakai adalah senggama terputus. sekaligus juga kekurangan pengetahuan yang benar tentang seksualitas.. sejak awal masa kanak-kanak laki-laki telah disadarkan akan perilaku yang patut dan didorong. Bahkan hubungan seks di luar nikah dianggap benar apabila orang-orang yang terlibat saling mencintai dan saling terkait. Akibatnya. dan pil KB. Sekarang dianggap benar dan normal atau paling sedikit di perbolehkan.

Terjadi risiko putus sekolah dan berkeinginan untuk melakukan aborsi (pengguguran kandungan) yang tidak aman serta terjadi gangguan kesehatan berupa anemia atau kekurangan darah karena kadar hemoglobinnya rendah. peningkatan kesadaran terhadap tubuh sendiri dan pemahaman bahwa tubuhnya adalah miliknya dan tanggungjawabnya. Tingginya kasus penyakit Human Immunodeficiany Virus/Acquired Immnune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS). serta berat badan bayi rendah (kurang dari 2500 gram). selain itu juga dapat terjadi proses kelahiran dengan penyulit (persalinan macet dan perdarahan) karena alat reproduksi yang belum matang yang bisa mengakibatkan kematian pada ibu dan bayinya (Perawatg KB-KRR BKKBN. sehingga perilaku menyimpang dari remaja sering kita temukan. tumbuhnya payudara. Dan tidak sedikit pula diantaranya yang terjebak informasi salah. langkah awal yang harus dipahami oleh remaja adalah mengenali proses pematangan organ reproduksi mereka. khususnya pada kelompok umur remaja. Dampak lain misalnya terjadi keguguran. kemampuan berkata tidak yang seringkali berhubungan erat dengan rasa percaya diri. salah satu penyebabnya akibat pergaulan bebas. Dampak dari Pergaulan Bebas. Menurut Laurike. kadang-kadang timbul keinginan bunuh diri. sampai kemunculan jerawat yang menimbulkan rasa rendah diri. tumbuhnya rambut di bagian-bagian tertentu. Tidak sedikit diantara mereka yang bertanya pada teman sebaya tentang perubahan fisik yang dialami. sangat diperlukan khususnya bagi remaja perempuan. Remaja putri mulai mengalami masa menstruasi. Misalnya ketika bersama kekasihnya. Hal ini dapat menimbulkan gangguan kejiwaan seperti rasa ketakutan dan rasa tertekan. OIeh karena itu. 6. 2006: 25). Sedangkan remaja pria mulai merasakan tumbuhnya jakun yang berakibat pada perubahan suara yang cenderung berat dan besar. Dampak Terhadap Derajat Kesehatan Reproduksi di Indonesia Perilaku seksual yang tidak bertanggung jawab atau perilaku seksual menyimpang akan mengakibatkan kehamilan tidak diinginkan pada remaja. Remaja lakilaki juga harus sering diajak mengembangkan kemampuan mengelola dorongan seksualnya dan menghormati perempuan. bayi lahir sebelum waktunya (kurang dari 9 bulan). Remaja umumnya kurang mengenali organ tubuhnya. Hasil penelitian di 12 kota di Indonesia termasuk . harus selalu dilatihkan.mempengaruhi cara pandang remaja terhadap seksualitas dan membentuk prilaku seksual terendiri.

3. Sadananya. Dia hobi menonton adegan mesum lewat HP. 2.Denpasar menunjukkan 10-31% remaja yang belum menikah sudah pernah melakukan hubungan seksual. Meski masih SMP. Faktor psikososial. Keadaan kesehatan tubuh secara umum. 5. Baru Kelas 3 SMP Demen Ngeseks. Peranan hormon ini muali aktif pada masa remaja. Pengalaman seksual sebelumnya. Jawa Barat. Norma (nama samaran. EW memperkosa adik kelasnya. takut dianggap cemen sama teman yang lain. Dari kebiasaan meonton EW berusaha mendapatkan kenikmatan seks untuk mendapatkan melampiaskan nafsunya. Apalagi yang berbau seksual. Dorongan seksual adalah suatu aktivitas seksual sampai kepada hubungan seksual. 7. Hormon seks. Dorongan dan Perilaku Seksual Remaja Setiap manusia khususnya remaja me$mpunyai dan merasakan adanya dorongan seksual atau yang lebih populer disebut sebagai gairah seksual. 7. seperti: 1. Ciamis. apabila menolak untuk melakukan hubungan seksual. 6. Dorongan seksual dipengaruhi oleh beberapa faktor. Dia sekolah kelas 3 di sebuah SMP favorit di Sadananya. Perilaku ingin mencoba-coba. Beberapa contoh kasus tentang fenomena seksual remaja yang dikutif dari koran. Orang yang mempunyai pengalaman yang jauh/luas tentang bagaimana hubungan seksual. majalah dan internet: a. Ciamis. 4. EW sudah akrab dengan dunia seks. Remaja cenderung lebih ingin mencoba-coba hal-hal yang baru dan menantang. . 2 Adik Kelas Dicabulin. Cowok tanggung itu berinisial EW (15). khususnya testoteron. Rangsangan seksual yang diterima. apalagi dengan sekarang adanya lat kontrasepsi yang dapat mencegah terjadinya pembuahan/kehamilan.

ketika EW dan Norma berpacaran. Kebetulan. EW .red) yang baru berusia 14 tahun. keduanya baru sebulan berpacaran. Ketika itu terjadi. Ceritanya bermula.

Mereka bertemu di saung. Lelaki pujaan yang aku impikan selama ini. Saya sangat mencintainya. keduanya sering ketemu. Dia takut sakit dan hamil. kehormatanpun aku berikan pada laki-laki yang memang sangat aku cintai. Aku paham betul. aku tak berani memberikan kehormatan. Yang diam-diam temannya mengadu kepada orang tuanya Norma. Akhirnya Norma pasrah. Saat itu juga EW diadukan ke Mapolres Ciamis. EW kemudian mengajak Norma pergi kekebun bambu. Selang beberapa hari Norma menceritakan pada temannya bahwa dia telah berhubungan intim dengan EW. Dua remaja pada kasus yang berbeda tersebut adalah sebagian kecil dari masalah yang sering kita dengar di sekitar kita.00 WIB siang. dalam sebulan sekali aku selalu melakukan hubungan suami istri dengannya (Lampu Hijau. Hari-hariku semakin indah bersama Dion. c. Banten. Semula Norma menolak. secara materi penghasilan Dion lebih jauh dariku. Dia 25 sedangkan saya 16 tahun. 4 Mei 2009). Aku rela demi meraih cinta Dion. Yang sebelumnya EW juga telah melakukan hubungan seks dengan teman Norma (Lampu Hijau.. Kabupaten Ciamis. Tak jarang. Bunga 18 tahun menagis ketika mengetahui bahwa Ia tidak menstruasi selama dua bulan dikarenakan hamil dari tes urin yang positif. . Gadis itu bertambah bingung ketika ia harus meminta pertanggungjawaban kepada pemuda yang telah menghamilinya yang sekarang tidak dapat dihubungi lagi. Tapi pada Dion justru aku rela menyerahkannya. EW berjanji akan mengeluarkan pelan dan tidak mengeluarkan sperma di dalam rahim. Selasa lalu. Pacar saya jauh lebih dewasa dari usia. Yang sebelumnya dengan mantan-mantan pacarku. Sampai di sana EW merayu Norma untuk bersetubuh. Seorang remaja berkata . Bagiku tak masalah untuk membantu Dion.saya. Seksual Remaja Seorang pelajar SMP dilaporkan telah mencabuli tujuh balita yang masih tetangganya sendiri. dekat rumah EW karena di saung ada pemiliknya. padahal saya dan dia sudah sering seperti suami istri. b. Norma dan EW janjian. saat itu keduanya sama-sama pulang sekolah dan masih mengenakan seragam. sekitar pukul 12. Jangankan uang. Apalagi dirinya harus membantu orang tua dan adik-adiknya.dan Norma tinggal sekampung di daerah Sadananya. EW dan Norma tak jadi memadu kasih. 4 Mei 2009). Demi Cintanya. Sudah delapan bulan aku menjalin cinta dengan Dion. Kukorbankan Materi dan Kehormatan Diceritakan Dita di Lebak.

.... Iebih banyak akan diderita oleh perempuan.. Seperti.... Sekarang pergilah kepada isteri orang ini. Beberapa contoh di atas.. selama ini remaja tidak bisa memperoleh pendidikan seks melalui saluran yang tidak pas. (HR... Cara pandang remaja yang salah terhadap seksualitas memberikan dampak negatif bagi generasi muda.. Dalam agama islam hubungan seksual diluar nikah merupakan sesuatu perbuatan yang dihina dan dibenci Allah serta akan diberikan sanksi sesuai denga n sabda Rasullullah SAW: . (QS.. Bukhari... risiko kehamilan.. remaja perempuan tebih rentan terhadap berbagai risiko dan kerugian dari pelaku seksual tersebut. Muslim.. ... .. akan tetapi sebenarnya yang mereka ketahui adalah informasi yang salah. .. Dalam hal ini .... niscaya mereka dikembalikan ke dalamnya.... ..Demi Zat yang jiwaku berada dalam kekuasaan-Nya..... Seratus ekor kambing dan hamba perempuan tadi harus dikembalikan dan anakmu mesti dihukum rotan sebanyak 100 kali cambukan serta diasingkan selama setahun...... .. (Kepada mereka dikatakan): Rasakanlah azab yang membakar ini .. Itu semua bisa . Setiap kali mereka hendak keluar dari neraka lantaran kesengsaraan mereka..... .... aborsi. Perkataan seorang remaja seperti yang dikutip di atas.. Pembahasan Berdasarkan uraian mengenai perilaku seksual remaja serta dampak yang ditimbulkannya terhadap derajat kesehatan reproduksi pada umumnya para remaja hanya bisa melakukan hubungan seks bebas tanpa dibarengi dengan pengetahuan yang memadai serta tidak tahu dampak dari perbuatan itu semua.. . maka jatuhkanlah hukuman rajam ke atasnya... ..... Serta Allah SWT Akan memasukannya ke dalam neraka dan azab yang pedih dan berat sebagaimana Firman Allah SWT....... Sehingga wajar bila terjadi perilaku seks y ang menyimpang. dan Abu Dawud)..... beranggapan bahwa hubungan mereka telah dilakukan dengan berbagai pencegahan dan antisipasi. al-Hajj [22]: 22). ..: .... sesungguhnya aku akan memutuskan hukuman ke atas kamu berpandukan kitab Allah (al-Quran). Dengan demikian..... .. menunjukkan bahwa pemahaman remaja terhadap risiko perilaku yang mereka lakukan seringkali sangat minim... wahai Unais! Jika dia mengaku..Orangtua tidak tahu kalau hubungan kami sudah jauh soalnya kami selalu berhati-hati.. E. ... (Referensi dari internet).

Mereka juga akan merasa ditertawakan oleh teman jika menolak atau pandangan bahwa tidak ada yang mau berpacaran dengan orang yang menolak berhubungan intim. Remaja menjadi korban eksploitasi seks. atau pun informasi dari teman yan g telah melakukan seks hanya untuk memenuhi kebutuhan ingin tahunya tanpa dapat menyaringnya guna untuk menyalurkan kenikmatan seksualnya semata. Dalam perspektif ekonomi. majalah. para remaja perlu mempersiapkan diri untuk siap menghadapi berbagai tantangan dan risiko tang akan dihadapinya khususnya pada era industrialisasi yang membuat para remaja berada pada situasi yang rawan akan berbagai risiko dan tantangan. Dengan kata lain seks dijadikan alat untuk mencari keuntungan. dari lingkungan dan pergaulan remaja juga dapat berpengaruh. Banyaknya pertunjukan yang mengarah pada pornografi dan pornoaksi melibatkan remaja sebagai pelaku dan konsumen sekaligus. misalnya melibatkan remaja tidak hanya sebagai aktor namun sekaligus konsumennya. Seharusnya hal ini tidak b oleh terjadi. tidak sedikit para remaja sekarang demi untuk memenuhi kebutuhan serta mementingkan gengsinya mereka merelakan kevirginitasannya. Salah satu wujud inndustrialisasi di berbagai sek tor tersebut adalah komersialisasi seks. Selain itu juga kurangnya keimanan serta kurangnya pengetahuan mengenai agama yang bisa menjadi pondasi untuk melakukan perbuatan seksual diluar nikah. Contohnya: Apabila seorang remaja bergaul dan tinggal dilingkungan yang bebas apalagi tanpa adanya pengawasan serta bimbingan dari orang tua. Oleh karena itu. dari anggapan tersebutlah yang dapat memperburuk kondisi kesehatan reproduksi remaja. Mereka juga selalu berusaha untuk mencari informasi tentang seksualitas dengan berbagai cara baik dari media.terjadi karena terdapat beberapa pengaruh dari lingkungan serta faktor pendukung yang menyebabkan remaja dapat melakukan hubungan seks tanpa status pernikahan. karena hal itu bisa mempengaruhi perilaku dalam hal seksualitasnya. Bahkan mereka terdorong untuk mencoba melakukan perilaku seksual tersebut. berbagai kasus pembuatan VCD porno. maka besar kemungkinan adanya dorongan untuk mengikuti gaya hidup bebas tanpa berpikir bagaimana akibatnya. Sebagian besar sikap para remaja terhadap seksualitas merupakan suatu masalah . maka hal ini merupakan suatu asalah yang cukup serius dimana pada kenyataannya pengetahuan para remaja tentang seksualitas adalah tidak adekuat. Berdasarkan fenomena kenyataan yang terjadi.

dan sebaliknya tidak adanya pengalaman sama sekali dengan suatu obyek akan membentuk siakp yang negatif terhadap obyek tersebut. Sehingga dapat menyebabkan dampak terhadap kesehatan reproduksi seperti kehamilan tidak diharapkan yang akan mengakibatkan aborsi yan g tidak aman. bahwa adanya pengalaman yang menyenangkan dengan dengan suatu obyek cenderung akan membentuk sikap terhadap objek tersebut. Masa remaja merupakan periode peralihan dari masa anak ke masa remaja. karena merupakan periode pematangan organ refroduksi manusia dan sering juga disebut masa pubertas. pendidikan dan pengertian yang benar tentang seksualitas. Pengetahua n seksualitas harus dipelajari. sehingga perilaku menyimpang dari remaja yang diakibat pesatnya perkembangan informasi saat ini dan ditambah keingintahuan remaja tentang masalah seks yang begitu besar sering mengakibatkan remaja mengalami perubahan pola pikir.juga yang tidak kalah pentingnya. . Sering remaja malah terjebak dengan mitos-mitos seputar permasalahan seks. F. Perubahan itu mempengaruhi cara pandang remaja terhadap seksualitas dan membentuk prilaku seksual tersendiri. bukan datang dengan sendirinya hanya berdasarkan pengalaman pribadi. Dan tidak sedikit pula diantaranya yang terjebak informasi salah. maka tidak ada cara lain kecuali memberikan penyuluhan. Tidak sedikit diant ara mereka yang bertanya pada teman sebaya tentang perubahan fisik yang dialami. angka kelahiran tidak sah dan timbulnya penyakit kelamin kian meningkat. Seperti telah dikemukakan oleh middle-brook (dalam Azwar. Masa remaja berlangsung antara usia 10-19 tah un dan merupakan masa yang khusus dan penting. perasaan. emosi dan psikis. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor. atau informasi yang salah dan menyesatkan yang dapat menjadikan para remaja menjadi salah pemahaman tentang seksualitas serta tidak tahu dampak yang bisa terjadi dari melakukan seks di lua r nikah. common sense. Untuk mencegah dan mengatasi masalah perilaku seksual pranikah yang sering dilakukan oleh para remaja. diantaranya adalah pengetahuan dan pengalaman tentang seksualitas itu sendiri. Simpulan Masalah remaja merupakan transisi yang unik dan ditandai oleh berbagai perubahan fisik. 2003).

1 (1): 55-64. Pustaka Sinar Harapan Yayasan Kesehatan Fatayat dan Ford Foundation. 2008. . 1999. 3. Hubungan Pengetahuan Tentang Penyakit Menular Seksual Dengan Perilaku Seksual Remaja. www.halalsehat. Jakarta. Lampu Hijau. Manuaba. Asfriyati. Baru Kelas 3 SMP Demen Ngeseks 2 Adik Kelas Dicabulin. 2007. 1 (4): 64-71. Lampu Hijau. 2004. IBG. 2005. 2009. I. Lampu Hijau. Sehat Masada Jurnal Penelitian Kesehatan Dharma Husada Bandung Vol. 4 Mei. 1 (1): 90-103. Agama dan Kesehatan Reproduksi. 2007. E. L. Pramukti. Roslina. 4 Mei. 1999. Lampu Hijau. 2009. Gambaran Pengetahuan dan Sikap Remaja Tentang Seksualitas. Herawati. Dampak Perilaku Seks Bebas Bagi Kesehatan Remaja. Bunga Rampai Obstetri Dan Ginekologi Sosial. Muzayyanah. EGC. N. dan Marlina. 1 &11. Hubungan Pengetahuan Tentang Penyakit Menul ar Seksual Dengan Perilaku Seksual Remaja. Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatra Utara. dan Nurhasanah. hlm.KEPUSTAKAAN Anonim. hlm. Sehat Masada Jurnal Penelitian Kesehatan Dharma Husada Bandung Vol. Demi Cintanya Kukorbankan Materi Dan Kehormatan.com (19 Mei 2008). Jakarta. Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo. Memahami Kesehatan Reproduksi. 2007. Y. Anonim. Jo urnal Of Public Health Nursing and Midwivery Sciences Vol.

blogspot.Rauf.com/2008/09/dampak-pergaulan-bebas-bagi-remaja. http://karyaabdulrauf. Dampak Pergaulan Bebas Bagi Remaja.ht ml (15 September 2008). Abdul. 2008. .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful