Otak dan Perkembangan Bahasa

1.

Pendahuluan “The Brain predetermines how language knowledge is acquired, and represents this

knowledge as distinct from other cognitive language”. Otak adalah sentral supervisori dari sistem syaraf/pusat supervisori dari sistem syaraf sentral vertebrata, yang terletak pada kepala. Otak mengatur dan mengkordinir sebagian besar, gerakan, perilaku dan fungsi tubuh homeostasis seperti detak jantung, tekanan darah, keseimbangan cairan tubuh dan suhu tubuh. Otak juga bertanggung jawab atas fungsi seperti pengenalan, emosi. ingatan, pembelajaran motorik dan segala bentuk pembelajaran lainnya. Otak memegang peranan yang sangat penting dalam berbahasa. Perspektif empirisme dan reasionalisme memandang adanya keterkaitan antara basis biologis yaitu otak terhadap pengetahuan bahasa, sehingga perlu perhatian khusus terhadap struktur dan fungsi otak. Saraf-saraf tertentu dalam otak berkaitan dengan fungsi berbahasa baik lisan maupun tulisan. Ini dapat dibuktikan bahwa terdapat gangguan berbahasa bagi orang yang mengalami kerusakan otak atau kecelakaan yang mengenai kepala, selain itu juga dilakukan eksperimen terhadap saraf-saraf di otak bagi orang yang sehat.Dalam pokok bahasan ini akan dipaparkan struktur otak, gangguan fisik pada bagian otak dan pengaruhnya pada perkembangan bahasa. 2. Otak Manusia Otak manusia dewasa beratnya rata-rata sekitar 3 lb (1,5 kg) dengan ukuran sekitar 1.130 cm3 pada wanita dan 1260 cm 3 pada pria, meskipun ada variasi individu substansial. Otak manusia bertanggung jawab terhadap pengaturan seluruh badan dan pemikiran manusia. Oleh karena itu terdapat kaitan erat antara otak dan pemikiran. Otak dan sel saraf didalamnya dipercayai dapat mempengaruhi kognisi manusia. Secara neurobiologis, otak manusia terdiri atas miliaran sel saraf atau neuron yang menyebar di keseluruhan otak manusia. Setiap saraf otak itu saling berhubungan dan berkomunikasi melalui satu hubungan atau lebih. Di samping itu, secara garis besar, otak otak manusia terbagi atas kerja otak hemisphere otak kanan, tetapi aktifitas kerja kedua otak tersebut tidak terpisah. Setiap belahan otak, baik otak kiri maupun otak kanan pada hakikatnya mempunyai mempunyai tanggung jawab dan fungsi masing-masing. Misalnya, Otak kiri berkaitan dengan akademik, seperti perbedaan, angka, urutan, tulisan, bahasa, hitungan dan logika, sedangkan Otak kanan berfungsi dalam hal persamaan, khayalan, kreativitas, bentuk atau ruang, emosi, musik dan warna. Namun, aktifitas kerja kedua otak tersebut tidak terpisah.

Page | 1

d. kontrol perilaku seksual dan kemampuan bahasa secara umum. perencanaan. pemaknaan informasi dan bahasa dalam bentuk suara. Selain dibagi menjadi 4 lobus. Cerebrum merupakan bagian otak yang membedakan manusia dengan binatang. bahasa. analisa. yaitu hemisphere otak kanan dan hemisphere otak kiri. kontrol perasaan. perencanaan. sentuhan dan rasa sakit. cerebrum (otak besar) juga bisa dibagi menjadi dua hemisphere. Cereberum (cerebral cortex) Cerebrum adalah bagian terbesar dari otak manusia yang juga disebut dengan nama Cerebral Cortex. berhubungan dengan proses sensor perasaan seperti tekanan.Aktivitas kedua otak itu saling menyatu dan juga saling membangun. Lobus ini berhubungan dengan kemampuan membuat alasan. hemisphere otak kanan mengontrol sisi kiri tubuh. penyelesaian masalah.  Lobus Temporal berada di bagian bawah berhubungan dengan kemampuan pendengaran.  Lobus Parietal berada di tengah. Lobus Parietal. Otak kanan terlibat dalam kreativitas dan kemampuan artistik. dan hemisphere otak kiri mengontrol sisi kanan tubuh. kognisi. memori dan kemampuan visual. kreativitas. Bagian lobus yang menonjol disebut gyri (crests) dan bagian lekukan yang menyerupai parit disebut sulci (grooves). Berikut ini adalah Cerebrum (Otak Besar) Cerebellum (Otak Kecil) Brainstem (Batang Otak) Limbic System (Sistem Limbik) a. Cerebrum secara terbagi menjadi 4 (empat) bagian yang disebut Lobus. berhubungan dengan rangsangan visual yang memungkinkan manusia mampu melakukan interpretasi terhadap objek yang ditangkap oleh retina mata. memberi penilaian. a. Secara umum.  Lobus Occipital ada di bagian paling belakang. Cerebrum membuat manusia memiliki kemampuan berpikir. Keempat Lobus tersebut masing-masing adalah: Lobus Frontal.  Lobus Frontal merupakan bagian lobus yang ada dipaling depan dari Otak Besar. Sedangkan otak kiri untuk logika dan berpikir rasional. Page | 2 . Kedua hemisphere itu terhubung oleh kabel-kabel saraf di bagian bawahnya. kesadaran. kemampuan gerak. Lobus Occipital dan Lobus Temporal. logika. c. Forebrain atau Otak Depan. b. gambar penampang otak yang menunjukkan bagian-bagiannya.

denyut jantung. memelihara homeostasis. diantaranya: mengatur sikap atau posisi tubuh. gerakan mengunci pintu dan sebagainya. Sistem limbik berfungsi menghasilkan perasaan. amigdala. mengkontrol keseimbangan.b. c. Bagian otak ini mengatur fungsi dasar manusia termasuk pernapasan. rasa lapar. thalamus. Bagian otak ini sama dimiliki juga oleh hewan mamalia sehingga sering disebut dengan otak mamalia. Otak besar terdiri dari dua hemisphere. gerakan tangan saat menulis. membungkus batang otak ibarat kerah baju. dekat dengan ujung leher bagian atas. d. dan temporal. serta Page | 3 . Bagian terpenting dari Limbik Sistem adalah Hipotalamus yang salah satu fungsinya adalah bagian memutuskan mana yang perlu mendapat perhatian dan mana yang tidak. bahkan kelumpuhan. Kedua hemisphere otak yang dihubungkan dengan syaraf ikat yang sangat besar yang disebut corpus callosum. mengatur produksi hormon. dan merupakan sumber insting dasar manusia yaitu fight or flight (lawan atau lari) saat datangnya bahaya. Limbic System (Sistem Limbik) Sistem limbik terletak di bagian tengah otak. Setiap hemisphere mengatur dan melayani tubuh yang berlawanan. hipocampus dan korteks limbik. yang melintasi garis tengah di atas tingkat thalamus. okspital. mengatur suhu tubuh. yang commisure anterior dan commisure hippokampus. Cerebellum (otak kecil) Otak Kecil atau Cerebellum terletak di bagian belakang kepala. Dominasi Otak Besar terhadap Perkembangan Bahasa Otak besar adalah bagian depan yang paling menonjol dari otak depan. Otak Kecil juga menyimpan dan melaksanakan serangkaian gerakan otomatis yang dipelajari seperti gerakan mengendarai mobil. Antara lobus frontal dan lobus pariental dipisahkan oleh sulkus sentralis atau celah Rolando. mengatur proses pencernaan. metabolisme dan juga memori jangka panjang. Ada juga dua koneksi jauh lebih kecil. dorongan seks. Komponen limbik antara lain hipotalamus. Jika otak hemisphere kiri mengalami gangguan maka tubuh bagian kanan akan mengalami gangguan. koordinasi otot dan gerakan tubuh. 3. Brainstem (Batang Otak) Batang otak (brainstem) berada di dalam tulang tengkorak atau rongga kepala bagian dasar dan memanjang sampai ke tulang punggung atau sumsum tulang belakang. rasa haus. Tiap hemisphere otak depan terbagi menjadi empat lobus yaitu frontal. pariental. Limbik berasal dari bahasa latin yang berarti kerah. yaitu hemisphere kiri dan kanan. Cerebellum mengontrol banyak fungsi otomatis otak. pusat rasa senang. hemisphere kiri mengatur tubuh bagian kanan dan sebaliknya.

linear. Ini menghubungkan setiap titik pada korteks ke titik cermin-gambar di hemisphere bumi sebaliknya. sekuensial. misalnya karena pendarahan. tidak teratur.koneksi subkortikal banyak yang melintasi garis tengah. Afasia adalah gangguan penggunaan bahasa. seperti perasaan dan emosi. Sebalinya. menulis. belahan otak kanan lebih bisa melihat gambar secara keseluruhan dengan memperhatikan dan menggabungkan menjadi sebuah gambaran umum. kesadaran yang berkenaan dengan perasaaan (merasakan kehadiran suatu benda atau orang. Berbagai studi mengenai afasia menunjukkan bahwa pengetahuan bahasa dan Page | 4 . Selanjutnya. membaca. Belahan otak kiri cenderung memecah segala sesuatu ke dalam bagian-bagian dan lebih mengenali perbedaan dari pada menemukan kesamaan ciri. Di samping itu menurut Restak. belahan otak kanan kurang mengandalkan kata-kata dan bahasa. Hal yang sama tentang fungsi otak kiri juga dikemukakan oleh Maksan (1993:55) bahwa tugas-tugas kebahasaan dikoordinasikan oleh otak kiri. ekspresi verbal. fonetik. kepekaan warna. gangguan pembuluh darah otak. dan holistik.1. Kerusakan otak ini disebabkan terutama oleh cedera otak. serta simbolisme. Disosiasi: Pemisahan di dalam Otak Kiri Kerusakan otak di hemisphere kiri atau daerah pusat berbahasa pada seseorang yang righthander dapat menimbulkan gangguan berbahasa yang dinamakan afasia. intuitif. Cara berpikirnya sesuai dengan cara-cara untuk mengetahui yang bersifat nonverbal. kreativitas dan visualisasi. atau geger otak. asosiasi audiotorial. Patologi Bahasa Berbagai komponen pengetahuan bahasa nampak ketika komponen tersebut dipisahpisahkan. 4. Untuk belahan otak kanan cara berpikirnya bersifat acak. kesadaran spasial. Restak (2004:97) juga mengemukakan bahwa otak kiri berfungsi menjelaskan sesuati secara verbal atau tulisan. Otak kiri berdasarkan realitas mampu melakukan penafsiran abstrak dan simbolis. baik lisan maupun tulisan. musik. pengenalan bentuk dan pola. Corpus callosum adalah jalan utama komunikasi antara dua hemisphere. dan rasional. DePorter (2004:36) mengungkapkan bahwa proses berpikir otak kiri bersifat logis. Penyebab cedera otak pada umumnya disebabkan oleh kelainan pada pembuluh darah. belahan otak kiri memproses dunia dengan cara yang linear dan runut. menempatkan detail dan fakta. 4. Belahan otak kanan terlibat dalam proses penyetaraan yang melibatkan banyak operasi sekaligus. Kelainan tersebut juga dinamakan pendarahan otak. dan juga menghubungkan ke fungsional poin terkait di daerah kortikal berbeda. Cara berpikir sesuai untuk tugas-tugas teratur. seni. meskipun.

Classic Aphasias Afasia adalah gangguan kemampuan berbahasa.... 4. Afasia adalah suatu keadaan pada pasien sehingga ia tidak mampu berbicara. er...Yang khas dari sindrom ini adalah percakapan yang fasih dan lancer dengan Page | 5 ..2.. ah.” (Carterette and Friedman: 1976) Afasia Wernicke atau afasia sensorik merupakan ketidakmampuan memahami lawan bicara... nine o'clock. perintah satu kata.. (his own name). Ia hanya mengerti bila dilakukan dengan gerakan. ilmuwan Perancis......kata. Tingkat keparahan dan luasnya cakupan afasia tergantung dari lokasi dan keparahan cedera otak. karena pengertian ini diterima otak melalui penglihatan.. ten o'clock.. seperti “duduk!” atau “makan!”. walaupun ada beberapa kasus di mana kemampuan pemahaman bahasa pasien ikut menurun. Misalnya. hospital. and er. Paul Broca.... Itu sebabnya mengapa orang sering menganggap penderita sakit jiwa. Afasia Broca menjadikan pasien tak mampu membentuk kalimat kompleks dengan tata bahasa yang benar.. Ia hanya lancar mengeluarkan isi pikiran... Monday. and ah. and oh. yah... Pada tingkat sangat berat.. teeth. Pengucapannya penuh upaya dan tampak ada gangguan artikulasi.. two.. menggunakan kalimat pendek terutama terdiri dari kata benda saja.. Wednesday. "Yes. berbicara terputus-putus. Yang khas dari sindrom ini adalah percakapan yang tidak fasih.. tetapi tidak mengerti pembicaraan orang lain.. er. Thursday..... Afasia Broca (Broca’s Aphasia).. kemampuan berbahasa sebelum afasia.. Pasien yang mengalami gangguan pada area Broca dapat menderita afasia Broca atau afasia ekspresif atau afasia motorik.pengetahuan kognitif umum begitu juga dengan berbagai komponen bahasa dapat terpisah ketika otak mengalami cedera. Pasien sendiri masih memiliki kemampuan pemahaman bahasa yang baik.. Wednesday. dan kepribadian seseorang. ah doctors. menemukan suatu area pada lobus frontalis kiri yang jika rusak akan mengakibatkan kehilangaan daya pengutaraan pendapat dan perasaan dengan kata. an' doctors. Dad and Peter H. Afasia berbeda dari satu orang dengan yang lain. and Dad. juga tidak dipahaminya.

Adapun jika sebuah kata dibaca. area visual primer pertama tama akan menyalurkannya melalui gyrus angular ke area wernicke. I figure the next time they hit this will knock this off” Afasia konduksi. Apraksia adalah ketidakmampuan melakukan tugas yang memerlukan ingatan atau serangkaian gerakan. Modeling the Brain’s Organization Studi afasia memandu pada model neurologi klasik yang mengkaji dasar dari model organisasi otak untuk bahasa. Pada intinya afasia broca berhubungan dengan kesulitas produksi bahasa. The Wernicke Geschwind Model Berdasarkan model ini. Namun kata-kata yang digunakan tidak dapat dimengerti.menggunakan kalimat panjang. 4. Refining Dissociation Pasien afasia akan kesulitan menggunakan kata kerja ketimbang kata benda. maka akan dihubungkan oleh jaringan saraf dari wernicke ke broca. Apraksia merupakan karakteristik penyakit alzheimer (Aswin: 1999) 4. Ketika sebuah kata diucapkan. Page | 6 .3. tanpa upaya dan artikulasinya baik.4. sebuah kata yang terdengar diproses dalam area auditori primer dan disalurkan ke daerah Wernicke. sementara yang cedera temporal lobe akan kesulitan menggunakan kata benda. Pasien yang cedera lobe depannya akan lebih kesulitan menggunakan kata kerja.in the brain and they him him in here and they hit him over here and this one here. misalnya “I got it in the. a. Kelainan ini jarang terjadi dan biasanya disebabkan oleh keru-sakan pada lobus parietalis atau lobus frontalis. Yang khas dari sindrom ini adalah gangguan pada pengulangan kata atau kalimat percakapan dan pemahaman lisan baik. Model ini merupakan beberapa tipe afasia klasik perbedaan atara sensor motorik dan pemahaman juga produksi. Ada lagi yang dinamakan afasia global. jenis ini merupakan sindrom terberat. ketika artikulasinya diatur dan disalurkan ke motorik yang mengatur organ bicara. Ingatan akan se-rangkaian gerakan yang diperlukan untuk melakukan tugas yang rumit hilang. area dimana kata arti kata tersebut diterima dan dimengerti. sedangkan afasia wernicke adalah kesulitan memahami bahasa. lengan atau tungkai tidak memiliki kelainan fisik yang bisa menjelaskan mengapa tugas tersebut tidak dapat dilakukan.in the. dimana respon auditori berlangsung. Tidak ada percakapan sama sekali (mutisme) dan seluruh modalitas bahasanya buruk. Sementara afasia anomik merupakan jenis sindrom gangguan penamaan sedangkan modalitas lain baik.

Current Modeling Current model dari organisasi otak untuk bahasa menyatukan kognitif psikologis dengan neuroanatomi dan psikologi. Bila otak pria hanya menggunakan belahan otak kanan. Daerah korteks otak pria lebih banyak tersedot untuk melakukan fungsi-fungsi spasial dan cenderung memberi porsi sedikit pada daerah korteksnya untuk memproduksi dan menggunakan katakata.000 kata. otak perempuan bisa memaksimalkan keduanya. perbedaan antara otak laki-laki dan perempuan terletak pada ukuran bagian-bagian otak. sementara pria hanya 7. Mitos bahwa perempuan memiliki kemampuan bahasa yang lebih tinggi daripada laki-laki disebabkan karena perbedaan organisasi kortis.b. menggendong si kecil. bagaimana bagian itu berhubungan serta cara kerjanya. Kumpulan saraf yang menghubungkan otak kiri-kanan atau corpus collosum otak lakilaki lebih kecil seperempat ketimbang otak perempuan.000 kata per hari. Organisasi kortis untuk pengetahuan bahasa tidak hanya mencakup komponen sensorik dan motorik saja tetapi juga komponen pengetahuan lain. Termasuk perempuan bisa memaksimalkan multi taskingnya.Pusat memori (hippocampus) pada otak perempuan lebih besar ketimbang pada otak pria. Ini bisa menjawab pertanyaan kenapa bila laki-laki mudah lupa. Sementara kaum pria. 4. Variasi Individu a. sembari memasak dan menyaksikan sinetron favorit di televisi. perempuan menggunakan sekitar 20. Itulah mengapa perempuan lebih banyak bicara ketimbang pria.5. jangan heran kalau mereka tidak mendengarkan panggilan anda ketika tengah menyimak pertandingan bola dari klub favorit atau tengah menyaksikan film kesayangan di televisi. Gambar otak laki-laki Gambar otak perempuan Michael Guriaan dalam bukunya What Could He Be Thinking? How a Man’s Mind Really Works menjelaskan. Dalam sebuah penelitian disebutkan. Page | 7 . sementara wanita bisa mengingat segala detail. Perbedaan Gender Adanya perbedaan anatomi antara perempuan dan laki-laki seputar wilayah otak.

Page | 8 . Beberapa penelitian perilaku genetik menunjukkan komponen genetik dalam SLI. Metode ini dapat dilakukan untuk mengetahui kelainan pada otak dalam hal produksi bahasa 6. Beberapa kekacauan ini dapat meliputi gangguan dalam bentuk . dengan bahasa baik secara bilateral maupun predominan (sebagian besar) di otak kanan. Multilingual Kemampuan bahasa erat kaitannya dengan perkembangan otak. - Language Disorder / Kekacauan Perkembangan Bahasa Istilah Language Disorder atau kekacauan bahasa sering dianggap sebagai berbagai gangguan yang terjadi pada pembelajaran bahasa ibu. Beberapa anak SLI menunjukkan penyimpangan lateralisasi dari bahasa. Anak-anak dengan SLI dapat berkembang secara normal dalam berbagai cara tetapi menunjukkan kekurangan linguistik. seperti tense dan infleksi. Untuk waktu yang cukup sudah ada diskusi di kalangan ilmiah tentang apakah mengetahui dan menggunakan beberapa bahasa mungkin bisa memiliki efek positif pada otak manusia dan berpikir. kesulitan artikulasi. dan masalah-masalah dengan aspek gramatikal. SLI ini masih diteliti secara cermat oleh para peneliti. penggunaan bahasa atau aspek lain dalam berbahasa. isi. tetapi tidak dipengaruhi oleh kerusakan otak. Penelitian pada SLI menjanjikan untuk menyediakan informasi secara biologis dalam pengetahuan linguistik juga organisasi dari pengetahuan bahasa. gangguan perkembangan dan kemunduran mental. 5. terutama di bagian pusat bahasa dan motorik (yang mengatur gerak artikulasi alat-alat bicara). SLI (Specific Language Impairment)/ Kerusakan Bahasa Spesifik SLI adalah masalah atau penyimpangan yang dialami seseorang dalam mempelajari bahasa pertamanya. Anak-anak dengan SLI mungkin mengalami keterlambatan permulaan bahasa. Perkembangan Bahasa dan Disosiasi Disosiasi dalam pengetahuan bahasa terlihat kekacauan yang berefek pada perkembangan bahasa.b. Metode pencitraan otak menyumbangkan model baru yang lebih berharga untuk proses bahasa pada otak. Pencitraan Otak dalam perkembangan Bahasa Metode Brain Imaging atau pencitraan otak tidak dapat diterapkan pada anak ketika usia emas pemerolehan bahasa. kemungkinan kurangnya ketidaksimetrisan otak normal secara anatomis.

Konsep relasional seperti sama/berbeda. mereka juga mengalami beberapa gangguan pada kesehatan mereka. dan sejumlah kompetensi lainnya. dengan berbagai jenis aphasia pada orang dewasa. meskipun penelitian tersebut masih belum menunjukkan penyebab biologis dari plasticity. yaitu bermulut lebar dan penuh. Penderita William Syndrome biasanya memiliki ciri khas tertentu dalam struktur wajah mereka. fungsi kognitifnya terus berada pada tingkat usia prasekolah. Faktor lingkungan dan pembelajaran memunculkan kemampuan spesifik dengan mengubah efektifitas atau koneksi anatomis dari jalur yang sudah ada. Namun. hidung dan dagu kecil. menyebutkan usianya. dan pendengaran yang hipersensitif. Ia tidak dapat membaca. baik selama perkembangan inisial maupun perkembangan modulasinya di kemudian hari. kesulitan makan. Beberapa peneliti melakukan penelitian untuk membuktikan plastisitas pada otak. Mereka juga menunjukkan kemampuan yang menakjubkan dalam musik. dengan kosakata pasif dan rumit. sebuah kelainan genetik langka yang melibatkan terhapusnya bagian kromosom 7. tata ruang. walaupun bahasa yang digunakannya tidak sesuai.- Kasus Khusus  Williams Syndrome Anak dengan William Syndrome. tapi juga berbagai komponen spesifik dari pengetahuan bahasa. Selain kelainan berbahasa yang dialami. Sindrom langka ini terjadi akibat kelainan pada perkembangan proses pembuahan sel sperma dan sel telur. Para peneliti masih belum memahami dasar biologis dari plasticity. Paul Bach-y-Rita membuktikan bahwa otak manusia dapat melakukan plasticity pada orangorang buta dan penderita stroke. bahasanya berkembang dengan baik secara sintaktis dengan mengungkapkan kalimat kompleks. yaitu ginjal. dan jantung yang abnormal. Plasticity Plasticity adalah kemampuan komponen otak untuk mengambil alih fungsi baru dalam otak. Kesimpulannya. 7. mereka juga menunjukkan IQ rendah dan kekurangan pada aspek bahasa tertentu. Bach-y-Rita melakukan beberapa rangsangan pada otak Page | 9 . luas dan batasnya masih dapat dikejar. Pada waktu yang sama. dapat menunjukkan fenomena yang tidak biasa pada perkembangan bahasana. besar/kecil. berbagai kekacauan perkembangan bahasa juga mengungkap disosiasi bukan hanya bahasa dan pemikiran secara umum. dan memiliki warna khusus pada iris mata mereka.  Laura Laura. didiagnosa mengidap keterbelakangan mental. menjadi masalah. Mekanisme neurologis dari plasticity pada anak juga orang dewasa. menunjukkan waktu. seperti penggunaan kosakata di luar kebiasaan dan kemampuan sintaksis yang baik. menghitung atau memecahkan masalah sederhana. gangguan gigi.

sampai ia ditemukan pada tahun 1970 saat ia berusia 13 tahun. Kata pertamanya sering rumit secara kognitif. diikat di kursi toilet di siang hari dan diikat pada kantong tidur di malam hari. muncul sangat sedikit. sehingga ia banyak menggunakan otak kanan untuk memperoleh bahasa. mengalami kesulitan berdiri dan berjalan. ia mengalami perlakuan ekstrem sejak usia sekitar 20 bulan. yang diasumsikan sebagai bawaan. bergizi buruk. Perkembangan kognitifnya mencapai tingkat usia delapan tahun. ia dikurung di kamar gelap di belakang rumahnya. saat ia berusia 14 tahun. Pengalaman bahasa Genie dapat dikategorikan minimal atau tidak ada selama pengurungan. Periode kritis terjadi pada tahun-tahun pertama kehiduan. ibunya yang buta jarang diizinkan untuk melakukan kontak dengan anaknya. dan tidak pernah bicara. otak kiri tidak mampu lagi mengatur pemerolehan bahasa. peneliti dapat mencari kasus-kasus di mana pengalaman bahasa tidak terjadi sampai pascapubertas. dan dipukuli ketika mengeluarkan suara. dan berbagai upaya perbaikan pada personal. Pubertas terkadang disikapi sebagai waktu yang tepat untuk pemerolehan bahasa. tidak mampu mengunyah dan menelan makanan padat. Satu penjelasan yang memungkinkan untuk kegagalan Genie dengan bahasa adalah setelah periode kritis. Periode kritis juga biasa dijelaskan sebagai periode waktu dengan awal dan pengimbangan yang berbeda selama pengalaman dapat menuju pembelajaran bagi sebuah makhluk hidup. Dia hanya memahami beberapa kata. ia mulai menggunakan beberapa kata. Perkembangan fisik Genie dengan cukup cepat membawanya pada masa pubertas. maka sensor lain dapat menggantikannya. Ia percaya bahwa selalu ada pergantian sensoris. Genie terlihat seperti anak berumur enam atau tujuh tahun dengan berat 59 pon. tidak terkendali. social dan kognitif. Beberapa peneliti menyatakan bahwa orang dewasa tidak lagi memiliki akses ke UG untuk proses pemerolehan bahasa kedua. khususnya pada kemampuan sintaksisnya. ketika satu sensor mengalami gangguan atau kerusakan.mereka. 8. Setelah lima bulan. berpotensial berhubungan dengan perkembangan dominasi otak. Untuk mengecek hipotesis dari periode kritis. Genie Genie lahir pada tahun 1957. Ayahnya membentak ia terus menerus. dari enam tahun. Dengan perbaikan gizi. tapi semakin lama semakin menurun. Kemungkinan lain adalah Page | 10 . perkembangan bahasa Genie. dan kosakatanya tumbuh dengan cepat. Critical Period Mungkin ada dasar biologis untuk pemerolehan bahasa yang terhubung dengan periode waktu tertentu selama perkembangan otak atau biasa disebut periode kritis. Ketika ditemukan. Ia mengalami sedikit rangsangan auditoris selama pengurungan. Pada waktu yang sama. contohnya warna dan sejumlah kata dan superlatif.

pemerolehan bahasa kedua untuk orang dewasa adalah hal yang biasa. lahir sangat tuli tapi dengan pengalaman ASL pada masa bayi. parameter dan prinsip linguistik.fungsi otak Genie terhubung dengan kerusakan orang yang mungkin terjadi akibat pengurungan. telah ditemukan untuk membatasi pemerolehan bahasa kedua. Alasan tersebut. Disini dapat disimpulkan bahwa kemampuan untuk Page | 11 . Pengalaman dan usia harus dipisahkan dalam membandingkan pemerolehan bahasa pertama dan kedua. baik yang isyarat atau lisan. Untuk mengevaluasi peran pengalaman awal bahasa dalam pembelajaran bahasa berikutnya. Baik yang tuli atau mendengar. ada beberapa perbedaan antara pembelajar anak-anak dan dewasa dalam sebuah bahasa. Kelompok tanpa pengalaman bahasa sebelumnya menunjukkan level performansi yang rendah dalam ASL. Para peneliti kemudian membandingtan tiga kelompok orang dewasa dalam pemerolehan akhir bahasa Inggris: kelompok pertama lahir sangat tuli. Namun. menghasilkan performansi yang baik pada bahasa yang dipelajari di akhir. Pada beberapa budaya. berbeda dengan yang tuli saat dewasa. ditambah kerusakan besar semua aspek perkembangan Genie karena pengurungan tersebut. Orang dewasa dapat dilatih pada perbedaan fonologis asing. dan kelompok ketiga. Jelasnya. dengan sedikit paparan bahasa sebelum ASL di sekolah. sebuah penelitian terbaru membandingkan pemerolehan bahasa kedua pada American Sign Language (mulai usia 9 sampai 15) dengan dua kelompok subjek yang tidak pernah mendapatkan bahasa isyarat pada usia dini. kelompok kedua. seperti yang dilakukan pertama kali. Dengan tidak adanya catatan medis lengkap. Kesulitan dengan bunyi khusus atau perbedaan bunyi pada bahasa kedua dapat berhubungan dengan sistem gramatikal dari L1 (bahasa pertama). Komponen UG dasar. usia saja tidak mengakibatkan hilangnya kemampuan untuk memperoleh bahasa lain. lahir dengan kemampuan mendengar tapi pernah mempelajari bahasa lain selain bahasa Inggris pada masa kanak-kanak. menimbulkan perdebatan yang kuat. mendapat perlakuan bahasa. beberapa perbedaan bunyi non-pribumi dipertahankan sementara yang lain hilang. membuat para peneliti sulit untuk melihat kasus ini sebagai kesimpulan dalam mengevaluasi hipotesis periode kritis untuk perkembangan bahasa. Satu kelompok lahir tuli dan satu kelompok lain tuli tidak sejak lahir dan menggunakan bahasa lisan pada awal hidupnya. tidak mungkin untuk memilih kesimpulan penyebab ketidakmampuan Genie ini. bukan kehilangan kemampuan secara global. ketika beberapa pembelajar anak-anak menunjukkan aksen tertentu. Sebagian besar orang dewasa melakukan pemerolehan tuturan yang bebas akses ketika memperoleh bahasa lain. Pemerolehan Bahasa Kedua Pernyataan bahwa orang dewasa tidak lagi memiliki akses ke UG untuk proses pemerolehan bahasa kedua.

Kesimpulannya. dan secara serius disesuaikan ketika bahasa tidak dialami selama awal hidupnya. Penemuan ini telah menyebabkan setidaknya satu peneliti menyimpulkan model utamanya representasi bahasa di otak tidak dapat didasarkan pada anatomi saja. otak kiri adalah berfungsi dalam pengetahuan bahasa dan pengolahannya. Pada anakanak. Is there a language gene? Meskipun jelas bahwa ada komponen genetik untuk pemerolehan bahasa. Namun. unit fungsional yang merupakan sebuah sistem masih dalam penelitian. jika ada periode kritis untuk pemerolehan bahasa. Perysilvian Area di belahan otak kiri sangat penting. dijembatani oleh organisasi yang meliputi dominasi otak kiri. Pada orang dewasa. Creating a Theory Where is the Language Faculty Pemisahan berbagai komponen pengetahuan bahasa juga terungkap melalui metode penggambaran otak yang menjelaskan peta syaraf yang mendasari proses bahasa. Sejauh ini. maka sifat dasarnya masih harus ditemukan. tidak ada daerah satu organisasi yang kompleks menjelaskan pengetahuan bahasa. Penelitian terbaru yang dihasilkan dari Human Genome Project telah menemukan segmen kecil dari kromosom 7 dalam keluarga Inggris di mana sekitar setengah anggota lebih dari tiga generasinya dipengaruhi oleh SLI. 10. masih sulit untuk memahami bagaimana aspek spesifik dari kode genetik yang menafsirkan pengetahuan atau akuisisi bahasa. Periode kritis sangat mungkin melibatkan interaksi yang kompleks antara landasan otak dan pengalaman. Bukti-bukti menyatakan bahwa organisasi modular dari peta pengetahuan bahasa ke representasi biologisnya dalam otak. Sebuah komponen genetik ditunjukkan dalam penelitian tentang SLI. 9. hemisfer asimetris dan spesialisasi otak kiri untuk bahasa ini ditunjukkan pada Page | 12 . Conclusion Anak-anak memulai pemerolehan bahasa pertamanya dalam dasar program biologis dari fungsi dan struktur otak yang dalam beberapa cara dasarnya terus-menerus digunakan sampai dewasa. tidak ada gen tunggal yang bertanggung jawab untuk bahasa.mempelajari bahasa muncul dari sinergi antara perkembangan awal otak dan pengalaman bahasa. beberapa gen yang berbeda telah terlibat dalam berbagai bentuk pengetahuan bahasa dan perkembangan. dan interaksi kedua otak dan berbagai area intrahemisfer.

Walaupun otak kiri diunggulkan dalam bahasa. Peneliti tidak lagi mencari gen khusus yang menjelaskan pemerolehan bahasa. otak kiri tidak secara eksklusif menangani pengetahuan bahasa dan perkembangan bahasa pada anak-anak dan orang dewasa. Pada anak-anak. semantik. Melalui teknik penggambaran otak yang baru. Sifat dinamis pengolahan informasi linguistik harus diidentifikasi dan dipertanggungjawabkan. Penelitian pada orang tuli dan pemerolehan bahasa isyarat menunjukkan bahwa tuturan dan pendengaran bukan kondisi yang selalu diperlukan pada timbulnya kemampuan bahasa di otak kiri. dan Page | 13 . Suatu bentuk awal dominasi otak melandasi dan kendala perkembangan bahasa normal dan kendala organisasi plastisitas otak untuk bahasa. walaupun ada hubungan antara kode genetis. Model klasik dari penggambaran organisasi otak untuk bahasa sedang disempurnakan dan direvisi. Secara umum. pemisahan ini menunjukkan bahwa pengaturan bahasa pada kasus normal menunjukkan bangunan dari Fakultas Bahasa. daripada model lokalisasi yang sederhana. Dominasi otak tidak hanya ditentukan oleh dominasi motorik. struktur dan fungsi otak. Kedua otak tidak setara fungsinya dalam pemerolehan bahasa. Penelitian penderita aphasia dewasa menunjukkan bahwa representasi dari pengetahuan bahasa diatur dalam tingkat-tingkat dari berbagai subkomponen di Fakultas Bahasa. Bukti bukan hanya pada organisasi modular dari perkembangan bahasa tapi juga untuk organisasi modular dari korteks manusia. berbagai bentuk dari kekacauan perkembangan dalam perkembangan bahasa juga mengungkapkan pemisahan dari subkomponen dari Fakultas Bahasa. Bentuk awal dari dominasi otak melandasi dan membatasi perkembangan bahasa normal dan membatasi plasticity dari organisasi bahasa untuk otak.awal kelahiran. Model terbaru organisasi otak untuk bahasa mengungkapkan multisitus yang rumit. Sebuah organisasi interaktif yang menggabungkan aspek modular dan harus diidentifikasi. tepatnya organisasi berjangka waktu. Arah penelitian yang dilakukan di masa depan dalam fungsi laterisasi berada pada penggalian bagaimana kedua otak bekerja sebagai sistem yang saling melengkapi dan memadukan tugas-tugas mereka. Sintaksis. Berbagai komponen dari proses bahasa terbatas. pemodelan organisasi otak untuk pengetahuan bahasa dan berproses secara cepat. fonologi juga kognisi umum dapat terpisahkan melalui kerusakan otak. Aktivitas otak di area kortikal luas berpadu.

Isu dari periode kritis untuk pemerolehan bahasa dan terdiri atas apa periode kritis itu. Page | 14 . masih diperdebatkan.perkembangan pengetahuan bahasa harus dihubungkan dengan teori keseluruhan dari pemerolehan bahasa. Peneliti masih belum memahami bagaimana peta organisasi modular (representasi mental dalam pengetahuan linguistik) dengan organisasi modular lain (organisasi kortikal dalam otak). Penelitian yang dilakukan masih jauh dari pencapaian teori syaraf dalam bahasa secara detail. Luas dan batas dari plasticity pada otak anak-anak dan dewasa masih diteliti secara aktif.

Carterette and M. Thousand Oak. Thalbah. CA : Sage Publicaion Aswin. Soedjono. dan Lily Sidiarto. 1978. Gangguan Kemampuan Berbahasa pada Kelainan di Otak. Friedman (eds. 2008. Vol II (New York. Ensiklopedia Mukjizat Alquran dan Hadis: Kemukjizatan Penciptaan Manusia. 1976) Beatty.htm Perbedaannya Otak laki-laki dengan perempuan. Academic Press. Diunduh dari http://www.blogspot. http://marcolausantosa. Berkala NeuroSains. 1999. Dimensia Ditinjau dari Sudut Neuroanatomik Fungsional. In E.html#axzz1HELx5bFs Page | 15 .Goodglass H & Geschwind N. Kusumoputro. Sidiarto. Language disorders.com/anatomi_otak. J.P. (2001) The Human Brain: Essentials of Behavioral Neuroscience. Hisham. Perpustakaan Nasional RI Anatomi otak dan Fungsinya.com/2011/02/perbedaannya-otak-laki-lakidengan.) Handbook of Perception: Language and Speech.terapimusik.