1.

Gambar

Disintegrator :

Keterangan

:

Alat ini terdiri dari suatu rangkaian keranjang, gelas piala berukuran 1000 ml, termostat dengan suhu 35-39 derajat celcius, dan alat untuk menaik turunkan keranjang dengan frekuensi 29-32 kali per menit. Keranjang disisipkan searah di tengah-tengah tabung kaca, dicelupkan ke dalam air bersuhu antara 36 dan 38 sebanyak lebih kurang 1000 ml, sedalam tidak kurang dari 15 cm sehingga dapat dinaik-turunkan dengan teratur. Kedudukan kawat kasa pada posisi tertinggi tepat di atas permukaan air dan kedudukan terendah mulut keranjang tepat di permukaan air (FI III, hal 7).

Tujuan

: Untuk mengatur waktu hancur tablet.

Prosedur

:

Air dipanaskan di dalam beaker lebih urang 1000 ml sehingga mencapai suhu 37 darjah celcius. Sebanyak 6 tablet dimasukkan pada masing-masing tabung dari keranjang, masukkan cakram dari tiap tabung dan alat dijalankan, kemudian air digunakan sebagai medium dengan suhu 37 derajat celcius ± 2 darjah celcius. Sebaik sahaja alat dijalankan, perhitungan stopwatch dimulai. Stopwatch dihentikan setelah semua tablet hancur.

Kesimpulan : Hasil pengukuran waktu hancur tablet dengan alat uji disintegrator memenuhi standard FI III yaitu ke-6 buah tablet waktu hancurnya tidak lebih dari 15 menit. yaitu 40 detik. . Persyaratan dalam Farmakope Indonesia jilid 3. hal 7 : kecuali dinyatakan lain semua tablet harus hancur tidak lebih dari 15 menit (untuk tablet tidak bersalut) dan tidak lebih dari dari 60 menit untuk tablet salut gula atau tablet salut selaput.Hasil : Masa waktu hancur bagi tablet adalah 40 detik. Persyaratan : Uji waktu hancur menggunakan alat disintegrator tester menggunakan 6 tablet.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful