BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.2 Syarat Paragraf 7.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.4 Kecermatan 6.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.3.2.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.3.2.2 Syarat Kohesi 7.2.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.2.5 Kepaduan / Koherensi 6.1 SyaratKoherensi 7.3 Kehematan 6.1 Defenisi Paragraf 7.1 Kesepadanan 6.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.2.2.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.2.2.3 Jenis Paragraf 7.3.2 Keparalelan 6.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.

Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. Tujuan jangka pendek a. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.1. b.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. Tujuanjangka panjang a. 2. baik secara tertulis maupun secara lisan. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar. calon sarjana. 1 . surat. b. 1 . Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing.1. 3. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. 2.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. 1.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. laporan penelitian. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja.

yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. yaitu bahasa Indonesia. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. Faktor psikologi. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. 3. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. dan sintaksis. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. diresmikan suatu bahasa nasional. 2.2. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. morfologi. bahasa Melayu mudah dipelajari. 1 . tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. Nama barn m i bersifat politis. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. 4. Dengan bantuan para pedagang. Karena sistemnya yang sederhana itu.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. BPIJU-Universitas Widyatama 2 .

Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). Timor. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. dsb. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. C.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. di Karang Berahi (Jambi) (688). Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan.G. B. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. Manado. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon.. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. J. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. Untuk itu. A.

2. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. Alat perhubungan antarwarga.3. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. — D. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. BPIJU-Universitas Widyatama 4 . bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. 3. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. Pertama. bahasa Indonesia. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. 1. Selain itu. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. dan antarbudaya. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. antara lain. Lambang identitas nasional 3. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. 1 . antardaerah. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. 1. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia.

Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. Atas dasar kebangsaan m i . ilmu pengetahuan. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. peristiwa. budaya. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . Alat pengembangan kebudayaan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. dan antar suku bangsa. dan bahasa tidak perlu terjadi. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. Di samping ketiga fiingsi di atas. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. Sebagai alat perhubungan antarwarga. Dengan bahasa nasional. antardaerah. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. 1. dan teknologi. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. Bahasa resmi kenegaraan 2. dan kegiatan kenegraan.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 .3. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Sebagai lambang identitas nasional. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan.

Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. 3. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. dan teknologi. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. 1. kaludukan. ilmu pengetahuan. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. sebagai alat perhubungan antar daerah. Sebagai bahasa negara. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. 2. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. (2) pembicaraan pada situasi formal. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. Seragam: pada hakikatnya. (3) pembicaraan di depan unlim. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. serta lingkungannya. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. 1 . Di dalam hubungai m i . melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. Dengan kata lain. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . 1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi.4. yang membedakannya dan kebudayaan daerah.

2 flN L A U IS N 1. 3. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Ii. Gg. y. kitab suci. 2. 1 . Kk. 2. Bb. Pp.m.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . Zz. keturunan. han raya. Yy. Hurufpertama nama geografi. o. n. s. Mm. t. atau nama tempat. penulisan kata. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. Dd. ai. Nama jabatan. Uu. 7. suku bangsa. J j. Cc. Xx. r. Ss. Ff. d. dan bahasa. Oo. Huruf vokal: a. han.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. ny. ng. e. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . Gabungan konsonan: kh. au. bulai. Hurufkonsonan: b. sy. penulisan huruf. 8. dan penisiwa bersejarah. Vv. 4. 9. penulisan unsur serapan. din keagamaan yang diikuti nama orang. Nn. w. j. Tt. Ww. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. 4. nama instansi. z. Huruf pertama nama tahun. Qq. 2. 3. dan pemakaian tanda baca. Li. p. i. h. 6. q. v. yang meliputi pemakàan huruf. Rr. Hh. g. 2. f. u. x. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. Ee. 5. M A HUHUF K ’IF L 5. k. Huruf difiong: ai. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . HURUF HERCETAK M IRING 2. 15. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. ketatanegaraan. dan sapaan. sisipan. Huruf pertama semua unsur nama negara. daerah. koran 2. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. pangkat. Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan.4 PLNULISAN KATA A.3 PENULISAN 1 . Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. surat kabar. Huruf pertama kata ganti A’nda. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. serta dokumen resmi. Menegaskan huruf. B. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. 12. Imbuhan (awalan. kata. 14. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. majalah. majalah. lembaga pemerintah dan 11. Menuliskan istilah asing. dn judul karangan. Menuliskan nama buku. Kata Turunan 1 . Huruf pertama nama buku. 13.

kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . mu. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. nya. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. an/ar.bilamana peribahasa. dukacila . daripada. kilometer. barangkali. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. manakala. semifmal. E. diberi tanda hubung. Contoh: non-Indonesia C. antar negara. m a// pra..Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. multiguna. prasejarah. manasuka. dsb. semi.apabila. segitiga. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. pasca. saputangan. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4.matahari. catuiwarga. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. ca/ar.padahal. darmasiswa.) Contoh: amoral. olabraga. kacamata. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2.baru (sejarahnya baru) 3. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. mahasiswa. Kata Ganti Kata ganti be. pascasarjana. sukacita. maha. Gabungan Kata 1 . mono.

G. Kata Sandang Kata SI. kah. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. a. ‘tiap’ ditulis terpisah. Contoh: Harga BBM naik per ! April. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. Seka/epun. meskrnin. alaupun.B. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”. Sang. anggota F. Contoh: Jika engkau pergi.H. Singkatan nama rang.000. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 .00 per rim. disiu ada semut. ka/aupun. wa/azql. Partikel 1 . Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. Singkatan dan Akronim 1 . I. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai. 0. nama gelar.vn. seperti andapun. ana/cirni. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. Kata Depan Kata depan a ke. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. (Sarjana Hukum) M. Contoh: Pergilah sekarang! 2. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik. Partikel lah. 3. H. S. Contoh: Dimana ada gula. ‘demi’.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). Partikelpen yang berarti ‘mulai’. bagaimanapun. Yamin. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. aku pun akan pergi. Harga kertas Rp 25. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya.. Contoh: Suman Hs. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu.. Muh. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. Mereka masuk satu per satu.A.

c. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. tilang. kg. S. satuan ukuran. dan 100 bus kota. mata uang tidak diikuti tanda titik. d. takaran. sda. Yth. (Bapak) Sdr. Contoh: a. Contoh: rmi1u. rapim. 2. Lambang kimia. b. Contoh: dii. (Master of Science) Bpk. badan atau orgtnisasi. him. b. 2.Sc. timbangan. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. c. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. M. suku kata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . b. Contoh: Cu. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. a. cm. 100 metro mini. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu.000 beca angkot. Contoh: a. c. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. Angka dan Lambang Bilangan 1 .

Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. keadaan. proses. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. tontonan. Pajak kekayaan. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. Contoh: a. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. PBB. Bahasa Indonesia / Melayu 1. (salah) c. pluses. b. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. dan keadaan.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. PD 2.

Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 .

> xiv. temperatur = suhu v. relatif= nisbi iv. i. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. bilateral = dua pihak > xviii. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . kreativitas = daya cipta vii. up to date = mutakhir > xvi. overlap = tumpang tindih > xvii. sirkulasi = peredaran ix. klasifikasi = penggolongan vi. de fakto = menurut kenyataan > xii. bukan makna harfiahnya. brain storming = sumbang saran > xv. antara lain > x. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula.3. manajemen = pengelolaan iii. de jure = menurut hukum > xi. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. manajer = pengelola ii. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. sektor = bidang viii. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. cum laude = dengan pujian 2. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu.

pangkat. 7. jabatan. mmit. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . 5 . detik yang menunjukan jangka waktu. ikhtisar. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. pada singkatan nama orang. pada akhir singkatan gelar. pada akhir kalimat. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. 4. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. 3. Tanda titik tidak dipakai: 1 . untuk memisahkan angka jam. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. untuk memisahkan angka ribuan. Tanda titik dipakai: 1 . yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. atau nama dan alamat penerima surat. 6. dan detik yang menunjukan waktu. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. C. 3. menit. untuk memisahkan kalimat setara. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. atau gabungan keduanya. jutaan. 2. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. untuk memisahkan angka jam.3. dan sapaan. B. Tanda koma dipakai: 1 .6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. 3. 5 . thn daftar. lembaga—lembaga nasional atau internasional. 2. 4.

atau keterangan aposisi. 10.dengan angka. kata ulang. 11. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. — F. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. 2. 2. E. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans.6. di antara j ilid atau nomor dan halaman. menyambung unsur—unsur 4 . 5 .di muka angka persepuluhan. sudah terbit). 9. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. angka dengan — an. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . 3. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. 8. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. 2. untuk merangkailcan se. 5 . 3 . Tanda hubung (-) dipakai: 1 . 6. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. menyambung hurufkata yang dieja. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. Tanda titik koma dipakai: 1 . D. 7. Tanda titik dua dipakai: 1 . kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. 7 . untuk mengapit keterangan tambahan. di antara nama orang dan gelar akademik.

dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. teori kenisbian. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing.‘) dipakai: 1 . marilah kita berangkat. S. dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). misalnya No. . . . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. Jalan Banteng V 6. misalnya: Tanya basri. . Tanda elipsis (. / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. . “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. 3. mengapit judul syair.) dipakai: 1 . karangan. . Tanda petik tunggal ( . mengapit petikan langsung. 2. — K. untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. I. 3.G. . per atau nomor alamat. Tanda pisah (--) dipakai: 1 .00! lembar. 2. akan diteliti lebih lanjut. Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . dipakai: 1 . . di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). . sebagai pengganti kata dan. — — — — — — H. a/au. misalnya: mahasiswa / mahasiswi. Tanda petik (‘. dalam penomoran kode surat. . mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. ‘) ‘. hanya Pp 30. 7! PK! 1983 2. untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan.

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L. Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .

-pe4A /. Untuk memperjelas hal tersebut. perhatikan contoh berikut.akhiran terdiri atas -kan. masih dapat kita nanfaatkan.+ jabat menjabat — * — * — . pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V .+ dengar mendengar me(N). Awalan yang terdapat di dâam be4)m di.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . Karena fatnya itulah.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. sisipaq akhiran. sedangkan sisipan tidak produktif’.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. sudah selayaknyalah.1. /e4A9. misalnya. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. Artinya. imbuhan terdiri atas awalan. dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V . kita memilki pengetahuan mengenai hal m i .+ buat membuat me(N). /th dan se-. -i dan -an.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak.2-. Dengan demikian. dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. sebagai pemakainya.+ pakai memakai me(N). Walapun demikian. apabil diperlukan. — * — * — * 3. me(N).2 -.+ fotokopi memfotokopi me(N). Dalam bahasa Indonesia. yaitu a imbuhan. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh.+ tatar menatar me(N). kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain.

+ diskusi berdiskusi be(R).+ colok me(N).+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata. be-. Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik. — .+ usaha berusaha be(R).+ kikis me(N).2-berubah menjadi menge-. dalam contoh berikut.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç).+ pak dipak di-+tik ditik di.+ cap dicap — . Kita perhatikan contoh berikut. misalnya. me(N)me(N)me(N)me4V.+ muat me(N). kita hams mengetahui bentuk dasarnya. yaitu ben. misalnya.+ nganga me(N). be(R). BPIJU-Universitas Widyatama 20 . 3.+ hadap me(N).+ rencana berencana — . dalam contoh berikut. cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian.+ undang me(N). — .+ nhlai me(N). perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N).memiliki tiga variasi.+ lepas me(N). dan be!-.+ nyanyi me(N). — . dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar. Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya. bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ suruh me(N).+ korban berkorban be(R).+ ganti me(N). di.1. — . — .

+ dengar terdengar te(R). BPDU-Universitas Widyatama 21 .dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan. menyatakan arti tidak sengaja.3 Awalantet’RI Awalan te4/).1. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya. Ketiga. Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber. ber. menyatakan aiti sudah di.+ rasa terasa te(R).Misalnya dalam contoh d i bawah m i . te-. artinya sama dengan piling.merupakan hal yang hzim.+ pandai terpandai te(R).sejajar dengan awalan d/. Dalam bahasa Melayu.dan ruang berarti memiliki ruang’. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna.+ serta be(R).yang sepadan dengan di. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th. Pertama.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya. Dalam hal m iawalan ber.dan uang memiliki arti mempunyai uang.4-iivab. 3. dan tel-. imbuhan ber.+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan. Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya.+ perdaya teperdaya te(R).Jadi. yang terdiri atas ber. misalnya. Kedua. te(R).+ kerjakan tekerjakan te(R).memiliki variasi ter-. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R). berterima sama dengan dierL’na. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris.

).. Karena tu.+ kirim pengirim pe(N).+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3.+ teliti peneliti pe(N).+ ben pemberi pe(N).+ guna pengguna pe(N). peng-. Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.+ laku pelaku pe(N). per-.1.berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.4 Awalanpet’2V}.+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 .+ cap pengecap pe(N).+ pasok pemasok pe(N). Kita lihat contoh berikut: pe(R).+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ). Awalanpe4).+ tapa pertapa pe(R). peny-.+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R). bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah. )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-. yaituperajth.+ suluh penyuluh pe(N).+ tik pengetik pe(N). dan penge-.+ can pencari pe(N).danpe(’AA walan pe449.+ rusak perusak pe(N). Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). rajmn dan rusaA merupakan kata sifat.+ jual penjual pe(N). pem-. Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-.memiliki variasi bentukpe-. Awalan pe49memiliki variasi pe-. danpe!-.+ daftar pendaftar pe(N). Kita lihat contoh berikut: pe(N).dan peJ?. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-.merupakan pembentuk kata bendi. pen-.

renang. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i . lapa. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. Sebagaipenge/o/a administrasi. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. Selain kata-kata itu. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. senam.+ suruh. bertapa. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. Misalnya. 5. 2. dan petenic Awalan pe. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45.+ kan.atau memper. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. dia begitu cekatan.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. dan tenis. dan q ’7 i’r. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. tetapi artinya berlainan. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. 6.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. catur. kerji. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . bekerji. 8.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. 1 . 4. misalnya. Jadi.yang dilekati dengan kata dasar dagang. 3. dan be/ajir. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia.1. Selain itu. 3. pego/f pecatur perenang. 7. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. pe’nam. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs.

1 . itu ingat bermanfaat bagi kami. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya.. dan pensuksesan. pengnesakan. penyob/osan.+ sah + -an pe(N). kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan.1. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!. tetapi Air/man itu belum kami terima. Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. pengluasan.+ kerja + -an pe(R). ida perhatikan contoh berikut. Mereka memban/u kami sepekan lalu.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. 3. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa.+ lepas + -an pe(N).+ tilt + -an pe(R). 2. . Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil. Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut.. Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). 2. 1 . . Sebulan setelah dia mengarang artikel. Untuk memperjelas uraian di atas. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar. 2. BPIJU-Universitas Widyatama 24 .+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. . penyueián (ka/ni peng/epasan.+ tatar + -an pe(N). Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). 1 .+ rusak + -an pe(N). Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. .

. 3. Beliau sedang mengi7rdike1as. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i .sebagai bentuk pasif.sering mengganti awalan ler.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat. hal m i harus dihindari. 8. yaitu hanya pada kata izia. Dalam percakapan seharthari. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. Penentuan apakah awalan ke.nya itu. .8 AwalankeA walan ke. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. dia tidak pernah putus asa akibat . 6. 4. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. 2. Misalnya kalimat berikut: 1 . hendak yang menjadi keizia. 10. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. 3. Karena itu. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. . Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. 5. . BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . 5. 1 . 2. 7. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan.dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. dan kehendak. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. . 4. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris..sangat terbatas. kekasth.1. Dalam situasi resmi. kaslh. awalan ke. 9. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. 1 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. 3 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .

rak mobil.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . Perhatikan beberapa contoh kata berikut. korban tanpa identitas itu /e. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. Seharusnya: 2. -wan. misalnya. 3.r/abrak mobil.1. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i .9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. -man. dan wa/i dan bahasa Sanskerta. Menurut laporan yang dapat diercaya. korban tanpa identitas itu ke/ab. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. -z dan -an. Menurut laporan yang dapat diercaya. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab.

1. Setelah itu. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi. kerrudian amati kolom kata dasar.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 .

/P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .ioifvp 110.Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n.u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.r t t /ZZ/9U ay .

4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. e (’2 V . bahasa Indonesia terdiri atas me449-. Walapun demikian. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan.r-. misalnya.te-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. d-. sedangkan sisipan tidak produktif. apabil diperlukan. BPIJU-Universitas Widyatama 29 .i-. semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. dan -e. . -i dan -an. 3. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . akhiran terdiri atas -kin. dan Se-. masih dapat kita ianfaatkan. be(49-. re4 I? )-. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-.

atau didengar. Dengan demikian. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. 1.Jadi. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. benar. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. dan cermat. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. Hal m i berlaku bagi semua balisa. dan cermat. 1. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. dan meluas secara tiba— tiba. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. dilihat.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. Jadi. besar. yaitu bentuk dan makna. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. th riar. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. Karena itu. agar dapat berbahasa dengan baik. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. Demikian pula halnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. Apahla ada seseorang berteriak Ba. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. untuk dapat berbahasa dengan baik. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. Untuk memahami kata. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata./fr/.

dan kata yang mengalami perubahan makna. Ah. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan. 1 .1. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. Dalam kaitan i kita . Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. Oleh karena itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan.dasar perempuan. 4. Sebaliknya. BPIJU-Universitas Widyatama 31 . 4. b. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. Makna irü mempakan makna yang lugas. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan.2.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. Dalam penggunaan kata. kita menggunakan bahasa Indonesia. kata bersinonim. Ferempuan itu ibu saya. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. makna apa adanya. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. a. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. kata umum dan kata khusus.2. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. Misalnya.

barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota.1. 4. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . Karena itu.2. btha/angpehhanaan. b. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat.2. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul.1. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. Dia memiliki mobil 3.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. Karena keyakinannya. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. a. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Dia memiliki kendanaan 2. 1 . sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. Akibatnya. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. agar komunikasi berlangsung dengan baik. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. tetapi konotasinya berbeda. Diamemilikisedan. Jika tidak.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. 4.

peluasan makna. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . juga dalam bahasa lain. saudara. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. Kata bapaA thu. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. dan bawah. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. gaji dan gajili. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. yaitu bepergian di atas laut. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. kita hams menggunakan kata— katabaku.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. sesual dengan. bawa. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). Kini maknanya menjadi luas.2. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. 4. Sebaliknya. bukan kerabat. Dalam bahasa Indonesia. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. perubahan makna. Kata ber/ayar bapa/ thu.2. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata.1. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga.

a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. kita gunakan kata-kata baku. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham. s. Kata Baku Kata Takbaku pikir. I*ngan perkataan lain. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah.2. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. kita gunakan kata-kata umum. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. t a n s i kui karier pasien imbau utang.2. Jadi.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. Sebaliknya.a n t i t a s . jika kita berbicara dengan godrngan intelektual. Dalam situasi khusus. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. Dalam situasi resmi. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. percuma. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . kita gunakan kata-kata khusus. atau paia ahli di bidang tertentu. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. Dalam situasi umum. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. pejabat. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. 4. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 .

Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum. Kita lihat beboapa contoh berikut.2. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 .2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya.2. Apa arti kata argumen.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum.

y>n. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . Karena itu. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. misalnya. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . Kami generasi muda siap mendukung dua anak. memiliki ciri kedaerahan (diabk).2. Akan tetapi. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. BPIJU-Universitas Widyatama 36 . Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. nggaM ngem dapet sikon. 2.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. di antaranya. gthi. Kata— katapercakapan.

Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. (2) ciriciri unsur kalimat. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. 5. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. 5. predikat. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. (4 kalimat maj emuk. keterangan. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . baik Ian maupun tulis. pe!engkap. (3) pola kalimat. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. 2. 1 . Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. objek. yaitu subjek. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat.

Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. Semua peserta a#ang.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 .c) (2) (3) (4.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. Kalimat Dasar Berpola S-P. tengah. atau akhir kalirnat. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.Pel. Ayahnyapengzisaha. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. (1. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. Kalung itu lerbuaf dan emas.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Wartawan mencai’/berita. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan. 5. 5. 4.4 (1. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah. Negara RI berdasarkan Pancasila.b) (1. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah.

Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). a/au. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. kalimat majemuk bertingkat.5. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. 5. kemudián. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota. dan kalimat majemuk rapatan.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang. namun. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. se. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. /efapi sedangkan. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. Jadi. misalnya: dan.r/a.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. la/u.5.

BPIJU-Universitas Widyatama 40 . 5. Meskipun usianya sudah lanjut. .5. . sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. . antara lain. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali.3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. semangat belajarnya tidah pernah padam. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara.

mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. Jadi. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 . Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. 1987:111). kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. Dengan demikian. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. 1 . persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis.1985:2). 2.1980:36). Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat.

Kalimat itu memiliki fi. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. (6) kepaduan. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. 2. bag un/nM pada. 6. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. (5) kecermatan. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. (2) keparalelan. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). seperti di bawah 1 . Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. dan (7) kelogisan. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif. (4) kehematan. dan sebagainya di depan subjek. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat.2. (3) ketegasan. 3.

Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). m iyang pertama.2. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. 6. frasa. Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra. 4.2. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. Ainya.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba).

dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. Lukivan itu akan saya beli. Contoh: Lukivan itu mdah.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. 6. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah.00. c/an /a/n-/ath 4. dan tepat dalarn pilihan kata. 1 . kontrak pemain.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. 2. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2.2. 3. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. dan penggmaan logika dalam kalimat. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a .500. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. penyusunan kata.

3. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. BPIJU-Universitas Widyatama 45 .5 Kepac. dan sebagainya. 1 .Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). hindari kalimat yang panjang. Kalimat di atas tidak padu. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. hubungan antara predikat dan thjek. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. thusan atau seseorang. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. atau terhalang oleh sesuatu. 6.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. 2.2. apakah orangpandai di desa flu thu.

6. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn.2. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. “Siapa y mondar-mandir?”. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. Dengan perkataan lain. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. a Jika kita bertanya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. 3. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono. wanita itu sering mondar-mandir. tentu jawabannya mayat wanita. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut.

Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Banyak orang fasih berbicara. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. kalimat utama atau kilimat topik. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. tidk bermakna konotasi. baik secara formal maupun nonforma!. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. Dengan kata lain. mulai kalimat pengena!. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. ada yang hendak mengungkaan perasaan. tidaklah mudah. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif.

ladang. Perhatikan paragraf di bawah m i. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa. ruang atau tempat.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.Tiba.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang.Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2).UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan. Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.Sejak 5 april .Candi m imerupakan pusaka budaya. seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1).2. waktu.Lahar panas mengalir menghaitam sawah.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6).Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4). Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe.(3). Groslier.warisan yang tak ternilai harganya. serta rumah penduduk 5).2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).Bemard P. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf. lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia. BPIJU-Universitas Widyatama 48 . koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren. (2).1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.(1).renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. dan proses.(4).

Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran. maka. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu.(c) Repetisi . (e) Hiponim.2. kthç kami engkau.Q Paralelisme.(d) Sinonim. jadi. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. perpaduan Entarkalimat yang kokoh. faktor bualya dan komnikasi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). be/kite. . abe. .. selanjutnya. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! . Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. .reka. (g) Elipsasi.2.ta .pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. . berikutnya. sementara itu. 7. (1) hubungrn waktu. sebaliknya.th ’. (e) hubungan tujuan. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali. antara lain: berdekatan dengan itu.. Jadi. dan flyer.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang).rn e. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu. (b) Pronomina.2. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama. di samping itu. me. 7. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 .2. (g) hubungan tempat. antara lain: beberapa saat kemudian. . namun. Isilah .. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. walaupun demikin. . c /k r. antara lain: untuk itg untuk maksud itu.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. Untuk memperoleh a) Konjungsi. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. lagi pula. Kata ganti yang dimaksud adalah saya.

Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. Boy 7. Walaupun demikian.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu.2. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”.2.2. 7. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. si anak menjawab. 7.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. atau makna kelas dan makna subkelas. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting.2. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih. Monsieur Verdoux. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. Misalnya. tidak mendqnt ssambutan hangat.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. Waktu itt.2. Jka ia melawak. Pada saat fajar mulai menyingsing. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir.2. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima.

dan (3) berdasarkan flingsinya. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. 7. abang becak. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. Begitulah. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. Pembuat makanan. 7. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. Sementara itu.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. Pembuat makanan. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. (2) berdasarkan teknik pengembangan. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. Begitu subuh berlalu.2. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. pedagang kaki lima. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air.2.2. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya.2. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. pedagang kaki lima. abang beak. Sementara itu. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya.

atau thta. Semuanya tetap d L p at digagalkan. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. Pancasila benar-benar sakti.800.3. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib. Minyak goreng.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis.00 per kg. Gula pasir melonjak dai Rp 5. 7.000. Pancasila telah beberapa kali dirongrong.1. Harga sebagian barang pokok bagerak naik. Gagasan tu selanjutnya.200. — 7.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu. walaupun tidak seberapa naiknya.00 per kg.700.00 per kg menjadi Rp 4.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan.00 per kg. keterangan. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500.00 per kg.3. BPIJU-Universitas Widyatama 52 . paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum.500.800. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4. 7. kini berubah menjadi Rp 4.00 per kg menjadi Rp 6. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. Kadang-kadang. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain. Memang.200. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli.3. bernalar sama dengan berpikir logis.3.00 per kg. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting.1. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. dan dekriptif—naratif. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.1. Terigu kini mencapai Pp 4.

7. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya.3. cerita. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. dan Penguraian — — 7. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya. 7.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi.3. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . Dalam pengembangannya.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. Alangkah mengerikan. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit. Lazimnya.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf.4 Paragraf Deskriptif. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf.1.3. Kabupaten Ciamis.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. Pantai yang begitu indth. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat.

minyak pelumas. 7. Minyak tanah. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya.3.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. solar. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 .3. dan lain-lain. premium. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. Karena itu. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar.2.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Jika biaya angkutan naik. atau paduan keduanya. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. li.2. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. 7. kabarnya. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi.

Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i .” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. dan yang kedua. Arti yang pertama.3. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. Tidaklah mustahil. . Tuan belilah barang dagangan ya.2. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. ataupun tingkatan sosial. — 7. 7. Sementara itu. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. alasan itu merupakin keterangan.2. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”.3. paling sedikit ada dua arti. umur. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . Sebagai teknik pengernbangan. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras. terutarna di kawan Sanur.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali.

yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi.2. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. sebuah istilah muncin didefinisikan. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. Jika menghidangkan makanan. maka masywakat perkotaan. bersikap. Pada hakilcatnya. dan sebagainya. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. khususnya terhadap keperluan hidup. misalnya. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. dan berbuat. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. misalnya. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. . Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. 7. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. makanan. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan. Bila ada tamu. dan rakyat. seperti pakaian. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda.3. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. Dalam sehiah paragraf definisi.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. dan untuk rakyat. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. rumah.

7. walaupun tidak selamanya. telungkupkan badannya.2..2. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan. waktu. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya.3. Putih warna bajunya. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu.2. Sambil membungkukkan badan ke depan. dan seèndang berwarna semarak. yaitu kain petak-petak hitam putih.3. kain.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. bahasa Indonesia meniliki dua macam . Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. senyap. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. dan berdirilah Anda mengangkanginya. Sesuai dengan namaya. 7. atau keadaan. seth suara gembira yang gemuruh. mang.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. peristiwa. putih ikat kepalanya. Para wanita mengenakan baju kebaya. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. Jika pernapannya berhenti.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. Selanjutnya.3. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. Dengan pernyataan lain. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. segeralah ben dia pernapasan buatan. dalam perjalanan hidupnya. wajah cerah. Yang trlihat hanya warna-warna merah. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. Setelah sampai di darat. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). 7. hening. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif. Artinya.

paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945.3.3. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. dan penutup. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . penegasan. seperti kesimpulan uraian.3. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional. 7. kritikan. saran atau harapan. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. penghubung. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. Pertama.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya. Pasal 36. 7. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala.3. Kdua.3.3. paragr dapat paragrafpembuka. Selain itu. khususnya selama dasawarsa 1980-an.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. Selain itu.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. dan rangkuman isi uraian atau resume. sejak pemerintahan Orde Barn. 7.3. Dengan kata lain.kedudukan. dibedakan menjadi 7. Bab XV. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. 6.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. 5. 4. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. dan bagaimana.e. silcapobjektif menyatakan apa adanya. f. 3. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. 2. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . apa. (2) tebal halaman. (3) waktu pengerjaan. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. c. silcapingin tahu b. ‘ d. a. 8. tesis. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). Perbedaan antara makalah. Memperoleh kepuasan intelektual. 8. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). dan (4) gelar akademik. kertas kerja dengan skripsi.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1.

e.3 8. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. . kronologis. fakta) c. dan tertib. sebenarnya dan konkret. rasional dan dapat diterima akal. Fungsi teori: a. nrnerangkan. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. f. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. Digunakan untuk menjelaskan. 2. 4. 5. terurut. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. teratur. 3. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. g.

6. 1 0 . supaya karangan tuntas. 8. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. Memiliki pengalaman 3. 7. Memiliki kemampuan berbahasa .Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. 9. 11. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. 2. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. Bersifat terbuka 4. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. gamblang. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. Bersifat objektif 5. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. Jadi. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. Menguasi teori. teliti.

menarik perhatian. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. 3. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. dan sesuai dengan isi. d) data itu objektif.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. f) memiliki sumber acuan. 1. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. Persiapan a. 5. logis. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. 2.8. tanpa ada singkatan atau akronim. 4. b. . 7. b) topik itu paling menarik perhatian. 6.

Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 . c.1 Latar Belakang Masalah 1. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda.2 Pembatasan Masalah 1.5 Sumber Data 1. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.4 Kerangka Teori 1. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.3 Tujuan Penelitian 1. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi.

melakukan wawancara. rnenyusun daftar angket. 5.1 5.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. mengolah. e. penyusunan paragraf.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2. dilakukan melalui tahapa .1 3. d. mencari inforrnasildata dan kepustakaan.BAB II LANDASAN TEORI 2. c.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. penerapan kalimat baku. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 . melakukan pengamatan di lapangan. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian).1 4. b.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi. melakukan percobaan di laboratorium. 2. 4. 3.1 2.

dli. 8. 8. misalnya. daftar tabel . atau gambar (jika ada). daftar singkatai dan lambang. halaman pengesahan. kelengkapan isi. bahan dan jumlah halaman. bagian-bagian karangan. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. haiman penerimaan (jika ada).1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. dan daftar lamjiran. dan 4. perwajahan.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah.3. dan penyaj ian. Catatan: Pada prinsipnya. penerapan EYD. 8. BPIJU-Universitas Widyatama 68 . penerapandiksilpilihan kata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3.7. skripsi.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah.7. 8. tesis. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. kertas kerja.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. kata pengantar. halaman lidul. tesis. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). daftar grafik. skripsi. yaitu makalal laporan praktik keija.7. laporan penelitian. dan disertasi.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. Untuk lebih jelasnya. dan kelengkapan akhir. halaman persembahan. penomoran. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan.7.

0 x 29. huruf yang dipakai.7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. hams diperhatikan hal-hal berikut. 8. 8. marjin atau tepi batas (pias). spasi. riwayat hidup penulis.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman. BPIJU-Universitas Widyatama 69 . 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah . Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka.7.7.3. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja).3.7) dan tinta hitam atau biru. kajian teori.tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. lampiran data.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. pembahasan.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. dan penulisan indeks. dan disertasi minimal 250 halaman.3. dan penutup. sedangkan abstrak adalah satu spasi. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. tesis minimal 80 halaman. 8.

dafar tabel. daftar singkatan dan lambang. bab analisis data. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. daftar isi. bth metode dan objek pene1itiar. abstrak. Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. daftar grafik. bab teoretis. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . kata pengantar atau prakata. dan bab penutup). Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. d. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah.

4 Kerangka Pernikiran 1. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1. haus dicantumkan titik seperti 3.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 .2.6 Rancangan Analisis Data 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.2.5 Metode Penelitian 1.a. Akan tetapi. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf. Pendahuluan.1 Latar Belakang Penelitian 1.3. 2. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1. 3. (dalarn makaiah).Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.2 Kegunaan Penelitian 1.2.1 Latar Belakang Masalah. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1. Landasan Teori dli.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

-2. pembimbing anggota. pembimbiig utam a. nama penyusun. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). teta 3. dan disahkan oleh dekan. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . diketahui ketua jurusan. NPM.

isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. S.M. nama. hasil penelitian. Gelar nama. judul karangan. metode penelitian. d. b. gelar Bambang Soelistiyono. Artinya. seluruh si karangan dengan . atau anak). Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. istri. bapak. 5. Disahkan Dekan Fakultas . nama. M. dan e. gelar 4. suami. adik. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. permasalahan. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. c. kakak. tujuan penelitian.. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu.H.

kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). 7. Penulisan tempat. pada. Tanggung jawab ilmiah penulis. untuk. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. Harapan-harapan penulis. tanggal. disusun secara alfabetis. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. dil). dan 6.Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. selain menganalisis data dengan saksama. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. 4. Ucapan terima kasih. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . dli) dan konjungsi (dalam. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. 9. Puji syukur kepada Tuhan. 6.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. dan. 2. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. dan nama penulis. ke. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. misalnya. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. Judul karangan. 5 . 3. Namun.

dan 5 . 3. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. 4. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. 2. Pendahuluan. b. 8. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. yaitu 1 0 . latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. sebagai berikut: 1 . Analisis data (pembahasan). Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. peta lokasi. kuesioner atau pedoman wawancara. foto-foto. Penutup.Daftar Lampiran 1. a. Oleh karena itu. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. Objek penelitian. kajian teori. dan daftar riwayat hidup. surat izin penelitian.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 .8 2.

dan Sudaryanto (1994). Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. (1993). akan digunakan teori Chafe (1993). Sugono dan Indiyastini (1994). d. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. e. Contoh: Dalam teori m i. Tadjuddin (1993). Purwo (1998). Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. c. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. Aiwi dkk.tersebut akan disajikan dalam simpulan. Untuk mengkaji verba. digunakrn teori Badudu (1992). Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. 1. (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 .

f. Oleh karena itu. (b) stmktmk organisasi. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. menerima. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. Jika sumber data itu banyak dan beragam. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. pemecahan rmsalah. tabloid. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. tetapi apabila teori lama masih relevan. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). pendapat tersebut masih bisa dipakai. penulis dapat menol&. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. dapat digunakan sample dan populasi. Objek Peneitian . Bisa saja. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. interpretasi penulis. novel. mempertanyakan. 3. aau menguatkan teori yang sudah ada. surat kabar. 4. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. majalah. sintetis pembahasan. Dalam bab m i. dan (c) kegiatan objek penelitian. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. Dengan demikian. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. 2.

Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak.2.5 . b. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. daftar pustaka. daftar riwayat hidup. 2. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. a. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. . Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan.8. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. interpretasi. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. 8. dan lampiran. 1. Dengan adanya daftar pustaka. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. 3. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian.

b. a. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. dan e. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. . Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan ditulis langsung dengan teks. Teknik Pengutipan c. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. Indeks. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . 3. 2. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. d. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. Data penelitian. Spasi kutipan adalah dua spasi. 8. Angket c. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans.4. misalnya. Acuan wawancara. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. atau kalimat. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. a.9 1. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). b. Surat izin penelitian. b. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. 2.

b. Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . . Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. 1994: 56). d. Awal kutipan memakai hurufkapital. 1994: 56).c. halaman buku. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). Diikuti nama akhir pengarang (marga). f. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. teks .5 spasi. d. e. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. tahun terbit buku. c. Contoh: teks kutipan (Badudu. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. halaman buku. } 2 spasi } 2spasi e. penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Dipisahkan dan teks 2. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). 5 ketukan teks . Awal kutipan memakai hurup capital. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. .5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. tahun terbit buku. e.

Spasi kutipan adalah dua spasi. Kutipan disatukan dengan teks. . b.a.

Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. tahun. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. Penulis . Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. e. berpendapat bahwa dli. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. halaman. menyatakan bahwa. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. dan e. mengemukakan bahwa. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. d. Tidak memakai tanda petik dua.c. d. a.

boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya. .

j.. n....1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu. o. Badudu. Jika nama pengarang ada dua.. 1.]. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. atau akhir teks. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat.. dkk. .. tetapi titik [. m. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. h. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis.. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan).” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul. Dalam pengutipan pendapat orang lain.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain. i. tengah. 1994:45).10. “kalimat adalah.7 g. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih. k. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8.

g. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. makalah.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . orasi dalam karya ilmiah. Memiliki identitas buku. cetakan atau edisi. bila tidak ada kedua-duanya. h. 2. Diambil dan suatu buku. c. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. b. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. Gelar akademik tidak dicantumkan.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. f. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. 8. i. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. majalah. Judul artikel. skripsi. Djoemad Tjiptowardojo Salim. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . atau tanpa lembaga. tesis.10. Philip Kotler. tulislah tanpa pengarang. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). atau et. Emil dan Philip Kotler d. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. Bila nama pengarang ada dua. Bila tidak terdapat nama pengng. Emil. dkk. alL Contoh: Emil Salim. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. dan tempat terbit. e. nama penerbit.10.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. tahun terbit. internet. 3. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. surat kabar. Setelah itu.10. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. dsb. 8.8. 2. yaitu judul.

Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. p. Fatimah. nama tempat (diakhiri titik dua). Bandung: PT Eresco. nama penerbit (diakhiri titilc). urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta.T ---(Edisi)---. Perhatikan urutan penulisan. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. n. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. r.---(nama kecil)---. nama run (diakhiri titik). nama pengarang ditulis satu kali. 1.j. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. — (tahunterbit)--. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). 1989. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. k. cetakan (diakhiri titik). o. Nama keluarga/marga. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. (dipisahkan koma). (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). — (tahunterbit)--. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. tahun terbit. T. BPIJU-Universitas Widyatama 87 . Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama.----(. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. c.1---. (diakhiri titik). } ---(marga)--. Bambang Kaswanti.---(nama kecil)---. Purwo. Jakaita: Kanisius. dsb. }lspasi lspasi — Djajasudarma.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. 1993. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. m. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2. judid bake. q. b.

Lingusitekumum.S. Rineka Cipta Jakarta. Jakarta. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. 1996 3. 1998 2. Badudu.Bentuk kedua ---(marga)--. Meaning andStructure ofLanguage. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. J.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. Sitaksis Bahas Indonesia. The University Press. J. Hasan Aiwi dkk.---(nama kecil)---.---(Edisi)---. TataBahasaBakuBahasalndoneski. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--. Chicago. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---. Pustaka Prima Bandung:. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4.org/june33/95.joe. Badudu.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. 1 .Chafe. Melalui Balai Pustaka.S. Fatimah.Bandung PT Eresco.---(nama kecil)---. J. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. Abdul Chaer. Wallace L. Rujukan elektonik Boon. T. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . Pehk-PehkBahasa Indonesia. 1994 5.

Perum Balai Pustaka. Jakarta. Bandung. f Cambridge. et. 1991 7. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. CV Pustaka Setia. S. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. cetakan keliga. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . Kanisius. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. N. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. Alieva. Ende-Flores. edisi pertam4 Nusa Indah. cetakan kedia. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. a!.6. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43.F. 1965 1 . Noam Chomsky. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. Moeliono Harimurti Knida!aksana J.

Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 . BAN bUN G .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 . Dra.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati.

.A M .. 428901043 H ersusetiyati. ra. . D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g ..Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I. . 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 . Sri Lestari.B . rs M . Hj.Si. Pembimbing II. Dra.M .D jo e m aTdjip to w a rd oDjo . S B H . M.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Unpad. 1994. Wawasan Tridharma. Tadjuddin. BPIJU-Universitas Widyatama 98 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Tadjuddin. Moh. 1993. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Kanwil Depdilcbud. Jawa Barat. Kopertis Wilayah IV . Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi.Jawa Barat. 1984. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Komposisi dan Penalaran. Laporan Penyusunan.

3. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Dr. 6. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Biasanya. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. 7. 14. 19. Budiman itu sangat ramah. 8. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. Yaser Arafat. 5. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. 12. 11. pemimpin Bangsa Palestina. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. 17. Bintoro. Pasal 36. 4. Menumt Undang-Undang Dasar kita. 18. 15. 2. BPDU-Universitas Widyatama . 1 0 . Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. 16. 9. dr.Msc. pernah berkunjung ke Indonesia. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. 13. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat.

Jadi. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’.akan menjadi mengubah bukan merubah. 24.00. 21. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. jika kata ubah ditamhth awalan me. 25. 23. 22. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Huruf pertama kata ubah ialah u.

14. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. 8. 19. 5000 angkot metro mini. 7. Dibujukpun dia tidak akan menurut. dan 100 bus kota. 15. Harga kertas itu Rp24. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. ia tetap kurus. Sekalipun belum memuaskan. Narapidana itu barn keluar dan penjara. 11. Sekalipun sering ke Jakarta. 3. 6. sekalipun dia belum pernah ke TMII. 13. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen.00 per rim. 9. 22. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 16. 18.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. 4. 20. BPDU-Universitas Widyatama . Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. 5. 17.000. Allah mempunyai sifat maha sempurna. Indonesia menganut faham anti komunis. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. 10. 21. 2. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. Mereka masuk satu persatu. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. 12. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. Apapun yang dimakannya.

25. 24. Satu pertiga dan bagian saya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Siapa yang mempentangung. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Majalah itu terbit per bulan.jawabkan persoalan itu. akan diberilcan padanya.

kavaleri 1 5. effe kt if 11. standarisasi 13. k ha ri s m a m i! 1. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . kordinasi 7 . psykologi 12. kongkrit 25. sistim 4 . komplek 8. karir 23. e k s l u s i f 1 6 . varietas 9. equinox 14. metoda 6. 2. aktifitas 24. haemoglobin 21. analisa 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. sekripsi 22.m a t e r i e l 1 7 . konstruksi klasifikasi 3 .t e o r e t i s 19. morel 1 8 . kondite 10. aksesori 2 0 .

Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 11. 8. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. 6. 13. W S Rendra. 22. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 12. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 16. 17. 2. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 9. 15. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. 3. 19. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. 1 0 . BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 14. 7. 21. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. 5. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. 4. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. 20.

24.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Sajak f lu karangan Chairil Anwar. 25. Lailaru/Qadar malam bernilai. Ia memakai celana cutbrai. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

5. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. antar lain. Pemerintah kini mensinyaui. . Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. 17. 1 0 . 7. Jika dipandang perlu. 13. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. tetapi hasilnya belum kami ketahui. Sebagai pegawai yang baik. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. 3. 1 1 . Kita hams mulai men/e. Begitu pula halnya jika tidak tepat. 16. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. coba Anda kemukakan alasannya. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. 8. BPDU-Universitas Widyatama 1. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. 15. 6. Usaha koperasi tersebut. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. coba Anda kemukakan alasannya. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. 14. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. 9.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama . Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia. 19. 20.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga.

Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. 15. 9. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. Boleh saja kita beth pendapat. 7. 14. Penonton. 4. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. 8. 17. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. 16. 20. Pergi ke kantor. 6. 13. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 19. 1. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. 10. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. 11. 2. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. 5. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. Sebagai warga yang baik. 18. 12. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. 3. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. setiap han sayajth’an kaki saja. mereka juga berternakayam dan kelinci. Selain berjzea/an pupuk. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. 3. Anak-anak fe/an/a. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. 4.’ hams kita santuni. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 2. Tas Bapak tertthgga/di rumah. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan. 5. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur.

Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. 1 1 . Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. 3. 9. 6. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. 2. 15. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. 12. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. Selain ada angkutan kota. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. 7. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 5. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. 1 0 . ada juga angkutanpedesaan. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. 4. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 13.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. 14. 8. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan.

4. 5. 2. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. Camat membawah/lurah atau kepala desa. 9. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. 3. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. 8. 1 0 . 7. Setelah berdoa. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. 6. 1.

Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. 4. 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. Buku saya kebawateman saya kemarin. 2. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. 5. 1. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

KB-KS) 2.S-P-O-K 6 . S-P-O.S-P 8 .0 S-P-0 9 . K-S-P-O 4. S-P-O-K 3 . S-P-OS-P-K. K -S-P-O .S-P-O 5 .KB-KK. S -P-O -K . 1 0 . K.P-O.S-P-0 S-P-0. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a . s-P (KB-KB. S-P-O.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i. 7. S-P.

Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. 5. 18. dan lainlain. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. 9. dan tetib. 11. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. indah. perak. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. 6. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. 15. maka lingkungan kita menjadi bersih. 12. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. Karena bantuan tersebut. 4. 13. 7. hal mana pitut disesalkan. timah. 3. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. 14. BPDU-Universitas Widyatama . Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. Dengan adanya SAPTAPESONA. 8. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. 16. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. 17. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. 19. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. 10.

Menurut Wali Kotamadya Bogor. Karena jarang mengikuti kulih. 21. 23. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Pekerjaan itu saya tidak cocok. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. 25.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. 24. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. 22.

11. 14. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. yang bentuknya seperti rumah. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. 1. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. 3. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. 8. mencakup seleksi ragam. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. 6. 9. 7. kodifikasi non-rn. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Karena terbukti bersalah. 15. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. 12. kita kembangkan. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. BPDU-Universitas Widyatama . Sampel data yang kurang memadai. 17. dan tentu saja harus dilestarikan. 5 . 16. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. 18. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. Karena itu. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. 13. Setelah diketahui tidak memiliki SIM.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. 19. Dengan berolahraga. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. Karena sering kebanjiran. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. 4. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. 1 0 . Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. 2.

Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. 25. panas dalam. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 22. 21. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. dan bibir pecah-pecah. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. hidurg tersumbat. warga desa mereka yang malang. 23. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. 24.

Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful