Sudut InspirasI

Oleh :: Rike Oleh Rike

Sudut KampuS
Teropong Problematika Kampus

Telusur Kualitas dan Kuantitas UNMUH Jember
Apa peduli

?

Hidup layaknya sederetan kata yang hanya menyisakan beberapa spasi Terkadang kita butuh koma untuk mengistirahatkan perjalanan kita Seringkali muncul tanda tanya disaat kita kehilangan arahsesekali kita juga menghadirkan tanda seru ketika kenyataan tidak sesuai dengan yang kita harapkan Kita sadar bahwa perjalanan ini terkadang membutuhkan peta dan catatan yang senantiasa memberi petunjuk sebagai

Pimpinan terhadap dosen yg ecek-ecek?

Seleksi masuk di Unmuh Jember

DIPERKETAt

!

Mengintip! Program Kerja Rektor
Seberapa Penting
Edisi Magang|Januari 2012

Titel Dosen Bagi Mahasiswa?

16 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012

Karikatur : Alfa

Dikarenakan penerapan dan pemahaman yang mereka berikan tak jarang menggunakan cara mereka yang sulit diahami oleh mahasiswa. dll. sehingga mahasiswa belum tentu semuanya bisa memahami dan menyerap apa yang disampaikan dosen. Untuk itu Sudut Kampus memerlukan kritik. dari segelimpung kesibukan mahasiswa. Karna jika seorang dosen mampu mengerti terhadap mahasiswanya itulah dosen yang erlu diertahankan. [Redaksi] Telusur Kualitas dan Kuantitas UNMUH Jember Apa peduli ? Pimpinan terhadap dosen yg ecek-ecek? Seleksi masuk di Unmuh Jember DIPERKETAt ! Mengintip! Program Kerja Rektor Seberapa Penting Edisi Magang|Januari 2012 Titel Dosen Bagi Mahasiswa? Karikatur : Alfa Redaksi Redaksi Pelindung Rektor UMJ Pembina Pembantu Rektor III UMJ Pemimpin Umum Karin Ferita Oktavisari Pemimpin Redaksi Rike Novita D. Berbagai permasalahan yang tampak dan segelimpung asumsi yang muncul dengan kondisi kampus kita pada saat ini membuat tim redaksi kami tergugah untuk mengangkat tema pendidikan pada edisi kali ini. dah buah pikiran dari pembaca yang sangat kami butuhkan. karakter atau kemampuan individu. Namun. terakhir mas syukron menambahkan “seharusnya seorang mahasiswa bisa menentukan pilihan terbaiknya. maupun kualitas input dari mahasiswa yang perlu di tingkatkan. Menilai banyak prospek tentang dosen tetap akan kembali terhadap mahasiswanya. sudah jarang yang mau memikirkan dan membicarakan soal pendidikan. ketrampilan dan nilai-nilai dari satu generasi ke generasi. SUDUT KAMPUS edisi magang akan membahas segelimpung permasalahan baik dari program kerja rektor untuk peningkatan kualitas UMJ. Karna tak jarang seorang dosen yang lulusan S2 justru terjebak dengan kemampuaannya sendiri. Tak lupa refreshing yang disajikan secara apik untuk pembaca bisa dinikmati dalam rubrik sastra dan karikatur. Karena kebanyakan mahasiswa sekarang belum tentu mampu mencapai target telah memikirkan kerja tanpa upaya pemaksimalan terlebih dahulu. bisa karena faktor penyampaian materi menggunakan bahasa yang terlalu formal. mungkin hal tersebut diperkirakan dari standar kompetensi yang dimiliki mahasiswa semester atas lebih baik sehingga dimahasiswa semester bawah terlihat menurun. Untuk itu kami mengajak untuk menghidupkan kembali kefakuman dari mahasiswa untuk lebih memperdulikan kualitas pendidikan yang dewasa ini makin memburuk nampaknya. perhatikan kualitas dari yang memilih” [Mario teguh] 2 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 15 . kalau ada kesalahan memilih.Salam RedaksI Pendidikan Kita Sudut KampuS Teropong Problematika Kampus Pendidikan adalah setiap tindakan atau pengalaman yang dimiliki efek normatif pada pikiran. Dan juga proses dimana masyarakat sengaja mentransmisikan akumulasi pengetahuan. dan harus mengerti apa tujuannya kuliah. Dalam hal ini mas syukron menyampaikan “ saya tidak tahu pasti tentang hal tersebut. Dalam mengembangkan suatu lembaga perlu adanya kerja sama antara pimpinan. Disini kita sebagai suara aspirasi mahasiswa. Dia juga menambahkan bahwa lulusan S1 dan S2 itu hanyalah sebuah formalitas. saran. Ada kabar burung terdengar bahwasanya nilai atau IP yang diperoleh mahasiswa semester atas lebih tinggi dari mahasiswa semester bawah.” Dalam kedua hal ini. layanan dan pengajaran. Tidak ada karya yang tak pernah menoreh kesalahan. mereka mampu menguasai halhalyang seharusnya dimiliki dan dikuasai para sarjana tersebut. maupun dari anggota-anggota yang bersangkutan. dimana kita peduli akan pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan kita di Universitas Muhammadiyah Jember. Editor Betty P. Gita Putri Tata Letak & Desain Winda Alfa Reporter Clara SM.” “Yang memilih lebih penting yang dipilih. Bahkan banyak orang luar yang tidak bergelar sarjana S2 atau tidak memiliki gelar sekalipun. dosen UMJ yang saat ini masih lulusan S1.

Kesulitan kita adalah bagaimana cara kita mengukur dan mengarahkan kemampuankemampuan tersebut? Kita sendirilah yang dapat mengukur potensi masing-masing. Contoh-contoh inilah yang dapat menjadi perdebatan. Hal ini sangat bertentanngan dengan pendapat yang kami dapat pertama kali. sebuah prioritas seorang dosen dapat dilihat dari seberapa mampu mereka membawa mahasiswanya menuju tujuan dan target yang sama. Sorot mahasiswa memandang tentang kualitas dosen semakin kritis dan meluas. Terlebih mereka yang telah menempuh S2 banyak mengerti bagaimana K eumur hidup. Editorial Seberapa Penting sesejahteraan mahasiswa. Beliau juga mengatakan seorang dosen lulusan S2 pun belum tentu bisa dijamin telah mencapai kemaksimalan dalam Titel Dosen Bagi Mahasiswa? MENGUKUR KEMAMPUAN Perlu banyak pertimbangan yang matang untuk melaksanakan strategi tersebut. sebenarnya kualitas dosen itu sendiri tidak cukup jika hanya dilihat dari title yang telah mereka dapat.[Redaksi] ualitas dosen dalam sebuah Universitas seperti menjadi tuntunan tak terbicarakan bagi setiap mahasiswanya. Namun. Menurutnya kualitas dosen yang ada dapat dilihat pada kualitas mahasiswanya. Seberapa seriuskah rencana ini dijalankan? Atau sebagai bentuk formaitas semata? Contoh lainnya adalah tentang kualitas para pengajar. Syukron Mahmud Abdillah. Rina Anggrani ikut turun bicara. tidak dapat dipungkiri bahwa terkadang strategi pendidikan tersebut hanya dimanfaatkan untuk mendongkrak popularitas suatu golongan. Seperti yang kita lihat bahwa masih banyak tenaga pengajar Universitas Muhammadiyah Jember yang hanya bergelar strata 1 (S1). Apabila seorang dosen memiliki kemampuan untuk penempatan hal tersebut maka mahasiswanyapun akan memberikan timbal balik yang baik pula. tetapi juga tingkat kemampuan sumber daya manusia. Tuntutan kita akan tingginya kualitas membuat kita lebih selektif untuk memilih.Sudut OpinI h Ole :C a lar SM . bisa dikatakan 60% memiliki nilai akademik cukup. Misalnya dalam mengadakan seleksi mahasiswa baru. Kampus memang sedang menyusun program studi lanjut untuk para dosen yang akan menempuh S2 maupun S3. Keseriusan dalam menjalankan suatu strategi peningkatan pendidikan akan membuat perubahan yang besar dalam kemajuan bangsa. Seperti salah satunya kepada senior fakultas psikologi. Menurutnya kualitas dosen Universitas Muhammadiyah Jember dari 100%. Segala bentuk perombakan dan perbaikan menjadi suatu upaya demi meningkatkan kualitas dalam berbagai aspek kehidupan. Karna sebenarnya dosen dengan lulusan S1 maupun S2 itu sama saja. Kepandaian menempatkan diri dan mengeksplorasi kemampuan dapat menjadikan suatu individu menjadi pribadi yang bernilai untuk kemajuan pendidikan. S 14 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 3 . Menurut rina “dosen yang sudah S2 lebih bisa memberi pemahaman lebih jelas kepada mahasiswanya. setiap individu memiliki kelebihan sendiri diberbagai bidang yang berbeda. Dalam wawancara itu mahasiswa semester 5 tersebut banyak mengungkap pendapatnya. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk peningkatan dalam segi ini seperti peningkatan pendidika para pengajar atau seleksi masuk untuk para peserta didik. Tapi tidak sedikit juga yang memiliki kekurangan pemahaman dalam mengintruksi materi. Pertanyaan tentang kualitas dosen menjadi semakin banyak diperbincangkan. Dalam konteks ini salah satu mahasiswa FKIP bhs. Jika untuk cara penyampaian mata kuliah yang diberikan dosen S1 dan S2 jelas memiliki perbedaan yang kompleks. Bagi sebagaian orang hal ini bukan menjadi masalah asalkan pengajar S1 tersebut dapat menyampaikan materi dengan baik. Bagaimana tidak. Sedangkan untuk dosen yang sudah S2 mereka lebih bisa membawa diri dalam kelas. Yang membedakannya adalah bagaimana cara seorang dosen tersebut mampu tidaknya memberikan penyanpaian kepada mahasiswanya. Inggris. Karena jika seorang dosen telah memiliki nilai positif dimata mahasiswanya maka dosen tersebut akan menjadi peran penting untuk terciptanya mahasiswa yang diharapkan Universitas. Terutama dalam pemilihan sumber daya manusia untuk memajukan Indonesia dalam bidang pendidikan.” Kasus ini jelas memiliki pengaruh penting bagi setiap mahasiswanya. Dalam cara pengajarannya dosen S1 kebanyakan masih menggunakan cara yang mahasiswa banget. Jika berbicara tentang kualitas seperti sedang membahas harga tinggi. manusia tidak akan penah puas dengan apa yang telah mereka capai. kami melakukan wawancara kepada beberapa mahasiswa. Hal itu termasuk sebuah program yang sangat baik terlebih untuk menambah kualitas kampus. Untuk mencari kebenaran hal tersebut. Karna jika karakter seorang dosen baik dan bisa memberi penyampaian secara tepat kepada mahasiswanya maka akan terlihat baik pula mahasiswanya. Upaya meningkatkan kualitas dibidang pendidikan tidak hanya dengan melengkapi sarana prasarana atau fasilitas pendidikan. Menurut wakil gubernur fakultas psikologi ini. “sekarang kan kampus udah mengadakan program untuk melanjutkan pendidikan untuk dosen itu sendiri” begitu tutur mb' rina.

karna dalam waktu 2 hari saja tidak cukup untuk mendapatkan tim pemenang. emikian anggota UKM soccer menyebut event yang mereka buat. Penonton bisa dari pihak luar mahasiswa unmuh. juga untuk menarik minat anak-anak tingkat SLTA. Bahkan saat pertandingan menginjak malam pun masih ramai. Pertandingan bola yang diharapkan bisa menjadi penyambung silaturahmi ini mendapat aspirasi baik dari semua pihak. Dalam pertandingan itu MGMP lah yang menjadi wasitnya. Pertandingan yang dimulai dari jam 2 siang tersebut cukup berhasil menarik perhatian penontonnya.dua . dan juga penyambutan yang baik dari pihak tuan rumah. dan anggota UKM soccer sendiri berharap event ini akan mendapat manfaat baik untuk kemajuan kampus kedepannya. Acara ini diadakan dalam rangka promosi kampus Universitas Muhammadiyah Jember. selasa malam. anggota UKM soccer mengadakan pertandingan bola tingkat SLTA se-jember. dan juga para suporter dari pemain. Pertandingan yang diikuti 56 tim dari beberapa sekolah itu masih akan berlanjut. 17 januari 2012 lalu. serta mencari dan melihat bakat yang ada dalam diri mereka.atau lainnya namun tetap berjeda menjadi penghalang antara satu dan yang lain menjadi haluan perbedaan perbandingan dimana sisi satu dan sisi kedua garis lurus berbicara dalam rentan tersebut kematangan kualitaslah penentunya Event KampuS UNMUH BERSORAK! Ole h:C lara Khayal Mimpi Sebuah Harapan Angan yang melambung Tengadahkan harapan gejolak mimpi Terlukis dilangit biru Terukir dalam abstark semu Khayal sebuah 2020 Menjadi raja teratas yang agung Membumbung menyusul aura tahta Dengan sayap kepakan tekad Oleh : Clara SM. Pertandingan disambut antusias oleh para peserta yang mengikuti ivent tersebut. Nara sumber : Mas teddy (UKM soccer) D 4 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 13 .Sudut SastrA Rentan Waktu Kematangan centi meter detik-detik ukuran yang berjarak entah satu .

“Pengusahaan ini terus ditingkatkan dan jaringan-jaringan yang ada akan kami manfaatkan. para dekan dan pimpinan fakultas untuk bekerja sama dengan pihak luar negri nampaknya sudah menuai hasil. Kini sudah ada mahasiswa asing yang menempuh kuliah di Unmuh Jember. namun masih perlu banyak peningkatan demi tercapainya lembaga yang lebih maju. saya kira nanti ada beberapa institusi luar ngri yang tetap ingin berusaha untuk bekerja sama” cetus bpk Aminullah selaku pimpinan rektor. “Tanpa harus menunggu biaya dari bpbs maka pada awal thn 2012 insyaallah kami memberangkatkan beberapa dosen terutama pada prodi2 yang dosenya masih sangat kurang yaitu pada prodi-prodi yang baru. Dan tidak sebatas itu. kini kami sedang menjajaki kerja sama dengan malaysia. Untuk program kerja yang ke-3 yaitu Pengembagan alislam dan kemuhammadiahan. Siapapun yang menjadi pimpinan di Karikatur : Alfa 12 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 20125 . fisip. Kerja sama antara pihak rektorat. karyawan maupun mahasiswa untuk diperkuat lagi pembinaanya. Dan biayanya bisa melalui pihak Universitas maupun dari BPBS (beasiswa dari pemerintah).” terang bapak lulusan University Of California ini. Kami mengupayakan dalam hal ini. dan sudah di datangkan pula dosen dari luar negri. tapi pengembanganya perlu ditingkatkan lagi. tinggal menunggu respon dari yang bersangkutan. Surat kita sudah masuk. hukum. Untuk pelaksanaan rutinnya sudah berjalan.” Begitu terangnya. Dan sudah dilaksanakan untuk tahun lalu. Cuma masih perlu peningkatan. fkip. Yaitu memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk magang atau terjun langsung di lapangan yang relevan dengan penjurusanya. “Akan kita usahakan bagi dosen. Beliau juga berupaya untuk meningkatkan program kerja sama antara pihak dalam maupun luar negri. Pada fakultas psikologi.yang tenaga dosenya masih kurang. dll pada tahun lalu sudah ada yang berjalan dalam pelaksanaan ini.

Dr. nyatanya masih terdapat beberapa dosen yang masih lulusan S1. Mahasiswa calon S1 di ajar oleh dosen S1? sederet mahasiswa juga mengeluh atas hal ini.” Program kerja antara tahun lalu dan tahun ini secara garis besar sama. Dari ke-6 kandidat yang telah diseleksi oleh para dewan senat. dan di kirim untuk di seleksi kembali oleh pimpinan pusat muhammadiyah. mereka memilih sehingga digugurkan menjadi 3 kandidat. Padahal ketentuan dan persyaratan untuk menjadi dosen haruslah S2. “wlaupun dari S1 tapi beliau punya kapasitas dan kapabilitas untuk mengajar. Sudut TelusuR Oe Olle h : h : Ri Rike k e Pimpinan terhadap dosen yg ecek-ecek? Mengintip! Telah diresmikanya k e m b a l i penetapan rektor Universitas Muhammadiyah Jember pada tanggal 07 Desember 2011. penelitian. Baik dari penambahan sarana dan prasarana yang diperlukan mahasiswa maupun usaha kerja sama yang dilakukan untuk tercapainya kualitas Universitas Muhammadiyah Jember agar lebih baik. jangan terlalu mempermasalahkan titelnya saja. Dari sisi keilmuan sudah OK. 6 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 11 . meremehkan atas jam kuliah yang sudah terjadwal. Pk. Pilar pokok untuk Program kerja tahun 2012 yaitu apa yg sudah ada dilakukan penguatan-penguatan di beberapa bidang normatif yaitu: dibidang akademis pendidikan dan pengajaran. Sebagian mahasiswa ada yang mempermasalahkan hal ini dan ada yang tidak. cerdas. Dalam undang-undang no. Titel S2 tapi kalau tidak disiplin buat apa? Titel S1 tapi disiplin. pengabdian kepada masyarakat. Usaha yang pertama dari sisi pendidikan dan pengajaran akan dilakukan penguatan-penguatan pada tenaga dosen terutama pada dosen yang menempuh studi lanjut akan diberangkatkan segera. baik dari para dosen maupun kemampuan sdm mahasiswa. sedangkan yang S2 mereka malah banyak yang tidak disiplin.” Sejauh ini beliau dikenal sebagai seorang pimpinan yang ramah. Tak sedikit juga bukti-bukti yang menyatakan bahwa beliau mampu memberikan layanan yang nyata. Diantaranya tidak sampai 10 % dosen yang sudah diangkat dan diperkirakan 30% yang belum diangkat. Kenapa sampai saat ini dosen di Unmuh Jember masih banyak yang S1? Bukankah gelar S1 untuk mengajar di SMP dan SMA? Bukan untuk mengajar pada kalangan mahasiswa. Pram selaku PR II juga menambahkan atas ditetapkanya beliau sebagai rektor bahwasanya “faktor yang menjadi beliau bertahan salah satunya karena beliau Mampu membawa atau mendorong civitas akademika untuk maju ke arah unmuh jember kedepan yang lebih baik. kalau cara mengajarnya saja mereka nggak disiplin. Oleh : Rike Program Kerja Rektor kita Dr.” Paparan salah satu mahasiswa yang berkecimpung di HMJ tersebut. PR II juga mengatakan bahwa. seharusnya mereka dibimbing oleh orang-orang yang layak dan pantas untuk mengemban tugas sebagai seorang pembimbing. Mahasiswa adalah calon generasi bangsa. Tetapi kualitas dosen tidak bisa dilihat dari tingkat gelar studinya saja. tidak semua dosen S1 mengajarnya buruk. Karena Titel S1 maupun S2 yang terpenting adalah tingkat kedisiplinan dan tehnik pemberian materi yang bisa dicerna dan dipahami oleh mahasiswa. Baik yang menempuh S2 maupun S3. namun diperlukan peningkatan dan pengembang untuk tiap-tiap pilar pokoknya. ayo kita sama-sama renungkan. dan tegas dalam kegiatan dikampus. Jadi. dosen seperti itu yang wajib kita pertahankan. Diutamakan untuk pemberangkatan dosen penempuhan studi lanjut pada prodi-prodi baru M Bekal dan pengalaman yang dosen berikan kepada mahasiswa tentunya berperan penting dalam belajar mengajar. Sehingga beliau diberi kepercayaan untuk mengelola kembali citivas akademika di UMJ ini. Dari sekian dosen yang mengajar. Menurut beliau “Jabatan itu adalah amanah. memang dosen kita masih banyak yang S1 tapi. Baik dosen yang belum diangkat sebagai pegawai tetap maupun yang sudah diangkat sebagai pegawai tetap. rupanya masih dijumpai beberapa faktor yang mempengaruhi meningkatnya kualitas pendidikan. yang terakhir al-islam dan kemuhammadiyahan. Aminullah Elhady yang tengah menjabat sebagai rektor di Universitas Muhammadiyah Jember selama satu tahun ini merupakan seorang pimpinan yang mampu membawa dan mendorong Universitas Muhammadiyah Jember ke arah yang lebih baik dan lebih maju. Sebagian mahasiswa juga mengatakan bahwa “jangan mematok titel S2 pada semua dosen. Aminullah Elhady Dan mungkin beliau masih diberi amanat oleh perserikatan muhammadiyah.Sudut UtamA Apa peduli? elihat perkembangan kualitas pendidikan di unmuh jember. Sehingga terpilihlah salah satu yang dirasa mampu dan bisa mengelola lembaga Universitas Muhammadiyah Jember ini dengan baik. ada beberapa dosen yang terbukti bahwa meskipun mereka masih S1 tapi mereka mengajar dengan disiplin. Proses pemilihan ini dilaksanakan secara selektif. yang menjadi dampak bagi mahasiswa adalah cara mengajar dan sistem yang diajarkan pada mahasiswa. jadi kami anggap itu sebuah tanggung jawab yang harus dijalankan secara sungguhsungguh dan dilaksanakan dengan sebaikbaiknya. amanat ini yg barangkali perlu diejawantahkan dan diimplementasikan dengan peningkatan kinerja yang lebih bagus lagi.14 tahun 2005 sudah jelas dipaparkan bahwa sebagai tenaga pengajar yang baik itu dosen maupun guru haruslah mempunyai kompetisi yang memadai sebagai seorang tenaga pengajar.

Kadang kalau kita kesulitan mencari dosen yang dibidangnya kami mencari dosen yang paling pas dan paling senang dengan bidang mata kuliah yang di ajarkanya. cemooh dan bahkan dukungan dari para mahasiswa. Nurma berpendapat bahwa jika pengajar hanya lulusan S1 dikhawatirkan materi yang disampaikan tidak maksimal. Aminullah Elhady yang menjabat kembali sebagai rektor kita pada tahun ini. orang yang belajar secara otodidak dapat lebih unggul daripada individu yang diajari oleh guru berkeahlian khusus namun tidak serius memahami materi. Beliau juga menyarankan bagi mahasiswa yang merasa ada dosen yang kurang dalam pelayanan dan mengajar yang kurang maksimal. Menurut kaprodi Bahasa Indonesia. Sebagai pihak yang merasa berhak mendapatkan pelayanan pendidikan yang layak. Karna kemampuan dalam menyampaikan materi dapat diserap dengan baik oleh para mahasiswa. yaitu kerjasama dengan pihak luar negri dengan mendatangkan dosen dan mahasiswa dari luar negri. ada umumnya para pengajar diperguruan tinggi seharusnya telah menempuh pendidikan minimal S2. Hal ini merupakan pelanggaran ketentuan yang ada di Universitas. mahasiswa dari fakultas KIP Bahasa Inggris yang cenderung menyukai dosen yang memiliki banyak pengalaman mengajar daripada yang berpendidikan tinggi.” Dari pimpinan rektor juga terdapat usaha untuk peningkatan kualitas sdm dosen. akan diadakan langkah-langkah perbaikan.S. Salah satunya adalah Nurma. Pada tipe ini seorang individu bisa disebut pandai akan tetapi individu ini kurang bisa menyampaikan ilmuilmunya secara maksimal. Beliau juga menjelaskan bahwa ada dua tipe manusia.KoloM Tidak Semua Dosen Title S1 Itu Buruk Oleh Betty keberhasilan seseorang dalam belajar tergantung pada pribadi orang itu sendiri. beliau juga mengatakan tegas bahwa “tidak ada unsur nepotisme untuk penerimaan dosen maupun pegawai yang ada di lingkup Universitas Muhammadiyah Jember ini. tak sedikit pengajar di Universitas Muhammadiyah Jember yang hanya lulusan S1. terang pak pram. sebenarnya para lulusan S1 memang tidak layak menjabat sebagai desen.”. Pk Pram selaku PR II misalnya. Sedangkan 11 dosen lainya masih menempuh studi lanjut S3. Yerry Mijianti S. itu dikarenakan memang yang bersangkutan mempunyai kapasitas yang bagus dan layak.”. berupa penguatan tenaga dosen yaitu memberangkatkan dosen untuk menempuh studi lanjut baik S2 maupun S3 yang biayanya dari Universitas maupun dari bpbs. Sejauh ini Universitas Muhammadiyah jember sudah mempunyai kurang lebih 8 dosen yang sudah lulus S3. meneliti jumlah mengajar untuk tiap semester.” Berkaitan dengan hal ini. Bahkan. Sedangkan pihak PR I juga mengupayakan dosen yang brsgkutan mengajar tepat waktu. namun yang menjadi kendala untuk melanjutkan studi S2 harus memenuhi persyaratan memiliki NIDN (no. Sementara ini dosen luar biasa masih banyak yang belum mengurusi persyaratan tersebut sehingga belum memperoleh beasiswa dari pemerintah. Mungkin karena pendidikan yang telah dijalani pengajar tersebut dianggap masih kurang. Berbeda lagi dengan Mery. Tipe kedua adalah tipe yang pandai menyampaikan atau berkomunikasi dengan orang lain. mahasiswa dari fakultas KIP biologi. bisa memberikan masukan pada beliau. 10 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 20127 . dan tetap ada usaha dipercepat untuk kelulusan study nanti. Kami mengupayakan dalam hal ini. kami juga meningkatkan jaringan-jaringan yang ada. ketepatan dan ketaatan dalam mengajar. yang pertama adalah tipe yang pandai untuk dirinya sendiri. Beliau mengatakan bahwa banyak faktor yang mempengaruhi diterimanya para lulusan S1 sebagai dosen. misalpun ada. Kelancaran saat mentransfer suatu materi pembelanjaran dapat berlangsung dengan baik tergantung dari cara penyampaian materi tersebut kepada mahasiswa dan keseriusan belajar mahasiswa itu sendiri. menguji. Keberadaan pengajar dengan taraf pendidikan yang dirasa kurang memenuhi standar sebagai dosen. para mahasiswa memberikan respon yang beragam dalam menyikapi masalah ini. sampai menyerahkan nilai ujian. Banyak perbadaan pendapat dalam menyikapi fenomena dosen S1. Dia berpendapat bahwa P mungkin hanya karena gelarnya saja. Namun. Pak Pram menyatakan bahwa “Hampir semua dosen kita sudah S2. “Tetapi insyaallah kami memberikan tugas kepada dosen untuk mengajar sesuai dengan bidang ilmu dan peminatanya. “Tanpa harus menunggu biaya dari bpbs maka pada tahun 2012 insyaallah kami memberangkatkan beberapa dosen terutama pada prodi-prodi yang dosennya masih sangat kurang yaitu pada prodiprodi yang baru. Jadi pengupayaan antara pimpinan rektor maupun pihak yang bersangkutan yang lain dirasa sudah maksimal. tindak lanjut untuk lebih baik kedepan. menuai cukup banyak kritik.” Terang Bpk Dr. Tipe kedua inilah yang sepertinya lebih pantas untuk mendapat kepercayaan sebagai dosen. beliau sudah memberikan rekomendasi bagi para dosen yang sekiranya melenceng dari ketaatan. kewajiban dan kepegawaian maupun kedisiplinan. Sehingga mereka dipilih karena dianggap mampu menyampaikan materi dengan baik. pihak PR I. memberikan layanan akademis baik tatap muka. Dari berbagai pendapat diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa tingkat kualitas seorang dosen bukan hanya dilihat dari segi pendidikan semata. II dan pimpinan rektor sudah berusaha memberikan pelayanan yang maksimal untuk peningkatan kualitas para dosen di Universitas Muhammadiyah Jember. induk dosen nasional) untuk memperoleh BPBS yaitu beasiswa dari pemerintah. Salah satunya karena para lulusan S1 tersebut dulunya adalah mahasiswa yang menonjol atau memiliki kemampuan lebih dari mahasiswa lain. Yang masih menjadi kendala yaitu pihak Universitas terkadang masih merasa kesulitan untuk mencari dosen yang jurusanya sesuai dengan bidang studi yang di ajarkan. mengevaluasi.

karena pengaruh kemajuan dari Universitas agar diharapkan lembaga Universitas bisa lebih maju dari tahun ke tahun. Dengan ini tentu langkah Universitas akan lebih selektif lagi untuk memilih calon mahasiswa. Yaitu dengan bekerja sama dengan pihak dalam maupun luar negri. Diharapkan semua pihak mempunyai pandangan yang sama untuk memajukan lembaga ini. namun masih perlu peningkatan. Dr. Yang pasti peningkatan kualitas sdm mahasiswa tetap di upayakan. Penyeleksian dibuka pada tahun ajaran 2010.Sudut KhusuS Seleksi masuk di Unmuh Jember DIPERKETAt ! O l e h Rike eningkatan mutu pendidikan di Universitas Muhammadiyah Jember hendaknya membutuhkan kerja sama yang relevan baik antara pimpinan. Diharapkan untuk penyeleksian pada semua jurusan. Karena semakin tinggi kualitas akan semakin tinggi harganya” [Mario teguh] 8 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 2012 Sudut KampuS Edisi Magang|Januari 20129 . Belum ada kuota perencanaan penambahan mahasiswa pada tahun depan. Butuh kerja sama yang erat antara pihak rektorat dan para dekan untuk mengawasi perkembangan mahasiswa baru antara sebelum diadakanya penyeleksian dan setelah diadakanya penyeleksian. Namun masih perlu banyak peningkatan demi tercapainya lembaga yang lebih maju. untuk itu. dll pada tahun lalu sudah ada yang berjalan dalam pelaksanaan ini. Sayangnya penyeleksian masih berlangsung dua tahun ini. fisip. Dari obrolan seputar penetapanya kembali beliau sebagai pimpinan rektor di Universitas Muhammadiyah jember. para dosen maupun mahasiswanya itu sendiri. kalau lembagannya “Bekerja bukanlah untuk mencari uang. hukum. Pimpinan rektor terus berupaya untuk melakukan seleksi itu karena untuk mengontrol kualitas input para calon mahasiswa. Beliau berharap bahwa “harus ada kerja sama antara ke semua pihak. Hanya pada dua fakultas yang dilakukan P penyeleksian diantaranya fakultas tehnik dan fakultas keguruan ilmu pendidikan pada tahun tersebut. Direncanakan grit kelulusan untuk tes penyeleksian akan ditingkatkan dan diusahakan untuk beberapa program studi agar sistem penyeleksian dilakukan lebih ketat lagi. mahasiswa yang terpilih mempunyai bobot kapasitas dan kapabilitas sdm yang berkualitas dan bisa jadi pembinaan bagi para dosen. Tentu hasil dari tes bisa menjadi pembinaan bagi para dosen. karyawan. fkip. Tetapi ada beberapa program studi tertentu yang sistem seleksinya tidak terlalu ketat. Aminullah Elhadi ini juga mengatakan bahwasanya beliau sudah mengupayakan untuk peningkatan kualitas mahasiswa. Sudah dilaksanakan pada tahun lalu. Meskipun demikian tidak brarti tidak ada pembinaan peningkatan kualitas mereka kalau sudah menjadi mahasiswa. Memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk terjun di lapangan yang relevan dengan jurusanya. Kualitas sdm mahasiswa juga dipertimbangkan dalam hal ini. Terselenggaranya penyeleksian pada semua fakultas dan jurusan baru pada tahun ajaran 2011. penyeleksian bagi calon mahasiswa yang hendak masuk ke Universitas Muhammadiyah Jember sangat diperlukan. Penyeleksian dilakukan hanya dua fakultas dikarenakan besarnya kuota yang ada pada fakultas tersebut. Jawaban akan diseleksi oleh tim penerimaan mahasiswa panselmb (panitia seleksi mahasiswa baru). Kini juga sudah ada kerja sama antara pihak rektorat dan para dekan dengan pihak luar negri yaitu mendatangkan mahasiswa asing maupun dosen asing. “Pada dasarnya peningkatan tahun ke tahun akan terus berkembang” terang bapak Aminullah yang pernah menjabat sebagai anggota majelis ulama Indonesia kabupaten Jember ini. Pada fakultas sikologi. Hal itu dikarenakan belum ada penindak lanjutan untuk mengadakan penyeleksian pada semua fakultas dan jurusan. tapi bekerja adalah untuk meningkatkan kualitas agar lebih dihargai.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.