P. 1
Agus Buku Ajar

Agus Buku Ajar

|Views: 146|Likes:
Published by Akang FieArt

More info:

Published by: Akang FieArt on Mar 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/11/2015

pdf

text

original

BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

3.2.3 Jenis Paragraf 7.2.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.4 Kecermatan 6.1 SyaratKoherensi 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.2.2 Syarat Kohesi 7.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.1 Kesepadanan 6.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.3 Kehematan 6.3.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.2.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.2.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.2 Keparalelan 6.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.1 Defenisi Paragraf 7.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.2.2 Syarat Paragraf 7.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .3.5 Kepaduan / Koherensi 6.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.2.2.

2. b.1. b.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia. Tujuanjangka panjang a. 2. surat.1. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. Tujuan jangka pendek a. baik secara tertulis maupun secara lisan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. 1 . laporan penelitian. 1.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. calon sarjana. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. 1 . 3. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar.

sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. Faktor psikologi. bahasa Melayu mudah dipelajari. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat.2. 2. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. Dengan bantuan para pedagang. Karena sistemnya yang sederhana itu. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. 3. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. dan sintaksis.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. yaitu bahasa Indonesia. 4. Nama barn m i bersifat politis. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. diresmikan suatu bahasa nasional.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. morfologi. 1 .

Untuk itu. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. Timor. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). dsb.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. A. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. di Karang Berahi (Jambi) (688). Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah.G. C. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. J. B. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631.. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). Manado.

Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. 2. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. Alat perhubungan antarwarga. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. antara lain. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928.3. dan antarbudaya. 3. bahasa Indonesia. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. Selain itu. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. 1 . Lambang identitas nasional 3. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. 1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. Pertama. — D. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. antardaerah. sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. BPIJU-Universitas Widyatama 4 .3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. 1.

bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan.3. 1. antardaerah. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. Bahasa resmi kenegaraan 2. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. Sebagai lambang identitas nasional. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. dan kegiatan kenegraan. dan bahasa tidak perlu terjadi. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. Alat pengembangan kebudayaan.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Sebagai alat perhubungan antarwarga. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. dan teknologi. ilmu pengetahuan. dan antar suku bangsa.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. Atas dasar kebangsaan m i . Dengan bahasa nasional. Di samping ketiga fiingsi di atas. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . budaya. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. peristiwa.

serta lingkungannya. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. sebagai alat perhubungan antar daerah. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. Dengan kata lain. (3) pembicaraan di depan unlim.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. 3.4. kaludukan. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. (2) pembicaraan pada situasi formal. 2. Sebagai bahasa negara.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. 1. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. Di dalam hubungai m i . Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. Seragam: pada hakikatnya. 1. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. ilmu pengetahuan. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. dan teknologi.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. 1 . melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan.

Oo. atau nama tempat. Ee. Uu. h. 3. Xx. Qq. nama instansi. Tt. d.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . au. Ff. bulai. w. Ss. Nn. 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. 6. Gg. J j. k. 1 . dan pemakaian tanda baca. dan penisiwa bersejarah. Hurufpertama nama geografi. Li. Mm. penulisan unsur serapan.m. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. ny. han. din keagamaan yang diikuti nama orang. kitab suci. 4. penulisan kata. Huruf pertama nama tahun. s. Dd. z. 2. 2. 4. n. Cc. yang meliputi pemakàan huruf. 7. y. 2. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Vv. 2. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. Huruf difiong: ai. x. ng. t. han raya. i. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. r. Zz. g. 3. Ii. Ww. penulisan huruf. Kk. Hurufkonsonan: b. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. e. ai. u. dan bahasa. Huruf vokal: a. 9. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . Gabungan konsonan: kh. Hh. Pp.2 flN L A U IS N 1. keturunan. Bb. Rr. sy. v. 5. suku bangsa. M A HUHUF K ’IF L 5. Nama jabatan. j. o. q. f. Yy. p.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . Menegaskan huruf. daerah. Menuliskan istilah asing. 13. koran 2. 14. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. 12. ketatanegaraan. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. lembaga pemerintah dan 11. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. sisipan. Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. B.3 PENULISAN 1 . 15. dn judul karangan. Imbuhan (awalan. Menuliskan nama buku. Huruf pertama semua unsur nama negara. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. majalah. HURUF HERCETAK M IRING 2. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. Huruf pertama nama buku. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. dan sapaan. Huruf pertama kata ganti A’nda.4 PLNULISAN KATA A. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. majalah. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. Kata Turunan 1 . serta dokumen resmi. surat kabar. kata. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . pangkat.

pasca. kilometer. barangkali. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. E. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. manakala. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. prasejarah. mu. catuiwarga. saputangan. manasuka. daripada. nya. semi. darmasiswa. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital. m a// pra. semifmal. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi.. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai.) Contoh: amoral.bilamana peribahasa. Kata Ganti Kata ganti be. ca/ar. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. an/ar. multiguna. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. Gabungan Kata 1 . Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. antar negara.matahari. Contoh: non-Indonesia C. dukacila . segitiga. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. olabraga. mono.baru (sejarahnya baru) 3. maha.apabila. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. pascasarjana. Contoh: buku-buku gerak-gerik D.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . mahasiswa. kacamata. dsb. sukacita.padahal. diberi tanda hubung.

Partikel lah. Contoh: Suman Hs. H. 3. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik.000. meskrnin. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. seperti andapun.B. S. disiu ada semut. Mereka masuk satu per satu. a. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. anggota F. Contoh: Dimana ada gula. Contoh: Pergilah sekarang! 2. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. alaupun. Kata Sandang Kata SI. Singkatan nama rang. Harga kertas Rp 25. Muh. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. wa/azql. Kata Depan Kata depan a ke.00 per rim. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. bagaimanapun. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya. ana/cirni. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. I. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 . ‘demi’.. Sang. ‘tiap’ ditulis terpisah. Yamin.. Partikel 1 . 0. nama gelar. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. aku pun akan pergi. kah. (Sarjana Hukum) M. G.vn. Contoh: Jika engkau pergi. Contoh: Harga BBM naik per ! April. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”.H. ka/aupun.A.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). Seka/epun. Singkatan dan Akronim 1 .

rapim. cm. suku kata. him. 2. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. a. satuan ukuran. b. b. Contoh: Cu. M. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. (Bapak) Sdr. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. Contoh: a. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. sda. timbangan. c. Yth. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . S.Sc.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. Contoh: rmi1u. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. takaran. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi.000 beca angkot. c. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. badan atau orgtnisasi. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. d. (Master of Science) Bpk. Contoh: dii. c. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. Lambang kimia. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. Angka dan Lambang Bilangan 1 . b. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. mata uang tidak diikuti tanda titik. tilang. dan 100 bus kota. Contoh: a. kg. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. 2. 100 metro mini.

Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. Bahasa Indonesia / Melayu 1. dan keadaan. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. Contoh: a. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. PBB.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. Pajak kekayaan. proses. pluses.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. b. (salah) c. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. tontonan.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. PD 2. keadaan. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 . — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.

de jure = menurut hukum > xi. overlap = tumpang tindih > xvii. sirkulasi = peredaran ix. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia.3. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. antara lain > x. klasifikasi = penggolongan vi. > xiv. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. bilateral = dua pihak > xviii. kreativitas = daya cipta vii. sektor = bidang viii. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . cum laude = dengan pujian 2. i. de fakto = menurut kenyataan > xii. temperatur = suhu v. up to date = mutakhir > xvi. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. relatif= nisbi iv. bukan makna harfiahnya. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. manajer = pengelola ii. manajemen = pengelolaan iii. brain storming = sumbang saran > xv.

menit. detik yang menunjukan jangka waktu. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. Tanda titik dipakai: 1 . 4. 3. lembaga—lembaga nasional atau internasional.3. B. Tanda koma dipakai: 1 . untuk memisahkan angka jam. C. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. untuk memisahkan angka jam. pangkat. untuk memisahkan kalimat setara. 5 . mmit. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. thn daftar. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. pada akhir singkatan gelar. jutaan. dan sapaan. atau gabungan keduanya. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. ikhtisar. 4. jabatan. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. Tanda titik tidak dipakai: 1 . yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. 3. atau nama dan alamat penerima surat. 6. 5 .6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . 2. 7. 3. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. pada singkatan nama orang. 2. untuk memisahkan angka ribuan. dan detik yang menunjukan waktu. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. pada akhir kalimat. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata.

7 . untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. menyambung unsur—unsur 4 . 6. 5 . 3.di muka angka persepuluhan. 7. Tanda hubung (-) dipakai: 1 . 2. menyambung hurufkata yang dieja. untuk mengapit keterangan tambahan. atau keterangan aposisi. angka dengan — an. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. 3 . 9. E. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. untuk merangkailcan se.dengan angka. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . di antara j ilid atau nomor dan halaman. 2. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. Tanda titik koma dipakai: 1 . dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. 10. 5 . 11. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. kata ulang. Tanda titik dua dipakai: 1 . 8. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. di antara nama orang dan gelar akademik. sudah terbit). di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. D. 2. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. — F. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya.6.

akan diteliti lebih lanjut.‘) dipakai: 1 . . . dalam penomoran kode surat. Jalan Banteng V 6. 3. . / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . per atau nomor alamat. . misalnya No.G. hanya Pp 30. Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . misalnya: mahasiswa / mahasiswi. dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. S. misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. karangan. Tanda petik (‘. 2. I. . 2. . . teori kenisbian. a/au. Tanda elipsis (. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). . untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. 7! PK! 1983 2. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. — K. marilah kita berangkat. Tanda petik tunggal ( . dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. 3. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. misalnya: Tanya basri.) dipakai: 1 .00! lembar. — — — — — — H. mengapit petikan langsung. mengapit judul syair. sebagai pengganti kata dan. . ‘) ‘. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . . dipakai: 1 . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2.

Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L.

kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya.+ fotokopi memfotokopi me(N).+ jabat menjabat — * — * — . /th dan se-. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. yaitu a imbuhan. Artinya.+ tatar menatar me(N).1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V .+ dengar mendengar me(N). imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia.2 -.+ buat membuat me(N). dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. Untuk memperjelas hal tersebut. misalnya.2-. Dengan demikian. masih dapat kita nanfaatkan. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. Dalam bahasa Indonesia. sebagai pemakainya. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V .akhiran terdiri atas -kan. -pe4A /. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. /e4A9. Awalan yang terdapat di dâam be4)m di. sudah selayaknyalah. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. me(N). apabil diperlukan.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak. perhatikan contoh berikut.1.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. — * — * — * 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. sisipaq akhiran. -i dan -an. Walapun demikian. imbuhan terdiri atas awalan. sedangkan sisipan tidak produktif’. Karena fatnya itulah. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa.+ pakai memakai me(N).

3. — .+ colok me(N).+ lepas me(N). — .+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata. di. — .+ korban berkorban be(R). be(R). dalam contoh berikut. Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik.+ undang me(N).+ pak dipak di-+tik ditik di. yaitu ben.+ ganti me(N).+ kikis me(N).+ nyanyi me(N). misalnya.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç).+ usaha berusaha be(R). BPIJU-Universitas Widyatama 20 . — .+ diskusi berdiskusi be(R). dan be!-.+ rencana berencana — . me(N)me(N)me(N)me4V. cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian. — . bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan. be-. Kita perhatikan contoh berikut.+ nganga me(N).+ hadap me(N).+ cap dicap — . Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N). kita hams mengetahui bentuk dasarnya.+ nhlai me(N).2-berubah menjadi menge-. dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar.memiliki tiga variasi.+ suruh me(N).+ muat me(N). perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-. misalnya. dalam contoh berikut.1.

menyatakan aiti sudah di. Ketiga.Misalnya dalam contoh d i bawah m i . Dalam bahasa Melayu.4-iivab. te-. te(R). cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya.yang sepadan dengan di.sejajar dengan awalan d/.3 Awalantet’RI Awalan te4/).+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya. BPDU-Universitas Widyatama 21 .+ perdaya teperdaya te(R).memiliki variasi ter-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R).Jadi. Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya. misalnya. artinya sama dengan piling.+ serta be(R). dan tel-. menyatakan arti tidak sengaja. Dalam hal m iawalan ber. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th.merupakan hal yang hzim. ber.dan uang memiliki arti mempunyai uang. Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber.1. Kedua.+ pandai terpandai te(R). Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris. berterima sama dengan dierL’na.+ rasa terasa te(R).+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan. yang terdiri atas ber.dan ruang berarti memiliki ruang’.+ kerjakan tekerjakan te(R). Pertama. 3. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan. imbuhan ber. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna.+ dengar terdengar te(R). Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya.

dan peJ?. yaituperajth.memiliki variasi bentukpe-. dan penge-. Awalanpe4). peny-. danpe!-.+ cap pengecap pe(N).+ rusak perusak pe(N). rajmn dan rusaA merupakan kata sifat.+ teliti peneliti pe(N). Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?. Kita lihat contoh berikut: pe(R). Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V).+ kirim pengirim pe(N).+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 .+ tapa pertapa pe(R).merupakan pembentuk kata bendi.+ tik pengetik pe(N).+ daftar pendaftar pe(N).berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.+ can pencari pe(N).danpe(’AA walan pe449.+ guna pengguna pe(N).+ suluh penyuluh pe(N). Karena tu. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-.. Kita lihat contoh berikut: pe(N). bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah.+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3.+ ben pemberi pe(N). )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-. per-. pem-. Awalan pe49memiliki variasi pe-. peng-. pen-. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-.1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).4 Awalanpet’2V}.+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat.+ laku pelaku pe(N).+ pasok pemasok pe(N).+ jual penjual pe(N).+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R).). Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.

atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. Siapa punpemftnahnya harus dthukum.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. 8. dan q ’7 i’r. Selain itu. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. dia begitu cekatan. 7. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. Misalnya.+ kan. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh.1. 2. pego/f pecatur perenang. dan tenis. Jadi.atau memper. renang. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. 3.+ suruh. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. kerji. bertapa.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. 6. lapa. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. senam.yang dilekati dengan kata dasar dagang.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. 3. 1 . Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). dan be/ajir. Selain kata-kata itu. 5. dan petenic Awalan pe. misalnya. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i . catur. bekerji. pe’nam. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. 4. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. tetapi artinya berlainan.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. Sebagaipenge/o/a administrasi.

penyueián (ka/ni peng/epasan.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil. BPIJU-Universitas Widyatama 24 . tetapi Air/man itu belum kami terima. Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?).1. itu ingat bermanfaat bagi kami. Untuk memperjelas uraian di atas. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. penyob/osan. pengluasan. 2. .+ sah + -an pe(N).+ tilt + -an pe(R). dan pensuksesan. Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N).+ kerja + -an pe(R). Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut. kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. pengnesakan. . 1 . . sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar.+ tatar + -an pe(N). 3.. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. 2.+ lepas + -an pe(N). Mereka memban/u kami sepekan lalu. 1 . ida perhatikan contoh berikut. Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. Sebulan setelah dia mengarang artikel. 1 . 2. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa. Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban.+ rusak + -an pe(N). ..

Misalnya kalimat berikut: 1 . Dalam situasi resmi. 4.. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. 2. 1 . Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. 6.sangat terbatas. 8.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. 1 . . 10. Dalam percakapan seharthari. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. awalan ke. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . dia tidak pernah putus asa akibat . 3 . Beliau sedang mengi7rdike1as. 3. 5. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . .nya itu. . Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. 5.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat.1. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke.sebagai bentuk pasif. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi.. hal m i harus dihindari. 3. . 7. kaslh. 9.dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. yaitu hanya pada kata izia.8 AwalankeA walan ke. kekasth. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. Karena itu. 2. hendak yang menjadi keizia. 4. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3.sering mengganti awalan ler. Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. Penentuan apakah awalan ke. dan kehendak.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. -man. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. dan wa/i dan bahasa Sanskerta. Menurut laporan yang dapat diercaya. korban tanpa identitas itu /e. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. -z dan -an. Menurut laporan yang dapat diercaya. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . -wan.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. korban tanpa identitas itu ke/ab. 3.1. Seharusnya: 2.rak mobil. misalnya.r/abrak mobil.

kerrudian amati kolom kata dasar. bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa.1.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. Setelah itu. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 .

r t t /ZZ/9U ay ./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.ioifvp 110.Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n.4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .

sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-. Walapun demikian. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing.r-.i-. e (’2 V . 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. be(49-. re4 I? )-. . apabil diperlukan. masih dapat kita ianfaatkan. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. misalnya. sedangkan sisipan tidak produktif.te-. BPIJU-Universitas Widyatama 29 . semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. dan Se-.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. akhiran terdiri atas -kin. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. d-. dan -e. -i dan -an.

pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. 1. Hal m i berlaku bagi semua balisa. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata./fr/. Dengan demikian. Karena itu.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. dilihat. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. dan cermat. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek.Jadi. benar. yaitu bentuk dan makna. Untuk memahami kata. atau didengar. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. untuk dapat berbahasa dengan baik. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. dan meluas secara tiba— tiba. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. dan cermat. 1. th riar. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. besar. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . Demikian pula halnya. Jadi. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. Apahla ada seseorang berteriak Ba. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. agar dapat berbahasa dengan baik.

Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide.2. 4. kata bersinonim. Ferempuan itu ibu saya. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. Oleh karena itu. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata.1.2. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan. kita menggunakan bahasa Indonesia.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. Sebaliknya. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan.dasar perempuan. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. Makna irü mempakan makna yang lugas. 4.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. makna apa adanya. dan kata yang mengalami perubahan makna. b. kata umum dan kata khusus. Misalnya. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. BPIJU-Universitas Widyatama 31 . selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. a. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. 1 . Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. Ah. Dalam penggunaan kata. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. Dalam kaitan i kita .

3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas.2. a.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Dia memiliki mobil 3. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . agar komunikasi berlangsung dengan baik. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. b.1. Karena itu. btha/angpehhanaan. 4. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Jika tidak. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. 1 . 4. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. Dia memiliki kendanaan 2. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. Karena keyakinannya. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan.2. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. Diamemilikisedan. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. tetapi konotasinya berbeda. Akibatnya. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota.1. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. perubahan makna. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. 4. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. Kata bapaA thu. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. yaitu bepergian di atas laut. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. Dalam bahasa Indonesia.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. juga dalam bahasa lain. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. Kata ber/ayar bapa/ thu. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . bukan kerabat.2.2. peluasan makna. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Kini maknanya menjadi luas. gaji dan gajili. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. saudara. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu.1. bawa. kita hams menggunakan kata— katabaku. Sebaliknya. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. dan bawah. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. sesual dengan.

jika kita berbicara dengan godrngan intelektual. s. Sebaliknya. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia.2. kita gunakan kata-kata khusus. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah. Dalam situasi umum. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 .1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. I*ngan perkataan lain. Kita perhatikan beberapa contoh berikut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. Jadi. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. Dalam situasi khusus. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. kita gunakan kata-kata umum. kita gunakan kata-kata baku. Kata Baku Kata Takbaku pikir. percuma.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. 4. pejabat.2. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah.a n t i t a s . sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham. atau paia ahli di bidang tertentu. t a n s i kui karier pasien imbau utang. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . Dalam situasi resmi.

sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum.2. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 . Apa arti kata argumen. Kita lihat beboapa contoh berikut.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya.

Karena itu. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. Kata— katapercakapan. memiliki ciri kedaerahan (diabk).2. misalnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Kami generasi muda siap mendukung dua anak. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. 2. di antaranya. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . y>n. Akan tetapi. nggaM ngem dapet sikon. gthi. Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan.2.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . BPIJU-Universitas Widyatama 36 . Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan.

(2) ciriciri unsur kalimat. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. yaitu subjek. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . pe!engkap. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. 2. 1 . Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. objek. (3) pola kalimat.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. predikat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. keterangan. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. 5. baik Ian maupun tulis. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. 5. (4 kalimat maj emuk.

Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa. 4.Pel. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah. 5. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. tengah. atau akhir kalirnat. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Kalung itu lerbuaf dan emas.b) (1. Semua peserta a#ang. Ayahnyapengzisaha. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya.c) (2) (3) (4. Wartawan mencai’/berita. (1. 5.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 .4 (1. Negara RI berdasarkan Pancasila. Kalimat Dasar Berpola S-P.

5. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. se. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara.r/a. namun. a/au. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. /efapi sedangkan.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal.5. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. kemudián. misalnya: dan. dan kalimat majemuk rapatan. 5. kalimat majemuk bertingkat. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. la/u.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. Jadi.

5. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama.3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. . antara lain. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. BPIJU-Universitas Widyatama 40 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. semangat belajarnya tidah pernah padam. Meskipun usianya sudah lanjut. .5. Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. .

2.1985:2). Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna.1980:36). BPDU-Lniversnas Widyataina 41 . Dengan demikian. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. 1 . 1987:111). Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). Jadi. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara.

Kalimat itu memiliki fi. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. (3) ketegasan. (5) kecermatan.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . (4) kehematan.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif. 6. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. dan sebagainya di depan subjek. seperti di bawah 1 . 3. (2) keparalelan. (6) kepaduan. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. 2. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am.2. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. bag un/nM pada.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. dan (7) kelogisan.

frasa. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina).2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra. m iyang pertama. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. 6. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen.2. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. Ainya. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak.2. 4. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina).

6. penyusunan kata. dan penggmaan logika dalam kalimat. c/an /a/n-/ath 4. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 .4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda.500. 2.2. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. kontrak pemain. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. Lukivan itu akan saya beli.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. Contoh: Lukivan itu mdah. 1 . 3. dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. dan tepat dalarn pilihan kata.00. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek.

yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . 3. atau terhalang oleh sesuatu.2. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. thusan atau seseorang. 1 . hindari kalimat yang panjang. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. 6. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. apakah orangpandai di desa flu thu. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. Kalimat di atas tidak padu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. dan sebagainya. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. hubungan antara predikat dan thjek. 2.5 Kepac.

6. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. wanita itu sering mondar-mandir. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono. Dengan perkataan lain. 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. “Siapa y mondar-mandir?”. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. tentu jawabannya mayat wanita. a Jika kita bertanya. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan.2.

Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . kalimat utama atau kilimat topik. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. tidk bermakna konotasi. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. baik secara formal maupun nonforma!. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. ada yang hendak mengungkaan perasaan. mulai kalimat pengena!. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Banyak orang fasih berbicara. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. tidaklah mudah. Dengan kata lain. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3). Groslier.Tiba.2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat. ruang atau tempat. ladang.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7. (2). waktu. dan proses.UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan.Bemard P.Sejak 5 april .(4).(1). BPIJU-Universitas Widyatama 48 .Candi m imerupakan pusaka budaya.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf. lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa. Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang.Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2).Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6). seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1).Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4).2. koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren.(3).Lahar panas mengalir menghaitam sawah. Perhatikan paragraf di bawah m i. serta rumah penduduk 5).warisan yang tak ternilai harganya.

namun. antara lain: beberapa saat kemudian.(c) Repetisi . faktor bualya dan komnikasi. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 . Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung).Q Paralelisme. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. berikutnya. (1) hubungrn waktu..2. sementara itu.2. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu.(d) Sinonim. Untuk memperoleh a) Konjungsi. c /k r. (g) hubungan tempat.2. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. dan flyer. abe.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang).pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius.rn e.2.. jadi. antara lain: berdekatan dengan itu. (e) Hiponim. 7. . (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu. Isilah . maka. lagi pula. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. Kata ganti yang dimaksud adalah saya.th ’. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. antara lain: untuk itg untuk maksud itu. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy. walaupun demikin. . selanjutnya. perpaduan Entarkalimat yang kokoh.ta .reka. 7. . (g) Elipsasi.. . . .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. (e) hubungan tujuan. Jadi. (b) Pronomina. di samping itu. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama. sebaliknya. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! . be/kite. me. kthç kami engkau.

yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. Walaupun demikian. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . Misalnya. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. 7. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. si anak menjawab. 7. Jka ia melawak.2. atau makna kelas dan makna subkelas. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. Monsieur Verdoux. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih.2. Boy 7. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya.2.2. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”. Waktu itt. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. Pada saat fajar mulai menyingsing. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. tidak mendqnt ssambutan hangat.2.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi.

Begitulah.2. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang.2. dan (3) berdasarkan flingsinya. 7. (2) berdasarkan teknik pengembangan. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. Sementara itu. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . abang becak. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. Pembuat makanan. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. abang beak. Sementara itu. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Pembuat makanan. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas.2. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya. Begitu subuh berlalu. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya.2. pedagang kaki lima. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. pedagang kaki lima. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya.

Semuanya tetap d L p at digagalkan. atau thta. 7.3. BPIJU-Universitas Widyatama 52 .00 per kg menjadi Rp 4. — 7. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif. keterangan. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf. Terigu kini mencapai Pp 4.00 per kg.800. walaupun tidak seberapa naiknya. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan. kini berubah menjadi Rp 4.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.00 per kg. Gula pasir melonjak dai Rp 5. Kadang-kadang.3. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500.200. 7. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain.00 per kg.3. Memang.1. Pancasila telah beberapa kali dirongrong. Harga sebagian barang pokok bagerak naik. Minyak goreng.700. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib.000.500.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. bernalar sama dengan berpikir logis.00 per kg menjadi Rp 6.00 per kg. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan. Pancasila benar-benar sakti. dan dekriptif—naratif.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli.200.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum.3.1.800. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting.00 per kg. Gagasan tu selanjutnya.1.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu.

4 Paragraf Deskriptif. Lazimnya. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. Pantai yang begitu indth. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. dan Penguraian — — 7. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . 7.3.3. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. Dalam pengembangannya. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran.1. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. cerita. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf.2.3. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya. Kabupaten Ciamis. 7. Alangkah mengerikan. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit.

premium. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . Karena itu. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. kabarnya. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung.3.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. solar. 7.3. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. Minyak tanah.2. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan.2. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. Jika biaya angkutan naik. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. 7. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. dan lain-lain. atau paduan keduanya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. li. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. minyak pelumas.

virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras. Tidaklah mustahil. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing.3.2. Sementara itu.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali.2. alasan itu merupakin keterangan. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. Arti yang pertama.3. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. paling sedikit ada dua arti. Sebagai teknik pengernbangan.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. Tuan belilah barang dagangan ya. dan yang kedua. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . ataupun tingkatan sosial. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . terutarna di kawan Sanur. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. — 7. . 7. umur. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i .

Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. Dalam sehiah paragraf definisi. khususnya terhadap keperluan hidup. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. dan untuk rakyat. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan. makanan. maka masywakat perkotaan. sebuah istilah muncin didefinisikan. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. dan sebagainya. misalnya. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. Pada hakilcatnya.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. rumah. misalnya. bersikap. dan rakyat. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. dan berbuat.3. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat.2. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. Bila ada tamu. . Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. 7. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. Jika menghidangkan makanan. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. seperti pakaian.

Para wanita mengenakan baju kebaya. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). dalam perjalanan hidupnya. Setelah sampai di darat.2. putih ikat kepalanya.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. kain. telungkupkan badannya.7. Yang trlihat hanya warna-warna merah. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. Jika pernapannya berhenti. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. seth suara gembira yang gemuruh.2. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. Putih warna bajunya. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. bahasa Indonesia meniliki dua macam . segeralah ben dia pernapasan buatan.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. hening.2. Dengan pernyataan lain. Selanjutnya.3. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan. wajah cerah. yaitu kain petak-petak hitam putih. waktu. 7. Sesuai dengan namaya. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah.3. senyap. mang. peristiwa. walaupun tidak selamanya. 7. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah.. Artinya. dan seèndang berwarna semarak.3. Sambil membungkukkan badan ke depan. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. dan berdirilah Anda mengangkanginya. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif. atau keadaan.

Selain itu. Dengan kata lain.3. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! .2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945.kedudukan. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. dan penutup. dibedakan menjadi 7. Pertama. saran atau harapan. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. sejak pemerintahan Orde Barn. penegasan. Bab XV.3.3. penghubung. 7. kritikan. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. Kdua.3. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. 7. dan rangkuman isi uraian atau resume.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian.3. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian.3. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. Selain itu. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional. 7. khususnya selama dasawarsa 1980-an. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. seperti kesimpulan uraian. Pasal 36.3. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. paragr dapat paragrafpembuka.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

f. 8. (2) tebal halaman. 8. 3. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. 2. silcapobjektif menyatakan apa adanya. Memperoleh kepuasan intelektual. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. Perbedaan antara makalah. 6. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). silcapingin tahu b. a. kertas kerja dengan skripsi. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. tesis. apa. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . c. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. dan (4) gelar akademik.e. 5. (3) waktu pengerjaan. ‘ d. 4.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. dan bagaimana. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1.

Digunakan untuk menjelaskan. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. dan tertib.3 8. .5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. Fungsi teori: a.e. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. terurut. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. nrnerangkan. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. 3. g. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. f. kronologis. fakta) c. teratur. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. 4. rasional dan dapat diterima akal. 2. sebenarnya dan konkret. 5. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang.

pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. 11.6. 7. 9. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. 8. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. Memiliki pengalaman 3. Jadi. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. 1 0 . Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. Memiliki kemampuan berbahasa . gamblang. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. teliti. Bersifat objektif 5. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. 2. supaya karangan tuntas. Menguasi teori. Bersifat terbuka 4.

d) data itu objektif. . Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. 3. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. 4. logis. tanpa ada singkatan atau akronim. 6.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. b) topik itu paling menarik perhatian.8. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. menarik perhatian. 2. f) memiliki sumber acuan. 1. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. b. Persiapan a. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. 5. dan sesuai dengan isi. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. 7. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas.

3 Tujuan Penelitian 1. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi.1 Latar Belakang Masalah 1. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.5 Sumber Data 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 .2 Pembatasan Masalah 1. c. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.4 Kerangka Teori 1. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.

Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi.1 5.1 2.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3.1 4. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. rnenyusun daftar angket.1 3. 4. 2. c. b. mengolah.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2. dilakukan melalui tahapa . penerapan kalimat baku. melakukan pengamatan di lapangan.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. mencari inforrnasildata dan kepustakaan. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 .2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. 3. 5.BAB II LANDASAN TEORI 2. melakukan percobaan di laboratorium. melakukan wawancara. penyusunan paragraf. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). d. e.

dan penyaj ian.3.7. tesis. kertas kerja. atau gambar (jika ada). bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. haiman penerimaan (jika ada). halaman lidul.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. halaman persembahan. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). 8. penerapandiksilpilihan kata.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. bagian-bagian karangan.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. halaman pengesahan. daftar grafik. daftar tabel . kata pengantar.7.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. laporan penelitian. 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. misalnya. BPIJU-Universitas Widyatama 68 . dan disertasi. kelengkapan isi.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. 8. perwajahan. dan kelengkapan akhir. dli. penomoran. Catatan: Pada prinsipnya. skripsi.7. yaitu makalal laporan praktik keija. penerapan EYD. dan 4. 8. Mlengkapan awal meliputi kulit luar.7. daftar singkatai dan lambang. tesis. skripsi. Untuk lebih jelasnya. dan daftar lamjiran. bahan dan jumlah halaman.

kajian teori. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman.3.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. dan penulisan indeks. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). hams diperhatikan hal-hal berikut.0 x 29. sedangkan abstrak adalah satu spasi. 8. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka. 8. pembahasan.3. riwayat hidup penulis. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. spasi. marjin atau tepi batas (pias).3.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. 8. tesis minimal 80 halaman.7. dan disertasi minimal 250 halaman.7.tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi.7. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. BPIJU-Universitas Widyatama 69 . huruf yang dipakai. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. lampiran data.7) dan tinta hitam atau biru. dan penutup. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah .

abstrak.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. bab analisis data. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. kata pengantar atau prakata. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. daftar isi. daftar singkatan dan lambang. daftar grafik. bab teoretis. dan bab penutup). BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. d. bth metode dan objek pene1itiar. dafar tabel. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul.

1 Latar Belakang Penelitian 1. Pendahuluan.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e. Landasan Teori dli.2. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.4 Kerangka Pernikiran 1. haus dicantumkan titik seperti 3.2 Kegunaan Penelitian 1. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1. (dalarn makaiah).1 Tujuan Penelitian 1. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 . Akan tetapi.3.2.5 Metode Penelitian 1.2.1 Latar Belakang Masalah.3.a. 3.2 Identifikasi Masalah 1.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1. 2.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

pembimbiig utam a. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). diketahui ketua jurusan. -2. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. dan disahkan oleh dekan. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. NPM. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . teta 3. pembimbing anggota. nama penyusun. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4.

gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. suami. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. hasil penelitian.. M. dan e. metode penelitian. istri. nama. nama. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. Artinya. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama.H.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. Disahkan Dekan Fakultas . tujuan penelitian. d.M. Gelar nama. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. 5. gelar 4. seluruh si karangan dengan . bapak. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. atau anak). permasalahan. b. S. gelar Bambang Soelistiyono. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. c. judul karangan. adik. kakak.

Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. Harapan-harapan penulis. dan 6. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). 2. dil). Puji syukur kepada Tuhan. disusun secara alfabetis. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. Tanggung jawab ilmiah penulis. dan nama penulis. Penulisan tempat. tanggal. 4. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. Namun. 7. 3. pada. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. misalnya.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. 5 . juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data.Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. ke. dli) dan konjungsi (dalam. dan. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. 6. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. untuk. Ucapan terima kasih. Judul karangan. selain menganalisis data dengan saksama. 9.

Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. a. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti.8 2. peta lokasi. dan daftar riwayat hidup. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. yaitu 1 0 . 3. Objek penelitian. sebagai berikut: 1 . surat izin penelitian. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. Oleh karena itu. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. foto-foto. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. Pendahuluan. 2. Analisis data (pembahasan). dan 5 . Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). kajian teori. 8. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. 4. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. b. Penutup.Daftar Lampiran 1. Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . kuesioner atau pedoman wawancara.

Sugono dan Indiyastini (1994). e. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. Untuk mengkaji verba. d. (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . Tadjuddin (1993).tersebut akan disajikan dalam simpulan. 1. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. akan digunakan teori Chafe (1993). Contoh: Dalam teori m i. (1993). digunakrn teori Badudu (1992). Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. c. dan Sudaryanto (1994). Aiwi dkk. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . Purwo (1998).

3. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. 4. dapat digunakan sample dan populasi. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. tabloid. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. Dalam bab m i. majalah. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. penulis dapat menol&. sintetis pembahasan. 2. pendapat tersebut masih bisa dipakai. pemecahan rmsalah. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. mempertanyakan. novel. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. Jika sumber data itu banyak dan beragam. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. Dengan demikian.f. interpretasi penulis. Bisa saja. aau menguatkan teori yang sudah ada. surat kabar. tetapi apabila teori lama masih relevan. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). menerima. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. dan (c) kegiatan objek penelitian. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. (b) stmktmk organisasi. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. Oleh karena itu. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. Objek Peneitian . Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan.

pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. a. Dengan adanya daftar pustaka. daftar riwayat hidup. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan.2. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. 2. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. 8. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. dan lampiran. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. daftar pustaka. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. 3. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka.5 . interpretasi. b. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis.8. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. 1. .

lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). 2. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. 3. 8.4. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. dan e. d. b. b. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. Angket c. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. Spasi kutipan adalah dua spasi. a. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. Kutipan ditulis langsung dengan teks. Teknik Pengutipan c. misalnya. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . Acuan wawancara. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. Data penelitian. . a.9 1. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. 2. Indeks. atau kalimat. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. Surat izin penelitian. b.

e. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . . tahun terbit buku. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan.5 spasi. 1994: 56). d. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. b. teks . Diikuti nama akhir pengarang (mrga). . Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. Contoh: teks kutipan (Badudu.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. d. c. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan.c. Awal kutipan memakai hurup capital. Dipisahkan dan teks 2. halaman buku. 1994: 56). e. Diikuti nama akhir pengarang (marga). - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. halaman buku. Awal kutipan memakai hurufkapital. tahun terbit buku. 5 ketukan teks . } 2 spasi } 2spasi e. f. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: .

. Kutipan disatukan dengan teks.a. Spasi kutipan adalah dua spasi. b.

d. d. Penulis . menyatakan bahwa. mengemukakan bahwa. halaman. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan.c. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. tahun. Tidak memakai tanda petik dua. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. berpendapat bahwa dli. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). a. dan e. e. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa.

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. m.. atau akhir teks. n. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). 1994:45).. k. h. 1. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. . Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan).. tengah.. Badudu.. o.]. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain.10... Jika nama pengarang ada dua. “kalimat adalah. i. tetapi titik [. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng.7 g.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul.. j. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. dkk. Dalam pengutipan pendapat orang lain.

Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. Diambil dan suatu buku. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. c. Emil. dan tempat terbit. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). 8. dsb. alL Contoh: Emil Salim.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . f. bila tidak ada kedua-duanya. Bila nama pengarang ada dua. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. skripsi.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. makalah. e. 2.10. h. Djoemad Tjiptowardojo Salim. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. surat kabar. Memiliki identitas buku. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. Gelar akademik tidak dicantumkan. Philip Kotler. tulislah tanpa pengarang.10. b. dkk. Judul artikel.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . g. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. tesis. tahun terbit. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. 3. Bila tidak terdapat nama pengng.8. yaitu judul. majalah. 8. 2. cetakan atau edisi. nama penerbit.10. i. orasi dalam karya ilmiah. Setelah itu. atau et. atau tanpa lembaga. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. Emil dan Philip Kotler d. internet.

k. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. (dipisahkan koma). Fatimah.T ---(Edisi)---. dsb. Nama keluarga/marga. cetakan (diakhiri titik). Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. nama tempat (diakhiri titik dua). nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. }lspasi lspasi — Djajasudarma. — (tahunterbit)--. nama pengarang ditulis satu kali. c.---(nama kecil)---. Purwo. (diakhiri titik). Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. n.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. — (tahunterbit)--. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. m. T. } ---(marga)--. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. 1. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring).---(nama kecil)---. Bandung: PT Eresco. nama run (diakhiri titik). nama penerbit (diakhiri titilc). r. 1989. q. 1993. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). Perhatikan urutan penulisan.j. Jakaita: Kanisius. tahun terbit. judid bake. p. b.1---. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. o. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. BPIJU-Universitas Widyatama 87 . Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2.----(. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. Bambang Kaswanti.

Melalui Balai Pustaka. Wallace L. J. Pustaka Prima Bandung:. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. Meaning andStructure ofLanguage.---(nama kecil)---. 1998 2. Badudu.Chafe. Hasan Aiwi dkk. The University Press. Lingusitekumum. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--.Bentuk kedua ---(marga)--.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. J.---(Edisi)---. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4. T. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.---(nama kecil)---. Rineka Cipta Jakarta.S. Badudu. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . J. Jakarta. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---. Pehk-PehkBahasa Indonesia. Sitaksis Bahas Indonesia. 1 . (tanpa tahun) Anthropology of http://www. Rujukan elektonik Boon. 1996 3.joe.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. TataBahasaBakuBahasalndoneski. Fatimah. Abdul Chaer. 1994 5.S.Bandung PT Eresco. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa.org/june33/95. Chicago. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma.

N. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. Moeliono Harimurti Knida!aksana J. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. cetakan kedia. a!. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya.F. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . CV Pustaka Setia. Perum Balai Pustaka. S. cetakan keliga. 1991 7. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. edisi pertam4 Nusa Indah. 1965 1 . Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. et. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. Jakarta.6. Bandung. Ende-Flores. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. Alieva. Noam Chomsky. Kanisius. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. f Cambridge.

Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 . BAN bUN G .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Dra.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .

B . M... ra. S B H . . D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I. Dra. 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 .D jo e m aTdjip to w a rd oDjo .Si. Pembimbing II. 428901043 H ersusetiyati. rs M . Hj.M ..A M . . Sri Lestari.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Tadjuddin. Laporan Penyusunan. Moh. Komposisi dan Penalaran. Tadjuddin. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. 1984. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Wawasan Tridharma. Jawa Barat. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran.Jawa Barat. Kanwil Depdilcbud. Kopertis Wilayah IV . 1993. Unpad. 1994. BPIJU-Universitas Widyatama 98 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. 3. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama.Msc. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. 4. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. 18. 2. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. 17. dr. 12. 9. 19. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. pernah berkunjung ke Indonesia. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. Pasal 36. Bintoro. Dr. 8. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. pemimpin Bangsa Palestina. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. Budiman itu sangat ramah. 6. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. 5. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 14. Menumt Undang-Undang Dasar kita. 15. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. Yaser Arafat. 13. BPDU-Universitas Widyatama . 1 0 . Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. 7. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. 16. 11. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. Biasanya. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka.

Huruf pertama kata ubah ialah u. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. jika kata ubah ditamhth awalan me. 24. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan.00. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. 23.akan menjadi mengubah bukan merubah. 21. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. 25. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 22. Jadi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20.

10. 9. Sekalipun belum memuaskan. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. Indonesia menganut faham anti komunis. sekalipun dia belum pernah ke TMII. 5000 angkot metro mini. 14. 4. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. 17. Narapidana itu barn keluar dan penjara. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. Dibujukpun dia tidak akan menurut. 18. 3. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. Harga kertas itu Rp24. 20.000. Mereka masuk satu persatu. 12. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 21. ia tetap kurus.00 per rim. 7. Apapun yang dimakannya. Allah mempunyai sifat maha sempurna. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. 2. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. 5. BPDU-Universitas Widyatama . 15. 11. 13. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. Sekalipun sering ke Jakarta. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. 22. 8. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. 19. dan 100 bus kota. 16.

akan diberilcan padanya. Majalah itu terbit per bulan. Siapa yang mempentangung.jawabkan persoalan itu. 24. Satu pertiga dan bagian saya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 25.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23.

m a t e r i e l 1 7 . 2. morel 1 8 . e k s l u s i f 1 6 . aktifitas 24. kavaleri 1 5.t e o r e t i s 19. equinox 14. metoda 6. analisa 5. kondite 10. psykologi 12. haemoglobin 21. sistim 4 . k ha ri s m a m i! 1. varietas 9. kordinasi 7 . karir 23. effe kt if 11. konstruksi klasifikasi 3 . kongkrit 25. standarisasi 13.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. komplek 8. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . aksesori 2 0 . sekripsi 22.

2. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. 12. 14. 8. 1 0 . 4. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 9. 7. 13. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. 6. W S Rendra. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. 5. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. 17. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. 20. 3. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 16. BPDU-Universitas Widyatama . 15. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 21.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. 19. 11. 22.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 25. Lailaru/Qadar malam bernilai. Ia memakai celana cutbrai. 24.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Sajak f lu karangan Chairil Anwar.

Pemerintah kini mensinyaui. . Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. 9. BPDU-Universitas Widyatama 1.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. Kita hams mulai men/e. tetapi hasilnya belum kami ketahui. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. 16. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. coba Anda kemukakan alasannya. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Begitu pula halnya jika tidak tepat. Sebagai pegawai yang baik. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. 14. 8. 5. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. 3. coba Anda kemukakan alasannya. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. 15. Usaha koperasi tersebut. 1 0 . Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. antar lain. 6. 13. 17. 1 1 . 7. Jika dipandang perlu. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik.

Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. 20. 19. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama .

14. 11. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. Boleh saja kita beth pendapat. 7. 10. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. 1. Selain berjzea/an pupuk. Sebagai warga yang baik. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. 3. 12. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 6. 9. 8. 18. 20. Pergi ke kantor. 2. Penonton. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. mereka juga berternakayam dan kelinci. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. 4. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. setiap han sayajth’an kaki saja. 5. 17. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. 16. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. 13. 15. 19. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i.

Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .’ hams kita santuni. 2. 5. 4. Tas Bapak tertthgga/di rumah. 3. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. Anak-anak fe/an/a.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1.

Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. ada juga angkutanpedesaan. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. 8. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. 2. 5. 1 0 . 9. 14. 3. 15. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 7. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. 1 1 . 6. 12. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. 13. 4. Selain ada angkutan kota.

Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. 2. 6. 1. 7. 1 0 . kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. 4. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan. 5. Setelah berdoa. 3. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. 9. Camat membawah/lurah atau kepala desa. 8.

Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. 5. 1. 4. 2. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Buku saya kebawateman saya kemarin. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin.

K. s-P (KB-KB.P-O.KB-KK.0 S-P-0 9 . S-P. 7. S-P-OS-P-K.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i.S-P 8 . S-P-O-K 3 .S-P-0 S-P-0. 1 0 . K-S-P-O 4. S-P-O. S -P-O -K .S-P-O-K 6 . S-P-O.S-P-O 5 .KB-KS) 2. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a . K -S-P-O .

14. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. 17. timah. Karena bantuan tersebut. 2. 5. 19. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. indah. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. 15. 13. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. 16. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. dan lainlain. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. 11. 4. 8. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. 12. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. 7. 9. 10. 3. dan tetib. perak. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. Dengan adanya SAPTAPESONA. BPDU-Universitas Widyatama . 18. 6. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. hal mana pitut disesalkan. maka lingkungan kita menjadi bersih.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer.

22. 24. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. 23. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. 21. Pekerjaan itu saya tidak cocok.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Karena jarang mengikuti kulih. 25. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. Menurut Wali Kotamadya Bogor.

dan tentu saja harus dilestarikan. Karena itu. 15. Karena terbukti bersalah. 4. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. 13. BPDU-Universitas Widyatama . Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. 12. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. 11. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. Karena sering kebanjiran. kita kembangkan. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. mencakup seleksi ragam. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. 7. 14. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. 1. kodifikasi non-rn. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. 8. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. 5 . 9. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. Sampel data yang kurang memadai. 2. 18. 19. 16. 6. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. 3. Dengan berolahraga. yang bentuknya seperti rumah. 17. 1 0 . Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi.

Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. 25. hidurg tersumbat. panas dalam. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. 23. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. dan bibir pecah-pecah. 22. 24. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. 21. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . warga desa mereka yang malang.

Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->