KEBUTUHAN NUTRISI I.

TUJUAN UMUM: Setelah mempelajari pokok bahasan ini mahasiswa mampu menerapkan asuhan keperawatan pd klien dengan gangguan pemenuhan kebutuhan nutrisi II. TUJUAN KHUSUS : 1. Menjelaskan pengertian nutrisi 2. Menyebutkan system tubuh yg berperan dlm pemenuhan kebutuhan nutrisi 3. Menjelaskan pengertian nutrient 4. Menjelaskan keseimbangan energy 5. Menjelaskan jenis metabolisme 6. Menjelaskan macam macam diet 7. Menjelaskan masalah kebutuhan nutrisi 8. Menjelaskan factor yang memengaruhi kebutuhan nutrisi 9. Menjelaskan asuhan keperawatan pd masalah kebutuhan nutrisi 10. Melaksanakan 1 asuhan keperawatan pada kasus nyata

A. KONSEP DASAR KEBUTUHAN NUTRISI
I. PENGERTIAN NUTRISI
Proses pemasukan & pengolahan zat makanan o/ tubuh yg bertujuan menghasilkan penergi & digunakan dlm aktifitas tubuh.

II. SISTEM TUBUH YG BERPERAN DLM PEMENUHAN KEBUTUHAN NUTRISI
2.1. Saluran pencernaan

a. Mulut ;
Makanan mengalami proses mekanik melalui pengunyahan hancur & rata Dibantu o/ enzym amilase; memecahkan amilium menjadi maltosa Proses mengunyah ; kegiatan koordinasi antara: Lidah, gigi, dan otot otot pengunyah. Terdpt kelenjar saliva:  Mencerna HA khususnya amilase  Melicinkan bolus sehingga mudah ditelan  Menetralkan serta mengencerkan bolus Kelenjar saliva terdiri atas:  Kelenjar parotis penghasil saliva terbesar letaknya kiri & kanan bgn depan agak kebawah  Kelenjar submandibularis penghasil saliva nomor 2 letaknya dibawah sisi tulang rahang  Kelenjar sublingualis penghasil saliva terkecil ; letaknya dibawah lidah  Dlm proses sekresi, saliva dipengaruhi o/ beberapa faktor : Mekanis ( adanya benda - bolus dlm mulut )  Psikis (mencium, atau ingat makanan yg enak)  Kimiawi ( terasa asam atau asin ). b. Faring & Esofagus Faring :  Letaknya dibelakang hidung, mulut, dan laring .  Berbentuk kerucut, dgn bagian terlebar di bagian atas hingga vertebra servikal ke 6   



Langsung berhubungan dgn esofagus. Memiliki otot ; panjangnya ± 20 25 cm Letak ; dibelakang trakea, didepan tlg punggung, kemudian masuk melalui thoraks menembus diafragma yg berhubungan langsung dgn abdomen serta menyambung dgn lambung.

Esofagus : 
    Fungsi : menghantarkan makanan dari faring menuju lambung. Berbentuk seperti silinder yg berongga Panjang ± 2 cm dgn kedua ujungnya dilindungi oleh sfingter Dlm keadaan normal sfingter bagian atas selalu tertutup, kecuali bila ada makanan masuk ke dlm lambung. Keadaan ini bertujuan utk mencegah gerakan balik sisi ke organ bagian atas , yaitu esofagus. Proses penghancuran makanan dilakukan dgn cara peristaltik, yaitu lingkaran serabut otot didepan makanan mengendor dan yg dibelakang makanan berkontraksi. 

c. Lambung

Saluran pencernaan yg terdiri atas: Bgn atas ( fundus ), bagian utama, dan bagian bawah berbentuk horizontal ( atrium pilorus ) Berhubungan langsung dgn esofagus melalui orifisium atau kardiak, dan dgn duedenum melalui orifisium pilorik letak dibawah diafragma dan didepan pankreas , sedangkan limpa pd sebelah kiri fundus

Fungsi :
1. 2. Motorik : adalah sbg reservoir utk menampung makanan. Sekresi : adalah  Mensekresi pepsin dan HCL yg akan memecah protein menjadi pepton  Amilase memecah amilum menjadi maltosa.  Lipase memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol membentuk sekresi gastrin  Mensekresi faktor intrinsik yang memungkinkan absorpsi vitamin B12 yaitu di ileum.  Mensekresi mukus yg bersifat protektif. lama makanan dilambung : 2 6 jam campur dgn getah lambung mengasamkan makanan, sbg antiseptik & desinfektan. Terdpt beberapa enzim: Pepsin dihslkan o/ pepsinogen ; berfungsi mengubah makanan menjadi bahan yg lebih mudah  Renin berfungsi membekukan susu atau membentuk kasein dari kasinogen yg dpt larut.

d. Usus halus
Tabung berlipat lipat Panjang ± 2,5 m dlm keadaan hidup

tempat lewatnya makanan. acendens. fungsinya sbg perlindungan terhdp infeksi . juga absorpsi besi . pembusukan sisa sisa makanan.5 m Kolon terbagi atas . sigmoid & berakhir direktum yg panjangnya ± 10 cm dr usus besar dimulai dr kolon sigmoideus & berakhir pd saluran anal. vitamin.  Sbg tempat pengabsorpsian makanan yakni pd duedenum. Pd dinding usus halus khususnya mukosa. empedu dan asam folat. Usus besar disebut juga sbg kolon Sambungan dr usus halus yg dimulai dr katup ileokolik atau ileosaekal . Tempat kolon asenden membentuk belokan tajam di abdomen atas bagian kanan disebut fleksus hepatis.D. Organ Asesoris a. e. 2. desenden.E & K .2. di daerah umbilikus & dikelilingi oleh usus besar. Pd permukaan setiap vili terdpt tonjolan yg menyerupai jari jari disebut mikrovili. Panjang ± 1. mikrovili & valvula menambah luasnya permukaansekresi & absorpsi. akibat relaksasi otot yg telah kehilangan tonusnya. & sedikit glukosa Kapasitas air ± 5000 cc / hr Terdpt flora yg berfungsi utk mensintesis vitamin K & B . serta menghalangi agar isinya tdk terlalu cepat berjalan.Panjang ± 6 m bila sdh meninggal. diafragma Berat ± 1500 grm disebelah kanan dibawah . Hati kelenjar terbesar di dalam tubuh Letak di bagian teratas dlm rongga abdomen. Fungsi usus halus :  Mencerna & mengabsorpsi chyme dr lambung. Lapisan dinding dlm usus halus mengandung ± 4-5 juta vili yg membentuk mukosa menyerupai beludru. Letak. Terdiri atas 3 bagian :  Duedenum dgn panjang ± 25 cm  Jejunum dgn panjang ± 2 m  Ileum panjangnya ± 1 m atau 3/5 akhir dari usus. kalsium dgn bantuan vitamin A. Vili . sehingga absorpsi lebih banyak terjadi. elektrolit. tempat belokan transversum membentuk belokan tajam di abdomen bgn kiri disebut fleksus lienalis Fungsi utama usus besar : mengabsorpsi air ± 90 % . tranversum. terdpt beberapa nodula jaringan limfa yang disebut kelenjar soliter ( 20 30 kelenjar ).

leher dan 3 pembungkus yaitu : peritoneal. lemak. dalam membran mukosa. Fungsi endokrin yg tersebar di antara alveoli pankreas. pigmen fosfolipid. 1. dan sedikit protein.   Panjang ± 15 cm Terdiri dari 3 bagian:  bgn kepala pankreas yg paling lebar  badan pankreas yg letaknya dibelakang lambung & didepan vertebra lumbalis pertama  bgn ekor pankreas yg merupakan bgn runcing disebelah kiri & menyentuh limpa. c. garam empedu. Fungsi hati :  Menghasilkan cairan empedu  Fagositosis bakteri & benda asing  Memproduksi sel darah merah  Menyimpan glikogen b. Kantong Empedu    Berbentuk kantong Letak dibawah kanan hati atau lekukan permukaan bawah hati sampai pinggiran depan dgn panjang 8 12 cm dan berkapasitas 40 60 cm³ terdiri dari : fundus. Fungsi :  Tempat menyimpan cairan empedu  Memekatkan cairan empedu yg berfungsi memberi pH sesuai pH optimun enzim enzim pd usus halus  Mengemulsi garam garam empedu  Mengemulsi lemak  Mengekskresi zat zat yang tdk digunakan o/ tubuh  Memberi warna pd feses yaitu kuning kehijauan ( dihslkan o/ pigmen empedu Cairan empedu mengandung air. Pankreas  Fungsi : . Fungsi Eksokrin yg dilaksanakan o/ sel sekretori yang membentuk getah pankreas berisi enzim & elektrolit 2. kolesterol.Terdiri atas 2 lobus yaitu : lobus kanan & kiri yg dipisahkan o/ ligamen falsiformis Lobus kanan bgn belakang :  terdpt kantong empedu  Sel sel yg bersifat fagositosis terhdp bakteri & benda asing dlm darah. sebelah tengah jaringan otot tak bergaris .

III. Fungsi Utama ( Suitor & Hunter ) 1. Sebagai sumber tenaga 3.Sebagai sumber energi . Membentuk & memelihara jaringan tubuh 2. Menyediakan struktur material utk jaringan tubuh ( tulang & otot ) 3. Fungsi : 1.Sebagai sumber energi . 1980 ) :  1 g karbohidrat & protein = 4 kkal  1 g lemak = 9 kkal Rata rata pemasukan energi ( Guyton. juga dimanfaatkan sebagai sumber energi . Mengatur berbagai proses kimia didalam tubuh.Penting utk kelangsungan proses proses dlm tubuh . Memberi energi bagi aktifitas tubuh 2. Melindungi tubuh dari serangan penyakit.Mengatur proses dlm tubuh . Menyediakan energi utk pergerakan tubuh. 1989:  45 % energi dari karbohidrat  40 % energi dari lemak  15 % energi dari protein  Zat Nutrien Esensial Fungsi zat nutrisi bagi tubuh Zat Nutrisi Air Karbohidrat Protein Lemak Vitamin Fungsi bagi tubuh . 2. Membentuk struktur kerangka & jaringan 3.Penting utk pertumbuhan & pengganti jaringan. PENGERTIAN NUTRIEN Adalah sejenis zat kimia organik atau anorganik yg terdpt dlm makanan & dibutuhkan oleh tubuh utk menjalankan fungsinya. Jlh kalori yg dihslkan nutrien ( Suitor & Hunter. 3 Fungsi Utama Nutrien 1. Mengatur proses tubuh Energi yang dihasilkan oleh nutrien atau makanan disebut sebagai nilai kalori Kalori = energi yg digunakan utk pembakaran.

Peranan air 1.  Rata rata memerlukan 6 8 gelas air / hr. Reaksi tersebut akan menghasilkan karbon dioksida dan air.kurangnya 60 ml urine / jam utk membuang hasil toksifikasi. Cairan yg masuk hrs seimbang dgn cairan yg keluar. Sbg komponen penyusun sel yg utama 2.Zat Nutrien Esensial 1. Fungsi air bagi tubuh Membantu proses atau reaksi kimia dlm tubuh Didlm tubuh. Zat nutrien dlm sel dioksidasi guna melepaskan energi. air terbentuk melalui sebuah reaksi kimia. Keseimbangan cairan pd pria NO INPUT/ ASUPAN ML/HR OUTPUT/HALUARAN M l / h r 1 2 3 Minuman Makanan Oksidasi nutrien 1300 900 300 Urine keringat Penguapan Tinja 1500 550 350 100 2500 Total 2500 . AIR : 60 70 % dari BB dewasa 80 % dari BB bayi ( Potter & Perry. 1992 ) Kehilangan : keringat. urine & pernapasan. Menyalurkan zat zat makanan menuju sel. Kehilangan cairan tubuh sebanyak : 1. sebagian kecil melalui tinja. selain itu juga melalui penguapan ( permukaan kulit ).5 L/hr adalah hal yg tdk dpt dielakan Ginjal hrs memproduksi sekurang .  Dewasa : 2 3 L / hr .

75 kkal ). Tampilan & kelarutan : warna putih. agar & aiginate. susu. Rasa manis 3. laktosa . hidrogen. karbondioksida & air. buah buahan. gula murni. . selulosa.sayuran. Hidrolisis : menghasilkan produk berupa campuran glukosa & fruktosa 4. glikogen. jagung. KH hewani berbentuk glikogen Metabolisme KH 3 proses : 1. 6 CO2 + 6 H2O C6 H12 O6 6 C02 : Karbon dioksida ( dr udara ) 6 H2O : Air ( dr tanah ) Klorofil : bantuan cahaya matahari (energi) C6H12O6 : Glukosa karbohidrat lain 6 O2 : Oksigen ( dilepaskan dr udara ) Jenis KH berdasarkan ukuran molekul: 1) Monosakarida : 6 atom karbon. Sifat mereduksi. Glikogenolisis yaitu perubahan dr katabolisme glikogen menjadi glukosa. beras. maltosa Sifat disakarida meliputi: 1. & oksigen melalui fotosintesis dinyatakan dgn persamaan sbb: klorofil. pektin. Pengaruh panas 5.  Berlangsung dlm sel  Setiap 1 g menghaslkan energi 16 kj ( 3. berbentuk kristal & larut dlm air. rumusnya C6H12O6  Glukosa ( dekstrosa ) : sayuran & buah. 2. Sbg sumber energi : utama bagi otak & saraf.  Sbg pasangan protein 2. Disakarida : mempunyai rumus : C12H22011 Pembentukan disakarida Glukosa + fruktosa sukrosa + air Glukosa + sukrosa maltosa + air Golongan disakarida meliputi : sukrosa.buahan  Fruktosa ( Laevulosa ) : buah-buahan & madu  Galaktosa : senyawa laktosa dipecah dlm pencernaan.    3). Polisakarida : Meliputi: pati. KARBOHIDRAT Merupakan kelompok nutrien yg penting dlm susunan makanan Fungsinya: sbg sumber energi bagi tubuh. Fungsi KH dlm susunan makanan: 1. Mengandung unsur: karbon. Sbg penghasil lemak Sumber KH: gandum. 2).2.

Munculnya berbagai penyakit seperti: 1) Tekanan darah tinggi 2) Jantung koroner 3) Penyempitan pembuluh darah 4) DM pd usia pertengahan Napsu makan dikontrol oleh kerja hipotalamus didasar otak Mekanisme fisiologis pengaturan napsu makan dpt dipengaruhi oleh berbagai faktor yg berdampak pd pemasukan energi yg lebih dari pengeluaran. 3. Kurang kegiatan fisik pd org tdk aktif 3. basa. Denaturisasi: mengubah sifat protein menjadi sukar larut & mengental ( koagulasi ) Cara protein mengalami proses koagulasi  pemanasan : masak telur ( putih & kuning mengental )  pemberian asam  pemberian enzim. Glikoneogenesis yaitu perubahan dr asam amino & gliserol menjadi glukosa Masalah yg timbul akibat kekurangan KH 1. Juga nitrogen. Tdk mudah larut & tdk mudah terpengaruh oleh asam. Marasmus atau tulang terbalut kulit Akibat dr tdk tersedianya pangan yang lama & penyapihan yg terlalu dini.        PROTEIN Merupakan kelompok nutrien yg sangat penting bagi mahluk hidup Kandungan unsur: karbon. renin  perlakuan mekanis. Glikogenesis yaitu perubahan dr anabolisme glukosa menjadi glikogen. dan suhu yg tdk terlalu tinggi. Faktor faktor penyebab obesitas: 1. Pertumbuhan & pemeliharaan jaringan. Kebiasaan makan . Tandanya:  Wajah seperti org tua  Lemak bawah kulit tdk ada  otot lengan sangat kecil  BB sangat rendah  Rambut normal  BB 10 % BB standar atau ideal 2.  penambahan garam Fungsi protein 1. Faktor psikologis 5. Keturunan : lebih disebabkan oleh kebiasaan makan. Angka harapan hidup b. hidrogen.2. 4. Faktor endokrin 3. oksigen. belerang & fosfot.  . Sifatnya: Memiliki banyak struktur & substansinya ditentukan oleh struktur tersebut. Obesitas dpt mengakibatkan berbagai gangguan kesehatan a. 2.

lisin.25 -1. albumin & globulin tdk berikatan dgn zat lain ) 2. Protein sederhana. pepton dan gelatin. dpt membentuk ikatan dgn zat lain. 1. ) b. asam glutamat. histidin ( penting utk anak anak. . Di usus halus diubah menjadi asam amino dgn bantuan enzim tripsin dari pankreas.(mis. Kebutuhan protein  Berdasarkan laju pertumbuhan dan BB  Dewasa : ± 1 g/ kg BB  Peningkatan selama periode pertumbuhan  Pertumbuhan bayi . Setiap 1 gr protein menyediakan 17 kj ( 4 kkal ) Jenis asam amino esensial & non esensial a. glisin. aspargin. Asam amino non esensial : Alanin. protein dibagi 3 gol. pirang & mudah patah  Tdk mau makan  Anemia ringan  BB menurun  Lengan atas kurus 2. prolin. serin. Masalah & defisiensi  kwashiorkor ‡ Berkaitan dgn keterlambatan penyapihan ‡ Kurangnya asupan protein  Tanda tanda kwashiorkor:  Rambut tipis. arginin. fenilalanin.75 gr / kg BB  wanita hamil ditambah 10 gr/hr  Ibu menyusui ditambah 20 gr / hr  kondisi habis sakit  menjalani operasi Dlm lambung dikeluarkan pepsin ubah protein jadi albuminosa & pepton. kelebihan protein dpt digunakan sbg sumber energi disamping karbohidrat & lemak. keseimbangan asam. asam aspartat. 4. leusin. Berperan sbg tempat menyimpan & meneruskan sifat-sifat keturunan dlm bentuk genes 5. Asam amino yg tdk digunakan ditransport kembali oleh darah ke hati kemudian dilepaskan ikatan nitrogennya terpecah 2 macam: asam organik sbg sumber energi & amoniak ( NH3 ) dibuang melalui ginjal. Sumber energi . tirosin. 3. Berdasarkan susunan kimia. Protein bersenyawa. triptofan. Asam amino esensial : Isoleusin. Turunan atau derivat dari protein adalah albuminosa. dgn hemoglobin membentuk kromoprotein ) 3. metionin. valin. ( glikogen membentuk glikoprotein.Pengaturan metabolisme dlm bentuk enzim dan beberapa hormon Untuk keseimbangan cairan dgn meningkatkan tekanan osmotik koloid. sistein. teonin. 3 gr/ kg BB  Anak usia 5 6 thn ± 2 gr/ kg BB  Remaja lansia : 1.

   Hati membesar Flacky paint dermatosis Edema pada tungkai. E dan K sehingga dpt diserap oleh dinding usus.COOH ‡ R menunjukkan rantai hidrokarbon  setiap gugus OH gliserol bereaksi dgn COOH / asam lemak membentuk lemak  Lemak tersusun atas satu molekul gliserol & 2 atau lebih molekul yg berbeda disebut trigleserida . E & K Vit A dan D simpan dlm hati 1. ketengikan terjadi krn 2 proses yaitu: oksidasi & hidrolisis  Saponifikasi. Ada 3 fungsi : ‡ Menyusun cadangan energi ‡ Mencegah kehilangan panas ‡ Melindugi ginjal dari kerusakan 3.  Pengaruh panas: terdpt 3 perubahan titik suhu . asam linoleat.1. 4.  Ketengikan : rusaknya lemak & minyak . vitamin larut dlm lemak : A. titik nyala. asam steartat 2. mentega. . titik asap. D.  Gliserol alkohol trihidrat . susu dan margarine 5. LEMAK   Mengandung unsur : karbon. Penyerapan vitamin larut lemak : Vit A. 2. Asam lemak jenuh: rantai hoidrokarbon yg jenuh hidrogen. Cerna di lambung dgn bantuan enzym lipase. Terdiri dari : asam butirat. Vitamin A ( Retinol ) vit. hidrogen. Merupakan ester dari gliserol & asam lemak. Asam lemak tak jenuh: rantai hidrokarbon yg tdk jenuh hidrogen. muncul saat trigliserida bereaksi dgn alkali membentuk sabun & gliserol. D.  Plastisitas: muncul krn lemak merupakan campuran trigliserida. titik cair. Anti infeksi. Terdiri dari : asam oleat. Sifat lemak & minyak  Kelarutan : tdk larut dlm air. Sumber lemak dalam diet Daging. asam palmitat. Jenis jenis lemak 1. Sumber energi : 1 g lemak dlm peristiwa oksidasi akan menyediakan 38 kj / atau memberi kalori ( 9 kkal ). dan oksigen. Pembentukan jaringan adiposa . mempunyai 3 gugus hidroksil OH  Asam lemak rumusnya : R. ikan. VITAMIN Jenis Vitamin 1. Fungsi lemak 1. Sumber asam lemak esensial 4.

Vitamin B1 ( Tiamin ). mentega. Mendukung pertumbuhan & metabolisme sel sel tubuh.  Osteomalacia ditandai : pelunakan tlg. hati. D3 ) terbentuk dibawah kulit krn sinar matahari. sinar matahari ( tergantung lamanya kontak )  Jenis : 1) Kolekalsiferol ( vit. Mendukung pertumbang tlg yg baru serta memiliki sifat anti kanker ( Jhon Gibson. 2) Ergokalsiferol ( vit.  kebutaan. mentega. Jaringan permukaan. 2. 3.2003 )  Defisiensi Vit. Vitamin E ( Vit. keju dan susu.  kesehatan kulit terganggu. Fungsi : Membantu memelihara stuktur sel Membantu pembentukan sel darah merah. bumil. susu dan magrarin.4.  Fungsi : 1) . individu yg jarang kena sinar matahari 10 mg vit. Vitamin larut dlm air ( vit. Berperan dlm proses pembekuan darah 2.2. 4).D / hr 1. Sumber : hati.A : Xeropthalmia. D2 ) dr iradiasi ultraviolet pd ergosterol  Fungsi 1) Pertumbuhan & pemeliharaan tulang & gigi. Vitamin B a. Didlm tubuh vitamin ini disintesis oleh bakteri didlm kolom. Anti kemandulan ). Kebutuhan: 15 IU / hr Defisiensi : Kemandulan 1. Memelihara kes. Vitamin K  Sumber: sayuran hijau.  daya tahan tubuh menurun 1. Vitamin D ( Kolekalsiferol )  Sumber : minyak ikan. Fungsi: membantu pembentukan protombin dlm hati . wortel.Kompleks ). terutama membran selaput lendir yg berair seperti kornea & saluran pernapasan.     Sumber: biji gandum. hati. busui. sayuran hijau dll. Membantu pembentukan rodopsin yaitu pigmen yg terdpt dlm retina 3). . 2). kacang kedelai.1. telur.  Kebutuhan: anak balita. 2) Membantu absorbsi kalsium dr usus & penyerapan kalsium & fosfort oleh tulang & gigi  Defisiensi  Rakhitis  Gangguan absorbsi kalsium  Kelemahan & pelunakan tulang.C&B.

susu & roti tawar. Fungsi. Membantu ebsorpsi zat besi dalam usus halus Defisiensi : skorbut(scurvy) . bibir.& lidah Gejala. susu. keju dan hati. protein. telur dan hati. & sayuran hijau.B12 ( Cyanocobalamin). susu daging. B3( Niacin) Sumber: daging tanpa lemak. sayuran.Wanita dewasa . metabolism KH. mencegah anemia merah.Pria dewasa .susu segar. tahu. kesehatan f.bengkak serta kemerahan pada lidah Kebutuhan. daging. B6 ( Pyridoksin ) Sumber: biji-bijian. kacang. dan komponen enzim d. 15 mg ekuivalen ..Wanita dewasa :1. daging. keju. sayuran. biji-an.3mg/hr c. b. lemak. 18 mg ekuivalens g. ginjal . serealia.kulit bersisik. Vitamin C (asam askorbut) Sumber : sayuran dan buah-buahan segar. susu. ikan & kerang ikan. Bila pemecahan glukosa terhenti. Fungsi: Metabolisme KH.radang kulit. buncis. Asam Nikotinat ( Niasin ) Sumber: daging. hati.untuk membentuk bagian sistem imun yang penting bagi oksidasi glukosa .demensia Kebutuhan: .6mg/hri . telur . kacang-kacangan. Fungsi : 1. membantu pembentukan sel darah jaringan. kentang dan bir Fungsi: . Lemak & protein e. Vit. Sumber: Hati. Vit. akan terjadi peningkatan asam piruvat dlm darah yg dpt mengakibatkan:  Kelemahan  jantung berdebar gejala utama  penyakit beri beri  Degenertif saraf. Terhambatnya oksidasi glukosa dlm tubuh. Vit.Pelepasan energi dalam sel Defisiensi: pelegra Gejala: Diare. pembentukan sel darah merah. ikan.Pria dewasa :1.selama hamil . daging tanpa lemak. ikan. Vit. mempengaruhi mata. Sumber : biji-bijian. 18 mg ekuivalen . kacang.kentang. Fungsi : Metabolisme protein.Mendukung pembentukan semua jaringan tubuh jaringan ikat 2.B2 (Riboflafin) Sumber.Pelepasan energi dalam sel Defisiensi.pecah-pecah pada sudut bibir .Utk membentuk bagian sistem imun yg penting bagi oksidasi glukosa . pisang Fungsi : Membantu kesehatan gusi & gigi.kacangan.. .

Kebutuhan : 10 mg/hr untuk mencegah dan mengobati. .2 . Hb bertanggung jawab dlm transport oksigen dari paru-paru ke seluruh jaringan tubuh.1 Kalsium: Jumlah kalsium yang di anjurkan: Usia Anak-anak     0 6 tahun 9 14 tahun 15 17 tahun Dewasa Wanita trimester 3 & menyusui Mg kalsium per hari 600 700 600 500 1. Umur sel darah merah: 120 hari.Mineral 4 % dari berat tubuh Terdiri dari unsur : karbon.Zat besi Sumber utama: hati dan ginjal selain itu:puding hitam.Kontraksi jantung .Oksidasi tulang dan gigi . 4 g zat besi terdapat dlm Hb pigmen merah.perdarahan spontan dibawah kulit.hidrogen. kerang bumbu kari.Transmisi implus pertemuan neuromuskular Defisiensi:.lama sembuh.Ciri-ciri defisiensi : anemia akibat kegagalan absorbsi zat besi ketidakmampuan membentuk sel-sel darah merah Gejala utama : memar.nitrogen yang dibutuhkna oleh tubuh Sumber : bentuk garam organik seperti : natrium klorida.  Unsur mineral yang dibutuhkan tubuh: Sumber: sayur-sayuran dan buah-buahan kalsium yang paling penting dalam makanan: susu.Gusi jadi hitam seperti spons.retak.Penyakit rhakitis pada anak-anak .60 mg/hr untuk wanita hamil 5.Osteomalasia pada dewasa 5. roti. serealia dan keju Dalam tubuh kalsium terdapat pada tulang dan gigi.luka.fosfor.sulfur.coklat. 99% Dibutuhkan untuk: .telur.oksigen.200 5.Dianjurkan 30 mg/hr.

5. Data persediaan bahan makanan Bersifat kualitatif atau kuantitatif. a. serealia. Survei gizi lengkap .4 Fosfor Sumber : susu.telur . pemantauan BB kelompok balita. Data persediaan bahan makanan bagi masyarakat disuatu daerah dapat dijadikan parameter untuk menilai kondisi kesehatan gizi masyarakat didaerah tersebut. sayuran dan susu Dibutuhkan oleh: kelenjar tyroid untuk pembentukan tiroksin hormon yg berperan dlm mengatur kecepatan oksidasi nutrien dalam sel tubuh Defisiensi: Penyakit goiter MENILAI KESEHATAN GIZI MASYARAKAT 1. daging dan hati Penting untuk : penyusunan tulang serta gigi dan pelepasan energi Fungsi utamanya : menghasilkan energi bagi otot dalam bentuk ATP Keratin fosfat : berperan dalam struktur tulang dan pengontrol pH tubuh 5. rumput laut. Penilaian tidak langsung Digunakan utk mengevaluasi status gizi masyarakat dgn menggunakan data statistik vital. data persediaan pangan. merupakan indicator kesehatan gizi masyarakat 3). Penilaian Langsung Melalui beberapa cara: a.Defisiensi: anemia 5. c. Bayi dengan BBL < 2500 gr dan prematur akan beresiko mengalami kematian. Memantau pertumbuhan BB balita Untuk memantau gizi masyarakat jangka panjang kelompok usia yang paling sensitif terhadap perubahan kondisi gizi masyarakat di pantau lewat KMS 2.3 Natrium dan klorin Terdapat dalam bentuk : ion dan cairan disekitar sel tubuh Dibutuhkan: Untuk pengaturan kandungan air dalam tubuh Natrium dikomsumsi : dalam bentuk garam dapur (Natrium klorida) Kebutuhan Natrium : ± 4 gr/hr Asupan rata-rata : 5 20 gr Ginjal mengatur & mengontrol kadar ion natrium & klorin dalam jaringan .Kondisi persediaan bahan makanan disuatu daerah. b.5 Iodin Sumber : ikan laut. merupaka indicator kesehatan gizi 2) Mortalitas(angka kematian): jumlah kematian dalam jangka waktu tertentu dalam 1 tahun Untuk kelompok bayi dan balita. Data statistik vital 1) Morbiditas(angka kesakitan): jumlah penderita sakit pada satu periode tertentu per 1000 orang penduduk.Untuk kelompok bayi dan balita. Berat bayi lahir rendah Berat bayi ketika lahir 2500 gr atau lebih dikategorikan sebagai berat lahir normal.

lemak dan protein: yang terdapat dalam makanan. Survei gizi khusus  Termasuk kedalam survei gizi parsial  Guna mengumpulkan data yang berkaitan dengan defisiensi zat gizi tertentu.3 x 17 kj = 56.Tujuan : untuk mengetahiu kondisi gizi masyarakat secara keseluruhan Data yang dikumpulkan:  Kondisi penyediaan pangan  Kondisi sosial budaya dan ekonomi secara garis besar  Kondisi demografi  Kondisi kesehatan masyarakat  Kondisi bahan makanan yang dikonsumsi aspek kandungan nilai gizi  Kondisi kesehatan gizi. ada 3 cara untuk menghitung kebutuhan nutrisi seseorang: 1.75 k kal ) Lemak : 1 gr menghasilkan 38 kj (9kkal) Protein : 1 gr menghasilkan 47 kj (4 kkal) Alkohol : 1 gr menghasilkan 29 kj (7 kkal) ‡ Nilai energi pangan: Bergantung pada jumlah karbohidrat.7 kj 2. Iodium dll) IV . Nilai Energi Sumber energi yang utama bagi bumi adalah matahari satuan untuk energi adalah joule terlalu kecil keperluan gizi praktis di gunakan satuan kilojoule diganti dengan kilo kalori(kkl)>1 kkl = 4. Cara pertama: .19 kj Nilai energi nutrien: 3 golongan nutrien karbohidrat : 1 gr menghasilkan 16 kj (3. Cara kedua : Bila sejumlah pangan diletakkan bersama oksigen dan dibakar. c.7 x 16 kj = 75. Survei gizi parsi  Ditujukan untuk mengetahui aspek-aspek tertentu dari seluruh taraf hidup. maka energinya dapat dihitung Contoh: 100 gr susu mengandung 4.(misalnya defisiensi Vit.7 g karbohidrat 4. Dibatasi hanya pada konsumsi makanan.A.8 g lemak 3.2 kj 3. Cara pertama : Bila kompisisi pangannya diketahui. panas yang dihasilkan dari pembakaran tersebut merupakan ukuran nilai energinya.3 g protein 3. Menurut Dudek(1987).4 kj 3. b. 1 butir telur beratnya 50 gr 306 KJ (50/100x612) 1 gelas susu beratnya 200 gr 554 kj (200/100 x 612) ‡ Ada dua cara untuk menentukan nilai energi pangan yaitu: 1.8 x 38 kj = 144.KONSEP DASAR ENERGI 1.1 kj 275.

1. Cara ketiga: Pedoman yang digunakan oleh United Stated Dietarian Assosiation (USDA). Bila anak usia 5 tahun. Untuk menghitung jumlah kalori per lb berat badan menurut jenis kelamin Penghitungan kebutuhan kalori berdasarkan tingkat aktifitas dari jumlah kalori per lb BBI untuk setiap jenis kelamin: No Aktifitas Kalori / lb BBI . Anak-anak ( dibawah usia 12 tahun ) Memerlukan 1000 kalori ditambah 100 x usia anak. kebutuhan kalorinya sebesar : 1000 + (100 x 5 ) = 1500 kalori 2. Dewasa: didasarkan pd kebutuhan: kalori dasar atau basal tingkat aktifitas Kebutuhan kalori basal ( KKB ) adalah hasil antara BBI dan angka 10 ( BBI x10 ) Penghitungan kebutuhan nutrisi berdasarkan tgkt aktifitas & kebutuhan kalori basal No Aktifitas Kalori 1 2 3 Tetap Sedang Berat KKB x 3 KKB x 5 KKB x 10 1. Cara kedua: berdasarkan Tingkat aktifitas Jumlah kalori utk setiap lb BB Ideal ( BBI ) Penghitungan kebutuhan nutrisi berdasarkan tingkat aktifitas dan jumlah kalori per lb BBI No 1 2 3 4 Aktifitas Tetap Ringan Sedang Berat Kalori / lb BBI 11 12 13 14 15 16 17 18 3.1.2.

Kebutuhan energi tergantung pada: 1) Usia 2) Ukuran tubuh . Ukuran tubuh. setelah 20 tahun lebih konstan 3. Katabolik (penguraian) Energi yang dihasilkan dari proses tersebut dibutuhkan untuk: 1) Aktifitas otot utk melakukan aktifitas seperti berjalan atau meloncat. tenang serta hangat dilakukan sedikitnya 12 jam setelah makan. 2) Sekresi kelenjar. Suhu lingkungan dingin meningkatkan metabolisme menyesuaikan diri 8. Anabolik (penyusunan) 2.Laki 1 2 3 Tetap Sedang Berat 10 21 28 perempuan 14 18 22 Penggunaan Energi oleh tubuh 1. Aktifitas kelenjar tiroid 4.9 kkal /kg BB/jam.0 kkal/kg BB /jam. TB & BB 2. Suhu tubuh: pe an 1rcelcius me BMR 14 % 7. Faktor yang mempengaruhi BMR: 1. seperti kelenjar keringat dan kelenjar saliva 3) Mempertahankan membran potensial saraf dan serabut otot 4) Sintensis zat-zat dalam tubuh 5) Absorpsi makanan disaluran pencernaan. Jenis kelamin. Keadaan hamil: konsumsi 02 untuk pertumbuhan janin 5. wanita = 0. Untuk mempertahankan proses dasar dlm tubuh dan untuk kegiatan fisik Metabolisme Tubuh ( BMR ) atau laju metabolisme basal adalah rata-rata metabolisme makanan dalam tubuh utk kebutuhan energi individu pd saat bangun & istirahat. V. METABOLISME Metabolisme Basal Merupakan energi yg dibutuhkan seseorg dlm keadaan Istirahat & nilainya disebut BMR BMR dapat diukur dengan meniupkan napas kedalam alat Khusus yang memantau penghirupan oksigen dan pengeluaran karbondioksida secara normal. Keadaan stres & ketegangan Produksi katekolamin metabolisme 9. Untuk keperluan metabolisme basal tubuh 2. Reaksi tersebut meliputi: 1. Keadaan Gizi: gizi buruk > rendah dibanding dengan individu sehat 6. laki-laki = 1. Diukur pd saat berbaring santai. Usia 0 10 thn: BMR bertambah dengan cepat.

Trimester III B. emulsi lemak dibawah kedlm darah. Trimester II 3. Metabolisme Protein Protein diserap dlm bentuk asam amino bersama dgn darah di bawah ke hati utk dibersihkan dr toksin VI. Diet ibu menyusui 1. MACAM MACAM DIET A. Gliserol larut dlm air. langsung masuk pembuluh darah dan dibawah ke hati. Berbentuk monosakarida & disakarida diserap melalui mukosa usus.3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Kegiatan Jenis kelamin Pertumbuhan Iklim Status kesehatan Istirahat dan tidur Makanan dan aktifitas  Jenis Metabolisme : 1. Di hati ke 3 monosakarida ini diubah menjadi glukosa & dialirkan melalui pembuluh darah ke otot utk dibakar. Metabolisme KH . Monosakarida (glukosa. Setelah proses penyerapan didlm pembuluh darah semua berbentuk monosakarida Bersama darah KH ini dibawah ke hati. Metabolisme Lemak Lemak diserap dlm bentuk gliserol asam lemak. Emulsi lemak dibawah ke hati & dibentuk menjadi trigliserida yg akan dialirkan kembali kedlm pembuluh darah lipoprotein Metabolisme lemak menghasilkan tenaga berbentuk ATP 3. galaktosa & fruktosa ) masuk bersama darah ke hati. bersama dengan getah bening. Melalui proses kimiawi gliserol diubah menjadi glikogen Bersama HA diubah jadi tenaga Asam lemak dlm bentuk emulsi setelah melewati dinding usus halus masuk pembuluh limpa. 0 6 bulan 2. Pertemuan pembuluh getah bening dgn pembuluh darah terjadi di vena porta. 7 12 bulan penugasan penugasan . Trimester I 2. Diet ibu hamil 1. membentuk glikogen melalui proses glikoneogenesis 2.

Gejala umum: BB rendah dgn asupan makanan yg cukup atau asupan kurang dari kebutuhan tubuh Adanya kelemahan otot & penurunan energy Pucat pd kulit. Kekurangan nutrisi Keadaan yg dialami seseorg dlm keadaan tdk puasa atau resiko penurunan BB akibat ketdk cukupan asupan nutrisi utk kebutuhan metabolisme. Kelebihan nutrisi Merupakan suatu keadaan yg dialami seseorang yang mempunyai resiko peningkatan BB akibat asupan kebutuhan metabolisme secara berlebihan. MASALAH KEBUTUHAN NUTRISI 1. VII. 4. . membran mukosa. konyungtiva dll. Obesitas Merupakan masalah peningkatan BB yang mencapai > 20% BB normal. Malnutrisi Merupakan masalah yang berhubungan dengan kekurangan zat gizi pd tingkat selular atau sebagaimasalah asupan zat gizi yg tdk sesuai dengan kebutuhan tubuh. Tanda klinis: BB>10% BB ideal Obesitas (> 20% berat ideal ) Lipatan kulit triceps > 15 mm pada pria dan 25 mm pada wanita Adanya asupan yang berlebihan Aktifitas menurun atau monoton Kemungkinan penyebab Perubahan pola makan Penurunan fungsi pengecapan dan penciuman 3. 13 24 bulan. Adanya kelemahan dan nyeri tekan pada otot Adanya penurunan albumin serum Adanya penurunan transferin Kemungkinan penyebab: Menaiknya kebutuhan kalori dan kesulitan dalam mencerna kalori akibat penyakit infeksi atau kanker Disfagia karena adanya kelainan persarafan Penurunan absorpsi nutrisi akibat penyakit crhon atau intorelansi laktosa Napsu makan menurun 2.3. Tanda klinis: BB 10 20 % di bawah normal TB di bawah ideal Lingkar kulit triceps lengan tengah < 60% unkran standar. Status nutrisinya adalah melebihi kebutuhan metabolisme karena kelebihan asupan kalori & penurunan dalam penggunaan.

5. 3. 7. Kesukaan kesukaan yg berlebihan terhdp suatu jenis makanan dpt mengakibatkan kurangnya variasi makanan. obesitas dll. Saat ini gangguan sering dialami karena adanya perilaku atau gaya hidup yang tidak sehat. Dibetes Melitus Merupakan gangguan kebutuhan nutrisi yang ditandai dengan Adanya gangguan metabolisme KH akibat kekurangan insulin atau penggunaan KH secara berlebihan. gaya hidup berlebihan. FAKTOR FAKTOR YG MEMPENGARUHI KEBUTUHAN NUTRISI Pengetahuan Kurangnya informasi dpt terjadi kesalahan dlm memahami kebutuhan gizi.Hipertensi Merupakan gangguan nutrisi yg juga disebabkan oleh berbagai masalah pemenuhan kebutuhan nutrisi. 4. Penyakit jantung koroner Merupakan gangguan nutrisi yang sering disebabkan oleh adanya pe kolesterol darah dan merokok.Kanker Merupakan gangguan kebuthan nutrisi yang disebabkan o/ pengonsumsian yg berlebihan 9. natrium. . 2. Prasangka Prasangka buruk terhdp beberapa jenis bahan makanan bergizi tinggi dpt mempengaruhi status gizi seseorg.5. 8. Ekonomi Status ekonomi dpt mempengaruhi perubahan status gizi krn penyediaan bergizi membutuhkan pendanaan yg cukup. 6. Ditandai  Adanya konstipasi  Pembengkakan badan  Nyeri abdomen  Kedinginan  Letargi  Kelebihan energy VIII. 1.Seperti penyebab dr adanya obesitas serta asupan kalsium. Kebiasaan Adanya kebiasaan yg merugikan atau pantanggan terhdp makanan tertentu dpt mempengaruhi status gizi. Anoreksia Nervosa Merupakan penurunan BB secara mendadak dan berkepanjangan.

8 ( TB 100 ) maksimum : 1.9 x ( TB 100 ) Batas nilai : minimum : 0. olah raga Mild moderat under weight /Kurang = 70 % . atau 0. peny. TB : ( cm ) ± 155 cm ( " 145 175 cm ) 2.90 % Kurus / sangat kurus ( severe Under Weight )= 70 % Gemuk = " 110 % Kegemukan ( obesitas ) = " 120 %  Obesitas ringan = 120 % . Terdiri dari: 1. Menilai keefektifan asuhan keperawatan Mengidentifikasi kondisi kelebihan nutrisi yg menyebabkan DM. B. Mengumpulkan informasi khusus guna menetapkan rencana askep. ASUHAN KEPERAWATAN PD MASALAH KEBUTUHAN NUTRISI I.B. C & D A = Antrometrik / pengukuran pengkajian ukuran & proporsi tubuh manusia.140 %  Obesitas berat = " 140 % ).100 Penilaiannya: Normal = 90 110 % dr standar Normal = 120 % pd rangka tubuh besar. PENGKAJIAN tujuan mengkaji keb. Ideal Body Weight ( IBW ) BBI = (TB ( cm ) 100 ) ± 10 % dr jlh itu. BB : BBN = TB 100 = kg Karakteristik status nutrisi ditentukan dgn adanya: 1) BMI Rumusnya : TB ( kg ) TB ( m )² 2). hipertensi Mengidentifikasi kebutuhan nutrisi 5) Menggunakan pedoman : A. Nutrisi 1) 2) 3) 4) Mengidentifikasi adanya defisiensi nutrisi & pengaruhnya terhdp status kesehatan. BMI dilakukan pd usia u 18 thn Penilaiannya:  Normal = 20 25  Kurang = 20  Gemuk = " 25 30 .130 %  Obesitas sedang = "130 % . Jantung.1 ( TB 100 ) Indeks BBI adalah BBR ( Berat Badan Relatif BBR = BB ( kg ) x 100 % TB ( cm ) .

5 13. Ambang batas BMI ( FAO ):  Laki laki = 20.3 cm Wanita = 23.0 13.0 LLA & LOLA digunakan utk menilai status nutrisi TAHUN 80 % 11.0 16.5 cm LLA : merupakan indeks status gizi saat ini.5 LLA STANDART 85% 12.5 " 18.1 25  Peampuan = 18.3 cm Wanita = 28.5 .75 13. N : Laki laki = 28.8 Kategori ambang batas BMI utk Indonesia (penilaian status gizi.0 Kurus Normal Gemuk 3.25 13. 2002 ) Kelompok Kategori Kekurangan BB tingkat berat Kekurangan BB tingkat ringan BMI 17.5 16.5 / thn USIA BULAN 100 % 6-8 9-11 1-2 2 3 14.5 cm b.14 x TSF ( cm ) Nilai normal LOLA : N : Laki laki = 25. 1 tahun pertama : 5.5 13.7 23.75 12. Lingkar tubuh a.4 cm Usia 2 5 tahun : ± 1.0 " 27.75 15. Kegemukan = " 30 ( seluk beluk pemeriksaan kesehatan .25 16. 2001 ). LLA utk jaringan otot & lapisan lemak bawah kulit. LLAT/ LLA : diantara ujung prosesus akronial scapula dan prosesus alekranon ulna. LOLA : adapun perhitungan LOLA menggunakan rumus ini: LOLA = LLA ( cm ) 3.0 12.25 Kelebihan BB tingkat ringan Kelebihan BB tingkat berat " 25 27.0 18.25 .0 " 17.75 14.

5 16.0 15.6 cm d.75 14.25 14.75 18.0 23.0 17.5 18.25 14.5 21.0 BB/TB utk anak usia 0 -18 thn menurut NHCS ( WHO National Center For Health Statitstic ) c.0 24.0 24.75 16.5 20.75 17.0 23.5 mm Perry Potter . .0 18 29.0 28.0 20.5 21.0 20.5 14.5 13.5 22.0 21.75 15.25 15.5 23.4 cm  sedang : 9.6 13.75 15.5 19.5 17 27.5 20.25 22.0 21.75 17.5 19.25 17.0 19.p.5 16.6 cm 10.0 19.0 19.5 21.75 18.4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 16.0 17.0 16 26.4 cm  Kerangka tubuh kecil : 9.  Tulang besar : " 10.0 16.5 23.0 13.5 17.75 20.0 20.0 25. Lipatan kulit pd otot triceps / tebal lemak bawah kulit ( TSF 110 ) N: Laki laki = 12. Lingkar pergelangan tangan   Utk menilai status kerangka tulang Cara : alat ukur diletakkan pd pergelangan melingkar pd bagian distal pergelangan tangan dekat prosesus styloid.0 Keterangan: umur 6 14 tahun pd anak laki & perampuan 85 % standart = batas terendah gizi 80 % standart = batas terendah gizi kurang 100 % standart = gizi baik Utk mengetahui ada tidaknya massa otot : LLA utk remaja & dewasa: UMUR STANDART 100 % 85 % 80 % L P L P L P 15-16 25.25 23.25 14.0 25.

sal. Normal: 170 250 mg/ 100 ml . peny. anoreksia kronik. infeksi. ginjal. Hepar. Indikator malnutrisi protein & kalori Menurun jika cadangan besi meningkat Meningkat jika cadangan besi menurun Rumus : TBIC ( Capasitas total zat besi= Total Ion Binding Capasity ). overhidrasi. vit B.5 mg/100 ml Patologi: 3. Penurunan mencerminkan defisiensi protein yg berhubungan dgn malnutrisi atau kwashiorkor 4. 3.pencernaan . Penurunan Hb & Hct terjadi pd dehidrasi. Kondisi yg menurunkan albumin: peny. Serum Albumin Normal: 4 5. Hasil : Rata rata utk org dewasa usia " 25 tahun Laki laki : 10 15 mm.90 % penurunan sedang " 60 % : depresi yang parah.Wanita = 16. asam folat & piridoksin ( Vit. Tempelkan gigi calipers pd ke 2 sisi lipatan lemak tersebut. B6 ) 2) Kehilangan darah kronik. Haemoglobin Anemia defisiensi besi 2. polisitemia & beberapa tumor. Kanker.5 gr/100 ml penurunan protein 5. Mencerminkan status protein Nilai Normal : Pria : 14 17 g % Wanita : 12 15 g % Hematokrit : Hct indikasi dehidrasi Nilai Normal: Pria : 40 54 % Wanita: 34 47 % Hb & Hct indikasi defisiensi berbagai nutrisi Penurunan Hb & Hct terjadi karena: 1) Defisiensi zat besi. dibawah jari sehingga tekanan ditimbulkan oleh calipers.4 gr / 100 ml Konsentrasi albunin lebih rendah dari 2.5 mm Wanita : 21 25 mm. Transferin: disintesis di hati.5 mm B = Data Biomedical 1. konsentrasi albumin 3.5 18 mm Caranya : Cubit lipatan lemak dgn jenjang ± 1cm diatas titik tengah LLAT. Rata rata : 16.5 mg/ 100 ml Utk mempertahankan keseimbangan cairan & elektrolit dan transport nutrisi. Rata rata : 12. Kadar total Limfosit Normal: 1500 3000 sel / m³ Fungsi imunitas Hasil : 60 .

Keseimbangan Nitrogen Test utk mengukur: BUN : Meningkat menunjukkan intake protein meningkat. tonus kurang. obesitas.5 5 gr % / 100 ml  Globulin ( N ) : 1. Otot : flaksia/ lemah. Lipid serum : HDL ( Hight Density Lioprotein ) LDL ( Low Desinty Lipoprotein ) peningkatan kadar trigliserida Trigliserida normal : 40 150 mg / dl penyakit jantung. lesi.2 0. fungsi gastrointertinal : konstipasi. Bibir : kering. peradangan 11. Keadaan fisik . 6. membran mukosa pucat 10. Ekskresi Kreatinin : 24 jam Menunjukkan total massa tubuh Nilai normal: Laki laki : 0. hipertensi. kurus ( undrweight ). exotalmus. pecah pecah. Sistem saraf: bingung. peningkatan kada HDL. pucat. . BUN : Menurun menunjukkan intake protein menurun tampung urine 24 jam Normal : 10 20 mg/ ml 7. KAdar glukosa normal: 80 120 mg/ dl Didalam darah ada 3 fraksi protein :  Albumin ( N ) : 3.5 3 gr % / 100 ml  Fibrinogen ( N ) : 0. hiperemis 12. refleks menurun 5. lemak di subkutan tdk ada. 9. pecah pecah / patah 8. luka. rasa terbakar. Glukosa serum Hiperglikemia: DM. Rambut : kusam. nyeri. BB: obesitas. kering. iritasi.0 mg / 100 ml 8. 9.5 mg / 100 ml Wanita : 0.1. Gigi : karies. tanda tanda infeksi. penyakit ginjal. . apatis.s ( Pengkajian Klinik/ Fisik ). irama abnormal. paresthesia. bengkak. Hipergliseridemia. stomatitis.6 gr % / 100 ml C= Clinical Sign. 3. Penyakit penyakit tersebut berhubungan dgn peningkatan resiko penyakit jantung koroner. TD rendah/tinggi 7. Mata : konjungtiva pucat. Gusi : pendarahan. Prinsip pemeriksaan Head to Toe dan ROS 1. kering. tdk mampu bekerja 4. kemerahan.6 . pembesaran liver/lien 6. tipis. diare.5 1. lesu 2. flatulensi. pethekie. Kardivaskuler : denyut nadi " 100/mnt. Kulit : kering. kotor 13.Penyakit yang menyebabkan penurunan transferin: penyakit liver. lidah : edema.

isolasi sosial. stress. ketidakmampuan fisik adanya riwayat BB berlebihan atau kurang Mengalami penyakit tertentu Riwayat pembedahan pd sistem gastrointestinal Diare.         3. sosial ekonomi. antibiotik. DIAGNOSA KEPERAWATAN ( NANDA ) Dibagi menjadi 3 ( Kozier. Riwayat penyakit ( medis )   4.14. anti depresan dll. Ketidakseimbangan nutrisi : kurang dari kebutuhan 2. muntah. Wawancara :     Satus gizi. Diet selama 24 jam. Ketidakseimbangan nutrisi: potensial lebih dari kebutuhan. dan budaya yg berpengaruh terhdp status kes. alkoholisme. . anoreksia. PERENCANAAN & RASIONAL 1. kanker ) therapi radiasi Aspirin. 2004 ): 1. Ketidakseimbangan nutrisi : lebih dari normal 3. Ketidakseimbangan Nutrisi:kurang dari kebutuhan tubuh Definisi: keadaan dimana intake nutrisi kurang dari kebutuhan metabolisme tubuh. III. Kemungkinan berhubungan dengan: Penurunan asupan oral. Riwayat pemakaian obat obatan II. Faktor resiko yg menyebabkan gangguan nutrisi. diuretik. Kehamilan remaja Gg pd organ tertentu ( hati. persiapan makan & pola makan Aspek psikologis 2. ginjal. ketidaknyamanan pada mulut. mual. Penurunan absorpsi nutrisi akibat intoleransi laktosa Muntah. gangguan digesti Gangguan intake makanan Efek dari pengobatan/radiasi/Khemotherapi Penyakit kronis Depresi.     gg pd fungsi mengunyah atau menelan Asupan makanan yg tdk adekuat Diet yg salah Kurangnya persediaan bahan makanan selama 10 hari atau lebih tidak adekuatnya dana utk penyediaan bahan makanan. Kuku : mudah patah D = Diet Hystoris 1. penyakit endokrin. jumlah & frekwensi Jenis diet yg dikonsumsi.

Meningkatkan selera makan dan intake makan. Cara khusus untuk menaikan napsu makan 3. Mulut yg bersih meningkatan nafsu makan. Sajikan makanan yang mudah dicerna dalam keadaan hangat. tidak berada dekat tempat tidur )  Berikan obat sebelum makan jika ada indikasi R/. vitamin. 2. dan cairan yang adekuat. urinal. 3. R/. ataupun kanker.Nutrisi berperan menyediakan sumber energi. membangun jaringan dan mengatur proses metabolisme. tertutup. lemak. luka bakar. protein. 4. Tingkatan intake makanan melalui:  Mengurangi gangguan dari linkungan seperti berisik dan lain-lain. mineral. Menyebutkan metode-metode untuk menaikan napsu makan.Kesulitan menelan Disfagia akibat kelumpuhan serebral. . R/. Indikator: 1. dan berikan sedikit-sedikit tetapi sering. Mengindentifikasikan kekurangan defisiensi dalam asupan sehari-hari. Dorong dan bantu klien untuk jaga kebersihan mulut. Menjelaskan pentingnya nutrisi yang adekuat 2. Intervensi mandiri 1. Kemungkinan data yang ditemukan: BB menurun Kelemahan Kesulitan makanan Napsu makan berkurang Hipotensi Ketidakseimbangan elektrolit Kulit kering Kondisi klinis kemungkinan terjadi pada:  Anoreksia nervosa  AIDS  Pembedahan  Kehamilan  Kanker  Anemia  Marasmus  Terjadi penurunan BB sesuai batasan waktu Tujuan yang diharapkan: Peningkatan status nutrisi Kriteria hasil: klien akan mengonsumsi kebutuhan nutrisi harian sesuai dgn tingkat aktifitas & kebutuhan metabolik. Meningkatnya kebutuhan kalori dan kesulitan mencerna secara berkelanjutan akibat penyakit infeksi. R/. kebersihan mulut yg kurang menyebabkan bau & rasa tdk sedap yg dpt mengurangi napsu makan.  Jaga privasi klien  Jaga kebersihan ruangan (barang-barang: sputum pot. Jelaskan perlunya konsumsi karbohidrat.

kebutuhan kalori dan tindakan keperawatan yang berhubungan dengan nutrisi jika klien menggunakan NGT R/.Menaikan kemungkinan klien untuk mengonsumsi kalori dan protein yang adekuat(foltz. Penyebab anoreksia kita bisa melakukan intervensi untuk menghilangkan atau meminimalkannya (foltz. Menghindari aspirasi dan obstruksi tube 17. Berikan HE tentang cara diet.Menambah napsu makan 10 . kolaborasi dengan dokter.Monitor status nutrisi 14. Berikan umpan balik yg positif ttg peningkatan intake. Kaji tanda vital. Pemberian cairan/makanan tidak lebih 150 cc sekali pemberian R/.5.1997). kelemahan. dan imobilitasi dapat menyebabkan anoreksia.Mengurangi kram & terbakar pada abdomen 19.Meningkatkan selera makan dan intake makan 13.Mencegah komplikasi 21. R/. Cek temparatur makanan agar tidak terlalu panas/dingin R/. Beri klien daftar materi nutrisi diet yang terdiri dari atas: . R/. sensasi. Cek kepatenan tube R/. Faktor-faktor seperti nyeri. Lakukan latihan pasif dan aktif R/.Mengurangi regurgitasi 20 . albumin. Beri dan atur porsi makanan TKTP disajikan saat klien merasa paling lapar. penggunaan analgetik. Ukur intake makanan dan timbang BB R/. bising usus. Atur posisi semifowler saat memberikan makanan R/.Menaikan pengetahuan agar klien lebih kooperatif 16. R/. Lakukan langkah-langkah untuk menaikan napsu makan  Tentukan makanan kesukaan klien dan atur agar makanan tersebut tersaji apabila memungkinkan  Hilangkan bau dan pandangan yang tidak sedap dari area makan  Kontrol rasa nyeri dan mual sebelum makan  Anujrkan orang terdekat klien untuk membawakan makanan yang diperbolehkan dari rumah apabila memungkinkan  Ciptakan lingkungan yang santai saat makan R/. Hct.1997) 11. Batasi asupan cairan saat makan dan hindari mengonsumsi cairan 1 jam sebelim dan sesudah makan (pada kondisi menurunnya napsu makan ) R/. Menghindari aspirasi 18 .Pembatasan asupan cairan saat makan membantu mencegah distensi lambung.1997) 8. Diskusikan bersama klien kemungkinan penyebab hilangnya napsu makan. elektrolit.Mengurasi rasa nyaman 7. 6. Jelaskan bagaimana tube bekerja dan perawatannya R/.Menaikan kepercayaan menaikan makan 15. R/. BB. Hindari makan yang banyak mengandung gas R/. R/. (Foltz.Membantu mengkaji keadaan klien 12.Observasi kebutuhan nutrisi 9. Monitor hasil labor seperti glukosa. Hb.

riwayat penaikan BB >15 kg selama kehamilan pengaruh medikasi. penurunan kebutuhan metabolik Kemungkinan data yang dibutuhkan o 20% lebih berat dari berat ideal o Pola makan yang berlebihan o Nilai TFS > 15 mm pada laki-laki dan > 25 mm pada wanita o Aktifitas yang kurang. & gula dapat menurunkan resiko penyakit jantung. Obesitas.5-15 kg selama kehamilan ‡ Penurunan pola aktifitas. R/.lemak total. Kaji adanya faktor penyebab penaikan BB.imobilisasi yang lama c. Asupan tinggi karbohidrat kompleks dan serat  Pengurangan asupan gula. Ketidakseimbangan/perubahan nutrisi lebih dari kebutuhan tubuh Definisi: klien dengan resiko atau aktual mengonsumsi makanan melebihi dari kebutuhan metabolisme tubuh. Lakukan pengkajian kembali pola makan klien R/. Anjurkan klien untuk mengevaluasi asupan berdasarkan penghitungan jumlah kalori. Membantu mencapai tujuan.garam.mengurangi konsumsi lemak. Kemungkinan berhubungan dengan: ‡ Kelebihan intake / asupan ‡ Perubahan gaya hidup ‡ Perubahan kultur ‡ Psikologi untuk konsumsi tinggi kalori ‡ Resiko peningkatan BB sebesar 12. Kondisi klinis kemungkinan terjadi pada: a. Jelaskan pengaruh penurunan indera perasa dan pembau pada persepsi kenyang setelah makan. penyakit kanker tertentu dan hipertensi. 4. R/. 5. DM. Individu dgn gangguan penciuman atau pengecapan bisa mengonsumsi lebih banyak guna memuaskan pengecapan. Diskusikan dgn klien tentang kelebihan makanan R/ . Perencanaan diet berfokus pada upaya mencegah kelebihan nutrisi. Teridentifikasikan kebutuhan nutrisi dan BB yang terkontrol. 3.bulimia b. Kemampuan menurunkan BB saat menjalani terapi kortiksteroid tampaknya bergantung pada pembatasan asupan natrium dan mempertahankan asupan kalori yang sesuai. Intervensi dan Rasional 1. Hipotiriodisme. Informasi dasar untuk perencanaan awal dan validasi data 2. Biskusikan motivasi utk menurunkan BB . 2.kolesterol.dan lemak jenuh  Asupan kalori yg sesuai utk mempertahankan BBI R/. garam. bukan perasaan kenyang. Klien dengan pemakaian kortikosteroid Tujuan yang diharapkan: 1. Tidak terjadinya penurunan BB yang berlebihan 2.

Cuci tangan 2. R/. Setelah selesai. pengalas. akibat yg mungkin timbul pd kelebinan BB. spuit 20 cc. Menentukan masakan yg sesuai dgn klien 7. mangkok cuci tanggan. gelas. Bantu utk melakukan makanan dgn cara menyuapkan makanan secara sedikit demi sedikit & berikan minum sesudah makan 7. senduk. Ukur intake makanan dlm 24 jam R/. Hindari makanan tg banyak mengandung lemak. 9. IV. Atur posisi pasien 4. Stetoskop. R/. serbat. Mengetahui iumlah kalori yg masuk 8. air matang. klem 5. bersihkan mulut pasien & anjurkan utk duduk sebentar 8. Kolaborasi dgn ahli diet yg tepat R/. Tujuannya Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pasien Alat & bahan 1. Makanan berlemak banyak mengandung lemak/ 10. Pipa penduga dalam tempatnya 2. Cuci tangan 2. bertujuan memenuhi kebutuhan nutrisi pasien dan membangkitkan selera makan pada pasien Alat & bahan Piring. bengkok. IMPLEMENTASI /TINDAKAN KEPERAWATAN 1. Catat hasil atau respon pemenuhan terhadap makan. obat 4. plester. gunting 3. Makanan dlm bentuk cair. Berikan pendidikan kesehatan tentang program diet yg benar. Pemberian Nutrisi Melalui Oral Merupakan tindakan keperawatan yg dilakukan pada pasien yg tidak mampu memenuhi kebutuhan nutrisi sendiri dgn cara membantu memberikan makanan atau nutrisi melalui oral/mulut.R/. 6. garfu. pengalas dan jenis diet Prosedur kerja 1. Jelaskan prosedur yg akan dilakukan 3. Membantu memecahkan masalah. Memberikan informasi & mengurangi komplikasi. Buat program latihan utk olah raga R/. Anjurkan pasien berdoa sebelum makan 6. Pemberian nutrisi melalui pipa penduga /lambung Merupakan tindakan keperawatan yg dilakukan pd pasien yg tdk mampu memenuhi kebutuhan nutrisi secara oral atau tdk mampu menelan dgn cara memberi makan melalui pipa lambung atau pipa penduga. Waskom berisi air ( kalau tidak ada stetoskop ) . Corong. Meningkatkan kebutuhan energi 9. Pasang pengalas 5.

maka lakukan tindakan pemberian makanan dgn cara pasang corong atau spuit pada pangkal pipa 10. Cuci tangan 2. Pemberian Nutrisi melalui Parental Merupakan pemberian nutrisi berupa cairan infuse yang dimasukkan kedalam tubuh melalui darah vena. setelah itu dikeluarkan udara yang ada di dlm sebanyak yumlah yg dimasukkan 9. Catat hasil atau respon pasien selama pemberian makanan 13. setelah itu bila ada masukan obat dan beri minuman lalu pipa penduga diklen 12. 2. perhatikan bila ada gelembung maka pipa masuk ke paru-paru. 5. Berikan vaselin atau pelicin pd ujung pipa & klem pangkal pipa tersebut lalu masukkan melalui hidung secara perlahan-lahan sambil pasien dianjurkan untuk menelannya. Masukan air matang ± 15 cc pada awal dengan cara dituangkan lewat pinggirnya.6. dan cairan yang mengandung lemak seperti intralipid. Nutrisi parenteral total Merupakan pemberian nutrisi melalui intravena dimana kebutuhan nutrisi sepenuhnya melalui infuse karena keadaan saluran pencernaan pasien tidak dapat digunakan. 8. Atur posisi pasien dgn posisi semifowler 4. Berikan makanan dalam bentuk cair yang tersedia. Letakkan bengkok di dekat pasien 6. Cuci tangan 3. Metode pemberian 1. Dilakukan pada pasien yang tidak bisa makan melalui oral atau pipa nasogastrik dengan tujuan untuk menunjang nutrisi enteral yang hanya memenuhi sebagian kebutuhan nutrisi harian. y Bila di lambung terdengar bunyi. kemudian dibengkokkan ke telinga dan beri tanda batasnya. Tentukan apakah pipa tersebut benar-benar sdh masuk ke lambung dengan cara:  Masukkan ujung selang yg diklem ke dlm baskom yg berisi air. Jelaskan prosedur yg akan dilakukan 3. ( klem dibuka ). Setelah selesai. Nutrisi parenteral parsial Merupakan pemberian nutrisi melalui intravena yang digunaka untuk memenuhi sebagian kebutuhan harian pasien karena pasien masih dapat menggunakan saluran perencanaan. berarti pipa tersebut sudah masuk.Cairan yang dapat digunakan adalah cairan yang mengandung karbohidrat seperti Triofusin E 1000 cairan yang mengandung asam amino seperti Pan Amin G. Cairan yang biasanya digunakan dlm bentuk dextrose atau cairan asam amino. baik secara sentral(untuk nutrisi parenteral total)ataupun vena perifer (untuk nutrisi pareteral parsial). Setelah itu diklem atau dilipat kembali  Masukkan udara dengan spuit ke dalam lambung melalui pipa tersebut dengan stetoskop. 7. . dan jika tdk ada gelembung maka pipa masuk ke lambung. Bersihkan daerah hidung & pasangkan pengalas di daerah dada. 11. Tentukan letak pipa penduga dgn cara mengukur panjang pipa dari epigastrium sampai hidung. Vaselin Prosedur Kerja 1.

3. Meningkatkan napsu makan ditunjukan dengan adanya kemampuan dalam makan sert adanya perubahan napsu makan apabila terjadi kurang dari kebutuhan 2. 1V. Terpenuhinya kebutuhan nutrisi ditunjukan dengan tidak adanya tanda kekurangan atau kelebihan BB 3. Jalur pemberian nutrisi parenteral dapat melalui vena sentral untuk jangka waktu lama dan melalui vena perifer. EVALUASI KEPERAWATAN Dapat dinilai dari adanya kemampuan dalam: 1. Mempertahankan nutrisi melalui oral atau parenteral ditunjukan dgn adanya proses perencanaan makan yang adekuat .

MATA KULIAH : KEBUTUHAN DASAR MANUSIA POKOK BAHASASN: KEBUTUHAN NUTRISI DOSEN : KLARA MEO. SSiT PROGRAM SI KEPERAWATAN UNIPA MAUMERE .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful