I. Pendahuluan.

Lele merupakan jenis ikan yang digemari masyarakat, dengan rasa yang lezat, daging empuk, duri teratur dan dapat disajikan dalam berbagai macam menu masakan. PT. NATURAL NUSANTARA dengan prinsip K-3 (Kuantitas, Kualitas dan Kesehatan) membantu petani lele dengan paket produk dan teknologi. II. Pembenihan Lele. Adalah budidaya lele untuk menghasilkan benih sampai berukuran tertentu dengan cara mengawinkan induk jantan dan betina pada kolam-kolam khusus pemijahan. Pembenihan lele mempunyai prospek yang bagus dengan tingginya konsumsi lele serta banyaknya usaha pembesaran lele. III. Sistem Budidaya. Terdapat 3 sistem pembenihan yang dikenal, yaitu : 1. Sistem Massal. Dilakukan dengan menempatkan lele jantan dan betina dalam satu kolam dengan perbandingan tertentu. Pada sistem ini induk jantan secara leluasa mencari pasangannya untuk diajak kawin dalam sarang pemijahan, sehingga sangat tergantung pada keaktifan induk jantan mencari pasangannya. 2. Sistem Pasangan. Dilakukan dengan menempatkan induk jantan dan betina pada satu kolam khusus. Keberhasilannya ditentukan oleh ketepatan menentukan pasangan yang cocok antara kedua induk. 3. Pembenihan Sistem Suntik (Hyphofisasi). Dilakukan dengan merangsang lele untuk memijah atau terjadi ovulasi dengan suntikan ekstrak kelenjar Hyphofise, yang terdapat di sebelah bawah otak besar. Untuk keperluan ini harus ada ikan sebagai donor kelenjar Hyphofise yang juga harus dari jenis lele.

IV. Tahap Proses Budidaya. A. Pembuatan Kolam. Ada dua macam/tipe kolam, yaitu bak dan kubangan (kolam galian). Pemilihan tipe kolam tersebut sebaiknya disesuaikan dengan lahan yang tersedia. Secara teknis baik pada tipe bak maupun tipe galian, pembenihan lele harus mempunyai : Kolam tandon. Mendapatkan masukan air langsung dari luar/sumber air. Berfungsi untuk pengendapan lumpur, persediaan air, dan penumbuhan plankton. Kolam tandon ini merupakan sumber air untuk kolam yang lain. Kolam pemeliharaan induk. Induk jantan dan bertina selama masa pematangan telur dipelihara pada kolam tersendiri yang sekaligus sebagai tempat pematangan sel telur dan sel sperma.

Kolam Pemijahan. Tempat perkawinan induk jantan dan betina. Pada kolam ini harus tersedia sarang pemijahan dari ijuk, batu bata, bambu dan lain-lain sebagai tempat hubungan induk jantan dan betina. Kolam Pendederan. Berfungsi untuk membesarkan anakan yang telah menetas dan telah berumur 34 hari. Pemindahan dilakukan pada umur tersebut karena anakan mulai memerlukan pakan, yang sebelumnya masih menggunakan cadangan kuning telur induk dalam saluran pencernaannya.

B. Pemilihan Induk Induk jantan mempunyai tanda : - tulang kepala berbentuk pipih - warna lebih gelap - gerakannya lebih lincah - perut ramping tidak terlihat lebih besar daripada punggung - alat kelaminnya berbentuk runcing. Induk betina bertanda : - tulang kepala berbentuk cembung - warna badan lebih cerah - gerakan lamban - perut mengembang lebih besar daripada punggung alat kelamin berbentuk bulat.

C. Persiapan Lahan. Proses pengolahan lahan (pada kolam tanah) meliputi : - Pengeringan. Untuk membersihkan kolam dan mematikan berbagai bibit penyakit. - Pengapuran. Dilakukan dengan kapur Dolomit atau Zeolit dosis 60 gr/m2 untuk mengembalikan keasaman tanah dan mematikan bibit penyakit yang tidak mati oleh pengeringan. - Perlakuan TON (Tambak Organik Nusantara). untuk menetralkan berbagai racun dan gas berbahaya hasil pembusukan bahan organik sisa budidaya sebelumnya dengan dosis 5 botol TON/ha atau 25 gr (2 sendok makan)/100m2. Penambahan pupuk kandang juga dapat dilakukan untuk menambah kesuburan lahan. - Pemasukan Air. Dilakukan secara bertahap, mula-mula setinggi 30 cm dan dibiarkan selama 3-4 hari untuk menumbuhkan plankton sebagai pakan alami lele.

Pada tipe kolam berupa bak, persiapan kolam yang dapat dilakukan adalah : - Pembersihan bak dari kotoran/sisa pembenihan sebelumnya. - Penjemuran bak agar kering dan bibit penyakit mati. Pemasukan air fapat langsung penuh dan segera diberi perlakuan TON dengan dosis sama

D. Pemijahan. Pemijahan adalah proses pertemuan induk jantan dan betina untuk mengeluarkan sel telur dan sel sperma. Tanda induk jantan siap kawin yaitu alat kelamin berwarna merah. Induk betina tandanya sel telur berwarna kuning (jika belum matang berwarna hijau). Sel telur yang telah dibuahi menempel pada sarang dan dalam waktu 24 jam akan menetas menjadi anakan lele.

E. Pemindahan. Cara pemindahan : - kurangi air di sarang pemijahan sampai tinggi air 10-20 cm. - siapkan tempat penampungan dengan baskom atau ember yang diisi dengan air di sarang. - samakan suhu pada kedua kolam - pindahkan benih dari sarang ke wadah penampungan dengan cawan atau piring. - pindahkan benih dari penampungan ke kolam pendederan dengan hati-hati pada malam hari, karena masih rentan terhadap tingginya suhu air.

F. Pendederan. Adalah pembesaran hingga berukuran siap jual, yaitu 5 - 7 cm, 7 - 9 cm dan 9 - 12 cm dengan harga berbeda. Kolam pendederan permukaannya diberi pelindung berupa enceng gondok atau penutup dari plastik untuk menghindari naiknya suhu air yang menyebabkan lele mudah stress. Pemberian pakan mulai dilakukan sejak anakan lele dipindahkan ke kolam pendederan ini.

V. Manajemen Pakan. Pakan anakan lele berupa : - pakan alami berupa plankton, jentik-jentik, kutu air dan cacing kecil (paling baik) dikonsumsi pada umur di bawah 3 - 4 hari.

Namun apabila anakan lele terlanjur terserang penyakit. setiap pemberian pakan buatan dicampur dengan POC NASA dengan dosis 1 . lemak. karbohidrat dan asam humat mampu menumbuhkan dan menyuburkan pakan alami yang berupa plankton dan jenis cacing-cacingan. dianjurkan untuk melakukan pengobatan yang sesuai. Ukuran kualitas air dapat dinilai secara fisik : . bakteri dan lain-lain. larutan PK (Kalium Permanganat) atau garam dapur. Perlakuan TON dilakukan pada saat oleh lahan dengan cara dilarutkan dan di siramkan pada permukaan tanah kolam serta pada waktu pemasukan air baru atau sekurang-kurangnya setiap 10 hari sekali.Untuk menambah nutrisi pakan. Pada dasarnya. Dosis pemakaian TON adalah 25 g/100m2.kecerahan/transparansi sedang (30 . VI.bebas senyawa beracun seperti amoniak .40 cm). menetralkan senyawa beracun dan menciptakan ekosistem kolam yang seimbang. bakteri dan jamur dapat diobati dengan formalin.4 hari. untuk meningkatkan pertumbuhan dan ketahanan tubuh karena mengandung berbagai unsur mineral penting. Anakan lele menjadi sakit lebih banyak disebabkan oleh kondisi lingkungan (air) yang jelek. anakan lele yang dipelihara tidak akan sakit jika mempunyai ketahanan tubuh yang tinggi. Ukuran kualitas air secara kimia : . Penggunaan obat tersebut haruslah hati-hati dan dosis yang digunakan juga harus sesuai. jamur. Penyakit-penyakit yang disebabkan oleh infeksi protozoa. .Pakan buatan untuk umur diatas 3 . peranan TON dan POC NASA sangat besar. terutama kadar proteinnya. Manajemen Air.26 0C).mempunyai suhu optimal (22 . Kandungan nutrisi harus tinggi. pemberian pupuk TON sangat diperlukan. Manajemen Kesehatan.. TON yang mengandung unsur-unsur mineral penting. Untuk menjaga kualitas air agar selalu dalam keadaan yang optimal. VI. Dalam kedua hal itulah. Maka dalam menejemen kesehatan pembenihan lele. .air harus bersih .2 cc/kg pakan (dicampur air secukupnya).berwarna hijau cerah . protein. protein dan vitamin dalam jumlah yang optimal. Kondisi air yang jelek sangat mendorong tumbuhnya berbagai bibit penyakit baik yang berupa protozoa. yang lebih penting dilakukan adalah penjagaan kondisi air dan pemberian nutrisi yang tinggi.

dan beri makan secara teratur 2 kali sehari 12. Siapkan kompos/blotong yang akan digunakan dasaran dan campuri CF biarkan 2 hari. Dan biarkan airnya selama 1 minggu dan bisa di isi enceng gondok atau mata lele 8. Siapkan media yang tidak terkena pencemaran. Lele jangan di beri makan minimal 2 hari agar ikan hilang dr stressnya 10. Berikan Biodycon DF dalam kolam setiap 1 m2 di beri tutup 1 DF 5. 4.BUDIDAYA IKA LELE DAN PATIN Dalam budidaya ikan lele ada dua cara media: · Cara LELE/Patin dengan media 1. Masukan air dalam kolam yang akan di gunakan budidaya 4. Jika ikan dalam keadaan stress jagan beri makan 11.beton/tanah 3. Bibit lele dapat di tebarkan 9. diredam 3 hari jika beton keringkan 3 hari dan di basuk dengan batang pisang. Campuri makananya pellet dengan CF . Dan beri CF untuk setiap 1 m3 di beri 1 tutup CF 7. Biarkan air selama 1 minggu agar plankton dr air tumbuh dengan subur 6. Siapkan tempat yang sudah bersih kompos ditaruh di kolam budidaya 5. berikan air kolam setiap 1 minggu sekali di beri 1tutup CF/m2 . SETELAH air kelihatanya steril dan banyak makanan plankton bibit siap di tebarkan 9. Air bisa di beri enjeng gondok.atau mata lele untuk tambahan makanan ikan 8. Berikan air yang tidak tercemar ke dalam kolam dan berikan CF setiap 1m2 di beri 1 tutup CF 6. Berikan air kolam setiap 1 minggu sekali di beri 1tutup/m2 · budidaya LELE/Patin tanpa media 1. Setelah bibit masuk di usahakan jagan di beri makan minimal selama 2 hari agar ikan bisa adaptasi dengan lingkuganya 10. Jika terpal baru. campuri makananya pellet dengan CF .dan beri makan secara teratur 2 kali sehari 11. Biarkan kolam minimal 1 minggu agar air kolam steril dahulu dan makanan plankton tumbuh dengan subur dan melimpah 7.jika tanah bersihkan dr pengaruh pencemaran kalau bisa di kapur 3.bersihkan terpal beton /tanah 2. Siapkan tempat yang tidak terkena pencemaran 2. Bersikkan tempat atau media yang akan terpakai terpal.

Dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas dengan padat tebar bibit tinggi. Jumlah kebutuhan ikan lelepun bisa Anda peroleh secara pasti. 3. . Ikan berkumis ini memang masih dipandang sebelah mata oleh pebisnis. 2. Mungkin kita tak pernah menggubris warung tenda yang menjajakan menu pecel lele yang berderet di sepenjang jalan. Padahal. dan seragam. Anda bisa memulainya dengan sekedar bejalan-jalan santai. dan 4. kontinuitas kebutuhan lele di warung tenda umumnya lebih pasti bila dibanding dengan kebutuhan lele di supermarket. rezeki yang ia janjikan cukup besar. Cara budidaya mudah dikuasai oleh masyarakat. Terhindar dari pemangsaan hama seperti ikan liar dan ular sawah. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Lahan yang digunakan tidak berubah karena bukan kolam galian atau kolam semen. Memulai bisnis lele tidak harus selalu diawali dengan hitungan yang jelimet serta bikin pusing. Warung-warung seperti itu banyak tersebar di setiap kota. Padahal. Selain itu. lele terlihat tampak bersih. 5. Keuntungan lain dari kolam terpal adalah: 1. Budidaya lele berkembang pesat dikarenakan: 1. ikan lele memiliki kandungan gizi paling tinggi dibandingkan dengan jenis ikan perairan darat lain. 3. Lahan yang digunakan berupa lahan yang belum dimanfaatkan atau lahan yang telah dimanfaatkan. Kelebihan Penggunaan Kolam Terpal Pembuatan kolam terpal dapat dilakukan di pekarangan atau pun di halaman rumah. Dari kegiatan itu anda bisa memetakan pasar ikan lele. Gerai supermarket besar hingga warung tenda di pinggir jalan butuh pasokan lele dalam jumlah banyak secara rutin. nongkrong sambil iseng mencicipi menu ikan lele.Memilih usaha ternyata tidak harus dari sesuatu yang wah. 2. 4. tetapi kurang produktif. Banyak peluang besar bisa Anda peroleh justru dari sesuatu yang tampak sepele misalnya pembesaran ikan lele. Dilengkapi pengatur volume air yang bermanfaat untuk memudahkan pergantian air maupun panen dan dapat mempermudah penyesuaian ketinggian air sesuai dengan usia ikan. Pemasarannya mudah. Modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah (tergantung besar kecilnya biaya pakan). 5. Dapat dijadikan peluang usaha skala kecil dan besar. Lele yang dihasilkan lebih berkualitas.

jika terlalu banyak bergerak maka lele akan kurus. Langkah Pertama Bagian dalam kolam terpal dicuci dengan kain menggunakan sabun untuk menghilangkan bau lem atau zat kimia yang dapat mematikan bibit ikan. untuk menghemat tempat. lele yang lebih kecil akan sulit mendapatkan makanan karena kalah cepat dengan yang lebih besar. Akibat dari zat asam ini lele menjadi buas dan tumbuh suburnya penyakit-penyakit. Usahakan tidak ada pakan yang tersisa karena sisa pelet yang tidak termakan akan mengendap di dasar kolam dan akan menimbulkan racun amoniak. Langkah Kedua Siapkan bibit lele dumbo sebanyak 1000 ekor ukuran 6 – 8 cm. Air yang berwarna hijau menandakan kualitas air yang baik bagi ikan lele. daun singkong. atau daun pepaya. barulah kolam diisi dengan air setinggi 20 cm. 2. Ikan lele tidak menyukai air yang bening. Fungsi air yang sudah dan tetap berwarna hijau adalah untuk mencegah bau yang dapat ditimbulkan oleh air kolam dan tidak perlu dilakukan penggantian air. Setelah lele berumur lebih dari 20 hari. Pemberian Pakan Pemberian pakan dilakukan 3 kali sehari yaitu pada waktu jam 7 pagi. Ciri-ciri air mengandung zat asam yaitu mayoritas ikan mengambang dengan posisi berdiri. sejak awal kita harus mempersiapkan 2 buah kolam ukuran 2 m x 1 m x 1 m. pakan yang dibutuhkan sampai panen sebanyak 30 kg. Kedua. Air yang telah diisi dibiarkan selama seminggu dengan diberi daun talas. Solusinya adalah hindari penggunaan pakan yang berlebihan dan air diberi daun-daunan agar berwarna hijau dan memberi probiotik agar sisa pakan/ kotoran ikan bisa terurai. bisa juga 4 kali. Setelah itu bagian dalam terpal dibilas sampai bersih dan dikeringkan selama satu hari. Oleh karena itu. Pertama. lele perlu disortir dengan menggunakan bak sortir yang berukuran 9 -12 cm. tergantung dari kebutuhan ikan akan pakan. Oleh karena itu. Mula tinggi air 20 cm (bulan pertama). Alasannya. Tujuannya agar air berwarna hijau. 30 cm (bulan kedua). Untuk ukuran kolam 2 m x 1 m x 1 m. Bibit yang baru dibeli (baru tiba) jangan langsung dimasukkan ke dalam kolam tetapi harus melalui tahap klimatisasi agar bibit lele dapat menyesuaikan diri dengan air di dalam kolam. Pemberian pakan tidak selalu harus 3 kali sehari.Cara Awal Pengisian Air dan Bibit 1. Perawatan 1. Untuk kegiatan pembesaran ikan pemberian pakan menggunakan pelet 781-1 sampai ikan panen (40 hari). dan 40 cm (bulan ketiga). Kualitas Air Air kolam yang berkurang karena proses penguapan maka perlu ditambahkan air hingga tinggi air kembali pada posisi normal. dan jam 10 malam. untuk membatasi pergerakan ikan lele agar dapat tumbuh menjadi lebih besar. Pemberian pakan tidak boleh berlebihan. Ada alasan mengapa kita tidak membutuhkan kolam yang lebih besar. 2. Penyebab Kematian Ikan dan Pencegahannya 1. Amoniak Sisa-sisa pakan yang tidak termakan ikan juga dapat menyebabkan menumpuknya racun amoniak dan membuat kadar keasamannya meningkat. Warna air yang terbaik bagi si penghuni kolam adalah berwarna hijau. . Kebutuhan pakan yang digunakan ½ kg per hari. jam 5 sore.

Panen Setelah cukup umur maka ikan akan di panen. tergantung pada jenis penyakitnya. burung pemakan ikan. Selain itu perlu ditambahkan tanaman air seperti kangkung air. dan cuaca panas. 6. Klimatisasi Bibit ikan akan mati apabila tidak dilakukan penyesuaian suhu antara air yang ada di plastik pembungkus dengan air kolam. Air yang jernih dapat mematikan bibit ikan lele. dan eceng gondok. pada kondisi minim oksigen pun ikan lele tetap dapat bertahan hidup misalnya air berlumpur. Hal ini dapat dilihat dari sifat dan bentuk tubuhnya. Sifat ikan lele mencari makan pada malam hari menyebabkan ikan lele tidak membutuhkan penglihatan yang baik. Tentunya hal ini akan membuat ikan menjadi kelelahan dan mati. kita tidak bisa memasukan sembarang air ke kolam. kucing. dll. 3. plastik yang berisi bibit ikan direndam di air kolam selama ½ . Panen dilakukan dengan disortir yaitu dengan memilih ikan yang sudah layak untuk dikonsumsi (dijual) biasanya ukuran 5 sampai 10 ekor per kg atau sesuai dengan keinginan pembeli. Pengemasan Bibit yang Tidak Baik Pengemasan di wadah bibit yang kurang nyaman membuat bibit mengalami stres yang diakibatkan oleh banyaknya guncangan. Tingkat Kejernihan Air Pada dasarnya ikan lele tidak menyukai air jernih. Meskipun ikan lele tidak menyukai air jernih. 4. sistem pernapasan ikan lele menggunakan labirin yang artinya pernapasan ikan lele tidak bergantung pada oksigen yang terlarut di air. . Bisa saja air yang kita masukan mengandung bakteri dan parasit yang dapat menimbulkan penyakit. Ini didukung pula dari bentuk tubuhnya yang memiliki kumis di sekitar mulutnya. Lakukan hal ini pada pagi atau sore hari untuk menghindari suhu air yang lebih panas. ikan baru bisa sepenuhnya masuk ke kolam. Jadi. Hama biasanya berupa hewan yaitu linsang.2 jam.2. bibit ikan harus dikenalkan terlebih dahulu dengan air kolam. Kemudian plastik dibuka dan biarkan air kolam masuk perlahan-lahan ke dalam plastik sampai bibit ikan keluar dari plastik dengan sendirinya. Sebelum dimasukkan ke dalam kolam. Solusinya adalah membeli bibit dari tempat yang tidak terlalu jauh dari kolam dan tidak terkena sinar matahari. Hama dan Penyakit Hama dan penyakit juga tidak bisa dianggap remeh karena kedua hal ini sangat mempengaruhi volume produksi. Setelah itu. Fungsi tanaman air selain sebagai peneduh dapat pula menyerap racun-racun yang terkandung dalam air kolam. Kiranya perlu kita memperkeruh air kolam yaitu dengan cara memberikan daun-daunan seperti yang telah disebutkan di atas agar air berwarna hijau. 5. daun keladi/ talas. Caranya. Selain itu. Kedalaman Air Kolam yang terlalu dangkal akibat penguapan akan membuat ikan menjadi kepanasan. Untuk penyakit dapat diberikan obat-obatan yang banyak tersedia di toko pertanian. Fungsi kumis ini berguna untuk meraba makanan. kemudian ukuran yang lebih kecil dipelihara kembali. Sedangkan untuk penyakit berupa virus dan bakteri. Solusinya adalah dengan menambah air yang telah surut kembali ke posisi yang telah ditentukan sebelumnya. Pencegahannya yaitu menggunakan semacam penghalang agar tidak ada hewan liar yang masuk ke kolam dan memakan bibit lele. terlalu lama di dalam plastik.

tetapi menggupal di dasar kolam . Budidaya ikan lele. hanya pada saat air menyusut karena penguapan atau kolam bocor. Cocok untuk : 1. diadukan rata langsung dapat di berikan pada ikan tana perlu dikeringkaan. Pemijaha ikan DALAM SEMUA BERTERNAK IKAN DIBUTUHKAN: 1.sangat membantu usaha budidaya perikanan.hemat dan berdaya saing tinggi.0001 ppm.maka air kolam akan Sehat .campurkan di air untuk pengepakan dengan dosis 1 tetes /10 liter air ( 5 ppm).air kolam stabil dan sehat sehingga penggatianya air tidak terlalau penting. protozoa.perilaku ikan lebih senang diam didalam kolam . Kualitas air yang bagus.yang akan diserap oleh plankton .sehigga membuat usaha budidaya perikanan mudah.patin. berikan 1 kali sehari sampai ikan siap di pijahkan. · Anti stress Untuk pengiriman bibit ikan. kematanggan gonat dengan aplikasi di campur pada pakan ikan 1 tutup + 100 ml air kolam 1 kg pakan pellet. Untuk menilai air dinilai . Budidaya ikan gurame. pertumbuhan kolam lebih cepat dan tidak mudah kena penyakit.benur. dll.nila bawal dll 3. baik berupa jamur. Budidaya ikan hias kolam outdoor 4. Pada freeding farm. Kondisi air yang jelek sangat mendorong tumbuhnya berbagai bibit penyakit. bakteri.benur tidak stress · Budidaya kolam statis air tawar Aplikasi setip 1 minggu sekali dengan dosis 1 tutup / 1 m3 air kolam ata 0. Budidaya ikan mas dll 5.plankton tumbu subur bio siklus dinamis atau mata rantai makanan yang dinamis berlangsung di kolam sehingga kotoran ikan terurai menjadi volume terkecil.khotok gabus dll 2. Secara visual air kolam terlihat lebih jernih tidak keruh. maka akan membantu menetralisir ammonia (NH3) kadungan nutrisinya mampu menjaga bibit ikan .BIODYCON UNTUK PERIKANAN Formulasi yang tetap dan lengkap.di siang hari plangton (phytoplangton) aka berpotosintesa menghasilkan o2 sehingga air kaya akan o2 terlarut . sangat baik untuk pertumbuhan. karena anakan lkan yang dipelihara kebanyakan sakit karena kondisi lingkungan (air) yang jelek. particle organic tidak tersuspensi.

jangan sampai terlambat memberi makan. yaitu memisahkan bibit ikan menjadi beberapa golongan berdasarkan ukurannya. 4. nutrisi banyak terserap sehingga kotoran lebih sedikit dan tidak berbau. Disamping itu di sarankan untuk mendapatkan lele dari satu indukan. meningkatkan nafsu makan ikan. bebas senyawa beracun dan mempunyai suhu optimal. Pakan yang cukup. saya menawarkan probiotik biodycon . Untuk menunjang diberikan probiotik untuk memelihara semuanya tetap berjalan baik. meningkatkan daya tahan tubuh. Pada dasarnya seleksi bibit perlu dilakukan agar tercapai tingkat keseragaman ukuran (sesuai umur ikan) sekaligus untuk mendapatkan bibit yang berkualitas. karena kalau telat makan. Bibit yang baik. kecerahan transparansi sedang (30-40cm). karena sudah banyak yang membuktikan Biodycon banyak manfaatnya. Banyak probiotik ditawarkan. Manfaat lain adalah untuk memperbaiki kualitas air kolam . 2. Untuk implementasinya di campur dengan pakan dengan dosis: 10ml/kg pakan diberikan seetiap memberi pakan ikan.berkualitas baik biasanya air harus bersih. penyerapan pakan maksimal. tidak cacat dan memiliki laju pertumbuhan yang baik. diperlukan adanya tahapan seleksi bibit pada setiap interval waktu tertentu. 3. Alasan rasional lainnya adalah bahwa lele tergolong ikan yang bersifat kanibal sehingga jika tidak segera diseleksi dan dipisahkan ruang pemeliharaannya maka lele yang tumbuh lebih cepat (lebih besar) cenderung akan memangsa lele-lele lainnya yang berukuran lebih kecil. berwarna hijau cerah. menjaga ikan dari penyakit dan stres. sehat. Untuk meningkatkan pertumbuhan. lele yang besar akan memakan lele yang ukurannya lebih kecil. mengurangi mortalitas ikan.

jika tanah bersihkan dr pengaruh pencemaran kalau bisa di kapur 3. Masukan air dalam kolam yang akan di gunakan budidaya 4.beton/tanah 3. diredam 3 hari jika beton keringkan 3 hari dan di basuk dengan batang pisang. 4. campuri makananya pellet dengan biodycon . Siapkan kompos/blotong yang akan digunakan dasaran dan campuri biodycon biarkan 2 hari. Biarkan air selama 1 minggu agar plankton dr air tumbuh dengan subur 6. Berikan air kolam setiap 1 minggu sekali di beri 1tutup/m2 · budidaya LELE/Patin tanpa media 1. Dan beri biodycon untuk setiap 1 m3 di beri 10 cc 7. Berikan air yang tidak tercemar ke dalam kolam dan berikan biodycon setiap 1m2 di beri 1 tutup biodycon 6.atau mata lele untuk tambahan makanan ikan 8. Lele jangan di beri makan minimal 2 hari agar ikan hilang dr stressnya 10. Air bisa di beri enjeng gondok.BUDIDAYA IKA LELE DAN PATIN Dalam budidaya ikan lele ada dua cara media: · Cara LELE/Patin dengan media 1. Jika ikan dalam keadaan stress jagan beri makan 11. Dan biarkan airnya selama 1 minggu dan bisa di isi enceng gondok atau mata lele 8. Setelah bibit masuk di usahakan jagan di beri makan minimal selama 2 hari agar ikan bisa adaptasi dengan lingkuganya 10. Berikan Biodycon dalam kolam setiap 1 m2 di beri 10 cc 5. Siapkan tempat yang sudah bersih kompos ditaruh di kolam budidaya 5. Bersikkan tempat atau media yang akan terpakai terpal.bersihkan terpal beton /tanah 2. SETELAH air kelihatanya steril dan banyak makanan plankton bibit siap di tebarkan 9. Jika terpal baru. berikan air kolam setiap 1 minggu sekali di beri 1tutup biodycon/m2 . Biarkan kolam minimal 1 minggu agar air kolam steril dahulu dan makanan plankton tumbuh dengan subur dan melimpah 7. Siapkan tempat yang tidak terkena pencemaran 2. Bibit lele dapat di tebarkan 9.dan beri makan secara teratur 2 kali sehari 11. Campuri makananya pellet dengan biodycon .dan beri makan secara teratur 2 kali sehari 12. Siapkan media yang tidak terkena pencemaran.

sehingga lingkugan peraiaran kolam sehat.sampai ikan siap panen ukuran silet atau 3 jari tangan orang dewasa .usahakan kolam dinaungi agar kolam sedikit teduh.penganttian air bila menyusut akibat penguapan atau kolam bocor . persiapan kolam tanah/beton biasakan pH tanah dan beton diukur .pada tahap ini pola budidaya sebagain berikut: Persiapan kolam beton: isi air kolam minimal 50 cm .lakukan pemberian pakan pellet 2 kali 3% dari biomasa ikan.beri pupuk kompos dari kotoran ayam/puyuh 5 kg masukan ke dalam karung bekas terigu. Efesian pakan bisa 10 %.dan ikan terhindar dari hama penyakit .waktu panen bias lebih cepat 10%. ditambah BIodycon 20 ml + 100 ml air kolam + 1 kg pakan pellet = diaduk rata . 1tutup biodycon /m3 air kolam .masukan ikan yang baru umur 3 hari yang baru menetas.pola ini akan membantubproses metabolisme ikan.aplikasi Biodycon sebanyak 1 tutup /m3 setiap 1 minggu sekali sampai panen seukuran bungkus rokok 3.masukan ke dalam kolam diamkan minimal 7 hari agar kutu air (daphnia) tumbuh subur untuk makanan kecil . .lalu isi air sampai penuh minimal 70 cm.rasanya enak gurih serta tahan simpan. Tahap pembesaran 1 Dari telur baru menetas sampai ukuran sebesar kuku ibu jari orang dewasa.dan berikan 1 tutup biodycon / m3 dlm air.sehingga pakan terserap optimal.lalu pemberian pakan hijauan seperti daun cente selalu diberikan sebagai makanan tambahan .lalu berikan kapur bila ph kurang dari ph kurang dari ph 6 . Tahap pembesaran 2 Dari ukuran nyilet sampai ukuran bungkus rokok atau sebesar tangan orang dewasa .diamkan 1 minggu lalau bibit ikan siap di tebar. pemberian 1 tutup /m3 setiap 1 minggu sekali . Pola budidaya pada persiapan kolam seperti pada pola terhadap tahap 2.pemberian pakan juga sama .lama pemeliharaan biasanya 30 hari.Budidaya Ikan Gurami Nutrisi Biodycon Budidaya ikan gurami biasa dibuat 2 atau 3 tahap sbb: 1.pertumbuhan ikan cepat limbah tidak mencemari kolam.berikan 1 tutup CF sebanyak 1 tutup /m3 setiap minggu . 2.lalau tabur pupuk kompos campuran biodycon sebanyak 1 kg 10 m2. Tahap pembesaran 3 Adalah pembesaran sampai ukuran konsumsi biasanya tergantung konsumen dari ukuran 500 gr s/d ukuran 1 kg .setiap habis hujan berikan 10 ppm agar Ph air stabil.lalu di berikan setiap kali pemberian pakan. kualitas daging ikan lebih padat dan bau lumpur tidak ada.

BUDIDAYA IKAN HIAS KOLAM OUTDOOR Pada budidaya ikan hias . Ukur ph tanah lalu tebar kapur sesuai dengan kebutuhan . Biarkan Air Selama 2 Minggu agar pakan alami tumbuh melimpah 6. · Persiapkan setelah kolam bak fiber/beton di bersihkan · Isi air kolam menurut kondisi tempat · Siapkan kompos ayam petelur/burung puyuh 5 kg untuk 1 m3 air kolam dan di semprot biodycon .harga jual akan lebih tinggi . Agar budidaya menjadi usaha yang kopententif tanpa megensampingkan kulitas . Pengulanggan /perawatan setiap 1 minggu 1 tutup Biodycon per m3 air kolam Keunggulan ikan mas dan nila dengaN pola seperti ini : · Citarasa daging ikan lebih enak dan gurih. Lalu tebar pupuk kompos dengan dosis 100 gr /m2 3.ph yang di inginkan ph 6 – ph 7 2. Isikan air pada kolam 4. Setalah 2 minggu bibit ikan dapat ditebar 7.walaupun di goreng tanpa bumbu sekalipun · Kualitas daging ikan padat dan tidak berbau amis · Daya tahan ikan setelah panen tetap segar dan tahan lama · Ikan organic .dapat diuraikan sebagai berikut: 1.pakan alami sangat di butuhka untuk itu persiapkan kolam sangat penting artinya. Berikan Biodycon pada kolam setiap 1m2 dengan dosis 10 cc 5.bungkus kompos tadi dengan karung terigu lalu rendam di kolam · Beri Biodycon kedalam kolam setiap 1m3 di beri 10 cc · Setelah 1 minggu bibit tebar dalam kolam · Setelah itu beri biodycon setiap 1 minggu sekali BUDIDAYA IKAN MAS ATAU NILA Persiapkan kolam dilakukan 2 minggu sebelum bibit ikan di tebar usahakan kedalaman kolam 100 cm dan ikan nila itu lebih suka air yang jernih tetapi mengadung bayak lumut.

dengan dosis 25 kg/100m2 3. Beberapa persyaratan yang harus dipenuhi oleh sebuah lokasi sebelum digunakan untuk membudidayakan ikan bawal tawar adalah : 1. minyak maupun limbah pabrik.baik secara monokultural maupun polikutural. Dasar kolam berlumpur .dalam artinya bebas dr pencemaran bahan-bahan kimia.tidak porous. Pengapuran tanah dasar kolam dengan menggunaan kapur tohor atau dolomit.dan beri makan secara teratur 2 kali sehari CARA BUDIDAYA IKAN BAWAL TAWAR Budidaya Ikan Bawal dapat dilakukan di kolam tanah maupun dikolam permanen . Kualitas air harus baik.bersihkan terpal beton /tanah 2 jika terpal baru. Pemupukan dengan menggunakan pupuk kandang dengan dosis 25-50 kg / 100 m2 dan Biodycon setiap 1 m2 /10 cc 4. Tanah berstekur liat lempung.memiliki kadar ph 7-8 dan bersuhu 20-280 c 4.BUDIDAYA IKAN GABUS/KUTOK 1 Siapkan media yang tidak terkena pencemaran.tidak terlalau keruh 5. Sumber air mempunyai debit 3 liter/detik ntuk system pemeliharaan tradisional serta 6-12 liter/ detik untuk system pemelharaan polikutural TEKNIK BUDAYA 1. Lokasi Pemeliharaan berada pada ketingian 50-400 m dpl 3.jika tanah bersihkan dr pengaruh pencemaran 3 Campur blotong dengan tanah liat degan perbandingan 1 : 1 .subur serta mempunyai sudut kemiringan sebesar 35% 2. Kedalaman kolam berkisar diantara 80-100 cm 6. Kolam di isi dengan air setinggi 3 cm lalu di diamkan elama 3 hari . diredam 3 hari jika beton keringkan 3 hari dan di basuk dengan batang pisang. maasukan ke dalam kolam yang telah di persiapkan 4 Berikan Biodycon dengan dosis 1 tutup / m2 masukan air dalam kolam yang akan di gunakan budidaya biarkan air selama 1 minggu agar plankton dr air tumbuh dengan subur 5 Bibit Gabus/kutok dapat di tebarkan 6 Jangan di beri makan minimal 2 hari agar ikan hilang dr stressnya 7 Jika ikan dalam keadaan stress jagan beri makan 8 campuri makananya pellet dengan . Persiapan kolam yang tak tercemar 2.

ph 7 2. apabila pada saat akan menebar benur banyak hewan pesaing udang. pengantian air tambak tidak di sarankan.pakan di berikan 3-5 % berat badan dan di campuri biodycon 8. biola ada sumber air tawar air boleh dilakukan 11.5.lalu benur dapat di tebar padat tebar 30. seperti : · pembususkan sisa limbah organic · pembusukan klekap · pembususkan sisa kulit udang hasil dari moulting ( ganti kulit ) · air terlalu dangkal . isi air kolam 4. panen dilakukan saat udang sudah mencapi ukuran ekonomis atau maksimum 4 bulan budidayanya yang perlu diperhatikan sat budidaya adalah kualitas air. ukur ph tanah lalu tebar kapur sesuai anjuran kebutuhan. tebar Biodycon ke tambak 5. ph yang di inginkan ph 6.sehingga air terlalu tinggi di siang hari dan terlalu dingin di malam hari . keringkan tanah selama 3 hari dan tebarkan kompos/ blotong yang sudah di campur dengan Biodycon 3. 1.menyebabkan udang stress Aplikasi ikan pada kolam air tawar dilahan gambut atau tanah Persiapan lahan 1. Penambahan air dilakukan sedikit demi sedikit hingga pada akhirnya ketinggian air kolam maksimal 80-120 dan di beri Biodycon 6. Berikan biodycon setiap 1 minggu sekali 1 m2/10 cc APLIKASI PADA TAMBAK UDANG WINDU TRADISIONAL Persiapan kolam 2 miggu sebelum benur ditebar. setelah penebaran samponen bagkai ikan liar tidak perlu dibunag lakukan penebaran /3 botol 1 aplikasi / ha. Ikan bawal bisa di beri makanan berupa daun daunan maupun berupa pellet.lakukanlah penaggulangan dengan samponen 7. berikan dolomit/kapur untuk menetralisiskan ph air nanti berikan 10 kg/1 ha . lalu tebar pupuk kompos dengan dosis 100gr/m2 bila pupuk kandang kebutuhan 2000 kg/ha 3. diamkan selama 2 minggu. pH tanah penting diukur disarankan ph 6-7 adalah ph yang ideal .agar pakan alami tumbuh melimpah 6. penggulangan /perawatan setiap 2 minggu sekali Biodycon 9. dimana penurunan kualitas air biasanya di sebabkan beberapa factor .lakukan penebaran kapur bila ph terlalau rendah. setiap sehabis hujan lebat lakuakan penebarabn kapur dengan dosis 1 ppm atau 10 kg/ha agar ph air stabil 10. Jika warna air sudah hijau terang baru benih ikan ditebar (biasaya 7 – 10 hari setelah pemupukan 7. persiapkan lahan tanah yang sudah di gali dan bersihkan tanah dr pencemaran 2.000 ekor/ha 8.

Campur rata dedak dan blotong langsung beri air campuran pribiotik sampai rata 5. ikan jagan di beri makan selama 2 hari 9.4. dan pakan siap di buka 7. ikan siap di tebarkan dan di beri Biodycon setiap 1 m2 /1 tutup 8. yang sudah agak kering 2. biarkan selama 1 jam pakan siap di berikan pada ikan . dan siapkan dedak (bekatul) 1 kg 3. berika Biodycon setiap 1 m2/1 tutup 6. isi air sesuai iakn yang igin di budidaya 5. biarkan selama 1 minggu . biarkan air di kolam selama 1 minggu agar plankton tumbuh subur 7. masukan dalam karung dan tali ujung karung 6. siapakan air bersih yang di campuri Biodycon 1 liter air 2 tutup Biodycon 4. dan ulangi pemberian Biodycon 1 minggu sekasli pada air kolam pembuatan pakan lele oraganik 1. siapkan blotong sapi 10 kg.

Sesuai dengan habitat hidupnya. warna hijau dan bebas bau di Randi Farm Konsep Green Water System yang telah kami terapkan di lahan kami menghasilkan air yang berkualitas untuk ikan. Konsep ini memerlukan perlakuan yang khusus dan proses waktu agar terciptanya air seperti ini.Air berkualitas . tidak berbau dan ikan lele hidup sehat dan lincah. . Mungkin inilah salah satu parameter air yang sehat untuk ikan. Air berwarna hijau.

Ikan lele banyak yang mati. Biasanya terjadi pada petani lele pemula. Momok yang paling menakutkan adalah suhu dingin pada musim panca roba dimana tingkat kematian bisa mencapai 8090%. setiap hari kematian semakin tinggi. kecepatan kematian juga tinggi. Bercak putih pada kulit. mulut putih. Permasalah yang timbul seperti perut besar pada ikan.Bebas penyakit ikan dengan Air berkualitas Penyakit menjadi momok yang menakutkan bagi para peternak ikan lele.. Suhu dingin menyebabkan tumbuhnya jamur yang cepat pada ikan dan sifatnya menyebar. badan putih dan sekelumit penyakit ikan lele yang lain. .

Pergantian air yang sering justru membuat ikan harus beradaptasi lagi. Ada banyak cara untuk menjaga air agar tetap berkualitas salah satunya membuat air berwarna hijau di awal. Dan akan berimbas dengan pertumbuhan ikan lele. Mungkin kesannya kita harus menambah biaya operasional untuk membeli produk probiotik secara berkala. Alhasil harus sering dikuras habis. sering diganti air. sapi. akan menjaga ketersediaan agen-agen penyeimbang dan penjaga kualitas air di kolam budidaya ikan. Karena jika tidak fungsi probiotik akan berkurang dan kualitas air akan menurun. Termasuk pemberian pakan pabrikan yang jika diberikan berlebihan akan meracuni kolam karena tingkat amoniak yang tinggi. Seolah hanya ingin ikan lele cepat tumbuh besar. atau limbah lain yang sebetulnya perlu difermentasi. Apalagi ditunjang dengan kepadatan tebar. cepat bisa dipanen akhirnya memasukkan semua makanan entah limbah atau apapun yang justru akan merusak kualitas air. Parameter yang paling mudah kita ketahui adalah "JIKA AIR KOLAM BERBAU MENYENGAT. Sehingga banyak produk2 probiotik yang mengharuskan pemberian perlakuan kolam secara berkala untuk menjaga keberadaan probiotik di kolam. Tapi bagi ikan itu justru membuat stress. pakan alami dan probiotik yang berfungsi menjaga kualitas air. . Mikroorganisme dan probiotik yang berfungsi menjaga kualitas air yang biasa kita berikan ke kolam memang akan berkembang namun perkembangannya akan kalah akibat dimakan ikan melalui mekanisme membuka dan menutupnya mulut ikan selain itu life cycle pada mikroorganisme dimana ada yang mati dan hidup. Pemberian air dari kolam pengkayaan yang nantinya akan masuk ke kolam budidaya ikan. Bahan-bahan seperti kotoran kambing."AIR" itulah yang sering tidak diperhatikan oleh sebagian besar pembudidaya. Biasanya hanya terjadi di awal-awal saja namun semakin berjalan untuk mempertahankan air yang berkualitas akan semakin rendah. mungkin bagi kita untuk kebaikan ikan. TANDANYA ADA BAHAN YANG BELUM TERDEKOMPOSISI" dan itu yang bisa merusak kualitas air. namun sayangnya hanya bersifat sementara. Mengapa hal ini bisa terjadi ??? Begini. Sistem ini menjaga ketersediaan mikroba. sisa-sisa makanan. Namun kami sendiri menggunakan cara yang jauh lebih ekonomis yaitu kolam kultur dan kolam pengkayaan nutrisi yang sudah kami postingkan di Kolam kultur dan kolam pengkayaan.

lama proses pengomposan kurang lebih 10 hari. selain lebih mudah dan hemat. ~ Kolam penetasan dan pemeliharaan benih ukurannya + 6 m x 3 m dengan ketinggian sekitar 50 cm sebanyak 10 kolam. kolam terdiri dari : ~ Kolam perawatan induk yang berukuran + 5 m x 3 m dengan ketinggian sekitar 1. setelah itu baru indukan lele sangkuriang bisa dimasukan ke dalam kolam.5 meter. Sebelum membeli indukan lele sangkuriang langkah pertama yang harus dilakukan adalah menyiapkan kolam perawatan induk. Kolam indukan untuk pembenihan lele sangkuriang dengan ukuran seperti diatas biasanya bisa menampung hingga tiga paket indukan. dikarenakan warna air kolam yang tidak jernih (Berwarna Hijau Pekat) maka biasanya indukan lele tidak akan melakukan pemijahan liar. berdasarkan pengalaman di lapangan. penggunaan kolam terpal juga bisa meminimalisasi hama yang biasanya banyak terdapat pada kolam tanah. Perawatan indukan merupakan faktor yang penting dalam usaha pembenihan lele sangkuriang. Dalam metode pembenihan lele sangkuriang. Pengomposan yang baik biasanya akan menjadikan air berwarna hijau pekat karena mengandung mikroorganisme dan zat-zat yang baik untuk ikan. sangat dianjurkan . dengan ukuran kolam seperti diatas pengisian air kolam kurang lebih 120 cm. penetasan dan pemeliharaan benih lele yang baru menetas hingga benih mencapai ukuran yang biasa digunakan untuk segmen pembesaran yaitu 5/6 cm atau 7/8 cm. ~ Kolam pemijahan ukurannya + 4 m x 2 m dengan ketinggian sekitar 1 meter. Kebutuhan kolam pembenihan lele sangkuriang memerlukan lahan yang cukup luas.Pembenihan Lele Sangkuriang Segmen pembenihan lele sangkuriang adalah usaha ternak lele sangkuriang yang berorientasi pada pengadaan benih lele sangkuriang. indukan lele jantan dan betina tidak dipisahkan. dalam hal ini para peternak melakukan kegiatan perawatan induk. indukan atau bibit lele sangkuriang sebaiknya dibeli dari tempat-tempat yang jelas dan terpercaya sebagai tempat budidaya lele sangkuriang. disarankan untuk menggunakan kolam terpal. terdiri dari 5 atau 6 ekor jantan dan 10 ekor betina. pemijahan. Lakukan pengomposan agar kualitas air kolam menjadi baik dan memenuhi standart sehingga indukan-indukan lele dapat hidup dengan sehat dan memiliki kondisi yang baik untuk melakukan proses pemijahan. semua indukan lele dimasukan dalam satu kolam. satu paket indukan biasanya berisi 15 atau 16 ekor. indukan lele sangkuriang sebaiknya diberikan pakan pelet hanya satu kali sehari.

jangan sampai melukai indukan atau membuat indukan menjadi stress. agar nanti bisa digunakan untuk tempat benih lele pada saat proses penyortiran.5 m dan lebar 40 cm. dari 10 kolam penetasan gunakan 6 kolam. berikan larutan atau cairan yang dapat meningkatkan kualitas air dan menjaga kestabilan PH air pada setiap kolam penetasan agar kualitas air menjadi baik dan memenuhi persyaratan untuk proses pembenihan lele sangkuriang. dari depan ke arah ekor. Indukan lele sangkuriang biasanya memijah pada malam hari.memberikan pakan pada jam 20. indukan jantan yang siap memijah biasanya alat kelaminnya terlihat memanjang dan berwarna kemerahan. maka semua indukan yang telah memijah harus dikembalikan ke dalam kolam indukan sore itu juga. pastikan batu yang digunakan sebagai penahan tenggelam 10 cm dibawah permukaan air. Indukan betina yang siap memijah memiliki ciri perut yang besar dan lembek. Langkah selanjutnya adalah memindahkan kakaban ke dalam kolam penetasan. Para pelaku usaha pembenihan lele sangkuriang harus memahami dalam hal memilih induk yang sehat dan telah siap untuk memijah. untuk mengetahui kualitas air sebaiknya menggunakan alat pengukur PH air. Keesokan paginya biasanya telur-telur lele sangkuriang mulai menetas. maka sirip atas akan berdiri. biasanya indukan lele akan beristirahat dan akan kembali bereproduksi setelah satu bulan jika dirawat dengan baik dan benar. usahakan dasar kolam tertutup rapat dengan kakaban. Perbandingan yang ideal untuk satu kali pemijahan adalah 3 ekor induk jantan dan 4 ekor induk betina. Pemijahan yang baik biasanya dilakukan pada sore hari. Masukan 18 kakaban yang sudah disiapkan ke dalam kolam pemijahan. Berikan pakan yang berprotein tinggi agar kualitas telur semakin baik. jika terlalu sering dikhawatirkan akan membuat indukan kelebihan lemak sehingga mengganggu produktifitas telur. gunakan batu kali yang tidak tajam agar tidak melukai indukan. gunanya untuk mengumpulkan seluruh kakaban yang akan diangkat pada hari ke 13. benih-benih lele yang baru menetas tidak memerlukan makanan sampai pada hari ke empat. masukan indukan yang telah dipilih ke dalam kolam pemijahan yang telah disiapkan. proses pemindahan indukan dari kolam indukan ke kolam pemijahan dilakukan per-ekor dan harus dilakukan dengan hati-hati. Langkah selanjutnya adalah membuat kakaban dan menyiapkan kolam pemijahan. pindahkan indukan dengan hati-hati. masing-masing diisi 3 kakaban/kolam (18 kakaban). pastikan kakaban dalam kondisi bersih.00 malam hari. Setelah itu isi kolam pemijahan dengan air bersih setinggi 25 cm s/d 30 cm. buat 18 kakaban menggunakan ijuk dan bambu sebagai penjepit. dalam pembenihan lele sangkuriang setiap kakaban yang digunakan berukuran panjang 1. jika ingin memberikan pakan tambahan (contoh : ayam tiren yang direbus) cukup satu minggu sekali. Kolam penetasan dibersihkan dan diisi dengan air bersih setinggi 20 cm untuk daerah yang bersuhu panas dan 15 cm untuk daerah yang lebih dingin. Pada 4 kolam penetasan yang masih tersisa lakukan pengomposan pada 3 kolam. pada hari ke empat barulah benih-benih lele tersebut . batu kali digunakan untuk menahan kakaban agar tenggelam. karena mereka masih memiliki cadangan makanan yang dibawa dari lahir. sehingga keesokan pagi biasanya telur lele sangkuriang yang sudah dibuahi akan terlihat memenuhi kakaban. namun harus dipastikan bahwa semua indukan lele dapat makan dengan kenyang. jika diusap pada bagian sirip atas. jika kakaban mengapung. pindahkan kakaban yang telah berisi telur ke dalam kolam penetasan yang telah disiapkan satu hari sebelum proses pemindahan kakaban. Setelah semua kakaban dari kolam pemijahan telah dipindahkan ke dalam kolam penetasan. alat kelamin tampak bulat dan membesar berwarna kemerahan. ini menandakan indukan jantan sedang birahi. 1 kolam yang tersisa tidak perlu dikompos. Proses ini dilakukan pada sore hari.

~ Ukuran yang ketiga adalah ukuran 3/4 cm. berikan 6 kali setiap hari. cara pemberian pakan dan banyaknya sama. kolam yang sudah dikompos sebelumnya. perhatikan kualitas air dan hama-hama pengganggu yang mungkin saja muncul dan dapat mengganggu kelangsungan hidup benih-benih lele tersebut.diberikan pakan alami berupa cacing sutera yang masih hidup. masukan benih ukuran 3/4 cm ini kedalam salah satu dari 2 kolam yang tersisa. pemberian pelet tepung dihentikan jika sudah menghabiskan 5 kantong. begitu seterusnya sampai benih berumur 13 hari. jika habis tambahkan. pada penyortiran tahap pertama ini biasanya akan ditemukan 4 jenis ukuran : ~ Ukuran pertama adalah yang paling kecil. Proses penyortiran pada usaha pembenihan lele sangkuriang menggunakan 3 jenis baskom sortir. masukan benih ukuran 2/3 cm ini kedalam salah satu dari 3 kolam yang sudah tersedia yaitu. Satu minggu kemudian atau setelah benih lele berumur 27 hari. lakukan tahap-tahap seperti sebelumnya. seluruh kakaban dari kolam penetasan boleh dipindahkan kedalam kolam yang sudah tersedia. ukuran ini adalah benih yang lolos dari baskom 2/3 cm. letakkan tumpukan cacing sutera yang dibagi menjadi 9 tumpukan kecil-kecil di dasar kolam pada sudut yang berbeda-beda agar seluruh benih rata mendapatkan makanan. Pada saat benih lele sangkuriang berumur 13 hari. masukan benih ukuran ini kedalam kolam terakhir. namun biasanya jumlahnya belum banyak. Setelah itu pakan diganti dengan pelet yang ukurannya lebih besar (sesuaikan dengan ukuran ikan). setelah benih berumur 20 hari para pembenih lele sangkuriang biasanya melakukan penyortiran. Benih-benih lele yang sudah ditempatkan dalam kolam yang sesuai dengan ukurannya harus dirawat dengan baik. pengontrolan cacing sutera sangat penting dan harus diperhatikan oleh para pembudidaya pembenihan lele sangkuriang. Benih ukuran ini sudah boleh diberikan pakan pelet yang lebih besar. Setelah berumur 13 hari pemberian cacing sutera dihentikan lalu diganti dengan pelet tepung (Pakan udang). ~ Ukuran benih yang keempat adalah ukuran 4/6 cm atau lebih. jenis pelet yang diberikan bisa disesuaikan dengan ukuran benih lele. berikan pakan sesuai aturan yang telah ditentukan. baskom untuk ukuran benih 3/4 cm & baskom untuk ukuran benih 5/6 cm. masukan kembali benih lele ukuran paling kecil ini ke kolamnya semula dan berikan lagi pakan pelet tepung. baskom untuk ukuran benih 2/3 cm. pada penyortiran yang kedua ini biasanya benih lele dengan ukuran 5/6 cm sudah mulai banyak. namun jika masih ingin membesarkan benih sampai ukuran yang lebih besar lagi. Lakukan pemindahan kakaban dengan sangat hatihati. sesekali boleh juga diselingi dengan pelet tepung. Untuk benih ukuran ini pelet yang diberikan disesuaikan dengan ukuran ikan . sebaiknya kakaban dicelup-celupkan dulu dengan perlahan agar benih lele yang menempel terlepas. para pengusaha pembenihan lele sangkuriang sudah bisa menjual benih lele tersebut kepada para peternak lele yang bergerak pada segmen pembesaran. lakukan penyortiran tahap dua. yaitu sampai menghabiskan 5 kantong. Pemberian pelet tepung dilakukan sedikit-sedikit agar benih terbiasa. ~ Ukuran yang kedua adalah ukuran 2/3 cm. .

Sedangkan induk jantan F6 merupakan sediaan induk yang ada di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi. Seperti halnya sifat biologi lele dumbo terdahulu. udang-udang kecil dan mollusca sebagai makanannya. tahan terhadap penyakit dan warna kulit lebih terang sehingga lebih menarik dimata konsumen. Hasil dari perkawinan ini menghasilkan lele unggul yaitu jenis sangkuriang. Penurunan kualitas ini dapat diamati dari karakter umum pertama matang gonad.Budidaya lele Sangkuriang dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1 m . pertumbuhan harian. seleksi induk yang salah atas penggunaan induk yang berkualitas rendah. Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan air Tawar yang sudah dibudidayakan secara komersial oleh masyarakat Indonesia terutama di Pulau Jawa. Persyaratan lokasi. ia dapat memanfaatkan plankton. Sebagai upaya perbaikan mutu ikan lele dumbo BBAT Sukabumi telah berhasil melakukan rekayasa genetik untuk menghasilkan lele dumbo strain baru yang diberi nama lele “Sangkuriang”. cacing. Lele sangkuriang ini hasil dari perkawinan anak lele ke ibunya sehingga disebut sangkuriang yang menikahi ibunya sendiri. daya tahan terhadap penyakit dan nilai FCR (Feeding Conversion Rate). Persyaratan lokasi. Namun bila budidaya dikembangkan dalam skala massal harus tetap memperhatikan tata ruang dan lingkungan sosial sekitarnya artinya kawasan budidaya yang dikembangkan sejalan dengan kebijakan yang dilakukan Pemda setempat. lele Sangkuriang tergolong omnivora. Induk lele dumbo hasil perbaikan ini. Keunggulan lele dumbo dibanding lele lokal antara lain tumbuh lebih cepat. penggunaan pakan komersil (pellet) sangat dianjurkan karena berpengaruh besar terhadap peningkatan efisiensi dan produktivitas. Tujuan pembuatan Petunjuk Teknis ini adalah untuk memberikan cara dan teknik pemeliharaan ikan lele dumbo strain Sangkuriang yang dilakukan dalam rangka peningkatan produksi Perikanan untuk meningkatkan ketersediaan protein hewani dan tingkat konsumsi ikan bagi masyarakat Indonesia. maka lele dumbo tersebut layak untuk dijadikan induk dasar yaitu induk yang dilepas oleh Menteri Kelautan dan Perikanan dan telah dilakukan diseminasi kepada instansi/pembudidaya yang memerlukan. artinya dengan penggunaan teknologi . derajat penetasan telur. Hal ini karena adanya perkawinan sekerabat (inbreeding). insekta. jumlah telur lebih banyak dan lebih tahan terhadap penyakit. Induk lele Sangkuriang merupakan hasil perbaikan genetik melalui cara silang balik antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan generasi keenam (F6). Induk dasar yang didiseminasikan dihasilkan dari silang balik tahap kedua antara induk betina generasi kedua (F2) dengan induk jantan hasil silang balik tahap pertama (F2 6).800 mdpi. baik kualitas tanah maupun air tidak terlalu spesifik. Budidaya lele berkembang pesat dikarenakan ikan lele dapat dibudidayakan di lahan dan sumber air yang terbatas dengan padat tebar tinggi. Untuk usaha budidaya. Lele sangkuriang ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan lele dumbo diantaranya masa panen yang lebih pendek yaitu sekitar 40 hari. Induk betina F2 merupakan koleksi yang ada di Balai Budidaya Air Tawar Sukabumi yang berasal dari keturunan kedua lele dumbo yang diintroduksi ke Indonesia tahun 1985. diberi nama “Lele Sangkuriang”. Budidaya lele Sangkuriang dapat dilakukan di areal dengan ketinggian 1 m – 800 m dpi. baik kualitas tanah maupun air tidak terlalu spesifik. Pengembangan usaha budidaya ikan lele semakin meningkat setelah masuknya jenis ikan lele dumbo ke Indonesia pada tahun 1985. Berdasarkan keunggulan lele dumbo hasil perbaikan mutu dan sediaan induk yang ada di BBAT Sukabumi. teknologi budidaya relatif mudah dikuasai oleh masyarakat. dan pemasarannya relatif mudah dan modal usaha yang dibutuhkan relatif rendah. Di alam ataupun lingkungan budidaya. artinya dengan penggunaan teknologi yang memadai terutama pengaturan suhu air budidaya masih tetap dapat dilakukan pada lahan yang memiliki ketinggian diatas >800 m dpi. Namun demikian perkembangan budidaya yang pesat tanpa didukung pengelolaan induk yang baik menyebabkan lele dumbo mengalami penurunan kualitas.Ternak lele sangkuriang merupakan solusi bagi anda yang sudah pernah atau sedang beternak jenis lele dumbo.

Monik terbuat dari semen atau tembok yang terdiri dari dua bagian yaitu bagian kotak dan pipa pengeluaran. yaitu hanya terdiri dari pipa paralon yang terpasang didasar kolam dibawah pematang dengan bantuan pipa berbentuk “L” mencuat ke atas sesuai dengan ketinggian air kolam. yang perlu diperhatikan adalah tentang kesiapan kolam meliputi: . Oksigen terlarut di dalam air harus > 1 mg/l. Sebaiknya pintu pemasukan dan pengeluaran air berukuran antara 15-20 cm. Pada bagian tengah dasar kolam dibuat parit (kamalir) yang memanjang dari pemasukan air ke pengeluaran air (monik). Budidaya lele. ataupun air hujan yan sudah dikondisikan terlebih dulu.yang memadai terutama pengaturan suhu air budidaya masih tetap dapat dilakukan pada lahan yang memiliki ketinggian diatas >800 m dpi. pembuatan pintu pemasukan dan pengeluaran air. Tinggi papan disesuaikan dengan tinggi air yang dikehendaki. Sedangkan pengeluaran air yang berupa siphon lebih sederhana. Pintu pengeluaran dapat berupa monik atau siphon. Budidaya di bak tembok dan bak plastik dapat memanfaatkan lahan pekarangan ataupun lahan marjinal lainnya. Pelaksanaan Budidaya Sebelum benih ikan lele ditebarkan di kolam pembesaran. Budidaya ikan lele Sangkuriang dapat dilakukan dalam bak plastik. Saringan dapat dipasang pada pintu pemasukan dan pengeluaran agar ikan-ikan jangan ada yang lolos keluar/masuk. Dalam budidaya ikan lele di kolam yang perlu diperhatikan adalah pembuatan kolam.5 m dengan kemiringan kolam dari pemasukan air ke pembuangan 0.5%. air sumu (air permukaan atau sumur dalam). Sumber air dapat menggunakan aliran irigasi. Kedalaman kolam berkisar antara 1. Parameter kualitas air yan baik untuk pemeliharaan ikan lele sangkuriang adalah sebagai berikut: Suhu air yang ideal untuk pertumbuhan ikan lele berkisar antara 22-32°C. Bentuk kolam yang ideal untuk pemeliharaan ikan lele adalah empat persegi panjang dengan ukuran 100-500 m2. pH air yang ideal berkisar antara 6-9. baik kegiatan pembenihan maupun pembesaran dapat dilakukan di kolam tanah.0-1. Suhu air akan mempengaruhi laju pertumbuhan. Parit dibuat selebar 30-50 cm dengan kedalaman 1015 cm. bak tembok atau kolam tanah. Pada bagian kotak dipasang papan penyekat terdiri dari dua lapis yang diantaranya diisi dengan tanah dan satu lapis saringan. Namun bila budidaya dikembangkan dalam skala massal harus tetap memperhatikan tata ruang dan lingkungan sosial sekitarnya artinya kawasan budidaya yang dikembangkan sejalan dengan kebijakan yang dilakukan Pemda setempat. laju metabolisme ikan dan napsu makan ikan serta kelarutan oksigen dalam air. bak tembok atau bak plastik.

Jumlah benih yang ditebar 35-50 ekor/m2 yang berukuran 5-8 cm. Hal ini berarti bahwa perlakuan tersebut dilaksanakan diatas permukaan air kolam dimana wadah (kantong) benih mengapung diatas air. NH4N03 15 gram/m2. urea 15 gram/m2. Untuk kolam dengan pH rendah dapat diberikan kapur lebih banyak.Pemberian Pakan Selain makanan alami.Persiapan kolam tanah (tradisional) Pengolahan dasar kolam yang terdiri dari pencangkulan atau pembajakan tanah dasar kolam dan meratakannya.Persiapan kolam tembok Persiapan kolam tembok hampir sama dengan kolam tanah. Pemberian pakan frekuensinya 3-4 kali setiap hari. Jumlah makanan yang diberikan sebanyak 2-5% perhari dari berat total ikan yang ditebarkan di kolam. Dosis yang dianjurkan adalah 20-200 gram/m2. tergantung pada keasaman kolam. b. d.a. Sebelum ditebarkan ke kolam. Penebaran benih sebaiknya dilakukan pada pagi atau sore hari atau pada saat udara tidak panas. Dinding kolam diperkeras dengan memukul-mukulnya dengan menggunakan balok kayu agar keras dan padat supaya tidak terjadi kebocoran. Sedangkan komposisi makanan buatan dapat dibuat dari campuran dedak halus dengan ikan rucah dengan . Benih yang sudah teraklimatisasi akan dengan sendirinya keluar dari kantong (wadah) angkut benih menuju lingkungan yang baru yaitu kolam. benih diaklimatisasi dulu (perlakuan penyesuaian suhu) dengan cara memasukan air kolam sedikit demi sedikit ke dalam wadah pengangkut benih. Untuk tempat berlindung ikan (benih ikan lele) sekaligus mempermudah pemanenan maka dibuat parit/kamalir dan kubangan (bak untuk pemanenan). pemberian kapur dapat dilakukan sekedar untuk memberantas hama penyakit yang kemungkinan terdapat di kolam. penyakit dan memperbaiki kualitas tanah. pada kolam tembok tidak dilakukan pengolahan dasar kolam. guna memberi kesempatan tumbuhnya makanan alami. perbaikan parit dan bak untuk panen. SP3 10 gram/m2. Memberikan kapur ke dalam kolam yang bertujuan untuk memberantas hama. Bedanya. Pemopokan pematang untuk kolam tanah (menutupi bagian-bagian kolam yang bocor). juga sebaliknya apabila tanah sudah cukup baik. Kolam dibiarkan selama ± 7 (tujuh) hari. Pada pintu pemasukan dan pengeluaran air dipasang penyaring Kemudian dilakukan pengisian air kolam. untuk mempercepat pertumbuhan ikan lele perlu pemberian makanan tambahan berupa pellet.Penebaran Benih Sebelum benih ditebarkan sebaiknya benih disuci hamakan dulu dengan merendamnya didalam larutan KM5N04 (Kalium permanganat) atau PK dengan dosis 35 gram/m2 selama 24 jam atau formalin dengan dosis 25 mg/l selama 5-10 menit. berkisar antara 500-700 gram/m2. Pemupukan dengan kotoran ternak ayam. karena parit dan bak untuk panen biasanya sudah dibuat Permanen. c.

Perbaikan kondisi air kolam dapat pula dilakukan dengan penambahan bahan probiotik. Pemanenan dilakukan dengan cara menyurutkan air kolam. e. Pada kegiatan pembesaran. perapihan pematang. Organisme predator yang biasanya menyerang antara lain ular dan belut. dengan bobot antara 200 – 250 gram per ekor dengan panjang 15 – 20 cm. Sedangkan organisme pathogen yang sering menyerang adalah Ichthiophthirius sp. pikulan ikan atau jerigen plastik yang diperluas lubang permukaannya dan dengan jumlah air yang sedikit. Penanggulangan organisme pathogen dapat dilakukan dengan pengelolaan lingkungan budidaya yang baik dan pemberian pakan yang teratur dan mencukupi. Kegiatan budidaya lele Sangkuriang di tingkat pembudidaya sering dihadapkan pada permasalahan timbulnya penyakit atau kematian ikan. disenfeksi (bila diperlukan). Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan bak tembok atau bak plastik. Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan kolam tanah. dan Dactylogyrus sp. Ikan yang tampak telah parah sebaiknya dimusnahkan. Pengobatan dapat menggunakan obatobatan yang direkomendasikan. Untuk menghindari terjadinya penularan penyakit. pengapuran. sehingga mudah ditangkap dengan menggunakan waring atau lambit. kolam dibiarkan sampai tanah kolam retakretak. pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan.Pemanenan Ikan lele Sangkuriang akan mencapai ukuran konsumsi setelah dibesarkan selama 130 hari. persiapan kolam meliputi pengeringan. maka dengan mudah ikan dapat ditangkap atau diangkat. Trichodina sp. pemupukan. pembalikan tanah. jagung. persiapan kolam meliputi pengeringan.. ikan lele akan masuk kedalam ruas bambu/paralon. Pengangkutan ikan lele dapat dilakukan dengan menggunakan karamba. Cara lain penangkapan yaitu dengan menggunakan pipa ruas bambu atau pipa paralon/bambu diletakkan didasar kolam. cincangan bekicot dengan perbandingan 2:1:1:1 campuran tersebut dapat dibuat bentuk pellet.. Pengelolaan lingkungan dapat dilakukan dengan melakukan persiapan kolam dengan baik. . penyakit banyak ditimbulkan akibat buruknya penanganan kondisi lingkungan. Kurangi kepadatan ikan di kolam yang terserang penyakit. pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan. Penanggulangan hama insekta dapat dilakukan dengan pemberian insektisida yang direkomendasikan pada saat pengisian air sebelum benih ditanam. Kapur (CaO) ditebarkan merata didasar kolam. pada waktu air kolam disurutkan. Kolam yang telah terjangkit harus segera dikeringkan dan dilakukan pengapuran dengan dosis 1 kg/5 m2. Ikan lele akan berkumpul di kamalir dan kubangan. Jangan membuang air bekas ikan sakit ke saluran air. bekatul. Monogenea sp. Ikan lele hasil tangkapan dikumpulkan pada wadah berupa ayakan/happa yang dipasang di kolam yang airnya terus mengalir untuk diistirahatkan sebelum ikanikan tersebut diangkut untuk dipasarkan. maka hendaknya memperhatikan hal-hal sebagai berikut: Pindahkan segera ikan yang memperlihatkan gejala sakit dan diobati secara terpisah.perbandingan 1:9 atau campuran dedak halus. Sedangkan penanggulangan belut dapat dilakukan dengan pembersihan pematang kolam dan pemasangan plastik di sekeliling kolam.

b.-=Rp750. -Rp24.000." valign="top" width="5%"> =Rp750.000.000.-=Rp1.-=Rp2.5pt.000.Investasi a.Bak kayu lapis plastik 3 unit @ Rp 500.5pt. mso-border-top-alt: solid windowtext .Pakan 4800 kg @ Rp 3700=Rp17.63 .Penyusutan drum plastik Rp 750. mso-border-alt: solid windowtext .000.Drum plastik 5 buah @ Rp 150.b.000.250.5 ppm (0.281.000.0%. mso-border-left-alt: solid windowtext .-/5 thn Rp 150. padding: 0in 5.-=Rp1.-/2 thn 1.000.2.-=Rp300.Penyusutan lahan Rp 1..- 3.f.500.Alat tangkap dan wadah ikan harus dijaga agar tidak terkontaminasi penyakit.900.000. Tingkatkan gizi makanan ikan dengan menambah vitamin untuk menambah daya tahan ikan.000. width: 5.000.c.Tenaga kerja tetap 12 OB @ Rp 250.Penyusutan bak kayu lapis plastik Rp 1.000.000.e.= Rp 1.-=Rp200.Lain-lain 12 bin @ Rp 100.000.63 c.5pt.000. Setelah memegang ikan sakit cucilah tangan kita dengan larutan PK Bersihkan selalu dasar kolam dari lumpur dan sisa bahan organik Usahakan agar kolam selalu mendapatkan air segar atau air baru.000.4pt.-Rp1.c.000.052.Biaya Variabel a. border-top: none.Biaya Tetap a.-=Rp3.000.000.000.Alat perikanan 2 paket @ Rp 100. ANALISA USAHA Pembesaran lele Sangkuriang di bak plastik 1.Obat-obatan 6 unit @ Rp 50.5 gram dalam 1 m3 air).-/1 thn=Rp1.052.000.500.000.000.4pt 0in 5.000.000.Benih ukuran 5-8 cm sebanyak 25.200.b.263 ekor @ Rp 80.760.000.000.Sewa lahan 1 tahun @ Rp 1.021.d.0pt.- Rp3. Sebelum dipakai lagi sebaiknya dicelup dulu dalam larutan Kalium Permanganat (PK) 20 ppm (1 gram dalam 50 liter air) atau larutan kaporit 0.000.

+ Rp 24.000.Produksi lele konsumsi 4800 kg x Rp 6000/kg -Rp 28.000..418.800.05 . 6.900.052.396.000.4.281.052.800.052..496.181.+ Rp 24.Total Biaya Biaya Tetap + Biaya Variabel=Rp 1.000..84 kg Harga produksi=Rp 5.Break Event Point (BEP) Volume produksi=4.63) =Rp 2.63 5.281.(Biaya tetap + Biaya Variabel)=Rp 28.– ( Rp 1.63 =Rp 26.Pendapatan Produksi .37 7.900.947.

adalah terjadinya titik daerah mati. . dimana terjadi penumpukan Bahan Organik atau sampah yang terkumpul pada area-area tertentu. hal ini akan terjadi titik daerah mati atau dead zone . Pemberian kapur atau LIMING pada kolam tanah sangat mutlak diperlukan. disamping pada dasar dan dinding kolam yang tidak rata permukaannya membuat kotoran tidak mudah terbilas hanyut dalam pembuangan. Sehingga kotoran akan mudah menumpuk pada titik yang tidak rata tsb. karena kapur ini fungsinya sebagai : 1. Buffer atau penyagga agar PH di air tidak melonjak naik pada sore hari dan turun pada waktu menjelang pagi hari. Daerah ini Kadar amoniak dan gas-gas beracun mulai tinggi sehingga tidak disukai oleh ikan. maka pertumbuhan pun akan bisa terpengaruh dari perubahan-perubahan yang tidak stabil ini disamping faktor cuaca.Kolam sebagai wadah tempat budidaya harus dipersiapkan mulai dari awal pemilihan sistem Budidaya yang akan diterapkan. maka untuk Budidaya Lele yang sangat perlu diperhatikan adalah dinding atau dasar yang padat membuat Lele tidak mudah bersembunyi membuat lubang. Sarana dan prasarana pendukung juga harus dihitung dan dipersiapkan sesuai dengan kepadatan tebar bibitnya. Sebagai sumber menyuplai CO2 ( carbondioksida ) dari unsur kapur yaitu Bicarbonat (H2CO3)2yang akan menyuplai digunakan untuk fotosintesa phytoplankton ( mikroalga hijau ). dead zone. 2. Apabila ada pakan ikanyang jatuh pada titik-tik ini maka ikan tidak akan mau makan. persiapan awal selain pemadatan dinding dan tanah dasar supaya tidak porus. Kolam tanah.Hal ini penting sekali diperhitungkan karena air yang porus akan berpengaruh sekali terhadap kestabilan kualitas dan kuantitas air selama masa Budidaya. atau daerah ini temapt menjadi sarangnya beberapa bakteri phatogen yang menyebabkan sakit pada ikan. PERSIAPAN PEMBUATAN KOLAM BETON PERSIAPAN PEMBUATAN KOLAM BETON Penentuan jenis kolam dari tanah. plastik ataupun beton yang terpenting adalah bisa menyimpan masa air selama masa budidaya atau tidak porus.

Karena sementara ini sebagian besar petani ikan masih berkiblat pada dunia pertanian. pemberian pupuk kandang untuk ditanah. Teknologi inilah yang menjadikan perkembangan pengetahuan yang sangat berarti untuk di ketahui oleh para petani ikan. Karena justeru akan membuat kondisi lingkungan menjadi kelewat subur pada masa budidaya nantinya. Tetapi kenyataannya yang terjadi dilapangan malahan memberi beban yang sangat berlebih pada ligkungan air. tetapi setelah kondisi pemberian pakan yang rutin pada ikan. karena untuk mendapatkan lingkungan air yang nyaman untuk hidup bibit-bibit lele.dimana bagaimana carnya membuat lingkungan menjadi subur untuk tumbuhnya phytoplankton atau zooplankton sebagai makanan ikan. Permasalahan yang sering terjadi nantinya malahan adalah bagaimana menge rem terjadinya saat-saat meluncur pada kondisi lingkungan yang kearah kelewat subur. sisa-sisa pakan ini justeru akan menjadi sumber bahan Organik yang akan diubah menjadi pupuk yang subur oleh siklus mikroorganisme dikolam dalam sistem-sistem Probiotik yang diterapkan nantinya. Pakan alami sangat membantu . Membuat warna Hijau pada Kolam Tanah untuk persiapan tebar Bibit. saat ini kurang diperlukan lagi. JENIS-JENIS KAPUR YANG DIGUNAKAN DALAM PERIKANAN JENIS-JENIS KAPUR YANG DIGUNAKAN DALAM PERIKANAN Menurut pengalaman penulis. ini sangat penting sekali dilakukan. Pembentukan penumbuhan phytoplankton dapat dilakukan dengan cara memancing pemupukan.BEBEAPA JENIS KAPUR TABEL. Pada Lingkungan air yang berwarna Hijau daun maka Suplai Oksigen (O2) dari hasil fotosintesa sangat membantu untuk kenyamanan hidup bibit. sedangkan pakan alami tumbuhnya tidak sesuai dengan jumlah biomasa ikan. Disamping Phytoplankton ini juga sebagai selimut alami yang berfungsi menjaga kestabilan fluktuasi suhu air perbedaan pada siang Hari dan malam harinya.

kalau air dari sawah atau sungai karena sudah mengandung bibit phytoplankton dan kadar Bahan Organik yang terlarut relatif lebih tinggi.Pada kolam Plastik atau Beton.Apabila sudah didapat warna air yang hijau maka berarti air sudah siap tebar bibit. tetapi dengan kepiawaian kita dalam mengolah air maka justeru pada kolam ini mudah sekali mengontrol tingkat kesuburan dalam kolam.Pada kolam tanah kemungkinan akan lebih mudah dalam membuat warna air cepat menjadi Hijau. maka perlu dipancing dengan adanya pemupukan menggunakan pupuk Urea sebanyak 5 grm/M3 dan Kaptan atau Dolomit 100 grm/M3 langsung ditebar secara merata pada permukaan kolam pada pagi hari setelah matahari terbit ( pk 7 – 9 pagi). Tetapi apabila sumber airnya adalah air dari sumber mata air atau sumur. . dan Xtro ini selama 3 – 5 hari berturut-turut sampai didapat warna air yang hijau. KOLAM PLASTIK atau BETON. urea. dan kualitas air nanti akan dibahas lebih lanjut pada GREEN WATER SYSTEM. pada awalnya memang sulit untuk membetuk warna air. apabila terjadi permasalahan yang berkaitan dengan penurunan daya dukung Lingkungan air lebih mudah sekali dalam mengendalikannya. untuk kolam-kolam dengan sistem budidaya Out door karena suplai Oksigen sudah 100 % bergantung pada sistem Fotosintesa pada Phytoplankton yang berwarna Hijau Muda segar di kolam. . sehingga sering terjadi gejolak penyakit yang disebabkan oleh penurunan daya dukung lingkungan kolam karena kotoran yang berlebih. yaitu untuk bibit-bibit dari ukuran 1 sampai 2 Cm. Pada kolam ini apabila konstruksinya sudah disiapkan dengan baik dan tidak ada kebocoran pada konstruksinya maka bisa dimasukkan air setinggi 60 – 70 Cm untuk membuat warna air menjadi Hijau. Dinamika Jenis-jenis warna Air kolam. . agar warna hijau akan tetap stabil ( lebih jelas akan diterangkan dalam strategi membuat warna air hijau dalam GREEN WATER SYSTEM ) . . .Lakukanlah pemberian kapur kaptan/dolomit. tetapi secara berkala masih perlu dilakukannya perawatan atau maintenance. PEMBUATAN WARNA AIR MENJADI HIJAU INI SANGAT MUTLAK HARUS DILAKUKAN UNTUK BISA DILAKUKAN TEBAR BIBIT.Masukkan air bersih. maka akan lebih mudah dalam pembentukan warna airnya. Tetapi pada kolam tanah karena mudah sekali menjebak kotoran atau Bahan Organik maka akan mudah didapat kondisi lingkungan yang cepat subur diumur masa budidaya diatas 60 hari.perkembangannya bila dilakukan dalam sistem pendederan secara alami.Berilah perlakuan probiotik XTRO Sebanyak 10 ml/ m3 air dan ditebar merata pada permukaan air. LAKUKAN PERSIAPAN UNTUK TEBAR BIBIT APABILA HAL WARNA AIR SUDAH DIDAPAT STABIL. Tahapan yang perlu dilakukan untuk kolam tanah dan plastik maupun beton agar menjadi Hijau adalah sbb : . sedangkan pada kolam plastik atau beton agak lebih sulit.

maka disamping prasarana.Penguasaan Tehnik-tehnik Budidaya Lele menentukan Jumlah kepadatan tebar dan tingkat keberhasilan Biomasa Panen yang dihasilkan. Modal maka SDM sangat menentukan tingkat keberhasilan kOLAM PEMBESARAN LELE DENGAN KEPADATAN 400 EKOR/M3 KOLAM PEMBESARAN LELE DENGAN KEPADATAN 400 EKOR/M3 .

SemiIntensif atau Intensif ). Tahapan Tehnis Budidaya itu perlu disegementasi dengan beberapa pertimbangan. akan juga diiringi timbulnya beberapa masalah di air. Bisa menghitung Jumlah Pakan yang diperlukan 4. karena tingkat kepadatan ikan sangat menentukan prasarana yang diperlukan. tentunya akan mensegmentasi Sistem Budidaya yang akan dijalankan. antara lain : . mudah stress atau tidak bila dibudidayakan dengan kepadatan tebar yang tinggi. Kendala dan masalah yang didapat cukup dengan rutin pergantian air dan tebar pakan sudah bisa didapatkan pertumbuhan yang optimal. 3. kebiasaan makan. Mengerti sifat dan karakter jenis ikan yang akan dibudidayakan. Dalam Sistem Budidaya Perikanan dibagi beberapa tahapan tehnis yang disesuaikan dengan Fase ukuran besar ikan dan tingkat kepadatannya. Kita akan mengupas secara bertahap semua aspek yang perlu dikuasai oleh petani sehingga mempunyai jurus-jurus yang jitu dalam menstrategi budidaya Lele. Mempersiapkan sarana yang sesuai dengan kepadatan tebar bibit ikan. maka secara langsung akan meningkatkan jamlah Pakan yang diperlukan dan akan berakibat semakin tinginya tingkat kotoran dan sisa pakan yang dihasilkan. kebiasaan tebar yang rendah yaitudibawah 200 ekor/m3 air. keluar bercak-bercak putih ditubuh nafsu makan mulai turun dan bahkan tak jarang akan diiringi dengan kematian lele secara berkala. Masalah-masalah klasik ini akan selalu muncul apabila petani tidak mau menerapkan sistem Budidaya yang berwawasan dan berkiblat pada kesimbangan Lingkungan Air. Kendala-kendala yang dialami oleh para rekan-rekan petani pemula. kebiasaaan hidup.Meningkatnya jumlah kepadatan tebar Bibit lele. lele mulai menggantungnggantung diujung kolam. ( Tradisional. Tetapi apabila musim penghujan tiba warna air yang sebelumnya hijau segar mendadak berubah menjadi hijau kusam atau coklat. Mengeuasai tehnik Manajemen atau pengaturan Kualitas Air. 2. Jurus yang perlu dikuasai adalah : 1. Bagaimana bisa melakukan tebar Lele dengan kepadatan yang tinggi yaitu 200 ekor/m3 lebih dengan pertumbuhan dan kesehatan ikan yang terus Optimal ???……….

2. . jadi kalau 1 Kg isi 10 ekor. Kalau dikuasai teknik dalam budidaya Lele dengan sistem Intensif.OKSIGEN. sebagai LIMITING FACTOR perlu disediakan pada jumlah yang optimal. Tahap ini pada fase bibit dipersiapkan pada ukuran siap tebar ke kolam-kolam pembesaran. Petani ikan apa bila sudah menguasai tehnik-tehnik dasar dalam Budidaya maka dapat dilakukannya pembesaran Ikan Lele dengan kepadatan yang sangat tinggi yaitu 200 ekor/m3 keatas.Kuantitas Air cukup. Pada tahap ini Manajemen Induk dan bibit perlu dikuasai untuk mendapatkan bibit yang bagus.1. . 3. PENDEDERAN. Karena untuk kebanyakan jenis ikan mempunyai naluri Kanibalisme dalam pola makan. yaitu sekitar 75 Kg/m3 daging ikan Lele. Panjangnya waktu yang diperlukan mulai dari ukuran bibit sampai dengan ukuran Konsumsi. Adapun Tahapan Segemtasi yang dilakukan sesuai dengan teknologi masing-masing adalah : 1. Sehingga secara ekonomis disegmentasi tahapan-tahapan pembesarannya. Lele mampu hidup pada stresing kepadatan tebar yang ekstrim tinggi tetapi pertumbuhannya masih dalam range waktu standard budidaya. ukuran pakan 2. . walaupun lele mempunyai Labirynth yang bisa digunakan secara langsung mengambil Oksigen di udara. 3. Jenis pakan. reff: secara berkala akan diulas khusus tehnik ini). . . untuk didapatkan ukuran besar ikan yang sama.Kualitas Air yang Optimal sehingga terbentuknya Air berwarna Hijau di awal Budidaya ( TEKNIK GREEN WATER SYSTEM. PEMBIBITAN. untuk melakukan teknologi intensif itu ? . maka lele mampu hidup dengan pertumbuhan yang normal pada kepadatan tebar 750 ekor/m3. Apakah syarat-syarat kehidupan yang bisa dicapai. Kecepatan pertumbuhan yang tidak sama ( teknik grading / pemilahan ).Kualitas Bibit yang bagus ( seragam dan dari jenis induk yang terpilih/ tidak in dreeding ). Tahap pembesaran ikan sampai didapat ukuran konsumsi. 4.Manajemen Pakan dan Kualitas Pakan. Tingkat kepekaan terhadap kepadatan bibit ( penjarangan ). PEMBESARAN. seragam dan pertumbuhan cepat serta rata.

maka tulisan-tulisan kami akan kami mulai dari tehnik Pembesaran dahulu. MANAJEMEN PAKAN 6. Tingkat keberhasilan dalam BUdidaya lele tergantung. yang mempunyai anemo yang tinggi terhadap permasalahan pembesaran Lele. PERSIAPAN KOLAM 4. APAKAH TIDAK MEMUNGKINKAN DILAKUKAN INDOOR SYSTEM ?? Indoor system. Menyambung dengan Posting kami di TRUBUS ON LINE. yaitu suplai Oksigen sebagian besar bergantung pada fotosinseta Phytoplankton. PEMILIHAN LOKASI 2. sangat mungkin juga dilakukan.tetapi prasarananyapun harus disesuaikan memakai kincir air atau blower untuk suplai Oksigen dibadan air. Karena Kalau Indoor System sudah tidak memungkinkan dilakukan Budidaya dengan Tehnik GREEN WATER SYSTEM. untuk menjawab permasalahan-permasalahan yang dihadapi dan persayaratanpersyaratan tehnis yang diperlukan untuk dapat melakukan penebaran Lele dengan Tehnik penebaran yang tinggi.MENGAPA DILAKUKAN OUT DOOR ( KOLAM-KOLAM DILUAR RUANGAN ). PENEBARAN BIBIT 5. pada beberapa hal al : 1. MANAJEMEN KUALITAS AIR DAN KESEHATAN LINGKUNGAN . KONSTRUKSI & DISAIN KOLAM 3.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.