P. 1
Materi Kelas X Semester 2

Materi Kelas X Semester 2

|Views: 6,757|Likes:
Published by jokomath
Materi Matematika Kelas X Semester 2
Materi Matematika Kelas X Semester 2

More info:

Published by: jokomath on Mar 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/27/2015

pdf

text

original

BAB I

LOGIKA MATEMATIKA

Standar Kompetensi Kompetensi Dasar
4. Menggunakan logika
matematika dalam pemecahan
masalah yang berkaitan
dengan pernyataan majemuk
dan pernytaan berkuantor
4.1 Memahami pernyataan dalam matematika
dan ingkaran atau negasinya.
4.2 menentukan nilai kebenaran dari suatu
pernyataan majemuk dan pernyataan
berkuantor
4.3 merumuskan pernyataan yang setara dengan
pernyataan majemuk atau pernyataan
berkuantor yang dibenarkan
4.4 menggunakan prinsip logika matematika
yang berkaitan dengan pernyataan
majemuk dan pernyataan berkuantor dalam
penarikan kesimpulan dan pemecahan
masalah.

RINGKASAN MATERI
Dalam kehidupan sehari – hari kita selalu dihadapkan dengan dua pilihan yaitu benar dan
salah. Nah ... Jika Soni mencuri maka ia dihukum, benarkah pernyataan tersebut ?
I PERNYATAAN DAN KALIMAT TERBUKA SERTA INGKARANNYA
A. Pengertian Pernyataan
Pernyataan adalah suatu kalimat yang bernilai benar atau salah tetapi tidak
sekaligus benar dan salah.
Contoh
Pernyataan Bukan pernyataan
1. 2 bilangan prima ( benar )
2. Parabola y = x
2
+ 1 ,
terbuka ke bawah ( salah )
1. apakah 2 bilangan prima ?
2. selamat , kamu lulus

B. Kalimat terbuka, peubah / variabel , Konstanta dan Penyelesaian Kalimat
Terbuka.
Kalimat terbuka adalah suatu kalimat yang memuat peubah / variabel sehingga
belum dapat ditentukan benar atau salahnya.
Contoh
Kalimat terbuka x
2
– x – 2 = 0 , x eR
X disebut variabel
- 2 disebut konstanta
kalimat terbuka di atas benar untuk nilai x = ....
x
2
– x – 2 = 0
( x – 2 )( x + 1 ) = 0
x = 2 atau x = - 1
jadi kalimat di atas benar untuk x = 2 atau x = - 1
x = 2 dan x = - 1 disebut penyelesaian kalimat terbuka x
2
– x – 2 = 0, x eR
C. Himpunan Penyelesaian suatu kalimat terbuka
Contoh
Tentukan himpunan penyelesaian dari kalimat terbuka x
2
– 3x – 10 = 0 , x eR
Jawab
X
2
– 3x – 10 = 0
( x – 5 ) ( x + 2 ) = 0
x = 5 atau x = - 2
jadi himpunan penyelesaian { } 5 , 2 ÷
D. Negasi atau Ingkaran suatu pernyataan.
Diketahui suatu pernyataan ” p ” maka negasinya disimbolkan ” p ” atau ” ~p”
dibaca ” non p ” atau ” bukan p ” atau ” tidak benar bahwa p ”
Untuk : jika p : 2 adalah bilangan prima maka p : 2 adalah bukan bilangan prima
atau tidak benar bahwa 2 adalah bilangan prima.
Jiak p bernilai benar maka p bernilai salah atau sebaliknya.
II KONJUNGSI , DISJUNGSI , IMPLIKASI DAN BIIMPLIKASI.
A. Konjungsi.
Kongjungsi adalah operasi dalam logika dengan tanda hubung ” DAN ” yang
disimbulkan ” . ”
Tabel kebenaran untuk konjungsi dua pernyataan
p Q p.q
B
B
S
S
B
S
B
S
B
S
S
S
Cara mengingat
Jika salah satu pernyataan bernilai salah maka konjungsi dari dua pernyataan itu
bernilai salah

B. Disjungsi.
Disjungsi adalah operasi dalam logika dengan tanda hubung ” atau ” yang
disimbolkan ” v ”
Tabel kebenaran untuk konjungsi dua pernyataan
p Q pvq
B
B
S
S
B
S
B
S
B
B
B
S
Cara mengingat
Jika salah satu pernyataan bernilai benar maka disjungsi dari dua pernyataan itu
bernilai benar.
Menentukan nilai x agar kalimat ” p(x) . q ” dan ” p(x) v q ” bernilai ” benar atau
salah ”
Contoh
1. tentukan nilai y agar pernyataan berikut bernilai benar : ” dua bukan
bilangan prima atau
2
log y = 3 ”
jawab
Agar bernilai benar
2
log y = 3 harus benar ,
2
log y = 3 benar untuk y
= 2
3
= 8
2. Tentukan nilai y agar pernyataan berikut bernilai salah : ” sin
2
o + cos
2
o =
1 dan cos y = 0,5 , y di kuadaran IV ”
Jawab
Agar bernilai salah maka cos y = 0,5 harus bernilai salah , maka cos y =
0,5 yang benar y = 300
0

Jadi agar salah maka y ≠ 300
0

C. Implikasi ( pernyataan bersyarat ).
Diketahui dua pernyataan p dan q, implikasi dari p dan q disimbolkan dengan ”
p÷ q ”atau ” p ¬ q ” ( p disebut sebab / alasan dan q disebut kesimpulan ).
Simbol / notasi ” p ÷ q ” dibaca
1. jika p maka q
2. q jika p
3. p hanya jika q
4. p syarat cukup bagi q
5. q syarat perlu untuk p
Tabel kebenaran untuk implikasi ” p ÷ q ”
P Q p ÷ q
B
B
S
S
B
S
B
S
B
S
B
B
Contoh
1. Tentukan nilai kebenaran dari pernyataan berikut :
2. Tentukan nilai x yang menyebabkan implikasi ” jika 2x + 1 = x – 2 maka 3x +
2 < 2x , x eR ” bernilai benar
Jawab
3x + 2 < 2x ¬ 3x – 2x < - 2 ¬ x < - 2
catatan
jika p dan q masing – masing merupakan himpunan penyelesaian dari kalimat
terbuka p(x) dan q(x) pada himpunan semesta S, maka “ p(x) ÷ q(x) bernilai
benar jika P c Q „
Implikasi Logis
Pada pernyataan majemuk “ p(x) ÷ q(x) ” jika pada setiap pengantian nilai x
yang menjadikan kalimat p(x) benar akan menjadikan kalimat q(x) benar pula,
maka pernyataan majemuk ” p(x) ÷ q(x) ” disebut implikasi logis.
Contoh
Jika x = 2 maka x – 2 = 0

D. Biimplikasi ( Implikasi dwiarah )
Diketahui pernyataan p dan q maka biimplikasi dari p dan q disimbolkan ” p·q ”
atau ” p÷q ” yang dibaca :
1. p jika dan hanya jika q
2. jika p maka q dan jika q maka p disimbolkan ” (p÷q) .(q ÷ p) ”
3. p syarat perlu dan cukup bagi q
4. q syarat perlu dan cukup bagi p
Tabel kebenaran untuk ” p ÷ q ” adalah
P Q p÷q
B
B
S
S
B
S
B
S
B
S
S
B
Biimplikasi dalam bentuk p(x) ÷ q(x)
Biimplikasi p(x) ÷ q(x) akan bernilai benar jika himpunan kalimat terbuka p(x)
dan q(x) adalah sama.
Contoh
Jika x = 1 maka 3x + 5 = 8 dan jika 3x + 5 = 8 maka x = 1
Biimplikasi logis
Biimplikasi logis p(x) ÷ q(x) disebut biimplikasi logis jika nilai x sehingga p(x)
benar maka q(x) juga benar dan sebaliknya
Contoh
x > 3 jika dan hanya jika 2x + 1 > 7

III LEMBAR KEGIATAN SISWA ( PORTO FOLIO ).
A. Lengkapilah titik – titik berikut!
1. Tentukan nilai x agar pernyataan beikut benar !
a)
3
log x = 4 atau
9
1
9 . 3
2 2
÷ =
÷

b) 0 cos
2
=
t
dan 2 sin x = 1 , 0 < x < 90
0

p q ~p ~p . q ~p v q
B
B
S
S
B
S
B
S
S
...
...
...
...
...
...
...
...
...
..
...

p q ~q p ÷~ q p ÷~ q
B
B
S
S
...
...
...
...
S
...
...
...
...
...
...
...
...
...
..
...

p q ~q ~q . p ~q ÷ p (~q.p)÷~q
B
B
S
S

B
S
B
S
S



S












p q ~p ~q ~pv q ~p.~q (~pvq)÷(~p.~q)
B
B
S
S
B
S
B
S
S
...
...
...


c) jika
x
x
cos
1
sec = maka 0 2
2
> ÷ ÷ x x
d) 36 kelipatan dari 3 jika dan hanya jika 0
6 2
1
s
÷
+
x
x

e) sin
2
x – cos
2
x = - 1 syarat prlu untuk tan x = 1 , 180
0
< x < 270
0

jawab
a) karena
9
1
9 . 3
2 2
÷ =
÷
( salah ), maka
3
log x = 4 harus benar. Agar benar
( ) ...... .....
.....
= = x
b) Agar benar 2 sin x = 1 ( harus benar ).
Sin x = .....
x = ............
c) Karena
x
x
cos
1
sec = ( benar ) maka x
2
– x – 2 > 0 harus benar
Agar benar x
2
– x – 2 > 0
( x ..........)( x ...........) > 0
jadi ......................
d) Karena 36 kelipatan dari 3 benar maka 0
6 2
1
s
÷
+
x
x
harus ...........
Agar .................. , 0
6 2
1
s
÷
+
x
x

Harga nol : x = ............ atau x = ............
Jadi ............
e) Karena sin
2
x – cos
2
x = - 1 adalah ........... , tan x = 1 harus ...........
Agar ……………. Tan x = 1 maka x ……………
2. Lengkapilah tabel berikut
a)






b)






c)







d)




p q r ~q pv~q q.r (pv~q)÷(q.r)
B
B
B
B
S
S
S
S
B

S






S


B







e)









3. Tentukan nilai kebenaran dari pernyataan berikut
a)
2
log 8 = 3 atau 3 bilangan komposit
b) jika sin
2
x + cos
2
x = 1 maka sin 2 t = - 1
c) 8
x – 1
= 4 , x = 5/3 dan 3 4 48 =
d) log a + log b = log ab jika dan hanya jika (
2
log 3 )(
3
log2 ) = 1
e) 5 bilangan prima syarat cukup bagi 5 bilangan ganjil.
Jawab
a) p v q ( B ) jika salah satu benar
p :
2
log 8 =
2
log 2
...
= ..... jadi ......
b) p : sin
2
x + cos
2
x = 1 adalah pernyataan ………..
q : sin 2t = sin ( ….)
o
= …… pernyataan ………..
jadi p ÷ q adalah …………..
c) p : ( ) ..... ..... .... 2 2 2 2 4 8
.... .... .... ....
1
3 1
= ¬ = ¬ = ¬ = ¬ =
÷
÷
÷
x
x
x
( …)
q : ..... ..... ) (...)(.... 48 = = ( …. )
jadi pernyataan p . q = ………
d) p : log a + log b = log ab ( ........)
q :(
2
log 3 )(
3
log 2 ) =
....
log ........ = ...........( ..... )
jadi p÷q ( ......... )
e) p : 5 bilangan prima ( ......)
q : 5 bilangan ganjil ( ...... )
jadi p syarat cukup bagi q ( ...... )

B. Tugas
1. Buatlah lima contoh kalimat yang merupakan pernyataan dan tiga contoh kalimat
yang bukan pernyataan.
2. Buatlah masing – masing sebuah kalimat majemuk yang menggunakan operasi
kongjungsi , disjungsi, implikasi dan biimplikasi kemudian tentukan nilai
kebenarannya!
UJI MATERI 1
A Berilah tanda silang ( x ) pada huruf a, b , c , d atau e di depan jawaban yang tepat.
1 Kalimat berikut merupakan pernyataan kecuali ...
a) Matahari terbit dari barat
b) Bunga melati berwarna putih
c) Log 10 = 2
d) Kamu sangat hebat.
e) Ngawi berada di jawa
2 Diketahui pernyataan p,q,r dengan p(B) ,q(S) dan r(B), pernyataan majemuk
berikut benar kecuali ...
a) ( p ÷ q ) v r
b) ( ~ p ÷ q ) . r
c) ( p ÷ r )÷ q
p q ~ p ~p v q
B
B
S
S
B
S
B
S


d) ( ~ p v q )÷ r
e) ( ~ r v p )÷ ~ q
3 diberikan empat pernyataan p, q , r dan s jika pernyataan pv q , q ÷ r dan r ÷ s
adalah salah maka pernyataan berikut benar kecuali ...
a) ~s
b) ~p
c) ~p .~ q
d) p ÷ q
e) ~ s v ~ p
4 agar pernyataan berikut bernilai salah ” jika
2
log a +
2
log b =
2
log ab maka x
2
+
3x – 4 ≤ 0 ” nilai x adalah ...
a) – 4 ≤ x ≤ 1
b) x ≤ - 4 atau x > 1
c) x < - 4 atau x > 1
d) – 4 < x < 1
e) x < - 1 atau x > 4
5 jika p(B), ~ q (B) dan ~ r (S) maka pernyataan berikut yang bernilai benar adalah .
a) ( p . q ) v r
b) ( p . ~ qv
c) p . ( q . r )
d) p v ( q . r )
e) p v ( ~ q . ~r )
6





Nilai kebenaran dari kolom ke 4 adalah ....
a. BBSB
b. BBBS
c. BSBB
d. SBSB
e. SBBB
7 Diketahui pernyataan p bernilai benar dan q bernilai salah , maka :
1. ~ p ÷ q
2. ~ p v ~ q
3. q v p
4. ~ q . p
Pernyataan di atas yang benar adalah ...
a) 1,2 dan 3
b) 1 dan 3
c) 2 dan 4
d) 4 saja
e) semua benar
8 Agar pernyataan berikut bernilai benar ” 2 bilangan komposit atau x
2
– 2x – 3 = 0
” maka nilai x = ....
a) 3 atau – 2
b) – 3 atau 2
c) 3 atau 2
d) 1 atau – 2
e) 3 atau – 1
9 jika pernyataan p benar, q salah dan s benar, maka pernyataan berikut yang
bernilai benar adalah ...
p q ~ q p ÷ ~ q
B
B
S
S
B
S
B
S


p q p.q p ÷ (p.q)
B
B
S
S
B
S
B
S


a) ( p . q ) ÷ s
b) (~ p v q ) . s
c) ( p v q ) . s
d) p ÷ ( q v ~ s )
e) ( q . s ) v ~ p
10 Negasi dari pernyataan ” semua siswa SMA tidak suka belajar ” adalah ...
a) semua siswa SMA suka belajar
b) ada siswa SMA tidak suka belajar
c) Tidak semua siswa SMA suka belajar
d) Ada siswa SMA suka belajar
e) Tidak ada siswa SMA suka belajar
11 Jika pernyataan p(B) , q(B) dan r(S) maka pernyataan
(1) ( p . q )÷ r
(2) ( p v ~q )÷ ~ r
(3) (r . p )÷ ~ q
(4) ( q ÷ r ) . p
yang bernilai benar adalah ...
a) 1 , 2 dan 3
b) 1 dan 3
c) 2 dan 4
d) 4 saja
e) semua benar
12 jawaban kolom terakhir dari tabel dibawah ini adalah ...







a) SBSB
b) SBBS
c) SBSS
d) BBBB
e) SBBB
13 Agar pernyataan berikut ” 1 sin
2
3
÷ =
t
dan
3
log ( x + 5 ) = 2 ” bernilai benar, nilai
x = ...
a) 9
b) 6
c) 4
d) 3
e) 2
14





Nilai kebenaran pada kolom terakhir adalah ....
a) SSBB
b) BSSS
c) SSBS
d) SBSB
p q ~ p ….
B
B
S
S
B
S
B
S
B
B
B
S

p q ~ p ~ p v q ( ~ p v q ) ÷ p
B
B
S
S
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
..
...

p q ~q p ÷~ q q .( p ÷~ q )
B
B
S
S
...
...
...
...

...
...
...
...
...
...
...
...
...
..
...

p q r q ÷ r p ÷( q÷ r )
B
B
B
B
S
S
S
S
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
...
....
....
...
...
...
...
...
...
..
...
...
...
...
....

e) SBBB
15 Kalimat untuk kolom terakhir pada tabel di bawah adalah ....






a) p ÷ q
b) ~ p ÷ q
c) ~ p ÷ ~ q
d) ~ q ÷ p
e) q ÷ ~ p
B . Jawablah soal – soal berikut dengan benar!
1 Diketahui pernyataan p(B), ~q(B) dan r(S) tentukan nilai kebenaran dari
pernyataan majemuk berikut :
a) ( p . q )÷ ~ r
b) ~ p ÷( q v r )
c) ~r ÷( p ÷ q )
d) ( q ÷ r ) . p
e) ( ~ q . p )÷( r v q )
f) ( p . ~ q ) . r
2 Diketahui ketiga pernyataan berikut bernilai benar p ÷ ~ q , q v r dan r ÷ s. Jika
p bernilai benar, maka tentukan nilai kebenaran dari
a) q
b) r
c) s
d) ~ r . s
3 Tentukan nilai x agar pernyataan berikut benar !
a)
2
log 8 = 3 dan
x
log 5 = 1
b) jika 25 bilangan kuadrat maka 2x
2
– x – 1 = 0
c) 6 adalah faktor dari 86 atau 2 sin x = 1 , 0 ≤ x ≤ t
d) 0 sin
2
=
t
jika dan hanya jika
2
log 32 = x
e) jika log 100 = 2 maka
2
log


2
log x = 2
4 Lengkapilah tabel berikut :
a)






b)






c)



p q r q÷r p. ( q ÷ r )
B
B
B
B
S
S
S
S

B
B
S
S
B
B
S
S
B
S
B
S
B
S
B
S
...
...
...
...
...
...
..
...

p q ~ p ~ q q v ~ p p . ~ q (qv~p)÷(p.~q)
B
B
S
S









d)










e)






5 Tentukan nilai kebenaran dari pernyataan berikut !
a) Sin t = 0 atau sin
2
x – cos
2
x = 1
b) Jika 5 bilangan komposit maka 5 bilangan ganjil
c) 15 kelipatan 5 jika dan hanya jika 15 bilangan prima
d) 1 cos
2
=
t
dan log 10 = 1
e) jika log 1 = 0 maka log 0,1
III PERNYATAAN MAJEMUK.
A. Pengertian
Pernyataan majemuk adalah yang dibentuk dari beberapa pernyataan tunggal (
komponen ) yang dipakai dengan menggunakan kata hubung logika.
Contoh
~ p ÷ q
( p v q ) ÷ r
B. Pernyataan majemuk yang ekuivalen.
Dua pernyataan majemuk dikatakan ekuivalen jika untuk semua kemungkinan
nilai kebenaran komponen – komponen selalu mempunyai nilai kebenaran yang
sama.
Contoh
Perhatikan tabel berikut !
p q ~ p ~ p v q p ÷ q
B
B
S
S
B
S
B
S
S
S
B
B
B
S
B
B
B
S
B
B

Kolom 3 dan 4 bernilai sama sehingga ( ~ p v q ) ekuivalen dengan p ÷ q yang
ditulis ( ~ p v q ) ÷ p ÷ q
Sifat – sifat operasi dalam logika
1. Komutatif : p v q ÷ q v p
p . q ÷ q . p
2. Assosiatif : p v ( q v r ) ÷ ( p v q ) v r
p .( q . r ) ÷ ( p . q ) . r
3. Distributif : p . ( q v r ) ÷ ( p . q ) v ( p . r )
p v( q . r ) ÷ ( p v q ) . ( p v r )
4. De Morgan : ~ ( p v q ) ÷ ~ p . ~ q
~ ( p . q ) ÷ ~ p v ~ q
5. Ingkaran rangkap : ~ ( ~ p ) ÷ p
6. Idempoten : p v p ÷ p
p . p ÷ p
7. Identitas : p v B ÷ B
p v S ÷ p
p . B ÷ p
p . S ÷ S
8. Kesetaraan : ( ~ p v q ) ÷ p ÷ q
p ÷ q ÷ ( p ÷ q ).( q ÷ p )
9. Komplemen : p v ~ p ÷ B
p . ~ p ÷ S
10. Tautologi
Sebuah kalimat majemuk yang selalu bernilai benar untuk semua
kemungkinan nilai kebenaran
Contoh
( p . q ) ÷ p selalu bernilai B
11. Kontradiksi
Sebuah kalimat yang benilai salah untuk semua kemungkinan nilai kebenaran
misalnya ~ p . ~ ( p ÷ q )
C. Ingkaran / negasi Konjungsi , Disjungsi , Implikasi dan Biimplikasi.
1. ~ ( p v q ) ÷ ~ p . ~ q
2. ~ ( p . q ) ÷ ~ p v ~ q
3. ~ ( p ÷ q )÷ p . ~ q
4. ~ ( p ÷q ) ÷ ( p . ~ q )v( q . ~ p )
IV HUBUNGAN KONVERS , INVERS DAN KONTRAPOSISI.
Jika diketahui implikasi p ÷ q maka :
1. Konvers : q ÷ p
2. Invers : ~ p ÷ ~ q
3. Kontraposisi : ~ q ÷ ~ p
p q p÷ q q ÷ p ~ p ÷ ~ q ~ q ÷ ~ p
B
B
S
S
B
S
B
S
B
S
B
B
B
B
S
B
B
B
S
B
B
S
B
B
Dari di atas disimpulkan bahwa
p ÷ q ÷ ~ q ÷ ~ p
~ p ÷ ~ q ÷ q ÷ p
contoh
1. tentukan negasi dari invers implikasi ” jika ibu pergi ke pasar maka adik
menangis”
jawab
invers ” Jika ibu tidak pergi ke pasar maka adik menangis ”
Negasinya ” Ibu tidak pergi ke pasar dan adik tidak menangis ”
2. Tentukan kontraposisi dari konvers implikasi ” p ÷( q v ~ r ) ”
Jawab
Konvers ( q v ~ r )÷ p
Kontraposisi dari konversnya ~ p ÷ ( ~ q . r )
Ternyata kontraposisi dari konvers implikasi sama dengan invers dari implikasi
tersebut
V PERNYATAAN BERKUANTOR.
A. Kuantor universal ( umum )
Kata yang digunakan : semua , setiap , seluruhnya
Simbol yang dipakai ” A
x
” atau ” ¬
x
” dibaca ” setiap x ”
Contoh semua siswa SMA berseragam OSIS
B. Kuantor eksistensial ( khusus )
Kata yang digunakan : ada , beberapa , sebagian , terdapat
Simbol yang dipakai ” E
x
“ atau “ -
x
“ dibaca “ ada x “
Contoh ada bilangan prima yang genap
C. Negasi pernyataan berkuantor.
1. Diketahui pernyataan p : ” ¬
x
P(x) ” dibaca ” setiap x berlaku sifat P(x) ”
maka ~ p : Ex ~P(x) dibaca ” ada x yang tidak berlaku sifat P(x) ”
2. Diketahui pernyataan q : ”Ex Q(x) ” dibaca ” ada x berlaku sifat Q(x) ” maka
~ q : ” A
x
~Q(x) ” dibaca ” setiap x berlaku sifat bukan Q(x) ”
Contoh
p : semua warga menginginkan pemimpin yang tidak korupsi
~ p : ada warga yang menginginkan pemimpin yang korupsi
q : Beberapa bilangan ganjil habis dibagi 3
~ q : semua bilangan ganjil tidak habis dibagi 3

LEMBAR PORTOPOLIO
1. Tentukan konvers , invers dan kontraposisi dari implikasi
a) Jika bulan bersinar terang maka langit cerah sekali
b) ( p . q )÷ r
c) 5 , 0 cos
2
3
=
t
atau nilai maksimum y = cos ax adalah 1
d) ~ p v q
jawab
a) konvers
invers
kontraposisi
b) konvers r ÷( p . q )
invers
kontraposisi
c) diubah dulu menjadi : jika 5 , 0 cos
2
3
=
t
maka ......
konvers
invers
kontraposisi
d) diubah dulu menjadi : ~ p v q ÷ ....÷ .......
konvers
invers
kontraposisi
2. Tentukan nilai dari pernyataan majemuk berikut !
a) q ÷ ~ p
b) ~ q ÷ ( ~ q v p )
c) ( p . q ) ÷ ~ p
d) ( p v ~ r ) ÷ q
jawab
a) karena ada 2 pernyataan maka tabelnya terdiri 4 baris
p q ~ p q ÷ ~ p
p q ~ q v p ~ q ÷ ( ~ q v p )
B
B



B
S


p q ~ q v p ~ q ÷ ( ~ q v p )
B



S




p q r
B
B
B
B
S
S
S
S
B
B
...
..
B
..
..
S
B
S
..
..
..
..
..
..


p q p v q q ÷ ( p v q )
B
B
S
S


B
B
S
S
B
S
B
S


b)






c)





d) Karena ada 3 pernyataan maka tabelnya terdiri 8 baris











3. Tunjukkan pernyataan majemuk berikut, apakah merupakan tautologi ,
kontradiksi atau bukan keduanya.
a) q ÷ ( p v q )
b) (( p v q ) . ~ p )÷ q
c) ( p v q )÷ p
d) ( p v q ) .( ~ p ÷ q )
jawab
a) q ÷ ( p v q )
cara 1
dengan sifat – sifat operasi logika
q ÷ ( p v q ) ÷ ~ p v ( p v q )
÷ ( ~ p v p ) v ...
÷ B v ...
÷ ....
cara 2
dengan tabel kebenaran






Karena kolom terakhir bernilai ........... semua maka tautologi
b) (( p v q ) . ~ p )÷ q
p q ~ p p v q (p v q ) .~ p (( p v q ) . ~ p )÷ q
B
B
S
S


p q p vq ( p v q )÷ p
B
B
S
S


p q ( ~ p ÷ q ) ( p v q ) .( ~ p ÷ q )
B
B
S
S


dengan tabel kebenaran







c) ( p v q )÷ p
dengan tabel kebenaran






d) ( p v q ) .( ~ p ÷ q )
dengan tabel kebenaran







4. Tentukan negasi dari pernyataan
a) Jika semua bilangan prima ganjil maka 2 bukan bilangan prima
b) Gajah tidak punya taring dan kucing mengeong
c) Bulan bersinar di malam hari atau 4 faktor dari 24
d) ( ~ p . q )÷ r
e) p ÷ q
jawab
a) Negasi dari p ÷ q adalah ...
Jadi negasi pernyataan di atas adalah ....
b) ~ ( p . q ) = ....
jadi negasinya ...
c) ~ ( p v q ) ÷ ...
jadi negasinya
d) ~ (( ~ p . q )÷ r ) = ......
e) ~ (p ÷ q ) = .....
UJI MATERI 2
A. Berilah tanda silang pada huruf a , b , c , d atau e pada jawaban yang benar !
1. Negasi dari pernyataan p . ~ q adalah ..
a) p v q
b) ~ p v ~ q
c) ~ p . q
d) p ÷ ~q
e) p ÷ q
2. Ingkaran dari pernyataan ” semua siswa SMA 1 teladan tidak suka membolos ”
a) Tidak ada siswa SMA 1 teladan suka membolos
b) Ada siswa SMA 1 teladan tidak suka membolos
c) Semua siswa SMA 1 teladan suka membolos
d) Ada siswa SMA 1 teladan suka membolos
e) Semua siswa SMA 1 teladan rajin belajar
3. invers dari konvers implikasi ( ~ p v q ) ÷ r adalah ...
a) ( p .~q )÷ ~ r
b) r ÷ ( ~ p v q )
c) ~ r ÷ ( ~ p v ~ q )
d) ~ r ÷ ( p . ~ q )
e) ~ r ÷ ( ~ p . ~ q )
4. Bentuk p÷ ( qv ~ p ) ekuivalen dengan :
1. ( ~ q . p ) ÷ ~ p
2. ~ p v ( q v ~ p )
3. ~ p v q
4. ~ p ÷ ( ~ q . p )
pernyataan yang benar adalah ...
a) 1 , 2 dan 3
b) 1 dan 3
c) 2 dan 4
d) 4
e) semua salah
5. Negasi kontraposisi implikasi : jika rina sakit maka semua orang susah adalah ...
a) Jika rina tidak sakit maka semua orang tidak susah
b) Jika rina sakit maka ada orang tidak susah
c) Ada orang susah dan rina tidak sakit
d) Ada orang tidak susah dan rina sakit
e) Semua orang tidak susah atau rina sakit
6. konvers dari implikasi ” ( ~ p v q ) ÷~q ” adalah ..
a) ( p .`~ q ) ÷ q
b) ( p .`~ q ) ÷ ~ q
c) ~(~ p v q ) v q
d) ~ p v q
e) p v q
7. pernyataan berikut yang bernilai salah adalah ...
a) ~ ( p . ~q ) ÷ ~ p v q
b) ~( p ÷ ~ q )÷p . ~ q
c) ( pv q). ~ q ÷ p . ~ q
d) ( p . ~ q ) v p ÷ p . ( p v ~ q)
e) ~p ÷ q ÷ p v q
8. pernyataan majemuk berikut yang merupakan kontradiksi adalah ...
a) ( p . q )÷ ( p ÷ q )
b) p v ( ~ p ÷ q )
c) ( p ÷ q ) . p
d) q . ( p . ~ q )
e) ( p v ~ q ) ÷ p
9. negasi dari invers implikasi ” ~ p ÷ q ” adalah ...
a) ~ p . ~ q
b) ~ p . q
c) ~ p v q
d) p v q
e) p . q
10. Negasi dari pernyataan “ jika Nafila tidak rajin belajar maka semua temannya
tidak senang “ adalah ....
a) Jika nafila belajar maka semua temannya senang
b) Jika nafila tidak rajin belajar maka ada temannya senang
c) Nafila rajin belajar dan ada temannya senang
d) Nafila tidak rajin belajar dan ada temannya senang
e) Nafila tidak rajin belajar atau ada temannya senang
11. pernyataan ( p ÷ q ) v ( ~ q . p ) memiliki nilai kebenaran yang sama dengan ...
a) BBSS
b) BBBS
c) SSBB
d) Tautologi
e) Kontradiksi
12. invers dari ” ( p v ~ q ) ÷ ~ p ” adalah ...
a) ( p v ~ q ) ÷ p
b) ( p . ~ q ) ÷ p
c) ~ p v q
d) p . ~ q
e) p v ~ q
13. negasi dari ~ p ÷ ( ~ q v r ) adalah ...
a) p ÷ ( q . ~ r )
b) p . ( q . ~ r )
c) ~ p . ( q . ~ r )
d) ~ p v ( q . ~ r )
e) p v ( ~ q . r )
14. diketahui tiga pernyataan berikut bernilai benar p . q , q ÷ ~ r dan ~ r ÷ s. Jika
nilai kebenaran p benar, maka pernyataan berikut yang bernilai benar adalah ...
a) r . s
b) p ÷ r
c) r ÷ p
d) r v ~ q
e) q ÷ r
15. konvers dari pernyaaan p v q adalah ...
a) ~ p v q
b) p ÷ q
c) ~ p ÷ q
d) q ÷ ~ p
e) ~ q ÷ ~ p
16. pernyataan berikut bernilai benar kecuali ...
a) ~ ( p . q ) ÷ ~ p v ~ q
b) ( p v q ) . ~ q ÷ p . ~ q
c) ~ ( p v ~ q ) ÷ ~ p . ~ q
d) ~ ( p ÷ q ) ÷ p . ~ q
e) ~ ( p . ~ q ) ÷ p ÷ q
17. jika pernyataan p(B ) dan p . ~ q ( S ) maka pernyataan berikut :
1. p ÷ q
2. ~ p v ~q
3. ~ p ÷ ~ q
4. ( p . q ) ÷ ~ p
yang benar adalah ...
a) 1 , 2 , 3
b) 1 , 3
c) 2 , 4
d) 4
e) semua benar
18. Pernyataan p ÷ ( ~ p . q ) ekuivalen dengan ...
a) ~ p . ( ~ p . q )
b) p . ( p . ~ q )
c) ~ p v( ~ p v q)
d) ~ p . ( ~ p v q )
e) p . ( ~ p v q )
19. Pernytaan berikut selalu bernilai benar untuk setiap nilai kebenaran kecuali ...
a) P v ~ p
b) ~ ( p . ~ p )
c) ( p . q ) ÷ p
d) ~ p . ~ ( p ÷ q )
e) ( p . ~ q ) ÷ ~ q
20. Negasi dari pernyataan ” jika Khurin pandai menyanyi maka semua orang
senang” adalah ...
a) Jika khurin tidak pandai menyanyi maka semua orang tidak senang
b) Jika khurin tidak pandai menyanyi maka ada orang yang senang
c) Jika semua orang tidak senang maka khusin pandai menyanyi
d) Khurin pandai menyanyi dan ada orang tidak senang
e) Khurin tidak pandai menyanyi dan semua orang senang

B. Jawablah soal berikut dengan benar !
1. Tentukan konvers , invers dan kontraposisi dari
a) ( p . q ) ÷ ~ r
b) ~ p v q
c) jika semua siswa naik kelas maka ada guru yang tidak senang
d) Harminingsih suka menyanyi atau semua orang senang
2. Manakah yang merupakan tautologi, kontradiksi atau bukan keduanya dari
kalimat majemuk berikut ?
a) ( ~ p ÷ q ) v ~ p
b) ( p . q ) . ( ~ p ÷ q )
c) ( p . ~ q ) ÷ q
d) p ÷ ( ~ q . p )
e) ( p ÷ q ) v ~ q
f) ( p . ~ q ) v ( q . ~ p )
g) ~ p . ~ ( p ÷ q )
3. Tentukan negasi dari invers implikasi berikut :
a) Jika 4 + 3 > 5 maka semua bilangan prima adalah ganjil
b) ( p . ~ q ) ÷ ~ p
c) Taufik menang lomba jika ia bersemangat tinggi
4. Buktikan ekuivalen berikut !
a) ( p . q ) ÷ r ÷ ( p ÷ r ) v ( q ÷ r )
b) p ÷ ( q ÷ r ) ÷ ( p . q ) ÷ r
c) ( p ÷ q ) v ( p ÷ r ) ÷ p ÷ ( ~ q÷ r )
d) ( p . ~ q ) ÷ ~ p ÷ p ÷ q
e) p ÷ ~ q ÷ ( p ÷ ~ q ) . ( q v p )
5. tentukan nilai kebenaran dari pernyataan majemuk berikut :
a) ( ~ p v q ) ÷ ( p . q )
b) p ÷ ( ~ q v p )
c) ( ~ p . q ) ÷ r
d) ( p v ~ q ) ÷ ( ~ r . q )
VI PENARIKAN KESIMPULAN.
Penarikan kesimpulan dai suatu argumen didasarkan dari beberapa pernyataan yang
benar ( disebut premis ) sehingga didapatkan suatu kesimpulan ( konklusi ) yang
benar.
Suatu argumen dikatakan sah ( valid ) jika dapat dibuktikan konjungsi dari premis –
premisnya adalah benar atau merupakan sebuah tautologi.
Cara sederhana untuk membukikan suatu argumen itu sah ( valid ) atau tidak adalah
dengan bantuan tabel kebenaran
Contoh
Selidiki apakah penarikan kesimpulan berikut valid
Luthfi tidak rajin belajar atau ia naik kelas
Luthfi rajin belajar
Kesimpulan luthfi naik kelas
Jawab
Misal p = luthfi rajin belajar
q = luthfi naik kelas
sehingga kalimat di atas dapat disimbolkan
premis 1 : ~ p v q ( B )
premis 2 : p ( B )
konklusi : q ( B )
Perhatikan tabel kebenaran ( ( ~ p v q ) . p ) ÷ q berikut !
p q ~ p ( ~ p v q ) ( ~ p v q ) . p ( ( ~ p v q ) . p ) ÷ q
B
B
S
S
B
S
B
S
S
S
B
B
B
S
B
B
B
S
S
S
B
B
B
B

Dari tabel terlihat bahwa ( (~ p v q ). p )÷ q merupakan tautologi jadi kesimpulan
dari di atas valid
Berbagai pola penarikan kesimpulan
A Modus ponen
Premis 1 : p ÷ q ( B )
Premis 2 : p ( B )
Konklusi : q ( B )
B Modus tollens.
Premis 1 : p ÷ q ( B )
Premis 2 : ~ q ( B )
Konklusi : ~ p ( B )
C Silogisma.
Premis 1 : p ÷ q ( B )
Premis 2 : q ÷ r ( B )
Konklusi : p ÷ r ( B )
D Silogisme disjungtif
Premis 1 : p v q ( B )
Premis 2 : ~ q ( B )
Konklusi : p ( B )
E Kombinasi dua argumen modus ponens ( dilema konstruktif ).
Premis 1 : (p÷q).(r÷s)( B )
Premis 2 : p v r ( B )
Konklusi : q v s ( B )
F Kombinasi dua argumen modus tollens ( dilema destruktif ).
Premis 1 : (p÷q).(r÷s)( B )
Premis 2 : ~ q v ~ s ( B )
Konklusi : ~ p v ~ r ( B )
G Konjungsi.
Premis 1 : p ( B )
Premis 2 : q ( B )
Konklusi : p . q ( B )
H Addition ( penambahan )
Premis 1 : p ( B )
p q ~ p ~p . q p÷ q q ((~p.q).(p÷q))÷q
B
B
S
S
B
S
B
S
S
S
B
B
S
S
B
S
B
S
B
B
B
S
B
S
B
B
B
B

Konklusi : p v q ( B )
Catatan
Untuk membuktikan suatu argumen dari beberapa premis, bentuklah ke pola- pola
penarikan kesimpulan diatas, jika ternyata sulit gunakan tabel kebenaran
Contoh
Apakah penarikan kesimpulan berikut valid ?
Premis 1 : ~ p . q ( B )
Premis 2 : p ÷ q ( B )
Konklusi : q ( B )
Bukti dengan tabel






Pada tabel diatas pada kolom terakhir menunjukkan tautologi karena nilai kebenaran
B semua sehingga argumen valid

VII BUKTI LANGSUNG DAN TAK LANGSUNG.
Sebuah rumus / dalil / teorema dapat dibuktikan kebenarannya dengan mengambil
kesimpulan yang didasarkan pada pernyataan – pernyataan yang benar ( misalnya
definisi , aksioma atau sifat ) dan dari dalil – dalil lain yang telah dibuktikan benar.
A Bukti langsung.
Cara penarikan kesimpulan dengan silogisma , modus ponen , modus tollen dan
lain – lain seperti di atas merupakan contoh – contoh bukti langsung
Contoh
Buktikan bahwa untuk semua a dan b e R maka berlaku ( a – b )
2
= a
2
– 2ab + b
2

Jawab
( a – b )
2
= ( a – b )( a – b ) ( definisi perpangkatan )
= a(a - b) – b( a – b ) ( distributif perkalian )
= a
2
– ab – ba + b
2
( distributif perkalian )
= a
2
– ab – ab + b
2
( komutatif pekalian )
= a
2
– 2ab + b
2
( definisi penjumlahan )
B Bukti tak langsung.
Jika akan membuktikan kebenaran sebuah pernyataan tunggal p maka dilakukan
dengan cara kontradiksi yaitu dengan membuktikan ~ p salah. Karena ~ p salah
maka p haruslah benar.
Contoh
Dengan bukti tak langsung buktikan kebenarannya :
1. 3 adalah bilangan irrasional
jawab
misal p : 3 adalah bilangan irasional
~ p: 3 bukan bilangan irasional
~ p bernilai salah jadi pastilah p benar
2. jika n genap maka n
2
genap n e bilangan bulat.
Jawab
Misal p : n genap
q : n
2
genap
jadi p ÷ q ( implikasi )
akan dibuktikan kontraposisinya ~ q ÷ ~ p benar
yaitu jika n
2
bukan bilangan genap maka n bukan bilangan genap
jelas bahwa ~ q ÷ ~ p benar jadi p ÷ q benar
VIII BUKTI DALAM MATEMATIKA DENGAN INDUKSI MATEMATIKA
1. pengertian induksi matematika.
Induksi matematika adalah proses pembuktian teorema / pernyataan dari kasus-
kasus khusus yang harus berlaku untuk setiap bilangan asli.
2. Langkah – langkah pembuktian dengan induksi matematika
a) Dibuktikan apakah benar teorema tersebut berlaku untuk n = 1 ( bilangan asli
terkecil ) pada kasus tertentu pengambilan n tidak harus 1
b) Dianggap teorema tersebut benar untuk n = k , k e A
c) Dibuktikan apakah teorema tersebut benar untuk n =k+ 1 jika benar maka
disimpulkan teorema tersebut berlaku untuk semua nilai n.
Contoh
Dengan induksi matematika buktikan bahwa untuk neA berlaku 2 + 4 + 6 + ..+
2n = n
2
+ n
Jawab
- untuk n = 1
ruas kiri 2n = 2.1 = 2
ruas kanan n
2
+ n = 1 + 1 = 2 jadi benar
- untuk n = k dianggap benar, sehingga berlaku 2 + 4 + 6 + ...+ 2k = k
2
+k
- akan dibuktikan apakah benar untuk n = k + 1
2 + 4 + 6 + ....+ 2k + 2 ( k + 1 ) = k
2
+ k + 2 ( k + 1 )
= k
2
+ k + 2k + 2
= k
2
+ 3k + 2
= k
2
+ 2k + 1 + k + 1
= ( k + 1 )
2
+ ( k + 1 )
jadi terbukti benar untuk 2 + 4 + 6 + ... + 2k + 2 ( k+1 ) = ( k + 1)
2
+ ( k+ 1 )

LEMBAR PORTOFOLIO
A isilah titik – titik di bawah dengan jawaban yang benar!
1 Dari premis-premis berikut, tentukan kesimpulannya
a) p÷ ~ q ( B )
q ( B )
.....
b) ~ p v q ÷ .......... kesimpulan ................
~ r ÷ ~ q ÷ .......... ................
p p
............................... ................

c) ( p v q ) ÷ r ÷ .......... kesimpulan ............
~ s ÷ ~ r ÷ .......... ............
s v t ÷ .......... .............

2 dengan induksi matematika buktikan bahwa yang berikut berlaku untuk semua x
bilangan asli
a) 3 + 6 + 9 + 12 + .........+ 3n = ½ n (3 + 3n )
b) 3
4n
– 1 habis dibagi 80
c) 2
n
> n
jawab
a) 3 + 6 + 9 + ....+ 3n = ½ n ( 3 + 3n )
* untuk n = 1
ruas kiri 3n = 3 . 1 = 3
ruas kanan ½ n ( 3 + 3n ) = ½ ( 3 + ........) = ........
jadi benar
* dianggap benar untuk n = k
jadi 3 + 6 + 9 + ..........+ ........= ½ k ( ........... )
* apakah benar untuk n = k + 1
3 + 6 + 9 + ..........+ 3k + 3( k+1 ) = ½ ( k + 1 )( ....... + .........)
ruas kiri
3 + 6 + 9 + ..........+ 3k + 3( k+1 )
½ k ( .......... + ...........) + 3 ( k+1 )
...................................................
...................................................
................................................... = ruas kanan
b) 3
4n
– 1 habis dibagi 80
- untuk n = 1 maka 3
4
– 1 = 80 habis dibagi 80
- dianggap benar untuk n = k jadi 3
4k
– 1 habis ...............
- akan ditunjukkan apakah benar untuk n = k + 1
3
4( k + 1 )
– 1 apakah habis dibagi 80 ?
3
.....
– 1 = ( 3
......
- 1 ) - ...........
...................... = ............................
jadi ................
c) 2
n
> n
- untuk n = 1 ÷
- dianggap benar untuk n = k jadi 2
k
> k
- apakah benar untuk n = k + 1 ÷ 2
k + 1
> ..........
- bukti 2
k + 1
= 2
....
2
.....
> 2k karena 2
k
> k
2
....
2
....
> k + k > k + 1 karena k > 1
jadi ................

3 Buktikan sah atau tidak penarikan kesimpulan berikut :
a) ~ q ÷ ~ p ( B ) b) p ÷ q ( B ) c) p v q ( B )
~ q ÷ r ( B ) q ( B ) ~ p ( B )
p ÷ r ( B ) p ( B ) ~ q ( B )
jawab
a. ~ q ÷ ~ p ÷ p ÷ ..... silogisme
~ q v r ÷ ....÷ .....
sehingga p ÷ r ( B )
b. dengan tabel
p q p ÷ q ( p ÷ q ) .÷ q p÷ q .÷ p
B
B
S
S
B B
b) p v q ( B )
~ p ( B )
~ q ( B )
akan dibuktikan apakah ( p v q ). ( ~ p )÷ ~ q merupakan tautologi
( p v q ) . ~ p ÷ ~q
( p . ~ p ) v ( q . ...... ) ÷ ~ q
............... v ( q . ........ ) ÷ ~ q
.............................. ÷ ~ q
~ ( ....................... ) v ~ q
............................. v ~ q
..........................................
jadi .............................

UJI MATERI 3
A Berilah tanda silang ( x ) pada huruf a , b , c , d atau e di depan jawaban yang benar!
1 Diketahui 3 premis seperti berikut
1) p ÷ q ( B )
2) ~ q v r ( B )
3) ~ r ( B )
kesipulan dari 3 premis di atas adalah ...
a) p
b) p ÷ ~ r
c) q
d) ~ p
e) ~ q
2 Diketahui premis – premis ” jika amerika marah maka dunia geger, ternyata
amerika marah ” maka kesimpulan yang dapat diambil adalah ..
a) Dunia marah
b) Dunia tidak geger
c) Jika dunia geger maka amerika marah
d) Dunia geger
e) Dunia tidak marah
3 Argumen berikut yang tidak sah adalah ...
a) p ÷ q
p
q
b) ~ p v q
~ p
~ p
c) p v q
q
p
d) p ÷ q
q ÷ ~ r
p ÷ ~ r
e) p v q
q ÷ r
~ p ÷ r
4 jika premis 1 : ( p ÷ q ) . ( r ÷s ) ( B )
jika premis 2 : p v r ( B )
maka konklusinya adalah ....
a) p v q
b) p v r
c) q v s
d) q . s
e) q v r
5 Diketahui premis 1 : ~ p ÷ q ( B )
Premis 2 : ~ p v r ( B )
Premis 3 : ~ ( ~ s v r ) ( B )
Konklusinya adalah …
a) ~ s
b) ~ q ÷ ~ s
c) q ÷ s
d) q ÷ ~ s
e) ~ q ÷ s
6 diketahui premis – premis berikut :
premis 1 : ( p ÷ q ) . ( r ÷ s ) ( B )
premis 2 : p v r ( B )
premis 3 : ~ q ( B )
kesimpulan dari ketiga premis di atas adalah ...
a) p ÷ q
b) ~ p
c) ~ s
d) s
e) p ÷ ~ s
7 diketahui penarikan kesimpulan :
premis 1 : ~ p v ( q . r )
premis 2 : q v ~ r
konklusi : p
akan benar jika , jika
1. q diganti ~ q pada premis 2
2. ~ r diganti r pada premis 2
3. p diganti ~ p pada konklusi
4. ~ diganti p pada premis 1
jawaban yang tepat adalah ...
a. 1 , 2 , 3
b. 1 , 3
c. 2 , 4
d. 4
e. semua
8 Ali jago tinju atau ia jago gulat, ternyata ali tidak jago tinju. Kesimpulan dari
pernyataan di atas adalah ...
a) Ali tidak jago tinju
b) Ali jago tinju
c) Ali tidak jago gulat
d) Ali jago gulat
e) Ali jago tinju dan gulat
9 Diketahui beberapa premis berikut :
(1) Jika ifah terlambat masuk sekolah maka pak guru marah
(2) Pak guru tidak marah atau semua siswa takut
(3) Ada siswa tidak takut
Kesimpulan dari premis (1 ) , ( 2 ) dan ( 3 ) adalah ...
a. ifah terlambat masuk sekolah
b. jika ifah terlambat masuk sekolah maka semua siswa takut
c. pak guru marah
d. ifah tidak terlambat masuk sekolah
e. ifah tidak takut
10 diketahui p dan q adalah suatu pernyataan dari penarikan kesimpulan berikut :
1 p ÷ q 2 p ÷ q 3 p ÷ q
~ q p ÷ r p
~ p q ÷ r q
yang sah adalah ...
a) 1 saja
b) 1 dan 2
c) 1 dan 3
d) 2 dan 3
e) 1 , 2 dan 3
B Jawablah soal – soal di bawah ini dengan singkat dan benar !
1 Buktikan sah atau tidak penarikan kesimpulan berikut
a) p v q ( B )
~ q ( B )
p ( B )
b) p ÷ q ( B )
q ( B )
p ( B )
c) p ÷ q ( B )
~ q ÷ r ( B )
~ r ( B )
~ p ( B )
d) q ÷ ~ p ( B )
q ( B )
p ( B )
e) ~ p v q ( B )
r ÷ ~ q ( B )
r v ~ s ( B )
p ÷ ~ s ( B )
f) p ÷ q ( B )
q ÷ r ( B )
p ÷ r ( B )
2 dengan induksi matematika buktikan pernyataan berikut !
a) 1 . 2 + 2 . 3 + 3 . 4 + .....+ n . ( n + 1 ) = 1/3 n ( n + 1 )(n + 2 ) n e A
b) A n
n
n
k
k
e ÷ =
¿
=
÷
), 1 4 ( 4
3
1
1
1

c)
¿
=
÷
e = +
n
k
n n
A n n n
1
1
, 2 . 2 ). 1 (
d) k
2
+ 1 habis dibagi 2 , k e bilangan ganjil
e) n ( n + 1 ) habis dibagi 2 . n e A
f) 1.2.3 + 2 .3 . 4 + 3.4.5 + ...+ n (n+1)(n+2)=
4
1
n ( n+1 )( n + 2 )( n + 3 )
g)
¿
=
+ = +
n
k
n n n
1
2
2 1 2
3 dengan menggunakan bukti langsung, buktikan kebenaran tiap pernyataan berikut:
a) untuk semua a dan b e R maka ( a – b )
2
= a
2
– 2ab + b
2

b) jika 3x – 2 = 1 maka x
2
+ 4x – 5 = 0 , x eR
c) untuk semua sudut x maka a + cos x > 0
4 Tentukan kesimpulan dari premis – premis berikut
a) p v ~ q ( B )
q ( B )
b) p÷ ~ q ( B )
p v r ( B )
~ r ( B )
c) ( q v ~ r ) ÷ p ( B )
~ p ( B )

d) p ÷ ~ q ( B )
q v r ( B )
s ÷ ~ r ( B )
5 dengan menggunakan bukti tak langsung atau langsung , buktikan tiap pernyataan
berikut !
a) ( cos x + sin x )
2
= 1 + 2 sin x cos x
b) jika n
2
bilangan bulat genap maka n bilangan genap
c) buktikan bahwa 2 adalah irrasional
d) jika x
2
+ 3x – 4 < 0 maka – 4 < x < 1
BAB II TRIGONOMETRI

Standar Kompetensi Kompetensi Daasar
5. menggunakan perbandingan , fungsi ,
persamaan dan identitas trigonometri
dalam pemecahan masalah.

5.1 melakukan manipulasi aljabar dalam
perhitungan teknis yang berkaitan
dengan perbandingan , fungsi ,
persamaan dan identitas trigonometri
5.2 merancang model matematika dari
masalah yang berkaitan dengan
perbandingan , fungsi , persamaan dan
identitas trigonometri
5.3 menyelesaikan model matematika
dari masalah yang berkaitan dengan
perbandingan fungsi , persamaan dan
identitas trigonometri dan penafsirannya

RINGKASAN MATERI
Perhatikan gambar disamping, pernahkah kamu
mencoba memperkirakan berapa tinggi pohon yang
kamu lihat dari jarak tertentu dan sudut elevasi
tertentu pula.
Berapakah tinggi pohon tersebut ?




I PENGUKURAN SUDUT DENGAN SATUAN DERAJAT DAN RADIAN.
A Ukuran sudut dalam satuan radian.
1 radian ( 1 rad ) adalah ukuran sudut antar dua jari
– jari pada sebuah lingkaran yang mencakup busur
yang sama panjang dengan jari-jari.





B Hubungan antara ukuran sudut dalam derajat dengan radian.
180
1
0
t
= radian atau 1 radian =
t
o
180

untuk t = 3,14159 maka 1
0
= 0,017453 radian , dan 1 radian = 57,296
0

C Mengubah ukuran sudut dari derajat ke radian dan sebaliknya.
contoh
1) Ubahlah ke satuan derajat
a t
5
2

b t
4
3

c t
5
3

jawab
a.
0 0 0
5
2
5
2
72 36 . 2 180 . = = = t
b.
0 0 0
4
3
4
3
135 45 . 3 180 . = = = t


1 rad
r
r
O
c.
0 0 0
5
3
5
3
108 36 . 3 180 . = = = t
2) ubahlah ke satuan radian
a 75
0

b 120
0

c 210
0

d 330
0

jawab
a. t t
12
5
180
75
=
b. t t
3
2
180
120
=
c. t t
6
7
180
210
=
d. t t
6
11
180
330
=
II PERBANDINGAN TRIGONOMETRI UNTUK SEGITIGA SIKU-SIKU.
A Memahami sinus , kosinus , tangen , kotangen , sekan , kosekan pada segitiga siku
– siku.
Sinus A = sin A =
r
y
miring sisi
A sudut dihadapan sisi
= =
b
a

Kosinus A = cos A =
r
x
= =
b
c
miring sisi
A sudut disamping sisi

Tangen A = tan A =
x
y
= =
c
a
A sudut disamping sisi
A sudut dihadapan sisi

Kosekan A = cosec A =
y
r
=
A sin
1

Sekan A = sec A =
x
r
A
=
cos
1

Kotangen A = cot A =
y
x
A
=
tan
1


B Nilai sinus , kosinus , dan tangen sudut – sudut istimewa / khusus.
0
0
30
0
45
0
60
0
90
0

Sin

Cos

Tan
0

1

0
2
1

3
2
1

3
3
1

2
2
1

2
2
1

1

3
2
1

2
1

3
1

0

·
C Menentukaua sisi segitiga siku – siku jika sebuah sudut dan sebuah sisi diketahui.
o o tan . tan p BC
p
BC
= ÷ =
AC
AB
= o cos
o
o
cos
cos
p
AC
p
AC = ÷ =



contoh
diketahui segitiga ABC siku – siku di A, jika Z B = 60
0
dan panjang AB = 4 cm.
Tentukan panjang sisi AC dan BC
jawab
0 0
60 tan . 60 tan AB AC = ÷
3 . 4 = AC
BC
2
= AC
2
+ AB
2

B
C
A
p
o
A
C
B
4
60

A(0,0)
b = r
a = y
c = x
B
C
BC
2
= ( )
2
2
4 3 4 + = 16 . 3 + 16
BC
2
= 16 . 4
8 4 . 16 = = BC cm

D Sinus , kosinus , dan tangen dari sudut di semua kuadran.


Kuadran II kuadran I
Sin (+),cos(-),tan(-) sin , cos , tan semua (+)

Kuadran III Kuadran IV
Tan(+),sin(-),cos(-) cos(+),sin(-),tan(-)


E Rumus perbandingan trigonometri untuk sinus , kosinus dan tangen di semua
kuadran ( sudut – sudut berelasi ).
1) Kuadran I.
Sin ( 90 - o ) = cos o
Cos ( 90 - o ) = sin o
Tan ( 90 - o ) = cot o
2) Kuadran II.
Sin ( 90 + o ) = cos o sin ( 180 - o ) = sin o
Cos ( 90 + o ) = - sin o cos ( 180 - o) = - cos o
Tan ( 90 + o ) = - cot o tan ( 180 - o ) = - tan o
3) Kuadran III.
Sin ( 270 - o ) = - cos o sin ( 180 + o ) = - sin o
Cos ( 270 - o ) = - sin o cos ( 180 + o) = - cos o
Tan ( 270 - o ) = cot o tan ( 180 + o ) = tan o
4) Kuadran IV.
Sin ( 270 + o ) = - cos o sin ( 360 - o ) = - sin o
Cos ( 270 + o ) = sin o cos ( 360 - o) = cos o
Tan ( 270 + o ) = - cot o tan ( 360 - o ) = - tan o
5) Sudut negatif.
Sin ( - o ) = - sin o
Cos ( - o )= cos o
Tan ( - o ) = - tan o
F Menentukan besar sudut jika nilai sinus , kosinus dan tangen diketahui.
Contoh
Tentukan besar sudut o , o di kuadran I jika :
1) Sin o = ½
6
0
30
t
o = = radian
2) Cos o = 1
o = 0
3) Tan o = 3
3
0
60
t
o = = radian
4) Cot o = 1
4
0
45
t
o = = radian
G Menentukan nilai pendekatan fungsi trigonometri dan besar sudutnya dengan
kalkulator
Contoh
270
0
90
0
180
0
0
0
, 360
0
1) Tentukan nilai dari:
a Sin 35
0

b Cos 27,5
0

c Tan 125
0

d Sin 285
0

Jawab
Dengan menggunakan kalkulator fx-3600P
a Tekan 35 kemudian tekan tombol sin siperoleh hasil sin 35
0
= 0,5736 (
empat tempat desimal )
b Cos 27,5
0
= 0,8870
c Tan 125
0
= - 1,4281
d Sin 285
0
= - 0,9660
2) Tentukan besar sudut o, jika :
a Sin o = 0,4321
b Cos o = 0,6875
c Tan o = 3,1436
d Sin o = - 0,6732
Jawab
Dengan menggunakan kalkulator fx-3600P
a Tekan tombol angka 0,4321 kemudian tekan tombol INV kemudian
tombol Sin diperoleh hasilnya sin o = 0, 4321 sehingga o = 25,6009
0

b Cos o = 0,6875 sehingga o = 46,5675
0

c Tan o = 3,1436 sehingga o = 72,3538
0

d Sin o = - 0,6732 ( kuadran III ) sehingga o = 180
0
+42,3145
0
= 222,3145
0

III PENERAPAN RUMUS SINUS , KOSINUS dan TANGEN DALAM
MENYELESAIKAN SOAL.
Contoh
1) Diketahui segitiga ABC siku – siku di A, jika panjang AB = 5 cm dan BC =
13 cm, maka hitunglah :
a Sin Z B
b Cos Z B
c tan Z B
d sec Z B
e cosec Z B
f cotan Z B
jawab
AC
2
= BC
2
– AB
2

= 13
2
– 5
2

= 169 – 25
= 144
AC = 12

a Sin Z B =
13
12

b Cos Z B =
13
5

c tan Z B =
5
12

d sec Z B =
5
13

e cosec Z B =
12
13

f. cotan Z B =
12
5

2) Jika cos o =
13
12
maka tentukan nilai dari
o o
o o
sin 2 cos
tan sin 13
÷
+
, o lancip !
A B
C
13 cm
5 cm
Jawab

13
5
sin = o

12
5
tan = o

24
845
24
13 . 65
13
10 12
12
5
13
5
13
12
12
5
13
5
sin 2 cos
tan sin 13
5
. 2
. 13
= =
+
=
÷
+
=
÷ ÷
+
o o
o o



LEMBAR PORTOFOLIO
A Isilah titik – titik dengan jawaban yang benar.
1) Sederhanakan bentuk berikut :
a Sin ( 90 + o ) – 2 cos ( 180 - o )+ 3 sin ( 270 - o)- cos(360-o)+4cos ( - o )
b Tan(180 - o) + 3 cotan( 90 -o )- cotan(270+o) + 2 tan ( - o )
c 2 sin (180+o) + 3cos(270+o) – 2 sin( - o) – 3 cos( 90 + o)
jawab
a cos o - 2 cos …….
………..
b – tan o + ………
……………
c – 2 sin o + …………
………..
2) diketahui tan ZA =
2
3
, ZA lancip , tentukan nilai dari :
a sin ZA
b cos ZA
c secan ZA
d cosec ZA
e cotan ZA
jawab
a sin ZA =
.......
3

b cos ZA =
......
......

c secan ZA =
......
......

d cosec ZA =
......
......

e cotan ZA =
......
......

3) ubahlah sudut berikut ke dalam satuan radian!
a ZP = 75
0

b ZQ = 130
0

c ZR = 250
0

d ZS = 290
0

e ZT = 400
0

f ZU = 35
0

jawab
a t t
....
....
180
75
= = ZP
b t t
....
....
.....
....
= = ZQ
A B
C
13 cm
12 cm
5 cm
o


... 4 9 = +
2 cm
3 cm
A
c t t
....
....
.....
....
= = ZR
d t t
....
....
.....
....
= = ZS
e t t
....
....
.....
....
= = ZT
f t t
....
....
.....
....
= = ZU
4) hitunglah nilai dari :
a cos 240
0

b sin 420
0

c tan 315
0

d cosec 120
0

jawab
a cos 240
0
= cos ( 180
0

+ ...... )
= - cos .........
= .......
b sin 420
0
= sin ( ..... + ..... )
= sin .........
= ..........
c tan 315
0
= tan ( .... - ..... )
= tan ...........
= .........
d cosec 120
0
= cosec ( .... - .... )
= cosec .........
= .........
5) ubahlah ke dalam satuan derajat dari sudut berikut ¡
a ZA = t
3
2

b ZB = t
3
5

c ZC = t
4
1

d ZD = t
3
4

e ZE = t
5
2

jawab
a ZA = ..... 180 .
0
3
2
3
2
= = t
b ZB = ..... ........
0
3
5
3
5
= = t
c ZC = ..... ..........
4
1
= = t
d ZD = ..... . ..........
3
4
= = t
e ZE = ..... . ..........
5
2
= = t

B TUGAS.
Dengan tabel atau kalkulator, kerjakan soal – soal berikut :
1) Tentukan nilai dari
a Tan 72
0

b Sin 103
0

c Cos 213
0

d Cosec 310
0

e Cotan 375
0

f Sin 465
0

2) Hitunglah besar sudut o jika
a Cos o = 0,4521
b Sin o = 0,5674
c Tan o = 3,1425
d Caos o = - 0,1543 ( o di kuadran II )
UJI MATERI I
A Berilah tanda silang pada huruf a , b ,c ,d atau e di depan jawaban yang tepat.
1) Segitiga ABC siku-siku di A 5 = AC cm , 3 = BC cm nilai tan Z ABC = .
a
3
2

b
2
5

c
3
5

d
4
5

e
6
5

2) jika cos 25
0
= p maka nilai cos 205
0
adalah ...
a – 2p
b – p
c – ½ p
d 0
e p
3) diketahui sin B = 0,28 dengan 0 < B < 90
0
maka nilai dari cos B adalah ...
a
7
25

b
7
24

c
25
24

d
24
7
÷
e
25
7
÷
4) pada gambar dibawah ini BD = 3 4 cm dan AB = 2 cm , panjang AE = ....cm
a 3 4
b 6
c 3 6
d 8
e 3 8

5) Nilai dari
) 60 ( cos
225 cot . 2 120 tan
2
0 0
÷
+
adalah …
a 3 4 + 8
b 3 4 + 2
c 3 + 8
d 3 4 ÷ + 2
e 3 4 ÷ + 8
6) sebuah tangga panjangnya 3,2 m bersandar pada tembok dengan membentuk
sudut 60
0
dengan lantai. Jarak antara ujung tangga pada lantai dengan tembok
adalah …
60
0

A
B
C
D
E
a 3 6 , 1
b 1,6
c 1,5
d 3 2 , 3
e 2 6 , 1
7) diketahui sin o =
5
4
÷ dan tan o bernilai positif. Nilai cos o = …
a
4
3
÷
b
5
4

c
5
3
÷
d
5
3

e
25
17

8) Dari gambar dibawah panjang ruas garis AC adalah …
a 3 30
b 30
c 3 10
d 10
e 3 5
9) jika cos ( o
t
+
2
) = - ½ , maka nilai sin o . tan o = ....
a 3
6
1

b 3
3
2

c 3
3
1

d 3
2
1

e 3
4
1

10) jika cot o = 0,5 maka nilai 2 cos o + cos ( o + 90
0
) + cos ( 180
0
- o ) = ...
a 5
2
1

b 5
c 5
5
1

d 5
2
1
÷
e 5
5
1
÷
11) diketahui 90
0
≤ o ≤ 180
0
jika tan o = 3 ÷ maka o = ...
a 120
0

b 150
0

c 160
0

d 220
0

e 240
0

12) sebuah segitiga ABC siku-siku di A , Z B = 60
0
panjang BC = 4 cm. Jika AD
adalah garis tinggi yang ditarik dari A maka panjang AD adalah ... cm
a 3,5
b 2
c 3
30
0
C
A
B
d 3
2
1

e 3
4
1

13) jika o + | = 270 maka ....
a cos o + sin | = 0
b cos o - sin | = 0
c cos o - cos | = 0
d sin o - sin | = 0
e sin o + sin | = - 1
14) jika sin P = t ( P dikuadran I ) maka cotan P = ...
a t ÷ 1
b
t
t ÷ 1

c
t
t
÷ 1

d t + 1
e
t
t + 1

15) Bentuk 520
0
jika dinyatakan dalam radian adalah ...
a t
9
1
2
b t
9
2
2
c t
3
1
2
d t
8
7
2
e t
9
8
2
16) jika tan A =
2
1
dengan 180
0
< A < 270
0
maka nilai dari sin A . cos A = …
a
2
5

b
5
3

c
2
5
÷
d
5
2

e
5
2
÷
17) nilai dari
0
0
60 cos 1
60 sin
+
= …
a tan 60
0

b tan 30
0

c sec 60
0

d cosec 60
0

e sin 60
0

18) jika t o
t
< <
2
dan 270
0
< | < 360
0
maka pernyataan berikut yang benar
adalah …
a sin o < sin |
b tan o < tan |
c tan o < cotg |
d cos o < cos |
e cosec o < cosec |
19) perhatikan segitiga PQR siku – siku di Q panjang QR = x maka nilai 2x + x
2
=
a 3
b 6
c 9
d 15
e 18
20) nilai dari sin 150
0
+ cos ( - 30
0
) + tan 330
0
= …
a 3
6
1
2
1
÷
b 3
6
1
2
1
+
c 3
3
1
2
1
÷
d 3
2
1
2
1
+
e 2
3
1
2
1
+
B Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan benar.
1) Diketahui segitiga ABC siku – siku di B , jika cos ( A+ B ) = a tentukan nilai
dari
a Cos A
b Cotan A
c Sin C
d Secan C
2) Jika sin x = p maka tentukan hasil dari
Sin(180- x ) + 2cos (90 – x ) – 3 sin( 180 + x ) + cos ( 90 + x )
3) Segitiga ABC dengan Z B = 45
0
dan CT garis tinggi dari titik C. Jika BC = 2
cm dan AT = 2 5 cm tentukan panjang AC
4) Jika sin A =
3
1
, A tumpul , hitung
) 90 cos( 2 ) 180 sin(
tan cos 2
A A
A A
+ ÷ ÷
+

5) Perhatikan segitiga ABC berikut, hitunglah :
a Sin o
b Cotan o







6 2 5 +
10
o
A B
C
P
60
0
6
x
Q
R
IV GRAFIK FUNGSI SINUS, KOSINUS, DAN TANGEN.
A Grafik fungsi sinus
X 0
0
30
0
90
0
150
0
180
0
210
0
270
0
330
0
360
0
Y 0
2
1

1
2
1

0
-
2
1

- 1
-
2
1

0











B Grafik fungsi kosinus.
y = cos x
X 0
0
60
0
90
0
120
0
180
0
210
0
270
0
300
0
360
0
Y 1
2
1

0
-
2
1

- 1
3
2
1
÷
0
2
1

1











C Grafik fungsi tangen.
y = tan x









D Fungsi trigonometri
Bentuk umum fungsi trigonometri adalah f(x) = sin x , f(x) = cos x . f(x) = tan x
dengan 0 ≤ x ≤ 2t
Contoh
Jika f(x) = sin x , maka tentukan
1) F(30
0
)
2) F(120
0
)
Jawab
1) F(30
0
) = sin 30
0
= ½
2) F(120
0
) = sin 120
0
= 3
2
1

V KOORDINAT KUTUB / POLAR DAN KARTESIUS.
0 90
0
180
0
270
0
360
0
0 90
0
180
0
270
0
360
0
A Koordinat kartesius suatu titik.
Koordinat kartesius dari titik A dinyatakan sebagai titik A( x,y ) dimana absis
yaitu jarak A ke sumbu y dan y disebut ordinat yaitu jarak A ke sumbu x
Contoh







B Koordinat kutub suatu titik.
Koordinat kutub suatu titik A dinyatakan sebagai A( r , o
0
) dimana r = OA =
jarak A ke titik 0(0,0) dan o sudut yang dibentuk antara OA dengan sumbu x
positif
Contoh







C Hubungan koordinat kutub dan koordinat kartesius.
1) Mengubah koordinat kartesius menjadi koordinat kutub.








2) Mengubah koordinat kutub menjadi kartesius.
P( x , y ) = P ( r , o )
x = r cos o
y = r sin o

VI IDENTITAS TRIGONOMETRI SEDERHANA.
A Rumus – rumus yang berhubungan dengan perbandingan trigonometri suatu
sudut.
1) Sin
2
o + cos
2
o = 1
2) 1 + tg
2
o = sec
2
o
3) 1 + cotg
2
o = cosec
2
o
4) tan o = 0 cos ,
cos
sin
= o
o
o

5) cot o = 0 sin ,
sin
cos
= o
o
o

B Membuktikan identitas trigonometri sederhana.
Contoh
Buktikan ( tan x + cotan x ) sin x = sec x
Bukti
Ruas kiri ( tan x + cotan x ) sin x
x
x
x
x
x
sin ). (
sin
cos
cos
sin
+
A(x,y)
y
x
P(x,y);P(r,o)
y
x
o
r
A(r,o)
r
o
x
x x
x x
sin ) (
sin . cos
cos sin
2 2
+

x
x
sec
cos
1
= = ruas kanan
jadi terbukti

VII ATURAN SINUS.
A Rumus aturan sinus.
Dalam setiap segitiga ABC ( perhatikan gambar dibawah ) berlaku

R
C
c
B
b
A
a
2
sin sin sin
= = =
R = jari – jari lingkaran luar segitiga





B Penggunaan aturan sinus.
Aturan sinus digunakan untuk menyelesaikan soal jika kemungkinan unsur-unsur
yang diketahui adalah
1) Sisi , sudut , sisi
2) Sudut , sisi , sudut
3) Sisi , sisi , sudut
Contoh
Diketahui segitiga ABC , Z A = 30
0
, Z C = 105
0
dan BC = 4 cm. Tentukan besar
Z B , panjang AC dan jari – jari lingkaran luar segitiga tersebut
Jawab



Z B = 180
0
– ( 105
0
+ 30
0
) = 45
0

0
30 sin
4
sin
=
ZB
AC

8
4
45 sin
2
1 0
= =
AC

AC = 8 . 2
2
1
= 2 4 cm
R
A
BC
2
sin
= sehinga R 2
30 sin
4
= ¬ 8 = 2R jadi R = 4 cm

LEMBAR PORTOFOLIO
A Isilah titik – titik berikut dengan jawaban yang benar!
1 Buktikan identitas trigonometri berikut !
a) Sin
4
x – sin
2
x = cos
4
x – cos
2
x
b) x
x ec x
x 4
cos sec
sec 1
sin
2 2
2
÷ =
+
÷

c) x
x x 2
cotan x
cos . sin
sin =
jawab
a) ruas kiri sin
4
x – sin
2
x = sin
2
x ( ……… - …….)
= ( …….. )( ……….)
= ………- ………
= ruas kanan ( terbukti )
A
105
0
30
0
4

B

C

b
a
c
A
C
B
o
|
b)
........ .......
.... ..........
.
cos
..... cos
1
2
2
...... .......... ..........
... .......... .........
cos
.......... cos
.......
1
....
1
cos
1
cos sec
sec 1
2
2
2
2 2
2
+
÷
= =
+
÷
=
+
÷
+
÷
x
x
x
x
x
x ec x
x

=
. ..........
. ..........
.
cos
.. ..........
2
x

= ……………. = ruas kanan
c) = = = = ... .......... . cos . sin
cos . sin
.. ..........
. ..........
. ..........
. .......... cotan x
cos . sin
x x
x x
x x
ruas kanan
2 diketahui segitiga PQR , Z P = 30
0
,Z Q = 120
0
dan panjang PQ = 6 cm.
Hitunglah :
a) besar Z R
b) panjang sisi PR dan QR
jawab
a) Z R = 180
0
– ( Z P + Z R )
= 180
0
– ( …. + …… )
= 180
0
- ……..
= ………..

b)
.... sin 120 sin
PQ PR
=
.... sin ..... sin
PQ QR
=
.......
6
.....
=
PR

.......
6
.....
=
QR

…. PR = 6 . …… …..QR = 6 . ….
PR = …….. QR = ………

3 hitunglah jarak A( 6,240
0
) dan B( 4, 300
0
) dengan terlebih dahulu mengubah
menjadi koordinat kartesius
jawab
A ( 6 , 240
0
) = A( r , o ) B( 4 , 300
0
)
x = r . cos o y = r sin o x = r . cos o y = r sin o
x = 6 . cos 240
0
y = …. Sin …. x = 4 . cos 300
0
y = …. Sin ….
x = 6 ……… y = …... …… x = 4 ……… y = …... ……
x = ……… y = …….. x = ……… y = ……..
jadi A( ….., …..) jadi B( …..,…..)
jarak AB = ( ) ( )
2
1 2
2
1 2
y y x x ÷ + ÷
= ( ) ( )
2 2
...... ....... ....... ...... ÷ + ÷
= ....... ..........
= ……….

4 Ubahlah koordinat titik P ( 3 5 , 5 ÷ ÷ )dan Q ( 8 , - 8 ) ke dalam koordinat kutub!
Jawab
P ( - 5 , - 5 3 ) = P ( x , y ) Q ( 8 , - 8 )
r =
2 2
y x + r = ......
2
+ x
r = ...... ....... + r = ...... ....... +
r = ... .......... r = ... ..........
r = ………. r = …………

Q
30
0
120
0
6

P

R

x
y
tg = o
x
y
tg = o
5
3 5
÷
÷
= o tg
.. ..........
.. ..........
= o tg
tg o = …….. o = …….
o = ……. ( di kuadran ….) o = ……… ( di kuadran …….)
jadi P ( ......, ........) jadi Q ( ........., .......)

B Tugas.
1 Gambarlah grafik fungsi berikut dalam interval 0 ≤ x ≤ 360
0

a) y = - 2 cos x
b) y = sin ( x – 60 )
0

c) y = cos x + 2
d) y = - ½ sin ( x + 60 )
0



2 tentukan unsur – unsur yang belum diketahui dari segitiga berikut :
a) b. c.








UJI MATERI 2
A Berilah tanda silang ( x ) pada huruf a, b , c , d atau e di depan jawaban yang tepat!
1 Jika koordinat titik A( 3, - 4 ) = A ( a , o ) maka nilai a dan o berturut – turut
adalah ...
a) 25 dan 307
0

b) 5 dan 307
0

c) 25 dan 53
0

d) 5 dan 313
0

e) 5 dan 127
0

2 jika secan | =
12
13
÷ , maka koordinat kartesius dari ( 26,| ) untuk t |
t
< <
2

adalah ...
a) ( 24 , 10 )
b) ( 12 , 5 )
c) ( 24, - 10 )
d) ( - 24 , 10 )
e) ( - 12 , 10 )
3 koordinat kartesius dari titik B pada gambar di bawah adalah ...
a) ( ) 3 , 3 3 ÷
b) ( ) 3 , 3 3 ÷
c) ( ) 6 , 3 6 ÷
d) ( ) 3 3 , 3 ÷
e) ( ) 3 , 1 ÷
4 koordinat kartesius dari ( 10, o ) denga tan o = 0,75 dengan o di kuadran tiga
adalah
a) ( 6, 8 )
b) ( 8,6 )
B
A
C
4 cm
45
0
60
0
|
b
c
|
45
0
30
0
5 cm

P

Q

R

q
r

A

B

C

4 cm
5 cm

c

120
o
|

O
30
0
6
B
c) ( - 8 , 6 )
d) ( 8, - 6 )
e) ( - 8 , - 6 )
5 jika tan x = cotan x maka
a) 1 + sec
2
x = 0
b) sin
2
x – cos
2
x = 0
c) 1 + cotan
2
x = 0
d) 1 + tan
2
x = 0
e) sin
2
x + cos
2
x = 0
6 bentuk tan o . sino + cos o ekuivalen dengan ...
a) 1
b) – tan o
c) cotg o
d) cosec o
e) sec o
7 jika o , | dan ¸ adalah sudut – sudut segitiga ABC, ditentukan AC = 6 6 cm ,
BC = 12 cm dan | = 45
0
maka besar sudut ¸ adalah .....
a) 60
0

b) 45
0

c) 30
0

d) 25
0

e) 15
0

8 jika sin A=
5
3
, A lancip dan cos B =
13
5
÷ , B tumpul maka nilai cos A . sin B =
a)
65
48
÷
b)
65
15
÷
c)
65
48

d)
65
15

e)
48
15

9 jika cos
2
o = a , maka sin
2
o = …
a) a
2
– 1
b) 1 – a
c) a – 1
d) a 1÷
e) 1 - a
10 ...
sin
cos
cos 1
sin
= +
+ P
P
P
P

a) cosec P
b) secan P
c) cotg P
d) 1 + cosec P
e) 1 + secan P
11 jika a – b = cos x dan 2ab = sin x maka a
2
+ b
2
= …
a) sin
2
x – cos
2
x
b) cos
2
x – sin
2
x
c) – sin
2
x + cos
2
x
d) 1
e) tan
2
x
12 segitiga ABC , Z A = 150
0
panjang BA = 12 cm dan AC – 5 cm maka luas
segitiga ABC adalah … cm
2

a) 12
b) 13
c) 14
d) 15
e) 16
13 dari segitiga ABC di bawah , nilai x = ...
a) 6 2
b) 6 3
c) 7 2
d) 7 3
e) 6 4
14 jika Z A = 30
0
pada segitiga ABC dengan panjang BC = 6 cm maka luas
lingkaran segitiga ABC adalah
a) 6t
b) 12t
c) 18t
d) 24t
e) 36t
15 jajar genjang ABCD , AB = 5 , BC = 4 dan Z ABC =
3
2t
, luas segitiga ABC
a) 3 5
b) 10
c) 3 10
d) 20
e) 3 20
16 perhatikan gambar segitiga PQR di bawah. Nilai cos x = ...
a) 14
2
1

b) 14
4
1

c) 14
3
2

d) 7
4
1

e) 7
3
2


17 jika sin x + sin
2
x = 1 maka cos
2
x + cos
4
x = ...
a) – 1
b) 0
c) 1
d) 2
e) 3
18 nilai maksimum dan minimum dari grafik y = 2 cos x + 1 adalah ...
a) 3 dan – 3
b) 3 dan – 2
c) 3 dan – 1
d) 2 dan – 1
e) 2 dan 0
19 titik potong grafik fungsi y = 3 cos x + 1 dengan sumbu y adalah …
a) ( 0,1 )
b) ( 0,4 )
c) ( 0,2 )
d) ( 0 , - 1 )
45
0

2 4
o
P
Q
R
60
0
4 x
45
0
A
B
C
e) ( 0, - 2 )
20 jika 4 sin o = 4 cos o maka ( sin o + cos o )
2
adalah …. ( o di kuadran I )
a)
25
15

b)
25
37

c)
25
12

d)
25
49

e)
25
64

B Jawablah soal – soal berikut dengan singkat dan benar.
1 Ubahlah titik – titik berikut menjadi koordinat kutub.
a) A( 4, 3 4 ÷ )
b) B ( - 3 , - 3 )
c) C( - 4 , 3 )
d) D( -1 , 1 )
2 Perbandingan sudut – sudut suatu segitiga PQR adalah 3 : 4 : 5. tentukan
perbandingan sisinya ( untuk p dan q )
3 Ubahlah bentuk berikut menjadi bentuk yang paling sederhana
a) ( cos o + sin | )( cos | + sin o )
b) sin o cos o - cos
2
o
c)
o o an cot
1
tan
1
÷
d) ( 1 – cos o )
2

4 jika sin o - cos o = p tentukan :
a) sin o .coso
b) sin o + cos o
c) sin
2
o - cos
2
o
5 buktikan identitas berikut :
a) cos
2
o - sin
2
o = 2cos
2
o - 1
b) cos
4
o - sin
4
o = cos
2
o - sin
2
o
c) o
o
o o
4
sin 1
sin
2
2 2
tg
tg
=
÷
÷

d)
A
anA tgA
anA tgA
2
cos 2 1
1
cot
cot
÷
÷
+
=

VIII ATURAN KOSINUS.
Dalam segitiga ABC berlaku dalil kosinus:
a
2
= b
2
+ c
2
– 2 bc cos o
b
2
= a
2
+ c
2
– 2 ac cos |
c
2
= b
2
+ a
2
– 2 ab cos ¸




aturan kosinus digunakan untuk menentukan panjang sisi dari suatu segitiga , jika
diketahui unsur-unsur sisi , sudut , sisi ( ss , sd , ss )
contoh
dari segitiga ABC disamping , tentukan panjang
sisi BC
jawab
BC
2
= 2
2
+ 4
2
– 2 . 2 . 4 cos 60
0

BC
2
= 4 + 16 – 16. ½
B
C
A
c
a
b
¸
o
|
B
C
A
2

4

60
0

BC
2
= 20 – 8
BC = 3 2 12 =


IX LUAS SEGITIGA
A jika diketahui panjang alas dan tinggi maka :



Luas = ½ . a . t


B jika diketahui panjang ketiga sisinya

Luas = c) b)(s a)(s s.(s ÷ ÷ ÷

s = c) b (a
2
1
+ +

C jika diketahui 2 sisi dan satu sudut

Luas = ½ .bc.sin o
Luas = ½ .ac sin |
Luas = ½ . ab sin ¸


D jika siketahui 2 sudut dan satu sisi

2.sinα
sin sinβ a
luas
2
¸
=
|
¸ o
2.sin
sin sin b
luas
2
=
¸
| o
2.sin
sin sin c
luas
2
=

X APLIKASI FUNGSI TRIGONOMETRI , RUMUS SINUS DAN RUMUS
KOSINUS.
A Contoh.
1) Seorang anak melihat sebuah puncak menara dari jarak 30 m dari dasar
menara dengan sudut pandang ( elevasi ) 30
0
. tentukan tinggi menara
tersebut?
Jawab

t = 30 x tan 30
0

= 30 x 3
3
1
= 10 3
jadi tinggi menara = 10 3


2) Tiga orang anak Pungki , Kiki dan Ratna bermain di lapangan datar. Mereka
berdiri di tempat masing-masing sehingga jarak pungki dan kiki 6 m , besar
sudut yang dibentuk oleh posisi Pungki, Ratna dan kiki adalah 70
0
, sedangkan



c
a
b






c
a
b
¸
o
|
a
t



c
a
b
¸
o
|
30
0
30 m
jarak pungki dan ratna 4 m. Hitunglah besar sudut yang dibentuk oleh posisi
pungki , kiki dan ratna.
Jawab
0
70 sin
6
sin
4
=
o

6
94 , 0 4
6
70 sin 4
sin
0
x x
= = o
6265 , 0
6
76 , 3
sin = = o
o = arc sin 0,6265 = 38,79
0
jadi sudut o = 38,79
0

3) Sebuah kapal Fery sedang berlabuh dalam posisi menghadap ke menara,
seorang melihat dari puncak menara ujung depan kapal dengan sudut elevasi
45
0
dan ujung belakang kapal dengan sudut deviasi 75
0
. jika tinggi orang
tersebut 1,7 m, tinggi menara 68 meter dan dasar menara berada 12 m di atas
permukaan air laut. Tentukan panjang kapal tersebut
Jawab









Perhatikan gambar di atas
CD = 1,7 m + 68 m + 12 m = 81,7 m
Lihat segitiga BCD siku-siku di D sehingga
Cos Z C =
CB
CD
; cos 45
0
=
CB
7 , 81

CB = 56 , 115
707 , 0
7 , 81
45 cos
7 , 81
0
= =
Lihat segitga ABC , Z C = 75
0
– 45
0
= 30
0
; Z B = 180
0
– 45
0
= 135
0

Jadi Z A = 180
0
– 30
0
– 135
0
= 15
0

Dengan dalil sinus
0 0
15 sin
56 , 115
30 sin
sin sin
= = =
Z Z
AB
A
BC
C
AB
m
26 , 223
2588 , 0
) 5 , 0 ).( 56 , 115 (
= = AB
jadi panjang kapal feri tersebut adalah 223,26 m

B Menyelesaikan persamaan fungsi sinus , kosinus dan tangen sederhana.
Jika sin ax = sino , maka ax = o + k.360
0
atau ax = ( 180
0
- o ) + k . 360
0
,
k eBilangan bulat
Jika cos ax = cos o , maka ax = o + k.360
0
atau ax = - o + k.360
0
, k eBilangan
bulat
Jika tan ax = tan o , maka ax = o + k. 180
0
, k eBilangan bulat
Contoh
Tentukan nilai x yang memenuhi persamaan sin 2x = ½ , 0 ≤ x ≤ 180
0

Jawab
Sin 2x = ½
70
0
4 cm

6 cm

o

Ratna( R)

Pungki( P)

Qiqi( Q)

1,7 m

68 m

12 m

45
0
75
0
C

D

B

A

Sin 2x = sin 30
0

2x = 30
0
+ k . 360
0
atau 2x = ( 180
0
– 30
0
) + k . 360
0

x = 15
0
+ k . 360
0
x = 75
0
+ k . 360
0

x = 15
0
x = 75
0

HP = { 15
0
, 75
0
}

LEMBAR PORTOFOLIO
Isilah titik – titik berikut dengan jawaban yang benar !
1. dalam segitiga ABC, panjang AB = 2 , BC = 3 dan AC = 4 , tentukan sin Z BAC dan
tan Z ACB
jawab

dengan dalil kosinus
3
2
= 2
2
+ 4
2
– 2 ( …)( ….) cos o
9 = …. + …. - …… cos o
…. Cos o = …..
cos o = …..
jadi sin o = sin Z BAC = ….

Dengan dalil cosinus
2
2
= 3
2
+ ….. - ….. cos ¸
4 = …. + …. - …….cos ¸
( ….) cos ¸ = …..
cos ¸ = ………
jadi tan ¸ = tan Z ACB = …..

2. sebuah segitiga ABC panjang AB = x , BC = y dan AC = z. jika y + z = 15 cm dan
z – x = 3 cm serta besar sudut A = 60
0
, maka tentukan panjang sisi segitiga tersebut
dan hitung luasnya
jawab
y + z = 15 sehingga y = 15 – z
z – x = 3 sehingga x = z – 3
dengan dalil kosinus
y
2
= x
2
+ z
2
– 2.x . z . cos Z A
( 15 – z )
2
= ( z – 3)
2
+ z
2
– 2 ( z – 3 ).z . cos 60
0

……. = ….. + z
2
– 2z ( z – 3 ) ( ….. )
…… = …. + …. + …. - ….. + …..
……. = …….
z = …… cm
jadi y = 15 – z = 15 - ….. = …..
x = z – 3 = ….. – 3 = …..
luas = z) - y)(s - x)(s - s.(s c) - b)(s - a)(s - s.(s = dengan s = ½ ( x + y + z ) = ….
Luas = cm ..... ....... )(......) ..)(...... .....(.... = =

3. segitiga ABC , Z A = o , panjang AB = 4 cm dan AC = 2 cm, jika cos ZA = cos o =
2
3
2
. Maka hitunglah luas segitiga ABC dan panjang BC
jawab 3 ......... cos o =
........
........
3
2 2
sin = ¬ o
o

jadi luas segitiga ABC = ½ . AB . AC . sin o
= ½ . ( .... )( .....)( ..... )
= ........
dengan dalil cosinus
BC
2
= ........ + ...... – 2 .( .... )( ..... ) cos o
..... = ....... - .......
..... = .......
jadi BC = ........
B
C
A
2
3
4
¸
o

B
C
A
x
y
z

60
0


2 2

4. sebuah segitiga ABC dengan panjang AB = 4 cm , AC = 6 cm dan BC = 8 cm.
Hitunglah :
a luas segitiga ABC
b Besar sudut C
Jawab
Luas = c) - b)(s - a)(s - s.(s
s = ½ keliling = ½ ( 8 + ....+ ..... ) = ½ ( .... ) = .....
jadi
luas = ......) )(......)( ...(......
luas = . ..........
luas = ...... cm
2

b. untuk menentukan besar Z C dengan dalil kosinus
AB
2
= CA
2
+CB
2
– 2.CA.CB.cos Z C
Jadi
Cos ZC = ......
.........
.........
.......) .(......)( 2
........ ....... ......
. . 2
2 2 2
= = =
÷ + ÷ +
CB AC
AB CB AC

Z C = arc cos ..... = ..... ( dengan tabel / kalkulator )

5. pada segitiga ABC diketahui bahwa cos ( A + B ) =
40
9
jika panjang CA = 10 cm dan
CB = 8 cm. Tentukan panjang AB
jawab

dalam segitiga ABC, A + B + C = 180
0
¬ A+B=180
0
-C
cos ( A + B ) =
40
9

cos ( 180 - .... ) =
40
9

........................ =
40
9

cos ........ = ........
dengan dalil cosinus x
2
= 10
2
+ ...... - ........
= 100 + ...... - ...... = .....
x = .......
jadi AB = .....


UJI MATERI 3
A Berilah tanda silang ( x ) pada huruf a, b ,c , d atau e didepan jawaban yang benar.
1 Pada segitiga PQR, Z P = o panjang PQ = 6 cm dan PR = 3 cm maka QR
2
= ...
a) 45 + 36 cos o
b) 15 + 12 cos o
c) 15 – 12 cos o
d) 9 – 36 cos o
e) 45 – 36 cos o
2 perhatikan segitiga di bawah! Dari pernyataan berikut yang benar adalah ...
a) x
2
= z
2
+ y
2
+ 2 zy cos o
b) y
2
= x
2
+ z
2
– 2.xy.cos o
c) x
2
= z
2
+ y
2
– 2 xy cos |
d) z
2
= x
2
+ y
2
– 2 xy cos ¸
e) y
2
= x
2
+ z
2
– 2 xy cos |

C
A
B
8 cm
6 cm
4 cm



A
B
C
10
x
8
B
C
A
z
x
y
¸
o
|
3 sisi – sisi segitiga ABC berturut – turut a = 3 cm , b = 3 3 cm dan c = 6 cm,
besarnya sudut BAC = ....
a) 30
0

b) 45
0

c) 60
0

d) 90
0

e) 120
0

4 diketahui segitiga ABC , Z A = 45
0
dan tg ZABC =
5
12
jika BC = 2 12 cm.
Maka panjang AC = ...
a)
12
188

b)
12
118

c)
13
108

d)
3
188

e)
13
288

5 panjang sisi segilima beraturan ABCDE sama dengan 4 cm , jika sin 18
0
= 0,3
maka panjang diagonal AD = ....
a) 5,9
b) 6,1
c) 6,2
d) 6,3
e) 6,4
6 luas segitiga samasisi yang sisinya 2 3 cm adalah .... cm
2

a) 3 5 , 4
b) 3 9
c) 3 18
d) 3 24
e) 3 30
7 diketahui persamaan
0
360 0 , 3 - x cos 2 s s = x banyaknya nilai x yang
memenuhi persamaan di atas adalah ...
a) tidak ada
b) satu
c) dua
d) tiga
e) empat
8 segitiga ABC mempunyai panjang BC = 6 cm, AB = 5 cm dan sin Z B = 2
3
2
,
maka panjang AC = …. Cm
a) 6
b) 41
c) 45
d) 2 5
e) 15 2
9 diketahui segitiga ABC , cos Z A = 1/8 , panjang AC = 4 cm dan BC = 6 cm,
maka panjang AB = ...... cm
a) 7
b) 6
c) 5
d) 4
e) 3
10 segitiga ABC , Z A = 45
0
dan Z B = 60
0
perbandingan panjang sisi BC dan AC
adalah ….
a) 2 : 3
b) 2 : 3
c) 2 : 3
d) 3 : 2
e) 4 : 9
11 pada segitiga ABC berlaku b
2
= a
2
+ c
2
– ac maka ...
a) Z B = 60
0

b) Z A = 60
0

c) Z B = 30
0

d) Z A = 30
0

e) ZC = 30
0

12 dari gambar dibawah panjang ruas garis RQ adalah ....
a) 2 2
b) 4
c) 26
d) 27
e) 6
13 pada segitiga ABC diketahui bahwa perbandingan sis a : b : c = 2 : 3 : 4 maka
nilai sin ( A + B ) = .....
a) 15
4
1

b) 5
4
1

c) 2
3
1

d) 5
2
1
÷
e) 15
4
1
÷
14 posisi 2 kapal laut dinyatakan dengan koordinat kutub yaitu kapal pertama berada
pada ( 10, 15
0
) dan kapal kedua berada pada ( 8,75
0
). Jarak kedua kapal sama
dengan = ....
a) 84
b) 21 4
c) 21 2
d) 5 4
e) 3 5
15 dari segitiga ABC diketahui a = 4 cm , b = 3 cm. Jika luas segitiga = 6 cm
2
, maka
sudut C = .....
a) 120
0

b) 90
0

c) 60
0

d) 45
0

e) 30
0

16 pada sebuah segitiga PRS panjang sisi PR sama dengan panjang jari-jari lingkaran
luarnya, maka besar sudut PSR adalah ....
a) 30
0
atau 150
0

b) 60
0
atau 120
0

c) 30
0
atau 60
0

2 3
2 3
P
Q
R
60
0
d) 45
0
atau 135
0

e) 45
0
atau 120
0

17 jika luas segi dua belas beraturan adalah 24 cm
2
maka jari-jari lingkaran luarnya
adalah ...
a) 2 cm
b) 2 2 cm
c) 3 cm
d) 2 3 cm
e) 4 cm
18 nilai x yang memenuhi persamaan tan ( x + 40
0
)- tan 30
0
= 0 , 0 < x < 180
0
adalah
....
a) 30
0
, 170
0

b) 10
0
, 170
0

c) 30
0
, 110
0

d) 170
0

e) 30
0

19 dalam segitiga ABC , Z BAC = 30
0
, panjang AC = 8 cm dan BC = 2 4 maka
besar Z ACB = ...
a) 15
0

b) 45
0

c) 60
0

d) 90
0

e) 105
0

20 diketahui segitiga sama sisi yang panjang sisinya 6 cm, panjang jari – jari
lingkaran dalam = ..... cm
a) 3
b) 3 2
c) 3 4
d) 3 5
e) 6
B Jawablah soal – soal berikut dengan benar.
1 Diketahui segiempat ABCD dengan titik sudut A, B , C dan D terletak pada
sebuah lingkaran . jika AB = 4 cm , BC = CD = 3 cm dan AD = 6 cm. Tentukan
nilai dari cos Z BAD dan sin Z ADC
2 Hitunglah nilai x dari tiap segitiga berikut :
a) b) c)





Tan ZE =
3
4


3 Segienam beraturan ABCDEF dengan panjang sisi 8 cm. Hitunglah panjang AC
dan panjang AD
4 Dalam segitiga PQR panjang sisi QR = 7 cm lebih panjang dari ½ panjang sisi
PR dan panjang sisi PQ sama dengan 1 cm lebih pendek dari
4
5
panjang sisi QR.
Jika keliling segitiga PQR = 36 cm. Tentukan luas segitiga PQR tersebut!
5 Tentukan himpunan penyelesaian dari persamaan berikut :
a) 2 cos ( x + 50
0
) = - 1 , 0 < x < 360
0

b) sin ( x – 30 ) = cos 70
0
, 0 < x < 360
0

B
C
A
x cm
8 cm
4 cm

60
0

Q
R
P
x cm
6 cm

45
0

75
0
E
D
F

10
cm
x cm

60
0

c) tan ( x +
3
t
) + 1 = 0 , 0 < x < 2t
d) secan ( 2x +
6
t
) – 2 = 0 , 0 < x < 2t
LATIHAN SOAL TENGAH SEMESTER
A Berilah tanda silang ( x ) pada huruf a , b , c , d atau e di depan jawaban yang benar.
1 Bentuk ~ p v q ekuivalen dengan ....
a) P . ~ q
b) p ÷ ~ q
c) ~ p v ~ q
d) ~ p . q
e) p ÷ q
2 negasi dari pernyataan ~ (pv~q ) adalah ...
a) p v q
b) ~ p v q
c) ~p . q
d) ~p v ~ q
e) q ÷ p
3 bentuk ~ ( p . ~ q ) ekuivalen dengan ...
a) ~ p . q
b) p v ~ q
c) p ÷ q
d) p ÷ ~ q
e) ~ p ÷ q
4 konvers dari implikasi ” jika ibu tidak boros, maka ia rajin menabung ” adalah ...
a) jika ibu boros maka ia rajin menabung
b) jika ibu rajin menabung maka ia boros
c) jika ibu tidak boros maka ia tida rajin menabung
d) jika ibu rajin menabung maka ia tidak boros
e) jika ibu boros maka ia tidak rajin menabung
5 Pernyataan ( ~ p v q ) . ( p v ~q ) ekuivalen dengan pernyataan ....
a) p ÷ q
b) p ÷ ~ q
c) ~ p ÷ q
d) ~ p ÷ ~ q
e) p ÷ q
6 jika p v q merupakan pernyataan yang benar
1. ~ p . ~ q salah
2. ~ p ÷ q pernyataan yang benar
3. ~ q ÷ p benar
4. ~ p ÷ ~ q benar
maka pernyataan yang benar adalah ...
a) 1 , 2 dan 3
b) 1 dan 3
c) 2 dan 4
d) 4
e) 1 , 2 , 3 , dan 4
7 kontraposisi dari konvers implikasi ~ p ÷ q adalah ...
a) q ÷ p
b) ~ q ÷ p
c) p ÷ ~ q
d) ~ p ÷ q
e) ~ p ÷ ~ q
8 pernyataan ” jika azzahra suka bakso , maka ia berbadan gemuk ” ekuivalen
dengan ...
a) azzahra berbadan gemuk maka ia suka bakso
b) azzahra suka bakso dan ia berbadan gemuk
c) azzahra tidak suka bakso dan ia berbadan gemuk
d) azzahra tidak suka bakso atau ia berbadan gemuk
e) azzahra suka bakso atau ia berbadan gemuk
9 negasi dari pernyataan majemuk p ÷ ( ~ p v q ) adalah ....
a) ~ p ÷ ( p . ~ q )
b) p . ( ~ p v q )
c) p . q
d) p . ~ q
e) p v ~ q
10 konvers dari implikasi ” jika semua bilangan habis dibagi dua maka 2 bilagan asli
a) jika ada bilangan habis dibagi 2 maka 2 bilangan asli
b) semua bilangan habis dibagi 2 atau 2 bilangan asli
c) 2 bukan bilangan asli atau semua bilangan habis dibagi dua
d) jika ada bilangan habis dibagi dua maka 2 bukan bilangan asli
e) 2 bukan bilangan asli dan semua bilangan habis dibagi 2
11 negasi dari pernyataan ~ p ÷ ( q v ~ r ) adalah ......
a) p ÷ ( ~ q . r )
b) ~ p . ( q v ~ r )
c) p . ( ~ q . r )
d) p . ( q . ~ r )
e) ~ p . ( ~ q . r )
12 invers dari implikasi ~ p ÷ q adalah ...
a) q ÷ ~ p
b) p ÷ ~ p
c) p ÷ ~ q
d) p ÷ q
e) ~ q ÷ p
13 diketahui premis – premis berikut :
(1) ~ p v q
(2) q ÷ ( r v s )
(3) ~ r . ~ s
kesimpulan dari ketiga premis di atas adalah ...
a) p
b) ~ p
c) q
d) p ÷ q
e) ~ q
14 penarikan kesimpulan berikut yang disebut modus tollens yaitu ...
a) p ÷ q ( B )
p ( B )
q ( B )
b) p v q ( B )
p ( B )
~ q ( B )
c) ~ p v q ( B )
~ q ( B )
~ p ( B )
d) p ÷ r ( B )
q ÷ r ( B )
p ÷ r ( B )
e) p v ~ q ( B )
~ q ÷ r ( B )
p ÷ r ( B )
15 kesimpulan dari premis – premis berikut adalah ...
premis 1 : ( p . q ) ÷ r
premis 2 : s ÷ ~ r
premis 3 : s v t
a) r v t
b) p . q
c) ( p . q ) ÷ ~ t
d) (~( p. q ))v t
e) ( p . q ) v t
16 di bawah ini yang senilai dengan sec( 180 + o ) adalah ...
a) sec o
b) cosec ( 90 + o )
c) – cosec o
d) – sec o
e) – cosec ( 90 - o )
17 jika tan o = p , o lancip, maka sin o = ….
a) P
b) ~ p
c)
2
1 p ÷
d)
2
1 p ÷ ÷
e)
p
1

18 bila x memenuhi 2 ( sin x )
2
+ 3 sin x – 2 = 0 dan ½ t < x < t maka cos x = ...
a) 3
2
1

b) ½
c) 2
2
1
÷
d) 3
2
1
÷
e) 1
19 ( sin A – cos A )( 1 + sin A . cos A ) = ….
a) Sin
2
A. cos A – sin A . cos
2
A
b) Sin A cos A – sin
2
A cos A
c) Sin
3
A – cos
3
A
d) Sin
2
A – cos
2
A
e) Cos
3
A – sin
3
A
20 Segitiga ABC , Z A = 45
0
, Z C = 75
0
dan panjang BC = 4 cm, maka panjang AC
= …. cm
a) 6 4
b) 6 2
c) 3 4
d) 3 2
e) 2 4
21 pada suatu segitiga PQR, panjang sisi PQ = 16 cm , PR = 12 cm dan Z QPR = 60
0

maka luas segitga PQR = …
a) 3 96
b) 96
c) 6 48
d) 3 48
e) 48
22 segitiga PQR diketahui p = 4 cm, q = 5 cm dan r = 6 cm. Nilai dari sin P = …
a)
4
3

b) 7
4
1

c)
5
4

d)
5
3

e) 1
23 nilai x yang memenuhi persamaan 0 3 - sin x 3 2 = untuk 0 ≤ x ≤ 360
0

a) 30
0
atau 150
0

b) 30
0
atau 120
0

c) 60
0
atau 150
0

d) 60
0
atau 120
0

e) 60
0
ata u 240
0

24 jika sin x = a maka nilai dari ...
) 2 sin( 3
) cos( 2 ) sin(
2
=
÷
÷ + ÷
x
x x
t
t
t

a) a
b) – a
c) 3
d) 1
e) – 1
25 jika tan P =
12
5
, P lancip , maka sin P = ....
a)
13
1

b)
13
5

c)
13
12

d)
12
13

e)
13
3

26 dalam segitiga ABC , AB = c , AC = b , BC = a berlaku a + c = 12 , b + c = 13
dan Z BAC = 60
0
maka panjang sisi BC = ...... cm
a) 7 atau 9
b) 7 atau 8,5
c) 7,5 atau 9
d) 7 atau 9,5
e) 7,5 atau 9,5
27 jika
0 0
sec 1
tan . 2
90 x 0 , 1
2
2
s s =
+ x
x
maka nilai tan x = ....
a)
3
1

b)
2
1

c) 1
d)
2
3

e) 2
28 bentuk ....
cos . sin
cos 2 1
2
=
÷
x x
x

a) tan x – cotan x
b) cotan x – tan x
c) cosec x – sec x
d) tan x + cotan x
e) sec
2
x – 1
29 fungsi y = sin x ,0 ≤ x ≤360
0
, jika y = 0 maka nilai x adalah ...
a) 0
0
dan 90
0

b) 0
0
, 180
0
dan 360
0

c) 180
0
dan 360
0

d) 90
0
dan 270
0

e) 120
0
dan 240
0

30 jika f(x) = cos ( x + 30
0
) maka f( 30
0
) = ....
a) 0
b) 2
2
1

c) 3
2
1

d)
2
1

e) 1

B jawablah soal – soal dibawah ini dengan benar !
1 tentukan negasi dari kontraposisi implikasi berikut :
a) ~ p ÷ ( q v p )
b) jika ahmad rajin bekerja maka ia akan kaya
c) p v ~ q
d) ( p . q ) ÷ ~ r
2 buktikan sah atau tidak penarikan kesimpulan berikut :
a) ~ p v q ( B )
p ( B )
q ( B )
b) p ÷ q ( B )
q v r ( B )
~ r ( B )
~ p ( B )
c) p ÷ q ( B )
p ( B )
q ( B )
d) ~ q ÷ p ( B )
q v ~ p ( B )
q
e) p ÷ q ( B )
~r ÷ ~ q ( B )
~ r ( B )
~ p ( B )
3 hitunglah nilai x dari segitiga pada gambar berikut !
a) b)







4 tentukan nilai x dari persamaan
a)
0 0
360 0 , 0 3 ) 50 sin( 2 s s = + ÷ x x
P
Q
R
6
8
x
60
0
A
B
C
9
5
x
120
0
b)
0 0 0
180 x 0 ), 10 2 cos( ) 60 cos( s s ÷ = + x x
c)
0 0 0
360 x 0 ), 15 cos( 40 sin s s + = x
5 pada segitiga siku-siku ABC nilai cos ( A + C ) = a , jika segitiga ABC siku – siku
di C , tentukan nilai :
a) sin A + cos B
b) tan A + tan B
BAB III
DIMENSI TIGA

Standar kompetensi Kompetensi dasar
6. Menentukan kedudukan jarak dan
besar sudut yang melibatkan titik ,
garis dan bidang dalam dimensi tiga
6.1 menentukan kedudukan titik , garis
dan bidang dalam ruang dimensi
tiga.
6.2 menentukan jarak dari titik ke garis
dan dari titik ke bidang dalam ruang
dimensi tiga
6.3 menentukan besar sudut antara garis
dan bidang dan antara dua bidang
dalam ruang dimensi tiga

Buatlah kubus pejal dari malam / lilin kemudian
irislah dengan pisau dengan posisi seperti gambar ,
dapatkah kamu menyebutkan bentuk penampang dari
hasil irisannya ? dan bisakah kamu menghitung luas
penampang irisannya dengan kubus jika panjang
rusuk kubus 4 cm ?




RINGKASAN MATERI
I KEDUDUKAN TITIK , GARIS DAN BIDANG DALAM SUATU RUANG.
A Pengertian Titik , Garis dan Bidang.
1) Titik adalah sesuatu yang hanya dapat ditentukan oleh letaknya , tetapi tidak
mempunyai ukuran. Sebuah titik digambarkan dengan memakai tanda noktah,
kemudian diberi nama dengan menggunakan huruf kapital. Misalnya
2) garis lurus dapat diperpanjang sekehendak kita , garis lurus hanya mempunyai
panjang disebut dengan wakil garis ( segmen garis ) garis lurus disimbolkan
dengan huruf kecil


l

3) suatu bidang ( biasa disebut bidang datar ) dapat diperlebar / diperluas
sekehendak kita .wakil bidang adalah sebuah bidang yang hanya dilukis
sebagian saja misalnya bidang segitiga , persegi , persegi panjang dan lain
lain
B Aksioma tentang garis dan bidang.
Aksioma / postulat adalah sebuah pernyataan yang diterima sebagai kebenaran
dan bersifat umum, kebenarannya tidak memerlukan bukti.
Tiga aksioma Euclides
1) Melalui dua buah titik sembarang hanya dapat dibuat sebuah garis lurus.
2) Jika sebuah garis dan sebuah bidang mempunyai dua titik persekutuan maka
garis itu seluruhnya terletak pada bidang.
3) Melalui 3 buah titik hanya dapat dibuat sebuah bidang
Empat dalil tentang garis dan bidang
1) Sebuah bidang ditentukan oleh 3 buah titik sembarang.
2) Sebuah bidang ditentukan oleh sebuah garis dan sebuah titik yang berada di
luar garis
3) Sebuah bidang ditentukan oleh dua buah garis berpotongan
4) Sebuah bidang ditentukan oleh dua buah garis sejajar










A
B

C Memahami kedudukan titik , garis dan bidang.
1) Titik terhadap garis.







Titik P diluar garis l titik P pada garis l
2) Titik terhadap bidang.





Titik P pada bidang ABCD titik P diluar bidang ABCD
3) Garis terhadap garis lain






Garis l sejajar garis m garis l berpotongan garis m
Garis l bersilangan garis m
4) Garis terhadap bidang.







garis l sejajar dg bid V garis l menembus bid V

5) Bidang terhadap bidang






II VOLUME DAN LUAS BANGUN RUANG
A Kubus , Balok , Prisma dan Limas.
1) Kubus.
Bangun ruangyang dibatasi oleh enam daerah persegi yang kongruen.
Jika panjang rusuk kubus adalah s maka
Luas kubus = 6 s
2

Volume kubus = s
3

Panjang diagonal sisi = 2 s
Panjang diagonal ruang = 3 s
Luas bidang diagonal = 2
2
s
P
P
P
P
u
w
u
u
w
w

2) Balok
Bangun yang dibatasi oleh enam persegi panjang.
Jika panjang balok = p , lebar balok = l dan
tinggi balok = t , maka :
Luas balok = 2 ( pl + lt + pt )
Volume balok = plt
Panjang diagonal ruang =
2 2 2
t l p + +

3) Prisma
Bangun ruang yang dibatasi oleh dua bidang sejajar ( yaitu bidang alas dan
bidang atas.
Luas prisma = 2 x luas alas + luas selubung
Volume prisma = luas alas x tinggi




4) Limas.
Bangun ruang yang dibatasi oleh sebuah segi n ( sebagai bidang alas ) dan
bidang – bidang yang berbentuk segitiga yang alasnya segi n dan puncaknya
berimpit.
Luas limas = luas alas + luas seluruh bid sisi
Volume limas =
3
1
x luas alas x tinggi





B Kerucut , Bola dan Tabung.
1) Kerucut.
Kerucut adalah sebuah benda ruang yang dibatasi oleh sebuah bidang dasar /
alas yang berbentuk lingkaran dan oleh sebuah bidang lengkung atau bidang
selimut.
Bidang selimut berasal dari sebuah juring lingkaran dengan panjang busur
sama dengan keliling lingkaran alas

t = tinggi kerucut
r = jari – jari alas
s = panjang garis pelukis
s
2
= t
2
+ r
2

luas permukaan kerucut = ) ( r s r + t
luas selimut kerucut = s r. . t
volume = t r . .
2
3
1
t
contoh
diketahui jari-jari alas sebuah kerucut = 9 cm dan panjang garis pelukisnya =
15 cm tentukan :
a. tinggi kerucut ( t = 3,14 )
b. luas selimut
c. luas permukaan
d. volume kerucut
jawab
a. s
2
= r
2
+ t
2

15
2
= 9
2
+ t
2

t
2
= 225 – 81 = 144
jadi t = 12
b. luas selimut = t.r.s = ( 3,14 ). 9 . 12 = 335,12 cm
2

c. luas kerucut = t.r.( s + t ) = ( 3,14 ).9.(15 +12) = 3,14.9.27 = 763,02 cm
2

d. Volume = t r . . .
2
3
1
t =
3
1
. 3,14.9
2
.12 = 1017,36 cm
3

2) Bola.

sebuah bola dengan jari – jari r maka :
luas = 4 t r
2
dan volume =
3
3
4
. . r t




contoh
jika diketahui sebuah bola dengan jari – jari 10 cm, maka tentukan :
a. luas bola
b. volume bola
jawab
a. luas = 4. t . r
2
= 4. 3,14 . 10
2
= 1256 cm
2

b. volume =
3
4 2
3
4
. . = r t . 3,14. 10
3
= 4186,67 cm
3

3) Tabung.
Sebuah tabung dengan jari – jari alas r dan tinggi t
mempunyai :
Luas selimut = 2.t.r.t
Luas permukaan = 2trt + 2tr
2

Volume = t.r
2
.t


Contoh
Diketahui sebuah tabung dengan jari-jari alas 14 cm dan tinggi 10 cm.
Tentukan :
a. luas selimut
b. luas permukaan
c. volume tabung
jawab
a. luas selimut = = = = 10 . 2 . 22 . 2 10 . 14 . . 2 2
7
22
rt t 880 cm
2

b. luas permukaan = ) 14 10 .( 14 . . 2 ) ( . . 2
7
22
+ = + r t r t = 88 . 24 = 1496 cm
2

c. volume = 10 . 14 . 14 . . .
7
22 2
= t r t = 6160 cm
3

C Perbandingan volume dua benda dalam suatu bangun ruang.
Contoh
Dalam sebuah kubus dengan rusuk 14 cm dibuat sebuah bola dengan titik pusat
pada titik pusat kubus dan menyinggung bidang – bidang sisi kubus, hitunglah :
a. volume kubus
b. volume bola
c. perbandingan volume bola dan kubus
jawab
rusuk = 14 cm sehingga jari-jari bola = 7 cm
a. volume kubus = 14
3
= 2744 cm
3

b. volume bola = 7 . 7 . 7 . . . .
7
22
3
4 3
3
4
= r t =
3
4312
cm
3

c. V bola : V kubus =
7 14 14 . 2 . 2 14 . 14 . 14
3
11
3
22
3
88
3
7 . 7 . 88
= = = = 11 : 21

LEMBAR PORTOFOLIO
A Isilah titik – titik dengan jawaban yang benar!
1 Kubus ABCD.EFGH , AB = 4 cm. Didalamnya dibuat limas G.CDB, tentukan :
a) Volume dan luas permukaan limas G.CDB
b) Volume kubus
c) Perbandingan volume limas G.CDB dengan volume kubus.
Jawab
a. V. Limas G.CDB =
2
1
3
1
. . 4 . 4 ( ...... )
= .............
Luas GCDB = 3 . L. Segitiga BCD + ......
= 3 . ............... + ................
= .............
b. Volume kubus = ................. = ................
c.
. ..........
..........
.. ..........
. ..........
V.Kubus
V.GCDB
= =

2 Perhatikan prisma ABCDEFGH beraturan dibawah ini:
a) Garis yang terletak pada bidang ACGE adalah ...
b) Garis yang memotong garis CE adalah ...
c) Garis yang menembus bidang ABGH adalah ...
d) Garis yang tegak lurus bidang BDHF adalah ...






3 Sebuah kerucut mempunyai volume 616 cm
3
dan luas alas kerucut 154 cm
2
.
tentukan :
a) Jari – jari alas kerucut
b) Tinggi
c) Luas selimut kerucut
d) Luas permukaan kerucut
Jawab
a. Luas alas =
2
.r t
154 =
2
7
22
.r
......
22
7 . 154
2
= = r
r = ...........
b. Volume = t r t r . . . 616 . . .
2
7
22
3
1
2
3
1
= ¬ t
.......
........
........
= = t
c. s
2
= t
2
+ r
2
= ..... + ....... = ...... sehingga s = ..........
luas selimut = trs = .......... = .........= ........
d. Luas = luas alas + luas selimut = 154 + ....= ......



A

B
C
D
E
F
G
H



A

B
C
D
E
F
G
H
s
t
r
4 Balok ABCDEFGH , ABCD persegi dengan AB = 6 cm dan AE = 8 cm
didalamnya dibuat tabung yang alasnya pada bidang ABCD dan atasnya pada
EFGH serta menyinggung sisi – sisi tegak balok. Tentukan volume tabung dan
volume balok yang diluar tabung ( t = 3,14 )
Jawab
Volume tabung = t r
2
.t
= t …….. ……
= ………..
Volume balok = ( ...... ) ( ..... ) ( ...... )
Volume balok diluar tabung = V. Balok – V tabung
= ............. - ................
= ..................


5 Diketahui limas teratur T.ABCD seperti gambar berikut ini :
a) Garis yang memotong bidang ACT adalah ....
b) Garis yang sejajar dengan bidang BCT adalah …
c) Garis yang tegak lurus bidang BDT adalah ...
d) Garis yang menembus bidang ADT adalah ...





6 Sebuah kubus ABCD.EFGH diketahui luas permukaannya 150 cm
2
. hitunglah :
a) Panjang rusuk kubus
b) Volume kubus
c) Volume bola di dalam kubus yang menyingung bidang sisi kubus!
Jawab

a. Luas kubus = 6 . s . s = 6 s
2

150 = 6 s
2

s
2
= ......
jadi s = .......
b. Volume = s
3
= .......
3
= .......
c. Volume bola =
3
3
4
3
3
4
...... . . . t t = r = ......


TUGAS
1. Kubus ABCD.EFGH, titik Q merupakan titik berat biang ADHE. Lukislah garis k
yang melalui Q dan sejajar FG, hitunglah panjang ruas garis perpotongan k
dengan kubus
2. diketahui bidang U dan bidang V berpotongan. Titik P terletak pada bidang U,
titik Q dan titik R terletak pada bidang V. Lukislah biang W melalui titik P , Q
dan R!

UJI MATERI 1
A berilah tanda silang pada huruf a, b , c , d atau e di depan jawaban yang tepat.
1 Pada kubus ABCDEFGH, garis –garis berikut saling berpotongan tegak lurus
dalam kubus kecuali ...
a) AC dan BD
b) EF dan BF
c) BF dan BD
d) AG dan CE
T
A
B
C
D
e) CH dan EH
2 Diketahui prisma segi empat teratur dengan rusuk alas x cm, dan tinggi prisma 8
cm, jika volume prisma 256 cm
3
maka nilai x = ...
a) 2 4
b) 3 4
c) 8
d) 2 8
e) 3 8
3 pada kubus ABCDEFGH perbandingan volume limas F.ABCD dengan volume
kubus adalah ...
a) 1 : 2
b) 2 : 3
c) 1 : 3
d) 3 : 2
e) 1 : 4
4 jika dua garis berpotongan pada lebih dari satu titik, maka kedua garis itu
dikatakan ...
a) berpotongan
b) sejajar
c) berimpit
d) tegak lurus
e) saling asing
5 pada balok ABCDEFGH rusuk-rusuk berkut tegak lurus dengan bidang BCGE
kecuali ...
a) AB
b) DC
c) HG
d) AE
e) EF
Soal no 6 sampai dengan no 11 berkaitan dengan kubus dibawah










6 garis DF menembus bidang ACGE di titik ...
a) P
b) Q
c) R
d) H
e) D
7 Panjang garis CR adalah ...
a) 6 4 cm
b) 3 4 cm
c) 6 2 cm
d) 3 2 cm
e) 2 2 cm



A

B
C
D
E
F
G
H
8 volume kubus ABCDEFGH = .... cm
3

a) 2 64
b) 3 64
c) 6 64
d) 2 128
e) 6 128
9 luas bidang ACGE = .... cm
2

a) 2 32
b) 3 32
c) 6 32
d) 64
e) 2 64
10 volume limas Q.ABCD = .... cm
3

a)
3
128

b) 2
3
128

c) 3
3
128

d) 6
3
128

e) 2 208
11 garis berkut yang tegak lurus garis CE adalah ...
a) AG
b) PQ
c) PG
d) CG
e) HB
12 Limas teratur P.ABC , AB = 4 cm dan PA = 6cm. Jika PA tegak lurus ABC maka
volume limas P.ABC adalah …
a) 3 8 cm
2

b) 6 8 cm
2

c) 3 9 cm
2

d) 3 16 cm
2

e) 6 16 cm
2

13 sebuah bidang empat beraturan diketahui luas seluruh permukaannya 3 4 cm
2

panjang rusuk bidang empat tersebut adalah …
a) 1 cm
b) 2 cm
c) 3 cm
d) 4 cm
e) 5 cm
14 diketahui limas teratur T.ABCD, AB = 6 cm dan luas permukaannya 84 cm
2

volumenya adalah ….. cm
3

a) 12
b) 3 12
c) 12 7
d) 3 24
e) 7 24
15 sebuah kerucut dengan jari-jari alas 10 cm dan luas selimut kerucut 816,4 cm
2
.
maka tingi kerucut adalah …… ( t = 3,14 )
a) 12 cm
b) 14 cm
c) 20 cm
d) 24 cm
e) 26 cm
16 Balok ABCD.EFGH , AB = a , AD = b dan AE = c , a > b > c . titik – titik berikut
yang paling jauh jaraknya dari garis HG adalah ….
a) E
b) G
c) B
d) A
e) F
17 Volume bola yang berdiameter 7 cm adalah …… cm
3

a)
3
2
177
b)
3
1
178
c)
3
1
179
d)
3
2
179
e)
4
3
179
18 sebuah bola dengan diameter 14 cm, maka luas permukaannya adalah …. Cm
2

a) 416
b) 523
c) 616
d) 671
e) 686
19 luas permukaan sebuah bola adalah 5024 cm
2
. maka jari-jari bola tersebut adalah
.... ( t = 3,14 )
a) 10 cm
b) 15 cm
c) 18 cm
d) 20 cm
e) 30 cm
20 jika V
1
adalah volume kerucut terbesar dalam sebuah tabung dengan volume V
maka V
1
: V = ....
a) 1 : 2
b) 1 : 4
c) 1 : 5
d) 2 : 3
e) 1 : 3


B jawablah dengan singkat dan tepat
1 didalam sebuah kubus yang panjang ruruknya 8 cm, terdapat sebuah bola. Jika
permukaan bola menyentuh keenam sisi kubus dan ketebalan dinding kubus dan
bola diabaikan maka tentukan perbandingan volume kubus dan volume bola
2 sebuah prisma segi enam beeraturan terbuat dari batu rusuk alas 10 cm dan tinggi
12 cm.bagian atas prisma segi berbentuk prisma segi enam beraturan dengan
rusuk alas 4 cm dan tinggi 6 cm. Hasilnya berupa vas bunga kecil. Hitung volume
vas bunga tersebut
3 sebuah benda berbentuk kapsul seperti gambar di bawah ini. Bagian atas dan
bagian bawah berbentuk belahan bola dan bagian tengah berbentuk tabung.
a) Hitunglah luas selimut tabung
b) Hitunglah luas permukaan benda tersebut
c) Hitunglah volume benda tersebut ( t = 3,14 )






4 Perhatikan gambar di bawah , lukislah bidang yang melalui garis k dan titik Q









5 Diketahui balok ABCD.EFGH dengan panjang AB = 6 cm. Jika luas ABFE = 48
cm
2
dan luas BCGF = 32 cm, maka hitunglah :
a) Panjang BC dan CG
b) Luas permukaan
c) Volume balok
k
Q
10 cm
6 cm
RINGKASAN MATERI
III MENGGAMBAR BANGUN RUANG.
A Istilah –istilah dalam gambar bangun ruang












1) Bidang gambar
Adalah sebuah bidang sebagai tempat untuk menggambar atau melukis
bangun ruang. Misalnya papan tulis , buku gambar. Pada gambar di atas
bidang gambar diwakili oleh bidang |.
2) Bidang frontal.
Adalah bidang gambar atau bidang-bidang lain yang sejajar dengan bidang
gambar. Pada gambar kubus diatas bidang frontalnya adalah ABFE dan
DCGH. Garis dan bidang yang terletak pada bidang frontal digambar dengan
bentuk dan ukuran yang sebenarnya.
3) Bidang ortogonal
Adalah bidang yang tegak lurus terhadap bidang frontal . pada kubus di atas
bidang ortogonalnya adalah bidang ABCD,EFGH ,BCGF dan ADHE. Bentuk
dan ukuran bidang ortogonal dalam gambara ruang tidak sama dengan bentuk
dan ukuran yang sebenarnya.
4) Garis frontal.
Adalah garis – garis yang terletak pada bidang frontal. Garis frontal horizontal
antara lain : AB, DC, EF , HG sedang garis frontal vertikal antara lain AD, BF
,CG, DH.
5) Garis orthogonal.
Adalah garis-garis yang tegak lurus terhadap bidang frontal. Panjang garis
ortogonal yang dilukis dalam gambar ruang tidak sama dengan panjang garis
yang sebenarnya.
Panjang garis ortogonalnya dalam gambar ditentukan oleh nilai perbandingan
ortogonal . garis ortogonal antara lain AD, BC, EH dan FG.
6) Sudut surut ( sudut miring / sudut menyisi )
Adalah sudut dalam gambar ruang yang besarnya ditentukan oleh garis frontal
horizontal ke kanan dengan garis ortogonal ke belakang. Sudut surut dalam
gambar antara lain Z BAD dan Z FEH sudut yang sebenarnya
ZBAD=ZFEH = 90
0

7) Perbandingan orthogonal
Adalah perbandingan antara panjang garis orotgonal yang digambarkan
dengan panjang garis ortogonal yang sebenarnya.




A

B
C
D
E
F
G
H
B Menggambar bangun ruang kubus , balok dan prisma.
Contoh
1. gambarlah kubus ABCD.EFGH dengan AB = 6 cm , ABFE bidang frontal ,
AB frontal horizontal. Perbandingan proyeksi 2 : 3 dan sudut surut 30
0

jawab
langkah – langkah menggambar
a. perhatikan gambar kubus ABCDEFGH
b. ABFE bidang frontal jadi AB = AE = 6 cm
digambar terlebih dahulu
c. Karena AB horizontal maka AD ortogonal
sehingga panjang garis AD =
3
2
x 6 cm = 4
cm dengan sudut surut BAD = 30
0

d. Untuk garis BC // AD , DH//AE dan
seterusnya










2. gambarlah prisma tegak beraturan KLMNOPQR dengan KL =LM = 4 cm dan
KO = 6 cm bidang frontal KMQO, KM frontal horizontal, perbandingan
proyeksi ½ dan sudut surut 45
0

jawab

a. Perhatikan prisma tegak teratur KLMNOPQR
b. Lukis bidang KMQO ( bidang diagonal )
sebagai bidang frontal sehingga KM = 2 4
cm dan KO = 6 cm









c. Lukis LN sebagai ortogonal sehingga panjang LN =
2
1
x 2 4 cm = 2 2
cm dengan sudut MAN = 45
0


KM = 2 4
KA = 2 2
LN = 2 2
LA=AN= 2
ZMAN = 45
0


6 cm
6 cm
4 cm
A
30
0
B
C
D
E
F
G
H
6 cm
6 cm
4 cm
A
30
0
B
C
D
E
F
G
H



A

B
C
D
E
F
G
H

4
4
K

L
M
N
O
P
Q
R
2 4
2 2
K
L
M
N
O
P
Q
R
A
45
0
C Menggambar bangun ruang limas.
Contoh
Gambarlah limas segi empat teratur T.ABCD dengan AB = 6 cm dan tinggi limas
5 cm, TBD bidang frontal, BD horizontal perbandingan ortogonal
3
2
dan sudut
surut 60
0

Jawab
Langkah – langkah.
1.










2 gambarlah TBD , BD = 6 2 TO = 5 cm
3 gambar2lah AC, AC = 2 6 .
3
2
cm = 2 4 cm dan AO = OA = 2 2 cm dan
ZBOC = 60
0













T
A
B
C
D
A
B
C
D
O
T
6
6
2 6
IV MENGGAMBAR IRISAN BIDANG DATAR DALAM BANGUN RUANG.
A Definisi
Irisan bidang datar dengan bangun ruang adalah sebuah bidang datar yang dibatasi
oleh garis potong bidang tersebut dengan bidang-bidang sisi bangun ruang
sehingga membagi bangun ruang menjadi dua bagian . irisan dapat berbentuk
segitiga , segi empat dan lain – lain.
B Langkah – langkah menggambar irisan
1) Hubungkan titik – titik yang sebidang
2) Tentukan titik-titik potong garis-garis ( perpanjangan garis ) yang sebidang
3) Tentukan sumbu afinitas ( jika ada / perlu )
4) Jika ketiga langkah di atas tidak bisa didapatkan irisannya maka buatlah garis-
garis yang sejajar.
Contoh
1) Lukislah irisan bidang melalaui titik-titik P , Q dan R degan kubus
ABCDEFGH berikut!

langkah – langkah
- hubungkan titik P dan Q diperpanjang
memotong perpanjangan CB di M
- hubungkan P dan R diperpanjang
memotong perpanjangan CD di N
- hubungkan M dan N memotong AB di
S dan AD di T
- hubungkan QS dan RT
- irisan kubus PQSTR berbentuk
segilima.

2) Balok ABCD.EFGH , AB = 5 cm , AD = 6 cm dan AE = 4 cm
a Gambarlah balok ABCD.EFGH frontal, AB horizontal, sudut-sudut 60
0

dan perbandingan proyeksi
2
1

b Titik P pertengahan AD bidang o melalui titik P dan garis HG gambarlah
irisan bidang dengan balok tersebut
c Berbetuk apakah irisannya? Hitung luas irisannya!
Jawab

Langkah – langkah menggambar balok
ABCD.EFGH
- Sketsa balok ABCDEFGH
- Gambar ABFE , AB = 5 cm dan
AE = 4 cm.
- gambar AD = ½ x 6 cm = 3 cm
dengan ZBAD = 60
0


langkah – langkah melukis irisan bidang
o dengan balok.
- letakkan titik P
- hubungkan HP buat garis melalui P
sejajar HG memotong BC di Q
- hubungkan QG jadilah irisannya

Irisan HPQG berbentuk persegi panjang
Luas HPQG = 5 x 5 = 25 cm
2


R
S
P
A
Q
B
C
D
E
F
G
H
M
N
T



A
60
0
B
C
D
E
F
G
H



A
60
0
B
C
D
E
F
G
H
3) Perhatikan gambar limas T.ABCD di bawah ini bidang o melalui titik P , Q
dan R pada limas T.ABCD gambalah lukisan irisan bidang o dengan limas.
Jawab
Langkah-langkah melukis
- Hubungkan PQ memotong perpanjangan AB di M
- Hubungkan PR memotong perpanjangan AD di N
- Hubungkan MN sebagai sumbu afinitas
- Perpanjang BC memotong MN di O
- Hubungkan QO memotong TC di S
- Hubungkan RS jadilah irisannya yaitu PQSR.



A
B
C
D
P
Q
S
R
T
M
O
N
LEMBAR PORTOFOLIO
A. Isilah titik – titik dengan jawaban yang benar.
1. kubus ABCD.EFGH , AB = 4 cm , titik Q terletak ditengah rusuk HG
a. lukislah irisan bidang melalui titik A , C dan Q dengan kubus
b. hitung luas irisannya
c. hitung volume bagian bawah kubus yang dibagi oleh bidang irisan
d. perbandingan volume bagian bawah dengan bagian atas kubus yang dibelah
oleh bidang irisannya.
Jawab
a. teruskan gambar di bawah , ternyata irisannya berupa ..............













b. ......... ..... .......... ......... ........ = = + = CQ
PQ = ...........
Luas =
2
1
( ...... + .......... ) ( ......... )
=
2
1
( ....... ) ( ........ )

c. volume bagian bawah = V limas M.ACD - ..........
=
3
1
( .........)(........)(..........) - ..........
= ........... - ……………
= …………….
d. volume bagian atas = V kubus - ............
= ………... - ………
= ……….

Perbandingan
.. ..........
.. ..........
.. ..........
.....
atas bagian volume
bawah bagian volume
= =
2. Perhatikan kubus ABCD.EFGH di bawah ini
a. bidang frontalnya adalah …
b. garis frontal horizontalnya adalah ….
c. Sudut surutnya adalah …..
d. Perbandingan ortogonalnya adalah ……












A

B
C
D
E
F
G
H
B
A
120
0
6
C
D
E
F
G
H
3. lukislah irisan bidang melalui titik P, Q dan R dengan bangun ruang di bawah ini

























B. Tugas
1. gambarlah bangun ruang kubus ABCD.EFGH dengan panjang rusuk 4 cm,
perbandingan proyeksi
2
1
, bidang frontal ABFE dan sudut surut 30
0

2. gambarlah bangun ruang limas teratur T.ABCD dengan AB = 6 cm TA = 8 cm
bidang fronal ACT perbandingan ortogonal
3
1
dan sudut surut 60
0


UJI MATERI 2
A Berilah tanda silang ( X ) pada huruf a, b ,c , d dan e pada jawaban yang tepat !
1 Dalam lukisan bangun ruang bidang sejajar dengan bidang gambar disebut bidang
a) Ortogonal
b) Horizontal
c) Vertikal
d) Frontal
e) Proyeksi
2 Perhatikan gambar limas P.ABCD di bawah ! irisan bidang melalui titik Q, R dan
S dengan limas berbentuk ….
a) Segitiga
b) Persegi
c) Segi empat
d) Segi lima
e) Segi enam



3 Bidang empat teratur D.ABC AB = 4 cm luas irisan bidang melalui titik C dan
garis tinggi dari titik D adalah …. Cm
2

a) 3 8

P
Q
A

B
C
D
E
F
G
H R
T
A
B
C
D
R
P
Q
R
A
B
D
C
P
Q
T
A
B
C
D
S
Q
R
b) 3 4
c) 2 8
d) 2 4
e) 6
4 D.ABC adalah bidang empat dengan DA tegak lurus bidang ABC dan Z BAC =
90
0
, AB = 8 cm , BC = 10 cm , AC = 6 cm dan DA = 15 cm. jika bidang DAB
frontal, AB horizontal , sudut surut o dan perbandingan proyeksi 2/3 maka
(1) Panjang AC = 4 cm
(2) Z BAC = 90
0

(3) panjang AB = 8 cm
(4) panjang BC = 10 cm
pernyataan yang benar adalah …
a) 1 , 2 dan 3
b) 1 dan 3
c) 2 dan 4
d) 4 saja
e) semua benar
5 dari gambar limas berikut, bidang frontal dan perbandingan proyeksinya adalah ..
a) TAC dan
2
3

b) TAC dan
3
2

c) TBC dan
3
2

d) TBC dan
2
3

e) TBD dan
3
2



6 Kubus ACD.EFGH , AB = 15 cm digambar dengan skala 1 : 3. bidang frontal
ABFE, jika BC pada gambar 3 cm maka perbandingan proyeksinya adalah …
a) 1 : 5
b) 2 : 5
c) 3 : 5
d) 1 : 3
e) 2 : 3
7 limas teratur T.ABCD ,AB = 4 cm dan TA = 6 cm. Irisan bidang melalui titik A
dan C serta garis tinggi limas mempunyai luas = ....... cm
2

a) 14 4
b) 14 2
c) 17 4
d) 7 4
e) 7 2
8 limas beraturan T.ABCD titik P pada TA sehingga TA = 3 PA, titik Q pada TC
sehingga TQ = 1/3 TC , dan R pada TB shingga BR : RT = 1 : 3. irisan bidang
melalui P , Q , R dengan limas berbentuk ....
a) segitiga
b) persegi
c) segi empat
d) segi lima
e) segi enam
9 diketahui kubus ABCDEFGH dari pernyataan berikut :
A
B
C
D
30
0
2
3
(1) AH dan BE berpotongan
(2) AD adalah proyeksi AH pada bidang ABCD
(3) DF tegak lurus bidang ACH
(4) AG dan DF bersilangan.
Yang benar adalah ….
a) 1 , 2
b) 2 , 3
c) 3 , 4
d) 1 , 3
e) 2 , 4
10 sudut dalam gambar yang besarnya ditentukan oleh garis frontal horizontal ke
kanan dan garis ortogonal ke belakang disebut sudut ….
(1) Surut
(2) Menyisi
(3) Miring
(4) Proyeksi
Dari empat hal di atas yang benar adalah ….
a) 1 ,2 dan 3
b) 1 dan 3
c) 2 dan 4
d) 4 saja
e) semua benar
11 gambar kubus di bawah , bidang frontalnya adalah ….
a) ABCD
b) ABFE
c) ACGE
d) ADHE
e) BCGF







12 Kubus ABCD.EFGH titik P tengah-tengah CG. Jika rusuk kubus 2 4 , maka luas
irisan bidang melalui titik B , E dan P dengan kubus adalah …
a) 28
b) 36
c) 42
d) 72
e) 80
13 Diketahui limas segiempat beraturan T.ABCD. titik P pada pertengahan AB, titik
Q pada TC sehingga TQ : QC = 2 : 1 dan R pada TD sehingga TR:RD = 1 : 3.
Irisan bidang yang melalui P,Q dan R dengan limas berbentuk ……
a) Segitiga
b) Segi empat
c) Segilima
d) Trapesium
e) Segienam
14 Diketahui prisma segi empat beraturan ABCDEFGH , BDHF bidang frontal dan
BD horizontal, maka garis ortogonalnya adalah …
a) AB
b) DC
c) EF
A
B
C
D
E
F
C
G
C
d) CG
e) FG
15 Diketahui limas T.ABCD dengan ABCD persegi panjang, AB = 8 cm , AD = 6
cm dan TA = 10 cm. jika bidang TAC bidang frontal dengan perbandingan
proyeksi
2
1
maka panjang BD adalah …
a) 10 cm
b) 8 cm
c) 6 cm
d) 5 cm
e) 2,5 cm
B jawablah soal – soal berikut dengan singkat dan benar!
1 Limas beraturan T.ABCD , AB = 6 cm dan tinggi 5 cm. gambarlah limas tersebut
jika TBD frontal, BD frontal horizontal, sudut surut 30
0
dan perbandingan
proyeksi 2 : 3
2 Bidang empat teratur D.ABC, AB = 4 cm, titik P,Q,R masing-masing titik tengah
AD, CD dan BC
a) Lukislah irisan bidang melalui P,Q,R dengan kubus
b) Hitung luas irisannya
3 Kubus ABCDEFGH , AB = 6 cm titik P pada FG sehingga FP : FG = 2 : 3.
Lukislah irisan bidang melalui titik B , D dan P dengan kubus, kemudian hitung
volume bagian depan/ bawah bdang irisan di dalam kubus!
4 Lukislah irisan bidang melalui titik yang diketahui berikut dengan bangun datar!
a) Melalui H, P dan Q











b) Melalui G , P dan Q







c) Melalui P , Q ( pada biang BCGF ) dan R











P
Q
A
B
C
D
E
F
G
H
P


Q
A

R

B
C
D
E
F
G
H
A
B
C
D
E
F
G H
Q
P

d) Melalui P , Q ( pada bidang ABCD ) dan R










e) Melalui P ( pada bidang ABC ) dan Q ( pada bidang ABD ) serta R








5 Kubus ABCD.EFGH, AB = 6 cm Lukislah kubus tersebut jika BCGF frontal,
sudut surut 50
0
dan perbandingan proyeksi 1 : 3
T
A
B
C
D
P
Q
R
P
Q
R
A
B
C
D
RINGKASAN MATERI.
V JARAK
A Pengertian jarak
Jarak adalah garis hubung terpendek antara dua hal misalnya jarak titik ke garis



Garis hubung terpendek



B Macam jarak
1) Jarak dua titik.
Diketahui dua titik A dan B maka jarak A dan B adalah panjang ruas garis AB

A B

2) Jarak titik ke garis.
Jarak titik A ke garis l adalah AA‟ dengan AA‟ tegak lurus garis l






3) Jarak titik ke bidang.
Jarak titik A ke bidang V adalah AA‟ dengan dengan titik A‟ adalah proyeksi
titik A pada bidang V.








4) Jarak dua garis sejajar.
Jarak garis l sejajar k , maka jarak l ke k adalah PQ dengan PQ tegak lurus k






5) Jarak garis dan bidang sejajar garis
Jika garis l sejajar bidang V maka jarak l ke bidang V adalah jarak l ke l‟
adalah proyeksi l pada bidang V.







A
B
A‟
A
A
A‟
V
P
Q
l
k
V
Q
P
l
l „
6) Jarak garis dan bidang yang sejajar.
Jika bidang V sejajar bidang W maka jarak keduanya adalah PQ dengan PQ
tegak lurus bidang V dan PQ tegak lurus bidang W










7) Jarak dua garis bersilangan.
Jika garis l dan k bersilangan maka jarak l dan k sama dengan PQ , dengan PQ
tegak lurus l dan PQ tegak lurus dengan k.
Cara melukis jarak dua garis bersilangan
a. buatlah bidang V melalui garis k dan sejajar garis l
b. ambillah titik A pada garis l , proyeksikan titik A ke bidang V
c. jika A‟ adalah proyeksi titik A pada bidang V maka jarak l dan k sama
dengan A A '
V
W
P
Q
P
Q
l
k
LEMBAR PORTOFOLIO
Isilah titik – titik berkut dengan jawaban yang benar!
1) Kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 4 cm, titik P pertengahan rusuk DH , hitunglah
jarak :
a Titik A ke garis EH
b Titik B ke garis DH
c Titik C ke garis BG
d Titik D ke garis CP
e Garis CH ke garis BE
f Garis BF ke garis DH
Jarak
a. jarak A – EH = panjang ruas garis AE karena
AE tegak lurus EH = ..... cm
b. jarak B – DH = panjang ruas garis BD karena
BD tegak lurus DH = ..... cm
c. jarak C – BG = panjang ruas garis CQ karena
CQ tegak lurus BG = ½ panjang CF = ..... cm
d. jarak D – CP = , lihat segitiga CDP siku-siku
di D sehingga jarak D ke CP = panjang ruas
garis DR
luas segitiga CPD = ½ .CD.DP = ½ . CP . DR
4 . 2 = ( ...... ) DR
DR = ..........
.. ..........
. ..........
= cm
....... 4 2
2 2 2 2
= + = + = CD DP CP cm
e. jarak garis CH – BE = panjang garis CB
karena CB tegak lurus CH dan CB tegak lurus
BE jadi jaraknya = ..... cm
f. jarak BF ke garis DH ÷ BF // DH jadi jarak BF – DH = panjang ruas garis BD ,
karena BD tegak lurus BF dan BD tegak lurus DH jadi jaraknya ........ cm

2) Limas teratur T.ABCD , AB = 6 cm dan TA = 5 cm tentukan jarak :
a Titik T ke garis AB
b Titik A ke garis TC
c Titik B ke bidang TAC
d Titik B ke bidang ADT
Jawab
a. jarak T ke AB = .................
= ............
b. jarak A ke TC =
........
TO.AC

=
..........
..........

= .......
.......
......
=
c. jarak B ke bidang TAC = ..........
= ................
d. jarak B ke bidang ADT ¬ Volume T.ABD = Volume B.TAD
3
1
. Luas ABD . TO =
3
1
Luas ADT . BB‟
( ..... ) ( ...... ) ( ...... ) = ( ...... )(......) BB‟
BB‟ = ........
........
.........
=


P
Q
A
B
C
D
E
F
G
H
D
P
R
C
T
A
B
C
D
O
P
3) Balok ABCD.EFGH , AB = 4 cm , BC = 3 cm dan AE = 5 cm hitunglah :
a Titik A ke bidang BCGF
b Titik O ke bidang CDHG ( titik O pertengahan FH dan EG )
c Garis HF ke bidang ABCD
d Garis AE ke bidang BDHE
jawab
a. jarak A ke bidang BCGF = jarak ruas
garis AB karena AB tegak lurus bidang
...... jadi jarak A ke BCGF = ........ cm
b. jarak O ke bidang CDHG = jarak ruas
garis ...... karena garis ...... tegak lurus
bidang CDHG jadi jarak O ke CDHG
= panjang garis ...... = ½ ( ....) = ..... cm
c. Jarak garis HF ke bidang ABCD =
jarak garis HP dan BD = panjang ruas
garis ....... = ....... cm

d. Jarak garis AE ke bidang BDHE , garis AE // bidang BDHF
Jadi jarak AE ke BDHF = panjang ruas garis AQ karena AQ tegak lurus AE dan
garis AQ tegak lurus bidang BDHF ( lihat segitiga ABD )
luas segitiga ABD = ½ .AB.AD = 1/2 .BD.AQ
AB . AD = BD . AQ
4 . 3 = ( ....... ) AQ
AQ = ......
.....
....
= cm


4) Bidang empat teratur D.ABC dengan AB = 4 cm titik P pertengahan AB hitunglah
jarak :
a Titik P ke garis CD
b Titik D ke bidang ABC
c Garis AD ke garis BC
d Titik B ke bidang DPC
Jawab
a. P ke garis CD = PQ
Lihat segitiga DPC sama .........
PC =
2 2
PB BC ÷ PQ =
2 2
CQ PC ÷
PC = ....... 4
2
÷ PQ = ....... ........ ÷
PC = ........ PQ = ........
b. jarak D ke ABC = DO ( garis tinggi )
PO : OC = 1 : 2
Jadi CO = ........ ) .(........ .
3
2
3
2
= = CP
DO=
2 2
CO CD ÷
DO = ......... ........ ÷
DO = ........
c. jarak AD ke BC = jarak AB ke CD = PQ = .................
d. jarak B ke DPC = BP karena BP tegak lurus bidang DPC sehingga BP = ............





A
D
Q
B
P
O
A
B
C
D
E
F
G
H
Q
O
Q
P
D
A
B
C
UJI MATERI 3
A Berilah tanda silang ( X ) pada huruf a,b,c, d atau e pada jawaban yang tepat.
1 Kubus ABCDEFGH , AG = 6 cm jarak titik A ke garis FG adalah ...
a) 3
b) 3 2
c) 6
d) 6 2
e) 2 6
2 tiga rusuk bertemu di titik A pada bidang empat T.ABC yang sepasang – sepasang
saling tegak lurus. Jika TA = 4 cm , AB = 2 3 cm , maka jarak titik T ke garis
BC adalah .... ( AC = AB )
a) 5 cm
b) 6 2 cm
c) 2 3 cm
d) 3 3 cm
e) 2 2 cm
3 bidang empat teratur D.ABC, dengan AB = p , jika P titik tengah BC maka jarak
titik A ke garis BC adalah ...
a) p
b) 2
3
1
p
c) 2
2
1
p
d) 3
2
1
p
e) 6
3
1
p
4 balok ABCD.EFGH dengan AB = 6 cm , AD = 8 cm dan AE = 4 cm. Jarak titik A
ke bidang BDHF adalah ...
a) 2 5 cm
b) 5 cm
c) 4,8 cm
d) 4 cm
e) 2,8 cm
5 jarak garis AE dengan garis HB pada kubus ABCD.EFGH dengan rusuk 6 cm
adalah ..... cm
a) 2
b) 2 2
c) 2 3
d) 2 4
e) 2 5
6 kubus ABCD.EFGH , AB = 4 cm. Titik P pada garis AH dengan AP : PH = 1: 2.
jarak titik P ke bidang BCGF = .... cm
a) 3
b) 4
c) 2 3
d) 2 4
e) 6
7 panjang diagonal ruang kubus ABCD.EFGH adalah 6 cm. Titik P adalah pusat
bidang EFGH panjang garis DP = ... cm
a) 2 6
b) 6 3
c) 6 2
d) 3 3
e) 2 3
8 segitiga samakaki ABC pada bidang horizontal dan persegi panjang BCDE pada
biang vertikal dengan AC = AB , AD = 17 cm , CD = 8 cm dan ED = 18 cm maka
jarak A ke bidang BCDE adalah ....
a) 15 cm
b) 14 cm
c) 13 cm
d) 12 cm
e) 11 cm
9 kubus ABCD.EFGH dengan AB = 8 cm , P titik tengah garis CG maka jarak P ke
bidang BDG adalah .. . cm
a) 3 4
b) 3 3
c) 3 2
d) 3
3
4

e) 3
3
2

10 T.ABC bidang empat teratur dengan AB = 4 cm. Jika P titik tengah AB dan Q
titik tengah TC maka jarak P dan Q adalah ....
a) 2 2
b) 3 2
c) 3 3
d) 2 3
e) 6 5
11 Kubus ABCDEFGH panjang AG = 6 3 cm jarak garis CH ke garis EG sama
dengan .... cm
a) 6
b) 8
c) 9
d) 10
e) 12
12 limas segienam beraturan T.ABCDEF dengan AB = 4 cm dan TA = 8 cm. Jarak T
ke bidang alas adalah ....
a) 3 6
b) 5 4
c) 17 2
d) 15 2
e) 3 4
13 diketahui rusuk kubus ABCD.EFGH adalah 4 cm maka jarak dari titik tengah
bidang sisi CDHG ke garis AH adalah ....
a) 6 2
b) 6
c) 2 3
d) 3 2
e) 2 2
14 balok ABCDEFGH , AB = 4 cm , AD = 3 cm dan AE = 5 cm. Jarak titik A dan G
adalah ....
a) 5 cm
b) 2 5 cm
c) 3 5 cm
d) 6 5 cm
e) 7 4 cm
15 limas teratur T.ABCD , AB = 3 cm dan TA = 6 cm. Jika P titik pada AB sehingga
AP : AB = 1 : 3 maka jarak titi P ke garis BD adalah ..... cm
a) 2 2
b) 2 3
c) 2
3
2

d) 2
e) 3
B jawablah soal – soal beriktu dengan singkat dan benar!
1 Balok ABCD.EFGH , AB = 4 cm , BC = 3 cm dan AE = 5 cm hitunglah jarak :
a) Titik A ke bidang BCGF
b) Titik O ke bidang CDHG ( O pertengahan FH dan HG )
c) Garis HF ke bidang ABCD
d) Garis AE ke bidang BDHF
2 Kubus ABCDEFGH dengan AB = 6 cm, hituglah jarak :
a) Titik A ke garis HB
b) Titik B ke garis EP ( P titik tengah CG )
c) Garis BD dan GF
d) Titik P ke bidang BDG
3 Limas teratur T.ABCD dengan AB = 4 cm dan TA = 6 cm. Titik P terletak pada
garis BC sehingga BP : PC = 1 : 3, tentukan jarak :
a) Titik B ke garis AP
b) Titik P ke garis TC
c) Titik P ke bidang TBD
d) Titik P ke garis AC
4 Bidang empat teratur D.ABC dengan AB = a. Tentukan jarak :
a) A dan P ( P titik tengah BC )
b) B dan garis CD
c) A ke garis DP
d) C ke bidang DAP
5 Prisma teratur ABCD.EFGH dengan AB = 4 cm dan AE = 6 cm. Hitunglah jarak
titik :
a) A dan G
b) P dan C ( P titik tengah AB )
c) Q dan B ( Q titik tengah DH )
d) Q ke EG
e) P ke BDHF
f) A ke PQ

RINGKASAN MATERI
A Sudut antara garis dan garis.
1 Sudut antara 2 garis sejajar atau berimpit.




Z l , k = 0
0

2 Sudut antara dua garis berpotongan.

Sudut ( l , k ) = APB = o




3 Sudut antara dua garis bersilangan
l
Z l , k = Z l‟, k = o






4 Dua sudut yang sama besar






B Sudut antara garis dan bidang.
Jika sebuah garis k menembus / memotong sebuah bidang ( lihat gambar ), maka
sudut antara garis k dan bidang dapat dicari sebagai berikut :
- Ambil titik B pada garis k
- Buat garis melalui B tegak lurus bidang
da memotong bidang o di titik C
- Jadi Z k , bidang o = Z BAC
Kesimpulan
Sudut antara garis k dan bidang o adalah
sudut antara gari k dan garis hasil proyeksi
garis k pada bidang o yaitu garis AC

C Sudut antara bidang dan bidang.
Jika bidang o berpotongan dengan bidang | menurut garis k ( garis potong ) maka
sudut antara keduanya dicari seperti berikut :
- Ambil titik A pada garis k ( garis
potong antara bidang o dan | )
- Buat garis g pada bidang o melalui
titik A dan tegak lurus garis k
- Buat garis l pada bidang | melalui
titik A dan tegak lurus garis k
- Sudut antara bidang o dan| = sudut
antara garis l dan g yaitu Z PAQ
l‟
Q
k
o
l
k
l= k
A
P
B
o
k
l
l
m
| o
k
A
B
C
k
o
A
Q
P
k
o
|
LEMBAR PORTOFOLIO
Isilah titik –titik berikut dengan benar!
1. bidang empat teratur DABC , AB = 2 4 cm. Titik P titik tengah garis AB, hitung :
a. sin Z ( DA , ABC )
b. cos Z ( DP , ABC )
c. tan Z ( ACD, BCD )
d. cosec Z ( PCD , BCD )
e. secan Z ( DP , BC )
jawab
a. sin Z ( DA,ABC) = sin Z( DA, AQ )
= sin Z .........
=
........
.......

b. cos Z ( DP , ABC ) = cos Z ...........
= cos Z ..........
=
.......
......


c. tan Z (ACD,BCD ) = tan ZBRA ( dimanakah R ? )
dengan dalil cos ¬ AB
2
= ..... + ....... – 2 ( ..... )( ......) cos Z BRA
.............. = .......... - ..............
cos Z BRA = .............
jadi tan Z BRA = ..........

d. cosec Z ( PCD,BCD ) = cosec Z ..............
dengan dalil cosinus ¬ ............ = .............. + ............. - ............
............ = ........... - .............
cos Z ..... =
..........
.........

jadi cosec Z ........ = .............

e. secan Z( DP, BC ) = secan Z ( DP,PR ) = sec Z DPR
dengan dalil cosinus ¬ .......... = .............+ .......... - .............
........... = ......... - ............
........... = ..........
cos Z DPR =
.......
.......

jadi secan Z DPR =
.......
.......


2. Kubus ABCD.EFGH dengan rusuk a cm , hitunglah nilai dari
a. Sin Z ( DA,BG )
b. Tan Z (BC,EG )
c. Cos Z ( DH,CE )
d. Secan Z ( AG,BC )
e. Cotan Z ( BG,BDHF )
f. Cosec Z (CG,BDG)
g. Cos Z ( CE,EFGH )
h. Sin Z ( BDG,BDE )
i. Tan Z(BDG,EFGH)
j. Secan Z (BCGF,BDHF)

A
C
B
P
R
Q
D
Jawab
a. sin Z ( DA,BG ) = sin Z ( BC, ........)
= sin Z ..........
=
......
.....

b. tan Z ( BC,EG ) = tan Z ( FG , ....... )
= tan Z ............
=
.......
.......

c. cos Z ( DH, CE )= cos Z ( ........, CE )
= cos Z ............
=
.......
.......

d. secan Z ( AG ,BC ) = secan Z ( ...... , ..... )
= ...................
= ..........
=
.......
.......

e. cotan Z ( BG,BDHF)= cos Z ( BG , ......... )
= cos Z ...........
=
.......
.......

f. cosec Z ( CG,BDG ) = cosec Z ( .........., ..........)
= ..........=
.......
.......

g. cos Z( CE,EFGH ) = cos Z ( CE,EG ) = cos Z
......=
.......
.......

h. sin Z ( BDG , BDE ) = sin Z GQE
lihat segitiga GQE sama kaki
cos Z GQE =
QG EQ
EG QG EQ
. . 2
2 2 2
÷ +

cos Z GQE =
.....) )(........ .(........ 2
......... ....... ........ ÷ +

cos Z GQE =
.......
.......
=
.......
.......

sin Z GQE =
.......
.......

i. tan Z( BDG ,EFGH ) = tan Z ........ =
.......
.......


j. secan Z ( BCGF,BDHF ) = secan Z CBD =
.......
.......









P
A
Q
B
C
D
E
F
G
H
……..
……..
?.




UJI MATERI 4
A Berilah tanda silang pada a,b,c,d atau e pada jawaban yang tepat !
1 Kubus ABCDEFGH , AB = a jika P perpotongan EG dan HF maka sin sudut yang
dibentuk oleh AP dan CP adalah ...
a)
3
1

b)
2
1

c) 3
3
2

d) 2
3
2

e) 2
3
1

2 limas teratur T.ABCD , AB = 4 cm dan TA = 6 cm makakosinus sudut antara
bidang TBC dan TAD adalah ....
a)
4
1

b)
2
1

c)
5
3

d)
5
2

e)
4
3

3 balok ABCDEFGH dengan panjang AB = 8 cm, AD = 6 cm dan AE = 12 cm. Jika
P titik tengah BF dan Q titik tengah CG maka kosinus sudut antara bidang EHQP
dan ADQP adalah ...
a)
25
12

b)
25
8

c)
5
3

d)
5
4

e)
25
7

4 kubus ABCDEFGH, AB = 5 cm besar sudut yang dibentuk ole garis AH dan
bidang ACGE adalah ....
a) 30
0

b) 45
0

c) 60
0

d) 75
0

e) 90
0

5 bidang W dan V berpotongan tegak lurus sepanjang garis g. Garis l membentuk
sudut 45
0
terhadap V dan 30
0
dengan W. Sinus sudut antara l dan g adalah ...
a)
2
1

b) 2
2
1

c) 3
2
1

d) 3
3
1

e) 2
3
1

6 pada bangun D.ABC bidang ABC segitiga samasisi dan DC tegak lurus ABC jika
DC = 1 cm dan Z DBC = 30
0
maka tangen sudut antara bidang DAB dan CAB
adalah ...
a)
3
2

b) 3
3
2

c) 3
3
1

d) 3
e) 2
2
1

7 diketahui balok ABCDEFGH , AB = 4 cm , AD = 3 cm dan AE = 6 cm. Tangen
sudut antara AG dan bidang ABCD adalah ....
a)
5
6

b)
5
8

c)
2
14

d) 14
5
2

e) 2
2
1

8 kubus ABCD.EFGH , AB = a jika Z ( AHF,CHF) = | maka nilai sin 2| = ....
a)
3
1

b)
3
2

c) 3
9
4

d) 2
9
4

e) 2
9
2

9 limas teratur T.ABCD , TA = 5 2 , AB = 4 jika TP tegak lurus BC maka besar
sudut yang dibentuk oleh garis TP dan bidang TAD aalah ...
a) 30
0

b) 45
0

c) 60
0

d) 75
0

e) 90
0

10 bidang empa teratur A.BCD denan rusuk 8 cm. Jika P titik tengah CD maka
kosinus sudut antara bidang ABP dan ABD adalah ....
a)
3
1

b) 3
6
1

c) 6
3
1

d) 6
6
1

e) 3
3
1

11 pada kubus ABCD.EFGH , AB = a jika titik P adalah titik tengah AB maka sinus
sudut antara garis PH dan BC adalah ....
a) 3
3
1

b) 5
2
1

c) 6
3
1

d) 5
3
1

e) 7
2
1

12 persegi ABCD merupakan alas limas beraturan P.ABCD. panjang sisi persegi
sama dengan 2 cm dan PA = 3 cm , maka sin Z(PAB,PCD) = ....
a) 1
b) 5
2
1

c) 3
2
1

d) 2
2
1

e)
2
1

13 limas teratur P.ABCD mempunyai rusuk alas 8 cm dan rusuk tegak 3 4 cm jika
sudut antara bidang PAD dan ABCD adalah | maka sinus | sama dengan ....
a) 1
b) 3
2
1

c) 2
2
1

d) 3
3
1

e)
2
1

14 kubus ABCDEFGH , AB = 8 cm. Jika Z( BDG,EFGH)= o maka tan o = ....
a) 3 2 ÷
b) 3 ÷
c) 2 ÷
d) 2
e) 3 2
15 limas teratur P.ABCD, AB = 6 cm jika E pada PC sehingga PE : PC = 2 : 3 maka
tangen sudut antara bidang ABCD dan garis BE adalah ....
a)
13
3

b)
26
3

c)
26
1

d)
13
1

e)
13
2

B jawablah soal-soal berikut dengan benar!
1 Limas teratur T.ABCD , AB = 2 4 dan TA = 5 cm jika titik P terletak pada TC
sehingga TP : TC = 1 : 2 maka hitunglah :
a) Sin Z ( TA , ABCD )
b) Cos Z ( BP,ABCD )
c) Tan Z (BC,TA )
2 Balok ABCDEFGH , AB = 4 m , AE = 5 cm dan AD = 3 cm. Tentukan kosinus
sudut antara garis CH dan bidang ACGE !
3 Bidang empat teratur A.BCD , AB = a jika titik P pada AD sehingga AP : PD = 1
: 2 tentukan :
a) Cot Z ( BPC , ABC )
b) Tan Z ( BP, BCD )
4 Prisma teratur ABCD>EFGH , AB = 6 cm dan AE = 8 cm jika P pada BC
sehingga BP : PC = 2 : 1 maka hitunglah :
a) Sin Z ( HP,AB)
b) cosZ(DP,BDHF)
5 bidang empat T.ABC, TA = TB = 5 , TC = 2 , CA = CB = 4 dan AB = 6 jika
sudut o sudut antara garis TC dan bidang TAB maka tentukan kosinus o

ULANGAN AKHIR SEMESTER GENAP
A Berilah tanda silang ( x ) huruf a,b,c,d atau e pada jawaban yang benar !
1 Negasi dari pernyataan jika semua orang miskin maka negara harus bertanggung
jawab adalah ...
a) Jika semua orang tidak miskin maka negara tidak harus bertangung jawab
b) Jika ada orang miskin maka negara bertanggung jawab
c) Semua orang tidak miskin dan negara harus bertanggung jawab
d) Semua orang miskin dan negara tidak harus bertanggung jawab
e) Semua orang miskin atau negara tidak harus bertanggung jawab
2 Diketahui pernyataan
p : log 1 = 0
q : sin
2
x – cos
2
x = 1
pernyataan majemuk berikut yang bernilai benar adalah ….
a) q÷p
b) p÷q
c) p÷q
d) p.q
e) ~p.q
3 jika pernyataan majemuk p÷ ~ q dan q . r bernilai benar, serta r bernilai benar
maka pernyataan berikut salah kecuali ....
a) p
b) p÷q
c) ~q.r
d) ~q ÷ p
e) q ÷ p
4 pernyataan ” jika sin t = 0 maka 2 sin x + 1 = 0 , 0 < x < 270
0
bernilai benar jika
x = ....
a) 210
0
, 330
0

b) 210
0

c) 150
0
, 210
0

d) 330
0

e) 240
0

5 jika udara panas maka ibu minum es . ternyata ibu tidak minum es, jadi
kesimpulannya adalah ...
a) ibu kepanasan
b) udara panas
c) udara tidak panas
d) udara mendung
e) udara dingin
6 premis 1 : p ÷ ~ q ( B )
premis 2 : r ÷ q ( B )
premis 3 : r ( B )
kesimpulan dari premis di atas adalah ....
a) p
b) pv s
c) pv ~ s
d) p. s
e) ~ p v s
7 kalimat majemuk berikut yang bernilai benar adalah ...
a) jika dua bilangan genap maka jumlah sudut dalam segitiga ABC adalah 2t
b) jika Jakarta ibukota Indonesia maka tiga bilangan genap
c) empat adalah kelipatan dua syarat cukup untuk Megawati presiden pertama
republik Indonesia
d) dua puluh lima bilangan kuadrat jika 2 bilangan rasional
e) jika 5 bilangan prima maka 5 faktor dari 18
8 Negasi dari pernyataan ” ada siswa suka belajar ” adalah ....
a) Semua siswa suka belajar
b) Ada siswa tidak suka belajar
c) Semua siswa tidak suka belajar
d) Tidak ada siswa tidak suka belajar
e) Tidak semua siswa suka belajar
9 Pola penarikan kesimpulan seperti berikut :
Premis 1 : p v q ( B )
Premis 2 : ~ p ( B )
Kesimpulan : q ( B )
dinamakan
a) Konjungsi
b) Implikasi
c) Modus ponen
d) Silogisma
e) Modus tollens
10 Semua bilangan genap habis dibagi dua atau ada bilangan genap tidak habis
dibagi empat dan ternyata semua bilangan genap habis dibagi empat. Maka
kesimpulannya adalah :
a) Semua bilangan genap habis dibagi dua
b) Ada bilangan genap habis dibagi dua
c) Tidak ada bilangan genap habis dibagi dua
d) Semua bilangan genap tidak habis dibagi dua
e) Ada bilangan genap tidak habis dibagi dua
11 Negasi dari invers implikasi ” ( p v ~ q ) ÷ r ” adalah ....
a) ( ~ p . q ) ÷ ~ r
b) ~ r ÷ ( ~ p . q )
c) ( ~ p . q ) . r
d) ( ~ p . q ) . ~ r
e) ( ~ p . q ) . ~ r
12 jika pernyataan :
p : semua wanita salehah masuk surga
q : ada pria yang bahagia
maka invers dari implikasi p ÷ q adalah ...
a) jika semua wanita salehah tidak masuk surga maka ada pria yang tidak
bahagia.
b) Jika ada pria yang bahagia maka semua wanita salehah masuk surga
c) Jika ada wanita salehah tidak masuk surga maka semua pria tidak bahagia
d) Jika semua pria tidak bahagia maka ada wanita salehah yang tidak masuk
surga
e) Jika semua wanita salehah masuk surga maka tidak ada pria yang bahagia
13 Invers dari bentuk ~ ( p . ~ q ) adalah ...
a) p ÷ q
b) q ÷ p
c) ~ p ÷ q
d) p v ~ q
e) ~ p . q
14 diketahui premis – premis berikut :
premis 1 : ~ p ÷ q
premis 2 : ~ p v r
premis 3 : ~ r
maka kesimpulan ketiga premis di atas adalah ...
a) ~ p
b) p ÷ r
c) ~ q
d) q ÷ ~ r
e) q
15 penarikan kesimpulan berikut sah kecuali ....
a) p ÷ q ( B )
b) p v q ( B )
c) p ÷ q ( B )
d) p ÷ ~q ( B )
e) q ÷ ~ p ( B )
16 sudut A = 140
0
jika dinyatakan dalam radian adalah ....
a) t
9
2

b) t
18
7

c) t
9
7

d) t
9
4

e) t
8
7

17 jika 0
0
< o < 90
0
dan o o
2
sin 1 . tan ÷ = 0,6 maka tan o = ...
a) 2,25
b) 1,80
c) 1,25
d) 0,80
e) 0,75
18 koordinat kutub dari titik ( 3 4 ÷ , 4 ) adalah ....
a) ( 8 , 30
0
)
b) ( 8 , 150
0
)
c) ( 8 , 60
0
)
d) ( 8 , 120
0
)
e) ( 4,150
0
)
19 diketahui sebuah tabung dengan jari-jari alas 4 cm dan volumenya 401,92 cm
3

( t= 3,14 ) maka luas slimut adalah ....
a) 80 cm
2

b) 96,18 cm
2

c) 100,18 cm
2

d) 100,48 cm
2

e) 200,96 cm
2

20 bidang empat teratur D.ABC mempunyai rusuk a cm maka tinggi bidang empat
teratur tersebut adalah ..... cm
a) 3
2
1
a
b) 2
2
1
a
c) 6
3
1
a
d) 3
3
1
a
e) 6
6
1
a
21 himpunan penyelesaian dari persamaan 0 6 - x cos 3 2 = untuk 0 ≤ x ≤ 2t
adalah ...
a) { } t t
6
5
3
1
,
b) { } t t
6
5
4
1
,
c) { } t t
3
5
3
1
,
d) { } t t
6
10
6
1
,
e) { } t t
4
7
4
1
,
22 dalam segitiga ABC berlaku a
2
= b
2
+ c
2
+ 3 bc , nilai dari tan A = ....
a) 3 ÷
b) 3
3
1
÷
c) 3
3
1

d) 3
e) 1
23 jarak antara titik A ( 6, 100
0
) dan B ( 5 , 40
0
) adalah ....
a) 31
b) 36
c) 41
d) 42
e) 50
24 jika sin x = 0,6 , x di kuadran II maka nilai cos( 180 – x ) + tan x adalah ....
a)
20
31
÷
b)
15
8
÷
c)
20
1

d)
20
3

e)
20
8

25 segitiga ABC, Z A = 60
0
dan Z B = 75
0
jika panjang AB = 6 cm maka panjang
BC adalah ….
a) 2 3
b) 3 3
c) 6 2
d) 6 3
e) 6 6
26 dalam sebuah segitiga ABC diketahui tan A = 3 pernytaan berikut yang benar
adalah ...
a) a
2
= b
2
+ c
2
– 2bc
b) a
2
= b
2
+ c
2
– bc
c) a
2
= b
2
+ c
2
- 3 bc
d) a
2
= b
2
+ c
2
+ bc
2
1

e) a
2
= b
2
+ c
2
- 3
2
1
bc
27 sebuah tiang bendera tertiup angin sehingga condong ke arah matahari
membentuk sudut 5
0
dengan arah vertikal dan membentuk bayangan sepanjang 10
m di tanah. Jika panjang tiang 12 m dan co 95
0
= - 0,087 maka jarak ujung tiang
ke ujung bayangan adalah ...
a) 12,9 m
b) 14,7 m
c) 16,3 m
d) 16,8 m
e) 17,3 m
28 lingkaran di bawah dengan pusat O dan jari – jari 4 cm, jika Z CAB = 60
0
maka
panjang tali busur BC adalah .... cm
a) 3 2
b) 2 4
c) 3 4
d) 2 6
e) 3 8
29 pada segitiga ABC diketahui a = 6 cm , b = 5 cm dan luas segitiga ABC = 3
2
15

cm
2
maka besarnya sudut C = ....
a) 30
0

b) 45
0

c) 60
0

d) 90
0

e) 150
0

30 jika cos(2x – 30
0
) = sin 20
0
maka nilai x yang memenuhi untuk 0 ≤ x ≤ 360
0
...
a) 50
0
, 110
0
, 290
0
, 330
0

b) 50
0
, 110
0
, 290
0
, 300
0

c) 40
0
, 110
0
, 290
0
, 300
0

d) 50
0
, 110
0
, 230
0
, 290
0

e) 40
0
, 100
0
, 230
0
, 290
0

31 Luas bangun ABCD di samping adalah ....
a) ) 2 2 12 ( + cm
b) ) 2 25 24 (
4
1
+ cm
c) ) 2 25 24 (
2
1
+ cm
d) ) 2 25 6 (
4
1
+ cm
e) ) 2 25 6 ( + cm
32 himpunan penyelesaian dari persamaan tan x – 1 = 0 untuk 0 ≤ x ≤ 2t adalah ...
a) { } t t
4
3
4
1
,
A
B
C
O
b) { } t t
4
5
4
1
,
c) { } t t
4
7
4
1
,
d) { } t t
4
7
4
5
,
e) { } t t
2
3
2
1
,
33 balok ABCDEFGH dengan AB≠ AD ≠ AE dipotong menurut bidang BDHF dan
ACGE , maka akan diperoleh ....
a) 4 buah prisma segitiga
b) 4 buah prisma segitiga yang sama sisi
c) 2 buah prisma segitiga yang kongruen
d) prisma condong segitiga
e) prisma segitiga beraturan
34 bidang empat teratr D.ABC , AB = 6 cm. Titik P,Q dan R berturut-turut titik
tengah AB,BC dan DC. Irisan bidang melalui P,Q dan R dengan bidang empat
teratur tersebut mempunyai luas = .... cm
2

a) 18
b) 3 9
c) 2 9
d) 9
e) 2 6
35 kubus ABCD.EFGH mempunyai rusuk 10 cm digambar dengan skala 1 : 2. jika
ABFE frontal, AB horizontal dan perbandingan proyeksi 3 : 5 maka panjang AD
dalam gambar adalah ....
a) 8 cm
b) 6 cm
c) 4 cm
d) 3 cm
e) 2 cm
36 diketahui balok ABCD.EFGH dengan AB = 10 cm , AD = 6 cm dan AE = 7 cm
digambar dengan ABFE frontal, AB horizontal , perbandingan proyeksi
2
1
.
Panjang ruas garis AD dalam gambar adalah ...
a) 3 cm
b) 3,5 cm
c) 4 cm
d) 5 cm
e) 6 cm
37 kubus ABCD.EFGH dengan AB = 6 cm jika bidang ACGE frontal , AC
horizontal dan BD = 2 4 cm pada gambar, maka perbandingan proyeksinya ....
a) 1 : 2
b) 1 : 3
c) 2 2 : 3
d) 2 : 3
e) 2 : 3 3
38 kubus ABCD.EFGH digambar dengan ACGE frontal, AC horizontal, sudut surut
45
0
dan perbandingan proyeksi 3 : 5 , jika rusuk kubus tersebut 2 5 cm maka
panjang diagonal BD dalam gambar adalah ...
a) 4 cm
b) 6 cm
c) 7 cm
d) 8 cm
e) 9 cm
39 kubus ABCD.EFGH , AB = 6 cm titik P pada garis AE sehingga AP : PE = 1 : 2.
irisan bidang melalui H, P dan C. Dengan kubus membagi kubus menjadi dua
bagian denga perbandingan volume bagian bawah dan atas bidang irisan adalah ...
a) 13 : 56
b) 13 : 41
c) 13 : 51
d) 15 : 41
e) 15 : 54
40 prisma segiempat beraturan ABCDEFGH, AB = 2 3 cm dan AE = 4 cm. Jika P
titik pusat bidang alas ABCD, maka jarak C ke PG = ...... cm
a)
3
20

b) 4
c)
4
15

d) 3
e)
5
12

41 pada kubus ABCD.EFGH , AB = a cm, jarak titik C ke garis HB adalah ...
a) a
b) 2 a
c) 6
3
1
a
d) 2
3
1
a
e) 3
3
1
a
42 bidang empat teratur T.ABC, AB = a cm , jika P titik tengah CT maka jarak P ke
garis AB adalah ..... cm
a) 3
2
1
a
b) 2
2
1
a
c) a
2
1

d) 2 2a
e) 3 2a
43 pada kubus ABCD.EFGH , AB = 6 cm. Jika P pada AD sehingga AP : AD = 1 : 3
maka jarak P ke garis FG adalah .... cm
a) 5 3
b) 5 4
c) 3 6
d) 2 4
e) 2 6
44 luas bidang alas tegak prisma ABCDEF adalah 6 cm
2
jika luas masing – masing
sisi tegaknya 3 cm
2
, 4 cm
2
dan 5 cm
2
maka volumenya = ....
a) 4 cm
3

b) 6 cm
3

c) 2 6 cm
3

d) 8 cm
3

e) 2 8 cm
3

45 pada kubus ABCD.EFGH garis – garis berikut yang sejajar dengan bidang DCGH
adalah ...
a) BC
b) BG
c) BD
d) BE
e) CE
46 Balok ABCD.EFGH dengan AB = 8 cm dan AE = 6 cm jika luas ABFE = 2 luas
BCGF maka tinggi balok = ....... cm
a) 8
b) 6
c) 4
d) 2
e) 1,5
47 bidang empat teratur DABC, AB = a maka secan Z ( AD,BCD ) = ...
a) 3
b) 3
3
1

c) 3
2
1

d) 6
e) 6
2
1

48 balok ABCD.EFGH , AB = 6 cm , AD = 8 cm dan AE = 12 cm. nilai dari sin Z
(AH,BDHF) = ….
a)
13
6

b)
13 5
24

c)
13 4
5

d)
13 4
5

e)
13 5
6

49 bidang empat teratur D.ABC , AB = a , maka kosinus Z ( CD,ABD ) = ….
a) 3
3
1

b) 3
2
1

c) 3
3
2

d) 2
3
2

e) 2
3
1

50 kubus ABCD.EFGH , AB = 8 cm maka nilai sin Z ( AG , EH ) = ….
a)
3
1

b) 2
3
1

c) 6
2
1

d) 3
3
1

e) 6
3
1

B jawablah soal berikut dengan benar !
1 tentukan negasi dari pernyataan majemuk berikut :
a) jika tito suka humor maka semua orang suka
b) ~ p ÷ ( q . ~ r )
c) bowo pergi ke pasar atau ia tidak berangkat sekolah
d) Ningsih lulus kuliah dengan cepat jika dan hanya jika ia tidak bolos kuliah
2 Tariklah kesimpulan dari premis – premis berikut :
a) P ÷ ~ q
b) ( ~ p . q ) v r
c) ~ p ÷ q
3 diketahui segitiga ABC dengan Z A = 60
0
dan CT garis tinggi dari titik sudut C.
jika BC = 15 cm dan AT = 3 4 cm maka tentukan panjang TB!
4 Jika sin x = k maka tentukan nilai dari sin(180+x )+3cos(90+x)+3sin(180-x) –
cos(90-x ) +4 sin ( - x )
5 Diketahui sin o =
3
1
( o tumpul ) dan cos | =
3
2
( | lancip ) tentukan nilai dari :
a) Sin
2
o - cos
2
|
b) 2 tan o + cotan
2
|
c) secan | - cosec
2
o
6 Hitunglah luas dari segitiga – segitga berikut :
a) . b. C.








7 limas teratur D.ABC , AB = 4 cm dan DA = 6 cm. Jika P titik tengah BC maka
hitung jarak P ke biang ABD!
8 Limas tegak T.ABCD dengan ABCD persegi panjang, AB = 4 cm , BC = 3 cm
dan AT = 5 cm. Jika P titik tengah AB maka hitunglah jarak :
a) P ke garis BD
b) O ke bidang TBC ( O proyeksi titik T pada bidang ABCD )
9 Kubus ABCD>EFGH, AB = 4 cm jika titik P dan Q masing – masing titik tengah
dari CG dan EH hitunglah :
a) Sin Z ( AP, FG )
b) Cos Z ( BQ,BDHF )
c) Cotan Z (PQ,EFGH )
d) Secan Z ( CQ,EH )
10 Sebuah bidang empat A.BCD alasnya segitiga BCD dengan BD = CD = 10 cm ,
BC = 12 cm dan AD = 6 cm. Jika AD tegak lurus bidang BCD dan sudut antara
bidang ABC dan BCD adalah o maka tentukan sinus o !
8 cm 10 cm
9 cm
60
0
6 cm
8,5 cm
45
0
60
0
4 cm

DAFTAR PUSTAKA

- Departemen Pendidikan dan Kebudayaan 2004, Kurikukulm 2004 Sekolah
Menengah Atas Mata Pelajaran Matematika. Jakarta : Departemen
Pendidikan Nasional.
- Harlin, Bob Foter, 2004 . 1001 plus soal dan pembahasan SPMB Matematika.
Jakarta : erlangga
- Rawuh R dkk, 1962 Ulmu ukur analitik jilid 1 dan 2 Bandung : Terate
- Sartono Wirodikromo. 2004 matematika untuk SMA kelas X semester I Jakarta :
Erlangga
- Tampomas Husein, 1999. Seribu Pena Matematika SMU Jilid I Jakarta : Erlangga
- Wilson Simangunsong 1991 soal dan penyelesaian matematika dasar Jakarta :
Erlangga.
- Departemen Pendidikan Nasional, 2006. lampiran standart kompetensi ( SK ) dan
kompetensi dasar (KD ) mata pelajaran Matematika SMA , Jakarta
- Enung S dan Untuk W 2005 Evalusi Mandiri Matematika SMA untuk kelas X ,
Jakarta : Erlangga
- Willa Adrian S.L : 2007 ( revisi ) : matematika bilingual untuk kelas X semester 1
dan 2 , Bandung : yrama Widya.
- Wilson Simangunsong, 2005 , PKS Matematika SMA kelas X semester 2,
Gematama : Jakarta Timur

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->