BAEIASA UDONESIA DALiM PIENUJLJSANKARYA 1LMIAB

(BerdasarbanS K .D irje n Dibti No. 43/DIKTI/Kep/2006J

1 I4 ID[%YIJSIJ%A g u s N e ro S o fy a nD rs ., .H um . , M E n iK arlie ni, ra.,M .H um . D D r.W a h y a ,M . H um . Kostam an Judaatm adja, r s . D R .VudiPerm adi, rs ., .P d . D M

A se Suryana,S .S i., .T . M Irma Surycini, . E .Ab. S , Pramido

T14t LLITC I

BAG IAN PERKULIAHAN DASAR U U M UN IVERS ITAS WI DYATAMA BAN DUNG 2007

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

KATA PENGANTAR

Sesuai dengan fiingsi dan kedudukan bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa negara, pembinaan bahasa Indonesia perlu ditingkatkan terus menerus. Upaya peningkatan l’ualitas pemakaian bahasa Indonesia tersebut perlu ditunjang oleh berbagai hal, antara lain: strategi yang dipersiapkan sectra matang, tenaga pengajar y m ig terampil, intensitas kegiatan yang tepat, serta buku pedoman yang memadai. Untuk memenuhi keperluan tersdut, kami telah menyusun sebuah buku ajar Bahasa Indonesia da/am Fenu/ican Karya I/miáh Kami berharap buku tersebut dapat menjadi pedoman bagi dosen yang membina matakuliah tersebut di Fakultas Ekonomi, Fakultas Bisnis dan Manajemen, Fakultas Teknik, Fakultas Bahasa, Fakultas Desain Komunikasi Visual di lingkungan Universitas Widyatama, juga dapat menjadi penunjang bagi mahasiswa dalam proses belajar. Di samping itu, buku ajar m ipun dapat dijadikan acuan oleh mahasiswa dan dosen pembimbing dalam penulisan lapran ilmiah, misalnya, makalali laporan praktik kerja, dan skripsi. Karena terbatasnya waktu yang tersedia untuk penyusunan buku ajar in kami akan berusaha nenyempurnakan buku m i setiap tahun ajaran. Oleh karena itu, kritik dan saran bagi perbaikan buku m i ,sangat kami harapkan. Kami berharap mudah-mudahan buku ajar m i bermanfaat bagi mahasiswa dalam upaya meningkatkan kemampuan akademis dalam menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, terutama thlam penulisan karya ilmiah. Bandung, Agustus 2007

Tim Penyusun

BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah

DAF TAR 1ST KATA PENGANTAR SAMBUTAN DAFTAR IS! BAB I PENGANTAR 1.1 Tujuan Mempelajari Bahasa Indonesia 1.2 Perkembangan Bahasa Indonesia 1.3 Fungsi dan Kedudukan Bahasa Indonesia 1.4 RagamBahasa BAR II EJAAN BAHASA INDONESIA 2.1 Pemakaian Huruf 2.2 Penulisan HurufKapital 2.3 Penulisan Huruf Bercetak Miring 2.4 Penulisan Kata 2.5 Pembentukan Istilah dan Penulisan Unsur Serapan 2.6 Pemakaian Tanda Baca BAR III BENTUKAN KATA 3.1 Imbuhan 3.2 Pelatihan 3.3 Rangkuman 3.4 Test Formatif BAB IV DIKSI ATAU PILIHAN KATA 4.1 AspekKata 4.2 PenggunaanKata 4.2.1 Ketepatan Pilihan Kata 4.2.2 Kesesuaian Pilihan Kata BAR V TATA KALIMAT 5.1 Pengertian kalimat 5.2 AlatUjiKalimat 5.3 Ciri-ciri Unsur Kalimat 5.4 Pola Dasar Kalimat 5.5 Kalimat Majemuk

ii iii 1 2 4 6 7 7 8 8 12 15 19 28 28 29 30 30 31 33 37 37 37 38 39

BPDU-Universitas Wiclyatama

5 Karakteristik Karya Ilmiah 63 8.7 Konvensi Naskah Karya Ilmiah 68 8.2 Jenis Karya Ilmiah 61 8.3.2.1 Defenisi Paragraf 7.8 Sistematika Karya Tlmiah 72 8.1 ParagrafBerdasarkan Nalar 7.1 SyaratKoherensi 7.9 Pengutipan dalam Karya Tlmiah 82 8.2.3.2 Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya 7.2.1 Kesepadanan 6.4 Macam Sikap Ilmiah 62 8.2 Ciri-ciri Kalimat Efektif 6.3 Kehematan 6.2.3 Manfaat Penyusunan Karya Ilmiah 62 8.2.3 Jenis Paragraf 7.2.3.1 Defenisi Karya Ilmiah 61 8.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah BAB VI KALIMAT EFEKTIF 6.2.4 Kecermatan 6.5 Kepaduan / Koherensi 6.6 Kelogisan BAB VII PARAGRAF 7.2 Syarat Kohesi 7.10 Daftar Pustaka (Bibliografi) 85 DAFTAR PUSTAKA 96 BPDU-Universitas Wiclyatama .2 Keparalelan 6.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya 41 42 42 43 43 44 45 46 47 48 48 49 51 52 53 58 BAB VIII BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILMIAH 8.6 Langkah-langkah Penulisan Karya Ilmiah 65 8.1 Pengertian Kalimat Efektif 6.2.2 Syarat Paragraf 7.

Mahasiswa lebih terampil menyusun kertas kerja.1. dan karya ilmiah lainnya setelah lulus. Kesetiaan bahasa: mendorong mahasiswa memelihara bahasa nasional dan apabila perlu mencegah adanya pengaruh asing. Kesadaran akan adanya airma bahasa: mendorong mahasiswanya menggunakan bahasanya sesuai dengan kaidah yang berlaku. laporan penelitian. 1. 1 . Tujuanjangka panjang a. Mahasiswa mampu menyusun sebuah krwa ilmiah sederhana dalam bentuk dan isi yang baik. BPI)U-Lniversnas Widyataina 1 . Mahasiswa dapat membuat tugas-tugas (karangan ilmiah sederhana) dan dosen-dosen dengan menerapkan dasar dasar yang diperoleh dan kuliah bahasa Indonesia. baik secara tertulis maupun secara lisan. 3. terampi] menggunakan bahasa Indonesia dengan benar.1 TUSUAN MEM1’ELASAUI MATA IIAHASA INDONESIA DI PEUGILT1IflN TINGGI KLIAH 1. Kebanggaan bahasa: mendorong mahasiswa mengutamakan bahasanya dan menggunakannya sebagai lambang identitas bangsanya. b. dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. 2.2 Tujuan Khusus : Mahasiswa. 2. 1 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PENGANTAR PD 1. Mahasiswa mampu menyusun skripsi sebagai syarat ujian sarjana.1. calon sarjana.1 Tujuan Umum : Mahasiswa memiliki sikap positif terhad2p bahasa Indonesia. surat. Tujuan jangka pendek a. b.

yaitu bahwa suku Jawa dan Sunda telah dengan sukarela menerima bahasa Melayu sebagai bahasa nasional. Faktor psikologi. Karena bahasa Melayu itu sudah tersebar dan boleh dikatakan sudah menjadi bahasa sebagian pendudulc Gubernur Jenderal Rochusen kemudian meietapkan bahwa bahasa Melayu dijadikan bahasa pengantar di sekolah untuk mendidik calon pegawai negeri bangsa bumi putera. 2. 4. Bahasa Melayu menjali bahasa perhubungan antar individu. Bahasa Melayu mempanyai kesanggupan untuk dipaká sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas. morfologi.2.2 1’EUKEMUANGAN BAHASA INDONESIA 1. bahasa Melayu mudah dipelajari. tetapi mengalami proses pertumbuhan secara perlahan dengan perjuangan yang sangat keras. Slamet Mulyana adalah sebagai berikut. Hal m i ditandaskan dalam Kongres Bahasa Indonesia di Medan 1954. yaitu bahasa Indonesia. sermta mata karena didasarkan kepada keinsafan akan manfaatnya segaa ditetapkan bahasa nasional untuk seluruh kepulauan Indonesia. BPIJU-Universitas Widyatama 2 . Nama barn m i bersifat politis. dan sintaksis. bahasa Melayu disebarkan ke seluruh pantai Nusantara terutama di kota-kota pelabuhan. Dengan bantuan para pedagang. diresmikan suatu bahasa nasional. 3. Sejarah telah membantu penyebaran bahasa Melayu. Beberapa faktor yang memungkinkan diangkatnya bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan menunut Prof Dr. atau pemakaian bahasa kasar dan bahasa halus. Bahasa Melayu merupakan lingua franca (bahai perhubungan / perdagangan) di Indonesia. Pada han Sumpah Pemuda 28 Oktber 1928. Karena sistemnya yang sederhana itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Dalam bahasa m i tidak dikenal gradasi (tingkatan) bahasa seperti dalam bahasa Jawa atau bahasa Sunda dan Bali. Malaka pada masa jayanya menjadi pusat perdagangan dan pengembangan agama Islam. 1 . sejalan dengan nama negara yang diidam-idamkan.1 Sejarah Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia yang kini dipJcai sebagai bahasa resmi di Indonesia berasal dan bahasa Melayu. Perkembangan bahasa Melayu meijadi bahasa Indonesia tidak terjadi dalam waktu yang singkat. Bahasa Melayu mempunyai sistem yang sangat sederhana difinjau dan segi fonologi.

Ia mengatakan bahwa kebEnyakan sekolah di Maluku memakti bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar.G. mereka mencari bahasa yang dapat dipahami dan dipakai oleh semua orang. Keempat barn bersurat itu ditemukan di Fdukan Bukit (680). B. Masa Pergerakan Kebangsaan Pada waktu timbulnya pergerakan kebangsaan terasa perlu adanya suatu bahasa nasional. Timor.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Untuk mengikuti pertumbuhan bthasa Indonesia dan awa} terdapat fakta-fakta historis hingga sekarang sebagai berikut. mereka menghadapi suatu kenyataan bahwa bahasa Melayu digun±an sebagai bahasa resmi dalam pegaulan dan bahasa perantara ddam perdagangan. Suatu pergerakan yang besar dan hebat hanya dapat berhasil kalau semua rakyat diikutsertakan. Sebelum Masa Kolonial Bahasa Melayu dipakai oleh keiajaan Sriwijaya pada abad VII. Ketika bangsa Portugis maupun bangsa Belanda mendirikan sekolah-sekolah. di Kota Kapur (Bangka Barat) (686). Untuk itu. Masa Kolonial Ketika orang-orang barat sampai di Indonesh pada abad XVII. C. di Karang Berahi (Jambi) (688). Di situ diemukan sebuah prasasti yang terkenal bernama inskripsi Gandasuli (832) Berdasarkan penyelidikan Dr. De Casparis dinyatakan bthwa bahasanya adalah bahasa Melayu kuno dengan adanya dialek Melayu Ambon. dsb. Manado. BPIJU-Universitas Widyatama 3 . J. Usaha menerapkan bahasa Portugis dai Belanda sebagai bahasa pengaitar mengalami kegagalan. Demikian pengakuan Belanda Dancerta tahun 1631. tetapi mengingat lcsulitan-kesulitan untuk mempersatukan berbagai suku bangsa akhirnya path 1926 Yong Java mengakui dan memilih bahasa Melayu sebagai bahasa pengantar.. Pada mulanya agak sulit untuk menentukan bahasa mana yang akan menjadi bahasa persatuan. di Talang Tuwo (±kat Palembang) (684). Hal m i terbukti dengan adanya empat buah batu bertulis penhggalan kerajaan Sriwijaya. untuk mengikat bermacam-macam suku bangsa di Indonesia. Bukti lain ditemukan di Pulau Jawa yaitu di Kedu. mereka terbentur dalam soal bahasa pengantar. A.

m i berarti bahwa bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional. bahasa Indonesia telah menduduki tempat yang penting dalam perkembangan bahasa Indonesia. Kami putra-putri Indonesia mengaku bertumpah darah yang satu Tanah air Indonesia. 3. di dalam Undang-Undang Dasar 1945 tercantum pasal khusus (Bab XV. 1 .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Dengan adanya bermacam-macam faktor seperti tersebut di atas. Kami putra-putri Indonesia mengaku berbargsa yang satu bangsa Indonesia. akhirnya pada tanggal 28 Oktober 1928.3. Lambang identitas nasional 3. yaitu saat brlangsungnya Kongres Pemuda Indonesia di J±arta dihasillcan ikrar bersam “Ikrar Sumpah Pemuda”. Alat perhubungan antarwarga. 1. dan kedua bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasanegara. 1. Bahasa Indonesia juga dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan dan untuk keperluan ilmu pengetahuan. Dengan demikian ada dua macam kedudukan bahasa Indontht. Kami putra-putri Indonesia menjunjung bahisa persatuan bahasa Indonesia. bahasa Indonesia berkedudukan sebagai bahasa nasiona4 sesuai dengan Sumpah Pemuda 1928. kedudukannya berada di atas bahasa-bahasa daerah. Masa Jepang dan Zaman Kemerdekaan Setelah Perang Dunia II. Selain itu. bahasa Indonesia. bersumber pada ilrar ketiga Sumpah Pemuda 1928 yang berbunyi: Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan. antardaerah. BPIJU-Universitas Widyatama 4 . — D. Usaha Jepang untuk menggunakan bahasa Jepang sebagai pengganti bahasa Belanda tidak terlaksana. ketik tentara Jqang memasuki Indonesia. Pasal 36) mengenai kedudukan lahasa Indonesia yang menyatakan bahwa bahasa negara ialah bahasa Indonesia.1 Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional 1 . 2. dan antarbudaya. sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945. Lambang kebanggaan kebangsaan 2.3 FUNGSI HAN KEIWIWI(AN INDONESIA DAHASA Bahasa Indonesia mempunyai kethdukan yang sangat penting. Pertama. antara lain.

Di dalam hubungan i bahasa Indonesia memungkinkan berbagai-bagai suku . antardaerah. dan teknologi. kita dapat mdetakkan kepentingan nasional di atas kepentingan daerah atau golongan. ilmu pengetahuan. peristiwa. dan rasa kebanggaan memakainya senantiasa kita bina.bahisa Indonesia kita pelihara dan kita kembangkan. BPIJU-Universitas Widyatama 5 . bahasa Indonesia dipakai antara lain: di dalam segala upacara. Dengan bahasa nasional. bahasa Indonesia dipakai untuk berhubungan antar suku bangsa di Indonesia sehingga kesalahpahaman sebagti akibat perbedaan latar belakang sosial. bahasa Indonesia mencerminkan nilai-nilai sosial budaya yang mendasari rasa kebangsaan kita. Bahasa pengantar di dalam dunia pendidikan 3. Atas dasar kebangsaan m i . Sebagai alat perhubungan antarwarga. Bahasa Indoresia dapat memiliki identitasnya hanya apabila masyarakat pemakainya m in b a dan mengembangkannya sehingga terhindar dan unsur-unsur bahasa lain yang tidak diperlukan. Sebagai lambang identitas nasional. bahasa Indonesia kita junjung di samping bendera dan lambarg negara kita. dan kegiatan kenegraan. Sebagai lambang kebanggaan kelangsaan. dan bahasa tidak perlu terjadi. bangsa itu mencapai keserasian hidup sebagai bangsa yang bersatu tanpa meninggalkan identitas kesukuan dan kesetiaan kepada nilai-nilai sosial budaya serta latar belakang bahasa daerah yang bersangkutan. budaya. dan antar suku bangsa.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. Bahasa resmi kenegaraan 2. Sebagai bahasa resmi kenegaraan. bahasa Indonesia juga berfirngsi sebagai alat yang memungkinkan terlaksananya penyatuan berbagai suku bangsa yang memiliki latar behkang sosial budaya dan bahasa yang berbeda-beda ke dalam satu kesatuan kebangsaan yang bulat. Alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan perencanaan dan pelaksanaan pembangunan 4. Alat pengembangan kebudayaan. 1. Alat yang memungkinkan penyatinn berbagai suku bangsa dengan latar belakang sosial budaya dan bahasanya masing masing ke dalam kesatuan kebangsaan Indonesia. dokumen-dokumen dan keputusankeputusan serta surat-surat yang dikeluarkan oleh pemerintah.3.2 Fungsi Bahasa Indonesia Sebagai Bahasa Negara 1 . Di samping ketiga fiingsi di atas.

Kedua ragam bahasa itu dpat hidup berdampingan. bahasa Indonesia juga berfiingsi sebagai alat perhubungan pada tingkat nasional untuk kepentingan peiencanaan dan pelaksanaan pembangunan nasional untuk kepentingan pelaksanaan pemerintahan. Seragam: pada hakikatnya. Kecendekiawan: sanggup mengungkapkan poses pemikiran yang rumit di berbagai ilmu dan teknologi.4 HAGAM BAHASA Berdasarkan pemakaiannya. 2. 3. ilmu pengetahuan. Kemantapan dinamis: di samping memiliki kaidah dan aturan. melainkan juga sebagai alat perhubungan di ddam masyarakat yang berbeda Star belakang sosial budaya dan bahasanya. dan (4) pembicaraan di depan orang yang dthormati. 1. BPIJU-Universitas Widyatama 6 . sebagai alat perhubungan antar daerah. ragam tulis terdiri atas ragam tulis baku dan ragam tulis takbaku. serta lingkungannya. pembakuan bahasa adalah pencarian titik-titilc keseragaman. 1 . bahasa memiliki bermacam-macam ragam sesuai dengan thngsi. Sebagai bahasa negara.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Sebagai bahasa negara. Ragam bahasa pada pokoknya terdiri atas ragam lisan dan ngam tulis. bahasa Indonesia dipakai sebagai alat yang memungkinkan kita membina dan mengembangkan kebudayaan nasional sehingga ia memiliki cirtiri dan identitasnya sendiri. Sebagai alat pengembangan kebudayaan nasional.1 Sifat Ragam Bahasa Baku Ragam bahasa baku memiliki dua sifat sebagai berilcut. (3) pembicaraan di depan unlim. kaludukan. Di dalam hubungai m i .4. bahasa Indonesia dipakai sebagai bahasa pengantar di lembaga-lembaga pendidikan mulai taman kanak-kanak sampai perguruan tinggi di seluruh Indonesia. Ragam lisan terdii atas ragam lisan baku dan ragam lisan takbaku. p s pembakuan bahasa ialah pros ro penyeragaman bahasa. (2) pembicaraan pada situasi formal. relati luwes atau terbuka untuk perubahan sejalan perubahan masyarakat. 1. Dengan kata lain. bahasa Indonesia bukan saja dipakai sebagai alat kanunikasi timbal-balik antara pemerintah dan masyarakat luas. yang membedakannya dan kebudayaan daerah. bahasa Indonesia tidak baku dipakai dalam situasi santai. dan teknologi. Bahasa Indonesia baku dipakai dalam (1) Karang-mengarang.

2. k. Huruf abjad: abjad yang digunakan dalam ejaan bahasa Indonesia terdiri atas huruf-huruf: Aa. Yy. keturunan. Hurufpertama kata pada awal kalimat Hurufpertama petikan langsung Ungkapan yang berhubungan dengan nama Tuhn.1 flM K IA A A N HUHUF 1 . d. Ee. i. pangkat yang diikuti nama olang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu. Mm. Zz. ng. g. M A HUHUF K ’IF L 5. suku bangsa. Hurufpertama unsur-unsur nama orang Hurufpertama nama bangsa. termasuk kata ganti Gelar kehormatan. Nn. Hurufpertama nama geografi. Gg. 8. Oo. Li. sy. Huruf vokal: a. BPDU-Lniversnas Widyataina 7 .2 flN L A U IS N 1. Bb. z. u. Tt. y. Cc. Hh. h. yang meliputi pemakàan huruf. Hurufkapital dipakai sebagai berikut. 4. q. 5. 2. Nama jabatan. Pp. Qq. dan pemakaian tanda baca. penulisan kata. dan penisiwa bersejarah. Xx. han raya. penulisan unsur serapan. 4. 3. ny. w. s. Ff. Hurufkonsonan: b. J j.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah EJAAN BAHASA Ejaan ialah penggambaran bunyi INDONESIA bahasa dalim kaidah tulis menulis yang distandaisasikan. Vv. j. Huruf difiong: ai. Ss. e. 2. 7. au. t. Uu. kitab suci. 9. Gabungan konsonan: kh. x. atau nama tempat. 2. penulisan huruf. han. Rr. r. Kk. n. Huruf pertama nama tahun. 1 . o.m. Ii. 6. Dd. Ww. f. bulai. p. v. din keagamaan yang diikuti nama orang. nama instansi. 3. dan bahasa. ai.

dan sapaan. akhiran) ditulis serangkai dengan kata dasarnya. serta nama dokumen resmi kecuali kata depan atau kata hubung. sisipan. Kalau bentuk dasar berupa gabungan kata. majalah. Huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan. Huruf pertama semua unsur nama negara. koran 2.3 PENULISAN 1 . daerah. 14. surat kabar. Huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan yang dipakai sebagai sapaan. ketatanegaraan. Kata Dasar Kata yang berupa kata dasar ditulis terpisah (berdiri sendiri) Contoh: Siswa itu rajin. HURUF HERCETAK M IRING 2. Huruf pertama nama buku. awalan atau akhiran ditulis serangkai dengan unsur yang langsung mengikuti atau mendahuluinya. Menuliskan nama buku. BPIJU-Universitas Widyatama 8 . Menuliskan istilah asing. 12. lembaga pemerintah dan ketatanegaraan. Contoh: bergetar tulisan penerapan memperhatikan 2. pangkat. Imbuhan (awalan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 0 . Kata Turunan 1 . atau frasa yang dipentingkanldikhususkan 2.4 PLNULISAN KATA A. Huruf pertama kata ganti A’nda. majalah. Hurufpertama unsur singkatan nama gelar. kecuali kata depan dan kata hubung yang benda di tengah kata. B. ilmiah yang ditulis dengan ejaan aslinya 3. lembaga pemerintah dan 11. kata. Menegaskan huruf. dn judul karangan. 15. serta dokumen resmi. 13.

Kalau salah satu unsur gabungan kata hanya dipakai diam kombinasi. prasejarah. Contoh: menggarisbawahi pertanggungjawaban 4.baru (sejarahnya baru) 3. Gabungan Kata 1 . Contoh: buku-buku gerak-gerik D. dsb.padahal. mu. darmasiswa. Kalau bentuk dasar bernpa gabungan kata dan sekaligus mendapat awalan dan akhiran. E.apabila. maha. olabraga. Gabungan kata yang sudah lazim dianggap sebagai satu kesatuan ditulis serangkai Contoh: halalbihalal. mahasiswa. barangkali. Contoh: non-Indonesia C.) Contoh: amoral. Gabungan kata yang mungkin menimbulkan makna ganda. antar negara. di antara kedua unsur itu diberi tanda hubung. nya.. diberi tanda hubung. pasca. saputangan. kacamata. faa ditulis serangkai dengan kata yang mengikutinya atau mendahuluinya. dukacila . catuiwarga. Bila bentuk terikat tersebut diikuti oleh kata yang didahului oleh huruf kapital. Kata Ganti Kata ganti be. daripada. manakala. Bentuk Ulang Bentuk ulang ditulis dengan menggunakan tanda hubung. kilometer. unsur gabungan kata itu ditulis serangkai.matahari.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh:bertumpang tindih mengambil alih 3. Contoh: anak-istri ( anak dan istri) buku -sejarah barn (buku sejarah yang barn) buku sejarah. manasuka. semifmal. mono. an/ar. segitiga.bilamana peribahasa. kecuali pada Mu dan Nya yang BPIJU-Universitas Widyatama 9 . sukacita. semi. Gabungan kata / kata majemuk ditulis terpisah Contoh: orang tua Rumahsakit 2. gabungan kata itu ditulis serangkai (a. pascasarjana. ca/ar. m a// pra. multiguna.

‘demi’. anggota F. dan ditulis terpisah dan kata ytng mengikutinya. 0. sapaan jaban pangkat diikuti tanda titik. ‘tiap’ ditulis terpisah. Partikel lah. Pencuri itu ke/uardari pintu belakang. dan anaknya sudah menjadi perkumpulan itu. ana/cirni. tah ditulis serangkai dengan kata yang mendahuluinya. disiu ada semut. Partikel 1 . Partikelpun ditulis terpisah dan kata yang mendahuluinya.00 per rim.. hang dangditulis terpisah dan kata yang mengikutinya. Singkatan dan Akronim 1 .A. Mereka masuk satu per satu. Kata Sandang Kata SI. Contoh: Jika engkau pergi. Harga kertas Rp 25. Kata Depan Kata depan a ke.vn. Kata-kata yang sudah dianggap padu ditulis serangkai.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah mengacu pada Tuhan hams ditulis dengan huruf kapital dan diberi tanda hubung (-). bagaimanapun. H. Contoh: Nasthat orang tua hams kauperhaIian A’nakku. Contoh: Dimana ada gula. seperti andapun. kah. I. Contoh: Harga BBM naik per ! April. Tuhan kepada-k/u/ah hamba meminta pertolongan. (Sarjana Hukum) M. meskrnin.H. nama gelar. S. Partikelpen yang berarti ‘mulai’. Contoh: Suman Hs. Seka/epun. kecuali yang sudah dianggap sebagai satu kesatuan seperti kepada dan darpada. a. aku pun akan pergi. Contoh: Pergilah sekarang! 2. Yamin. alaupun. Sang. ka/aupun. 3.. Singkatan nama rang. (Master of Business Administrtion) BPDU-Universitas Widyatama atau 10 . Contoh: Muhammad A u dijuluki petinju “Si Mulut Besar”.B. wa/azql. Mahasiswa itu akan berangkat ke /uannegeri.000. Muh. G.

Lambang kimia. Angka dan Lambang Bilangan 1 . Abad kedua puluh dikenal sebagai abad teknologi. tilang. (saudara) Singkatan nama resmi lembaga ejnerintah dan ketatanegaraan. Lambang biiangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata dituiis dengan huruf. S. cm. M. Abad ke-20 dikenal sebagai abad teknologi. rapim. ataupun gabungan huruf dan suku kata dan deret kata seiuruhnya dituiis dengan huruf kecii. Contoh: rmi1u. 2. b. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1. serta dokumen resmi yang terdiri atas huruf awal setiap kata ditulis dengan huruf kapitan dan tidak diikuti tanda titik. him. (Master of Science) Bpk. Contoh: DPR GBHN KTP PT Singkatan yang terdiri atas t huruf atau iebih diikuti s2tu a tanda titik.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah b. suku kata. timbangan. c. Contoh: a. b. Contoh: Cu. sda. a. satuan ukuran. c.Sc. kecuali jika beberapa iambang dipakai berturut-turut. Contoh: Akabri Bappenas Iwapi Kowani Akronim yang bukan nama din yang berupa gabungan huruf. dan 100 bus kota. (Bapak) Sdr. Yth. Abad XX dikenal sebagai abad teknologi. 100 metro mini. badan atau orgtnisasi. b. BPIJU-Universitas Widyatama 11 . takaran. mata uang tidak diikuti tanda titik. Contoh: a. c. d. Contoh: dii. Penulisan kata biiangan tingka dapat dilakukan dengan cara berikut. Contoh: ABRI LAN IMP SIM Akronim nama din yang berupa gabungan suku kata atau gabungan huruf dan suku kata chri deret kata ditulis dengan huruf awai huruf kapitai. Ada sekitar lima puluh caion mahasiswa yang tidak diterima dperguruan tinggi itu. kg. Rp Akronim nama diii yang berupa gabungan huruf awai dan deret kata ditulis seluruhnya dengan huruf kapitai.000 beca angkot. 2.

Di setiap bidang imu ada kurang lebih 500-1000 istilah. Contoh: a. PD 2. Bahasa Indonesia / Melayu 1. (salah) c. atau sifat yang khas dalam bidang tertentu. tontonan. Beberapa sumber bahasa yang dapat dijadikan sumber istilah: 1. kemudian oleh para ahli bahasa yang tergabtug dalam koalisi istilah itu disesuaikan dengan pedoman pembentukan istilah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. pluses. dll - BPIJU-Universitas Widyatama 12 . Pajak kekayaan. PBB. Dn apu/nh mahasiswa mendapat beasiswa dan perusahaan itu. dan keadaan.1 Kata yang paling tepat mengungkapkan makna konsep. Sebanyak 150 orang pgawai mendapat penghargaan pemerintah.5 PEMBENTUKAN HAN PENULISAN ISTILAH UNSUII SLIIAPAN Definisi istilah Kata atau gabungan kata yang dengai cermat mengungkapkan makna konsep. Majelis Bhs md-Malaysia tengah berusaha membakukan berbagai istilah bidang ilmu bagi kepentingan dua negara. Majelis BI-M didirikan pada tanggal 23 Mei 1972 dan mengadakan sidang secara bergantian di dua negara. #150 orang pegawai mendapat pghargaan dan pemerintah. keadaan. Penciptaan istilah itu dilakukin oleh ahli ilmu pengetahuan m asing— masing. > bea = pajak barang masuk dan barang keluar > cukai = pajak hasil pensahaan atau industri > pajak = iuran wajib dan rakyat sebagai sumbangan kepada negara. Khusus dalam bidang peristilahin yang menyangkut 39 bidang ilmu. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan hunt Jika perlu. b. susunan kalimat diubah sehingga yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dw kata tidak terdapat di awal kalimat. proses.

— - > sempoyongan = terhuyung — huyungseperti hendak jatuh > bertele tele = berbicara tidak jelas ujung pangkalnya > bobrok = rusak sama sekali (bangunan/akhlak) > nyeri = sakit pada salah satu bagian tubuh > langka = susah didapat > lugas = apa adanya (zakelijk) > tuntas = selesai sepenuhnya > pesangon = uang untuk karyawan yang diberhentikan — 3.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1. Bahasa asing Pemakaian istilah asing dapat dilakukan apabila memenuhi syarat sbb: 3.2 Kata yang paling singkat dariwda kata lain yang berujukan sama > gulma = tumbuhan pengganggu > suaka = perlindungan > kosa = perbendaharaan - 1. Di antara kata— katarasa yang sudah sering digunakan dilam pemakaian bahasa Indonesia sekarang.3 Kata yang bernilai rasa baik dan sedap didengar > pramuniaga = pelayan toko besar > pembantu = babu/jongos > karyawan = pekerja / buruh > pemandu / pramuwisata = penunjuk jalan - 2. Bahasa bahasa daerah serumpun Bahasa Indonesia masih kekurangan kata— katayang bernilai rasa atau kata— kataefektif yang melambangkan curahan hati masyarakat.1 Istilah asing yang dipilih lebih cocok karena konotasinya alau lebih bermakna tepat jika dibandingkan dengan persediaan kata yang ada > konfirmasi = penegasan atau pengesahan = > tanpa bayaran amatir > logis = masuk akal > ins entif = pendorong / perangsang > spontan = tanpa diminta minta / dengan sendirinya — BPIJU-Universitas Widyatama 13 .

relatif= nisbi iv.2 Istilah asing yang dipilih lebih singkat bila dibandingkan dengan terjemahannya > dokumen = surat surat penting yg menjadi bukti > akulturasi = perpaduan unsur kebudayaan yang satu dengan yang lain hingga menimbulkan kebudayaan yang barn. sektor = bidang viii.3. de fakto = menurut kenyataan > xii. temperatur = suhu v. Melalui penerimaan secara utuh Diterima sebagaimana adanya dilam bahasa asalnya. manajer = pengelola ii. feedback = umpan balik BPIJU-Universitas Widyatama 14 . bilateral = dua pihak > xviii. Urbanisasi > etiket = cara kesopanan yang dilazimkan — - Kadang kadang terdapat istilah yang diizinkan dipakai dalam bahasa asing dan bahasa Indonesia. Cara m i ditempuh jilca istilah atau ucapan itu dianggap bersifat intanasional atau jika orang belum menemuka padanannya dalam bahasa Indonesia. de jure = menurut hukum > xi. doctor honoris causa = doktor kehormatan > xiii. up to date = mutakhir > xvi. antara lain > x. brain storming = sumbang saran > xv. Namun katgori gramatikalnya diperhatikan juga kata benda=kata benda pula. realisasi = pelaksanaan — Cara pemasukan istilah asing dapat dilakukan sebagai berikut: 1. manajemen = pengelolaan iii. overlap = tumpang tindih > xvii. sirkulasi = peredaran ix. cum laude = dengan pujian 2. klasifikasi = penggolongan vi. kreativitas = daya cipta vii. > xiv. i. Melalui terjemahan Dalam menerjemahkan istilah ang yang penting ialah kesamaai makna konteks. bukan makna harfiahnya. Karena itu terjemahan tidak menghasillcan bentuk berimbang satu lawan satu.

6 PLM AIAN AK TANDA HACA A. pada singkatan nama orang. jabatan. detik yang menunjukan jangka waktu. atau yang terdapat di dalam akronim yang sudah diterima oleh masyarakat. atau gabungan keduanya. dan sapaan. pada singkatan atau ungkapan yang sangat umum. untuk memisahkan angka jam. mmit. di belakang angka atau huruf dalam suatu bagan. untuk memisahkan angka ribuan. di belakang alat pengirim dan tanggal surat. 3. dan seterusnya yang tidak menunjukkan jumlah. Tanda titik tidak dipakai: 1 . 7. di antara unsur—unsur dalam suatu perincian dan pembilangan 2. 3. B. untuk memisahkan kalimat setara. 2. pangkat. 6. 5 . BPIJU-Universitas Widyatama 15 . ikhtisar. 3. 4. Melalui adaptasi : penyesuaian ejaan I sistem bunyi bahasa Indonesia > integration = integrasi - > research = riset > university = universitas 2. 4. untuk memisahkan angka jam. Tanda titik dipakai: 1 . pada akhir singkatan gelar. di belakang kata seru yang terdapat pada awal kalimat. menit. dalam singkatan yang terdiri atas huruf—huruf awal kata atau suku kata. jutaan. pada akhir kalimat. yang terdapit di dalam mma badan pemerintah. dan detik yang menunjukan waktu. C. Tanda koma dipakai: 1 .3. 5 . di belakang kata atau ungkapan penghubung antara kalimat yang terdapat pada awal kalimat. lembaga—lembaga nasional atau internasional. untuk memisahkan anak kalimat dan induk kalimat. atau nama dan alamat penerima surat. thn daftar. 2.

untuk merangkailcan se. di antara unsur-unsur alamat yang ditulis berurutan. 6. di antara bab dan ayat dalam kitab kitab suci. 7. kata ulang. 2. kalau rangkaian atau pemerian itu merupakan pelengkap yang mengakhiri pernyataan. dalam teks drama sesudah kata yang menunjukan pelaku dalam percakapan 4. menyambung hurufkata yang dieja. menyambung unsur—unsur 4 . D.di muka angka persepuluhan. 5 . 11. untuk merangkailcanunsur bahasa Indonesia dengan unsur bahasa asing. 5 . atau keterangan aposisi. untuk menyambung suku— sukukata dasar yang terpisah karena pergantian bans. BPIJU-Universitas Widyatama 16 . Tanda hubung (-) dipakai: 1 . 8. pada akhir suatu pernyataan lengkap bila diikuti rangkaian atau pemerian.6. untuk menyambung awalan dengan bagian kata di belakangnya. E. atau di antara judul dan anak judul suatu karangan (karangn A u Hakim. 3. sesudah kata atau ungkapan yang memerlukan pemerian. di antara j ilid atau nomor dan halaman. untuk mengapit keterangan tambahan. Tanda titik koma dipakai: 1 . Pendidikan Seumur Hidup Sebuah Studi.dengan angka. sudah terbit). 7 . 2. 2. 10. untuk memisahkan bagian—bagian kalimat yang sejenis dan setara. di antara nama orang dan gelar akademik. untuk memisahkan petikan langsung dan bagian lain. untuk menceraikan bagian nama yang dibalik susunannya. 3 . untuk memperjelas hubungan bagian—bagian ungkapan. singkatan hurufbesar dengan imbuhan atau kata. — F. angka dengan — an. 9. untuk memisahkan kalimat yang setara dalam kalimat majemuk sebagai pengganti kata penghubung. Tanda titik dua dipakai: 1 .

. dipakai: 1 . . marilah kita berangkat. untuk menunjukan bahwa dalam atatu petikan ada bagian yang dihulangkan: Misalnya: Sebab-sebab kemerosotan. akan diteliti lebih lanjut. Tanda petik tunggal ( . 2. Jalan Banteng V 6. sebagai pengganti kata dan. Tanda pisah (--) dipakai: 1 . S. misalnya No. 3. hanya Pp 30. “Kaudengar bunyi ‘kring kring tadi’? 2. — — — — — — H. 3. 7! PK! 1983 2. . dan kini juga pembelahan atom telah mengubah konsepsi kita tentang alam semesta). . Tanda elipsis (. dan bab buku apabila dipakai dalam kalimat. .G. mengapit istilah ilmiah yang masih kurang dikenal. mengapit petikan langsung.00! lembar. . ‘) ‘.‘) dipakai: 1 . misalnya: Tanya basri. teori kenisbian. misalnya: mahasiswa / mahasiswi. . / BPIJU-Universitas Widyatama 17 . misalnya: ra/e ofinflation ‘laju inflasi’. dalam penomoran kode surat. a/au. mengapit terjemahan atau penjelasan kata atau ungkapan asing. . karangan. Tanda petik (‘. untuk membatasi penyisipan kati atau kalimat yang memberi pelajaran(kemerdekaan bangsa itu saya yakin akan tercapai diperjuangkan oleh 2. mengapit judul syair. mengapit petikan yang tersusun di dalam petikan petkan lain. .) dipakai: 1 . . I. untuk menggambarkan kalimat yang terputus Mis alnya Kalau begitu ya. — K. Tanda garis miring (1 ) dipakai: 1 . 2. untuk menegaskan adanya aposi atau ketermgan yang lain sehingga kalimat menjadi lebih jelas (Rangkaian penemuan m i evolusi. per atau nomor alamat. di antara dua bilangan atau tanggal yang berarti ‘sampai dengan’ atau di antara nama dua kota yang berarti ‘ke’ atau sampai (1945 1950 :Bandung Jakarta).

Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah L. Misalnya Amin ‘kan kusurati (‘kan =akan) (‘lah=telah) Malam ‘lah tiba BPDU-Uiiversitas Widyatama 18 . Tanda penyingkat atau apostrop (‘) dipakai: Menunjukkan penghilangan bagian kata.

dalam perciptaan kosakata baru atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. me(N).+ pakai memakai me(N).+ jabat menjabat — * — * — . Awalan yang terdapat di dâam be4)m di. -pe4A /.2dapat mengakibatkan munculnya bunyi sengau atau bunyi hidung dapat pula tidak. sedangkan sisipan tidak produktif’. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -emm dan -a’--. Untuk memperjelas hal tersebut. imbuhan memilki peran yang sangat penting dalam pembentukan kata bahasa Indonesia.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah BENTUKAN 3. Imbuhan mengubah benluk dan makna bentuk dasar yang dilekati imbuhan itu. Karena fatnya itulah.+ fotokopi memfotokopi me(N).+ buat membuat me(N). Dengan demikian.+ dengar mendengar me(N).+ tatar menatar me(N). /th dan se-. sisipaq akhiran. yaitu a imbuhan. kita memilki pengetahuan mengenai hal m i .1 Awalanme449- BPDU-Lniversnas Widyataina 19 . /e4A9. Bunyi awal bentuk dasar dapat luluh. semua imbuhan termaMk sisipan di dalamnya.2-. perhatikan contoh berikut. Dalam bahasa Indonesia.1. kata dalam bahasa Indonesia b ditempeli dengan bentuk lain. sudah selayaknyalah. sebagai pemakainya. masih dapat kita nanfaatkan. pe4)m bahasa Indonesia terdiri atas m e” 2 V . dan gabungan awalan dengan akhiran yang disebut konfiks dan gabungan afiks dalam ilmu bahsa. apabil diperlukan. misalnya. Artinya. konfiks dan gabungan afIks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan akhiran masih sangit produktif digunakan. -i dan -an. — * — * — * 3.1 IMBITHAN KATA B ahasa Indonesia dikenal sebagai bahasa aglutinatif. Hal tersebut bergantung pada bunyi awal bentuk thsar yang dilekati awalan tersebut. Walapun demikian.akhiran terdiri atas -kan. dapat pula tidak bergantung pada jenis bunyi bentuk dasar yang dilekati awalan. imbuhan terdiri atas awalan. terhadap bentuk dasar Proses pengimbuhan dengan awalan m e(2V .2 -.

di.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah me(N).+ rencana berencana — .+ korban berkorban be(R).+ usaha berusaha be(R). bentuk yang ditempelinya tidk mengalami perubahan.+ kikis me(N).2-berubah menjadi menge-.+ suruh me(N). — .+ undang me(N).+ diskusi berdiskusi be(R).+ ganti me(N).1. dan be!-. 3. dalam contoh berikut.+ hadap me(N).+ lepas me(N). be(R). dalam contoh berikut. — . yaitu ben.+ muat me(N). kita hams mengetahui bentuk dasarnya. misalnya. cap pak + tik + + — * — * — * mengecap mengepak mengetik Namun demikian.+ nyanyi me(N).2 Awalan be4R)- Awalan be4ç).+ nganga me(N). BPIJU-Universitas Widyatama 20 .+ cap dicap — .+ pak dipak di-+tik ditik di. — .+ colok me(N). be-.+ rusak — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * mencolok menyuruh mengganti mengikis menghadap mengundang memuat menilai menyanyi menganga melepas merusak Apabila bentuk dasar yang dilekati hanya berupa satu suku kata.+ nhlai me(N). me(N)me(N)me(N)me4V. Kita perhatikan contoh berikut.memiliki tiga variasi. Variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dildcatinya. — . perlu kita perhatikan jika bentuk dasar tersebut ditempeli awalan di-. dapat kita simpulkan bahwa unluk membentuk kata secara benar. Berdasarkan contoh-contoh yang sudah kita kenal &ngan baik. — . misalnya.

ber. misalnya.memiliki variasi ter-.4-iivab.1.yang sepadan dengan di. Pertama. menyatakan arti tidak sengaja. dan tel-.dan revolusi Dalam keseharian kini sering dgunakan kata berterima atau keberterhnaan.+ dengar terdengar te(R).+ ajar — * — * — * bekerja beserta belajar Kata beruang sebagai kata dasar berarti sejenis binatang sedangkan sebagai kata berimbuhan. Begitu pula halnya dengan kata berevolusi yang terdiri atas ber dan evolusi atau ber. Kata berterhna dan keberterithaan merupakan padanan acceptable dan acceptabil4’p dalam bahasa Inggris. cobalah Anda menggunakan awalan itu dalam kata lain dan kalimat lain yang sesuai dengan tautannya.+ serta be(R).dan uang memiliki arti mempunyai uang.+ percaya tepercaya — * — * — * — * — * — * Selanjutnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah be(R)-+kerja be(R). 3. menyatakan aiti sudah di.+ perdaya teperdaya te(R).+ pandai terpandai te(R). Layak diingat bahwa awalan m imemiliki tiga macam arti dalam pemakaiannya. yang terdiri atas ber. berterima sama dengan dierL’na. Kedua. te(R). Dalam bahasa Melayu.sejajar dengan awalan d/. te-. Ketiga variasi tersebut muncul sesuai dengan bentuk dasar yang dilekatinya. Kata tersebut akan menjadi jehs artinya jika terdapat dalam konteks kalimat. Dalam hal m iawalan ber.3 Awalantet’RI Awalan te4/). peribahasa gayung bersambut kata berjiwab berarti gayung di’ambut kata th. dalam kalimat Usulan yang di’ampaian kepada Bapak Gubemur sudah berterhna. BPDU-Universitas Widyatama 21 .+ rasa terasa te(R). Ketiga. imbuhan ber.merupakan hal yang hzim.+ kerjakan tekerjakan te(R).Misalnya dalam contoh d i bawah m i .Jadi. artinya sama dengan piling.dan ruang berarti memiliki ruang’.

rajmn dan rusaA merupakan kata sifat. pen-.1. Kita lihat contoh berikut: pe(N).+ ben pemberi pe(N).+ dagang pedagang pe(R)-+kerja pekerja pe(R).merupakan pembentuk kata bendi.. peng-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata benda yang dibentuk dengm pe(2V ). yaituperajth.+ tik pengetik pe(N).berkaitan dengan kata kerja yang berawalan me449-. peny-.+ daftar pendaftar pe(N).4 Awalanpet’2V}. Awalan pe49memiliki variasi pe-. pem-.+ rusak perusak pe(N).+ kirim pengirim pe(N).memiliki variasi bentukpe-. Karena tu.+ las pengelas — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * — * 3. Kita lihat contoh berikut: pe(R).+ suluh penyuluh pe(N).danpe(’AA walan pe449. Awalanpe4). Dalam keseharian sering dijumpai bentuk pengrajIn yang berarti orang yang pekerjiannya membuci kerajinan Bila kita bandingkan dengan kata pe4V). bentuk tersebut hams dikembalikan pada bentuk yang tepat dan sesuai dengan kaidah. Kita ingat saja bahwa ledua kata tersebut. Variasi tersebut muncul sesuai denngan bentuk dasar yang dilekati awa1anpe)-.+ can pencari pe(N). per-. dan penge-.+ guna pengguna pe(N).dan peJ?. )berkaitan dengan kata kerja yag berawalan be4)-. danpe!-.+ tapa pertapa pe(R).+ pasok pemasok pe(N).+ rusak menjadi perusak yang berarti orang yang membuaf kerusakan bentuk pengrajIn merupakan bentuk yang tidalc tepat.+ ajar pelajar — * — * — * — * BPDU-Universitas Widyatama 22 .+ laku pelaku pe(N). Variasi tersebut muncul bergantung pada bentuk dasar yang dilekatipe(79-.+ teliti peneliti pe(N).+ jual penjual pe(N).).+ cap pengecap pe(N). Kata benda yang dibentuk dengn pe(]?.

Orang yang memfotokopi bisa disebutpengopi 9. bekerji. 7. pe’nam. dan petenic Awalan pe. Selain itu. Kini man kita mencoba menaruh perhatian pada pemakaian bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat berikut. pego/f pecatur perenang. Betulkah bangsa Indonesia sebgai pengkonsums/ barang buatan Jepang.atau memper. kita sering melihat kata-kata lain seperti pesuruh dan penyuruh. 3. bertapa. catur. Selain kata-kata itu. misalnya. lapa. 8. Pesuruh berarti yang sedangkan Beranalogi pada kedua divumh dan penyuruh berarti yang menyunih kata tersebut kini muncul kata-kata lain yang sepola denganpesumh dan penyuruh. Dapatkah Anda membedakan siapapelembak dan siapapenembak? 10. katapetatar danpenatai pesu/uh danpenyu/uh. Dalam bahasa Indonesia sekarang muncul pula bentuk kata yang sepola dengan kedua kata di aüs. muncul juga bentuk lain seperti pemerhati ‘yang ‘ memperhati/can pemersatu )z’ang mempersatukan ‘danpemerkaya ‘yang memperkaya Bentuk-bentuk itu merupakan bentuk barn dalam bahasa Indonesia. senam. Siapa punpemftnahnya harus dthukum. dan tenis. Orang yang memberikan atau memiliki saham suatu perusahaan bisa disebut penyaham perusahaan. Kata-kata yang termasuk kata benda itu berkaitan dengan kata kerja yang berawalan memper. Sebagaipenge/o/a administrasi.+ kan.+ suruh.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata-kata sebelah kanan berkaitan ngan awalan ber. tetapi artinya berlainan. kata-kata tersebut berkaitan dengan kata berdagang. dan q ’7 i’r.yang dilekati dengan kata dasar dagang. Misalnya. Setiappeubah dalam penyusunan hams dapat diuji.pada kata-kata tersebut berarti pelaku olah raga golf. Kata pesuruh dibentuk d + suru/ aripe)penyuneh dibentuk dan pe(1V). renang. 4. 2.)-an m i menunjukkan ha! atau masalah yang berkaitan dengan kata kerja yang berawalan be”7?)-.5 Konfikspe(219-andanpe(R)-im Kata benda yang dibentuk dengan pe4V. atau me(219-i Kata benda yang dibentuk dan pe(R. Jadi. 6. kerji. Mereka adalahpemrakarsapembangunan gedung m i . 3. Generasi muda sekarang mempakanpewarLvAngkatan 45.Kita perhatikan contoh berikut: BPDU-Universitas Widyatama 23 . 5.2-an menunjukkan proses yang berkaitan dengan kata keija yang berimbuhan me4V* me449-kan. dan be/ajir.1. Pertamina akan mendatangkan aht pembor minyak dan Amerika Serikat. 1 . dia begitu cekatan.

+ rusak + -an pe(N). Sebulan setelah dia mengarang artikel. ida perhatikan contoh berikut.BahasaIndonesia dalamPenulisanKaryaIlmiah pe(N). karangannya itu dikirimkan ke sebuah media massa. . Isilah rumpang kalimat berikut dengan kata benda yang mengandung akhiran -an atau konfiks ke-an. BPIJU-Universitas Widyatama 24 . 1 .+ tatar + -an pe(N). Mereka terlambat menyerahkan tgasnya. dan pensuksesan. Kehac/fran beliau disana disambut dengan berbagai kesenian tradisional. sedangkan kata benda yang mengandung konfiks ke-an umumnya menyatakan ha!. Mereka memban/u kami sepekan lalu. Kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah m i hams dikembalikan pada bentuk yang tepat (Bagaimana bentuk yang tepat dan kata-kata di atas menurut Saudara?). Kata benda yang mengandung akhiran -an umumnya menyatakan hasil.+ lepas + -an pe(N). pengnesakan. 2.1. Beliau hadir untuk meresmikan penggunaan gedung ban. penyob/osan. .+ sah + -an pe(N). penyueián (ka/ni peng/epasan. Dia mengirimkan sumbangan sepekan lalu. 1 .+ ajar + -an — * — * — > — * — * — * — > perusakan pelepasan penataran pengesahan pengetikan pekerjaan pelajaran Selain kata-kata yang dicontohkan. 3. 1 . pengluasan. 2. Sejak lama ia c/iththkorang tuanya.6 Akhiran -an dan Konfiks ke-an Kata benda dapat dibentuk dengan bentuk dasar dan akhiran -an atau konfiks ke-an. Untuk memperjelas uraian di atas. .+ kerja + -an pe(R). kita suing menemukan kata-kata yang tidak sesuai dengan kaidah di atas sepertipengnemahan. Kata benda yang mengandung ke-an ditunnkan langsung dan bentuk dasarnya seperti contoh berikut.+ tilt + -an pe(R). . tetapi Air/man itu belum kami terima. itu ingat bermanfaat bagi kami.. 2.. yang diberilcanorang tuanya itu menyebabkan dia menjadi orang besar. Ke/er/amba/an itu menyebabkan mereka mendapatkan nilai jelek.

.berfungsi membentuk kata benth dan kata bilangan. dan kehendak. hendak yang menjadi keizia.. Atasan kami memigas/kami mengikuti penyuluhan m i .dan inWA9kirn Akhiran -kim dan -i pada kata kerja dalam kalirnat berfungsi menghadirkan objek kalimat.. 1 . BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 . Dalam percakapan seharthari.sangat terbatas. Hal m iterjadi karena pengaruh bahasa daerah atau dialek tertentu. 8. Kami membe/ikan mereka buku baru untuk perpustakaan. Beliau sedang mengajirkan bahasa Indonesia. yaitu hanya pada kata izia. hal m i harus dihindari. 9. Tim kami berhasil menduduki pingkat keliga dalam MTQ tingkat Jawa Barat. Usaha yang ditempuhnya selalu gaga/ Akan tetapi. 7Kata Kerja Bentuk ine(1V. Kami membe/ibuku-buku baru untuk perpustakaan.sering mengganti awalan ler. 3. . . Karena itu. Atasan kami menzigaskan pembuatan naskah pidato kepada sekretaris. Kata benda yang dibentuk dengan awalan ke. Anak itu sangat pam/al di kelasnya. . Beberapa kata kerja baru dapat digunakan dalam kalimat setelah diberi akhiran -kan atau -L Man kita perhatikan contoh untuk memperjelas uraian. Beliau mengiwikami bahasa Indonesia di kelas.nya itu. Setiap 28 Oktober kami mempeii’igallhari Sumpah Pemuda. 4. Dalam situasi resmi. 2. Penentuan apakah awalan ke. Beliau sedang mengi7rdike1as. 3 .sebagai bentuk pasif. 2.sebagai pembentuk kata bilangan tingkat atau kata bilangan yang menyatikan kumpulan harus dilihat dalam hubungan kalimat. 5.1. 4. kekasth. Pemerintah mengamigerahirakyat Jawa Barat tanda kehormatan. 3. Aeligapenyu1uh itu ternyata teman kami waktu di SMA. Masyarakat di pulau terpencil itu masih itu menyebabkan tarafhidup mereka masth rendah. awalan ke. 6. dia tidak pernah putus asa akibat .8 AwalankeA walan ke. Pemerintah menganugerahkan tanda kehormatan kepada rakyat Jawa Barat. baik bilangan tingkat maupun bilangan yang menyatakan kumpulan. Misalnya kalimat berikut: 1 . 5. dia memperoleh beasiswa dan pemerintah. 1 . 10.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah 3. 7. kaslh.

BPDU-Uiiversitas Widyatama 25 .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Kita perhatikan contoh berikut.

-wan. karyawan karyawati olahragawan olahragawati budiman seniman manusiawi surgawi badani badaniah Bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata berikut? ilmiawan rohaniawan gerejani - Beberapa contoh bentuk kata yang salah dan yang benar didafhrkan berikut m i . misalnya.1. akhiran -z -wi dan -záh dan bahasa Arab.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 1 . korban tanpa identitas itu ke/ab. Akhiran -wi lebih produktif daripada akhiran -i dan -záh. Akhiran -wi tidak hanya terdapat dalam bentukan bahasa asalnya. Menurut laporan yang dapat diercaya. dan wa/i dan bahasa Sanskerta. korban tanpa identitas itu /e. Perhatikan beberapa contoh kata berikut. terdapat pula beberapa akhiran yang beiasal dan bahasa asing. 3.r/abrak mobil. Menurut laporan yang dapat diercaya.rak mobil. -man. Salah Benar memparkir memarkir menterjemahkan menerjemahkan mentafsirkan menafsirkan mensukseskan menyukseskan memitnah memfitnah menyolok mencolok menyintai mencintai BPIJU-Universitas Widyatama 26 . Seharusnya: 2. -z dan -an.9 Akhiran Lain Selain akhiran ash bahasa Inthnesia -katz. Akhiran -wan dan -wa/iproduktif sedangkan akhiran -man tidak demikian. tetapi juga terdapat dalam bentukan ±ngan bentuk dasar bahasa Indcnesia.

dan tanda jika jika tidak berterima secara tata bahasa. Setelah itu.10 Prosedur Pengayaan Kosakata — Perhatikan tabel di bawah. Langkah berikutnya cobalah membuat kalimat bahasa Indonesia dengan kata yang sudah diberi tanda + tadi.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah mengontrakan membanding mengundur memberitahu berserta bewarna bekerjasama berterirnakasih dikata dipensiun terlantar pengrusakan pengletakan penglepasan pengrajin nampak dibanding diselusuri mengontrakkan membandingkan mengundurkan memberi tahu beserta berwarna bekerja sama berterima kasih dikatakan dipensiunkan telantar terlanjur telanjur perusakan peletakan pelepasan perajin tampak dibandingkan dengan ditelusuri 3. kerrudian amati kolom kata dasar.1. Kata Das ar Imbuhan me(iV)me-i me-kan mempermemper-kan memper-i awak hitung hukum gigi siap darah politik hu bu n g BPDU-Uiiversitas Widyatama 27 . bubuhi tanda + di bawah setiap imbuhan jika berterima secara tata bahasa.

4IVUII1WiIVII 1tUT{)j t t U J1J1 i j w ud i i j j uip n./mi( ‘vpaqdaq v a ui v rn iq q y vp v v U : npow ipid i uiqiid i j i u ‘u1Upnu1J rnsuopu p uqq ii up d iq 1 i i ‘uijiunip uiiiC Ui( uuj -j ‘p ip’ i i d uiqnqwi uu ip ‘q ns uiqrqwi u p iu usiqiq uip u1q1JT4sTJd sq q snw’I ijnd iq ‘n[wj u19 o {isiqJq qipns ij i )11U1 iisoq dnpiq 1M!f W TS )jU I1T SO S uiiuid sirni uijuoq mjnq J)J LImUhlI flA H fl!IflH J 11p 11 ! 0H HP I 11Lp11 ./P !t2/911a v t1 a vn/zzsyq iii u v u .r t t /ZZ/9U ay .Tiq i is i q du ii iu p U( 1 i i j qnjnds rIWHIJN1Jd qvMvq y urnnqui .u up m A !1 iJJAiuf1-fff[aH uip s u utp ‘u1uapp iu 1u u ni iu q g o 4nqsJp u1( rniapp u p u p tT dT sT s ‘u1j11 s L 1 uIqnqmi ‘1isuopuI isiqiq m p i 1u H 1w pq i u uu u q u in ia d ‘ i{ u 1 s q i( p p iq is ‘i(utipnud q1pns ‘u1nj1uip i t uiuod p is u uj u rnsuopu isijiq i i j uijnuquiod u( rnud D jiw i p w ui n urnnqun T jJT w p u1qnqtuT ‘q1jn1J i j s 1 aj ui u m Jsip jn q 1upuJ uip riiuq ipqnuow urqnqw u u1qnqwi n4T1( ‘unj nq u u1uop ip w d ip PsTq rnsuopu s1q1q wipp i s p o uo qs ri n y un nj rnsuopu j is1q1q ju p tp f.ioifvp 110.//2J/2 P114’ 1/0/9 i>l/?i/u/ZZS’ n.

sedangkan sisipan tidak produktif. e (’2 V .r-. . BPIJU-Universitas Widyatama 29 . semua imbuhan termasik sisipan di dalamnya. -i dan -an. Kerjakan pelatthan-pelatihan pada setiap sub bagian pembicaraan mengenai imbuhan m i .4 TEST FOUMATIF gabungan afiks dalam ilmu baha. d-. akhiran terdiri atas -kin. be(49-. konfiks dan gabungan afiks trdiri atas gabungan awalan dengan akhiran Awalan dan dchiran masih sangat produktif digunakan. re4 I? )-.te-. masih dapat kita ianfaatkan.i-.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Awalan yang terdapat di ddam p pe(49-. misalnya. sedangkan sisipan terdiri atas -elm -em-. dan -e. apabil diperlukan. dan Se-. menciptakin kosakata barn atau dalam penerjemahan atau penyepadanan istilah asing. 3. bahasa Indonesia terdiri atas me449-. Walapun demikian.

Seseorang yang mengetahui bentuk atau rupa suatu benda belum tentu mengetahui namanya. Bentuk merupakan sesuatu yang dapat diinderai. untuk dapat berbahasa dengan baik. seseorang yang mengetiuui namanya saja belum tentu mengetahui bentuk atau rupa benda itu. dan cermat.2 PENGGIINAAN KAFA P emahaman Sebagaimana dikemukakan. Karena itu. Pemahaman terhadap salah satu aspek saja tidak menjamin pemahaman terhadap kata. Hal m i berlaku bagi semua balisa.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah D SI IK A A T U PILIH N A K TA A terhadap suatu bahasa tidak dapat dilepaskan dan pemahaman terhadap kata-kata dan kaidah yuang terdapat dalam bahasa tersebut. Hal m i bergantung pada tingkat pemahaman setiap orang akan bentuk dan makna suatu kata. Makna merupakan sesuatu yang dapat menimbulkan reaksi dalam pikiran kita karena rangsangan bentuk./fr/. Jadi. kita hams memperhatikan pemakaian kata dan kaidah BPDU-Lniversnas Widyataina 30 . termasuk di dalamnya bahaa Indonesia. benar. yaitu bentuk dan makna. dalam pikiran kita timbul reaksi karena kita mengetahui arti kata tersebut.1 ASPEKKATA Setiap kata terdiri atas dua aspek. agar dapat berbahasa dengan baik. dilihat. pemahaman terhadap bentuk dan makna kata merupakan syarat bagi pemahaman terhadap kata. atau didengar. 1. Apahla ada seseorang berteriak Ba.Jadi. besar. Dengan demikian. pikiran kita akan menyatakan ada gerakan air dens. dan cermat. Menggunakan bahasa wda hakikatnya adalah memakai kata kata dan kaidah yang berlaku dalam bahasa itu. 1. th riar. kita harus mengetahui bentuk dan makna kata itu sekaligus. sedangkan makna adalah reaksi yang timbul dalam pikiran kita. Demikian pula halnya. yang dimaksud bentuk adalah semacam kata banfir. Reaksi tersebut tentu akan berbeda—beda pada setiap orang. dan meluas secara tiba— tiba. kita harus memperhatikan pemakaian kata dan kaidah yang terdapat di dalamnya. Untuk memahami kata.

dasar perempuan. kita pun harus menipertimbangkan berbagai faktor di luar kebahasaan. a. Makna irü mempakan makna yang lugas. Sebaliknya. Dalam bahasa tulisan ragam ilmiah dan formal yang hams kita gunakan adalah kata— katadenotatif agar keobjektilàn bisa tercapai dan mudah dipahami tanpa adanya asosiasi. Pilihan kata yang tidak tepat dan pembicara atau penulis dapat ntngakibatkan gagasan atau ide yang disampaikannya tidak dapat diterima dengan baik oleh pendengir atau pembaca. makna apa adanya.1 Ketepatan Pilihan Kata Bahasa sebagai alat komunikasi berflingsi untuk menyampaikan gagasan atau ide pembicara kepida pendengar atau penulis kepida pembaca. selain hams memperhatikan faktor kebahasaan. b. dan kata yang mengalami perubahan makna. Misalnya. Ferempuan itu ibu saya. maka yang hams kita perhatikan adalah kata dan kaidah bahasa Indonesia. 4. Faktor tersebut sangat berpengaruh pada penggunaan kata karena kata mempakan teripat menampung ide. kemudian kesesuaian kata dengan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. Makna konotalif dapat muncul di samping makia denotatif suatu kata. Hal m iperlu dipenhatilcankarena apabila terdapat kata asosiatf.rempuan dan pana’aidalam kalimat benikut. hams memperhatikan ketepatan kata yang mengandung gagasan atau ide yang kita sampaikan. Makna m i bukan makna kiasan atau pemmpamaan.1 Kata Bermakna Denotatif dan Bermakna Konotatif Makna denotatif adalah makna yng menunjukkan adanya hubungan konsep dengan kenyataan. pemahaman pembaca atau pencbngar sangat subjektif dan berlainan Kita bandingkan kata pe.2.1. kata bersinonim. Ah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bahasa yang berlaku pada baha& t yang kita gunakan. 1 . Oleh karena itu. kata umum dan kata khusus.2. Pendengar atau pembaca akan dapat menerima gagasan atau ide yang disampaikan pembicara atat penulis apabila pilihan kata yang mengandung gagasan dimaksud tepat. 4. kita perlu memperhatikan hal— hal berikut: kata bermakna denotatif dan konotatif. Dalam kaitan i kita . BPIJU-Universitas Widyatama 31 . kita menggunakan bahasa Indonesia. Dalam penggunaan kata. makna konotatif atau asosiatif muncul akibat asosiasi perasaan atau pengalaman kita terhadap apa yang diucapkan atau apa yang didengar.

Akibatnya. Kata seperti itu sering mengganggu kelancaran dalam berkomunikasi. btha/angpehhanaan. barang yang hilang itu ditanyakan kqada orang panda/yang tinggal di sebuah kota. Kata sedan dirasakan lebih khusus daripath kata mobil Kata mobil lebih khusus daripada kata kendanaan. Dengan contoh tadi jelaslah b kita bahwa kata dapat memiiki i kekhususan dalam pemakaiannya walaupun kata yang digunakan memiliki makna denotasi yang sama. kata— katayang bersinonim itu dalam pemakaiannya tidak sepenuhnya dapat saling menggantikan. Demikian pula halnya dalam kata beruntun m ibina/ang. Jika tidak. yaitu nyawa lepas dan naga tetapi makna konotasinya berbeda. Dia memiliki kendanaan 2.1.1. a. Saudara saya termasuk orang panda! dalam memotivasi orang lain untuk berpikir positif. Banyak kata bersinonim yang berdenotasi sama. 4. Karena keyakinannya.2 Kata Bersinonim Kata bersinonim adalah kata yang memiliki makna yang sma atau hampir sama. Kata bermakna umum dapat menjadi kata bermakna khusus jika dibatasi.2. agar komunikasi berlangsung dengan baik. sedangkan kata bermakna khusus digunakan untuk menyatakan gagasan yang bersifat khusus atau terbatas. tetapi konotasinya berbeda. Kata-kata mati men/nggat wafat gugur mangkat mampus.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. Relakah Saudara kepada orang yang sangat Saudara hormati dan Saudara chtai mengatakan Diá /elah mampus kemanth. kita hams dengan cermat menggunakan kata yang bermakna umum dan bermakna khusus secaa tepat. sebaliknya kepada binatang Saudara mengatakan Ic[amb/ng i/u /elah wafat kemanth. komunikasi terhambat dan kesalahpahaman mingkin muncul. Dia memiliki mobil 3. Diamemilikisedan.3 Kata Bermakna Umum dan Bermakna Khusus Dalam bahasa sehari— hari kita sering mendengar atau membaca kata yang bermakna kabur akibat kandungan maknanya terlalu luas. hieing BPIJU-Universitas Widyatama 32 . 4.2. Kata bermakna umum digunakan dalam mengungkapkan gagasan yang bersifat umum. dan berpulang memiliki makna denotasi yang sama. 1 . Karena itu. Kata bermakna umum mencakup kaa bermakna khusus. b.

2. bukan sesua4 bergan/ung pada dan atau /ergan/ung pada. bawa. Kini maknanya menjadi luas. peluasan makna. dalam pembicaraan tak resmi atau sartai. gaji dan gajili.2. Kata sarJ1na semula digunakan untuk menyebut semua cendekiawan. saudara. bukan kerabat. 4. sesual dengan. jangan kita gunakan kata— katayang BPDU-Universitas Widyatama 33 . Kata ber/ayar semula digunakan dengan makna bergerak di laut menggunakan perahu layar. Pada saat kita berbicara dengai masyarakat awan sebaiknya kita gunakan kata— kataumum (popular). Kini kata tersebut hanya digunakan untuk cendekiawan yang telah menamatkan pendidikannya di perguruan tinggi. Kata bapaA thu. juga dalam bahasa lain. terdapat kata yang mengalami penyempitan makna. kita tidak ditmtut berbicara atau menulis dengan menggunakan kata— kata baku untuk menjaga keakraban. sangsi dan sanksi Kita pun hams berhati—hati menggunakan ungkapan tertentu seperti bercerfta /en/ang bukan menceri/akan /en/ang. Kata sarjrna dan pende/a merupakan contth kata yang mengalami penyempitan makna. Begitu pula halnya katapu/r apu/ri Semula kata m i hanya digunakan untuk menyebut anak raja. Sebaliknya.2 Kesesuaian Pilihan Kata Kesesuaian pilihan kata berkáàn dengan pertimbangar pengungkapan gagasan atau ide dengan memperhatikan situasi bicara dan kondisi pendengar atau pembaca. perubahan makna. kita pun hams berhat4hati menggunakan kata— katayang berejaan mirip seperti kata bahwa. baik memakai perahu layar maupun memakai alat transportasi lain. Kata pendeta semula memiliki arti orang ytng berilmu. Kini ketiga kata tersebut digunakan juga untuk menyebut atau menyapa orang lain yang bukan keluarga. kini hanya digunakan untuk menyebut guru/pemimpin agama Kristen. kita hams menggunakan kata— katabaku. dan pu/ra—pu/ri merupakan contoh kata yang mengalami pebasan makna.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. dan bawah. Dalam pembicaraan yang bersifat resmi atau formal. Faktor kepada siapa kita berbéara atau kita menulis hams diperhatikan agar kata— katayang kita gunakan dapat dipahami mereka. Kata ber/ayar bapa/ thu. dan saudara semula hanya digunakan dalam hubungan kekerabatan. Dalam bahasa Indonesia. yaitu bepergian di atas laut.1.4 Kata yang Mengalami Perubahan Makna Sejarah perkembangan kehidupan manusia dapat memengaruhi sejarah perkembangan makna kata. bukan /ergan/ung atau /ergan/ung (bandingkan dengan depend on dan hang on dalam bahasa Inggris). Kini anak siapa pun berhak dan boleh disebut pu/Ta —pu/ri Demi ketepatan pilihan kata.

1 Kata Baku dan Takbaku Kata baku adalah kata yang tidak bercirikan bahasa daerah atau bahasa asing. kalau kita gunakan kat—kata ilmiah.sap i ben dulu hakikat lewat mengapa senang BPIJU-Universitas Widyatama f a k i rf. jika kita berbicara dengan godrngan intelektual.2. kita gunakan kata-kata khusus. Dalam situasi khusus. kasih dulunya hakekat liwat kenapa seneng 34 . dalam berbicaa atau menulis kita perlu memperhatikan hal-hal berikut.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah bersifat ilmiah. Baik dalam penulisan maupun dalam pengucapannya hams bercirikan bahasa Indonesia. sedangkan yang kita ajak bicara tkhk paham.a h a m nasihat ijasah jadual k w a l i t a k w a n t i t akwitansi s. kita gunakan kata-kata umum. Dalam situasi resmi. Kita perhatikan beberapa contoh berikut. Sebaliknya. I*ngan perkataan lain. Kata Baku Kata Takbaku pikir. kita gunakan kata-kata baku. Tujuan kita berbicara atau menulis tentu untuk dipahami orang lain. sebtiknya kita menggunakan kita menggunakan kata-kata yang lebih ahab dengan mereka atau kata— katailmiah. Layak diingat bahwa yang termasuk k ata— kata ilmiah bukan hanya kata— kata yang berasal dan bahasa asing. kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah mengenai kata dalam bahasa lalonesia. Dalam bahasa Indonesia pun banyak sekali kata— katailmiah. 4. percuma. pejabat. atau paia ahli di bidang tertentu. karir pasen himbau h u t a n gh i s a p . s.a n t i t a s . t a n s i kui karier pasien imbau utang. tentu yang kita sampákan tidak ada gunanya. paham nasihat ijazah jadwal k u a l i t aksu. Jadi. Dalam situasi umum. Agar kesesuaian pilihan kata dipat kita capai.

so/usi JQ /1á4f/nat kon/rathicsi komi/men? BPIJU-Universitas Widyatama 35 .2. Kata Ilmiah Kata Populer dampak akibat kendala hambatan formasi susunan frustasi kecewa pasien orang sakit volume isi koma sekarat Dalam pembicaraan di depan umum. Apa arti kata argumen. sebaiknya kita menggunakan kata— katapopular agar apa yang kita kemukakan dapat dipahami dengan baik dan mudah.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah asas energi hipotesis kategori sistem metode teknik tim seksi subunit pascapanen antarbagian semifinal asusila caturbidang ekabahasa mono loyalitas supranatural ekstrakurikuler azas enerji hipotesa katagori sistirn metoda tehnik team sie sub unit pasca panen antar bagian semi final a susila catur bidang eka bahasa mono loyalitas supra natural ekstra kurikuler 4. Kata popular adalah kata yang biasa digunakan di kalangan myarakat umum. Kita lihat beboapa contoh berikut.2 Kata Ilmiah dan Kata Populer Kata ilmiah adalah kata yang liasa digunakan di lingkungan ilmuwan dan dunia pedidikan umumnya.

Kami generasi muda siap mendukung dua anak. Ungkapan yang masih dipahami deh umum dapat digunakan untuk menghidupkan suasana penbicaraan atau tulisan. Takiekang oleh panas taklapuk oleh hujan. y>n. berhati—hatilah menggunakan kata percakapan m i . gthi. Kata— katapercakapan. Kata — — kata m iumumnya memiliki kaidah sendiri yang berbeda dengan kata kata yang digunakan dalam tulisan. nggaM ngem dapet sikon. BPIJU-Universitas Widyatama 36 . Karena itu. Beberapa contoh d t a dikemukakan di sini.2. Kata—kata percakapan sebaiknya dihädarkan chiam tulisan atau pembicaraan resmi karena dapat mengganggu keresmian atau keilmiahan.3 Kata Percakapan dan KatalUngkapan Usang Kata percakapan biasanya digunakan dalam bahasa lisan. misalnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 4. di antaranya. Kenalkah Anda pada ungkapan atau slogan m i? 1 .2. 2. Akan tetapi. tidak ajeg menggunakan kádah bentukan kata dan sering menyiigkat kata. ungkapan yang sudah usang tidk lagi mempunyai kekuatan hans dihindarkan karena dapat membosankan dan melemahkan pembicanan atau tulisan kita. memiliki ciri kedaerahan (diabk).

Subjek: Subjek dapat diketahui dan jawaban atas pertanyaan siapa atau apa predikat. merupakan sebuah kalimat atau baru merujiikan sebuah gabungan kata (frasa)? Untuk menghasilkan ka!ima&a!imat yang benar. Predikat: Predikat dapat diketahii dan jawaban atas pertanyaa bagaimana atau mengapa subjek. pe!engkap.2 ALAT UJI KALIMAT Apakah sebuah tuturan. Suatu kata atau kelompok kata dapat berfungsi sebagai predikit jika dapat disertai kata beida atau kelompok kata benda yang mempunyai relasi predikat. predikat. baik Ian maupun tulis. (4 kalimat maj emuk. kita perlu memperhatikan syarat-syarat penyusunan kalimat. BPI)U-Lniversias W idyataina 37 . objek. keterangan.1 1’ENGEHTIAN KALIMAT kaiim at ialah suatu bagian ujalan yang berdiri sendiri dan bermakna dan diakhiri oleh intonasi akhir.3 CIHI-CIHI UNSUH KALIMAF Apakah tuturan yang kita hasikan memenuhi syarat sebagii kalimat? Sa!ah satu syaratnya ada!ah kelengkapan unsur kalimat. (3) pola kalimat. Sebuah kalimat sekurang kurangnya memiliki subjek dan predikat. Seip kalimat sekurang-kurangnya memiliki predikat. Beberapa ha! yang tu t memperoleh perhatian kita sehubungan dengan upaya kita untuk memahami struktur kalimat ada!ah (1) alat uji kalimat. Contoh: Mahasiswa menyuszrn skripsi. Contoh: 4fahasiswa mengerjakan tugas maka!ah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab TATA KALIMAT 5. yaitu subjek. 5. Banyak ha! yang dapat kita persoalkan mengenai kalimat bahasa Indonesia. 2. (2) ciriciri unsur kalimat. 5. 1 .

Contoh: Mereka belajar matemat/ka dengan sungguh-sungguh. (1. 5. Negara RI berdasarkan Pancasila.b) (1. Objek hanya terdapat pada kalirnat yang predikatnya berupa kata kerja transitif Contoh: Mahasiswa itu mengemukakan rnasa/ahnya.Pel. Keterangan: Posisi keterangan dapat berpindah-pindah di depan. atau akhir kalirnat. Kalimat Dasar Berpola S-P. k/asa/ahnya dikernukakan oleh mahasiswa itu. Kalimat Dasar Berpola S-P (P3 KS) Mahasiswa di sini panda/-panda! Gedungnya ithgg/-Ithggi: Kalimat Dasar Berpola S-P-K Presiden berasa/dari Jawa Tengah.a) BPDU-Uiiversitas Widyatama 38 . Kalung itu lerbuaf dan emas. Semua peserta a#ang.a) POLA DASAH KALIMAT Kalimat Dasar Berpola s-P (P1 KK) Merekapu/ang.Bahasa Indonesia dalarnPenulisan Karya Ilmiah 3. tengah. Kalimat Dasar Berpola S-P (P2 KB) Dia rnahasLcwa.4 (1. Kantor karni kernasukan pencuri Kalimat Dasar Berpola S-P -O(P1 KK transitit) Mahasiswa membuaf makalah. Pelengkap: Pelengkap tidak dapat menjadi subjek sebab tidak dapat dipasifkan. Contoh: Mereka belajar d/peipus!akaan. Ayahnyapengzisaha. 4. 5. Objek: Objek dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif. Wartawan mencai’/berita.c) (2) (3) (4.

a/au. Satu dan kalimat dasar itu merupakan induk kalimat dan satunya lagi merupakan anak kalimat. (5) Kalimat Dasar Berpola S-P-O-K Mereka mengadakan penelitian di luar kota. BPIJU-Universitas Widyatama 39 . Kepala Negara mengemukakan sambutannya kemudian beliau menyerahkan bantuan kepada para korban 5. Jadi. 5. misalnya: dan.b) Kalimat Dasar Berpola Ayah mengh-thilsaya uang.5. kalimat majemuk taksetara terdiri atas induk kalimat dan anak kalimat.5 KALIMAT MASEMIIK Kalimat dapat dibedakan menjadi dua macam. la/u.5. dan kalimat majemuk rapatan. Para mahasiswa mengiku//KKN di daerah.r/a. Kalimat majemuk terdiri atas kalimat majemuk setara. kalimat majemuk bertingkat. namun. kemudián. se. Presiden mengarnigerah/para pahiawan tanda jasa. Contoh: Gempa dan tanami menggoncang Pantai Pangandaran dan rumah-nimah hancur. /efapi sedangkan.1 Kalimat Majemuk Setara Kalimat majemuk setara memiliki dua kalimat dasar atau lebih Kalimat m i dtandai dengan kata penghubung intrakalimat yang menyatakan kesetaraan.2 Kalimat Maj emuk Taksetara (Bertingkat/Subordinatit) Kalimat majemuk taksetara sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar sebagai unsur hngsungnya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah (4. sedangkan anak kalimat tidak dipat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal. Induk kalimat dipat berdiri sendiri sebagai lalimat tunggal. yakni (1) kalimat tunggal (kalimat yang hanya tadiri atas satu kalimat dasar) dan (2) kalimat majemuk (kalimat yang sekurang-kurangnya terdiri atas dua kalimat dasar). S -P -O Pel (P1 KK - dwitransitll) 5.

sebagai berikut: Jika kalau apabila andaikata Ketika waktu setelah sebelum Supaya agar sebab karena Walaupun sekalipun biarpun bagaimanapun Contoh: Dia datang ketika saya sedang tidur. Meskipun usianya sudah lanjut. BPIJU-Universitas Widyatama 40 . antara lain.5. semangat belajarnya tidah pernah padam. 5.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kata penghubung yang dapat digunakan untuk kalimat majemuk setara. . . Unsur yang dimaksud hanya dimuncuilcansatu kali. .3 Contoh: Saya datang terlambat sehingga saya tidak dapat mengilcuti kuliah pertama. Kalimat Majemuk Lesapan (Rapatan) Kalimat majemuk lesapan adalah kalimat majemuk yang mengalami pelesapan unsur-unsur kalimat yang sama. Saya datang terlambat sehingga tidak dapat mengikuti kuliah pertama.

yang dimaksud kalimat efektifadalah kalimat yang memenuhi syarat sebagai berikut. kalimat efektif ialah kalimat yang disusun sesuai dengan kailah-kaidah bahasa yang berlaku. mampu membuat isi atau maksud yang disampaikannya itu tergambar lengkap dalam pikiran si penerima (peitaca). Kalimat yang baik pertama sekali haruslah memenuhi persyaratan. Kalimat efektif ialah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasagagasan pada pikiran pendengar atau penulis (Arifin.1980:36). Secara tepat dapat mewakili gagasan atau perasaan pembicara atau penulis.1 1’ENGEHTIAN KALIMAF EFEKTIF S etiap gagasan pikiran atau konsep yang dimiliki seseorang pada praktiknya harus dituangkan ke dalam bentuk kalimat. 2. yang memiliki kemampuan untuk nenimbulkan kembali gagasan-gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang ada pada pikiran penulis atau pembicara.1985:2). Kalimat dikatakan efektif bila mampu membuat proses penyampaian dan penerimaan itu berlangsung dengan sempurna. 1 . Hal m iberarti kalimat itu harus disusun berdasarkan kakhh-kaidah yang berlaku. Kalimat yang demikian disebut kalimat efektif. Jadi. Sanggup menimbulkan gagasan yang sama tepatnya dalam pikiran pendengar atau pembaca seperti yang dipikirkan pembicara atal penulis (Keraf. Hal m iberarti bahwa kalimat efektif haruslah disusun secara sadar untuk mencapai daya informasi yang diinginkan penulis terhadap pembacanya. Sebuah kalimat efektif haruslah memiliki kemampuan urtuk menimbulkan kembali gagasan gagasan pada pikiran pendengar atau pembaca seperti apa yang tenlapat pada pikiran penulis atau pembicara. Arifin memberikan batasan yang sama seperti yang telah dikemukakan di atas.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah K LIM T A A E FEK TIF 6. persis seperti apa yng disampaikan oleh pembicara (pilis) (Razak. 1987:111). Kalimat yang benar dan jelas akan mudah dipihami oleh orang lain secara êpat. Dengan demikian. BPDU-Lniversnas Widyataina 41 .

Kalimat efektif memiliki ciri-ciri (1) kesepadanan struktur. Kalimat di atas tidak menampilkan apa atau siapa yang menghasilkan lima ketetapan yang hams dipatuhi bersama. Contoh: Ba/am musyawarah itu menghasilkan Jim a ketetapan yang harus dipatuhi bersama Kalimat di atas tidak memiliki kesepadanan karena füngsi suijek tidak jelas. (6) kepaduan. Kejelasan subjek dan predikat suatu kalimat dapat dilakukan dengan menghindarkan pemakaian kata depan aZ ala/am. dan sebagainya di depan subjek. 2. Kesepadanan kalimat itu memiliki beberapa ciri. bag un/nM pada. Kesepadanan kalimat m i diperlihatkan oleh kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.2 CIHI-CIHI KALIMAT EFEKTIF Sebuah kalimat efektif memilili syarat-syarat atau ciriciri tertentu yang membedakannya d an kalimat yang tidak efektif. Kata penghubung digunakan secara tepat Contoh: Dia datang terlambat.2.1 Kesepadanan Yang dimaksud kesepadanan ialah keseimbangan antara pikiran (gagasan) dan struktur bahasa yang dipakai. (5) kecermatan. Su1ek kalimat dalam kalimat tersebut tidak jeJas karena penekanan kata ala/am. (4) kehematan. seperti di bawah 1 . Kalimat itu memiliki fi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 6. 3. Sehingga Adak dapat mengkuti kuliah pertama. Tidak terdapat subjek ganda Pemuda bebenapa wanga Contoh: Peringa/an han Sumpah masyanaka/ menampilkan berbagai kegiatan kesenian. BPIJU-Universitas Widyatama 42 . dan (7) kelogisan. 6. (2) keparalelan. Ketidakjelasan subjek atau predikat suatu kalimat menyebabkan kalimat itu tidak efektif.tngsi-fimgsiyang jelas (subjek dan predikat). (3) ketegasan.

sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa. 6. BPDU-Uiiversitas Widyatama 43 . Masalah pokok yang lain yang menonjol ialah penghentian pemborosan dan penve/ewengan. Kalau bentuk ptama menggunakan kata kerja (verb. Predikat kalimat tidak didahului oleh katayang. Pghernatan di sini mempunyai ati penghernatan terhadap kata yang mernang tidak diperlukan. Ainya. 4.2.3 Kehematan Yang dirnaksud kehematan dalam kalimat efektif ialah hemat rnenggunakan kata. Kehematan tidak berarti harus rnenghilangkan kata-kata yang dapat rnenambah kejelasan kalirnat. bentuk kedua dan seterusnya juga menggunakan kata kerja (verba). Dengan menggunakan konstruksi yang pararel ketiganya dapat dthubungkan secara mesra.2. serta akan memberi tekanan yang lebih jelas pada ketiganya. maka menonjollah beberapa rnasalah pokok yang minta perhatian dan adminictrasi pemecahan I?eorganLvas! departemen-departemen. Yaitu bag aiiana mernobilivir p0/ens! nasioa/ secara maksimal dalam pembannan m i. kalau bentuk pertama menggunakan kata benda (nomina). Ketiga karena masalah pembangunan ekonomi yang kita jadikan titik tolak.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Konjungsi seh/ngga tidak dapat digunakan di awal kalimat karena berfungsi sebagai konjungsi intrakalimat. (Kompas) Bila kita perhatikan kutipan d i atas tampak bahwa reoiganivasi adrnth!v/rasi pemborosan dan penge/ewengan serta inobi/&isi nasiona/ merupakan masalah pokok yang mempunyai hulungan satu sama lain. frasa. maka kita ingin juga mengemukakan faktor lain. atau bentuk lain yang dianggap tidk perlu. m iyang pertama. Contoh: Semua regulasi yang rnengharnba/ iklim 6. bentuk kedua dan seterusnya juga hams menggunakan kata benda iomina).2 Keparalelan Yang dimaksud keparalelan adahh kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat itu. Contoh: Apabila pelaksanaan pembangunan jima tahun kita jadikan titik tolak.

dan penggmaan logika dalam kalimat. Banyakpara p e n i n j ay a n g m e n y a t a k a bahwa p e r a n g u n y a n g s e d a n g e r l a n g s u n g rnerupkan Perang Dunia b itu Timur Tengah. Lukivan itu akan saya beli. kontrak pemain. Penghematan dapat dilakukan dengan cara tidak menjamakkan kata kata yang berbentuk jamak. Contoh: Lukivan itu mdah.2. 2.00. mi Atau Lukivan thi akan saya beli karena indah.500. Contoh: Mulai han Kamis m i Tap Skor akan mulai terbit dan dijual dengan harga eceran Rp2. Penghematan dapat dilakukan dngan cara menghindarkan kesinoniman dalam satu kalimat. 1 . c/an /a/n-/ath 4. 6. Contoh: Tim m imemiliki waktu selama sepekan (terhitung kemarin) untuk menentukan detail pelaksanaan format dua wiayah sepentijumlah peserta. 3. Contoh: Beberapa negara-negara Asean mengikuti konfrensi. penyusunan kata. Penghematan dapat dilakukan dengan cara menghindarkan pemakaian superordinat pada hiionthil k a t a . dan tepat dalarn pilihan kata. Kecermatan meliputi beberapa aspek berikut: 1 . dngan cara menghilangkan Kalimat jika digabungkan menjadi seperti di bawah Lukivan indah itu akan saya beli. Kecermatan dalam kalimat berkaitan dengan pemilihan kati. Penghematan dapat dilakukan pengulangan subjek.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Ada beberapa kriteria yang perlu diperhatikan.4 Kecermatan Yang dirnaksud kecermatan adalah kalirnat itu tidak menimbulkan tafsiran ganda. BPDU-Uiiversitas Widyatama 44 . Ketepatan dalam struktur kalimat Contoh: Mahasiswa perguruan linggi J’ang terkenal itu menerima beasiswa.

5 Kepac. Contoh: Kita hams mengembalilcan kepada kepribadian kita omng orang kota yang telah Ilanjur meninggalkan rasa kemanusiaan itu dan yang secan tidak sadar bertindak keluar dan kepribadian manusi Indonesia dan sudut kemanusiaan yang adil dan beradab. dan sebagainya. Penggunaan kata term/up dapat bermakna ganda. Kalimat yang padu tidak bertele-tele. BPIJU-Universitas Widyatama 45 . atau terhalang oleh sesuatu. Pemilihan kata Contoh: Sebagian toko term/up sehingga para korban gempa mengkonsumsi makanan sesuai dengan ketersediaan yang ada. Kalimat yang padu tidak bertele-tele dan tidak mencerminkan cara berpikir yang tidak sistematis. serta keterangan-keterangan lain yang menjelaskan tiap-tiap unsur pokok tadi. 3. 1 . Kesalahin yang sering merusakkan kepaduan adalah menempatkan kata depan. Kekurangan penggunaan tanda kona pada kdimat di atas menyebabkan makna menjadi kabur. perapatan kata aspek atau keterangan modalitas yang tidak sesuai. Penggunaanejaan Contoh: Menurut cerita Ibu Sari adalah orang pandai di desa itu. Kalimat di atas tidak padu.2. Bagaimana hubungan antara subjek dan predikat. Kepaduan menunjukkkan adanya hubungan timbal balilc yang baik dan jelas antara unsuunsur (kata atau kelompok kak) yang membentuk kalimat itu. thusan atau seseorang. ccba perbaiki kalimat di atas sthingga menjadi kalimat yang padu. hubungan antara predikat dan thjek. hindari kalimat yang panjang.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Penggunaan kata yang di atas menyebabkan kalimat bermakna ganda. kata penghubung yang tidak sesuai atau tidak pada tempatnya. apakah orangpandai di desa flu thu. 6. 2. yang terkenal itu mahasiswa atau perguruan tinggi. bin (tetap berjualan) atau tutup (tidak berjualan).Iuan/ Koherensi Yang dimaksud kepaduan ialah lepaduan pernyataan dalam kalimat itu sehingga informasi yang disampaikannya tidak tepecah pecah.

Contoh: Saran yang dikemukakannya him! akanper#mbangkan Masalah kemacetan kredit Bimas saya thgth laporkan kepada Bapak. Kalimat yang padu tidak perlu mewisipkan sebuah kata antara predikat kata kerja dan objek penderita. BPIJU-Universitas Widyatama 46 . Jelaslah bahwa kalimat tersebut sahh nalar. 6. tentu jawabannya mayat wanita.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 2. a Jika kita bertanya.2. atau kepada phak lain karena merasa dirinya lebih kuat. wanita itu sering mondar-mandir.6 Kelogisan Yang dimaksud dengan kelogisn ialah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal dan sesuai dengan kaidah yang berlaku. 3. 1988: 124—125) Contoh: Wáyat wanfra yang ditemukan itu sebelumnya sering mondar mand!rdi daerah tersebut. yaitu proses berpikir untuk menghubung-hubungkan fakta yang ada sehirgga sampai pada suatu simpulan. Contoh: Sejak lahir manusia nemiliki jiwa untuk melawan kepada kekejaman alam. Kelogisan berhubungan dengan penalaran. Dengan perkataan lain. yaitu (1) Mayat waiita ditemukan di kompleks itu dan (2) Sebelum menjadi mayat. Kalimat yang padu menggunakan pola aspek + agen + verbal secara tertib dalam kalimat-kalimat yang berpredikat persona. Penulis menggabungkan kedua kalimat tersebut tanpa mengindahkan pikiran yang jernih sehingga lahirlah kalimat yang salah nalar. Kalimat itu berasal dan dua prnyataan. nalaran (reason!ng) ialah proses mengambil simpulan (conc&uskrn. “Siapa y mondar-mandir?”. !nterference) dan bahan bukti atau petunjuk (evidence) ataupun yang diang gap bahan bukti atau petunjuk(Moeliono.

diusahakan agar bahasanya tidak menimbulkan ketaksaan.1 ItEFINISI 1’AHAGHAF I\/I enuangkan buah pikiran secara teratur dan terorganisasi ke dalam sebuah tulisan sehingga pembaca dapat mengikuti dan memahami jalan pikiran seseorang. Berdasarkan tujuan yang hendak diungkapkan itu. Perbedan ragam bahasa karangan i!miah dan ragam karangan sastra adalah sebagai berikut in Pada karangan i!miah. Ha! m iwajar karena kemampuan menulis merupakan hasil proses belajar dan ketekunan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilniiah PARAG RAE 7. baik secara formal maupun nonforma!. mulai kalimat pengena!. biasanya ha! m i terjadi sesudah melalui latihan yang intensif. ada yang hendak mengungkaan perasaan. kalimat utama atau kilimat topik. Paragraf merupakan inti penuangan buah pikiian dalam sebuah karangan. tidk bermakna konotasi. Dengan kata lain. Kalaupun ahli-ahli bicara itu mampu menuliskan gagasannya dengan baik. Perhatikan contoh di bawah m ilalu bagi menjadi beberapa paragraf! Tujuan karangan berbedtheda. kalimat-kalimat penjelas sampai pada kalimat penutup. sedangkan karangan yang kedua banyak kita lihat dalam karangan sastra. Ada yang hendak mengungkapkan suatu pikiian. Banyak orang fasih berbicara. BPDU-Lniversnas Widyataina 47 . tidaklah mudah. Kata-kata yang digunakan adalah kat&kata yang bermakna lugas. bahasa yang dipakainya tentu!ah berbeda. Karangan yang pertama banyak kita lihat dalam tulisan i!miah. Pada karangan yang bersifat sastra dipakai bahasa yang indah Kata-kata yang dipakai adalah kata-kata yang bersifat konotasi. Dalam paragrap terkadung satu unit buah pikiran yng didukung oleh semua kalimat dilam paragraf tersebut. namun kurang mampu menuangkan gagasannya secara tertulis.bahasa ragam sastra memiliki daya imajinatif. Himpunan kilimat m i saling bertalian dalam suatu rangkaian untuk membentuk sebuah gagasan.

ruang atau tempat. lalu tentukan kalimat mana yang tidak koheren! Terhadap dunia.2 SYAHAT 1’AHAGHAF Paragraf merupakan satu kesatuan pikiran yang dibangun dengan serangkaian kalimat.renceth meaning) dan kohesi dalam bentuk (cohesion inform) 7.Galunggung telah beberapa kali memuntahkan lahar (2).(4).Borobdur bangunan raksasa yang megah lagi perkasa m i tiak mungkin dibuat untuk kedua kalinya. seorang ahli riset purbakala menyatakan bahwa dalam segala hal Borobudur merupakan monumen yang terbesar dan terindah di belahan dunia selatan Bumi bergetar disusu! hamburan batu dan keriki! panas (1). waktu. koherensi pangraf ialah kepaduan isi paragraf Paragraf yang tidak menunjukkan adanya kepaduan isi disebut paragraf yang tidak koheren. Demi terpenuhinya tuntutan koherensi paragraç ada dua ha! pokok yang harus diperhatikan. Satu kesatuan pikiran merupakan komponen isi dan satu rangkaian kalimat merupakin komponen bentuk paragraf.warisan yang tak ternilai harganya.Bemard P. Kedua hal yang dimaksud ialah (1) kokohnya kalimat penjelas dulam menjelaskan ide pokok dan (2) logisnya urutan peristiwa.Candi m imerupakan pusaka budaya. dan proses. (2). Satu kesatuan pikiran dan satu kesauan bentuk merupakan tuntutan yang hams dipenuhi sebuah paragraf.Mereka tengah bersiap untuk bersembahyang magrib (4). Groslier. ladang.Tiba.(1).Letaknya kurang lebih 15 km sebelah utara kota magelang. Dalam sebuah paragraf harus memenuhi tuntutan koherensi dalam isi (cohe. serta rumah penduduk 5).UNESCO mengemukkan gagasan bahwa Borobudur hams segeia diselamatkan.Lahar panas mengalir menghaitam sawah.tiba terdengar suara gemuruh seperti ledakan bom (3).2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7.(3).Sejak 5 april . BPIJU-Universitas Widyatama 48 .1 Syarat Koherensi Yang dimaksud dengan koherensi ialah kesatuan isi atau kepaduan maksud. Perhatikan paragraf di bawah m i.Bencana itu datang tanpa diduga saat para petani meninggallcansawah serta ladangnya (6).

.2. Setiap han Adi dan Boy selalu kelihatan bersama-sama. Isilah . maka. antara lain: beberapa saat kemudian.2. Kata ganti yang dimaksud adalah saya. Adi dan Boy merupakan dua sahabat yang ahab. .2 2 Penggunaan Pronomina Dalam usaha memadu kalimat-kalimat dalam suatu paragra dapat digunakan pronominal (kata ganti orang). Adilah yang selalu menjemput ke kampus karena rumah Adi lebih jauh letaknya dan numah Boy.rn e. Pemakaian kata ganti m berguna untuk menghindari pen)ebutan nama orang berkali-kali. sebaliknya. perpaduan Entarkalimat yang kokoh. Adi dan Boy selalu siap sedia mendong kawan-kawan Adi dan Boy bila kawan-kawan Adi dan Boy mengalami k8ulitan!kesukaran. (b ) hubungan pertentangan antara lain: akan tetapi.th ’. antara lain: berdekatan dengan itu. perpaduan yang kokoh dan kohesif berarti padu. be/kite. (g) Elipsasi. (b) Pronomina. (c) hubungan perbandingan antara lain: sama dengan itg sehubungan dengan itu.pendekaJin nonekonomi dalam memberantas kemiskinan penn mendapat perhatian yang serius. walaupun demikin.2.2. dan flyer.(d) Sinonim. . c /k r. faktor bualya dan komnikasi. sementara itu. (e) Hiponim. selanjutnya. . Teman teman Adi dan Boy sangat senang dan bangga melihat kelakuan Adi dan BPIJU-Universitas Widyatama i 49 . me. kthç kami engkau. (1) hubungrn waktu. . di samping itu.reka. (e) hubungan tujuan.2 Syarat Kohesi Kohesi mengandung arti hubungan yang erat. namun. di bawah m idengan kata penghubung yang tepat! . berikutnya..Q Paralelisme. 7. Ungkapan penghubung yang dapat digunakan (a) hubungan tambahan antara hin: lebih lagi.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. jadi. Dalam hal kemiskinan in faktor sikap dan pendidikan tidak dapat dianggap sepele. Jadi.ta .1 Penggunaan Konjungsi Ungkapan pengait antarkalimat dapat digunakan konjungsi (ungkapan penghubung). . Untuk memperoleh a) Konjungsi. antara lain: untuk itg untuk maksud itu. lagi pula..(c) Repetisi . . (g) hubungan tempat. abe. paragraf yang baik dituntut untuk mempunyai hubungan ant arkalimat yang erat. (d) hubungan akibat antara lain: oleh sebab itu. 7.

namun mungkin juga kesemaknaan kata dan kelompok kata.2.2. Bung Karno bersemakna dengan “tokoh proklamator’. 7. Boy 7. Adi dan Boy tidak pernah menjadi sombmg atau angkuh karena pujian ytng sering Adi dan Boy Terima. 7. Charley Chaplin ketika sudah nenua merasakan sngat sedih.5 Penggunaan Hiponim Sarana kohesi lain yang masih berhubungan dengan makna adalah hiponimi.3 Penggunaan Repetisi Dalam upaya merangkai kalimat yang satu dengan kalimat yang lain dapat digunakan repetisi.2.4 Penggunaan Sinonim Cara lain yang kadanadang juga digunakan untuk merangkaikan kalimat dalam paragraf adalah sinonim atau kanaknaan. si anak menjawab. Misalnya. Jka ia melawak. Bangsa Indonesia terdiri atas berbagai suku bangsa yang tinggal di berbagai daerah dengan keanekiragaman budaya dan bahasanya. Hiponimi ialah huburgan makna umum dan makna khuss. Monsieur Verdoux. Pak Tani dengan BPIJU-Universitas Widyatama 50 . Keanekaragaman demikian mungkh menguntungkan karena dapat memperkaya kebudayaan nasional Moto Bh/neka Tungga/ 1hz mencerminkan tekad bangsa kia untuk menarik keuntungan dat keanekaragaman itu. tidak ada lagi orang yang tertawa dan filmnya yang terakhir.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah yang demikian ittu. tidak mendqnt ssambutan hangat. atau makna kelas dan makna subkelas. pelawak terbesar di segala abad m i menikah dengan Oona 0 ‘Neeil dan ketika anaknya yang bernama Mdhael ditanya mengapa ayahnya menikah dengan wanita yang begitu muda. Bandung bersenitkna dengan “kota yang dijuluki Paris van Java”.2. sebagian penduduk republik m i yang berada di strata soshl paling bawah sudah mengambil ancang ancang untuk melakukan kegiatan rutin sehari-harinya.2. Watak dan kelakuan Adi dan Boy selat dijadikan sun teladan bagi yang lainnya. Walaupun demikian. Pada saat fajar mulai menyingsing. “Karena Oona satu-satunya orang yang masih tertawa kala Ayah melawak”.2. yaitu mengulang kata tertentu yang dianggap penting. Kesemaknaan tidak terbatas path kata dan kata. Waktu itt.

penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur 7. Pra nelayan turun ke pantai untuk menarik jaring dan lautan yang luas. pedagang kaki lima.2. Raja tanpa kabinet dan bintang film tanpa pengagum tidak berbeda dengan ikan hidup di bar air. Begitulah. Profesor tanpa mahaswa atau pelawak tanpa penonton sama halnya dengan pohon jeruk yang ditanam di laut. semua membenahi peralatan menyongsong mentari sosial. BPIJU-Universitas Widyatama 51 .7 Penggunaan Elipsasi Cara lain untuk merangkai kalimat dalam paragraf adalah elipsasi atau pelesapan. Pameran tanpa pengunjung atau pasar tanpa pembeli sama halnya dengan tanaman hidup di atas hitu. Pethgang sayuran merapikan dagangamya untuk segera diantar ke rumah-rumah pelanggannya. penduduk dan strata sosial atas masih mendengkur di tempat tidur.6 Penggunaan Paraleisme Cara yang berikut untuk membaigun paragraf yang kohesif adalah penggunaan bentuk yang paralel (parallel structures) atau bentuk yang sejajar.2. Para nelayan turun ke pantai untuk menarik sosial dan lautan yang luas. dan (3) berdasarkan flingsinya. abang beak. 7.2. setiap orang nrndapat harga diii dalam hubungan dengan lingkungannya. Sementara itu.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. PedagEng sayuran merapikan dagangannya untuk segera diantar ke rumahiumah pelanggannya.3 SENIS 1’AUAGHAF Berdasarkan jenisnya. 7.2. Pembuat makanan. paragraf dapat dibedakan (1) berdasarkan nalar atau letak kalimat topik. Pak Tani dengan kerbau dan bajaknya sudah pergi mengayun langkah menuju sawah atau ladangnya. semua membmahi peralatan menyongsong mentari datang. pedagang kaki lima. (2) berdasarkan teknik pengembangan. Begitu subuh berlalu. Pembuat makanan. abang becak. Cara m i meleapkan bagian-bagian kalimat tertentu karena bagian itu sudah disebutkan dalam kalimat sebelumnya. Sementara itu.

tetapi secara nyata beringsut naik dan Rp 4.3.800.1 Paragraf Deduktif Paragraf deduktif ialah paragiaf yang diawali dengan gagasan utama atau kalimat topik yang bersifat umum. atau thta. Bagi manusia bahasa merupakan alat komunikasi yang sangat penting.00 per kg.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 7. Kadang-kadang. Beras seminggu yang lalu harganya Rp 3500. Secara umum dikenal paragraf deduktii induktif deduktif induktif. — 7.3.500.00 per kg. Pancasila benar-benar sakti. Semuanya tetap d L p at digagalkan.00 per kg. bernalar sama dengan berpikir logis. 7.2 Paragraf Induktif Paragraf induktif ialah paragraf yang menempatkan ide atau gagasan pada akhir paragraf Lahirnya ide atau gagasan m ididahului oleh penjelasan.3.700. dan dekriptif—naratif. Memang. kini berubah menjadi Rp 4. Dengan bahasa pula manusia dapat mewarisi dan mewariskan.00 per kg menjadi Rp 4. Setiap usaha yang hendak mengubah dan mempreteli Pancasila ternyata gagal betapapun usaha itu telah dipersiapkan dengan matarg dan tertib.1 Paragraf Berdasarkan Nalar Nalar atau logika secara singk2t dapat diartikan jalan pildrm yang sesuai dengan akal.3.3 Paragraf Deduktif-Induktif Pengembangan jenis paragraf m i didasari pola nalar deduki finduktif Karena itu. 7. Penalaran sama dengan proses menggunakan nalar atau proses menggunakan pikiran secara logis. gagasan paragraf induktif berupa kesimpulan dan pernyataan-pernyataan yang disebutkan lebih dulu. Gula pasir melonjak dai Rp 5. dijelaskan dengan pernyataanpernyataan yang bersifat khusus atau keterangan-keterangan yang memperkokoh gagasan di atas. paragraf jenis m i ditndai dengan adanya dua gagasan yang terletak di awal dan di akhir paragraf.1. BPIJU-Universitas Widyatama 52 . Terigu kini mencapai Pp 4. Gagasan tu selanjutnya.800.00 per kg sedangkan minggu lalu Rp 4. Pancasila telah beberapa kali dirongrong.1. keterangan. Minyak goreng.00 per kg. Harga sebagian barang pokok bagerak naik. Beberapa kali falsafah negara RI hendak diubah ataupin dipreteli.00 per kg.200. menerima dan memberikan segala pengalamannya kepada crang lain.000.1. walaupun tidak seberapa naiknya.200.00 per kg menjadi Rp 6.

tidak ada kalimat yang mempunyai kedudukan yang dominan. Pantai yang begitu indth.2 Jenis Paragraf Berdasarkan Teknik Pengembangannya Dalam mengembangkan paragraf ada beberapa teknik yang lazim digunakan. paragraf m i tidak mengemukakan ide pdcok secara eksplisit.1 Paragraf Teknik Tanya—jawab Paragraf jenis m i dikembangkai dengan pertanyaan terlebih dahulu. Kalimat pengembangnya berupa jawaban atas pertanyaan tadi. Dalam pengembangannya.3. Alangkah mengerikan. Kalimat—kalimatjawaban merupakan kalimat penjelas atau pengembangan paragraf.3.Naratif Paragraf deskriptif ialah paragraf yang berisi gambaran. Mereka mengungsi ke tempat-tempat yang aman. 7. yang menjadi tumpuan Pemerintah Daaah itu ditinggalkan kosong oleh penduduk.3. Rumahrumah beton di Pantai Pangandaran.1. Lazimnya.2.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Jelaslah. BPIJU-Universitas Widyatama 53 . bahwa bahasa merupahn sarana yang sangat penting dalam kehidupan manusia. dan Penguraian — — 7. Kabupaten Ciamis. ditelan gelombang tsunami yang terjadi pada tanggal 17 Juli 2006 yang lalu. atau proses sesuatu atau terjaiinya sesuatu secara apa aianya.4 Paragraf Deskriptif. cerita. Dalam tulisan m i kun dibicarakan teknik-teknik pengembangan seperti berikut: 1) 2) 3) 4) 5) 6) 7) 8) 9) Tanya jawab Sebab akibat Contoh atau ilustrasi Alasan atau keterangan Perbandingan atau analogi Dedinisi Deskripsi Proses. Semua kalimat mempunyai peranan yang sederajat. Ide paragraf terkandung pada semua kalimat yang membentuknya. 7. kalimat pertama merupakan kalimat pertanyaan yang mengandung ide paragraf.

3.2.2 Paragraf Sebab—akibat Paragraf sebab akibat yaitu paagraf yang pengembangannya memanfaatkan makna hubungan sebab akibat antar kalimat. Kenaikan harga bahan bakar sudah tentu mengakibatkan naiknya biaya angkutan. kabarnya. harganya dinaikkan kareia pemerintah ingin mengurangi subsidinya dengan harapan ekonomi Indonesia menjadi wajar. dan lain-lain. minyak pelumas. li. Minyak tanah. Karena itu. 7. Demikian pula tari-tarian lainnya dapat kita sak&an dalam BPIJU-Universitas Widyatama 54 . premium. paragraf contoh atau paragraf ilustrasi.3. atau paduan keduanya. Ciri khas paragraf jenis m i ialah terbinanya hubungan sebab akibat antara kalimat yang satu dengan kalimat yang lain. kenaikan harga baring dan jasa hams diimbangi dengan usaha meningkatkan pendapatan rakyat. balkan bila diperlukan konsumer pertunjukan bisa lebih singkt lagi. 7. kekejaman itu dilakukan karena Marsinah memiliki informasi penting tentang penyelewengan hukum atau praktik produksi ilegal oleh erusahaan tempat ia bekerja. Contoh: Mulai bulan April tahun tahun depan harga berbagai jenis minyak bumi dalam negeri naik. Contoh atau ilustrasi inilah yang memberikan penjelasan akan kebenaran ide atau gagasan paragraf baik dengan cara deduktif induktif.3 Paragraf Contoh atau Ilustrasi Sesuai dengan sebutannya. Jika biaya angkutan naik.2. Jadi hubungan sebab-akibat m i merupakan satu rangkaian satu rangkaian yang bersinambung. Contoh: Di Singapura sekarang kita bisa menyaksikan Kecak yang dipertunjukan dalam waktu kuraig dan satu jam. paragraf jenis m i dilcembangkan dengan cara menggunakan contoh atau ilustrasi. harga barang akan naik pula karena Iaya transpor hams diperhitungkan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: Mengapa Marsinah diaililc lalu dibunuh secara kejanf Menurut sebuah versi. solar. Kenaikan harga m i akan dirasakan oleh rakya. mau membeberkannya it luar keuali jika pihak perusahaan memenuhi tuntutannya memperbaiki kondisi buruh dan membatalkan PHK atas beberapa kawannya.

Alasan-alasan inilah yang memperkokoh ide paragraf sehingga kebenaran ide itu dapat diterima pembacanya. 7. orang banyak yang terkejut dan sedth meithat sernakin ciutnya daerah bebas mereka untuk me lakukan upacara yang ntreka perlukan tanpa hams meminta ijin terlebih dahulu. Lebth menyedihkan lagi bagi mereka apabila pada suatu saat terpancang papan pengumuman “DILARANG MASUK”. atau rnenjelaskan kedua ha! yang dibandingkan itu sekaligus. Arti yang pertama. . alasan itu merupakin keterangan. virus AIDS melesat mencai korban demi korban tanpa mengenal ras.3. salam ramah tamah biasa yang ditunjukan kepada orang asing. Tidaklah mustahil. pabandingan m i bisa bertujuan rnenjelaskan satu hal lain sebagai pembanding. paling sedikit ada dua arti. umur.2. — 7. Tuan belilah barang dagangan ya. Paragraf alas an ialah paragraf yang pengembangan ide utamanya memanfaatkan penjehan yang bermakna alasan. terutarna di kawan Sanur.3.2. ataupun tingkatan sosial. dan yang kedua.5 Paragraf perbandingan Paragraf perbandingan ialah paragraf yang isinya merupakan perbandingan tentang dua hal baik yang rnenyangkut kesarnaan niaupun perbedaannya. Salam dalam bahasa Inggris “hallo” di Bali sekarang ternyata berkemhtng menjadi bermacam—macam arti . Sebagai teknik pengernbangan.” Contoh contoh di atas merupakan gambaran bahwa betapa bergesernya nilai— nilai sosial dan agama di kawasan Bali. Dunia kedokteran masih merayap mencari obat penangkal penyakit maut m i .4 Paragraf Alasan Perkataan “alasan” bisa diganti dengan “keterangan” sebab pada hakikatnya. Contoh: Seluruh penjuru dunia sudah mmgetahui bahwa AIDS merupakan penyakit yang mematkan. Sementara itu. AIDS imnjadi born waktu yang pada sUn saat bisa rnernusnahkan rnanusia dan rnuka burni m i .bentuk yang condensed Di pantai—pantaiyang terbaik di bagian selatan Bali.

Jika masyarakat perdesaan mempunyai perhatian utama dan perhatian khusus terhadap keperluan dasar dan kehidupan. bersikap. misalnya. terhadap haihal tersebut mempunyai pandangan yang berbeda. dan sebagainya. Yang dimaksud masyarakat perktuan atau urban eommun4’y adalah masyarakat kota yang tilak tertentu jumlah penduduknya. yang diutamakan adalah makanan itu memberikan kesan bahwa yang menghidangkannya mempunyai kedudukan sosial yang tinggi. maka masywakat perkotaan.3.Contoh: Kalau kita perhatikan kalimat awal paragia tergolong paragraf yang bertujuan menjelaskan masyarakat perkotaan (urban community) dengan menggunakan pembanding kontras sifat— sifat masyarakat perdesaan. dan berbuat. Demokrasi dalam pengatian m i hanya menggambarkan satu segi dan pengertian demokrasi yang sebenarnya. Jika menghidangkan makanan. paragraf definisi merupakan paragmf yang mengembangkan defmisi atau pembatasan istilah. diusahakan terhidang makanan dalam kaleng. Ungkapan tersebut sering diartikan dengan jrmerintahan oleh rakyat. mungkin putt dibicarakan pengertiannya seperti contoh di bawah m i . &mokrasi merupakan sistem menlalitas untuk membina kehidupan bersama dalam masyarakat. Pada hakilcatnya.6 Paragraf Definisi Sesuai dengan sebutannya. rumah. Tekanan pergertian masyarakat perkotaan jiga terletak pada sifat-sifat kehidupannya yang berbedi dengan masyarakat perdesaan. Bila ada tamu. khususnya terhadap keperluan hidup. Pada orang—orang perdesaan hal seperti itu kurang bahkan tidak diperdulikan. Dalam sehiah paragraf definisi. Masyarakat perkotaan m i jugi berbeda dengan masyarakat perdesaan dalam hal perhatian. dan rakyat. dan untuk rakyat. sebuah istilah muncin didefinisikan. Mentalitas yang dimaksud ialah mentalitas dalam pengertian cara berpikir. 7. misalnya. Contoh: Istilah demokrasi biasanya diterjemahkan dengan kata kedaulatan rakyat. Orang—orang perkotaan mmandang penggunaan kebutuhan hidup sehubungan deigan pandangan masyarakat sekitarnya.2. makanan. seperti pakaian. .

urutan pernyataan dalam sebuah paragraf pemerian bisa diubah. Sesui dengan kepercayaan masyarakat Bali yang menghendaki agar khalayak melepas sang almarhum menuju nirwana dengan tenang.7 ParagrafPemerian atau Deskripsi Paragraf pemerian ialah paragaf yang menyajikan sejumlah rincian tentang sesmtu yang lebih cenderung pada fakta daripada khayalan. Artinya. paragraf pros ialah paragraf yang menjelaskan proses terjadinya atau pros bekerjanya sesuatu. Berdasarkan peristiwa politik dan dokumen resmi kenegEraan. kain. wajah cerah. walaupun tidak selamanya.2. Putih warna bajunya. tempatkan kedua tangan Anda pala perutnya dekat msuk bawah.3. Desa Ubud yang setiap harinya tertib.. 7.7.3. Matahari agak muram seperti enggan menyengatkan sinarnya. Para wanita mengenakan baju kebaya. segeralah ben dia pernapasan buatan. peristiwa. Setelah sampai di darat. Bersihkan mulutnya dan pasir atau Lumpur. mang. Tak ada wajah wajah suram yang mnancarkan rasa duka cita. tempat para senimannya menghabiskan sebagian besar waktunya dengan kerja kreatif. yaitu kain petak-petak hitam putih. atau keadaan.8 Paragraf Proses Seperti halnya paragraf pemerian. kali m iberubah laksana sebuah akuarium yang kemelut. hening. dan berdirilah Anda mengangkanginya. Selanjutnya. senyap. seth suara gembira yang gemuruh. Argkatlah perutnya sehingga kepalanya menunduk ke tanah dan air kelmr dan mulutnya. Laki-lakinya mengenakan kain samping yang tradisional. Pemerian m ibisa berupa rincian tentang bentuk.9 Paragraf Penguraian Paragraf jenis m i dikembangkan dengan can menguraikan atau memilah-milah (mengklasifikasi) sesuat. Dengan pernyataan lain. Sambil membungkukkan badan ke depan. Kadang—kadang urutan peryataannya tidak ketat. telungkupkan badannya. Jika pernapannya berhenti. paragraf penguraian ialah paragraf yang berisi penjelasan secara terurai atau terinci. dalam perjalanan hidupnya. Sesuai dengan namaya. Yang trlihat hanya warna-warna merah. kendurkan semua pakaian korban yang sekiranya menyesakkan dirinya.2. putih ikat kepalanya. dan seèndang berwarna semarak.3. 7. paragraf proses tergo long jenis paragraf Deskriptif. bahasa Indonesia meniliki dua macam . waktu. dan lepaskan gigi palsnya(kalau ada).2.

khususnya selama dasawarsa 1980-an. Lembaga-lembaga internasional pun mengakui hal in Walaupun demikian. bahasa Indonesia memiliki kedudukan sebagai bahasa negala. Bab XV.3. paragraf pembuka itu hams menumbuhkan perasaan ingin tahu para pembaca tentang apa yang diuraikan selanjutnya.3.3 Paragraf Penutup Paragraf penutup ialah paragraf yang mengakhiri sebuah uraian. bisa mengandung bermacam-macam maksud atau isi. 7. Perhatikan paragraf di bawah Memerangi Kemiskinan Tidak dapat disangkal. jumlah penduduk Indonesia yang tergolong miskin telah dapat diturunkan secara krarti. 7. dan rangkuman isi uraian atau resume. dan penutup. paragraf pembuka mengemukakan hal-hal yang menjadi penarik minat para pembaca. Kdua. Selain itu. seperti kesimpulan uraian. paragr dapat paragrafpembuka. Pasal 36.3 Paragraf Berdasarkan Fungsinya Berdasarkan firngsinya. saran atau harapan. 7. Isi wacana merupakan pengembangan ideide atau sub-subtopik pembicaraan. Indonesia tidak dapat berpuas din karena di dngah-tengah lebih dan 180 juta m ilalu tentukan fungsi setiap paragrafhya! . penghubung. paragraf pendahuluan berisi tentang tujuan dan pembatasan topik pembicaraan. dibedakan menjadi 7.kedudukan.1 Paragraf Pembuka Paragraf pembuka disebut juga paragraf pendahuluan. bahasa Inthnesia memiliki kedudukan sebgai bahasa nasional.2 Paragraf Pengembang Disebut paragraf pengembang karena paragraf m i berfungsi mengembangkan isi wacana.3. Paragraf m i berisi ancang-ancang atau arahan tentang apa yang akan diuraikan atau dibahas pada bagian isi wacana.3. Kedudukan m i dimililcinya suai dengan ketentuan yang tertera dalam Undang-Undang Dasar 1945.3.3. Dengan kata lain. Pertama. Kedudukan m i dimilikinya sejak dicetuskannya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. penegasan. kritikan.3. Selain itu. sejak pemerintahan Orde Barn.

penduduknya, dewasa

segelintir anggota masyarakat yang bergelimang harta, sedangkan di pthak lain masih terdapat 27 juta rakyat tergolong miskin.

m i terdapit

Untuk memerangi kemiskinan, babagai cara dapat ditempuh, berbagai strategi dapat dijalankan berdasarkan teori atau interpretasi dan keadaan yang dthadapi. Para pgam bil keputusan biasanya dthadapkan pada berbagai pilihan yang tersedia dengan segala akibat ikutannya baik yang positif maupun yang negatif. Salah satu pilihan ekstrem yang secara teoretis pernah dilontarkan adilah menghilangkan penduduk mEkin dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Yang paling penting, menurut teori in adalah bagaimana mencijtakan suatu masyarakat yang bthas dan beban penduduk miskin—yang dilihat dan kacamata ekcnomi— tidak memiliki produktivitas yang dapat diandalkan. Implementasi dan teori m iadalah membiarkan masyarakat miskin bergelut dengan kemiskinannya tanpa bantuin apa pun, sementara sumber daya pembangunan dialokasikan kepada masyarakat yang masih bisa ditingkatkan produktivitanya. Dengan cara mengeliminaE penduduk miskin secara ekonomi, dalam waktu yang singkat peniuduk miskin akan menemui ajalnya, dan yang tusisa adalah penduduk yang tingkat hidupnya sudah jauh lthih baik. Bagi bangsa Indonesh, cara seperti m i jelas bukan pilthn karena tindakan atau strate m i bertentangan dengan filsafat bangsa Indonesia. Bahwa memerangi kemiskinan bukan pekerjaan yaig mudah bukanlah pernyataan yang tanpa alasan. Seperti kita ketahui, terdapatnya penduduk miskin di mana pun di dunia m ibukan hanya disebabkan oleh usaha pembangunan ekonomi yang dilakukan pemerintah tidak menyentuh golongan tersebut. Di samping alasan dconomi, alas an lain seperti kebudayaan, faktor komunikasi, tingkat pendidikan ternyata tidak bisa diabaikan. Kepasrahan dan terbatasnya alat pemuas kebutuhan yang mereka dambakan menjadikan mecka pekerja yang tidak ulet, Rendahnya tingkat pendidikan yang mereka miliki menyebabkan sikap mereka menerima bahwa mereka berbeda dan masyarakat yang hidupnya berkecukupan secara materil. Memerangi kemiskinan nonekononis hendaknya mendapat perhatian yang lebih serius. liktor budaya dan setiap kantong kemiskinan perlu diketahui secira mendalam. Dengan perkataan lain,

agar dapat berhasil memerangi kemiskinan, pendekatan multi disipliner hams dilakukan. Pendekatan ekonomi seperti halnya perbaikan sarana dan prasarana, atau pengaitan kegiatan ekonomi daerah yang sudah lebih baik dengan daerah miskin mungkin saja akan menghasilkan pergaruh yang positif. flan tetapi, buhnlah tidak mungkin, dengan bantuan di bidang pendidikan atau penyulhan, komunikasi, atau bahkar merangsang masyarakat agar terbuka matanya melihat bragamnya kebutuhan manusia akan menghasillcanpengaruh positif yang lebih besar. Menurut ukuran ekonomi, pembagian pendapatan di Indonesia akan indeks kesejahteraan masytrakat Indonesia lebih baik daipada banyak negara. Wahupun demikian, tidak berarti bahwa kita dapat menutup mata atau bernapas lega sesudah mengetahui sebagian anggota masyarakat kita berjuang keras untuk mempertahankan hidup. m iberarti usaha pemerintah yang lebth serius dalam memerangi kemiskinan seperti sekarang m ihams didukung oleh semua pihak.

BAHASA INDONESIA DALAM PENULISAN KARYA ILM H IA
8.1 ItEFINISI karangan KAHYA ILMIAH ilmiah menurut Brotowijoyo dalam Arifin (1985: 8—

9) adalah karangan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar. 8.2 SENIS KAHYA ILMIAH

Jenis-jenis karya ilmiah dapat dibedakan atas berikut. a. Makalah Makalah adalah karya tulis ilmiah yang menyaj ikan permasalahan dan pembahasannya berdasarkan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif. b. Kertas kcrja Kertas kerja adalah karya tulis ilmiah yang beisifat lebih mendalam daripada makalah dengan menyakan data di lapangan atau kepustakaan yang bersifat empiris dan objektif Makalah sering ditulis untuk disajikan dalam kegiatan penelitian dan tidak untuk didiskusikan, sedangkan kertas kerja ditulis untik disajikan dalam seminar atau lokakarya c. Laporan Praktik Kerja Laporan praktik kerja adalah karya tulis ilmiah yang memaparkan data hasil temuan di lapangan atau instansi perusahaan tempat kita bekerja. Jenis karya ilmiah m i merupakan karya ilmiah untuk jenjang diploma III (DIII) d. Skripsi Skripsi adalah karya tulis ilmiah yang mengnukakan pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain (karya ilmiah S I). Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar sarjana langsung (observasi lapangan) skripsi tidak langsung (studi kepustakaan)
BPDU-Lniversnas Widyataina

6 61

e. silcapobjektif menyatakan apa adanya. 2. tesis. Memperluas cakrawala ilmu pengetahuan. dan bagaimana. Karya ilmiah m i ditulis unttk meraih gelar doktor. apa. Tesis Tesis adalah karya tulis ilmiah yang mengmgkapkan pengetahuan barn dengan melakukan pengujian terhadap suatu hipotesis. ‘ d. a. Tesis m i sifatnya lebih mendalam dan skripsi (karya ilmiah S II). (2) tebal halaman. Perbedaan antara makalah. c. dan disertasi dapat dilihat dan hal-hal berikut: (1) kegunaannya. BPIJU-Universitas Widyatama 62 . 5. 6. dan (4) gelar akademik.3 M ANFAAT PE1WYIJSIJNAN KAHYA ILM IAH 1. 4. f. 8. Disertasi Disertasi adalah karya tulis ilmiah yai mengemukakan teori atau dalil barn yang dapat dibuktikan berdasarkan fakta secara empiris dan objektif (karya ilmiah S III). kertas kerja dengan skripsi. 8. silcapkritis mencari informasi sebanyak mungkin. Memperoleh kepuasan intelektual. Manfaat penyusunan karya ilmiah bagi penulis adalah berikut: Melatih untuk mengembangkan keterampilan membaca yang efektit Melatih untuk menggabungkan hasil bacaan dan berbagai sumber. silcapterbuka menerima pendapat orang lain. Mengenailcandengan kegiatan kepustakaan: Meningkatkan pengorganisasian fakta/data secara jelas dan sistematis. Karya ilmiah m iditulis untuk meraih gelar magister. silcapingin tahu b.4 MACAM SIKA1’ ILM IAH Tujuh sikap ilmiah bagi penulis adalah sebagai berikut: ir bertanya mengapa. (3) waktu pengerjaan. 3.

Tolak ukur pembahasan dan penjawaban persoalan b. g. 4. Digunakan untuk mendukung dan memperkuat pendapat penulis. Logis Artinya setiap keterangna dalan kerangka ilmiah selalu dapat ditelusuri. terurut. mengekspos dan mendeskripsikan suatu gejala d. sesuai &ngan prosedur dan sistem yang berlaku. . sikap berani ii mempertahankan hasil penelitian. Dijadikan data sekunder / data penunjang ( data utama . Sistematis Baik penulisan / penyajian maipun pembahasan dalam karangan ilmiah disajikan secara rutin. nrnerangkan. Berdasarkan fakta Artinya setiap informasi dalam kerangka ilmiah selalu apa adtnya. sikap menghargai orang lain mengutip karangan orang lain dengan mencantumkan nama pengarang. serta tidak diintervensi oleh kepentingan bailcpribadi maupun golongan.e. fakta) c. kronologis. rasional dan dapat diterima akal. sebenarnya dan konkret. 2. teratur. Mengacu kepada teori Artinya karangan ilmiah wajib memiliki teori yang dijadikan sebagai landasan berpikir / kerangka pemikiran / acwn dalam pembahasan masalah. Objektif Artinya dalam kerangka ilmiah semua keterangan yang diungkapkan tidak pernah subjekti senantiasa faktual dan apa adanya. Digunakan untuk menjelaskan. dan tertib.3 8. diselidiki dan diusut alasan-alasannya. sikapfutur&ik mengembangkan ilmu pengetahuan lebih jauh. f.5 KAHAKTEHISTIK IIA1IYA ILMIAH 1. 3. Fungsi teori: a. 5.

gamblang. Menguasi teori. pokok masalah hams dibatasi lidak boleh terlalu luas. dan sejehs-jelasnya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan dan keraguawaguan dalam benak pembaca.6. 2. Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional / internasional) Akan tetapi. Seksama Baik penyajian maupun pembahaan dalam karangan ilmiah dilakukan secara cermat. teliti. Bersifat terbuka 4. Tuntas Pembahasan dalam karangan ilmiah hams sampai ke akar-akarnya. Jelas Artinya setiap informasi dalam karangan ilmiah diungkapkan sejernih-jernihnya. Memiliki pengalaman 3. supaya karangan tuntas. 1 0 .Bahasanya Baku Bahasa dalam kerangka ilmiah urns baku artinya hams sesuai dengan bahasa yamg dijadikan Ulak ukur / standar bagi betul tidaknya penggunaan bahasa. 9. Jadi. Bersifat objektif 5. 11. Memiliki kemampuan berbahasa . dan penuh kehati-hatian agar tidak mengandung kesalahan betapa pun kecilnya. 8. tata cara penu1irn laporan penelitian yang beflaku di lembaga tempat penulis bernaung tetap hams diperhatikan. Sahih / Valid Artinya baik bentuk maupun isi karangan ilmiah sudah sah dan benar menurut aturan ilmiah yang berlaku. PERSYARATAN MENULIS ILMIAH 1 . 7.

tanpa tanda baca di akhir judul karangan. f) memiliki sumber acuan. dan sesuai dengan isi. . e) memiliki prinsip-prinsip ilmiah (ada landasan teori atau teori-teori sebelumnya. 3. b) topik itu paling menarik perhatian. 7.8. d) data itu objektif. c) topik itu ruang lingkupnya terbatas.6 LANGIiAH-LANGIIAH PENIJLISAN KAUYA ILMIAH 1. 6. tanpa ada singkatan atau akronim. 4. Penentuan Judul Cara menulis judul adalah dengEn menentukan kerangka karangan dengan pembatasan topik. awal kata hams humfkapital kecuali preposisi dan konjungsi. Pemilihan Topik Cara memilth topik yang bailc dilam karya ilmiah adalah sebagai berikut: a) topik itu sudah dikuasai. b. 1. logis. 2. Persiapan a. menarik perhatian. 5. Contoh: topik : perkantoran masalah apa kepegawaian mengapa pengawasan di mana Pemda Jawa Barat waktu tiga bulan kajian praktik!penerapan Contoh: Lihat bagan! Fungsi Pengawasan dalam Upaya Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan Pemerintahan Daerah Tingkat I Jawa Barat Catatan: Syarat judul yang baik adalah sebagai berikut: hams bebentuk frasa.

Kabupaten Bandung Predikat (kata kerja) dalarn judul tersebut tidak ada lagi.1 Latar Belakang Masalah 1. c. Kabupaten Bandung Seharusnya: Fungsi Pupuk Cair Organik dalam Upa)a Peningkatan Produksi Padi (Ojiza Sat/va) di Kecamatan Majalaya.2 Pembatasan Masalah 1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah Jika ada kata kerja atau predikat dalam judul karangan.3 Tujuan Penelitian 1.4 Kerangka Teori 1. Kabupaten Bandung atau Peranan Pupuk Cair Organik dalam Upaya Peningkatan Produksi Padi (Oi’Lza Sat/va) di Kecamatan Majalaya. kata kerja tersebut hams diubah menjadi kata benda. mengawasi pengawasan berfungsi bermanfaat fungsi atau jadi peranan pemanfaatan Pupuk Cair Organik Berfungsi untuk Meningkatkan Produksi Padi (Oriza Sat/va) di Kecarnatan Majalaya.5 Sumber Data 1.6 Sisternatika Penulisan BPDU-Uiiversitas Widyatama 66 . Penulisan Kerangka Karangan Kerangka karangan adalah pengelompokan dan pengarnatan jenis fakta dan sifatnya menjadi kesatuan yang bertautan. Contoh: LEMBAR PENGESAHAN KATA PENGANTAR DAFTAR ISI DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG DAFTAR TABEL BAB I PENDAHULUAN 1.

2 BAB IV ANALISIS DATA 4.1 5. c. penyusunan paragraf. penerapan kalimat baku. e. melakukan percobaan di laboratorium. mencari inforrnasildata dan kepustakaan. Pemeriksaan Perneriksaan data (penelitian) dapat penerapan bahasa berikut: 1 . dilakukan melalui tahapa . dan menganalisis data dengan menggunakan teknik-teknik atau metode yang telah ditentukan.2 BAB III METODE PENELITIAN DAN KAJIAN 3. 4.BAB II LANDASAN TEORI 2. rnenyusun daftar angket. Pengetikan Setelah data disusun lalu diadakan pengetikan data (penelitian). b.2 RAGANGAN SKRTPSISEMENTARA DAFTAR PUSTAKA DAFTAR KAMUS LAMPIRAN DATA 2. melakukan wawancara. 5. mengolah. 2. Pengumpulan Data Langkah-langkah yang harus dilakukan dilam pengumpulan data adalah sebagai berikut: a.1 3. d. melakukan pengamatan di lapangan.1 4.2 BAB V SIMPULAN DAN SARAN 5. 3.1 2. Penyusunan Data Penyusunan data dapat diartikai menyeleksi.

7. yaitu makalal laporan praktik keija. Untuk lebih jelasnya. Mlengkapan awal meliputi kulit luar. bagian-bagian karangan.7. kertas kerja. kata pengantar. tesis.7.7 KONVENSI NASIIAH KAHYA ILMIAH 8. haiman penerimaan (jika ada). 8. dan daftar lamjiran. setiap lembaga thu beberapa instansi memiliki konvensi karya ilmiah yang sama.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah 3. halaman persembahan. perwajahan. dan penyaj ian. penomoran. dan disertasi. atau gambar (jika ada). daftar singkatai dan lambang.3. 8.1 Bagian-Bagian Karya Ilmiah Bagian-bagian karangan ilmiah melipuli berikut: kelengkapan awal. 8. tesis. halaman pengesahan. 8. dan 4. dli. abstrak (dalam hihasa Indonesia dan Inggris). Aspek-aspek tersebut meliputi hal berikut: bentuk karangan. kelengkapan isi. BPIJU-Universitas Widyatama 68 .7. bentukbentuk karangan iimiah dapat dilihat pada pertemuan sebeiumnya. skripsi. daftar grafik. skripsi. penerapan EYD. daftar tabel .1 Definisi Konvensi naskah karya ilmiah adalah peraturan atau aturan yang telah disepakati bersama oleh suatu lembaga tertentu atau btherapa lembaga yang menyangkut seperangkat cara dan bahan yang digunakan dalam penulisan karya ilmiah. laporan penelitian.2 Aspek Aspek Aspek-aspek konvensi karya ilmiah adalah hal-hal yang menjadi kesepakatan bersama dalam penulisan karya ilmiah.3 Bentuk-Bentuk Karya Ilmiah Bentuk-bentuk karangan ilmiah di sini identilc dengan jenis karangan ilmiah. Catatan: Pada prinsipnya. penerapandiksilpilihan kata. halaman lidul. misalnya. dan kelengkapan akhir. bahan dan jumlah halaman.

spasi. sedargkan untuk skripsi minimal 40 halaman. Jumlah halaman untuk makalah tidak lebih dan 15 halaman.3. Catatan: Ukuran huruf untuk judul karangan dan judul bab adalah 14. 4 3 4 3 Huruf yang dipakai adalah . dan penutup.3.7. tesis minimal 80 halaman. sedangkan abstrak adalah satu spasi.2 Bahan dan Jumlah Halaman Bahan yang digunakan dalam pemlisan karya ilmiah adalah kertas HVS A-4 (2 1. 8.tñnes new roman ukuran 12 atau arkilukuran 1 1 (untuk teks) Spasi yang dipakai dalam karya ilmiah adalah dua spasi. dan disertasi minimal 250 halaman.3 Penvajahan Perwajahan adalah tata letak msur-unsur karangan ilmiah dan aturan penulisan. huruf yang dipakai. sedangkan ukuran hurufuntuk nama lembaga 16. 8. hams diperhatikan hal-hal berikut. pembahasan.7. marjin atau tepi batas (pias). Kelengkapan akhir meliputi daftar pustaka.7) dan tinta hitam atau biru. BPIJU-Universitas Widyatama 69 .3. riwayat hidup penulis. kajian teori.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Kelengkapan isi meliputi pendahuluan. dan penulisan indeks.0 x 29. seputar lokasi objek penelitian (khusus praktik kerja). Perwtjahan itu meliputi ukuran keitas. lampiran data. 8. Dan perwajahan in akan dimunculkan tampilan atau format penulisan karya ilmiah.7.4 Penomoran Dalam memberikan nomor.

kata pengantar atau prakata. daftar grafik. dan bab penutup). bth metode dan objek pene1itiar. daftar singkatan dan lambang. Penomoran dengan Angka Arab Penomoran dengan angka Arab (0—9) dimulai bab I sampai dengan daftar pustaka.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiab a. d. bab analisis data. Letak Penomoran Setiap penomoran yang bertu1Nan dengan huruf kapital. daftar isi. Contoh: ABSTRAK DAFTAR 1 S T iv vii b. BPI)U-Lniversias W idyataina 70 . 13A1311 LANDASAN TEORI DAB!!! ANALISIS DATA c. Romawi Besar Angka Romawi besar digunakan untuk menomori tajuk bab (bal pendahuluan. sedangkan untuk nomor selanjutnya berada di tepi batas (pias) kanan atas. abstrak. nom halaman diletakkan atau berada di tengah-tengah. bab teoretis. Romawi Kecil Penomoran dengan memakai romawi kecil dipakai untuk halaman judul. dafar tabel.

7 Lokasi dan Lamanya Penelitian ATAU BPDU-Uiiversitas Widyatama 71 . Landasan Teori dli. (dalarn makaiah). Apabila ada penomoran sistem dijital antaia angka Arab dengan huruf.2.1 Tujuan Penelitian 1.1 Latar Belakang Masalah. 2.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah viii BAB 1 PENDAHULUAN DAFTAR 1 S T 2 3 e.5 Metode Penelitian 1. bila satu angka diberi tanda titik seperti 1. Akan tetapi.2 Kegunaan Penelitian 1. Angka terakhir dalarn sistern dijital tidak diberikan titik seperti 1.2 Identifikasi Masalah 1. Pendahuluan. haus dicantumkan titik seperti 3.2 Sejarah dan Perkembangan PT Telkom.3.2. 3.6 Rancangan Analisis Data 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2. Sistem Penomo ran Sistem penomoran dengan angka arab mempergunakan sistem dijital.3.4 Kerangka Pernikiran 1.a. Sistem penomoran pada dasarnya mengikuti kaidah Ejaan yang Disempurnakan. Contoh: ABSTRAK KATA PENGANTAR DAFTAR 1 S T DAFTAR TABEL DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG BAB I PENDAHULUAN 1.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Penelitian 1.2 Identifikasi Masalah 1.3 Tujuan dan Kegunaan Penelitian 1.3.1 Tujuan Penelitian 1.3.2 Kegunaan Penelitian 1.4 Kerangka Pemikiran 1.5 Metode Penelitian 1.6 Rancangan Analisis Data 1.7 Lokasi dan Lamanya Penelitian 8.7.3.5 Penyajian Yang dimaksud dengan penyajian dalam penulisan karya ilmiah adalah cara-cara menerapkan aturan penulisan, pengutipan, penulisan daftar pustaka, dan konvensi. Dengan kata lain, penyajian mdiputi seperangkat bentuk penyajian karya ilmiah secara utuh (mulai dan jiid sampai dengan lampiran). 8.8 SISTEMATIKA KAHYA ILMIAH

8.8.1 Definisi Sistematika karya ilmiah adalah aturan meletakkan bagin bagian karangan ilmiah (bagian mana yang hams didahulukan dan bagian mana yang hams dikemudiankan) 8.8.2 Ruang Lingkup Ruang lingkup sistematika karya ilmiah terbagi atas tiga hal yaitu sebagai barikut. 8.8.2.1 Bagian Pembuka Bagian pembuka meliputi kulit luar (jilid), halaman judul, halaman pengesahan, halaman persembahan, abstrak (dim bhs. Indonesia dan bhs. Inggris), prakata, daftar isi, daftar tabel dan grafik, daftar singkatan dan lambang, dan daftar lampiran. 8.8.2.2 Raglan Isi Bagian isi adalah bagian inti dalam karya ilmiah yang meliputi bab pendahuluan, bab landasan teoretis, bab objek penelitiarj bab
BPIJU-Universitas Widyatama

72

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah pembahasan(analisis data), dan bab penutup. Dengan kata lain, bagian isi merupakan penelitian si penulis. 8.8 2.3 Bagian Penutup Bagian penutup adalah bagian Ahfr dan karya ilmiah yang meliputi daftar pustaka, daftar riwayat hidup, indeks, dan lampiran. 8.8 2.4 Bagian Pembuka 1. Judul Karangan (Kuilt Luar) Dalam kulit luar, hams dicantimkan judul karangan (dengan subjudul, bila ada), nama karangan ilmiah, keperluan penyusunan, nama penyusun dan NPM, logo, nama bmbaga pendidikan (jurusan, fakultas, universitas), nama kota, dan tahun penyusunan. a. Judul karangan Catatan: Syarat-syarat judul dapat dilihat path pemilihan topik dan penentuan judul. Contoh: PENINGKATAN INDUSTRI BAJA DI KRAKATAU STEEL CILEGON: TINJAUAN KUALITAS DAN KUANTITAS Atau FUNGSI PENGAWASAN DALAM M AYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEME1{INTAIIAN DAERAH TINGKAT I JAWA BARAT b. Nama Karangan Ilmiah Mencantumkan jenis karangan ikiah. Apakah LAPORAN PRAKTIK KERJA, SKRIPSI, TESIS, DISERTASI dli. Ditulis dengan huruf kapital dan cetak tebal. c. Tujuan Penulisan Tujuan penulisan ditulis dengan memakai hunif kecil kecuali nama mata kuiiah, kegiatan, dan nama jurusan. (ditulis di tengah tengah).

BPIJU-Universitas

Widyatama

73

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Contoh: disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pengantar Ilmu Politik pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara diajukan untuk dipertahankan dalam sidang Sarjana Ilmu Sosial pada Program Studi Ilmu Administrasi Negara d. Dilengkapi Dengan Nama Dosen Pembina Dosen Pembina: Bambang Soeistiyono, S.H., M.M. e. Nama Penyusun Dicantumkan nama penyusun dan NPM dengan didahului kata Oleh: atau Disusun oleh: Oleh: Tubagus Ahmad Soebagja 0299007 Disusun oleh: Raden ilindu Asmarawati K1B99034 a) Penulisan nama ditulis lengkap dan tidak dibenarkan disingkat Tb. Ahmad S. b) Penulisan nama tidak dibenarkin memakai huruf kapital semua RADEN RINDU ASMARAWATI. c) Kata oleh diawali dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik dua, Oleh: f. Logo Logo lembaga pendidikan dengan diameter 4 cm disimpan di tengah. g. Dicantumkan nama fakultas, universitas atau sekolah tinggi, nama kota, dan tahun penyusunan (ukuran huruf 14).

BPIJU-Universitas

Widyatama

7 74

lembaga pendidikan tidak boleh dipenggal JUDUL JUDUL --SKRIPSI— tujuan penulisan JUDUL ANAK ANAK JUDUL ---TUGAS— tujuan penulisan Dosen Pembina: Nama dosen OIeh: Nama NPM Nama OIeh: FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN • 4. pembimbiig utam a. dituangkan dalam kertas A-4 atau kertas jeruk. diketahui ketua jurusan. Halaman Pengesahan Halaman pengesahan adalah halaman khusus dalam karya ilmiah yang berisikan judul karangan. NPM. pembimbing anggota. BPIJU-Universitas Widyatama 7 75 . FAKULTAS UNWERSITAS KOTA --TAHUN- Halaman Judul Halaman judul sama (identik) dmgan kulit luar (jilid).Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah JURUSAN ILMU ADMINISTRASI NEGARA FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK UNIVERSITAS PADJADJARAN BANDUNG 2006 a) Semua ditulis dengan huruf kapital dan dicetak tebal dengan ukuran huruf 14 b) Penulisan fakultas. -2. teta 3. dan disahkan oleh dekan. nama penyusun.

gelar 4. nama. Artinya.M. isinya bebas bergantung pada keinginan penulis. Abstrak Abstrak mencerminkan mengungkapkan a. permasalahan. istri. S. Biasaiya berisikan ayat-ayat suci agama. nama..H. Disahkan Dekan Fakultas . gelar Bambang Soelistiyono. tujuan penelitian. hasil penelitian. 5. c.HALAMAN P ENGE SAHAN HALAMAN PENGESAHAN Judul: JuiuL ANAKJUIJUL Nama: NPM : Disusun Oleh: ---Nama-- Disetujui oleh: • Pembimbing Utama. Gelar nama. atau anak). gelar Diketahui Ketua Jurusan Disahkan Dekan Fakultas Diketahui Ketua Jurusan nama. judul karangan. metode penelitian. Persembahan disajikan untuk oiang-orang terdekat (ibu. Pembimbing Utama Disetujui oleh: Pembimbing Pendamping Pembimbsng Pendamping. b. seluruh si karangan dengan . suami. d. M. dan e. kakak. bapak. adik. Halaman Persembahan Lembaran m ibersifat subjektif.

Abstrak m i disajikan dengan jirak 1 spasi dan ditulis dalam dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia.apatanMasyarakat Tabel 3 Jumlah Produksi Kain di PT Kaha Grup 5 16 34 8. Namun. tanggal. dan nama penulis. misalnya. ke. dli) dan konjungsi (dalam. dan. Harapan-harapan penulis. Nama tabel diberikan nomor dengan angka Arab dan ditulis dengan memakai humf kapital pada awal kata kecuali preposisi (di. dil). Contoh: Tabel 1 Jumlah Penduduk Kecamatan Majalaya Tabel 2 Tingkat Pend. Puji syukur kepada Tuhan. skripsi berisikan hal-hal berikut: 1 . 7. 6. 2. Ucapan terima kasih. pada. selain menganalisis data dengan saksama. BPIJU-Universitas Widyatama 77 . Daftar Gambar / Grafik / Bagan Daftar grafik / gambar / bagan pada dasarnya sama denga penulisan daftar tabel. Cara penulisan singkatan dan lambang adalah sebagai benikut: ditulis dalam bentuk lengkap teniebih dahulu. kemudian diikuti bentuk singkatannya contoh: Bahasa Indonesia (seianjutnya disingkat BI). Daftar Singkatan dan Lambang Tidak ada aturan yang menetapkan bahwa penulisan lambang dan singkatan hams memakai humf kapital atau tidak Ketentuan mengenai bentuk singkatan atau lambang bergantung pada keinginan pendis. Tanggung jawab ilmiah penulis. 5 . Jumlah kta dalam abstrak yaitu sekitar 200—500 kata. disusun secara alfabetis. Kata Pengantar Kata pengantar dalam karya ilniah. Daftar Tabel Karangan ilmiah yang lengkap. juga mencantumkan talxl yang mempakan gambaran analisis data. 3. 9. untuk. hal yang penlu dipahami dalam penulisan daftar singkan ftu hams konsisten. 4. Judul karangan. dan 6. Penulisan tempat.

surat izin penelitian.Daftar lampiran memberikan in6rmasi tentang kelengkapan penelitian seperti angket. Pendahuluan Bab pendahuluan memuat penjelasan atau pengantar tentang isi karangan ilmiah. b. dan daftar riwayat hidup. sebagai berikut: 1 . 2. yaitu 1 0 . Jawaban pertanyaan BPIJU-Universitas Widyatama 78 . kajian teori. peta lokasi. 8. 4. Oleh karena itu. latar belakang m i hams berisikan hal-hal yang menarik minat pembaca. kuesioner atau pedoman wawancara. Bab m i juga memuat landasan lerja dan arahan dalam penyusuumn karangan ilmiah. Pendahuluan. dan 5 . (b) penjelasan tentang dipilihnya masalah m i bagi penulis atau pun bagi orang lain (c) argumentasi yang logis antara data (realitas) dan teori (harapan) sehingga lesenjangan m i menimbulkan rumusan permasalahan. Objek penelitian. Identifikasi Masalah atau Pembatasan Masalah Identifikasi masalah bertujuan untuk membatasi atau menajamkan pokok permasalahan sehingga kajian atau pembahasannya tidak terlalu luas dan abstrak. Penutup.8 2.5 Bagian Isi atau Inti Karya Ilmiah Bagian isi m i dibagi menjadi empat atau lima bagian. Analisis data (pembahasan). a. Pada bagian in diuraikan tentang (a) masalah yang akan diteliti. 3. Latar Belakang Masalah Bagian m imerupakan landasan dan pendorong (motivator) bagi: a) Peneiti untuk melakukan penelitian dan penulisan skripsi.Daftar Lampiran 1. b) Pembaca (orang lain) untuk membaca lebih lanjut. foto-foto. Identifikasi nEsalah bisa memudahkan peneliti untuk melakukan penelitian karena pokok permasalahannya menjadi lebih sempit (fokus). Identifikasi masalah harus disajikan dalam bentuk rtanyaan.

Sugono dan Indiyastini (1994). (1993). Kerangka Pemikiran dan Hipotesis Kerangka teori berisikan prinsip-prinsip teori yang memengaruhi dalam pembahasan. digunakrn teori Badudu (1992). (2) analisis kualitatif BPIJU-Universitas Widyatama 79 . Untuk mengkaji verba. Untuk mengkaji bentuk dan makna afiks verba.tersebut akan disajikan dalam simpulan. Metode kepustakaan Metode deskriptif adalah untuk menganalisis dan memaparkan data dengan apa adanya Metode komparatif adalah untuk membandingkan dua atau lebih sumber data yang akan diteliti 2. d. Tadjuddin (1993). Tujuan Penelitian Tujuan penelitian menpakan suaran yang akan dicapai atau dihasilkan dalam penelitian iii. Prinsip-prinsip m i berguna untuk memlerikan arahan dan langkah untuk membthas masalah yang akan diteliti Kerangka teori m i hans menggambarkan tata kerja teori tersebut. dan Sudaryanto (1994). sedangkan prosesnya disajikan dalam bentuk pembahasan pada bab IV . 1. Metode analisis (lapangan) di laboratorium metode eksperimen metode sensus ‘ angket wawancara metode survai metode studi kasus ‘ sampel atau perbandingan data Teknik analisis meliputi: (1) analisis kuantitatif. akan digunakan teori Chafe (1993). c. akan digunaka teori-teori yang relevan dengan masalah yang akan dikaji. e. Metode peneitian adalah seperangkat alat yang tersusun secara sistematis dan logis s&Iangkan teknik peneitian adalah tata cara melakukan setiap langkah-langkah metode penelitian. Purwo (1998). Metode dibedakan atas dua jenis yaitu sebagai berikut. Contoh: Dalam teori m i. Metode dan Teknik peneitian Penelitian ilmiah hans mempegunakan metode dan teknik penelitian. sedangkan kegunaan penelitãn merupakan penegasan tentang manfaat yang akan dicapai baik secara teoretis maupun secara praktis. Aiwi dkk.

Lokasi Penelitian Lokasi penelitian ialah objek penelitian atau tempat penelifian dilaksanakan. dapat digunakan sample dan populasi. Dengan demikian. penelitianpenelitian terdahulu dapat melatarbelakangi penulis untuk melakukan penelitian selanjutnya. interpretasi penulis. Teori yang dijadikan acuan hendaknya kepustakaan atau hasil penelitian yang mutahir dengan bemsia 5 tahun kebelakang. identitas sumber data tersebut hams dicantumkan. Hal hal yang perlu dijelaskan dalam bab m i yaitu (a) sejarth objek penelitian. Dalam bab in disertakan alasan-alasan yang logis. sedangkan ppulasi adalah kumpulan selumh data yang akan diteliti. dijelaskan keachan lokasi penelitian atau obk penelitian secara singkat (bergantung pada kebutuhan penelitian). Objek Peneitian . 2. Dalam sampel dapat diambil sati contoh data untuk dijadikan bahan percobaan atau perhitungan. novel. Bisa saja. penulis dapat menol&. Jika sumber data itu banyak dan beragam. Bab m i juga mempakan analisis atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian yang telah disebutkan pada bab pendahuluan. Oleh karena itu. tabloid. Lamanya penelitian dapat dilakukan dengan membuat rencana atau jadwal kegiatan penelitian. 3. Dalam bab m i. pembahasan m ihams konsisten dan relevan dengan bagian sebelumnya. Jika penelitian m i berasal dan hula Misalnya.f. pendapat tersebut masih bisa dipakai. 4. Sumber Data Suatu penelitian ilmiah hams menyajikan sekaligus memaparkan sumber data. sintetis pembahasan. surat kabar. aau menguatkan teori yang sudah ada. Kajian Teori Bab m i berisikan uraian tentang teori-teori yang relevan dengan masalah yang dibahas atau dit& iti. menerima. Pembahasan (Analisis Data) Bab pembahasan data mempakan bab yang paling penting dalam penulisan karya ilmiah karena dalam bab m i dilakukan kegiatan analisis data. mempertanyakan. tetapi apabila teori lama masih relevan. dan penemuan pendapat ham yang diformulakan (bila ada). pemecahan rmsalah. (b) stmktmk organisasi. Sumber data m i mmpakan bahan yang diteliti. dan (c) kegiatan objek penelitian. majalah.

5 . Penutup Bab penutup meliputi dua bagian yaitu simpulan dan saran. Misalnya penulis mengkritik thdakan korupsi di lingkungan lantor pajak. Daftar Kamus Daftar kamus hams dibedakan dengan daftar pustaka. Jangan mengkritik objek penelitian karena hal m ibisa bersifat subjcktif. a. Dengan adanya daftar pustaka. Saran dapat ditujukan kepada penulis lain atau pembaca untuk mngambil kebijakan selanjutnya. 3. 2. Catatan: Teknik dan cara penulisan daftar pustaka akan dibahas path pertemuan selanjutnya. 1. dan temuan mutahir yang telah dilakukan pada bab analisis. Simpulan m iadalah uraian seluruh analisis. pembaca bisa nEngetahui sumber acuan yang mmjadi landasan dalam pengkajian. interpretasi. Saran m i ditujukan untuk kemajuan dan perkembangan ilmu pengetahuan. dan lampiran.3 Bagian Akhir Bagian akhfr atau kelengkapan akhfr meliputi daftar kamus. daftar pustaka. Simpulan dapat pula dikatakan rangkuman atau analisis data. Catatan: Saran m ibukan merupakan saran peneliti atau penulis kepada objek penelitian atau instansi tertaitu. . Saran Saran merupakan rekomendasi alis hasil penelitian untuk menindakianjuti penelitian sehnjutnya. daftar riwayat hidup.2.8. Simpulan m i pun merupakan jawaban atas pembatasan masalah dan tujuan penelitian. b. 8. Daftar Pustaka Salah satu yang hams ada (mutak) dalam penulisan karangan ilmiah adalah adanya sumber acuan dan daftar pustaka. Simpulan Bab m i berisikan simpulan ya1 diperoleh dan penelitian yang telah dilakukan. Daftar Riwayat Hidup Daftar riwayat hidup berisilcan bio data penulis yang lengkap mulai nama sampai dengan pendidilcan dan pengalaman kerja.

b. Penulis mergambil intinya atau topiknya ija. Acuan wawancara. b. Indeks. a. lalu dikembangkan dengan pendapat penulis (tak terdapat perbedaan). 2. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans. atau kalimat.4. Isi lampiran bergantung pada kebutuhan penulisan. kutipan dalam ktrya ilmiah itu dibagi atas diii jenis yaitu kutipan langsung dan kutipan tidak langsung. Kutipan langsung yang lebih dan empat bans. Kutipan Tidak Langsung Kutipan tidak langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli tidak secara utuh. Teknik Pengutipan c. . Jenis-Jenis Kutipan Pada dasarnya. Kutipan langsung dapat dibedakan pula atas: 1 . misalnya. Kutipan Langsung Kutipan langsung dapat diartikan meminjam pendapat para ahli secara utuh atau lengkap baik itu bempa frase.9 1. Lampiran Lampiran berisikan hal-hal yang mendukung penulisan karangan ilmiah. Data penelitian. 1’ENGUTIl’AN HALAM KAHYA ILMIAH Definisi Pengutipan adalah proses meminjam pendapat para ahli dalam disiplin tertentu baik langsung atau pun tidak langsung yang dituangkan dalam karya ilmiah. b. Angket c. d. Kutipan ditulis langsung dengan teks. a. 8. dan e. 3. Kutipan langsung yang kurang atau sama dengan empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berilcut: a. Hasil pengutipan karya ilmiah disebut kutipan. 2. Fungsi kutipan adalah (a) sebai bukti untuk menunjang pendipat penulis dan (b) sebagai bukti tanggung jawab penulis. Surat izin penelitian. Spasi kutipan adalah dua spasi.

- } 2 spasi —‘ “ } 2 spasi 1 r 2 spasi d. Kutipan langsung yang lebih dad empat bans Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: a.c.5 spasi. Awal kutipan memakai hurup capital. b. Diikuti nama akhir pengarang (marga). . Memakai tanda petik dua atau pun tidak (opsional). penulisan m i chpat disajikan di awal atau di akhir kutipan. Contoh: L t a } 2 spasi 2 . . penulisan m idapat disajikan di awal atau di akhir kutipan. c. Diikuti nama akhir pengarang (mrga). Contoh: teks kutipan (Badudu. tahun terbit buku. teks . Memakai tanda petik dua di awal dan di akhir kutipan. d. f. } 2 spasi } 2spasi e. 5 ketukan teks . halaman buku. d. e. 1994: 56). Kutipan tidak langsung Pengutipan m idapat dilakukan dengan cara-cara berikut: . Awal kutipan memakai hurufkapital. 1994: 56). tahun terbit buku. e. Spasi dalam kuipan adalah satu spasi. Semua kutipan dimulai dan ‘7 — 1 O ketukan dan sthelah kin teks. Dipisahkan dan teks 2. halaman buku.5 T 2 s p a s i kutipan4 10 ketukan “(Badudu.

Spasi kutipan adalah dua spasi.a. . b. Kutipan disatukan dengan teks.

Prinsip-Prinsip Dasar Prinsip-prinsip dasar dalam pengutipan adalah sebagai berikut. e. Menurut Badudu ( 1 9 9 4 : 5 6 ) dalm bukunya Fe//k-Fe//k Bhs Indonesia diketahui bahwa kalimat adaiah (salah) Menurut Badudu (1994:56) kalia adalah (benar) b. d.c. a. dan e. Tidak memakai tanda petik dua. Apabila hgin mengadakan perubahar hams disertai dengan penjelasan. Dalam kutipan tidak dibenarkan mencantumkan judul buku. Kutipantidak dibenarkan dicetak tebal atau dihitamkan. mengemukakan bahwa. Penulis . d. Mencantumkan nama akhir pengaraig (marga). menyatakan bahwa. Apabila ada kesalahan dalam peulisan bailt EYD atau pun ketatabahasaan. Penulis tidak diperkenankan urtuk mengadakan perubahan (kata kata) dalam kutipan. Contoh: Badudu (1994: 56) mengatakan bahwa kutipan teks } 2 spasi 5 spasi 2 } 2 spasi - 4. tidak diperkenankan mengadakan perubahan. tahun. Menggunakan ungkapan mengatakan bahwa. halaman. Nama orang dan identitas tahun terbit dan halaman buku seiaü berdekatan Baduduber pendapat (1994: 56) (salah) Badudu (1994: 56) (benar) c. berpendapat bahwa dli.

.boleh memberilcan pendapat atau komentamya mengenai kesalahan atau ketidaksetujuannya.

tengah. Jika nama pengarang ada dua. .1 Definisi Daftar putaka adalah daftar atau senarai yang ada dalam karya ilmiah (misalnya makalah atau skripsi) yang berisikan identitas buku dan pengarang yang disusun secara alfabetis (setelah nama marga pengarang dikedepankan). 1994:45).. 1.10 DAFTAU PIJSTAKA (BIBLIOGIIAFI) 8. o. nama akhir pengarai pertama yang ditulis dan diikuti dkk. Jika mengutip pendapat ahli yang berasal dan kutipan karya ilmiah orang lain. tidak boleh mengubah atau menggeserkan makna atau pesannya.. i. Dalam pengutipan pendapat orang lain. m.7 g. k. (1996: 35) Kutipan dalam bentuk catatan kaki sudah tidak dipakai lagi dalam penulisan karya ilmiah karena dirasakan tidak efektif. penulis boleh mengambil bagian intinya saja dengan teknik memakai tanda tiik (Badudu.10. n.]...” Kutipan dapat ditempatkan sesuai dengan kebutuhan baik di aw ul.. dkk. tetapi titik [.. j.. hendaklah dilakukan variasi dalam teknik mengutip (jangan monoton) seperti kutipan langsung dan kutipan tidak langsng. bentuk penyajiann)a adalah Menurut Badudu dalam Djajasudarma (1993: 56) bahwa 8. “kalimat adalah. Kutipan dalam bahasa asing atau bahasa daerah harus dicetak mfre)sg Kutipan langsung selalu memakä tanda petik dua dan diawali dengan huruf kapital Badudu (1994: 56) berpendapat. h.. nama akhir (marga) kedua pengarang itu ditulis. Badudu. atau akhir teks. Badudu (1995: 34) berpendapat Jika nama pengarang ada tiga aau lebih. Kutipan yang berasal dan ragam bahasa lisan seperti pidato pejabat jarang dip akai sebagai sumber acuan dalam penulisan karya ilmiah karena kebenarannya sulit dipercayt karena hams diketahui oleh orang yang bersangkutan (rawan kesalahan kutipan). Apabila kutipan itu dirasakan terlalu panjang.

tesis. BPIJU-Universitas Widyatama 86 .10. b. cetakan atau edisi. Setelah itu. nama penerbit. h. nama depareman atau lembagalah yang ditulis.8. nama pengarang pentamalah yang diputar dan diikuti oleh dkk. dkk. atau tanpa lembaga. surat kabar.10. dan tempat terbit. bila tidak ada kedua-duanya. majalah. f. atau disertasi yang belum dibukukan diapit oleh tanda petik dua. Contoh: Emil Salim dan Philip Kotler Salim. nama marga atau umure nama akhir pengarang disusun secara alfabetis.3 Fungsi Daftar Pustaka Fungsi dan daftar pustaka adalah sebagai berikut: 1 . i. Djoemad Tjiptowardojo Salim. Jika nama pengarang ada tiga atau lebih. yaitu judul. 3.2 Ciri-Ciri Daftar Pustaka Kepustakaan atau juga daftar pistaka memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1 . Emil. Memiliki identitas buku. makalah. 8. Diambil dan suatu buku. orasi dalam karya ilmiah. Bila tidak terdapat nama pengng. 8. yng dibalikkan adalah nama pengarang pertama. 2. e. Nama pengarang dibalikkan atau diputar dengan catatan nama yang dikedepankan yaitu nama marga/unsur nama akhir yang dipisahkan oleh koma. internet. Menginformasikan bahwa karya ilniah itu (penelitian) memiliki referensi dan akumulasi dan karya ilmiah terdahulu. g. Gelar akademik tidak dicantumkan. tahun terbit. Judul buku hams dicetak miring dalam komputer atau diganisbawahi dalam mesin tik atau tulisan tangan. Menunjukkan bahwa tulisan itu ilmiah (bersifat ilmu pengetahuan). alL Contoh: Emil Salim. atau et. Bila ada edisilcetakan ditulis sesudah judul buku. Berisikan nama pengarang atau lembaga 3. Emil dan Philip Kotler d. 2. tulislah tanpa pengarang. Philip Kotler. skripsi.4 Teknik Penulisan Teknik penulisan daftar pustaka adalah benikut: a. c. Judul artikel. Bila nama pengarang ada dua. Merupakan alat control pada landasan teoretis atau tinjauan pustaka.10. dsb.

Me/ode Lthgu/s/ht: Aneangan Me/ode Feneli/lan dan I(ajian. }lspasi lspasi — Djajasudarma. Jika seorang pengarang menuliskan lebth d in satu buku. bans yang kedua atau selanjutnya dimulai dan 1 tabulasi (5-7 ketukan). 1993.1---. m. urutan penulisannya berdasarkan tahun terbit. tahun terbit. cetakan (diakhiri titik). Bambang Kaswanti. — (tahunterbit)--. penerjemah ditulis sesudah edisi atau judul buku.T ---(Edisi)---. nama penerbit (diakhiri titilc). Lembaga Bahasa Unika Atma Jaya. (dipisahkan koma). Purwo. nama pengarang ditulis satu kali. Bila ada dua atau lebih buku (karya ilmiah) dan seorang pengarang yang ditulis dalam tahun yang sama. T. nama tempat (diakhiri titik dua). Jika buku tersebut merupakan terjemahan dan buku bahasa asing. } ---(marga)--. Nama keluarga/marga. Bila ada dua atau lebih karya ilmiah (buku) yang ditulis oleh seorang pengarang. Perhatikan urutan penulisan. nama run (diakhiri titik). Spasi dalam daftar pustaka adalah satu spasi. 1989. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.----(. b. (diakhiri titik). Bila dalam satu buku diperlukan dua bans atau lebth. 1.---Qüdu/buA-u: anakftdu/. — (tahunterbit)--. k. c. n. Fatimah. nama pengarang itu diganti dengan garis panjang atau tanpa garis panjang. Jakaita: Kanisius. p.%du/buku: anaijudul)---(Edisi)---. perpindahan dan satu pengarang ke pengarang yang lain adalah dua spasi. urutan penulisannya dikuti nomor ui-uta.j.---(nama kecil)---. “Tata Bahasa Kasus dan Va1en Verba” dalam PELLBA 2. q. judid bake.---(nama kecil)---. o. (diakhiri titik atau titik dua bila ada anak judul dan dicetak miring). Contoh Bentuk penulisan daftar pustaka Bentuk pertama ---(marga)--. Bandung: PT Eresco. BPIJU-Universitas Widyatama 87 . r. dsb. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.

1996 3. 1 . Meaning andStructure ofLanguage. 1970 BPIJU-Universitas Widyatama 88 .Chafe. Rineka Cipta Jakarta. Abdul Chaer. Rujukan elektonik Boon.Bandung PT Eresco. J. Sitaksis Bahas Indonesia. Bandung: Program Pascasarjana Universitas Padjadjaran 2002 4. : 1 993a S e m a n t i l c 2Pemahaman Ilmu MiAwa. J. Melalui Balai Pustaka. Wallace L.htm1[June! 1 7!03] bin tgl thn Pelatihan Religion Maode Penelitian diii I(ajkzn. } } 1 spasi i spasi Djajasudarma. (tanpa tahun) Anthropology of http://www. (tahun terbit) ---Qüdulbukw anakjüdu9---.---(Edisi)---.joe.org/june33/95. Lingusitekumum. The University Press. Chicago.Bentuk kedua ---(marga)--.---(nama kecil)---. J.S.---(nama kecil)---. TataBahasaBakuBahasalndoneski. T. (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---. 1994 5. (tahun terbit) ---(/udu/buku: anakjth49---. Badudu. 1 993b Ale/ode Lthguivtht: Ancangan Bandung : PT Eresco. Fatimah. Jakarta. Pustaka Prima Bandung:. Pehk-PehkBahasa Indonesia. Badudu. 1998 2. 1 spasi - 1 spasi 2 spasi ---(marga)--.---(Edisi) (tempat terbit)----: ----(nama penerbit)---.S. Hasan Aiwi dkk.

Ende-Flores.6. Kutipan adalah pinjaman kalimat atau pendapat dan seoraig pengarang baik terdapat dalam buku-buku atau maja!ah-majalah. a!. Jakarta. Perum Balai Pustaka. Noam Chomsky. S. N. A’specl o Teoiy of Syn/ac/ The MIT Press. et. alatalat perlengkapan negara beserta tugas dan wewenangnya. Bandung. Bahasa Indonesia Deskros/ dan Thor! Yogyakarta. Ifru Tata Negara memusatkan din pada kian kekuasaan negara. dan huburgan antarperlengkapan negara itu. cetakan kedia. Kanisius. 1991 7. Moeliono Harimurti Knida!aksana J. Judul buku Pengarang Identitas buku : Komposisi : Gorys Keraf : 1980 halaman 43. Buatlah kutipan langsung yang lebih dad 4 bails dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! 3. Judul buku Pengarang Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia Hasan Aiwi Anton M. cetakan keliga. Alieva. Judul buku Pengarang Identitas buku : Intisari Tata Negara: untuk kelas 3 SMU : Dra Susi Sri Susilawati Drs Ade Jaya Sutisna : 2001 halaman 22. CV Pustaka Setia. yaitu bagaimana pemaintahan suatu negara disusun dan dijalankan dan tingkat pusat sampai ke jajaran terbawah. Ilmu Tata Negara ada!ah ilmu bang mempelajari negara-negara tertentu. f Cambridge. 1965 1 . Badudu Hans Lapoliwa 1993 halaman 60. Widyatama Identitas buku BPIJU-Universitas 8 89 . edisi pertam4 Nusa Indah.F. Buatlah kutipan langsung dan data di atas dan sertaka juga cara penulisan daftar pustakanya! 2.

Kalimat adalah bagian terkecil dan suatu ujaran atau teks (wacana) yang mengungkapkan pikiran yang utuh secara ketatabahasaan. Buatlah kutipan tidak langsung dan sertakan juga penulisan daftar pustakanya! BPIJU-Universitas Widyatama 90 .

JAWA BARAT SKRIPSI disusun untukdipertahankan a la m S idc in g arjanaIlm u P eternakan d S pada program studi TeknologiH ashTernak O Ieh: Toni Ryadi Tisnawan J1094079 JU R U S A NT E K N O L O GH A S IL T E R N A K I FAKULTAS PETERNAKAN UNIVEISITAS PAbJAbJARAN BANbUNG 1999 BPDU-Uiiversitas Widyatama 91 . BAN bUN G .Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah UJI ALKO HO L bAN B ER A TJENIS SUSU SAPI PER AH SAPI BANbUN& UTARA (K P S B U ) bI KO P ER A SP ET E R N A K I LEM B AN &.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASANDALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAT DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT SKRIPSI Diajukan untuk Memenuhi Persyaratan dalam Menempuh Sidang Sarjana Strata Sam Program Studi Ilmu Administrasi Negara j Oleh: Iwan Darmawan 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2009 BPDU-Universitas Widyatama 9 92 .

Dra.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah FUNGSI PENGAWASAN DALAM UPAYA PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN PEMERINTAHAN DAERAH JAWA BARAT TUGAS Diajukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pengantar Ilmu Administrasi Negara Program Studi Ilmu Administrasi Negara Dosen Pembina: Hersusetiyati. Oleh: Komar Kurnia Candra 4222050046 SEKOLAH TINGGI ILMU ADMINISTRASI BAGASASI BANDUNG 2006 BPDU-Umversitas Widyatama 93 .

M . S B H . . Hj. rs M ..A M . Pembimbing II. M.D jo e m aTdjip to w a rd oDjo . ra. ... 428901043 H ersusetiyati. Dra. D 429301071 D is a h k a n h o le K e tu a T IAB a g a sa si a n d u n g .B . 428001001 BPDU-Uiiversitas Widyatama 94 .Si. Sri Lestari.Bahasa Indonesia dalarn Penulisan Karya Ilmiah H ALAM AN N G ES AH AN PE F U N G S IE N G A W A SD A L A M P A Y A P AN U P E N IN G K A TK IN E R JP E G A W A I AN A D IL IN G K U N G A N M E R IN T A HD A E R A T IN G K A ITJA W A PE AN H BARAT O Ie h : K o m aKr u rn ia a n d ra C 4222050046 D is e tu ju le h : oi Pembimbing I.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

H ALAM AN N G ES AH AN PE

Judul N am a N o m oPr o k o M a h a s is w a k

: Fungsi P e n g a w a s a i d a la m U p a y a P e n in g k a ta n e rja e g a w a i iL in g k u n g a n K in P D P e m e rin ta h aane raT in g k a J a w a a ra t D h It B : K o m aK u rn ia a n d ra r C : 4222050046

D is e tu o le h : ju i
Pembimbing I, Pembimbing II

Bambang Soelistiyono, S.H., M.M. 428301007

H ersusetiyati, ra, D 429301071

D is a h k a n h o le K e tu a T IA a g a s aB ia n d u n g , S B s

H .D jo e m a djip to w a rd oDjo , ., M .B .A .M . T rs M .,
428001001

BPDU-Universitas

Widyatama

95

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Daftar Pustaka

Achadiah, Sabarti dkk. 1989. Femb/naan f(emampuan k[enu/iv Bahasa Indoneshz Jakarta: Erlangga. Aiwi, Hasan, dkk. 1993. Ta/a Bahasa Baku Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka. Anwar, Rosihan. 1979. Bahasa Jurna/ictik dan Kompos’4 Jakarta Pradnya Paramita. Badudu, J.S. 1981. k/emb/naBahasalndonesiáBa/ái. Prima. Bandung: Pustaka

Badudu, J. S. 1981. Indah Bahasa Indonesia yang Benar Jakarta Gramedia. Badudu, J.S. 1985. Gramedia.
Ca/crawala Bahasa Indonesia

I

Jakarta : PT

Badudu, J. S. 1987. klembina Bahasa Indonesia Baku 2, Cet. X, Bandung Pustaka Prima. Depdikbud. 1981. IA, Materi Pendidikan Program Akta Mengajar V. Filsafat Ilmu. Depdikbud. 1991. I(amus Besar Bahasa Indonesia Pustaka. Depdikbud. 1991. I’edoman
Divempurnakan Umum Ejian Bahasa

Jakarta : Balai
Indiiieski yang

Depdikbud. 1992. Pedoman Umum Pemben/ukan Is///ah. Depdikbud. 1993. Putusan Kongres Bahasa Indonesia VI. Esau, Helmut (ed). 1980. Language and communica//on, Hombean Press, South Carolina.

BPDU-Universitas

Widyatama

96

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah

Isaac, Stephen. 1981. Handbook/n Edith Publisher. Helmut (ed). 1980. Language South California.

A’eseach andEva/ut/on

San Diego Hombean Press,

and

Commun/cat/oig

Keraf, Gorys. 1990. AZompos/v/, Penerbit Nusa Indah, Ende, Fiores. Langacker, Ronald W., Language andIts Structure Some Fundamenta/ L/ngu/vt/c Concepts, second edition, Harcourt Brace Jovanovich Inc. New York Atlanta.

Lapoliwa, Hans. 1993. Strategi Pemasyarakatan Hasil Pengembangan Bahasa: Beberapa Pokok Pikiran, Kongres Bahasa Indonesia V I. Moeliono, Anton M.. 1989. Penalaran dan Pembuatan Paragaf dalam Karangan Iimiah, dim. Ic[embara Bahasa, Penerbit PT Gramedia, Jakarta. Muchtar. 1987. Pembentukan Kata daiam Bahasa Indonesia. Makalah untuk Penyiiuhan Bahasa Indonesia, Biro Bagian dan Subbagian Universitas Padjadjaran dan 26 s.d. 29 Oktober 1987. Noerhadi, Toeti Herati. 1991. Bahasa sebagai Penggambaran Dinia, Pertemuan Llnguistik Lembaga Atma Jaya Keiima (Peiba V). Pusat Pembinaan dan Pengemlangan Bahasa. 1978. Tata Isti/ah Indones/a. Jakarta : Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa. Schoenfeld, Cierence A. 1971. L’ffect/ve Feature Wr/tthg Harper & Row, Publishers, New York, Evanston, London. Suryaman, Ukun. 1988. L)asar Alumni. Suryaman Ukun. 1985. iJasar Alumni.

L)asarBahasa Indones/a Baku. Bandung

Jiasar Bahasa Indonesia Bake, Bandung

BPIJU-Universitas Widyatama

97

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Karya Ilmiah Tadjuddin. Laporan Penyusunan. Kopertis Wilayah IV . Tadjuddin. Unpad. 1993. Kemampuan Berbahasa Indonesia Para Lulusan Perguruan Tinggi.Jawa Barat. BPIJU-Universitas Widyatama 98 . Wawasan Tridharma. Sistem Pengajaran Bahisa Indonesia di Perguruan Tinggi. Jawa Barat. Bahan Pelatihan Penulisan Naskah Buku Pelajaran. 1984. Tadjuddin. 1994. Komposisi dan Penalaran. Moh. Kanwil Depdilcbud.

Biasanya. Kita tidak perlu ke-Belanda-Belandaan karena sekarang kita sudah merdeka. dr. 8. Budiman itu sangat ramah. Menumt Undang-Undang Dasar kita. 5. 13. 16. Dalam sambutannya presiden mengharapkan agar para ilmuwan lebih ulet mengembangkan ilmmya untuk kepentingan bangsa dan Negara. 14. 9. 4. pernah berkunjung ke Indonesia. 15. semua warga Negara mempunyai kedudukan yang sama. 2. Dalam seminar itu Presiden S u i4o Bambang Yudhoyono memberikan sambutan. 12. Berpendapat bahwa peningkatan gaji pegawai negeri hams diimbangi oleh kualitas pegawai itu sendiri. 18. Tanam paksa di Indonesia diselenggarakan oleh Van Den Bosch. Calon Jemaah Haji Jawa Barat tahun m i menurun. 11. Dalam pesta itu ia memakai Sarung Samarinda. 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A D AD I I Lutihun Pemubulun Huruf Kupitni dun Huruf Miring 1. 17. Tuhan akan memberikan jalan yang benar kepada hambanya. BPDU-Universitas Widyatama . Kapal-kapal laut dan wilayah timur yang akan memasuku timur tengah hams melewati temsan suez.Msc. Yaser Arafat. 3. pemimpin Bangsa Palestina. Undang-Undang Dasar 1945 menyatakan bahwa bahasa negara adalah bahasa Indonesia. Sukamo-hatta memprokiamasikan kemerdkaan republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. 19. Presiden dan wakil presiden republik Indonesia dipilih oleh majelis permusyawaratan rakyat. umat Islam seluruh dinia merasa sangat berbahagia pada Han Lebaran. Dr. Kepala lembaga administrasi N ara Prof. Perahu-perahu itu akan melewati selat yang airnya deras. 6. Bintoro. Pasal 36. Pada tanggal 17 Agustus 1945 dkumandangkanlah prokiamasi kemerdekaan republik Indonesia. Coba anda hindarkan usaha mem-Pranciskan bahasa Indonesia. 1 0 . Semoga Allah yang maha kuasa memberkati kita semua.

Kita hams mhormati ibu dan bapak kita. Ungkapan Wilujeng sumping dalam bahasa Sunda berarti ‘Selamat datang’. Huruf pertama kata ubah ialah u. 22.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Idrus mengarang buku Dan Ave Maria Ke Jalan Lain Ke Roma. 23.00.akan menjadi mengubah bukan merubah. 25. Jadi. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . jika kata ubah ditamhth awalan me. 24. 21. Saya mengharapkan kehadiran saudara pada pertemuan yang akan diselenggarakan besok pukul 08. Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa menerbilkan majalah Bahasa dan Kesusastraan.

Segala tindakan kita hams berdasarkan pen kemanusiaan dan pen keadilan. Abad ke dua puluh dikenal sebagai abad teknologi. Masalah pendidikan akan dibahas dalam diskusi antardepartemen. 10. 21. Allah mempunyai sifat maha sempurna. BPDU-Universitas Widyatama .000. 11. 8. 4. Pertandingan basket itu akan diadakan antar-universitas seJawa Barat. Beritahukan kabar bahagia itu kepada orang tuamu! Pemerintah akan mengambilalih segala kekayaan pejabat yang diperoleh dan korupsi.00 per rim. 17. Indonesia terdiri atas suku-suku yang multi kompleks. Sekalipun sering ke Jakarta. 5000 angkot metro mini. Harga kertas itu Rp24. Indonesia memperoleh pinjaman 600 juta dolar Amerilcadan Bank Dunia. dan 100 bus kota. Sekalipun belum memuaskan. Mahasiswa teladan itu akan dikirim ke luar negeri. 13. Indonesia menganut faham anti komunis. 20. 5. 15. 7. 16. 12. 22. 2. sekalipun dia belum pernah ke TMII. Kendaraan yang beroperasi di Bandung terdiri atas 1000 beca. 3. 9. Dibujukpun dia tidak akan menurut. Ada sekitar lima puluh calon mahasiswa yang tidak diterima di universitas itu. Ke sampingkan saja persoalan yang tidak penting itu. hasil pelajarannya dapat dijadikan pegangan. Mereka masuk satu persatu. ia tetap kurus. Narapidana itu barn keluar dan penjara. Apapun yang dimakannya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Perbaibi Penulisun Kutu Yang Salab! 1. Tidak satupun negara anggota OPEC yang tidak setuju agar harga dinaikkan. 18. 6. 19. 14.

Majalah itu terbit per bulan. 24. 25.jawabkan persoalan itu. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . Siapa yang mempentangung.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Satu pertiga dan bagian saya. akan diberilcan padanya.

standarisasi 13.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il A I I Perboibi penulisun unsur seropan yang gulch di bowel. 2. haemoglobin 21. k ha ri s m a m i! 1. kondite 10. aksesori 2 0 . analisa 5. kordinasi 7 . psykologi 12. metoda 6. kongkrit 25. effe kt if 11. sekripsi 22. sistim 4 . varietas 9. equinox 14. e k s l u s i f 1 6 . kavaleri 1 5. aktifitas 24. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .t e o r e t i s 19. konstruksi klasifikasi 3 . morel 1 8 . komplek 8.m a t e r i e l 1 7 . karir 23.

19. Bus Kramat Jati jurusan Bandung Jakarta. Pemberontakan itu dikenal dengan G 30 5 PM. 11. Saudara harus bekerja keras agar cita-cita Saudara tercapai. 20. Badudu J S 1 99 8 Fe//k-Fe//k Bahasa Inc/ones/a Bandung Pustaka Prima. Produsen minyak OPEC Arab Saali sudah mengusulkan supaya harga minyak dapat ditetapkan 18 dolar per barel. Abdul Hadi W M Prof Dr Muctar Kusumaatmadja S H L L M an up sdr dkk Tebal buku itu 1150 halaman Masalah itu terdapat pada halaman 1234. 8. 9. 3. 15. 6. Jadi hak asasi di Indonesia sudah benar-benar dilindungi. 7. 5. 1 0 . BPDU-Universitas Widyatama . Saya kuliah di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Widyatama Jalan Cikutra 204 Bandung Jawa Barat. SMA Negeri XX Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi Gadis itu sebenarnya ingin dating tetapi han m i hujan. Pokoknya besok kita akan membuat APBN yang realistik tutur Dr Mulyani Msc ketika ditanya pers seusai acara resmi. Teknik Fakultas Rhhasa dan Fakultas Desain Kcmunikasi Visual. 14. Seminar itu berlangsung 23 26 Juli 2006. Warga DKI yang sudah dewasa diwajibkan ber KTP DKI. 17. 2. W S Rendra. 22. 13.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah L M A E D II KE1IJA M AHASISW A B Il A I I Lutihun Pemubulun Tundu Bucu 1. 12. 16. 4. Universitas Widyatama mempunyi empat fakultas Fakultas Ekonomi Fakultas 18. 21. Dialog Kristen Islam Regional di Bali tidak menghasilkan smtu kesimpulan tetapi dialog seperti sangat berguna.

Sajak f lu karangan Chairil Anwar.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 23. Ia memakai celana cutbrai. 24. Lailaru/Qadar malam bernilai. 25. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

16. kita bisa menthah sistem kerja agar mencapai hasil yang optimal. Kita hams mulai men/e. tetapi hasilnya belum kami ketahui. 14. 17. Sebagai umat beragama kita patut selalu mensynA*uri segala sesuatu yang kita peroleh dan kita nikmati. 9. Mahasiswa berlatih menerjemahkan teks berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia. BPDU-Universitas Widyatama 1. Sebagai pegawai yang baik. Mereka menrerjemahkan buku berbahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia 2. 3. 1 0 . 5. Kewajiban kita bersama adalah mensukseskan program yang dicanangkan pemerintah kalau memang kita merasa sebagai warga yang baik. Bahasa asing dan bahasa daerah banyak mempenganehi bahasa Indonesia. . 15. 8. Betulkah kita sudah menyth/aibahasa Indonesia? 4. coba Anda kemukakan alasannya. Mengapa kita tidak mencoba mempopze/erkan istilah yang ada dalam bahasa Indonesia? 12.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Kini giliran Anda untuk berpendapat. Usaha koperasi tersebut. Kami sudah mencoba mengkomunikasekan gagasan itu kepada seluruh karyawan. Beliau selalu memparkfrmobilnya di samping kantor. 1 1 .rapkan Gerakan Disiplin Nasional pada din kita masing-masing. Tepat atau tidak tepatkah bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat-kalimat di bawah in Jika menurut Anda tepat. 13.r adanya gerakan yang mencoba mengadudombakan kita. Pemerintah kini mensinyaui. Masyarakat berharap tidak akan ada lagi pejabat yang mengkomersth’/kan jabatannya. septutnyalah kita men/cia/i segala peraturan yang berlaku. TVRI Stasiun Bandung sering men/ayangkan acara wayang golek. Begitu pula halnya jika tidak tepat. 7. Jika dipandang perlu. coba Anda kemukakan alasannya. Tugas yang sedang kita laksandcan kai/-mengkai/ dengan tugas orang lain. ditujukan untuk menyejáh/erakan anggota. antar lain. 6.

20. PT Abadi Nanjaya memproduks/bahan keperluan rumah tangga. Setiap han dia selalu menyem/r sepatu suammya hingga mengi/al seperti sepatu baru. Kami sudah mempercayakan kegiatan m ikepada seluruh anggota panitia. 19. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Univcrsitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 18.

14. 8. 2. Sebagai warga yang baik. Penonton. 17.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh yang dikemukakan. 13. 6. Saya datang ke sini samabeberapa orang rekan sekantor. Banyak karyawan yang belum berumah Iangga sampai sekarang. Air sungai yang beriak itu kini sudah beivarnahitam. 3. Pergi ke kantor. 15. 7. Anaknya senang berpelualang ke rimba belantara. 1. Setelah diamati secara saksam ternyata kegiatan tersebut fidak berdampaknegatif. mereka juga berternakayam dan kelinci. Tetangga saya bersuamhtan orang Amerika. bagaimana pendapat Anda mengenai bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah m i. Berdasar kesepakatan bersEma dalam rapat. 11. Selain berjzea/an pupuk. 19. Tanda Tangan Mahasiswa BPDIJ-Uiiiversitas Widyatama . 10. tetapi tekadnya deni kepentingan kita bersama. sampai jümpa lagi minggu depan dalam acara yang sama. Kami tidak berkeberatanjika Saudara ikut bergabung dengan kami dalam usaha patungan m i. Boleh saja kita beth pendapat. Kertas di atas meja be/erbangan karena tertiup angin. Anak saya masih berseko/ah di sebuah akademi. 12. beliau diangka menjadi pemimpin perusahaan. 9. 5. Saya kerja sebagai peg awai negeri sudah cukup lama Hampir semua instansi pemerinhh di wilayah Jawa Barat /angganan koran J’thfran I?a/g’at. 4. kita hams Ianggung fiwab atas ketertiban lingkungan sendiri. 20. setiap han sayajth’an kaki saja. 16. Putra Bupati sudah tunangan minggu lalu. Sudah tiga bulan saya tidak ber/emu dengan sahabat. 18. Kita hams bercermin pada perjuangan mereka agar l4ta dapat bekerja dengan sungguh-sungguh.

’ hams kita santuni. Hal itu sudah /e/anJIr saya katakan.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A D D III A Bagairnana pendapat Anda rnengenai bentuk kata yang dicetak miring dalarn kalimat berikut? 1. Indonesia itu /eren/angdari Sabang sampai Merauke. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 3. 4. 2. Tas Bapak tertthgga/di rumah. Anak-anak fe/an/a. Pasien itu tidur ter/entang di tempat tidur. 5.

13. merupakan hal utama yang harus dikemukakan oleh khotib kepada mustaminya. Selain ada angkutan kota. Pendokumeni’as/an surat-surat berharga perlu mendapat perhatian.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Bagairnana bentuk kata yang dicetak miring dalam kalimat di bawah menurut Anda? 1. 1 0 . 1 1 . Kami memperolehpengarahan dan Bapak Gubernur. Pasien itu mengalamipendarahanpada bagian kepalanya. Bumi Serpong Damai merupakan daerahpemuhthan barn di Jawa Barat. Pena/nvaan umat Is lam kepada Alloh Swt. ada juga angkutanpedesaan. Ambruknya jembatan itu di luarperhthengan kontraktor. Peng/etakan batu pertama gedung itu sudah dilakukan. 2. 3. mi Pemain Indonesia berhasil menjidi juara perorangan dalam turnamen itu. 14. 15. 12. 6. Setiap HUT RI diadakanpe/ombaan maraton di kecamatan. Pentayangan kesenian daerah ditingkatkan oleh TVRI Bandung. 7. Salah satu cara yang ditempuh oleh pasukan itu adalah melaksanakanper/ueze/an senjata. J’er/uasan danpe/ebaranjalan raya di kota Bandung dan juga di kota lain mengalami banyak hambatan. Di sekolah-sekolah kini tidak digunakan lagi pemerthgkatan untuk mengetahui murid terpandai atau terbodoh di kelasnya. 8. 4. 5. 9. Setiap anak mendapatkanper/akuan yang baik dan orang tua. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

1. 8. Dokter itu memperinga/kan pasiennya agar tidak banyak bergerak. bagaimana pendapat Anda tentang bentuk kata yang dimiringkan dalam kalimat di bawah. Kami belum tahu siapa yang ala mengganhikan ongkos perjalanan kami. 6. kami mempersi/ahkan duduk kepada hadirin. 5. Beberapa negara Eropa menanamkan modalnya di Indonesia. Saya belum dapat memben?ahu/thn Anda tentang kabar itu. 7.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII KE1IJA M AHASISW A B Il III A Berdasarkan contoh-contoh di atas. 1 0 . Mereka mempert/nggikan benteng pertahanan di perbatasan. 2. 9. Persib memenangkan pertandingan itu semalam. Mereka menemul kesulitan dalam mendata para korban musibah itu. Setelah berdoa. Para petani menanam/kebunnya dengan sayur-sayuran. Camat membawah/lurah atau kepala desa. 4. 3. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .

1. Kami ketemu dengan Bapak Bupati Bandung di sini kemarin. Buku saya kebawateman saya kemarin. 5. 4. Lemari itu tidak keangkatoleh empat orang. 2. Sejak tadi orang itu menyanyi diselingi ketawa. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama .Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B Il III A Bagaimana pendapat Anda mengemi bentuk kata yang dimiringkm dalam kalimat-kalimat berikut. Meja tulis itu tidak keangkatoleh tiga orang. 3.

S -P-O -K .KB-KK.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A B B A Y Pelutihun Buatlah kalimat dengan pola-pola di bawah m i! i. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa B PDU niversitas -U W idyatam a .S-P-0 S-P-0. S-P-O-K 3 .P-O.S-P-O 5 . S-P-O. K -S-P-O . s-P (KB-KB. K. K-S-P-O 4.S-P-O-K 6 . 1 0 . S-P. S-P-O.S-P 8 . S-P-OS-P-K.KB-KS) 2. 7.0 S-P-0 9 .

Karena bantuan tersebut. Untuk kunjungan Prsiden Bush k Indonesia membutuhkan pengamanan yang ekstra ketat. Rumah-rumah dibangun oleh pengembang Sedangkan BTN memberikan KPR kepada penduduk golongan menengah ke bawah. dan lainlain. malta segala sesuatu dapat berjalan dengan lancer. timah. Dengan adanya SAPTAPESONA. 11. 18. Deputi Gubernur BI barn mengiiim surat kepada para direktur bank swasta. 19. Sesama pengemudi dilarang saling dahulu-mendahului. 14. Menurut berita wartawan itu diangkat menjadi menteri Persoalan pendidikan di Indonesia telah ditingkatkan. Pembunuhan tokoh Papua yang takemuka itu. 10. 9. dan tetib. 2. 15. 12. 8. 5. maka lingkungan kita menjadi bersih. Sejak dan tahun 1998 perekonomian Indonesia belum pulih. 3. indah. 4. hal mana pitut disesalkan. 7. Udara di kaki gunung Bromo sangat dingin sekali. Para ahli-ahli geologi mendiskusikan jenis batuan yang ditemukan di Karang Sambung. perak. 13.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun I 1. BPDU-Universitas Widyatama . 6. Manfaat kultur jaringan itu p&u dikaji ulang kembali oleh para pakar biologi. Dan 1 0 0 angket yang disebarka hanya 75 yang memberikan jawaban. Taat dan tunduk kepada Tuhan Yang Maha Esa adalah merupakan kewajiban kita semua. Jenis-jenis logam itu seperti misalnya emas. Pembuangan air yang berlebihan mengakibatkan terganggunya keseimbangan alam. KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Pesawat-pesawat yang mana dapat mengalungi Lautan Atlantik biasanya berme sin jet. 16. 17. Dan percobaan yang dilakukan membuktikan bahwa debit air hujan dipengaruhi curah hujan dan pengaliran di permukaan.

Pekerjaan itu saya tidak cocok. soal mudah sekali pun tidak mampu mengerjakannya.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. 24. Kegagalan proyek itu karena perancangan yang tidak mantap. Dia nyaris terpilih menjadi anggota pelatnas Jawa Barat. 25. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 23. menjelaskan korban kebakaran itu tidak lebih dan 10 orang. Karena jarang mengikuti kulih. Penyakit Alzheimer alias pikun adalah salah satu segi usia tin yang paling mengerikan yang asangat berbahaya sebab pencegahan dan cara pengobatannya tidak ada yang tahu. 21. 22. Menurut Wali Kotamadya Bogor.

pemimpin unit tidak menyetujui lokasi itu. Hakim Ketua memberi hukuman empat tahun penjara untuk terdakwa. 19. Setelah diketahui tidak memiliki SIM. BPDU-Universitas Widyatama . Tenda-tenda itu terbuat dan kain tthal. mencakup seleksi ragam. Sedangkan mmusan masalah yang dikemukakannya sangat kuat. 9. Langkah-langkah pembakuan bahasa relaif sama. Kepada para tamu kami persilakan duduk kembali. 11. 4. Muktamar Muhammadiyah di YogyIarta hams mampu merumuskan konsep untuk mengejir ketinggalan dalam bidang Ilmu dan Teknologi. kebudayaan tersebik hams kita pelihara. 17. Karena itu. 8. Dengan berolahraga. kini para petugas melengkapi komputer dengan alat pengaman. yang bentuknya seperti rumah.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAII Pelutihun II KE1IJA MAHASISW A B Il V A I Lagu-lagu rakyat itu dikumpulkannya dengan cermat kemudian. Karena terbukti bersalah. 15. 14. 5 . 2. 1. pemerintah memberikan penghargtan kepada lurah dan warga masyarakat Desa Neglasari. kita tinglatkan partisipasi kita dalam pembangunan. 18. Karena sering digunakan untuk kegiatan kejahatan. 6. Karena sering kebanjiran. Sampel data yang kurang memadai. Dan masalah itu hams diselesaikan dengan bijak. 1 0 . 12. polisi segera menangkap pengemudi taksi gelap itu. kita kembangkan. Kebudayaan tradisional merupakan lambang identitas bangsa kita. Setelah dinilai berprestasi diam penanggulangan sampah. Mereka tidak paham dan mengerti keadaan politik dewasa m i. Pada acara temu alumni menampilkan artis lokal dan nasional. kodifikasi non-rn. Di dalam laporan m imembicarakan administrasi keuangan kantor. 16. 7. dan akhirnya mengelaborasi fungsi dan hasil kodifikasi. 13. Pejabat yang menggerogoti hak rakyat jelata. dan tentu saja harus dilestarikan. 3.

warga desa mereka yang malang. Dokter berusaha keras menyembuhkan penyakit pasiennya. panas dalam. 23.Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah 20. Ternyata Joko tidak saja dapat mengejar ketinggalannya. dan bibir pecah-pecah. Ketika seorang anggota mengetiiui adanya seseorang yang ditengarai menjadi pemicu keributan. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPDU-Universitas Widyatama . 24. tetapi juga dapat memimpin pertandingan. Laporan m i terutama ditujukan untuk melengkapi kekurangan laporan pada semester yang lalu. hidurg tersumbat. 22. Larutan m i dapat menghilangkan sariawan. Penduduk desa berbaris dengan tertib di tepi jalan menunggu iring iringan jenazah Pak Sumo. 25. 21.

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH KE1IJA MAHASISW A BAIl VII Buatlah sebuah artikel bertema ekonomi terdiri atas minimal 6 paragraf. Sebelum dikembangkan buat kerangka paragraf yang Itrupa topik dengan ide-ide paragrafhya. Tanda Tangan Dosen Tanda Tangan Mahasiswa BPD -U U niversitas W idyatam a .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiah LEMDAH : Ncimci Nomor Pobob JuruscinlKelcis H ciri I Tcinggol JAW ADAN T c in d c T c x n g c x n x Nilai Tanda Tangan Dasen BPDU-Universitas Widyatama .

Bahasa Indonesia dalam Penulisan Kar a Ilmiali BPDU-Umversitas Widyataina .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful