ANATOMI SISTEM PANCA INDERA

Kelompok 5
 Ismi Riyani
 Wenny Rizky Amalia  Patricia Indriani

 Widyaningsih

Sistem penginderaan adalah organ akhir yang dikhususkan untuk menerima jenis rangsangan tertentu. Serabut saraf yang menanganinya merupakan alat perantara yang membawa kesan rasa (sensory inferdion) dari organ indera menuju ke otak dimana perasaan ini ditafsirkan. Rangsangan atau stimulus pada saraf sensoris diterima oleh reseptor khusus sesuai dengan jenis rangsangannya. Reseptor sensoris merupakan sel yang yang dapat menerima informasi kondisi dalam dan dari luar tubuh untuk dapat direspon oleh saraf pusat.

tekanan. persendiaan. tendon. otot. nyeri. proprioseptor. Proprioseptor terletak pada tubuh dalam. penglihatan. reseptor dibagi atas ekteroseptor. dan interoseptor. penciuman. telinga bagian dalam untuk keseimbangan. . Eksteroseptor merupakan reseptor yang sangat sensitive terhadap sensasi eksternal tubuh dan terletak pada dekat permukaan tubuh seperti sensasi sentuhan. maupun pendengaran.Berdasarkan sumber lokasi sensasi. Sedangkan intereseptor merupakan reseptor yang berada pada organ tubuh bagian dalam dan pembuluh darah.

Photoreseptor (Fotoreseptor) Photoreseptor adalah alat indera yang merespon terhadap rangsangan cahaya seperti indera penglihatan atau mata. b. c. . Mekanoreseptor Mekanoreseptor adalah alat indera yang merespon terhadap rangsangan gaya berat. Kemoreseptor Kemoreseptor adalah alat indera yang merespon terhadap rangsangan zat kimia yaitu indera pembau (hidung) dan indera pengecap (lidah). tegangan suara dan tekanan yakni indera peraba (kulit) dan indera pendengaran (kuping).yaitu : a.alat indera dibagi ke dalam tiga kelompok.

Jaras penciuman tidak disalurkan dalm talamus dan tidak di proyeksikan neokorteks bagi penciuman. selain itu bau juga penting untuk nafsu makan.1. Pada manusia. bau mempunyai muatan afeksi yang bisa menyenangkan atau membangkitkan rasa penolakan dan keterlibatan memori. Fungsi hidung dan cavitas nasi berhubungan dengan : • Fungsi penghidung • Pernapasan • Penyaring debu • Pelembapan udara pernapasan • Penampungan sekret dari sinus paranasales dan ductus nasolacrimalis . Hidung (indera penciuman) Merupakan alat visera (alat dalam rongga badan) yang erat hubungannya dengan gastrointestinalis. Reseptor penciuman juga merupakan reseptor jauh (telereseptor). Olfaktori adalah organ pendeteksi bau yang berasal dari makanan. Sebagian rasa berbagai makanan merupakan kombinasi penciuman dan pengecapan. Reseptor penciuman merupakan kemoreseptor yang dirangsang oleh molekul larutan di dalam mukus. Di dalam hidung (nasus) terdapat organum olfactorium perifer.

septum terbuat dari tulang yang sangat tipis. Bagian ini membuat mucus (lendir atau ingus) yang berguna untuk menangkap debu. bagkteri. Dinding pemisah di sebut dengan septum. • Mucous membrane berfungsi menghangatkan udara dan melembabkannya.a. Rongga hidung ini di hubungkan dengan bagian belakang tenggorokan. . Rongga hidung di pisahkan oleh langit-langit mulut kita yang di sebut dengan palate. dan partikel-partikel kecil lainnya yang dapat merusak paruparu. Rongga hidung di lapisi dengan rambut dan membran yang mensekresi lendir lengket. Bagian-bagian hidung manusia Hidung manusia di bagi menjadi dua bagian rongga yang sama besar yang di sebut dengan nostril. • Rongga hidung (nasal cavity) berfungsi untuk mengalirkan udara dari luar ke tenggorokan menuju paru paru.

Bagian inilah yang mengirim sinyal ke otak dan kemudian di proses oleh otak bau apakah yang telah tercium oleh hidung kita. . Ketika partikel bau tertangkap oleh receptor. karena pada bagian ini ada bagian pendeteksi bau(smell receptors). Cara kerja alat penciuman (hidung) manusia Indera penciuman mendeteksi zat yang melepaskan molekul-molekul di udara. sinyal akan di kirim ke the olfactory bulb melalui saraf olfactory. Di atap rongga hidung terdapat olfactory epithelium yang sangat sensitif terhadap molekul-molekul bau. apakah itu harumnya bau sate padang atau menyengatnya bau selokan. Receptor ini jumlahnya sangat banyak ada sekitar 10 juta.b.

Gambar struktur hidung .

.2. yang menghasilkan pigmen warna kulit. b) Stratum lusidum. Lapisan kulit manusia terdiri atas beberapa lapisan. yang memiliki struktur tipis dengan ketebalan sekitar 0. d) Stratum germinativum. sering dikatakan sebagai sel hidup karena lapisan ini merupakan lapisan yang aktif membelah. dan lain-lain. tekanan. Kulit Kulit adalah alat indera kita yang mampu menerima rangsangan temperatur suhu.07 mm terdiri atas beberapa lapisan. sentuhan. tekstur. yang disebut melamin . yaitu : a. c) Stratum granulosum. yang berfungsi melakukan “pengecatan” terhadap kulit dan rambut . Pada kulit terdapat reseptor yang merupakan percabangan dendrit dari neuron sensorik yang banyak terdapat di sekitar ujung jari. Epidermis (Kutikula) Epidermis merupakan lapisan terluar dari kulit. dan lain sebagainya. dahi. yaitu a) Stratum korneum yang disebut juga lapisan zat tanduk . ujung lidah. rasa sakit.

tekanan (paccini). yaitu suatu jenis protein yang membentuk sekitar 30% dari protein tubuh. Kolagen akan berangsur-angsur berkurang seiring dengan bertambahnya usia. c) Kelenjar Minyak (glandula sebasea) . Itulah sebabnya seorang yang sudah tua tekstur kulitnya kasar dan keriput. Oleh karena itu kulit merupakan organ terluas dimana pada organ ini terdapat reseptor panas (ruffini). yang terdiri atas kolagen. dingin (krause). Pada lapisan dermis kulit terdapat puting peraba yang merupakan ujung akhir saraf sensoris. dan e) Serabut Saraf. serta reseptor sentuhan (meissner). Dermis dibentuk oleh serabut-serabut khusus yang membuatnya lentur. Jaringan ini lebih tebal daripada epidermis yaitu sekitar 2. dingin. Lapisan dermis terletak di bawah lapisan epidermis. dan sebagainya. d) Kelenjar Keringat (glandula sudorifera) .b. yang terdiri atas banyak lapisan. rasa nyeri atau sakit (ujung saraf bebas).5 mm. b) Pembuluh Darah . Dermis Jaringan dermis memiliki struktur yang lebih rumit daripada epidermis. Ujung-ujung saraf tersebut merupakan indera perasa panas. yaitu a) Akar Rambut . nyeri. Lapisan dermis terdiri atas beberapa bagian. .

Reseptor untuk tekanan. . serta pengatur suhu tubuh. Reseptor untuk rangsang sentuhan dan panas. ujungnya berada di dermis yang jauh dari epidermis. Fungsi Kulit Kulit berfungsi sebagai alat pelindung bagian dalam. sebagai alat ekskresi. Sehubungan dengan fungsinya sebagai alat peraba. misalnya otot dan tulang. ujung reseptornya terletak di dekat epidermis. kulit dilengkapi dengan reseptorreseptor khusus. sebagai alat peraba dengan dilengkapi bermacam reseptor yang peka terhadap berbagai rangsangan.c. Reseptor untuk rasa sakit ujungnya menjorok masuk ke daerah epidermis.

Sentuhan Reseptornya berupa korpus Meissner. yang terletak agak dalam pada kulit. yang semuanya terdapat di dekat permukaan kulit.Pada umumnya setiap jenis reseptor hanya mampu menerima satu jenis rangsangan saja. korpus Ruffini dan korpus Krause. dan ujung saraf yang melingkari akar rambut. . Tekanan Reseptor tekanan adalah korpus Paccini. Sedangkan korpus Ruffini berfungsi pada sentuhan yang kuat. Tipe rasa dan jenis reseptor itu adalah : Nyeri Reseptor rasa nyeri berupa ujung saraf bebas yang terdapat di seluruh jaringan baik di bagian luar maupun dalam bagian alat dalam. Panas dan dingin Reseptor untuk rasa panas berupa ujung saraf.

ujung jari. ujung lidah. Kelenjar kulit merupakan lobulus-lobulus yang bergulung-gulung dengan saluran keluar lurus yang merupakan jalan untuk mengeluarkan berbagai zat dari badan (kelenjar keringat). Sehingga ujung jari dapat digunakan untuk membedakan halus dan kasarnya suatu bahan atau dapat digunakan untuk membaca huruf braile bagi penderita tuna netra. dan alat kelamin mengandung banyak sekali serabut saraf sensorik. rambut tumbuh dari folikel rambut di dalam epidermis. .PELENGKAP KULIT Rambut Sel epidermis yang berubah. tertanam dalam palung kulit menurut garis lekukan pada kulit. Pada bibir. Kuku sel epidermis kulit-kulit yang telah berubah.

Gambar sturktur kulit .

Berdasarkan bentuknya papila dibedakan menjadi tiga jenis yaitu: •Papila filiformis adalah Papila yang berbentuk seperti benang halus. sehingga permukaan lidah terlihat kasar.Ujung dan pinggiran lidah bersentuhan dengan gigi-gigi bawah Permukaan melengkung pada bagian atas lidah-dorsum sedangkan bagian bawahnya-fremulum linguae Pada permukaan lidah terdapat tonjolan kecil yang disebut papila.terletak dibagian dasar lidah . papila ini terdapat pada bagian depan lidah dan bagian sisi lidah.papila sirkumvalata ada 8 s/d12 buah. Lidah (indera pengecap) Lidah terletak pada dasar mulut.papila ini banyak terdapat pada bagian depan lidah. •Papila sirkumvalata adalah Papila yang bentuknya seperti huruf v terbalik dan terdapat pada pangkal lidah. •Papila fungiformis adalah Papila yang berbentuk tonjolan seperti kepala jamur.3.

Setiap tunas pengecap akan merespon secara maksimal terhadap salah satu rasa. dan rasa asin. yaitu rasa manis. tunas pengecap rasa asam terletak di tepi belakang kiri dan kanan lidah. serta tunas pengecap rasa asin terletak di tepi depan kiri dan kanan lidah. Tunas pengecap rasa manis lebih banyak terdapat di ujung lidah. rasa asam. tunas pengecap rasa pahit terletak di pangkal lidah. .Di dalam setiap papila terdapat banyak tunas pengecap atau kuncup pengecap. rasa pahit. Setiap tunas pengecap terdiri dari dua jenis sel yaitu sel penyokong yang berfungsi untuk menopang dan sel pengecap yang berfungsi sebagai reseptor dan memiliki tonjolan seperti rambut yang keluar dari tunas pengecap. Tunas pengecap dapat membedakan empat macam rasa. Sejumlah tunas pengecap juga terdapat pada tenggorok dan langit-langit rongga mulut.

Gambar struktur lidah .

Mata (Indera Penglihat) Alat indera penglihat pada manusia adalah mata.4. Mata memiliki sejumlah reseptor khusus untuk mengenali perubahan sinar dan warna. Selain itu terdapat alat tambahan yang terdiri dari : •Alis mata •Bulu mata •Otot penggerak bola mata •Kelopak mata •Kelenjar air mata . Indera penglihat (mata) disebut juga fotoreseptor karena mata sangat peka terhadap rangsangan cahaya.

.

Otot penggerak bola mata Pada setiap mata terdapat enam otot lurik yang menghubungkan bola mata dengan tulang di sekitarnya. Bulu mata Merupakan barisan rambut yang terdapat pada ujung kelopak mata. sehingga mata dapat mengerling ke kanan. Gerakan bola mata berada di bawah kesadaran. Infeksi pada kelenjar sebasea disebut bintik (hordeolum). atas.Alis mata Terdiri dari rambut kasar melintang di atas mata. . Pada bulu mata terdapat kelenjar sebasea(kelenjar minyak) yang disebut kelenjar zeis. Otot ini berfungsi untuk menggerakkan bola mata. terletak pada akar bulu mata. berfungsi untuk mempercantik wajah dan melindungi mata dari keringat yang mengalir dari dahi. kiri. berfungsi melindungi bola mata dari masuknya debu dan partikel. dan bawah.

•Otot orbikularis okuli. •Kelenjar meibomian yang dapat menghasilkan lemak untuk mencegah pelekatan kedua kelopak mata. yaitu lapisan jaringan ikat yang kuat untuk menunjang kelopak mata. yaitu otot yang berfungsi menutup bola mata. kelopak mata terdiri atas lima lapis. Mulai dari dalam nenuju ke arah luar. .Kelopak mata Kelopak mata terdiri dari dua bagian yaitu pada kelopak mata atas dan kelopak mata bawah yang berfungsi melindungi bola mata dari kerusakan. adalah selaput lendir yang melapisi bagian dalam kelopak mata dan melapisi juga permukaan bola mata. •Lapisan tarsal. yaitu: •konjungtiva. •Jaringan ikat.

Dari kelenjar ini keluar kurang lebih dua belas duktus lakrimalis. yaitu saluran-saluran yang mengalirkan air mata menuju ke konjungtiva kelopak mata atas. Kelenjar air mata letaknya disudut lateral atas pada rongga mata. dan berfungsi untuk menghasilkan air mata. .Kelenjar Air Mata Pada indera penglihatan kita di dalamnya terdapat Kelenjar air mata (Aparatus lakrimalis).

Bola mata bagian luar tersusun atas lapisan jaringan ikat yang berwarna putih dan kuat yang disebut sklera dan lapisan dalam mempunyai pigmen tipis dan banyak pembuluh darah yang disebut koroid. .Bola Mata Bola mata manusia berdiameter kira-kira 2.5 cm dengan 5/6 bagian nya terbenam dalam rongga mata dan hanya 1/6 bagiannya saja yang tampak dari luar dengan bagian depan yang bening.

. kornea tidak mengandung pembuluh darah tetapi banyak mengandung serabut saraf.Sklera Dipermukaan sklera terdapat sel-sel epitel yang membentuk membran mukosa dan berfungsi untuk mempertahankan mata agar tetap lembab. dan berfungsi untuk memfokuskan cahaya yang masuk kedalam mata. Kornea dilindungi oleh selaput yang disebut konjungtiva. Pada bagian depan sklera terdapat selaput yang transparan (tembus cahaya) yang disebut kornea.

bagian belakang lapiasan mata ini ditembus oleh saraf optik (saraf otak II). Dengan adanya pembuluh darah koroid ini berperan sebagai penyuplai makanan kelapisan retina mata.Koroid Koroid yaitu lapisan tipis yang dibentuk oleh jaringan ikat yang mengandung banyak pembuluh darah dan sejumlah sel pigmen. . Koroid terletak sebelah dalam sklera.

Iris banyak mengandung pembuluh darah dan pigmen. Bila tidak ada pigmen maka mata kita akan berwarna merah. Lubang bulat ditengah iris di sebut pupil. atau hitam. Jika jumlah pigmennya bertambah maka mata kita akan berwarna abu-abu. Jika ada sedikit pigmen maka mata kita akan berwarna biru.Iris dikenal sebagai selaput pelangi dan berperan mengatur banyak sedikitnya cahaya yang masuk ke dalam bola mata. coklat. Pengaturan ini berlangsung diluar kesadaran kita (otonom). . Didalamnya terdapat otot dilator pupil yang berfungsi untuk memperkecil diameter pupil.Iris Iris merupakan selaput yang menggantung diantara lensa dan kornea. jumlah pigmen akan menentukan warna mata.

. Sedangkan bayangan benda terbentuk pada bintik kuning dari retina. Sel kerucut banyak terdapat padafovea centralis yaitu suatu lekukan pada bintik kuning (macula lutea) yang terletak tepat pada sumbu penglihatan mata. Retina terdiri dari tiga lapisan neuron yaitu: •Lapisan sel batang dan sel kerucut. Sel batang digunakan untuk melihat pada cahaya remang-remang (cahaya redup) atau melihat bayangan. bagian ini disebut bintik buta. kemudian ke neuron ganglion.Retina Retina merupakan lapisan terdalam dari bola mata. •Lapisan neuron ganglion. Sklera optikus tidak mengandung sel batang maupun sel kerucut. Impuls sel batang dan sel kerucut akan menjalar melalui sinaps ke neuron bipolar. •Lapisan neuron bipolar. Sedangkan sel kerucut digunakan untuk melihat pada cahaya terang atau warna. Akson dari neuron ganglion akan membentuk seberkas saraf. yaitu saraf otak II yang akan menembus koroid dan sklera optikus. sehingga apabila tidak ada cahaya yang jatuh pada sklera optikus maka mata kita tidak dapat melihat apa-apa. Sel batang dan sel kerucut merupakan reseptor yang sensitif terhadap cahaya.

serta dikelilingi oleh jaringan yang mengikatnya ( ligamentum suspensorium). Apabila lensa mata menjadi keruh maka akan mengganggu penglihatan. . ini disebut katarak. Kedua ruang tersebut berisi cairan kental dan transparan seperti jeli. Sedang ruang belakang berisi vitreus humor. Lensa mata membagi mata menjadi dua ruangan yaitu ruang antara kornea dengan lensa (ruang muka). Lensa mata terdiri atas lapisan serat protein. berbentuk cembung. yang berfungsi menjaga bola mata serta memberi nutrisi untuk kornea dan lensa. bersifat transparan. Ruang muka berisi aqueous humor.Lensa Mata Lensa mata terletak dibelakang pupil dan iris. dan ruang belakang lensa (ruang belakang). yang berfungsi untuk menyokong struktur lensa dan bola mata.

aqueous humor. .Tahap-tahap terbentuknya bayangan pada mata Mata kita dapat melihat suatu benda bila menerima cahaya. lensa. lalu ke otak untuk di interpretasikan sebagai penglihatan. pertama cahaya menembus kornea. Adapun tahap-tahap terbentuknya bayangan pada mata adalah : cahaya masuk ke dalam mata melalui lubang pupil. dan viterus humor sehingga bayangan jatuh tepat pada retina. Kemudian retina membentuk impuls yang dijalarkan ke saraf otak II .

Telinga manusia terdiri dari tiga bagian. selain sebagai indera pendengar telinga berfungsi sebagai alat keseimbangan. telinga bagian tengah. . dan telinga bagian dalam.Struktur Indera Pendengaran Indera pendengar manusia adalah telinga. yaitu telinga bagian luar.

Di bagian akhir saluran telinga luar terdapat membran tipis yang memisahkan telinga luar dengan telinga tengah disebut membran timpani (selaput gendang). Saluran telinga luar berfungsi menghasilkan minyak serumen.•Telinga Luar Telinga bagian luar terdiri atas daun telinga. saluran telinga luar. dan terdapat kelenjar lilin yang berperan menjaga agar permukaan saluran telinga luar dan gendang telinga tidak kering. Saluran telinga luar yang dekat dengan lubang telinga dilengkapi dengan rambut-rambut halus untuk menjaga agar benda asing tidak masuk. Daun telinga berfungsi untuk menerima dan mengumpulkan suara yang masuk ke dalam telinga. . kecuali pada ujung paling bawah yaitu cuping telinga tersusun dari lemak. Daun telinga tersusun atas tulang rawan dan jaringan fibrosa.

yaitu tulang martil (maleus). tulang landasan (inkus).Saluran eustachius Saluran yang menghubungkan telinga tengah dengan faring. Pada telinga bagian tengah terdapat : a.•Telinga Tengah Telinga pada bagian tengah merupakan suatu ruang di dalam tulang pelipis.tulang-tulang pendengaran. yang dilapisi jaringan mukosa. b. dan tulang sanggurdi (stapes). Ketiga tulang tersebut saling berhubungan melalui sendi dan berfungsi untuk mengalirkan getaran suara dari gendang telinga menuju ke rongga telinga dalam. saluran ini berfungsi menjaga keseimbangkan tekanan udara pada telinga luar dengan telinga tengah .

.

Rongga-rongga ini disebut labirin tulang dan rongga yang dilapisi membran disebut labirin membran. Labirin tulang terdiri dari tiga bagian yaitu vestibula. Tingkap atau jendela pada telinga ada dua macam yaitu tingkap oval dan tingkap bulat (jorong). Telinga dalam terdiri dari rongga yang menyerupai saluran-saluran. labirin. .Telinga Dalam Telinga bagian dalam terdiri atas tiga bagian. koklea (rumah siput). dan tiga saluran setengah lingkaran. yaitu jendela (tingkap). dan organ korti.

yaitu di bagian belakang labirin dan terdiri dari urtikulus. serta tiga kanalis semi-sirkularis. Kelima struktur ini berperan dalam pengaturan keseimbangan tubuh kita.Indera keseimbangan Indera keseimbangan merupakan indera khusus yang terdapat di dalam telinga. Adapun proses mendengar pada telinga kita adalah: Telinga dapat mendengar jika ada gelombang suara. kemudian disalurkan ke saluran telinga luar. sakulus. Selanjutnya getaran diteruskan ke telinga dalam melalui tingkap oval dan menggetarkan cairan perilimfe yang terdapat di dalam skala vestibuli. Getaran cairan itu akan menggetarkan membran Reissner dan cairan endolimfe dalam skala media. Indera keseimbangan letaknya dekat indera pendengaran. membran basilaris. Gelombang suara akan menggetarkan membran timpani dan diteruskan ke dalam telinga tengah melalui tulang-tulang pendengaran. Saat membran basilaris bergetar akan menggerakkan sel-sel rambut dan ketika sel-sel rambut menyentuh membran tektorial maka terjadi impuls yang akan dikirim ke saraf otak VIII lalu ke korteks otak bagian pendengaran untuk diinterpretasikan. gelombang suara akan dikumpulkan oleh daun telinga. .

Sedangkan skala timpani berhubungan dengan telinga tengah melalui tingkap bundar. Skala media terdapat diantara skala vestibuli dan skala timpani. Koklea terdiri atas tiga ruangan yaitu skala vestibuli. skala media. Reseptor tersebut berhubungan dengan serabut saraf yang bergabung membentuk saraf pendengar (saraf auditori)dari saraf otak VIII.Koklea merupakan suatu tabung berbentuk melingkar dan bergelung seperti cangkang keong serta berisi cairan limfa. . Skala media bagian bawah dibatasi oleh membran basilaris. Skala vestibuli dan skala timpani mengandung cairan yang disebut perilimfe. Bagian dasar skala vestibuli berhubungan dengan tulang sanggurdi melalui suatu jendela berselaput yang disebut tingkap oval. Sedangkan skala media mengandung cairan endolimfe.. dan skala timpani. Diatas membran basilaris terdapat organ korti yang berisi ribuan sel rambut sebagai reseptor yang berfungsi mengubah getaran suara menjadi impuls.

Sekian dan Terima Kasih .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful