P. 1
Hasil Kali Transformasi

Hasil Kali Transformasi

|Views: 387|Likes:
Published by Dedi Mukhlas
Oleh Andri Novianto
Oleh Andri Novianto

More info:

Published by: Dedi Mukhlas on Mar 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/04/2014

pdf

text

original

PERTEMUAN 5, 6, 7

LISANUL USWAH SADIEDA
Andaikan F dan G dua transformasi, dengan
F : V ÷ V
G : V ÷ V
maka produk atau komposisi dari F dan G
yang ditulis sebagai G o F didefinisikan
sebagai
(G o F) (P) = G[F(P)], ¬ P e V
Jika F : V ÷ V dan G : V ÷ V masing-
masing suatu transformasi maka hasilkali
H = G o F : V ÷ V adalah juga suatu
transformasi

1. Akan dibuktikan H surjektif
¬ Y eV - X e V ÷ Y = H(X)
F transformasi maka daerah nilai F seluruh bid. V
G transformasi maka daerah asal G seluruh bid. V
Ambil seb. Y eV akan ditunjukkan ada X e V ÷
Y = H(X)
G transformasi maka ¬ Y eV - Z e V ÷ Y = G(Z).
Karena F transformasi maka pada Z eV - X e V ÷
Z = F(X).

Maka Y = G[F(X)] atau Y = (GoF) (X).
Jadi Y = H(X)
Terbukti bahwa ¬ Y eV - X e V ÷ Y = H(X)
H surjektif

2. Akan dibuktikan H injektif
Misalkan P = Q akan ditunjukkan H(P) = H(Q)
Andaikan H(P) = H(Q)
Maka G[F(P)] = G[F(Q)]
Karena G injektif maka F(P) = F(Q) dan karena
F injektif maka P = Q
Kontradiksi dengan yang diketahui
Pengandaian salah maka H(P) = H(Q)
H injektif
Dari 1 dan 2 maka H bijektif berarti H suatu
transformasi
Hasil kali transformasi bersifat asosiatif
Andaikan P’=T
1
(P), P’’=T
2
(P’), P’’’=T
3
(P’’)
Maka [T
3
(T
2
T
1
)](P) = T
3
[T
2
T
1
(P)]
= T
3
[T
2
(T
1
(P)]
= T
3
[T
2
(P’)]
= T
3
(P’’)=P’’’
Atau
[(T
3
T
2
)T
1
](P) = (T
3
T
2
) [T
1
(P)]
= (T
3
T
2
) (P’)
= T
3
[T
2
(P’)]
= T
3
(P’’)=P’’’
1. Diketahui garis-garis g dan h yg berpotongan dan
ttk-ttk P dan Q tdk pd grs tsb. Lukislah A =
M
g
[M
h
(P)]
2. Jika s adalah sumbu X dan t = {(x, y) , y=x}.
Tentukan :
a. Tentukan M
t
M
s
(P) jika P(0,3)
b. Tentukan M
s
M
t
(P) jika P (x,y)


INVERS TRANSFORMASI

Pemetaan I didefinisikan untuk setiap titik P dalam
bidang oleh I(P) = P disebut identitas pemetaan

Sehingga , untuk setiap transformasi T dan
hanya untuk setiap titik P
TI(P) = T(I(P))
= T(P)
dan
IT(P) = I (T(P))
= T(P)
Jadi TI = IT = T


Jika F dan G adalah pemetaan
sedemikian hingga FG adalah suatu
identitas dan GF juga suatu identitas ,
maka F dan G saling invers satu sama
lain
Contoh
Perhatikan transformasi F dan G berikut ini.
Untuk setiap titik P(x,y) pada bidang
F(P) = (x+2, y/2) dan G(P) = (x-2, 2y)
maka
FG(P) = F[(x-2, 2y)]
= ([x-2]+ 2, ½ [2y])
= (x,y)
= P
dan

GF(P) = G[F(P)]
= G[(x+2, y/2)]
= ([x+2]-2, 2[y/2])
= (x,y)
= P

Jadi FG = GF = I maka F dan G saling
invers

Setiap transformasi mempunyai satu dan hanya satu invers
Untuk setiap transformasi T, invers dari T diberi simbol T
-1

Misalkan T suatu transformasi sebarang
T fungsi bijektif, sehingga ¬ XeV -AeV ÷ T(A) = X
Definisikan tranformasi L sebagai berikut: L(X) = A
Akan ditunjukkan L invers dari T,
LT(X) = TL(X) = X
Bukti: (1)
Ambil sebarang XeV, maka ada Y sedemikian shg
T(Y) = X dan ada Z sedemikian shg T(X) = Z
Berdasarkan definisi L, maka L(Z) = X dan L(X) = Y

Akibatnya
LT(X) = L[T(X)]
= L(Z)
= X
dan
TL(X) = T[L(X)]
= T(Y)
= X
Sehingga TL(X) = LT(X) = I(X)
Terbukti setiap transformasi mempunyai
sebuah invers
(2) Akan dibuktikan jika L
1
dan L
2
invers dari T
maka L
1
= L
2

Bukti
L
1
dan L
2
invers dari T, maka
T L
1
=L
1
T = I dan T L
2
= L
2
T = I
Dilain pihak
L
1
= L
1
I
= L
1
(TL
2
)
= (L
1
T) L
2

= IL
2

= L
2

Terbukti suatu transformasi dapat memp. paling
banyak satu invers
v Teorema v
Invers dari setiap refleksi garis adalah refleksi
garis itu sendiri
(dgn kata lain M
s
2
= I untuk setiap garis s)
Jawab
Andaikan s suatu garis
Akan dibuktikan M
s
= M
s
-1
Bukti :
Ambil sebarang titik Pe V
Jika P’ = M
s
(P) maka M
s
M
s
(P) = M
s
[M
s
(P)] = M
s
(P’)

Akan tetapi s adalah garis sumbu maka
bayangan P’ adalah P
Sehingga
M
s
M
s
(P) = P = I(P), ¬PeV
Jadi M
s
= M
s
-1


vINVOLUSI v
Suatu transformasi yang inversnya adalah transformasi
itu sendiri.
vTeoremav
Untuk transformasi T dan L berlaku (TL)
-1
= L
-1
T
-1

Bukti
Akan dibuktikan (TL) (L
-1
T
-1
) = I = (L
-1
T
-1
) (TL)
(TL) (L
-1
T
-1
) = [(TL) L
-1
]T
-1

= [T(LL
-1
)]T
-1

= [TI]T
-1


= TT
-1

= I

Dan
(L
-1
T
-1
) (TL) = [(L
-1
T
-1
)T] L
= [L
-1
(T
-1
T)] L
= (L
-1
I) L
= L
-1
L
= I
Terbukti (TL)
-1
= L
-1
T
-1

Contoh soal
Diketahui t adalah sumbu x dan z = {(x,y),
y= x}. Tentukan D sedemikian hingga
M
t
M
z
(D)=(2,7)
a. Jika t suatu garis, W
t
suatu transformasi yang
didefinisikan untuk semua titik P berlaku:
 Jika Pe t maka W
t
(P) = P
 Jika Pe t, maka W
t
(P) adalah titik tengah
segmen tegaklurus dari P ke t
b. Jika t suatu garis, V
t
suatu transformasi yang
didefinisikan untuk semua titik P berlaku:
 Jika Pe t maka V
t
(P) = P
 Jika Pe t, maka V
t
(P) = P’ sedemikian hingga
P titik tengah segmen tegaklurus dari P’ ke t


1. Diketahui garis s dan t serta titik-titik P dan Q
spt pd gambar. Lukislah!
 R sedemikian hingga M
s
M
t
(R) =P
 K sedemikian hingga V
t
W
s
(K) = P
2. Jika t = {(x,y), x = 3}
 Tentukan koordinat dari W
t
(P) untuk suatu
P(x,y)
 Tentukan koordinat dari W
t
-1

(P)
 Jika s sumbu y dan B(-1,6), tentukan C
sedemikian hingga V
s
W
t
(C) = B

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->