SAYEMBARA AMAL DESAIN 1.

000 MASJID
PROGRAM AKSI BANGUN KEMBALI 1.000 MASJID RUNTUH

AKIBAT GEMPA BUMI 7,9 S.R-2009 DI SUMATERA BARAT
GERAKAN 1000 SURAU MINANGKABAU

KERANGKA ACUAN KERJA
LATAR BELAKANG
Bencana Alam gempa bumi menguncang Sumatera Barat tanggal 30 September 2009 pukul 17:16:09 WIB dengan kekuatan 7,9 Skala Richter (SR). Pusat gempa bumi berada pada koordinat 0.84 LS - 99.65 BT, kedalaman 71 km, berjarak 57 km di barat daya Pariaman. (sumber: BMKG, 2009). Jumlah korban jiwa 1.117 jiwa meninggal dunia, 1.214 luka berat, 1.688 luka ringan. Banyak Infrastruktur hancur termasuk sarana dan prasarana ibadah meliputi 3.318 unit Masjid (dan Mushala), sampai hari ini kondisinya masih memprihatinkan, bahkan banyak yang belum tersentuh sama sekali karena ketiadaan dana masyarakat setempat (korban gempa) memperbaiki dan membangun kembali rumah ibadah mereka. Percepatan pembangunan kembali sarana infrastruktur ibadah ini sangat dibutuhkan karena pasca gempa umat belum dapat melaksanakan ibadah dengan baik. Anak-anak usia sekolah belum dapat belajar mengaji karena tempat mengaji rusak dan runtuh, Sholat jamaah, sholat jumat dan sholat tarawih pada saat bulan ramadhan pun masih dilakukan di tenda darurat/pondok bedeng. Praktis aktivitas peribadatan dan sosial keagamaan serta upaya kembali memakmurkan masjid sebagai simbol agama Islam di minangkabau khususnya masih terganggu secara serius. KPRRS merupakan Non Governmental Organizations (NGOs) nasional yang dikukuhkan oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia dengan SKT No. 427/D.III.1/VII/2011 dan mendapat rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dengan SK No. 26/U/MUISB/III/2011. Serta Izin Pengumpulan Sumbangan (Uang dan Barang) dari Kementerian Sosial SK no. 466/631/PSDS/BJS/2011 sebagai pelaksana kegiatan percepatan perbaikan dan pembangunan kembali sarana infrastruktur peribadatan dengan total 1.000 unit Masjid (dan Mushala) yang rusak dan runtuh akibat gempa 7,9 SR tahun 2009 lalu Sebagai persiapannya, maka KPRRS mengadakan Sayembara Amal Desain 1.000 Masjid (dan Mushala) beserta fasilitas pendukungnya. di Padang Pariaman, Agam, Pariaman dan Padang - Sumatera Barat.

MAKSUD DAN TUJUAN
1. Mendapatkan suatu karya rancangan desain Masjid (dan Mushala) yang dapat merepresentasikan budaya Minangkabau, bernuansa religius, agung dan kokoh dengan tetap melihat pada perkembangan terkini dalam dunia Arsitektur. 2. Memberikan dan mengakomodasikan peran serta masyarakat umum dan perancang melalui sayembara desain Masjid (dan Mushala) dan sarana pendukungnya. 3. Menampung gagasan ide perencanaan dalam bentuk karya sayembara amal desain 1.000 Masjid yang akan dijadikan masukan dan dasar penyusunan rencana Arsitektur Masjid (dan Mushala) dalam realisasi pembangunan kembali 1.000 Masjid (dan Mushala) yang runtuh akibat gempa bumi 7,9 SR yang melanda Sumatera Barat tahun 2009. 4. Sebagai salah bentuk konstribusi nyata maha karya desain amal para arsitek Indonesia untuk bangsa dan negara.

Mushala type A. 6. Setiap arsitek atau kelompok boleh mengirimkan 1 atau lebih karya desainnya tanpa ada batasan. Menara masjid. Mushala type C. 2. Mushala type B. Seluruh hasil karya peserta berbentuk amal atau hibah dan merupakan sumbangan yang diberikan kepada KPRRS dan akan ditentukan sebanyak 1. Ruang-ruang tambahan dimaksud meliputi: 1. Masjid type A. 4. Ruang wudhu dan toilet pria / wanita 4. luas 500 meter. . Perpustakaan 3. Peserta sayembara diberi kebebasan dalam menentukan luasan ruang dari masing-masing fungsi kagiatan.LINGKUP PERENCANAAN I. Tempat penitipan 2. JENIS DAN KATEGORI SAYEMBARA HIBAH Sayembara ini merupakan sayembara amal desain. Program aksi Bangun kembali 1. 3) Kota Pariaman.000 Surau di Minangkabau. Bagunan utama masjid dan mushala yang direncanakan meliputi 6 (enam) type dengan luas bangunan terdiri atas: 1. Ruang‐ruang yang harus ada terdiri dari : 1. dapat diletakkan menyatu atau terpisah dengan masjid KRITERIA UMUM PERENCANAAN 1. Masjid type C. Ruang pengelola / takmir III. luas 64 meter. 4.000 desain. 5. 3. 2. Mudah dalam perawatan dan pengoperasiannya. Bangunan Masjid (dan Mushala) yang direncanakan juga dapat berfungsi ganda sebagai Shelter (tempat pengungsian) ketika terjadi bencana dengan pertimbangan Sumatera Barat merupakan daerah yang sangat rawan terhadap bencana alam dan lingkungan di Indonesia. Masjid type B. geologi dan kondisi tanah setempat dengan elevasi tanah relatif datar dan stabil. Bernafaskan arsitektur lokal Minangkabau dan atau arsitektur perpaduan Minangkabau dengan Timur Tengah dengan tetap melihat pada perkembangan terkini dalam bidang Arsitektur dan sistem konstruksi. Masyarakat diberikan kesempatan untuk memberikan masukan dan memilih karya favorit. 3. Penambahan fungsi ruang lain masih dimungkinkan sepanjang masih sesuai dengan peruntukan aktivitas (khusus masjid). Karya nominasi 1000 besar akan dipamerkan di Kantor KPRRS. Ketersediaan lahan merupakan lahan bekas tanah masing-masing unit masjid/mushala dengan luas bervariasi dengan status tanah wakaf karakteristik tanah meliputi keadaan topografi. 4) Kota Padang. luas 400 meter. luas 225 meter. Ruang sholat utama + Mihrab 2. luas 36 meter. PENJELASAN LOKASI Kegiatan Gerakan 1. Teras yang juga bisa berfungsi sebagai perlebaran ruang sholat 3. II.000 Masjid (dan Mushala) dilaksanakan pada 4 (empat) Kabupaten/Kota di Provinsi Sumatera Barat yakni: 1) Kabupaten Padang Pariaman. Jumlah perencanaan unit bangunan Masjid (dan Mushala) yang direncanakan akan dibangun sebanyak 219 unit Masjid dan 781 Mushala 5. 2) Kabupaten Agam. luas 100 meter.

sumbar@gmail. Master Plan / Site Plan Denah lantai Potongan Melintang Bangunan Potongan Memanjang Bangunan Tampak Muka/Depan Bangunan Rencana elektrikal Rencana plumbing (air bersih. Sumatera Barat. Kampung Gadang. 9. Indonesia. 4. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Presiden KPRRS. Kode pos 25523 http//:www. 8. 5. pembalokan dan kolom) Gambar Rendering 3D Gambar visualisasi perencanaan Untuk Softcopy dapat dikirimkan via e-mail resmi KPRRS: kpr2s.com atau Hardcopy dapat dikirimkan ke alamat kantor KPRRS. air kotor)/tempat wudhu Rencana konstruksi bangunan (Rencana pondasi. : (0751) 9 1300 : 0815 3542 6781. telepon.000 Masjid yang akan ditandatangani oleh Gubernur Sumatera Barat. fax dan sms center KPRRS. Pariaman Timur. Pariaman. Arsitek. perancang diberi kebebasan penuh.wordpress. Kec. 2. Penyajian dokumen hardcopy dalam panel‐board ukuran A3 format Landscape dengan teknik penyajian bebas sedangkan dalam bentuk softcopy format dokumen pengumpulan ukuran A3 (JPG/PDF file resolusi 300 dpi) meliputi namun tak terbatas memuat hal‐hal berikut : 1. INFORMASI Telepon Fax SMS Center e-mail : (0751) 827 6781. PEMASUKAN MATERI/PENGUMPULAN KARYA Pemasukan materi atau pengumpulan karya dapat berupa Hardcopy atau Softcopy.com Alamat Kantor KPRRS: Jalan Nan Tongga No. Konsultan Perencana. 3. 7. Peserta dapat merupakan perseorangan ataupun kelompok PENGHARGAAN Kepada semua peserta (perseorangan maupun kelompok) yang memasukkan karyanya akan diberikan masing-masing sertifikat perhargaan Sayembara Amal Desain 1.sumbar@gmail.000 Hasil Karya terpilih Penyerahan Sertifikat Penghargaan : 5 – 31 Desember 2011 : 5 Desember 2011 – 31 Januari 2012 : 5 Desember 2011 – 31 Januari 2012 : 10 Februari 2012 : ditentukan kemudian Pertanyaan dapat diajukan melalui email.JADWAL SAYEMBARA HIBAH Pengumuman Pendaftaran & Tanya jawab Pemasukan Hasil Karya Pengumuman 1. PESERTA SAYEMBARA HIBAH Sayembara Amal Desain 1. 0819 751 1300 : kpr2s. Professional dan Akademisi Arsitektur. A5. 6.kprrs.com . 982 6781.000 Masjid ini terbuka untuk umum bagi para mahasiswa.

. agung dan kokoh dengan tetap melihat pada perkembangan terkini dalam dunia Arsitektur. para peserta sayembara hibah diberikan kebebasan seluas-luasnya dalam berkreasi dan berinovasi mendesain rancangannya dengan tetap merepresentasikan budaya Minangkabau. bernuansa religius.REFERENSI* *Keterangan: Referensi gambar Masjid (dan Mushala) klasik yang terdapat diatas tidak merupakan acuan desain mutlak.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.