P. 1
Tugas Pengantar Pasar Modal-syarat Ipo & Listing

Tugas Pengantar Pasar Modal-syarat Ipo & Listing

|Views: 685|Likes:
Published by Nnin Anin

More info:

Published by: Nnin Anin on Mar 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/08/2013

pdf

text

original

TUGAS PENGANTAR PASAR MODAL

Oleh Adhies Puteri Anindya Paramita Anin Pratika Wynda Secarina S. Mentari Nurinda L. 040913278 040913282 040913284 040913294 041013168

Kelas L Departemen Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga Surabaya 2012

Penawaran Umum perdana saham harus disetujui terlebih dulu oleh pemegang saham. dan berapa modal yang akan disetor masing-masing pemegang saham harus terjawab dan memperoleh persetujuan oleh pemegang saham lama. notaris. Berapa modal yang dibutuhkan. Underwriter adalah Perusahaan Efek yang nantinya akan menjembatani perusahaan efek tersebut ke pasar modal. Mekanisme RUPS yang dilakukan perusahaan yang akan melakukan Penawaran Umum perdana saham ini merupakan mekanisme RUPS sebagaimana yang ditetapkan oleh UU PT. maka perlu diputuskan apakah kehadiran pemodal baru itu nantinya akan mengubah masing-masing kepemilikan para pemegang saham lama. Tahap Persiapan Internal Perusahaan Pada tahap persiapan ini yang paling utama yang harus dilakukan sebuah perusahaan yang akan melakukan Penawaran Umum perdana saham adalah melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) terlebih dulu. Proses IPO di Indonesia Proses IPO dapat dilihat dalam tahapan-tahapan sebagai berikut: 1.dan penilai (appraisal). Setelah memperoleh persetujuan untuk melakukan Penawaran Umum perdana saham ini maka perusahaan mulai mempersiapkan penjamin emisi (underwriter) dari perusahaan itu. Sebagai penjamin emisi efek maka Perusahaan Efek itu akan menyiapkan dokumen dan bersama dengan perusahaan menunjuk pihak-pihak seperti akuntan publik.Initial Public Offering (IPO) Penawaran Umum Perdana (Initial Public Offering/IPO) Saham atau go public dapat didefinisikan sebagai kegiatan untuk pertama kalinya suatu saham perusahaan ditawarkan/dijual kepada publik/masyarakat. 2. Tahap Pernyataan Pendaftaran ke Bapepam-LK Untuk dapat melakukan Penawaran Umum Perdana Saham kepada masyarakat. konsultan hukum. Pernyataan Pendaftaran wajib disampaikan oleh calon Emiten kepada . Karena Penawaran Umum perdana saham akan melibatkan pemodal baru di luar pemegang saham yang ada.

calon emiten wajib menyampaikan jawaban atau perbaikan atas tanggapan tertulis dari Bapepam-LK tersebut. Dokumen Pernyataan Pendaftaran yang disampaikan sesuai ketentuan yang berlaku selanjutnya akan ditelaah dan diberikan tanggapan secara tertulis oleh Bapepam dan LK. dalam waktu paling lambat 2 hari kerja. maka Bapepam dan LK akan mengeluarkan surat ijin untuk mempublikasikan Prospektus Ringkas ke masyarakat. akan dilakukan distribusi saham kepada pihak yang berhak dan pengembalian uang pemesanan (refund) terhadap investor. Baru setelah itu. Setelah berakhirnya masa penawaran tersebut. Tahap Masa Penawaran Umum Masa Penawaran Umum saham perdana kepada masyarakat dibatasi antara 1 sampai dengan 5 hari kerja saja. Surat pernyataan efektif tersebut harus ditindaklanjuti Emiten dengan pengumuman kepada masyarakat mengenai perubahan atau tambahan atas Prospektus Ringkas yang telah diumumkan sebelumnya. 3. perusahaan yang sudah menjadi emiten itu akan langsung mencatatkan sahamnya maka yang perlu diperhatikan oleh perusahaan adalah apakah perusahaan yang melakukan IPO tersebut memenuhi . Emiten wajib menyelesaikan penjatahan atas permintaan pemesanan saham yang disampaikan para investor.Bapepam dan LK untuk mendapatkan pernyataan efektif. tahapan berikutnya adalah pencatatan saham hasil IPO ke Bursa Efek. apabila Emiten bermaksud agar sahamnya dapat diperdagangkan di bursa. calon Emiten dapat mulai memasuki masa penawaran umum sahamnya kepada masyarakat. Bapepam-LK akan memberikan surat pernyataan efektifnya atas pernyataan pendaftaran dimaksud. Selanjutnya. Masa penawaran awal ini dapat dilakukan antara 7 sampai 21 hari kerja. calon Emiten wajib menyampaikan konfirmasi mengenai harga penawaran serta keterbukaan informasi lain kepada Bapepam dan LK. Dengan diterimanya konfirmasi tersebut. 4. Tahap Pencatatan di Bursa Efek Setelah melakukan penawaran umum. Dalam waktu paling lama 2 hari sejak keluarnya ijin tersebut. Dalam waktu 2 hari setelah penjatahan. Dalam waktu paling lambat 10 hari. Prospektus Ringkas harus diumumkan disurat kabar dan sekaligus merupakan dimulainya masa penawaran awal (book building) untuk menjaring minat calon investor. Setelah masa penawaran awal berakhir. Setelah semua tanggapan dipenuhi.

papan utama merupakan papan perdagangan bagi emiten yang volume sahamnya cukup besar dengan kapitalisasi pasar yang besar.ketentuan dan persyaratan yang berlaku di BEI (listing requirement). Apabila memenuhi persyaratan. Papan pencatatan yang tersedia di Bursa efek Indonesia terdiri dari dua: Papan Utama (Main Board) dan Papan Pengembangan (Development Board). sedangkan papan pengembangan adalah khusus bagi pencatatan saham-saham yang tengah berkembang. Pemenuhan ketentuan listing ini sebelumnya sudah dijajagi dengan penandatanganan perjanjian pendahuluan pencatatan efek antara calon emiten dengan Bursa Efek. maka perlu ditentukan papan perdagangan yang menjadi papan pencatatan emiten itu. . Sebagaimana namanya.

Semua efek yang dicatatkan memiliki persyaratan dan standar yang sama untuk masing-masing jenis instrumen. Sukuk 6. Pernyataan Pendaftaran yang disampaikan ke Bapepam dan LK telah menjadi efektif. Sementara Papan Pengembangan dimaksudkan untuk perusahaan-perusahaan yang belum dapat memenuhi persyaratan listing di Papan Utama. Persyaratan Listing di BEI Calon Perusahaan Tercatat bisa mencatatkan Efeknya di Bursa. Memiliki Komisaris Independen sekurang-kurangnya 30% dari jajaran anggota Dewan Komisaris. Obligasi 5. termasuk perusahaan yang prospektif namun belum membukukan keuntungan. memiliki Komite Audit atau menyampaikan pernyataan untuk membentuk Komite Audit paling lambat 6 bulan setelah tercatat. Papan Utama ditujukan untuk Perusahaan isting yang berskala besar.Listing di Bursa Efek Indonesia Efek yang dapat listing di BEI dapat berupa: 1. Efek Beragun Aset (EBA) Saham yang listing di BEI dibagi atas dua papan pencatatan yaitu Papan Utama dan Papan Pengembangan dimana penempatan dari Perusahaan Tercatat didasarkan pada pemenuhan persyaratan listing awal pada masing-masing papan listing. khususnya dalam hal nilai Aktiva Berwujud Bersih (Net Tangible Assets) yang sekurang-kurangnya Rp100 miliar. . Persyaratan Pencatatan Saham adalah sebagai berikut: 1. Sertifikat Penitipan Efek Indonesia (SPEI) 4. Untuk Obligasi. Reksa Dana berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (Exchange Traded Fund/ETF) 3. Badan hukum Calon Perusahaan Tercatat berbentuk Perseroan Terbatas (PT). Saham 2. memiliki Direktur tidak terafiliasi. apabila telah memenuhi syarat yang ditetapkan dalam Peraturan Bursa. Sukuk dan EBA tidak memiliki papan listing yang terpisah sebagaimana pada Saham. memiliki Sekretaris Perusahaan. 2. 3.

Laporan Keuangan telah diaudit 3 tahun buku terakhir. Berdasarkan Laporan Keuangan Auditan terakhir memiliki Aktiva Berwujud Bersih (Net Tangible Asset) minimal Memiliki Aktiva Berwujud Bersih (Net Tangible Asset) minimal Rp100. Sampai dengan diajukannya permohonan pencatatan.000.000. 5.-.000.-. Calon Perusahaan Tercatat akan dicatatkan untuk pertama kalinya di Papan Utama atau di Papan Pengembangan apabila memenuhi persyaratan berikut: Papan Utama Telah memenuhi persyaratan umum Papan Pengembangan Telah memenuhi persyaratan umum pencatatan saham.4. Jumlah saham yang dimiliki oleh . 6. Jumlah saham yang dimiliki oleh pemegang Rp5. Nilai nominal saham sekurang-kurangnya Rp100. Khusus calon Perusahaan Tercatat yang bergerak dalam industri pabrikan. dengan ketentuan Laporan Keuangan Auditan 2 tahun buku terakhir dan Laporan Keuangan Auditan interim terakhir (jika ada) memperoleh pendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). 8. 7. utama business) yang sama minimal 36 bulan berturut-turut. Persyaratan pencatatan awal yang berkaitan dengan hal finansial didasarkan pada laporan keuangan Auditan terakhir sebelum mengajukan permohonan pencatatan. operasional telah dalam melakukan usaha kegiatan (core pencatatan saham. Laporan Keuangan Auditan tahun buku terakhir yang mencakup minimal 12 bulan dan Laporan Keuangan Auditan interim terakhir (jika ada) memperoleh pendapat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sampai dengan diajukannya permohonan pencatatan.000.000.000. memiliki sertifikat AMDAL dan tidak dalam masalah pencemaran lingkungan dan calon Perusahaan Tercatat yang bergerak dalam industri kehutanan harus memiliki sertifikat ecolabelling (ramah lingkungan). telah melakukan kegiatan operasional dalam usaha utama (core business) yang sama minimal 12 bulan berturut-turut. Calon Perusahaan Tercatat tidak sedang dalam sengketa hukum yang diperkirakan dapat mempengaruhi kelangsungan perusahaan. Bidang usaha baik langsung atau tidak langsung tidak dilarang oleh Undang-Undang yang berlaku di Indonesia.

maka jumlah pemegang saham tersebut adalah jumlah pemegang saham terakhir selambat- lambatnya 1 bulan sebelum mengajukan permohonan pencatatan. Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang berasal dari perusahaan publik. Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang tercatat di Bursa Efek lain.  selambat-lambatnya 1 mengajukan permohonan pencatatan.  jumlah pemegang saham tersebut adalah pemegang saham setelah penawaran umum perdana.000. dengan ketentuan:   500 pemegang saham yang memiliki rekening Efek di Anggota Bursa Efek. maka Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang melakukan penawaran umum. .000 saham pemegang saham yang bukan merupakan Pemegang Saham Pengendali (minority shareholders) setelah Penawaran Umum atau perusahaan yang sudah tercatat di Bursa Efek lain atau bagi Perusahaan Publik yang belum tercatat di Bursa Efek lain dalam periode 5 hari bursa sebelum permohonan pencatatan. maka jumlah pemegang saham tersebut adalah pemegang saham setelah penawaran umum perdana. maka jumlah pemegang saham tersebut adalah dihitung berdasarkan rata-rata per bulan selama 6 bulan terakhir.saham yang bukan merupakan Pemegang Saham Pengendali (minority shareholders) setelah Penawaran Umum atau perusahaan yang sudah tercatat di Bursa Efek lain atau bagi Perusahaan Publik yang belum tercatat di Bursa Efek lain dalam periode 5 hari bursa sebelum permohonan pencatatan. maka jumlah pemegang saham tersebut adalah jumlah pemegang saham terakhir bulan sebelum Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang berasal dari perusahaan publik.000. Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang tercatat di Bursa Efek lain. kurangnya 50. maka jumlah pemegang saham tersebut adalah dihitung berdasarkan rata-rata per bulan selama 6 bulan terakhir. Jumlah pemegang saham paling sedikit Jumlah pemegang saham paling sedikit 1. dengan ketentuan: Bagi Calon Perusahaan Tercatat yang melakukan penawaran umum. sekurang- atau 35% dari modal disetor (mana yang lebih kecil).000 saham atau 35% dari modal disetor (mana yang lebih kecil). sekurang-kurangnya 100.000 pemegang saham yang memiliki rekening Efek di Anggota Bursa Efek.

Bursa menyampaikan penolakan atau memberikan persetujuan prinsip atas permohonan pencatatan selambat-lambatnya 10 (sepuluh) Hari Bursa sejak Bursa memperoleh dokumen dan atau informasi secara lengkap. Khusus calon Perusahaan Tercatat yang ingin melakukan IPO. . Proses Pencatatan Saham Berdasarkan evaluasi dan penilaian Bursa. perjanjian penjaminan emisinya harus menggunakan prinsip kesanggupan penuh (full commitment). konsesi Hak Pengelolaan Hutan (HPH) atau Hutan Tanaman Industri (HTI) atau bidang usaha lain yang berkaitan dengan pelayanan umum.Jika calon Perusahaan Tercatat mengalami rugi usaha atau belum membukukan keuntungan atau beroperasi kurang dari 2 tahun. maka berdasarkan proyeksi keuangan calon perusahaan tercatat tsb selambat-lambatnya pada akhir tahun buku ke-6 sejak tercatat sudah memperoleh laba usaha dan laba bersih. perkebunan tanaman keras. Khusus bagi calon Perusahaan Tercatat yang bergerak dalam bidang yang sesuai dengan sifatnya usahanya memerlukan waktu yang cukup lama untuk mencapai titik impas (seperti: infrastruktur. wajib selambat-lambatnya pada akhir tahun buku ke-2 sejak tercatat sudah memperoleh laba usaha dan laba bersih berasarkan proyeksi keuangan yang akan diumumkan di Bursa.

Bursa akan meminta calon Perusahaan Tercatat melakukan presentasi mengenai rencana pencatatan sahamnya.Dalam proses evaluasi atas permohonan pencatatan tersebut. . dan Bursa juga melakukan company visit ke calon Perusahaan Tercatat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->