Latar belakang Dalam bimbingan konseling terdapat istilah konseling.

Konseling merupakan suatu proses interaksi antara seseorang denngan seeorang lainnya. Dimana seorang itu dibantu oleh orang lain untu meningkatkan pemahaman dan kesanggupan dalam menghadapi masalahnya. Konseling sebagai salah satu kegiatan bimbingan telah berkembang luas terutama dalam cara-cara pendekatannya. Salah satu pendekatan yang dewasa ini cukup mempengaruhi adalah pendekatan menurut pandangan dari teori gestalt. Pendekatan gestalt dalam konseling memiliki kesamaan-kesamaan dengan pendekatan yang lain, tetapi memilki kekhususan yang cukup menarik.

seperti Wolfgang Kohler (1887 – 1959) yang meneliti tentang “insight” pada simpanse yaitu mengenai mentalitas simpanse (ape) di pulau Canary. dahinya yang terluka. dan menghendaki agar murid belajar dengan pengertian bukan hafalan akademis. Karena adanya kesimpangsiuran dalam penerjemahannya. sedangkan bagian-bagian adalah sekunder. melainkan justru teman kita itu sebagai keseluruhan. totalitas. Terjemahannya dalam bahasa Inggris pun bermacam-macam antara lain „shape psychology‟. Bagi para ahli pengikut Gestalt. akhirnya para sarjana di seluruh dunia sepakat untuk menggunakan istilah „Gestalt‟ tanpa menerjemahkan kedalam bahasa lain. Kurt Koffka (1886 – 1941) yang menguraikan secara terperinci tentang hukum-hukum pengamatan. Sumbangannya ini diikuti tokoh-tokoh lainnya. perkembangan itu adalah proses diferensiasi. hal. atau dahinya yang terluka. hakikat. pulpennya yang bagus. dan pemetaan dalam pengalaman. peristiwa. „whole psychology‟ dan sebagainya. dari pengamatannya ia menyesalkan penggunaan metode menghafal di sekolah. Istilah „Gestalt‟ sendiri merupakan istilah bahasa Jerman yang sukar dicari terjemahannya dalam bahasa-bahasa lain. sebagai Gestalt. Penelitian – penelitian mereka menumbuhkan psikologi Gestalt yang menekankan bahasan pada masalah konfigurasi. struktur. bagian-bagian hanya mempunyai arti sebagai bagian daripada keseluruhan dalam hubungan fungsional dengan bagian-bagian yang lainnya. Dalam proses diferensiasi itu yang primer adalah keseluruhan. dan Kurt Lewin (1892 – 1947) yang mengembangkan suatu teori belajar (cognitif field) dengan menaruh perhatian kepada kepribadian dan psikologi sosial. keseluruhan ada terlebih dahulu baru disusul oleh bagian-bagiannya. „configurationism‟.BAB I PEMBAHASAN 1. esensi. Arti Gestalt bisa bermacam-macam sekali. dari kejauhan yang kita saksikan terlebih dahulu bukanlah bajunya yang baru atau pulpennya yang bagus. Bila kita bertemu dengan seorang teman misalnya. dan sebagainya. yaitu „form‟. baru kemudian menuyusul kita saksikan adanya hal-hal khusus tertentu seperti bajunya yang baru. . „shape‟ (dalam bahasa Inggris) atau bentuk. SEJARAH TEORI GESTALT Teori belajar Gestalt (Gestalt Theory) ini lahir di Jerman tahun 1912 dipelopori dan dikembangkan oleh Max Wertheimer (1880 – 1943) yang meneliti tentang pengamatan dan problem solving.

guru tidak memberikan potongan-potongan atau bagian-bagian bahan ajaran. ataupun kemiripan menjadi kesatuan. tetapi selalu satu kesatuan yang utuh.Suatu konsep yang penting dalam psikologi Gestalt adalah tentang “insight” yaitu pengamatan dan pemahaman mendadak terhadap hubungan-hubungan antar bagianbagian dalam suatu situasi permasalahan. 2. Pandangan gestalt yang menyatakan “the whole is more than is part” mula-mula dikembanggkan dalama segi presepsi. Kemudian dengan berbagai percobaan akhirnya juga dikembangkan pula terhadap gejala-gejala dan pola tingkah laku. Gestalt adalah sebuah teori yang menjelaskan proses persepsi melalui pengorganisasian komponen-komponen sensasi yang memiliki hubungan. Teori gestalt cenderung berupaya mengurangi pembagian sensasi menjadi bagian-bagian kecil. memahami kenyataan serta mendaptkan insigh secara penuh. dimana anak harus berusaha menemukan hubungan antar bagian. Teori gestalt beroposisi terhadap teori strukturalisme. Guru memberikan suatu kesatuan situasi atau bahan yang mengandung persoalan-persoalan. Tanpa itu semua klien tidak akan memilki alat untuk merubah kepribadiannya secara dinamis. “insight” itu sering dihubungkan dengan pernyataan spontan seperti “aha” atau “oh. . Bebrapa pandangan dari teori gestalt Pada prinsipnya pandangan dari teori gestalt menyatakan bahwa suatu gejala haruslah dipandang sebagai suatu kesatuan atau keseluruhan. Unsur-unsur atau bagian-bagian itu sebenarnya kurang memenuhi arti atau makna dan sifatnya sangat berbeda dengan keseluruhan. see now”. Tujuan utama dari konseling mnurut tori gestalt adalah membantu klien agar dapat memperoleh kesadaran pribadi. Pola atau keseluruhan bukan sekedar penjumlahan dari elemen-elemen atau unsur-unsur. pola. Dalam pelaksanaan pembelajaran dengan teori Gestalt. memperoleh insight agar ia dapat memahamii keseluruhan situasi atau bahan ajaran tersebut. Sedangkan fungsi penting pendekatan gestalt dalam konseling adalah usaha konselor untuk dapat memberikan perhatian dan mengartikan gaya penampilan serta gerak gerik dari klien.

yaitu berarah kepada Pragnaz itu. yaitu cendrung untuk menuju keadaan Pragnaz itu .3. tekstur dan warna. yaitu hukum Pragnaz. 3. Menurut teori Gestalt. Law of similarity Hukum ini menerangkan bahwa apabila bila elemen-elemen memiliki similiaritas atau kualitas yang sama dalam hal ukuran. Law of good continuation Medan pengamatan. mempunyai sifat dinamis. simetri dan sebagainya. keadaan seimbang . ketertutupan. Hukum Pragmanz Merupakan hukum gestalt yamg bersifat umum. dan sebagainya dan pemecahan problem itu ialah . dan kontinuitas. Pada dasarnya hukum ini menyatakan bahwaorganisasi psikologis ada kecenderungan untuk selalu bergerak kearah yang penuh makana. 4. Hukum-hukum teori gestalt Dalam hukum-hukum belajar Gestalt ini ada satu hukum pokok . Pokok-Pokok Teori Gestalt a. suatu Gestalt yang baik. Law of closure 5. obyek-obyek yang memiliki jarak yang lebih dekat cenderung dilihat lebih berkelompok secara visual. kesamaan . Gestalt yang baik . Keadaan yang problematis adalah keadaan yang tidak Pragnaz. 2. maka elemen-elemen tersebut cenderung akan diamati sebagai suatu kesatuan. tidak sederhana. kesederhanaan . tidak simetri . keadaan yang seimbang ini mencakup sifat-sifat keturunan.kestabilan. jadi juga setiap hal yang dihadapi oleh individu. Law of proximity Proksimitas atau kedekatan jarak merupakan kondisi yang paling sederhana dari suatu organisasi. tidak teratur. tidak stabil. dan empat hukum tambahan (subsider) yang tunduk kepada hukum yang pokok itu.yaitu hukum –hukum keterdekatan . 1. Hukuum ini menunjukkan tentang berarahnya segala kejadian . yaitu suatu keadaan yang seimbang. Hukum Pragnaz ini mendasar hukum-hukum khusus yang lain.

bahwa sebuah obyek akan terlihat berbeda ketika sebuah bentuk memiliki latar yang kontras. g. Selain dari hukum-hukum tambahan tersebut menurut aliran teori belajar gestalt ini bahwa seseorang dikatan belajar jika mendapatkan insight. Menurut teori gestalt. insightful learning memilki ciri-ciri tertentu. insightful learning bergantung pada kemampuan dasar individu. Persepsi ijujlpkk. Insight ini .mengadakan perubahan kedalam struktur medan atau hal itu dengan memasukkan hal-hal yang dapat membawa hal problematis ke sifat Pragnaz. e. Apabila individu telah memilki insigh mengenai suatu objek atau gejala maka insigh dapat digunakan untuk menghadapi situasi-situasi lain. f. jenis atau spesies serta perbedaan individual dalam suatu spesies. Ketertutupan. Kesinambungan. Bila insightful learning telah terjadi maka akan cenderung mudah dimulai. d. Besarnya ketergantungan ini banyak dipengaruhi oleh revelanci pengalaman masa lalu.‟individu sangat tergantung dari fokus pandangannya. b. diantaranya : a. 3. insightful learning bergantung dengan pengalaman masa lalu individu. Bentuk dan latar. b. insightful learning memilki ciri yang pada awalnya didahului oleh proses mencari dan mencoba-mencoba. 2. Bidang dan simetri. hukum ini menyatakan bahwa seseorang akan cenderung mengamati suatu elemen yang berkesinambungan sebagai satu kesatuan unit. sehingga bagian yang terbuka pada suatu elemen akan otomatis dianggap sebagai suatu yang tertutup. maka proses insightful learning akan mudah terjadi. c. Bila pengaturan dan penataan situasi yang mendukung benar-benar memadai. Insightful learning Insightful learning merupakan bentuk utama dari suatu kegiatan-kegiatan belajar. insightful learning bergantung pada penataan situasi nyang mendukung. 1. unit visual cenderung membentuk suatu unit yang tertutup. hukum ini menyatakan semakin kecil area tertutup dan simetris semakin cenderung terlihat sebagai suatu unit. Kemampuan dasar ini dipengaruhi oleh tingkatan umur.

Ini berarti bahwa mempelajari perilaku manusia. Baru setelah mengadakan percobaan-percobaan.ulang hal yang harus dipelajari. integritas atau keutuhan pribadi sesorang yang ditimbulkan melalui pengalaman-pengalaman kesadaranyya. memilki dorongan untuk mengembangkan kesadaran yang pada akhirnya individu akan mengarahkan dirinya melalui insigh yang dicapai menuju terbentuknya integritas atau keutuhan pribadi. inilah inti belajar. tetapi mengertinya. Jadi hakekatnya manusia itu sebenarnya adalah merupakan “total being”. Taraf kompleksitas dari suatu situasi. penerimaan tanggungjawab pribadi. Dengan demikian teori gestalt dalam memandang hakekat manusia itu adlah: setiap individu memilki kemampuan untuk menerima tanggumgjwab pribadi. dimengertinya persoalan. c. Adapun timbulnya insight itu tergantung a. Latihan Dengan banyaknya latihan akan dapat mempertinggi kesangupan memperoleh insight. Teori gestalt berasumsi bahwa setiap individu memilki kapasitas untuk bertanggungjawab. pusat pendekatannya adalah menimbulkan kesadaran atau insigh serta mengarahkan menuju terwujudnya integritas dalam diri pribadi manusia. e. sesorang itu dapat menemukan hubungan c. Jadi yang penting bukanlah mengulang. Dengan adanya insight maka didapatlah pemecahan problem. . d. Kemampuan ini tidak pernah hilang melainkan telah terintegrasi dalam dirinya.diperoleh kalau seseorang melihat hubungan tertentu antara berbagai unsur dalan situasi tertentu. dalam situasi-situasi yang bersamaan yang telah dilatih . View of human nature Teori gestalt menekankan pada pengembangan kesadaran. Trial and eror Sering seseorang itu tidak dapat memecahkan suatu masalah. Dimana semakin komplek situasinya semakin sulit masalah yang dihadapi. b. Kesangupan Maksudnya kesanguapan atau kemampuan intelegensi individu. Pengalaman Karena belajar. berati akan mendapatkan pengalaman dan pengalaman itu mempermudah munculnya insght. mendapatkan insight.

The now Teori gestalt menekankan pentingnya keadaan sekarng yang menentukan peri kehidupan manusia adalah masa kini. Aplikasi konseling gestalt disekolah Metode gestalttelah memilki arti terapan langsung pada tugas-tugas anak dan adolesen disekolah. Keadaan pada masa lalu tetap memilki arti sepanjang ada relavansinya dengan eksistensinya individu dalam mengembangkan kesadaran. Aplikasinya baik dalam bentuk individual maupun kelompok dapat dilakukan dalam suasana tidak bebas serta suasana yang agak bebas . Model-model perlakuannya lebih menitik beratkan pada tindakan serta latihan latihan 3.d. Dalam proses konseling yang penting adalah menciptakan kontak mada masa sekarang dengan pertanyaan dasar. Unifinished business yang merupakan pengalaman tidak mengenakan akan berpengaruh besar terhadap perkembangan kreativitas dan spontanitas seseorang. tanggungjawab dan integritas pribadinya. e. dimana mereka menolak menggunakan kemampuan pribadinya dan ia mengarahakan melalui kebijakan pribadinya serta hubungan yang tulus dengan anak-anak agar mereka menerima tanggungjawab mengenai apa yang mereka lakukan. dari keadaan yang tidak lengkap atau ada kekurangan akan selalu mencari pemenuhan agar menjadi lebih lengkap secara keseluruhan dalam system kehidupannya. Teknik-teknik konseling yang diciptakan gestalt didasrkan atas spesifikasi masalah yang ditangani ataupun model-model perlakuannya. Unfinished business Pandangan ini menyatakan bahwa pengalaman atau persoalan yang tidak terselesaikan akan selalu mencari jalan keluar. apa dan bagaimana keadaan pada masa sekarang. Janet aldermen mengkampanyekan buku” anger and the rocking chair” suatu drama yang menggambarkan suatu dinamika kehidupan.dman Metode-metode gestalt diterapkan pada anak-anak yang memilki problem-problem emoosional dan tingkah laku didalam pendidikan khusus. Ia menerapakan konsep-konsep gestalt dalam menghadap murid murid dengan cara yang spesifik. 4. Adapun apikasinya yaitu : 1. 2. Timbulnya kecemasan seseorang karena adanya kesenjangan antara masa sekarang dan waktu yang akan datang.

karena kekuatan terapis atau konselor untuk memanipulasi klien dengan teknik-teknik yang mekanisik 5. Pendekatan ini menolak terhadap sikap bergantung atau keadaan tidak berdaya seperti membiarkan untuk tidak berubah. Kelebihannya 1. Pendekatan ini arahnya ada kecenderungan anti intelektual. Gestalt menekankan tanggungjawab terhadap diri sendiri. Orang seringkali mereaksi negative terhadapp teknik-teknik gestalt. penghayatan terhadap kenyataan masa sekarang. Kelebihan dan kelemahan pendekatan gestalt Pendekatan gestalt juga menunjukkan kelebihan dan kelemahan-kelemahanya: a. Dilihat dari segi filosofinya cukup berbahaya dalam menerima gaya hidup. Kelemahan pendekatn gestalt 1. . 5. Pendekatan ini menekankan pada klien untuk menemukan arti dirinya dan membuat interprestasi tentang dirinya 6. Perlakuannya banyak menghdapkan klien pada situasi konfrontati. Pendekatannya menekankan pada kontak langsung dan ekspresi perasaan serta tidak menenkankan pada perkiraan yang abstrak terhadap suatu masalah 3. Perhatiannya ditujukan pada pesan-pesan non verbal dan gerak-gerik tubuh 5. b. melepaskan ketergntungan terhadap lingkungan menuju kekuatan sendiri. 4. karena mearsa bahwa diri mereka dianggap bodoh atau malas. jika orang mempraktean konseling menggunakan cara-cara mekanistik 6. Pendekatan ini dapat menyesatkan .4. khususnya pada factor kognitf diremehkan 3. Pendekatan ini tidak mendasarkan diri pada suatu teori yang kuat 2. Pendekatan gestalt merupakan pendekatan yang aktif 2. Pendekatan ini mengarahkan keaspek-aspek yang relevan kedalam masa kini dan sekarang 4. namun sering menolak tanggungjawab diri sendiri dan orang lain . Pendekatan ini juga cukup berbahaya.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.