Dakwah Kampus dan Problematikanya

Pendahuluan .

memiliki komitmen yang kokoh tehadap islam. Dimaksudka untuk menyeru civitas academica kejalan Islam dalam memanfaatkan berbagai sarana formal/informal yang ada di dalam kampus.Dakwah Kampus implementasi dakwah ilallah dalam lingkup perguruan tinggi. Tujuan Membentuk dan me-suplai alumni yang berafiliasi kepada Islam serta optimalisasi peran kampus dalam mentransformasi masyarakat menuju masyarakat islami. dan mengoptimalkan peran kampus dalam upaya mencapai kebangkitan Islam. . Tujuan dakwah kampus adalah membentuk civitas academica yang bercirikann intelektualitas dan profesionaltas.

Keistimewaan Dakwah Kampus • Kampus adalah tempat berkumpulnya para pemuda untuk waktu yang cukup • lama baik di dalam maupun di luar bidang kuliah dimana mereka saling • berdiskusi dan berdialog. • Dakwah kampus merupakan tempat yang paling strategis untuk mencetak • kader dan meluluskan tokoh serta pemimpin masyarakat di segala bidang. • Kampus merupakan gudang ilmu dan rumah penelitian ilmiah. . berinteraksi. maka ia adalah • sarana umat untuk membangun peradaban dan menguasai serta memanfaatkan kemajuan. dan bertukar pengalaman.

kegiatan. dan . • timbulnya kesadaran akan pentingnya ilmu pengetahuan dikalangan civitas academica. tinggi. dan pemikiran yang tidak islami di lingkungan kampus. • meningkatkan ishalah (perbaikan) dan tekikisnya kebiasaan. • diterimanya islam sebagai ideology yang syamil wa mutakamil.Sasaran Dakwah Kampus • terbentuknya barisan pendukung dan penggerak dakwah kampus yang terlatih untuk menjalankan kegiatan dakwah dikampus yang regenerative (berkesinambungan). dan tidak ada ideologi lain yang lebih tinggi darinya. • memberikan solusi terhadap permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat. • lahirnya sarjana yang berkomitmen terhadap islam dan mengisi berbagai bidang masyarakat.

Problematika Dakwah Kampus Objek Dakwah Penggerak Dakwah ( Aktivis Dakwah ) Pemberi Dakwah .

maka dari itu Objek Dakwah bisa saja kebingungan untuk mengikuti kegiatan dakwah di kampus. banyak mereka yang memasuki gelanggang kampus adalah orang-orang yang baru saja tersentuh hidayah.Objek Dakwah • Manusia Transisi. mudah tersinggung. b. Problem Internal Di satu sisi dia sedang dalam masa gejolak batiniah yang tidak stabil. ‘MANUSIA TRANSISI’. Problem Eksternal tuntutan dakwah yang luar biasa. belum mampu menyesuaikan diri dengan situasi yang ada. Manusia Transisi ini punya 2 Problem Besar untuk menerima dakwah : a. gampang jatuh. mudah ngambek. sensitif. dan problem-problem eksternal yang siap menghadangnya. • Jamaah : Membuat Objek Dakwah merasa bingung karena banyaknya harakah islamiyah yang berbeda dalam metodologi. target-target yang diletakkan di pundaknya. dan sering menolak amanah yang diberikan. • Tidak adanya keseragaman waktu untuk ruang lingkup kecil dan keharusan untuk menstabilkan akademis .

dan menganggap harakahnya paling baik. karena biasanya mental seorang Aktivis Dakwah adalah seorang yang aktiv melaksanakan berbagai kegiatan di kampus . strategi. membuat Para Aktivis seringkali memunculkan kesan bahwa Islam itu suatu yang membingungkan. antipatisme. sehingga sering muncul fanatisisme.Penggerak Dakwah (Aktivis Dakwah) • Kesulitan untuk kumpul (berorganisasi ) untukg tidak independen (berharakah) meyusun strategi dan metode Dakwah • Terlalu Sibuk . . metodologi. sehingga kurang fokus untuk bisa menggerakan Dakwah • Jama’ah : Perbedaan pemahaman tentang harakah islamiyah .

Pendakwah ( Pemberi Dakwah ) • Metode yang kurang pas dalam menyampaikan Dakwah • Kurang Peka terhadap sasaran Dakwah • Dai/Dai’ah yang kurang dikenal masyarakat . menimbulkan kesan tidak antusias dalam menikmati Dakwah bagi para objek Dakwah • Kurang bissa menyentuh hati para sasaran Dakwah • Pendakwah yang fanatik bisa menimbulkan ketidaknyamanan bagi Objek Dakwah .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful