MAKALAH SOSIOLOGI ANTROPOLOGI “POLA PANGAN DAN BUDAYA DI INDONESIA DAN NEGARA LAIN”

KELAS 1B KELOMPOK 5 MAIDEWITA RAFIKA RAHMI SONYA LEONARI TIARA AFDELITA

1. 2. 3. 4.

PROGRAM DIII JURUSAN GIZI POLITEKNIK KESEHATAN PADANG KEMENTERIAN KESEHATAN RI 2012

Timur Tengah. Tiongkok. temu kunci. cabai. . kunyit. jahe. tetapi lebih kepada. Teknik memasak dan bahan makanan asli Indonesia berkembang dan kemudian dipengaruhi oleh seni kuliner India. dan ubi jalar dan Sagu. Pulau Maluku yang termahsyur sebagai "Kepulauan Rempah-rempah". Bentuk lanskap penyajiannya umumnya disajikan di sebagian besar makanan Indonesia berupa makanan pokok dengan lauk-pauk berupa daging. lengkuas. Sepanjang sejarahnya. Pada dasarnya tidak ada satu bentuk tunggal "masakan Indonesia". Sebagai contoh. ketupat atau lontong (beras yang dikukus) sebagai makanan pokok bagi mayoritas penduduk Indonesia namum untuk bagian timur lebih umum dipergunakan juga jagung. singkong. Timur Tengah. Terbentuknya Pola Hidangan Makanan 1. ikan atau sayur disisi piring.000 pulau dan memegang tempat penting dalam budaya nasional Indonesia secara umum dan hampir seluruh masakan Indonesia kaya dengan bumbu berasal dari rempah-rempah seperti kemiri. Seni kuliner kawasan bagian timur Indonesia mirip dengan seni memasak Polinesia dan Melanesia. Para pedagang Spanyol dan Portugis membawa berbagai bahan makanan dari benua Amerika jauh sebelum Belanda berhasil menguasai Indonesia. Indonesia telah terlibat dalam perdagangan dunia berkat lokasi dan sumber daya alamnya. kelapa dan gula aren dengan diikuti penggunaan teknik-teknik memasak menurut bahan dan tradisi-adat yang terdapat pula pengaruh melalui perdagangan yang berasal seperti dari India. juga menyumbangkan tanaman rempah asli Indonesia kepada seni kuliner dunia. China. Makanan Indonesia Masakan Indonesia merupakan pencerminan beragam budaya dan tradisi berasal dari kepulauan Nusantara yang terdiri dari sekitar 6. kencur. beras yang diolah menjadi nasi putih.A. dan akhirnya Eropa. keanekaragaman masakan regional yang dipengaruhi secara lokal oleh Kebudayaan Indonesia serta pengaruh asing. sagu. dan Eropa.

mirip dengan tempe tapi menggunakan jenis jamur yang berbeda. India. sementara masakan Jawa berkembang dari teknik memasak asli nusantara. Unsur budaya masakan China dapat dicermati pada beberapa masakan Indonesia. seperti penggunaan bumbu kari pada hidangan daging dan sayurannya.Masakan Sumatera. bakso. nasi tetap menjadi primadona yang utama dalam setiap hidangan. dan beraneka ragam hidangan vegetarian. dan Malaysia itu sendiri. Jenis lainnya dari makanan fermentasi kedelai adalah oncom. Kemungkinan besar karena satu rumpun. seringkali menampilkan pengaruh Timur Tengah dan India. Sama seperti orang Indonesia. dan sambal juga digemari di Malaysia dan Singapura. Masakan Indonesia populer seperti sate. Ciri khas masakan India adalah penggunaan berbagai rempah-rempah khas India dan sayuran yang tumbuh di India. jadi makanana tradisionalnya pun hampir mirip. dan agama. sebagai contoh. Bahan makanan berbahan dasar dari kedelai seperti variasi tahu dan tempe. rendang. Beberapa jenis hidangan asli Indonesia juga kini dapat ditemukan di beberapa negara Asia. Masakan India juga mencerminkan keanekaragaman iklim. oncom sangat populer di Jawa Barat. 3. Makanan India Masakan India adalah masakan dari berbagai kawasan di anak benua India. . adaptasi lokal dari fermentasi kedelai. 2. dan lumpia telah terserap dalam seni masakan Indonesia. juga sangat populer. Adapun lauk pauknya. nasi selalu ada sebagai pendamping hidangan utama. Tempe dianggap sebagai penemuan asli Jawa. Makanan Malaysia Makanan Malaysia sebenarnya tidak terlalu berbeda dengan makanan Indonesia. Makanan Malaysia kebanyakan dipengaruhi oleh tradisi Cina. demografi. Masakan seperti bakmi.

Istilah masakan Cina di daratan Cina juga mengacu kepada variasi dari seluruh suku bangsa. Masakan India juga memengaruhi masakan negara-negara di lain di dunia. agama dan tradisi yang berkembang di negara tersebut. Penyiapan masakan Cina untuk sehari-hari dapat singkat dan mudah. Makanan China Masakan Cina adalah kuliner yang dihasilkan oleh penduduk Republik Rakyat Cina. Dominasi perdagangan rempah antara India dan Eropa oleh pedagang Arab menyebabkan Vasco da Gama dan Christopher Columbus berusaha menemukan rute pelayaran baru ke India. 4. terutama masakan Asia Tenggara.Agama dan kebudayaan India berperan besar dalam perkembangan seni kuliner India. betapapun sederhana bahanbahannya. masakan Cina yang diperkenalkan kepada banyak bangsa di dunia adalah masakan etnis Han (Tionghoa). dan Indonesia. Asia Tengah. interaksi antarbudaya dengan kawasan yang bertetangga seperti Timur Tengah. . Filosofi masakan Cina adalah makanan harus memuaskan selera dan melengkapi rasa.[1] Walaupun demikian. Orang Eropa pada masa kolonial India memperkenalkan teknik memasak Eropa (terutama dari Inggris dan Perancis) kepada orang India. namun untuk acara formal bisa menjadi hidangan yang beragam dan meriah. khususnya dalam pemakaian rempah-rempah untuk membuat hidangan serupa kari dalam Thailand. Namun. Malaysia. dan mengawali zaman penjelajahan di Eropa. dan Laut Tengah menjadikan masakan India sebagai percampuran unik dari berbagai masakan Asia. Pengaruh masakan etnis Han ada di setiap kuliner negara-negara timur dan menyebar di luar komunitas-komunitasnya di seluruh dunia. dan menambah keanekaragaman masakan India.

sehingga tidak jarang menimbulkan berbagai masalah gizi apabila faktor makanan itu tidak diperhatikan secara baik oleh kita yang mengkonsumsinya. suku dan tata kehidupan sosial yang berbeda satu dengan yang lain. rasa.pola dan bahan dasar). Adanya bermacam jenis menu makanan dari setiap komunitas – etnis masyarakat dalam mengolah suatu jenis hidangan makanan karena perbedaan bahan dasar/adonan dalam proses pembuatan. contoh : orang Jawa ada jenis menu makanan berasal dari . maka pangan/makanan harus berada di dalam kendali kebudayaan itu sendiri. tindakan dan karya sangat menjiwai aktivitas keseharian baik itu dalam tatanan sosial. Keragaman dan keunikan budaya yang dimiliki oleh suatu entitas masyarakat tertentu merupakan wujud dari gagasan. Pengaruh budaya terhadap pangan atau makanan sangat tergantung kepada sistim sosial kemasyarakatan dan merupakan hak asasi yang paling dasar. Hal ini telah memberikan suatu formulasi struktur sosial masyarakat yang turut mempengaruhi menu makanan maupun pola makan. Beberapa pengaruh budaya terhadap pangan/makanan adalah : a. teknis maupun ekonomi telah turut membentuk karakter fisik makanan (menu. Kecendrungan yang muncul dari suatu budaya terhadap makanan sangat tergantung dari potensi alamnya atau faktor pertanian yang dominan. Pola Pangan Sebagai Produk Budaya Indonesia adalah bangsa yang memiliki keanekaragaman budaya yang terbentang dari Sabang sampai Merauke dengan latar belakang etnis. Sebagai contoh : bahwa orang Jawa makanan pokoknya akan berbeda dengan orang Timor atau pendek kata bahwa setiap sukuetnis yang ada pasti mempunyai makanan pokoknya tersediri.B. Banyak sekali penemuan para ahli sosialog dan ahli gizi menyatakan bahwa faktor budaya sangat berperan terhadap proses terjadinya kebiasaan makan dan bentuk makanan itu sendiri.

Adanya perbedaan pola makan/konsumsi/makanan pokok dari setiap suku-etnis . misalnya bahan-bahan makanan tertentu oleh suatu budaya masyarakat dapat dianggap tabu atau bersifat pantangan untuk dikonsumsi karena alasasan sakral tertentu atau sistim budaya yang terkait di dalamnya. orang Jawa makananya manis dan orang Timor makanannya selalu yang asin. biasanya sang ayah sebagai kepala keluarga akan diprioritaskan mengkonsumsi lebih banyak dan pada bagian-bagian makanan yang mengandung nilai cita rasa tinggi. orang Timor jenis menu makanan lebih banyak berasal dari jagung dan orang Ambon jenis menu makanan berasal dari sagu.Sulawesi Selatan. Sedangkan anggota keluarga lainnya seperti sang ibu dan anak-anak . Contoh : orang Timor pola makan lebih kepada jagung. Nilai Sosial Pangan dan Makanan Berbagai sistim budaya memberikan peranan dan nilai yang berbeda-beda terhadap makanan. Adanya bermacam jenis nama dari makanan tersebut atau makanan khas berbeda untuk setiap daerah. aroma.rasa. Disamping itu ada jenis makanan tertentu yang di nilai dari segi ekonomi maupun sosial sangat tinggi eksistensinya tetapi karena mempunyai peranan yang penting dalam hidangan makanan pada sesuatu perayaan yang berkaitan dengan kepercayaan masyarakat tertentu maka hidangan makanan itu tidak diperbolehkan untuk dikonsumsinya bagi golongan masyarakat tersebut. orang Jawa pola makan lebih kepada beras. b. Anggapan lain yang muncul dari sistim budaya seperti dalam mengkonsumsi hidangan makanan di dalam keluarga. d. c. Adanya perbedaan cita . warna dan bentuk fisik makanan dari setiap suku-etnis. Contoh : makanan orang Padang cita . Jagung ”Bose” dari daerah Timor-Nusa Tenggara Timur. Contoh : Soto Makasar berasal dari daerah Makasar. C.kedele.rasanya pedis.

Sebagai contoh pada sistim budaya masyarakat di Timor yaitu : apabila dihidangkan makanan daging ayam.dalam hal makanan sering mengkonsumsi makanan yang berasal dari produk luar negeri atau makanan instant lainnya karena soal “gengsi” . Contohnya. Sedangkan makanan lokal kita hanya dikonsumsi oleh mereka yang berasal dari golongan ekonomi menengah ke bawah karena ada anggapan bahwa makanan dari luar negeri kaya akan nilai gizi protein dan makanan instant lebih praktis untuk dikonsumsi sedangkan makanan lokal kita nilai gizinya lebih kepada karbohidrat. Sehubungan dengan soal gengsi maka ada kebiasaan masyarakat di Timor jika ada kunjungan tamu ke rumahnya maka tamu tersebut selalu di hidangkan dengan makanan yang berasal dari beras walaupun kesehariannya mereka selalu mengkonsumsi jagung. Selanjutnya gaya hidup mereka yang berasal dari golongan ekonomi atas (masyarakat elite kota) . ubi kayu/singkong dan makanan lokal lainnya sehingga beras atau nasi telah dianggap sebagai suatu citra bahan makanan yang mempunyai nilai “prestise” yang tinggi. maka sang ayah akan mendapat bagian paha atau dada sedangkan sang ibu dan anak-anak akan mendapat bagian sayap atau lainnya. 1996) dapat menimbulkan distribusi konsumsi pangan yang tidak baik atau maldistribution diantara keluarga apalagi pengetahuan gizi belum dipahami oleh keluarga. Hal ini menurut (Suhardjo. Citra beras/nasi dibangun sebegitu kuatnya oleh masyarakat di Timor sehingga kondisi ini telah . Kasus lain yang berhubungan dengan sistim budaya adalah sering terjadi juga pada masyarakat di perkotaan yang mempunyai gaya hidup budaya dengan tingkat kesibukan yang tinggi karena alasan pekerjaan. pada ibu-ibu di daerah perkotaan yang kurang dan tidak sering menyusui bayinya dengan Air Susu Ibu (ASI) setelah melahirkan tetapi hanya diberikan formula susu bayi instant. Padahal kita tahu bahwa ASI sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan fisik bayi.mengkonsumsi pada bagian-bagian hidangan makanan yang secara cita-rasa maupun fisiknya rendah.

tabu atau pantangan. gaya hidup. bayi dan anak-anak balita serta orang lanjut usia maka kondisi ini akan lebih rentant terhadap timbulnya masalah gizi kurang. . 1996 bahwa jika kalangan masyarakat yang terkena danpak dari sistim sosial atau budaya makan itu berasal dari golongan individu –individu yang termasuk rawan gizi seperti ibu hamil. gengsi dalam mengkonsumsi jenis bahan makanan tertentu. Mencermati akan adanya budaya. ataupun prestise dari bahan makanan tersebut yang sering terjadi di kalangan masyarakat apabila keadaan tersebut berlangsung lama dan mereka juga belum memahami secara baik tentang pentingnya faktor gizi dalam mengkonsumsi makanan maka tidak mungkin dapat berakibat timbulnya masalah gizi atau gizi salah (Malnutrition). kebiasaan dan sistim sosial masyarakat terhadap makanan seperti pola makan.mempengaruhi sendi-sendi sosial budaya sedangkan pandangan mereka terhadap pangan di luar beras di tempatkan sebagai simbol lapisan masyarakat paling rendah. Lebih lanjut dijelaskan oleh Suhardjo. ibu menyusui.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful