5 Cara Salah Mendidik Anak

Oleh Fidelia | ghiboo.com – Min, 12 Feb 2012 21:18 WIB

Related Content

Perbesar Foto 5 Cara Salah Mendidik Anak

Ghiboo.com - Menjadi orang tua memang tidak mudah, butuh kesabaran dalam membesarkan dan mendidik anak. Tapi, jika cara Anda salah, itu juga berakibat fatal dan buruk untuk masa depannya. Terkadang tanpa Anda sadari, sikap dan cara didik kepada anak justru membuat mereka stres. Kadangkala terlalu memanjakan mereka, itu juga tidak baik bagi perkembangkan mereka. Berikut ini ada 5 cara mendidik anak yang dianggap salah, seperti dikutip dari Times of India, Jumat (10/2). Tidak ada waktu Sebagai orang tua, Anda mungkin tidak pernah menyediakan waktu dengan anak-anak. Setidaknya menanyakan kegiatan mereka apa saja disekolah. Komunikasi dengan anak penting, karena jika mereka punya masalah, akan disampaikan ke Anda dan masalah itu bisa cepat diselesaikan. Terlalu royal memberi hadiah Sebaiknya Anda tidak terlalu mudah memberikan anak hadiah apalagi jika tidak didukung prestasi yang baik di sekolah. Anda boleh-boleh saja memberi mereka hadiah, tentunya dengan memberi pengertian apabila prestasi di sekolah bagus, minimal nilai pelajaran mereka baik. Membandingkan-bandingkan Banyak orang tua yang membandingkan anak mereka dengan orang lain, baik itu saudara, teman atau teman sekelas. Kondisi itu akan membuat meereka semakin merasa tidak layak.

Terlalu menuntut Ujian adalah saat-saat paling tidak menyenangkan bahkan menjadi beban bagi anak-anak. kursus dan lainnya sudah cukup membebani mereka. Jadi. kegiatan yang padat setelah sekolah seperti les.Anda harus tahu. mendengarkan musik atau bahkan tidur. Semoga berhasil! . apakah olahraga. jadi lebih baik Anda memberi motivasi dan dukungan terhadap potensi yang ada padanya. yakinkan anak Anda dan motivasi mereka bahwa nilai jelek bukan akhir dari semuanya. kondisi ini bisa membuat mereka semakin stres. berilah mereka waktu menyalurkan hobi. setiap anak memiliki kemampuan berbeda. Semakin terbebani karena Anda menuntut nilai yang bagus. karena masih ada kesempatan lain. Seharusnya. Ibarat baterai. Terlalu dibebani Anak juga butuh istirahat dan dicharge.

Kalau ibu ingin anaknya belajar bukan bilangnya "Jangan malas-malas". Berkomunikasilah secara positif Orangtua harus mempunyai persepsi bahwa anak itu unik dan mempunyai perbedaan dibandingkan anak yang lainnya. tapi bandingkan dengan kemajuan yang diperoleh buah hati. Tapi kalau sudah 12 tahun keinginan untuk berkompetisi turun. kakaknya atau dengan anak lain. orangtua tetap perlu belajar menerapkan pola pengasuhan yang positif pada anak agar dapat membentuk karakter positif anak di masa depan.Berikan Banyak Pujian dan Anak Akan Jadi Hebat Oleh Eko Sutriyanto | TRIBUNnews. Lalu bagaimana mendidik anak yang tepat sehingga menjadi anak hebat (incredible). Jika salah melakukan pengasuhan.Perilaku orangtua dalam mendidik sejak dini ternyata berkorelasi langsung dengan sikap. Harusnya "Loh kamu kemarin nilai Matematika dan Bahasa Inggris nilai kurang. Jadi orangtua harus mempunyai kemampuan untuk membangun bakat yang dimiliki dengan cara yang positif. 26 Des 2011 13:23 WIB     Email Cetak TRIBUNNEWS. Jadi kalau ingin membentuk anak yang hebat. 2.com – Sen. Tak ada sekolah khusus untuk menjadi orangtua. pribadi buah hati di masa mendatang. Hanny Muchtar Darta dari EI Parenting Consultant saat talkshow "Pentingnya Kecukupan Asupan Vitamin & Mineral Agar Anak Incredible" yang digelar oleh Scott's Multivitamin di Cilandak Town Square. ajaklah berkompetisi sejak kecil. Seringkali dilakukan orangtua yang tidak sabar mendengarkan dan selalalu menyalahkan. Jakarta Selatan. Jangan mengatakan "Kakak kamu lebih hebat atau kakak kamu lebih rajin belajarnya. Yang harus dilakukan adalah mendengarkan terlebih dahulu dengan penuh perhatian. Anak . mengungkap beberapa tips ataupun trik yang bisa menjadi rujukan: 1. Hindari membandingkan dengan adik. Jangan membandingkan dengan yang lain. Anak yang berusia 5-8 tahun lagi senang-senangnya berkompetisi karena dari segi kognotifnya lagi senang-senangnya untuk menunjukkan kebisaannya dan kemampuan yang dimilikinya.COM. 4. JAKARTA . seharusnya nanti harus lebih baik". Tetapi. yang terjadi justru anak mempunyai sifat atau sikap negatif. Hindari memotong pembicaraan. Dorong anak untuk ikut kompetisi. Tapi akan lebih baik jika mengatakan "Ayo dong semangat belajar". 3. jadi kamu harus seperti dia dong.

Fokus pada tujuan Terkadang orangtua asal memerintahkan. Membangun aturan sederhana. . makan pada tempat yang benar. perasaan tidak nyaman ini dialami anak-anak saat dia sedang kelelahan. lihat kamu membereskan mainan dan menyimpannya di tempat semula. Memberikan banyak pujian. Ada kalanya.". tentunya di tempat dan waktu yang tepat Terlalu banyak waktu Anda yang terbuang jika hanya mengkritik sikap buruk buah hati. Melatih kedisiplinan bisa dilakukan dengan membangun rutinitas misalnya: jam makan. sesekali Anda perlu mengucapkan. saat dia lapar. 6. dan ciuman Biasakan memeluk buah hati hingga 12 kali sehari. Ini akan melatih anak hidup secara disiplin. Misalnya. 5. itu tanda anak cerdas. sebagai orangtua harus memberikan contoh melakukan kedisiplinan. 8. Umumnya. "Mama senang. Tujuannya supaya ia merasakan adanya kedekatan. 9. Lebih baik mengatakan. Meski demikian.juga ingin dihargai pendapatnya. lho. jam tidur. mengatakan jangan lupa baju olahragamu dibawa pulang atau mengatakan jangan malu bertanya nanti sesat di jalan. kehangatan sehingga mampu membangun ikatan emosional yang baik disamping anak akan merasa diterima dan didukung oleh orangtuanya. belaian. Minimalisasi kondisi-kondisi yang membuatnya tidak nyaman ini untuk mengurangi kejengkelan pada anak. Jangan terus dilanggar. Anda jadi kekurangan waktu untuk memberinya pujian atas sikap positifnya. Berikan pelukan. saat Anda terlalu menuntutnya berbuat lebih. atau gagasan yang dimilikinya." 7. Jika ini dilakukan bisa melatih anak berani mengemukakan pendapat. Hindari untuk bicara dengan anak ketika sedang mengalami emosi negatif Belajarlah untuk memaklumi hal-hal yang bisa memicu anak kesal dan jengkel. dan saat dia sakit. dan lain sebagainya. Jadi bicaranya lebih positif sehingga membuat anak menjadi terinspirasi. Sebaliknya. "Kalau berani bertanya.

JAKARTA ."Kamu anak besar dan harus memberi contoh adikmu" atau kamu sudah besar. Mengapa? "Si sulung kan tengah menjalani proses tumbuh dan berkembang. Kalau yang besar selalu mengalah. Jadi aneh jika orangtua meminta sang kakak menjadikan contoh bagi sang adik. baik kakak ataupun sang adik. Enggak boleh ini enggak boleh itu. Demikian juga sang kakak.com – Sen. Kebiasaan orangtua yang mengatakan anak yang besar harus mengalah. juga bukan cara yang tepat untuk membentuk anak hebat. kata Hanny yang menjadi contoh ya orangtua. Eko Sutriyanto TRIBUNNEWS.Orangtua yang Beri Contoh Bukan Anak Oleh Eko Sutriyanto | TRIBUNnews. maka si sulung merasa terbebani. 26 Des 2011 14:31 WIB     Email Cetak Related Content  Perbesar Foto Orangtua yang Beri Contoh Bukan Anak Laporan Wartawan Tribunnews. Sering kali kita mengungkapkan kalimat itu disebabkan budaya yang telah ada turun temurun. Padahal jika diperhatikan kalimat cenderung akan memberikan dampak buruk bagi perkembangan si anak. Yang dilakukan orangtua adalah memperhatikan konteks masalahnya. .com. "Jangan selalu anak kecil atau bungsu selalu menang dibandingkan kakaknya." ungkap Hanny. Dengan meminta si sulung memberikan contoh bagi sang adiknya. Kalau masalah itu memang disebabkan sang adik yang salah. ia tidak mempunyai daya untuk mempertahankan pendapatnya." ungkap Hanny. mereka diajarkan untuk memperbaiki kesalahannya.COM. Seharusnya. kamu harus mengalah". "Kalau anak diberikan tugas semacam itu akan membuat anak harus berwibawa di depan adiknya. bukan anak." ungkap Hanny Muchtar Darta dari EI Parenting Consultant belum lama ini.

." paparnya. itu bahaya. nanti si kecil ingin selalu menang sendiri."Si kakak selalu bilang udah deh saya yang mengalah. Ini tidak bagus.

Bahkan beberapa orang tua mengkhawatirkan hal ini dikarenakan aktifitas yang full sehingga era saat ini. peranan orang tua hampir punah di keluarga. merawat diri. 3. sikap dan mental. Ajukan pertanyaan-pertanyaan sebagai ganti dari memberikan . bermain. Sadarkah kita bahwa orangtua yang tidak menghargai dirinya sendiri akan membesarkan anak dengan sifat serupa. Untuk orang tua yang peduli dengan cara mendidik anak. Anda perlu menahan diri untuk tidak memikirkan atau memberikan pendapat Anda sendiri. berbagi tawa dan cerita dapat membuat saat-saat biasa menjadi tak terlupakan. Jadilah „Ahli Gembira‟ bagi putra-putri Anda. Caranya : Jauh sebelum timbul ambisi dalam diri anda untuk sukses mendidik anak. Lupakanlah diri Anda dan tempatkanlah diri Anda pada sudut pandang anak Anda.Cara Mendidik Anak Agar Menjadi Anak Yang Pintar Baik Menurut Islam February 18. Sangatlah jelas betapa orang tua mempunyai peran yang penting dalam mendidika anak. Karena hal ini tidak mudah bagi orangtua. 2012 By admin Leave a Comment Cara mendidik anak hal inilah yang sering ditanyakan orang tua kepada ahli psikiater pada saat berkonsultasi masalah tumbuh kembang anak. cobalah perhatikan diri Anda sendiri terlebih dahulu. Menurut islam cara mendidik anak adalah dimulai dengan mendidiknya dari dalam dalam rumah. sering kali pada saat anak bercerita tentang suatu hal orang tua menyela dan enggan untuk mendengarkan apa yang sedang di ceritakan sang anak. Ubahlah waktu mengerjakan tugas harian menjadi momen yang berharga dan istimewa. Selalu sediakan waktu bagi anak di tengah kesibukan harian Anda. bisa dilihat pada saat Nabi Muhammad mendidik istri. Salah satu alasan kenapa orang tua mempunyai peran penting dalam mendidik anak agar menjadi anak yang pintar adalah karena hal itu merupakan kewajiban orang tua kepada anak. Oleh karena itu peran orang tua sangat penting dalam hal ini. baik dari segi dunia dan akhirat. Sediakan waktu bagi untuk berolahraga. Mendidik anak untuk mencintai dan menyayangi dirinya sendiri.. Jadikan setiap harinya menjadi waktu . Cara mendidik anak islam telah jelas mengajarkannya. Cobalah untuk mendengarkan anak Anda sepenuhnya tanpa menghakimi. karena sudah tidak aneh lagi jika kalangan atas yang tidak sempat atau pun tidak bisa meluangkan waktu untuk mendidik anak di rumah dengan cara menitipkan mereka pada sekolah alam ataupun baby sister/pengasuh anak yang dibayar secara khusus untuk mendidik anak. Untuk memulai hal itu semua. anak dan keluarganya. Orang tua yang baik adalah pendengar yang baik. Cara mendidik anak seperti apa yang bisa membuat anak pintar. Buatlah saat-saat yang tidak terlupakan dan berkesan pada saat sedang bersama dengan anak. memeluk. yang dimulai dari pembentukan akhlak yang baik. 2. berikut kami kaji sedikit dari cara mendidik anak yang pintar baik menurut islam.yang sangat berharga Tunjukkan betapa bahagiaanya kita atas kehadiran seorang anak. Dimana disela-sela kesibukan. Diantaranya yaitu: 1. Fenomena yang sangat sulit diterapkan oleh kebanyakan orang tua. Dengarkan mereka dengan hati yang terbuka dan penyayang. dan meluangkan waktu untuk bagi pengembangan pribadi Anda.

yang telah Anda lakukan hari ini.?? ” Anak = Orang Tua. 6. dengan harapan anda akan menjadi sukses menjadi seorang orang tua. Oleh karena ini lakukan yang terbaik untuk anak anda jadikan lah mereka sangat berharga lebih dari harta dan pekerjaan yang selama ini banyka menghabiskan waktu anda. Tidak lah ada artinya point di atas jika hanya sekedar di baca tanpa di lakukan dan tanpa ketulusan yang dalam. bahkan yang paling kecil sekalipun. Ajarlah diri Anda untuk memberikan penghargaan yang tulus atas tugas-tugas sederhana yang dikerjakan anak. Berikan penghargaan terbaik untuk anak dan akuilah. 4. Berikutlah beberapa cara mendidik anak yang bisa diterapkan..?? anggaplah pada saat ini diri anda di tantang ‟untuk 24 jam tersenyum bersama keluarga‟ ! Anda akan menyaksikan keajaiban dari kegembiraan dan kasih sayang yang Anda bawa kepada orang-orang di sekitar Anda. Ajarkanlah anak turut bertanggung jawab atas tugas-tugas rutin dalam rumah tangga. Janganlah memarahi apalagi mempermalukan anak di depan orang lain atas kesalahan yang mereka perbuat.??? Sukses itu bukan hasil dari sebuah perjuangan. Buatlah momen sehari-hari menjadi luar biasa berkat kegembiraan dan semangat yang Anda bawa ke dalamnya. Berikan konsekuensi yang wajar dari pelanggaran dengan tujuan untuk mengajarkan tanggung jawab.. Salah satu sukses mendidik anak adalah dengan tagakny kedisiplinan dalam kesaharian anak. Penghargaan ini akan memberi semangat anak untuk menjalankan tugas yang lebih besar. Anak yang secara aktif turut dilibatkan dalam tugas rutin dalam rumah tangga pada masa dewasanya akan memiliki rasa tanggung jawab yang lebih besar. Tunjukan kebahagian dengan tertawa. sebab kegembiraan itu menular! Pernakah anda melakukan hal ini. Didik kedisiplinan anak sejak dini. Pada dasarnya kebaikan dan kesuksesan anak anda saat ini serta yang akan datang ada ditangan anda.Perbaiki kesalahan mereka dengan kelembutan dan kasih sayng namun Anda harus terus-menerus konsisten. 5.. Namun sukses itu adalah prosess dari sebuah perjuangan untuk menjadi lebih baik..” . Cara orang tua mendengarkan tanpa menghakimi akan membuat anak merasa diterima dan dimengerti. Coba lah latih diri anda agar senantiasa memberikan penghargaan terhadap setiap keberhasilan.pendapat. Ingat. Orang Tua –>> Anak.

data yang diungkap lebih miris lagi. life style ala Barat yang sarat dengan gelagak syahwat turut menjadi penumpang gelap. mayoritas mereka melakukannya pertama kali saat usia 19 tahun. Buktinya. sementara rumah 24 persen. Dilegalkan tidak. Umumnya mereka melakukan zina di tempat kos (33 persen). Tak peduli lelaki baru baligh. Pornografi. apa pun dilakukan. 100 persen! Dan. Tepatnya. mengulik urat syahwat. Bali. saling menguntungkan. atau gadis bau kencur. sejak kran liberalisasi di berbagai bidang dibuka. dan Yogyakarta (Republika. Bandung. S. toh tak ketahuan. dengan bangga pelaku zina mem-videokan adegan vulgarnya. sebanyak 88 persen hubungan seks dilakukan bersama pacar.Republik Zina Menunggu Binasa Oleh Asri Supatmiati. Survey terbaru yang dilakukan lembaga internasional DKT bekerja sama dengan Sutra and Fiesta Condoms mengungkap. rata-rata satu tahun. begitu dekat. Saat ini perempuan belum menikah tapi sudah tidak virgin bukanlah barang langka. remaja tak lepas dari seks bebas. Survey dilakukan Mei 2011 di Jakarta. hotel atau motel (28 persen). Semua. dan 8 persen dengan PSK (untuk pria). Yakni. Jika pintu legal pernikahan begitu terjal. permesuman dan hiburan maksiat. Selanjutnya. tapi merebak di mana-mana. . Boro-boro dikenai rajam atau sekadar dikucilkan. Perzinaan agaknya sudah menjadi gaya hidup sebagian warga berhaluan liberal di Republik ini. Lama pacaran mereka sebelum berhubungan seksual. Toh suka sama suka.co. Surabaya. zina gratis jadi pelampiasan. 12/12/2011). tak ada yang dirugikan. 462 responden berusia 15 sampai 25 tahun semua mengaku pernah berhubungan seksual. Dan lebih penting.id. pelacuran. pornoaksi. 9 persen dengan sesama jenis (terutama wanita).Si Masih gadis sudah tidak perawan? Tak perlu mengernyitkan dahi. jika saraf-saraf nafsunya sudah diobrakabrik.

lagu dan tayangan realty show bertema cabul pun bebas beredar. Dan. Kejahatan seksual mengintai setiap detik. atau tak punya calon saking tak lakunya. Akankah Republik ini diam saja menunggu saat yang sama? Menolak Agama? Fenomena di atas tentu bukan perkara remeh. Perkosaan hanya dilakukan mereka yang “kebelet” melampiaskan nafsu tapi tak punya pacar. Memang. di negeri ini. Duh! Melarang atau Merangsang? Omong kosong jika negara melindungi warganya. Tidak akan ditutup asal menyumbang pajak. Baru sejenak sudah jebol lagi. sudah sedemikian amoral. malah merangsang mereka untuk menjadi penikmat syahwat. lukisan. novel. uang dan kenikmatan seksual. tidak pernah bersedia menghukum berat para pelaku zina. Bahkan dipelopori jajaran pejabat sendiri (ingat kasus anggota DPR yang ketahuan mengakses situs porno saat sidang?). Sistem inilah yang memberhalakan materi. Memblokir situs porno hanya sebatas niat baik. negara justru menggelontorkan kebijakan yang memperlonggar perzinaan. biaya nikah dimahalkan dan syarat penikahan diperketat. Usia pernikahan terus dinaikkan. komik. segera semua pihak berteriak “ini karena kurangnya . film. upaya pelarangan poligami sekalipun bagi mereka yang mampu. atau pasangan selingkuh. pelajar kurang ajaran. hingga merasa tak gaul tanpa berhubungan badan dengan pujaan hatinya. Persis di Barat. yang tak kuat nikah karena biaya administrasinya mahal. aborsi dipersingkat. Tidak akan dibredel sekalipun sudah protes massal oleh masyarakat. yang kini di ambang kebinasaan. dan lahirlah generasi-generasi bejat. foto. perempuan semakin terancam di luar sana. tiap hari selalu ada episode-episode anyar video-video mesum amatir dengan aktor-aktris muda-mudi yang dimabuk asmara. Mungkin memang inilah yang diharapkan negara liberal ini: industri porno menggeliat. Korbannya sudah banyak berjatuhan. Kalau zina suka sama suka. Sekali lagi. Yang ada bukannya melarang. Di sisi lain. Fenomena pemerkosaan di angkutan umum adalah salah satunya. Juga. atau tak punya uang untuk membayar pelacur. Padahal sistem inilah yang “mewajibkan” remaja pacaran. tidak ada -kecuali kalangan Islam– yang menuding sistem hidup sekuler-liberallah yang menjadi akar masalahnya. Juga. tanpa didampingi kedua orangtuanya yang sangat sibuk digilas roda perekonomian. iklan. sinetron. bahwa perempuan harus membuka auratnya. mempertontonkan kepada lelaki bukan mahromnya. tidak ada delik pidananya. Berani menghalalkan zina yang jelas-jelas diharamkan. Muda-mudi calon pemimpin masa depan. Pelacuran. tipe seperti inipun tak kalah banyaknya. kehamilan di luar nikah tumbuh cepat. dan tempat-tempat hiburan yang menjajakan syahwat. zina dini meningkat. dibiarkan. eksploitasi aurat perempuan. terhadap persoalan ini.Bagaimana dengan memperkosa? Memang terlalu berat risikonya. Sistem inilah yang mengajarkan. Media massa. negara membuat berbagai larangan untuk menyumbat penyaluran syahwat dengan cara-cara legal. mereka mengharapkan “agama” (baca: Islam) mampu menyelesaikan persoalan ini. kalau ketahuan justru dinikahkan? Jangan heran jika kita membaca berita. Termasuk. Pada saat remaja ketahuan amoral. Sistem inilah yang memandu tumbuh kembang remaja. pemerkosaan berlipat. Kalau tak diperdaya dengan rayuan gombal. Bagaimana pelaku zina akan kapok. Anehnya. dicaplok para pemerkosa.

Bukhari) Diriwayatkan pula dari Abu Hurairah r. bahkan antipemerintah? Kenapa negara dengan setia menerapkan sekulerisme. dari Nabi SAW beliau bersabda: “Demi Allah yang diriku di tangan-Nya. kelaparan. Kalau sudah begini. siapa yang bermuka dua. kriminalitas. dicap mengancam eksistensi negara. (eramuslim.” Agama dijadikan tong sampah saja. agama (baca: Islam) bersedia memperbaiki keadaan. sekadar untuk memperbaiki keadaan yang sudah rusak. dikirim ke pesantren. Sementara para pelaku maksiat dianggap pahlawan penyumbang devisa.” Lihat Majmu‟ Zawaid: 7/331). Al Haitsami berkata. serahkan saja padanya. orang-orang mukhlis itu. Bukan hanya mengatasi perzinaan. dengan tuduhan-tuduhan miring? Tampak jelas. “alangkah baiknya kalau saya sembunyikan wanita ini di balik dinding ini. Ketika perzinaan merajalela dan masyarakat menganggapnya biasa.pendidikan agama” atau “para ulama harusnya lebih berperan membina akhlak remaja” dan para guru dan orangtua harus menanamkan nilai-nilai moral lebih intens pada anak-anaknya. Tapi. Bahkan punya sulosi komprehensif untuk menuntaskan segala persoalan. Lulusan pesantren. didakwa membahayakan eksistensi negara. Abu Malik al Asy‟ari bahwa dia mendengar Nabi shallallahu „alaihi wasallam bersabda: “Sungguh ada dari umatku beberapa kaum yang menghalalkan/menganggap halal perzinahan. minuman keras. radikal. baiklah. itu terlalu “mudah. tidaklah akan binasa umat ini sehingga orang-orang lelaki menerkam wanita di tengah jalan (dan menyetubuhinya) dan di antara mereka yang terbaik pada waktu itu berkata. padahal sekulerisme itu sendirilah yang melahirkan semua kebobrokan sosial ini? Sebaliknya. kenapa menuduh ideologi Islam.a. Abu Ya‟la. sutera. Diriwayatkan dalam Shahih Bukhari.” Bahkan mengatasi kemiskinan. Image pesantren sebagai pendidikan mulia pun babak belur. intoleran. Terlebih lagi. Republik ini tinggal menunggu kebinasaan. pada saat yang sama diopinikan bahwa pesantren adalah “produsen” teroris. dan musik-musik.com) .” (HR. Anak nakal dan bandel. antara butuh dan tidak butuh terhadap Islam. Inilah tanda-tanda akhir zaman. mengapa ketika Islam -yang dipeluk mayoritas penduduk negeri ini– mengajukan syariatnya sebagai solusi. ekstrimis. Tapi. ketimpangan sosial.” (HR. yang belum pernah diberi kesempatan memerintah negeri ini. dll. “perawi-perawinya shahih.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful