P. 1
PLTG

PLTG

|Views: 151|Likes:
Published by Dicky Arissoma

More info:

Published by: Dicky Arissoma on Mar 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2012

pdf

text

original

PLTG

Prinsip kerja dari Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) adalah sebagai berikut : Pembangkit Listrik Tenaga Gas membutuhkan udara yang bersih dan dalam jumlah yang tak terhingga. Proses beroperasinya PLTG adalah sebagai berikut : Untuk beroperasi PLTG menggunakan penggerak mula yaitu mesin diesel yang akan digunakan untuk memutar kompresor sampai putaran tertentu, sehingga kompresor akan berfungsi. Setelah kompresor mulai berfungsi kompresor akan menghasilkan udara yang bertekanan tinggi. Udara yang dihasilkan tersebut kemudian akan mampatkan atau dikompresi didalam kompresor. Udara hasil pengkompresian tersebut kemudian disaring dan salurkan ke ruang pembakaran bersama dengan bahan bakar yang telah dipompa keruang pembakaran. Pada proses pembakaran diharapkan terjadi pada tekanan yang konstan agar menghasilkan gas pembakaran yang bertemperatur tinggi. Gas yang dihasilkan inilah yang akan digunakan untuk memutar turbin dan pada gilirannya generator yang sudah dikopel dengan turbin akan bergerak.dan generator yang berputar akan menghasilkan tenaga Listrik. Sisa gas yang terjadi selama proses pembakaran akan dibuang ke udara melalui cerobong – cerobong asap. Gas buang yang keluar dari turbin gas bertemperatur antara 400 – 700˚C, oleh karena itu masih dapat dimanfaatkan sebagai fluida pemanas pada ketel uap. Disamping itu, gas buang pada sistem turbin gas masih banyak mengandung oksigen karena sistem turbin gas menggunakan campuran bahan bakar dan udara. Jadi jika dianggap perlu gas buang masih dapat digunakan untuk membakar bahan bakar didalam ketel uap, sehingga temperatur gas dapat dinaikkan. Pada ruang bakar dan turbin gas sudah terjadi yang namanya panas, untuk mendinginkan ruang bakar serta turbin gas digunakan aliran udara dari kompresor.

Terdapat 4 kali pemeliharaan periodic tahunan dalam satu siklus pemeliharaan yaitu: 1) Combustion Inspection berupa ruang bakar serta penggantian komponen-komponennya yang didapat di rusak. 2) Hot Gas Path Inspectioan berupa pemeriksaan sudu-sudu tetap dan jalan turbin dan ruang bakarnya disertai penggantian seperlunya.Pemeliharaan PLTG Pemeliharaan dibagi atas pemeliharaan rutin dan pemeliharaan periodic tahunan. dilakukan pada operasi 12 000 jam. . Secara sederhana dapat ditetapkan angka periodic tersebut adalah 400 jam operasi untuk unit gahan bakar HSD. Pemeliharaan rutin pada umumnya tidak terlalu banyak mengingat bentuk unit yang kompak. 3) Cobution Inspection kedua pada operasi 18 000 jam. Pemeliharaan rutin hanya sekitar penggantian filter bahan bakar dan filter udara serta koreksi karakteristik peralatan control yang dicapai menyimpang serta pembetulan lainnya yang tidak memerlukan biaya tinggi. 6000 jam untuk unit yang beoperasi dengan bahan bakar gas alam atau 300 jam start. Pemeliharaan ini dilakukan pada 6000 jam operasi yang pertama. Pemeliharaan periodic tahunan ditentukan oleh antara gabungan jumlah jam kerja dan jumlah start yang telah dicapai.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->