P. 1
Fatwa Kepada Suami Istri

Fatwa Kepada Suami Istri

|Views: 188|Likes:

More info:

Published by: Muhammad Lukman Hakim on Mar 16, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/16/2015

pdf

text

original

Fatawa

Liz Zaujain

Fatawa
Sya'lkll Muhammadl

Liz Zaujain

bm tbrarurn Alusy Syaikh Syalkh'Abdurrahrnan ibin Nasrur As Sa'di Syalkh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Haz Syalkh Muhammad'bin Snaleh AI Utsaimin Syaikh 'Abdullah bin 'Abdurrahman AI .nbrin Syaikh Shaleh bin Fauzan AI Fauzan

0 v-~ G?uami 6fstri
'Pv-4v-~
e~it tv rdf1:1J:
Syalkl"l Muhammad bin Ibrahim Alusy Syalkh Syalkh 'Abdurrahman bin Nasrur As Sa'di Syalkh 'Abd,u! 'Niz bin 'Abdullah bin Saz Syaikh Muhammad bin Shaieh Al Utsaimin Syalkh 'AbduUall bin 'Abdurrahman AI Jibrm Syalkh Shaleh bin Fauz2,n Al Fauzan

dJ{f_ rf"o-J 0-

fbVtU Majjah

J",ttp;/ / ibVlUVV1.ajj aM, wordpress.co flVl.l

dowrdoad eoook (slafIVI. kUVtJUVlgi

h

DakbiluU~ bitt Bakbit Ai Muthrtl~
Ibll'ruit: Dar

Petl!fusrm:

Ibl1uKbwzai»uJb, Ri~aDb

Tabult: 1422 H/2001 M

9"ingantar Penerbit

EJI.~j fm{ouesia:

Fatawa liz Zaujain

X/t,ada

r7>a:Ja:nffan

~fa.anti 5d/-}t:£
Ihre!:iemali:

~rv1lhamdulillah buku FATAWA LIZ ZAUJAIN Kepada Qy'tPasangan Suami istri telah terbit. Shalawat dan salarn
sernoga senantiasa tereurah kepada Rasulullah ~, keluarganya, para sahabatnya, dan para pengi kutnya yang setia rnengikuti sunnah beliau hingga akhir zarnan. Buku ini menjajikan fatwa-fatwa mengenai pergaulan suami istri dari para ulama besar Tanah Suei, yaitu: Syaikh Muhammad bin Ibrahim Alu Asy Syaikh, Syaikh 'Abdurrahman bin Nashir As Sa'di rahimahulJah, Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdullah bin Baz rahimahullah, Syaikh Muhammad bin Shaleh AI Utsaimin rahimahullah, Syaikh 'Abdullah bin 'Abdurrahrnan Al [ihrin, Syaikh Shaleh bin Fauzan AI Fauzan. Fatwa para ulama ini dirangkum oleh Dakhilullah bin Bakhit AI Muthrafy, diawali dari permasalahan pranikah, seperti bagaimana hukum memandang (nazhar) wan ita yang dipinang, sampai masalah 'ranjang pasutri', seperti bagaimana menyentuh, meneumbu, dan berhubungan intirn. Juga
5

Aris MHlUlJ1l1ar
Edltor:

AbmtID so~al1, Um»m Saf~ra
Desait! Alu/(a:

Abusauq~
Pcrwq_jalitlJr isi:

Jarot Caakan PerUlI1ll1: Rajab 14241 septcl1lher 2003
2

Cernkmr Kt': 34 S6 7 8 9 Peller-Iii r.

10

MeOla HiO(l,'){lb
Karal1QLl..~ent III!J CT Telp.lFax. (0274)

Jogjakmttl
')2.1637

dipaparkan bagaimana hukum menunda kehamilan, spiral, pil KB, dan lain sebagainya. Harapan karni, semoga buku ini bermanfaat. Segala tegur sapa dari para pembaca akan kami sam but dengan baik, demi kebenaran dan mencari keridhaan Allah Ta'a/a. Amin. Jogjakarta, September 2003
Penerbit

~aftar lsi

Pengantar Penerbit

.

••

-

••

P

••

~

••••••••

~

••••••••••••

_.

5
.

Daftar lsi

__

••••

r

••

_

...... __

7
11

Mukadimah ......................................................................... Pengantar Hukum menikah dengan kerabat Hukum menikah dengan orang yang bukan keturunan Nabi (syarm Hukum suara riuh rendah para wanita pada pesta pern ikahan Hukum memandang (nazhar) wan ita yang dipinang Hukum nazhar melal ui foto ............................................ Hukum menikahkan orang yang tidak shalat Hukum membaca AI Fatihah saat akad nikah Hukum cincin pernikahan Pernikahan yang paling berkah Hukum menikah pada malam Jumat......... Sunnah Nabi pada ma.lam pertama.~................................
6

15 17 18 19 20 22 24 25 26 27 29 30
7

Hukum bersuarnikan orang yangtidak shalat Hukum bersuamikan orang yangtidak rnau shalat di masjid ············.·····..····· . Pergaulan suarni istri yang balk Tidak bisa melakukan hubungan suami istri Hukum mengharmoniskan suami istri dengan sihir Pandanglah istrimu sesukamu Batas-batasmencumbui istri Menyentuh dan mencium istri Hukum ejakulasi ketika bercumbu Hukum bersetubuh pada hari syak Khitan bertemu khitan Senggamakedua 3ersenang-senang dengan istri saathaid Menyetubuhi istri pada duburnya Bersenggama dengan istri ham iI Hukum istri menolak bersenggama Hukum menyetubuhi istri sebelum sud Badan orang yang junub Hukum orangjunub membacaAI Qur'an Tata cara mandi Hukum mandi bersama Sudah mandi tidak perlu berwudhu Mandi tanpa berkumur-kumur Hukum mandi junub setelah terbit fajar Keluar cairan setelah rnandi Hukum shalat dengan pakaian yang digunakan saatsenggama
8

31 ..

Ranjang tempat senggama Hukurn memperingati hari pernikahan Memberi hadiah untuk mengenang hari pernikahan Hukum pembuahan buatan Hukurn menunda kehamilan Hukum pil anti hamil Hukum memakai spiral H ukurn aborsi karena terpaksa Aniuran memperbanyak anak Hukum ber-KB karena masalah ekonomi Hukum ber-KB karena alasan beribadah Hukum memutus keturunan tanpa alasan Hukum meminta cerai disebabkan kemandulan Taat terhadap suami Hukum tidak mensyukuri nikmat yang diperoleh dari suarni Hukurn istri keluar rumah tanpa izin Hukum istri tidak taat pada suami Pergaulan harmonis suami istri Melaksanakan haji tanpa izin suami Ibu mertuaku menyakitiku Hukum melayani ayah suami Hukum mengancam istri Hukum menyatakan kata-kata, "Engkau sebagaimana bapakku" kepada suami Bataswaktu pisah ranjang............................................... Hukum meninggalkan istri lebih dari dua tahun langka waktu meninggalkan istri
Fl1tllWIl {jz Zm9Ilitl.Kpil({a Pl1smrglln SUflmi lstri

63 63 64 65 66 69 70 72 73 76 78 79 81 81 83 84 85 87 90 92 93 94 94 95 97 98
9

33
34 36 37 38 39 41 42 43 44 45 45 47 50 .. 51 52 52 53 55 55 58 59 60 61 .

62

Hukum mengambil hartasuami Hukum meminta izin istri untuk nikah lagi Hukum ucapan, "Pilih cerai atau tetap jadi istriku." Merelakan jatah gil iran Hukum menggilir istri perminggu Hukum memberikan jatah gilir untuk istri yang sedang haid atau nifas Hukum mengunjungi istri kedua ketika giliran istri pertama Adil dalam pemberian nafkah Hukum istri pergi ke pasar Melarang istri pergi ke pasar Hukum bertandang ke tetangga Hukum terlalu sering bertandang Hemat dalam pengeluaran Anak susuan Suami mencaci agama Hukum bersumpah menggunakan kata-kata talak Hukum memiliki televisi Menikahkan anak tanpa kerelaannya Memaksa anak untuk menikah Hukum menikahkan anak secara paksa Hukurn mernakai shampo Larangan untuk wan ita berkabung Hukum haji wan ita berkabung

99 100 102 103 105 106 106

c9~kadimah

107
108 109 110 111 112 114 116 117 121 122 124 125 126 126 127 _C/?egala C:d.IShalawat kita Muhammad, sahabat beliau puji hanya penutup milik Allah,

Rabb

semesta alam. untuk Nabi orangpara mereka

dan keselamatan Demikian

saya mintakan

para nabi dan pemimpin juga untuk keluarga, yang mengikuti

orang yang bertakwa.

dan orang-orang

dengan baik hingga hari pembalasan. Kepada pasangan suami istri. Rasanya tidak ada lagi yang bisa saya sampaikan kalian berdua, dan dikatakan karena sesungguhnya oleh para ulama kan telah difirmankan oleh Allah, disabdakan penerus kepada

apa yang ingin kukataoleh rasul-Nya beliau melalui

ceramah ilmiah, kultum, seminar, khutbah, kaset dan lain-lain. Kewajiban baik dalarn kalian berdua adalah bertakwa keadaan tidak diketahui Terjadinya kepada Allah ketika oleh terhadap orang ataupun pengabaian

kalian berada di keramaian.

hak salah seorang dari pasangan suami istri disebabkan karena mereka kurang bertakwa. suami istri tidak akan berjalan
10 F(/tmva {jz Zilr9IlIIl,

Demikian

pula, hubungan

baik kecuali jika kedua belah 11

Kepada Pasmrgan Suami lstri

pihak merniliki haknya.

sikap saling mengalah

terhadap

sebagian

Kepada

pasangan

suarni

T ugas seorang suami adalah bertakwa kepada Allah dalam mengurusi keluarganya, barangsiapa tidak berguna untuk keluarganya, tentu ia lebih tidak berguna untuk umat. Rasulullah bersabda:

Fatawa liz Zaujain yang merupakan fatwa-fatwa yang spesifik,

istri kupersembahkan buku buku ke~ 14 dari serial

Buku ini merupakan fatwa-fatwa mengenai hubungan suami-istri, namun di dalamnya tidak tercakup pembahasan tentang rnasalah berhias dan pendidikan anak, karena pembahas~n mengenai hal tersebut merupakan pembahasan yang paruang. Mudah-mudahan bisa disajikan dalam buku tersendiri. [ika ada yang ingin memperoleh pembahasan yang lebih luas silahkan merujuk kepada kitab AI Fatawa Allamiah IiI MarIah AI Muslimah karya Amin AI Wazzan karena kitab tersebut membahas masalah ini secara lebih lengkap. Demikian pembukaan dari saya. Semoga Allah rnernberikan shalawat dan keselamatan-Nya kepada nabi kita Muhammad, keluarga dan sahabat beliau.

"Sebaik·baik kafian ada/ali }lallg tcrbaik ulltuk ke/uarganva. Aku adafah orang terbaik di antara kalian terhadap kduargaku."
(Shahih Tirmidzil

Makna status suarni sebagai pernirnpin keluarganya bukanlah penindasan dan pemaksaan kehendak, lebih-lebih jib istri telah menunaikan apa yang monjadi kewajibannya. Tugas seorang islri adalah berrakwa kepada Allah dalam bergauJ dengan suami dan rnenjadi 151riyang taat terhadap semua perintah suarni kecuali jika sang suarni memerintahkan kepada kemaksiatan, karena tidak ada kewajiban mendengar dan mentaati perintah yang rnengajak kepada kemaksiatan. Nabi bersabda:

Dakhilullah bin Bakhit AI Muthrafy
Riyadh PO. Box 12019

~/
~

~ ......... I
<

'0 :C~l .

I yy. I

~¢'f.

"Jib seorang wan.ta sha/at lima wal<tu, berpuasa pada bulan Ramadhall, rnenjaga kerna/uan dan menaati suaminya, maka dikatakan kepadanya, "A1asuklah engkau Ia: da/am Sluga me/alui pintu 5urga yang mana sei« rang kau kdlCl1dakifll
(Shahih Al jarni') 12
13

mngantar

(/\ari Abu Hurairah, beliau berkata, "Seorang wan ita ~datang kepada Rasulullah dan berkata, "Saya adalah Fulanah bin Fulan." "Ya, aku sudah mengenalmu, ada keperluan apa?" tanya Nabi. "Keperluanku berkaitan dengan sepupuku si Fulan, yang rajin beribadah," jawabnya. "Ya, aku juga telah mengenalnya!" sahut Nab). Wan ita tersebut berkata, "Dia bermaksud melamarku, maka beritahukanlah kepadaku apa hak suami terhadap istrinya! [ika hak tersebut merupakan sesuatu yang mampu kulakukan maka aku akan rnenikah dengannyal" Nabi bersabda:

~ '-::Q ~~_t~ / ._ GJ ...
~ ....::,.. ~ ...~

...I

/~ ~I c:.;
~

F~

~

- --

J c:., j ~t .J;. u_., ~.....
J ...
~,/ "" 0
A:

~ ~ 0i ~ A ~I.S _;J J ~:J;.. ~;f G . ~ w/ ~Qs I~l Jl~ 0; ~i/J' /'1 ~~ ~ ~
J~
~

14

Fatawa fiz Za~jaifl,Ke_Pilda PilSiltl!Jilfl 5111lltJi Inri

Fatawll (Jz Zauiai«, Kquj((a Paml1!Jan Suami !stri

15

hScbagian dari flak suami ada/ah andai hidungnya berfumuran darah dan nanah lalu si istri menji/atinya dengan lidahnya, rnaka istribeliu» menunaikan seluruh hak suami_ Andai seorang manusia ada yang pantas untuk bersujud kepada sesama manusia, tenW kupf'rintahkan seorang istri untuk berwjud /,epada suaminya pada saat sang suami datang mcnemuinya. Ocmikian itl! karena besernv« keuramaan yang Allah berikan Kcpada seorang suami.
H

Wan ita tadi bcrkata, "Derni Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, aku tidak akan menikah seumur hidupku." (Syeikh AI Albani berkata, "Derajat hadits ini shahih lighairihi/, dalam kitab Shahih Targhib wat Tarhib 2/413) V\'ahai para istri, bertakwalah kepada dengan suamirnu, karen a dia adalah statusmu di surga atau di neraka. langan banvak orang. Semoga Allah selamatkan Allah dalarn bergaul yang menentukan pedulikan celotehan kita dari hal itu.

Hukum rnenikah dengan kerabat

Qianya
Tidok sedikit orangyang mengatakon bohwa menikoh dengan sepupu atau kerabat okan menyebobkan lahimya onak-anak yang cacat. Pendapat ini mencemaskan banyok gadis sehingga menyebobkon mereko men%k untuk menikoh dengan kerooa: yang menyebobkan timbu/nyo permasalohon antar kerabat tersebut. Apakah pendapat di atas benar? Bagaimona pandangan Islam tentong hal ini?

cVawab
....au ini tidak benar, menikah dp.ngan sepupu atau orang OJyang masih kerabat tidaklah menyebabkan lahirnya keturunan yang cacat, memiliki kemampuan akal yang rendah atau rnengalami berbagai penyakit yang lain. lni merupakan pendapat yang berbahaya dan isu yang tidak benar. Memang terdapat sebagian ulama yang menganjurkan untuk menikah dengan wan ita yang bukan kerabat, Mereka
16
17

bcrpendapat demikian karena anggapan bahwa jib menikah dengan wan ita yang bukan kerabat maka kemungkinan untuk memperoleh keturunan itu lebih besar. Namun anggapan ini adalah suatu yang belum dapat dipastikan dan itu hanya merupakan pendapat sebagian ularna, Namun demikian bukan berarti bahwa keturunan yang diperoleh dari perkawinan antar kerabat akan cacat. Sejauh yang saya ketahui pernyataan seperti ini tidak dilontarkan oleh seorang ulama pun. Di samping itu, ini merupakan pendapat yang tidak berdasar. Berdasarkan fakta bahwa Nabi menikahkan putrinya Fathimah dengan sepupu beliau sendiri, yaitu Ali bin Abi Thalib dan banyak sahabat yang menikah dengan kerabat mereka sendiri.
AI Fauzan
AI Muntaqa mi FatawaAI Fauzan 5/256

Sebagaimana Ali bin Abi Thalib menikahkan putrinya dengan Umar bin Khattab. Begitu juga Sakinah binti AI Hasan bin Ali menikah dengan empat orang laki-Iaki yang tidak termasuk Bani Hasyirn. Demikianlah yang selalu dikerjakan oleh para ulama salaf dan hal ini tak bisa dibantah. Pada waktu-waktu selanjutnya baru kemudian terdapat di beberapa negeri orang-orang yang tidak rnau menikahkan anak-anak wanitanya kecua!i dengan golongan tertentu. Perbuatan ini mereka lakukan karena sombong dan karena ingin diagungkan. Hal ini sangat [elas akan menyebabkan kerusakan dan bahaya yang besar. Cukuplah Rasulullah dan para khulafaur rasyidin sebagai teladan indah bagi kita.
Fatawa wa Rasai! Muhammad bin Ibrahim 1/121

Hukum menikah dengan orang yang bukan keturunan Nabi (syarif)
~nya
Syeikh Muhammad bin Ibrahim ditanyo bagoimonokah hukumnya seorong syarif menikahkan putrinyo bukan dengon sesama syarif?

Hukum suara riuh rendah para wanita pada pesta pernikahan
d1anya
Bogaimakah hukum zaghrathah, yoitu suara riuh rendah kaum wanita pada acora pesta pernikahon untuk mengekpresikon rasa gembira. ketika mempelai putra dipertemukon dengan mempelai putri?

c(73wab _,C'/idak mengapa seorang syarif rnenikahkan anak wanil::::::/tanya dengan orang yang bukan syarif, jika anak wanitanya rela. Hal ini dengan dasar Nabi menikahkan putri-putri beliau dengan sebagian sahabat yang tidak termasuk Bani Hasyim seperti Utsman bin Affan dan Abul'Ash bin Rabii',
18
FlltliH'1l

J/'awab _(Jgeorang wan ita tidak boleh bersuara keras ketika dia (Yberada di dekat kaum laki-laki, karena suara wan ita adalah fitnah, baik berupa zaghrathah ataupun yang lainnya. Oi samping itu zaghrathah adalah sebuah perkara yang bukan
19

liz Zm9aitt, Kq1ada Pasmrgmr SlIami lstri

merupakan tata krama kebanyakan umat Islam, baik dahulu ataupun sekarang. Zaghrathah merupakan sebuah kebiasaan buruk 'Yang seharusnya ditinggalkan, .karena. hal itu juga menunjukkan kurang memiliki rasa rnalu. AI Fauzan
AI Muntaqa min Fatawa AI Fauzan 3/301

sebagaimana yang termaktub dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Adapun cara yang terbaik adalah jika nazhar ini dilakukan tanpa sepengetahuan si wanita. Misalnya mengintai dari suatu tempat yang memungkinkan untuk melihatnya tanpa dia ketahui, sehingga wanita tersebut tidak menunjukkan sifat yang dibuat-buat. Hal ini karena andai si wanita mengetahui, maka ada kemungkinan ia akan menunjukkan sifat yang dibuat-buat atau bahkan menipu dan menampilkan keadaan lain dari keadaan yang sesungguhnya, serta menyembunyikan aib-aib yang ia rniliki. Oleh karena itu keringanan yang diperbolehkan dalarn hal memandang orang yang akan dipinang ada batasan-barasannya, yaitu memandang bagian tubuh yang biasa tidak tertutupi mungkin akan dapat membcrikan motivasi bagi seorang lelaki untuk menikahinya. Diperkenan pula seorang lelaki memandang wanita yang akan dipinangnya sejauh wan ita yang ingin dinikahinya tersebut menyetujuinya dan dengan dihadiri oleh pihak keluarga si wanita, sehingga tidak berdua-duaan (khalwat). Tidak sedikit orang yang menyepelekan aturan agarna, seh ingga seorang pelamar di perkenankan berdua-d uaan dengan wanita yang dipinang atau bahkan bepergian berdua . Ini rnerupakan suatu hal yang tidak diakui oleh Islam atau tidak ada syariatnya, karena wanita tersebut belum menjadi istrinya dan lelaki itu bukan mahrarn bagi wanita rersebut, sehingga tidak boleh berdua-duaan dengan wan ita yang dipinang apalagi bepergian dengannya. Sekali lagi, nazhar itu hanya boleh dilakukan dalam batas-batas syar'i, sebagaimana disebutkan dan dijelaskan oleh para ulama. Dengan demikian perrnasalahan fJ37har merupakan perkara yang jelas, tidak ada sesuatu yang perlu diperrna21

Hukum memandang (nozhor) wanita yang dipinang
d1anya
Bogoimakoh hukum agama mengenoi seorang loki-loki memondong wonito yang okon dipinongnyo opobila wonita tersebut dalom keadaan tidak menutup kepolo Oilbob)?Hal ini terjadi berdasorkon rencono yang dibuot oleh keluorgo si wonito dan lelok; peminong. Bogoimano jiko proses nazhar ini terjodi secora sembunyi-sembunyi? Apakoh ada perbedoan ontora duo kosus tersebut?
v0flwab
-c C'/ermasuk sebuah kewajiban bagi seorang wan ita adaQJlah menutupi dirinya dari pandanagan kaum laki-laki, sehingga tidak ada seorang laki-laki pun yang memandang bagian tubuh wan ita yang tidak halal dipandang untuk lakilaki yang bukan msluzm.

Namun ketika ada seorang laki-laki meminang seorang wanita dan lelaki tersebut memiliki keyakinan yang kuat bahwa lamarannya akan mendapat tanggapan, maka Nabi memberi keringanan untuk memandang bagian tubuh wan ita yang biasa terbuka, seperti wajah dan dua telapak tangan,
20
Flltl1WI1

(iz Zm!.iail1. Kpatfa

Pasa"'9l1J1 SllIlmi Istr!

salahkan. Oleh karena itu jangan memanfaatkan keringanan dan perkara-perkara sunnah secara tidak benar, sebagaimana yang diperbuat oleh sebagian orang yang bersikap longgar dalam masalah ini, seperti berdua-duaan dengan wanita yang dipinang, bepergian dengannya, ngobrol panjang lebar, ucapan-ucapan yang membangkitkan birahi dan berbagai sebab yang bisa menimbulkan fitnah. Ini semua tidak diperkenankan.
AI Fauzan
AI Muntaqa min Fatawa AI Fauzan 5/241

Hal ini bisa dilaksanakan dengan catatan tidak mengandung unsur berdua-duaan dan pelamar merasa aman dari timbulnya kemungkinan-kemungkinan godaan syahwat. Iika kedua syarat tersebut sudah terpenuhi maka ia boleh memandang bagian tubuh wanita itu yang bisa memberinya motivasi untuk menikahinya, seperti memandang wajah, kepala, dua telapak tangan dan dua telapak kaki. Hal ini tidak apa-apa, bahkan disyariatkan, karena hal ini memiliki potensi yang san gat besar untuk melanggengkan pernikahan dalam arti hal tersebut menjadi sebab timbulnya satu hati dan satu rasa.

Hukum nazhar rnelalui foto cYanya
Apakah diperkenonkon memondong wonita yang ingin dinikohi dengon tanpa sepengetahuan ke/uargonyo_Misalnyo won ita tersebut beroda di rumah salah seorang kerobatku, lalu oku melihatnya tanpa ia ketahui dan juga o/eh ke/uarganyo, oku sudah bertekad untuk meminangnyo. Namun oku be/um meminongnyo, boru mendopat persetujuan darinya dan ibunya. Sebelum oku melamarnya secara resmi, aku sudah me/akukan shalat: istikharah. Apakah nazhar sebagoimana di atas diperkenankan?

Q%nya
Sebogion orang bertonyo, ''Apokoh oku boleh meminto foto wonito yang oku pinong untuk dilihot?"

l..Vawab
Tidak boleh, karena beberapa hal: a. Kemungkinan foto tersebut akan disimpan oleh pelamar, meski ia tidak jadi menikah. b. Foto tersebut tidak bisa mewakili keadaan orang yang sebenarnya, karena terkadang rupa yang bagus menjadi jelek atau sebaliknya disebabkan foto.
c. Tidak pantas bagi seorang pun untuk memberikan pel u-

J1awab
sudah dan ia memiliki keyakinan kuat bahwa lamarannya akan disarnbut secara positif, maka orang itu boleh memandang wanita tersebut, bahkan dianjurkan.
22

_ A /azhar seperti ini boleh, karena jika orang C:d/ Vbertekad untuk meminang seorang wanita

ang kepada orang lain mengambil foto salah satu anggota keluarganya, baik anak wan ita, saudara wanita atau yang lain. Hal tersebut tidak boleh karena mengandung fitnah. Boleh jadi foto tersebut jatuh ke tangan orang-orang yang fasik, sehingga anak-anak wan ita kita akan menjadi bahan tontonan. [ika ia berwajah cantik ia menjadi fitnah bagi
Fmawa Iiz Zm9ain. Kpad"a Pasmrgmr Sumni lsrri

23

banyak orang, namun jika ia berparas kurang rupawan maka ia akan menjadi bahan cercaan banyak orang. Ibnu 'Utsaimin
AI Liqa' Asy Syahri Ibnu 'Utsaimin 20/810

kafir." (HR Ahmad dan Ahlus Sunan yang empat dengan isnad yang baikl Kami memohon kepada Allah untuk memperbaiki keadaan umat Islam dan menunjuki orang-orang yang sesat dari kaum muslimin. Sungguh Dia itu Maha Mendengar lagi Mahadekat.

Ibnu Baz Hukum menikahkan orang yang tidak shalat c.9anya
Soya bekerjo sebago; pencatot pemikahan. Soya mendengar darisebogianulama bahwa akod nikoh dengan orang yang tidak shalat tidak sah dan tidak diperbolehkan. Apakah pemyatoon ini benor?Jika saya diminta untuk menghadiri sebuoh akad nikoh haruskahsayamenanyakon apakah kedua calonmempefai itu me/aksanakan shalat atoukah saya boleh mefaksanakan pencatatan akad nikah tanpa bertonya ter/ebih dahulu? Majrnu Fatawa Ibnu Baz 4/154

Hukum membacaAI Fatihah saat akad nikah o93nya
Masyarakat kami memjJiki kebiosaan membaca surat AJ Fatihah pada saat akad nikoh. Sanfpai-sampai sebagian orang menamai okad nikah dengan pembacaon AI Fatihah. '1tku membocakan surat AI Fatihahku kepado si Fulanah" berorti akad nikah. Apakah in; disyariatkan?

coawab rJiKa diketahui bahwa salah seorang mempelai tidak 0(shalat maka tidak boleh diadakan akad nikah, karena meninggalkan shalat adalah sebuah kekufuran. Sabda Nabi:
o~l1J ,
o~ .!J 111 : 0; ~ . l:__ ~II ~ o~ f'~~)...r'Jr...r.:1 ~
D

cVawab

"Pemisah antara seseorangdengan kesyirikan dan kekufuran ada~ lah meninggalkan shalat." (HR Muslim dalam kitabShahih beliau)

Sabda Nabi:

)S ~ Q"'} ~

~~I.!:JI

~+~~ _, G.

~~I ~

\'i

"Perjanjian anrara kila dan merek» (orang-orang kaf;r) ad,llah shalar, maka barangsiapa meninggalkannya sungguh dia /(·/.tl1
24 Fatmva
{jz Zm9ailf.

_~fil ini tidak disyariatkan bahkan merupakan perbuatC:::!.flan bid'ah. Surat AI Fatihah atau berbagai surat yang lainnya tidak boleh dibaca kecuali pad a tern pat-tern pat yang telah ditetapkan oleh syariat. [ika dibaca di selain tempattempat tersebut dengan maksud beribadah, maka hal tersebut dinilai sebagai perbuatan bid'ah. Kami melihat banyak orang membaca AI Fatihah pada setiap kesempatan. Sampai-sampai saya mendengar ada orang yang berkata, "Bacalah AI Fatihah untuk mayit, untuk ini, untuk itu!" Ini semua merupakan perkara bid'ah yang mungkar. AI Fatihah dan berbagai surat lainnya tidak boleh dibaca dalam
Fatawa liz Z1I9aiu,

Kpad"a Pasanqan Suatn!

IHI-j

Keyaaa

PasaugatJ Suami lstd

25

segala keadaan,

segala tempat

dan waktu kecuali jika hal adalah bid'ah dan

tersebut disyariatkan berdasarkan dalil AI Kitab dan Sunnah
Rasul-Nya. [ika tidak, maka hal tersebut pelakunya harus diingkari.

Ibnu Utsaimin
Fatawa Nur 'Ala Ad Darbi Ibnu 'Utsaimin 1/309

nestapa, kesulitan dan kesusahan, Oleh karena itu memakai cincin dengan keyakinan yang tidak benar seperti itu termasuk kesyirikan. Namun jika tanpa keyakinan seperti itu maka perbuatan tersebut sam a halnya dengan meniru budaya orang-orang non Islam, karena cincin seperti ini diadopsi dari kebiasaan kaum Nasrani. Padahal kewajiban seorang mukmin adalah menjauhi segala sesuatu yang merusak agamanya. Memakai cincin perak murni bagi laki-Iaki dengan tanpa adanya keyakinan bahwa cincin itu akan dapat menyebabkan tumbuhnya jalinan cinta di antara pasangan suami istri hukumnya tidak apa-apa, karena cincin perak untuk laki-Iaki itu boleh. Adapun yang diharamkan untuk laki-Iaki adalah cincin emas, karena Nabi pernah melihat cincin emas di tangan salah seorang sahab.it, lalu cincin tersebut langsung beliau copot dan beliau buang seraya berkata:
I

Hukum cincin pernikahan
Q%""nya
Bogaimano hukum memakai cincin pernikahan yang terbuat dori perak untuk loki-loki?

u03.wab
cincin pernikahan untuk laki-Iaki dan wan ita (d/I'Z·termasuk perkara bid'ah, bahkan bisa jadi haram. Hal ini karena sebagian orang berkeyakinan bahwa cincin tersebut merupakan sebab langgengnya rasa cinta an tara suami istri. Oleh karena itu ada sebagian orang menulisi cincinnya dengan nama istrinya dan pada cincin istrinya tertulis nama suaminya, supaya suami selalu ditemani'nama istrinya dan sebaliknya. Seolah-olah ada keyakinan bahwa hal itu merupakan sebab terbinanya rasa cinta padahal Allah tidak menjadikannya sebagai sebab, baik secara syar'i rnaupur menurut hukum sebab akibat. Di mana hubungan antara cincin dengan rasa cinta? Berapa banyak pasangan suami istri yang tidak memakai cincin pernikahan, namun rasa cinta dan kasih sayang mereka sangat kuatl Berapa banvak pula pasangan suami istri yang memakai cincin kawin, namun rumah tangganya berada dalam
26
FatflWII {jz Zar9flin, Kpada PasangllJl 5.w"Jj Isu'j

_ 4'",Iemakai .

~. o...lJ
N -

D· ~

~JIO~'
• -

iu: 0. .:.r: ~~
1-:-"

~c

~

J11I..l.>- " ($"
f.

I

'<:\" ~ o~ ....4A"

~

"Salahseorang di antara kalian telah mengambil bara api neraka secara sengaja la/u dilekatkan pada tangannya." {HR Muslim}

Ibnu ~Utsaimin Fatawa Manarullslam lbnu 'Utsaimin 3/713

Pemikahan yang paling berkah

ci%nya
Baga;mana tanggapan Ando mengenoi mohar yang sanga! mohol dan berJebih-/ebihon dolam pesta pernikahan. terutama persiapan "bulan madu" -sebagaimana dinamai banyak orang- yang membutuhkan biaya sangat besar! Apakah syariat membenarkan hoi itu?
Famwa

liz

ZarUain, Kpada

PaSlltlgml

Suami lstri

27

~wab
dalam rnasalah mahar dan pesta merupakan perbuatan yang tidak sesuai syariat, karena pernikahan yang paling berkah adalah yang paling ringan biayanya. Oleh karena itu jika biava pernikahan rnakin sedikit maka keberkahan akan semakin besar.

.::7cJpernikahan

r?}Z)erlebih-lebihan

akan membawa kebiasan hidup yang berbahaya bagi mereka sendiri serta masyarakat dan juga dikhawatirkan akan menimbulkan dampak yang buruk bagi umat secara umum. Akan tetapi andai ada orang yang bepergian dengan istrinya untuk umrah atau menziarahi kota Madinah maka tidak apaapa insya' Allah.

Pad a umumnya vang paling menentukan dalam hal ini adalah ibu mempelai wanita. Merekalah yang memanasmanasi suarni-suami mereka untuk meninggikan mahar. lika jumlah mahar cuma sedikit, mereka berkomentar "Tidak bisa, anak wan ita kita maharnya harus sekian!" Demikian juga berlebih-Iebihan dalam merayakan pesta pernikahan adalah terlarang dalam syariat, karena hal terse but termasuk dalam firman Allah:

Ibnu IUtsaimin
fatawa Ibnu 'Utsaimin 2/758

Hukum menikah pada malam Jumat Gifanya
Syeikh Muhammad bin Ibrahim dimnya mengenai melangsungkan akad nikah pada rna/am jumat, apakah perbuat~n tersebut dopat dikatakan bidah atauknh tidak?

"Den janganlah kaJian berlebih-/ebihan! Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang yang berlebih-Iebihan." (QS. AI A'raf: 31)

Demikian juga banyak para istri yang mendorong suaminya untuk melakukan hal tersebut. Mereka berkata kepada suarni-suarni mereka, "Pada pesta pernikahan Fulan ada begini, begitu!" Seharusnya yang di lakukan dalam menyikapi perkara semacam ini adalah mengikuti tuntunan, tidak melampaui batas dan tidak boros, karena AIlah melarang segala bent~k pemborosan. Adapun hal yang lebih jelek lagi adalah istilah bulan madu, karena dalam acara bulan madu mengandung:
1. meniru gaya hidup orang-orang

2. menghambur-hamburkan

non Islam; harta yang tidak sedikit dan;

negeri memiliki keyakinan bahwa l)(mengadakan akad nikah pada malam [umat mengandung suatu berkah yang memiliki pengaruh tertentu bagi pasangan suami istri, seperti dapat mendatangkan keharmonisan atau lainnya, maka tidak dibolehkan. Namun jika dilaksanakan pada malam lurnat karena hari lurnat merupakan hari libur, sehingga para pelaku bisnis yang diundang oleh pengantin laki-Iaki atau wali pengantin wanita punya kesempatan untuk memenuhi undangan maka hal itu tidak apa-apa.

f7lka penduduksuatu

u-r7awab

3. menelantarkan nilai-nilai agama, terutama jika dilakukan di negeri kafir, ketika mereka kembali dari negeri kafir
28 Mtawa (jz Zm9ain. Kpaaa Pasanqan SlIami lstri

Ibnu Ibrahim
Farawa wa Rasa-if Muhammad bin Jbrahim 10/64
Farawa {jz Zar~;aill, Kp{u{a Pasallgall SlI{mri lstri 29

Sunnah Nabi pada malarn pertama
~nya Apa saja sunnah nabi ketika malam pertama? Seringkali orang bertanya apakah dibo/ehkan memboca surat AI 8aqarah dan sha/ot poda kesempoton in; sudoh biasa dilakukan o/eh banyak orong?

kanrwa.Oleh.karena itu jika ada yang melakukannva rnaka itu adalah sebuah perbuatan yang bagus, namun jika tidak dilakukan juga.tidak apa-apa. Sedangkan membaca.surat AI Baqarah ataupun surat lainnva, aku tidak mengetahui dalilnya.
Ibnu 'Utsaimin
UqaAI BabAI Maftuh Ibnu 'Utssunit: 52/41

tY3.wab
tfJ7)ada malam pertama dianjurkan bagi suami untuk .J~emegang ubun-ubun, yaitu bagian depan kepala istrinya sambil berdoa:

tI~~.ml>er:suamikan
oliaog yang tidak shalat
~nya Bbgarmanahukumnya seorangwmiita yang tetap mempertahonk.on bontera rumah tanggonya dengori seorang suomi W'0g pdak.shalat? Sem~mora,i~~rnere,ka be~duatelah memitiki- beberapp,Qr.anganok ..JugRfl?~aimono.hukum menikoh ®{l$Pn orang yangtidpk shalat?
;-;r.

0. ~ y,lj;J~ liJ~;"G ~ J~;;'
.J .'.. ".
Q

.!JJt.:J
~L;" jJJ....

~1~I
$J ~
t -:
0#1 _". lj:I/:"

~l

»»:

, _., ~."I '_ ~_..~~ La/:-"

...rJ

0.

J

.,..

.r+o:

"Wahai A//ah, sungguh aku memints kepada-Mu kebaikannya dan kebaikan tabiat yang Kau tetapkan untuknya. Aku juga berlindung kepada-Mu dar; kejahatannya dan ke;ahatan tabiat yang Kau tetapkan untuknya." (HR Abu Dawud dan Ibnu Majah) Iika dikhawatirkan istri merasa tersinggung bila disentuh

ubun-ubunnya untuk dibacakan doa di atas, maka cara memegang ubun-ubun bisa dibuat seolah-olah hendak menciumnya. Doa diucapkan dengan pelan sehingga tidak terdengar olehnya, namun doa harus diucapkan dengan Iisan meski istri tidak mendengar dengan harapan ia tidak merasa ters inggung. jika istri adalah seorang mengerti ilmu agarna yang telah mengetahui disyariatkannya doa ini, maka suami bisa memegang ubun-ubunnya dan memperdengarkan doa di atas. Adapun shalat dua rakaat pada saat rnasuk ke karnar istri terdapat riwayat dari sebagian ulama salaf yang rnelaku30 Fatawa liz Zm9aill, K~pada Pasal19atlSuami lstri

J1crwab

,

.

f7ika seorang wanita memkahdengan.seorang suami L){y~ngt.idak shalat sarna sekali, baik di masjidmaupun di ru mqt:l , maka-tidak -atfa~hyburfgan"1l'lka'hjInt¥a -keduanya. Wqnita.tersebut bukanlah istr:ibagi laki-laki tadi disebabkan ia.meninggafkanC~shala1~~ ~riita tersebut juga tidak boleh W
rnernperkenankan

laki-laki tadi untuk.rnenyetubuhinya.

Laki-

laki tadi tidak rnerniliki hak untuk melakukan hal-hal yang diperbolehkan layaknya pasangan suami istri, karena wan ita tersebut bukan lagiapa-apanva. Wan ita tersebut wajib meninggalkan laki-lakitadi dan pulang ke rumah walinya. Dia harus berusaha sepenuh kemampuan untuk menyelamatkan
31

diri dari laki-Iakitadi, karena laki-Iaki tadi berstatus orang kafir disebabkan meninggalkan shalat, Inilah pendapat kami. Kami berharap seluruh umat Islam menyadari bahwa wan ita manapun yang memiliki suami yang tidak shalat tidak boleh tetap hidup bersarnanya, meski mereka berdua telah memiliki beberapa anak. Dalam kondisi seperti inl anak-anak tersebut harus mengikuti ibunya. Disebabkan bapak tidak memiliki hak untuk merawat mereka karena tidak ada hak perawatan anak (hadhanah) untuk orang kafir. Keharusan setiap muslim yang masih memiliki rasa takut kepada Allah untuk mencamkan balk-balk bahwa menikahkan anak wan ita dengan seorang laki-laki yang tidak shalat adalah akad pernikahan yang batal dan tidak sah, meski dicatat oleh petugas pencatat pernikahan yang resmi. Karena ada sebagian orang yang menutup-nutupi realita sebenarnya kepada petugas pencatat pernikahan. Bertakwalah kepada Allah dalam perkara anak-anak wan ita, jangan dijadikan sebagai kelinci percobaan sebagaimana tindakan sebagian orang saat ini. Mereka menikahkan anak wanitanya dengan orang yang tidak shalat lalu berapologi, "Mudah-mudahan Allah memberi hidayah kepada suaminya!" lngatlah firman Allah:

Adapun untuk suarni yang telah bertaubat dan mau meneg,lkkan shalat rnaka harus diadakan akad nikah yang baru.

Ibnu 'Utsamimin
Majmu Fatawa Ibnu 'Utsaimin 12/98
f

Hukum bersuamikan orang yang tidak mau shalat di masjid r%nya
Bagaimana hukumnya memi/iki suomi yang tidak pernah shaiat berjamaah. baik di masjid maupun di rumah. meski io sbolot di rumoh podo woktunyo? 10 mengotakon. 'Aku telah melaksanakan shalat: ." Bagaimanakah hukum tentang hal mi? Apakah istri bo/eh mermntn cera; ataukah tetap bertahan hidup bersamanya?

l(i3wab
.1)/;alam hal ini suami yang dernikian belum tergolong kafir ...:l/karena : ia trdak mcninggalkan shalat secara keseluruhan. Namun ia termasuk orang yang paling fasik, karena perbuatan uya te rmasuk perbuatan kej i yang pal ing besar. lika wanita terscbut bisa berpisah darinva jelas itu lebih utarna, kecuali jika suaminya mer.dapat hidayah dan mau bertaubat. Ndmun andai suarni tadi tidak pernah shalat sarna sekali, rnaka wanita tadi tidak boleh tetap bertahan bersamanva karena wanita tersebut telah rnenjadi hararn bagi suaminva. Sebab orang yang tidak shalat dinilai sebagai orang yang kafir, sedangkan mukminah tidak halal bagi lelaki yang kafir.
I-"atnwtl flz ZflI9tlin.

<; -dll<:.i~J~I J J. ~ '5~y.>.;f

o~

~

oS:J
..

••• (ft"' -.) ~

~t ~,~

~y~~
d

~J .~ \;.. ~~
J

~

-a- r-i3. :.":\ _ ~ J _ l) o: :.?"

0~... ~

"}ika kalian te/ah mengetahui bahwa para wanita'rersebul ada/ah wan ita-wan ita yang beriman, maka jangan/ah kalian kembalikan mereka kepada suzmi-suemi mereka yang kaf;,. Tidaklah wanira-wanita tersebut halal bag; mereka dan mereka pun tidaklah ha/al bagi wan ita-wan ita beriman tersebut" (QS.

AI Mumtahanah: 10)
32 Farawa liz Za'1aiu, Kpatfa Pasmlga" Suami lstri

Kcpada Pasanqau Sutlmi lstri . .

33

Adapun kewajiban istri dalam kasus ini adalah mengingatkan suami dan bisa pula dengan cara mengancam untuk meminta talak. Mudah-mudahan Allah memberi hidayah kepadanya.

bangun hubungan yang harmonis scbagaimana firman Allah:

di antara kalian berdua,
'0
,0-,
0 ~,} ":.." ~

Ibnu "'Utsaimin
Fatawa Ibnu 'Utsaimin 2/779
n

... ~ J_;.:J~ ~ Jr.:'l;:. J ...
An

Dan pergauli/ah ;srri-;strikalian dengan cara yang beik:" (QS. Nisa': 19)

Pergaulan suami istri yang baik

"Dan para istri metniliki hak sebagaimana kewajiban mereka secara baik" (QS. AI Baqarah: 228) Hubungan antara suami dan istri tidak akan harmon is kecuali jika masing-masing pihak berkenan mengalah dalam scbagian haknya, bersikap terbuka dan mempermudah j ika berkaitan dengan haknya, bersikap sabar jika menrlapatkan perlakuan yang tidak seyogyanya dan selalu membantu baik dalam keadaan susah maupun senang. Nasehatku untuk suamimu adalah hendaklah bertaubat kepada Allah dan menyesali apa yang telah ia lakukan, jika cerita vang kau sarnpaikan itu benar, Hendaklah ia menyikapi atau bergaul dengan istrinya dcngan baik, serta melaksanakan kewajibannya sehingga terwujudlah keadaan rumah tangga yang diidam-idamkan. Seyogyanya kau si kapi keadaan ini dengan sabar dan mengharap pahala dari Allah. l.ebih-lebih kalian berdua telah mcrniliki anak karena keadaan akan kian parah jika sampai terjadi perceraian. Kalian berdua seharusnya saling mengalah.

09inya
Aku adafah seorang wan ita yang sudah menikah dan memiJiki anok berusia duo tahun. Adapun persoalanku dengon suami adaJah ia telah mengusirku sebanyak duo ka1idan sekarong adolah yang ketigo kaJinya. Setiap kali oku diusir. aku kembali kepadanya sambil meminto periakuan yang sepontasnya. dengan harapan anokku biso hidup di dekat dan dalam asuhan ayohnya sendiri. Namun ;0 seJolu bersikap buruk kepadaku don ;a tidok memberikan kepodaku don onokku nafkah yong cukup. la melarangku untuk melahirkan lag; padahal kondisi kesehatanku baik sekali. Die juga me/arangku untuk mengunjungi kerobatku. Dia sering masuk rumah tonpa salam terlebih dahulu untuk mengejutkanku. Soot ini oku beroda di rumah orang tuaku, nomun dia tidak pernah menanyakan tentang keberadaanku don onokku. Aku khawotir telot: melokukan sebuah dosa yang menyebabkan murka Allah.

lbnu 'Utsairnin
Fatawa Manari! {slamlbnu 'Utsaimin 2/569

St:iwab
Vj)roblem t_/hanyalah
34

yang tcrjadi antaramu dan suamimu solusinya kembali kepada jalan yang benar dan mern35

Tidak bisa melakukan hubungan suami istri GtJanya
Ado seorong loki-loki berusio duo puluh tahun yong telah menikah. Sudoh setohun lamanya ia tidok bisa bersebadan dengan istrinya. Disimpulkan oda orangjahat yong sengoja melakukan hoI tersebut dengan menggunokon praktekpraktek perdukunan. Leloki lolu berkonsullasi dengan beberapa orang untuk mengobati gongguan itu. Saat berkonsultasi mereka mengotakan bahwo keadaannyo sudah paroh sehingga sulit untuk diotasi. Lalu odakah solusi boginya berdasar penjeloson AI Quran dan As Sunnah?

Bisa juga dengan membaca jampi-jampi orang sa kit, seperti:

(ruqyah) untuk

~\ ~w ~ ~l?, U\ ~I d.J~ t.:..!J\ .... ~
1/

Wahai Rabb kami, yaitu Allah Dzat yang berada di langit,

Mahasuci nama-Mu __ . (Narnun had its ini didhaifkan oleh Allamah AI Albani dalam kitab Dhaif Sunan Abu Dawud)

Dia bisa menerapi dirinya dengan doa-doa dan ayat-ayat tersebut dengan penuh keikhlasan, bisa ia baca sendiri ataupun dibacakan oleh orang lain, dengan penuh keyakinan bahwa Allah tentu akan mengabulkan doa. Ibnu 'Utsaimin
Uqa AI Bab AI Maftuh Ibnu 'Utsaimin 5/40

~wab
...--.,O/entu ada obatnya, yaitu berlindung kepada Allah dari ~setan yang terkutuk dan dari kejahatan makhluk-Nya dengan cara membaca surat AI Falaq dan An Nas serta rnernbaca firrnan Allah:

Hukum mengharmoniskan suami istri dengan sihir Q_9ill,ya
Bagaimana hukumnya mengharmoniskan suami istri dengan sihir?

"Apa yang kalian datangkan adalah sibu, Sungguh Allah akan membatalkannya_ S[)ngguh Allah tidak akan mempcrbaiki amal orang-orang yang berbue: keru5akan. " (QS_ Yunus: 81) Demikian juga membaca doa-doa yang berasal dari Nabi seperti:
...,.......- r: r" ....

Lvawab
_;-YAram dan tidak diperkenankan. Sihir seperti ini (d.;r~disebut athaf, sedangkan sihir yang menyebabkan timbulnya perceraian disebut sharaf, hukumnya juga haram. Bahkan bisa jadi kufur dan syirik, berdasarkan firman Allah:

~.L L. ~:. ~ ,.:...A.':I!JI.11 oL..L~ ; y i ~ ~ ~ ~~
D~

" Aku berlindung dengan ka/imat-ka/imat Allah yang sempurna dari kejahalan apa yang Oia ciptakan. n (HR Muslim)
36 fatawa {jz Za'!iain, Kpada Pasatl9a11Suami lstri 37

'"r'

0~

~j ~~

V

'

t....

,

,:; ~ e 0 t'; ~I ~~h l+>I:X -_)
, ;:
0 ., ,

~Jjl

...

;at

~I~J ~\

~(1)~_,t

~
,

~~
) /0

~~i ~
.J

i.3)13-. ~ ;;'.
~

,:f,_.r:-

~I

~

';j ~~I'::t I . ~'\ I .:
~ y-'

.r-r:

1-;'.

JjJ' o,_. -:~,

J.

,

.;

)~

(V).J j,;)t;J\ ~

~

jU ~~

L,

,

"Dan tidaklah keduanya (Harut dan MaruV mengajari seorang pun hingga keduanya berkata, "Kem! ini hanya ujian maka jangan{ah engkau kaf;r!fILalumereka belajar dari keduanya sihir yang hisa memisahkan ses€orang dengan istrinya. Mereka tidak bisa men;mbulkan madharat dengan sih;r tersebut terhadap seorang pun kecuafi dengan izin Allah. Mereka mempeiajari sesuatu yang memberikan bahaya bagi mereka sendiri dan tidak member; manfaat bag; mereka. Sungguh mereka te/ah tahu barangsiapa membeli s;hir, maka tidak ada bagian untuknya di akherat." (QS. AI Baqarah: 102) Ibnu 'Utsaimin
Fatawa Ibnu 'Utsaimin 1/237

"Dan orang-orang yang menjaga kema/uan-kemaluan mereka kecuali terhadap istri-istr! mereka atau budak-budak yang mereka miliki. Maka sungguh mereka bukanlah orang-orang yangdicela. Barangsiapa menczri selain iw maka mereka ada/ah orang-orang yang meiampaui batas." (QS. AI Mukminun: 5-7) Ibnu

IUtsaimin

Fatawa Ibnu 'Utsaimin 2/766

Batas-batas

mencumbui c21anya

istri

Pandanglah istrimu sesukamu c£;Iinya
Apakah syariot memperbo/ehkan seorang wrJnita memandang seluruh bagian tubuh suaminya atau seorang suomi meml!ndang wbuh istrinya dengon niot bersenong-senang dengpn apa yang te/ah dih%kan o/eh Allah?

Adakah batos-batas bercumbu antara seorang suami dengan istrinya?

J/fiwab
Allah berfirman,

~ ji r~'jjf

~

~l(O)0~G-

-: .. ~ (i) ~.Y-'"~, ~~-: '~U ~~~i [""-fJ ~ ~ ~
0 0

~Jfl~ J-~I_;

lyawab
_C::J?t~orang :.::~nit~ boleh memandang.seluruh tubuh suamiCd/nya, dernikian Juga seorang suarru boleh memandang seluruh tubuh istrinya tanpa kecuali, berdasarkan firman Allah:

"Dan ora.ng-orangyang menjaga kemaluan mereka, kecuali tethadap istri a[au budak-budak wanila yang mereka miliki maka sungguh mereka lidak dice/a." (QS. AI Mukminun: 5-6} Dalam ayat di atas, Allah menjelaskan bahwa seorang lakilaki tidak dicela karena tidak menjaga kemaluannya terhadap istrinya sendiri. Nabi juga bersabda mengenai seorang suami yang bersenang-senang dengan istrinya pada saat haid:
Fatawa {jz Zal9aitl, Kp{l({a Pasa1l9at1Suami lstri
39

~ Ji ~IJji P ~il(o)j~G38

~jA~

:"~~\J

~ C ~\

\rl j;%~~
0

-:.

"1"<' I ~~
GJ

-:

0

I

Menyentuh dan mencium istri
~nya
Apokoh menyentuh tongon istri atou mencium istri itu membotalkan wudhu?

"Lakukanlah sega/a sesuatu selain bersetubuhl" (HR Muslim)

Iadl masing-masing pihak, balk suami atau istri boleh bersenang-senang satu sarna lainnya, kecuali dalam kondisi istri sedang haid. Seorang suami tidak boleh bersetubuh dengan istrinya pada saat ia sedang haid, berdasarkan firman Allah:

d7awab _Q/eorang suami yang menyentuh istrinya atau seorang Cd/wanita yang menyentuh suaminya meski dengan syahwat -demikian juga mencium istri selama tidak ada sesuatu cairan yang keluar- menurut pendapat yang benar tidak membatalkan wudhu. Namun demikian terdapat ulama yang berpendapat bahwa menyentuh wanita secara mutlak adalah membatalkan wudhu. Sebagian ulama yang lain menyatakan bahwa menyentuh wanita dengan syahwat dan merasakan kelezatanlah yang membatalkan wudhu. Namun pendapat yang benar adalah pendapat pertama yaitu menyentuh wan ita secara mutlak tidak membatalkan wudhu, selama tidak ada sesuatu cairan yang keluar, baik sentuhan suami terhadap istri atau sentuhan istri-terhadap
suarm,

~ ~L1J1 fttj I)
-;

· u

e

t_T

~~..J\j0
J

~J

~f., ~

~~f; j ~\ J ~ )L:i) ~ ~gk~ ~ ,>~_:"4J'X~~ ·a ............. ~, -:» ~ -b,u,) 1
~.J.o,..,. _",..,.
,-

\...>

J- ~ .

-:Ak:: il ~. ~ ~J<Y.:t 1:;l~'1~., ~ 01~ r--<,,'j ~ ~ -: r AlJ\ ~I ~ f

cr

J

D ........

""

.#

"I

~._.I

...;~

... ~

"Dan mereka bertanya kepadamu mengenai haid. Katakanlah haid itu kotor maka jauhilah para istri saar haid. Dan janganlah kaJian mendekati mereka sampai mereka suci. Jika mereka telah bersuci maka datangilah mereka dar; tempat yang Allah per;ntahkan. Sungguh Allah menyukai orang-orang yang rajin bertaubat dan sub betsuci." (QS. AI Baqarah: 222)

Meski demikian pada saat istri haid suami berhak bersenang-senang dengan tubuh istrinya, selain kemaluan sebagaimana dalam hadits di atas. Demikian juga tidak diperbolehkan menyetubuhi istri pada waktu ia dalam kondisi nifas. Juga dilarang menyetubuhi istri pada anusnya, karena firman Allah:

" 'r -']' JI r-'0? Iyu r--'-' ~?
~ JI"..
~'i. e
Co

y~ e-"

Jl-:

t'1 ~

0 _,.

<-' .;'. r j~
~

Sedangkan firman Atlah: . •. ~L.....:JI r--'" l )1 .••
",. ,. ~, .,..J
0 ..... ¢'-

'f
/

/

"lstri-istr! kalian adalah la.dang kalian, maka datangilah /adangmu sebagaimana kalian kehendaki." (QS. AI Baqarah: 223)

... Ata.u kalian menyentuh wan ita" (QS AIMaidah: 6)
,II

Padahal tempat menanam benih hanyalah kemaluan.
Ibnu 'Utsaimin

Fatawa /bnu 'Utseimin 2/757
40

bahwa makna menyentuh di sini adalah bersetubuh, sebagaimana pendapat Ibnu Abbas dan sekelompok ulama yang lain. Nabi juga pernah rnenciurn salah seorang istri beliau kemudian shalat tanpa kembali berwudhu (Shah;/} Tirmidzi). Inilah makna menyentuh.
Fat{l!Vfl

liz Zm.9fliJ1,

KgJa.fa Pmat19a11 SUfll11i Istri

41

yang terdapat dalam firman Allah "/aamastum" yang dalam lafallain dibaca "/amastum" (tanpa alif), adalah bermakna jima' menu rut sekelompok ulama. Inilah pendapat yang benar.
Ibnu Baz Majmu Fatawa Ibnu Baz 4/83

Iadi menyentuh

(HRMuslim)

"lik« seorang suami telah menindih empat bagian tubuh istrinya (dua kaki dan dua tangan-pent.) kemudian dia menyetubuhi istrinya, maka diwajibkan mandi meski tidak terjadi ejakuJasi."

[adi mandi itu wajib disebabkan ejakulasi saja tanpa persetubuhan, persetubuhan saja tanpa ejakulasi atau terjadi dua-duanya.
Ibnu 'Ufsaimin
Fatawa Manarullslam Ibnu 'Utsaimin 1/95

Hukum ejakulasi ketika bercumbu

C'Yanya
Sering sekoli oku mencumbu istriku lolu oku mengolomi ejokulasi sebe/um melakukan persetubuhan. nomun ketika istriku mencumbuku ia tidak mengeluorkon cairon. Apakah kami wajib mondi?

Hukum bersetubuh pada hari syak
dJanya
SeDrang suomi menyetubuhj jstrinyo podo ban yang belum jelas apokah mosih termasuk bulan Syo'bon ataukoh sudah masuk Ramadhan (hari syak). Sepasang suomi istri tersebut belum mengetahui kalou hari tersebut adoloh tanggal satu Ramadhan kecuali seteloh fotwo diumumkon. Lalu apo kewajiban kedua orang tersebut?

J/1iwab (7ika ejakulasi terjadi pada dirimu atau istrimu maka U!diwajibkan mandi. Iika hanya engkau yang mengalami ejakulasi sedangkan istrimu tidak meski birahinya muncul, maka ia tidak berkewajiban untuk rnandi. Mandi hanya wajib untukmu semata. Demikian juga jika istrimu mengalami ejakulasi namun engkau tidak rnengalarninva maka hanya dia yang wajib mandi. Namun jika terjadi persetubuhan meski tidak terjadi ejakulasi, kalian berdua wajib rnandi, fwrdilsarkan hadits Abu Hurairah, dari Rasulullah, beliau bersabda:
/~
&.///o;;-:~//~:;,_
}

J7a_wab _~fiduanya tidak berdosa dan tidak berkewajiban C::Ylmembayar denda karena keduanya tidak mengetahui bahwa hari tersebut telah masuk bulan Ramadhan. Pada dasarnya hari tersebut masih merupakan bulan Sya'ban sampai diketahui jelas bahwa bulan Ramadhan telah tiba. Berdasar penjelasan di atas maka barangsiapa bersenggama dengan istrinya pada tanggal 30 Sya'ban dan setelah itu ia mengetahui bahwa hari itu sudah termasuk bulan Ramadhan, maka tidak ada kewajiban untuk membayar
43

~

J.lli

-4>.- ~~)

/.)fl!":'::';"';'~
~ " 1I

~....r::

~

'1::'_1~1
",..

~.

J).i r- 0L, J..:J31 , ~\ '

42

Fatmva {jz Ztil9ain. Kpada Pasatlgan Suami Ism

denda

(kaffarah), namun

tetap wajib

mengganti

(qadha')

Senggama kedua dfanya
Seorang suami telah menyewbuhi istrinya lalu ia berkeinginan untuk bersenggama kali kedua. maka apa yang harus dia lakukan?

puasa tersebut.

Ibnu 'Utsaimin Fatawa Manar Islam lbnu 'Utsaimin 2/319

Khitan bertemu khitan dlanya
Seorang suomi yang telah menindih empat bagian wbuh istrinya, khitan telah menyentuh khitan namun penis tidaklah masuk do/am vagina kemudian terjadi ejaku/asi di luar vagina, apakah keduanya diwajibkan unwk mand; ? ,

J7awab
Dalam hal ini ada tiga tingkatan, a. b. Hendaknya ia mandi sebelum melaksanakan senggama kedua, inilah tingkat yang paling sernpurna, Hanya berwudhu tingkatan sebelum melaksanakan senggama kedua, pertama. senggama melakukan ini lebih rendah daripada tingkatan

J7ciwab
_C/7uami Cd/Sedangkan Sebagaimana luan laki-Iaki penis (kulup). wajib mandi karena ia mengalami ejakulasi. istri tidak wajib mandi karena syarat harus bahwa bagian kerna-

c.

Tanpa mandi dan wudhu kemudian boleh saja.

kedua. lnilah tingkatan yang paling rendah namun bolehNamun yang perlu dicermati adalah keduanya suci baik tidak boleh mandi

mandi adalah penis masuk dalam vagina. yang sudah diketahui yang dikhitan adalah kulit pada bagian kepala penis tidak bisa menyentuh kecuali setelah pucuk

tertidu r kecual i dalam ataupun dengan wudhu.

kondisi

dengan

Dengan demikian

bagian kemaluan

wanita yang dikhitan

penis rnasuk ke dalam vagina. Oleh karena itu kami mensyaratkan adanya kewajiban penis telah tenggelam hadits Abdullah mandi karena senggama jika pucuk dalam vagina. Dalam sebagian lafal

Ibnu IUfsaimin Majmu' Fatawa Ibnu 'Utsaimin 11/229

bin Amr bin AI Ash disebutkan:
~

'I o~11 / / / o,~;.!:-; ~ / II Y)Y),-::;, - /\~~/'IGW\ ~'~)....o...=~ _.
H

~::\\ \ (

::J"

Bersenang-senang dengan istri saat haid c1'anya
Apo botason kebo/ehan berseoang-senang dengan tubuh istri pada soot istri sedang haid?Apakah hal itu boleh dilakukan?
45

" Jika dua khitan bertemu dan pocuk penis re/ah rerbenam maka wajib mandl. (Shahih Sunan Ibnu Majah) Ibnu IUtsaimin Majmu' Fatawa Ibnu 'Utszitnin 11/223
44
Fotm-va fiz Zm~;ail1. Kryw{a
PaSatJ!]aJJ

Suomi lstri

J1awab
__ l1Stri yang sedang haid tidak boleh disetubuhi suamiCd.Tnya karena firman Allah:

c ji ~\Jjl ~ ~l (0) J~c;.
~I_'~
_)j ~

-::°1 ·~i,(i)~·1/.

y

~Y'""

~

w:

~~

.~~\1~ o~~~i~
w

~

-,A ~

.:r-}JI J

..j ~\ _'.~JIl_yfo~

i

2r: :;

-

}u 0 ~6.b7 b~ ~ _ri,b; ?- .)A;;; <;j ~I -: .JSb:: II ~ . ~ ~J~ I~_~II ~ ./-41J\ 014.U1 rtnf _. -; r .,j.! / ~ ~ r"
i....-... "" ;-""."".
0

_.

(..S~t ; Ji ~I
a

"'~ ~

D

rY- 2J5 }~j ~
~/ "

(v).) j~wl ~ ~ -'u ~~
"Dan orang-orang yang menjaga kemaluan mereka kecuali terhadap istri arau budak-budak wan ita mereka maka sungguh mereka itu tidak terce/a. Namun barangsiapa mencari selain itu maka merekalah orang-orang yang melampaui balas. " (QS. AI
Mukminun: 5-7) Fatawa Manari/Islam Ibnu 'Utsaimin 1/112

,...~"....Q~.J,-",/L,_'"

~

w

"Dan mereka bertanya kepadamu tentang haid, katakanlah haid adalah kotoran maka jauhilah para wanita pada saat haid. Dan janganlah kalian mendekaU mereka hingga mereka sud. Jika mereka telah bersuci maka datangilah mereka dari tempat yang Allah perintahkan. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang sering bertaubat lag; bersuci. (QS. AI Baqarah: 222)
II

Oleh karena itu seorang suami tidak boleh menyetubuhi istrinya pada saat istri sedang haid. Suami harus menunggu hingga istrinya suci dan mandi. [ika istri telah suei dan telah mandi, suami boleh menyetubuhinya. Namun jika suami bersenang-sennang dengan tubuh istrinya selain kemaluan maka diperbolehkan, asalkan bukan pada "[alan belakang" atau anus. Karena menyetubuhi istri di jalan belakang adalah haram dan tidak halal, berdasar had its-hadits yang memberikan ancaman kepada pelakunya. Juga karena sodomi lebih buruk daripada menyetubuhi istri ketika dalam kondisi haid. Allah rnenyatakan bahwa darah haid itu kotoran dan tidak bisa dipungkiri bahwa sodomi itu lebih keji dan lebih buruk dari pada darah haid. Diperkenankan bersenang-senang asalkan pada selain kemaluan meski istri dalam kondisi haid dengan catatan bukan pada "jalan belakang", berdasarkan keumuman firmanAllah:
46 Ftltm-va liz Zm!iaiH, Kepada Pastl119tlHSuami lstri

Menyetubuhi istri pada duburnya

dtanya
Sebuah perkara yang sering menjadi bghan pembicaraan oleh sebagian orang -terutama orang-orang yang tidak mengerti agama- adalah adanya keluhan para istsi terhadap perbuatan suami mereka yang menyetubuhi mereka pada dubur. Apa nasehat Anda sehubungan dengan hal tersebut! Bagaimana hukum agama mengenai hal itu?Aku mengharap pengarahan Anda karena telah terjadi banyak pembicaraan dalam masalah ini!

JJ.iwab
_ /ftnyetubuhi istri pada duburnya adalah perbuatan (d/{/[haram, bahkan termasuk dosa besar. Syeikhullslam lbnu Taimiyyah berkata, "[ika suami yang melakukan hal ini telah mengetahui hukum yang sebenarnya tentang hal itu, maka ia wajib diceraikan dari istrinya." Sebagian ulama 47

menyebutkan perbuatan ini dengan homo seks keei I-keei Ian

(/uthiyyah sughra).
Oi samping sebagai suatu kesesatan dalam pandangan agama, perbuatan seperti itu juga sebuah kebodohan dalam pandangan akal sehat, karena bagaimana mungkin seorang berpaling dari vagina yang Allah eiptakan untuknya lalu memilih tempat yang kotor, bacin dan berbau busuk. Bukankah inilah jelas-jelas perbuatan kotar! Nabi Luth berkata kepada kaumnya:

Suami boleh mendatangi istrinya dari arah depan atau dari belakang, dalam arti suami boleh mendatangi istrinya dari arah punggung ataupun dalam posisi terlentang. Oalam masalah gaya terdapat kebebasan melakukannya, karena itu Allah berfirman:"Maka datangilah ladang kalian sekehendak kalian." Namun tidak boleh menyetubuhi "Iubang belakang" atau dubur. Senggama terjadi di "lubang depan". Ibnu 'Utsaimin

AI Uqa' Asy Syahri /bnu 'Utssimiti 15/43
Catatan:
Dari Abu Hurairah dari Nabi, beliau bersabda,

~<JJb-

G j -,~.1;_; 0\0) ~~\
0\\)

J-,~t$:.r~

.» J\~i!l 0}Bf ~f J. ~IJji:x ~~

"Apakah kalian mendatangi manusia yang berke/am in laki-/aki dad semesta ini.Dan kalian tinggalkan istri-istriyang diciptakan oleh Rabb kaJian umuk kalian. Bahkan kalian ada/ah kaum yang melampaui batas. " (QS. Asy Syu'ara': 165-166)
Allah berfirman:

~;-J"""' :ill ~15 -'of ~ -1:$ o' ~f~o i ~G/;:(-" / ..~ /{ ~

r-L J ;'-'- ~I J:+, ~ J-'- J)1
#

dif

::f ~ ~

.•. ~ -<;. dl r-'-= .T
:'~Q.

~'f_(lf(~o"'"

l_il.! r-''-'

J12-:;Dt11~

U .T

0'"

r

~('.1 "' ...

j~

"Barangsiapa mendatangi istrin'ya dalam kondisi haid atau mendatanginya pada duburnya atau mendarangi dukun maka sungguh ia te/ah kafir dengan wahyu yang diturunkan kepada Muhammad. (ShahihSunanTirmidzi)
II

"lstri-istri kaJian adalah ladang-Iadang kalian maka datangilah ladang kalian sekehendak kalian." (QS. AI Baqarah:223)
Oi manakah tempat berladang? Tentunya vagina, karen a vagina merupakan tempat keluarnya anak. Bagaimana mungki n mengganti perkara yang Allah peri ntahkan dengan perkara lain yang merupakan salah satu perintah setan! Nasehatku kepada para pemuda yang melakukan hal di atas, hendaklah mereka takut kepada Allah. Hendaklah mereka men inggal kan kebiasaan tersebut, ,karena sungguh Allah telah menjadikan mereka suatu yang lebih baik dari hal itu, yaitu mendatangi istri di tempat berladang, di kemaluan.
48
Fatawa {jz Zm9aiu, Kepada PasaH9tl11SUflmi lstri

Penyusun kitab Tuhfatul Ahwadzi 1/355, berkata, Adapun makna yang benar pada kata kufurdalam hadits di atas berarti 'aneaman keras', sebagaimana pendapat Tirmidzi. Terdapat orang yang mengatakan, "[ika perbuatan itu dilakukan dengan keyakinan bahwa hal tersebut adalah halal dan membenarkan kebolehannya rnaka kufurnya adalah kufur yang sebenarnya. Namun jika tidak karena dua hal tersebut, maka yang dimaksud kufur adalah kufur nikmat."
II

Fatawa f'iz Zal9ain. Ktyada PfI_m1l9an Suami lstri

49

Bersenggama

dengan istri hamil d1anya

Catatan: Dr. Amal Aitani dalam buku Anakku mengatakan, "Masa tiga bulan awal kehamilan merupakan masa yang mengandung bahaya besar yaitu keguguran. Bisa ditegaskan bahwa pada saat timbul bahaya keguguran atau tanda-tandanya dilarang segala bentuk hubungan seksual."

Bagaimanakah hukum seorang suami yang menyetubuhi istrinya ketika dalam keadaan hamil? Apakah hukumnya makruh atau tidak?

J1awab
_Q?eorang suami boleh menyetubuhi istrinya yang C:::Ysedang hamil kapan saja ia mau sejauh tidak menimbulkan bahaya untuk istrinya. Karenajika hal tersebut berbahaya bagi istri maka suami diharamkan melakukan segala sesuatu yang membahayakan istrinya. [ika tidak menimbulkan bahaya namun menyulitkan istri maka yang lebih utama adalah tidak menyetubuh inya. Karena menghindari segala hal yang memberatkan istri termasuk bentuk pergaulan yang baik. Sebagaimana Allah telah berfirman:

Hukum istri menolak bersenggama d1~.nya
Apakah seorang istri berdosa jika menolak ajakan suaminya karena alosan kondisi psiko/ogis yang sedang dialami atau karena adanya penyakit yang sedang dideritanya?

... ~ J

;. ;; JL;...:.ft' Jr'J.- j ... ~
J. ~ :. I ~_ ~
It

Jl3.wab
_/'j'~ajiban seorang istri adalah memenuhi ajakan C:d/lsuami ke tempat tidur. Namun jika istri menderita permasalahan psikologis yang tidak memungkinkannya untuk melayani suami atau ia menderita suatu penyakit maka dalam keadaan ini suami tidak boleh meminta istri untuk bersebadan. Ini berdasarkan sabda Nabi:

"'PergauJilahmereka dengan cara yang baik. (QS. An Nisaa': 19)
Adapun yang diharamkan adalah menyetubuhi istri pada saat haid, menyetubuhinya di lubang belakang (dubur) dan menyetubuhi istri ketika dalam keadaan nifas. Itu semua haram dan tidak diperbolehkan. Setiap orang harus menjauhi hal tersebut dan memilih apa yang telah dihalalkan Allah. [ika istri haid, suami boleh bersenang-senangdengan istrinya asal bukan pada kemaluannya dan duburnya. Karena Nabi bersabda:
L

)~"9 _;~?~

UTidakboJeh membahayakan (Shahih SunanIbnu Majah)

diri sendir; ataupun orang lain."

~ t..<1J1 ~\ ~,o;!;, "l<-- \ ~I
~:::~

0"

J

....

Pada saat seperti ini kewajiban suami adalah menahan diri atau bersenang-senang dengan istri dalam bentuk yang tidak

"Lakukanlah segala sesuaW se/ain senggama." (H R Muslim)
Ibnu IUtsaimin Fatawa Manaril Islam Ibnu 'Ufsaimin 2/551
50 Fatawa liz Zm!_jaitl,Kpadit Pasatl!}an Suarni Istri

rnembahayakannva,
Ibnu IUtsaimin Fatawa Ibnu 'Utsaimin 2/770
Fatawa {jz ZllI9ailJ, Kpada Pasatl!}ml Suami lstri 51

Hukum menyetubuhi istri sebelum sud d1anya
Suamiku mendekatiku sebelum masa nifasku berakhir, akan tetapi darah nifas berhenti. Setelah itu aku lalu mandi dan bersuci. Namun oku mendengar bahwa Anda mengharamkan hal ini. Lalu apa kaffarah untuk hal tersebut?

karena itu jika pakaian tadi tidak terkena naj is maka tidak apaapa memakainya kembali setelah mandi junub.

Ibnu Baz Majmu' Fatawa Ibnu Baz 4/103

tYawab
~(t?eorang suami tidak apa-apa mendatangi istrinya C:::Vsetelah suci dari nifas dan mandi meski sebelum empat puluh hari sejak awal nifas berlalu, Namun jika ini terjadi sebelum istri suci maka tidak boleh, sampai istri suei dan mandi. Berdasarkan keterangan di atas, kewajiban kalian berdua adalah bertaubat kepada Allah dan tidak mengulangi hal yang serupa.

Hukum orang junub membacaAI c%'nya

Qur'an

Bagaimanakah hukum orang yang dalam keodaan junub membaca AI Qur 'an dengan hafalan atau dengan memegang mushaf AI Qur 'an?Apakah dalil agama atas jawaoon tersebut?

J1a.w~b
Ali berkata sebagaimana terdapat dalam suatu rivvayat,

Ibnu 'Utsaimin

c.;_ ~. ..

J

~ -

tJ~c: 0\r d fie.. rJ;"~.{1:_ ~\, °HI
;

J ~..
o~

~

t'"'~'\ ~ ~t5' t..5::'"
?

Fatawa Manarillslam Ibnu 'Utsaimin 2/552

~

.ry)-'

O\?..::(, ~.. ~t5' ,.:,~ ~

Badan orang yang junub ~nya
}ika aku memiliki kewajiban mandi junub, namun sebelum mandi aku memakai pakaian yang bersih lalu pergi ke suatu tempat dan di sana oku mandi kemudian pakaian tadi kllpakai lagi.Apakah status pakaian tersebut najis ataukoh suci?

"Nebi 5~membaca AI Qur'an kepada bmi selama beliau tidak junub. Jikabeliau junub maka belia~)tidak melakukannya meski hanya membaca saW huruf AI Qur'an."
Riwayat ini disebutkan dalam kitab Bulughul Maram yang menunjukkan bahwa orang yang junub tidak boleh membaca AI Qur'an seeara mutlak, baik hafalan atau memakai mushaf. Mungkin hikmah aturan tersebut adalah karena hadats junub adalah hadats besar. Padahal AI Qur'an memiliki kemuliaan dan kedudukan yang tinggi karena Allah telah meninggikan derajatnya dan Allah menyatakan bahwa AI Qur'an itu ditinggikan dan disucikan dengan firman-Nya:

J1awab
_/lj""fil yang disebutkan itu tidak apa-apa karena badan Cdf~orang yang junub itu suci, demikian juga mani. Oleh
52 Fatawa
{Iz

Ot) ~~

~ ; _;: Or) ~ _:-<.:

~

J
58

Zaujain. Ktpada Pasanqan Suami Istri

Fatawa liz Zm9aiJI, Kepada RiSlmg{!Jz Suami Istri

"Oa/am lembaran-Iembaran yang dimuliakan, dilinggikan lagi disucikan. " (QS. Abasa: 13-14)
Hikmah yang lain mungkin adalah rnendorong orang yang junub untuk segera mandi dan tidak menunda-nunda hingga bisa segera membaca AI Qur'an. Namun sebagian ulama berpendapat bahwa orang yang junub boleh membaca AI Qur'an karena perkataan Aisyah,

Tata cara mandi
ct%nya
Bagoimono com yang poling utoma untuk mondi karen ajunub?

J7awab
~ra yang paling utama untuk mandi junub adalah se{(7bagaimana terdapat dalam hadits yang menceriterakan perbuatan Nabi yaitu:

.tx:;_i '-'~ cs:" ;~I .r - (J/"/ ~ ~\ ~1 ~I<-- 1::._ '~.l; );"... ,,~M

r-

"Neb)

(HR Muslim)

* mengingat Allah (berdzikir) dalam seluruh keadaan.

~ ~tl 08'"
~

If

1. beristinja; 2. berwudhu sebagaimana wudhu untuk shalat;
3. menuangkan air ke kepala sebanyak tiga tuangan dengan menyela-nyelai rambut menggunakan jari-jemarinya;

Memang dzikir adalah kata-kata yang umum mencakup di dalamnya AI Qur'an. Namun demikian pendapat yang boleh diamalkan adalah pendapat pertama, karena yang dimaksud dzikir dalam had its diatas adalah berdoa dan menyanjung Allah yang mana orang yang junub boleh berdoa dengan ayat AI Qur'an dan semacamnya. Demikian pula menyentuh AI Qur'an dalam kondisi junub tidak diperkenankan berdasarkan ayat di atasdan firman Allah: (1\.)

4. menuangkan air ke seluruh badan tiga kali. Inilah tata cara
yang paling utarna dan yang paling sempurna dan inilah cara mandi Nabi.

AI-Fauzan
AI Muntaqa min Fatawa AI Fauzan 3/17

~t_;jl

~.:;:.r:~; (V'\) 0_'~6k:il ~l ; ~:'2-g ..
~ .;;i / -

UTidaklah menyentuhnya kecuali orang-orang yang suci. Turun dari Rabb semesta elem." (QS. AI Waqiah: 79-80)
Juga berdasarkan hadits 'Amr bin Hazm:
J4:C , J ........

Hukum mandi bersama

cYanya
Bo/ehkoh suomi mandi junub atou mondi loinnya bersamo

~u,:J~

JI~I '-~

"i

istrinyo?

" Tidak boJeh menyemuh AI Qur'an kecualj orang yang sud."
Imam Malik mengatakan bahvva ini merupakan pendapatSaid bin Abi Waqqash dan yang lainnya.lnilah pendapatyang benar.

Lfhlwab
_(J?eorang suami boleh mandi junub bersama istrinya C:::.:Vc1ari bejana. Dalil hal ini adalah hadits Ibnu Abbas: satu

Ibnu Jibrin AI Lu'/u' AI Makin min Fatawa Ibni fibrin hal 83
54
Fmawa {jz ZalljaiH, Kepada Pasnllgml Suami Istri

~-:::: y~ ..

;.u .....

_'~.)8'"

j/~)~ ~~I.
I ......

~

I/~~\ J~~

oi
55

Fatawa {jz Zalgail1, Kcyada Pa.mllgml Swmri lstri

"Rasulullah ~ mandi dengan sisa air yang dipergunakan oleh Maimunah." (HR Ahmaddan Muslim)
Dari Ibnu Abbas, dari Maimunah;

.J.:>..( ~~I~ ~' .. : « 'J " s ~ ..I
>
1/

,-

"'1~~\(5""""', t"'~1

WYJ)

'1°' ~,

uL'\::~ ~ ~
n

Aku mandi junub bersama Rasulullah ~ dari satu bejana.

.x~':i
:

i-:'I~;'

~tt.~::'1"~~1 ;. y~)

..-

i''"'.1I:\·~'0f ~~ .... J Y
~GJI ,. .

Dari 'Aisyah, beliau berkata:

"Rasulullah :Ii; berwudhu dengan air sis» mandi junubnya Maimunah." (HR Ahmad dan lbnu Majah)
Dari Ibnu Abbas, beliau berkata: "Seorang istri Nabi mandi dalam sebuah ember. Nabi lalu datang hendak berwudhu atau mandi dengan ai r tersebut. Istri Nabi berkata kepada bel iau, "Wahai Rasulullah tadi sayajunub!" Maka Rasulullah bersabda: ~ ~ ~ .., .. ')fa:JI01~ .

~~l~(J'<;~~1 ~ ~IJ~~ J ~fJ.;U~ . a:;QI -: .u G..Li ~ .1.>-1 ' J
'
»» • ~ ..,-..,. -..," "
(J "'"

Aku mandi ;unub bersama RasulluJah ~ dari satu bejana. Tangan-tangan kalMibergantian mengambil air." (MuttafaqAlaihi)
1/

Dalam lafal yang diriwayatkan Imam Bukhari:

.

"...Dari satu beiana. Kami menciduk air darinya bersama-sama."
Sedangkandalam riwayat Muslim, i.$-- L r..?-- ""...Deri
c .... c......

"Sesungguhnya air itu tidak menyebabkan orang lain junub."
(HR Ahmad, Abu Dawud, Nasal, dan Tirrnidzi. Tirmidzi berkata,

DI-~~olr~·

"Hadits hasan shahih")
Abu Dawud dan Nasai meriwayatkan dari seorang sahabat Nabi, ia berkata:

J' ~I,~ J ~
DJ:~~....

._j,j ~W...\.?-IJ4,;...).,o~~lil·..,4 ~ ... ~ .,.J i..,;>,-' "
Q.

}-

~.J',.t

... , ... ,,' D

0.....

....

Q

~ u~

~r;J1 ~:,;t;

(J'~ ~I ~ ~1J~~ ~ _;~ §i;J1 ~~)I ~ )f ~ -'I J.~a~; ..
jf
,
,

saw beiana yang ada di tengah-tengah antara aku dan dia. Beliau bisa mengambiJ air Jebih cepe: dari pada aku sehingga aku sampai berkata, "Sisakan untukku!"
Adapun dalam lafal riwayat Nasai,

~~; ~~~;:J~? ~~~~f_; -f;-IJ ~~~ ~,~:?4 ~
"... Dari satu bejana, aku dan be/iau saling berlomba untuk mengambil air sehingga be/iau berkata_ "Sisakan untukkuW Aku juga berkata, "Sisakan untukkuW
Dari hadits-hadits di atas jelaslah bahwa sepasang suami istri boleh mandi bersama dari satu bejana. Demikian juga tidak apa-apa jika salah satu dari keduanya mandi atau berwudhu dengan air sisa yang lain. Namun yang lebih utama adalah tidak memakai air tersebut jika ada air yang lain.
Fatnwa
{jz

"RasuJullah 1'§: melarang seorang wan ita mandi dengan air sisa laki-Iaki atau seorang laki-/aki mandi dengan air sisa wanita."
adapun versi Musaddad terdapat tambahan: ,;:~;._ 1i;:0)

(Hendaklah mereka menyiduk bersama-sama.) (AI Haflzh
Ibnu Hajar berkata dalam kitab Fathu/8ari, "Diriwayatkan oleh Abu Dawud dan Nasai./snadnya shahih.") Bukhari dan Muslim meriwayatkan dari Ummi Salamah, bel iau berkata:
56
Fatawa {iz Zm9ailJ, Kpada

PaslUlgall Suami Istri

Zm9aill, KgHirla RualJgaJl Suami lstri

57

Demikianlah cara memahami had its-had its di atas agar tidak nampak bertentangan.

Fatawa Lajnah Daimah 5/313

Namun cara mandi yang paling sempurna dan paling utama adalah dengan beristinja'terlebih dahulu, kemudian berwudhu secara sempurna kecuali untuk dua kaki, Lalu rnandi, setelah selesai mandi baru kemudian dua kaki dibasuh. Namun jika dua kaki dibasuh sebelum mandi juga tidak apa-apa. Bahkan itu yang paling utama dan lebih sempurna. AI Fauzan AI Muntafaqa min Fatawa AI Fauzan 3/1 7

Sudah mandi tidak perlu berwudhu

Q%"nya
Apakah jjka sudah mandi tjdak perlu lag; berwudhu?

cC1awab
rJlka ada orang mandi dengan tuj uan mendingi nkan atau l)(membersihkan badan, mandi seperti ini termasuk perkara mubah yang tidak temasuk dalam ibadah, sehingga tidak bisa menggantikan wudhu, karena mandi seperti ini tidak untuk maksud ibadah, hanya bermaksud mendinginkan dan membersihkan badan. Namun jika mandinya diniatkan ibadah seperti mandi junub dengan niat menghilangkan hadats atau mandi yang dianjurkan seperti mandi Jumat dan berniat dobel yaitu mandi sekaligus berwudhu; maka wudhu sudah masuk dari mandi. Hal ini karena bersuci yang kecil (wudhu) termasuk dalam bersuci yang besar (rnandi) jika diniatkan. Ini berdasarkan sabda Nabi:

Mandi tanpa berkumur-kumur

Gi.%nya
jika ada orang yang mandi junub tanpa berkumur-kumur dan menyedot air ke hidung (istinyaq). apakah mandinya sah?

&awab

_ 4" findi
(d/(/lkarena

tanpa berkumur-kumur dan istinsyaq tidak sah Allah berfi rman,

... 1)fiDu 4

.. t~«s» ~

r .o:~~lJ· .. _. ~ u

"Den jika kalian junub maka bersucilah!" (QS. AI Maidah: 6)
Ayat ini rnencakup seluruh badan, sedangkan bagian dalam mulut dan hidung adalah termasuk badan yang harus disucikan, Oleh karena itu, Nabi memerintahkan berkumur dan istinsyaq dalam wudhu, karena keduanya termasuk dalam firman Allah:

~-: s °1~j7! f-_} ~ _ 15y L. ,-?/ ~ LJI ~vtJL ~~
H

;V

"IL:S-VI WI

~

"Sesungguhnya semua amal itu pesti disertai niat. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. (HR Bukharil
Iika tidak diniatkan untuk memasukan wudhu dalam mandi junub atau dalam mandi Jumat misalnya, maka diharuskan untuk berwudhu, karena orang tersebut tidak berniat untuk berwudhu namun hanya berniat untuk mandi.
58

... ~y.-,I~~
t

. r-: ,.,.

J

0

~

...

uMaka basuhlah waiah-wajah kalian!" (QS. AI Maidah 6)
Patawa liz ZllI9ait1. K9w,{a Pasanqar: SuallJi lstri

Fatawa {iz Zmgain, Kpatfa Pasallgan Sliami lstri

59

Jika mu lut dan hidung termasuk wajah, padahal wajah harus dibersihkan dan dibasuh dalam mandi besar, maka orang yang mandi junub wajib berkumur dan isytinsyaq. Ibnu IUtsaimin Majmu Fatawa Ibnu 'Utsaimin 111229

Keluar cairan setelah mandi

dlanya
Sekelompok wanita bertanya tentang hukum cairon yang keluar dari kemaluan wanita setelah mand; karena senggama dan kadang-kadang setelah bangun tidur sebelum shalat subuh.

Hukum mandi junub setelah terbit fajar

J73.wab
_C)9~gala ~esuatuyang keluar dari kemaluan wan ita yang ~uk<m dikarenakan adanya syahwat tidak mewajibkan mandi. Namun bagi segala sesuatu yang keluar dari jalan anak, maka para ulama berselisih pendapat mengenai kenajisannya. Ada ularna yang menvatakan bahwa cairan kemaluan wan ita adalah najis, sehingga wajib dibersihkan sebagaimana membersihkan najis. Ada juga ulama yang mengatakan bahwa cairan yang keluar dari kemaluan wanita itu suci namun membatalkan wudhu jika keluar. Namun demikian segala yang keluar dari jalan kencing hukumnya najis, karena dihukumi seperti kencing. Allah telah menjadikan dalam kemaluan seorang wan ita dua jalan, jalan keluarnya kencing dan jalan keluarnya anak. Cairan yang keluardari jalan anak adalah cairan alami yang Allah ciptakan karena suatu hikmah. Cairan ini suci. Adapun cairan yang keluar dari jalan kencing, cairan ini pada umumnya keluar dari kandung kernih sehingga dinilai najis. Namun baik cairan yang keluar dari jalan anak maupun jalan kencing dua-duanya membatalkan wudhu, karena pembatal wudhu itu tidak harus barang najis, rontohnya kentut. Kentut ito membatalkan wudhu padahal ia itu suci. Akan tetapi jika cairan ini keluar torus menerus rnaka orang tersebut dihukumi seperti yang kencing terus-menerus
flltmva {jz Z{llljflill. K~jJ(fl{l Pasenqan SIIlHlri lstr!

dXlnya
Baga;mana hukum orang yang mandi junub setelah terbit fajar bagi orang yang berpuasa?

J1awab
_/yfikumnya boleh dan puasa orang tersebut pada hari ~[,itu sah, karena seseorang yang akan memulai puasa dalam keadaan junub tidak dikenai dosa, Bahkan meski fajar telah terbit sementara dia dalam kondisi junub, kemudian mandi setelah fajar terbit, hal ini juga tidak berdosa, karena Rasulullah pernah mendapatkan waktu fajar dalam kondisi junub disebabkan bersebadan dengan istri. Beliau lalu mandi dan berpuasa dan tidak membatalkan puasanya, sebagaimana diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim. Ticlak diragukan bahwa perbuatan Nabi menunjukan bolehnya hal tersebut karena beliau merupakan teladan indah bagi kita. Tentunya seluruh apa yang dicontohkan Nabi, rnaka umatnya tinggal mengikuti, kecuali perkara-perkara yang memiliki dalil yang menunjukan bahwa hal itu khusus untuk Nabi. Ibnu 'Utsaimin Fatawa Ibnu 'Utsaimin 1/523
60 Fatawa liz Zm9ain, Kpada Pasangan Suami lm·j

61

tidak berwudhu untuk shalat kecuali setelah tiba waktu shalat. Setelah tempat keluarnya cairan tersebut dibasuh rnaka kemaluan diberi penyumbatl pengaman hingga-selesai shalat. Ibnu 'Utsaimin
Fatawa Ibnu 'Utsaimin 1/298

(besert artinya orang tersebut

Ranjang tempat senggama
Q%nya
Ketika seseorang bersetubuh dengan istrinya. kemudian ranjang tempot senggomo terkeno coiran, opokoh ranjong tersebut dionggap bersih atou najis?

LClawab
Hukum shalat dengan pakaian yang digunakan saat senggama
.rv1'ir mani itu suci yang keluar dari laki-Iaki rnaupun Q~wanita. Jib ranjang terkena cairan ini, rnaka tidak ada kewajiban untuk rnenyucinya. Demikian juga tidak wajib mencuci pakaian yang terkena mani. Dengan catatan sebelum senggama kernaluan telah dibersihkan dari air kencing baik dengan ber-istinja' menggunakan air ataupun cebok dengan sesuatu yang bukan air (istijmar), baik dengan batu atau yang lainya dengan tiga kali usapkan yang mensucikan atau lebih. Ibnu 'Utsaimin
Fatawa Manaril/slam

cf1anya
Apakah seseorang suomi bo/eh sholot dengan menggunakon pokaion yang ia pergunokan untuk menyetubuhi istrinyo?

Jlawab
_(l~!.itu tidak a.pa~apa ke~uali jika kain tersebut tcrkena C:d;f[naJl5, sepern air kencing atau cairan madzi. [ika pakaian tersebutterkena najis, rnaka tidak balch dipakai untuk shalat sebelum bagian yang terkena najis itu dibersihkan. Air rnani bukan najis menu rut pendapat yang benar dari dua pendapat berbeda di kalangan para ulama dalarn hal ini. Namun dianjurkan untuk rnernbasuh mani yang basah dan mengeruk mani yang kering. Adapun cairan mad7i cukup dibersihkan dengan cara memerciki tempat yang terkena madzi dengan air,
ratwa Lajnah Oaimah 6/20

lbnu 'Utsaimin 11110

Hukum memperingati hari pernikahan

G%nya
Bagaimona hukumnya merayakan peringatan setahun berjalannya bahtera rumah tongga tanpa bermoksud untuk menyerupai dan mengekor orang kafir?
r,c.<-awa b

Vi)eringatan terse but tidak diperbolehkan, karena hal itu -J"adalah sebuah kebiasaan buruk, tidak ada sesuatu yang mengharuskan untuk rnelakukannya dan juga tidak disyariatfatmt'a Hz Zauiain, Kc!,ndll Pnmtlqmr Suami lstri
_ r • L

62

Fatawa

Hz Zm~jaitJ, KlJ-mda

PastHJ!}l1.n Suami

lstri

63

kan. Sebagaimana yang telah diketahui bahwa dalam acara ini mengandung penyerupaan dengan gaya hidup orang kafir dan orang-orang musyrik, serta ahli bid'et: yang membuat peringatan-peringatan untu k berbagai hari lah i r dan lai n-lai n. lbnu [ibrin AII_u'fu AI Makin min Fatawa Ibni fibrin haL43

temukan sesuatu yang menyenangkannya. Pada saat-saat seperti itulah rasa einta dan kasih sayang diperbarui.
Ibnu 'Utsaimin Fatawa Asy Syar'iyyah karya AI jarisi hal. 558

Hukum pembuahan buatan Memberi hadiah untuk mengenang hari pernikahan cTanya
Apakah bo/eh seorang suami setiap tahun member; had;ah kepada istrinya untuk mengenang han pernikahon da/am rangka memperbarui rasa cinta di ontam mereka berdua. Perlu diketahui acara m; hanya berupa hadiah semata, mereka berdua tidak mengadakafJ aCQra-acara yang lain pada kesempatan tersebut?

Qlanya
Baga;mana hukum pembuahan buatan, yaitu sperma lakilaki dipertemukan dengan sel telur wan ita di da/am tabung, kemudian sel telur yang sudah dibuahi diletakkan da/am whim seorang wanito. Proses in; dilakukan o/eh dokter /akilaki atau dokter wanita.

Slawab
__ ani merupakan permasalahan yang sangat berbahaya C::::!Aarena siapa yang bisa menjamin dokter yang hersangkutan tidak menempatkan sperrna seseorang dalam rahim istri orang lain? Oleh karena itu kami berpendapat untuk rnelarang perkara ini. Kami tidak akan berfatwa untuk mornbolebkannva kecuaii dalarn kasus tertentu, di mana kami mengetahui siapa suami, istri dan dokternya. Adapun pernbolehan hal ini secara mutlak dikhawatirkan akan menimbulkan dampak yang sangat negatif, karena ini bukan merupakan perkara sepele. [ika terjadi keeurangan dalam rnasalah ini, maka berarti memasukkan sebuah nasab dalam nasab yang lain, sehingga terjadi ketidakjelasan dalam nasab. Padahal ketidakjelasan nasab adalah salah satu perkara yang dihararnkan oleh syariat. Karena itu Nabi bersabda: ~?~0;'U:;Oy "'
/ ':: ;;" l

d:htwab
-..rvfku berpendapat untuk melarang hal ini karena boleh O~adi tahun ini hanya berupa momberi hadiah. kernudian tahun berikutnya diadakan pesta. Lapi pula membiasakan acara ini dengan memberi hadiah sudah disebut 'led (hari raya), karena led adalah segala yang berulang dan kembali terjadi. Mempcrbarui rasa cinta seharusnya tidak hanya setiap tahun sekaii namun bisa setiap waktu. Setiap kali istri rnemandang suarninya, ia menemukan sesuatu yang menyenangkannya, dan setiap kali suami rnernandang istrinya ia
64 Fl!tt1wt1

0::

; \~ h

~!."
~
65

liz

Zt1I9t1jPI.

K~plT,{{l PlTsm!9t111 SIIt1l11i IstP"i

UWanita yang dinikahi dalam kondisi ham:! tidak bo/eh disetubuhi hingga melahirkan."

Allah berfirman: 1J..~? ' r-::. .--: ....--;.('~ C ~

('1"":1 ......... ,.

Iadi aku tidak berfatwa dalam masalah ini kecuali untuk kasus tertentu yang sarnpai kcpadaku, di mana aku mengenal siapa suami, istri dan dokternya.

~

0

_,...

"Den kami jadikan kalian umat yang paling banyak ;umlahnya."
(QS. Al lsra': 6}

Ibnu 'Utsaimin
Liqa' AI Bab AI Maftuh Ibnu 'Utseitnin 30/39

Nabi Syu'aib juga mengingatkan Allah berupa jumlah yang banyak:
e

kaumnya dengan nikrnar

~t<::.J_Jj ... r-- r-:.J .. ~
Hukum menunda kehamilan C1anya
Bagaimana hukumnya jika seorang suami ingin agar istrinya menunda kehamilan? Juga bagaimana hukum pencegah kehamilan baik berupa pi I. spiral atau yang lain?
/I

r~~~~ ~
~!O

IIJ.r' --~\~ ... .. ~ _, <
lalu Allah

"Den ingat/ah keUka kafiall ber;um/ah sedikit memperbanyak jumlah kalian. (QS. AI A'raf: 86)

19awab
ry/idaklah diragukan bahwa pencegah keharnilan baik ~~)erupa pil ataupun ramuan adalah perkara yang tidak sesuai dengan syariat dan tidak sejalan dengan kehcndak Nabi sehubungan dengan kuantitas umat beliau, karena Nabi rnenginginkan agar umatnya memperbanyak keturunan, sebagairnana dalam sabda beliau:
~'tl r,;i
... {D ~~

Usaha untuk mempersedikit keturunan di tengah-tengah umat Islam hanyalah merupakan sebuah penipuan dan konspirasi dari para musuh Islam, baik dari kalangan orang munafik yang ·pura-pura menarnpakkan keislaman ataupun dari kalangan orang-orang kafir yang secara terus terang rnenyatakan permusuhan terhadap kaurn muslimin. Akan tetapi terkadang terdapat kondisi darurat -vang mengharuskan kita untuk mengurangi kelahiran disebabkan ibu tidak marnpu untuk terus rnenerus rnelahirkan, karena F~a terus menerus rnelahirkan ibu akan menghadapi bahaya. Dalarn kondisi yang demikian, kami berpendapat tidak rnengapa mengurangi kelahiran karena rnernilih bahaya yang paling ringan. Para sahabat juga melakukan senggama terputus (aLi) di masa Nabi dan rnoreka tidak dilarang rnelakukannya, rneski demikian ketika Rasul ditanya mengena.i a71 beliau berkara:

~/lJ'.....1~~

"'"1<: -

~/..".

0-::1:

.......

-'yy

"'O\~\I

J

Co

....

:J}

.)py11_p.-).J ...

~\I'

0

..

~~~

_.

'INikahi!ah wanita yang si'lngat sayang kepada sueminv« /Jp,i bpfpotensi untuk mcmi/iki hJnyak anak. Karena aku akan berlomba ria/am jum/;:th dengan umat-umat yang lain. (Shahih Sunan Abu Dawud)
N

Allah juga rnenyatakan bahwa salah satu nikrnat yang Dia bcrikan kepada Bani Israil adalah jurnlah yang banvak.
66
Fatawa [iz Zal9(!il1, Klyndn Pmmrq{lll Srlllmi lstri

U/)ia ada/ah pf'mhunuhan Majah)

(crsciubung."

(Shah i h Sunan lbn LI

Fm(1U'(l t!z Zmg(!ill .. KqJ(!d{l PmalJ_qmJ S,wmi

istri

67

Hadits ini menunjukkan bahwa meski azl diboiehkan mengandung kernakruhan.

namun

Dalam kesernpatan ini, aku ingin menanggapi sebuah fenomena yang sampai ke telinga kami. Banyak para calon ayah ataupun calon ibu yang melahirkan di rumah sakit sangat menginginkan agar bayi lahir dengan cara operasi yang disebut operasi caesar. Aku khawatir fenomena ini rnerupakan sebuah makar untuk umat Islam, karena sering melahirkan dengan cara operasi caesar akan rnenyebabkan kulit perut lemah yang akan menyebabkan kehamilan menjadi sebuah bahaya bagi seorang wan ita. Setelah itu akhirnya sang ibu tidak kuat untuk mengandung. Seorang pegawai rurnah sakit bersalin bercerita kepadaku bahwa banyak wanita yang datang ke rurnah sakit umum lalu pihak rumah sakit menyatakan bahwa wan ita tersebut harus melahirkan dengan cara operasi caesar. Namun setelah ia datang ke rumah sakit bersalin ia bisa melahirkan dengan cara alarni. Pegawai tadi mengatakan bahwa ini terjadi lebih dari delapan puluh kali dalam jangka waktu kurang lebih satu bulan. Permasalahan ini merupakan perrnasalahan yang berbahaya. Para ·ibu harus disadarkan dan diberi tahu bahwa proses persalinan itu harus mengandung rasa sakit dan capek. Allah berfirman:
...

caesar atau yang lain. Namun jika ditemukan kesulitan yang tidak biasanya terjadi, rnaka pada kasus yang demikian wan ita tadi bisa pergi ke rumah sakit tapi hendaklah ia menghindari sebisa mungkin agar tidak rnelakukan operasi caesar.
Ibnu 'Utsairnin LiqaAI Bab AI Maftuh Ibnu 'Utsaimin 2/39

Hukum pil anti hamil

r:l:1anya
Apakah syariaC membolehkan seorang wanita mengkonsumsi pil anti harnil agar bisa lebih fokus mendidik anak?

JTawab
nC'/idak boleh mengkonsumsi pil pencegah kcharnilan, I...::=Vkecuali dalam keadaan darurat ketika para dokter menetapkan bahwa harnil akan menyebabkan kematian ibu. Sedangkan rnengkonsurnsi pil penunda keharnilan tidak apa-apa jika dibutuhkan. Jika kesehatan ibu tidak memungkinkannya untuk hamil berturut-turut dalam waktu yang berdekatan atau hamil akan menimbulkan bahava terhadap anak yang disusui. Sekal i lagi dengan catatan pil-pi I tersebut bukan untuk mencegah kehamilan narnun hanya mcnunda saja. Pada saat seperti itu boleh dikonsurnsi sesuai dengan kcbutuhan, tentunya setelah berkonsultasi dengan dokter spesialis.
AI-Fauzan

1:~~P~~-:
V:>.r'

~))

~rt:o~-';l:{~~I~~
lJ!>

.r' 4-41~ juga

...

"Ibunya

n1pngandung

dPngan su<;ah payah dan

fYlp/ahirkan

dengan susall payah." (QS. AI Ahqaf: 15)

Sebuah persalinan bukanlah sesuatu yang tanpa susah payah dengan datang ke rumah sakit dan rnelakukan caesar, kemudian jabang bayi keluar tanpa rasa sakit sedikit pun. ladi rnelahirkan dengan cara alami jauh lebih baik dari pada proses bersalin yang tidak alarni, baik derigan cara operasi
68 FtTtmv(! {iz ZtTJ9tTin, K~ptTdtT
1'1lsml9111J

AI MunLaqa min FatawaAJ Fauzan 3/305

SutTl1Ji Istri

69

Hukum memakai spiral Q%nya
Setelah tiga bulan setengah semenjak oku melah;rkan. aku memakai spiral agar Jebih mudoh menyusui anak. Apakah perbuatanku ini haram? Semenjak aku memakai spiral. aku mengalami pendarahan dalamjumlah besot; kemudian mak1n berkurong dan pada akhimya menjadi tetes darah. Sejak waktu ito oku tidak me/aksanakan shalat. Apakah tindakanku in; baram? La/u apa so/us; bag; permasalahanku in;?

suaminya dan potensial untuk memiliki banyak anak. Artinya wanita tersebut diketahui terrnasuk wanita yang subur. Dengan demikian cita-cita Nabi untuk berbangga-bangga dengan kuantitas umatnya bisa terwujud. Kaum muslimin lalu memiliki kuantitas yang besar sehingga mereka rnerniliki kemuliaan dan kekuatan dengan jurnlah yang banyak tersebut. Kembali pada persoalan di atas, karni katakan bahwa rnernakai spiral itu boleh dengan dua syarat: 1. Tidak mengandung bahaya terhadap pemakai; 2. Diizinkan oleh suami. Darah yang tirnbu I setelah mernakai spiral, tidak dianggap sebagai darah haid jika diketahui bahwa penyebab timbul darah tersebut adalah spiral yang mungkin salah satu urat darah mengalami luka sehingga darah terus menerus keluar. Oleh karena itu darah tersebut tidak dihukumi sebagai darah haid. Sudah dimaklumi bahwa darah haid itu memiliki gejala berupa rasa sakit di perut dan punggung, bau yang tidak sedap, bau busuk, dan berwarna hitam kental. Yang jelas darah haid itu bisa dibedakan dcngan darah lainnya. [ika seorang wanita melihat darah haid sebagaimana yang telah dikctahui gejalannya, rnaka itulah darah haid. Namun jika darah kcluar karena suatu sebab dan bisa dipastikan bahwa sebab itulah yang menyebabkannya keluar, rnaka berarti darah terse but adalah darah urat dan tidak dihukum i sebagai darah haid. Oleh sebab itu wanita tersebut tetap wajib shalat meskipun darah terus mengaiir. Ibnu IUtsaimin
Fatawa f'v1allarillslam lbnu 'Utseimin 3/784

J"lawab
_C)gebelum menjawab persoalan di atas, kami ingin ~mengingatkan para wanita bahwa mereka tidak sepantasnya untuk mencegah keharnilan karena hal ini menyelisihi maksud syariat. Adapun yang lebih utama untuk wanita adalah sering rnelahirkan sebagaimana fitrah mereka, karena sering melahirkan mengandung berbagai kemaslahatan besar dan tidak menirnbulkan efek sedikit pun, baik dalarn rnasalah rizki, pcndidikan anak ataupun kesehatan. Namun jika istri adalah seorang wanita yang memiliki tubuh yang lernah dan sering sakit-sakitan sehingga berbahaya jib hamil setiap tahun, maka dalarn kondisi ini, wanita tersebut memiliki alasan yang bisa diterima untuk rnencegah kehamilan. Akan tetapi sebelurn melakukan pencegahan keharnilan harus ada izin dari pihak suami. Di samping itu pencegahan kchamilan tadi dapat dilakukan dengan syarat tidak rnenimbulkan bahaya bagi sang istrinya. Oleh karena itu, seorang laki-laki disyariatkan untuk menikah dengan seorang wan ita yang sangat sayang kepada
70
F{ltIllV(l

liz Zauiain, K~p(ldt1 Pasm19(lH

Sll(lmi

lstri

11

Hukum aborsi karena terpaksa (£tanya
Payudara istriku yang sebelah kiri diangkat disebabkan adanya kanker payudara. Para dokter menyotakan bahwa kanker akan tersebar ke seluruh tubuh jika dia mengalami kehamilan. Bahkan dalam beberapa bulan bisa okan mengakibatkan kematian jika keadaan seperti itu terus berlangsung. Berikut in; kami /ampirkan surat: keterangan dori dokter yang biso Anda kaji sebelum memberikan {atwa da/am masalah ini!

Anjuran memperbanyak anak cffanya
Knpan diperkenankan menggunakan pilpencegah kehamilan dan kapan tidak dfperbo/ehkan? Apakah ada nash yang tegas atau pandangan para ahli frqih dalam masalah ini?Bolehkah melakukan azl tanpa ada sesuatu kebutuhan tertentu?

dawab
_(Jgeyogyanya kaum muslimin berusaha sekuat tenaga C-d/untuk memperbanyak keturunan, karena hal tersebut merupakan perintah Nabi dengan sabdanya:
1:
g

(_v'awab
-,C'/idak ada halangan untuk rnclakukan aborsi jib para 0dokter yang memberikan keterangan tersebut diketahui adalah para dokter yang ahli dalarn bidangnya. Oi samping itu rnereka merupakan orang Islam yang bisa dipercaya dan terdapat bukti-bukti rnedis yang mendukung kebenaran keterangan mereka terscbut. Iika syarat-syarat di atas sudah dipenuhi rnaka tidak apa-apa melakukannya. Pada saat itu aborsi berarti rnempertahankan kehidupan sang ibu. Ini lebih penting daripada janin yang boleh jadi mati bersarnaan dengan kernatian sang ibu jika tidak dilakukan aborsi.

r-:~\~r"t1L:M~p ;YJ)\ )),))\ If.-j)
tr' ..... .J.
0

"'~.f.

Q

~

"Nikaflilah

wanda yang sangat sayang kepada suaminya dan

herpotensi memi/iki ban'y'ak anak. Sungguh aku akan membangga-banggakan jumlah kalian." (Shahih Sunan Abu Dawud)

Selain itu banyak anak berarti rnemperbanyak kuantitas umat. jurnlah yang banyak merupakan salah satu tanda kemuliaan sebuah urnat. Sebagaimana firman Allah ketika rnenyebutkan nikmat yang Allah karuniakan kepada Bani Israil:

AI

un«

Ibnu [ihrin AI Makin min Fatawa Ibni jibrin hal 258

"Dan ka.-ni te/ah mpniadikan terbanyak." (QS. Al lsra': 6)

kalian

lImat

yang berkuantitas

Nabi Syu'aib berkata kepada kaurnnya:

~0~c:..JJi~~ ~\ IJr.) I~... "'r~_l-~ )~ J
"Dan ingat{ah ketika dahu/u kalian bcriumlah sedikit la/ll Allah memperbanyak jum/ah ka/ian." (QS. AIA'raf: 86)
72
FaU!wt1

J<-~

fiz

ZtTlgain.

K~p(!{{tT Prual1gal! SHain! lstri

73

Tidak ada seorang pun yang mengingkari bahwa jumlah yang banyak merupakan sebab kemuliaan dan kekuatan urnat. lni bertolak belakang dengan persepsi orang-orang yang berburuk sangka kepada Allah. Mereka mengira bahwa jumlah yang ban yak akan menyebabkan terjadinya kelaparan dan kemiskinan suatu urnat. Padahal jika urnat tersebut berjumlah banyak namun rnereka bersandar kepada Allah elan beriman dengan janji-Nya:

total. ka rena hal tersebu t berarti menghi langkan sebagai manusia yang bertugas rnelahirkan.

fitrahnya

... 4Jj~ ~l

,.,. !e

;;I {

,/ "':;;t

~

\lv~

0~

e

)'Yl

r.5 }l1.) oX
0

~ .. ;;:'''''

L..J

~"...

Sedangkan jawaban pertanyaan kedua sebagai berikut. Secara real ita tidak mungkin ada yang disebut pembatasan kelahiran, karena hamil elan tidak itu seluruhnya di tangan Allah. Selain itu jika ada orang yang membatasi jumlah anaknya dengan angka tertentu, tidak menutup kemungkinan anak-anaknva tersebut terkena penyakit lalu seluruhnya meninggal dalarn tahun yang sama. Paela saar tersebut orang ini menjadi merana hidup tanpa memiliki keturunan. Dari tinjauan secara syar'j tidak ada yang memperkenankan pembatasan kelahiran. Namun mencegah kehamilan diperbolehkan dalarn kondisi darurat, sebagaimana jawaban yang telah disebutkan pada pertanyaan pertama. Jawaban pertanyaan ketiga mengenai azl tanpa aela sesuatu kebutuhan tertentu, maka pendapat ulama yang benar dalarn hal ini adalah boleh berdasarkan hadits [abir:

"Dan tidak suatu put: yang melata di muka bumi ker:ua/i Allahlah yang menanggung rezekillya." (QS. Hud: 6) Iika rnereka memudahkan karunia-Nya.

rnemiliki sikap demikian tentu Allah akan urusan mereka dan mencukupi mereka dengan

Berdasar penjelasan di atas, jelaslah jawaban untuk pertanyaan di atas, Tidak sepantasnya seorang istri menggunakan pil-pil pencegah kehamilan kecuali dengan dua syarat: a. Adanya kebutuhan untuk rnengkonsumsinva, seperti penyakit yang menyebabkannya tidak mampu untuk hamil setiap tahun, berbadan kurus dan berbagai penghalang lain yang menyebabkan wan ita tersebut berbahaya jika hamil setiap tahun. b. Ada izin dari suami karena suami memiliki hak mengenai rnasalah anak dan reproduksi. Juga harus ada konsultasi dengan dokter mengcnai pil yang dikonsumsi, berbahaya ataukah tidak. [ika dua syarat di atas telah dipcnuhi maka tidak rnengapa mengkonsumsi pil-pil tersebut dengan catatan pencegahan kehamilan tersebut tidak bersifat perrnanen. Artinya tidak boleh mengkonsurnsi yang rncnghalangi kehamilan secara
74

}\ 0, ~-O~\ ~ }! '""?- .Jlr.J J .J r
c~

,:::;~

w

"Kami melakukan azl pada masa AI Qur'<J.nmasih tunui." (HR

Bukhari dan Muslim) Artinya azl tersebut dilakukan di zaman Nabi. Andai azl itu diharamkan tentu Allah akan rnenurunkan larangan. Meski demikian, para ulama rnengatakan, 'Tidak boleh melakukan azl terhadap istri yang berasal dari wanita merdeka kecuali istri tcrsebut berkenan mengizinkannya." Karena isrri juga memiliki hak dalam masalah anak. Selain itu a71 tanpa izin istri berarti rnengurangi kenikrnatan senggama yang dirasakan oleh istri, karena kenikrnatan bersenggama baru sempurna bagi seorang wanita setelah terjaeli ejakulasi suami. Berdasarkan penjelasan di atas, melakukan azl tanpa rneminta izin kepada istri berarti mengurangi kenikmatan
F(1fawtl

/1:::

Z(lJ9aill, K91(1aa P(1mngllll Suami lstri

75

bersenggarna yang dirasakan oleh istri dan juga rnenghilangkan kemungkinan untuk terjadinya keturunan. Oleh karena itu karni mempersyaratkan adanya izin dari pihak istri,
Ibnu 'Utsaimin

orang lahiliah membunuh karena takut rniskin.

anak-anak

mereka vang telah lahir

Fatawa Ibnu 'Utasimin 2/764

Apapun bentuknya, sebab terjadinya perbuatan itu sama. Sehingga tidak boleh ber-KB karena alasan di atas. Rezeki seluruhnya di tangan Allah. Sedangkan mernbatasi kelahiran karena takut miskin juga mengandung unsur berburuk sangka kepada Allah. Wajib atas penanya untuk bertawakal kepada Allah karena Allah akan memberi rezeki kepada siapa saja yang Dia kehendaki tanpa hitungan. Demikian juga hendaknya ia berbaik sangka kepada Allah dan jangan terpengaruh dengan bcrbagai bisikan, Karena kita tidak mengetahui kebaikan dan kernaslahatan yang sebenarnya. Allah berfirman:

Hukum ber-KB karena rnasalah ekonomi

d1anya
Saya memiiik: empat orang anok, sedangkan kami sekarang tinggal di negeri rantau. Padahal bepergian bersama mereka merupakan bagian dad siksa Allah. Ditambah lag; penghasilan yang pas-pasan. Lalu apa hukum KB bag! saya untuk sementara waktu hingga kondisi keuangan bisa stabil?

JI ~)

.:-

'

I_;:'}:; J; ?j_ .. ~;J~ ~i_; rJ;~ 'J jJ,j;J:J "? ~ -;\:~':, 1);.J
;.
/

t-<J :;;- ~J ~,
..-

cQ'awab
• Jfimbatasi kelahiran disebabkan kekhawatiran karena Q/V'l-kesernpitan rezeki adalah sebuah perbuatan yang dilarang, karena rezki itu eli tangan Allah. Dialah yang mengatur ajal dan rezki. Setiap bayi yang lahir pasti telah Allah tentukan rezekinya sebagaimana Dia tentukan ajalnya. Allah berfirman:

HBarangkali kalian mcmbcnci sesuaru padahaJ ie baik lIntuk kalian. Dan boleh jadi juga kaJian menvukai sesuatu padahal ia 5cbuah keburukan untuk kalian. Af/all rrlf~ngetahui sednngkan kalian tidak mCl1getahui. H(Q5. AI Baqarah: 216)

GI rS:J~o~ ~ c ~'Jol o. ~ _\~~7" ···r-~) J.f o":-: YJ\·'\ '._r: r<-~'.?fI~ ,))
0)
e

0

l

j ...

F

d[)an janganlah kalian bunuh anak-anakmu disebabkan kemiskinen. Kami/ah yang memberi rezki untuk ka/ian dan untuk mereka." (QS. AI An'am: 151)

ladi KB karena kesulitan orang-orang jahiliah yang karena takut miskin. Aelapun mencegah kelahiran karena
76

rezeki rnirip dengan perbuatan membunuh anak-anak mereka bedanya, KB adalah usaha untuk rakut miskin, sedangkan orang-

Namun jika pengaturan atau penundaan kelahiran itu disebabkan faktor kesehatan, semisal sang ibu tidak mampu mengandung dan rnelahirkan dalarn keadaan atau kondisi tertentu karena sakit umpamanyamaka dalarn kondisi seperti ini tidak ada halangan untuk mencegah kelahiran asal bersifat sernentara, yaitu hingga kondisi yang rnemberatkan sang ibu untuk harnil dan melahirkan hilang, laeli kebolehan KB dalarn hal ini adalah sebagai bentuk usaha preventif dan terapi bukan untuk rnembatasi atau rnenunda kelahiran karena takut rniskin.
AI Fauzan

AI Muntaqa min Fatawa AI Fauzan 5/260
77

Hukum ber-KB karena alasan beribadah

Orang yang disebutkan nya meninggalkan

dalam pertanyaan di atas hendak-

pandangan

dJanya
Ada seseorang yang sudah memiliki empat orang anak, kemudian terbetik da/am pikiran orang in; untuk ber-KB karena sudah merasa cukup dengan anak yang dimjJjkJ da/am rangka agar /ebih bisa mengkonsentrasikan diri da/am beribadah. Dio menganggop banyak aook itu me/a/aikan beribadah kepada Allah. Apakah orang tersebut berdosa atau tidak?

anak sehingga
Sehingga

rezekinya

tersebut lalu memperbanyak rnakin banvak dan makin ban yak

pula orang yang mendapat hidayah melalui perantaraannya.

anak-anaknva rnenjadi simpanan untuk dirinya ketika ia masih hidup ataupun setelah mati. Terwujud pula harapan Nabi untuk merasa bangga dengan jumlah urnat yang banyak pada hari kiarnat.

Ibnu 'Utsaimin
AI I_iqa' Asy Syahri Ibnu 'Utseitnin 7/46

;._(7awab
r-101i merupakan pandangan picik karena mendidik anak

\.::!hu termasuk rnenaati Allah. Anak yang banyak akan memberi rnanfaat pada saat kita masih hidup ataupun setelah
mati. Sebagaimana sabda Nabi:
._I....

Hukum memutus keturunan

tanpa alasan cEJanya
Ada seorang bertanya mengenai hukum memutus ke/ahiran tanpa aiasan tertentu dan oloson-oloson apakah yang membo/ehkon hal terse but?

: .... ~rl

~

22-)13'~.... ~):e ~_....
1~....

10....-'..

: ....~ ~1?~;1 ;)LJ:i)'oG
,-' ~

)~I

8

"Jika scixeng manus;a meninggal mak9 seluruh amal kebaikan·
nya terputus kccua/i tip'! pcrkara, sedekafr yang paha/anya rerus

mengalir atau tltm) yang dimanfaatkan atau anak shalih yang mendoakall kebaikan untuknya:" (HR. Muslim)
Selain itu memperbanyak jurnlah rnenikah umat. Sedangkan clengan wanita suaminya anak berarti rnemperbanyak umatnya untuk supaya Nabi mendorong yang memiliki lagi potensial

c..(awab
_."O/elah ~keturunan keinginan merupakan kernuliaan beliau ditegaskan oleh para ulama bahwa rnenghentikan sarna seka!i sebagai perbuatan hararn, karena agar umatnya banyak. Juga hal tersebut uma Islam, karena kuantitasnya

hal tersebut bertolak belakang dengan harapan Nabi tentang salah satu sebab kehinaan dan ketinggian

kasih sayang yang merniliki

besar terhadap

banyak keturunan. bahwa

Nabi lakukan

hal tersebut dalarn rangka jumlah urnatnva yang

umat ini rnanakala

agar urnatnva memiliki

banvak anak. Beliau juga menuturkan

rnakin banyak. Karena itu Allah menyebutkan yang Allah karuniakan perbanyakjumlah mereka:
79

beliau akan membanggakan

bahwa salah satu nikrnat

ban yak kepada para nabi yang lain pada hari kiarnat. Beliau akan bcrsaing dengan para nabi dalarn hal j urn lah urnat. 78

kepada Bani Israil adalah dengan Allah

"Dan Kami jadikan kalia" 5phagai urrlaf yang paling banvak"
.(QS. Al lsra': 6)

Hukum meminta cerai disebabkan kemandulan c::lanya
Ada seorang wonita yang telah menikah beberapa wakiu lamanya tanpa memiliki keturunan. Seteloh diadakan pemeriksaan diketahui bahwa suaminya mandu/, sehingga mereka tidak mungkin berketurunan. Apakah wanita tersebut berhak untuk meminta cerai kepada suaminya?
0-

Nabi Syu'aib juga mengingatkan kaumnya dengan nikmat tersebut:

...~J-(j~~ ~:k~l I: 'j~1IJ'"
"Den ingatJah keUka kalian berjum/ah scdikir pcrbanyak jum/ah kalian." (QS. AI A'raf: 86) fa/u Allah Realita di lapangan juga menunjukkan hal ini. Karena umat yang banyak tidak memerlukan bantuan pihak lain. Mereka juga rnemiliki kehebatan dan kekuatan di hadapan musuh. Oleh karena itu orang tidak boleh melakukan hal-hal yang menyebabkan potensi untuk berketurunan hilang serara total, kecual i ada kebutuhan mendesak untuk rnelakukan hal tersebut. Misalnya ditakutkan jika sang ibu harnil akan rnengalarni kernatian. Dalam kondisi ini, wanita tersebut dalam kondisi darurat yang membolehkannya untuk menghcntikan kelahiran. Inilah satu-satunva alasan yang rnembolehkannya untuk menghentikan kelahiran. Dpmikian juga andai ada wanita yang tertirnpa penyakit pada rahirnnya yang dikhawatirkan penyakit ini akan menjalar ke seluruh tubuh yang akan berakhir dengan kematian. Wanita seperti itu dibolehkan untuk melakukan operasi pengangkatan rahim.

lQ'awab
tersebut berhak rninta cerai kepada suaminya - Pl1ika memang jelas bahwa hanya suaminyalah yang mandul. lika suami tidak mau mencerai maka hakimlah yang akan mencerai (fasakh) status pernikahan wanita tersebut. , Hal ini karena wanita memiliki hak untuk merniliki kcturunan. Banyak wanira yang rnenikah hanya karena ingin mendapat keturunan. Oleh karena itu jika suarninva ternyata adalah laki-Iaki yang mandul maka ia punya hak untuk meminta cerai dan mcn-fasakh-kan nikahnya. Inilah pendapat yang paling kuat menurut para ularna.

(J'fJ' /anita

lbnu' Utsaimin Fatawa Ibnu'ULsaimin 2/793

Ibnu 'Utsaimin
Fatawa Ibnu 'Utsairnin 2/836

Taat terhadap cifanya

suami

Seomng wanito mengatakan bahwa suaminya adalah orang yang baik dan penY<.JYang te'rhadap orang yang membutuh80 81

kan. Namun dia memiliki berbaga; penyak;t seh;ngga ia membutuhkan untuk dilayani. Dia memintoku untuk tinggoJ bersamanya meski demikian aku tetap meno/ok dengon alasan mengurusi anak-onaku. Jodi dia di rumah seorang diri. Sebenarnyo aku mampu untuk melayaninya. Aku tdah memperlokukan secora tidak sepantasnya. Apakah oku berdosa karena hal tersebut?

Hukum tidak mensyukuri nikmat yang diperoleh dari suami

r:ifanya
Istriku sering menutup-nutupi pemberian yang telah kuberikan kepadanya. Bahkan io beraai berkota, ':Akutjdak pernah mendopat kebaikan sedikit pun dar; dirimu!" Namun demikion aku tetap berusaha pontang-panting untuk memenuhi permintaonnyo, meskipun sebenarnya apa yang dimintanya itu bukon merupokan sesuatu yang terlalu dibutuhkan. Bogoimona aku harus menyikapinya, karen a sungguh ia lelah me/etihkanku dan juga sering menceJaku?

cifawab
VJ)erbuatan istri seperti itu merupakan perbuatan yang .J~ungkar. Kewajiban istri adalah mematuhi permintaan dan panggilan suami. Lebih-lebih jika dirimu dan anakrnu dalarn keadaan baik yang perlu disyukuri. Sernoga suarnirnu rnendapatkan pahala dari Allah dengan sakitnya. Rasulullah bersabda:

Slawab

Q/
"/ika seorerig suemi mengajak istrinya ke tempat tidur lalu istr; menolak maka dia di/aknat olel? para rnalaikat hingga pag; hari." (HR Bukhari dan Muslim)

. A jabi

te!.ah mendeskripsikan

para wanita

dengan

Vsabda beliau ,

!_bj \~ ~

~I~ G :..:J~~,:~\~t::

ot ~}~\

Suarni lebih utarna untuk dilayani dari pada anak, karena hak suarni terhadap istrinya lebih besar dari pada hak anak terhadap ibunya. Kewajiban wanita tersebut di atas adalah bertaubat kepada Allah dan kembali ke jalan yang benar dengan rara tinggal bersarna suaminya. Mudah-mudahan suami tersebut ridha terhadap istrinya sehingga Allah pun ridha.

"I'vfereka menutupi kebaikan suemi dan perbuatan baik yang difakukan olell orang lain. Andai kau berbuat baik dengan salah saW mereka da/arn jangka wekn: yang rama, kemlldian dia mclih2J sedikit keburukan darimu, maka ia betkst», "Sarna sekafi aku tidak melihat kebaikan dari ciirimu." (HR Bukhari dan Muslim)

Ibnu 'Utsaimin
tatawa Manaril Islam Ibnu 'Utsaimin 2/562

Nabi juga telah menyatakan bahwa mereka adalah rnayoritas penghuni neraka, yakni dengan sabda beliau, "Aku permh diperlihatkan neraka mmun aku lidak melihat neraka yang lebih f)geri dari pada saar ill;. KuJihar mayoritas penghUll; lIeraka ada/all wanira." (HR Bukhari dan Muslim ~ pd. kitab berbahasa Arab).
83

82

Fl1Iawa (jz Zauiain,

Kepad» Pamf1gGf1 Suomi l.Wi

Dalam kasus eli atas kewajiban suarni adalah memberi nasehat dan menakut-nakutinya dengan neraka. Juga mengingatkannya dengan kebaikan yang telah dilakukan oleh suarni dan bagairnana suarni bersegera memenuhi tuntutannya meski berupa kebutuhan tersier, lebih-Iebih untuk kebutuhan primer. Istri juga perlu diperingatkan bahaya mengkufuri suarni dan mengkufuri kebaikan yang dilakukan oleh orang lain. [ika ia tetap menentang dan rnengingkari kebaikan yang telah dilakukan oleh suarni, maka suarni tidak perlu terlalu pusing rnernikirkan istrinya, sejauh seorang suarni telah menunaikan kewajiban atau bahkan lebih dari hanya sekedar kewajiban. Ibnu [ibrin AI lu'lu AI Makin min fatawa Ibni fibrin hal. 229

mengetahui bahwa suarninya tidak menginginkan istrinya keluar rumah kecuali hanva untuk keperluan yang telah diizinkan oleh suami. [adi ringkasnya tergantung keadaan

suamr.
Namun jika suami melarang istri keluar rumah untuk suatu kebutuhan atau yang lainva kecuali untuk tujuan-tujuan tertentu, rnaka istri tidak boleh keluar rumah kecua!i untuk tuj uan tertentu tersebut. Ibnu JUtsaimin Farawa Nur ala ad Darbi Ibnu 'Utsaimin 2/497

Hukum istri tidak taat pada suami

d1anya
Hukum istri keluar rumah tanpa izin
Bagaimana pendapat Anda mengenai seorang wanita yang tidak mau mendengar perkataan suaminya. tidak mau taat, bahkan menye/isihi suaminya dalam banyak hal. Istri tersebut ke/uar rumah tanpa izin suomi, bohkan kadang-kadang pergi tanpa sepengetahuan suomi?

c'fanya
Jika seorang istri telah mafhum dan merupakan suatu hal yang sudah dimaklumi bahwa suaminya te/ah memberi izin secoro umum untuk pergi mengunjungi keluarganya. apakah wanita tadi boleh pergi karena suatu keperluan. meskipun tanpa ada penyebutan izin langsung?

J/awab
_lY_/e\vajiban seorang wanita adalah menaati suami cg~dalam hal kebaikan. Istri diharamkan mendurhakai suaminya. Demikian pula seorang istri tidak boleh keluar dari rumah suaminya kecuali dengan izinnya. Nabi bersabda:

._(llwab
ini tergantung pada apa yang difaharni seorang ~/[istri terhadap kebiasaan suaminya. Sebagian istri yang telah memahami bahwa suaminya telah memberi izin secaraumum untuk keluar rumah karena suatu keperluan atau untuk sekedar mengunjungi kerabat. Sebagian istri yang lain
84

~IPal

t~~:~ ~~

0\ ~t ~I~ Jl ~\;\'y-)I ~~\~l

~ ? 4_',·r9~1
" ~~ J"

Q

85

"iik» seorang suami mengajak i.strinya ke tempat tidur, namun istt! meno/ak, sehingga suaminya marah semalarnan, maka para l7lalaikat rnelaknat istri tersebut h;ngga pag; heri. "(HR Bukhari dan Muslim)
Beliau juga

Dalarn ayat d i atas Allah
miliki hak kepemimpinan

menjelaskan

bahwa

laki-Iaki

me-

terhadap wanita. [ika islri bersikap kewaiiban rnenaati suami dalarn

aneh rnaka suami boleh mernberikan hukurnan yang mernbuat
istri jera. Hal ini menunjukan

bersabda:

J;..:j

nO""

J1 gf°..:J1 o":U ~ .;
./ 0

.... .r

J

J

-

01 \J.;_i I" T f
~ \'

D

....

....

..:.:s-

perkara kebaikan
J-

dan

hararn menyelisihi

suarni tanpa alasan,

O[
AI MUlltaqa

AI-Fauzan
rnin Fatawa AI Fauzan 3/242

1~,of;__.J..;._ ~
~

u~ ~J_;;

~_... r.,

°:1

"Andai aku boleh memerintahkan seseorsng unwk bersujud kepada vang lain, (enlU kuperintahkan seoreng istri untuk herslljlld kepada suaminya, karena besarnya hak seorang suami terhadap istrinya. "
(Dihasankan oleh

Pergaulan harmonis suami istri
G:/anya
Ada seorang wanita yang le/ah bersuami lebih dari empal puluh tahun lamanya. Mereka berdua tidok tingga/ di daerah sini. Wanita tersebut adaloh wanito yang rajin menjalankan shalat torawih. berpuasa sunat dan bersemangat tinggido/am menja/ankan kebaikan. Namun kurang lebih selama satu tahun ini tidak ada komunikasi yang baik di antara mereka. karena wanita tad; t;dak mau berhubungan dengan suammya meski mereka tinggal satu atop. Lebih dari empat bulan. wan ita terse but tidak berbicara kepada suomi dan tidak minto izin ketika hendak pergi atau masuk ke dalam rumah, bahkan tidak memanggil suomi dengan sebutan bapak di hadapan anak-anaknya. Tidak jarang wanita tersebut mengejek dan mengolok-olok suaminya. Apakah hal yang demikian dibo/ehkan? Apakah wanita tersebut berdosa dengan perbuatan itu? Apa kewajibon wanita terse but sekarang? Apa yang horus dilakukan o/eh suammya? Apakah j;ka suaminyo me/akukan zina dengan wanita lain istrinyo turut mendapat dosa? Saya mengharapkan nasehat yang ditujukan kepada wan ita tesebut dan wanita-wanito yang t;dak memenubi hak su.omi semisal dia?
Fatmm u/

Al AI Bani dalarn kitab Shahih Sunan

Tirmidzi. Lafal "keren» besarnya flak seorang suem! terhadap

istrinya"merupakan tambahan dalarn riwayat Imam Ahmad)
Allah berfirman:

~
~

• o~

~

1;._

r+;ar·~ w
0 ~ -: ~/

'tIl

u

~I ~ ~
_.-

l'

~~ ;;

L.:.j)
~
I;'

ss:"

f;;. -: 1,,-:: J\ / ~I uy y ~b.- J'I
J

o

':'"f,

w~b-

~

;-

,.

... ::.Jl;:;J~ w~L:dU

~

"'" -" ~

riJyl ~
-' ;, _.,.

_....o'f

lpl

,. "",o;C:

~J

,.

..

~J~I)~~~~j;UJ;~~)UljA.UI¥~ ... .:.?'YrlJ ~L:a-JI J
~y. ./

~o

"Lab-lab adalah pemirnpin !Jagi wan ita disebabkan kelebihan }fangAllah berikan pada sebagian mpreka di atas sebagian yang lain dan disebabkan tneteks membelan;akan sebagian hartd mereke. Maka wanita-wanifa yang shalihah adalah \.vanitawan;!a yang tunefuk dan meniaga dir! (saar sueminve) perg; karenJ mereka da/am pengawasan Allah. Dan wanita-wanita yang kalian khawatirkan membangkang (nusyuz) maka nasehatilah mereka, tinggalkan/ah mereka di I.empat lidur dan puk[}/Iah mpreka!" (QS. An Nisa': 34)
86
Fatmm tlz Zimjain, K9Jaaa Pasanaan Suallli Istri

liz Zauiain, Iv)'naa

Pa5tHl~1lH1 wwri lstri S

87

8awab
.... 1Y'.fi\vajiban sepasang suami istri adalah saling bergaul QJ~sesama rnereka dengan cara yang baik, karena firrnan Allah:

Oleh karena itu wanita tersebut wajib untuk bertakwa

kepada Allah yang berhubungan dengan kewajibannya kepada Allah maupun kewajibannya kepada suaminya.
Hendaklah ia kembali bergaul secara baik. Hendaklah ia menelusuri perjalanan hidup mereka berdua di masa lalu, Tidak boleh mengingkari kebaikan suami, karena menutupnutupi kebaikan suami termasuk salah satu yang dapat neraka. Suatu hari Nabi memberi nasehat kepada para wan ita. Beliau bersabda:
rnasuk

"Dan pergauli mereka dengan cara yang baikf" (QS. An Nisa: 19)

Iika istri bersikap kurang pantas kepada suaminya dengan tidak rnau memberikan hak suami atau menunaikan hak

menyebabkan

suarni,

serta menunjukkan

suaminya,

rasa benci dan bosan kepada rnaka wanita ini dinilai telah melakukan nusyuz.

MJ .)

//

r.Jl

. -i".
~I
o

I

o~f r 1 J F~' ~~
!
/0...

-J ~ ~
0

i

~U ~~.,F ~ I 'JJ...,aj f
.,..

F ••

~l -:

Allah berfirrnan:

J~~'

.Jr: ~

J.).JJ1.J~

0:;;

CJ!.c~ "..._.,. ~ ./

~
0

0/

G
"..J""'

..

:Ju ~;JJl JyJ4
jt

"Wahai para warnta henclaklah kafian berseclekah karma tcfah d;perfihatkan kepada/(U bahwa kafian ada/ah mayoritas pengh[}ni nerek». Para wan ita tesebut berkata, "Karena apa waha; Rawluflah?" ,I\,ia.bibl'rsabda, "Keren« kaFian setiag mefa/mal dan kalian ticfak [m~nsvukuri kpbaikan sueini ('as1'ir)." (H R Bukhari dan Musl im) "Dan wanita-wanita yang kalian khawatirkan betbu»: nusyuz maka berilah naseha( kepada mereka, tinggalkanlah tnerek» di tempat tidur dan pukuFlah l7lereka. jib lTIercka tefah menaatil7lu rnek: janganlah bfian mencari-cari ja/an unwk menvekit) mereka. Sungguh Aflah itu {\Aahatinggi fag; fvfahabesar. " (QS.
An Nisa': 34)

Para ularna menyatakan bahwa rnakna 'as}'ir adalah suarni, maka rnenutup-nutupi kebaikan suarni adalah mengingkari dan tidak menunaikan apa yang menjadi hak suarni. Kewajiban wanita tersebut dalarn pertanyaan di atas adalah bertakwa kepada Allah dalarn sisa umurnya. Baleh jadi hidup bersarna suaminya berlangsung tidak lama lagi. Hendaklah ia kembali kepada suaminya dan berbuat baik terhadap suarni dan anak-anaknya. Karena jika anak-anak rnelihat kerenggangan hubungan antara ibu dan bapaknva. ada peluang akan terjadi sesuatu yang mengganggu psikologis atau dampak traumatik bagi kejiwaan rnereka. Inilah yang bisa saya katakan kepada wan ita tersebut dan wanita-wanita yang mengalarni kasus yang sama.
FatmVlI

Nabi juga bersabda:

~~:J~ ~
"" 0

~.

l.J\ ..:._;~.
0

i"'-

~I /~r

F

0

Jl
/

7

"fika seorang suami mengaiak istrinva ke tempat tidu: lafu si istri enggan unwk datang, rnaka para malaikat melaknatnya hingga pagi beri." (HR Bukhari dan Musl im)
88

liz

Zaz~iaill,

Kt]Ja({a

PasaHgall SlJallli Istri

89

Tak lupa saya katakan juga kepada para laki-Iaki supaya bertakwa kepada Allah dalarn mengurusi istri-istri mereka. Sebagairnana wasiat yang diberikan oleh Nabi kepada para suami dalarn khutbah Arafah pada haji wada'. Nabi bersabda:

kereJaan suaminya. Hal ini terjadi dua belas tahun yang lewat. SeJanjutnya lima tahun yang lewat ibuku telah diceraikan. Apakah ibadah haji ibuku di at as sah atau tidak? Ataukah ada kewajiban tertentu untuk ibuku?

:31~IJ~ ~ ~ /u _; \ -

110C.t ~.;....:;.1;..r \ ,~t:_~I' :--<3~ ,;~\
5/ Y'....
"'"

I_/. ~t}
0,::
r

11._:.,~ /'

_..,:..U

:~

.~_r

:~t

...fciwab (
_C/7ebelum saya jawab, ingin sayajelaskan bahwa wanita CdAidak balch kcluar rumah tanpa kerelaan suarninya, meski hanya perjalanan dalam negeri. Tentunya bagaimana pula jika pergi berhaji tanpa kerelaan suami? jelas hal ini hukumnya hararn dan terlarang. Adapun kewaiiban suarni yang telah berjanji untuk menghajikan istrinya adalah rnernenuhi janji dengan pergi berhaji bersarna istrinya. Lebih-Iebih jika ini merupakan syarat pada saat akad nikah, karena Nabi bersabda: c t ), ~ ~jJl~ ~!1i~~· 4.J I·~ ~ Jl .1 '"'1 'i::-l

"Maka bertakwalah kepada Allah mengpnai isui-istri kahan, karena sesungguhnya kafian rnengambil mereka dengan arnanat Allah dan ka/ian halalkan kema{uafl-kemaluan tnetek» dengan kalimat-Nra." (HR Muslim) [adi kewaiiban setiap pasangan suami istri adalah meng-

adakan pergaulan

secara baik.
Ibnu 'Utsaimin AI Liqa' Asy Syahri Ibnu 'Utseimin 15/26

CJJ-

~c

g.....

:.-~~

.o~,~

,_

,,'"

'&:

~"

-» T

J

~

J r-'
J'

v

Melaksanakan haji tanpa izin suami
~nya
Setelah ayahku meninggal. ibuku menikah dengan seorang laki-Iaki. Semen tara itu ayahku telah berniat menghajikan ibu. Sedongkon ayahku yang bow berjanji untuk menghajikan ibu. Ibuku pun lalu bersiop-siop dan setelah bulan Dzulhijjah tiba ibu menogih jan]i ayahku yang baru. Ternyato ia ingkar janji dengan alasan ia akan berhaji bersama salah seorang temannya. Akhirnya ibu pun menerima alasan suaminya itu. Namun ternyata suaminya tidak berangkat berhaji. Mufaifah ia bera/asan agar ibuku tidak jadi berhaji. Tiba-tiba ada beberapa orang yang masih kerabat ibuku mampir ke rumahku da/am perjalanan menuju Mekah. Akhirnya. ibuku pergi berscmo mereka tanpa sepengetahuan atau bahkan tanpa
90
hUawn iiz Zm~jaill. K~pm{a Pnsnllgl1l1 SUn",i lstri

"Syarat yang bprhak untu): b/ian penuhradalah kaFian gunakan untuk menghalalkan kemaluan." dan Muslim)

syarat yang (HR Bukhari

[ika [anji tersebut setelah akad nikah, para ularna berselisih pendapat mengenai hukum memenuhi janji. Pendapat yang
benar adalah wajib mernepuhi janji selarna hal tersebut tidak menimbulkan bahaya bagi orang yang berjanji, karena Nabi menyatakan bahwa menyelisihi janji rnerupakan salah satu sifat orang munafik. Pernyataan beliau ini menunjukan bahaya menyelisihi janji, Adapun ibadah haji ibumu adalah sah namun ibumu wajib beristighfar dan bertaubat kepada Allah karena kesalahan yang relah dia lakukan. Ibnu 'Utsaimin latawa Manari/Is/am Ibnu 'Utsaimin 2/379
Fntl1Wfl {jz Zfll~jl1jll. Ke),{Uitl Pilwflgl1l1 Sumlli Inri 91

Ibu mertuaku

menyakitiku

Q_%nya
Ada seorang wanita yang hidup bersama suami dan ibu mertuanya dalam satu atap. Namun ibu mertuo menyakitinya dengan omongan. cad moki dan penghinaon berulang kali. Apakah wan ita ini memiliki hak untuk meminta rumah tersendiri kepada suaminya untuk dia dan anak-anaknya. Periudiketahui di samping ibu tnertua terdapat bapak mertua dan adik wanita suami yang paling bungsu. Perlu diketahui. sebenarnya tnereka mampu memenuhi kebutuhan mereka sendiri. Lalu tindakan apa yang tepat untuk suomi do/am rangka menyikapi per/akuan ibunya terhadap istrinya. Apakah jika suami tetap tinggal bersama ibunya da/am saw rumah dengan berbagai permasa/ahan sebagaimana keterangan di atas termasuk wujud berbakti kepada ibu?

tinggal bersarna ibunya dalam kondisi yang penuh dengan problematika seperti ini.
Ibnu JUtsaimin
Liqa AI Bab AI Maftuh Ibnu 'Utsaimin 58/189

Hukum melayani ayah suami Q9anya
Soya ada/ah seorang wan ita yang mengurusi dan me/ayani ayah suomi. Ayah mertuaku tersebut sudah tidak lagimemilikisiapa-siapa selain suamiku. Apokah oku berhok memandikannya dan mengawasi masalah kebersihan dan mandinya?

·uawab
'_'

l.Glawab
1J7)erbuatanmu mengurusi ayah suamimu adalah sebuah .7tindakan terpuji karena hal tersehut berarti berbuat baik kepada seorang yang sudah renta dan sekaligus pula berbual baik terhadap suarni. Engkau boleh mernandikan tubuhnya selain lubang depan dan lubang belakang, Kalau bisa seharusnya dia sendiri yang membasuh dua lubang tersebut. Namun jika tidak bisa rnaka kau boleh membasuhnya, dengan syarat:
1.

n'ka suami mampu rnengubah keadaan rnaka hendakU!nya ia rnengubahnya. Jika tidak rnarnpu rnaka saya berpandangan agar wanita tersebut tidak tinggal bersama ibu mertua, karena perasaan teras a sempit baik bagi istri, ibu mertua dan suami sendiri, Hati itu laksana kaca, jika perah tidak bisa disatukan kembali. Seorang penyair berkata,
Sungguh hati jib hi/ang darinya cinta

rakkan bise disatukan bak pecahan kaca.

Memakai kaus tangan sehingga tanganmu tidak bersentuhan dengan auratnva:

Kewajiban suarni dalarn hal ini adalah:
1.

Meneliti siapa yang rnenjadi surnber permasalahan.

2. Meluruskan kesalahan tadi jika marnpu. 3. Iika tidak mungkin merubah kesalahan, rnaka bukan termasuk kernaslahatan mempertahankan islri untuk tetap
92
Farm-va fiz ZI1l~j(!ill. K~pada l'amngJ111SlImni lstri

2. Wajib menundukkan pandangan dari auratnya. Karena seorang wan ita tidak boleh memandang aurat siapapun kecuali aurat suaminya, demikian juga sebaliknya.
Ibnu 'Utsaimin tarawa /b!lI..l,'Utsamin 2/77 5
93

Hukum mengancam istri

Ada seorang suami berkata kepada istrinya, soot istrinya ingin menginap di rumah kerabatnya, ']ika besokpagi engkau belum pu/ang maka tidak usah pu/ang!" Sehubungan dengan pernyataan terse but, apa yang menjadi kewojiban loki-loki tersebut?

berkata, "Engkau haram bagiku. sebagaimana bapak dan kakak laki-Iakiku sendiri." Namun setelah ia pulang tion segala sesuatu berja/an seperti biasa, aku /upa dengan ucapan yang le/ah kuucapkan_ Ucapan tersebut sekarang menyusahkanku_ Aku khawatir ka/au ucapan tersebut menimbu/kan suatu masalah terhadap diriku. Apa yang harus aku lakukan?

Sf.iwab
~Q7eorang Q/sendiri islri tidak boleh mengharamkan suaminya

LVawab
rc-0ia .:~Z)kan seperti tak punya kewaj iban apapun. Narnun itu

karni

nasehat-

kepada para suarni agar tidak rnengucapkan uc:apan karena ucapan tersebut dapat menyakitkan hati. Tal ak tidaklah terjad i dengan kata-kata seperti itu karena i a
tidak rnernakai kata-kata yang mengandung

atau menyerupakan suaminya dengan salah Ucapan istri "engkau sebagaimana ayah atau kakakku sendiri" tidak sarna dengan ucapan seorang suarni terhadap istrinva, "Engkau seperti punggung ibuku (zhihar)", namun ucapan istri tersebut hanya berstatus surnpah
seorang mahramnya. yang harus ditunaikan kaffarahnya.

arti cerai. Kata-

kata "maka tidak usah pulang" bisa juga berarti, sebagai hukuman bagirnu adalah tidak holeh pulang. Namun segal a keputusan akhir eli tangan suami, setelah kejadian di atas ia bisa mentalak istrinya atau bise juga tidak, '
Ibnu JUtsaimin AI Liqa' Asy S.yahri Ibnu 'Utsaimin 19/36

rnembayar kaffarah surnpah, yaitu memberi rnakan sepuluh orang miskin dengan makanan yang biasa ia nikmati atau mernberi pakaian untuk
Oleh karena itu wan ita tersebut harus sepuluh orang rniskin. Barangsiapa yang tidak rnampu rnaka wajib berpuasa

selarna tig£] hari.

Ibnu [ibrin AI Lu'/'u AI Makin min Fatawa Ibn; fibrin hal 284

Hukum menyatakan kata-kata, "Engkau sebagaimana bapakku" kepada suami ~;1anya
Aku adalah seorangwanita yang bersuami dan memiliki beberapa orang onok: Aku mendengor suamiku menikah lagi,maka dunia pun tiba-tiba terasa sempit. Dengan emosi tinggi aku
94

Batas waktu pisah ranjang
~JL r::/anya

Ado seorang suami yang pisah ranjang dengan istrinya do/am rangka mendidik istri. Berapa lamakah jangka waktu yang diperkenankan untuk pisah ranjang,/ebih-Iebih jika istri tidak mempan untuk dinasehati dengan cara tersebut?
95

LVawab
_rv11lah menyebutkan

Seorang hakim berasal dari keluarga suarni dan seorang hakim

di dalam AI Qur'an

tiga tahap

berasal dari keluarga sepasang suami nya kerukunan.

istri. Keduanya

berusaha merukunkan harus

"Dan wanita-wanita yang kalian khawatirkan me/akukan nusyuz, maka nasehatilah merek«." Inilah tahap pertama yang harus
CdXYpemberian sanksi kepada istri. Allah berfirman: dilakukan gelagat oleh seorang hedak
H

istri tersebut.

Kedua hakirn tersebut

merniliki sifat takwa, berlaku adil dan menghendaki terwujudAllah telah berfirrnan:

suarni terhadap

istrinya yang memiliki

berbuat Inilah

ditempat tidur.

nusYLJ7. "Dan tinggallah mereka tahap kedua. "Dan pukullah mereka."
tahap ketiga,

...\~
menyatukan keduanya.
Yang
n

illl .y y.. G.. 'L:.I (~J-.'~\... .. .. /' _; ... ~ u., ~
-

<

_.,.

"Jib ked[}anya menghendaki perdamaian niscaya Allah akan
(QS. An N isa: 35)

(An Nisa': 34) Ini rnerupakan

Iika istri tidak mempan diingatkan dengan pisah ranjang maka suarni boleh rnernukul narnun harus berupa pukulan yang tidak mencederai yaitu pukulan yang tidak menimbulkan rasa sakit, karena tujuan pemukulan adalah pencliclikan sehingga tidak boleh digunakan kecuali dalam kondisi sangat terpaksa,
Rasulullah yang memukul tidak

dirnaksud "kedua menghendaki

perdamaian"

adalah

suarni istri atau dua orang hakim.

Ibnu JUtsaimin lice'

AI BabAI Maftuh 'ionu Utsaimin 39/20

bisa menerima
namun

tindakan

seorang

suarni Hukum meninggalkan istri lebih dari dua tahun

istrinya

setelah itu menidurinya.

"Ada salah seorang diantara kalian yang memukuli istrinya seoen: ia memukuli budak, padahal bo/eh jadi di akhir har; istri yang telah ia pukul; tad; akhirnya ia tiduri. n HR Bukhari dan Muslim ~ cd. kitab Asli
(Redaksi
sabcla nabi

adalah:

dfanya
Apakah seorang suomi boleh menginggalkon istrinyo lebih dori dua tohun. mengingat kepergion suomi untuk merantau dalom rangko mencori rezeki? Dolam pandongon Ando berapakoh jongka woktu seorang suomi diperbolehkan meninggolkan istri yang dibenarkan secora syar'i. yang mana sete/ah jangka woktu tersebut suomi horus kemboli pulang?

Berbahasa Arab} Nabi melarangnya yang mungkin seorang karena hal ini merupakan perbuatan Bagaimana bersarna yang

tidak diperbolehkan

secara manusiawi.

wan ita merasa tenterarn

hidup

seorang laki-laki yang mernukulnya namun sekarang menidurinya.

berberapa jam yang lewat tindakan

lni merupakan
pukulan

tidak mungkin dilakukan
ranjang kondisi yang tidak mendesak.

menurut

dasar fitrah dan akal sehat.
setelah pisah ......('-L/?wajiban ~~istrinya

Karena itu tidak boleh menggunakan

JTawab
seorang suarni
~

mernberikan pengaruh, kecuali dalam jib kondisi membaik setelah dipukul
Namun jika tidak rnaka hendakkeputusan terakhir.

adalah

mernpergauli

secara baik, karena firman Allah:
)10

rnaka itulah yang diharapkan.

r

, ,

,;;;'

lah ada dua hakim yang memberikan 96

.•. ~j~l;.~"::'
Fatmva liz Zm~jaifl. Kcpad« Pasanqan Suallli Istri

-,rl.i.j···
97

jI;."

~

"Der. pergaulilah istri-istri kalian dengan beik" (QS. An Nisa:
19)

Dipergauli dengan baik rnerupakan hak suami terhadap istrinya dan sekaligus hak istri terhadap suarninya, Termasuk pergaulan dengan baik adalah tidak meninggalkan istri dalarn jangka waktu lama, karena salah satu hak istri ada.ah menerima perlakuan baik dari suarninya sebagairnana suarni rnenerima perlakuan baik dari istrinya. Namun jika istri rela ditinggal pergi meski dalam jangka waktu yang lama, maka tidak masalah karena hal tersebut merupakan hak istri sehingga suami tidak berdosa. Narnun kebolehan ditinggalkan di ternpat itu jika seorang suami apa-apa rneski selama ini berlaku dengan syarat istri tersebut yang aman dari gangguan. Oleh karena pergi dengan kerelaan istri maka tidak dua tahun bahkan lebih.

an, berjihad dijalan Allah atau yang lainya adalah selarna empat bulan. Itulah batas rnaksirnal waktu yang Allah berikan untuk seorang suami yang melakukan surnpah untuk tidak rnenyentuh istri (i/a') dalam firman-Nya:

"'Orang-orang yang melakukan ila' terhadap iSfri-istrinya menunggu setarna empat bulan. (QS. Al Baqarah: 226)
H

Hal itu juga merupakan pendapat Umar bin Khattab saat menetapkan batas maksimal kepergian para tentara untuk berjihad dan menjaga perbatasan dengan musuh. Umar menetapkan empat bulan sebagai batas rnaksirnal berdasar avat di atas. Namun beliau rncnarnbahkan dua bulan untuk perjalanan pulang pergi. ladi jika suami mampu pulang setiap empat bulan sekali maka suami wajib melakukannva, kecuali jika istri mernperkenankan dan menyetujui kepergian suami lebih dari itu, karena ini merupakan hak istri. Demikian jugal jika suami tidak bisa pulang karena suatu sebab, selarna ada sesuatu yang menghalangi, meski lebih dari ernpat bulan, maka hal itu
diperkcnankan.

Tetapi jika istri menuntut haknya saat suarni pulang rnaka perkara ini diserahkan kepada peradilan agama. Kepulusan yang ditetapkan itulah yang seharusnya dijalankan.
Ibnu 'Utsaimin Fatawa Ibnu 'Utsa;min 2/750

Jangka waktu meninggalkan istri
oYanya
Berapa lama waktu yang diperkenankan bagi suami untuk meninggalkan istri dalam rangka pergi mencari kehidupan?
GT

AI Fauzan AI Muntaqa min Fatawa AI Fauzan 5/262

Hukum mengambil harta suami
G3anya
Jika suamiku member; uang belanja kurang dari semestinya, apakah aku berhak mengambil hartanya tanpa ia ketahui?
Fatnwa ilz Zauiain, K~pad{l Pasnnqan Suami lstri 99

~wab

(j'f.J' /aktu
98

yang diperkenankan bagi seorang suarni untuk - YYmeninggalkan istri dalarn rangka mencari penghidup-

Jliwab
... ,,7pabila 0 C~s~seorang orang terserbut, meski orang yang memiliki kewajiban memenuhi menafkahi kebutuhan hartanya

Ji'awab
jika suarni minta izin kepada Q><:tistri pertama tenru ia ridak akan mengizinkan! Bukanlah syarat poligami harus rnendapat izin dari istri sebelumnya.
memiliki keyakinan bahkan si suarni berhak menikah lagi meski istri tidak setuju

ternyata

ia tidak

-..rv1ku

rnaka orang tadi boleh rnengambil

tanpa sepengetahuannya.

Hal ini berdasar

hadits

H indun bin Utbah pada saat mengadu suam inya tidak memberikan anak-anaknya, beliau bersabda:

kepada Nabi karena

nafkah yang cukup untuknya clan

saat si suarni meminta izin kepadanya.
Meski demikian

sava
terlebih

berpendapat dahulu

seyogyanya tersebut ha nya

seorang dengan

suami hendaknya
istri nya. Akan

bermusyawarah (muru-ah}

tetapi

rnusyawarah

dal am

"Ambilah yang bisa mencukupimu
(HR Bukhari dan Muslim) Dalam hadits ini, Nabi

dan euekmu secara baik!"
bahwa istri boleh

rangka untuk menjaga Dalam rnusvawarah

martabat

sebagai seorang

suarni yang bertanggungjawab
menenangkan, meyakinkan

dalam pandangan istri dan memberi

rnasyarakat.
tujuan untuk penjelasan

tersebut suarni memiliki

menjelaskan

rnengarnbil harta suarni tanpa sepengetahuannya.
Namun jika orang ya.ng diberi nafkah rnenuntut ukuran yang selayaknya, mengabulkan lebih dari untuk rnaka tidak ada keharusan

mcngapJ ia hendak menikah Jagj, sehinggJ saar darang istri
kedua, istri pertama memiliki Dia telah dapat menerima kesiapan hati dan kerelaan jiwa, bahwa suaminya sudah menikah

tuntutan tersebut berclasarkan hadits di atas,

lagi. Dalam kondisi seperti ini, dua orang wanita tersebut bisa hidup dengan penuh ketenangan tanpa rasa benci dan saling memusuh i. [adi hendaklah suam i mem inta izin atau memberi tahu istri pertarna kalau ia hendak menikah mernperhatikan hal ini bukanlah suarni menikah kcmaslahatan-kemaslahatan merupakan lagi dengan sembunyilagi dalarn rangka

Ibnu 'Utsaimin
Fatawa Manaril {s/amlbnu 'Utseimin 2/553

eli

atas. Namun ladi andai tanpa

sebuah kewajiban.

sembunyi

Hukum meminta izin istri untuk nikah lagi
ctfanya
Jika ada seorang suomi menikah lagi atau ingin menikah lag; maka apakan ia disyaratkan untuk minta izin kepada istri pertama? Andai suami tadi menikah tanpa sepengetahuan istri pertama, bogoimona hukumnya?
100

sepengetahuan

istri rnaka tidak apa-apa.

Ibnu 'Utsaimin Fatawa Nur 'ala Ad Darbi Ibnu 'Utsaimin 1/334

FlllllJl!Il

iiz Zauiain, K~p{lda Pa.mt~tjal1 SUa/IIi {siri

101

Hukum ucapan, "Pilih cerai atau tetap jadi istriku."

.ce: 0anya
Bagaimana pendapat Anda mengenai ucapan beberapa suomi kepada istri pertama setelah memilild istt! kedua, "Ierseron padamu mau memilih cera; atau tetop menjadi istriku dan hidup bersoma anak-anakmu?"jika istri pertama tersebut tidak memberikan jawabon opakoh si suomi berdosa? Bagaimana status istri tersebut pada saat ia be/um memberikar: jawaban?

Namun sangat disayangkan, terdapat beberapa istri yang jika dimadu mengharuskan suami untuk rnelakukan hal-hal yang tidak berkenan di hati suami atau mengajukan tuntutan yang macam-macam. Hal ini yang menyebabkan si suami berkata kepada istri pertama, "Terserah kamu, jika engkau masih ingin hidup bersama anak-anakmu dengan menerima kenyataan yang engkau saksikan, maka kau masih merupakan istriku. Namun jika kau menghendaki talak maka aku pun bersedia untuk menceraikanrnu?" Ucapan suami seperti ini tidaklah apa-apa karena ini merupakan sebuah realita, Manakala Saudah bin Zam'ah, salah seorang istri Nabi, telah berusia lanjut, beliau melihat ada tanda ketidaksukaan dari diri Nabi terhadap dirinya yang mana isyarat ini bisa d itangkap oleh Saudah, maka Saudah memberikan hari gilirannya kepada Aisyah. Saudah tahu bahwa Nabi sangat mencintai Aisyah. Setelah hari gilirannya ia berikan kepada Aisyah, Saudah tidak lagi memiliki hari giliran. Beliau rela melepas haknya dengan tetap menjadi istri Nabi sekaligus ibu seluruh orang-orang yang beriman. (HR Bukhari) Ibnu "Utsaimin Al Liqa' Asy Syarhi Ibnu 'Utsaimin 2/40

J7awab
_C/?ebelumnya, kami sangatmerasa prihatin karena terjadi Cdlpada sebagian wan ita yang mana jika suaminya menikah lagi maka ia melakukan perbuatan yang tidak pantas seperti berteriak-teriak, mogok bieara, timbul rasa benei, minta cerai dan lain-lain. Padahal seyogyanya ia tenangkan dirinya menghadapi permasalahan ini, karena poligami itu pernah dilakukan oleh Nabi dan para pemimpin orang-orang beriman baik para sahabat, tabiin ataupun orang-orang sesudah mereka hingga saat ini. Dia perlu juga menyadari bahwa jika Allah membolehkan seorang laki-laki menikah hingga empat wan ita maka sungguh Allah itu Mahatahu, Mahabijaksana dan Maha Penyayang. [adi seyogyanya seorang wanita menenangkan diri menghadapi kenyataan ini dan menyabarkan dirinya menghadapi berbagai kesulitan yang ia alami. Dia juga hendaknya tidak menuntut maeam-macam. Aku yakin andai seorang suami mendapatkan sikap lapang dari istrinya rnaka suami juga akan bersikap lapang pula kepadanya.
102

Merelakan jatah giliran

d1anya
Aku memiliki duo orang istr;, namun safah seorong sudah sangat tuo, tidak fag; menggairahkan. Apakah oku masih punya kewajiban membagi gifiran bermalam bersamanya? jika ia reki tidak mendapat jatah giliran malam bahkan itu
Fatawa {lz Zm9aill. Kepada PaslIIlgan Suomi Tm';

Iatawa {jz Zm9ain. Kepada fa.mu9tl11 Suami Istri

1m

merupakan permintaonnya. mengobulkon permintaonyo?

apokoh aku berdosa jika

Hukum menggilir istri perminggu
Q.Yanya
Apokah seorang yang memiliki duo orang istri boleh membogi menggilir istri-istrinyo perminggu. tidok perhori?Artinyo sotu minggu di tempot istri pertomo dan minggu berikutnyo di tempo! istri keduo dan seterusnyo!

cr7a.wab
___ /iaak u ragu lagi bahwa giliran malam merupakan hak C:Vistri. Adapun maksud dari giliran malam adalah untuk duduk bersarna, ngobrol, berrnanja-rnanja dan merasa diternani. Dengan melakukan hal itu rasa cinta dan kasih sayang makin abadi sebagaimana firman-Nya:
••• 4_,;,.;;,... j)

e>

0

~./~;;;

0,.)

yo r'~
~~ C

c~o~\:.:_~... / ~)

J1a.wab
_/yfol itu boleh-boleh saja, karena y~ng penting ad~la~ C::if{'adanya kesamaan pembagian di antara para istn, yaitu pembagian dalarn bermalam dan bercengkerama. Maka jika para istri rela dengan gil iran yang lama seperti ini maka hal itu dibolehkan. Sebagaimana terdapat dalam had its shahih yang menceritakan pernikahan Nabi dengan Ummi Salamah yang mana beliau berada eli tempat Ummu Salamah selama tiga hari, lalu berkata:

"Dan Dia jadikan di antara kalian cinta dan kasih sayang." (QS.
Ar Rum: 21)

ladi tujuan giliran hubungan biologis.

malam itu bukan semata-mata untuk

Namun jika salah seorang istri sudah merelakan untuk tidak mendapatkan jatah giliran bermalarn yang ia miliki dan suami pun setuju, maka berarti istri merelakan haknya. Oleh karena itu suarni tidak berdosa iika rnenjadikan jatah giliran bermalam tersebut untuk istri yang lain. Seorang istri Nabi, Saudahjuga pernah memberikan giliran malamnya untuk Aisyah. Sehingga Nabi bermalam di ternpat Aisyah selarna dua malam (HR. Bukhari dan Muslim). [adi jika istri rela tetap hidup bersama suami dan anak-anaknva dan rnerelakan hak giliran malarnnya untuk istri yang lain, maka suami bisa menjadikan malarn rersebut untuk istri yang bin.

~\~_,/.... ,..:Jj ~ ~

..."

~ ;~ 01s. ,~f"... """ ....
~

~

1~ jl~ ~ ./
.....
r, .,

~:Gl
r

, "" _1 ~ .;.~ c,L....,...;..I~..:....u~

.Ii.' \

~.

'"

rr •

"Tidak ada kehinaan untukmu di hadapan keluargamu. Jika engkau matI aku tinggal bersamamu sefama tuiuh f1ari(sem;ngguY, namun iika aku tinggaf se/ama tujuh har; bersamamu ~.aka istri-istriku yang lain iuga masing-masing mendapat g",ran seminggu." (HR Muslim)
Ibnu

lbnu [ibrin
Al lu'Ju" al Makin min I-atawa Ibnu fibrin hal 234

[ihrin

Aflu'lu

All\.lJakin min Fatawa fbnu Jibrin hal 262

104

Fntawa {jz ZtlI!jllin, Krpada Pa.mnga!l Suami lstri

Hitaml Iiz Zal9ain.

l<.cyada Pasanqan

SHam;

Is Hi

105

Hukum memberikan jatah gilir untuk istri yang sedang haid atau nifas Q7anya
Apakah wajib memberi gifiran untuk istri yang sedang haid atau nifas?

LVawab
,,/ /engenai larangan berkunjung ke rumah istri kedua Q/f/lpada saat giliran istri pertama misalnya -pada waktu yang bukan giliran istri kcdua karena kebutuhan mendesak pada malam hari atau karena suatu keperluan di siang haripendapat yang dapat dipertanggungjawabkan sehubungan dengan masalah ini adalah dikembalikan kepada kebiasaan dan adat masyarakat setempat. Oleh karena itu mendatangi rumah istri pada waktu yang bukan jatah gilirannya adalah boleh, baik pada waktu malam ataupun siang, jika masyarakat menilai hal ini bukan merupakan sebuah kezaliman. Menetapkan adat sebagai pedoman merupakan kaedah yang sangat penting dalam banyak perrnasalahan. Terutama dalam perkara-perkara yangtidak berdalil. Permasalahan di atas adalah termasuk dalam hal ini.

cJawab
1J/)enriapat yang masyhur dalam mazhab Imam Ahmad t.J<ldalah wajib memberi giliran untuk istri yang sedang haid atau nifas, karena semuanya adalah istri, Namun pendapat yang benar yang bisa diamalkan adalah hanya ada gil iran untuk istri yang sedang haid. Sedangkan istri yang sedang nifas tidak memiliki hak giliran, karena hal itulah yang sudah menjadi tradisi (pada masyarakat beliau- pent) dan adanya kerelaan dari pihak istri terhadap hal tersebut. Bahkan pada umumnya wanita yang sedang nifas tidak ingin mendapat giliran dari suaminya. Pendapat ini merupakan salah . satu pendapat dalarn mazhab Imam Ahmad.

As Sa'dv Al Majmu'ah AI Kamilah Ii lVluallafatis Sa'eli 7/359

AsSa'dy AI Majmu'ah Al Kamilah Ii Muallafafis Sa'di 7/359

Adil dalam pemberian nafkah

o/anya
Hukum mengunjungi istri kedua ketika giliran istri pertama d/anya
Bagaimana hukum berkunjung ke rumah istri kedua yang mana seharusnya giliran tersebut merupakan giliran istri pertama misalnya. baik pada siang ataupun maiam hari?
106

Apakah ada kewajiban menyamakan pemberian nafkah dan pakaian bagi masing-masing istri?

LOawab
(uj)endapat yang benar adalah riwayat dari Imam Ahma~ t./Yc1ng rnewajibkan perlakuan sama dalam kasus seperti tersebut di atas. Ini merupakan pendapat yang dipilih oleh sveikh Islam Ibnu Tairniyyah. karena tidak memberikan
Fattllt'li

liz Zm9tliH, K~pIUGI l'aStHl!}ll1l -"lItmli

lstri

107

perlakuan kezalirnan

yang

sama merupakan
keadilan

tindakan sang istri

kezaliman

yang

ini bukan dikarenakan Setiap

tidak rnenunaikan
mungkin

tangan, wajah, telapak kaki dan lain-lain, termasuk aurat. Juga tidak boleh meski yang ada di tangannya yang bau harumnya perhiasan

karena itu semua perhiasan tertutup tersebut

kewajiban.
dilakukan

di antara

istri yang

menampakkan

suarni maka waiib dilakukan. Lain halnva dalarn perkara-perkara yang tidak marnpu dilakukan oleh suarni, maka tidak ada kewajiban untuk bersikap adil seperti dalarn rnasalah bersenggarna, bercumbu dan hal-hal yang berkaitan
dengannya.

sarung tangan. Juga tidak boleh menggunakan

minyak wangi

semerbak. Wan ita tersebut juga harus di-

temani mahramnyCl yaitu suarni atau laki-Iaki yang menikahi-

nya, baik mahram karena nasab ataupun karena pernikahan.
Namun dia boleh pergi dengan tanpa mahram ada sesuatu yang mungkin bersama wan ita-wan ita yang tersebut mernpunyai menjauhi komitmen berbahaya

AI fv/ajmu'ah AI Kamilah

u Muallafatis

As Sa'dv
Sa'di 7/359

jika tidak bagi dirinya, pergi

bisa dipercaya yang mana wan ita
untuk bersikap ma!u dan juga

bahaya dan semua sumber-sumbernya.

Hukum istri pergi ke pasar

c:93"nya
Apa soja ketentuan yang horus dipenuhi seorang wonita untuk diperkenankan pergi ke pasar; terutama di zaman sekorong in; yang penuh dengan faktcr-foktor Pf;rlwusak?

Ihnu Iibrin AI Lu'hl' A/Makin min Fatawa Ibnu fibrin hal. 254

Melarang istri pergi ke pasar

,-(j~wab GY'://anita
-/Yhanya tidak boleh pergi ke pasar setiap saar, namun boleh dalam situasi sangat mendcsak. rvtisainya,

c::1anya
Bagaimana hukum seorang wanita yang pergi ke pasar untuk memenuhi kebutuhannya dan anak-anaknya, namun suami tidak mengizinkan meski hanya sekedar pergi ke pasor khusus wanita. PadahalAndo tahu bagaimana perhatian dan kegemaran seorang wanita terhodap pakaian atau yang lainnya, meski ini tidak setiap saat atau hanya setahun duo ka/i, pada soot bar) raya dan ketika ada ocoro istimewa.

pada saat tidak ada yang bisa menggantikannya untuk membelikan kebutuhan-kebutuhan pribadinva atau sebenarnva ada orang lain yang bisa mewakilinya narnun orang ini
tidak keluar pergi mengetahui rumah dengan keinginan wanita iru. Pada ~:.~,~t an ita w maka ia harus rnenutupi seluruh

tubunnya,

penuh rasa malu dan benar-benar tertutup

secara sempurna. Wan ita yang pergi ke pasar tidak boleh menarnpakkan tubuhnya
108

..l'7awab
Q/eorang
QAehingga

wan ita tidak boleh

mendurh.ikai

suarni,

meski sedikit eli hadapan para lelaki, seperri telapak
Fmaw(l {jz Zm~jain, K9){l,{a Pa({m!llltl Suomi Istri

tidak boleh keluar rurnah kecuali dengan izin

suami baik izin urnurn ataupun izin kasuistik.
109

Dernikian juga seorang suarni tidak boleh melarang istrinya keluar rumah jika tidak mernbahavakan dirinya, tidak ada mara bahaya (fitnah) dan sang istri bisa menjaga kehormatan. Lebih-Iebih jika kebutuhannya tidak bisa dipenuhi kecua!i dengan keluar rumah dengan catatan kepergiannya itu bersama mahram atau bersarna vvanita-wanita yang bisa dipercaya, memilih ternpat yang dekat dari rurnahnya dan jauh dari percarnpuran laki-laki dan wanita (ikhtilalh).

Hukum terlalu sering bertandang c£7a"nya
Istriku suka bertandang ke rumoh kerabat otoupun tetongga. HampirJhompir tidok ada satupun hari di rumah kami sepi dori tomu otau ia mengajokku untuk bertandang. In; menyebabkan oku tidak punya woktu untuk beristirahot atau cengkeroma dengon anok-onak. Setiap kali kunasehati, dio berkata, "Bohkan seboliknya, sering berkunjung itu dapat menguatkan hubungon dengan kerabot dan tetanggo." Apakah teguranku kepadonya itu benor otau tidok? Apa yang horus kuiokukan menghadapi dirinya?

librin AI Lu'lu AI Makin min Fatawa Ibnu fibrin hal. 259
Ibnu

Hukum bertandang ke tetangga r:=hnya
Bagaimana hukum istri yang mengunjungi tetongga dan kerabotnyo tanpa sepengetohuan suami?

t_Vawab
Okring keluar rumah dan bertandang ke rumah tetangga C::Iatau kerabat setiap hari jelas menimbulkan banyak masalah, seperti rasa tidak suka dan bosan dari pihak orang yang dikunjungi, karena setiap orang itu membutuhkan waktu untuk beristirahat di rumahnya. Mungkin ketika pertama kali pintu rumahrwa diketuk ia rnerasa gernbira. Narnun kali kedua, ia rnembuka pintu karena rasasegan dan setelah itu la merasa keberatan rlengan kehadiran orang yang menghalangi

;,_vawab
istri vakin bahwa si suarnlnya rela maka tidak andai seorang istri mengunjungi rurnah telangganya tanpa seizin suami. Namun jika istri yakin atau berat sangka kalau suarninya tak rnengizinkan maka pada dasarnva seorang istri tidak boleh meninggalkan rumah suami tanpa seizin suami. l)!mengapa
Ihnu 'Utsairnin

,;Jka

waktu istirahatnya.
Oleh kar!Wq,)JH, rang yang sering duduk-duduk di tempat o orang lain disebut lsaqiil (orang yang mernperberatl. Orang seperti ini suka duduk berlarna-larna di tempat orang lain pada saat waktu beristirahat, Allah berfirrnan:

ratawa Manaril Islam lbnu 'Utseitnin 2/568

110

U1

HWahai orang-orang }lang beriman ianganlah kalian memasuki rumah-rumah Nabi kecuafi kalian dapat irit: unwk (datang ke acara) jamuan makan tanpa menunggu matangnva makanan. Namun jika Kahan diundang maka masuklah. Jika kalian tefah seJesai makiJ hendakfah kafian booer." (Q5. AI Ahzab: 53)
Sebagian ahli tafsir mengatakan bahwa ayat di atas berkaitan dengan tsaqiil. Pepatah Arab mengatakan:

Shwab
nasehati dirimu agar bersikap hernat, mengCdY---1utamakan pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok dan tidak menuruti kemauan istri untuk membeli barangbarang yang tidak dibutuhkan. Engkau harus bisa meyaki nkan istri bahwa sikap boros itu merusak kondisi finansial, menyebabkan engkau harus berhutang dan kebutuhan makin menggunung. Allah tidak menyukai orang yang boros. Bahkan orang yang menghambur-hamburkan harta merupakan saudara setan. A IIah berf rman:

_rv1'ku

"Kadang-kadangfah berkunjung tentu kalian akan bertambah cinta".
Dalam budaya Arab waktu berkunjung dibatasi dengan seukur waktu yang digunakan untuk memerah susu onta. Karena itu engkau wajib meriasehati istri supaya tetap tinggal di rumah dan berkunjung hanya seminggu sekali atau dua kali seminggu. Sehari untuk mengunjungi tetangga dan sehari untuk mengunjungi kerabat, sehingga waktu untuk menata rumah dan membenahi bagian rumah yang perlu dibenahi lebih banyak. Ibnu Iibrin AI Lu 'Iu , AI Makin min Fatawa Ibnu Jibrin hal. 247

r

o~

y!)) j

~~

0

t"1 ~I:::"_ -il-' tTl ~"f'Q.~JI \Yt Y j ':c~~' 1~ L:u r-''V ;JJIU"""' '-P r-''V y ~ _/
0

~j;': 'Y~~~) }j~_;S-~J ~
"Dan jangan kalian berikan kepada orang-orang bodoh harta benda kalian VangAlfah fadikan sebagai penopang (kehidupan) bagi kalian. Berilah mereka befanja dan pakaian (dad hasil harta tersebut). Dan katakan kepada mereka ucapan yang baik. (QS.
H

An Nisa': 5)

Iadi kewajibanmu adalah menasehatinya dan meyakinkannya bahwa menerima apa adanya (qana'ah) merupakan perbendaharaan yang tidak pernah habis. Allah berfirman:

Hemat

daJam pengeluaran

d1'anya
Aku adalah seorang pegawai dengan penghasilan pas-pasan. Namun istriku suka berdandan dan latah mengikuti gaya hidup orang lain. Hal ini merupakan beban beret bagiku korena kondisi {inansia/ tidak memungkinkan ..Namun jika dinasehati, timbul berbagai masalah. Lalu apa yang horus akulakukan?
112
Fatmm f1z Zm!jlli1I, Kepada Pa.Hmgmt SHumi Istri

~\ ~~I ~ ; jljjl ; jj, ~1
'ISesungguhnya Allah ;tu Maha Pember; rezeki dan memiliki kekuatan yang kokoh." (QS. Adz Dzariyat: 58)
Ibnu [ibrin AI Lu'lu' AI Makin min Fatawa Ibnu Jibrin hal. 242

113

Anak susuan
"Salah satu ayat AI Quran yang diwrunkan menyatakan bahwa sepu/uh kal; susuar: itu dapat rncnjadikan anak yang di:usukan, sebagai mahrarn, kemudian dihapus dcngan cukup lime kel! susuan yang sudah jefas." (HR Muslim)
d. Ada juga ulama yang rnerniliki yang menjadikan pandangan bahwa SUSLJan anak yang disusukan sebagai mahram

Berapa ka'; menyusuikah seorang anak dapat menjadi anak susuan?

0/awab
Hal tersebut diperselisihkan
a. Sebagian sebagai oleh para ulama: bahwa sekali susuan atau anak yang disusukan kemutlakan ularna me.nyatakan berdasarkan menyusu

adalah sepuluh kali susuan, berdasarkan

sabda Nabi:
I...- ~ ~$-~ \ '-';'

setengah susuan sudah menjadikan

mahram,

ayat. Sehingga
dengan

~ -:~~f~~ ~'---.'-' .r' LJ G r--I .rr" j r~1\1 ;: ~'~I .(11' G:,:!'ll: ..... f'""-!. ~ ~ L

seluruh bentuk

yang bisa dimaknai

menvusu itulah anak persusuan.

b.

Sebagian ulama lah yang berdasarkan

berfaham bahwa

hanya tiga

rnenjadikan anak yang disusukan
sabda Nabi:
c

kali susuansebagai mahram,
1:
C

"Susuer: yang mcn;adikan anak yang disusukan sebagai mahram ada/ah hanya Sf1SUanyang mcnurnbuhkan daging dan mcnycbabkan wlang makin tinggi. " (H R Ahmad)
Artinya tersebut susuan yang dimaksudkan

adalah susuan yang
Adapun susuan

menjadi sari-sari makanan yang mana sari-sari makanan

~~9~i':;;._~~)'\ (}J' -;; ~-!\;';;-<>ll) r r '} t j ~I
J .".-

bisa menumbuhkan

daging.

seperti itu minimal Namun

sepuluh kali susuan.

"Saw atau dua isapan tidakfah menVebabkan mcn;adi rnahram. SaW atall dua retekan juga tidak menyebabkan menjadi
,mahram. n (HR Muslim)
. .~, I

demikian pendapat yang terpilih
kali

dalam hal ini

adalah

lima

susuanlah
rnahram,

yang

menjadikan

anak yang
yang

disusukan sebagai

berdasarkan
satu kali

hadits

tegas

.Mafhum
dua,

hadits ini menunjukkan tiga atau lebih

bahwa isapan lebih dari yang rnenyebabkan

dalam hal ini. Yang dirnaksudkan balk waktu menghisap air
5USU

rnenyusu adalah
lama ataupun

yaitu

itulah

mernasukkan tetek ke dalam rnulut anak kecil lalu dilepaskan, berlangsung singkat. Ada yang menyatakan satu kal i susuan adalah rasa

-rnenjadi mahram.

c Sebagian ulama berpendapat
jadikan
I

bahwa susuan yang mensebagai mahram iru hanva Sahlah (HR

kenyang. Namun definisi pendapat pertama.

satu kali susuan yang benar adalah

anak yang disusukan

sebanyak

lima kali, karena Nabi rnemerintahkan

""GrHtrl<' meyusui Salim sebanyak lima kali susuan , Muslim)'. jugaberdasarkan perkataan 'Aisyah:
~o~,' ,~~ r .J".r-:. OG;L:~0~' _r&' JTO~\I: J ~. « )
F ~F

Ibnu [ibrin
AI Lu'iu' A/Makin min Fatawa Ibni Jibrin hal 289

J~~\LJJlS .I
115

II4

Suami mencaci agama

ulama berpendapat dilakukan

bahwa

wan ita tersebut telah halal I,. WI pihak istri dan wuuu.i berakhir.

laki-laki itu tanpa akad nikah baru. Adapun akad baru ters4·1'!ll dengan syarat atas keinginan

c.Yanya
Aku mendengor sebogion uloma menyatakan bahwa jika ada seorang suomi yang mencaci ogomo Islam maka secora otomatis istrinya tertalok: Loki-Iakiterse but harus bertaubat, beristighfor don mengacJakan akad nikah baru. Hal ini sering terjadi terutama soat suomi dalam kondisi emosi. Sejauh mana kebenoran fatwa di atos?

tersebut statusnya belum berubah disebabkan telah memk.ih
lagi dengan lelaki lain setelah waktu

'iddah

T etapi yang lebih utama adalah mengadakan akad nik.ih
yang baru dalarn rangka rnenghindari Mayoritas perseiisihan para ulama.

ulama berpendapat

jika masa

'jde/ah sudah selesai,

berarti keduanya telah terpisah. Wan ita tersebut menjadi orang lain bagi lelaki tersebut Sehingga harus memakai akad
baru. [adi mengadakan akad nikah baru itu dalam rangka kehatian-hatian. Penjelasan berakhir

J7awab
~ .././ence.la. ag~ma

rnenyebabkan

m:.rrtad dari Islam.

C:.d/I/[Oemlklan Rasulullah. beriman. Namun

Juga mencela hal tersebut

AI Qur an dan mencaci tidak menyebabkan

di atas berlaku

untuk

wan ita yang

telah

Pelakunya

berarti orang kafir setelah dahulunya
istri

tertalak. Akan tetapi keduanya dipisahkan meski bukan talak.
lstri menjadi haram bagi suarn inya bukan karena talak namun
karena istri beragarna Islam sedangkan suaminya si kafir. Maka

masa 'iddahnya sebelum laki-laki tersebut bertaubat. Namun jika lelaki tersebut bertaubat pada saat wanita tersebut masih dalarn mas a 'je/dah rnaka wan ita tersebut masih tetap merupakan istrinva, karena Nabi mengakui pernikahan para laki-Iaki yang istri mereka telah lebih dahulu beriman dan si
laki-Iaki masuk Islam sebelum habis masa

wanita tersebut ridak halal bag! suarninya hingga si suami bertaubat. Jib suami bertaubat pada saat istri masih dalam

'iddah si wanita,
Ibnu Baz

masa

Jidda/} maka

istri cukup ruj uk saja dengan catatan suam

i

Fatawa Nuru/ 'A/ad Darbi Ibnu Baz 1/158

benar-benar Namun

bertaubat.
hingga masa

'jddah

berakhir

si laki-laki

belum

juga bertaubat

rnaka

wan ita tersebut bisa

menikah

lagi dengan

lelaki rnanapun yang ia sukai. ladilah hal tersebut seperti talak karena Allah mengharamkan wan ita Islam dengan laki-laki katir, [ika laki-laki tadi bertaubat setelah habis masa 'iddall lalu bersatu kembali dengan istrinya maka tidak apa-apa. Adapun untuk lebih hati-hati dalarn rnasalah ini adalah
ingin

Hukum bersumpah menggunakan kata-kata talak

cVanya
Kami memifiki beberopa kawon yang sering bersumpah dengan t%k pado soot berdebat. Mereka sering mengu/angl)icrlRi kato-kata, "Aku harus menalok istriku jika engkau
fl7

dengan cara
lisihan
116

akad

baru dalam rangka di kalangan
I-iJtIllWl

menghindari

perse-

pendapat

para ularna.

Meski sebagian lstri

(Iz Zmjnin. K~p(jrl{! P{!Sl1I1_qauSlIlwli

berbuot begin; atau jika engkou pergi ke tempot A", padohoJ mereka odolah berstotus suomi istri, Apokoh do/am kondisi seperti ini terjodi cera; otoukah tidok?

L-Gawab
Pertanyaan di atas mengandung dua persoalan: a. Adanya orang-orang bodoh yang suka mengucapkan katakata talaklcerai baik dalam permasalahan sepele ataupun dalarn urusan yang besar. Orang seperti ini menyelisihi petunjuk Nabi dengan sabda beliau:

"Wahai Nabi, mengapa engkau haramkan apa yang Allah hala/kan untukmu karena rnencan kcrelaan istri-istrimu. Dan Allah f>vlaha Pengampun lagi f\i1ahaPenyayang. Sungguh Allah telah mewajibkan kalian untuk mencbus sumpah-sumpah kalian. Dan Allah pcJindung kalian dan Dia Maha Mengetahui dan Maha Bijaksana."(QS. AtTahrim: 1-2)
Dalam ayat di atas Allah menjadikan "pengharaman" sebagai sumpah. Juga karena Nabi bersabda:

~
dan Muslim)

0, ~L .. J,;,

~ / -,

t1JG-. Jl5' ~ ~,

"Barangs;apa bersumpah maka hendaklah bersumpah dengan (nama atau sifat) Affah atau hendakfah diam seie." (HR Bukhari
lika seorang mukmin hendak bersumpah maka hendaklah bersumpah dengan menggunakan nama atau sifat Allah. Namun tidak seyogyanya sering bersumpah meski dengan nama Allah, karena Allah berfirman:
D

. ,_/-: ~ "I?'I r...>y G 0/ I ~ .:;; _..
0

LJI ~otDt.:~ .~Iw.~' I. •-' ~~ ..._., W
./

,.,.

"Sungguh sernua amal itu pasti diiringi niat. Dan masing-masing akan mempero/eh sebagai apa yang ia niatkan. (HR Bukhari
II

dan Muslim)

·'·r~L.lll~IJ'"
IIOan jagalah sumpah-sumpah kahan!" (Q5. Al Maidah: 89) Salah satu tafsir ayat di atas adalah "dan janganlah kalian sering bersumpah dengan memakai nama Allah." Bersumpah dengan talak seperti, "Aku wajib menalak istriku agar engkau melakukan ini", "Aku wajib mentalak istriku agarengkau tidak melakukan ini", "Jika kau lakukan ini rnaka istriku tertalak", "[ika engkau tidak rnelakukan ini maka istriku tertalak", dan sebagainya rnerupakan bentuk sumpah yang tidak sesuai dengan petunjuk Nabi. Allah berfirman:
118

Y--;, ....=-"i

~

.... o

_.,

Orang tadi tidak berniat untuk menalak. la cuma meniatkan sumpah atau yang mirip de.ngan sumpah melalui ucapan yang dia lontarkan. Maka jika hal ini dilanggar, ia cukup menebus dengan kaffarah surnpah. b. Masalah surnpah yang tertuju kepada orang lain baikdengan kata-katatalak, namaAllah ataupun salahsatusifat-Nya. Sumpah yang tertuju kepada orang lain mengandung unsur pernaksaan terhadap orang lain bahkan tidak jarang menimbulkan bahaya untuknya. Sumpah seperti itu jelas rnempersulit orang lain atau orang yang bersurnpah itu sediri. Boleh jadi orang lain tadi melakukan isi sumpah, namun hal itu ia lakukan dengan berat hati. Sehingga berarti sumpah ini menyulitkan orang lain.
119

Terkadang orang lain tersebut tidak melakukan karena ia merasa kesulitan untuk melakukannya. orang yang bcrsumpah AI Maidah.
~

isi sumpah

boleh berpuasa selarna tiga hari sebagai termasuk orang yang tidak menemukan

kaffarah karen a kita
sesuatu sebagai

[ika demikian

harus membayar

kaffarah sumpah.

kaffarah sumpah.
Ibnu "Utsamin

Kaffarah sumpah itu sebagaimana firman Allah dalam surat
Allah berfirman:
". J

J~ _U c:. ~

~f

~,_A ~_,. ._..-~

.\.5"1.'::'
e: J--f_
~.J ;.;

0 ~~ _"J~~,

;d\ ~~tEj...
S.
J

Fa(awa Ibnu 'Utseitnin 2/795

~"50;w ~_.,j u :6).~,.:j ,. \ -.... _.,

jOf:.;J::.sjOf\:-~f
\" ~ J
,.,

....

.. or ~bI;_\;l ~~i ~)~ 2.U? ~~1
."Maka penebus (sumpah ) adalah memberi makan sepuluh orang miskin dari bah an makanan yang biasa kalian berikan pada keluarga killian, atau member; pakaian kepildil mereka atau memerdekaan budak. Barangsiapa tidak mendapatkiln maka ia haws berpl!asa tiga beri. Itu/ah tebusan sumpah kalian jika kaJian te/ah betsumpeb." (Q5 AI Maidah: 89)
Dalam ayat di atas, Allah menyebutkan tebusan sumpah. Tiga diataranya beri makan orang-orang rniskin, membebaskan empat hal sebagai yaitu mematau merupakan tiga hal di pakaian boleh memilih memberi terakhir

Hukum memiliki televisi
Q%nya
Bagaimana hukum rumah orang Islam yang memiliki te/evisi, padahal dalam TV aurat laki-Iaki dan wanita dipamerkan untuk ditonton loki-loki don wanito?

Skwab
Vj)endapat ~~tama kam.i tidak memiliki dan lebih televisi itu jelas lebih hukum non ton selarnat. Sedangkan

televisi terbagi meniadi tlga maeam: a. Menonton dahan b. acara berita, ceramah hukurnva keagarnaan dan kein-

budak. Sedang alternatif jika tidak mampu

sebuah keharusan

melakukan

atas, yaitu puasa tiga hari berturut-turut. Allah tidak menyebutkan siapa tidak mendapatkan" untuk membeli mendapatkan orang yang tidak mendapatkan fakir miskin, objek dalam kalimat "barang-

alarn, rnaka

tidak apa-apa.

Menonton rnendorong perrnusuhan berbagai

acara sinetron yang merusak atau acara yang aksi kejahatan yang rnalah sering tindak kejahatan dan hal-hal ini orang untuk melakukan seperti mencuri,

mendemonstrasikan

dengan maksud supaya mencakup makanan, pakaian atau uang orang yang tidak diberi santunan c. yang hendak

merampas harta orang dan

budak dan juga mencakup

perbuatan

yang serupa, Menonton

jelas hararn dan terlarang. Menonton bahkan bolehkan. acara yang hanva membuang waktu. Dalam

berupa makanan atau pakaian serta orang yang tidak mendapatkan budak yang bisa dimerdekakan. Berdasarkan keterangan di atas [ika kita berada di suatu maka kita

acara tcrsebut tidak ada alasan untuk mengharamkannya boleh jadi eli dalarnnya terkanrlung hal-hal di-

negeri yang tidak ada orang fakir di dalamnya,
120

Namun demikian

tidak pantas bagi kita untuk

121

membuang-buang waktu dengan menonton acara seperti ini. Lebih-Iebih jika dalam acara tersebut mengandung unsur membuang-buang harta. Karena televisi jika tidak dipergunakan untuk hal bermanfaat jelas membuangbuang harta seperti biaya listrik, di samping jelas membuang waktu. Juga dikhawatirkan dengan menonton acara berkategori C di atas, lalu secara bertahap akhirnya menonton acara yang diharamkan.

pendapat inilah merupakan pendapat yang benar, berdasarkan berbagai hadits yang shahih. Seperti hadits Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:
,

'f

"Seorang janda tidak bolch dinikahkan hingga dimintai perintahnya. Sedangkan scorang gadis tidak baleh dinikahkan hingga dimintai izin. " (HR Bukhari dan Muslim)
Dalam hadits Ibnu Abbas, ada seorang gadis belia yang datang kepada Nabi dan mengadukan bapaknya yang telah menikahkannya padahal ia tidak rnau. Maka Nabi rnernintanya untuk memilih apakah pernikahan tetap diteruskan atau dibatalkan. (AI AI Bani menshahihkan hadits ini dalam kitab Shahih Sunan Abu Oawud dan Shahih Sunan Ibnu Majah) lika belum terjadi persetubuhan maka dua suami yang disebutkan dalam pertanyaan harus mentalak istrinya masingmasing. Iika mereka menolak maka hakim peradilan agarna yang akan membatalkan (fasakh) status pernikahan keduanya. Kewajiban seorang ayah adalah bertakwa, takut kepada Allah dan tidak menikahkan anak wanitanya kecuali dengan kerelaannya setelah memperhatikan masalah sekufu. Karena dengan hal ini tujuan yang diharapkan dengan pernikahan bisa terwujud.

Ibnu 'Utsaimin

Fatawa Ibnu 'Utsaimin 2/930

Menikahkan anak tanpa kerelaannya

c:i1anya
Ada seorang bapak yang menikahkan kedua anak wanitanya tanpa ada kerelaan dari keduanya dengan dua orang lakilaki yang tidak seku(u. Akad nikah dilangsungkan tanpa kehadiran bohkon tanpa sepengetahuan keduanya. Kedua wanita terse but selama sepulUh tahun lomanya semenjak menikoh belum pernah menjalani hubungon selayaknyo suomi istri. Keduo wanita tersebut tetap bertohan untuk men%k pernikohon itu sarna sekoli?

&'awab
r7ika benar terjadi sebagaimana yang telah disebutkan l_Ymaka berarti bapak kedua anak wanita tersebut telah melakukan kesalahan kerena mengadakan akad nikah tanpa kerelaan kedua anak wanitanya. Akad nikah seperti ini tidak sah menu rut pendapat yang benar. Itulah pendapat para ulama muhaqqiq. Meski memang ada pendapat lain, namun
122

Ibnu Ibrahim Fatawa wa Rasa;1Syaikh Muhammad bin Ibrahim 10/75

Fatl1ll'a

llz

Zmgl1irl. Kcpada Pasatl911f1 Suami lstri

.123

Memaksa anak untuk menikah

J'i4 -, ' f
•• /

.)

G· . g)}\
" "

0

j .___i? )

y,

j

~,o /,/~:~ G~ 1 >..J

/ cr

•.;

QYanya
Soya adalah seorang ayah dengan beberapa anak wanita. Aku menerima banyak pinangon untuk mereko, namun permasolohan justru timbul dari pihok anak-anak wanitoku. Setiap kali ada orang yang mefamar salah sow dar; mereka mako ia pasti menelok dengon alasan mosih sekofah. Dia tofak loki-loki yang melomor tersebut tneski loki-loki tersebut sekufu dengan anakku menurut pandanganku. Aku khawatir karena sering menolak akhirnya mereka tidak mendapat lakiloki sekufu. Apakah aku bo/eh memaksa mereka untuk menikah jika pelamar odolah seorong laki-Iaki yang sekufll?

"Jika ada senrang rang kalian rjdhai agama. dan akh/aknya dat.:mg mclamar rnaka terirna/ah /amarannya. Jika tidak kaJian tcrima maka akan timb[}/ hcncana dan kcrusakan hcbat di m[}ka bumi." (Disahkan oleh AI Albani dalam kitab Shahih Sunan Tirrnicizi)
jika anakmu menolak maka ancamlah bahwa engkau akan rnengeluarkannya kekhawatiran untuk melakukan dari sekolah. Hal ini dilakukan karena ia akan menjadi perawan tua. Bersemangatlah

yang terbaik untuk semua pihak.

Ibnu Jibrin
AI Lulu AI Makin min Fatawa Ibni Jibrin hal 233

Jlawab
_..O/idak c.dmasih untuk Bahkan bahaya. boleh menolak studi waktu untuk menikah dengan alasan sangat mungkin ban yak

Hukum menikahkan

anak secara paksa

sekolah, karena setelah menikah sebagairnana rnenikah menunda

melanjutkan

bisa kita saksikan.

d.fanya
Apakah ayah bo/eh memoksa anok wanitanya menikah?

mengandung

Banyak mahasiswi

setelah lulus tidak ada satu pun karena ia sudah terlalu _rv1Yah ~hendaklah lihkan laki-laki tidak boleh

pemuda yang tertarik Akhirnya

untuk melamar

L(7awab
main paksa. Namun dernikian anak tidak mendurhakai untuk kemaslahatan dalam yang sepadan ayahnya salama anak dan memi[ika ayahnya.

tua, sudah berusia tiga puluh tahun atau empat puluh tahun. wan ita men ikah dengan laki-laki yang sudah tua dan dengan Iaki-Iaki yang sudah rnemiliki banyak istri. Bahkan ia menyesal ada yang menikah

ayah berbuat demikian demikian

seorang istri atau bahkan sudah memiliki ada yang hidup tanpa menikah. ketika penyesalan itu tidak lagi berguna.

sisi agamanya.

Pada akhirnya

tidak sepantasnya anak menyelisihi

Ayah tidak boleh memaksa anak wanita yang sudah menjanda untuk menikah menurut kesepakaatan ulama atau meski yang melamar, masih gadis menurut pendapat yang benar.

Saya nasehatkan agar engkau berusaha untuk menikahkan anak wanitamu mengingat hadits:

j ika ada laki-laki

sekufu

Al

Fauzan

AI f'v'luntaqa min Tatawa AI FaUZafl 5/243
124
NUllItYr

Hz

Zf/l~iajlr,

Kepada Pasangall Sumni lstri

125

Hukum memakai sham po

dfanya
Bagaimana hukum bagi wanita yang sedang berkabung. lalu
mendum bau harum namun tidak memakainya atau mandi

perh iasan bai k berupa pakaian, hid~Jn l~lll.l'" !I( '1.11.., 1IIIIIVoik wangi, pewangi tubuh, celak dan lain-lain. Namun w.u nt .. ter.ebut diperbolehkan berbicara dengan orang lain melalui telepon misalnya. Dia juga boleh naik ke loteng rumah dan melihat rembulan. Terdapat sebagian orang awam mengatakan, "Seorang wanita yang berkabung tidak boleh melihat rernbulan", karena menurut mereka rembulan adalah wajah manusia. [ika wan ita tadi naik ke loteng dan rnelihat rernbulan, rnaka manusia yang tergambar di rernbulan menghilangkan rasa berkabungnya. Ini semua adalah khurafat. Wanita yang berkabung harus berada di dalam rumah narnun boleh naik ke loteng ataupun berada di lantai bawah sesuai dengan apa yang ia inginkan.

dengan memakai shampo?

finita y~ng b~rkabung dir~akruhkan untuk memakai . ~ve~a~glan balk berupa rninyak wangi ataupun yang lam. Dernikian pula mandi dengan rnernakai barang yang men~andung bau. harurn, seperti shampoo Sebagai gantinya waruta tersebut bisa rnemakai daun bidara, memakai sabun yang tidak mem iliki bau yang harurn sernerbak dan rneminyaki rarnbut atau tubuhnya dengan memakai minyak zaitun atau benda-benda lain yang tidak mengandung bau harum.

o/f

cC7a.wab

Ibnu 'Utsaimin
Fatawa

tbnu 'Utsdimil1 2/815

AI Fauzan AI
Muntaqa min Fatawa

AI Fauzan

5/243

Hukum haji wanita berkabung

c.t1anya
Larangan untuk wan ita berkabung
~GT C'yanya

Ada seorang wanita ditinggal mati suaminya lalu dalam kondisi berkabung ia memilik; kemampuan berhaji. la juga memiliki mahram yang akan menemaninya. Apakah ;a boleh pergi berhaji atau tidak?

Komi mohon penjelasan mengenai kewajiban dan hukumhukum bagi seorang wan ita yang ditinggal mati suaminya?

J1awab
tersebut tidak boleh berhaji bahkan ia harus - Yfberada di rurnah, karena dalam kondisi seper!i ini tidak ada kewajiban haji bagi wanita tersebut, karena Allah berfirman:
Tarawa liz Za0ail1. KqJada Pasaflgall Suami Istri

c(;awab
CJ'f;/ /anita yang ditinggal :nati oleh suaminya harus berada
- YPdi dalarn rumah dan tidak boleh keluar kecuali dalam kondisi rnendesak. Dia juga harus menjauhi sega!a bentuk
126 Fatlllva fiz Zm!iaill, KqJada Pasal1gall Suomi lstri

(J'f'/ /anita

127

...')~ ~l t ~I
~1 ,. .~, _.,

1:.

D

if~'
/

~

Q"'~I

r::;- _f'L:..J1 ~

&

1=?1

r~..~J'"~ Ti

"Hak Allah yang menjadi kewajiban

scl[Jruh manusia ada/all
H

berhaji k(' Ka'hah hagi siapa saja yang memi/iki kemampuan untuk mencmpuh perja/anan ke sana. (QS. Ali Imran: 97)

Sedangkan wan ita tersebut tidak memi!iki kemampuan untuk berhaji karena halangan sver'i.

Q/anya
Meski ia memiliki mohrom yang akan menemaninya ?

;_c-awab
ia memiliki mahram yang akan meneOYmaninya. la tetap harus menunda keberangkatannya hingga tahun depan atau tahun depannya lagi sampai dia memi!iki kemampuan.

92fir meskipun

Ibnu 'Utsaimin
Liqa AI Bab AI Maftuh Ibnu 'Utsaimin 22/34

128

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->