TUGAS MANAJEMEN KOPERASI Sebagai Tugas Awal Semester 4

ALAT PERLENGKAPAN ORGANISASI KOPERASI

Oleh : APRILIA KARINA NPM : 2091001420043

Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Humaniora
PRODI PENDIDIKAN EKONOMI DAN KEWIRAUSAHAAN NON REGULER

IKIP BUDI UTOMO MALANG
Jl. Simpang Arjuno 14B Telp. 326019, 323214 Fax (0341) 335070 Malang

TAHUN AJARAN 2009/2010

Pengurus Koperasi. tidak salah kalau dikatakan bahwa kunci keberhasilan koperasi terletak pada anggota. Pengurus adalah pelaksanaan usaha koperasi yang bertanggungjawab kepada rapat anggota. maka koperasi harus memiliki alat perengkapan organisasi. Oleh karena itu. dan segala hak dan kewajiban anggota koperasi. Alat perlengkapan koperasi sebagimana di ketahui adalah pilar-pilar yang akan menentukan maju mundurnya koperasi. Manajer adalah orang yang di beri wewenang dan kuasa untuk mengelola dan bertanggungjawab kepada pengurus koperasi. Mempunyai kekuasaan tertinggi dalam organisasi koperasi.25/1992 Alat kelengkapan organisasi koperasi terdiri dari tiga unsur yaitu. Rapat Anggota Tahunan (RAT). Rapat anggota Secara hukum anggota koperasi adalah pemilik dari koperasi dan usahanya. sedangkan manajer adalah tenaga profesional non anggota. Pengawasan adalah orang yangmengadakan pengawasan terhadap kebijakan pengurus dan dapat di beri saran demi kemajuan ekonomi. yaitu: 1. karena anggotalah yang mempunyai wewenang mengendalikan koperasi bukan pengurus dan bukan pula manager. Alat Perlengkapan Organisasi Koperasi 1. Salah satu pilar organisasi dalam kegiatan usaha koperasi adalah rapat anggota. Sedangkan anggaran Rumah Tangga . pelaksanaan fungsi dan peranan Rapat Anggota tertuang dalam tugas-tugas Rapat Anggota adalah sebagai berikut: a. Pengurus dan pengawas koperasi adalah anggota yang dipilih melalui RAT. Menetapkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.25/1992. 4 apabila seorang Manager Koperasi dibutuhkan. Pengawas Koperasi dan bila memungkinkan dapat mengangkat Manajer Koperasi yang bertugas melaksanakan kegiatan usaha koperasi. Anggota koperasi dapat menjalankan kegiatannya dengan baik. Secara konkrit dan terinci sebagaiman telah ditegaskan dalam pasal 33 UU No.1 Pengertian Menurut UU No. Pada umumnya anggaran dasar koperasi akan mengatur beranggota hubungan para anggota dengan usaha koperasi. Ada 3 alat perlengkapan organisasi koperasi.1.

peleburan. e. b. Rapat anggota koperasi di selenggarakan sedikitnya setahun sekali guna meminta keterangan dan pertanggung jawaban pengurus dan pengawas dalam melaksanakan tugasnya. Fungsi Kebijaksanaan Umum ini sebagai penunjuk arah dari kegiatan koperasi. Menetaapkan Kebijaksanaan Umum. mengangkat. Menetapkan pembagian SHU g. c.berisikan penjabaran secara lebih terperinci dari Anggaran Dasar. dan memberhentikan Pengurus dan Pengawas (kalau diperlukan). Selain itu. pembagian dan pembubaran koperasi. Kebijaksanaan Umum ini secara relative tidak berubah-ubah untuk jangka waktu tertentu (+ sampai 5 tahun). Dari Laporan Tahunan Pengawas. Para anggota yang namanya trdaftar dalam buku daftar anggota . Menilai dan Mengesahkan Laporan Tahunan Pengurus dan Pengawas dalam pelaksanaan tugasnya. Biasanya ART disusun atas dasar pengalaman dalam melangsungkan kehidupan koperasi. Memilih. sehingga ART sifatnya melengkapi dari apa yang belum termuat dalam AD. rapat anggota juga akan membicarakan kebijakan pengurus dan rencana kerja koperasi untuk tahun buku yang akan datang. Kebijaksanaan Umum merupakan garis-garis besar haluan koperasi yang akan ditempuh guna mencapai tujuan koperasi yang telah ditetapkan dalam AD. f. Menetapkan penggabunagan. Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi berfungsi sebagai Pedoman Kerja Pengurus dalam melaksanakan kepemimpinan koperasi setiap tahun. Rapat Anggota telah memperoleh masukan guna menilai dan akhirnya mengesahkan Laporan Tahunan Pengurus. d. Menetapakan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Koperasi. Sesuai dengan ketentuan organisasi koperasi yang berhak hadir pada rapat anggota ialah: a.

Mengurus koperasi pengawas koperasi dan penasehat c.b. maka setiap anggota koperasi hanya mempunyai hak atas satu suara (one man one vote). Dalam pengambilan keputusan pada saat rapat anggota hanya para anggota yang berhak memberikan suara. Dalam hal musyawarah mencapai mufakat dan tidak mungkin dapat dicapai. Khusus bagi koperasi primer yang anggotanya banyak (lebih dari 500 orang) agar penyelenggaraan Rapat Anggota dapat dilaksanakan secara mefektif dan efisien. Peninjau yang juga brkepentingan terhadap jalannya koperasi. Dalam pengertiannya anggota ialah anggota-anggota yang duduk dalam kepengurusan koperasi dan pengawas.25/1992. “pengambilan keputusan rapat anggota dilakukan berdasarkan suara terbanyak (voting)”. bahwa keputusan rapat anggota koperasi akan diambil berdasarkan musyawarah di antara para anggota dalam upaya mencapai mufakat. Sesuai dengan ketentuan dalam pasal 24 ayat I UU No. Pengurus tidak berasal dari anggota koperasi tidak berhak memberikan suara didalam pengambilan keputusan. mereka berhak menyampaikan pendapat berbentuk saran dan usulan di dalam proses pengambilan pengambilan keputusan dalam kedudukannyasebagai anggota. yaitu Rapat Anggota yang penyelenggaraannya atas usul anggota (minimal 10% dari jumlah anggota). maka sesuai dengan bunyi ayat 2 UU No. 25/1992. Di tinjau dari penyelenggaraannya kita kenal disamping Rapat Anggota Biasa (antara lain RAT. atau atas usul/permintaan pejabat pemerintah yang berwenang. Rapat Anggota Luar Biasa diselenggarakan untuk menetapka keputusan-keputusan yang dinilai sangat penting dan mendesak yang menyangkut kehidupan koperasi. Dalam mengambil keputusan dilakukan melalui pemungutan suara. maka dapat . d. Pejabat koperasi/pemerintah yang berdasarkan UU koperasi berhak hadir pada rapat anggota untuk memberikan bimbingan dalam upaya mengembangkan koperasi. RK dan RAPB) juga kita kenal Rapat Anggota Luar Biasa.

Dengan catatan system perwakilan tidak boleh melanggar larangan proxy. Persyaratan untuk biasa dipilih dan diangkat menjadi pengurus diatur dalam anggaran dasar koperasi. yaitu : Unsur Ketua (misalnya terdiri Ketua I dan Ketua II). Syarat-syarat lain yang ditentukan dalam AD koperasi. 4. Sebagai pengawas atau sebagai orang yang dapat di percaya (trustee funcion). dimana telah disebutkan bahwa syarat-syarat untuk menjadi pengurus koperasi adalah: a. Mempunyai sifat kejujuran dan keterampilan kerja. Ada 4 unsur komposisi dalam Pengurus.dilaksanakan penyelenggaraan rapat anggota secara perwakilan. Unsur Sekretaris (misalnya terdiri Sekretaris I dan Sekretaris II). Sebagai simbol (symbolic function). . Dalam UU No.12/19667. Unsur Permbantu Umum/Komosaris (misalnya terdiri Pambantu Umum I dan Pembantu Umum II). Unsur Bendahara (misalnya terdiri Bendahara I dan Bendahara II). 5. 2. Pengurus koperasi mempunyai fungsi idiil (ideali function ) dan karenanya pengurus koperasi mempunyai berfungsi yang luas: 1. 2. 3. Sebagai penjaga keseimbangan organisasi (perpetuating function). Sebagai pusat pengambil keputusan tertinggi (Supreme decision center funcion). b. Pengurus Koperasi Pengurus adalah anggota koperasi yang memperoleh kepercayaan dan raspat anggota untuk memimpin jalannya organisasi dan usaha koperasi. Sebagai alat penasehat (advisory function). Pengurus menentukan apakah program-program kerja yang telah disepakati dalam rapat anggota benar-benar dapat dijalankan.

Memutuskan kelayakan penerimaan atau penolakan seorang calon anggota berdasarkan anggaran dasar koperasi. Pengurus koperasi secara teratur mengadakan rapat-rapat untuk membicarakan hal-hal yang penting. Mengelola koperasi dan usahanya. umpamanya koperasi diundang atau dipanggil oleh pejabat pemerintah.Pengurus koperasi biasanya bertugas tidak boleh lebih dari 5 tahun. d. Membicarakan kebijakan pelaksanaan keputusan rapat kerja. jika kepentingan koperasi perlu diperhatikan di muka pengadilan. Mewakili koperasi jika ada masalah yang melibatkan dalam urusan hukum di pengadilan. c. Melakukan tindakan-tindakan untuk kepentingan kemanfaatan koperasi sesuai tanggungjawabnya sebagai pengurus. b. Mengajukan laporan keuangan dan laporan pertanggungjawaban pelaksanaan tugas. b. c. e. Adapun wewenang tersebut adalah: a. Mengajukan rancangan rencana kerja anggaran pendapatan dan belanja koperasi. Membicarakan pembagian tugas antara sesama anggota pengurus. misalnya: a. Pengurus akan bertindak atas nama koperasi di dalam dan di luar hukum yaitu: 1) Pengurus mewakili perkumpulan koperasi. Menyelanggarakan rapar anggota. maka yang akan memenuhi panggilan adalah pengurus. b. Memelihara buku daftar anggota dan pengurus Pengurus koperasi diberikan wewenang yang mendukung tugas dan tanggung jawabnya sebagai administrator pelaksanaan kegiatan. sehingga jelas diketahui oleh masing-masing anggota pengurus batas- . Adapun tugas-tugasnya adalah: a. 2) Di luar pengadilan.

h.batas tugas kewajibannya. serta membuat laporan tertulis tentang pemeriksaan. d. Hak-hak anggota pengurus. Pengawas mempunyai wewenang untuk meminta . Pengawas Koperasi Salah satu perangkat organisasi koperasi di Indonesia adalah pengawas. Semua rapat pengurus yang telah diselenggarakan harus di catat atau diagendakan dalam notulen. g. 3. Pimpinan rapat dan kewajiban pimpinan rapat. usaha-usaha dan pelaksanaan kebijaksanaan pengurus. Menetapkan tugas-tugas pekerjaan yang di laksanakan oleh pegawai dan karyawan lainnya. Berita acara. guna tercapai suatu tata kerja pengurus yang serasi dan baik. Dasar-dasar untuk mengambil keputusan. Menerima petunjuk-petunjuk atau bimbingan-bimbingan dari pejabat pemerintah. Tata tertib rapat pengurus antara lain: a. Peserta rapat. b. c. c. Dengan demikian setiap keputusan yang telah diambil oleh rapat anggota pengurus. Tugas pengawas koperasi adalah melakukan pemeriksaan terhadap tata kehidupan koperasi. Wewenang pengawas koperasi pada dasarnya adalah melakukan penelitian terhadap catatan-catatan yang ada didalam koperasi. f. Kuorum rapat. termasuk akuntansi koperasi. Usul-usul yang di bicarakan dalam rapat dan lain-lain. i. termasuk organisasi. d. baik masih menduduki jabatannya maupun oleh mereka yang menggantikannya di kemudian hari. e. Maksud dan tujuan rapat. Daftar hadir. Besarnya terdiri dari 3 orang dengan komposisi salah seorang menjadi Ketua (Koordinator) yang lain menjadi anggota.

Pemeriksaan intern yaitu pemeriksaan yang dilakukan oleh pengawas koperasi yang bertujuan untuk menilai efisiensi dan efektifitas pengelolaan usaha koperasi oleh pengurus. yaitu tidak boleh lebih dari 5 tahun. Pengurus mempunyai tugas penting yaitu memimpin sebagai keseluruhan. serta atas bidang usaha. Rajin bekerja. 3. 4. Tugas manajer tidak dapat dilaksanakan sebagai tugas sambilan tapi harus dilaksanakan dengan penuh ketekunan. organisasi . Masa jabatan pengurus koperasi. Sebagaimana halnya dengan persyaratan umum yang berlaku untuk para pengurus koperasi. Masa jabatan pengawas diatur dalam anggaran dasar koperasi. Seorang anggota pengawas harus berani mengemukakan pendapatnya. Mempunyai kemampuan berusaha 2. anggota pengawas harus memiliki sifat kejujuran dan keterampilan kerja. permodalan dan keuangan. 5. Mengingat fungsi dan kedudukannya dalam pengelolaan koperasi.keterangan yang diperlukan dari pengurus koperasi dan pihak-pihak yang dianggap perlu. Pemeriksaan ekstern yaitu pemeriksaan yang dilakukan oleh pihakpihak diluar kewenangan koperasi yang bertujuan untuk mengetahui masalah-masalah yang sebenarnya terjadi dalam pengelolaan usaha koperasi. yang disegani anggota koperasi dan masyarakat sekelilingnya. 6. Pemeriksaan yang dilakukan atas pengelolaan usaha koperasi dapat dibedakan menjadi 2 bagian yaitu: 1. Mempunyai sifat sebagai pemimpin. maka untuk anggota pengawas dapat juga diberlakukan syarat-syarat khusus seperti: 1. semangat dan lincah. 2. Sasaran pemeriksaan yang dilakukan terhadap jalannya usaha koperasi pada garis besarnya dapat dibedakan atas pemeriksaan bidang organisasi dan manajemen.

permodalan dan keuangan Pemeriksaan dibidang ini bertujuan untuk mengetahui bidang usaha yang dilakukan oleh koperasi didalam menjalankan fungsinya. Manajer professional dan mampu menggunakan dan memanfaatkan sumberdaya yang tersedia yang berada dalam kewenangannya. Mengangkat / memberhentikan karyawan koperasi atas persetujuan pengurus. Peran manajer dikaitkan dengan volume usaha. Dan juga bertujuan untuk mengetahui jumlah modal koperasi serta dari mana modal itu diperoleh. Pengurus bertanggung jawab penuh dan harus memahami keinginan para anggota dan merumuskannya dalam suatu kebijakan. Pemeriksaan dilakukan dengan meneliti catatan yang ada pada bukubuku yang diselenggarakan oleh koperasi.a. b. 3) Buku Daftar Anggota Pengawas. Pengurus boleh memberikan arahan-arahan kegiatan. 2) Buku Daftar Pengurus. Bidang usaha. Tugas dan kewajiban manajer dapat dijabarkan sebagai berikut: 1. 4. Hal ini penting untuk menilai keluwesan (fleksibilitas) usaha koperasi dalam perkembangan keadaan ekonomi yang dapat berubah serta penting dalam melakukan analisis kekuatan dan kelemahan koperasi. Bidang organisasi dan menejement. Buku ini terdiri dari: 1) Buku Daftar Anggota. 4) Buku-buku catatan lainnya yang dapat memberikan informasi secara umum mengenai organisasi dan manajemen koperasi. Manajer Koperasi Koperasi yang sudah maju pada dasarnya memerlukan tenaga manajer yang profesionaluntuk menjalankan kegiatan usahanya. . sedangkan pelaksanaan detilnya harus diserahkan kepada manajer. 2. Memimpin kegiatan usaha yang telah di gariskan oleh pengurus. modal kerja dan fasilitas yang diatur oleh pengurus.

J. 1986 . Melaporkan secara teratur kepada pengurus tentang pelaksanaan tugas yang diberikan. Rapat Anggota Pendelegasian 3a. Mempertanggungjawabkan pengurus koperasi. Karyawan Kapustakaan : Nirbito. Pengurus Pendelegasian 4. Pengawas 5. Manager Pendelegasian Partnership 3b.3. G. Tata urutan dari organ-organ perlengkapan Organisasi Koperasi 1.. Anggota Formalisasi 2. 5. Sub Manager 6. 4. MANAGEMEN KOPERASI modul. Membantu pengurus dalam menyusun amggaram nelanja dan pendapatan koperasi. mengenai pelaksanaan tugas kepada 2.

com/2010/07/alat-alat-kelengkapan-koperasi.blogspot.html. .http://myaccountinglive.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful