BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

3.1 SyaratKoherensi 7.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.3 Jenis Paragraf 7.2.5 Kepaduan / Koherensi 6.2.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.2 Syarat Paragraf 7.3.2.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.2.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.2 Keparalelan 6.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.2.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.2.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.3.3 Kehematan 6.1 Kesepadanan 6.4 Kecermatan 6.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.2.2.1 Defenisi Paragraf 7.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.2 Syarat Kohesi 7.

BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . 3. laporan penelitian. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. Tujuanjangka panjang a. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. baik secara tertulis maupun secara lisan.1. 1 . b.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. 1. 2. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. Tujuan jangka pendek a. 2. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. 1 . Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia. calon sarjana.1. surat. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. b.

atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan.2. dan sintaksis.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. 2. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. Nama barn m i bersifat politis. bahasa Melayu mudah dipelajari. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. diresmikan suatu bahasa nasional. Karena sistemnya yang sederhana itu. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. 3. 4.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. 1 . Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. Faktor psikologi. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. morfologi. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. yaitu bahasa Indonesia. Dengan bantuan para pedagang.

dsb.. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). Manado. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. C. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. J. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. B. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). Untuk itu. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. A. di Karang Berahi (Jambi) (688). Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. Timor. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang.G. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon.

sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. 1 . Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. dan antarbudaya.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. 2. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. 1. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. bahasa Indonesia. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. — D. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. Lambang identitas nasional 3. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. Pertama. Selain itu. 1. antara lain. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928.3. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. antardaerah. BPIJU-Universitas Widyatama 4 . Alat perhubungan antarwarga. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. 3. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia.

bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Sebagai alat perhubungan antarwarga.3. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. dan antar suku bangsa.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . peristiwa. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. ilmu pengetahuan. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. dan kegiatan kenegraan. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. Di samping ketiga fiingsi di atas. dan bahasa tidak perlu terjadi. Sebagai lambang identitas nasional. Alat pengembangan kebudayaan. Atas dasar kebangsaan m i . kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. dan teknologi. antardaerah. budaya. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Bahasa resmi kenegaraan 2. Dengan bahasa nasional. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. 1. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . Sebagai bahasa resmi kenegaraan.

4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. Sebagai bahasa negara. Seragam: pada hakikatnya. dan teknologi. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . 2.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. (2) pembicaraan pada situasi formal. Di dalam hubungai m i . Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. Dengan kata lain. 1.4. 1. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. 3. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. kaludukan. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. serta lingkungannya. ilmu pengetahuan. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. sebagai alat perhubungan antar daerah. (3) pembicaraan di depan unlim. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. 1 .

Li. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. kitab suci. Huruf vokal: a. sy. Nn. k. 2.2 flN L A U IS N 1. 9. j. keturunan. 7. y. bulai. 8. Dd. n. s. atau nama tempat. J j. Ww. Hurufkonsonan: b. 5. t. han. Mm. v. Oo. d. i. Ff. o. Cc. Zz. dan pemakaian tanda baca. w. 3. Pp. ny. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. suku bangsa. yang meliputi pemakàan huruf. au. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. ai. Gg. Kk. Xx. Ss. han raya. Uu. Huruf pertama nama tahun. Gabungan konsonan: kh. Rr. Huruf difiong: ai. u. 4. 1 . Ee.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan.m. f. g. 4. dan bahasa. Bb. M A HUHUF K ’IF L 5. penulisan huruf. p. penulisan kata. 2. Tt. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. penulisan unsur serapan. Hurufpertama nama geografi. Nama jabatan. ng. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . 2. 6. Hh.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . q. Yy. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. nama instansi. Vv. 3. h. e. z. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. dan penisiwa bersejarah. Qq. 2. r. x. din keagamaan yang diikuti nama orang. Ii.

Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. 12. ketatanegaraan.3 PENULISAN 1 . Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. majalah. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. 14. dan sapaan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . daerah. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. Menegaskan huruf. surat kabar. Imbuhan (awalan. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. lembaga pemerintah dan 11. Menuliskan nama buku. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. pangkat. 13. dn judul karangan. serta dokumen resmi. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. B. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. Huruf pertama semua unsur nama negara. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. Menuliskan istilah asing.4 PLNULISAN KATA A. Huruf pertama kata ganti A’nda. koran 2. 15. HURUF HERCETAK M IRING 2. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. sisipan. majalah. Kata Turunan 1 . kata. Huruf pertama nama buku. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. BPIJU-Universitas Widyatama 8 .

semi.padahal. diberi tanda hubung.apabila. olabraga. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. semifmal..matahari.) Contoh: amoral. ca/ar. segitiga. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. barangkali.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3.baru (sejarahnya baru) 3. saputangan.bilamana peribahasa. dukacila . daripada. maha. darmasiswa. nya. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. dsb. kilometer. sukacita. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. manakala. Kata Ganti Kata ganti be. mahasiswa. pasca. Contoh: non-Indonesia C. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. pascasarjana. E. mono. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. kacamata. m a// pra. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. Gabungan Kata 1 . mu. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . prasejarah. multiguna. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. catuiwarga. antar negara. an/ar. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. manasuka. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital.

Contoh: Pergilah sekarang! 2. Contoh: Jika engkau pergi. H. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. 3. Seka/epun. anggota F. I. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. wa/azql.H. Mereka masuk satu per satu. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. Contoh: Suman Hs. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. Singkatan nama rang. G. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. Contoh: Dimana ada gula.A. kah. ka/aupun. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 ..000. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. aku pun akan pergi. alaupun. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Sang. Kata Sandang Kata SI. disiu ada semut. meskrnin. (Sarjana Hukum) M..00 per rim. S. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. seperti andapun. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”. Yamin. nama gelar. Contoh: Harga BBM naik per ! April. Partikel 1 . Muh. Singkatan dan Akronim 1 . bagaimanapun. ‘demi’. Kata Depan Kata depan a ke. Partikel lah. Harga kertas Rp 25. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku.vn.B. ana/cirni. a.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. 0. ‘tiap’ ditulis terpisah.

Contoh: a. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. a. d. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. c. takaran. c. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. c. tilang. Lambang kimia. 100 metro mini. (Bapak) Sdr. S. cm. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. Yth. kg. b. Angka dan Lambang Bilangan 1 . dan 100 bus kota. BPIJU-Universitas Widyatama 11 .Sc. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. b. M. him. (Master of Science) Bpk. Contoh: a. 2. sda. b. timbangan. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. Contoh: dii.000 beca angkot. badan atau orgtnisasi. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. 2. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. mata uang tidak diikuti tanda titik. rapim. Contoh: rmi1u. Contoh: Cu. suku kata. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. satuan ukuran. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik.

1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . atau sifat yang khas dalam bidang tertentu.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. proses. Contoh: a. tontonan. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. PD 2. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. dan keadaan. PBB. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. Pajak kekayaan. (salah) c. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. b. keadaan. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. Bahasa Indonesia / Melayu 1. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. pluses.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3.

1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 . Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3. Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.

Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. sirkulasi = peredaran ix. de fakto = menurut kenyataan > xii. bilateral = dua pihak > xviii. relatif= nisbi iv. > xiv. kreativitas = daya cipta vii. de jure = menurut hukum > xi. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii.3. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. manajer = pengelola ii. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. up to date = mutakhir > xvi. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . brain storming = sumbang saran > xv.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. antara lain > x. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. manajemen = pengelolaan iii. i. temperatur = suhu v. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. overlap = tumpang tindih > xvii. klasifikasi = penggolongan vi. sektor = bidang viii. cum laude = dengan pujian 2. bukan makna harfiahnya.

2. 4. pada singkatan nama orang. detik yang menunjukan jangka waktu. 3. untuk memisahkan angka ribuan. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. 4. lembaga—lembaga nasional atau internasional. 7. jabatan. atau nama dan alamat penerima surat. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. atau gabungan keduanya. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. B. dan detik yang menunjukan waktu. 3. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. untuk memisahkan kalimat setara. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. ikhtisar. Tanda titik dipakai: 1 . untuk memisahkan angka jam. jutaan. mmit. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. C. thn daftar.3. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. menit. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. pada akhir singkatan gelar. 6. 2. dan sapaan. Tanda titik tidak dipakai: 1 . 5 . Tanda koma dipakai: 1 . pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. 5 . pangkat. untuk memisahkan angka jam. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. pada akhir kalimat.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. 3.

angka dengan — an. 2. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. 5 .6. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. D. 7 . untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. Tanda hubung (-) dipakai: 1 . 8. 7. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. 2. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. 10. menyambung unsur—unsur 4 . menyambung hurufkata yang dieja. Tanda titik dua dipakai: 1 . untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. 9. 2. sudah terbit). 3 . untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. 11. — F. 5 . untuk merangkailcan se. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. atau keterangan aposisi. kata ulang. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. 6. di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. E. Tanda titik koma dipakai: 1 . untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. untuk mengapit keterangan tambahan.di muka angka persepuluhan. di antara j ilid atau nomor dan halaman. di antara nama orang dan gelar akademik. 3.dengan angka. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing.

Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . — K. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. . I. Tanda petik tunggal ( . karangan. ‘) ‘. . akan diteliti lebih lanjut. 7! PK! 1983 2. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. . dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). teori kenisbian. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . — — — — — — H.G. 3. Jalan Banteng V 6. dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. Tanda petik (‘. a/au. S. . “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. sebagai pengganti kata dan.00! lembar. dalam penomoran kode surat. . . mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. misalnya: mahasiswa / mahasiswi. . . mengapit petikan langsung. marilah kita berangkat. untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya.) dipakai: 1 . dipakai: 1 . mengapit judul syair. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. 3.‘) dipakai: 1 . misalnya No. untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. Tanda elipsis (. / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . per atau nomor alamat. . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. 2. 2. hanya Pp 30. misalnya: Tanya basri. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). .

Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L.

sedangkan sisipan tidak produktif’. sisipaq akhiran. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan.akhiran terdiri atas -kan.+ jabat menjabat — * — * — . me(N). Awalan yang terdapat di dâam be4)m di.1. kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . sebagai pemakainya. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V . sudah selayaknyalah. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu.2-. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. /e4A9.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif.+ pakai memakai me(N). Dengan demikian. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing.+ dengar mendengar me(N). Artinya. perhatikan contoh berikut. misalnya. apabil diperlukan. dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa. yaitu a imbuhan. -pe4A /.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. Dalam bahasa Indonesia. imbuhan terdiri atas awalan.+ buat membuat me(N).+ fotokopi memfotokopi me(N).2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak.2 -. /th dan se-. Karena fatnya itulah. Untuk memperjelas hal tersebut.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . Walapun demikian. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V . sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. masih dapat kita nanfaatkan. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. -i dan -an.+ tatar menatar me(N). — * — * — * 3.

— . bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata.+ undang me(N). cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian.+ nyanyi me(N). yaitu ben. — . dalam contoh berikut. 3.memiliki tiga variasi. dan be!-. kita hams mengetahui bentuk dasarnya.+ ganti me(N). perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-. be(R).+ rencana berencana — .+ hadap me(N). misalnya.+ diskusi berdiskusi be(R). Kita perhatikan contoh berikut.+ korban berkorban be(R).+ kikis me(N). Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya.+ lepas me(N). — . dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar.+ nganga me(N). Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç).+ colok me(N).+ suruh me(N). misalnya.2-berubah menjadi menge-. dalam contoh berikut.+ cap dicap — .+ pak dipak di-+tik ditik di.+ usaha berusaha be(R).+ muat me(N). be-. — . me(N)me(N)me(N)me4V.+ nhlai me(N). — . di.1. BPIJU-Universitas Widyatama 20 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N).

Misalnya dalam contoh d i bawah m i . menyatakan aiti sudah di. misalnya. Dalam bahasa Melayu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R).+ pandai terpandai te(R). peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th. Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya. ber. BPDU-Universitas Widyatama 21 . Dalam hal m iawalan ber. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya. imbuhan ber.sejajar dengan awalan d/.+ rasa terasa te(R).3 Awalantet’RI Awalan te4/).+ kerjakan tekerjakan te(R). dan tel-. Pertama.yang sepadan dengan di. Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber.merupakan hal yang hzim.memiliki variasi ter-.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat. yang terdiri atas ber.+ perdaya teperdaya te(R). berterima sama dengan dierL’na. menyatakan arti tidak sengaja.+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna. Ketiga.4-iivab. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya.+ serta be(R). 3.+ dengar terdengar te(R). te-.dan ruang berarti memiliki ruang’.1.dan uang memiliki arti mempunyai uang. te(R). artinya sama dengan piling.Jadi. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris. Kedua.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).danpe(’AA walan pe449.+ suluh penyuluh pe(N). peny-.+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat.+ cap pengecap pe(N).+ jual penjual pe(N). rajmn dan rusaA merupakan kata sifat.+ tik pengetik pe(N). pen-.+ tapa pertapa pe(R).+ kirim pengirim pe(N). Kita lihat contoh berikut: pe(N). bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah. yaituperajth.+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R).+ pasok pemasok pe(N).berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.).memiliki variasi bentukpe-. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-. Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.+ rusak perusak pe(N).+ daftar pendaftar pe(N).4 Awalanpet’2V}. Awalanpe4).+ ben pemberi pe(N).1. per-. Awalan pe49memiliki variasi pe-. dan penge-. danpe!-.+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3. )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-.+ teliti peneliti pe(N). peng-.+ laku pelaku pe(N).+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 . Kita lihat contoh berikut: pe(R). Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-.+ can pencari pe(N). Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?..merupakan pembentuk kata bendi. Karena tu.dan peJ?. pem-.+ guna pengguna pe(N).

catur. 8. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. bekerji. 6. pe’nam. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. dan tenis. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i . dan petenic Awalan pe.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. 3. lapa. bertapa. Misalnya. tetapi artinya berlainan. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10.atau memper. Sebagaipenge/o/a administrasi. Selain kata-kata itu. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. senam. 7. pego/f pecatur perenang. dan be/ajir. Jadi. 4. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat. 3. renang. 2.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. Selain itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. dia begitu cekatan. kerji. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. dan q ’7 i’r.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. 5. 1 .1.+ kan. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. misalnya. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R.yang dilekati dengan kata dasar dagang. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. Siapa punpemftnahnya harus dthukum.+ suruh.

penyob/osan.+ sah + -an pe(N).1. Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). Mereka memban/u kami sepekan lalu. 2.+ rusak + -an pe(N). Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut. 2.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan.+ tilt + -an pe(R). ida perhatikan contoh berikut. Sebulan setelah dia mengarang artikel. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa. 2. . . sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!.. . Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban. dan pensuksesan. Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. pengnesakan.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). 1 .+ kerja + -an pe(R).. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya. Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil. kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. Untuk memperjelas uraian di atas. 1 . 3. .6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional.+ tatar + -an pe(N).+ lepas + -an pe(N). penyueián (ka/ni peng/epasan. BPIJU-Universitas Widyatama 24 . Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. 1 . tetapi Air/man itu belum kami terima. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar. pengluasan. itu ingat bermanfaat bagi kami.

Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. 2.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat.nya itu. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V.8 AwalankeA walan ke. awalan ke.sebagai bentuk pasif. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda.sering mengganti awalan ler. 10.1. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. . Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. Dalam percakapan seharthari. . 9. 4. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. . 7. Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. 8. 4. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . dia tidak pernah putus asa akibat . Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. 3. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA. dan kehendak. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. Karena itu. 1 . kaslh.sangat terbatas. Dalam situasi resmi. Beliau sedang mengi7rdike1as. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. 3 . kekasth. 3. baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. Misalnya kalimat berikut: 1 . . 2. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. 1 . hendak yang menjadi keizia.. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. hal m i harus dihindari. 5. 5. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris.. 6.dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. yaitu hanya pada kata izia. Penentuan apakah awalan ke.

BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut.

Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . Seharusnya: 2. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. dan wa/i dan bahasa Sanskerta. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. misalnya. 3. -man.rak mobil. korban tanpa identitas itu ke/ab. -z dan -an.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . korban tanpa identitas itu /e. -wan. Menurut laporan yang dapat diercaya. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing.1. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia.r/abrak mobil. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. Menurut laporan yang dapat diercaya.

bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 .10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. Setelah itu.1. kerrudian amati kolom kata dasar.

r t t /ZZ/9U ay ./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.ioifvp 110.//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n.

menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. -i dan -an. misalnya. d-. semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. BPIJU-Universitas Widyatama 29 . e (’2 V . re4 I? )-. akhiran terdiri atas -kin. Walapun demikian. dan Se-. . konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. be(49-.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha.r-. masih dapat kita ianfaatkan. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-.i-. dan -e.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. sedangkan sisipan tidak produktif. apabil diperlukan. 3.te-. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i .

agar dapat berbahasa dengan baik. Dengan demikian. dan meluas secara tiba— tiba.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. Untuk memahami kata. Karena itu. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. dilihat. benar. atau didengar. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. untuk dapat berbahasa dengan baik. dan cermat./fr/. besar. yaitu bentuk dan makna.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 .Jadi. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. th riar. Jadi. Demikian pula halnya. Apahla ada seseorang berteriak Ba.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. dan cermat. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. 1. 1. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. Hal m i berlaku bagi semua balisa.

Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. Ah. kata umum dan kata khusus. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. kata bersinonim. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Oleh karena itu. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. makna apa adanya. 1 . Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. Sebaliknya. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. Dalam penggunaan kata. Dalam kaitan i kita . Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan.1. Misalnya.dasar perempuan.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide.2. 4. b. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. 4. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan. Ferempuan itu ibu saya. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. a. kita menggunakan bahasa Indonesia. BPIJU-Universitas Widyatama 31 . dan kata yang mengalami perubahan makna. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf.2. Makna irü mempakan makna yang lugas.

Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. Karena itu. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. a. tetapi konotasinya berbeda. agar komunikasi berlangsung dengan baik.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. Dia memiliki kendanaan 2.2. b.1. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. btha/angpehhanaan. Dia memiliki mobil 3. Akibatnya. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. 1 . Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang.1. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. 4. Jika tidak. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. Diamemilikisedan.2. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. 4. Karena keyakinannya. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth.

terdapat kata yang mengalami penyempitan makna.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. saudara. bawa. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka.1. sesual dengan. Kini maknanya menjadi luas. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. Sebaliknya. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. bukan kerabat. perubahan makna.2. Dalam bahasa Indonesia. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. juga dalam bahasa lain. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. dan bawah. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. yaitu bepergian di atas laut. gaji dan gajili. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. 4.2. kita hams menggunakan kata— katabaku. Kata bapaA thu. Kata ber/ayar bapa/ thu. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. peluasan makna.

Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . Dalam situasi umum. percuma.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. 4. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual.2. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. pejabat. t a n s i kui karier pasien imbau utang. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . Jadi. kita gunakan kata-kata khusus.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. Dalam situasi khusus.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. kita gunakan kata-kata umum. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham.2. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah. Sebaliknya. s. Kata Baku Kata Takbaku pikir. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. atau paia ahli di bidang tertentu. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. kita gunakan kata-kata baku. Dalam situasi resmi. I*ngan perkataan lain.a n t i t a s .

Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum.2. Apa arti kata argumen.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 . Kita lihat beboapa contoh berikut.2. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum.

misalnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. 2. y>n. memiliki ciri kedaerahan (diabk). Karena itu. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . Kata— katapercakapan.2.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. gthi. Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. nggaM ngem dapet sikon.2. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. di antaranya. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. BPIJU-Universitas Widyatama 36 . Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. Akan tetapi. Kami generasi muda siap mendukung dua anak. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini.

Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. (2) ciriciri unsur kalimat. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. objek.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. pe!engkap. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. 5. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. 2. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . 5. predikat. keterangan. yaitu subjek. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. 1 .2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. (3) pola kalimat. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. baik Ian maupun tulis. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. (4 kalimat maj emuk.

Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan.Pel. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . 4. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. (1. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah. Negara RI berdasarkan Pancasila.4 (1. Ayahnyapengzisaha. 5. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh.b) (1. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. Semua peserta a#ang. 5.c) (2) (3) (4. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. Wartawan mencai’/berita.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. tengah. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Kalimat Dasar Berpola S-P. atau akhir kalirnat. Kalung itu lerbuaf dan emas.

2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. a/au. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. la/u. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar).r/a. dan kalimat majemuk rapatan.5. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. namun. se. kalimat majemuk bertingkat. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. 5.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan.5. /efapi sedangkan. kemudián.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. misalnya: dan. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. Jadi.

Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama. . 5. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. BPIJU-Universitas Widyatama 40 . Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. antara lain.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. Meskipun usianya sudah lanjut. semangat belajarnya tidah pernah padam.3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. . .5. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. Jadi. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak.1985:2). Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. 1 . Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. 2. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. Dengan demikian. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat. 1987:111). BPDU-Lniversnas Widyataina 41 . Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku.1980:36).

tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). BPIJU-Universitas Widyatama 42 . dan sebagainya di depan subjek. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. seperti di bawah 1 . 2. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. Kalimat itu memiliki fi. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. (2) keparalelan.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. (3) ketegasan. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. 6. (6) kepaduan. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. dan (7) kelogisan. bag un/nM pada.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif.2. 3. (4) kehematan. (5) kecermatan. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri.

bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. 4. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. m iyang pertama. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain.2.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra.2. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. Ainya. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 .2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. 6. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. frasa.

Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. 3. penyusunan kata.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. c/an /a/n-/ath 4. Lukivan itu akan saya beli. Contoh: Lukivan itu mdah. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi.2.500. 6. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. dan penggmaan logika dalam kalimat. kontrak pemain.00.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. 1 . Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. dan tepat dalarn pilihan kata. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. 2. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah.

Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. hindari kalimat yang panjang. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. 1 .2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. 3. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. 2. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. apakah orangpandai di desa flu thu. thusan atau seseorang. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. 6. atau terhalang oleh sesuatu. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu.5 Kepac. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). dan sebagainya. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. hubungan antara predikat dan thjek. Kalimat di atas tidak padu. Kalimat yang padu tidak bertele-tele.

3. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. a Jika kita bertanya. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . Kelogisan berhubungan dengan penalaran.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. wanita itu sering mondar-mandir. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono. 6. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. “Siapa y mondar-mandir?”. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. Dengan perkataan lain. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. tentu jawabannya mayat wanita.2. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat.

Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. ada yang hendak mengungkaan perasaan. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. mulai kalimat pengena!. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Banyak orang fasih berbicara. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. tidaklah mudah. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. baik secara formal maupun nonforma!. kalimat utama atau kilimat topik. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. Dengan kata lain. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. tidk bermakna konotasi.

2. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).(1).2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat.Sejak 5 april .Lahar panas mengalir menghaitam sawah.(4). Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6). lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia. ruang atau tempat. ladang. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa.warisan yang tak ternilai harganya.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4).Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2).(3).renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7. BPIJU-Universitas Widyatama 48 . Perhatikan paragraf di bawah m i.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.Candi m imerupakan pusaka budaya. koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren. Groslier. dan proses. seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1).1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud. serta rumah penduduk 5). waktu. (2).Bemard P.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan.Tiba. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe.

2. sebaliknya. be/kite.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat.2. walaupun demikin. namun. maka. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 . (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi.2. (e) Hiponim. faktor bualya dan komnikasi..Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. di samping itu. (g) hubungan tempat.. me.Q Paralelisme. perpaduan Entarkalimat yang kokoh. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali. . abe. selanjutnya. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. Jadi. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. antara lain: untuk itg untuk maksud itu.reka. Untuk memperoleh a) Konjungsi. sementara itu. . c /k r.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). (b) Pronomina.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). jadi. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab.2. antara lain: beberapa saat kemudian. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. (e) hubungan tujuan. dan flyer.(d) Sinonim. (g) Elipsasi. lagi pula. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! .th ’. berikutnya.ta . kthç kami engkau.. . 7.(c) Repetisi . .rn e. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. antara lain: berdekatan dengan itu. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu. (1) hubungrn waktu. . 7. . Isilah . Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran.

5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu.2.2.2. Boy 7. Pada saat fajar mulai menyingsing. 7.2. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. Waktu itt. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting.2. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya.2. Jka ia melawak. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. 7. Walaupun demikian. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. Monsieur Verdoux. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”. Misalnya. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. tidak mendqnt ssambutan hangat. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. si anak menjawab. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. atau makna kelas dan makna subkelas.

semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7.2. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Pembuat makanan. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya. pedagang kaki lima. Begitu subuh berlalu. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. Begitulah. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. 7. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. abang becak.2. pedagang kaki lima. (2) berdasarkan teknik pengembangan. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. Sementara itu.2.2. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. Pembuat makanan. abang beak. dan (3) berdasarkan flingsinya. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. Sementara itu.

800.00 per kg. kini berubah menjadi Rp 4.00 per kg menjadi Rp 4. Harga sebagian barang pokok bagerak naik. Pancasila telah beberapa kali dirongrong. walaupun tidak seberapa naiknya.800. atau thta. bernalar sama dengan berpikir logis. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500.00 per kg.1.00 per kg. Terigu kini mencapai Pp 4. BPIJU-Universitas Widyatama 52 . 7. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli.00 per kg. Gula pasir melonjak dai Rp 5. — 7.1. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.00 per kg.3. Pancasila benar-benar sakti.3. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib. Memang.3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.3. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis. 7.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4.000. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas.700. Gagasan tu selanjutnya. Kadang-kadang.500.1.200. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. Semuanya tetap d L p at digagalkan. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif. keterangan. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. dan dekriptif—naratif.00 per kg menjadi Rp 6. Minyak goreng.200.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu.

Dalam pengembangannya.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. 7. dan Penguraian — — 7. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi.2.4 Paragraf Deskriptif. Kabupaten Ciamis. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Pantai yang begitu indth. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman.3. BPIJU-Universitas Widyatama 53 .3.1. cerita. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. Lazimnya.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran. 7.3. Alangkah mengerikan.

kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. li. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. Jika biaya angkutan naik. dan lain-lain. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. atau paduan keduanya. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. 7. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. minyak pelumas. Minyak tanah. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan.2. kabarnya.3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi.3. Karena itu. solar.2. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. premium. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. 7. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya.

Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . Arti yang pertama.2. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu.3. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i .3. ataupun tingkatan sosial. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. paling sedikit ada dua arti. alasan itu merupakin keterangan. umur. Sebagai teknik pengernbangan.2.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i . Tuan belilah barang dagangan ya.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. — 7. . virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. terutarna di kawan Sanur. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. Tidaklah mustahil. 7.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. Sementara itu. dan yang kedua.

sebuah istilah muncin didefinisikan. 7. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah.3. seperti pakaian. Bila ada tamu. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. Dalam sehiah paragraf definisi. dan rakyat. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. maka masywakat perkotaan. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan. dan berbuat. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. dan untuk rakyat. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . misalnya.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. Jika menghidangkan makanan.2. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. . misalnya. dan sebagainya. bersikap. rumah. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. Pada hakilcatnya. makanan. khususnya terhadap keperluan hidup. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat.

Selanjutnya.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif. dan berdirilah Anda mengangkanginya.7. kain.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. peristiwa. mang. Jika pernapannya berhenti. 7. telungkupkan badannya. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. Yang trlihat hanya warna-warna merah. Dengan pernyataan lain. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. dalam perjalanan hidupnya. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. yaitu kain petak-petak hitam putih. wajah cerah. Artinya. atau keadaan. segeralah ben dia pernapasan buatan. senyap. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan.3.3. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. putih ikat kepalanya. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). Desa Ubud yang setiap harinya tertib. Sesuai dengan namaya.2. Putih warna bajunya. seth suara gembira yang gemuruh.. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. walaupun tidak selamanya.3. Sambil membungkukkan badan ke depan. Para wanita mengenakan baju kebaya. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. bahasa Indonesia meniliki dua macam . waktu. hening. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. Setelah sampai di darat.2. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur.2. 7. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. dan seèndang berwarna semarak.

bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. dan rangkuman isi uraian atau resume. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. seperti kesimpulan uraian. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan.3. Kdua. 7. paragr dapat paragrafpembuka. Pertama. khususnya selama dasawarsa 1980-an. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945.3. Selain itu. 7. saran atau harapan.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. dibedakan menjadi 7. kritikan. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya.3. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan.3. penghubung.3.3. sejak pemerintahan Orde Barn. Dengan kata lain.3. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. Pasal 36. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . Bab XV.kedudukan. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. penegasan. Selain itu. dan penutup. 7.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. kertas kerja dengan skripsi.e. a. ‘ d. 5. dan bagaimana. (3) waktu pengerjaan. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). Perbedaan antara makalah. f. (2) tebal halaman. 3. tesis. 8. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. 4. silcapobjektif menyatakan apa adanya. 8. c.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. 6. silcapingin tahu b. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). dan (4) gelar akademik. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. Memperoleh kepuasan intelektual. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. 2. apa. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . silcapterbuka menerima pendapat orang lain.

Fungsi teori: a. 2. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b.e. dan tertib. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. Digunakan untuk menjelaskan. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. f. diselidiki dan diusut alasan-alasannya.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. 3. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. sebenarnya dan konkret. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. g. nrnerangkan. 4. rasional dan dapat diterima akal. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. . kronologis.3 8. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. fakta) c. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. 5. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. teratur. terurut. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang.

teliti. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. Jadi. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya.6. Menguasi teori. Memiliki kemampuan berbahasa . dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. Bersifat terbuka 4. Bersifat objektif 5. 9. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. 2. 11. 7. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. 8. 1 0 .Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. Memiliki pengalaman 3. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. gamblang. supaya karangan tuntas.

awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. . 3. 1. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya.8. b) topik itu paling menarik perhatian. f) memiliki sumber acuan. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. dan sesuai dengan isi. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. 5. d) data itu objektif. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. 7. Persiapan a. 2. menarik perhatian. 6. 4. tanpa ada singkatan atau akronim. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. b. logis.

kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi.1 Latar Belakang Masalah 1.3 Tujuan Penelitian 1. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1. c. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.4 Kerangka Teori 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 . Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan.2 Pembatasan Masalah 1.5 Sumber Data 1. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.

penerapan kalimat baku. melakukan wawancara.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. e.1 5. rnenyusun daftar angket. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 .1 3. melakukan percobaan di laboratorium. 5. 2. penyusunan paragraf.BAB II LANDASAN TEORI 2.1 2. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. dilakukan melalui tahapa .2 BAB IV ANALISIS DATA 4. 4. d. b. c. melakukan pengamatan di lapangan. 3. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2.1 4. mencari inforrnasildata dan kepustakaan. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). mengolah.

misalnya. penomoran. haiman penerimaan (jika ada). dan penyaj ian. BPIJU-Universitas Widyatama 68 . 8. kata pengantar. 8. halaman lidul. yaitu makalal laporan praktik keija. daftar tabel .2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah.3. dan disertasi. halaman pengesahan. kelengkapan isi. dan kelengkapan akhir.7.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. 8. atau gambar (jika ada). Catatan: Pada prinsipnya. bahan dan jumlah halaman. daftar singkatai dan lambang.7. penerapandiksilpilihan kata. kertas kerja.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. laporan penelitian. tesis. dan 4.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris).1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. daftar grafik. penerapan EYD. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. skripsi. dan daftar lamjiran. Untuk lebih jelasnya. perwajahan. bagian-bagian karangan. halaman persembahan. dli.7.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. skripsi. 8.7. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. tesis.

tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi.7. BPIJU-Universitas Widyatama 69 . dan penutup. hams diperhatikan hal-hal berikut. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. riwayat hidup penulis.3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. dan penulisan indeks. huruf yang dipakai. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. tesis minimal 80 halaman. 8.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. spasi. marjin atau tepi batas (pias). lampiran data.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). dan disertasi minimal 250 halaman. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16.7. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. pembahasan.0 x 29. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman.3. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman. kajian teori. 8.3.7) dan tinta hitam atau biru. sedangkan abstrak adalah satu spasi. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah .7. 8.

dafar tabel. bab teoretis. daftar isi. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. daftar grafik. dan bab penutup). Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. kata pengantar atau prakata. bab analisis data. bth metode dan objek pene1itiar. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. d. daftar singkatan dan lambang. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. abstrak. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c.

Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.2.1 Tujuan Penelitian 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 .3. haus dicantumkan titik seperti 3.2. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. Akan tetapi.a.1 Latar Belakang Penelitian 1. 2. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.3.2 Identifikasi Masalah 1. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.2 Kegunaan Penelitian 1.1 Latar Belakang Masalah.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom. (dalarn makaiah). bila satu angka diberi tanda titik seperti 1. Pendahuluan.6 Rancangan Analisis Data 1.4 Kerangka Pernikiran 1.2.5 Metode Penelitian 1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1. 3. Landasan Teori dli.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

pembimbing anggota. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. nama penyusun. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. -2. diketahui ketua jurusan. teta 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. NPM. dan disahkan oleh dekan. pembimbiig utam a. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 .

Artinya.. nama. dan e. M. atau anak). nama. judul karangan. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama.H. seluruh si karangan dengan . Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. adik. Disahkan Dekan Fakultas . suami. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. Gelar nama. metode penelitian. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. permasalahan. d. kakak. istri. gelar Bambang Soelistiyono. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. S.M. tujuan penelitian. 5. hasil penelitian. gelar 4. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. b. bapak. c.

dan. misalnya. ke. untuk. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. Judul karangan. dli) dan konjungsi (dalam. Harapan-harapan penulis. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. disusun secara alfabetis. 2. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. pada. Ucapan terima kasih. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. 5 . dil). dan nama penulis. 7. 6. Namun. Puji syukur kepada Tuhan. tanggal. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. Penulisan tempat. 3.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 .Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. 9. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. dan 6. Tanggung jawab ilmiah penulis. selain menganalisis data dengan saksama. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . 4.

8 2. kuesioner atau pedoman wawancara. dan daftar riwayat hidup. Objek penelitian. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. Penutup. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. Analisis data (pembahasan). Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 .5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. yaitu 1 0 . Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. sebagai berikut: 1 . (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. 2. a. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. Pendahuluan. kajian teori. 3.Daftar Lampiran 1. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. 8.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. foto-foto. 4. dan 5 . peta lokasi. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. b. surat izin penelitian. Oleh karena itu. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus).

e. Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. Purwo (1998). akan digunakan teori Chafe (1993). (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . Untuk mengkaji verba. Aiwi dkk. Sugono dan Indiyastini (1994). c. Contoh: Dalam teori m i. 1. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis.tersebut akan disajikan dalam simpulan. dan Sudaryanto (1994). Tadjuddin (1993). Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. (1993). Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. d. Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. digunakrn teori Badudu (1992). sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2.

menerima. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. (b) stmktmk organisasi. pendapat tersebut masih bisa dipakai. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. 3. dan (c) kegiatan objek penelitian. Bisa saja. 2. Dengan demikian. Jika sumber data itu banyak dan beragam. aau menguatkan teori yang sudah ada. dapat digunakan sample dan populasi. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. pemecahan rmsalah. novel. 4. mempertanyakan.f. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. interpretasi penulis. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. majalah. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. Dalam bab m i. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. Objek Peneitian . dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). tabloid. tetapi apabila teori lama masih relevan. penulis dapat menol&. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. Oleh karena itu. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. surat kabar. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. sintetis pembahasan. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan.

Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. a.8. b. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran.5 . Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. 8. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. 2. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian.2. . Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. Dengan adanya daftar pustaka. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. 1. daftar pustaka. daftar riwayat hidup. 3. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. dan lampiran. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. interpretasi. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya.

4. Angket c. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. b. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. 3. Indeks. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. d. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. dan e. misalnya. . atau kalimat. Acuan wawancara. 8. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . Kutipan ditulis langsung dengan teks. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. Spasi kutipan adalah dua spasi. b. a. 2. Surat izin penelitian. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Data penelitian. a. Teknik Pengutipan c. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. b. 2.9 1.

e. tahun terbit buku. Awal kutipan memakai hurufkapital. f. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a.5 spasi. . Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. Contoh: teks kutipan (Badudu. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. b. halaman buku. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). c. e. 5 ketukan teks . d. Awal kutipan memakai hurup capital. - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. 1994: 56). Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). teks . Contoh: L t a } 2 spasi 2 .c. Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. d. Diikuti nama akhir pengarang (marga). penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. . Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. 1994: 56). tahun terbit buku. Dipisahkan dan teks 2. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . halaman buku. } 2 spasi } 2spasi e.

Spasi kutipan adalah dua spasi.a. b. Kutipan disatukan dengan teks. .

c. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. mengemukakan bahwa. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. berpendapat bahwa dli. Tidak memakai tanda petik dua. dan e. d. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. menyatakan bahwa. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. e. tahun. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. halaman. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. a. Penulis . Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. d.

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

i. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya.. 1.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8.].. j.. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu. dkk. Jika nama pengarang ada dua. 1994:45). tetapi titik [. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). h. “kalimat adalah. o.. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng.. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang.. k. tengah. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. m.10. atau akhir teks... n.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul. Badudu.7 g. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. Dalam pengutipan pendapat orang lain. . Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat.

8. yaitu judul. surat kabar. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. tulislah tanpa pengarang. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. tahun terbit.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . majalah. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. Gelar akademik tidak dicantumkan. e. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. dkk. 3. cetakan atau edisi. b. i. tesis.10. 8. 8. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. alL Contoh: Emil Salim. internet. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. skripsi. nama penerbit. dsb. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). Judul artikel. 2. Emil. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . Setelah itu. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma.10. makalah. Emil dan Philip Kotler d. Djoemad Tjiptowardojo Salim. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. 2. atau et.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. Philip Kotler.10. atau tanpa lembaga. f. Bila tidak terdapat nama pengng. Bila nama pengarang ada dua. bila tidak ada kedua-duanya. orasi dalam karya ilmiah. Diambil dan suatu buku.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . dan tempat terbit. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. Memiliki identitas buku. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. g. h. c.

Purwo. Jakaita: Kanisius. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. — (tahunterbit)--.---(nama kecil)---. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit.T ---(Edisi)---. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). Bandung: PT Eresco. 1993. r. q. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. b. T. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. nama tempat (diakhiri titik dua). } ---(marga)--. nama penerbit (diakhiri titilc).----(. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. (diakhiri titik). }lspasi lspasi — Djajasudarma. n. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. m. cetakan (diakhiri titik). nama run (diakhiri titik). BPIJU-Universitas Widyatama 87 .1---. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. nama pengarang ditulis satu kali. k. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama.j.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. o. 1989. judid bake. Perhatikan urutan penulisan. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. 1.---(nama kecil)---. tahun terbit. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. — (tahunterbit)--. c. dsb. p. (dipisahkan koma). Nama keluarga/marga. Bambang Kaswanti. Fatimah. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang.

1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. 1998 2. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma.org/june33/95. Pehk-PehkBahasa Indonesia. 1996 3. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4.S. Melalui Balai Pustaka. TataBahasaBakuBahasalndoneski.---(Edisi)---. Jakarta. Rujukan elektonik Boon. 1 . Rineka Cipta Jakarta. Meaning andStructure ofLanguage. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa.---(nama kecil)---. Fatimah. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Badudu.---(nama kecil)---. Sitaksis Bahas Indonesia.Chafe.S. J. T. Chicago. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. J. Pustaka Prima Bandung:. Wallace L. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. The University Press. 1994 5.Bentuk kedua ---(marga)--. Badudu. Abdul Chaer. Lingusitekumum. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . Hasan Aiwi dkk.joe.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. J.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.Bandung PT Eresco.

6. CV Pustaka Setia. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. Moeliono Harimurti Knida!aksana J. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . edisi pertam4 Nusa Indah. cetakan keliga.F. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. Ende-Flores. 1965 1 . Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. N. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. cetakan kedia. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. Alieva. Perum Balai Pustaka. Kanisius. 1991 7. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. S. et. Noam Chomsky. a!. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. Bandung. Jakarta. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. f Cambridge. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu.

Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan.

JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 . BAN bUN G .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Dra. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .

Hj. rs M .B .D jo e m aTdjip to w a rd oDjo . Pembimbing II. ra..Si. D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g .A M .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I. Sri Lestari. . S B H .. Dra. 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 .M . 428901043 H ersusetiyati. .. M.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Wawasan Tridharma. 1994. Jawa Barat. BPIJU-Universitas Widyatama 98 . Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Kanwil Depdilcbud. 1984. Laporan Penyusunan.Jawa Barat. Kopertis Wilayah IV .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Tadjuddin. Komposisi dan Penalaran. 1993. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Unpad. Moh. Tadjuddin. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. Yaser Arafat. Biasanya. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. pemimpin Bangsa Palestina. Dr. 16. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia.Msc. Pasal 36. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. Budiman itu sangat ramah. 1 0 . 13. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. 2. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. 18. 15. 19. 5. 12. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 14. 11. 3. 4. 7. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. 8. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. 9. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. 17. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. 6. dr. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. Menumt Undang-Undang Dasar kita. pernah berkunjung ke Indonesia. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. BPDU-Universitas Widyatama . Bintoro.

akan menjadi mengubah bukan merubah. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Huruf pertama kata ubah ialah u. 25. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. 24. 23. Jadi. 21. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. jika kata ubah ditamhth awalan me.00. 22. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08.

19. 11. Indonesia menganut faham anti komunis. dan 100 bus kota. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. ia tetap kurus. 6. Apapun yang dimakannya. 16. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. Harga kertas itu Rp24.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. 3. 17. 2. BPDU-Universitas Widyatama . Dibujukpun dia tidak akan menurut. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. 12. 4. 9. 18. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. Narapidana itu barn keluar dan penjara. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen.00 per rim. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. Sekalipun belum memuaskan. 5000 angkot metro mini. 5. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. sekalipun dia belum pernah ke TMII. 8.000. 22. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. Mereka masuk satu persatu. 21. 10. Allah mempunyai sifat maha sempurna. 7. 13. 15. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. Sekalipun sering ke Jakarta. 20. 14. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi.

Satu pertiga dan bagian saya. 25. Siapa yang mempentangung. akan diberilcan padanya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 24.jawabkan persoalan itu. Majalah itu terbit per bulan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23.

sekripsi 22. karir 23. kavaleri 1 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. 2. kongkrit 25. kordinasi 7 . e k s l u s i f 1 6 . analisa 5. varietas 9. kondite 10.m a t e r i e l 1 7 . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . metoda 6. morel 1 8 . sistim 4 . standarisasi 13. konstruksi klasifikasi 3 . effe kt if 11. aksesori 2 0 . equinox 14. komplek 8. psykologi 12. aktifitas 24.t e o r e t i s 19. k ha ri s m a m i! 1. haemoglobin 21.

11. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 21. 7. 1 0 . Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. 5. 14. 3. 12. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 17. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. 15. 13. 6. 2. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. 9. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. 8. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. BPDU-Universitas Widyatama . W S Rendra. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 19. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. 22. 16. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 20. 4.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. 25. 24. Lailaru/Qadar malam bernilai. Sajak f lu karangan Chairil Anwar. Ia memakai celana cutbrai.

3. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. BPDU-Universitas Widyatama 1. 7. antar lain. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. 17. Kita hams mulai men/e. tetapi hasilnya belum kami ketahui. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. Pemerintah kini mensinyaui. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. . Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. 1 0 . ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. 5. Sebagai pegawai yang baik. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. Begitu pula halnya jika tidak tepat. 13. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. coba Anda kemukakan alasannya. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. 1 1 . 6. 9. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. 8. Jika dipandang perlu. Usaha koperasi tersebut. 15. coba Anda kemukakan alasannya. 16. 14. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4.

20. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama . 19. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia.

Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. setiap han sayajth’an kaki saja. 20. 6. 17. 8. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. 19. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. 5. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. Pergi ke kantor. 18. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. 15. 3. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 10. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. 7. 1. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. 12. Selain berjzea/an pupuk. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. Boleh saja kita beth pendapat. 13. 11. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. 9. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. Penonton. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. 2. 16. 14. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. Sebagai warga yang baik. mereka juga berternakayam dan kelinci. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. 4.

’ hams kita santuni.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. 2. 5. Tas Bapak tertthgga/di rumah. Anak-anak fe/an/a. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan. 3. 4. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. 5. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 1 1 . Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. 13. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. 14. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. 12. 15. 8. 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. 7. 3. 4. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. Selain ada angkutan kota. 2. ada juga angkutanpedesaan. 1 0 . Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. 9. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan.

6. 2. 1 0 . Camat membawah/lurah atau kepala desa. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. 1. 7. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 9. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. 8. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. 3. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. Setelah berdoa. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. 4. 5. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu.

Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. 4. 2. Buku saya kebawateman saya kemarin. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 5. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. 3. 1. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

KB-KK. S-P. 7. S-P-OS-P-K. K. S-P-O.KB-KS) 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i.S-P 8 . 1 0 .0 S-P-0 9 . K -S-P-O . S-P-O. S -P-O -K .P-O. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a .S-P-0 S-P-0.S-P-O 5 . K-S-P-O 4.S-P-O-K 6 . s-P (KB-KB. S-P-O-K 3 .

Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. timah. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. 2. 15. 5. 12. 4. Karena bantuan tersebut. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. dan lainlain. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. 3. 17. 14. perak. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. indah. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. Dengan adanya SAPTAPESONA. 13. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. maka lingkungan kita menjadi bersih. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. 10. 16. BPDU-Universitas Widyatama . 19. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. 18. 7. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. 11. 8. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. dan tetib. hal mana pitut disesalkan. 6. 9.

Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. 24. Menurut Wali Kotamadya Bogor.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. Pekerjaan itu saya tidak cocok. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. Karena jarang mengikuti kulih. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. 23. 22. 21. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. 25. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. 5 . Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. 11. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. dan tentu saja harus dilestarikan. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. 18. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. 17. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. Sampel data yang kurang memadai. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. Karena itu. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. 13. 9. 3. Karena sering kebanjiran. 1. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. Karena terbukti bersalah. kita kembangkan. 2. 7. 19. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. 6. 8. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. kodifikasi non-rn. 15. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. 1 0 . 16. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. mencakup seleksi ragam. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. 12. 4. yang bentuknya seperti rumah. 14. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Dengan berolahraga. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal.

Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. hidurg tersumbat. 21. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . dan bibir pecah-pecah. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. 24. 22. 23. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. 25. panas dalam. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. warga desa mereka yang malang. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf. Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful