BAB I PENDAHULUAN

1. Landasan Pikir

Karya sastra adalah fenomena unik, didalamnya penuh dengan serangkai makna dan fungsi dan tak jarang fungsi dan makna ini sering kabur atau tidak jelas. Oleh karena karya ssastra memang syarat dengan imajinasi. Itulah sebabnya peneliti sastra memiliki tugas untukj mengungkap kekaburan itu menjadi jelas. Selain itu penelitian sastra didasarkan asumsi bahwa tugas kehidupan peranan yang penting dalam kehidupan karya sastra bahasa memiliki pesan keindahan sekaligus membawa makna. Bhasa tidak dapat dilepaskan dariu sastra. Tidak bahasa tidak ada sastra. Penelitian stilistika sebenarnya masih jarang dilakukan. Jika pun ada biasanya sepotongpotong dan tidak memadai. Kemungkinan hal ini terjadi karena stilistika merupakan bagaian dariestetika karya sastra, oleh karena itu sering sampingan saja. Stilistika adalah ilmu yang mempelajari gaya bahasa suatu karya sastra. Secara etimologis stylistcs berhubungan dengan kata style, artinya gaya sedang stylistic dapat diterjemahkan sebagai ilmu tentang gaya. Metodologi adalah cara yang teratur berdasarkan pemikiran yang matang untuk mencapai maksud seperti ilmu pengetahuan dan sebagainya, atau cara kerja yg teratur dan bersistem dapat melaksanakan suatu kegiatan dengan mudah guna mencapai maksud yang ditentukan.

Penelitian stilistika sebenarnya akan mengungkapkan aspek-aspek estetik pembentuk karya sastra. Stilistika akan membangun aspek keindahan karya sastra, jadi semakin pandai sastrawan memanfaatkan stilistika karya sastra yang dihasilkan akan semakin menarik. Stilistika adalah penggunaan gaya bahasa secara khusus dalam karya sastra, gaya bahasa itu mungkin disengaja atau tidak disengaja ketika sastrawan mengungkapkan idenya. Gaya bahasa itu merupkan aspek seni dalam karya sastra yang dipengaruhi oleh nurani. Melalui gaya bahasa sastrawan menuangkan ekspresinya. Bagaimanpun rasa jengkel dan senang jika dibungkus dengan gaya bahsa akan semakin indah.
1

yaitu : 1. Pemaknaan keduanya perlu memperhatikan deskripsi mental dan fiksikal gaya bahasa. yaitu secara fonologi. BAB II PEMBAHASAN 2 . gaya kiasan. Kedua makna ini akna saling berhubungan satu sama lain. Stilistika kiasan ada dua macam. sintaksis dan semantic. sarkasme dan sebagainya.2. Makna tersebut ada dua. tantologi. polisendation dan sebagainya. paradoks. morfologis. yaitu : 1. Gaya bahasa sastra digolongkan menjadi dua secara garis besar. Stilistika Deskriptifasoa Yaitu mendekati gaya bahasa sebagai keseluruhan ekspresi kejiwaan yang terkandung dalam suatu bahasa dan meneliti nilai-nilai khusus yang terkandung dalam suatu bahasa. yaitu denotasi (makna lugas) dank on otasi (makna kias). banyak ragamnya meliputi. yang meliputi eufanisme. Stilistika Genetis Yaitu gaya bahasa yang individual yang menagndung penggunaan unsure gaya bahsa sebagai suatu ungkapan yang khas pribadi. yaitu ketepatan dan kesesuaian kosa kata. personofikasi. Menurut Muhammad (1988: 17-33) penelitian stilistika hendaknya sampai pada tingkat makna gaya bahasa sastra. simile. deskripsi ini akn tampak dari pilihan kata. Pemakaian kosa kata tentu akan mendukung keindahan karya sastra. Stilistika Sastra Gaya bahasa sastra adalah ragan khusus yang digunakan sastrawan untuk memperindah teks sastra. 2. 2. gaya retirik.

yaitu metode kualitatif dan metode kuantitatif.1. Dengan metode penelitian kualitatif stilistika sastra akan ditentukan kemampuan sastrawan atau pengarang mengekspresikan kualitas penggunaan stilistikasastrawan dalam karya sastranya. b. a. 2. mengetahui cirri pembeda stilistika sebuah teks dari teks lainnya. Dalam metode penelitian kuantutatif stilistika sastra dapat memberikan bukti-bukti konkret dengan menopang deskripsi stilistika yang dilakukan dalam karya sastra. Metode Penelitian Stilistika Sastra Dalam penelitian stilistika sastra dua metode penelitian digunakan. Fungsi stilistika dapat ditemukan secara terbersit dari peranan stilistika dalam membangun karya sastra. Metode Penelitian Kualitatif Metode ini digunakan untuk menemukan makna dan fungsi stilistika itu dalam karya sastra total dari karya sastra yang diteliti. menghitung tanda-tanda linguistic. Metode Penelitian Kuantitatif Dalam stilistika digunakan untuk menghitung frekuensi pemunculan tanda-tanda linguiustik atau bahasa. mengukur tinggi-rendahnya bahsa yang baku. Kedua metode penelitian diatas dapat digabungkan untuk lebih menemukan keberadaan stilistika dalam karya sastra. Konsep Pendekatan Penelitian Stilistika sastra 3 .

gaya umum yang berlaku pada suatu periode tertentu. 2. Aplikasi dari pendekatan stilistika tidak hanya tertuju pada analisis pemakaian unsur bahasa yang indah dan menarik. Pendekatan ini membantu mendapatkan interpretasi yang lebih tepat. kalimat dalam paragaf. 5. 7.1. 9. Langkah Kerja Penellitian Stilistika Sastra 4 . seperti gaya penulisan para sastrawan angkatan pujangga baru. 8. Analisis variasi bahasa. 3. kemampuan pemilihan kata. Tidak hanya menganalisin pemakaian bahasa dan aspek pembahasan dalam karya sastra. dalam pendekatan stilistika kajian bahasa harus lebih mendalam. paragraph dalam wacana. 4. pemikiran. Analisis terhadap pemahaman pembaca terhadap karya sastra. 6. Analisis juga dapat dilakukan terhadap analisis gaya kelompok pengarang. 3. 11. tetapi juga menganalisis keseluruhan karya seperti: tema. 10. Karena analisis ditujukan pula kearah membuka tabir kekaburan pada karya sastra. Analisis dalam pemilihan kata. aspek makna yang mempunnyai keterkaitan dengan pemakaian unsur bahasa. dialek. Analisis pendekatan ini sama dengan pendekatan structural. serta bagaimana itu dijalin oleh pengarang. sampai pada penggunaan bahasa simbolik. Analisis kebahasaan diarahkan juga pada masalah pemakaian kata dalam kalimat. hingga kemungkinan penafsiran. Analisis ditujukan pula kepada corak penulisan yang bersifat individual. atau laras bahasa. yang khas bagi pengarang. gaya yang hanya mewakili dirinya. tetapi terhhadap keterhandalan sastrawan dalam mengekspresikan gagasan lewat bahasa secara kreatif. Analisis kebahasaan dengan perwatakan dalam karya.

3. dan variasi bunyi. paragraph. Analisis gaya individual pengarang dengan tujuan melihat jenis gaya yang paling dominan yang digunakan. Kaji makna karena hakekat pemakaian bahasa akhirnya juga untuk menghasilkan makna. 5.1. 4. Pembahasan mengenai penggunaan kalimat lebih ditujukan kepada masalah variasi kalimat yang disesuaikan dengan kondisi peristiwa. atau sebaliknya dari segi keseluruhan wacana kemudian berkembang kearah aspek yang lebih kecil. kalimat. Analisis tentang masalah pemilihan kata. wacana. Menentukan dari mana harus dimulai apkah dari segi bunyi. Analisis masalah asonasi. aliterasi. kata. dan lainnya. BAB III PENUTUP 5 . rima. 7. 6. 2. frase. Analisis ditujukan kepada penulis mendramatisasi bahasa sehingga mencapai efek keindahan. mengapa menggunakan gaya tersebut.

Tanpa keindahan bahasa. Metode penelitian stilistika sastra ada 2 yaitu: a. mengetahui cirri pembeda stilistika sebuah teks dari teks lainnya. Penelitian stilistika berdasarkan asumsi bahwa sastra mempunyai tugas mulia. Keindahan karya sastra. Metode Penelitian Kuantitatif Dalam stilistika digunakan untuk menghitung frekuensi pemunculan tanda-tanda linguiustik atau bahasa. biasanya masih sepotong-potong dan kurang memadai. Bahasa memiliki pesan keindahan dan sekaligus membbawa makna. Penelitian stilistika atau gaya bahasa memang masih jarang dilakukan. Fungsi stilistika dapat ditemukan secara terbersit dari peranan stilistika dalam membangun karya sastra. Dalam metode penelitian kuantutatif stilistika sastra dapat memberikan bukti-bukti konkret dengan menopang deskripsi stilistika yang dilakukan dalam karya sastra.Secara etimologis stylistics berhubungan dengan kata style. hamper sebagian besar dipengaruhi oleh kemampuan penulis memainkan bahasa. Suwardi. yang artinya gaya sedangkan stylistics dapat diterjemahkan sebagai ilmu tentang gaya. Yogyakarta: Pustaka Widyatama. menghitung tanda-tanda linguistic. b. 6 . karya sastra menjadi hambar. Metode Penelitian Kualitatif Metode ini digunakan untuk menemukan makna dan fungsi stilistika itu dalam karya sastra total dari karya sastra yang diteliti. Metodologi Penelitian Sastra. Kalau pun ada yang pernah melakukan. mengukur tinggi-rendahnya bahsa yang baku. Stilistika adalah ilmu pemanfaatan bahasa dalam karya sastra. Daftar Pustaka Endraswara. 2003.

2003. STILISTIKA Kaji Bahasa Karya Sastra. Medan: tanpa penerbit. 7 . Metodologi Penelitian Sastra. 2005. Yogyakarta: Hanindita Graha Widya. Purba.Jabrohim. Antilan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful