BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.2.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.2.2.2.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.3.2 Syarat Kohesi 7.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.3.2.3 Jenis Paragraf 7.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.1 Defenisi Paragraf 7.2 Keparalelan 6.2.2 Syarat Paragraf 7.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.3.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.2.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.3 Kehematan 6.5 Kepaduan / Koherensi 6.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.1 Kesepadanan 6.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.4 Kecermatan 6.2.1 SyaratKoherensi 7.

1 .1. Tujuan jangka pendek a.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia. laporan penelitian. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. b. calon sarjana. 2. b. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. Tujuanjangka panjang a. 1 . baik secara tertulis maupun secara lisan. surat. 3. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. 2. Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa.1. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . 1.

Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. 1 . 3. Karena sistemnya yang sederhana itu. yaitu bahasa Indonesia. Nama barn m i bersifat politis. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . morfologi. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. 4.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1.2.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. dan sintaksis. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi. Dengan bantuan para pedagang. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. Faktor psikologi. 2. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. diresmikan suatu bahasa nasional. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. bahasa Melayu mudah dipelajari. yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus.

Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. A. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). B.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. C. di Karang Berahi (Jambi) (688). Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. dsb. Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar.. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . Manado. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. Untuk itu. Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar.G. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. J. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. Timor. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan.

3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. antara lain. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. Pertama. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia.3. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Lambang identitas nasional 3. — D. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. bahasa Indonesia. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia. 1 . 1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. BPIJU-Universitas Widyatama 4 . sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. antardaerah. 1. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. Lambang kebanggaan kebangsaan 2. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. Alat perhubungan antarwarga. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. 2. Selain itu. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. dan antarbudaya. m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. 3. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”.

bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. dan antar suku bangsa. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. Dengan bahasa nasional.3. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. peristiwa. dan teknologi. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. Sebagai lambang identitas nasional. Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. dan bahasa tidak perlu terjadi. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina. Sebagai alat perhubungan antarwarga. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. ilmu pengetahuan. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . dan kegiatan kenegraan. budaya. antardaerah. Alat pengembangan kebudayaan. Di samping ketiga fiingsi di atas. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. Bahasa resmi kenegaraan 2. Atas dasar kebangsaan m i . 1.

relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. 1 . 1. dan teknologi. serta lingkungannya. bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas.4. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. sebagai alat perhubungan antar daerah. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. Di dalam hubungai m i .4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. Dengan kata lain. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. 2. kaludukan. Seragam: pada hakikatnya. 1. 3. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. (2) pembicaraan pada situasi formal.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. Sebagai bahasa negara. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang. ilmu pengetahuan. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. (3) pembicaraan di depan unlim. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi.

6. 3. au. han. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. Qq. M A HUHUF K ’IF L 5. g. Hurufpertama nama geografi. Ee. t. han raya. Bb. r. din keagamaan yang diikuti nama orang. Ww. atau nama tempat. 4. ng. 2. Pp. 1 . q. 2. Ss. p. Kk. u. ny. 9. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. Zz. Nn. j. bulai. d. Mm. e. Gabungan konsonan: kh. Uu. k. Hurufkonsonan: b. 4. Tt. 2. Li. v. penulisan huruf. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. dan pemakaian tanda baca. 7. h.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . Vv. 2. Yy. Dd. Hh. 3. 8. w. suku bangsa. yang meliputi pemakàan huruf. o. ai. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. Huruf vokal: a. penulisan kata. dan penisiwa bersejarah. z. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 . J j. s.2 flN L A U IS N 1. Huruf difiong: ai. y. penulisan unsur serapan. sy. keturunan. x. n. Gg. Huruf pertama nama tahun. nama instansi. Rr. Cc. Oo. Nama jabatan.m. Ff. i. kitab suci. f. dan bahasa. 5. Xx. Ii.

14. dan sapaan. majalah. 15. Huruf pertama kata ganti A’nda. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. lembaga pemerintah dan 11. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin.4 PLNULISAN KATA A. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. surat kabar. kata. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. Huruf pertama nama buku. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. Menuliskan nama buku. B. Kata Turunan 1 . majalah. 12. atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2. serta dokumen resmi. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . ketatanegaraan. Imbuhan (awalan. sisipan. Menuliskan istilah asing.3 PENULISAN 1 . HURUF HERCETAK M IRING 2. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. pangkat. daerah. dn judul karangan. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. koran 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. 13. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Menegaskan huruf. Huruf pertama semua unsur nama negara.

dukacila . kacamata. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. nya. mahasiswa. Contoh: buku-buku gerak-gerik D. pascasarjana. antar negara. mu. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital.baru (sejarahnya baru) 3. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. olabraga. kilometer.padahal. multiguna. segitiga. Contoh: non-Indonesia C. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4.) Contoh: amoral. darmasiswa. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. an/ar. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. m a// pra. diberi tanda hubung. sukacita..matahari. mono. prasejarah. catuiwarga. maha. dsb.apabila. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . daripada. barangkali. saputangan. semifmal. manakala. E. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung.bilamana peribahasa. Kata Ganti Kata ganti be. semi. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. manasuka. pasca. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. ca/ar. Gabungan Kata 1 . Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai.

Kata Depan Kata depan a ke. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. (Sarjana Hukum) M. wa/azql. bagaimanapun. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri. Mereka masuk satu per satu. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. kah. Yamin. Muh. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. Kata Sandang Kata SI. Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”. disiu ada semut. Sang. aku pun akan pergi. ‘demi’.00 per rim. Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya. Partikel lah. Partikel 1 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-).. meskrnin. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 . I. Harga kertas Rp 25. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai.B. ka/aupun. 0. ‘tiap’ ditulis terpisah. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. Contoh: Dimana ada gula. S. seperti andapun. Singkatan nama rang. H. a.H.vn. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. anggota F. Seka/epun. ana/cirni. Contoh: Harga BBM naik per ! April.000. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik.A. 3. Contoh: Suman Hs. Contoh: Jika engkau pergi. Singkatan dan Akronim 1 . G.. Contoh: Pergilah sekarang! 2. alaupun. nama gelar.

Angka dan Lambang Bilangan 1 . (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. c. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. mata uang tidak diikuti tanda titik. (Bapak) Sdr. Contoh: a. kg. a. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. Contoh: Cu. Lambang kimia. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. M. 2. timbangan. 100 metro mini. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. suku kata. satuan ukuran. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. b. him. c. Contoh: a. Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. Contoh: dii.Sc. sda. d.000 beca angkot. badan atau orgtnisasi. (Master of Science) Bpk. rapim. b. c. tilang. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. cm. S. takaran. Contoh: rmi1u. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai. dan 100 bus kota. 2. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik. Yth. b.

Contoh: a. PD 2. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah. (salah) c. Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. pluses. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. Bahasa Indonesia / Melayu 1. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. b. tontonan. Pajak kekayaan. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. keadaan. dan keadaan. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah. PBB. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. proses. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1.

Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat. — - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 .2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.

up to date = mutakhir > xvi. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 .2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. kreativitas = daya cipta vii. overlap = tumpang tindih > xvii. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. cum laude = dengan pujian 2. de jure = menurut hukum > xi. sektor = bidang viii. i. bilateral = dua pihak > xviii.3. brain storming = sumbang saran > xv. > xiv. temperatur = suhu v. bukan makna harfiahnya. manajer = pengelola ii. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. manajemen = pengelolaan iii. de fakto = menurut kenyataan > xii. relatif= nisbi iv. klasifikasi = penggolongan vi. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. antara lain > x. sirkulasi = peredaran ix.

menit. C. thn daftar. 4.6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. 6. 5 . di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. BPIJU-Universitas Widyatama 15 . detik yang menunjukan jangka waktu. pada akhir singkatan gelar.3. 2. Tanda titik dipakai: 1 . atau nama dan alamat penerima surat. untuk memisahkan angka ribuan. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. 3. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. ikhtisar. jabatan. pada singkatan nama orang. pada akhir kalimat. dan detik yang menunjukan waktu. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. 7. lembaga—lembaga nasional atau internasional. mmit. dan sapaan. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. 3. di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. untuk memisahkan angka jam. pangkat. Tanda titik tidak dipakai: 1 . 5 . yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. untuk memisahkan kalimat setara. Tanda koma dipakai: 1 . 2. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. untuk memisahkan angka jam. 4. B. atau gabungan keduanya. jutaan. 3.

Tanda titik dua dipakai: 1 . di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. E. menyambung unsur—unsur 4 .dengan angka. 9. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. 3. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . 5 . untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. atau keterangan aposisi. 7 . — F. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian. sudah terbit). 2. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. untuk mengapit keterangan tambahan. 8. D. 11. 2. 2. untuk merangkailcan se. kata ulang.di muka angka persepuluhan. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. 6. Tanda hubung (-) dipakai: 1 . atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. angka dengan — an. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. 7. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. Tanda titik koma dipakai: 1 . 5 . di antara nama orang dan gelar akademik. di antara j ilid atau nomor dan halaman. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. 3 . 10. menyambung hurufkata yang dieja.6.

S. . 2. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 .) dipakai: 1 . I. mengapit petikan langsung. dalam penomoran kode surat. . 3. ‘) ‘. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. 2. a/au. dipakai: 1 . misalnya: mahasiswa / mahasiswi. — — — — — — H. teori kenisbian. 7! PK! 1983 2. untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . . untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya.‘) dipakai: 1 . 3. Tanda petik tunggal ( . untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. . untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. . misalnya: Tanya basri. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta). — K. . mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. Jalan Banteng V 6. akan diteliti lebih lanjut. Tanda petik (‘. dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. per atau nomor alamat.G. sebagai pengganti kata dan. mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal.00! lembar. marilah kita berangkat. . misalnya No. mengapit judul syair. . . hanya Pp 30. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. karangan. . Tanda elipsis (.

Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 .

-pe4A /.+ fotokopi memfotokopi me(N). — * — * — * 3. Awalan yang terdapat di dâam be4)m di. Artinya.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. Dengan demikian.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa.1.1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . me(N). dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. sudah selayaknyalah. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. sedangkan sisipan tidak produktif’.+ dengar mendengar me(N).+ jabat menjabat — * — * — . Untuk memperjelas hal tersebut. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. /th dan se-. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. perhatikan contoh berikut. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V . Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. Dalam bahasa Indonesia.+ pakai memakai me(N).2-. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V . -i dan -an.2 -.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak. kita memilki pengetahuan mengenai hal m i .+ buat membuat me(N). Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu.+ tatar menatar me(N). semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya. Karena fatnya itulah. misalnya. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. apabil diperlukan. yaitu a imbuhan. imbuhan terdiri atas awalan. dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. /e4A9. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia. sisipaq akhiran.akhiran terdiri atas -kan. Walapun demikian. masih dapat kita nanfaatkan. sebagai pemakainya.

+ nyanyi me(N). perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-.+ lepas me(N). di.1.+ pak dipak di-+tik ditik di.+ rencana berencana — . dalam contoh berikut. — .memiliki tiga variasi.+ suruh me(N). misalnya. Kita perhatikan contoh berikut. be-. Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya. dalam contoh berikut.+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata.+ ganti me(N).+ muat me(N).+ colok me(N). 3. — . me(N)me(N)me(N)me4V. be(R).+ korban berkorban be(R). — .+ cap dicap — . Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik. misalnya. — . BPIJU-Universitas Widyatama 20 .+ undang me(N).+ kikis me(N). kita hams mengetahui bentuk dasarnya.+ nhlai me(N). — . cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian.+ hadap me(N).+ diskusi berdiskusi be(R).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N). dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar.2 Awalan be4R)- Awalan be4ç). yaitu ben. dan be!-. bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ nganga me(N).+ usaha berusaha be(R).2-berubah menjadi menge-.

dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna.dan ruang berarti memiliki ruang’.+ pandai terpandai te(R). artinya sama dengan piling.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R).sejajar dengan awalan d/.merupakan hal yang hzim. Ketiga. menyatakan aiti sudah di. Pertama. dan tel-.+ rasa terasa te(R). te-. Dalam bahasa Melayu.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan.+ perdaya teperdaya te(R). ber. 3. yang terdiri atas ber.1. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat. peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th. imbuhan ber.Jadi. misalnya.yang sepadan dengan di.3 Awalantet’RI Awalan te4/). Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya. BPDU-Universitas Widyatama 21 .memiliki variasi ter-. menyatakan arti tidak sengaja.+ kerjakan tekerjakan te(R). Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya.+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan.4-iivab. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya. Dalam hal m iawalan ber.Misalnya dalam contoh d i bawah m i . Kedua. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya. berterima sama dengan dierL’na.dan uang memiliki arti mempunyai uang.+ serta be(R). te(R).+ dengar terdengar te(R).

+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 . pem-. peng-.+ rusak perusak pe(N).+ cap pengecap pe(N).+ tapa pertapa pe(R).+ laku pelaku pe(N).memiliki variasi bentukpe-. Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-.+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3.merupakan pembentuk kata bendi. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-. rajmn dan rusaA merupakan kata sifat. dan penge-. Kita lihat contoh berikut: pe(N).+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat.+ pasok pemasok pe(N). Kita lihat contoh berikut: pe(R).berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-.). danpe!-.1.+ tik pengetik pe(N). peny-.+ can pencari pe(N). Awalan pe49memiliki variasi pe-.+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R). Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut.+ suluh penyuluh pe(N). Awalanpe4).+ guna pengguna pe(N). per-. yaituperajth. bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah..+ daftar pendaftar pe(N).+ ben pemberi pe(N).danpe(’AA walan pe449. )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ).+ teliti peneliti pe(N).+ kirim pengirim pe(N). pen-.dan peJ?. Karena tu. Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?.+ jual penjual pe(N).4 Awalanpet’2V}.

5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. bertapa. Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. Siapa punpemftnahnya harus dthukum.+ kan. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i . 5. tetapi artinya berlainan. renang. dan q ’7 i’r.1. dia begitu cekatan. 3. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . dan tenis. Selain itu. dan petenic Awalan pe. bekerji. 1 . 3. 4. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh.+ suruh. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. senam.yang dilekati dengan kata dasar dagang. 2.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. pe’nam. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. 6. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan.atau memper. kerji.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. misalnya. 8. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. dan be/ajir. 7. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji. lapa. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. Jadi. Sebagaipenge/o/a administrasi. catur. pego/f pecatur perenang. Misalnya. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. Selain kata-kata itu.

+ rusak + -an pe(N). Untuk memperjelas uraian di atas. sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!. tetapi Air/man itu belum kami terima. Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil. BPIJU-Universitas Widyatama 24 .1. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar.+ sah + -an pe(N). Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. . 2.+ lepas + -an pe(N). . 2. penyob/osan. dan pensuksesan.. Sebulan setelah dia mengarang artikel. penyueián (ka/ni peng/epasan.. Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). . 1 . . 2. kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. pengluasan. Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). ida perhatikan contoh berikut. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut. Mereka terlambat menyerahkan tgasnya.+ kerja + -an pe(R). itu ingat bermanfaat bagi kami.+ tilt + -an pe(R). 3. karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa.+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek. 1 . pengnesakan.+ tatar + -an pe(N). 1 . Mereka memban/u kami sepekan lalu.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya.

3.sering mengganti awalan ler. 7.8 AwalankeA walan ke.sangat terbatas. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. awalan ke. 1 . 10. hal m i harus dihindari.dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat. 4. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. 5. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. . . Penentuan apakah awalan ke. kaslh. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke.. . Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. Dalam percakapan seharthari. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. dan kehendak. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. Dalam situasi resmi.1. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i .nya itu. yaitu hanya pada kata izia. 3. Karena itu. 9. 4. dia tidak pernah putus asa akibat . Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. 6. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat.sebagai bentuk pasif. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. 2. 5. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. kekasth.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. . hendak yang menjadi keizia. Misalnya kalimat berikut: 1 . dia memperoleh beasiswa dan pemerintah.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat. baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . 3 . Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan. 1 . Beliau sedang mengi7rdike1as.. 8. 2.

BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut.

misalnya. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh. -z dan -an. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab. korban tanpa identitas itu /e. Seharusnya: 2. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 .r/abrak mobil. korban tanpa identitas itu ke/ab. Menurut laporan yang dapat diercaya. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i .rak mobil. -wan.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. dan wa/i dan bahasa Sanskerta. -man. 3.1. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia. Menurut laporan yang dapat diercaya.

bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 . dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. kerrudian amati kolom kata dasar.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. Setelah itu.1.

ioifvp 110.r t t /ZZ/9U ay ./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 .//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n.Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.

BPIJU-Universitas Widyatama 29 . Walapun demikian. masih dapat kita ianfaatkan. re4 I? )-. misalnya.i-. akhiran terdiri atas -kin. sedangkan sisipan tidak produktif. dan -e. dan Se-. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i . konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. e (’2 V . . 3.4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-. apabil diperlukan. d-. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-.te-. -i dan -an.r-. be(49-.

2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. Demikian pula halnya. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut. th riar. Hal m i berlaku bagi semua balisa. dan cermat. agar dapat berbahasa dengan baik. yaitu bentuk dan makna. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. dilihat. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. 1./fr/. termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. benar. Dengan demikian.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. 1. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. untuk dapat berbahasa dengan baik. Karena itu.Jadi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. dan cermat. Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. Jadi. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. Untuk memahami kata. Apahla ada seseorang berteriak Ba. besar. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. dan meluas secara tiba— tiba. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. atau didengar.

kita menggunakan bahasa Indonesia. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. Ferempuan itu ibu saya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan. Oleh karena itu.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. 4. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. b. Makna irü mempakan makna yang lugas. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. Misalnya. kata bersinonim.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar.2. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe. dan kata yang mengalami perubahan makna. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. 1 . maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. a. Dalam penggunaan kata. 4. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. Dalam kaitan i kita .1. makna apa adanya.2.dasar perempuan. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. kata umum dan kata khusus. Sebaliknya. Ah. BPIJU-Universitas Widyatama 31 .

komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. btha/angpehhanaan. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . Dia memiliki mobil 3. Akibatnya. 1 . Dia memiliki kendanaan 2.1.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. a. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. tetapi konotasinya berbeda. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan.2. Karena keyakinannya. Jika tidak.1. Diamemilikisedan. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus. 4. agar komunikasi berlangsung dengan baik. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama.2. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. 4. b. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. Karena itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2.

bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. bukan kerabat.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna.2. Dalam bahasa Indonesia. kita hams menggunakan kata— katabaku. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. bawa. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. Sebaliknya. 4. Kata ber/ayar bapa/ thu. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . yaitu bepergian di atas laut. Kini maknanya menjadi luas. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. Kata bapaA thu. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. saudara. Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. perubahan makna. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan.1. juga dalam bahasa lain. gaji dan gajili. dan bawah. Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. peluasan makna.2. sesual dengan.

kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. Kata Baku Kata Takbaku pikir. kita gunakan kata-kata khusus. kita gunakan kata-kata baku. kita gunakan kata-kata umum. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. Dalam situasi umum. s. 4. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah.a n t i t a s .2. Dalam situasi khusus. t a n s i kui karier pasien imbau utang. Jadi.1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia.2. Kita perhatikan beberapa contoh berikut.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. percuma. Sebaliknya. Dalam situasi resmi. I*ngan perkataan lain. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual. dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut. pejabat. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai. atau paia ahli di bidang tertentu. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya.

sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum.2. so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. Kita lihat beboapa contoh berikut.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum. Apa arti kata argumen.2.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. memiliki ciri kedaerahan (diabk). y>n.2. Karena itu. gthi. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. Akan tetapi. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. Kata— katapercakapan. di antaranya.2. Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. nggaM ngem dapet sikon. misalnya. 2. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . BPIJU-Universitas Widyatama 36 . Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 . Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. Kami generasi muda siap mendukung dua anak. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini.

merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. (4 kalimat maj emuk. 5. pe!engkap. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. yaitu subjek. 5. keterangan. predikat. Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. (2) ciriciri unsur kalimat. baik Ian maupun tulis. (3) pola kalimat. 2. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. objek.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. 1 . BPI)U-Lniversias W idyataina 37 .

a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. (1. Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. 5. Wartawan mencai’/berita. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.b) (1. Semua peserta a#ang.4 (1. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. 5. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan. Kalung itu lerbuaf dan emas. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa.c) (2) (3) (4. tengah. 4. atau akhir kalirnat.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya. Negara RI berdasarkan Pancasila. Kalimat Dasar Berpola S-P. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah.Pel. Ayahnyapengzisaha. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah.

kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . kemudián.r/a. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. la/u. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah. a/au. S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5. dan kalimat majemuk rapatan. namun. 5.5. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang. misalnya: dan. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5.5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. /efapi sedangkan. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar).2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. kalimat majemuk bertingkat. Jadi. se.

BPIJU-Universitas Widyatama 40 .3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. semangat belajarnya tidah pernah padam.5. . Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama. .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. Meskipun usianya sudah lanjut. antara lain. sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. . 5.

1980:36). Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut.1985:2). Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. 2. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin. Jadi. Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas. Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis. 1987:111). Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. Dengan demikian. Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 . Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara. 1 . Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara.

Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. dan (7) kelogisan.2. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. (3) ketegasan. (5) kecermatan. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif. seperti di bawah 1 .tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). bag un/nM pada.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. 6. (2) keparalelan. (4) kehematan. Kalimat itu memiliki fi. 2. Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. (6) kepaduan. dan sebagainya di depan subjek. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat.

serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak. Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. Ainya. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain.2. 6.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. 4. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). m iyang pertama. sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. frasa.2. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak.2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina). Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra.

Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . dan penggmaan logika dalam kalimat. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda.00. Contoh: Lukivan itu mdah.2. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa. 2. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . penyusunan kata. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah. 1 . dan tepat dalarn pilihan kata. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. c/an /a/n-/ath 4. 6. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan. kontrak pemain. Lukivan itu akan saya beli. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 .500. 3. dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta.

Kalimat di atas tidak padu. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. 6. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. 3. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. hubungan antara predikat dan thjek. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan).5 Kepac.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. dan sebagainya. atau terhalang oleh sesuatu. 1 . Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. BPIJU-Universitas Widyatama 45 .Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah. 2. hindari kalimat yang panjang.2. thusan atau seseorang. apakah orangpandai di desa flu thu.

Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. BPIJU-Universitas Widyatama 46 .2. Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. a Jika kita bertanya.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. wanita itu sering mondar-mandir. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. tentu jawabannya mayat wanita. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. Dengan perkataan lain. Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. “Siapa y mondar-mandir?”. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. 3. 6.

Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. baik secara formal maupun nonforma!. mulai kalimat pengena!. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. tidk bermakna konotasi. ada yang hendak mengungkaan perasaan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. Dengan kata lain. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . tidaklah mudah. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. kalimat utama atau kilimat topik. Banyak orang fasih berbicara. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup.

Lahar panas mengalir menghaitam sawah. Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2). koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren. Groslier. ladang.1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf. Perhatikan paragraf di bawah m i.Candi m imerupakan pusaka budaya.(3).Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4). Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe.Tiba.Sejak 5 april . dan proses.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7. serta rumah penduduk 5). Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan.Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya.warisan yang tak ternilai harganya.Bemard P. lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia. waktu.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).(1). seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1).(4).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. BPIJU-Universitas Widyatama 48 . Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa. (2).2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat. ruang atau tempat.UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan.2.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6).Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang.

(b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi. antara lain: untuk itg untuk maksud itu. (g) hubungan tempat. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu.. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali.2. me. . Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama. kthç kami engkau.(d) Sinonim. Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran. (e) Hiponim.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. . c /k r. (e) hubungan tujuan. be/kite. . Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi. (b) Pronomina. .ta . selanjutnya. (g) Elipsasi. sebaliknya. abe. berikutnya.2.2. dan flyer.(c) Repetisi . lagi pula. .Q Paralelisme. Kata ganti yang dimaksud adalah saya.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. Untuk memperoleh a) Konjungsi. antara lain: berdekatan dengan itu.rn e. namun. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele.2. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. walaupun demikin. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab.th ’. Jadi. perpaduan Entarkalimat yang kokoh. jadi.1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). di samping itu. 7. Isilah .reka. 7. antara lain: beberapa saat kemudian. faktor bualya dan komnikasi.. (1) hubungrn waktu.. maka. Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 . di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! .2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). . sementara itu. Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy.

namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata. 7. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. Waktu itt. Pada saat fajar mulai menyingsing. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. 7. Misalnya.2. Boy 7. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. Jka ia melawak. tidak mendqnt ssambutan hangat.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih.2. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi. Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”.2. si anak menjawab.2. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya. atau makna kelas dan makna subkelas. Monsieur Verdoux.2. Walaupun demikian.2. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting.

penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur. Begitu subuh berlalu. Pembuat makanan. abang beak. Begitulah. 7. (2) berdasarkan teknik pengembangan. BPIJU-Universitas Widyatama 51 . Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. 7. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. Sementara itu.2.7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. dan (3) berdasarkan flingsinya. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. abang becak.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. pedagang kaki lima. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. pedagang kaki lima. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. Sementara itu.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya.2. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7.2. Pembuat makanan.2.

1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. 7. kini berubah menjadi Rp 4.3. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif. Minyak goreng.00 per kg menjadi Rp 6. walaupun tidak seberapa naiknya. Kadang-kadang. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain. Pancasila telah beberapa kali dirongrong.00 per kg. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. 7.000.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf. Pancasila benar-benar sakti. Gagasan tu selanjutnya. Harga sebagian barang pokok bagerak naik.800.1. bernalar sama dengan berpikir logis.3.00 per kg.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan. keterangan. BPIJU-Universitas Widyatama 52 .00 per kg menjadi Rp 4.1. Memang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.500.00 per kg.00 per kg.3.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.3. Semuanya tetap d L p at digagalkan. — 7. Terigu kini mencapai Pp 4. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500. dan dekriptif—naratif. tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4.800.700. atau thta.1.00 per kg. Gula pasir melonjak dai Rp 5.200. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis.200.

7. Dalam pengembangannya. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan.4 Paragraf Deskriptif.2. Kabupaten Ciamis. 7. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. dan Penguraian — — 7. cerita.3. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf. bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran.3. Alangkah mengerikan. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf.3.1. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk. Pantai yang begitu indth. Lazimnya. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya.

3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya.2. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. Karena itu. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. Jika biaya angkutan naik. solar. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif. minyak pelumas. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. li.2. kabarnya. premium. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . 7. Minyak tanah. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan.3. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat.3. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. atau paduan keduanya. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. dan lain-lain. 7.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi.

Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”.2.2.bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali. alasan itu merupakin keterangan. terutarna di kawan Sanur. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. Tuan belilah barang dagangan ya.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. Tidaklah mustahil. paling sedikit ada dua arti. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i . Sementara itu. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. ataupun tingkatan sosial.4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. .5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. — 7.3. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. Arti yang pertama. 7. Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. umur.3. Sebagai teknik pengernbangan. dan yang kedua. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i .

Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya. Jika menghidangkan makanan. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. dan rakyat. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. seperti pakaian. 7. dan sebagainya. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. dan untuk rakyat. khususnya terhadap keperluan hidup. Pada hakilcatnya. sebuah istilah muncin didefinisikan.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. misalnya. bersikap. Bila ada tamu. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan. Dalam sehiah paragraf definisi. makanan. maka masywakat perkotaan. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan.2. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng.3. . paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . rumah. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. misalnya. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. dan berbuat. Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan.

bahasa Indonesia meniliki dua macam . paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif.7. telungkupkan badannya. Sambil membungkukkan badan ke depan. peristiwa.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. Dengan pernyataan lain. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. Jika pernapannya berhenti. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk.2. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. Para wanita mengenakan baju kebaya. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. dan seèndang berwarna semarak. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang. Setelah sampai di darat. Desa Ubud yang setiap harinya tertib. hening. wajah cerah. dan berdirilah Anda mengangkanginya. mang. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada). putih ikat kepalanya. senyap. 7.. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan. 7. Selanjutnya.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat.2. walaupun tidak selamanya.3. Putih warna bajunya. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. Artinya. urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. yaitu kain petak-petak hitam putih.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. segeralah ben dia pernapasan buatan.3. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah. Sesuai dengan namaya. atau keadaan. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional.2. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. seth suara gembira yang gemuruh. kain. waktu. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. Yang trlihat hanya warna-warna merah. dalam perjalanan hidupnya.3.

paragr dapat paragrafpembuka. Bab XV. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. sejak pemerintahan Orde Barn. Selain itu.3. kritikan.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. saran atau harapan.3. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan. penegasan.3.3.kedudukan. dan rangkuman isi uraian atau resume. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian.3. 7. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . Pasal 36. dibedakan menjadi 7. seperti kesimpulan uraian. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional. 7. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan.3. penghubung. dan penutup. 7.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945.3. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. khususnya selama dasawarsa 1980-an. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. Dengan kata lain.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya. Kdua. Selain itu. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Pertama.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

3. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. Perbedaan antara makalah. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. a. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. dan bagaimana. 4. 5. 2. dan (4) gelar akademik. kertas kerja dengan skripsi. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. Memperoleh kepuasan intelektual. c. 8. f. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II).4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. silcapobjektif menyatakan apa adanya. tesis. silcapingin tahu b. apa. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. (3) waktu pengerjaan.e. 8. ‘ d. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. 6. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. (2) tebal halaman.

teratur. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. kronologis. rasional dan dapat diterima akal. 4. 5. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan. terurut. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. dan tertib. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. fakta) c. g. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. 2. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. . sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. nrnerangkan. sebenarnya dan konkret.e. f.3 8. 3. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . Digunakan untuk menjelaskan. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. Fungsi teori: a. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b.

pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. Bersifat objektif 5.Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. Jadi. Memiliki pengalaman 3. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . 2. 11. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. Bersifat terbuka 4. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. gamblang. 9. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. supaya karangan tuntas. Menguasi teori. dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. teliti. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku.6. 1 0 . Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. Memiliki kemampuan berbahasa . 8. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. 7.

d) data itu objektif. 2. dan sesuai dengan isi.8. b. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. tanpa tanda baca di akhir judul karangan. f) memiliki sumber acuan. tanpa ada singkatan atau akronim. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. logis. b) topik itu paling menarik perhatian. e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. 4. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa. Persiapan a. 1. 6. menarik perhatian. 3. . 5. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. 7.

5 Sumber Data 1. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 .4 Kerangka Teori 1.1 Latar Belakang Masalah 1. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya. Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan. c.3 Tujuan Penelitian 1. Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda.2 Pembatasan Masalah 1. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.

Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi. d.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. rnenyusun daftar angket. melakukan percobaan di laboratorium. b.BAB II LANDASAN TEORI 2. melakukan pengamatan di lapangan. melakukan wawancara.2 BAB IV ANALISIS DATA 4. penyusunan paragraf. 2. c.1 3. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 . mengolah.1 5.1 4. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a. mencari inforrnasildata dan kepustakaan.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. 4. e.1 2. 5. dilakukan melalui tahapa . dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan. 3. penerapan kalimat baku.

kata pengantar. penerapandiksilpilihan kata.7. dli. kelengkapan isi. dan 4. yaitu makalal laporan praktik keija. Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. bagian-bagian karangan. halaman pengesahan.7. kertas kerja. halaman lidul. dan daftar lamjiran. Untuk lebih jelasnya.7. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. penomoran. daftar grafik.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. misalnya. 8.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. BPIJU-Universitas Widyatama 68 .7. laporan penelitian. skripsi. dan kelengkapan akhir. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. dan penyaj ian. 8. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris).3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. daftar singkatai dan lambang. dan disertasi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. 8. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama. daftar tabel .2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah. Catatan: Pada prinsipnya. atau gambar (jika ada). halaman persembahan. penerapan EYD. 8. perwajahan. skripsi. haiman penerimaan (jika ada).3. bahan dan jumlah halaman. tesis. tesis.1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah.

3. marjin atau tepi batas (pias).7) dan tinta hitam atau biru.4 Penomoran Dalam memberikan nomor. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah. Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas.7. sedangkan abstrak adalah satu spasi.7. kajian teori. spasi. lampiran data.3.0 x 29.3. BPIJU-Universitas Widyatama 69 . huruf yang dipakai. dan penulisan indeks. dan penutup. 8. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman.tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah . hams diperhatikan hal-hal berikut. 8. riwayat hidup penulis. 8.7. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. tesis minimal 80 halaman. dan disertasi minimal 250 halaman. pembahasan. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman.

13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. bab analisis data. daftar grafik. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. daftar singkatan dan lambang. d. Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. dafar tabel. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. bth metode dan objek pene1itiar. kata pengantar atau prakata. daftar isi. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . abstrak. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. bab teoretis. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka. dan bab penutup).

Landasan Teori dli.1 Latar Belakang Penelitian 1. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan.2.1 Tujuan Penelitian 1.5 Metode Penelitian 1.2. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1.3. haus dicantumkan titik seperti 3. 3.4 Kerangka Pernikiran 1.2 Identifikasi Masalah 1. Akan tetapi.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 . Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.6 Rancangan Analisis Data 1.a.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.1 Latar Belakang Masalah.2 Kegunaan Penelitian 1. (dalarn makaiah).2. 2.3. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1. Pendahuluan.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. pembimbing anggota. nama penyusun. teta 3. pembimbiig utam a. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. dan disahkan oleh dekan. NPM. FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid). BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. -2. diketahui ketua jurusan. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk.

Disahkan Dekan Fakultas . nama. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. nama. Artinya. d. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. adik.H. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. dan e. tujuan penelitian. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. gelar Bambang Soelistiyono. judul karangan.. c. bapak. b. metode penelitian. suami. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. 5. atau anak).M. seluruh si karangan dengan . gelar 4. M. S. kakak. permasalahan. Gelar nama.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. hasil penelitian. istri.

Ucapan terima kasih.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). dli) dan konjungsi (dalam. 4.Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. 9. dan 6. Puji syukur kepada Tuhan. pada. dan nama penulis. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. Penulisan tempat. ke. Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. tanggal. disusun secara alfabetis. Harapan-harapan penulis. Tanggung jawab ilmiah penulis. Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . Namun. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. Judul karangan. 2. selain menganalisis data dengan saksama. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. misalnya. 5 . dil). 7. Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . 3. untuk. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. 6. dan.

latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. dan 5 . Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan. Pendahuluan. a. 3. Analisis data (pembahasan). b. yaitu 1 0 . Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. peta lokasi. 8. foto-foto. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . 4. Penutup. sebagai berikut: 1 . kajian teori. dan daftar riwayat hidup. surat izin penelitian. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti.8 2. Objek penelitian. Oleh karena itu. kuesioner atau pedoman wawancara. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. 2. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket.Daftar Lampiran 1. (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian.

(2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . digunakrn teori Badudu (1992). e. Purwo (1998). Contoh: Dalam teori m i. Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. d. dan Sudaryanto (1994). Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian.tersebut akan disajikan dalam simpulan. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. Tadjuddin (1993). (1993). Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. Untuk mengkaji verba. 1. c. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. Aiwi dkk. sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. Sugono dan Indiyastini (1994). Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba. akan digunakan teori Chafe (1993). Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV .

Objek Peneitian . pendapat tersebut masih bisa dipakai. majalah. interpretasi penulis. Jika sumber data itu banyak dan beragam. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. tabloid. Dalam bab m i. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. Dengan demikian. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). menerima. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. 4. mempertanyakan. Oleh karena itu.f. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. surat kabar. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. dapat digunakan sample dan populasi. penulis dapat menol&. sintetis pembahasan. 3. Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. (b) stmktmk organisasi. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. dan (c) kegiatan objek penelitian. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. 2. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya. novel. tetapi apabila teori lama masih relevan. pemecahan rmsalah. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. Bisa saja. aau menguatkan teori yang sudah ada. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti.

Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. 3. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya.2. 8. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. Dengan adanya daftar pustaka.5 . Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. 1. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. . dan lampiran. interpretasi. b. daftar riwayat hidup. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. 2. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu.8. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. daftar pustaka. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. a.

atau kalimat. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . a. Data penelitian. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. Acuan wawancara. misalnya. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. 2. 2. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. . Angket c. Kutipan ditulis langsung dengan teks. Teknik Pengutipan c. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. 3. Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. Indeks. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan.4. b. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. Spasi kutipan adalah dua spasi. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. 8. d. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. dan e. b. Surat izin penelitian. b. a.9 1. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan.

e. tahun terbit buku. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . halaman buku. Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: .5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu. Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. Awal kutipan memakai hurufkapital. halaman buku. . - } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. e. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a. d. 5 ketukan teks .c.5 spasi. Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. 1994: 56). penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Dipisahkan dan teks 2. 1994: 56). Contoh: teks kutipan (Badudu. teks . Diikuti nama akhir pengarang (marga). } 2 spasi } 2spasi e. tahun terbit buku. Awal kutipan memakai hurup capital. . c. d. b. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). f.

Spasi kutipan adalah dua spasi.a. Kutipan disatukan dengan teks. b. .

d. Tidak memakai tanda petik dua. halaman. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga).c. berpendapat bahwa dli. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. d. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. menyatakan bahwa. e. a. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. dan e. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. mengemukakan bahwa. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. tahun. Penulis .

.boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya.

Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. dkk. Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang. o. Dalam pengutipan pendapat orang lain... Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain.. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk.1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). i.. 1994:45). Jika nama pengarang ada dua.7 g. . n. k. “kalimat adalah.10.” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. tengah.. Badudu. j. tetapi titik [. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8.. atau akhir teks.]. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. m.. 1. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif.. h. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng.

Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. skripsi.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. 8. makalah.10. Emil. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). cetakan atau edisi. 2. tulislah tanpa pengarang. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. atau tanpa lembaga.8. dan tempat terbit. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis. f. Diambil dan suatu buku. surat kabar. BPIJU-Universitas Widyatama 86 . nama depareman atau lembagalah yang ditulis. majalah. Bila tidak terdapat nama pengng. dsb. nama penerbit.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . atau et. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. h. tesis. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. alL Contoh: Emil Salim. e.10. bila tidak ada kedua-duanya. yaitu judul. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. tahun terbit. internet.10. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka. Setelah itu. Djoemad Tjiptowardojo Salim.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. 3. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. Judul artikel. Bila nama pengarang ada dua. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. 8. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. Emil dan Philip Kotler d. 2. g. i. dkk. Gelar akademik tidak dicantumkan. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. b. Philip Kotler. Memiliki identitas buku. orasi dalam karya ilmiah. c.

q. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.1---. Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. 1993. n.----(. k. cetakan (diakhiri titik). Bambang Kaswanti. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta. c. r.j. (dipisahkan koma). bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). p. Nama keluarga/marga. Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. dsb. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. Jakaita: Kanisius. m. nama penerbit (diakhiri titilc). perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. nama pengarang ditulis satu kali. — (tahunterbit)--. }lspasi lspasi — Djajasudarma.---(nama kecil)---. Fatimah. T. BPIJU-Universitas Widyatama 87 . (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. o. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. tahun terbit. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku. 1. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang.T ---(Edisi)---. nama tempat (diakhiri titik dua). nama run (diakhiri titik). Bandung: PT Eresco. Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. (diakhiri titik).---(nama kecil)---. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). 1989. — (tahunterbit)--.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. Perhatikan urutan penulisan. judid bake. Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. Purwo. b. } ---(marga)--. Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2.---Qüdu/buA-u: anakftdu/.

Pustaka Prima Bandung:. The University Press. (tanpa tahun) Anthropology of http://www.org/june33/95. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---.---(nama kecil)---. 1996 3. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. Wallace L. Jakarta. Badudu.---(nama kecil)---. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--. 1998 2. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. Rujukan elektonik Boon. Chicago. J. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. Hasan Aiwi dkk. Abdul Chaer.Chafe. Melalui Balai Pustaka.joe. Fatimah.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. Pehk-PehkBahasa Indonesia.S. J. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4.S. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. Badudu.Bentuk kedua ---(marga)--. Lingusitekumum.Bandung PT Eresco.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. J. 1994 5. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 .---(Edisi)---. Rineka Cipta Jakarta. Meaning andStructure ofLanguage. T. TataBahasaBakuBahasalndoneski. 1 . Sitaksis Bahas Indonesia. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma.

Ende-Flores. S. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. a!. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. Alieva. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. Moeliono Harimurti Knida!aksana J. 1991 7. cetakan kedia. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. Noam Chomsky. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2. 1965 1 . f Cambridge. N. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. cetakan keliga. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. et.F. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. Jakarta. Bandung. edisi pertam4 Nusa Indah. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 .6. Kanisius. CV Pustaka Setia. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. Perum Balai Pustaka.

Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan.

BAN bUN G .JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 . Dra.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati.

ra.D jo e m aTdjip to w a rd oDjo .. Pembimbing II. Dra. Hj. S B H .B . .Si.M .. D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I. 428901043 H ersusetiyati. . 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 .A M . Sri Lestari.. M. rs M .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

1984. Kanwil Depdilcbud. Kopertis Wilayah IV . BPIJU-Universitas Widyatama 98 . Tadjuddin. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Jawa Barat. 1993. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Tadjuddin. Laporan Penyusunan. Komposisi dan Penalaran. Unpad.Jawa Barat. Wawasan Tridharma. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. 1994. Moh.

12. 14.Msc. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Dr. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. Biasanya. Pasal 36. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. pemimpin Bangsa Palestina. pernah berkunjung ke Indonesia. Budiman itu sangat ramah. 9. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez. 3. 6. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. 16. 5. 4. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. dr. 7. 19. 18. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. 15. 1 0 . Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua. Bintoro. Yaser Arafat. 8. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. 11. BPDU-Universitas Widyatama . Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. Menumt Undang-Undang Dasar kita. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. 2. 13. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. 17.

24. 23. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. 22.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. 21.akan menjadi mengubah bukan merubah. 25. Huruf pertama kata ubah ialah u. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Jadi. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. Kita hams mhormati ibu dan bapak kita.00. jika kata ubah ditamhth awalan me.

3. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. Mereka masuk satu persatu. Allah mempunyai sifat maha sempurna. Sekalipun sering ke Jakarta. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. 8. 18. 17. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. 15.000. 10. Sekalipun belum memuaskan. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. 20. 11. Dibujukpun dia tidak akan menurut. Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi. 13. 5000 angkot metro mini. Indonesia menganut faham anti komunis.00 per rim. 6. 16. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. 22. BPDU-Universitas Widyatama . Narapidana itu barn keluar dan penjara. 2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. 21. 4. ia tetap kurus. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. 9. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. sekalipun dia belum pernah ke TMII. 19. Apapun yang dimakannya. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. 14. Harga kertas itu Rp24. 7. dan 100 bus kota. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. 12. 5.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Majalah itu terbit per bulan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. 25. akan diberilcan padanya. 24. Siapa yang mempentangung. Satu pertiga dan bagian saya.jawabkan persoalan itu.

metoda 6. komplek 8. karir 23. analisa 5.t e o r e t i s 19. psykologi 12. sistim 4 . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . e k s l u s i f 1 6 . effe kt if 11. k ha ri s m a m i! 1. aktifitas 24. aksesori 2 0 . haemoglobin 21. varietas 9.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. morel 1 8 . sekripsi 22.m a t e r i e l 1 7 . kavaleri 1 5. standarisasi 13. kordinasi 7 . kondite 10. 2. equinox 14. kongkrit 25. konstruksi klasifikasi 3 .

7. 11. 9. 4. 2. BPDU-Universitas Widyatama . Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 17. 20. 22. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. 19. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 15. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. W S Rendra. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. 3. Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. 8. 21. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. 14. 12. 1 0 . Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. 13. 16. 6. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. 5. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Sajak f lu karangan Chairil Anwar. 24. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Lailaru/Qadar malam bernilai. Ia memakai celana cutbrai. 25.

Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. Sebagai pegawai yang baik. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. coba Anda kemukakan alasannya. 8. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. . Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. 14. 7. Begitu pula halnya jika tidak tepat.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. tetapi hasilnya belum kami ketahui. coba Anda kemukakan alasannya. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. 17. Kita hams mulai men/e. 3. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. Pemerintah kini mensinyaui. Jika dipandang perlu. 13.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. 16. 1 0 .rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. 1 1 . antar lain. 9. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12. Usaha koperasi tersebut. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. BPDU-Universitas Widyatama 1. 5. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. 6. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. 15.

Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. 20. 19. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama .

13. Penonton. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. 12. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. 2. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. 10. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. 14. 11. 9. setiap han sayajth’an kaki saja. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. 19. Sebagai warga yang baik. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. 17. Pergi ke kantor. 20. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . 3. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 1. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. 7. Selain berjzea/an pupuk. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. 6. 16. Boleh saja kita beth pendapat. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh. 8. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. 18. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. 5. mereka juga berternakayam dan kelinci. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. 15. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. 4.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan. Anak-anak fe/an/a. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. 2. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 5.’ hams kita santuni. 4. 3. Tas Bapak tertthgga/di rumah.

3. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. 13. 9. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. 6. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. Selain ada angkutan kota. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. 7. 5. 1 0 . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 2. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. 8. Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. 4. ada juga angkutanpedesaan. 14. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. 1 1 . 12. 15.

Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. 1 0 . kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. 9. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. 8. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. 5. Camat membawah/lurah atau kepala desa.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. 7. 1. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Setelah berdoa. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. 3. 4. 6. 2. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah.

5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. 3. Buku saya kebawateman saya kemarin. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 4. 2. 1.

KB-KS) 2. S-P-O. s-P (KB-KB. S-P-O-K 3 .P-O. S -P-O -K . S-P. 7.KB-KK.S-P-0 S-P-0. 1 0 . K. S-P-O.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i.0 S-P-0 9 .S-P 8 . S-P-OS-P-K. K-S-P-O 4.S-P-O 5 .S-P-O-K 6 . K -S-P-O . Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a .

11. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. BPDU-Universitas Widyatama . Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. hal mana pitut disesalkan. 18. 14. 4. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. 17. dan tetib. 15. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. 2. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. maka lingkungan kita menjadi bersih. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. 6. 3. perak. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. 5. 9. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan. timah. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. 12. 19. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. indah. dan lainlain. 8. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. Dengan adanya SAPTAPESONA. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. 10. Karena bantuan tersebut. 7. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. 13. 16.

Pekerjaan itu saya tidak cocok. 23. Karena jarang mengikuti kulih. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. 22. Menurut Wali Kotamadya Bogor. 25.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. 24. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya. 21. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu.

BPDU-Universitas Widyatama . 15. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. 4. 1 0 . pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. 5 . pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. 9. 14. 3. Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. mencakup seleksi ragam. Dengan berolahraga. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. Karena itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. 16. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. Karena terbukti bersalah. kodifikasi non-rn. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. 17. Sampel data yang kurang memadai. 12. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. 7. 13. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. yang bentuknya seperti rumah. 2. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. 8. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. kita kembangkan. 19. Karena sering kebanjiran. 18. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. dan tentu saja harus dilestarikan. 1. 11. 6. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali.

22. 24. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. panas dalam. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. hidurg tersumbat. 25. 21. 23. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. warga desa mereka yang malang. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. dan bibir pecah-pecah.

Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a . Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful