P. 1
Pantun, Syair, Gurindam, Talibun

Pantun, Syair, Gurindam, Talibun

|Views: 2,070|Likes:
Published by Teguh Yudha

More info:

Published by: Teguh Yudha on Mar 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2013

pdf

text

original

Contoh pantun nasehat bagian 1 : Ada ubi ada talas Ada budi ada balas Sebab pulut santan

binasa Sebab mulut badan merana Jalan kelam disangka terang Hati kelam disangka suci Akal pendek banyak dipandang Janganlah hati kita dikunci Bunga mawar bunga melati Kala dicium harum baunya Banyak cara sembuhkan hati Baca Quran paham maknanya Ilmu insan setitik embun Tiada umat sepandai Nabi Kala nyawa tinggal diubun Turutlah ilmu insan nan mati Kalau harimau sedang mengaum Bunyinya sangat berirama Kalau ada ulangan umum Marilah kita belajar bersama Hati-hati menyeberang Jangan sampai titian patah Hati-hati di rantau orang Jangan sampai berbuat salah Manis jangan lekas ditelan Pahit jangan lekas dimuntahkan Mati semut karena manisan Manis itu bahaya makanan. Buah berangan dari Jawa Kain terjemur disampaian Jangan diri dapat kecewa Lihat contoh kiri dan kanan Di tepi kali saya menyinggah Menghilang penat menahan jerat Orang tua jangan disanggah Agar selamat dunia akhirat

Anak ayam turun delapan Mati satu tinggal lah tujuh Hidup harus penuh harapan Jadikan itu jalan yang dituju Ke hulu membuat pagar, Jangan terpotong batang durian; Cari guru tempat belajar, Supaya jangan sesal kemudian. Tiap nafas tiadalah kekal Siapkan bekal menjelang wafat Turutlah Nabi siapkan bekal Dengan sebar ilmu manfaat Banyak sayur dijual di pasar Banyak juga menjual ikan Kalau kamu sudah lapar cepat cepatlah pergi makan Tumbuh merata pohon tebu Pergi ke pasar membeli daging Banyak harta miskin ilmu Bagai rumah tidak berdinding Pinang muda dibelah dua Anak burung mati diranggah Dari muda sampai ke tua Ajaran baik jangan diubah Anak ayam turun sepuluh Mati satu tinggal sembilan Tuntutlah ilmu dengan sungguhsungguh Supaya engkau tidak ketinggalan jalan-jalan ke kota paris banyak rumah berbaris-baris biar mati diujung keris asal dapat dinda yang manis… ke cimanggis membeli kopiah kopiah indah kan kau dapati begitu banyak gadis yang singgah hanya dinda yang memikat hati jika aku seorang pemburu anak rusa kan kudapati jika dinda merasa cemburu tanda cinta masih sejati darimana datangnya lintah dari sawah turun ke kali

darimana datangnya cinta dari mata turun ke hati kembang gula di perigi untuk aku minum jamu kemana pun kamu pergi aku slalu rindu kamu meski hanya buah jambu tapi ini bisa diramu meskipun jarang ketemu cintaku hanya untukmu wahai serulig buluh perindu suaranya memikatku wahai gadis pujaanku aku sangat cinta kamu meski aku sudah kenyang tetap harus minum jamu perempuan yang ku sayang bolehkah aku bertamu Bagi kamu yang ingin mengucapkan selamat tidur dengan cara gokil. kenapa nggak pakai aja pantun romantis untuk mengucapkan selamat tidur : Jemur baju di Klender, Jalan kaki sampe semaput, Gw tahu loe gak bisa tdr, Mikirin gw yang imut selangit.., Pulangnya naik delman, Sampe di rmh langsung nangis. Makanya gw mw ngucapin, Met bobo manis.. ;-) Dari mana datangnya linta,, dari tanah turun ke kali,, dari mana datangnya cinta,, dari mata terus ke hati,, Disini gerimis Disana hujan turun Ini tuh romantis Ataukah ini mesum Ada buah manggis Ada juga buah anggur Awalnya romantis Pas tekdung malah kabur

Anak ayam turun sembilan Mati satu tinggal delapan Ilmu boleh sedikit ketinggalan Tapi jangan sampai putus harapan

Makan Jengkol Perut Melilit Doyan Miscall pulsa sedikit Buah kedondong Biji selasih Dulu bencong sekarang masihhhhhh sibotak bawa sisir gak ada kerjaan kumpulan pantun pendidikan Jika pergi ke padang datar Jangan lupa pulang berlabuh Jika kita kepingin pintar Belajarlah sungguh-sungguh Jika ingin mendulang cadas Jangan lupa palu baja Jika murid tumbuh cerdas Guru pun ikut bahagia Jika kamu pergi ke dusun Jangan lupa bawa beras PANTUN Buah semangka buah duren Nggak nyangka gue keren Ada padi. ngintip ya! Pergi ke pasar naik onta Membeli anting intan permata Gak peduli situ udah tua Yang penting saling mencinta Buah Jeruk Buah Kedongdong Muke loe kayak kedongdong Malam hari main kulintang ditemani sobat sobat tersayang gimana hati kagak bimbang Kepala botak minta dikepang Daun sirih daun kelor Ayam berkokok mau bertelor apa isi di balik kolor satu pistol dua pelor Buah kedongdong buah manggis walo muka kayak gerandong. Ada jagung Ada singkong. yang penting artis seorang anak bernyanyi ria sambil bernyanyi menari pula siapa yang tidak bakal tertawa disangka waras ternyata gila perut melilit makan jengkol orang pelit doyan miscoll Jaka Sembung bawa Golok Mau di Asah Buah belimbing buah rambutan itu kumis apa hutan.jalan-jalan k parangtritis trus ketemu kaum nudis ini adalah pantun romantis khusus untuk kamu yang kudis Bangkok kota seribu pagoda Mekah adalah kota suci Kuakui kau sungguh menggoda Tapi sayang kau seorang banci karung hilang dikasih semen ditinggal ayam satu kabur gimana ente dibilang cemen dikasih cendol malah kabur makan kue. minum sekoteng ternyata gue emang ganteng Baju baru dipake sayang beli dimall pake atm mandiri knapa semua pada kabur sayang itu karena kamu belum mandi Belajarlah dengan tekun Agar kita naik kelas Jika kita makan petai jangan lupa makan kerupuk Jika kita ingin pandai Ranjin-rajin baca buku Kehutan mencari rusa Hendaklah membawa tali Wahai anak-anak bangsa Cepat bangun lekas mandi Andai ini hari rugi Tentu mujur esok lusa Jangan lupa gosok gigi Sebab kamu anak bangsa Hendaklah melempar jangkar Kalau ada perahu singgah Kalau anak bangsa pintar Negeri ini akan bangga Masak angsa dikuali Bukan saja di perigi Hendaklah kamu mengabdi Di pangkuan ibu pertiwi Pergilah ke tepi kali Jangan lupa bawa guci Bangkitlah anak pertiwi Bangunlah negerimu ini Jika kita pegang kuas Melukislah pada kertas Jika anak bangsa cerdas Bangsa pun berkualitas Jika hendak kamu melamar Jangan banyak tulis dihapus Jika siswa rajin belajar Sudah tentu pasti lulusa kalo mau menanam padi lihat dulu cuacanya kolo tau Q mau mandi Jangan lupa... Ada pepaya Panen ni yeeee! .

SYAIR Seri Negeri gelaran diberi Sebuah pulau cantik berseri Bernaung dibawah sebuah negeri Raja berdaulat Paduka Seri Lautnya biru pantainya indah Makam Mahsuri lagenda sejarah Puteri Melayu tak mudah menyerah Tujuh keturunan dimakan sumpah Pulau lagenda dimakan sumpah Tujuh keturunan tamatlah sudah Kini makmur melimpah ruah Semua penghuni tersenyum megah •Akan Rahmah puteri bangsawan •Parasnya elok sukar dilawan •Sedap manis barang kelakuan •Sepuluh tahun umurnya tuan Pada zaman dahulu kala (a) Tersebutlah sebuah cerita (a) Sebuah negeri yang aman sentosa (a) Dipimpin sang raja nan bijaksana (a) Negeri bernama Pasir Luhur (a) Tanahnya luas lagi subur (a) Rakyat teratur hidupnya makmur (a) Rukun raharja tiada terukur (a) Raja bernama Darmalaksana (a) Tampan rupawan elok parasnya (a) Adil dan jujur penuh wibawa (a) Gagah perkasa tiada tandingnya (a) Contoh Syair tentang Umar: Di masa Jahiliyah maupun Islam Semua memuji kewibawaannya Dibalik sikap kerasnya Ada rahmat bagi semesta Antara bidang dadanya dan sikap keberaniannya ada hati selembut hati ibu yang menimang anaknya Allah mensucikannya dari cacat dan aib yang dituduhkan Ia tercipta dari tanah Firdaus Allah letakkan di hatinya Sesuatu yang mensucikannya Tiada kesombongan di hati Atau kezhaliman mengikuti Atau dengki menyelimuti Dan sikap rakus yang memperdaya [Dari qasidah panjang Sang Penyair Hafidz Ibrahim tentang Al Faruq Umar bin Al Khttab RA] Hitam kelam pandangan ku Hitam atas kepergian mu Ku relakan kematian selain mu Kecemasanku hanya atas kepergian mu Ku isi anganku dengan “Bayangan mu” Kau isi hati ku dengan “Sayang mu” Kau isi sepi ku dengan “Canda mu” Kau isi hidup ku dengan “Rindu mu” Tapi kenapa kau tak isi HP ku dengan Pulsa mU .

nescaya dapat daripadanya faedah. Barang siapa mengenal akhirat. Jika hendak mengenal orang mulia. Gurindam VI Cahari olehmu akan sahabat. Barang siapa meninggalkan zakat. di situlah jalan masuk dusta. Cahari olehmu akan isteri. Bakhil jangan diberi singgah. Apabila perut terlalu penuh. Jika sedikitpun berbuat bohong. janganlah kelakuannya membuat kasar. sedikitlah cita-cita. Apabila kita kurang siasat. itupun perampok yang amat gagah.maka ia itulah orang ma’rifat Barang siapa mengenal Allah. jika besar bapanya letih. daripada segala berat dan ringan. Gurindam II Barang siapa mengenal yang tersebut. lihatlah kepada kelakuan dia. di situlah banyak orang yang hilang semangat Hendaklah peliharakan kaki. Mengumpat dan memuji hendaklah pikir. aib dirinya tiada ia sangka. yang ada baik sedikit budi. tiadalah ia menyempurnakan janji. Apabila terpelihara kuping.sekali-kali tiada boleh dibilangkan nama. itulah tanda pekerjaan hendak sesat. lihat kepada budi dan bahasa. itulah tanda hampir duka. Apabila banyak berlebihlebihan suka. Barang siapa meninggalkan sembahyang. di dalam dunia mengambil bekal. bertanya dan belajar tiadalah jemu. Apabila banyak mencela orang. Jika hendak mengenal orang yang baik perangai. mulutnya itu umpama ketur. Tanda orang yang amat celaka. Jika hendak mengenal orang yang berakal. yang boleh dijadikan obat. Barang siapa meninggalkan puasa.suruh dan tegahnya tiada ia menyalah. Jika hendak mengenal orang yang berilmu. yang boleh tahukan tiap seteru. Barang siapa meninggalkan haji. Anggota tengah hendaklah ingat. Barang siapa mengenal dunia. jika tidak orang lain yang berperi.maka telah mengenal akan Tuhan yang bahari. Barang siapa perkataan kotor. Jika hendak mengenal orang yang berbahagia.tahulah ia barang yang terpedaya. Cahari olehmu akan guru. Bersungguh-sungguh engkau memeliharakan tangan. boleh diumpamakan mulutnya itu pekong. itulah tanda dirinya kurang. di situlah banyak orang yang tergelincir. keluarlah fi’il yang tiada senonoh. tahulah ia makna takut. . Apabila orang yang banyak tidur. seperti rumah tiada bertiang. Apabila anak tidak dilatih. Gurindam V Jika hendak mengenal orang berbangsa. Barang siapa mengenal diri. sangat memeliharakan yang sia-sia.Gurindam Barang siapa tiada memegang agama. khabar yang jahat tiadalah damping. tidaklah mendapat dua temasya. datanglah daripadanya beberapa anak panah. nanti hilang akal di kepala. daripada berjalan yang membawa rugi. Barang siapa yang sudah besar. Cahari olehmu akan kawan. Apabila terpelihara lidah. tiadalah hartanya beroleh berkat. yang boleh menyerahkan diri. Di mana tahu salah diri. Cahari olehmu akan abdi. Apabila dengki sudah bertanah. Barang siapa mengenal yang empat. Pekerjaan marah jangan dibela. sia-sia sahajalah umur. lihat pada ketika bercampur dengan orang ramai.tahulah ia dunia melarat. Gurindam IV Hati kerajaan di dalam tubuh. pilih segala orang yang setiawan. Gurindam VII Apabila banyak berkata-kata. Gurindam III Apabila terpelihara mata. jikalau zalim segala anggota pun roboh.

Betul hati kepada raja. Kejahatan seorang perempuan tua. Keaiban orang jangan dibuka. tanda rahmat atas dirimu. Dengan anak janganlah lalai. Contoh Gurindam •Kurang pikir kurang siasat •Kelak dirimu pasti tersesat •Jika kena penyakit kikir •Sanak saudara akan menyingkir •Pikir dulu sebelum berkata •Supaya terelak silang sengketa . di situlah syaitan tempat berkuda. orang itu jangan engkau percaya. Kasihkan orang yang berilmu. kepada yang sebangsa. itulah iblis punya penggawa. Hendak dimulai. Apabila menengar akan aduan. syaitan tak suka membuat sahabat Jika orang muda kuat berguru. kepada hati yang tidak buta. buang perangai yang cela. Perkumpulan laki-laki dengan perempuan. supaya kemaluan jangan menerpa. di situlah syaitan tempatnya manja. Hukum adil atas rakyat. supaya badan dapat selamat. Kejahatan diri sembunyikan. daripada yang lain dapat kesalahannya. Gurindam XII Raja muafakat dengan menteri. apalagi kepada lainnya. supaya boleh naik ke tengah balai. tetapi dikerjakan. tidak boleh orang berbuat onar. lekaslah orang sekalian gusar. Apabila perkataan yang lemahlembut. Kepada segaia hamba-hamba raja. itulah asal berbuat bakti. tanda jadi sebarang kerja. Hendaklah jadi kepala. Lidah yang suka membenarkan dirinya. lekaslah segala orang mengikut. Gurindam XI Hendaklah berjasa. tanda mengenal kasa dan cindai. Dengan isteri dan gundik janganlah alpa. Gurindam IX Tahu pekerjaan tak baik. kebaikan diri diamkan. di situlah syaitan punya jamuan. dengan syaitan jadi berseteru. Ingatkan dirinya mati. Hormat akan orang yang pandai. Dengan kawan hendaklah adil supaya tangannya jadi kafill. buanglah khianat. menerimanya itu hendaklah sabar. Hendak ramai. murahkan perangai. setengah daripada syirik mengaku kuasa. jangan melalui. seperti kebun berpagarkan duri. Orang yang suka menampakkan jasa. Daripada memuji diri hendaklah sabar. Hendaklah memegang amanat. Apabila perkataan yang amat kasar. bukannya manusia yaituiah syaitan. Apabila pekerjaan yang amat benar. Dengan ibu hendaklah hormat. Akhirat itu terlalu nyata. keaiban diri hendaklah sangka. dahulukan hajat. Gurindam X Dengan bapa jangan durhaka.Apabila mendengar akan khabar. supaya Allah tidak murka. Hendak marah. membicarakannya itu hendaklah cemburuan. Gurindam VIII Barang siapa khianat akan dirinya. Kepada dirinya ia aniaya. biar pada orang datangnya khabar. tanda raja beroleh inayat. Kebanyakan orang yang mudamuda. Adapun orang tua yang hemat.

* lebih umpama bunda kandung * jika pandai membawanya. * kalau pandai berinduk semang.TALIBUN Tengah malam sudah terlampau Dinihari belum lagi nampak Budak-budak dua kali jaga Orang muda pulang bertandang Orang tua berkalih tidur Embun jantan rintik-rintik Berbunyi kuang jauh ke tengah Sering lanting riang di rimba Melenguh lembu di padang Sambut menguak kerbau di kandang Berkokok mendung. * lebih baik kain sarung. Merak mengigal Fajar sidik menyinsing naik Kicak-kicau bunyi Murai Taktibau melambung tinggi Berkuku balam dihujung bendul Terdengar puyuh panjang bunyi Puntung sejengkal tinggal sejari Itulah alamat hari nak siang Kalau anak pergi ke pekan Yu beli belanak beli Ikan panjang beli dahulu Kalau anak pergi berjalan Ibu cari sanakpun cari Induk semang cari dahulu Talibun ciri-ciri talibun 1. terdapat sampiran dan isi. satu bait lebih dari empat larik (yang penting genap) 2. * jika pandai memakainya. Contoh * kalau pandai berkain panjang. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->