Agus Buku Ajar

BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.2.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.1 SyaratKoherensi 7.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.3.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.2 Syarat Kohesi 7.5 Kepaduan / Koherensi 6.2.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.2.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.2.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.3 Kehematan 6.3.2.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.3 Jenis Paragraf 7.2.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .1 Kesepadanan 6.3.2.4 Kecermatan 6.2 Syarat Paragraf 7.2.2 Keparalelan 6.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.1 Defenisi Paragraf 7.

Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. b. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. 1 . calon sarjana.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . 1. dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. 1 . surat. b. laporan penelitian.1. Tujuan jangka pendek a. 2. Tujuanjangka panjang a. baik secara tertulis maupun secara lisan. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. 3.1.

Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. Nama barn m i bersifat politis. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. yaitu bahasa Indonesia. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. dan sintaksis. BPIJU-Universitas Widyatama 2 .1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. morfologi.2. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. Faktor psikologi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. 4. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. 1 . Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. bahasa Melayu mudah dipelajari. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Karena sistemnya yang sederhana itu. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. 2. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. 3. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. Dengan bantuan para pedagang. diresmikan suatu bahasa nasional.

Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya.G. C. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. di Karang Berahi (Jambi) (688).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. B. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Manado. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. J. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. A. dsb. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. Timor. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Untuk itu..

bahasa Indonesia. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. — D. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. 2. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht.3. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Selain itu. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. BPIJU-Universitas Widyatama 4 . kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. antardaerah. 1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. dan antarbudaya. 3. Pertama. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. Lambang identitas nasional 3.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. Alat perhubungan antarwarga. 1 . akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. antara lain. 1. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan.

Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. dan teknologi. ilmu pengetahuan.3. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. dan kegiatan kenegraan. Dengan bahasa nasional. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. 1. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. peristiwa. antardaerah. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. Bahasa resmi kenegaraan 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Sebagai alat perhubungan antarwarga. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. dan antar suku bangsa. Di samping ketiga fiingsi di atas. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. Atas dasar kebangsaan m i . Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . dan bahasa tidak perlu terjadi. Sebagai lambang identitas nasional.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. Alat pengembangan kebudayaan. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . budaya.

Di dalam hubungai m i . kaludukan. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. 2. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. (2) pembicaraan pada situasi formal. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. (3) pembicaraan di depan unlim. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. serta lingkungannya. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. dan teknologi.4. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. sebagai alat perhubungan antar daerah. 1 . 1. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi. Seragam: pada hakikatnya. ilmu pengetahuan. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. Sebagai bahasa negara. 3.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. 1. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. Dengan kata lain.

7. Huruf vokal: a. Ii. Yy. 4. Kk. t. Vv. nama instansi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. 2.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . sy. keturunan. dan penisiwa bersejarah. w. i. dan bahasa. han. penulisan kata. 3. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. ai. yang meliputi pemakàan huruf. 3. Gg. r. k. Hh. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. e. d. penulisan unsur serapan. Qq. penulisan huruf. s. Ff. Pp. 2. Nn. 6. Tt. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. p. 5. atau nama tempat. 2.m. Xx. M A HUHUF K ’IF L 5. Dd. Hurufkonsonan: b. Ww.2 flN L A U IS N 1. Bb. Uu. q. Hurufpertama nama geografi. h. y. Ee. ny. x. ng. Huruf pertama nama tahun. Mm. Gabungan konsonan: kh. 1 . u. n. bulai. j. au. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. 8. v. g. 9. din keagamaan yang diikuti nama orang. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . han raya. Cc. Oo. Nama jabatan. Zz. kitab suci. dan pemakaian tanda baca. suku bangsa. Huruf difiong: ai. J j. Li. z. 2. f. 4. o. Rr. Ss.

lembaga pemerintah dan 11. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . serta dokumen resmi. Menuliskan nama buku.4 PLNULISAN KATA A. 14. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. B. Huruf pertama kata ganti A’nda. majalah. Menegaskan huruf.3 PENULISAN 1 . daerah. Imbuhan (awalan. koran 2. kata. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. sisipan. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. Huruf pertama nama buku.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . ketatanegaraan. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. Huruf pertama semua unsur nama negara. HURUF HERCETAK M IRING 2. Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. dan sapaan. dn judul karangan. 13. 12. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. surat kabar. Menuliskan istilah asing. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. majalah. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Kata Turunan 1 . pangkat. 15.

nya. Gabungan Kata 1 . Contoh: buku-buku gerak-gerik D. dsb. dukacila . manakala. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. multiguna. barangkali. darmasiswa. mu. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal.. mono. an/ar.apabila. daripada. ca/ar. pasca. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital. Contoh: non-Indonesia C.padahal. kilometer. prasejarah. semi. mahasiswa. Kata Ganti Kata ganti be. semifmal. m a// pra. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya.) Contoh: amoral. diberi tanda hubung.matahari. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. kacamata. antar negara.baru (sejarahnya baru) 3. E. segitiga.bilamana peribahasa. saputangan. manasuka. pascasarjana. olabraga. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. sukacita. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. maha. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. catuiwarga. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran.

0. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”. (Sarjana Hukum) M. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. Kata Sandang Kata SI. wa/azql. Contoh: Suman Hs. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. bagaimanapun. Contoh: Harga BBM naik per ! April. a. I. ‘tiap’ ditulis terpisah.. G. Kata Depan Kata depan a ke. Muh. kah. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. aku pun akan pergi. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. 3. Harga kertas Rp 25. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. Sang. Partikel lah. Contoh: Jika engkau pergi.H. ‘demi’.. Mereka masuk satu per satu. disiu ada semut. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan.B. ana/cirni.00 per rim. Contoh: Dimana ada gula. Seka/epun. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 . Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. S. ka/aupun. Yamin. meskrnin. Singkatan nama rang. H.000.vn. alaupun. nama gelar.A. seperti andapun. Singkatan dan Akronim 1 . Contoh: Pergilah sekarang! 2. anggota F. Partikel 1 . sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-).

suku kata. tilang. 2. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. b. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. S. badan atau orgtnisasi. c. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. (Bapak) Sdr. Lambang kimia. Contoh: rmi1u. cm.000 beca angkot. Contoh: Cu. a. d. kg. mata uang tidak diikuti tanda titik. b. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. dan 100 bus kota. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. takaran. 2. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. rapim. c. (Master of Science) Bpk. satuan ukuran. Contoh: a. b. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. 100 metro mini. Contoh: a. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. Angka dan Lambang Bilangan 1 . him. c. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. timbangan. Contoh: dii.Sc. Yth. sda. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. M.

1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. (salah) c. Contoh: a. keadaan. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Bahasa Indonesia / Melayu 1. dan keadaan. tontonan. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. proses. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. Pajak kekayaan. b. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. PBB. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. pluses. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. PD 2. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1.

3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3. Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 . Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.

sirkulasi = peredaran ix. up to date = mutakhir > xvi. cum laude = dengan pujian 2. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. de fakto = menurut kenyataan > xii. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. temperatur = suhu v. i. klasifikasi = penggolongan vi. manajer = pengelola ii. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. brain storming = sumbang saran > xv. de jure = menurut hukum > xi.3. antara lain > x. relatif= nisbi iv. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . manajemen = pengelolaan iii. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. overlap = tumpang tindih > xvii. bukan makna harfiahnya. > xiv. bilateral = dua pihak > xviii. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. kreativitas = daya cipta vii. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. sektor = bidang viii. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia.

menit. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. dan sapaan. B. jutaan. 4. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. untuk memisahkan angka jam. Tanda titik dipakai: 1 . C. detik yang menunjukan jangka waktu. 6.3. atau gabungan keduanya. 3. 4. untuk memisahkan kalimat setara. pada singkatan nama orang. untuk memisahkan angka jam. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. ikhtisar. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. 7. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. pada akhir singkatan gelar. 2. 2. thn daftar. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. pangkat. lembaga—lembaga nasional atau internasional. dan detik yang menunjukan waktu. Tanda titik tidak dipakai: 1 . di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. pada akhir kalimat. atau nama dan alamat penerima surat. mmit. jabatan. 3.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. Tanda koma dipakai: 1 . 5 . untuk memisahkan angka ribuan. 5 . 3.

11. 5 . 2. angka dengan — an. 3. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. atau keterangan aposisi. Tanda hubung (-) dipakai: 1 . — F. 5 . 9. 6.dengan angka.6. di antara j ilid atau nomor dan halaman. 2. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. 7 . untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. 7. di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. 3 . di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. menyambung unsur—unsur 4 . 10. kata ulang. 2. D. E. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. Tanda titik koma dipakai: 1 . untuk merangkailcan se. di antara nama orang dan gelar akademik. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. Tanda titik dua dipakai: 1 . sudah terbit).di muka angka persepuluhan. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. 8. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. menyambung hurufkata yang dieja. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. untuk mengapit keterangan tambahan. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. BPIJU-Universitas Widyatama 16 .

mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain.G. S. ‘) ‘. misalnya No. . dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). Tanda petik tunggal ( .00! lembar. 2. mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. . / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . . marilah kita berangkat. untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . 2. hanya Pp 30. misalnya: Tanya basri. I. mengapit petikan langsung. .) dipakai: 1 . . Tanda petik (‘. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. . karangan. 3.‘) dipakai: 1 . 3. mengapit judul syair. a/au. . misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. dalam penomoran kode surat. untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. per atau nomor alamat. Tanda elipsis (. 7! PK! 1983 2. dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. — K. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. . Jalan Banteng V 6. teori kenisbian. Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . dipakai: 1 . misalnya: mahasiswa / mahasiswi. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. . di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). akan diteliti lebih lanjut. . sebagai pengganti kata dan. — — — — — — H.

Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L. Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata.

— * — * — * 3. Artinya. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa. dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. apabil diperlukan.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif.+ buat membuat me(N). sisipaq akhiran.2 -. yaitu a imbuhan. misalnya. Dalam bahasa Indonesia. Awalan yang terdapat di dâam be4)m di. Untuk memperjelas hal tersebut. sudah selayaknyalah.+ jabat menjabat — * — * — .2-. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V . kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak.+ dengar mendengar me(N). Walapun demikian. -i dan -an. imbuhan terdiri atas awalan.+ pakai memakai me(N). masih dapat kita nanfaatkan.1. sedangkan sisipan tidak produktif’. /th dan se-. kita memilki pengetahuan mengenai hal m i .+ tatar menatar me(N).akhiran terdiri atas -kan. sebagai pemakainya. /e4A9. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. me(N). konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. Karena fatnya itulah. -pe4A /. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. perhatikan contoh berikut. Dengan demikian. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 .+ fotokopi memfotokopi me(N).

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N).+ nhlai me(N). dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar. bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ undang me(N).2-berubah menjadi menge-.+ nyanyi me(N).1. dan be!-.+ lepas me(N). BPIJU-Universitas Widyatama 20 .+ nganga me(N). dalam contoh berikut.+ korban berkorban be(R).+ usaha berusaha be(R). misalnya. — .+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata. perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-. di. 3. — .+ rencana berencana — . — .+ muat me(N). Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik. — . Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya.+ hadap me(N). Kita perhatikan contoh berikut. be(R). kita hams mengetahui bentuk dasarnya. cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian.+ ganti me(N).+ colok me(N).+ cap dicap — . me(N)me(N)me(N)me4V.+ pak dipak di-+tik ditik di.+ diskusi berdiskusi be(R). dalam contoh berikut.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç). yaitu ben. — .+ kikis me(N).+ suruh me(N).memiliki tiga variasi. misalnya. be-.

dan ruang berarti memiliki ruang’. ber. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat. Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya.+ perdaya teperdaya te(R). cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya. dan tel-. Dalam bahasa Melayu.+ serta be(R). dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna.+ pandai terpandai te(R).yang sepadan dengan di. misalnya.dan uang memiliki arti mempunyai uang. berterima sama dengan dierL’na. Kedua. yang terdiri atas ber. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan.4-iivab. imbuhan ber.+ kerjakan tekerjakan te(R). menyatakan arti tidak sengaja.Misalnya dalam contoh d i bawah m i .Jadi.memiliki variasi ter-. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris.+ rasa terasa te(R). peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th. menyatakan aiti sudah di.+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya. Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber. te-.sejajar dengan awalan d/. te(R). Ketiga. artinya sama dengan piling.3 Awalantet’RI Awalan te4/).+ dengar terdengar te(R).merupakan hal yang hzim.1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R). BPDU-Universitas Widyatama 21 . Dalam hal m iawalan ber. 3. Pertama.

+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat.+ teliti peneliti pe(N).memiliki variasi bentukpe-. Karena tu.merupakan pembentuk kata bendi.+ laku pelaku pe(N).+ guna pengguna pe(N).+ tik pengetik pe(N). Kita lihat contoh berikut: pe(N). danpe!-. Kita lihat contoh berikut: pe(R).+ jual penjual pe(N).+ rusak perusak pe(N). )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-.+ kirim pengirim pe(N).berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-. Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut. bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah. peny-.+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 .+ can pencari pe(N). pen-.+ cap pengecap pe(N).+ pasok pemasok pe(N). Awalanpe4). Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-.). peng-..+ tapa pertapa pe(R). Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?.4 Awalanpet’2V}. per-. dan penge-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).+ daftar pendaftar pe(N).dan peJ?.+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R). rajmn dan rusaA merupakan kata sifat. yaituperajth. pem-. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-.+ suluh penyuluh pe(N).+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3.1.+ ben pemberi pe(N).danpe(’AA walan pe449. Awalan pe49memiliki variasi pe-.

Siapa punpemftnahnya harus dthukum. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. Sebagaipenge/o/a administrasi. 3. 7.1. dan petenic Awalan pe. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . 5. Selain kata-kata itu. dia begitu cekatan. 2. kerji. bertapa.yang dilekati dengan kata dasar dagang. Selain itu. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. 8. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat.+ kan.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji.atau memper. lapa. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. 6. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. 1 . dan be/ajir. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. dan tenis. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. Jadi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. misalnya. pego/f pecatur perenang. 4. 3. tetapi artinya berlainan. catur. dan q ’7 i’r. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. pe’nam. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V).pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i .2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang.+ suruh. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. renang. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. Misalnya. senam. bekerji.

+ tatar + -an pe(N). sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!. 1 .+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya. Sebulan setelah dia mengarang artikel. dan pensuksesan. Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. penyob/osan.. Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban.+ tilt + -an pe(R). Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil. 1 . Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. Mereka memban/u kami sepekan lalu. Untuk memperjelas uraian di atas. . BPIJU-Universitas Widyatama 24 . Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?).+ rusak + -an pe(N).6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa. itu ingat bermanfaat bagi kami. pengluasan. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional.1. 2. kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu.+ kerja + -an pe(R). . . tetapi Air/man itu belum kami terima. 2. 1 . .+ lepas + -an pe(N). ida perhatikan contoh berikut. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar.+ sah + -an pe(N).BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). penyueián (ka/ni peng/epasan. 3. pengnesakan.. 2.

Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i . Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. 2. 4. 3. 4. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. . Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. 7. dan kehendak. 6. 1 . Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. 8.1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. yaitu hanya pada kata izia. . baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. 10. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. 5. kaslh.. Misalnya kalimat berikut: 1 . Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan.sangat terbatas. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda.. Dalam percakapan seharthari.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan.nya itu. dia tidak pernah putus asa akibat . 1 . Dalam situasi resmi. Penentuan apakah awalan ke. 3 .sering mengganti awalan ler. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA. . BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. kekasth. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. 5. . 9.8 AwalankeA walan ke. 2. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. 3. Beliau sedang mengi7rdike1as.sebagai bentuk pasif. hendak yang menjadi keizia. awalan ke. Karena itu. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. hal m i harus dihindari.dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .

9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. Menurut laporan yang dapat diercaya.1. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. Seharusnya: 2. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . korban tanpa identitas itu /e. korban tanpa identitas itu ke/ab. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh. Menurut laporan yang dapat diercaya. -man. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . -wan. misalnya. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 .rak mobil. dan wa/i dan bahasa Sanskerta. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia.r/abrak mobil. -z dan -an. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing.

bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. kerrudian amati kolom kata dasar.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. Setelah itu.1. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 . Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.

Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui ./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u ./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n.//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n.u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.ioifvp 110.r t t /ZZ/9U ay .

semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. dan Se-. Walapun demikian. masih dapat kita ianfaatkan.r-. dan -e. e (’2 V . menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. . -i dan -an. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-. be(49-. d-.te-. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. sedangkan sisipan tidak produktif. misalnya. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. apabil diperlukan. re4 I? )-. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . akhiran terdiri atas -kin. 3. BPIJU-Universitas Widyatama 29 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-.i-.

Karena itu. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. atau didengar.Jadi. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. Untuk memahami kata. benar. besar. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . yaitu bentuk dan makna. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. 1. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. 1. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. Jadi. th riar. dan cermat. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. Apahla ada seseorang berteriak Ba. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. agar dapat berbahasa dengan baik. dan cermat./fr/. dilihat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. Dengan demikian.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. Hal m i berlaku bagi semua balisa. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. Demikian pula halnya. untuk dapat berbahasa dengan baik. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. dan meluas secara tiba— tiba. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya.

kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. dan kata yang mengalami perubahan makna. Dalam penggunaan kata. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Makna irü mempakan makna yang lugas. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. kata umum dan kata khusus.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan. 4. Dalam kaitan i kita .rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat.1.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. kita menggunakan bahasa Indonesia. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. 1 . a. kata bersinonim. b. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar.2. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. makna apa adanya. Sebaliknya. 4.dasar perempuan. Ah.2. Oleh karena itu. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. Ferempuan itu ibu saya. BPIJU-Universitas Widyatama 31 . Misalnya.

Dia memiliki mobil 3. Akibatnya. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. 4. 1 . Dia memiliki kendanaan 2. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. b.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. 4. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. tetapi konotasinya berbeda.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. agar komunikasi berlangsung dengan baik.1. Karena keyakinannya.2. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. a. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. Jika tidak. Diamemilikisedan. btha/angpehhanaan.2. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . Karena itu. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama.1.

Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. Kata ber/ayar bapa/ thu. bukan kerabat. Sebaliknya. Kata bapaA thu. yaitu bepergian di atas laut. Kini maknanya menjadi luas. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. gaji dan gajili. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris).2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . 4. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna.1. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. perubahan makna.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. saudara. bawa. Dalam bahasa Indonesia.2. kita hams menggunakan kata— katabaku. peluasan makna. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. sesual dengan. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja.2. dan bawah. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. juga dalam bahasa lain.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4.

kita gunakan kata-kata baku.a n t i t a s . dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. t a n s i kui karier pasien imbau utang. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. Sebaliknya. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. Dalam situasi resmi. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . Dalam situasi umum. 4. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. kita gunakan kata-kata umum. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. atau paia ahli di bidang tertentu. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham. kita gunakan kata-kata khusus.2. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah. Kata Baku Kata Takbaku pikir. I*ngan perkataan lain. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. Dalam situasi khusus.2.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. Jadi.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. percuma. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. pejabat. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual. s.

sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. Apa arti kata argumen.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4.2. Kita lihat beboapa contoh berikut.2. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 . Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum.

nggaM ngem dapet sikon.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. misalnya. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . BPIJU-Universitas Widyatama 36 . 2. Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. y>n. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. Kami generasi muda siap mendukung dua anak. gthi.2. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. Akan tetapi. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . Kata— katapercakapan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. di antaranya. Karena itu. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. memiliki ciri kedaerahan (diabk).2.

(4 kalimat maj emuk. 2. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. pe!engkap. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. objek. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . (2) ciriciri unsur kalimat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. (3) pola kalimat. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. 1 . 5.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. 5. keterangan. predikat.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. baik Ian maupun tulis. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. yaitu subjek. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi.

Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan.4 (1. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3.b) (1. Kalimat Dasar Berpola S-P. tengah.Pel.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. (1. 4. Wartawan mencai’/berita. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . Negara RI berdasarkan Pancasila. Semua peserta a#ang. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Ayahnyapengzisaha. 5. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. 5. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. atau akhir kalirnat. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa.c) (2) (3) (4. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Kalung itu lerbuaf dan emas.

5. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). Jadi.5. namun. BPIJU-Universitas Widyatama 39 .b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan.5. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4.r/a. la/u. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. /efapi sedangkan. kalimat majemuk bertingkat. kemudián. se. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. dan kalimat majemuk rapatan. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. misalnya: dan. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. a/au.

Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. BPIJU-Universitas Widyatama 40 . sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. antara lain. . Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama. semangat belajarnya tidah pernah padam. Meskipun usianya sudah lanjut.5. . 5. . Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama.3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama.

Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara. Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. 1 . persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat.1980:36). Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas.1985:2). BPDU-Lniversnas Widyataina 41 .1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). Jadi. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. Dengan demikian. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. 2. 1987:111).

2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif.2. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. Kalimat itu memiliki fi. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . (6) kepaduan. seperti di bawah 1 . Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. dan (7) kelogisan. (5) kecermatan. bag un/nM pada. 2.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. (2) keparalelan. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. 6. 3. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. dan sebagainya di depan subjek. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. (4) kehematan. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif. (3) ketegasan. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri.

serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. 6. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Ainya. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. frasa.2. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i.2. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. m iyang pertama. Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . 4. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu.

Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. dan tepat dalarn pilihan kata. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. 6. 1 . Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan.500. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah.00. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa.2. dan penggmaan logika dalam kalimat. kontrak pemain. c/an /a/n-/ath 4. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. 2. dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek. penyusunan kata. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . Contoh: Lukivan itu mdah. Lukivan itu akan saya beli. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . 3.

dan sebagainya. Kalimat di atas tidak padu. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. apakah orangpandai di desa flu thu. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. thusan atau seseorang. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. hubungan antara predikat dan thjek. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. hindari kalimat yang panjang. 3.2. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). 6. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. atau terhalang oleh sesuatu. 2. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. 1 .5 Kepac. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi.

!nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono. tentu jawabannya mayat wanita. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . “Siapa y mondar-mandir?”. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Kelogisan berhubungan dengan penalaran.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat.2. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. 3. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. Dengan perkataan lain. wanita itu sering mondar-mandir. 6. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. a Jika kita bertanya. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak.

bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. mulai kalimat pengena!. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. tidk bermakna konotasi. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . kalimat utama atau kilimat topik. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. baik secara formal maupun nonforma!. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. Dengan kata lain. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. Banyak orang fasih berbicara. tidaklah mudah. ada yang hendak mengungkaan perasaan. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi.

(3).Tiba.UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan. ruang atau tempat. serta rumah penduduk 5).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa. BPIJU-Universitas Widyatama 48 .tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).(1).Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2).Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang. ladang.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya. seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1). Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.2. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf. Perhatikan paragraf di bawah m i.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4). koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren.2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7. (2).Sejak 5 april . dan proses. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6).warisan yang tak ternilai harganya. waktu.(4). lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia.Bemard P. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan.Lahar panas mengalir menghaitam sawah.Candi m imerupakan pusaka budaya. Groslier.

th ’.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. abe. antara lain: untuk itg untuk maksud itu.reka. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. (e) hubungan tujuan. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 . Jadi. (b) Pronomina. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). berikutnya. maka. Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran. be/kite.2. kthç kami engkau. lagi pula. . Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama.2.. 7. faktor bualya dan komnikasi. Isilah .Q Paralelisme..1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. (g) Elipsasi. . (e) Hiponim. antara lain: beberapa saat kemudian.2. (1) hubungrn waktu. 7. me.2. . . Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. c /k r. . sementara itu. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu..(d) Sinonim. sebaliknya. selanjutnya. dan flyer. namun.(c) Repetisi . (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. di samping itu. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. (g) hubungan tempat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! . . antara lain: berdekatan dengan itu. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. walaupun demikin.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. jadi. perpaduan Entarkalimat yang kokoh.ta . Untuk memperoleh a) Konjungsi.rn e. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali.

Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. Boy 7. atau makna kelas dan makna subkelas. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan.2. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya. 7. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih. si anak menjawab.2.2. tidak mendqnt ssambutan hangat.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”. Walaupun demikian. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima.2.2. Waktu itt. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. 7. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. Pada saat fajar mulai menyingsing. Monsieur Verdoux.2. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. Misalnya. Jka ia melawak.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi.

PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. dan (3) berdasarkan flingsinya. 7.2. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. Begitulah. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. Pembuat makanan. 7. Sementara itu. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. (2) berdasarkan teknik pengembangan. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. abang beak. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. Pembuat makanan.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. pedagang kaki lima. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. Sementara itu. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Begitu subuh berlalu. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. pedagang kaki lima.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. abang becak. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya.2.2.2.

keterangan.00 per kg menjadi Rp 4. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib. — 7.00 per kg. Semuanya tetap d L p at digagalkan. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500.00 per kg.1.00 per kg.00 per kg. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.3.3. Harga sebagian barang pokok bagerak naik.800. Terigu kini mencapai Pp 4. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis. Kadang-kadang. Memang.00 per kg menjadi Rp 6. Gagasan tu selanjutnya.3.1. 7. Pancasila benar-benar sakti. Pancasila telah beberapa kali dirongrong. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. Gula pasir melonjak dai Rp 5. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli. 7.200. atau thta.00 per kg.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. walaupun tidak seberapa naiknya. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.000. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.700.800. kini berubah menjadi Rp 4. Minyak goreng.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan.200.1. dan dekriptif—naratif. bernalar sama dengan berpikir logis.3.500. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu. BPIJU-Universitas Widyatama 52 .

ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu.3. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi.1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan.3.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit. dan Penguraian — — 7.4 Paragraf Deskriptif. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. cerita. 7.3. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. Kabupaten Ciamis.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. Dalam pengembangannya. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. 7.2. Alangkah mengerikan. Pantai yang begitu indth. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya. Lazimnya.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran.

li. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain.2. solar. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. Karena itu. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. 7. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . Jika biaya angkutan naik. dan lain-lain. 7. atau paduan keduanya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. minyak pelumas. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan. Minyak tanah.3. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi.3. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. premium.2. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. kabarnya.

4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . ataupun tingkatan sosial. Arti yang pertama. terutarna di kawan Sanur. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu.2.3.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali.2. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. Tidaklah mustahil. Tuan belilah barang dagangan ya. dan yang kedua. Sementara itu.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. alasan itu merupakin keterangan. umur. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. 7. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. — 7. . Sebagai teknik pengernbangan. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i . paling sedikit ada dua arti. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras.3. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus.

3. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. Pada hakilcatnya. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. bersikap. 7. maka masywakat perkotaan. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. seperti pakaian. dan sebagainya. misalnya. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. rumah. Bila ada tamu. . dan untuk rakyat. misalnya. Jika menghidangkan makanan. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . makanan. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. Dalam sehiah paragraf definisi.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan.2. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. dan berbuat. sebuah istilah muncin didefinisikan. dan rakyat. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. khususnya terhadap keperluan hidup. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan.

7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. atau keadaan.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat.2. Selanjutnya. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. segeralah ben dia pernapasan buatan. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. Dengan pernyataan lain. 7. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. Sesuai dengan namaya. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. putih ikat kepalanya. bahasa Indonesia meniliki dua macam .3. dan berdirilah Anda mengangkanginya..2. dalam perjalanan hidupnya.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. mang. senyap. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. Yang trlihat hanya warna-warna merah. telungkupkan badannya. Putih warna bajunya.7.3. 7. Para wanita mengenakan baju kebaya. peristiwa.2. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. Jika pernapannya berhenti. wajah cerah. dan seèndang berwarna semarak. seth suara gembira yang gemuruh. yaitu kain petak-petak hitam putih. Artinya. waktu. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk. walaupun tidak selamanya. hening. Sambil membungkukkan badan ke depan. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah.3. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. kain. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. Setelah sampai di darat. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif.

paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. penegasan. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. Selain itu. Dengan kata lain.3. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana.3. Pasal 36. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. penghubung. dan rangkuman isi uraian atau resume. paragr dapat paragrafpembuka.3.3. seperti kesimpulan uraian. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. 7. khususnya selama dasawarsa 1980-an.kedudukan. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. Bab XV. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. 7. 7. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. Kdua. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. dan penutup. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana.3.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya.3. saran atau harapan. sejak pemerintahan Orde Barn. dibedakan menjadi 7. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945. Pertama. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. kritikan. Selain itu.3.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

f. 5. c. tesis. 4. silcapingin tahu b. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. 3. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. a. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. kertas kerja dengan skripsi. ‘ d. (2) tebal halaman. Perbedaan antara makalah. apa. silcapobjektif menyatakan apa adanya. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. (3) waktu pengerjaan.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. dan bagaimana. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan.e. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). 8. dan (4) gelar akademik. Memperoleh kepuasan intelektual. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). 8. 2. 6.

Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. 3. sebenarnya dan konkret. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. f. teratur. kronologis. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . g. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. .e. 5.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. Fungsi teori: a. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. 2. terurut. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. Digunakan untuk menjelaskan. 4.3 8. rasional dan dapat diterima akal. fakta) c. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. nrnerangkan. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. dan tertib.

1 0 . supaya karangan tuntas. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. teliti.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. Memiliki kemampuan berbahasa . pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. Memiliki pengalaman 3. 2. 11. Jadi. Bersifat objektif 5. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. 8. Bersifat terbuka 4. Menguasi teori. 7. 9. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . gamblang.6.

6.8. . logis. f) memiliki sumber acuan. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. 4. 3. tanpa ada singkatan atau akronim. menarik perhatian. 2. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. 5. b. d) data itu objektif.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. Persiapan a. b) topik itu paling menarik perhatian. dan sesuai dengan isi. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. 1. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. 7.

5 Sumber Data 1. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan.1 Latar Belakang Masalah 1.2 Pembatasan Masalah 1.3 Tujuan Penelitian 1. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 . Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda.4 Kerangka Teori 1. c. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.

5. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). mencari inforrnasildata dan kepustakaan. d. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 .1 4. melakukan wawancara. penyusunan paragraf. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. rnenyusun daftar angket. e.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. melakukan percobaan di laboratorium. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. 2. melakukan pengamatan di lapangan. penerapan kalimat baku.BAB II LANDASAN TEORI 2. 4. mengolah.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2.1 2.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. c. dilakukan melalui tahapa .1 5. 3.1 3.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. b.

abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris).3.7.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. BPIJU-Universitas Widyatama 68 .1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. bahan dan jumlah halaman. tesis. Catatan: Pada prinsipnya. perwajahan. atau gambar (jika ada).3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. haiman penerimaan (jika ada).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3.7. 8. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. halaman persembahan. penerapandiksilpilihan kata. kelengkapan isi. 8. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. dli. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. penomoran. kata pengantar. dan kelengkapan akhir. daftar grafik. yaitu makalal laporan praktik keija. penerapan EYD.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. dan penyaj ian. bagian-bagian karangan. Untuk lebih jelasnya. daftar singkatai dan lambang.7.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. 8. misalnya. dan 4.7. 8. laporan penelitian. halaman lidul. tesis. daftar tabel . skripsi. skripsi. kertas kerja. dan disertasi. halaman pengesahan. dan daftar lamjiran.

riwayat hidup penulis. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. 8.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. tesis minimal 80 halaman. BPIJU-Universitas Widyatama 69 .7) dan tinta hitam atau biru. dan penulisan indeks. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. huruf yang dipakai.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1.3.7. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman. dan disertasi minimal 250 halaman. dan penutup. sedangkan abstrak adalah satu spasi.0 x 29.3. spasi. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). 8. marjin atau tepi batas (pias).tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan.3. kajian teori. lampiran data. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah .4 Penomoran Dalam memberikan nomor.7. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. hams diperhatikan hal-hal berikut. pembahasan. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka.7. 8.

bab analisis data. abstrak. dafar tabel. dan bab penutup). Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. daftar singkatan dan lambang. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. daftar grafik. bab teoretis. d. daftar isi. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. kata pengantar atau prakata. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. bth metode dan objek pene1itiar. Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas.

1 Tujuan Penelitian 1.2. Akan tetapi.3.3. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1. 3.4 Kerangka Pernikiran 1.6 Rancangan Analisis Data 1. haus dicantumkan titik seperti 3.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 . Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom.2 Kegunaan Penelitian 1. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital. (dalarn makaiah). bila satu angka diberi tanda titik seperti 1.2.a. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.5 Metode Penelitian 1.2. Pendahuluan. 2.2 Identifikasi Masalah 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.1 Latar Belakang Masalah. Landasan Teori dli.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

teta 3. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). pembimbiig utam a. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. nama penyusun. dan disahkan oleh dekan. diketahui ketua jurusan. pembimbing anggota.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. -2. NPM.

gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. bapak. gelar 4. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. hasil penelitian. M.M. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. kakak. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. judul karangan. Disahkan Dekan Fakultas . tujuan penelitian. Artinya.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. S. Gelar nama. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. 5. suami.H. nama. b.. metode penelitian. adik. nama. dan e. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. seluruh si karangan dengan . atau anak). permasalahan. d. c. istri. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. gelar Bambang Soelistiyono.

tanggal. misalnya. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . dan nama penulis. 2. untuk. Judul karangan. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). ke. dli) dan konjungsi (dalam. dan. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. 3. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. 6. Tanggung jawab ilmiah penulis. selain menganalisis data dengan saksama. dan 6. Namun.Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. 9. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. 7. 4. Harapan-harapan penulis. 5 . skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. disusun secara alfabetis. pada. Ucapan terima kasih. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. Puji syukur kepada Tuhan. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. dil). Penulisan tempat.

Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. sebagai berikut: 1 . dan 5 . Objek penelitian. kuesioner atau pedoman wawancara.Daftar Lampiran 1. 4. Penutup. foto-foto. b. peta lokasi. Analisis data (pembahasan). dan daftar riwayat hidup. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. kajian teori.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. Pendahuluan. 2. surat izin penelitian. Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. 3. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . yaitu 1 0 .5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. Oleh karena itu. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. a. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. 8.8 2. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti.

Aiwi dkk. Contoh: Dalam teori m i. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. c. sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. 1. Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. Tadjuddin (1993). Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV .tersebut akan disajikan dalam simpulan. (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . (1993). Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. d. Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. Sugono dan Indiyastini (1994). Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. dan Sudaryanto (1994). akan digunakan teori Chafe (1993). Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Untuk mengkaji verba. e. Purwo (1998). Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. digunakrn teori Badudu (1992).

Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. majalah. Bisa saja. novel. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. pemecahan rmsalah. surat kabar. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. tetapi apabila teori lama masih relevan. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada).f. tabloid. dapat digunakan sample dan populasi. Objek Peneitian . Jika sumber data itu banyak dan beragam. 3. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. menerima. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. penulis dapat menol&. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. 2. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. interpretasi penulis. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. 4. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. dan (c) kegiatan objek penelitian. Dengan demikian. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. mempertanyakan. Dalam bab m i. sintetis pembahasan. pendapat tersebut masih bisa dipakai. aau menguatkan teori yang sudah ada. (b) stmktmk organisasi. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). Oleh karena itu.

2.8. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. dan lampiran. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan adanya daftar pustaka. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. b. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. daftar riwayat hidup. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. 8. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data.5 . interpretasi. a. 2. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. daftar pustaka. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. 1. . 3. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus.

Teknik Pengutipan c. Surat izin penelitian. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah.9 1. b.4. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. Acuan wawancara. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. Data penelitian. d. 2. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. Indeks. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. b. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . 2. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. dan e. 8. a. a. . misalnya. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. 3. Spasi kutipan adalah dua spasi. atau kalimat. Angket c. b. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. Kutipan ditulis langsung dengan teks.

Contoh: teks kutipan (Badudu.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). halaman buku. Dipisahkan dan teks 2. . Awal kutipan memakai hurufkapital. Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. b. tahun terbit buku. Diikuti nama akhir pengarang (mrga).5 spasi. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . e. teks . penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Diikuti nama akhir pengarang (marga). Awal kutipan memakai hurup capital. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. 5 ketukan teks . 1994: 56). halaman buku. } 2 spasi } 2spasi e. d. - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. tahun terbit buku. d. c. 1994: 56). e. .c. f. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan.

. Spasi kutipan adalah dua spasi. Kutipan disatukan dengan teks.a. b.

d. halaman. berpendapat bahwa dli. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. Tidak memakai tanda petik dua. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. e. Penulis . Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. menyatakan bahwa. a. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. tahun. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. mengemukakan bahwa. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. dan e. d. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b.c.

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

atau akhir teks. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih.. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan).. Jika nama pengarang ada dua. Dalam pengutipan pendapat orang lain. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8. o.. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu.10. “kalimat adalah. i. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain. tetapi titik [. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. 1. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. m.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. n. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. k. Badudu.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan).7 g.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. . h. 1994:45)... dkk. tengah...]. j..

2. Judul artikel. nama penerbit. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. Bila tidak terdapat nama pengng. Bila nama pengarang ada dua. Diambil dan suatu buku. Philip Kotler. Djoemad Tjiptowardojo Salim. dkk. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan).10. Emil dan Philip Kotler d. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. c. orasi dalam karya ilmiah. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. dsb. skripsi. majalah. g.10. dan tempat terbit. atau et. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. makalah. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. e. cetakan atau edisi. 2. f.8. Memiliki identitas buku. i. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis.10. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. bila tidak ada kedua-duanya.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . atau tanpa lembaga. 8. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. 3. b. internet. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. tulislah tanpa pengarang. Gelar akademik tidak dicantumkan.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. 8. h. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . Emil. tahun terbit. surat kabar. yaitu judul. Setelah itu. alL Contoh: Emil Salim. tesis.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 .

urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. Bandung: PT Eresco. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. r. k. 1993. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. dsb. 1. T. (dipisahkan koma). Nama keluarga/marga. Jakaita: Kanisius. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. } ---(marga)--. nama tempat (diakhiri titik dua).1---. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. — (tahunterbit)--. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. cetakan (diakhiri titik). Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. judid bake.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. nama run (diakhiri titik). Perhatikan urutan penulisan.j. BPIJU-Universitas Widyatama 87 . (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring).----(. 1989. nama pengarang ditulis satu kali. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. (diakhiri titik). nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. n. b.---(nama kecil)---.---(nama kecil)---. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. q. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. Purwo. Bambang Kaswanti. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). m. o. — (tahunterbit)--. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2. Fatimah. p. c. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. }lspasi lspasi — Djajasudarma. nama penerbit (diakhiri titilc). perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi.---Qüdu/buA-u: anakftdu/.T ---(Edisi)---. tahun terbit.

Chicago.---(Edisi)---. Pustaka Prima Bandung:. Melalui Balai Pustaka.S. 1998 2. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. Pehk-PehkBahasa Indonesia. J. Jakarta. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---. Badudu.Bandung PT Eresco. Abdul Chaer. J.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. TataBahasaBakuBahasalndoneski.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. Sitaksis Bahas Indonesia. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Meaning andStructure ofLanguage. J. 1996 3. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4. The University Press. Badudu.---(nama kecil)---. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma. 1 .joe. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---.org/june33/95. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--.S. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . Rujukan elektonik Boon. Lingusitekumum.Bentuk kedua ---(marga)--. T. Rineka Cipta Jakarta.Chafe.---(nama kecil)---. Fatimah. Wallace L. Hasan Aiwi dkk. 1994 5.

cetakan kedia. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. Alieva. a!. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. 1965 1 . Bandung.F. Jakarta. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. CV Pustaka Setia. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43.6. f Cambridge. Perum Balai Pustaka. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. 1991 7. edisi pertam4 Nusa Indah. S. N. cetakan keliga. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . dan huburgan antarperlengkapan negara itu. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. et. Kanisius. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. Noam Chomsky. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. Moeliono Harimurti Knida!aksana J. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Ende-Flores.

Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan.

JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 . BAN bUN G .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Dra. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .

. D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g . S B H .Si.B .D jo e m aTdjip to w a rd oDjo . M. Sri Lestari..A M . rs M .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I. Hj. 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 . Pembimbing II. 428901043 H ersusetiyati..M . Dra. . . ra.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Wawasan Tridharma. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Kopertis Wilayah IV . BPIJU-Universitas Widyatama 98 . 1994. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Jawa Barat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Tadjuddin. 1993. 1984. Komposisi dan Penalaran. Moh.Jawa Barat. Kanwil Depdilcbud. Laporan Penyusunan. Unpad. Tadjuddin.

18. 19. Biasanya. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. Bintoro. Dr. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. 1 0 . pernah berkunjung ke Indonesia. 17. Menumt Undang-Undang Dasar kita. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. pemimpin Bangsa Palestina. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 4. 16.Msc. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. 7. 12. Budiman itu sangat ramah. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. Pasal 36. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. 9. 5. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. 15. 6. 11. Yaser Arafat. 2. 8. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. dr. 3. BPDU-Universitas Widyatama . Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. 13. 14.

00. Jadi. Huruf pertama kata ubah ialah u. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. 24. 22.akan menjadi mengubah bukan merubah. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . jika kata ubah ditamhth awalan me. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. 21.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. 25. 23.

6. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. Sekalipun sering ke Jakarta. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. 15. 5000 angkot metro mini. dan 100 bus kota. Mereka masuk satu persatu. Narapidana itu barn keluar dan penjara. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan.000. 7. 18. 9. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. 21. BPDU-Universitas Widyatama . 17. 4. 20. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Apapun yang dimakannya. Harga kertas itu Rp24. 8. 14. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. 22. 16. Indonesia menganut faham anti komunis. 10. Dibujukpun dia tidak akan menurut. Allah mempunyai sifat maha sempurna. sekalipun dia belum pernah ke TMII. 11. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. 12. 2. 5. 13. Sekalipun belum memuaskan. 3. ia tetap kurus.00 per rim. 19. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan.

Siapa yang mempentangung.jawabkan persoalan itu. 24. Satu pertiga dan bagian saya. Majalah itu terbit per bulan. akan diberilcan padanya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 25.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23.

effe kt if 11. kavaleri 1 5. morel 1 8 . sistim 4 . k ha ri s m a m i! 1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel.m a t e r i e l 1 7 . standarisasi 13. e k s l u s i f 1 6 . karir 23. sekripsi 22. 2. kordinasi 7 . komplek 8. analisa 5. haemoglobin 21. kongkrit 25.t e o r e t i s 19. konstruksi klasifikasi 3 . equinox 14. psykologi 12. metoda 6. aksesori 2 0 . aktifitas 24. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . kondite 10. varietas 9.

Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. 6. 15. BPDU-Universitas Widyatama . Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. 16. 11. W S Rendra. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 19. 5. 4. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. 9. 20. 1 0 . Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. 22. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. 13.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 7. 21. 17. 14. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 12. 2. 3. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 8.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. 24. Sajak f lu karangan Chairil Anwar. 25. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Lailaru/Qadar malam bernilai. Ia memakai celana cutbrai.

6. 14. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. Sebagai pegawai yang baik. coba Anda kemukakan alasannya. 1 0 . Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. 8. 17. BPDU-Universitas Widyatama 1. . Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. 15. Kita hams mulai men/e. Jika dipandang perlu. 5. 7. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. 1 1 . Pemerintah kini mensinyaui. antar lain.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. 3. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. 13. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Usaha koperasi tersebut. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. 16. tetapi hasilnya belum kami ketahui. Begitu pula halnya jika tidak tepat. coba Anda kemukakan alasannya. 9. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor.

Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia. 19. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. 20.

Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. 6. 15. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. 13. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. Boleh saja kita beth pendapat. 14. Selain berjzea/an pupuk. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 20. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. 1. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. Sebagai warga yang baik. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. 17. 16. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. setiap han sayajth’an kaki saja. 9. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . Pergi ke kantor. 8. 10. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. 18. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. 19. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. 3. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. 5. 11. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. Penonton. 12. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. 4. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. mereka juga berternakayam dan kelinci. 7.

4. Anak-anak fe/an/a. 3.’ hams kita santuni. 5. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. Tas Bapak tertthgga/di rumah. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 2. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan.

Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 1 1 . 5. Selain ada angkutan kota. 4. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. 2. 3. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. 15. 12. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. 13. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. 6. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. ada juga angkutanpedesaan. 1 0 . 14. 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. 9. 7.

Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 6. 8. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. 9. 5. 2. 3. 4. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. Camat membawah/lurah atau kepala desa. 1 0 . Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. 7. Setelah berdoa. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. 1.

Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. 4. 5. 1. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Buku saya kebawateman saya kemarin. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 3. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa.

0 S-P-0 9 . S-P-O. S-P-OS-P-K. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a . 1 0 . S-P-O.S-P 8 .KB-KK.KB-KS) 2.S-P-0 S-P-0. s-P (KB-KB.P-O.S-P-O-K 6 . S-P-O-K 3 . S-P.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i. K-S-P-O 4. 7. K -S-P-O . S -P-O -K .S-P-O 5 . K.

Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. 6. perak. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. 12. dan tetib. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. Karena bantuan tersebut. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. 17. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. Dengan adanya SAPTAPESONA. 10. 5. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. 9.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. 16. 14. 8. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. 4. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. 13. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. 7. 3. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. 11. 15. dan lainlain. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. 19. timah. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. indah. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. BPDU-Universitas Widyatama . 2. hal mana pitut disesalkan. 18. maka lingkungan kita menjadi bersih. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu.

Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. 21. 24. 22. Karena jarang mengikuti kulih. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 23. Pekerjaan itu saya tidak cocok. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. 25. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. Menurut Wali Kotamadya Bogor.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20.

Sampel data yang kurang memadai. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. 6. 12. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. Karena sering kebanjiran. 2. 19. mencakup seleksi ragam. 15. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. 14. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. kita kembangkan. 4. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. BPDU-Universitas Widyatama . kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. 9. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. 7. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. Karena terbukti bersalah. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. 8. dan tentu saja harus dilestarikan. 17. 13. yang bentuknya seperti rumah. 16. 5 . 11. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. 1. Karena itu. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. kodifikasi non-rn. Dengan berolahraga. 18. 1 0 . 3.

tetapi juga dapat memimpin pertandingan. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. panas dalam.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. 24. 22. 23. dan bibir pecah-pecah. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. hidurg tersumbat. 25. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. 21. warga desa mereka yang malang.

Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful