P. 1
Dasar Pengelolaan Lingkungan

Dasar Pengelolaan Lingkungan

|Views: 359|Likes:
Published by torharrimba
07/03/2012

Dasar Pengelolaan Lingkungan
Subaryono Program D3 Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada 2012

Pendahuluan
   

Apa itu Lingkungan? Mengapa Lingkungan perlu dikelola? Apa masalah lingkungan yang dihadapi? Apa yang harus dilakukan untuk mengelola lingkungan?

1

07/03/2012



Apa yang ada di benak sdr melihat kondisi lingkungan yang sdr lihat? Jika sdr mengelola sesuatu, apa yang perlu dan penting sdr ketahui?



1. MEMAHAMI LINGKUNGAN SECARA HOLISTIK

ABIOTIC

Penting untuk di
07/03/2012

Dasar Pengelolaan Lingkungan
Subaryono Program D3 Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada 2012

Pendahuluan
   

Apa itu Lingkungan? Mengapa Lingkungan perlu dikelola? Apa masalah lingkungan yang dihadapi? Apa yang harus dilakukan untuk mengelola lingkungan?

1

07/03/2012



Apa yang ada di benak sdr melihat kondisi lingkungan yang sdr lihat? Jika sdr mengelola sesuatu, apa yang perlu dan penting sdr ketahui?



1. MEMAHAMI LINGKUNGAN SECARA HOLISTIK

ABIOTIC

Penting untuk di

More info:

Published by: torharrimba on Mar 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/25/2014

pdf

text

original

07/03/2012

Dasar Pengelolaan Lingkungan
Subaryono Program D3 Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada 2012

Pendahuluan
   

Apa itu Lingkungan? Mengapa Lingkungan perlu dikelola? Apa masalah lingkungan yang dihadapi? Apa yang harus dilakukan untuk mengelola lingkungan?

1

07/03/2012

Apa yang ada di benak sdr melihat kondisi lingkungan yang sdr lihat? Jika sdr mengelola sesuatu, apa yang perlu dan penting sdr ketahui?

1. MEMAHAMI LINGKUNGAN SECARA HOLISTIK

ABIOTIC

Penting untuk dicermati dan difahami integrasi antar ketiga komponen

BIOTIC

CULTURE

Dinamika Lingkungan : Kompleksitas, Perubahan, Ketidakpastian, dan Konflik
PSLH-UGM-2005 4

2

07/03/2012

Masalah Lingkungan

polusi udara

deplesi keanekaragaman hayati

polusi air

masalah lingkungan utama

produksi limbah

masalah pasokan pangan

3

07/03/2012

Polusi
Pollution is the introduction of contaminants into a natural environment that causes instability, disorder, harm or discomfort to the ecosystem i.e. physical systems or living organisms.[1] Polusi adalah introduksi yang tidak diinginkan pada udara, daratan dan air secara fisik, kimiawi ataupun biologi yang mungkin atau akan merupakan bahaya bagi kehidupan manusia atau jenis-jenis penting, proses industri, lingkungan hidup dan nilai-nilai kebudayaan  penyebab polusi adalah sisa sisa benda yang dibuat, dipakai dan dibuang oleh manusia

polusi udara • perubahan iklim global • deplesi ozon • polusi udara perkotaan • kebisingan • polusi industri

deplesi keanekaragaman hayati • perusakan habitat • penurunan kualitas habitat • kepunahan

masalah pasokan pangan • erosi • salinasi tanah • degradasi daerah pertanian • overfishing • kekurangan air • deplesi air tanah dsb.

polusi air • bahan kimia beracun • pestisida • limbah minyak • panas berlebihan • zat pencemar

produksi limbah • limbah padat • limbah cair • limbah gas

4

07/03/2012

produksi limbah • limbah padat • limbah cair • limbah gas

polusi air • bahan kimia beracun • pestisida • limbah minyak • panas berlebihan • zat pencemar

5

07/03/2012

deplesi keanekaragaman hayati • perusakan habitat • penurunan kualitas habitat • kepunahan

Destructive fishing methods

Potassium/cyanide

12

6

07/03/2012

masalah pasokan pangan

• erosi • salinasi tanah • degradasi daerah pertanian • overfishing • kekurangan air • deplesi air tanah dsb.

polusi udara • perubahan iklim global • deplesi ozon • polusi udara perkotaan • kebisingan • polusi industri

7

07/03/2012

Berbagai penyebab masalah lingkungan
      pertambahan penduduk yang cepat kemiskinan penggunaan sumberdaya berlebihan penggunaan bahan bakar yang mencemari lingkungan kurang penekanan pada pencegahan polusi dan pengurangan limbah kegagalan dalam pembangunan ekonomi yang berwawasan lingkungan

Efek Rumah Kaca dan Dampaknya

AKTIFITAS
MANUSIA

PENINGKATAN KONSENTRASI GAS-GAS RUMAH KACA

PENINGKATAN RATA-RATA TEMPERATUR GLOBAL

PERUBAHAN IKLIM

PROSES ALAMI

KEKERINGAN

PENINGKATAN KENAIKAN CURAH HUJAN MUKA LAUT DAN BADAI

BERKURANGNYA KEANEKA RAGAMAN HAYATI

8

07/03/2012

Proses Kepunahan Keanekaragaman hayati
• RUSAKNYA HABITAT • PENGAMBILAN YANG BERLEBIHAN • POLUSI

POPULASI KECIL, SALING TERPISAH, TERISOLASI

PENURUNAN POPULASI

PERKEMBANGBIAKAN ANTAR ANGGOTA KELOMPOK SENDIRI

KETIDAKSTABILAN POPULASI

KEPUNAHAN

Kenyataan apa yang kita hadapi?

kerusakan yang berlangsung cepat dalam situasi dan kondisi lingkungan berbeda-beda terjadi ketidakpedulian terhadap sumberdaya lokal ( terjadi ketidakpedulian terhadap dampak jangka panjang karena lebih mementingkan keuntungan jangka pendek banyak masalah yang meningkat lintas batas, sehingga memperumit permasalahan

 

Lingkungan perlu dilindungi dan dikelola !!

9

07/03/2012

1/ 5

Pemanfaatan Lingkungan

manusia meng-akumulasi pengetahuannya untuk memanfaatkan lingkungan kecenderungan terjadi penurunan kuantitas dan kualitas lingkungan: degradasi kualitas tanah, air
udara, degradasi tingkat kenekaragaman hayati

untuk mengatur penggunaan sumberdaya, dikembangkan berbagai cara: hal-hal tabu untuk
dilakukan, takhayul, pengetahuan empirik, regulasi formal

19

1/ 5

Pengelolaan Lingkungan
Tidak ada definisi yang sama persis tentang Pengelolaan Lingkungan.  Upaya terpadu untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup yang meliputi : kebijaksanaan penataan, pe-manfaatan, pengembangan, peme-liharaan, pemulihan, pengawasan, dan pengendalian lingkungan hidup (Undang Undang No. 23 Tahun 1997 tentang : Pengelolaan Lingkungan Hidup

20

10

07/03/2012

Perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum.
UU NOMOR 32 TAHUN 2009 TENTANG PERLINDUNGAN DAN PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

Tantangan pengelolaan lingkungan sangat besar, namun telah terjadi perkembangan pesat yang menyangkut:
    

pemahaman struktur dan fungsi lingkungan teknik-teknik inventarisasi lingkungan permodelan assessment perencanaan

11

07/03/2012

Biosfer
wilayah planet (bumi) tempat organisme hidup dan bereproduksi:  lithospher (bumi padat)  hydrospher (badan air)  atmosphere

23

  

lithospher (solid earth) hydrospher (water bodies) atmosphere

24

12

07/03/2012

daur batuan
25

daur hidrologi
26

13

07/03/2012

susunan atmosfer
27

sirkulasi angin
28

14

07/03/2012

rotasi dan revolusi bumi terhadap matahari
29

 aktifitas biologis tergantung pada pasokan energi, air dan nutrien  distribusi dan ketersediaan elemen tersebut ditentukan oleh input radiasi matahari, daur hidrologi, dan daur geologi  Radiasi matahari merupakan faktor utama yang mengendalikan pola spatial dan temporal pola iklim  Tanah yang mengandung banyak komunitas biologi dibentuk oleh batuan melapuk (weathering bedrock) dan gabungan zat-zat organik (organic matters)  Pergerakan air, gas, material, dan organisme tergantung pada struktur tanah (tekstur, porositas, dll.)

30

15

07/03/2012

Energi
kemampuan melakukan pekerjaan (the ability to do work) Hukum Termodinamika I energi dapat diubah dari satu tipe ke tipe yang lain, tetapi tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan Hukum Termodinamika II ketika energi berubah, terjadi degradasi energi dari bentuk yang terkonsentrasi (concentrated) ke bentuk yang tersebar (dispersed)

31

Energi di Lingkungan

ENERGI KIMIA (fotosintesis) ENERGI MATAHARI

ENERGI KIMIA (makanan)

ENERGI MEKANIS (pergerakan)

limbah panas

limbah panas

limbah panas

limbah panas

32

16

07/03/2012

Ekosistem
Satuan fungsional dasar dalam ekologi, karena memasukkan baik organisme (komunitas-komunitas) biotik maupun abiotik, masing-masing mempengaruhi sifat-sifat lainnya dan keduanya diperlukan untuk pemeliharaan kehidupan di bumi Tatanan unsur lingkungan hidup yang merupakan kesatuan utuh menyeluruh dan saling mempengaruhi dalam membentuk keseimbangan, stabilitas, dan produktifitas lingkungan hidup

34

17

07/03/2012

Ekosistem (2)

Suatu komunitas dalam interaksinya dengan sesamanya maupun dengan lingkungan fisik di sekitarnya akan membentuk ekosistem
individu: tingkatan kehidupan dalam ekologi yang terkecil populasi : kumpulan individu mahluk hidup yang terdiri atas spesies yang sama, yang menduduki daerah tertentu dalam kurun waktu yang sama komunitas : populasi dari seluruh spesies yang berbeda yang menduduki dan saling berinteraksi dan menghuni suatu habitat 35

 keanekaragaman hayati (biodiversity) : berbagai bentuk hayati yang dapat bertahan pada berbagain kondisi yang ada di bumi  keanekaragaman genetis (genetic diversity) : keanekaragaman genetik diantara individu dalam satu spesies  keanekaragaman ekologis (ecological diversity) : keanekaragaman komunitas biologi yang berinetraksi satu dengan lainnya dalam lingkungan abiotik
36

18

07/03/2012

 

biodiversitas/keanekaragaman hayati dapat disebut sebagai biocapital manusia sangat tergantung dengan biocapital tersebut

37

 Siklus hidrologi sangat erat terkait dengan ekosistem darat dan ekosistem akuatik  Dalam ekosistem akuatik, aliran air sangat berpengaruh dalam mengendalikan komunitas biologi  Tingkat-tingkat nutrien juga merupakan faktor yang mempengaruhi komunitas biologi dalam ekosistem akuatik (laut dan danau)

38

19

07/03/2012

Perubahan yang Mempengaruhi Ekosistem
Catasthropic Alamiah
• • • • • • • • • kekeringan banjir api erupsi vulkanik gempa bumi tornado longsor perubahan pengaliran Penyakit

oleh Manusia
• • • • • • • • • deforestasi overgrazing erosi aplikasi pestisida api pertambangan kontaminasi racun urbanisasi polusi air dan udara
39

Perubahan yang Mempengaruhi Ekosistem (2)
Gradual Alamiah
• • • • • perubahan iklim migrasi adaptasi suksesi ekologi penyakit

oleh Manusia
• • • • • • • • • salinasi tanah kompaksi tanah penurunan air tanah polusi air dan udara eliminasi hama dan predator pemasukan spesies eksotik overhunting/fishing urbanisasi turisme

banyak perubahan yang dapat berpengaruh catasthropic maupun gradual
40

20

07/03/2012

panas

kemikal abiotik
(karbon dioksida, oksigen, nitrogen, Mineral)

panas

energi matahar i

panas dekompos er
(bakteria, fungi)

produse r
(tumbuhan)

panas panas konsum er
(herbivora, carnivora)

MODEL KONSEPTUAL KOMPONEN STRUKTURAL EKOSISTEM (energi, kemikal, organisme)

42

21

07/03/2012

Sistem Produksi
Sistem Produksi: serangkaian proses daur materi dan aliran energi  produsen primer: a.l. tumbuhan berhijau daun  konsumen primer = produsen sekunder: herbivora  konsumen sekunder = produsen tersier = predator: carnivora Baik produsen primer, sekunder atau predator dapat mengalami peruraian, perombakan, atau dekomposisi menjadi bentuk bahan organik yang lebih sederhana oleh mahluk hidup perombak

44

22

07/03/2012

Jaring-jaring Makanan
Rantai Makanan (food chain): rangkaian proses dalam produksi Jaring-jaring Makanan (food web): seluruh sistem dalam rangkaian proses dalam produksi

46

23

07/03/2012

47

Konsep Habitat
Habitat suatu organisme adalah tempat

organisme itu hidup, atau tempat seseorang dapat menemukan organisme tsb.

Relung (niche)ekologi merupakan istilah yang
lebih luas lagi artinya, tidak hanya ruang fisik yang diduduki organisme itu, tetapi peran fungsionalnya di dalam masyarakatnya, serta posisinya dalam gradien suhu, kelembaban, pH, tanah dan keadaan lain dari keberadaannya itu.

48

24

07/03/2012

Pertumbuhan Perbiakan
Pertumbuhan merupakan salah satu gejala individual dalam kehidupan. Pertumbuhan didukung oleh faktor metabolisme dan interaksi dengan faktor lingkungan, baik yang menimbulkan manfaat maupun resiko. Perbiakan mahluk hidup merupakan naluri untuk kelangsungan jenis yang mengalami proses dan keteraturan alami yang unik dan rumit. Perbiakan dapat juga dilihat sebagai pertumbuhan populasi

25

07/03/2012

26

07/03/2012

27

07/03/2012

28

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->