P. 1
ARTIKEL SENAM LANTAI

ARTIKEL SENAM LANTAI

|Views: 220|Likes:
Published by Harie Wahyudi

More info:

Published by: Harie Wahyudi on Mar 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/27/2014

pdf

text

original

ARTIKEL SENAM LANTAI Senam lantai & akrobat Bagi orang kebanyakan, nama capoeira masih terasa asing.

Meski bisa jadi pernah melihatnya, suatu saat entah di mana. Seni beladiri ini mendunia dengan bergerilya melalui film-film Hollywood atau permainan video playstation.

Cirinya segera terlihat dari gerakan kuda-kuda yang khas, disebut ginga (dibaca: jinga). Kedua kaki maju bergantian dengan tangan mengayun sebatas dada. Sekilas, gerakannya mirip pogo, tarian penggemar musik ska, yang beken di kalangan anak muda dua-tiga tahun lalu.

Saat memperagakan "jurus-jurus" atau bertarung, gerakan kaki capoeirista tampak lebih dominan. Sering posisi kepala lebih rendah, hingga tubuh bertumpu pada tangan. Banyak pula gerakan yang merupakan variasi dari lompatan atau salto, hingga terlihat seperti perpaduan antara senam lantai dan akrobat.

Dalam pertarungan, gerakan akrobatik digunakan sebagai dasar serangan. Sedang pukulannya bisa dilakukan dengan kepala, tangan, siku, lutut, atau kaki. Pada pertarungan bawah (ground fighting), capoeira dapat memberi tekanan berarti, meski tidak terlalu dapat memberi kuncian.

Tak seperti beladiri lain, capoeira tidak terlalu banyak melakukan gerakan tangan. Tidak pula mengenal senjata dalam pertarungan. Jika ada tongkat atau parang yang digunakan, itu bagian dari tari maculele. Tarian tradisional Brazil yang kadang dimainkan capoerista.

Pertarungan jadi tampak seperti adu akrobatik, capoeira pun jadi layak ditonton sebagai hiburan. Maklum, gerakan dasarnya memang tarian. Pemain begitu bebas berekspresi dan melakukan variasi gerakan. Terasa wajar pula jika kemudian ada yang meragukan keampuhannya dalam pertarungan gaya bebas, bila dibandingkan dengan beladiri dari Asia seperti karate atau taekwondo.

Namun, tak semua orang setuju dengan pendapat itu. Paul Andrew Zellinger Steven (19), instruktur capoeira di Jakarta Selatan justru merasa menemukan kebebasan. "Kita bisa memadukan gerakan apa pun seindah mungkin. Tidak akan cepat bosan, lebih dinamis," kata penyuka berbagai olahraga beladiri itu.

yang juga menentukan pula sifat pertarungan. dan filosofi merupakan materi yang harus dikuasai untuk menentukan kenaikan "tingkat". musik. senam terdiri dari gerakan-gerakan yang luas/banyak atau menyeluruh dari latihan-latihan yang dapat membangun atau membentuk otot-otot tubuh seperti : pergelangan tangan. New York. pandero (tamborin). as Bannes and Company. peraturan-peraturan dalam senam mulai ditentukan dan dibuat untuk dipertandingkan. nyanyian. Sejarah Singkat Menurut asal kata. Selagi bertarung. . Ajaran ini juga banyak diserap dari capoeira asli. Gerakan.Suasana dinamis semakin terasa saat peragaan pertarungan di roda (hoda). terutama berimbau. senam dilakukan untuk menjaga kesehatan dan membuat pertumbuhan badan yang harmonis. 1960. Menurut Menke G. Agar komplet. yang artinya: "untuk menerangkan bermacam-macam gerak yang dilakukan oleh atlet-atlet yang telanjang". Dalam abad Yunani kuno. Filosofinya. senam (gymnastics) berasal dari bahasa Yunani. punggung. Senam atau latihan tersebut termasuk juga : unsur-unsur jungkir balik. lengan dan lain sebagainya. Pada awal modern Olympic Games. lompatan. alat musik berbentuk busur berdawai tunggal. memanjat dan keseimbangan. yang masih hidup berdampingan dengan capoeira regional atau modern. dan agogo (mirip pipa berbentuk "u" vertikal). arena berbentuk lingkaran. dalam hoda begitu sentral karena ia menentukan tempo nyanyian. yang banyak disarikan dari pola gerakan. sesama capoeirista di sekeliling arena akan bernyanyi sambil bertepuk tangan diiringi berimbau. alat dari kayu bariba itu adalah "sentral" capoeira. dan tidak dipertandingkan. Peran musik. capoeirista juga wajib melahap filosofi capoeira. Baru pada akhir abad 19. senam dianggap sebagai suatu demonstrasi seni daripada sebagai salah satu cabang olahraga yang teratur. Frank dalam Encyclopedia of Sport. apakah keras atau bersahabat. atau disebut capoeira angola. Nada-nada khasnya terasa mistis di tengah bunyi alat perkusi lain seperti atabaque (konga).

Jawa Tengah. untuk ini perlu dibentuk suatu organisasi yang berfungsi menyiapkan para pesenamnya. Senam Artistik (Artistic Gymnastics). turnen. T. senam korektif. Dibentuklah wadah senam internasional. Kegiatan selanjutnya adalah mengikut sertakan tim senam dalam rangka Konferensi Asia Afrika I dan dalam Ganefo Asia. J. Purba ke Jerman Timur untuk sekolah khusus pelatih senam artistik selama 26 bulan. dimana untuk mempersiapkan atlet-atlet Indonesia ini dipanggil pelatih-pelatih senam dari RRC. Organisasi ini dibentuk pada tanggal 14 Juli 1963 dengan nama PERSANI (Persatuan Senam Indonesia). Sumatera Utara. "Senam ialah latihan tubuh yang diciptakan dengan sengaja. maka dengan demikian Indonesia mengalami kemajuan dalam prestasi olahraga senam. seperti : senam kuno. Jawa Timur. disusun secara sistematik dan dilakukan secara sadar dengan tujuan membentuk dan mengembangkan pribadi secara harmonis". Wadah inilah kemudian telah membina dan menghasilkan atletatlet senam yang dapat ditampilkan dalam Ganefo I dan untuk pertama kalinya pula pesenam-pesenam Indonesia menghadapi pertandingan Internasional. Promotornya dapat diketengahkan tokoh-tokoh dari daerah seperti : Jakarta. Olahraga senam sendiri ada bermacam-macam. Yang dulunya tidak untuk dipertandingkan. sehingga pelatih-pelatih dari RRC harus dikembalikan ke negaranya. senam irama. Usaha untuk mengejar ketinggalan ini maka pada tahun 1967 dikirim seorang pelatih Indonesia yaitu : Sdr. Jawa Barat. namun sejak akhir abad 19 mulai dipertandingkan. STO Bandung. yang mana setiap artistik merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan. dengan nama Federation International de Gymnastique (FIG). senam alat.Sedang Drs. dari tahun ke tahun mengalami penyempurnaan dan semakin berkembang. senam artistik. Senam Ritmik (Modern Rhytmic). Imam Hidayat dalam bukunya Penuntun Pelajaran Praktek Senam. Secara umum senam memang demikian adanya. 2. atas prakarsa dari tokoh-tokoh olahraga se-Indonesia yang menangani dan mempunyai keahlian pada cabang olahraga senam. yang mengelola antara lain : 1. Kemudian sebagai titik tolak yang kedua adalah dimasukkannya cabang olahraga senam artistik yang pertama . senam sekolah. Senam Artistik serta perkembangannya di Indonesia Lahirnya senam artistik di Indonesia yaitu pada saat menjelang pesta olahraga Ganefo I di Jakarta pada tahun 1963. Tetapi sangat disayangkan bahwa harapan yang mulai tumbuh harus berhenti sementara oleh karena suasana politik yaitu saat meletusnya G 30 S/PKI. Maret 1970 menyatakan.

penguasaan yang kurang baik. palang tunggal. kuda-kuda lompat. Para wasit memberikan nilai pada waktu bersamaan. dan palang bertingkat. Sedang bagi wanita ada 4 (empat) nomor : senam lantai. kecepatan. Nilai maksimum adalah : 10. Pesenam dengan nilai akumulasi tertinggi menjadi juara ke I dalam kategori serba bisa. agilitas dan ketepatan. Pengertian Senam Senam adalah aktivitas fisik yang dilakukan baik sebagai cabang olahraga tersendiri maupun sebagai latihan untuk cabang olahraga lainnya. Selain itu dinilai pula faktor . satu rangkaian wajib (yang telah ditentukan terlebih dahulu) dan satu rangkaian pilihan atau bebas masing-masing. palang sejajar. Dengan koordinasi yang sesuai dan tata urutan gerak yang selaras akan terbentuk rangkaian gerak artistik yang menarik. biasanya senam lantai dan kuda-kuda lompat. kelentukan. Hukumanhukuman diberikan dengan pengurangan nilai pada pelaksanaan yang salah. dan kemudian untuk seterusnya dimasukkan dalam setiap penyelenggaraan PON.Berlainan dengan cabang olahraga lain umumnya yang mengukur hasil aktivitasnya pada obyek tertentu. jatuh dari alat atau melampaui batas waktu. 6 (enam) peserta terbaik dari semua atlet turut dalam pertandingan final pada tiap-tiap atlet dan nilai akhir yaitu rata-rata dari rangkaian bebas/pilihan dan wajib terdahulu disatukan dengan nilai rangkaian bebas/pilihan dalam final. dan gelang-gelang. senam mengacu pada bentuk gerak yang dikerjakan dengan kombinasi terpadu dan menjelma dari setiap bagian anggota tubuh dari komponen-komponen kemampuan motorik seperti : kekuatan. Penilaian diberikan oleh 4 (empat) orang wasit yang dipimpin oelh seorang wasit kepala. kuda-kuda lompat.000. Setiap peserta pertandingan harus melakukan 2 (dua) macam rangkaian pada setiap nomor atau alat. Nilai ini menentukan urutan pemenang tiap alat. Juara regu ditentukan dengan penjumlahan 5 (lima) nilai terbaik dari 6 (enam) anggota regu dan setiap alat. kuda-kuda pelana. dibantu orang lain. Pertandingan tingkat Nasional dan Internasional bagi pria terdiri dari 6 (enam) nomor yakni : senam lantai. balok keseimbangan. Nilai seseorang adalah rata-rata dari dua nilai tengah dengan membuang nilai tertinggi dan nilai terendah dari 4 (empat) orang wasit.kalinya dalam Pekan Olahraga Nasional (PON VII/1969) di Surabaya. Pada tingkat sekolah atau yunior pertandingan dapat dibatasi pada nomor-nomor tertentu. keseimbangan. tertinggi kedua menjadi juara ke II dan seterusnya.

Gerakan-gerakannya dapat dikerjakan secara seragam dan membentuk formasi-formasi yagn menarik dan mengesankan. Gerakangerakan yang menekankan tenaga harus dilakukan secara lambat dan sikap statis sekurang-kurangnya 2 detik. Nomor ini mungkin merupakan tontonan yang paling mengasyikkan dibanding dengan alat-alat lain meskipun sebenarnya relatif berkembang paling baru. Bentuk putera ada 6 (enam) alat : . keseimbnagan dicampur dengan unsur-unsur lonjakan dan akrobatik. Senam lantai Biasanya merupakan nomor pertama dalam pertandingan atas pertimbangan kesempatan bagi para pesenam untuk juga berlaku sebagai pemanasan karena gerakan-gerakannya tidak memerlukan tenaga otot yang luar biasa. Rangkaian latihan biasaya terdiri atas sikap-sikap statis yang memerlukan tenaga yang besar disambung dengan gerakan-gerakan berirama y agn sesuai. Peraturan penilaian direvisi setiap 2 (dua) tahun. Pria tampil dalam waktu 70 detik dan wanita dengan diiringi musik 90 detik. Peralatan Senam Artistik Ukuran alat 1. Lantai pertandingan berukuran 12 m2 dalam ruang yang berukurang 14 m2 dilapisi karpet kenyal setebal 0. Keduanya bertujuan untuk memberikan kesan kepada para wasit dengan rangkaian urutan dari berbagai lompatan. Senam lantai sangat populer terutama bagi penyelenggaraan secara massal yang dapat diikuti oleh ribuan peserta bersama-sama. B dan yang tersukar adalah C. Untuk pertama kali nomor ini sebagai nomor perseorangan dalam Olympiade 1932 dan bagi wanita baru 20 tahun kemudian. Sementara sejumlah berntuk gerak memerlukan kekuatan yang lain memerlukan mobilitas atau keterampilan. Besar pengurangan nilai adalah persepuluhan.045 m. Gerakan-gerakan salto harus dikerjakan setinggi bahu. Semua gerakan mempunyai faktor kesulitan yaitu : A.kesulitan gerak dan penampilan estetikanya. putaran. Di negeri kita sekarang sedang digalakkan apa yang disebut senam pagi Indonesia.

Parallelbar (palang sejajar) Panjang 3.Floor exercise (lantai) Ukuran 12x12 m .60 m Tinggi 1.52 m Tinggi 1.Horse vault (kuda-kuda lompat) Panjang 1..40 m Tinggi 2.48 s/d 0.50 m Jarak 0.55 m Jarak 0.75 m .Pommel horse (kuda-kuda pelana) Panjang 1.60 m Tinggi 1.Rings (gelang-gelang) Tinggi 2.35 m .10 m .Horizontal bar (palang tunggal) Panjang 2.50 m .55 m .

pada putera 6 (enam) alat.30 m . . Untuk puteri ada 4 (empat) alat : .Balance beam (balok keseimbangan) Panjang 5. puteri 4 (empat) alat.20 m .20 m .Setiap regu terdiri dari 6 (enam) pesenam putera/puteri. dari jumlah 5 (lima) pesenam . Kejuaraan beregu (Kompetisi I) .Terdiri dari rangkaian wajib dan rangkaian pilihan.50 m Tinggi palang atas 2.Horse vault (kuda-kuda lompat) Panjang 1.60 m Tinggi 1.00 m Tinggi 1. .Uneven bars (palang bertingkat) Panjang 2.2.40 m Tinggi palang bawah 1.Floor exercise (lantai) Ukuran 12 x 12 m Peraturan Umum Senam Artistik 1.Juara beregu (Kompetisi I) adalah regu dengan jumlah nilai terbanyak.

Hanya melakukan rangkaian pilihan : * untuk putera 6 (enam) alat * untuk puteri 4 (empat) alat . ditambah dengan nilai kompetisi II pada seluruh alat.terbaik pada masing-masing alat untuk rangkaian wajib dan rangkaian pilihan. .Dibatasi 3 (tiga) pesenam dari tiap negara/daerah . Nilai maksimum untuk putera = 120 Nilai maksimum untuk puteri = 80 3.Peserta finalis diambil dari 36 pesenam terbaik dari hasil kompetisi I.Juara perorangan serba bisa (Kompetisi II) adalah pesenam dengan jumlah nilai terbanyak dari nilai rata-rata pada Kompetisi I (wajib & pilihan). Kejuaraan perorangan per alat (Kompetisi III) . Kejuaraan perorangan serba bisa (Kompetisi II) . atau 1/3 dari jumlah peserta.Peserta finalis diambil dari 8 (delapan) pesenam terbaik dari hasil kompetisi I pada alat tersebut. . Nilai maksimum untuk putera adalah : 12 nomor pertandingan x 50 = 600 (wajib dan pilihan) 6 nomor pertandingan x 50 = 300 (pilihan) Nilai maksimum untuk puteri adalah : 8 nomor pertandingan x 50 = 400 (wajib dan pilihan) 4 nomor pertandingan x 50 = 200 (pilihan) 2.

TEKNIK SENAM LANTAI 1. 2. bungkukkan badan. Angkat kedua tangan ke depan.Dibatasi 2 (dua) pesenam dari tiap negara/daerah. kedua tangan lurus di samping badan. Adapun langkah-langkah untuk melakukan guling ke depan adalah sebagai berikut. Nilai maksimum untuk putera maupun puteri = 20. a. g. Sikap akhir guling depan adalah jongkok kemudian berdiri tegak. masukkan kepala di antara dua tangan. dan hanya 3 (tiga) alat yang boleh diikuti oleh seorang pesenam . Guling Belakang (Backward Roll) . Sentuhkan bahu ke matras.Hanya melakukan rangkaian pilihan : * untuk putera 6 (enam) alat * untuk puteri 4 (empat) alat . b. tarik dagu dan lutut ke dada dengan posisi tangan merangkul lutut. Guling Depan (Forward Roll) Guling depan adalah guling yang dilakukan ke depan.. Berdiri tegak. d. Bergulinglah ke depan. c.Juara perorangan per alat (kompetisi III) adalah pesenam dengan jumlah nilai terbanyak dari nilai rata-rata pada kompetisi I (wajib dan pilihan) ditambah dengan nilai kompetisi III pada masing-masing alat. e. Siku ke samping. f. letakkan kedua telapak tangan di atas matras. Lipat kedua lutut.

a. f. berdiri tegak. Sikap Akhir Ketika layangan selesai. Gerakan Lenting Beberapa hal yang harus diperhatikan ketika melakukan lenting tengkuk adalah sebagai berikut. Kemudian secara perlahan berdiri tegak. dagu dan lutut tarik ke dada. kedua telapak tangan menyentuh matras. kedua kaki segera dilecutkan lurus ke depan sambil dibantu oleh kedua tangan yang mendorong badan dengan menekan matras. kedua kaki segera mendatar. Saat tubuh sudah berada di atas kepala. gerakkan kaki untuk dejatuhkan ke belakang kepala. Jatuhkan ujung kaki ke belakang kepala. Pelaksanaan Ketika posisi untuk guling depan tercapai. ke atas secara perlahan hingga kedua telapak tangan menempel pada matras. Kedua kaki dijaga agar tetap lurus. 3. 4. Akhirnya . c. tetakkan kediua tangan di matras kira-kira satu langkah dari kaki. d. Jongkok. e. lutut dan dagu tetap mendekat dada. b. Sikap Awal Berdiri tegak dengan kedua kaki rapat dan kedua lengan diangkat lurus ke atas. segeralah mengguling ke depan. Guling badan ke belakang hingga bahu menyentuh matras. b. Bahu menyentuh matras. telapak tangan di dekat telinga. Badan tetap melenting dan kedua lengan tetap terangkat lurus. Dorong lengan ke atas. Jongkok dengan lengan lurus ke depan.Langkah_langkah guling belakang bulat yaitu sebagai berikut. . Sikap Kayang Caranya adalah sikap berdiri membelakangi matras dengan kedua kaki agak dibuka dan kedua tangan diayunkan ke belakang. a. tekuk kedua siku tangan menghadap ke atas di dekat telinga. Setelah itu letakkan tengkuk di antara kedua tangan sambil mengambil sikap guling depan. c. Lecutan ini meyebabkan badan melenting ke depan. Sambil membungkukkan badan.

sedangkan pundak teta menempel pada lantai. dengan dilanjutkan mengangkat kedua kaki lurus ke atas (rapat) bersama-sama. Pinggang ditopang oleh kedua tangan.5. Sikap Lilin Sikap lilin adalah tidur terlentang. .

Olahraga Senam Lantai PENGERTIAN SENAM LANTAI. Pesenam tidak boleh menggunakan alat atau suatu benda. Senam lantai (flour exercise) adalah satu bagian dari rumpun senam.sebab pada waktu melakukan gerakan atau latihannya. . maka gerakan-gerakan senam yang dilakukan di atas yang beralasan matras atau permadani atau sering juga disebut dengan istilah latihan bebas. sesuai dengan denga istilah Lantai.

b. Kedua tangan melemaskan tumpuan dari matras. Kedua kaki diluruskan. Kayang adalah posisi kaki bertumpu dengan empat titik dalam keadaan terbalik dengan meregang dan mengangkat perut dan panggul. Kembali berusaha bangun. Sikap permulaan jongkok. kepala dilipat sampai dagu menyentuh dada. kedua tangan menumpu pada matras selebar bahu. Manfaat dari gerakan kayang adalah untuk meningkatkan kelentukan bahu. dan area 1 meter untuk menjaga keamanan. pegang mata kaki dan berusaha bangun. d.Senam lantai menggunakan area yang berukuran 12 x 12 meter. 2. KAYANG. Nilai dari pada gerakan kayang yaitu dengan menempatkan kaki lebih tinggi memberikan tekanan pada bahu dan sedikit pada pinggang. Cara melakukannya sebagai berikut : a. bukan kelentukan pinggang. Mengguling ke depan dengan mendaratkan tengkuk terlebih dahulu dan kedua kaki dilipat rapat pada dada. e. c. Cara melakukan gerakan kayang sebagai berikut : . 1. siku tangan ditekuk. BERGULING.

Kedua kaki ditekuk. pandangan ke atas. keduan tangan menumpu pada pinggul. Kedua tangan diputar ke belakang sampai menyentuh matras sebagai tumpuan. Sikap lilin merupakan sikap tidur terlentang kemudian kedua kaki diangkat keras di atas (rapat) bersamasama. pinggang ditopang kedua tangan dan pundak tetap menempel pada lantai. d. . Pertahankan sikap ini beberapa saat. GULING LENTING. Yang menjadi landasan adalah seluruh pundak dibantu kedua tangan menopang pada pinggang. c. kedua tangan di samping badan. siku tangan ditekuk.a. d. 3. b. b. Dalam melakukan sikap lilin. Posisi badan melengkung bagai busur. kekuatan otot perut berfungsi untuk kedua tangan menopang pinggang. Cara melakukan gerakan sikap lilin sebagai berikut : a. Tidur terlentang. kepala di lipat ke belakang. 4. Angkat kedua kaki lurus ke atas dan rapat. c. SIKAP LILIN. Sikap permulaan berdiri.

lengan bengkok. Sikap permulaan berbaring menelantang atau duduk telumpar. kaki dekat kepala. 3. badan membusur dengan keras ke atas. b.a. 3. ibu jari dekat dengan telinga. kepala pasif. Mengguling ke depan disertai dengan lecutan tungkai ke atas depan. tangan menumpu di samping kepala. Mengguling ke belakang disertai lecutan tungkai serentak tangan menolak sekuat-kuat. punggung tegak lurus. 4. Membungkuk bertumpu pada dahi dan membentuk segi tiga sama sisi. badan membusur lengan ke atas. tangan menolak badan melayang dan membusur. tungkai keras. Mendarat dengan kaki rapat. Mendarat dengan kaki rapat. tungkai rapat dan lurus. 2. kepala rapat. dorong panggul ke depan. Latihan rangkaian berakan berguling. . badan melayang dan membusur. 2. Lenting kepala/dahi Cara melakukannya sebagai berikut: 1. Cara melakukannya sebagai berikut: 1. Mengguling ke belakang. jari-jari kaki bertumpu di lantai.

e. BERGULING KE DEPAN DILANJUTKAN LENTING TENGKUK/KEPALA Sebelum latihan rangkain gerakan berguling ke depan lenting tengkuk/kepala. 6.5. kepala dilipat sampai dagu dengan menyentuh dada. Bungkukkan badan. Kembali berusaha jongkok. Sikap permulaan jongkok tangan menumpu pada matras selebar bahu. c. pegang mata kaki dan berusaha bangun. b. 2. Sikap permulaan berdiri tegak. d. siku tangan di tekuk. salah satu kaki sedikit ke depan. Kedua tangan melepaskan tumpuan dari matras. . Luruskan kedua kaki. a. BERDIRI TANGAN (HANDS STAND). pandangan sedikit ke depan. Berdiri Tangan (Hands Stand) 1. Cara melakukan gerakan guling depan sebagai berikut : a. akan di bahas dulu bagaimana melakukan guling depan yang betul. pantat didorong setinggi-tingginya. Mengguling ke depan dengan mendaratkan kuduk terlebih dahulu dan kedua kaki dilipat rapat pada dada. tangan menumpu pada matras selebar bahu lengan keras. tungkai depan bengkok sedang tungkai belakang lurus.

3. tungkai ke depan bengkok. pantat didorong setinggi-tingginya. pandangan sedikit lurus ke depan. 2. kencangkan otot perut. selanjutnya kaki dirapat kembali lalu dibuka ke depan dan ke belakang pandangan diantara tumpuan kedua tangan. salah satu kaki sedikit ke depan. Perhatikan keseimbangan. pertahankan sikap ini beberapa saat. 3. sedang tungkai belakang lurus. Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan lengan. 4. Berdiri Tangan Dengan Sikap Kaki Dibuka 1. Kedua tungkai rapat dan lurus merupakan satu garis dengan badan dan lengan. . Ayunkan tungkai belakang ke atas. Sikap permulaan berdiri tegak. setelah itu kaki di buka ke samping kiri dan kanan. tangan menumpu pada matras selebar bahu lurus. diikuti tungkai yang lain. Bungkukan badan. 4. Ayunkan tungkai belakang ke atas. badan dijulurkan ke atas. 5. b. pandangan di antara tumpuan tangan.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->