BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.2 Keparalelan 6.3.2.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.3.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.2 Syarat Paragraf 7.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.2.1 Kesepadanan 6.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.1 Defenisi Paragraf 7.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.2 Syarat Kohesi 7.1 SyaratKoherensi 7.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.3 Kehematan 6.2.4 Kecermatan 6.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .2.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.2.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.3.2.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.5 Kepaduan / Koherensi 6.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.3 Jenis Paragraf 7.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.2.2.

Tujuanjangka panjang a.1. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar. 1 . Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. baik secara tertulis maupun secara lisan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. 2.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . calon sarjana. surat.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. 1 . dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. Tujuan jangka pendek a.1. 2. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. laporan penelitian. b. b. 3. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. 1.

4. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Dengan bantuan para pedagang. Karena sistemnya yang sederhana itu. diresmikan suatu bahasa nasional. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. Faktor psikologi. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. yaitu bahasa Indonesia. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. dan sintaksis.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. 2. morfologi. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. 1 .1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . bahasa Melayu mudah dipelajari. Nama barn m i bersifat politis. 3.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras.2.

Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. Timor. di Karang Berahi (Jambi) (688). Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. A. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. dsb. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan.. B. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631.G. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. C. J. Manado. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. Untuk itu. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684).

Selain itu. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. bahasa Indonesia. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. Alat perhubungan antarwarga. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. — D. 1. 1 .3. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. 3. 1. dan antarbudaya. antardaerah. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. antara lain. BPIJU-Universitas Widyatama 4 . yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. Pertama. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. Lambang identitas nasional 3. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana.

3. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. dan kegiatan kenegraan.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . peristiwa. Atas dasar kebangsaan m i . BPIJU-Universitas Widyatama 5 . Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . 1. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. ilmu pengetahuan. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. Alat pengembangan kebudayaan. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. budaya. antardaerah. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. Sebagai alat perhubungan antarwarga. dan teknologi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. dan bahasa tidak perlu terjadi. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. Dengan bahasa nasional. Bahasa resmi kenegaraan 2. Sebagai lambang identitas nasional. dan antar suku bangsa. Di samping ketiga fiingsi di atas.

(2) pembicaraan pada situasi formal. (3) pembicaraan di depan unlim. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. 1. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. Di dalam hubungai m i . serta lingkungannya. 1.4. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. sebagai alat perhubungan antar daerah. 2. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. Seragam: pada hakikatnya. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. dan teknologi.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. Dengan kata lain. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. kaludukan. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. Sebagai bahasa negara. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. 1 . 3. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. ilmu pengetahuan. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi.

Nama jabatan. Tt. nama instansi. 6. Huruf pertama nama tahun. Li. Huruf difiong: ai. Dd. suku bangsa. dan bahasa. keturunan. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Hh. han raya. 5. k. v. Oo. Xx. g. 2. u. Nn. sy. Bb. d. bulai. Kk. han. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. 3. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. dan pemakaian tanda baca. Gabungan konsonan: kh. 8. j.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. t. 4. Ii. x. kitab suci.m. 2. o.2 flN L A U IS N 1. h. 9. au. q. penulisan unsur serapan. Ee. Ww. dan penisiwa bersejarah. din keagamaan yang diikuti nama orang. Zz. n. Gg. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . atau nama tempat. Rr. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. 2.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . Hurufpertama nama geografi. 2. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. Cc. M A HUHUF K ’IF L 5. yang meliputi pemakàan huruf. f. 4. Huruf vokal: a. i. r. penulisan kata. 7. Qq. Ff. Mm. p. z. w. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. penulisan huruf. s. Pp. J j. Yy. Hurufkonsonan: b. ny. Vv. e. ng. y. ai. Ss. Uu. 1 . 3.

Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Imbuhan (awalan. 15. surat kabar. koran 2. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. Huruf pertama semua unsur nama negara. pangkat. Huruf pertama kata ganti A’nda. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. kata. ketatanegaraan. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . Menuliskan istilah asing. Menegaskan huruf. HURUF HERCETAK M IRING 2. majalah. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Menuliskan nama buku. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. B. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. daerah. dan sapaan. dn judul karangan. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. lembaga pemerintah dan 11. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. Huruf pertama nama buku. 14.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. sisipan. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2.4 PLNULISAN KATA A. 12. Kata Turunan 1 . majalah. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin.3 PENULISAN 1 . 13. serta dokumen resmi.

dsb. semi. mahasiswa. m a// pra. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. Kata Ganti Kata ganti be. darmasiswa. segitiga. multiguna. maha. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital.apabila. barangkali. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. manakala. saputangan. diberi tanda hubung. mu. daripada. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. prasejarah. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4. E.) Contoh: amoral..baru (sejarahnya baru) 3. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung.padahal. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai. Gabungan Kata 1 . nya. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. pascasarjana. dukacila . Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung.matahari. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. kacamata. semifmal. ca/ar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. olabraga. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. pasca. sukacita. Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. mono. catuiwarga. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. kilometer. an/ar. Contoh: non-Indonesia C. antar negara. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 .bilamana peribahasa. manasuka.

Singkatan dan Akronim 1 . (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 . aku pun akan pergi. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. meskrnin. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya.A. Seka/epun. kah. Harga kertas Rp 25. Contoh: Pergilah sekarang! 2. seperti andapun.000. bagaimanapun. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu.00 per rim. anggota F. Muh. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. 0. Kata Sandang Kata SI. Partikelpen yang berarti ‘mulai’.H. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”.B.. Partikel 1 . tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. G. Partikel lah. S. Kata Depan Kata depan a ke.. H. Contoh: Suman Hs. nama gelar. ka/aupun. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai.vn. 3. Contoh: Jika engkau pergi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). ‘tiap’ ditulis terpisah. I. Singkatan nama rang. Yamin. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. ‘demi’. Sang. Mereka masuk satu per satu. a. ana/cirni. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik. Contoh: Harga BBM naik per ! April. (Sarjana Hukum) M. Contoh: Dimana ada gula. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. disiu ada semut. wa/azql. alaupun.

satuan ukuran. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. c. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. tilang. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. Contoh: a.000 beca angkot. him. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. a. b. S. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. 100 metro mini. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. timbangan. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. c. sda. b. suku kata. cm. Angka dan Lambang Bilangan 1 . Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. mata uang tidak diikuti tanda titik. badan atau orgtnisasi. 2. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. Yth.Sc. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. (Master of Science) Bpk. rapim. d. Contoh: rmi1u. b. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. Contoh: dii. c. Contoh: Cu. dan 100 bus kota. takaran. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . M. 2. (Bapak) Sdr. Lambang kimia. Contoh: a. kg. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut.

PD 2. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. dan keadaan. Bahasa Indonesia / Melayu 1. tontonan. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. b.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. pluses. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. Pajak kekayaan. keadaan. (salah) c. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . PBB.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. proses. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. Contoh: a. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah.

Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 . — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3.

Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. klasifikasi = penggolongan vi. sektor = bidang viii. > xiv.3. overlap = tumpang tindih > xvii. relatif= nisbi iv. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. antara lain > x. manajer = pengelola ii. bilateral = dua pihak > xviii. manajemen = pengelolaan iii. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. kreativitas = daya cipta vii. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. bukan makna harfiahnya. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. cum laude = dengan pujian 2. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . up to date = mutakhir > xvi.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. de fakto = menurut kenyataan > xii. sirkulasi = peredaran ix. de jure = menurut hukum > xi. brain storming = sumbang saran > xv. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. i. temperatur = suhu v.

mmit. 2. 3. untuk memisahkan angka jam. untuk memisahkan kalimat setara. atau nama dan alamat penerima surat. C. untuk memisahkan angka ribuan. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2.3.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. jabatan. pada akhir singkatan gelar. untuk memisahkan angka jam. menit. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. 7. Tanda titik tidak dipakai: 1 . dan detik yang menunjukan waktu. pada akhir kalimat. 2. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. B. Tanda titik dipakai: 1 . 6. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. jutaan. 5 . 3. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . lembaga—lembaga nasional atau internasional. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. 5 . untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. 4. detik yang menunjukan jangka waktu. ikhtisar. 4. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. pangkat. thn daftar. dan sapaan. pada singkatan nama orang. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. atau gabungan keduanya. 3. Tanda koma dipakai: 1 .

6. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. 5 . di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. 2. Tanda hubung (-) dipakai: 1 . 9. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. di antara nama orang dan gelar akademik. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. atau keterangan aposisi. sudah terbit).di muka angka persepuluhan. menyambung hurufkata yang dieja. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. — F. 7 . D.dengan angka. di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. kata ulang. angka dengan — an. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . untuk merangkailcan se. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. 2. di antara j ilid atau nomor dan halaman. 11. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. Tanda titik koma dipakai: 1 . 10. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. 2. 7.6. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. Tanda titik dua dipakai: 1 . untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. 5 . menyambung unsur—unsur 4 . untuk mengapit keterangan tambahan. 8. 3. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. E. 3 .

sebagai pengganti kata dan. . . Tanda petik tunggal ( . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2.) dipakai: 1 . hanya Pp 30. 2. dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). — — — — — — H. Tanda petik (‘. . untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. akan diteliti lebih lanjut. 3. Tanda elipsis (. S.G. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya.00! lembar. Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . karangan. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . Jalan Banteng V 6. 3. mengapit judul syair. marilah kita berangkat. mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. a/au. . dipakai: 1 . per atau nomor alamat. teori kenisbian. . 7! PK! 1983 2. 2. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . misalnya: mahasiswa / mahasiswi. . misalnya No. mengapit petikan langsung. I. . . misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. . dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). dalam penomoran kode surat. misalnya: Tanya basri. .‘) dipakai: 1 . “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. ‘) ‘. — K.

Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 . Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L.

terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V . sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. Untuk memperjelas hal tersebut.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. perhatikan contoh berikut. -i dan -an. Walapun demikian. sebagai pemakainya. imbuhan terdiri atas awalan.+ buat membuat me(N). Dengan demikian. me(N).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. -pe4A /. misalnya.+ dengar mendengar me(N). dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa.2-. sisipaq akhiran.+ pakai memakai me(N).+ fotokopi memfotokopi me(N). kita memilki pengetahuan mengenai hal m i . dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. masih dapat kita nanfaatkan. /th dan se-. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V .2 -. dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing.1.+ jabat menjabat — * — * — . Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. Artinya. sudah selayaknyalah. Dalam bahasa Indonesia. yaitu a imbuhan. — * — * — * 3. sedangkan sisipan tidak produktif’. /e4A9. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. Karena fatnya itulah.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. apabil diperlukan.+ tatar menatar me(N). Awalan yang terdapat di dâam be4)m di.akhiran terdiri atas -kan.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif.

2 Awalan be4R)- Awalan be4ç). be-.+ muat me(N). yaitu ben. Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya. — . kita hams mengetahui bentuk dasarnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N). be(R). — . dan be!-.memiliki tiga variasi. Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik.+ nganga me(N).+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata. — . perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-.1.+ ganti me(N). cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian.+ usaha berusaha be(R).+ hadap me(N). BPIJU-Universitas Widyatama 20 .+ kikis me(N). Kita perhatikan contoh berikut.+ diskusi berdiskusi be(R). 3.+ korban berkorban be(R).+ suruh me(N). dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar. misalnya. — .+ nhlai me(N).+ nyanyi me(N).+ cap dicap — . bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ undang me(N).+ pak dipak di-+tik ditik di.+ colok me(N).2-berubah menjadi menge-.+ rencana berencana — .+ lepas me(N). me(N)me(N)me(N)me4V. di. dalam contoh berikut. — . dalam contoh berikut. misalnya.

Jadi.4-iivab.1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R).+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan.dan uang memiliki arti mempunyai uang. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna.dan ruang berarti memiliki ruang’. menyatakan aiti sudah di. Kedua. te-. 3.3 Awalantet’RI Awalan te4/). imbuhan ber. artinya sama dengan piling.yang sepadan dengan di. berterima sama dengan dierL’na.+ dengar terdengar te(R).+ kerjakan tekerjakan te(R).+ pandai terpandai te(R). ber. Pertama.Misalnya dalam contoh d i bawah m i .merupakan hal yang hzim. Dalam hal m iawalan ber. yang terdiri atas ber. Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya.+ serta be(R). menyatakan arti tidak sengaja. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya. Ketiga.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya.+ rasa terasa te(R). BPDU-Universitas Widyatama 21 . Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber. te(R).dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan.sejajar dengan awalan d/. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris. dan tel-.memiliki variasi ter-. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th.+ perdaya teperdaya te(R). misalnya. Dalam bahasa Melayu.

+ tik pengetik pe(N). peny-. Awalan pe49memiliki variasi pe-.+ tapa pertapa pe(R). Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.+ laku pelaku pe(N)..+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat.berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.+ teliti peneliti pe(N). rajmn dan rusaA merupakan kata sifat.1.+ jual penjual pe(N).). Kita lihat contoh berikut: pe(R). Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?.+ ben pemberi pe(N).+ daftar pendaftar pe(N).+ guna pengguna pe(N). pen-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ). per-.+ cap pengecap pe(N).+ can pencari pe(N).+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R). Karena tu.+ rusak perusak pe(N).+ suluh penyuluh pe(N).dan peJ?.merupakan pembentuk kata bendi.4 Awalanpet’2V}. )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-. bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah. Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). peng-.memiliki variasi bentukpe-. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-. dan penge-. Awalanpe4).danpe(’AA walan pe449.+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 .+ kirim pengirim pe(N). pem-.+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3. yaituperajth. Kita lihat contoh berikut: pe(N).+ pasok pemasok pe(N). danpe!-.

atau memper. dan q ’7 i’r. senam.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. dan petenic Awalan pe. dan tenis. 7.1. 3. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V).+ kan. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. Jadi. Misalnya. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. pe’nam. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. 2. 8. renang. 5.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 .yang dilekati dengan kata dasar dagang. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. bekerji. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. 6. Selain kata-kata itu. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. dia begitu cekatan. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. dan be/ajir. bertapa. tetapi artinya berlainan.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf.+ suruh. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. lapa. Selain itu. 1 . catur.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-. 4. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i . Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. Sebagaipenge/o/a administrasi. misalnya. pego/f pecatur perenang. 3. kerji. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat.

6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. 1 . 1 . 2. 1 . Sebulan setelah dia mengarang artikel. pengluasan. 2.+ rusak + -an pe(N). . . penyob/osan. Untuk memperjelas uraian di atas. . 2.+ kerja + -an pe(R). Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). pengnesakan.. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa. Mereka terlambat menyerahkan tgasnya.+ lepas + -an pe(N). Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. Mereka memban/u kami sepekan lalu. Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an.1. dan pensuksesan. Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut. sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!. penyueián (ka/ni peng/epasan.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. ida perhatikan contoh berikut.. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya.+ tilt + -an pe(R). tetapi Air/man itu belum kami terima.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). itu ingat bermanfaat bagi kami. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. 3.+ tatar + -an pe(N). Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil. kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan.+ sah + -an pe(N). yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar. BPIJU-Universitas Widyatama 24 . . Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban.

Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. 4. yaitu hanya pada kata izia. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA. 8. kekasth. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. 1 . Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. 9. Dalam percakapan seharthari.8 AwalankeA walan ke. 2.sangat terbatas.. . Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan.sering mengganti awalan ler. 3. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i .sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. Penentuan apakah awalan ke. . Karena itu. . Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. Misalnya kalimat berikut: 1 . 5. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia.1. 2. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi.nya itu. kaslh.sebagai bentuk pasif.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. 5. hendak yang menjadi keizia.dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. dan kehendak. Beliau sedang mengi7rdike1as. 6. Dalam situasi resmi. 3. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. 7. 3 . 10. dia tidak pernah putus asa akibat .. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. 4. 1 . hal m i harus dihindari. awalan ke. .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan.

BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut.

Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. Menurut laporan yang dapat diercaya. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. 3. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. -man.1.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. misalnya. Menurut laporan yang dapat diercaya. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . dan wa/i dan bahasa Sanskerta. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . korban tanpa identitas itu ke/ab. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. -wan. Seharusnya: 2.rak mobil. korban tanpa identitas itu /e.r/abrak mobil. -z dan -an.

Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 . Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.1. bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. kerrudian amati kolom kata dasar. dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. Setelah itu.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah.

r t t /ZZ/9U ay .Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n.ioifvp 110./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .

te-. e (’2 V . apabil diperlukan. sedangkan sisipan tidak produktif. BPIJU-Universitas Widyatama 29 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. 3. -i dan -an. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. Walapun demikian. dan -e. re4 I? )-. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . misalnya.r-. akhiran terdiri atas -kin. . konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. be(49-. d-. masih dapat kita ianfaatkan. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-.i-. semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. dan Se-.

dan cermat. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. 1. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. Karena itu.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan./fr/. untuk dapat berbahasa dengan baik. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. atau didengar. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. Demikian pula halnya. benar.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. besar. th riar. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. 1. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. Jadi. dilihat. agar dapat berbahasa dengan baik. yaitu bentuk dan makna. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. dan meluas secara tiba— tiba. Untuk memahami kata. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. dan cermat. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. Dengan demikian. Hal m i berlaku bagi semua balisa. Apahla ada seseorang berteriak Ba.Jadi.

Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. makna apa adanya. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Makna irü mempakan makna yang lugas. 1 . Dalam penggunaan kata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. Dalam kaitan i kita . kata umum dan kata khusus.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. Misalnya. 4. Ferempuan itu ibu saya. BPIJU-Universitas Widyatama 31 .1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. kita menggunakan bahasa Indonesia. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. a. Ah. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. kata bersinonim. dan kata yang mengalami perubahan makna. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. 4. Sebaliknya.2. b. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan.dasar perempuan.1. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar.2. Oleh karena itu. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut.

Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. btha/angpehhanaan.2. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. Karena keyakinannya. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. Dia memiliki kendanaan 2. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2.1. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. Akibatnya. a. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama.2. 4. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. b.1.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. 1 . kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. Karena itu. Dia memiliki mobil 3. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. tetapi konotasinya berbeda. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Jika tidak. Diamemilikisedan. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. 4. agar komunikasi berlangsung dengan baik. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas.

juga dalam bahasa lain. Kata ber/ayar bapa/ thu.1. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. sesual dengan. 4. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. saudara. Kata bapaA thu. kita hams menggunakan kata— katabaku. dan bawah. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. Sebaliknya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. Dalam bahasa Indonesia. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). yaitu bepergian di atas laut. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular).2. peluasan makna. perubahan makna. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. gaji dan gajili. Kini maknanya menjadi luas. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. bukan kerabat. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. bawa. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna.2. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna.

kita gunakan kata-kata baku. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . jika kita berbicara dengan godrngan intelektual.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah.2. percuma. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . Dalam situasi resmi. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. Sebaliknya. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah. kita gunakan kata-kata khusus. Jadi. s. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. Dalam situasi umum. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. t a n s i kui karier pasien imbau utang. atau paia ahli di bidang tertentu. kita gunakan kata-kata umum.2. Kata Baku Kata Takbaku pikir.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. Dalam situasi khusus.a n t i t a s . 4. pejabat.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. I*ngan perkataan lain. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya.

so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 . Apa arti kata argumen.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya.2. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. Kita lihat beboapa contoh berikut.

Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. di antaranya.2. y>n. 2. gthi. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . nggaM ngem dapet sikon.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini. Kami generasi muda siap mendukung dua anak. misalnya.2. Karena itu. Kata— katapercakapan. Akan tetapi. memiliki ciri kedaerahan (diabk). BPIJU-Universitas Widyatama 36 .

BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. 5. yaitu subjek. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. (4 kalimat maj emuk. 5.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. (2) ciriciri unsur kalimat.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. pe!engkap. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. 1 . Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. baik Ian maupun tulis. (3) pola kalimat. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. 2. keterangan. objek. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. predikat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5.

Kalimat Dasar Berpola S-P. atau akhir kalirnat.Pel. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan. 5. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa. tengah. Kalung itu lerbuaf dan emas.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. Negara RI berdasarkan Pancasila. (1.4 (1. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.c) (2) (3) (4. Wartawan mencai’/berita.b) (1. Semua peserta a#ang. 4. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. 5. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Ayahnyapengzisaha. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 .a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang.

kalimat majemuk bertingkat. 5.5. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. a/au. Jadi. la/u. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat.r/a. dan kalimat majemuk rapatan.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. misalnya: dan.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar).1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5. /efapi sedangkan.5. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . kemudián. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. namun. se. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5.

5. Meskipun usianya sudah lanjut. Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. . antara lain. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama. . .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. BPIJU-Universitas Widyatama 40 .3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. 5. semangat belajarnya tidah pernah padam.

Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara. Jadi. Dengan demikian. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca).1980:36). 1 . Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 . 2. 1987:111).1985:2).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6.

Kalimat itu memiliki fi.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . 6. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. 2.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. bag un/nM pada. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. (5) kecermatan. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. (6) kepaduan. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif. dan (7) kelogisan. dan sebagainya di depan subjek.2. (2) keparalelan. 3. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. (3) ketegasan. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. seperti di bawah 1 . (4) kehematan. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri.

Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. m iyang pertama.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. 4.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain.2. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. Ainya. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i.2. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. frasa. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. 6. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan.

BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . 2.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. penyusunan kata. 3.00. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. kontrak pemain. 6. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. 1 . dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. c/an /a/n-/ath 4. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . Lukivan itu akan saya beli.2. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. Contoh: Lukivan itu mdah. dan tepat dalarn pilihan kata.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek.500. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. dan penggmaan logika dalam kalimat. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 .

2. Kalimat yang padu tidak bertele-tele.2. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. hubungan antara predikat dan thjek. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. atau terhalang oleh sesuatu. thusan atau seseorang. 3. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. hindari kalimat yang panjang. apakah orangpandai di desa flu thu. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan). Kalimat di atas tidak padu. dan sebagainya. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. 1 . Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. 6. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda.Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada.5 Kepac. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda.

a Jika kita bertanya. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan.2. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono. “Siapa y mondar-mandir?”. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. 3. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. wanita itu sering mondar-mandir. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. 6. tentu jawabannya mayat wanita. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. Kelogisan berhubungan dengan penalaran.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. Dengan perkataan lain.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat.

1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. mulai kalimat pengena!. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. Dengan kata lain. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. Banyak orang fasih berbicara.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . tidaklah mudah. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. ada yang hendak mengungkaan perasaan. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. tidk bermakna konotasi. baik secara formal maupun nonforma!. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. kalimat utama atau kilimat topik.

(3).Candi m imerupakan pusaka budaya. serta rumah penduduk 5). dan proses. ruang atau tempat. ladang.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud.UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe. waktu.Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. BPIJU-Universitas Widyatama 48 .renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7. lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4). seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1).tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2).Lahar panas mengalir menghaitam sawah. koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf.(1).2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat.warisan yang tak ternilai harganya. (2).Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6). Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan. Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.(4).Tiba.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.Sejak 5 april . Groslier.Bemard P. Perhatikan paragraf di bawah m i. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa.

2.2. (b) Pronomina. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! .. (e) hubungan tujuan. selanjutnya. faktor bualya dan komnikasi. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy. dan flyer. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. Untuk memperoleh a) Konjungsi. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama.reka.. jadi.Q Paralelisme. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. . . (g) Elipsasi.(c) Repetisi . abe.(d) Sinonim. antara lain: berdekatan dengan itu. namun. 7. sebaliknya. berikutnya. me. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 . Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali.rn e. c /k r. lagi pula. walaupun demikin.ta .2. di samping itu. (e) Hiponim. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu. Isilah . (g) hubungan tempat. . . be/kite. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. kthç kami engkau.2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung).2.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. .th ’. Jadi. 7. sementara itu. (1) hubungrn waktu. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. antara lain: untuk itg untuk maksud itu.. maka. . Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran. perpaduan Entarkalimat yang kokoh. antara lain: beberapa saat kemudian.

2. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. tidak mendqnt ssambutan hangat. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. atau makna kelas dan makna subkelas. 7.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. 7.2. Monsieur Verdoux. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . Walaupun demikian. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. Misalnya. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih.2. si anak menjawab.2. Waktu itt. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. Jka ia melawak.2.2. Boy 7. namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir. Pada saat fajar mulai menyingsing.

abang becak. pedagang kaki lima. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. 7. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya.2. dan (3) berdasarkan flingsinya. Sementara itu. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. abang beak. pedagang kaki lima. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. Sementara itu. Begitu subuh berlalu. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya.2.2.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. Pembuat makanan. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. Pembuat makanan. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. Begitulah.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya. 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. (2) berdasarkan teknik pengembangan.2.

Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif.700. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500. Harga sebagian barang pokok bagerak naik.3.800.200.00 per kg menjadi Rp 4.00 per kg.1.3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. walaupun tidak seberapa naiknya. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain. 7. Gula pasir melonjak dai Rp 5. BPIJU-Universitas Widyatama 52 .500.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu.3.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal.00 per kg. Terigu kini mencapai Pp 4. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli. Memang.3. kini berubah menjadi Rp 4. Kadang-kadang. — 7.00 per kg.1.00 per kg. Pancasila telah beberapa kali dirongrong.000. Semuanya tetap d L p at digagalkan. dan dekriptif—naratif. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.00 per kg menjadi Rp 6.200. Minyak goreng. Gagasan tu selanjutnya.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. Pancasila benar-benar sakti.00 per kg. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis.1.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. 7.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. atau thta. keterangan. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.800. bernalar sama dengan berpikir logis. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib.

3. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran. Lazimnya. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya.2.3. Kabupaten Ciamis. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit.4 Paragraf Deskriptif. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi.1. 7. Dalam pengembangannya.3.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf. dan Penguraian — — 7.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. Pantai yang begitu indth. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. 7. Alangkah mengerikan.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . cerita.

Minyak tanah. li. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan.3. premium.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. 7.2. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. minyak pelumas.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan. solar. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. kabarnya. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. 7. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. dan lain-lain. Jika biaya angkutan naik.3. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung. atau paduan keduanya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi.2. Karena itu. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik.

salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. Arti yang pertama. Sementara itu. Sebagai teknik pengernbangan. paling sedikit ada dua arti.2. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i .3. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras. umur. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. terutarna di kawan Sanur.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. — 7. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i .bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali.3. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. Tidaklah mustahil. .2.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. ataupun tingkatan sosial. alasan itu merupakin keterangan. 7. Tuan belilah barang dagangan ya. dan yang kedua.

Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. bersikap. Pada hakilcatnya. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. . terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. dan untuk rakyat. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan.2. maka masywakat perkotaan. misalnya. dan rakyat. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. dan sebagainya. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian.3. Jika menghidangkan makanan. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. dan berbuat. misalnya. rumah. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. seperti pakaian. 7. Bila ada tamu. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. Dalam sehiah paragraf definisi. khususnya terhadap keperluan hidup. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. sebuah istilah muncin didefinisikan. makanan.

hening. Sambil membungkukkan badan ke depan.. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. senyap. 7. dan seèndang berwarna semarak. Setelah sampai di darat. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan.7. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci.2. Artinya. kain. bahasa Indonesia meniliki dua macam . dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). Jika pernapannya berhenti. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. wajah cerah. Putih warna bajunya. 7. Dengan pernyataan lain. Yang trlihat hanya warna-warna merah. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. mang. atau keadaan.2.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk. telungkupkan badannya. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. putih ikat kepalanya. peristiwa. Para wanita mengenakan baju kebaya. dan berdirilah Anda mengangkanginya. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif.2.3.3. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. seth suara gembira yang gemuruh. Sesuai dengan namaya. walaupun tidak selamanya. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. dalam perjalanan hidupnya. waktu.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. segeralah ben dia pernapasan buatan. Selanjutnya.3.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. yaitu kain petak-petak hitam putih. Desa Ubud yang setiap harinya tertib.

7.3.3. paragr dapat paragrafpembuka. seperti kesimpulan uraian.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana. Pertama. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. Dengan kata lain. 7.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. penegasan. khususnya selama dasawarsa 1980-an. 7. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! .kedudukan. dibedakan menjadi 7. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca.3. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. kritikan. dan rangkuman isi uraian atau resume.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. Bab XV. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti.3. Kdua. Selain itu. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya. dan penutup.3. sejak pemerintahan Orde Barn. Pasal 36. penghubung.3. saran atau harapan. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928.3. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan. Selain itu.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

apa. dan bagaimana.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . silcapterbuka menerima pendapat orang lain. Memperoleh kepuasan intelektual. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. c.e. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. (3) waktu pengerjaan. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. ‘ d. tesis. 3. (2) tebal halaman. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. 8. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). 6. 2. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). dan (4) gelar akademik. Perbedaan antara makalah. 4. kertas kerja dengan skripsi. 8. f. 5. a. silcapingin tahu b. silcapobjektif menyatakan apa adanya. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya.

diselidiki dan diusut alasan-alasannya. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . rasional dan dapat diterima akal. terurut. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh.3 8. Fungsi teori: a. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. Digunakan untuk menjelaskan. 4. dan tertib. 5. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. nrnerangkan. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. sebenarnya dan konkret. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. f. kronologis. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. teratur.e. 2. . g. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. fakta) c. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. 3.

6. 7. Bersifat objektif 5. Memiliki kemampuan berbahasa . Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. gamblang. 1 0 . dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. Menguasi teori. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. Bersifat terbuka 4. pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . 11. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. Jadi. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. Memiliki pengalaman 3. 2. 9. teliti. 8. supaya karangan tuntas. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku.

d) data itu objektif. logis. dan sesuai dengan isi. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. 5.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. f) memiliki sumber acuan. b. 7. b) topik itu paling menarik perhatian. 6. tanpa ada singkatan atau akronim. Persiapan a. 1. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. . Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. 2. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. tanpa tanda baca di akhir judul karangan.8. 4. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas. menarik perhatian. 3.

1 Latar Belakang Masalah 1. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi.4 Kerangka Teori 1. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan.3 Tujuan Penelitian 1.5 Sumber Data 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 .2 Pembatasan Masalah 1. c.

2. penyusunan paragraf.1 4.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2. melakukan percobaan di laboratorium. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian).2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. mengolah. rnenyusun daftar angket.1 3. 4. melakukan wawancara. 5. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 . penerapan kalimat baku.BAB II LANDASAN TEORI 2. d. c.1 5.2 BAB IV ANALISIS DATA 4.1 2. dilakukan melalui tahapa . Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. 3.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. b. melakukan pengamatan di lapangan. mencari inforrnasildata dan kepustakaan. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi. e.

penomoran. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. 8.7.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. penerapandiksilpilihan kata. tesis. 8. Untuk lebih jelasnya. dan 4. tesis. skripsi. dan penyaj ian. bagian-bagian karangan. 8.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah.7. dan disertasi.3. 8. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. misalnya.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8.7. kelengkapan isi.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. dan kelengkapan akhir. Catatan: Pada prinsipnya. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. kertas kerja. dli. halaman lidul. daftar tabel . yaitu makalal laporan praktik keija. kata pengantar. halaman pengesahan.7. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. skripsi. haiman penerimaan (jika ada). penerapan EYD. perwajahan. laporan penelitian. BPIJU-Universitas Widyatama 68 . halaman persembahan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. dan daftar lamjiran. bahan dan jumlah halaman. daftar grafik. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). atau gambar (jika ada). daftar singkatai dan lambang.

8. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. lampiran data. tesis minimal 80 halaman.7.3. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16.7. hams diperhatikan hal-hal berikut. dan penutup.7. dan disertasi minimal 250 halaman. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman. pembahasan.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. dan penulisan indeks.tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi.3. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja).3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. marjin atau tepi batas (pias). 8. huruf yang dipakai. riwayat hidup penulis. kajian teori.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah . Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. spasi.7) dan tinta hitam atau biru.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. BPIJU-Universitas Widyatama 69 . Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka.3. sedangkan abstrak adalah satu spasi. 8.0 x 29.

nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. kata pengantar atau prakata. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. d. daftar grafik. daftar isi. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. bab teoretis. bth metode dan objek pene1itiar. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. daftar singkatan dan lambang. Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. dan bab penutup). Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. dafar tabel. bab analisis data. abstrak.

2.2. Pendahuluan.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e. Landasan Teori dli.1 Latar Belakang Masalah.3.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.1 Tujuan Penelitian 1.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom. (dalarn makaiah). 3. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.4 Kerangka Pernikiran 1. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.3. haus dicantumkan titik seperti 3. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1. Akan tetapi. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1. Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.2.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 .2 Identifikasi Masalah 1.2 Kegunaan Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.a. 2.5 Metode Penelitian 1.1 Latar Belakang Penelitian 1. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

NPM. teta 3. pembimbing anggota. dan disahkan oleh dekan. lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . nama penyusun. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. pembimbiig utam a.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. diketahui ketua jurusan. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. -2.

Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. judul karangan. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. tujuan penelitian.M. adik. Disahkan Dekan Fakultas . istri. Gelar nama. nama. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. 5. gelar Bambang Soelistiyono. atau anak). seluruh si karangan dengan . b. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. metode penelitian. nama.. Artinya. S. suami. dan e. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. c. permasalahan. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping.H. d. M. kakak.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. gelar 4. bapak. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. hasil penelitian.

untuk. misalnya. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. Judul karangan. Penulisan tempat. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. Tanggung jawab ilmiah penulis. 2. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. ke. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). dil). Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. dli) dan konjungsi (dalam. tanggal. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. pada. 5 . Namun. disusun secara alfabetis. 3. Ucapan terima kasih.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. 4. Puji syukur kepada Tuhan. 6. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. Harapan-harapan penulis. 9. dan nama penulis. selain menganalisis data dengan saksama. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . dan 6. dan. 7.Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.

a. Objek penelitian. kuesioner atau pedoman wawancara. 8. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). 3. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. peta lokasi. Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . dan 5 . Pendahuluan. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. sebagai berikut: 1 . yaitu 1 0 . 2. 4. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. kajian teori. dan daftar riwayat hidup. Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. Analisis data (pembahasan).5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. Oleh karena itu. b. foto-foto.8 2. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan.Daftar Lampiran 1. surat izin penelitian.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. Penutup.

dan Sudaryanto (1994). Purwo (1998). Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. Contoh: Dalam teori m i. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Untuk mengkaji verba. (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. 1. Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut.tersebut akan disajikan dalam simpulan. Aiwi dkk. Sugono dan Indiyastini (1994). Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Tadjuddin (1993). Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. d. e. (1993). Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. akan digunakan teori Chafe (1993). c. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. digunakrn teori Badudu (1992). sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba.

Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). Bisa saja. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). dan (c) kegiatan objek penelitian. Oleh karena itu. Dalam bab m i. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. pemecahan rmsalah. surat kabar. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. Objek Peneitian . Dengan demikian. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. penulis dapat menol&. majalah. Jika sumber data itu banyak dan beragam. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. tetapi apabila teori lama masih relevan. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. pendapat tersebut masih bisa dipakai. (b) stmktmk organisasi. novel. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. dapat digunakan sample dan populasi. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. 2. interpretasi penulis. 3. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. aau menguatkan teori yang sudah ada. 4. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian.f. sintetis pembahasan. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. tabloid. mempertanyakan. menerima.

Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. daftar pustaka. b. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis.2. 1. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. . Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. daftar riwayat hidup. 3.5 . Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. interpretasi. a. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. dan lampiran. Dengan adanya daftar pustaka.8. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. 8. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. 2. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian.

a. Angket c. b. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. Kutipan ditulis langsung dengan teks. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. d. Spasi kutipan adalah dua spasi. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). 8. dan e. Acuan wawancara. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. misalnya.9 1.4. Indeks. 2. Surat izin penelitian. 3. b. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. a. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. . Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. b. Data penelitian. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. Teknik Pengutipan c. atau kalimat. 2.

penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan.5 spasi. halaman buku. f. } 2 spasi } 2spasi e. Diikuti nama akhir pengarang (marga). . penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . 1994: 56). Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . Diikuti nama akhir pengarang (mrga). d. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. e. Dipisahkan dan teks 2. d. Awal kutipan memakai hurup capital. 5 ketukan teks . b. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. teks . 1994: 56). Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. c. . Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. e. halaman buku. tahun terbit buku. - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. tahun terbit buku. Contoh: teks kutipan (Badudu. Awal kutipan memakai hurufkapital.c. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional).

Spasi kutipan adalah dua spasi. Kutipan disatukan dengan teks. .a. b.

Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. d. Tidak memakai tanda petik dua. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan.c. mengemukakan bahwa. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. tahun. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. e. a. d. halaman. menyatakan bahwa. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. dan e. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. Penulis . berpendapat bahwa dli. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan.

.boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya.

i. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. n..7 g. h. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya.. 1994:45). Dalam pengutipan pendapat orang lain.. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. atau akhir teks. dkk. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain.]. tengah. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. . nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih. Badudu.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8.. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu.. 1. k.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan)... (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. tetapi titik [. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). m. Jika nama pengarang ada dua. “kalimat adalah. o.. j.10.

atau tanpa lembaga. dkk. Emil dan Philip Kotler d. f. Judul artikel. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). i. Djoemad Tjiptowardojo Salim.10. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. nama penerbit.8. majalah. tulislah tanpa pengarang. g. 2. nama depareman atau lembagalah yang ditulis. atau et. 3. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. Gelar akademik tidak dicantumkan. Memiliki identitas buku. dan tempat terbit. alL Contoh: Emil Salim. Setelah itu. surat kabar. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. Emil. tesis. cetakan atau edisi. 8.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. c. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . h. b. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu.10. 2. skripsi. Philip Kotler. internet. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. orasi dalam karya ilmiah. Diambil dan suatu buku. bila tidak ada kedua-duanya. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk.10. dsb.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . 8. e. tahun terbit. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. makalah. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. Bila tidak terdapat nama pengng. yaitu judul. Bila nama pengarang ada dua. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku.

Jakaita: Kanisius.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---.---(nama kecil)---. Bandung: PT Eresco. r. Bambang Kaswanti. Purwo. 1989. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. nama pengarang ditulis satu kali. } ---(marga)--. dsb. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--.1---. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). }lspasi lspasi — Djajasudarma. judid bake. b.----(. — (tahunterbit)--. T. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. cetakan (diakhiri titik). 1993. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. — (tahunterbit)--. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. nama run (diakhiri titik). o. Perhatikan urutan penulisan. Nama keluarga/marga. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Fatimah. nama tempat (diakhiri titik dua). n. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2.j. m. (diakhiri titik). c. (dipisahkan koma). p.---(nama kecil)---. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. nama penerbit (diakhiri titilc).T ---(Edisi)---. 1. tahun terbit. k. BPIJU-Universitas Widyatama 87 . q.

TataBahasaBakuBahasalndoneski. Badudu.---(nama kecil)---. 1998 2. J. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. Rujukan elektonik Boon.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4. J. T. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma. Hasan Aiwi dkk. Chicago. The University Press. Fatimah.S. Pustaka Prima Bandung:. 1994 5. Wallace L. Meaning andStructure ofLanguage. Melalui Balai Pustaka.---(nama kecil)---. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. Rineka Cipta Jakarta. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--.joe. Lingusitekumum. Sitaksis Bahas Indonesia.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 . Abdul Chaer.Bandung PT Eresco. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---. Badudu.S.Chafe. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. J.org/june33/95. 1996 3.Bentuk kedua ---(marga)--. Pehk-PehkBahasa Indonesia.---(Edisi)---. Jakarta. 1 .

Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. 1991 7. Ende-Flores.6. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. f Cambridge. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. Jakarta. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. edisi pertam4 Nusa Indah. N. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. Kanisius. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara.F. Bandung. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. S. cetakan kedia. CV Pustaka Setia. Perum Balai Pustaka. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. cetakan keliga. 1965 1 . Alieva. a!. et. Noam Chomsky. Moeliono Harimurti Knida!aksana J.

Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan.

BAN bUN G .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Dra.

428901043 H ersusetiyati.Si. M. rs M . Pembimbing II. Dra. Hj.. ra..M . ..D jo e m aTdjip to w a rd oDjo .A M . Sri Lestari. 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I. . D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g . S B H .B .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. Laporan Penyusunan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Tadjuddin. Moh. Kopertis Wilayah IV . BPIJU-Universitas Widyatama 98 . Wawasan Tridharma.Jawa Barat. 1994. Komposisi dan Penalaran. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Kanwil Depdilcbud. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi. Tadjuddin. 1993. Jawa Barat. Unpad. 1984.

Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. 12. 11. 15. Bintoro. 2. pemimpin Bangsa Palestina. Menumt Undang-Undang Dasar kita. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. 18. pernah berkunjung ke Indonesia. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. 4. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. Budiman itu sangat ramah. BPDU-Universitas Widyatama . Pasal 36. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 3. 17. 13. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. 16. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. 8. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. 19. 14. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. 7.Msc. 6. Biasanya. 1 0 . Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. 5. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. dr. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Dr. Yaser Arafat. 9.

Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. 25. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma.00.akan menjadi mengubah bukan merubah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. jika kata ubah ditamhth awalan me. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 22. Huruf pertama kata ubah ialah u. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. 21. 23. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. Jadi. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. 24.

6. 5. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. ia tetap kurus. 7.00 per rim. 12. Narapidana itu barn keluar dan penjara. 9. 20. Sekalipun belum memuaskan. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. BPDU-Universitas Widyatama . Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. 8. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. 10. 22. sekalipun dia belum pernah ke TMII. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. Harga kertas itu Rp24. 2. Apapun yang dimakannya. 16. Allah mempunyai sifat maha sempurna. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. 5000 angkot metro mini. 14. dan 100 bus kota.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Mereka masuk satu persatu. 17. 11. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. 3. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. 21. 18. 4. 13. Indonesia menganut faham anti komunis. Sekalipun sering ke Jakarta. 19.000. 15. Dibujukpun dia tidak akan menurut.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .jawabkan persoalan itu. Siapa yang mempentangung. Majalah itu terbit per bulan. Satu pertiga dan bagian saya. akan diberilcan padanya. 25. 24.

karir 23. standarisasi 13. varietas 9.t e o r e t i s 19. kongkrit 25. komplek 8.m a t e r i e l 1 7 . konstruksi klasifikasi 3 . aksesori 2 0 . kavaleri 1 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. kondite 10. morel 1 8 . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . e k s l u s i f 1 6 . haemoglobin 21. k ha ri s m a m i! 1. metoda 6. kordinasi 7 . aktifitas 24. analisa 5. 2. effe kt if 11. equinox 14. sekripsi 22. sistim 4 . psykologi 12.

Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 20. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. 5. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. 7. 2. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. 6. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 14. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. 9. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 3. 11. 22. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. W S Rendra. 1 0 . BPDU-Universitas Widyatama . 13. 21. 17. 8. 4. 12. 15. 19. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. 16. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI.

25. 24. Ia memakai celana cutbrai. Sajak f lu karangan Chairil Anwar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Lailaru/Qadar malam bernilai. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. . coba Anda kemukakan alasannya. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. Sebagai pegawai yang baik. 9. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. 14. 1 0 . coba Anda kemukakan alasannya. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. 13. 8. 15. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. Jika dipandang perlu. 5.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita.rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. Begitu pula halnya jika tidak tepat. 1 1 . Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. 17. Pemerintah kini mensinyaui. Kita hams mulai men/e. 7. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. BPDU-Universitas Widyatama 1. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. 6. 16. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. Usaha koperasi tersebut. tetapi hasilnya belum kami ketahui. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. antar lain. 3.

20. Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama . 19. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia.

Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. 8. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. mereka juga berternakayam dan kelinci. 5. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. 4. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. 11. Penonton. 1. setiap han sayajth’an kaki saja. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . Pergi ke kantor. Sebagai warga yang baik. 7. 3. 6. Selain berjzea/an pupuk. 10. 14. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. Boleh saja kita beth pendapat. 9. 13. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. 2. 20. 12. 16. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 19. 15. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. 17. 18. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i.

4. Tas Bapak tertthgga/di rumah. 3.’ hams kita santuni. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. 5. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. 2. Anak-anak fe/an/a. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1.

3. 6. 4. 13. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. 14. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 9. 8. 7. 1 0 . 2. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. 15. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. 5. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. 1 1 . Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. ada juga angkutanpedesaan. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 12.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. Selain ada angkutan kota. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur.

5. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. 3. 1. 7. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. 2. 4. 1 0 . Setelah berdoa. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. 8. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 9. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. 6. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. Camat membawah/lurah atau kepala desa.

2. Buku saya kebawateman saya kemarin. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 4. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. 5. 1. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. 3.

S-P 8 .S-P-0 S-P-0.P-O. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a . S-P-O.S-P-O-K 6 . 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i. K.S-P-O 5 .KB-KK. S -P-O -K . s-P (KB-KB. K-S-P-O 4.KB-KS) 2. K -S-P-O . S-P-O. 1 0 .0 S-P-0 9 . S-P-O-K 3 . S-P. S-P-OS-P-K.

11. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. timah. Karena bantuan tersebut. hal mana pitut disesalkan. 4. 5. 19. 17. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. 15. 10.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. perak. 9. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. 8. 18. 6. indah. maka lingkungan kita menjadi bersih. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. 16. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. 14. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. dan lainlain. 7. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. 2. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. 12. 13. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. Dengan adanya SAPTAPESONA. 3. dan tetib. BPDU-Universitas Widyatama .

Menurut Wali Kotamadya Bogor. Karena jarang mengikuti kulih. 24. 23. Pekerjaan itu saya tidak cocok. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 25. 21.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. 22.

Karena sering kebanjiran. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. 19. 18. 6. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. mencakup seleksi ragam. 7. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. 15. 12. Karena terbukti bersalah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. 14. kita kembangkan. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. BPDU-Universitas Widyatama . Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. 3. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. kodifikasi non-rn. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. 2. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. dan tentu saja harus dilestarikan. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. Dengan berolahraga. 17. 8. 4. 16. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. Sampel data yang kurang memadai. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. yang bentuknya seperti rumah. 1 0 . 13. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. 1. 9. Karena itu. 5 . pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. 11.

23. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. 24. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. 25. 21. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. warga desa mereka yang malang. 22. hidurg tersumbat. panas dalam. dan bibir pecah-pecah. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo.

Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.