Ciri-Ciri Burung Anis Merah OB : 1. Burung cenderung tidak tenang, sering naik turun pangkringan. 2. Burung suka turun pangkringan atau ingin keluar dari sangkar (ngeruji) jika mendengar suara burung lain yang sejenis. 3. Burung cenderung suka mengacak-acak / menumpahkan makanannya (cara makan yg terlalu bersemangat). 4. Seolah-olah ingin bertarung jika melihat atau mendengar bunyi burung lain yang sejenis. Penyebab Burung Anis Merah OB: 1. Pemberian porsi EF (jangkrik, kroto, UH dll) yang berlebihan. 2. Terlalu lama dikerodong. 3. Terlalu sering melihat atau mendengar suara burung lain yang sejenis. Penanganan Burung Anis Merah OB: 1. Berikan buah (pisang atau pepaya) secukupnya. 2. Kurangi porsi EF (jangkrik, kroto dll) contoh: dari 2x/hari bisa menjadi 1x/hari saja. 3. Lakukan pengembunan (jam 05:00 s/d 06:00) 4. Tingkatkan frekuensi mandi. 5. Kurangi lama penjemuran menjadi 30menit / hari saja. 6. Jauhkan dari burung AM lain, agar sementara waktu tidak melihat dan mendengar suaranya. 7. Kurangi intensitas kerodong. Ketika menjalani tips diatas, harus selalu dipantau perkembangan kondisi Burung AM. Apabila sudah terlihat birahi stabil, pelan-pelan kembalikan ke settingan semula. Jangan sampai terlalu lama sehingga burung bisa drop/macet. Ciri-Ciri Burung Anis Merah Drop 1. Sorot mata sayu, tidak tajam. 2. Bulu cenderung mengembang, tidak rapat. 3. Burung cenderung pasif, lebih banyak diam di pangkringan. 4. Jarang / tidak merespon ketika melihat atau mendengar suara burung lain sejenis 5. Jarang nge-plong / teler. Penyebab Burung Anis Merah Drop 1. Porsi EF (jangkrik, kroto dll) kurang. 2. Terlalu banyak buah (pisang atau pepaya). 3. Terlalu lama kerodong dibuka. 4. Porsi jemur yang berlebih. Penanganan Burung Anis Merah Drop 1. Tingkatkan porsi EF (jangkrik, kroto dll). contoh: dari 1x/hari menjadi 2x/hari 2. Kurangi atau stop pemberian buah (pisang atau pepaya). 3. Tingkatkan intensitas kerodong. 4. Tingkatkan porsi jemur menjadi 2-3jam/hari. Ketika menjalani tips diatas harus selalu dipantau agar Burung Anis Merah tidak menjadi Over Birahi. Jadi lebih mending mana, Drop atau OB? Perawatan ketika proses rontoknya bulu  Stop pemberian jangkrik, karena pemberian jangkrik akan membuat birahi AM naik dan “kencang” yang akan menghambat proses pergantian bulu.  Proses kroto secukupnya 3 hari sekali, untuk menjaga stamina AM dan mencukupi asupan gizi.  Stop proses penjemuran.  Full Kerodong.  Ungsikan di tempat yang tenang dan tidak ada suara AM lain, karena akan memacu keinginan fight AM yang akan menghambat proses pergantian bulu.  Ketika mabung, proses metabolisme akan meningkat. Maka sediakan air minum dan makanan yang lebih banyak dari kondisi normal.  Bersihkan sangkar 1x/hari untuk menjaga kebersihan dan kesehatan burung.  Ketika membersihkan sangkar, masukkan AM ke bak mandi. Jangan dipaksakan untuk mandi dengan cara menyemprotnya, dibiarkan saja (sesukanya AM apakah dia mau mandi atau tidak).  Lakukan sampai sekitar 80% dari bulu lama sudah jatuh. Perawatan ketika proses tumbuhnya bulu baru Ketika sekitar 80% bulu lama sudah jatuh, tentunya sudah banyak bulu baru yang mulai tumbuh. Oleh karena itu asupan gizi yang cukup sangat diperlukan agar bulu baru cepat tumbuh dan tampak bagus.  Tingkatkan frekuensi pemberian kroto menjadi 1x / hari.  Tetap lakukan ritual mandi AM dalam bak sesukanya. Jika AM mau mandi maka akan memperlancar pertumbuhan bulu baru, karena kotoran-kotoran (ketombe) yang menutupi poripori akan menipis dan hilang sehingga meminimalkan “kasus bulu”. Perawatan ketika bulu baru sudah tumbuh dan sekitar 80% mendekati bentuk sempurna  Mulai dengarkan dan dekatkan dengan suara AM lain. Diharapkan AM mulai terbiasa mendengarkan suara AM lain dan menumbuhkan lagi sifat fight-nya sehingga AM tidak macet. Perawatan ketika bulu baru sudah tumbuh dan 100% sempurna  Lakukan pengembunan jam 04.30-05.30 (angin-anginkan burung dengan kondisi kerodong dibuka)  Jemur sekitar 15-30 menit, kemudian setelah beberapa hari ditambah sedikit demi sedikit (normalnya 30-60menit)  Beri jangkring 1 ekor, kemudian tingkatkan sampai ketemu porsi yang pas untuk perfomance yang bagus. MANFAAT EXTRA FOODING /EF Extra Fooding (EF) adalah makanan ekstra (tambah) yang kita berikan ke burung. EF mempunyai banyak sekali manfaat, selain menjaga asupan gizi agar tidak mudah sakit, EF juga diperlukan untuk menjaga perfomance burung. Pemberian EF harus pas, tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih karena bisa membuat burung drop atau over birahi. Untuk itu kita perlu mengetahui jenis-jenis EF dan manfaatnya: 1. Jangkrik Untuk meningkatkan power suara burung dan meningkatkan birahi. Dalam pemberian jangkrik ke burung hilangkan kepala, sayap dan kaki jangkrik terlebih dahulu. 2. Cacing Untuk meningkatkan birahi, tapi jika terlalu biasa kita berikan cacing maka efeknya tidak seinstan jika jarang kita berikan. Dalam memberikan ke burung diusahakan cacing dalam kondisi sudah siap makan (dengan cara membanting cacing terlebih dahulu tp jangan sampai mati total). 3. Kroto Untuk membuat burung menjadi gacor (sering bunyi) Dalam memberikan ke burung sebaiknya kroto kita bersihkan dulu dengan membuang kotoran & semut murah yang masih tercampur 4. Ulat Hongkong (UH) Untuk meningkatkan emosi / birahi secara instan. Efek yang diberikan 1 ekor UH = 2 ekor jangkrik (kurang lebih). Dalam pemberian ke burung, kita pilih UH yang berwarna putih (UH yang habis ganti kulit) dan kita hilangkan bagian kepalanya. 5. Pepaya Untuk menurunkan birahi burung dan tidak beresiko membuat gemuk. 6. Pisang Untuk menurunkan birahi burung (efek yang dihasilkan dibawah pepaya), kandungan karbohidrat lebih banyak daripada pepaya. 7. Apel Untuk meningkatkan birahi burung
Sign up to vote on this title
UsefulNot useful