P. 1
Linear Programming Kaedah Simplek

Linear Programming Kaedah Simplek

|Views: 1,025|Likes:
Published by Lili Yanty

More info:

Published by: Lili Yanty on Mar 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/02/2013

pdf

text

original

Maksimumkan: 7+ 5

Dengan kendala : 4 + 3 £ 240

2 + £ 100

, ³ 0

1. Mengkonversi Bentuk Pertidaksamaan Dalam Fungsi Kendala Menjadi Bentuk

Standar

Kendala I: 4 + 3 £ 240

4 + 3 + = 240

Jika == 0 (titik origin pada grafik) maka = 240

Kendala II: 2 + £ 100

2 + + = 100

Jika == 0 (titik origin pada grafik) maka = 100

Dengan demikian, formulasi dalam bentuk standar dari permasalahan yang dibahas:

Maksimumkan: 7 + 5 + 0+ 0

Dengan kendala : 4 + 3+ + 0 = 240

2 ++ 0 + =100

, , ³ 0

c. Membuat Table Simpleks Awal

TABLE 1

Cj

7

5

0

0

Right Hand
Side

Basic Variable

0

4

3

1

0

240

0

2

1

0

1

100

Zj

0

0

0

0

0

Cj - Zj

7

5

0

0

Pada dasarnya, semua angka pada formulasi diplotting dalam tabel simpleks awal.
Ada dua macam variabel: Variabel Basis (Basic Variable) dan Variabel Non Basis
(Non Basic Variable).
Cj menotasikan profit per unit (untuk permasalahan maksimisasi) dari masing-masing
variabel dalam formulasi.
Baris Zj berisikan angka gross profit (laba kotor). Untuk kolom j, Zj ditentukan dari
jumlah perkalian antara profit per unit variabel basis dan angka pada kolom j.
Baris Cj - Zj disebut baris net profit yang mengindikasikan besarnya net profit
tambahan yang akan diperoleh jika variabel pada kolom menjadi variabel basis pada
iterasi berikutnya.

d. Algoritma metode simpleks dengan mengaplikasikan lima langkah berikut ini:

Langkah 1: menentukan variabel kolom yang akan masuk basis

Variabel kolom mana yang akan dipilih untuk menggantikan variabel basis pada iterasi
berikutnya ditentukan berdasarkan nilai Cj - Zj terbesar (untuk problem maksimisasi).
Selanjutnya, kolom terpilih disebut dengan kolom pivot.

Cj

7

5

0

0

Right Hand
Side

Basic Variable

0

4

3

1

0

240

0

2

1

0

1

100

Zj

0

0

0

0

0

Cj - Zj

7

5

0

0

Langkah 2: menentukan variabel yang akan keluar basis

variabel basis yang akan keluar basis pada iterasi berikutnya didasarkan pada nilai replace
row
antara Right Hand Side dan angka pada kolom pivot pada Langkah 1.

Baris variabel basis yang memiliki nilai replace row dengan angka nonnegatif (positif)
terkecil dipilih sebagai baris yang akan digantikan. Baris variabel basis ini disebut baris
pivot.

Variabel Basis

RHS

Replace Row

4

240

240/4 = 60

2

100

100/2 = 50

Cj

Basic
Variable 7 5 0 0 Right
Hand
Side

Basic
Variable

0

4 3 1 0 240

0

2 1 0 1 100

Zj

0 0 0 0 0

Cj - Zj 7 5 0 0

Angka pada perpotongan

antara kolom pivot dan baris pivot disebut dengan angka pivot.

Langkah 3: menentukan angka baru untuk baris pivot

Perhitungan angka baru untuk baris pivot pada iterasi berikutnya: membagi setiap angka
pada baris pivot dengan angka pivot

Keterangan

RHS

Angka Lama (1)

2

1

0

1

100

Angka Pivot (2)

2

2

2

2

2

Angka Baru Untuk Baris Pivot
(1:2)

1

½

0

½

50

Langkah 4: menentukan angka baru untuk baris lainnya

Perhitungan angka baru pada baris selain baris pivot pada iterasi berikutnya:

Nilai baris tabel baru = Nilai baris tabel lama – [(angka diatas atau dibawah angka pivot) ×
(angka baru baris pivot)]

Nil
ai
Bar
is
Tab
el
La
ma

Ang
ka
diata
s
angk
a
pivo
t

Ang
ka
baru
baris
pivo
t

Ang
ka
baru

4 - ( 4 1) = 0
3 - ( 4 ½) = 1
1 - ( 4 0) = 1
0 - ( 4 ½) = -2
240 - ( 4 50) = 40

Langkah 5: menghitung Zj dan Cj - Zj dan mengevaluasi apakah tabel simpleks
memberikan solusi optimal

Perhitungan Zj dan Cj - Zj dilakukan dengan cara yang telah digunakan sebelumnya. Pada
problem maksimisasi, jika semua Cj - Zj bernilai nol atau negatif (atau Cj - Zj ≤ 0) maka solusi
optimal telah tercapai. Sebaliknya, jika masih ada kolom dengan Cj - Zj ≥ 0 perhitungan
masih harus dilanjutkan dan dimulai dari Langkah 1.

TABLE 2

Cj

7

5

0

0

Right Hand
Side

Basic Variable

0

0

1

1

-2

40

7

1

½

0

½

50

Zj

7

7/2

0

7/2

350

Cj - Zj

0

3/2

0

-7/2

Karena pada Tabel 2 nilai Cj - Zj tidak semua bernilai nol atau negatif, maka dilanjutkan
kembali ke Langkah 1 dan seterusnya.

Langkah 1: menentukan variabel kolom yang akan masuk basis berdasarkan nilai Cj -
Zj terbesar (untuk problem maksimisasi). Selanjutnya, kolom terpilih disebut dengan
kolom pivot.

Cj

7

5

0

0

Right Hand
Side

Basic Variable

0

0

1

1

-2

40

7

1

½

0

½

50

Zj

7

7/2

0

7/2

350

Cj - Zj

0

3/2

0

-7/2

Langkah 2: menentukan variabel yang akan keluar basis

variabel basis yang akan keluar basis pada iterasi berikutnya didasarkan pada nilai replace
row
antara Right Hand Side dan angka pada kolom pivot pada Langkah 1.

Baris variabel basis yang memiliki nilai replace row dengan angka nonnegatif (positif)
terkecil dipilih sebagai baris yang akan digantikan. Baris variabel basis ini disebut baris
pivot.

Variabel Basis

RHS

Replace Row

1

40

40/1 = 40

½

50

50/(½) = 100

Cj

Basic
Variable 7

5

0

0

Right Hand
Side

Basic
Variable

0

0

1

1

-2

40

7

1

½

0

½

50

Zj

7

7/2

0

7/2

350

Cj - Zj

0

3/2

0

-7/2

Angka pada perpotongan antara kolom pivot dan baris pivot disebut dengan angka pivot.

Langkah 3: menentukan angka baru untuk baris pivot

Perhitungan angka baru untuk baris pivot pada iterasi berikutnya: membagi setiap angka
pada baris pivot dengan angka pivot

Keterangan

RHS

Angka Lama (1)

0

1

1

-2

40

Angka Pivot (2)

1

1

1

1

1

Angka Baru Untuk Baris Pivot
(1:2)

0

1

1

-2

40

Langkah 4: menentukan angka baru untuk baris lainnya

Perhitungan angka baru pada baris selain baris pivot pada iterasi berikutnya:

Nilai baris tabel baru = Nilai baris tabel lama – [(angka diatas atau dibawah angka pivot) ×
(angka baru baris pivot)]

Nilai Baris Tabel
Lama

Angka diatas
angka pivot

Angka baru baris
pivot

Angka baru

1

- ( ½

0 )

= 1

½

- ( ½

1 )

= 0

0

- ( ½

1 )

= -½

½

- ( ½

-2 )

= 3/2

50

- ( ½

40 )

= 30

Langkah 5: menghitung Zj dan Cj - Zj dan mengevaluasi apakah tabel simpleks
memberikan solusi optimal

Perhitungan Zj dan Cj - Zj dilakukan dengan cara yang telah digunakan sebelumnya. Pada
problem maksimisasi, jika semua Cj - Zj bernilai nol atau negatif (atau Cj - Zj ≤ 0) maka solusi
optimal telah tercapai. Sebaliknya, jika masih ada kolom dengan Cj - Zj ≥ 0 perhitungan
masih harus dilanjutkan dan dimulai dari Langkah 1.

Karena pada tabel 3 nilai Cj - Zj semua bernilai nol atau negatif, maka diperoleh tabel yang
memberikan solusi yang optimal.

Interpretasi Tabel Optimal

Cj

7

5

0

0

Right Hand
Side

Basic Variable

0

0

1

1

-2

40

7

1

0

-1/2

3/2

30

Zj

7

5

3/2

1/2

410

Cj - Zj

0

0

-3/2

-1/2

Solusi Optimal

Interpretasi dari solusi optimal: fungsi tujuan akan optimal jika perusahaan memproduksi 30
unit meja dan 40 unit kursi dan besarnya total profit yang diperoleh dari aktivitas yang
menghasilkan kombinasi meja-kursi tersebut adalah $410.

CONTOH SOAL 2

Perusahaan Mebel Ais memproduksi lemari jenis A, B, dan C. Produk tersebut diproses
melalui tiga departemen: pertukangan, pengecatan, dan penyelesaian. Setiap unit lemari A
membutuhkan 3 jam tenaga kerja di departemen pertukangan, 2 jam tenaga kerja di
departemen pengecatan, dan 1 jam tenaga kerja di departemen penyelesaian. Setiap unit
lemari B membutuhkan 4 jam tenaga kerja di departemen pertukangan, 5 jam tenaga kerja di
departemen pengecatan, dan 2 jam tenaga kerja di departemen penyelesaian. Dan, setiap unit
lemari C membutuhkan 3½ jam tenaga kerja di departemen pertukangan, 1 jam tenaga kerja
di departemen pengecatan, dan 1 jam tenaga kerja di departemen penyelesaian. Kapasitas
yang tersedia pada departemen pertukangan, departemen pengecatan, dan departemen
penyelesaian adalah 400 jam, 360 jam, dan 250 jam, masing-masing. Harga jual masing-
masing produk adalah Rp 10 (lemari A), Rp 15 (lemari B), dan Rp 12 (lemari C).

Penyelesaian

v Definisi variabel keputusan:

X1 = Jumlah lemari A yang dijual (diproduksi)
X2 umlah lemari yang dijual (diproduksi)
X3 umlah lemari yang dijual (diproduksi)

v Fungsi Tujuan:

Maks: Zj = 10 X1 + 15 X2 + 12 X3

v Batasan:

3 X1 + 4 X2 + 3 ½ X3 > 400

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->